Anda di halaman 1dari 238

Tanggal Efektif

Masa Penawaran Tanggal Penjatahan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik Tanggal Pencatatan Saham Pada Bursa Efek Indonesia

: : : : : :

30 September 2011 3 Oktober 2011 5 Oktober 2011 7 Oktober 2011 7 Oktober 2011 10 Oktober 2011

BAPEPAM-LK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI. TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM. PT SMR UTAMA, TBK., (PERSEROAN) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL SERTA KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.

PT SMR Utama, Tbk.


Kegiatan Usaha : Bergerak dalam Bidang Usaha Pertambangan Batu Mangan melalui Anak Perusahaan Kantor Pusat : Wisma SMR Lt. 5 Unit 01-02 Jl. Yos Sudarso kav 89 Jakarta Utara Telp.: 021 650 8133 Faksimili : 021 650 8136 www.smrutama.com Email: info@smrutama.com PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM Sebanyak 500.000.000 (lima ratus juta) saham biasa atas nama yang merupakan saham baru yang berasal dari portepel atau sebesar 33,33% (tiga puluh tiga koma tiga puluh tiga persen) dari Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh, dengan nilai nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga Penawaran sebesar Rp600,- (enam ratus Rupiah) setiap saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS). Nilai saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum secara keseluruhan adalah sebesar Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah). PERSEROAN TIDAK MENERBITKAN SAHAM HASIL PENAWARAN UMUM INI DALAM BENTUK SURAT KOLEKTIF, MELAINKANAKAN DIDISTRIBUSIKAN SECARA ELEKTRONIK DALAM PENITIPAN KOLEKTIF PT. KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (KSEI). RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN DAN ANAK PERUSAHAAN ADALAH RISIKO KETERGANTUNGAN PERSEROAN KEPADA ANAK PERUSAHAANNYA YANG MEMILIKI IJIN PERTAMBANGAN DAN MELAKUKAN KEGIATAN PERRTAMBANGAN. RISIKO USAHA PERSEROAN DAN ANAK PERUSAHAAN SELENGKAPNYA DIUNGKAPKAN PADA BAB V PROSPEKTUS INI. RISIKO YANG DIHADAPI INVESTOR PEMBELI EMISI EFEK ADALAH TIDAK LIKUIDNYA SAHAM YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN JUMLAH SAHAM YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI RELATIF TERBATAS. PENCATATAN SAHAM-SAHAM YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM PERDANA INI AKAN DILAKUKAN DI BURSA EFEK INDONESIA PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK

PR

PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas Penjamin Emisi Efek PT Pacific Capital PT Erdhika Elite Sekuritas PT Danasakti Securities PT Dinamika Usahajaya PT Lautandhana Securindo PT Minna Padi Investama PT Onix Capital Tbk PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI DAN PENJAMIN EMISI EFEK MENJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT) TERHADAP PENAWARAN SAHAM PERSEROAN Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 3 Oktober 2011

PT SMR Utama, Tbk., (Perseroan) telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Efek sehubungan dengan Penawaran Umum ini kepada Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam & LK) di Jakarta pada tanggal 27 Juli 2011 dengan surat No. 012/SMRU-Jkt/VII/2011 sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, yang dimuat dalam Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3608 (selanjutnya disebut Undang-Undang Pasar Modal) dan peraturan pelaksanaannya. Saham-saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini, direncanakan akan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai dengan Perjanjian Pendahuluan Pencatatan Efek yang telah dibuat dan ditandatangani antara Perseroan dengan Bursa Efek Indonesia pada tanggal 26 Juli 2011, apabila memenuhi persyaratan pencatatan efek yang ditetapkan oleh BEI. Apabila syarat-syarat pencatatan saham di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum ini dibatalkan demi hukum dan uang pemesanan yang telah diterima dikembalikan kepada para pemesan sesuai dengan Undang-Undang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya. Sehubungan dengan Penawaran Umum ini Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum ini bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran semua data, keterangan atau laporan serta kejujuran pendapat yang disajikan dalam Prospektus ini, sesuai dengan bidang tugas masing-masing berdasarkan ketentuan yang berlaku di wilayah Negara Republik Indonesia dan kode etik serta norma dan standar profesinya masing-masing. Sehubungan dengan Penawaran Umum ini, setiap pihak yang terafiliasi dilarang memberikan keterangan dan/atau pernyataan mengenai data yang tidak diungkapkan dalam Prospektus ini tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Perseroan dan Para Penjamin Pelaksana Emisi Efek. PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek, Penjamin Emisi, Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam Penawaran Umum ini tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya. Penawaran Umum ini tidak didaftarkan berdasarkan Undang-Undang/Peraturan lain selain yang berlaku di Republik Indonesia. Barang siapa di luar wilayah Republik Indonesia menerima Prospektus ini, maka Prospektus ini tidak dimaksudkan sebagai dokumen Penawaran untuk membeli saham, kecuali bila Penawaran dan pembelian saham tersebut tidak bertentangan atau bukan merupakan pelanggaran terhadap Peraturan Perundang-undangan serta ketentuanketentuan Bursa Efek yang berlaku di Negara tersebut atau yurisdiksi di luar Republik Indonesia tersebut. Perseroan telah mengungkapkan semua informasi yang wajib diketahui oleh publik dan tidak ada fakta penting dan relevan yang tidak dikemukakan yang menyebabkan informasi atau fakta material dalam Prospektus ini menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan.

