Anda di halaman 1dari 11

GAMBARAN UMUM AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

Disusun oleh : Angga Dwi Saput o &hani' Ri()i*ati !"#"$"%$ !"#+%"#,

!AKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNI-ERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA %"+,

O ganisasi Se.to Pu/li. +0+ Penge tian O ganisasi Se.to Pu/li. Organisasi sektor publik adalah sebuah entitas ekonomi yang menyediakan barang dan/atau jasa publik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bukan untuk mencari keuntungan finansial. Organisasi sektor publik memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1. Dijalankan tidak untuk mencari keuntungan finansial. 2. Dimiliki secara kolektif oleh publik. 3. !. epemilikan atas sumber daya tidak digambarkan dalam bentuk saham yang dapat diperjualbelikan. eputusan-keputusan yang terkait kebijakan maupun operasi didasarkan pada konsensus. "ebagai entitas ekonomi organisasi sektor publik tetap mempunyai kesamaan dengan entitas bisnis lainnya. #eberapa kesamaannya adalah : a. eduanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam sebuah sistem perekonomian nasional yang secara bersama-sama menggunakan sumber daya $ finansial% modal% maupun manusia& dalam sistem perekonomian tersebut. b. eduanya sama-sama meghadapi sumber daya ekonomi yang terbatas untuk mencapai tujuan-tujuannya. c. eduanya mempunyai pola manajemen keuangan yang sama yang dimulai dengan perencanaan sampai pengendalian di masa penggunaan akuntansi menjadi kebutuhan dalam hal ini. d. e. Dalam beberapa hal% keduanya mempunyai output produk yang sama. edua sektor terikat pada peraturan perundangan dan ketentuan hukum lain yang disyaratkan.

+0% Pe /e1aan anta a Se.to Pu/li. 1engan Se.to Swasta "ecara umum beberapa perbedaan antara organisasi sektor publik dengan perusahaan adalah sebagai berikut : a. 'ujuan organisasi (erusahaan komersial bertujuan memaksimalkan kesejahteraan pemegang saham melalui penciptaan keuntungan% sedangkan organisasi sektor publik bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan. b. "umber-sumber pendanaan (erusahaan komersial didanai melalui hasil operasi perusahaan bersangkutan% selain in)estasi dari pemegang saham. "ementara organisasi sektor publik mendanai operasinya tidak melalui laba operasi% tetapi melalui cara khusus berupa sumbangan atau donasi yang bersifat sukarela. c. (eraturan perundangan Organisasi sektor publik khususnya lembaga pemerintah harus melakukan akti)itasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. "edangkan bagi perusahaan komersial mereka bisa memilih akti)itas yang akan dilakukan atau produk yang akan dibuat berdasarkan pertimbangan untung dan rugi. Dapat juga secara singkatnya perbedaan sifat dan karakteristik organisasi sektor publik dengan sektor s*asta adalah seperti berikut ini : Pe /e1aan 'ujuan Organisasi "umber pendanaan Se.to Pu/li. +onprofit moti)e (ajak% retribusi% utang% obligasi pemerintah% laba #,-+/#,-D% penjualan aset negara% dsb. Se.to Swasta (rofit moti)e (embiayaan internal : -odal sendiri% laba ditahan% penjualan akti)a. (embiayaan eksternal: utang bank% obligasi% penerbitan saham (ertanggungja*aban kepada (ertanggungja*aban kepada masyarakat $publik& dan pemegang saham dan kreditor parlemen $D(./D(.D&

