Anda di halaman 1dari 2

Siklus Ideal Rankine

Gambar 3. Diagram Temperatur entropi untuk siklus Rankine ideal. Proses 1-2 : ekspansi isentropik fluida kerja pada turbin dari uap jenu pada keadaan 1 ke tekanan kondenser Proses 2-3 : perpinda an kalor dari fluida kerja ketika mengalir pada tekanan konstan melalui kondenser dengan !airan jenu pada keadaan3. Proses 3-" : kompresi isentropik didalam pompa ke keadaan " di daera !airan terkompresi Proses "-1 : perpinda an kalor ke fluida kerja ketika mengalir pada tekanan konstan melalui boiler untuk men#elesaikan siklus. $iklus ideal Rankine juga meliputi kemungkinan pemanasan lanjut%super eat uap seperti #ang digambarkan pada siklus 1&-2&-3-"-1&. 'erja pompa bisa juga di!ari dengan rumus : notasi int re( menerangkan ba )a proses re(ersibel internal pada pompa. Dengan mengintegral persamaan diatas:

Pengaruh Tekanan Boiler Dan Kondenser Pada Siklus Rankine

Dari gambar T-$ diagram siklus Rankine ideal luas daera 1-b-!-"-a-1 adala men#atakan perpinda an kalor kedalam fluida kerja per satuan massa pada boiler. Dirumuskan : dimana tanda strip diatas menunjukkan arga rata-rata. Dengan !ara #ang sama * luas daera 2-b-!-3-2 me)akili perpinda an kalor dari uap terkondensasi persatuan massa #ang melalui kondenser* dirumuskan: +fisiensi T ermal siklus Rankine ideal dalam (ariabel perpinda an kalor adala : Gambar ". Pengaru (ariasi tekanan kerja pada siklus Rankine ideal. ,a-. Pengaru tekanan boiler. ,b-. Pengaru tekanan kondenser. Gambar .. memperli atkan dua siklus ideal #ang mempun#ai tekanan kondenser sama tetapi tekanan boiler berbeda. $u u rata-rata dari kalor #ang ditamba kan terli at lebi besar pada siklus 1&-2&-3-"&-1& daripada siklus 1-2-3-"-1. $e ingga kenaikan tekanan boiler akan menaikkan efisiensi termal siklus Rankine. Gambar /. memperli atkan dua siklus #ang mempun#ai tekanan boiler sama tetapi tekanan kondenser #ang berbeda. $atu kondenser beroperasi pada tekanan atmosfir dan #ang lainn#a mempun#ai tekanan kurang dari tekanan atmosfir. $u u kalor #ang dibuang pada siklus 1-2-3-"-1 adala 100 Derajat 1. $u u kalor #ang dilepas pada siklus 1-22-32-"2-1 adala lebi renda * karena itu mempun#ai efisiensi termal #ang lebi besar. 3adi penurunan tekanan kondenser akan meningkatkan efisiensi termal. Tekanan kondenser #ang paling renda #ang mungkin adala tekanan jenu %saturasi pada su u ambien%batas. 4ni adala su u #ang paling renda #ang paling mungkin dilepas ke lingkungan. .lasan utama kenapa menggunakan kondenser pada pembangkit adala untuk menjaga tekanan gas serenda

mungkin pada turbin ,pembangkit-. Penamba an kondenser juga memungkinkan fluida kerja mengalir dalam loop tertutup.

Prinsip-prinsip Ireversibilitas Dan Kerugian

Ireversibilitas dan kerugian ditemukan pada ke empat subsistem pembangkit da#a uap. 4re(ersibilitas #ang dialami pada fluida kerja disebabkan ole ekspansi pada turbin. $ebagaimana digambarkan pada grafik berikut ini* proses 1-2 adala ekspansi adiabatik pada turbin #ang disertai dengan kenaikan entropi. 'erja #ang di asilkan pada langka ini lebi ke!il bila dibandingkan pada proses ekspansi isentropik 1-2s. +fisiensi turbin isentropik : 4nput kerja pada pompa untuk mengatasi efek gesekan juga akan mengurangi da#a output pembangkit. .kan ada kenaikan entropi pada pompa. Proses 3-" me)akili proses pemompaan sebenarn#a. Da#a input ke pompa akan menjadi lebi besar pada proses 3-" dibandingkan proses isentropik 3-"s. Efisiensi pompa isentropik : 4re(ersibilitas pada pompa mempun#ai dampak #ang lebi ke!il pada kerja pembangkit bila dibandingkan ter adap ire(ersibilitas pada turbin. Gambar 5. Diagram Temperatur entropi #ang menunjukkan pengaru ire(ersibilitas pada turbin dan pompa.