Anda di halaman 1dari 62

LINGKUP PENYAJIAN

DESIGN

STORAGE TANK

FABRIKASI

KONSTRUKSI

INSPEKSI DAN PENGUJIAN

PEMELIHARAAN

DESIGN
STANDARD REFERENCE : API 650 :
TEBAL MINIMUM t
d

METODA SATU KAKI 2.6 D ( H 1 ) G = + CA Sd

METODA TITIK VARIABEL t


1d

= 1.06

0.463 D H

H.G Sd

2.6 H.G.D Sd

PADA UMUMNYA PERHITUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODA TITIK VARIABEL LEBIH EKONOMIS DARI METODA SATU KAKI , NAMUN PELAKSANAANNYA LEBIH RUMIT.

MATERIAL
GROUP I
AS ROLLED SEMI KILLED MATERIAL ASTM A 283 C A 285 C A 131 A A 36 GRADE 41 NOTE 2 2 2 2,5 6

GROUP II
AS ROLLED KILLED OR SEMIKILLED MATERIAL ASTM A 131 B A 36 G40.21M-260W GRADE 41 NOTE 7 2,6 5,8

GROUP III
AS ROLLED . KILLED FINE GRAIN PRACTICE MATERIAL ASTM A 573 A 516 G40-21M-260W GRADE 41 NOTE

GROUP IIIA
NORMALIZED , KILLED FINE GRAIN PRACTICE MATERIAL ASTM A 131 CS A 573 A 516 G40-21M-260W GRADE 41 NOTE 10 10 10 9 ,10 5 , 9 , 10

9 5,9

, KILLED AS ROLLED FINE GRAIN PRACTICE

KILLED , AS ROLLED FINE GRAIN PRACTICE GROUP IVA

NORMALIZED , KILLED FINE GRAIN PRACTICE GROUP V

GROUP IV

NORMALIZED OR QUENCHED & TEMPERED KILLED , FINE GRAIN PRACT. GROUP VI

ASTM A 573 A 516 A 662 B G40-21M-300W G40-21M-350W E 275 E 335 GRADE 44

9 9 4,9 9 5,9

ASTM A 662 C A 573 G40-21M-300W G40-21M-350W

11 9 , 11 9 , 11

ASTM A 573 A 516 G40-21M-300W G40-21M-350W

10 10 9 , 10 9 , 10

ASTM A 131 EH 36 A 633 C A 633 D A 537 I A 537 II A 678 A A 678 B A 737 B A 841

13 13 12 , 13

CATATA : 1. TERDAFTAR DALAM STANDARD ASTM , KECUALI G 40-21M , E 275 DAN E 355 2. HARUS SEMI KILLED ATAU KILLED 3. KETEBALN 1 INCI 4. KANDUNGAN Mg MAKS. 1,5% 6. KANDUNGAN Mg 0.80 1.2 % UNTUK t > 0.75 7. KETEBALAN 1 8. HARUS KILLED

10. HARUS NORMALIZED 11. HARUS MEMILIKI KANDUNGAN CARBON 0.2 , Mg 1.6 12. D IPRODUKSI DLM. THERMO MECH.CONTROL PROC. 13. A 537C12 , A 678 B , TMCP A 841 , DIUJI PWHT.

5. TEBAL MAKS. 0.75 .

9. HARUS KILLED DAN DIBUAT UNTUK FINE GRAIN PRACTICE

Standard yang diacu


TANGKI TIMBUN API 620 Adalah standard untuk desain dan konstruksi tangki timbun yang terbuat dari baja , yang dilas serta digunakan diatas permukaan tanah dan untuk operasi bertekanan rendah. Konstruksi tangki ini silindris dan bersumbu tunggal. API 650 Adalah standard untuk , material , desain , fabrikasi , pembangunan dan inspeksi serta pengujian tangki timbun yang berbentuk silindris vertikal dengan atau tanpa tutup , dioperasikan diatas permukaan tanah untuk menimbun minyak bumi dan bahan bakar lainnya , pada tekanan kerja yang mendekati tekanan atmosfir ( tekanan internal tidak melebihi berat tutup ) , ataupun tekanan yang lebih tinggi asalkan memenuhi persyaratan khusus . Standard ini hanya berlaku bagi tangki dengan pelat dasar tertopang seluruhnya secara merata , dan bagi tangki yang tidak didinginkan dan bersuhu kerja hingga 90C ( 200F ). API 651 Adalah standard untuk perlindungan kathodik bagi tangki timbun petroleum yang dibangun diatas permukaan tanah . API 653 Adalah standard untuk perbaikan , perubahan , dan rekonstruksi tangki timbun. API 575 Adalah standard untuk inspeksi tangki timbun yang bertekanan rendah .

JENIS JENIS TANGKI TIMBUN


FIXED ROOF TANKS FLOATING ROOF TANKS
SELF SUPPORTING RAFTER COLUMN SUPPORTED ROOF UMBRELLA ROOF DOME ROOF

PAN TYPE FLOATING ROOF

PONTOON TYPE FLOATING ROOF

DOUBLE DECK FLOATING ROOF

SANDWICH TYPE INTERNAL FL. R

PAN TYPE INTERNAL FL.R

SPHEROID & HEMISPHEROID

PLAIN HEMISPHEROID

NODED HEMISPHEROID

PLAIN SPHEROID

NODED SPHEROID

LARGE NODE D SPHEROID

Jenis jenis tangki timbun


( lanjutan )

BULLET TANK

TANGKI TIPE LAIN

OPEN ROOF TANK

FLOATING TANK

HOEIZONTAL TANK

SPHERICAL TANK

DOUBLE WALL TANK UNDER GROUND TANK

COBRA TANK

FABRIKASI
FABRIKASI MELIPUTI :
a. PENENTUAN FABRIKATOR YANG BERKINERJA DAN BER REPUTASI BAIK ( ENGINEERING , MUTU , HARGA , DELIVERY DAN AFTER SALE SERVICE ) , SERTA BEBAN SHOPNYA TIDAK TERLALU TINGGI ( PENUH ) . b. PERSETUJUAN TENTANG KETENTUAN ENGINEERING DELIVERABLES . JADWAL FABRIKASI , QA/QC , HOLDING TIME , INSPECTION VISIT , FINAL TEST , PRESHIPMENT INSPECTION , DLL. c. PEMERIKSAAN BARANG ( RECEIVING INSPECTION , MATERIAL CERTIFICA TE , MATERIAL HANDLING , MATERIAL IDENTIFICATION , MARKING , DLL. d. CUTTING DAN EDGE PREPERATION ( BEVEL PENETRANT TEST UNTUK PELAT TEBAL ) UNTUK PELAT SHELL DAN BOTTOM . e. PENGEROLAN , PENGUKURAN DIMENSI , PEMOTONGAN DAN FABRIKASI STRUCTURAL STEEL DAN KOMPONEN TANGKI LAINNYA. f. SIMULASI PERAKITAN RAFTER DAN DISMANTLING DAN KOREKSI PENYIM PANGAN UKURAN DAN NON CONFORMACE LAINNYA g. PRESHIPMENT INSPECTION ( PRESERVATION , COLOUR CODING , IDENTI

FICATION , MARKING , TAGGING , HANDLING PROTECTION , DLL ).