(ertanggungja*aban

"truktur Organisasi

/leksibel : datar% piramid% lintas fungsional% dsb. arakteristik anggaran 'erbuka untuk publik 'ertutup untuk publik "istem akuntansi 0ash 1ccounting 1ccrual 1ccounting +0# Se2a ah O ganisasi Se.to Pu/li. 1ala3 Pe spe.ti' A.untansi "ejarah organisasi sektor publik telah dimulai sejak ribuan tahun yang lalu. #ahkan% dalam bukunya% 2ernon arn $1343& mengilustrasikan keberadaan praktik akuntansi sektor publik sejak ribuan tahun sebelum masehi. #ukti sejarah mengindikasikan bah*a praktik sistem pencatatan telah ada sejak 5aman mesir kuno. "aat itu pemerintahan -esir tersusun atas distrik-distrik yang dipimpin oleh gubernur yang bertugas menyimpan kekayaan setiap distrik sebagai dasar pemungutan pajak. (ada masa #abilonia praktik pencatatan telah dilakukan dalam berbagai kegiatan untuk menghasilkan pendapatan dan produksi. Di masa 6unani% pemerintahan yang berkuasa membagi secara adil berbagai sumber pendapatan yang diterima. -ereka telah mengembangkan berbagai metode pencatatan barang yang berharga. (ada masa .oma% praktik akuntansi berguna untuk mendukung mekanisme pajak yang dilakukan oleh semua pejabat% baik gubernur maupun kekaisaran. (raktik pencatatan transaksi keuangan di 7enoa pada akhir abad 1! merupakan bukti transaksi keuangan antarpemerintahan yang berkuasa dan rakyat. (ada a*al abad 18% kekuatan perekonomian bergeser dari 9talia ke 9nggris% dimana filosofi ekonomi merkantilisme bertahan selama dua abad berikutnya. (ada masa ini proses pelaporan dikembangkan lebih rinci terutama untuk tenaga kerja% metode produksi% tipe dan kualitas barang yang diproduksi% harga penjualan dan metode pemasaran. (ada akhir abad 14% terjadi perubahan mendasar dalam aturan bisnis. 9nisiatif indi)idu menjadi lebih dihargai dan diberi peluang seluas-luasnya. 1kibatnya% re)olusi industri muncul di 9nggris. ejadian ini menunjukkan bah*a perkembangan akuntansi keuangan dan biaya di perusahaan lebih dipicu oleh perkembangan praktik akuntansi sektor publik. (raktik akuntansi sektor publik dapat dikatakan berkembang lebih lambat di abad ke-13 dan 2:. 9nterpretasi yang salah mulai muncul dengan menyamakan akuntansi sektor publik sebagai proses pencatatan penarikan pajak yang dipungut pihak pemerintah.

#irokratis% kaku% dan hierarkis

+0, 4enis54enis O ganisasi Se.to Pu/li. "ecara garis besar jenis-jenis organisasi sektor publik dapat dibagi menjadi 3 yaitu : 1. 9nstansi (emerintah 9nstansi (emerintah merupakan bagian organisasi sektor publik yang berbentuk instansi pemerintah. 2. Organisasi +irlaba -ilik (emerintah Organisasi +irlaba -ilik (emerintah merupakan bagian sektor publik yang bentuknya bukan instansi pemerintah tetapi dimiliki oleh pemerintah. 3. Organisasi +irlaba -ilik "*asta Organisasi +irlaba -ilik "*asta merupakan bagian organisasi sektor publik yang dimiliki dan dikelola oleh pihak s*asta. #erikut ini beberapa penjelasan mengenai organisasi sektor publik : (emerintah 1. (emerintah (usat (emerintah pusat adalah presiden .9 yang memegang kekuasaan pemerintahan +egara sebagaimana dimaksud dalam ,,D 13!8 serta meliputi lembaga tinggi +egara yang ada di 9ndonesia. #eberapa lembaga tinggi +egara yang dimaksud antara lain : (residen .epublik 9ndonesia% -(.% D(.% D(D% #( % ementerian +egara. 2. (emerintah Daerah (emerintah daerah adalah gubernur% bupati% atau *alikota% dan perangkat daerah sebagai unsur penyelanggara pemerintahan daerah.

,ni)ersitas ,ni)ersitas merupakan salah satu bentuk perguruan tinggi selain akademi% politeknik% dan institut. (ihak penyelenggara uni)ersitas dapat dibedakan menjadi : 1. (emerintah adalah pihak yang menyelenggarakan uni)errsitas negeri $ uni)ersitas milik pemerintah&. 2. -asyarakat adalah pihak yang menyelenggarakan uni)ersitas s*asta. .umah "akit #erdasarkan kepemilikannya% rumah sakit dapat dibedakan menjadi ; 1. .umah "akit -ilik (emerintah a. .umah "akit -ilik (emerintah yang 'idak Dipisahkan .umah sakit milik pemerintah adalah rumah sakit yang dimiliki oleh kekayaan pemerintah. 0ontoh : .",D #anyumas dan .",D 'angerang. b. .umah "akit -ilik (emerintah yang Dipisahkan .umah "akit -ilik (emerintah yang Dipisahkan adalah rumah sakit yang dimiliki oleh kekayaan pemerintah yang dipisahkan%contohnya #adan ,saha -ilik +egara. #eberapa #,-+ yang memiliki rumahs sakit adalah (ertamina% (' 1neka 'ambang. 2. .umah "akit #erbentuk #adan <ayanan ,mum $#<,& #<, adalah instansi di lingkungan pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produkti)itas. 0ontoh : .umah "akit 0ipto -angunkusumo% .umah "akit =antung >arapan ita% .umah "akit >asan "adikin #andung dll. 3. .umah "akit "*asta

