Anda di halaman 1dari 34

Selama ini masyarakat Indonesia masih bingung dengan identitas bangsanya.

Agar dapat memahaminya, pertama-tama harus dipahami terlebih dulu arti Identitas Nasional Indonesia. Identitas berarti ciri-ciri, sifat-sifat khas yang melekat pada suatu hal sehingga menunjukkan suatu keunikkannya serta membedakannya dengan hal-hal lain. Nasional berasal dari kata nasion yang memiliki arti bangsa, menunjukkan kesatuan komunitas sosio-kultural tertentu yang memiliki semangat, cita-cita, tujuan serta ideologi bersama. Jadi, yang dimaksud dengan Identitas Nasional Indonesia adalah ciri-ciri atau sifat-sifat khas bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa-bangsa lain di dunia.Uraiannya mencakup !.identitas manusia "anusia merupakan makhluk yang multidimensional, paradoksal dan monopluralistik. #eadaan manusia yang multidimensional, paradoksal dan sekaligus monopluralistik tersebut akan mempengaruhi eksistensinya. $ksistensi manusia selain dipengaruhi keadaan tersebut juga dipengaruhi oleh nilai-nilai yang dianutnya atau pedoman hidupnya. %ada akhirnya yang menentukan identitas manusia baik secara indi&idu maupun kolektif adalah perpaduan antara keunikan-keunikan yang ada pada dirinya dengan implementasi nilai-nilai yang dianutnya.'.identitas nasionalIdentitas nasional Indonesia bersifat pluralistik (ada keanekaragaman) baik menyangkut sosiokultural atau religiositas. - Identitas fundamental* ideal + %ancasila yang merupakan falsafah bangsa.- Identitas instrumental + identitas sebagai alat untuk menciptakan Indonesia yang dicita-citakan. Alatnya berupa UU, !-./, lambang negara, bahasa Indonesia, dan lagu kebangsaan.- Identitas religiusitas + Indonesia pluralistik dalam agama dan kepercayaan.- Identitas sosiokultural + Indonesia pluralistik dalam suku dan budaya.- Identitas alamiah + Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia.0.Nasionalisme IndonesiaNasionalime merupakan situasi keji1aan dimana kesetiaan seseorang secara total diabdikan langsung kepada negara bangsa. Nasionalisme sangat efektif sebagai alat merebut kemerdekaan dari kolonial. Nasionalisme menurut Soekarno adalah bukan yang ber1atak chau&inisme, bersifat toleran, bercorak ketimuran, hendaknya diji1ai oleh nilai-nilai %ancasila... Integratis Nasional"enurut "ahfud "., integrai nasional adalah pernyataan bagianbagian yang berbeda dari suatu masayarakat menjadi suatu keseluruhan yang lebih untuh , secara sederhana memadukan masyarakat-masyarakat kecil yang banyak jumlahnya menjadi suatu bangsa. Untuk me1ujudkan integrasi nasional diperlukan keadilan, kebijaksanaan yang diterapkan oleh pemerintah dengan tidak membersakan SA2. Ini perlu dikembangkan karena pada hakekatnya integrasi nasional menunjukkan tingkat kuatnya kesatuan dan persatuan bangsa.#esimpulanIdentitas Nasional Indonesia adalah sifat-sifat khas bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa, agama dan pulau-pulau yang dipisahkan oleh lautan. 3leh karena itu, nilai-nilai yang dianut masyarakatnya pun berbeda-beda. Nilai-nilai tersebut kemudian disatupadukan dan diselaraskan dalam %ancasila. Nilai-nilai ini penting karena merekalah yang mempengaruhi identitas bangsa. 3leh sebab itu, nasionalisme dan integrasi nasional sangat penting untuk ditekankan pada diri setiap 1arga Indonesia agar bangsa Indonesia tidak kehilangan identitas.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang %ada hakikatnya manusia hidup tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, manusia senantiasa membutuhkan orang lain. %ada akhirnya manusia hidup secara berkelompokkelompok. "anusia dalam bersekutu atau berkelompok akan membentuk suatu organisasi yang berusaha mengatur dan mengarahkan tercapainya tujuan hidup yang besar. ,imulai dari lingkungan terkecil sampai pada lingkungan terbesar. %ada mulanya manusia hidup dalam kelompok keluarga. Selanjutnya mereka membentuk kelompok lebih besar lagi sperti suku, masyarakat dan bangsa. #emudian manusia hidup bernegara. "ereka membentuk negara sebagai persekutuan hidupnya. Negara merupakan suatu organisasi yang dibentuk oleh kelompok manusia yang memiliki cita-cita bersatu, hidup dalam daerah tertentu, dan mempunyai pemerintahan yang sama. Negara dan bangsa memiliki pengertian yang berbeda. Apabila negara adalah organisasi kekuasaan dari persekutuan hidup manusia maka bangsa lebih menunjuk pada persekutuan hidup manusia itu sendiri. ,i dunia ini masih ada bangsa yang belum bernegara. ,emikian pula orang-orang yang telah bernegara yang pada mulanya berasal dari banyak bangsa dapat menyatakan dirinya sebagai suatu bangsa. 4aik bangsa maupun negara memiliki ciri khas yang membedakan bangsa atau negara tersebut dengan bangsa atau negara lain di dunia. 5iri khas sebuah bangsa merupakan identitas dari bangsa yang bersangkutan. 5iri khas yang dimiliki negara juga merupakan identitas dari negara yang bersangkutan. Identitas-identitas yang disepakati dan diterima oleh bangsa menjadi identitas nasional bangsa. ,engan perkataan lain, dapat dikatakan bah1a hakikat identitas asional kita sebagai

bangsa di dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara adalah %ancasila yang aktualisasinya tercermin dalam berbagai penataan kehidupan kita dalam arti luas, misalnya dalam %embukaan beserta UU, kita, sistem pemerintahan yang diterapkan, nilai-nilai etik, moral, tradisi, bahasa, mitos, ideologi, dan lain sebagainya yang secara normatif diterapkan di dalam pergaulan, baik dalam tataran nasional maupun internasional. %erlu dikemukaikan bah1a nilai-nilai budaya yang tercermin sebagai Identitas Nasional tadi bukanlah barang jadi yang sudah selesai dalam kebekuan normatif dan dogmatis, melainkan sesuatu yang terbuka-cenderung terus menerus bersemi sejalan dengan hasrat menuju kemajuan yang dimiliki oleh masyarakat pendukungnya. #onsekuensi dan implikasinyaadalahidentitas nasional juga sesuatu yang terbuka, dinamis, dan dialektis untuk ditafsir dengan diberi makna baru agar tetap rele&an dan funsional dalam kondisi aktual yang berkembang dalam masyarakat. #risis multidimensi yang kini sedang melanda masyarakat kita menyadarkan bah1a pelestarian budaya sebagai upaya untuk mengembangkan Identitas Nasional kita telah ditegaskan sebagai komitmen konstitusional sebagaimana dirumuskan oleh para pendiri negara kita dalam %embukaan, khususnya dalam %asal 0' UU, !-./ beserta penjelasannya, yaitu #ebudayan bangsa ialah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budaya rakyat Indonesia seluruhnya. #ebudayaan lama dan asli terdapat ebagi puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah seluruh Indonesia, terhitung sebagai kebudayaan bangsa. Usaha kebudayaan harus menuju ke arah kemajuan adab, budaya dan persatuan dengan tidak menolak bahan-bahan baru dari kebudayaan asing yang dapat memperkembangkan atau memperkaya kebudayaan bangsa sendiri serta mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa Indonesia 6. #emudian dalam UU, !-./ yang diamandemen dalam satu naskah disebutkan dalam %asal 0' !. Negara memajukan kebudayan Nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memeliharra dan mengembangkan nilai-nilai budaya. '. Negara menghormatio dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. ,engan demikian secara konstitusional, pengembangan kebudayan untuk membina dan mengembangkan identitas nasional kita telah diberi dasar dan arahnya, terlepas dari apa dan bagaimana kebudayaan itu dipahami yang dalam khasanah ilmiah terdapat tidak kurang dari !77 definisi sebagaimana dinyatakan oleh #roeber dan #lukhohn di tahun !-/'. !.' Rumusan Masalah 8 Apa pengertian Identitas Nasional9 8 Apa saja unsur-unsur Identitas Nasional9 8 Apa saja faktor-faktor pendukung kelahiran Idetitas Nasinal9 8 Apa pengertian pancasila sebagai kepribadian dan Identitas Nasional9

!.0 Tujuan dan Manfaat Penul san 8 Untuk megetahui pengertian Identitas Nasional. 8 Untuk mengetahui unsur-unsur Identitas Nasional.

8 Untuk mengetahui faktor-faktor pendukung kelahiran Identitas Nasional. 8 Untuk mengetahui pengertian pancasila sebagai kepribadian dan Identitas Nasional. !.. ! stemat ka Penul san #A:A %$N;AN:A2 ,A<:A2 ISI 4A4 I %$N,A=U>UAN I.I >atar 4elakang !.' 2umusan "asalah !.0 :ujuan dan "anfaat %enulisan !.. Sistematika %enulisan

4A4 II %$"4A=ASAN '.! %engertian Identitas Nasional '.' Unsur-Unsur Identitas Nasional '.0 <aktor-<aktor #elahiran Identitas Nasional '.. %ancasila Sebagai #epribadian dan Identitas Nasional 4A4 III %$NU:U% 0.! #esimpulan 0.' Saran ,A<:A2 %US:A#A