FABRIKASI
CARA MENYUSUN DAN MENGANGKUT PELAT YANG TELAH DIROL

( LANJUTAN )

EAGLE CLAW

BALOK YANG MEMEILIKI RADIUS TANGKI UNTUK TATAKAN PELAT LENGKUNG

CARA MENGANGKAT PELAT LENGKUNG YANG BENAR

FABRIKASI

( LANJUTAN )

PEMERIKSAAN SEWAKTU EDGE PREPARATION PELAT TEBAL

LAMINASI

R MAA 1.5 M L

CARA MENGECEK TINGKAT LENGKUNGAN PELAT

Tank foundation
TANAH DIBAWAH TANGKI DIKLASIFIKASIKAN DALAM 3 JENIS ,YAKNI :
a) JENIS TANAH KERAS BERBATU b) JENIS TANAH LUNAK DAN ATAU TANAH URUG c) JENIS TANAH LEMBEK , RAWA DAN ATAU GAMBUT a) FONDASI TANGKI DIATAS TANAH KERAS BERBATU PERSIAPANNYA CUKUP DENGAN MEBERSIHKAN TANAMAN DAN BEBATUAN DIATAS PERMUKAAN TANAH , KEMUDIAN MENGEROK TOP SOILNYA SEDALAM 30 CM ( GRUB BING )

DIBAWAH INI ADALAH TIPE FONDASI DIATAS TANAH KERAS SAND BITUMENT MIX ( tidak dipadatkan )
1 120

SIR.TU. ( dipadatkan hingga 100% CBR = California bearing ratio )

TANAH ASLI

TANK FOUNDATION
( LANJUTAN-1 ) FONDASI TANGKI DIATAS TANAH LUNAK

DEWATERING PUMP

TERDAPAT DUA JENIS PENYIAPAN TANAH SEBELUM FONDASI DIPASANG , YAKNI : A) STABILISASI TANAH B) PEMEBANAN AWAL ( PRELOADING ) A. STABILISASI TANAH
TURAP ( ANTI LONGSOR )

ROAD ROLLER

COMPACTOR

30 CM

AIR TANAH

TANK FOUNDATION
( LANJUTAN-2 )
FONDASI TANGKI DIATAS TANAH LUNAK
B. PEMBEBANAN AWAL
PROSES INI DAPAT BER LANGSUNG BERBULAN BULAN 15-20 m

DEWATERING CAPILLARY

GROUND WATER

( LANJUTAN-3 )

TANK FOUNDATION
120

FONDASI TANGKI DIATAS RAWA / GAMBUT


+
1 RECTIFIER CONCRETE PAD

TIANG PANCANG

ELEKTRODA

ARUS PAKSA

BEARING STRATA

TANK BOTTOM

PEMASANGAN SISTIM DOUBLE BOTTOM

PEMASANGAN DOUBLE BOTTOM BARU DILAKSANAKAN APABILA KONDISI BOTTOM DAN SEBAGIAN DINDING SHELL SEBELAH BAWAH TELAH SEDEMIKIAN PARAH , SEHINGGA PENGGANTIAN AKAN LEBIH SULIT DIBANDING DENGAN PEMASANGAN BOTTOM BARU DIATASNYA . HAL INI AKAN SEDIKIT MENGURANGI VOLUME TANGKI , NAUM JIKA VOLUME YANG HILANG MASIH MERUPAKAN DEAD VOLUME , MAKA PRAKTIS TANGKI MASIH SEPERTI SEDIAKALA.
PELAT PENAMBAL DINDING PELAT DASAR YANG BARU

120 KERANGKA LANDASAN ( BAJA STRUKTUR )

PELAT PENAMBAL ANNULAR PLATE

TANK BOTTOM ( LANJUTAN -1 )


PENGANGKATAN BOTTOM ( PANDANGAN SAMPING )
BALOK KAYU HYDROJACK

1m

PENGANGKATAN TANK BOTTOM SANGAT MELELAHKAN DAN MEMAKAN WAKTU YANG LAMA DAN TENAGA YANG SANGTA BESAR , TERUTAMA UNTUK TANGKI DENGAN DIAMETER > 250 KAKI . PENGANGKATAN MELIBATKAN BERPULUH HYDRO JACK DAN RATUSAN BALOK PENYANGGA . KETINGGIAN PENGANGKATAN TERGANTUNG KEPERLUAN , MINIMUM 1 m .

TANK BOTTOM

( LANJUTAN-2 )

PENGANGKATAN BOTTOM ( PANDANGAN DEPAN )

PENGANGKATAN DILAKSANAKAN SETAHAP DEMI SETAHAP MENGGUNAKAN HYDROJEACK ATAU INFLATABLE AIR CUSHION DAN BERRATUS RATUS BALOK KAYU PENGGANJAL .PENGANGKATAN SANGAT SULIT MENGINGAT DIAMETER TANGKI YANG SANGAT BESAR DAN KETEBALAN PELAT BOTTOM YANG HANYA .

TANK BOTTOM
POTONGAN PELAT BOTTOM

( LANJUTAN-3 )

PENGANGKATAN PELAT BOTTOM DITENGAH


PERTAMA PADA TITIK YANG TELAH
DITENTUKAN PELAT BOTTOM DIPO TONG SEGI EMPAT SELEBAR YANG DIKEHENDAKI . KEMUDIAN DIPA SANG SRTUKTUR T YANG CABANG KANAN KIRINYA

DIPASANG KUPING

AN UNTUK PENGANGKATAN PELAT BOTTOM . SEMENTARA ITU PADA SISI PELAT BOTTOM TEPAT DIBA WAH KUPINGAN TADI DIPA SANG LIFTING LUG . KEMU DIAN DENGAN DUA BUAH TACKLE BLOCK PELAT BOT TOM DIANGKAT DAN DIBAWAHNYA
PENGGANJAL.

