Anda di halaman 1dari 26

Muatan Listrik dan Medan Listrik Hukum Gauss Potensial Listrik Kapasitansi dan Dielektrik

Arus Listrik, Resistansi dan Arus Searah

Induktansi Bersama Induktansi Diri dan Induktor Induktor dan Energi Medan Magnet Rangkaian R-L Rangkaian L-C Rangkaian R-L-C

Medan Magnet Gaya Magnet

Sumber Medan Magnet Induksi Elektromagnetik Induktansi Arus BolakBalik

Muatan Listrik dan Medan Listrik Hukum Gauss Potensial Listrik Kapasitansi dan Dielektrik

Arus Listrik, Resistansi dan Arus Searah

Medan Magnet Gaya Magnet

Sumber Medan Magnet Induksi Elektromagnetik Induktansi Arus BolakBalik

Menjelaskan bahwa perubahan arus dalam kumparan 1 dapat menginduksi ggl induksi pada kumparan 2 di sebelahnya. Menghubungkan ggl induksi dalam rangkaian dengan kecepatan perubahan arus pada rangkaian tersebut. Menghitung energi tersimpan dalam medan magnet Menganalisa rankaian yang terdiri dari sebuah resistor dan sebuah induktor. Menjelaskan osilasi pada rangkaian yang terdiri dari kapasitor dan induktor. Menjelaskan peluruhan osilasi pada rangkaian resistor, kapasitor dan induktor.

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Saat saklar ditutup, arus listrik menghasilkan B, perubahan nilai B menghasilkan ggl induksi in yang arahnya berlawanan dengan yang disebut ggl induksi diri

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

INDUKTANSI DIRI
Rangkaian L-C

in

Rangkaian RL-C

Satuan : Henry (H)

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Saat saklar ditutup, arus listrik menghasilkan B, perubahan nilai B menghasilkan ggl induksi in yang arahnya berlawanan dengan yang disebut ggl induksi diri

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

INDUKTANSI DIRI
Rangkaian L-C

in Satuan : Henry (H)

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Medan magnetik dalam solenoida : B = 0 n i, dimana n = jumlah lilitan per satuan panjang. Fluks magnetik yang melalui penampang solenoida : Maka induktansi diri:

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Elemen rangkaian listrik yang memiliki induktansi besar disebut INDUKTOR Saat saklar ditutup, pertambahan arus menghasilkan ggl induksi ein

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Persamaan arus :

Induktansi Diri dan Induktor

Konstanta waktu RL
Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Jika arus sudah max, batere dicabut dan kawat dihubungsingkatkan, arus akan berkurang :
Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Energi medan magnet dalam induktor :

Induktansi Diri dan Induktor

Untuk solenoida ideal :

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Energi per satuan volume :


Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Fluks magnet akibat arus I1 dan memasuki kumparan 2 = 12 Induktansi bersama pada kumparan 2 akibat kumparan 1 :

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

GGL induksi pada kumparan 2 akibat kumparan 1 :


Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Dengan cara yang sama, diperoleh :

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Induktansi bersama :

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Solenoida dengan panjang 25 cm, jari-jari 1 cm, 400 lilitan dan dialiri arus 3 A. Tentukan : Medan magnet di pusat solenoida Fluks yang melalui solenoida, jika B dianggap seragam Induktansi diri solenoida Ggl induksi dalam solenoida bila arus berubah dengan laju 150 A /s Dua solenoida yang berjari-jari 2 cm dan 5 cm memiliki sumbu yang sama. Solenoida ini masingmasing panjangnya 25 cm dan memiliki 300 dan 1000 lilitan. Tentukan induktansi bersamanya

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Pada t=0, Q=max semua energi kapasitif Pada t=T/4, Q=0, semua energi induktif

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Perubahan periodik antara energi listrik dan energi magnetik (osilasi EM)

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

OSILASI HARMONIK SEDERHAN A

Induktansi Bersama

Solusi :

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Frekuensi osilasi

Rangkaian R-L

Osilasi energi :
Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Mula-mula kapasitor dimuati hingga penuh Persamaan gerak muatan :

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Solusi & Frekuensi osilasi :

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Muatan pada kapasitor rangkaian LC seri diberikan Q=15mC cos (1250 t + /4) dengan t dalam detik. Tentukan : Arus sebagai fungsi waktu C jika L=28mH Energi listrik, energi magnet dan energi total Perbandingan energi saat t = 1/2500 s=0,0008 s

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C

Induktansi Bersama

Induktansi Diri dan Induktor

Induktor dan Energi Medan Magnet

Rangkaian R-L

Rangkaian L-C

Rangkaian RL-C