BAB II PEMBAHA!AN '.! Pengert an Ident tas Nas "nal Istilah identitas nasional dapat disamakan dengan identitas kebangsaan. Secara etimologis , identitas nasional berasal dari kata 6identitas? dan 6 nasional?. #ata identitas berasal dari bahasa Inggris identity yang memiliki pengertian harfiah@ ciri, tanda atau jati diri yang melekat pada seseorang, kelompok atau . sesuatu sehingga membedakan dengan yang lain. #ata 6nasional? merujuk pada konsep kebangsaan. #ata identitas berasal dari bahasa Inggris identiti yang memiliki pengerian harfiah ciri-ciri, tanda-tanda atau jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang membedakannya dengan yang lain. Jadi, pegertian Identitas Nsaional adalah pandangan hidup bangsa, kepribadian bangsa, filsafat pancasila dan juga sebagai Ideologi Negara sehingga mempunyai kedudukan paling tinggi dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk disini adalah tatanan hukum yang berlaku di Indonesia, dalam arti lain juga sebagai ,asar Negara yang

merupakan norma peraturan yang harus dijnjung tinggi oleh semua 1arga Negara tanpa kecuali 6rule of la1?, yang mengatur mengenai hak dan ke1ajiban 1arga Negara, demokrasi serta hak asasi manusia yang berkembang semakin dinamis di Indonesia. Identitas Nasional Indonesia !. 4ahasa Nasional atau 4ahasa %ersatuan yaitu 4ahasa Indonesia '. 4endera negara yaitu Sang "erah %utih 0. >agu #ebangsaan yaitu Indonesia 2aya .. >ambang Negara yaitu %ancasila /. Semboyan Negara yaitu 4hinneka :unggal Ika 7. ,asar <alsafah negara yaitu %ancasila A. #onstitusi (=ukum ,asar) negara yaitu UU, !-./ B. 4entuk Negara #esatuan 2epublik Indonesia yang berkedaulatan rakyat -. #onsepsi Ca1asan Nusantara !D. #ebudayaan daerah yang telah diterima sebagai #ebudayaan Nasional '.' Unsur-Unsur Identitas Nasional Unsur-unsur pembentuk identitas yaitu !. Suku bangsa adalah golongan sosial yang khusus yang bersifat askriptif (ada sejak lahir), yang sama coraknya dengan golongan umur dan jenis kelamin. ,i Indonesia terdapat banyak sekali suku bangsa atau kelompok etnis dengan tidak kurang 0DD dialeg bangsa. '. Agama bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang agamis. Agama-agama yan tumbuh dan berkembang di nusantara adalah agama Islam, #risten, #atolik, =indu, 4udha dan #ong =u 5u. Agama #ong = 5u pada masa orde baru tidak diakui sebagai agama resmi negara. Namun sejak pemerintahan presiden Abdurrahman Cahid, istilah agama resmi negara dihapuskan. 0. #ebudayaan adalah pengetahuan manusia sebagai makhluk social yang isinya adalah perangkat-perangkat atau model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung-pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagi rujukan dan pedoman untuk bertindak (dalam bentuk kelakuan dan benda-benda kebudayaan) sesuai dengan lingkungan yang dihadapi. .. 4ahasa merupakan unsure pendukung Identitas Nasonal yang lain. 4ahsa dipahami sebagai system perlambang yang secara arbiter dientuk atas unsure-unsur ucapan manusia dan yang digunakan sebgai sarana berinteraksi antar manusia. ,ari unsur-unsur Identitas Nasional tersebut dapat dirumuskan pembagiannya menjadi 0 bagian sebagai berikut 8 Identitas <undamental, yaitu pancasila merupakan falsafah bangsa, ,asar Negara, dan Ideologi Negara 8 Identitas Instrumental yang berisi UU, !-./ dan tata perundangannya, 4ahasa Indonesia, >ambang Negara, 4endera Negara, >agu #ebangsaan 6Indonesia 2aya?. 8 Identitas Alamiah, yang meliputi Negara kepulauan (Archipelago) dan pluralisme dalam suku, bahasa, budaya, dan agama, sertakepercayaan. "enurut sumber lain ( http **goecities.com*sttintim*jhontitaley.html) disebutkan bah1a Satu jati diri dengan dua identitas !. Identitas %rimordial 8 3rang dengan berbagai latar belakang etnik dan budaya ja1ab, batak, dayak, bugis,

bali, timo, maluku, dsb. 8 3rang dengan berbagai latar belakang agama Islam, #risten, #hatolik, =indu, 4udha, dan sebagainya. '. Identitas Nasional 8 Suatu konsep kebangsaan yang tidak pernah ada padanan sebelumnya. 8 %erlu diruuskan oleh suku-suku tersebut. Istilah Identitas Nasional secara terminologis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain. $ksistensi suatu bangsa pada era globalisasi yang sangat kuat terutama karena pengaruh kekuasaan internasional. "enurut 4erger dalam :he 5apitalist 2e&olution, era globalisasi de1asa ini, ideology kapitalisme yang akan menguasai dunia. #apitalisme telah mengubah masyarakat satu persatu dan menjadi sistem internasional yang menentukan nasib ekonomi sebagian besar bangsa-bangsa di dunia, dan secara tidak langsung juga nasib, social, politik dan kebudayaan. %erubahan global ini menurut <akuyama memba1a perubahan suatu ideologi, yaitu dari ideologi partikular kearah ideology uni&ersal dan dalam kondisi seperti ini kapitalismelah yang akan menguasainya. ,alam kondisi seperti ini, negara nasional akan dikuasai oleh negara transnasional yang laEimnya didasari oleh negara-negara dengan prinsip kapitalisme. #onsekuensinya, negara-negara kebangsaan lambat laun akan semakin terdesak. Namun demikian, dalam menghadapi proses perubahan tersebut sangat tergantung kepada kemampuan bangsa itu sendiri. "enurut :oyenbee, cirri khas suatu bangsa yang merupakan local genius dalam menghadapi pengaruh budaya asing akan menghadapi 5hallence dan response. Jika 5hallence cukup besar sementara response kecil maka bangsa tersebut akan punah dan hal ini sebagaimana terjadi pada bangsa Aborigin di Australia dan bangfsa Indian di Amerika. Namun demikian jika 5hallance kecil sementara response besar maka bangsa tersebut tidak akan berkembang menjadi bangsa yang kreatif. 3leh karena itu agar bangsa Indonesia tetap eksis dalam menghadapi globalisasi maka harus tetap meletakkan jati diri dan identitas nasional yang merupakan kepribadian bangsa Indonesia sebagai dasar pengembangan kreatifitas budaya globalisasi. Sebagaimana terjadi di berbagai negara di dunia, justru dalam era globalisasi dengan penuh tantangan yang cenderung menghancurkan nasionalisme, muncullah kebangkitan kembali kesadaran nasional. '.0 <aktor-<aktor %endukung #elahiran Identitas Nasional !. <aktor-faktor yang mendukung kelahiran identitas nasional bangsa Indonesia meliputi 8 <aktor 3bjektif, yang meliputi faktor geografis-ekologis dan demografis 8 <aktor Subjektif, yaitu faktor historis, social, politik, dan kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia (Suryo, 'DD') '. "enurut 2obert de Fentos, dikutip "anuel 5astelles dalam bukunya 6:he %o1er of Identity? (Suryo, 'DD'), munculnya identitas nasional suatu bangsa sebagai hasil interaksi historis ada . faktor penting, yaitu 8 <aktor primer, mencakup etnisitas, territorial, bahasa, agama, dan yang sejenisnya. 8 <aktor pendorong, meliputi pembangunan komunikasi dan teknologi, lahirnya angkatan bersenjata modern dan pembanguanan lainnya dalam kehidupan bernegara. 8 <aktor penarik, mencakup modifikasi bahasa dalam gramatika yang resmi, tumbuhnya birokrasi, dan pemantapan sistem pendidikan nasional

8 <aktor reaktif, pada dasarnya tercakup dalam proses pembentukan identitas nasional bangsa Indonesia yang telah berkembang dari masa sebelum bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan dari penjajahan bangsa lain. <aktor pembentukan Identitas 4ersama. %roses pembentukan bangsa- negara membutuhkan identitas-identitas untuk menyataukan masyarakat bangsa yang bersangkutan. <aktor-faktor yang diperkirakan menjadi identitas bersama suatu bangsa, yaitu 8 %rimordial 8 Sakral 8 :okoh 8 4hinneka :unggal Ika 8 Sejarah 8 %erkembangan $konomi 8 #elembagaan <aktor-faktor penting bagi pembentukan bangsa Indonesia sebagai berikut !. Adanya persamaan nasib , yaitu penderitaan bersama diba1ah penjajahan bangsa asing lebih kurang selama 0/D tahun '. Adanya keinginan bersama untuk merdeka , melepaskan diri dari belenggu penjajahan 0. Adanya kesatuan tempat tinggal , yaitu 1ilayah nusantara yang membentang dari Sabang sampai "erauke .. Adanya cita-cita bersama untuk mencapai kemakmuran dan keadilan sebagai suatu bangsa 5ita- 5ita, :ujuan dan Fisi Negara Indonesia. 4angsa Indonesia bercita-cita me1ujudkan negara yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. ,engan rumusan singkat, negara Indonesia bercita-cita me1ujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan %ancasila dan UU, !-./. =al ini sesuai dengan amanat dalam Alenia II %embukaan UU, !-./ yaitu negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur. :ujuan Negara Indonesia selanjutnya terjabar dalam alenia IF %embukaan UU, !-./. Secara rinci sbagai berikut !. "elindungi seganap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia '. "emajukan kesejahteraan umum 0. "encerdaskan #ehidupan bangsa .. Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan , perdamaian abadi, dan keadilan sosial Adapun &isi bangsa Indonesia adalah ter1ujudnya masyarakat Indonesia yang damai , demokratis, berkeadilan, berdaya saing, maju dan sejahtera, dalam 1adah Negara #esatuan 2epublik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat, mandiri, beriman, bertak1a dan berahklak mulia, cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, mengausai ilmu pengetahuandan teknologi, serta memiliki etos kerja yang tinggi serta berdisiplin. Setelah tidak adanya ;4=N makan berdasarkan 2encana %embangunan Jangka mengenah (2%J") Nasional 'DD.-'DD-, disebutkan bah1a Fisi pembangunan nasional adalah !. :er1ujudnya kehidupan masyarakat , bangsa dan negara yang aman, bersatu, rukun dan damai. '. :er1ujudnya masyarakat , bangsa dan negara yang menjujung tinggi hukum,