DIPASANG

BALOK


a) b)

HAL HAL YANG PENTING PADA SAAT KONSTRUKSI TANGKI


GANBAR TEHNIK BAIK UNTUK TANGKI MAUPUN FONDASINYA TELAH DISETUJUI OLEH PIHAK PEMILIK ( REVISI TERAKHIR ). TENAGA PELAKSANA TELAH DITENTUKAN BEREDASARKAN : KEMENANGAN TENDER, REPUTASI YANG BAIK , KEMAMPUAN KERJA YANG PROFESSIONAL , TERBIASA DENGAN DELIVERY SESUAI JADWAL YANG TELAH DITENTUKAN , WORKMANSHIP SESUAI PERSYARATAN SPESIFIKASI DAN STANDARD YANG DIACU , DAN SISTIM KEAMANAN , KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA YANG BAIK DAN TERBUKTI . TENAGA AKHLI KONSTRUKSI TANGKI YANG HANDAL DAN BERPENGALAMAN. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN KERJA LAS YANG MEMADAI SESUAI STANDARD INTERNASIONAL , TERMASUK ALAT PEMADAM KEBAKARAN , GAS TESTER DAN PERLENGKAPAN PERSONIL UNTUK MEMASUKI TANGKI YANG MENGANDUNG GAS ( RESPIRATOR ,PERLENGKAPAN ANTI KERACUNAN DAN IRITASI , DLL ) . ALAT PENGANGKAT , TRANSPORTASI BARANG DAN PERSONIL , PERANCAH , LAMPU PENERANGAN , SAFETY ROPE DAN GONDOLA , SAND BLASTER , DEWATERING PUMPS , COMPACTOR , CEMENT MIXER , PERALATAN PENGUJIAN DAN INSPEKSI , NDT EQUIP MENT DAN CONSUMABLES , DLL. IJIN KERJA TERMASUK IJIN GALIAN , PENGURUGAN , PENDIRIAN BANGUNAN , TRANSPORTASI BAHAN GALIAN , BEBAS GAS , KERJA PANAS , DLL. TEMPAT SANITASI PERSONIL YANG MEMADAI DAN BERDEKATAN DENGAN TANGKI JIKA MEMUNGKINKAN SEBUAH MESIN ROL PELAT TERPASANG DIDEKAT LOKASI.

KONSTRUKSI

c) d)

e)

f) g) h)

KONSTRUKSI

1) 2)

( LANJUTAN-1 )

LANGKAH LANGKAH KONSTRUKSI SECARA KRONOLOGIS:


Cek hasil soil test pada pondasi ( tingkat compaction dan jumlah titik ujinya ) . Gelar bottom plate pada fondasi sesuai marking yang ada dengan overlap sesuai ketentuan gambar dan standard API 650. ( yakinkan sebelah bawah pelat telah dilindungi dengan cat sejenis palstic asphalt atau taffcote ) . Periksa kondisi mesin las , kalibrasi current outputnya dan sifat current stabilitynya, jika stabilitas tidak tetap , mesin las tidak boleh digunakan. Periksa seluruh kabel las dan ground clampnya , jika cacat atau putus tidak boleh digunakan. Periksa seluruh perlengkapan keselamatan personil juru dan operator las. Periksa seluruh WPS yang akan digunakan apakah telah memiliki PQR pendukungnya Jika semua persyaratan telah terpenuhi , pelaksanaan pengelasan pelat bottom dapat dimulai sesuai dengan sequence yang telah ditentukan oleh welding supervisor yang akhli dan berpengalaman , dengan c atatan seluruh welder telah memiliki Welder Performance Qualification Record ( WPQR ). terlalu tinggi pelat harus direpair kembali , jika terdapat copper burnt harus segera Periksa amplitudo gelombang pelat bottom setelah dilas , jika terdapat amplitudo dipotong dan diganti pelat , setiap arc strike di uji PT dan direpair. Mulai disusun pelat shell ring bawah secara hati hati menggunakan eagle claw dan pengangkatan vertikal , perhatikan ukuran diameter tangki dan root gap antar pelat yang uniform untuk menghindarkan terlalu sempit atau lebarnya weld gap.

3) 4) 5) 6)

7) 8) 9) 8)

KONSTRUKSI
BEBRAPA KETENTUAN API 650 :
A B B A

( LANJUTAN -2 )

A-B UNTUK
PELAT ANNULAR HINGGA 1

PELAT ANNULAR
TABEL KETEBALAN PELAT ANNULAR

B A

TEBAL PELAT NOMINAL (inci ) t 0.75 0.75 < t 1.00 1.0 < t 1.25 1.25 < t 1.50 1.50 < t 1.75

27.000 1/4 1/4 1/4 5 / 16 11 / 32

TEGANGAN UJI HIDROSTATIS PADA RING PERTAMA ( psi ) 30.000 33.000 36.000 1/4 9 / 32 11 / 32 7 / 16 1/2 9 / 32 3/8 15 / 32 9 / 16 5/8 11 / 32 7 / 16 9 / 16 11 / 16 3/4

KONSTRUKSI

( LANJUTAN 3 )

SAMBUNGAN OVERLAP PELAT BOTTOM

TACK WELD

SINGLE WELDED FULL FILLET LAP JOINT

SINGLE WELDED BUTT JOINT WITH BACKING STRIP MIN. 5t MAX 1

MIN. 5 t MAX. 2

t T
DOUBLE FILLET LAP JOINT

t T
SINGLE FILLET LAP JOINT

KONSTRUKSI

( LANJUTAN 4 )

BOTTOM TO SHELL JOINT

NOMINAL THICKNESS SIZE OF OF SHELL PLATE mm inci 5 > 5 ~ 20 > 20 ~ 32 > 32 ~ 45 0.1875 > O.1875 ~ O.75 > 0.75 ~ 1.25 > 1.25 ~ 1.75

MINIMUM

FILLET WELD mm inci 5 6 8 10 3 / 16 1/4 5 / 16 3/8

KETENTUAN SAMBUNGAN PELAT DINDING DAN ATAP

KONSTRUKSI ( LANJUTAN 8 )

DALAM MIN. 5 t DALAM DALAM

1.75 t R 3 t 12 t

INSPECTION & TEST ( LANJUTAN )


LINGKUP TANGGUNG JAWAB TANK INSPECTION
A. ENGINEERING :
MEREVEW : KONTRAK , TECHNICAL DATA , TECHNICAL DRAWING , PURCHASE ORDER , MATERIAL CERTIFICATE, MANUAL , REFFERENCE BOOK ( STANDARD ) , REQUISITION SHEET , WORK PROCEDURE , CONSTRUCTION SCHEDULE , WPS / PQR ,DLL.

B. PROCUREMENT ( FABRICATION ) :
VENDOR LIST REVEW , VENDOR VISIT , PREFABRICATION MEETING , REVIEW ENGINEERING DELIVERABLES , REVIEW DOCUMENT PURCHASE , MATERIAL CERTIFICATE MATERIAL IDENTIFICATION , PURCHASE ORDER , MATERIAL HANDLING , FABRICATION SCHEDULE , DELIVERY TIME , MARKING , CUTTING , EDGE PREPARATION , STRUCTURAL STEEL FABRICATION , DIMENSION CHEK , SIMULATION ASSEMBLING & DISMANTLING , SUB FABRICATOR AND SUPPLIER VISIT , INHOUSE QA/QC PLAN , QC PROCEDURE , PRESERVATION PLAN , PRESHIPMENT INSPECTION , DLL.