DAFTARISI
DAFTARISI DEFINISIDANSINGKATAN RINGKASAN I. PENAWARANUMUM II. RENCANAPENGGUNAANDANAHASILPENAWARANUMUM III. PERNYATAANHUTANG IV. ANALISISDANPEMBAHASANOLEHMANAJEMEN 1. Umum 2. FaktorfaktoryangMempengaruhiKondisiKeuangandanHasilOperasiPerseroandan AnakPerusahaan V. VI. VII. 3. Keuangan 4. ManajemenRisiko RISIKOUSAHAPERSEROAN KEJADIANPENTINGSETELAHTANGGALLAPORANAUDITORINDEPENDEN KETERANGANTENTANGPERSEROAN 1. RiwayatSingkatPerseroan 2. PerkembanganKepemilikanSahamPerseroan 3. ManajemendanPengawasanPerseroan 4. StrukturOrganisasiPerseroan 5. SumberDayaManusia 6. HubunganPengurusandanPengawasan i iii vi 1 4 11 19 19 19 22 34 36 43 44 44 45 49 54 54 58 59 68 78 79 112 116 123 124 124 124 136 136 137 140 140 142 146 150 152 153

7. KeteranganTentangAnakPerusahaan 8. KeteranganSingkatMengenaiPemegangSahamBerbentukBadanHukumBaikLangsung mapunTidakLangsung 9. TransaksiDenganPihakTerafiliasi 10. PerjanjianPentingDenganPihakKetiga 11. KeteranganTentangKendaraanYangDimilikiAtauDigunakanUntukBeroperasiDan AsuransiPerseroanDanAnakPerusahaan 12. Asuransi 13. PerkaraHukumYangSedangDihadapiPerseroandanAnakPerusahaan VIII. IX. X. XI. XII. XIII. KEGIATANDANPROSPEKUSAHAPERSEROANDANANAKANAKPERUSAHAAN 1. TinjauanUmum 2. KegiatanUsaha 3. KeunggulanKompetitif 4. StrategiUsaha 5. PersainganUsaha 6. TanggungJawabSosialPerusahaan(CorporateSocialResponsibilityCSR) 7. TataKelolaManajemen(GoodCorporateGovernanceGCG) INDUSTRIPERTAMBANGANBATUMANGAN IKHTISARDATAKEUANGANPENTING EKUITAS KEBIJAKANDIVIDENKAS PERPAJAKAN i

XIV. XV. XVI. XVII .

PENJAMINANEMISIEFEK LEMBAGADANPROFESIPENUNJANGPASARMODAL PENDAPATDARISEGIHUKUM LAPORANAUDITORINDEPENDENDANLAPORANKEUANGANKONSOLIDASIPERSEROANDAN ANAKPERUSAHAAN