kesetaraan, dan hak asasi manusia. 0. :er1ujudnya perekonomian yang mampu menyediakan kesempatan kerja dan penghidupan yang layak serta memberikan fondasi yang kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan. '.. %ancasila sebagai #epribadian dan Identitas Nasional 4angsa Indonesia sebagai salah satu bangsa dari masyarakat internasional, memilki sejarah serta prinsip dalam hidupnya yang berbeda dengan bangsa-bangsa lain di dunia. :atkala bangsa Indonesia berkembang menujufase nasionalisme modern, diletakanlan prinsip-prinsip dasar filsafat sebagai suatu asas dalam filsafat hidup berbangsa dan bernagara. %rinsip-prinsip dasar itu ditemukan oleh para pendiri bangsa yang diangkat dari filsafat hidup bangsa Indonesia, yang kemudian diabstraksikan menjadi suatu prinsip dasar filsafat Negara yaitu %ancasila. Jadi, filsafat suatu bangsa dan Negara berakar pada pandangan hidup yang bersumber pada kepribadiannya sendiri. ,apat pula dikatakan pula bah1a pancasila sebagai dasar filsafat bangsa dan Negara Indonesia pada hakikatnya bersumber kepada nilai-nilai budaya dan keagamaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sebagai kepribadian bangsa. Jadi, filsafat pancasila itu bukan muncul secara tiba-tiba dan dipaksakan suatu reEim atau penguasa melainkan melalui suatu historis yang cukup panjang. Sejarah budaya bangsa sebagai akar Identitas Nasional. "enurut sumber lain (http **unisosdem.org.klipingGdetail.php*9aid+A0'-Hcoid+!Hcaid+/') ,isebutkan bah1a kegagalan dalam menjalankan dan medistribusikan output berbagia agenda pembangnan nasional secaralebih adil akan berdampak negatif pada persatuan dan kesatuan bangsa. %ada titik inilah semangat Nasionalisme akan menjadi slah satu elemen utama dalam memperkuat eksistensi Negara*4angsa. Study 2obert I 2otberg secara eksplisit mengidentifikasikan salah satu karakteristik penting Negara gagal (failed states) adalah ketidakmampuan negara mengelola identitas Negara yang tercermin dalam semangat nasionalisme dalam menyelesaikan berbagai persoalan nasionalnya. #etidakmampuan ini dapat memicu intra dan interstate1ar secara hamper bersamaan. %enataan, pengelolaan, bahkan pengembangan nasionalisme dalam identitas nasional, dengan demikian akan menjadi prasyarat utama bagi upaya menciptakan sebuah Negara kuat (strong state). <enomena globalisasi dengan berbagai macam aspeknya seakan telah meluluhkan batas-batas tradisional antarnegara, menghapus jarak fisik antar negara bahkan nasionalisme sebuah negara. Alhasil, konflik komunal menjadi fenomena umum yang terjadi diberbagai belahan dunia, khususnya negara-negara berkembang. #onflikkonflik serupa juga melanda Indonesia. ,alam konteks Indonesia, konflik-konflik ini kian diperuncing karekteristik geografis Indonesia. 4erbagai tindakan kekerasan (separatisme) yang dipicu sentimen etnonasionalis yang terjadi di berbagai 1ilayah Indonesia bahkan menyedot perhatian internasional. Nasionalisme bukan saja dapat dipandang sebagai sikap untuk siap mengorbankan ji1a raga guna mempertahankan Negara dan kedaulatan nasional, tetapi juga bermakna sikap kritis untuk member kontribusi positif terhadap segala aspek pembangunan nasional. ,engan kata lain, sikap nasionalisame membutuhkan sebuah 1isdom dalam mlihat segala kekurangan yang masih kita miliki dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, dan sekaligus kemauan untuk terus mengoreksi diri demi tercapainya cita-cita nasional. "akna falsafah dalam pembukaan UU, !-./, yang berbunyi sebagai berikut !. Alinea pertama menyatakan 64ah1a sesungguhnya kemerdekaan itu hak segala

bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan , karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. "aknanya, kemerdekaan adalah hak semua bangsa dan penjajahan bertentangan dengan hak asasi manusia. '. Alinea kedua menyebutkan 6 dan perjuangan kemerdekaaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia kepada depan gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur. "aknanya adanya masa depan yang harus diraih (cita-cita). 0. Alinea ketiga menyebutkan 6 atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. "aknanya, bila Negara ingin mencapai cita-cita maka kehidupan berbangsa dan bernegara harus mendapat ridha Allah SC: yang merupakan dorongan spiritual. .. Alinea keempat menyebutkan 6 kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, menmcerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam susunan Negara republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan kepada ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusya1aratan*per1akilan, serta dengan me1ujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Alinea ini mempertegas cita-cita yang harus dicapai oleh bangsa Indonesia melalui 1adah Negara kesatuan republik Indonesia.

BAB III PENUTUP #.1 $es m%ulan Sekilas kata-kata diatas memang membuat tanda tanya besar dalam memaknainya. 4eribu-ribu kemungkinan yang terus melintas dibenak pikiran, untuk menja1ab sebuah pertanyaan yang membahas tentang identitas nasional.#endatipun, dalam hidup keseharian yang mencakup suatu negara berdaulat, Indonesia sendiri sudah menganggap bah1a dirinya memiliki identitas nasional. Identitas nasional merupakan pandangan hidup bangsa, kepribadian bangsa, filsafat pancasila dan juga sebagai Ideologi Negara sehingga mempunyai kedudukan paling tinggi dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Unsur-unsur dari identitas nasional adalah Suku 4angsa gol sosial (askriptif asal lhr), golongan,umur. Agama sistem keyakinan dan kepercayaan. #ebudayaan pengetahuan manusia sebagai pedoman nilai,moral, das sein das sollen,dlm kehidupan aktual. 4ahasa 4ahasa "elayu-penghubung (linguafranca). <aktor-faktor kelahiran

identitas nasional adalah <aktor-faktor yang mendukung kelahiran identitas nasional bangsa Indonesia meliputi faktor subjektif dan factor objektif, <aktor primer, mencakup etnisitas, territorial, bahasa, agama, dan yang sejenisnya. <aktor pendorong, meliputi pembangunan komunikasi dan teknologi, lahirnya angkatan bersenjata modern dan pembanguanan lainnya dalam kehidupan bernegara. <aktor penarik, mencakup modifikasi bahasa dalam gramatika yang resmi, tumbuhnya birokrasi, dan pemantapan sistem pendidikan nasional. <aktor reaktif, pada dasarnya tercakup dalam proses pembentukan identitas nasional bangsa Indonesia yang telah berkembang dari masa sebelum bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan dari penjajahan bangsa lain. #.& !aran Identitas nasional merupakan suatu ciri yang dimiliki oleh bangsa kita untuk dapat membedakannya dengan bangsa lain. Jadi, untuk dapat mempertahankan keunikakeunikan dari bangsa Indonesia itu sendiri maka kita harus menanamkan akan cinta tanah air yang di1ujudkan dalam bentuk ketaatan dan kepatuhan terhadap atura-aturan yang telah ditetapkan serta mengamalkan nilai-nilai yang sudah tertera dengan jelas di dalam pancasila yang dijadikan sebagai falsafah dan dasar hidup bangsa Indonesia. ,engan keunikan inilah, Indonesia menjadi suatu bangsa yang tidak dapat disamakan dengan bangsa lain dan itu semua tidak akan pernah lepas dari tanggung ja1ab dan perjuangan dari 1arga Indonesia itu sendiri untuk tetap menjaga nama baik bangsanya.

http **aktrismonika.blogspot.com*'DD-*D/*identitas-nasional.html

undef ned undef ned Ident tas Nas "nal


Pengert an Ident tas Nas "nal Identitas Nasional pada hakikatnya merupakan Imanifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan suatu nation (bangsa) dengan ciri-ciri khas, dan dengan ciri-ciri yang khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam hldup dan kehidupannyaI.(Cibisono #oento 'DD/) #ata identitas berasal dari bahasa Inggris identity yang memiliki pengertian harfiah ciri-ciri, tanda-tanda, atau jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang membedakannya dengan yang lain. ,alam terminologi antropologi, identitas adalah sifat khas yang menerangkan dan sesuai dengan kesadaran diri pribadi sendiri, golongan sendiri, kelompok sendiri, komunitas sendiri, atau negara sendiri. "engacu pada pengertian ini identitas tidak terbatas pada indi&idu semata, tetapi berlaku pula pada suatu kelompok. Adapun kata nasional merupakan identitas yang melekat pada kelompok-kelompok yang lebih besar yang diikat oleh kesamaan-kesamaan, baik fisik, seperti budaya, agama, dan bahasa, maupun nonfisik, seperti keinginan, cita-cita, dan tujuan. =impunan kelompok-kelompok inilah yang disebut dengan istilah identitas bangsa atau identitas nasional yang pada akhirnya melahirkan tindakan kelompok (colecti&e action) yang di1ujudkan dalam bentuk organisasi atau pergerakan-pergerakan yang diberi atribut-atribut nasional. #ata nasional sendiri tidak bisa dipisahkan dari kemunculan konsep nasionalisme. 4ila dilihat dalam konteks Indonesia maka Identitas Nasional itu merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan dari ratusan suku yang IdihimpunI dalam satu kesatuan Indonesia menjadi kebudayaan nasional dengan acuan %ancasila dan roh I4hinneka :unggal IkaI sebagai dasar dan arah pengembangannya. ,engan kata lain, dapat dikatakan bah1a hakikat Identitas Nasional kita sebagai bangsa di dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara adalah %ancasila yang aktualisasinya tercermin dalam penataan kehidupan dalam arti luas. "isalnya, dalam aturan perundang-undangan atau hukum, sistem pemerintahan yang diharapkan, serta dalam nilai-nilai etik dan moral yang secara normatif diterapkan di dalam pergaulan, baik dalam tataran nasional maupun internasional, dan sebagainya. Nilai-nilai budaya yang tercermin di dalam Identitas Nasional tersebut bukanlah barang jadi yang sudah selesai dalam kebekuan normatif dan dogmatis, melainkan sesuatu yang IterbukaI yang cenderung terus-menerus bersemi karena hasrat menuju kemajuan yang dimiliki oleh masyarakat pendukungnya. #onsekuensi dan implikasinya adalah bah1a Identitas Nasional adalah sesuatu yang terbuka untuk ditafsirkan dengan diberi makna baru agar tetap rele&an dan fungsional dalam kondisi aktual yang berkembang dalam masyarakat. Unsur ' Unsur Ident tas Nas "nal Identitas Nasional Indonesia merujuk pada suatu bangsa yang majemuk. #e-majemukan itu merupakan gabungan dari unsur-unsur pembentuk identitas, yaitu suku bangsa,

agama, kebudayaan, dan bahasa. J Suku 4angsa adalah golongan sosial yang khusus yang bersifat askriptif (ada sejak lahir), yang sama coraknya dengan golongan umur dan jenis kelamin. ,i Indonesia terdapat banyak sekali suku bangsa atau kclompok etnis dengan tidak kurang 0DD dialek bahasa. J Agama bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang agamis. Agama-agama yang tumbuh dan berkembang di Nusantara adalah agama Islam, #risten, #atolik, =indu, 4uddha, dan #ong =u 5u. Agama #ong =u 5u pada masa 3rde 4aru tidak diakui sebagai agama resmi negara, tetapi sejak pemerintahan %residen Abdurrahman Cahid, istilah agama resmi negara dihapuskan. J #ebudayaan adalah pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah perangkat-perangkat atau model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung-pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagai rujukan atau pedoman untuk bertindak (dalam bentuk kelakuan dan benda-benda kebudayaan) sesuai dengan lingkungan yang dihadapi. J 4ahasa merupakan unsur pendukung identitas nasional yang lain. 4ahasa dipahami sebagai sistem perlambang yang secara arbitrer dibentuk atas unsur-unsur bunyi ucapan manusia dan yang digunakan sebagai sarana berinteraksi antar manusia. ,ari unsur-unsur identitas Nasional tersebut dapat dirumuskan pembagiannya menjadi 0 bagian sebagai berikut !) Identitas <undamental, yaitu %ancasila yang merupakan <alsafah 4angsa, ,asar Negara, dan ldeologi Negara. ') Identitas Instrumental, yang berisi UU, !-./ dan :ata %erundangannya, 4ahasa Indonesia, >ambang Negara, 4endera Negara, >agu #ebangsaan IIndonesia 2ayaI. 0) Identitas Alamiah yang meliputi Negara #epulauan (archipelago) dan pluralisme dalam suku, bahasa, budaya, serta agama dan kepercayaan (agama). $eterka tan (l")al sas dengan Ident tas Nas "nal ;lobalisasi diartikan sebagai suatu era atau Eaman yang ditandai dengan perubahan tatanan kehidupan dunia akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi sehingga interaksi manusia nienjadi sempit, serta seolah-olah dunia tanpa ruang. $ra ;lobalisasi dapat berpengaruh terhadap nilai-nilai budaya bangsa Indonesia. $ra ;lobalisasi tersebut mau tidak mau, suka tidak suka telah datang dan menggeser nilai-nilai yang telah ada. Nilai-nilai tersebut, ada yang bersifat positif ada pula yang bersifat negatif. Semua ini merupakan ancaman, tantangan, dan sekaligus sebagai peluang bagi bangsa Indonesia untuk berkreasi dan berino&asi di segala aspek kehidupan. ,i era globalisasi, pergaulan antarbangsa semakin ketat. 4atas antarnegara hampir tidak ada artinya, batas 1ilayah tidak lagi menjadi penghalang. ,i dalam pergaulan antarbangsa yang semakin kental itu, akan terjadi proses akulturasi, saling meniru, dan saling mempengaruhi di antara budaya masing-masing. Adapun yang perlu dicermati dari proses akulturasi tersebut, apakah dapat melunturkan tata nilai yang merupakan jati diri bangsa Indonesia9 >unturnya tata nilai tersebut biasanya ditandai oleh dua faktor, yaitu !) semakin menonjolnya sikap indi&idualistis, yaitu mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum, hal ini bertentangan dengan asas gotong-royong@ serta