.umah "akit "*asta adalah rumah sakit yang dimiliki oleh perorangan atau badan hukum. 6ayasan 6ayasan adalah suatu badan hukum yang mempunyai maksud dan tujuan bersifat sosial% keagamaan% dan kemanusiaan yang didirikan dengan memperhatikan persyaratan formal yang ditentukan dalam undang-undang. (artai (olitik -enurut ,, +o 2 tahun 2::4% partai politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok ?+9 secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan citacita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota% masyarakat% bangsa% dan +egara% serta memelihara keutuhan + .9 berdasarkan (ancasila dan ,,D 13!8. A.untansi Se.to Pu/li. %0+ De'inisi 1an Tu2uan A.untansi Se.to Pu/li. 1kuntansi "ektor (ublik didefinisikan sebagai mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga lembaga tinggi negara dan departemen-departemen di ba*ahnya% pemerintah daerah% #,-+% #,-D% <"- dan yayasan sosial% maupun pada proyek-proyek kerja sama sektor publik dan s*asta. "edangkan tujuan dari akuntansi sektor publik adalah sebagai berikut: 1. -emberikan informasi yang diperlukan untuk mengelola secara tepat% efisien% dan ekonomis atas suatu operasi dan alokasi sumber daya yang dipercayakan kepada organisasi. 'ujuan ini terkait dengan pengendalian manajemen (management control). 2. -emberikan informasi yang memungkinkan bagi manajer untuk melaporkan pelaksanaan tanggungja*ab mengelola secara tepat dan efektif program dan penggunaan sumber daya yang menjadi *e*enangnya; dan memungkinkan bagi pega*ai pemerintah untuk melaporkan kepada publik atas hasil operasi pemerintah dan penggunaan dana publik. 'ujuan ini terkait dengan akuntabilitas (accountability). %0% Ruang Ling.up O ganisasi Se.to Pu/li.

"ecara teoritis% 1kuntansi "ektor (ublik merupakan bidang akuntansi yang mempunyai ruang lingkup lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen di ba*ahnya% pemerintahan daerah% yayasan% partai politik% perguruan tinggi% dan organisasiorganisasi nonprofit lainnya. Organisasi sektor publik dapat dibatasi dengan organisasi-organisasi yang menggunakan dana masyarakat% sehingga perlu melakukan pertanggungja*aban ke masyarakat.

%0# Pe .e3/angan A.untansi Se.to Pu/li. "ecara ringkas perkembangan akuntansi sektor publik dapat kita jelaskan sebagai berikut : a. 'ahun 1382 (ada tahun ini lah istilah sektor publik pertama kali digunakan% dimana pada *aktu itu sektor publik sering dikaitkan sebagai bagian dari manajemen ekonomi makro yang terkait dengan pembangunan dan lembaga pelaksana pembangunan. b. 'ahun 13@:-an (ada tahun 13@:-an muncul adanya kritikan dan serangan dari pendukung teori pembangunan radikal c. 'ahun 134:-an (ada tahun ini reformasi sektor publik dilakukan di +egara-negara industri maju sebagai ja*aban atas berbagai kritikan yang ada. d. -uncul isu bah*a akuntansi sektor publik di negara berkemang mengalami kebangkrutan 1nggapan ini tidak sepenuhnya benar% karena meskipun *aktu itu kinerja sektor publik dinilai buruk namun hal tersebut tidak dialami oleh semua negara berkembang. e. 1kuntansi sektor publik berkembang pesat ontribusi sektor publik dapat memantau pembangunan nasional dan stabilitas publik. Oleh karena itu perbaikan kinerja sektor publik terus dilakukan agar dapat tercipta good publik and corporate govermance. "eiring dengan perbaikan sektor publik% akuntansi publik pun menunjukan kesan ingin mempertanyakan kembali peran sektor publik dalam pembangunan.

