Anda di halaman 1dari 45

This Presentation was arranged by Tri Hendarto Fajar Nugroho TNU.IV.11.10.

335

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Sistem kelistrikan bandara adalah segala sesuatu yang menyangkut distribusi listrik pada suatu bandara dari supply listrik seperti PLN atau Generator menuju ke semua peralatan yang membutuhkan tenaga listrik di bandar udara. Sistem listrik bandara berbeda dengan sistem listrik PLN karena pada sistem listrik PLN dihasilkan kestabilan tegangan sedangkan pada listrik bandara dihasilkan kestabilan arus. Perbedaan ini dikarenakan sebagian besar peralatan yang ada di bandara membutuhkan supply arus yang konstan.

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Sebagai penyedia jasa penerbangan harus memperhatikan aspek aspek yang ada pada bandar udara. Salah satu aspek yang penting dan vital adalah sistem kelistrikan bandara yang berbeda dengan sistem kelistrikan yang digunakan oleh perusahaan listrik negera. Sehingga perlu dilakukan pembelajaran mengenai sistem kelistrikan pada Bandar Udara untuk mencetak tenaga tenaga ahli dalam bidang listrik bandara.

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Sumber Daya Listrik

Sumber Daya Primer - PLN

Sumber Daya Sekunder - Generator - Batterai

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

2 menit 0 detik 15 detik

Waktu power transfer


Mendekati 0 detik 1 detik 10 detik

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Generator UPS

Back Up Daya

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Generator UPS

Back Up Daya
Klik pada UPS atau Generator untuk info lebih lanjut

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

Bagian bagian Generator


Rangka stator Jangkar Terminal Komutator Ujung pelindung Komutator

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Ujung pelindung Penggerak

Sepatu Kutup

Pemegang sikat dan sikat arang

Kumparan Medan

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Rotor : Berputar (bergerak) Stator : Diam

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Pembangkit tegangan dibagi berdasarkan 2 cara yaitu : 1. Menggunakan cincin seret 2. Menggunakan komutator

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Distribusi Daya

Adalah penyaluran tenaga listrik dari sumber (pembangkit) ke pemakai (user)

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Desig n

Sumbe r

Jenis dan komposis i kabel

Sistem isolasi

Instalasi dan pengama nan

Groun ding

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

Transformer
1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Konduktor

MDS / DS

Perangkat Distribusi
ACOS Fuse CB

Feeder

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik
Titik Lampu

SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Secara Horisontal

Titik Lampu

Stop Kontak

Genset
Fire alarm

Starter Motor

Mesin Motor Saklar Titik Lampu

TM
Panel penerangan/LT PLN Meteran
Stabilisator

Fire Fire alarm alarm panel

Panel Induk/mdp ( main distribution )

Jalur ke Lantai atas

Contoh Skema diagram Distribusi Daya Pada Suatu Bandar Udara

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Ventilasi Ruangan Akses keperalatan Kelembaban Ruangan Penempatan Keamanan peralatan harus Pencahayaan memperhatikan Komunikasi hal berikut : Instalasi Peralatan

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Pemasangan jaringan listrik memiliki 2 tipe yang umum di gunakan yaitu secara Seri dan Paralel.

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Pemasangan jaringan listrik memiliki 2 tipe yang umum di gunakan yaitu secara Seri dan Paralel.

Klik disini untuk kelebian dan kekurangan rangkaian Seri dan Paralel

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

Rangkaian Seri
1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

Rangkaian Paralel
Kelebihan Biaya instal rendah Lebih effisien Rangkaian lebih familiar Kekurangan Intensitas Berkurang Butuh banyak ground Kegagalan Ground susah ditemukan

Kelebihan Intesitas Sama Konduktor tunggal Single ground Kekurangan Biaya lebih mahal Effisiensi rendah Open Circuit disemua rangkaian Tempat error susah di tentukan

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

Sistem Pentanahan
1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

Sistem Pentanahan
1. Pendahuluan a. Pengertian b. Tujuan 2. Supply Listrik a. Sumber Daya b. Waktu Transfer Daya c. Peralatan Back up daya d. Distribusi Daya 3. Penempatan Peralatan 4. Instalasi rangkaian 5. Sistem grounding

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

Apa itu UPS ? *#%$


1. Pengertian 2. Fungsi 3. Jenis Jenis UPS a. Prinsip kerja b. Bentuk Gelombang 4. Cara Kerja 5. Pemilihan UPS

Uninterruptible Power Supply (UPS) merupakan peralatan listrik yang dapat mengurangi gangguangangguan kelistrikan serta dapat memberikan daya listrik sementara pada saat listrik utama/PLN padam.

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pengertian 2. Fungsi 3. Jenis Jenis UPS a. Prinsip kerja b. Bentuk Gelombang 4. Cara Kerja 5. Pemilihan UPS

1. Memberikan energi listrik sementara ketika terjadi kegagalan daya pada listrik utama (PLN) dan memberikan kesempatan untuk segera menghidupkan Genset. 2. Memberikan kesempatan untuk segera melakukan back up data dan mengamankan Operating System (OS). 3. UPS secara otomatis dapat melakukan stabilisasi tegangan ketika terjadi perubahan tegangan pada input sehingga tegangan output yang digunakan oleh sistem berupa tegangan yang stabil.