') semakin menonjolnya sikap materialistis, yang berarti harkat dan martabat kemanusiaan hanya diukur dari hasil atau keberhasilan seseorang dalam memperoleh kekayaan. =al ini bisa berakibat bagaimana cara memperolehnya menjadi tidak dipersoalkan lagi. Apabila hal ini terjadi, berarti etika dan moral telah dikesampingkan. Arus informasi yang semakin pesat mengakibatkan akses masyarakat terhadap nilai-nilai asing yang negatif semakin besar. Apabila proses ini tidak segera dibendung, akan berakibat lebih sering ketika pada puncaknya masyarakat tidak bangga lagi pada bangsa dan negaranya. %engaruh negatif akibat proses akulturasi tersebut dapat merongrong nilai-nilai yang telah ada di dalam masyarakat. Jika semua ini tidak dapat dibendung, akan mengganggu ketahanan di segala aspek kehidupan, bahkan akan mengarah pada kredibilitas sebuah ideologi. Untuk membendung arus globalisasi yang sangat deras tersebut, harus diupayakan suatu kondisi (konsepsi) agar ketahanan nasional dapat terjaga, yaitu dengan cara membangun sebuah konsep nasionalisme kebangsaan yang mengarah kepada konsep Identitas Nasional. ,engan adanya globalisasi, intensitas hubungan masyarakat antara satu negara dengan negara yang lain menjadi semakin tinggi. ,engan demikian, kecenderungan munculnya kejahatan yang bersifat transnasional semakin sering terjadi. #ejahatan-kejahatan tersebut, antara lain terkait dengan masalah narkotika, pencucian uang (money laundring), peredaran dokumen keimigrasian palsu, dan terorisme. "asalah-masalah tersebut berpengaruh terhadap nilai-nilai budaya bangsa yang selama ini dijunjung tinggi. =al ini ditunjukkan dengan semakin merajalelanya peredaran narkotika dan psikotropika sehingga sangat merusak kepribadian dan moral bangsa, khususnya bagi generasi penerus bangsa. Jika hal tersebut tidak dapat dibendung, akan mengganggu terhadap ketahanan nasional di segala aspek kehidupan, bahkan akan menyebabkan lunturnya nilai-nilai Identitas Nasional. Identitas Nasional merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan dari ratusan suku yang IdihimpunI dalam satu kesatuan Indonesia menjadi kebudayaan nasional dengan acuan %ancasila dan roh I4hinneka :unggal IkaI sebagai dasar dan arah pengembangannya. Unsur-unsur pembentuk Identitas Nasional adalah Suku bangsa, Agama, #ebudayaan, dan bahasa. http **prince-mienu.blogspot.com*'D!D*D!*identitas-nasional.html

$E*AR(ANE(ARAAN
4A4 I %$N,A=U>UAN >atar 4elakang "asalah 4erdasarkan tugas yang diberikan oleh ,osen #e1arganegaraan mengenai materi I,$N:I:AS NASI3NA> dan melihat kondisi mengenai Identitas Nasional yang ada di 4angsa dan Negara kita akhir K akhir ini. "aka dengan ini, penyusun ingin mencoba memaparkan mengenai pembahasan %engertian Identitas Nasional beserta unsur K unsurnya. #eterkaitan ;lobalisasi terhadap Identitas Nasional. :ujuan dan "anfaat %enulisan Adapun tujuan dan manfat penulisan makalah ini, penulis berharap dapat memberikan suatu kontribusi mengenai materi Identits Nasional dan dapat memberikan sebuah dorongan untuk lebih memahami makna Identitas Nasional dalam era globalisasi ini, khususnya bagi penyusun dan umumnya bagi ka1an K ka1an yang membaca makalah ini.

4A4 II %$"4A=ASAN %engertian Identitas Nasional #ata identitas berasal dari bahasa Inggris yaitu Identity yang artinya ciri K ciri atau tanda K tanda. ,alam term Antropologi, identitas diartikan sebagai sifat khas yang menerangkan dan sesuai dengan kesadaran diri pribadi sendiri, golongan sendiri, kelompok sendiri atau Negara sendiri. Sedangkan kata nasional dalam kamus besar 4ahasa Indonesia, merupakan identitas yang melekat pada kelompok K kelompok yang lebih besar yang diikat oleh kesamaan K kesamaan, baik fisik seperti budaya, agama, dan bahasa maupun non fisik seperti keinginan, cita K cita dan tujuan. 4ila dilihat dalam konteks Indonesia Identitas Nasiona merupakan manifestasi nilai K nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan dari ratusan suku yang dihimpun menjadi satu kesatuan Indonesia menjadi kebudayaan nasional dengan acuan %ancasila dan ji1a 64hinneka :unggal Ika?. Jadi, Identitas Nasional dapat diartikan sebagai ciri, karakter, dan sifat khas suatu bangsa dan negara. Unsur %ada K hakikatnya, Unsur Identitas Nasional Identitas memiliki empat Nasional unsur

Suku 4angsa golongan social yang khusus yang bersifat askriftif (ada sejak lahir), yang sama coraknya dengan golongan umur dan jenis kelamin. ,i Indonesia terdapat banyak sekali suku bangsa, kuran lebih 07D suku. Agama bangsa indonessia dikenal sebagai bangsa yang agamis. Agama K agama yang berkembang di Indonesia antara lain agama Islam, #risten, #atholik, =indu, 4udha dan #ong =u 5u. Agama #ong =u 5u pada masa 3rde 4aru tidak diakui sebagai agama resmi Negara Indonesia namun sejak pemerintahan %residen Abdurrahman Cahid, istilah agama resmi telah dihapuskan. #ebudayaan merupakan pengetahuan manusia sebagai makhlu sosial yang berisikan perangkat K perangkat atau model K model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung K pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagai pedoman untuk bertindak dalam bentuk kelakuan dan benda K benda kebudayaan. 4ahasa merupakan usur komunikasi yang dibentuk atas unsur K unsur bunyi ucapan manusia dan digunakan sebagai sarana berinteraksi antar manusia. "enurut Syarbani dan Cahid dalam bukunya yang berjudul "embangun #arakter dan #epribadian melalui %endidikan #e1arganegaraan, keempat unsur Identitas Nasional tersebut diatas dapat dirumuskan kembali menjadi 0 bagian Identitas <undamental berupa %ancasila yang menrupakan <alsafah 4angsa, ,asar Negara, dan Ideologi Negara. Indetitas Instrumental berupa UU, !-./ dan :ata %erundangannya, 4ahasa Indonesia, >ambang Negara, 4endera Negara, dan >agu #ebangsaan. Indetitas Alamiah meliputi #epulauan (archipelago) dan %luralisme dalam suku, bahasa, budaya dan kepercaraan (agama). #eterkaitan ;lobalisasi terhadap Identitas Nasional $ra ;lobalisasi merupakan era yang penuh dengan kemajuan dan persaingan, sedangkan Identitas Nasional sebuah bangsa merupakan hal yang sangat diperlukan untuk memperkenalkan sebuah bangsa atau Negara dimata dunia. ,engan adanya ;lobalisasi, identitas sebuah bangsa dan Negara dapat mudah dikenalkan dimata internasional atau juga identitas tersebut mudah tenggelam karena terpengaruh oleh bangsa dan Negara lain. %erlu kita sadari, bangsa Indonesia yang kita cintai ini sedang mengalami krisis identitas nasional yang sangat membahayakan bagi nilai K nilai dasar Identitas bangsa Indonesia itu sendiri. >etak Negara Indonesia yang sangat setrategis merupakan hal yang sangat mempengaruhi terjaga atau tidak kelangsungan Identitas bangsa Indonesia. ;lobalisasi yang terus berkembang pesat membuat nilai K nilai budaya bangsa Indonesia mulai terkikis oleh budaya K budaya barat yang kurang sesuai dengan budaya asli bangsa Indonesia seperti halnya budaya berpakaian. #ebaya dan batik yang merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia yang berupa pakaian, kini mulai hilang dari kehidupan bangsa Indonesia karena tergantikan oleh pakaian yang bersifat kebarat - baratan. :idak hanya itu saja, masyarakat Indonesia yang dulunya terkenal sebagai orang K orang yang ramah, kini mulai terpengaruh terhadap era globalisai yang memiliki sifat 6persaingan? yang sangat tinggi yang menyebabkan kesenjangan sosial di masyarakt semakin meningkat.

4A4 III #$SI"%U>AN ,alam kesempatan kali ini penyusun ingin menegaskan bah1a diera ;lobalisasi seperti sekarang ini Identitas Nasional merupakan hal yang harus diperhatikan, karena Identitas Nasional merupaka hal yang membuat bertahan atau tidaknya ciri khas dan karakteristik suatu bangsa yang seharusnya menjadi kebanggan bangsa itu sendiri karena, Identita Nasional merupakan salah satu senjata untuk bersaing kearah yang lebih positif diera ;lobalisasi ini.