ikut berkembang dengan pesat. >al ini tampak pada dua dasa*arsa terakhir% istilah Aakuntabilitas publik% value for money% reformasi sektor publik% pri)atisasi% good publik governance.B yang begitu cepat masuk ke kamus sektor publik. %0, Titi. K itis 1ala3 P a.ti. A.untansi Se.to Pu/li. -elihat pentingnya reformasi akuntansi% penerapan perspektif organisasi atau yang dikenal dengan menemukan kembali pemerintahan% harus dilandasi dengan menemukan kembali peranan akuntansi. (raktik akuntansi sektor publik $(enlebury% 1332& di 9ndonesia mempunyai empat titik kritis sebagai berikut:

1. (raktik (ertanggungja*aban 1kuntansi yang <ayak (rosedur penghasilan dan pembayaran dari pusat pertanggungja*aban organisasi sektor publik dapat dilakukan dengan pemenuhan otorisasi% baik dari D(./D(.D atau komisaris. 2. (rinsip #ruto "eluruh penghasilan dibayarkan bruto% dan biaya yang terjadi dibebankan sebagai pengurang penghasilan dan harus dilaporkan secara lengkap ke setiap pusat pertanggungja*aban yang terkait. 3. (eriodikal "emua pengeluaran harus dipertanggungja*abkan per periode% sehingga otorisasi pengeluaran akan dinilai berdsarkan prestasi periode terkait. !. "pesifikasi (engeluaran untuk tujuan khusus harus dilandasi oleh persetujuan D(./D(.D atau komisaris. terkait. %0, A.untansi Se.to Pu/li. 1an Goo1 Go6e nan7e onsep by exception/pengecualian ini harus diatur dalam peraturan tersendiri tanpa mengabaikan tingkat pencapaian prestasi manajemen organisasi sektor publik yang elebihan dana di atas pengeluaran dapat diketahui dan dikembalikan ke manajemen pusat pertanggungja*aban. adangkala proses otorisasi ini dihasilkan dari proses demokrasi melalui pengambilan suara/)oting.

7o)ernance dapat diartikan sebagai cara mengelola urusan-urusan publik. 1pabila mengacu pada World Bank dan United Nation Development Program $,+D(& % orientasi pembangunan sector public adalah untuk menciptakan good governance, dimana good governance sering diartikan sebagai kepemerintahan yang baik. "ementara World Bank mendefinisikan good governance sebagai suatu penyelenggaraan manajemen pembangunan yang solid dan bertanggung ja*ab yang sejalan dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien% penghindaran salah alokasi dana in)estasi% dan pencegahan korupsi baik secara politik maupun administrati)e% menjalankan disiplin anggaran serta penciptaan legal and political frame ork bagi tumbuhnya akti)itas usaha.

,+D( memberikan beberapa karakterisitik pelaksanaan good governance sebagai berikut: a. Participation merupakan keterlibatan masyarakat dalam pembuatan keputusan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui lembaga per*akilan yang dapat menyalurkan aspirasinya. b. !ule of "a % kerangka hukum yang adil dan dilaksanakan tanpa pandang bulu. c. #ran$parency% dibangun atas dasar kebebasan memperoleh informasi. d. !e$pon$ivene$$% lembaga-lembaga publik harus cepat dan tanggap dalam melayani stakeholder. e. %on$en$u$ orientation% berorientasi pada kepentingan masyarakat yang lebih luas. f. &'uity% setiap masayarakat kesejahteraan dan keadilan. g. &fficiency dan &ffectivene$$% pengelolaan sumber daya publik dilakukan secara berdaya guna $efisien& dan berhasil guna $efektif&. h. (ccountability% (ertanggungja*aban kepada public atas setiap akti)itas yang dilakukan. memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh

i. )trategic vi$ion% penyelenggaraan pemerintahan dan masyarakat harus memiliki )isi jauh ke depan. Dari beberapa karakteristik diatas% paling tidak ada 3 hal yang dapat diperankan oleh akuntansi sektor publik yaitu penciptaan transparansi% akuntabilitas publik% dan )alue for money (economy, efficiency, dan effectivene$$).

Da'ta Pusta.a +ordia*an% Deddi dan 1yuningtyas >ertianti. 2:1:. (kuntan$i )ektor Publik (&di$i *). "alemba Cmpat -ardiasmo. 2::8. (kuntan$i )ektor Publik. 6ogyakarta : (enerbit 1ndi #astian% 9ndra.2::1. (kuntan$i )ektor Publik. 6ogyakarta : #(/C