C. CONSTRUCTION ( TANK ERECTION ) :


SITE PREPARATION CHECK , CONSTRUCTION SCHEDULE , CONSTRUCTION DRAWING REVIEW , QA / QC PLAN , SOIL INVESTIGATION REPORT CHECK , SOIL STABILIZATION CHECK , PILING PLAN AND EXECUTION CHECK , TANK PAD COMPACTION REPORT CHECK , FOUNDATION DRAWING CHECK , DIMENSION CHECK , BOTTOM PLATE LAYING CHECK ( MARKING , IDENTIFICATION , PLATE MAPPING ) , NON CONFORMANCE CHECK , WELDER PERFORMANCE QUALIFICATION TEST , WELD MAP , SHELL PLATE ERECTION SEQUENCE , DIMENSION CHECK ( WELD GAP, PLUMBNESS , ROUNDNESS) , CLAMPING AND TACK WELDING CHECK , WELDING EQUIPMENT AND CONSUMABLES CHECK , FIRST RING WELDING MAP AND SEQUENCE CHECK , DIMENSION CHECK , RADIOFRAFI AS PER STANDARD REQUIREMENT , OTHER NDT , ROOF COMPONENT LAYDOWN , TACK AND WELD CHECK , DIMENSION CHECK , ROOF COMPONENT INSTALLATION ( SEAL / DRAIN / BREATHER VALVE , MANHOL E , SAMPLING HATCH , DLL ) , WELD QUALITY TEST ,SECOND AND OTHER RING INSTALLATION / CLAMP /A ND WELD , DIMENSION CHECK ( WELD GAP , ROUNDNESS ), WELD NDT , CORRECTIVE ACTIONS , TANK SHELL COMPONNET INSTALLATION , GROUNDING , ROOF INSTALLATION , TANK APPENDAGES ISTALLATION CHECK , HYDROTEST PROCEDURE CHECK , FILLING CHECK , SETTLEMENT MONITOR , DIMENSION CHECK , NON CONFORMANCE & CORRETION CHECK , TANK STRAPPING MONITOR , DEWATERING MONITOR , PAINT PREPARATION CHECK , PAINTING MONITOR , PAINT THICKNESS CHECK , CATHODIC PROTEC1TION INSTALLATION MONITOR AND CHECK , DLL .

INSPECTION & TEST


( LANJUTAN )

BOTTOM LEAK TEST


UDARA BER TEKANAN CARA PENGUJIAN BOTTOM PLATE TANGKI YANG PA LING MURAH DAN PRAKTIS

BOCOR

AIR

CARA PENGU JIAN YANG BER RISIKO TERJA DI KARAT CE LAH AKIBAT KE BERADAAN AIR DIBAWAH BOTTOM PLATE

INSPECTION & TEST


( LANJUTAN )

TANK HYDROSTATIC DAN PNEUMATIC TEST


UDARA BERTEKANAN AIR SABUN BUIH BERARTI BOCOR. TEKANAN DIBAWAH BERAT TUTUP TANGKI BOCOR

1 KAKI AIR DITURUN KAN HINGGA 1 KAKI DIBAWAH KEBOCORAN UNTUK REPAIR

KOMPRESOR

INSPECTION & TEST ( LANJUTAN )


PNEUMATIC TEST PELAT PENGUAT ( REINFORCING PAD )
Gas bertekanan ( udara , N2, helium ) TEKANAN PNEUMATIS YANG DIPERLUKAN SE BESAR 100 kPa LUBANG TELTALE SE TELAH PENGUJIAN TI DAK BOLEH DITUTUP UNTUK MENGETAHUI JIKA ADA KEBOCORAN UNTUK MENCEGAH MA SUKNYA AIR HUJAN CU KUP DITUTUP DENGAN GEMUK ( GREASE ) SAJA .

Lubang teltale

INSPECTION & TEST( LANJUTAN )


PENGUKURAN KEBUNDARAN TANGKI
JARI JARI TANGKI 0.3 m SUMBU TANGKI

PENGUKUARN KEBUNDARAN TANGKI DIMULAI DARI SEKITAR 0.3 M DARI DASAR TANGKI , DAN INI MERUPAKAN DASAR PENGUKURAN KEBUNDARAN TANGKI SELANJUTNYA . DISARANKAN UNTUK MEMBUAT MAAL ( CETAKAN ) KEBUNDARAN YANG TERBUAT DARI BAJA SIKU YANG DILENGKUNG KAN UNTUK DIGUNAKAN SEBAGAI REFERENSI PEMASANGAN PELAT PELAT RING BERIKUTNYA.

TOLERANSI UKURAN DIAMETER TANGKI DIAMETER TANGKI m ( kaki )


12 ( 40 ) 12 ( 40 ) ~ 45 ( 150 )

TOLERANSI JARI JARI mm ( in.)


+ 13 ( ) + 19 ( ) + 25 ( 1 )

45 ( 150 ) ~ < 75 ( 250 )

74 ( 250 )

+ 32 ( 1 )

Inspeksi & pengujian


KETENTUAN INSPEKSI DAN PENGUJIAN
1) INSPEKSI DILAKSANAKAN SELAMA PERSIAPAN , PELAKANAAN DAN PASKA KONSTRUKSI ( ERRECTION ) 2) INSPEKTOR HARUS QUALIFIED SEBAGAI TANK DAN WELDING INSPECTOR 3) INSPECTOR HARUS DILENGKAPI DENGAN PERALATAN KESELAMATAN PERSONIL , INSPECTION EQUIPMENT , INSPECTION TOOL , GAGES , DAN PRECISSION METER . 4) INSPEKSI HARUS DILENGKAPI DENGAN GAMBAR TEHNIK , MATERIAL DOCUMENT , WPS , HASIL PENGUJIAN SOIL , DLL. 5) INSPEKSI HARUS BEBAS UNTUK MENGAKSES KEMANAPUN S EHUBUNGAN DENGAN PEKERJAANNYA MEMERIKSA DAN MENGUJI TANGKI YANG TELAH SIAP DIKONSTRUKSI . 6) KHUSUSNYA UNTUK SETTLEMENT TEST DAN STRAPPING , INSPEKSI DIBANTU OLEH PIHAK CIVIL ENGINEER ( TOPOGRAFI ) DAN PIHAK METEROLOGI. 7) DALAM HAL KESELAMATAN KERJA INSPEKSI DIBANTU OLEH PIHAK LK3 ATAU SAFETY OFFICER.