155 157 159 205 285 297 314 321

XVIII. LAPORANPENILAI XIX. ANGGARANDASARPERSEROAN XX. PERSYARATANPEMESANANPEMBELIANSAHAM XXI. PENYEBARLUASANPROSPEKTUSDANFORMULIRPEMESANANPEMBELIANSAHAM LAMPIRAN:PerhitunganCadanganPertambanganMangandiDaerahIUPProduksiManganPTSoe MakmurResourcesTbk

ii

DEFINISIDANSINGKATAN
DefinisiUmum AFILIASI : Berarti: a. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua,baiksecarahorisontalmaupunvertikal; b. hubungan antara satu pihak dengan pegawai, Direktur, atau Komisaris dari pihaktersebut; c. hubungan antara 2 (dua) Perseroan dimana terdapat satu atau lebih anggotaDireksiatauKomisarisyangsama; d. hubungan antara Perseroan dengan suatu pihak, baik langsung maupun tidaklangsung,mengendalikanataudikendalikanolehPerseroantersebut; e. hubungan antara 2 (dua) Perseroan yang dikendalikan baik langsung maupuntidaklangsungolehpihakyangsama;atau f. hubunganantaraPerseroandanpemegangsahamutama.

ANAKPERUSAHAAN

: Berartiperusahaanperusahaansebagaimanadimaksuddibawahini,yaitu: 1. kepemilikan atas sahamsahamnya baik secara langsung maupun tidak langsung yang dikuasai oleh Perseroan dalam jumlah sekurangkurangnya 50% dari modal ditempatkan dan disetor perusahan yang bersangkutan; dan 2. yang laporan keuangannya dikonsolidasikan dengan Perseroan sesuai denganprinsipstandarakuntansikeuanganyangberlakudiIndonesia

BAE

: Biro Administrasi Efek, berarti pihak yang melaksanakan PUT I yang ditunjuk oleh Perseroan, dalam hal ini adalah PT Ficomindo Buana Registrar, berkedudukandiJakarta.

BAPEPAMLK

: Berarti Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No 184/PMK.01/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan yangditetapkantanggal11Oktober2010

BEI

: Bursa Efek Indonesia sebagaimana didefinisikan dalam Pasal 1 Angka 4 UUPM yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Jakarta, suatu Perseroan Terbatas yang didirikan dan dijalankan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia serta berkedudukan di Jakarta, dan merupakan Bursa Efek dimana saham sahamPerseroanakandicatatkan.

HARIBURSA

HARIKALENDER

: Berarti harihari diselenggarakannya perdagangan efek di Bursa Efek, yaitu SeninsampaidenganJumat,kecualiharitersebutmerupakanhariliburnasional dan hari Minggu atau dinyatakan sebagai hari libur oleh Bursa Efek, dengan ketentuan apabila salah satu pihak harus melaksanakan kewajiban pada Hari Bursa dimana oleh instansi yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai hari libur,makapelaksanaankewajibantersebutharusdilaksanakanpadaHariBursa berikutnya,kecualiditetapkanlainolehinstansiyangberwenang. : Berartisetiapharidalam1(satu)tahunsesuaidenganGregoriusCalendartanpa kecuali, termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu waktuditetapkanolehPemerintahRepublikIndonesiadanHariKerjabiasayang karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah sebagai bukan Hari Kerjabiasa. : Berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, atau Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagaibukanHariKerjabiasa. iii

HARIKERJA

KSEI

MASYARAKAT

PEMERINTAH PERATURANNO.X.K.4

PERATURANNOIX.J.1

PERATURANNOIX.I.5

PERATURANNOIX.I.7

PERSEROAN

PERNYATAANEFEKTIF

RUPS

RUPSLB Rp

: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, suatu Perseroan Terbatas yang didirikan dan dijalankan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia serta berkedudukan di Jakarta yang mempunyai kegiatan usaha dan mempunyai izin sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana didefinisikan danditentukandalamUUPMdanperaturanperaturanpelaksanaannya. : Berarti perorangan baik Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing dan/atau badan hukum, baik badan hukum Indonesia maupun badan hukum asing, baik yang bertempat tinggal atau berkedudukan hukum di Indonesia ataupundiluarnegeri. : PemerintahNegaraRepublikIndonesia. : Peraturan Bapepam & LK tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum sebagaimana tercantum dalam Keputusan Ketua Bapepam &LKNo.Kep27/PM/2003tanggal17Juli2003. : Peraturan Bapepam & LK tentang PokokPokok Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Keputusan Ketua Bapepam &LK No. Kep 179/BL/2008tanggal14Mei2008 : Peraturan Bapepam & LK tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit sebagaiman tercantum dalam Keputusan Ketua Bapepam & LKNo.Kep29/PM/2004tanggal24September2004. : Peraturan Bapepam & LK tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal sebagaimana tercantum dalam Keputusan Ketua Bapepam&LKNo.Kep496/BL/2008tanggal28Nopember2008. : PT SMRU Utama Tbk, suatu Perseroan Terbatas yang didirikan dan dijalankan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia serta berkedudukan di Jakarta, Indonesia. : Berarti terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran sesuai denganketentuanangka4PeraturanBapepamLKNomorIX.A.2yaitu: Pernyataan Pendaftaran dapat menjadi efektif dengan memperhatikan ketentuansebagaiberikut: 1. atasdasarlewatnyawaktu,yakni: a. 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran diterima Bapepam dan LK secara lengkap, yaitu telah mencakup seluruh kriteria yang ditetapkan dalam peraturan yang terkait dengan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum dan peraturanyangterkaitdenganPenawaranUmum;atau b. 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal perubahan terakhir yang disampaikan Perseroan atau yang diminta Bapepam dan LK dipenuhi; atau 2. atas dasar pernyataan efektif dari Bapepam dan LK bahwa tidak ada lagi perubahandan/atautambahaninformasilebihlanjutyangdiperlukan. : Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam dandiselenggarakanmenurutketentuanAnggaranDasarPerseroan. : RapatUmumPemegangSahamLuarBiasa : MatauangRupiah. iv

UUPT DefinisiPertambangan mt Overburden

UndangUndangPerusahaanTerbatas No40tahun2007

: Singkatandarimetricton : Berarti setiap benda berupa tanah atau batu yang berada di atas lapisan batu mangan, atau berada di tengahtengah lapisan batu mangan, yang akan diangkat/dipindahkandalamprosespenambangan. : Berarti lapisan batu mangan yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara nyata dengan keyakinan geologi tertentu dapat berubah menjadi cadangan setelah dilakukan pengkajian kelayakan tambang dan memenuhi kriteria layak tambang. : IjinUsahaPertambanganOperasiProduksi : IjinUsaha : Cadangansumberdayayangdapatditambang. : IjinUsahaPertambangan(IUP)

SumberDaya

IUPOP IUPPSMR Mineable IUP

SingkatanNamaPerusahaan: SMR : PTSoeMakmurResources AKAR TN : PTAdikarsaAlamResources : PTTransentraNusantara

RINGKASAN

RingkasaninidibuatatasdasarfaktafaktadanpertimbanganpertimbanganyangpalingpentingbagiPerseroan yangmerupakanbagiantidakterpisahkandanharusdibacadalamkaitannyadenganketeranganyanglebihrinci dandatakeuanganyangtercantumdalamprospektusini.SemuainformasikeuanganPerseroandisusundalam matauangRupiahdansesuaidenganstandarakuntansikeuangandiIndonesia. 1. Umum

Perseroan adalah suatu perseroan terbatas yang telah didirikan berdasarkan hukum dan peraturan perundang undangan Republik Indonesia untuk pertama kali dengan nama PT Dwi Satria Jaya, yang berkedudukan di Semarang berdasarkan Akta Pendirian Perseroan nomor 31 tanggal 11 November 2003, dibuat dihadapan Fransisca Eka Sumarningsih, S.H., M.H., Notaris di Semarang, yang telah mendapat Pengesahan Akta Pendirian Perseroan Terbatas dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor C28091 HT.01.01.TH.2003 tanggal 21 November 2003, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan dengan nomor TDP 110117004802 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Semarang di bawah nomor 0347/BH11.01/XII/2003 tanggal 5 Desember 2003 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia nomor 43 tanggal 28Mei2004,TambahanBeritaNegaranomor5091. Perseroan telah mengalami perubahan nama menjadi PT SMR Utama, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perseroan nomor 287 tanggal 30 Nopember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU58940.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 17 Desember 2010dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yangdiselenggarakan olehMenteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0091296.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 17 Desember 2010, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 52/KETN/III/2011 tanggal 17 Maret 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita Negara RepublikIndonesiasedangdalamprosespengurusan. Anggaran Dasar tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini, sehubungan dengan perubahan status Perseroan dari Perseroan Tertutup menjadi Perseroan Terbuka nama Perseroan menjadi PT SMR Utama, Tbk., berdasarkan Keputusan Sirkular Pemegang Saham Perseroan Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tertanggal 4 Juli 2011, sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perseroan nomor 28 tanggal 4 Juli 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU33920.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 6 Juli 2011 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0055181.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 6 Juli 2011, pendaftaran dalam Daftar Perusahaan dalam rangka UU WDP akan diurus oleh Perseroan dan sesuai dengan Surat Keterangan nomor 113/KETN/VIII/2011 tanggal 25 Agustus 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam prosespengurusan. Sejak Perseroan berdiri sampai prospektus ini diterbitkan, Perseroan melalui Anak Perusahaan memiliki kegiatan usahamelakukankegiatanpenambanganmeliputieksploitasi,produksidanperdaganganbatumangan. vi