,A<:A2

%US:A#A

Syarbani Syahrial, Cahid Aliaras. 'DD7@ "embangun #arakter dan #epribadian melalui %endidikan #e1arganegaraan, UI$U K Uni&ersity %ress, Jakarta. --------------------------------------------. 'DD-@ #ompetensi ,emokrasi yang 4eradab melalui %endidikan #e1arganegaraan, ;raha Ilmu, Logyakarta. http **ke1arganegaraan.1ordpress.com*'DDA*!!*0D* memerangi-pengikisan-identitasnasional* http **fisip.untirta.ac.id*teguh*9p+./

Artikel ini saya dapatkan dari berbagai sumber internet dan buku untuk melengkapi media belajar saya. Sebelumnya saya meminta maaf telah mencuri karya Anda dengan Jalan 5opy %aste. #arena jika harus kembali ke halaman Anda sangat susah dan kadang problem loading page. "akanya, saya kliping di sini biar mudah membacanya) Inilah sumber-sumber untuk artikel ini http **ke1arganegaraan.1ordpress.com*'DDA*!!*0D* memerangi-pengikisan-identitasnasional* http **fisip.untirta.ac.id*teguh*9p+./ dan lainnya yang saya lupa dimana link-nya. %engertian Identitas Nasional Identity ciri-ciri, tanda atau jati diri :erm antropologi identitas adalah sifat khas yang menerangkan dan sesuai dengan kesadaran diri pribadi, golongan sendiri, kelompok sendiri, atau negara sendiri. Nasional merupakan identitas yang melekat pada kelompok- kelompok yang lebih besar yang diikat oleh kesamaan-kesamaan, baik fisik seperti budaya, agama, dan bahasa maupun non fisik, seperti keinginan,cita-cita dan tujuan. Jadi adapun pengertian identitas sendiri adalah ciri-ciri, tanda-tanda, jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang bisa membedakannya. Identitas nasional pada hakikatnya merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan suatu bangsa dengan ciri-ciri khas. ,engan ciri-ciri khas tersebut, suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam hidup dan kehidupannya. ,iletakkan dalam konteks Indonesia, maka Identitas Nasional itu merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang sudah tumbuh dan berkembang sebelum masuknya agama-agama besar di bumi nusantara ini dalam berbagai aspek kehidupan bdari ratusan suku yang kemudian dihimpun dalam satu kesatuan Indonesia menjadi kebudayaan Nasional dengan acuan %ancasila dan roh 4hinneka :unggal Ika sebagai dasar dan arah pengembangannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ke1arganegaraan.jpg ,engan perkataan lain, dapat dikatakan bah1a hakikat identitas asional kita sebagai bangsa di dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara adalah %ancasila yang aktualisasinya tercermin dalam berbagai penataan kehidupan kita dalam arti luas, misalnya dalam %embukaan beserta UU, kita, sistem pemerintahan yang diterapkan, nilai-nilai etik, moral, tradisi, bahasa, mitos, ideologi, dan lain sebagainya yang secara

normatif diterapkan di dalam pergaulan, baik dalam tataran nasional maupun internasional. %erlu dikemukaikan bah1a nilai-nilai budaya yang tercermin sebagai Identitas Nasional tadi bukanlah barang jadi yang sudah selesai dalam kebekuan normatif dan dogmatis, melainkan sesuatu yang terbuka-cenderung terus menerus bersemi sejalan dengan hasrat menuju kemajuan yang dimiliki oleh masyarakat pendukungnya. #onsekuensi dan implikasinyaadalahidentitas nasional juga sesuatu yang terbuka, dinamis, dan dialektis untuk ditafsir dengan diberi makna baru agar tetap rele&an dan funsional dalam kondisi aktual yang berkembang dalam masyarakat. #risis multidimensi yang kini sedang melanda masyarakat kita menyadarkan bah1a pelestarian budaya sebagai upaya untuk mengembangkan Identitas Nasional kita telah ditegaskan sebagai komitmen konstitusional sebagaimana dirumuskan oleh para pendiri negara kita dalam %embukaan, khususnya dalam %asal 0' UU, !-./ beserta penjelasannya, yaitu 6%emerintah memajukan #ebudayan Nasional Indonesia 6 yang dibei penjelasan ? #ebudayan bangsa ialah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budaya rakyat Indonesia seluruhnya. #ebudayaan lama dan asli terdapat ebagi puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah seluruh Indonesia, terhitung sebagai kebudayaan bangsa. Usaha kebudayaan harus menuju ke arah kemajuan adab, budaya dan persatuan dengan tidak menolak bahan-bahan baru dari kebudayaan asing yang dapat memperkembangkan atau memperkaya kebudayaan bangsa sendiri serta mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa Indonesia 6. #emudian dalam UU, !-./ yang diamandemen dalam satu naskah disebutkan dalam %asal 0' !. Negara memajukan kebudayan Nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memeliharra dan mengembangkan nilai-nilai budaya. '. Negara menghormatio dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. ,engan demikian secara konstitusional, pengembangan kebudayan untuk membina dan mengembangkan identitas nasional kita telah diberi dasar dan arahnya, terlepas dari apa dan bagaimana kebudayaan itu dipahami yang dalam khasanah ilmiah terdapat tidak kurang dari !77 definisi sebagaimana dinyatakan oleh #roeber dan #lukhohn di tahun !-/' NASI3NA>IS"$

,asar pembenaran #emerdekaan yaitu Negara(State) 4angsa (Nation) melahirkan paham nasionalisme*kebangsaan 4angsa 1adah kesamaan keyakinan dan cita-cita 4angsa terdiri banyak etnis * suku Nation rasa kebangsaan suatu negara senasib sepenanggungan Negara Insitusi yang sah berd. hukum internasional M $rnest 2enan (Negara 4angsa* Nation State sekelompok orang yg merasa bersatu karena kesamaan sejarah, nasib dan penderitaan juga cita-cita yang sama seperti halnya Indonesia . M $rnest 2enan menegaskan unsur dasar (contituting element) bukan SA2A tetapi hasrat untuk bersatu (the desire to be together). "isalnya, 4hinneka :unggal Ika sebagai dasar pemersatu. N$;A2A 4AN;SA !. Identitas politik atau kep. bersama dlm sebuah 1adah.(keyakinan, ras,etnis, agama, bahasa, budaya) '. ,ean A. "iniN H Sandra " =a1ley 4angsa yang memiliki bangunan politik (political building) teritorial, pemerinthan sah, pengakuan >uar Negri, dsb. NASI3NA>IS"$ ,I IN,3N$SIA ,itandai >ahirnya M =asil %olitik $tis (abad !--'D) M :umbuhnya %aham Nasionalism M 4udi Utomo !-DB M Indische %artij !-!', Folksraad !-!A M Sumpah %emuda !-'B M %roklamasi !-./ UNSU2 K UNSU2 %$"4$N:U# I,$N:I:AS NASI3NA> M Suku 4angsa gol sosial (askriptif asal lahir), golongan, umur. M Agama sistem keyakinan dan kepercayaan M #ebudayaan pengetahuan manusia sebagai pedoman nilai,moral, das sein das sollen,dalam kehidupan aktual. M 4ahasa 4hs "elayu-penghubung (linguafranca) :U2UNAN #3NS$% NASI3NA>IS"$ A.Negara 4angsa

4. Carga Negara 5. ,asar Negara %ancasila IN:$;2ASI M Integrasi Sosial penyatu paduan kelmpok- kelompok masy. yg asalnya brbda mnjdi kelompok bsr. 5th. asimilasi, koordinasi, kerjasama, akomodasi. M %luralisme #ebudayaan %end. =eterogenitas atau ke 4hinekhaan kebudayaan yg berbeda, dengan kebudayaan suku K suku bangsa dan kelompok minoritas. M Integrasi Nasional %enyatupaduan bagian-bagian yg berbeda dari suatu masyarkat mnjdi suatu keseluruhan yg lbh utuh atau memadukan masyarakat kecil mnjdi bangsa. M Inregrasi 4angsa kemampuan pemerintah yang semakin meningkat untuk menerapkan kekuasaannya ("ahfud ", !--0 A!) M Integrasi Nasional Saat ini M Integrasi O Societal Struktur M $konomi terpadu baik produksi, distribusi, konsumsi M Sosial 4erbeda tetapi harmonis !. daerah pemukiman. ' lembaga pendidikan 0. tempat pekerjaan .. perka1inan M 4udaya !.pada takut bahasa Indonesia '. tkt nilai dan norma terintegrasi (akulturasi) M %olitik kegiatan politik terintegrasi ,isintegrasi menunjukan ketegangan dan konflik ke empat point diatas Akankah #ita Junjung :inggi Identitas Nasional9 Atau Justru kita "erusak dan "eniadakannya9 Sekilas kata-kata diatas memang membuat tanda tanya besar dalam memaknainya. 4eribu-ribu kemungkinan yang terus melintas dibenak pikiran, untuk menja1ab sebuah pertanyaan yang membahas tentang identitas nasional. #endatipun, dalam hidup keseharian yang mencakup suatu negara berdaulat, Indonesia sendiri sudah menganggap bah1a dirinya memiliki identitas nasional. Akan tetapi pada kenyataannya negara kita ini masih merasakan kekritisan yang mengancam disintegrasi. Adapun pengertian identitas sendiri adalah ciri-ciri, tanda-tanda, jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang bisa membedakannya. 3leh karena ciri-ciri atau tanda-tanda yang terdapat dalam identitas nasional itu, suatu negara mampu menampilkan 1atak, karakteristik kebudayaan dan memperkuat rasa kebangsaan. ,an identitas nasional juga bisa dikatakan sebagai jati diri yang menjadi selogan-selogan kibaran bendera kehidupan.

#arena kedudukannya yang amat penting itu, identitas nasional harus dimiliki oleh setiap bangsa. #arena tanpa identitas nasional suatu bangsa akan terombang-ambing. Namun apabila kita melihat penomena yang terjadi di masyarakat saat ini, identitas yang dimiliki bangsa kita seolah-olah telah terkikis dengan adanya pengaruh yang timbul dari pihak luar. 4udaya-budaya barat yang masuk ke negara kita ini, rasanya begitu capat di serap oleh lapisan masyarakat. "isalnya saja kita ambil contoh dalam hal berpakaian. %akaian kita pada umumnya sudah bergaya kebarat-baratan, dan secara tidak langsung kita telah mengabaikan prinsip-prinsip ajaran yang memang telah di tentukan. ,an di samping itu menjadi budaya masyarakat kita pada umumnya. "asyarakat lebih mudah mengambil budaya-budaya barat yang tidak sesuai dengan corak ketimuran. Lang pada dasarnya masih menjunjung tinggi nilai moral dan etika. Namun kenyataannya, hal itu sering kali di abaikan. ,engan melihat kenyataan ini, terlihat jelas bah1a identitas nasional telah mulai terkikis dengan datangnya budaya-budaya barat yang memang tidak sesuai dengan budaya bangsa indonesia. >angkah kita selanjutnya adalah bagaimana caranya untuk memerangi pengikisan identitas nasional. =al pertama yang harus kita lakukan adalah menumbuhkan kembali sifat-sifat identitas nasional kedalam pribadi manusia itu sendiri. Agar timbul dalam dirinya sebuah pemahaman akan identitas nasional suatu bangsa. Lang menjadi pertanyaan kita sekarang adalah akankah kita junjung tinggi identitas nasional, atau justru kita merusak dan meniadakannya. Ja1aban akan pertanyaan ini tentu kembali kepada pribadi kita masing-masing. Sejauh mana kita mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. sumber http **tur1ahyudin.1ordpress.com by :U2 CA=LU,IN (Artikel ini saya dapatkan dari berbagai sumber internet dan buku untuk melengkapi media belajar saya. Sebelumnya saya meminta maaf telah mencuri karya Anda dengan Jalan 5opy %aste. #arena jika harus kembali ke halaman Anda sangat susah dan kadang problem loading page. "akanya, saya kliping di sini biar mudah membacanya) Inilah sumber-sumber untuk artikel ini http **ke1arganegaraan.1ordpress.com*'DDA*!!*0D* memerangi-pengikisan-identitasnasional* http **fisip.untirta.ac.id*teguh*9p+./ dan lainnya yang saya lupa dimana link-nya. %engertian Identitas Nasional

