Anda di halaman 1dari 8

5

SENSOR DAN SATELIT


MAKALAH Sebagai tugas mata kuliah Pengindraan Jauh Oleh : Rifki Muhammad Fauzi 270110120069 Geologi D

FAKULTAS TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS PADJAJARAN 2013

SENSOR DAN SATELIT BAB I HASIL BACAAN

On the Ground, In the Air, In Space Sensor bertugas untuk mendapatkan dan merekam energi yang dipantulkan atau yang dipancarkan dari suatu target atau permukaan. Sensor tersebut harus ditempatkan pada wahana yang berpindah dari target atau permukaan yang sedang diamati. Wahana dalam pengindraan jauh bisa terletak di tanah, dipesawat terbang, ataupun di balon. Atau bahkan diletakan pada pesawat luar angkasa/ satelit diluar atmosfer bumi. Satellite Characteristics Orbit adalah jalan yang dilalui satelit untuk mengelilingi bumi. Orbit dari satelit dapat disesuaikan dengan kapasitas dan tujuan dari sensor yang dibawanya. Orbit dapat bervariasi dalam hal ketinggian (tinggi mereka di atas permukaan bumi) dan orientasi dan mereka berotasi relatif terhadap Bumi. Satelit dengan ketinggian yang sangat tinggi, yang melihat bagian yang sama dari Permukaan bumi setiap saat memiliki orbit geostasioner yang mempunyai ketinggian sekitar 36.000 kilometer. Banyak wahana pengindraan jauh didesain untuk mengikuti orbit (umumnya dari utara selatan). Pixel Size, and Scale Pixel (picture element) adalah sebuah titik yang merupakan elemen paling kecil pada citra satelit. Angka numerik (1 byte) dari pixel

disebut digital number (DN). DN bisa ditampilkan dalam warna kelabu, berkisar antara putih dan hitam (gray scale), tergantung level energi yang terdeteksi. Pixel yang disusun dalam order yang benar akan membentuk sebuah citra. Kebanyakan citra satelit yang belum diproses disimpan dalam bentuk gray scale, yang merupakan skala warna dari hitam ke putih dengan derajat keabuan yang bervariasi. Untuk Penginderaan Jauh, skala yang dipakai adalah 255 shade gray scale, dimana nilai 0 menggambarkan hitam, nilai 255 putih. Dua gambar di bawah ini menunjukkan derajat keabuan dan hubungan antara DN dan derajat keabuan yang menyusun sebuah citra. Ukuran (size) obyek pada foto harus dipertimbangkan dalam konteks skala yang ada. Penyebutan ukuran juga tidak selalu dapat dilakukan untuk semua jenis obyek. Spectral Resolution Resolusi spektral diartikan sebagai dimensi dan jumlah daerah panjang gelombang yang dimiliki oleh sensor. Sebagai contoh, potret hitam-putih mempunyai resolusi yang lebih rendah (0,4 m - 0,7 m) dibandingkan dengan Landsat TM band 3 (0,63 m - 0,69 m). Dengan jumlah band-band sempit yang banyak maka pemakai atau peneliti dapat memilih kombinasi yang terbaik sesuai dengan tujuan dari analisis untuk mendapatkan hasil yang optimal. TM mempunyai 7 band dengan lebar setiap bandnya yang sempit tetapi rentang band yang digunakan lebar (mulai band biru sampai dengan band termal), sedangkan SPOT 5 mempunyai 4 band dengan rentang dari band hijau sampai dengan inframerah sedang, ini berarti bahwa TM mempunyai resolusi spektral yang lebih baik dibandingkan dengan SPOT.

Radiometric Resolution Resolusi radiometrik adalah ukuran sensitivitas sensor untuk membedakan aliran radiasi (radiant flux) yang dipantulkan atau diemisikan dari suatu obyek permukaan bumi. Sebagai contoh, radian pada panjang gelombang 0,6 - 0,7 m akan direkam oleh detektor MSS band 5 dalam bentuk voltage. Kemudian analog voltage ini disampel setiap interval waktu tertentu (contoh untuk MSS adalah 9,958 x 10-6 detik) dan selanjutnya dikonversi menjadi nilai integer yang disebut bit. MSS band 4, 5 dan 7 dikonversi ke dalam 7 bit (27=128), sehingga akan menghasilkan 128 nilai diskrit yang berkisar dari 0 sampai dengan 127. MSS band 6 mempunyai resolusi radiometrik 6 bit (26=64), atau nilai integer diskrit antara 0 - 63. Generasi kedua data satelit seperti TM, SPOT dan MESSR mempunyai resolusi radiometrik 8 bit (nilai integer 0 255). Citra yang mempunyai resolusi radiometrik yang lebih tinggi akan memberikan variasi informasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan citra yang mempunyai resolusi radiometrik yang lebih rendah. Temporal Resolution Selain resolusi spasial, spektral dan radiometrik, dalam penginderaan jauh dikenal juga dengan istilah resolusi temporal. Pertimbangan resolusi ini menjadi penting ketika penginderaan jauh dibutuhkan dalam rangka pemantauan dan atau deteksi obyek permukaan bumi yang terkait dengan variasi musim (waktu). Dalam bahasa sederhananya, resolusi temporal adalah interval waktu yang dibutuhkan oleh satelit untuk merekam areal yang sama, atau waktu yang dibutuhkan oleh satelit untuk menyelesaikan seluruh siklus orbitnya. Resolusi temporal adalah frekuensi suatu sistem sensor merekam suatu areal yang sama (revisit). Sebagai contoh, Landsat TM mempunyai ulangan overpass 16 hari, SPOT 26 hari, JERS-1 44 hari, NOAA AVHHR 1 hari dan IRS 22 hari (Tabel 1.1.). Untuk areal yang luas