INSPEKSI DAN PENGUJIAN


( LANJUTAN -1 )

KETIDAK BUNDARAN
UNDER TOLERANCE
TANK DIAMETER ( ft ) RADIUS TOLERANCE (In)

< 40 40 ~ < 150 150 ~ < 250 > 250


OVER TOLERANCE

1/2 3/4 1 1 1/4

INSPEKSI & TEST


PLUMBNESS

( LANJUTAN -2 )

MAKS . h / 200

INSPECTION & TEST ( LANJUTAN 3 )


PEAKING & BANDING

BANDING MAKS. 1/2" DILIHAT PADA BIDANG HORISONTAL

PEAKING MAKS. 1/2 DILIHAT PADA BIDANG VERTIKAL

KONSTRUKSI
JARAK MINIMAL 8 t ATAU , PILIH YANG TERKECIL

( LANJUTAN 5 )

KETENTUAN BUKAAN ( OPENING ) PADA SHELL

1.5 D

DAERAH YANG
DISEDIAKAN UNTUK RADIOGRAFI r 1.5 D

PELAT PENGUAT

KONSTRUKSI ( LANJUTAN 6 )
KETENTUAN BUKAAN
JARAK MINIMUM 8 t 1.5 D SISI LAS

PELAT PENGUAT r

DAERAH YANG DISEDIAKAN UNTUK RADIOGRAFI 1.5 D

D
Do

KONSTRUKSI
KETENTUAN JARAK LAS MAN HOLE
MIN.2.5 t ATAU 3

( LANJUTAN 7 )

t
t

MIN. 8 t ATAU 10

PELAT SISIPAN YANG DIPERTEBAL t


t

MIN. 8 t ATAU 10

t MANHOLE
MIN.8t ATAU 10

TANK SETTLEMENT
GRAFIK PENURUNAN LOKAL
U.10 U .9 U.11 U.12 U 13

GARIS DATUM UNTUK PENURUNAN YANG DIATUR

GARIS DATUM UNTUK PENURUNA BERSIH

PENURUNAN MAKS. PADA TITIK 10 PENURUNAN MINIMUM PADA TITIK 21

U.21

PENURUNAN LOKAL SEBENARNYA

Ui = penurunan luar bidangpada titik i (+) apabila diatas kurva cos. (-) apabila dibawah kurva cos. Misal.: U11 = ( + ) U13 = ( - )
23

1 2

3 4

5 6

9 8

11 10

13 12 14

15

17 16

19 18

21 20

22

Defleksi luar bidang pada titik i adalah Si = Ui ( Ui + Ui + 1 ) , misalnya S 11 = U 11 ( U 10 + U 12 )

KEMIRINGAN MENYELURUH

23 TITIK PEMANTAUAN PENURUNAN YANG BERJARAK SAMA KELILING TANGKI (

TANK SETTLEMENT
( LANJUTAN-1 ) BATAS PENURUNAN LOKAL PADA DASAR TANGKI
16
B = KEDALAMAN 15 PELENGKUNG 14 AN ATAU PE 13 NURUNAN , 12 dalam inci . 11 10 9 8 7 6 5 4
R R R R

PERBAIKAN ATAU PEMERIK SAAN TELITI HARUS DILAK SANAKAN APABILA KEDA LAMAN PELENGKUNGAN ATAU PENURUNAN TERLE TAK DIATAS GARIS INI

R R

R R

3 2 1 0 0

DEPRESI PELENGKUNGAN

R
25 30 35 40 45 50

10

15

20

R = RADIUS LINGKARAN YANG MELIPUTI LENGKUNGAN ATAU PENURUNAN , dalam inci.

TANK SETTLEMENT
( LANJUTAN-2 ) PENGUKURAN PENURUNAN TANGKI
DINDING JARAK MAKSIMUM ANTAR TITIK PENGUKURAN SEKE LILING TANGKI = 32 KAKI DAN PALING SEDIKIT 8 TI TIK . PENGUKURAN MELIN TANG PALING SEDIKIT 4 BUAH , JARAK ANTAR TITIK PENGUKURAN HARUS SAMA. TANGKI

PENURUNAN SISI DINDING

B
DASAR TANGKI

R = LEBAR DA ERAH PENU RUNAN B = KEDALAMAN DAERAH PE NURUNAN

TANK SETTLEMENT
( LANJUTAN-3 )
PENURUNAN SISI DINDING
R
R R R R R

R < 2R

PENURUNAN SISI
DINDING BENTUK LAIN.
R

R = RADIUS LINGKARAN YANG MELIPUTI DAERAH LENGKU NGAN. B = KETINGGIAN LENGKUNGAN ATAU KEDALAMAN DEKUKAN

R R B

PENURUNAN DASAR DEKAT DINDING

TANK MAINTENANCE
PENGANGKATAN TANGKI
DINDING TANGKI DASAR TANGKI PENGANGKATAN TANGKI MEMAKAN WAKTU YANG SANGAT LAMA DAN SA NGAT SULIT DAN BERBAHAYA PELAK SANAANNYA , OLEH KARENANYA KON DISI FONDASI TANGKI HARUS SANGAT DIPERHATIKAN KHUSUS TENTANG KE PADATANNYA ( TIDAK BOLEH KURANG DARI 100% CBR. ) SEBELUM MENAMBAH PENGISIAN TANG KI DENGAN AIR , PERHATIKAN DENGAN SEKSAMA BAHWA SETTLEMENT TELAH TETAP PALING TIDAK SELAMA 24 JAM.

HYDROJACK BALOK KAYU

LUBANG YANG DIGALI DIPING GIR FONDASI

DINDING TANGKI

DASAR TANGKI

INFLATABLE AIR BACK

LUBANG YANG DIGALI DIPING GIR FONDASI

BALOK KAYU

TANK MAINTENANCE
) PERBAIKAN ROOF

( LANJUTAN-1

A B C

A . BUKA ROOF PLATE YANG BUCKLING ( KEMPOT ) DENGAN OXY CUTTER , KEMUDIAN RATAKAN PELAT TERTEKUK TERSEBUT DAN SIAPKAN UNTUK DIPASANG ULANG . B. PERIKSA RAFTER COMPONENT , APA ADA YANG BENGKOK ,KALAU ADA SUPAYA DIPOTONG , DILURUSKAN DAN DIPASANG ULANG C. KOREKSI SEGNMEN TOP CURB ANGLE YANG BENGKOK / RUSAK DENGAN MELENGKUNGKANNYA KEMBALI SESUAI RADIUS TANGKI DAN MEMASANGNYA KEMBALI DITEMPATNYA SEMULA. CATATAN : HATI HATI JANGAN SAMPAI RAFTER TERPOTONG SEWANTU MEMOTONG PELAT ROOF DENGAN OXY CUTTER.