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pengertian 2. Fungsi 3. Jenis Jenis UPS a. Prinsip kerja b. Bentuk Gelombang 4. Cara Kerja 5. Pemilihan UPS

Jenis UPS
Prinsip Kerja Bentuk Gelombang UPS Sinwave UPS NonSinwave

UPS Offline UPS Online

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

UPS OFFLINE
1. Pengertian 2. Fungsi 3. Jenis Jenis UPS a. Prinsip kerja b. Bentuk Gelombang 4. Cara Kerja 5. Pemilihan UPS

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

UPS ONLINE
1. Pengertian 2. Fungsi 3. Jenis Jenis UPS a. Prinsip kerja b. Bentuk Gelombang 4. Cara Kerja 5. Pemilihan UPS

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pengertian 2. Fungsi 3. Jenis Jenis UPS a. Prinsip kerja b. Bentuk Gelombang 4. Cara Kerja 5. Pemilihan UPS

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

Cara Kerja UPS


1. Pengertian 2. Fungsi 3. Jenis Jenis UPS a. Prinsip kerja b. Bentuk Gelombang 4. Cara Kerja 5. Pemilihan UPS

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Pengertian 2. Fungsi 3. Jenis Jenis UPS a. Prinsip kerja b. Bentuk Gelombang 4. Cara Kerja 5. Pemilihan UPS

Dalam pemilihan UPS harus memperhatikan : 1. Tujuan 2. Daya yang dibutuhkan 3. Tipe yang akan diterapkan 4. Testing ( keamanan, ketersediaan, perbaikan)

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS

Sistem Baterai

Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Apa itu baterai ? 2. Bahan baterai 3. Komponen baterai Alkaline 4. Perbandingan baterai 5. Aplikasi peralatan 6. Baterai pintar

Apa itu Battery?

consumer salt bridge

oxidation at zinc anode

ZnSO4 Half Cell I

CuSO 4

reduction at copper cathode

Half Cell II

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS

Sistem Baterai

Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Apa itu baterai ? 2. Bahan baterai 3. Komponen baterai Alkaline 4. Perbandingan baterai 5. Aplikasi peralatan 6. Baterai pintar

Zinc Carbon Alkaline Mercury Oxide Nickel Cadmium Lithium

Lithium Ion
Lithium Ion Polymer

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS

Sistem Baterai

Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Apa itu baterai ? 2. Bahan baterai 3. Komponen baterai Alkaline 4. Perbandingan baterai 5. Aplikasi peralatan 6. Baterai pintar

Komponen baterai Alkaline Magnesium tipe AA

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS

Sistem Baterai

Sistem Keamanan Daerah Listrik

Perbandingan penggunaan bahan baterai


1. Apa itu baterai ? 2. Bahan baterai 3. Komponen baterai Alkaline 4. Perbandingan baterai 5. Aplikasi peralatan 6. Baterai pintar

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS

Sistem Baterai

Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Apa itu baterai ? 2. Bahan baterai 3. Komponen baterai Alkaline 4. Perbandingan baterai 5. Aplikasi peralatan 6. Baterai pintar

Digunakan pada peralatan

Dan lain - lain

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS

Sistem Baterai

Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. Apa itu baterai ? 2. Bahan baterai 3. Komponen baterai Alkaline 4. Perbandingan baterai 5. Aplikasi peralatan 6. Baterai pintar

Dapat melakukan : 1. Pembacaan kapasitas total dan sisa secara real time 2. Memanagemen penggunaan baterai menjadi lebih hemat 3. Menampilkan kondisi baterai 4. Mendiagnosa kerusakan baterai

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Pengertian Kewajiban teknisi Protective Gear Peralatan pengaman Pengaman dari Jatuh Pengaman dari Hazard

Setiap pegawai atau teknisi bandar udara yang bekerja dilapangan dan mengahadapi secara langsung peralatan elektronika wajib memahami sistem keamanan daerah listrik. (OPNAV P-45-117-6-98) Sistem keamanan daerah listrik digunakan sebagai panduan dalam melakukan pekerjaan disekitar area yang memiliki potensi tegangan tinggi dan atau arus yang tinggi.

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Pengertian Kewajiban teknisi Protective Gear Peralatan pengaman Pengaman dari Jatuh Pengaman dari Hazard

Teknisi harus melaksanakan : 1. Pelatihan dalam prosedur bahaya 2. Pelatihan penanganan korban kecelakaan kerja

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

Protective Gear
1. 2. 3. 4. 5. 6. Pengertian Kewajiban teknisi Protective Gear Peralatan pengaman Pengaman dari Jatuh Pengaman dari Hazard

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

Peralatan Pengaman
1. 2. 3. 4. 5. 6. Pengertian Kewajiban teknisi Protective Gear Peralatan pengaman Pengaman dari Jatuh Pengaman dari Hazard

Body Belt

Pole Climbing Strap

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

Pengaman dari jatuh


1. 2. 3. 4. 5. 6. Pengertian Kewajiban teknisi Protective Gear Peralatan pengaman Pengaman dari Jatuh Pengaman dari Hazard

Live Line Tools

SISTEM KELISTRIKAN BANDAR UDARA


Sistem Kelistrikan Sistem UPS Sistem Baterai Sistem Keamanan Daerah Listrik

Pengaman dari Hazard


1. 2. 3. 4. 5. 6. Pengertian Kewajiban teknisi Protective Gear Peralatan pengaman Pengaman dari Jatuh Pengaman dari Hazard