dan interval waktu yang singkat, citra inderaja dapat memberikan informasi yang sangat berharga. Ini sangat bermanfaat dalam kegiatan pemonitoran jangka pendek maupun jangka panjang. Akan tetapi, beberapa satelit mempunyai kemampuan untuk melakukan perekaman dengan posisi di luar jalur track-nya (off nadir), dengan variasi waktu berkisar antara satu sampai dengan 5 hari. Oleh karena itu, resolusi temporal yang aktual sangat bergantung pada jenis sensor, lebar overlap antar swath (lebar jalur rekam) dan ketinggian satelit. Cameras and Aerial Photography Foto udara adalah pengambilan foto-foto tanah dari posisi tinggi. Istilah ini biasanya mengacu pada gambar di mana kamera tidak didukung oleh struktur tanah berbasis. Kamera mungkin tangan manusia atau dipasang, dan foto-foto dapat diambil oleh seorang fotografer, dipicu dari jarak jauh atau dipicu secara otomatis. Platform untuk foto udara termasuk pesawat sayap tetap, helikopter, multirotor Sistem Pesawat tak berawak (UAS), balon, balon udara dan balon, roket, layang-layang, parasut, telescoping berdiri sendiri dan kendaraan tiang terpasang. Multispectral Scanning Citra multispectral adalah citra yang dibuat dengan saluran jamak. Berbeda dengan citra tunggal yang umumnya dibuat dengan saluran lebar, citra multispectral umumnya dibuat dengan saluran sempit. Dengan menggunakan sensor multispectral, maka kenampakan yang diindera akan menghasilkan citra dengan berbagai saluran. Citra dengan saluran yang berbeda tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi kenampakan-kenampakan tertentu, karena saluransaluran tersebut memiliki kepekaan terhadap suatu kenampakan.

Thermal Imaging Sensor termal menggunakan detektor sensitif foto untuk mengarahkan koneksi foton pada permukaan untuk medeteksi emisi radiasi termal. Detektor didinginkan hingga temperatur 00 agar mencapai batas emisi termal. Sensor termal pada pokoknya mengukur suhu permukaan dan sifat target yang diamati.

Geometric Distortion in imagery Setiap gambar penginderaan jauh bagaimanapun juga akan mengalami distorsi. Masalah ini sudah menjadi sifat dari penginderaan jauh, sebagai upaya kita untuk mewakili tiga dimensi permukaan bumi ke gambar dua dimensi secara akurat. Semua gambar penginderaan jauh adalah subjek dari beberapa bentuk distorsi geometrik, tergantung pada cara dimana data diperoleh. Kesalahan ini mungkin disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: Perspektiv dari optik sensor Gerakan sistem scanning Gerakan dan ketidakstabilan platform Ketinggian platform, ketinggian, dan kecepatan Relief medan Lengkungan dan rotasi bumi

BAB II RANGKUMAN
On the Ground, In the Air, In Space Sensor bertugas untuk mendapatkan dan merekam energi yang dipantulkan atau yang dipancarkan dari suatu target atau permukaan. Sensor tersebut harus ditempatkan pada wahana yang berpindah dari target atau permukaan yang sedang diamati. Satellite Characteristics Orbit adalah jalan yang dilalui satelit untuk mengelilingi bumi. Orbit dari satelit dapat disesuaikan dengan kapasitas dan tujuan dari sensor yang dibawanya. Orbit dapat bervariasi dalam hal ketinggian (tinggi mereka di atas permukaan bumi) dan orientasi dan mereka berotasi relatif terhadap Bumi. Pixel Size, and Scale Pixel (picture element) adalah sebuah titik yang merupakan elemen paling kecil pada citra satelit. Ukuran (size) obyek pada foto harus dipertimbangkan dalam konteks skala yang ada. Penyebutan ukuran juga tidak selalu dapat dilakukan untuk semua jenis obyek. Spectral Resolution Resolusi spektral diartikan sebagai dimensi dan jumlah daerah panjang gelombang yang dimiliki oleh sensor. Radiometric Resolution Resolusi radiometrik adalah ukuran sensitivitas sensor untuk membedakan aliran radiasi (radiant flux) yang dipantulkan atau diemisikan dari suatu obyek permukaan bumi.

Temporal Resolution resolusi temporal adalah interval waktu yang dibutuhkan oleh satelit untuk merekam areal yang sama, atau waktu yang dibutuhkan oleh satelit untuk menyelesaikan seluruh siklus orbitnya. Cameras and Aerial Photography Foto udara adalah pengambilan foto-foto tanah dari posisi tinggi. Istilah ini biasanya mengacu pada gambar di mana kamera tidak didukung oleh struktur tanah berbasis. Multispectral Scanning Citra multispectral adalah citra yang dibuat dengan saluran jamak. Thermal Imaging Sensor termal menggunakan detektor sensitif foto untuk mengarahkan koneksi foton pada permukaan untuk medeteksi emisi radiasi termal. Geometric Distortion in imagery Kesalahan geometri mungkin disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: Perspektiv dari optik sensor Gerakan sistem scanning Gerakan dan ketidakstabilan platform Ketinggian platform, ketinggian, dan kecepatan Relief medan Lengkungan dan rotasi bumi