2. StrukturPenawaran Jumlahsahamyang ditawarkan

NilaiNominal HargaPenawaran TotalPenawaranUmum 3.

: : :

Sebanyak 500.000.000 (lima ratus juta) saham biasa atas nama yang merupakan saham baru yang berasal dari portepel atau sebesar 33,33% (tiga puluhkomatigapuluhtigapersen)dariModalDitempatkandanDisetorPenuh setelahPenawaranUmum. Rp100, (seratusRupiah)persaham. Rp600, persaham. sebesarRp300.000.000.000, (tigaratusmiliarRupiah).

RencanaPenggunaanDanaHasilPenawaranUmum

DanayangdiperolehdarihasilPenawaranUmumPerdanaSaham,setelahdikurangibiayabiayaterkaitemisiefek akanolehPerseroanuntuk: 1. Menambah modal disetor di SMR sejumlah Rp250.000.000.000, (dua ratus lima puluh miliar Rupiah) atau 87,72%yangselanjutnyaakandigunakanolehSMRdenganrinciansebagaiberikut: a) sekitar Rp25.550.000.000, (dua puluh lima miliar lima ratus lima puluh Rupiah) atau 8,96% untuk menambaharmadaalatberat,yaitu:6(enam)unitexcavatormerkCaterpilar320D,3(tiga)unitbulldozer merk Komatsu D85ESS2A, 5 (lima) unit wheelloader merk Caterpilar 950, 3 (tiga) unit Forklift Komatsu FD508.PenambahanarmadaalatberattersebutuntukmeningkatkanhasilproduksiSMR,dimanasaatini alat berat yang telah dimiliki SMR adalah Excavator sebanyak 16 (enam belas) unit, Bulldozer sebanyak 7 (tujuh) unit. Hingga saat ini Perseroan belum memiliki wheelloder dan forklift. Pembelian alatalat berat tersebut kepada pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan. Penambahan alat alatberatinidirencanakanselesaipadakuartal2tahun2012. b) SekitarRp25.000.000.000,(duapuluhlimamiliarRupiah)atau8,77%untukmeningkatkanjumlaharmada kendaraan yang meliputi 8 (delapan) unit kendaraan operasional, 20 (dua puluh) unit truk angkutan dan 15(limabelas)unitdumptruk.Pembelianjumlaharmadakendaraantersebutuntukkegiatanoperasional SMR, dimana hingga saat ini jumlah armada yang telah dimiliki SMR adalah sebanyak 20 (dua puluh) unit kendaraan operasional, 21 (dua puluh satu) unit truk angkutan dan 12 (dua belas) unit dump truk. PembelianarmadatersebutkepadapihakketigayangtidakmemilikihubunganafiliasidenganPerseroan. Penambahanarmadainidirencanakanselesaipadakuartalke3tahun2012. c) Sekitar Rp25.000.000.000, (dua puluh lima miliar Rupiah) atau 8,77% untuk peningkatan jalan di area pertambangan di desa Supul, Kecamatan Kuatnana Propinsi Nusa Tenggara Timur dan desa Noebesa, KecamatanAmanubanTengah,PropinsiNusaTenggaraTimurdanpembangunanaksesjalanbarumenuju pertambangan yang berlokasi di desa Tubmonas, Kecamatan Amanuban Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur maupun jalan desayang sudah ada yang berlokasi di desa Supul.Dimana pada saat ini jalandi area pertambangan di desa Supul dan Noebesa merupakan jalan setapak sehingga perlu dilakukan perataan, dan pengerasan jalan. Sedangkan jalan desa Tubmonas kondisinya hanya merupakan jalan setapak yang hanya bisa dilewati motor sehingga perlu dilakukan pelebaran jalan dengan lebar berkisar 68 meter dengan panjang jalan perbaikan berkisar 10km dan untuk jalan desa Supul dan desa Noebesa akan dilakukan pengerasan jalan dan pelebaran sekitar 12 meter dengan panjang jalan sekitar 8 km. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan akses keluar masuk kendaraan tambang semakin lancar guna meningkatkan hasil produksi dan efisiensi. Pembuatan fasilitas jalan tersebut direncanakan selesai pada kuartalke4tahun2012. d) Sekitar Rp20.000.000.000, (dua puluh miliar Rupiah) atau 7,02% digunakan untuk pembangunan stock pile dan fasilitas crushing & washing di area tambang yang berlokasi di desa Supul dan Noebasa serta fasilitas pendukung seperti kantor (site office), pasokan listrik dan air, dimana pengerjaannya akan dilaksanakan oleh pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan. Pembangunan stock pile tersebut untuk menyimpan batu mangan sebelum di proses dan sebelum dikirim ke pelanggan, sedangkan pembangunan fasilitas crushing & washing untuk meningkatkan kualitas batu mangan. Fasiltasfasilitastersebutdirencanakanselesaipadakuartalke2tahun2012. e) Sekitar Rp10.000.000.000, (sepuluh miliar Rupiah) atau 3,51% untuk pembangunan kantor, tempat tinggal karyawan, kantin, klinik, tempat ibadah, pasokan air dan listrik serta sarana komunikasi, dimana pengerjaannya akan dilaksanakan oleh pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan.Pembangunaninidirencanakanselesaipadakuartalke4tahun2012. vii