TANK MAINTENANE
( LANJUTAN-2 )
PERBAIKAN PELAT DINDING
PELAT SHELL YANG BERMASALAH DIPOTONG MENGGUNAKAN SISTIM WINDOW CUT. POTONGAN PELAT DI ROLL ULANG DENGAN RADIUS YANG BENAR DAN DIPASANG KEMBALI . LA JUR LAS PERBAIKAN , JIKA DIKEHEN DAKI DAPAT DIGERINDA FLUSH ( RA TA DE NGAN PERMUKAAN PELAT

PIPA PENYANGGA ROOF YANG DIPAUT KAN PADA TOP CURB ANGLE ANGLE YANG DILENGKUNGKAN SESUAI RADIUS TANGKI

TANK MAINTENANCE (
LANJUTAN -3 )

SUPPORT BRACKET UNTUK PIPA PENYANGGA


SUPPORT BRACKET

SUPPORTING PIPE TOP CURB ANGLE TOP COURSE

PENGECATAN

( LANJUTAN -1 )

PENGECATAN TANGKI BARU


CARA MENGUJI DAYA LEKAT SUATU LAPISAN CAT DAPAT DIGUNAKAN STANDARD BRITISH SEBAGAI BERIKUT : LAPISAN CAT DIGORES DENGAN PISAU KHUSUS ATAU CUTTER SEHINGGA MENGENAI PERMUKAAN PE LAT . GORESAN TERSEBUT BERUPA SEGI EMPAT SAMA SISI DENGAN PANJANG SISI 1 . SEDI EMPAT TERSEBUT DIBAGI DALAM 10 BAGIAN YANG SAMA DENGAN CARA MENGGORESKAN CUTTER HINGGA MENGENAI PERMUKAAN PELAT . SELANJUTNYA TEMPELKAN MASTIC TAPE DAN DIPUKUL PUKUL UN TUK MELEKATKANNYA BENAR BENAR . SETELAH ITU MASTIK DISENTAKKAN HIINGGA LEPAS DARI PER MUKAAN PELAT . TINGGI RENDAHNYA DAYA LEKAT CAT TERGANTUNG PADA SEDIKIT BANYAKNYA POTO NGAN CAT YANG MELEKAT PADA MASTIC TAPE TERSEBUT. MAKIN SEDIKIT POTONGAN CAT , MAKIN TING GI DAYA LEKAT CAT .

PENGECATAN
PENGECATAN TANGKI BARU
BAHAN CAT DAN TEBAL FILM KERING ( DFT ) ,
LINGKUNGAN BERDEBU PRIMER EPOXY AMINE RED LEAD , 50 ORGANIC ZINC 75 ZINC SILICON 75 RED LEAD ALKYD , 50 INTERMEDIATE COTE EPOXY AMINE , 40 TOP COTE EPOXY AMINE .40

INDUSTRI

VENYL HEAVY DUTY 75 HEAVY DUTY EPOXY 100 ALKYD ENAMEL ,40

VENYL HEAVY DUTY ,75 HEAVY DUTY EPOXY 100 ALKYD ENAMEL,40

LAUT / PANTAI

TIDAK CORROSIVE

HAL HAL YANG PENTING DLAM PENGECATAN TANGKI


PENGECATAN ( LANJUTAN -2 )
BAHAN CAT BIASANYA TERDIRI DARI PRIMER , INTERMEDIATE COTE DAN TOP COTE PILIH MEREK CAT YANG PALING BAIK SIFATNYA DALAM IKLIM TROPIS DAN YANG HARGANYA CUKUP WAJAR. SIAPKAN PERALATAN SAND BLASTING , GONDOLA , SISTIM TALI KESELAMATAN , PELINDUNG CUACA , KOMPRESSOR BERTEKANAN 100 psi YANG DILENGKAPI DENGAN AIR FILTER / DRIER . ( JENIS KOMPRESSOR TERGANTUNG KEBERADAAN SUMBER TENAGA ) . PERALATAN KESELAMATAN PERSONIL LENGKAP DAN BERFUNGSI DENGAN BAIK . MEMPELAJARI KONDISI CUACA DAN MUSIM YANG COCOK UNTUK PENYEMPROTAN CAT ( KEMARAU , CERAH , TIDAK BERANGIN , KELEMBABAN DIBAWAH 80% RELATIF, SUHU METAL TIDAK LEBIH RENDAH DARI 32 C ). PENYIAPAN PERMUKAAN DENGAN SAND ATAU GRIT BLAST , DENGAN TEKANAN ANGIN 100 psi ( 140 ~ 575 m / h VOLUME UDARA ) SAND BLASTER HARUS MAMPU BEKERJA TERUS MENERUS SELAMA 30 HINGGA 40 MENIT TANPA MENGISI ABRASSIVE ( PASIR ) . PILIH ABRASSIVE SEPERTI : PASIR BESI , OKSIDA ALUMINIUM , ATAU ALUMINIUM SILICAT. TINGKAT KEBERSIHAN PERMUKAAN SEBAIKNYA SETINGKAT DENGAN NEAR WHITE ( SIS 055 900 Sa 2 ( SSPC SP-10 ) . PENGECAT HARUS AKHLI DAN BERPENGALAMAN DAN HARUS SELALU DIAWASI OLEH FOREMAN PENGECATAN. KETEBALAN DAN KELEKATAN CAT DAPAT DILIHAT PADA TAMPILAN LAIN.

TANK HYDROSTATIC TEST


UJI HYDROSTATIS SEKALIGUS UJI PENURUNAN TANGKI
NOMOR 6 RING
12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1

TINGGI MINGGU 1 MINGGU 7 AIR m 24


22 20 18 16 14 12 10 8 6 4 2

MINGGU 2

MINGGU 3

MINGGU 4

MINGGU 5

MINNGU

PERMUKAAN AIR DITURUNKAN

PENURUNAN DASAR TANGKI


mm
10 20 30 40 50 60 70 80 90 100

TERJADI PENURUNAN MENDADAK

N 7

1 2

6 5 4

TANK HYDROTEST ( LANJUTAN-1 )


PROSEDUR HYDROTEST
1. AIR YANG DIGUNAKAN DAPAT BERUPA : AIR ASIN , AIR TAWAR , ATAU PRODUK CAIR YANG TERSEDIA . UNTUK TANGKI AUSTENITIC STAINLESS STEEL , AIR UJI HYDROSTATIC HARUS TERLEBIH DAHULU DIPERIKSA DILABORATORIUM UNTUK MENGETAHUI KANDUNGAN CHLORIDE ( TIDAK BOLEH MELEBIHI 50 ppm ) KARENA AKAN MENYEBABKAN STRESS CORROSION CRACKING . PENGISIAN TANGKI HARUS DILAKSANAKAN PERLAHAN LAHAN ( PALING CEPAT 1 RING PER 24 JAM ). SELAMA PENGISIAN , PENURUNAN TANGKI TERUS DIPANTAU . TITIK PENGUKURAN PALING SEDIKIT 8 BUAH . PENGISIAN DILAKSANAKAN RING DEMI RING ,DIMANA PADA AKHIR PENGISIAN SETIAP RING , PENURUNAN TANGKI TERUS DIPANTAU . PENGISIAN BERIKUTNYA BARU DAPAT DILAKSANAKAN APABILA PENURUNAN TELAH BERHENTI PALING CEPAT SELAMA 24 JAM . INSTRUKSI PENGISIAN HARUS DATANG DARI INSPEKTOR TANGKI SETELAH DIA PUAS DENGAN TERHENTINYA PENURUNAN.. JIKA PADA SUATU SAAT TIBA TIBA PENURUNAN TERJADI SECARA CEPAT DAN DRASTIS , MAKA SEGERA PENGISIAN DIHENTIKAN DAN SELANJUTNYA ISI TANGKI DIKURANGI HINGGA PENURUNAN TANGKI TERHENTI . PENGISIAN KEMUDIAN DAPAT DILAKUKAN KEMBALI MANAKALA PEMBACAAN PENURUNAN TELAH DATAR / TETAP . APABILA TERJADI KEBOCORAN DISUATU SAMBUNGAN LAS , MAKA PENGISIAN DIHENTIKAN DAN ISI TANGKI DITARIK KEMBALI HINGGA PERMUKAAN BERADA 1 KAKI DIBAWAH LOKASI KEBOCORAN. SETELAH DIKERINGKAN , KEBOCORAN DIPERBAIKI SESUAI WPS DAN DIUJI KEBOCORANNYA . MANAKALA TERBUKTI TELAH BAIK , PENGISIAN DILANJUTKAN SAMPAI MENCAPAI TOP CURB ANGLE. 2. 3.