Identity ciri-ciri, tanda atau jati diri :erm antropologi identitas adalah sifat khas yang menerangkan dan sesuai dengan kesadaran diri pribadi, golongan sendiri, kelompok sendiri, atau negara sendiri. Nasional merupakan identitas yang melekat pada kelompok- kelompok yang lebih besar yang diikat oleh kesamaan-kesamaan, baik fisik seperti budaya, agama, dan bahasa maupun non fisik, seperti keinginan,cita-cita dan tujuan. Jadi adapun pengertian identitas sendiri adalah ciri-ciri, tanda-tanda, jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang bisa membedakannya. Identitas nasional pada hakikatnya merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan suatu bangsa dengan ciri-ciri khas. ,engan ciri-ciri khas tersebut, suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam hidup dan kehidupannya. ,iletakkan dalam konteks Indonesia, maka Identitas Nasional itu merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang sudah tumbuh dan berkembang sebelum masuknya agama-agama besar di bumi nusantara ini dalam berbagai aspek kehidupan bdari ratusan suku yang kemudian dihimpun dalam satu kesatuan Indonesia menjadi kebudayaan Nasional dengan acuan %ancasila dan roh 4hinneka :unggal Ika sebagai dasar dan arah pengembangannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ke1arganegaraan.jpg ,engan perkataan lain, dapat dikatakan bah1a hakikat identitas asional kita sebagai bangsa di dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara adalah %ancasila yang aktualisasinya tercermin dalam berbagai penataan kehidupan kita dalam arti luas, misalnya dalam %embukaan beserta UU, kita, sistem pemerintahan yang diterapkan, nilai-nilai etik, moral, tradisi, bahasa, mitos, ideologi, dan lain sebagainya yang secara normatif diterapkan di dalam pergaulan, baik dalam tataran nasional maupun internasional. %erlu dikemukaikan bah1a nilai-nilai budaya yang tercermin sebagai Identitas Nasional tadi bukanlah barang jadi yang sudah selesai dalam kebekuan normatif dan dogmatis, melainkan sesuatu yang terbuka-cenderung terus menerus bersemi sejalan dengan hasrat menuju kemajuan yang dimiliki oleh masyarakat pendukungnya. #onsekuensi dan implikasinyaadalahidentitas nasional juga sesuatu yang terbuka, dinamis, dan dialektis untuk ditafsir dengan diberi makna baru agar tetap rele&an dan funsional dalam kondisi aktual yang berkembang dalam masyarakat. #risis multidimensi yang kini sedang melanda masyarakat kita menyadarkan bah1a pelestarian budaya sebagai upaya untuk mengembangkan Identitas Nasional kita telah ditegaskan sebagai komitmen konstitusional sebagaimana dirumuskan oleh para pendiri negara kita dalam %embukaan, khususnya dalam %asal 0' UU, !-./ beserta

penjelasannya, yaitu 6%emerintah memajukan #ebudayan Nasional Indonesia 6 yang dibei penjelasan ? #ebudayan bangsa ialah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budaya rakyat Indonesia seluruhnya. #ebudayaan lama dan asli terdapat ebagi puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah seluruh Indonesia, terhitung sebagai kebudayaan bangsa. Usaha kebudayaan harus menuju ke arah kemajuan adab, budaya dan persatuan dengan tidak menolak bahan-bahan baru dari kebudayaan asing yang dapat memperkembangkan atau memperkaya kebudayaan bangsa sendiri serta mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa Indonesia 6. #emudian dalam UU, !-./ yang diamandemen dalam satu naskah disebutkan dalam %asal 0' !. Negara memajukan kebudayan Nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memeliharra dan mengembangkan nilai-nilai budaya. '. Negara menghormatio dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. ,engan demikian secara konstitusional, pengembangan kebudayan untuk membina dan mengembangkan identitas nasional kita telah diberi dasar dan arahnya, terlepas dari apa dan bagaimana kebudayaan itu dipahami yang dalam khasanah ilmiah terdapat tidak kurang dari !77 definisi sebagaimana dinyatakan oleh #roeber dan #lukhohn di tahun !-/' NASI3NA>IS"$ ,asar pembenaran #emerdekaan yaitu Negara(State) 4angsa (Nation) melahirkan paham nasionalisme*kebangsaan 4angsa 1adah kesamaan keyakinan dan cita-cita 4angsa terdiri banyak etnis * suku Nation rasa kebangsaan suatu negara senasib sepenanggungan Negara Insitusi yang sah berd. hukum internasional M $rnest 2enan (Negara 4angsa* Nation State sekelompok orang yg merasa bersatu karena kesamaan sejarah, nasib dan penderitaan juga cita-cita yang sama seperti halnya Indonesia . M $rnest 2enan menegaskan unsur dasar (contituting element) bukan SA2A tetapi hasrat untuk bersatu (the desire to be together). "isalnya, 4hinneka :unggal Ika sebagai dasar pemersatu.

N$;A2A 4AN;SA !. Identitas politik atau kep. bersama dlm sebuah 1adah.(keyakinan, ras,etnis, agama, bahasa, budaya) '. ,ean A. "iniN H Sandra " =a1ley 4angsa yang memiliki bangunan politik (political building) teritorial, pemerinthan sah, pengakuan >uar Negri, dsb. NASI3NA>IS"$ ,I IN,3N$SIA ,itandai >ahirnya M =asil %olitik $tis (abad !--'D) M :umbuhnya %aham Nasionalism M 4udi Utomo !-DB M Indische %artij !-!', Folksraad !-!A M Sumpah %emuda !-'B M %roklamasi !-./ UNSU2 K UNSU2 %$"4$N:U# I,$N:I:AS NASI3NA> M Suku 4angsa gol sosial (askriptif asal lahir), golongan, umur. M Agama sistem keyakinan dan kepercayaan M #ebudayaan pengetahuan manusia sebagai pedoman nilai,moral, das sein das sollen,dalam kehidupan aktual. M 4ahasa 4hs "elayu-penghubung (linguafranca) :U2UNAN #3NS$% NASI3NA>IS"$ A.Negara 4angsa 4. Carga Negara 5. ,asar Negara %ancasila IN:$;2ASI M Integrasi Sosial penyatu paduan kelmpok- kelompok masy. yg asalnya brbda mnjdi kelompok bsr. 5th. asimilasi, koordinasi, kerjasama, akomodasi. M %luralisme #ebudayaan %end. =eterogenitas atau ke 4hinekhaan kebudayaan yg berbeda, dengan kebudayaan suku K suku bangsa dan kelompok minoritas. M Integrasi Nasional %enyatupaduan bagian-bagian yg berbeda dari suatu masyarkat mnjdi suatu keseluruhan yg lbh utuh atau memadukan masyarakat kecil mnjdi bangsa.

M Inregrasi 4angsa kemampuan pemerintah yang semakin meningkat untuk menerapkan kekuasaannya ("ahfud ", !--0 A!) M Integrasi Nasional Saat ini M Integrasi O Societal Struktur M $konomi terpadu baik produksi, distribusi, konsumsi M Sosial 4erbeda tetapi harmonis !. daerah pemukiman. ' lembaga pendidikan 0. tempat pekerjaan .. perka1inan M 4udaya !.pada takut bahasa Indonesia '. tkt nilai dan norma terintegrasi (akulturasi) M %olitik kegiatan politik terintegrasi ,isintegrasi menunjukan ketegangan dan konflik ke empat point diatas Akankah #ita Junjung :inggi Identitas Nasional9 Atau Justru kita "erusak dan "eniadakannya9 Sekilas kata-kata diatas memang membuat tanda tanya besar dalam memaknainya. 4eribu-ribu kemungkinan yang terus melintas dibenak pikiran, untuk menja1ab sebuah pertanyaan yang membahas tentang identitas nasional. #endatipun, dalam hidup keseharian yang mencakup suatu negara berdaulat, Indonesia sendiri sudah menganggap bah1a dirinya memiliki identitas nasional. Akan tetapi pada kenyataannya negara kita ini masih merasakan kekritisan yang mengancam disintegrasi. Adapun pengertian identitas sendiri adalah ciri-ciri, tanda-tanda, jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang bisa membedakannya. 3leh karena ciri-ciri atau tanda-tanda yang terdapat dalam identitas nasional itu, suatu negara mampu menampilkan 1atak, karakteristik kebudayaan dan memperkuat rasa kebangsaan. ,an identitas nasional juga bisa dikatakan sebagai jati diri yang menjadi selogan-selogan kibaran bendera kehidupan. #arena kedudukannya yang amat penting itu, identitas nasional harus dimiliki oleh setiap bangsa. #arena tanpa identitas nasional suatu bangsa akan terombang-ambing. Namun apabila kita melihat penomena yang terjadi di masyarakat saat ini, identitas yang dimiliki bangsa kita seolah-olah telah terkikis dengan adanya pengaruh yang timbul dari pihak luar. 4udaya-budaya barat yang masuk ke negara kita ini, rasanya begitu capat di serap oleh lapisan masyarakat. "isalnya saja kita ambil contoh dalam hal berpakaian. %akaian kita pada umumnya sudah bergaya kebarat-baratan, dan secara tidak langsung kita telah mengabaikan prinsip-prinsip ajaran yang memang telah di tentukan. ,an di samping itu menjadi budaya masyarakat kita pada umumnya. "asyarakat lebih mudah mengambil budaya-budaya barat yang tidak sesuai dengan corak ketimuran. Lang pada dasarnya masih menjunjung tinggi nilai moral dan etika. Namun kenyataannya, hal itu sering kali di abaikan. ,engan melihat kenyataan ini, terlihat jelas bah1a identitas nasional telah mulai terkikis dengan datangnya budaya-budaya barat yang memang tidak sesuai dengan budaya bangsa

indonesia. >angkah kita selanjutnya adalah bagaimana caranya untuk memerangi pengikisan identitas nasional. =al pertama yang harus kita lakukan adalah menumbuhkan kembali sifat-sifat identitas nasional kedalam pribadi manusia itu sendiri. Agar timbul dalam dirinya sebuah pemahaman akan identitas nasional suatu bangsa. Lang menjadi pertanyaan kita sekarang adalah akankah kita junjung tinggi identitas nasional, atau justru kita merusak dan meniadakannya. Ja1aban akan pertanyaan ini tentu kembali kepada pribadi kita masing-masing. Sejauh mana kita mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. sumber http **tur1ahyudin.1ordpress.com

