Anda di halaman 1dari 24

SISTEM INFORMASI AKUTANSI MANAJERIAL

Nama Kelompok : 1. Vanny Prasetyo Adi 1235010007 2. Addy Dinarto 3. Andika Rizky G 4. Wais Alqorni 1235010040 1235010032 1235010036

LAPORAN KEUANGAN DAN LAPORAN MANAJERIAL

Dokumen Transaksi

Jurnal

Buku Besar

Laporan Keuangan

Buku Pembantu

Laporan Manajerial

SIA Manajerial

SIA Manajerial adalah sistem informasi akuntansi yang dirancang untuk menghasilkan laporan manajerial Laporan manajerial adalah laporan yang khusus ditujukan untuk kepada manajemen untuk memenuhi kebutuhan informasi guna pengambilan keputusan dan perancanaan bisnis Laporan manajerial bersitat detil, deskriptif, dan analitis

Contoh Laporan Manajerial


Laporan Penjualan Juni 2008
No Jenis 1 Barang A 2 Barang B 3 Barang C 4 Barang D 5 Barang E
Keterangan: Dalam laporan keuangan data penjualan hanya akan dilaporkan secara total dalam hal ini Rp28.662.500,00, tetapi untuk kepentingan laporan manajerial jumlah penjualan kemungkinan harus dideskripsikan seperti contoh di atas.

Kuant. 1,000 2,500 3,400 1,500 7,300

Satuan H/Unit Jumlah % Unit 3000 3,000,000 10% Unit 4500 11,250,000 39% Unit 1250 4,250,000 15% Unit 1300 1,950,000 7% Unit 1125 8,212,500 29% Jumlah 28,662,500 100%

Mei Selisih 8% 2% 34% 5% 17% -2% 4% 3% 30% -1% 93% 7%

Konsekuensi Laporan Manajerial


Data keuangan harus dibukukan secara lebih detil dan lebih deskriptif. Tanpa data pembukuan yang detil dan deskriptif laporan manajerial tidak bisa dibuat.

Contoh:
Laporan manajerial dalam bentuk analisis umur piutang tidak bisa dibuat jika pencatatan piutang tidak detil dan deskriptif sesuai dengan tuntutan kelengkapan data dalam analisis umur piutang.

Sistem Pengumpulan Data


Data

keuangan dikumpulkan berdasarkan divisi atau bagian yang bertanggungjawab atas data keuangan Data keuangan per divisi selanjutkan diringkas sesuai dengan klasifikasi rekening laporan keuangan.

Kode Rekening
Konsekuensi

dari pola pengumpulan data untuk kebutuhan laporan manajerial, maka kode rekening paling tidak harus dikembangkan menjadi tiga peringkat, yaitu:

Kode anggaran, terdiri dari kode anggaran dan kode realisasi anggaran. Kode divisi/bagian, disebut juga dengan kode pertanggung-jawaban. Kode rekening laporan keuangan.

Kode Rekening

Contoh:

Kode anggaran - 9 Kode realisasi - 0 Kode dept. produksi - 5000 Kode pabrik no. 1- 5100 Kode pabrik no. 1, dept. A Kode pabrik no. 1, dept. B 5110 5120

Kode biaya tenaga kerja langs. 710

Kode Rekening

Contoh Kode Rekening: 5110-9-710 Kode ANGGARAN biaya tenaga kerja langsung dpt. A, pabrik no. 1 5110-0-710 Kode REALISASI biaya tenaga kerja langsung dpt. A, pabrik no. 1

Kode Rekening

Dengan struktur rekening akuntansi pertanggungjawaban, maka:


Anggaran Laporan pertanggungjawaban dan Laporan keuangan

Dapat disusun dengan lebih efektif dan efisien, karena sejak awal data sudah diklasifikasi sesuai dengan laporan yang akan dihasilkan.

Arus Informasi Dalam Organisasi


1.

Arus informasi dari atas ke bawah (top-down information flow) yaitu arus informsi dari manajemen puncak ke manajemen level bawah, misalnya anggaran. Sistem informasi akuntansi yang mendukungnya disebut dengan Sistem Anggaran (performance budgeting system).