4.

5.

6. 7.

Tank Hydrotest
TANK STRAPPING
TOP CURB ANGLE

( lanjutan-2 )

TANK STRAPPING ADALAH PENGUKURAN ISI TANGKI DARI SETIAP cm TINGGI TANGKI. STRAPPING DIMAKSUDKAN UNTUK MENGGUNAKAN TANGKI SEBAGAI ALAT UKUR UNTUK TRANSAKSI ( EXPORT MAUPUN IMPORT ). PELAKSANAANNYA SEWAKTU ISI AIR UJI DIDALAM TANGKI PENUH MENCAPAI TOP CURB ANGLE.

FLOATING PAD FLOATER PAD

DIUKUR ISI DARI KETINGGIAN 1 cm DEMI 1 cm. MISAL NYA ISI 1 cm DIA WALI DARI KELI LING PADA KETING GIAN TERSEBUT, MISALNYA D = Y cm MAKA D = Y /3.14 cm ISI = X 3.14 ( Y / 3.14 ) X 1 = 0.08 Y cm. ISI 1CM BERIKUTNYA AKAN BERBEDA KARE NA D NYA JUGA BER BEDA. DAFTAR ISI SETIAP cm TINGGI TANGKI DISEBUT TANK TABLE

6 DEAD VOLUME

TANK CATHODIC PROTECTION


TANK CATHODIC PROTECTION

SACRIFICIAL ANODE ( ANODA YANG DIKORBANKAN ) IMPRESSED CURRENT ( ARUS YANG DIPAKSAKAN ) PADA PRINSIPNYA CATHODIC PROTECTION ADALAH MEBANJIRI TANGKI DENGAN ELEKTRON SEHINGGA TANGKI TIDAK AKAN BERKARAT AKIBAT KEBERADAAN KATHODA LAIN. PADA PRINSIPNYA CATHODIC PROTECTION MERUPAKAN SARANA PEM BANTU UNTUK MELINDUNGI TANGKI DARI SERANGAN KARAT , SARANA PELINDUNG KARAT YANG UTAMA ADALAH LAPISAN CAT PADA PERMU KAAN SEBELAH BAWAH PELAT DASAR TANGKI . CATHODIC PROTECTION DIANGGAP MEMADAI MANAKALA BEDA POTENSI ANTARA TANGKI DAN TANAH = - 0.85 Volt

TANK CATH. PROTECTION


( LANJUTAN-1 ) SACRIFICIAL ANODE
BAHAN SACRIFICIAL ANODE ADA LAH MAGNESIUM YANG LEBIH ANO DIC DIBANDING BAJA , SEHINGGA MELEPASKAN ELEKTRON PELIN DUNG BAJA , NAMUN SEKALIGUS AKAN HABIS TERMAKAN KARAT KARENANYA DISE BUT ANODA DIKOR BANKAN , DAN DA RI WAKTU KEWAK TU ARUS DIGAN TI KARENA HABIS TERKONSUMSI

CAD WELD

e-

e-

GALVANIC ANODE ANODE BACKFILL SOIL BACKFILL

CATHODIC PROTECTION ( LANJUTAN-2 )


IMPRESSED CURRENT
BAHAN ANODE IMPRESSED CUR RENT ADALAH : GRAFIT , BAJA , HIGH SILICON CAST IRON , ATAU

RECTIFIER
JUNCTION BOX

CAMPURAN METAL OXIDE DENGAN TITANIUM

CAD WELD

ARUS YANG DIPAKSAKAN

ANODE

CATHODIC PROTECTION
SUSUNAN ANODE
RECTIFIER

( LANJUTAN-3 )

MEMBRANE VERTICAL ANODE

HORIZONTAL ANODE

INSPECTION & TEST


( LANJUTAN ) LINGKUP TANGGUNG JAWAB TANK INSPECTION
A. ENGINEERING :
MEREVEW : KONTRAK , TECHNICAL DATA , TECHNICAL DRAWING , PURCHASE ORDER , MATERIAL CERTIFICATE, MANUAL , REFFERENCE BOOK ( STANDARD ) , REQUISITION SHEET , WORK PROCEDURE , CONSTRUCTION SCHEDULE , WPS / PQR ,DLL.

B. PROCUREMENT ( FABRICATION ) :
VENDOR LIST REVEW , VENDOR VISIT , PREFABRICATION MEETING , REVIEW ENGINEERING DELIVERABLES , REVIEW DOCUMENT PURCHASE , MATERIAL CERTIFICATE MATERIAL IDENTIFICATION , PURCHASE ORDER , MATERIAL HANDLING , FABRICATION SCHEDULE , DELIVERY TIME , MARKING , CUTTING , EDGE PREPARATION , STRUCTURAL STEEL FABRICATION , DIMENSION CHEK , SIMULATION ASSEMBLING & DISMANTLING , SUB FABRICATOR AND SUPPLIER VISIT , INHOUSE QA/QC PLAN , QC PROCEDURE , PRESERVATION PLAN , PRESHIPMENT INSPECTION , DLL.