Identitas nasional pada hakikatnya merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan suatu bangsa dengan ciri-ciri khas. ,engan ciri-ciri khas tersebut, suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam hidup dan kehidupannya. ,iletakkan dalam konteks Indonesia, maka Identitas Nasional itu merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang sudah tumbuh dan berkembang sebelum masuknya agama-agama besar di bumi nusantara ini dalam berbagai aspek kehidupan dari ratusan suku yang kemudian dihimpun dalam satu kesatuan Indonesia menjadi kebudayaan Nasional dengan acuan %ancasila dan roh 4hinneka :unggal Ika sebagai dasar dan arah pengembangannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ,engan perkataan lain, dapat dikatakan bah1a hakikat identitas asional kita sebagai bangsa di dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara adalah %ancasila yang aktualisasinya tercermin dalam berbagai penataan kehidupan kita dalam arti luas, misalnya dalam %embukaan beserta UU, kita, sistem pemerintahan yang diterapkan, nilai-nilai etik, moral, tradisi, bahasa, mitos, ideologi, dan lain sebagainya yang secara normatif diterapkan di dalam pergaulan, baik dalam tataran nasional maupun internasional. %erlu dikemukaikan bah1a nilai-nilai budaya yang tercermin sebagai Identitas Nasional tadi bukanlah barang jadi yang sudah selesai dalam kebekuan normatif dan dogmatis, melainkan sesuatu yang terbuka-cenderung terus menerus bersemi sejalan dengan hasrat menuju kemajuan yang dimiliki oleh masyarakat pendukungnya. #onsekuensi dan implikasinya adalah identitas nasional juga sesuatu yang terbuka, dinamis, dan dialektis untuk ditafsir dengan diberi makna baru agar tetap rele&an dan funsional dalam kondisi aktual yang berkembang dalam masyarakat. #risis multidimensi yang kini sedang melanda masyarakat kita menyadarkan bah1a pelestarian budaya sebagai upaya untuk mengembangkan Identitas Nasional kita telah ditegaskan sebagai komitmen konstitusional sebagaimana dirumuskan oleh para pendiri negara kita dalam %embukaan, khususnya dalam %asal 0' UU, !-./ beserta penjelasannya, yaitu 6%emerintah memajukan #ebudayan Nasional Indonesia 6 yang diberi penjelasan ? #ebudayan bangsa ialah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budaya rakyat Indonesia seluruhnya. #ebudayaan lama dan asli terdapat ebagi puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah seluruh Indonesia, terhitung sebagai kebudayaan bangsa. Usaha kebudayaan harus menuju ke arah kemajuan adab, budaya dan persatuan dengan tidak menolak bahan-bahan baru dari kebudayaan asing yang dapat memperkembangkan atau memperkaya kebudayaan bangsa sendiri serta mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa Indonesia 6.

#emudian dalam UU, !-./ yang diamandemen dalam satu naskah disebutkan dalam %asal 0' !. Negara memajukan kebudayan Nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memeliharra dan mengembangkan nilai-nilai budaya. '. Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. ,engan demikian secara konstitusional, pengembangan kebudayan untuk membina dan mengembangkan identitas nasional kita telah diberi dasar dan arahnya, terlepas dari apa dan bagaimana kebudayaan itu dipahami yang dalam khasanah ilmiah terdapat tidak kurang dari !77 definisi sebagaimana dinyatakan oleh #roeber dan #lukhohn di tahun !-/' #ata IglobalisasiI diambil dari kata global, yang maknanya ialah uni&ersal. ;lobalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar definisi kerja (1orking definition), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan memba1a seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, me1ujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat. ;lobalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya aspek budaya. #ebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (&alues) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh 1arga masyarakat terhadap berbagai hal. 4aik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek keji1aan*psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek keji1aan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bah1a tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan. ;lobalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau 1orld culture) telah terlihat semenjak lama. 5ikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah $ropa 4arat ke berbagai tempat di dunia ini ( >ucian C. %ye, !-77 ). Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada a1al ke-'D dengan berkembangnya teknologi komunikasi. #ontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa. %erubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan. 5iri berkembangnya globalisasi kebudayaan

!. 4erkembangnya pertukaran kebudayaan internasional. '. %enyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism), dan kemudahan akses suatu indi&idu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya. 0. 4erkembangnya turisme dan pari1isata. .. Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain. /. 4erkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain. 7. 4ertambah banyaknya e&ent-e&ent berskala global, seperti %iala ,unia <I<A. "unculnya arus globalisme yang dalam hal ini bagi sebuah Negara yang sedang berkembang akan mengancam eksistensinya sebagai sebuah bangsa. Sebagai bangsa yang masih dalam tahap berkembang kita memang tidak suka dengan globalisasi tetapi kita tidak bisa menghindarinya. ;lobalisasi harus kita jalani ibarat kita menaklukan seekor kuda liar kita yang berhasil menunggangi kuda tersebut atau kuda tersebut yang malah menunggangi kita. "ampu tidaknya kita menja1ab tantangan globalisasi adalah bagaimana kita bisa memahami dan malaksanakan %ancasila dalam setiap kita berpikir dan bertindak. %ersolan utama Indonesia dalam mengarungi lautan ;lobal ini adalah masih banyaknya kemiskinan, kebodohan dan kesenjangan sosial yang masih lebar. ,ari beberapa persoalan diatas apabila kita mampu memaknai kembali %ancasila dan kemudian dimulai dari diri kita masing-masing untuk bisa menjalankan dalam kehidupan sehari-hari, maka globalisasi akan dapat kita arungi dan keutuhan N#2I masih bisa terjaga. 2$FI:A>ISASI %AN5ASI>A S$4A;AI %$"4$2,ALAAN I,$N:I:AS NASI3NA> Suatu bangsa harus memiliki identitas nasional dalam pergaulan internasional. :anpa national identity, maka bangsa tersebut akan terombang-ambing mengikuti ke mana angin memba1a. ,alam ulang tahunnya yang ke-7', bangsa Indonesia dihadapkan pada pentingnya menghidupkan kembali identitas nasional secara nyata dan operatif.Identitas nasional kita terdiri dari empat elemen yang biasa disebut sebagai konsensus nasional. #onsensus dimaksud adalah %ancasila, Undang-Undang ,asar !-./, Negara #esatuan 2epublik Indonesia (N#2I), dan 4hinneka :unggal Ika. re&italisasi %ancasila harus dikembalikan pada eksistensi %ancasila sebagai ideologi bangsa dan negara. #arena ideologi adalah belief system, pedoman hidup dan rumusan cita-cita atau nilai-nilai (Sergent, !-B!), %ancasila tidak perlu direduksi menjadi slogan sehingga seolah tampak nyata dan personalistik. Slogan seperti I"embela %ancasila Sampai "atiI atau I,engan %ancasila #ita :egakkan #eadilanI menjadikan %ancasila seolah dikepung ancaman dramatis atau lebih buruk lagi, hanya dianggap sebatas

instrumen tujuan. Akibatnya, kekece1aan bisa mudah mencuat jika slogan-slogan itu tidak menjadi pantulan realitas kehidupan masyarakat. #arena itu, %ancasila harus dilihat sebagai ideologi, sebagai cita-cita. "aka secara otomatis akan tertanam pengertian di alam ba1ah sadar rakyat, pencapaian cita- cita, seperti kehidupan rakyat yang adil dan makmur, misalnya, harus dilakukan bertahap. ,engan demikian, kita lebih leluasa untuk merencanakan aneka tindakan guna mencapai cita-cita itu. Selain perlunya penegasan bah1a %ancasila adalah cita-cita, hal penting lain yang dilakukan untuk mere&italisasi %ancasila dalam tataran ide adalah mencari maskot. "eski dalam hal ini ada pandangan berbeda karena dengan memeras %ancasila berarti menggali kubur %ancasila itu sendiri, namun dari sisi strategi kebudayaan adalah tidak salah jika kita mengikuti alur pikir Soekarno, jika perlu %ancasila diperas menjadi ekasila, ;otong 2oyong. "ungkin inilah maskot yang harus dijadikan dasar strategi kebudayaan guna penerapan %ancasila. %endeknya, ketika orang enggan menyebut dan membicarakan %ancasila, ;otong 2oyong dapat dijadikan maskot dalam rangka re&italisasi %ancasila. #$:$2#AI:AN I,$N:I:AS NASI3NA> ,$N;AN IN:$;2ASI NASI3NA> IN,3N$SIA 4erbagai peristi1a sejarah di negeri ini telah menunjukkan bah1a hanya persatuan dan kesatuanlah yang memba1a negeri Indonesia ini menjadi negeri yang besar. 4esarnya kerajaan Sri1ijaya dan "ajapahit tidaklah mengalami proses kejayaan yang cukup lama, karena pada 1aktu itu persatuan cenderung dipaksakan melalui ekspansi perang dengan menundukkan Negara- Negara tetangga. Sangat berbeda dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia !A Agustus !-./ yang sebelum proklamasi tersebut telah didasari keinginan kuat dari seluruh elemen bangsa Indonesia untuk bersatu dengan me1ujudkan satu cita-cita yaitu bertanah air satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia dan menggunakan bahasa melayu sebagai bahasa persatuan (Sumpah %emuda 'B 3ktober !-'B) ,ilihat dari banyak ragamnya suku, bangsa, ras, bahasa dan corak budaya yang ada membuat bangsa ini menjadi rentan pergesekan, oleh karena itu para pendiri Indonesia telah menciptakan %ancasila sebagai dasar bernegara. ,ilihat dari bentuknya %ancasila merupakan pengalaman sejarah masa lalu untuk menuju sebuah cita-cita yang luhur. %ancasila dilambangkan seekor burung ;aruda yang mana burung tersebut dalam kisah pe1ayangan melambangkan anak yang berjuang mencari air suci untuk ibunya, sedangkan pita bertuliskan 4hineka :unggal Ika berartikan berbeda tetapi tetap satu. #emudian tergantung di dada burung tersebut sebuah perisai yang mana biasanya perisai adalah alat untuk menahan serangan perang pada jaman dulu, jadi kalau diartikan untuk menjaga integritas bangsa Indonesia baik itu ancaman dari dalam maupun dari luar yaitu dengan menggunakan perisai yang didalam nya terkandung lima sila.