Arus Informasi dalam Organisasi

Pola arus informasi ke bawah memiliki karakteristik semakin ke bawah semakin detil dan deskriptif Pola semacam ini disebut dengan dengan amplifikasi informasi (information amplification)

Arus Informasi dalam Organisasi


2.

Arus informasi dari bawah ke atas (bottom-up information flow) berupa laporan pertanggungjawaban dari manajemen bawah ke manajemen di atasnya. Sistem informasi akuntansi yang mendukungnya disebut Sistem Laporan Pertanggungjawaban (responsibility reporting system).

Arus Informasi dalam Organisasi

Pola

bottom-up information flow adalah semakin ke atas semakin ringkas semacam ini disebut dengan reduksi data (data reduction)

Pola

Sistem Akuntansi Pertanggungjawaban

Sistem Akuntansi Pertanggungjawaban (Responsibility Accounting Systems) adalah istilah untuk kombinasi antara sistem anggaran dan sistem pertanggungjawaban

Ilustrasi Pola Arus Informasi

info rm

Target organisasi

Laporan Keseluruhan

asi

du Re da ksi

ika si

plif

Target Divisi Target Departemen

Laporan Kinerja Divisi

ta

Am

Laporan Kinerja Departemen

Struktur Organisasi

Struktur organisasi yang baik adalah syarat utama untuk efektifitas SIA manajerial Garis otoritas dan tanggungjawab setiap personel dalam organisasi digambarkan dalam struktur organisasi dan deskripsinya (job description)

Pernyataan Kebijakan (Policy Statements)

Pernyataan kebijakan adalah pedoman operasional tentang tata cara komunikasi serta sikap mental dalam menjalankan tugastugas organisasi, baik dalam interen organisasi maupun dengan fihak eksteren organisasi Pernyataan kebijakan adalah pelengkap dari struktur organisasi dan deskripsi tugas

Target Kinerja (Performance Goals)

Adalah pernyataan tertulis tentang target pencapaian prestasi setiap bagian dalam organisasi Dikomunikasikan dalam anggaran periodik, yang disebut dengan Sistem Anggaran Kinerja (Performance Budgeting System)

Sasaran Organisasi dan Departemen

Sasaran kinerja organisasi adalah target pencapaian kinerja organisasi secara keseluruhan Sasaran kinerja departemen adalah target pencapaian kinerja untuk setiap departemen atau divisi dalam organisasi, sebagai syarat untuk pencapaian sasaran organisasi secara keseluruhan Tidak boleh terjadi konflik sasaran, baik antar departemen maupun antara departemen dengan organisasi secara keseluruhan

Sistem Anggaran
Sistem anggaran dirancang untuk kepentingan penetapan sasaran departemen dan sasaran organisasi secara keseluruhan Sistem anggaran otoritatif (authoritative budgeting system) adalah sistem anggaran dengan pola penetapan langsung dari manajemen tingkat atas. Sistem anggaran partisipatif (participative budgeting system) adalah sistem anggaran dengan pola pelibatan atau partisipasi dari pelaksana anggaran.

Sistem Anggaran
Anggaran fleksibel (flexible budget), adalah yang dibuat fleksibel dengan skala kegiatan operasional organisasi, angka anggaran dipilah ke dalam unsur variabel dan unsur tetap Anggaran statis (static budget), adalah anggaran yang bersifat tidak fleksibel dengan skala kegiatan operasional organisasi Selisih anggaran (budget variance), adalah selisih antara anggaran dengan realisasi.

Pusat Pertanggungjawaban

Pusat pertanggungjawaban (responsibility centers), adalah departemen atau divisi yang bertanggungjawab atas pelaksanaan tugas organisasi Jenis pusat pertanggungjawaban: pusat biaya, pusat laba, pusat investasi.

Pusat Pertanggungjawaban

Disebut dengan profit center jika kinerja suatu divisi diukur dari kemampuannya menghasilkan keuntungan atau penjualan Disebut dengan cost center jika kinerja suatu divisi diukur dari kemampuannya mengendalikan biaya untuk mencapai efisiensi optimal Disebut dengan investment center jika kinerja divisi diukur dari kemampuannya mengendalikan keputusan investasi