f)

Sekitar Rp8.000.000.000 (delapan miliar Rupiah) atau 2,81% untuk biaya explorasi SMR. SMR akan melakukan eksplorasi tambahan di area yang berpotensi adanya penyebaran mangan yang sebelumnya belummasukdidalamrencanaareapenambangan. Kegiataneksplorasidanperencanaantersebutdikerjakanolehpihakketigayangtidakmemilikihubungan afiliasidenganPerseroandanAnakPerusahaan.Aktifitaseksplorasilanjutaninidirencanakanselesaipada kuartalke4tahun2012. g) SejumlahRp54.000.000.000,(limapuluhempatmiliarRupiah)atau18,95%untukmodalkerja,yangakan digunakanuntukkegiatanoperasionaldiantaranyauntukgajikaryawan,biayatransportasi,listrikdanlain lain. h) Sejumlah Rp82.450.000.000, (delapan puluh dua miliar empat ratus lima puluh juta Rupiah) atau 28,93% digunakanuntukmelunasihutangdi: PT Bank Windu Kentjana Internasional, Tbk. sejumlah Rp51.900.000.000, (lima puluh satu miliar sembilan ratus juta Rupiah) atau 18,21%. Kurs yang digunakan pada saat pelunasan hutang tersebut adalah kurs pada tanggal hutang dilunasi, bila terjadi perubahan kurs sehingga mengakibatkan dana IPO yang digunakan untuk melunasi hutang PT Bank Windu Kentjana International, Tbk tersebut kurang maka sisa kekurangannya diambil dari kas Perseroan.Namun bisa terjadi kelebihan dana IPO yang digunakan untuk melunasi hutang tersebut, maka kelebihan dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja SMR antara lain digunakan untuk gaji karyawan, biaya transportasi, biaya listrik danlainlain.HutangtersebutdilunasigunamengurangibebankeuanganSMR

PT Danpac Finance sejumlah Rp26.750.000.000, (dua puluh enam miliar tujuh ratus lima puluh juta Rupiah)atau9,39%.HutangtersebutdilunasigunamengurangibebankeuanganSMR. PT Bank Pan Indonesia, Tbk sejumlah Rp3.800.000.000, (tiga miliar delapan ratus juta Rupiah) atau 1,33%.HutangtersebutdilunasigunamengurangibebankeuanganSMR.