,alam pidato bahasa Inggris di Cashington Sukarno telah mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari bangsa Amerika yang mana Sukarno pada 1aktu itu mengenalkan ideologi Indonesia yaitu %ancasila. %anca berarti >ima dan sila berarti landasan atau dasar yang mana dasar pertama Negara Indonesia ini dalah berdasar #etuhanan, kedua berdasar #emanusiaan, ketiga persatuan , dan keempat adalah demokrasi, serta kelima adalah keadilan social. Seringkali bangsa kita ini mengalami disintegrasi dan kemudian bersatu kembali konon kata beberapa tokoh adalah berkat kesaktian %ancasila. Sampai pemerintah juga menetapkan hari kesaktian pancasila tanggal ! 3ktober. =al ini menunjukan bah1a sebenarnya %ancasila hingga saat ini masih kuat rele&ansinya bagi sebuah ideology Negara seperti Indonesia ini. Untuk itu dengan perkataan lain, dapat dikatakan bah1a hakikat identitas asional kita sebagai bangsa di dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara adalah %ancasila yang aktualisasinya tercermin dalam berbagai penataan kehidupan kita dalam arti luas, misalnya dalam %embukaan beserta UU, kita, sistem pemerintahan yang diterapkan, nilai-nilai etik, moral, tradisi, bahasa, mitos, ideologi, dan lain sebagainya yang secara normatif diterapkan di dalam pergaulan, baik dalam tataran nasional maupun internasional.

d"nes a +s Mala,s a- !engketa ! a%a .ang le) h Mela,u


3pinion Add comments 4$2I:A-berita 6pertarungan? Indonesia-"alaysia kini bak tiada habisnya. Sepertinya, setiap sekian minggu akan muncul di berbagai media cetak dan elektronik Indonesia kisah-kisah keagresifan dan ketamakan Negeri Jiran tersebut. "ulai dari perlakuan 2$>A terhadap Carga Negara Indonesia, dipatenkannya batik oleh perusahaan "alaysia, situs blog ihateindon.blogspot.com, dan yang terkini, kolektor-kolektor "alaysia dituduh oleh Asosiasi :radisi >isan (A:>) melakukan pencurian naskah-naskah kebudayaan "elayu di Nusantara. Seperti kita ketahui bersama, goresan a1al dari konflik antara dua nasion ini terletak pada menangnya "alaysia dalam kontes siapa yang boleh memiliki dua pulau Sipadan dan >igitan. #elanjutan dari peristi1a tersebut adalah minggu-minggu tegang di perairan Ambalat yang puncaknya adalah 6tabrakan? antara dua kapal perang masing-masing dari kedua negara. ,i sisi lain, tak bisa dilepaskan juga dari memori kita peristi1a eksodus besar-besaran buruh migran Indonesia ke Nunukan, sebuah kota kecil perbatasan di #alimantan :imur. "enariknya, masalah representasi "alaysia di Indonesia ini sebenarnya bergerak dari berbagai faktor yang sama sekali a1alnya tak berhubungan, namun secara bersamaan menunjukkan adanya cacat besar pada nasionalisme masingmasing negeri. ,an ini tampaknya tak disadari oleh banyak pihak. 4eberapa 1aktu lalu, "ajalah :empo terbit dengan judul 6$ncik "aunya Apa9?. :ulisan ini berupaya mengidentifikasi faktor-faktor tersebut. $r s s La%angan Pekerjaan #asus-kasus kekerasan yang dialami oleh 1arga negara Indonesia di "alaysia yang diberitakan akhir-akhir ini sebenarnya adalah sebuah gejala dari sebuah persoalan yang cukup signifikan di "alaysia dan Indonesia. 4anyak 1arga "alaysia, terutama dari etnik "elayu, yakin bah1a orang Indonesia hanyalah sumber masalah, pelaku 6jenayah? alias tindak kriminal, dan lain sebagainya. 4erita-berita di koran-koran sensasional "alaysia juga memperkuat kesan ini dengan menghubungkan kasus-kasus kriminal yang tak terselesaikan dengan keberadaan buruh migran Indonesia. "engapa representasi 6Indon+Jenayah? menjadi kuat di "alaysia9 Salah satu alasannya adalah adanya !,/ juta buruh migran Indonesia dari total ' jutaan buruh migran di seluruh "alaysia. Negeri Jiran ini sendiri berpenduduk sekitar '0 juta, artinya buruh migran Indonesia bisa mencapai !DP jumlah populasi de1asa "alaysia. 2epresentasi 6Indon+Jenayah? kemudian sangat jelas adalah cerminan dari kompetisi lapangan pekerjaan di "alaysia, di mana banyak 1arga "alaysia, terutama dari etnik "elayu, merasa tersingkirkan.

"enurut "ajalah $conomist, angka pengangguran di "alaysia mencapai 0,/ persen, jauh di ba1ah Indonesia yang mencapai -,B persen. Namun banyaknya anggota aktif 2$>A, milisi binaan #ementrian =al $h1al ,alam Negeri, menunjukkan banyaknya 1arga "alaysia yang tersingkir dalam pasar tenaga kerja. 4elakangan, %emerintah "alaysia memutuskan untuk membayar 2" . dan menurut #omandan 2ela ,atuk Qaidon Asmuni, anggota 2$>A bekerja setidaknya B jam sehari tanpa lembur. 4ukan sesuatu yang baru di dunia ini, para pengangguran dibujuk untuk masuk ke dalam milisi buatan pemerintah. Indonesia juga telah melakukan hal yang sama dengan pembentukkan #amra dan Satpol %%, dengan tugas-tugas dan terkadang kebrutalan yang sama. #embali mengenai !,/ juta buruh migran Indonesia di "alaysia, sumber utama dari fakta ini adalah ketidakmampuan ekonomi Indonesia dalam menyediakan lapangan pekerjaan dengan pendapatan yang layak. Sebagian besar buruh migran Indonesia berasal dari 1ilayah-1ilayah semi perkotaan semi pedesaan, 1ilayah-1ilayah dimana ekonomi pedesaan masih mendominasi sementara pertumbuhan penduduk dan tempat tinggalnya sudah perkotaan. #ota-kota kecil di Ja1a adalah daerah asal sebagian besar buruh migran, di mana lapangan pekerjaan tidak lagi memadai untuk angkatan kerjanya. ,i sisi lain, pemerintah Indonesia menyadari benar besarnya pendapatan masuk yang dapat diperoleh dari buruh migran. Ini yang membuat 6ekspor? buruh migran menjadi bagian dari 6strategi? pendapatan nasional. Ini bisa kita lihat dari spanduk-spanduk 6Selamat ,atang %ahla1an ,e&isa? di berbagai bandara internasional Indonesia, dan keberadaan terminal khusus buruh migran di 4andara Soekarno =atta. ,aripada membangun industri nasional yang menyerap tenaga kerja dengan upah yang layak, pemerintah memilih mendapatkan de&isa dari 6ekspor? tenaga kerja. Tekanan terhada% Rej m UMN/ <aktor lainnya yang turut mendorong pertarungan ini adalah tekanan terhadap kekuasaan U"N3 dari berbagai elemen masyarakat. U"N3 merupakan organisasi politik yang berdiri untuk mendapatkan perlindungan-perlindungan khusus etnis "elayu dalam berhadapan dengan etnis India dan 5ina. Sejarah perkembangan U"N3 sendiri adalah kelanjutan dari organisasi serupa yang meminta hak-hak khusus tersebut dari pemerintah kolonial Inggris. #etika sebagian besar etnis 5ina bersimpati dengan gerakan kemerdekaan yang dipimpin oleh pemberontakkan %artai #omunis "alaya, pemerintah kolonial Inggris memberikan konsesi kemerdekaan kepada elit "elayu. :untutan-tuntutan demokratik yang dikumandangkan mulai menggerogoti legitimasi kekuasaan U"N3. 4elakangan ini "alaysia mengalami demonstrasi-demonstrasi besar yang menuntut kebebasan demokratis yang lebih luas dalam bentuk %emilihan Umum yang bersih. #alangan minoritas, seperti etnik keturunan India, juga melakukan aksi-aksi protes untuk mengedepankan kepentingan mereka yang selama ini yang berada di ba1ah diskriminasi pro-"elayu. ,alam posisi demikian, U"N3 berupaya untuk memperkuat legitimasinya dengan mencari dukungan dari etnis "elayu. ,i sinilah pemerintah yang didominasi U"N3

mencoba menegaskan peran mereka sebagai pelindung etnis "elayu. %emerintah mulai mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang secara &isual dapat dianggap melindungi etnis "elayu, ini juga yang menjelaskan mengapa begitu banyak 1e1enang yang diberikan kepada 2$>A. #edua, adanya kecenderungan untuk membentuk identitas nasional yang mendukung kesan tersebut. !engketa Nas "nal sme ,i tengah sebuah dorongan untuk melegitimasi pemerintahan yang berlandaskan diskriminasi pro "elayu, sangat 1ajar jika akan muncul dorongan-dorongan lain untuk melegitimasi ke-"elayu-an "alaysia. Seperti halnya nasionalisme Indonesia pada masa kini, nasionalisme "alaysia merupakan nasionalisme resmi yang didesakkan oleh elit sebagai reaksi terhadap nasionalisme popular yang berlandaskan gerakan sosial untuk kemerdekaan. Nasionalisme resmi sangat mengandalkan klaim-klaim masa lalu, mencaricari di dalam tradisi hal-hal yang mengesahkan sebuah masyarakat adalah sebuah bangsa yang sudah ada dari dahulu kala. ,alam kasus "alaysia, memang hal tersebut terkait juga dengan industri pari1isata yang mengandalkan identitas keunikan sebagai elemen pemasarannya. Ini membuat adanya semacam insentif untuk me1ujudkan identitas tersebut dengan menggunakan misalnya lagu 62asa Sayange? ataupun dipatenkannya batik "alaysia. %ersoalannya kemudian, Indonesia sebagai negeri yang bertetangga dengan "alaysia juga memiliki pengaruh kebudayaan "elayu yang sangat kuat, bahkan menggunakan bahasa "elayu sebagai bahasa nasional. Nasionalisme Indonesia juga tak kalah resminya dengan nasionalisme "alaysia. Sebagian besar orang Indonesia telah 6didoktrin? dengan kebanggaan nasional yang berlandaskan pada klaim-klaim masa silam, termasuk juga elemen-elemen kebudayaan seperti lagu 62asa Sayange? dan seni membatik. Jika seluruh elemen kebudayaan "elayu sudah diklaim oleh "alaysia, apalagi yang dimiliki Indonesia yang bisa diklaim sebagai akar dari bangsa Indonesia9 Sengketa Indonesia-"alaysia sebenarnya menunjukkan bah1a nasionalisme yang dominan baik di Indonesia dan "alaysia sebenarnya tidak memiliki dasar apa-apa untuk masa depan. #laim berdirinya bangsa "alaysia dan Indonesia hanyalah fantasi tentang masa lampau, itulah sebabnya akan selalu muncul konflik di antara kedua negeri.MMM :echnorati :ags Indonesia, "alaysia, Nationalism