C. CONSTRUCTION ( TANK ERECTION ) :


SITE PREPARATION CHECK , CONSTRUCTION SCHEDULE , CONSTRUCTION DRAWING REVIEW , QA / QC PLAN , SOIL INVESTIGATION REPORT CHECK , SOIL STABILIZATION CHECK , PILING PLAN AND EXECUTION CHECK , TANK PAD COMPACTION REPORT CHECK , FOUNDATION DRAWING CHECK , DIMENSION CHECK , BOTTOM PLATE LAYING CHECK ( MARKING , IDENTIFICATION , PLATE MAPPING ) , NON CONFORMANCE CHECK , WELDER PERFORMANCE QUALIFICATION TEST , WELD MAP , SHELL PLATE ERECTION SEQUENCE , DIMENSION CHECK ( WELD GAP, PLUMBNESS , ROUNDNESS) , CLAMPING AND TACK WELDING CHECK , WELDING EQUIPMENT AND CONSUMABLES CHECK , FIRST RING WELDING MAP AND SEQUENCE CHECK , DIMENSION CHECK , RADIOFRAFI AS PER STANDARD REQUIREMENT , OTHER NDT , ROOF COMPONENT LAYDOWN , TACK AND WELD CHECK , DIMENSION CHECK , ROOF COMPONENT INSTALLATION ( SEAL / DRAIN / BREATHER VALVE , MANHOL E , SAMPLING HATCH , DLL ) , WELD QUALITY TEST ,SECOND AND OTHER RING INSTALLATION / CLAMP /A ND WELD , DIMENSION CHECK ( WELD GAP , ROUNDNESS ), WELD NDT , CORRECTIVE ACTIONS , TANK SHELL COMPONNET INSTALLATION , GROUNDING , ROOF INSTALLATION , TANK APPENDAGES ISTALLATION CHECK , HYDROTEST PROCEDURE CHECK , FILLING CHECK , SETTLEMENT MONITOR , DIMENSION CHECK , NON CONFORMANCE & CORRETION CHECK , TANK STRAPPING MONITOR , DEWATERING MONITOR , PAINT PREPARATION CHECK , PAINTING MONITOR , PAINT THICKNESS CHECK , CATHODIC PROTEC1TION INSTALLATION MONITOR AND CHECK , DLL .

INSPECTION & TEST


( LANJUTAN )

UDARA BER TEKANAN

BOTTOM LEAK TEST


CARA PENGUJIAN BOTTOM PLATE TANGKI YANG PA LING MURAH DAN PRAKTIS

BOCOR

AIR

CARA PENGU JIAN YANG BER RISIKO TERJA DI KARAT CE LAH AKIBAT K E BERADAAN AIR DIBAWAH BOTTOM PLATE

INSPECTION & TEST


( LANJUTAN )

TANK HYDROSTATIC DAN PNEUMATIC TEST


UDARA BERTEKANAN AIR SABUN BUIH BERARTI BOCOR. TEKANAN DIBAWAH BERAT TUTUP TANGKI BOCOR

1 KAKI AIR DITURUN KAN HINGGA 1 KAKI DIBAWAH KEBOCORAN UNTUK REPAIR

KOMPRESOR

INSPECTION & TEST


( LANJUTAN )
PNEUMATIC TEST PELAT PENGUAT ( REINFORCING PAD )
Gas bertekanan ( udara , N2, helium ) TEKANAN PNEUMATIS YANG DIPERLUKAN SE BESAR 100 kPa LUBANG TELTALE SE TELAH PENGUJIAN TI DAK BOLEH DITUTUP UNTUK MENGETAHUI JIKA ADA KEBOCORAN UNTUK MENCEGAH MA SUKNYA AIR HUJAN CU KUP DITUTUP DENGAN GEMUK ( GREASE ) SAJA .

Lubang teltale

INSPECTION & TEST


PENGUKURAN KEBUNDARAN TANGKI
JARI JARI TANGKI 0.3 m SUMBU TANGKI

( LANJUTAN )

PENGUKUARN KEBUNDARAN TANGKI DIMULAI DARI SEKITAR 0.3 M DARI DASAR TANGKI , DAN INI MERUPAKAN DASAR PENGUKURAN KEBUNDARAN TANGKI SELANJUTNYA . DISARANKAN UNTUK MEMBUAT MAAL ( CETAKAN ) KEBUNDARAN YANG TERBUAT DARI BAJA SIKU YANG DILENGKUNG KAN UNTUK DIGUNAKAN SEBAGAI REFERENSI PEMASANGAN PELAT PELAT RING BERIKUTNYA.

TOLERANSI UKURAN DIAMETER TANGKI DIAMETER TANGKI m ( kaki )


12 ( 40 ) 12 ( 40 ) ~ 45 ( 150 )

TOLERANSI JARI JARI mm ( in.)


+ 13 ( ) + 19 ( ) + 25 ( 1 )

45 ( 150 ) ~ < 75 ( 250 )

74 ( 250 )

+ 32 ( 1 )

TANK MAINTENANCE-2
SAFE ENTRY
KELENGKAPAN KESELAMATAN PERSONIL UNTUK MEMASUKI TANGKI
APABILA SESEORANG PERSONIL AKAN MEMASUKI UNTUK PERTAMA KALINYA KEDALAM TANGKI YANG TELAH DIOPERASIKAN , MAKA DIA HARUS DILENGKAPI DENGAN PER ALATAN KESELAMATAN PERSONIL DIMANA PINGGANGNYA DIIKAT DE NGAN TALI KESELAMATAN YANG SELAMA DIA BERADA DIDALAM TANGKI ,TALI TERSEBUT DIPEGANG OLEH KAWANNYA DARI LUAR TANG KI, YANG SIAP UNTUK MENARIKNYA MANAKALA TALI TERSEBUT DITA RIK DARI DALAM SECARA DIHEN TAKKAN.
SENTER EXPLSION PROOF TOPI KESELAMATAN WARNA PUTIH

TOPENG GAS

BOTOL OKSIGEN PENYELAM UKURAN BESAR

MANOMETER
SARUNG TANGAN KARET , PANJANG HINGGA KESIKU WARNA PUTIH

IKAT PINGGANG DAN TALI KESELAMATAN

BAJU OVERALL LENGAN PANJANG WARNA PUTIH

SEPATU BOOT KARET PANJANG HINGGA KELUTUT WARNA PUTIH

TANK MAINTENANCE-2
( LANJUTAN-1 ) PERBAIKAN DASAR TANGKI
APABILA KEBOCORAN DASAR TANGKI TELAH DILOKALISIR UNTUK MEMOTONG NYA PELAT DIBOR MENGGUNAKAN BOR EXPLOSION PROOF SAMPAI PELAT YANG BERMA SALAH TERLEPAS . BOR DIMAKSUDKAN UNTUK MENGHINDARKAN PEKERJAAN API. PELAT DASAR

BOCOR

LUBANG BOR TANAH YANG TERCEMAR

TANK MAINTENANCE-2
( LANJUTAN-2 ) PERBAIKAN DASAR TANGKI
BOCOR MATA BOR

TANAH TERCEMAR

TANAH DIKERUK

GAS ARGON SEMENTARA DILAS GAS ARGON DILAIRKAN TERUS DIGROUT

GRO UT

TANK MAINTENANCE-2
( LANJUTAN-3 ) PEMOTONGAN PELAT DASAR TANGKI
BRANDER POTONG ARGON ATAU CO2

TANAH TERCEMAR HYDRO CARBON

GERINDA POTONG

AIR

TANAH TERCEMAR HYDRO CARBON