Perseroan dan Anak Perusahaan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan PT Bank Windu Kentjana Internasional,Tbk.,PTDanpacFinancedanPTBankPanIndonesia,Tbk. 2. Menambah modal disetor di AKAR sejumlah Rp20.000.000.000, (dua puluh miliar Rupiah) atau 7,02 % yang selanjutnyaakandigunakanolehAKARuntuk: a) Investasi sejumlah Rp9.286.000.000, (sembilan miliar dua ratus delapan puluh enam juta Rupiah), atau 3,26% yang digunakan untuk lain untuk pembelian 2 (dua ) unit kendaraan operasional, jembatan timbang dan perlengkapan operasional berupa perangkat alat laboratorium, perangkat washing processing dan perlengkapan bengkel, dimana sebelumnya AKAR belum melakukan investasi untuk kendaraanoperasional,jembatantimbang,perlengkapanoperasionaldanperlengkapanbengkel. b) Modal kerja sejumlah Rp10.714.000.000., (sepuluh miliar tujuh ratus empat belas juta Rupiah) atau 3,76%. Penambahan modal kerja tersebut untuk kegiatan operasional dalam menjalankan usaha perdaganganbatumangan,diantaranyauntukgajikaryawan,biayatransportasi,listrikdanlainlain Menambah modal disetor di TN sejumlah Rp15.000.000.000, (lima belas miliar Rupiah) atau 5,26% yang selanjutnya akan digunakan oleh TN untuk modal kerja untuk yaitu untuk menjalankan usaha pengangkutan batu mangan, yang antara lain untuk pembelian kendaraan operasional dan modal kerja diantaranya diantaranyauntukgajikaryawan,biayatransportasi,listrikdanlainlain.

3.

viii

4.

StrukturPermodalandanPemegangSaham

KomposisimodalsahamPerseroanpadasaatProspektusiniditerbitkanadalahsebagaiberikut:
Keterangan ModalDasar SahamBiasaAtasNama ModalDitempatkandanDisetor: PTDanaHayatiWisesa PTAlamAbadiResources JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh JumlahSahamDalamPortepelSahamBiasaAtasNama NilaiNominalRp100,persaham JumlahSaham JumlahNominal(Rp) 4.000.000.000 400.000.000.000 200.000.000 800.000.000 1.000.000.000 3.000.000.000 20.000.000.000 80.000.000.000 100.000.000.000 300.000.000.000

% 20,00 80,00 100,00

DenganterjualnyaseluruhsahamyangditawarkanPerseroandalamPenawaranUmumPerdanaini,makasusunan modal saham dan pemegang saham Perseroan sebelum dan sesudah Penawaran Umum Perdana adalah sebagai berikut:
Keterangan ModalDasar SahamBiasaAtasNama ModalDitempatkandan DisetorPenuh PTDanaHayatiWisesa PTAlamAbadiResources Masyarakat TotalModalDitempatkan danDisetorPenuh SahamDalamPortepel SebelumPenawaranUmumPerdana SetelahPenawaranUmumPerdana JumlahSaham JumlahNominal % JumlahSaham Jumlah % (Rp) Nominal(Rp) 4.000.000.000 400.000.000.000 4.000.000.000 400.000.000.000 200.000.000 800.000.000 1.000.000.000 3.000.000.000 20.000.000.000 80.000.000.000 20,00 80,00 200.000.000 800.000.000 500.000.000

20.000.000.000 13,33 80.000.000.000 53,33 50.000.000.000 33,33

100.000.000.000 100,00 300.000.000.000

1.500.000.000 150.000.000.000 100,00 2.500.000.000 250.000.000.000

Saham yang ditawarkan seluruhnya terdiri dari saham baru yang dikeluarkan dari portepel yang memberikan pemegangnya hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham lainnya dari Perseroan yang telah ditempatkandandisetorpenuh. 5. KebijakanDevidenKas Setelah Penawaran Umum ini, Perseroan bermaksud untuk membayarkan dividen kepada pemegang saham Perseroan dalam jumlah sekitar 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih konsolidasi Perseroan sejak tahun buku 2012 setelah menyisihkan cadangan yang diharuskan. Perseroan tidak membagikan deviden untuk tahun buku 2011 dikarena kondisi keuangan Perseroan belum memungkinkan untuk membagi deviden kepada pemegang sahamPerseroan. PemegangSahambarudalamrangkaPenawaranUmuminimempunyaihakyangsamadansederajatdalamsegala haldenganPemegangSahamlainnyayangmodalsahamnyatelahditempatkandandisetorpenuhdalam Perseroan,termasukhakataspembagiandividen. 6. IkhtisarDataKeuanganPenting Angkaangka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini berasal dari dan atau dihitung berdasarkan laporan keuangankonsolidasianPerseroandanEntitasAnaktanggal31Maret2011dan31Desember2010sertatigabulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja dengan Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian dengan paragraf penjelasan (1) penyajian kembali laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 dan laporan posisi keuangan tanggal 1 Januari 2008/31 Desember 2007 (2) penerapan PSAK yang efektif 1 Januari 2011 (3) penerbitan kembali laporan keuangan dan untuk laporan ix

keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2009, 2008 dan 2007 serta tahun yang berakhir pada tanggaltanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Leonard, Mulia & Richard dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian.Laporankeuanganuntuktahunyangberakhirpadatanggal31Desember2006tidakdiaudit. LaporanPosisiKeuanganKonsolidasian (dalamribuanRupiah)
Keterangan JumlahAset JumlahLiabilitas JumlahEkuitas Penjualan BebanPokokPenjualan RugiNetoPeriodeBerjalan 31Maret 2011 194.323.562 130.873.902 63.449.660 6.964.054 (9.521.648) (6.510.511) 2010 193.605.875 123.655.704 69.950.171 23.860.195 (28.503.792) (16.833.044) 2009 156.428.281 168.465.066 (12.036.785) 10.195.829 (14.833.023) (10.620.821) 31Desember 2008 58.755.125 60.171.089 (1.415.964) (1.962.197) 2007 246.233 246.233 (192.435) 2006* 438.668 438.668 (701.979)

*unaudited 7. RisikoUsaha

1. 2. 3. RisikoKetergantunganPerseroanterhadapAnakPerusahaanyangmemilikisumberpendapatantunggaldan kegiatanoperasionalyangterkonsentrasi. RisikoMasihDefisitnyaLaporanKeuanganPerseroan RisikoyangberhubungandengankegiatanusahaAnakPerusahaandanIndustriBatuMangan 3.1. RisikoterhambatnyaataugagalnyarencanaekspansiAnakPerusahaan 3.2. Risikodalammemperoleh,mempertahankandanmemperbaruiizinizin,perjanjiandanpersetujuanyang dibutuhkan 3.3. RisikoizinpenambanganyangdapatdiakhiriataudibatasiolehPemerintah 3.4. Risikoditerbitkannyaperaturanperundangundanganbaruyangdapatmemberikandampaknegatif terhadapkinerjaoperasiAnakPerusahaan 3.5. RisikoketerlambatanpengangkutanbatuMangan 3.6. Risikoterkaitdenganperubahancuaca 3.7. RisikotidakadanyaindexhargabatuManganyangdianutsecarakonsistenolehindustriMangansecara umum 3.8. Risikopersainganbisnis 3.9. Risikooperasional 3.10. Risikobelumadanyakontrakkontrakjangkapanjangdengankonsumen 3.11. Risikoterkaitfluktuasihargabatumangan 3.12. Risikopenyesuaianatasestimasicadanganbatumanganterbukti(proven)danterduga(probable) 3.13. Risikostandarisasikadar. 3.14. Risikopenurunankualitasbatumangan. 3.15. Risikopenambanganilegal 3.16. RisikoKeterbatasanTenagaKerja 3.17. Risikokewajibanreklamasidanrehabilitasitambang 3.18. Risikokegiatanpenambangandiwilayahkehutanan 3.19. Risikoketergantunganpadasejumlahkecilpelangganyangmembelisebagianbesarhasilproduksi PerseroandanAnakPerusahaan 3.20. RisikotidaktercapainyatingkatproduksibatumanganAnakPerusahaanuntukmemenuhikebutuhan pelanggan 3.21. Risikohubungandenganpenduduksetempatdiwilayahpertambangan 3.22. Risikokelalaiandalammematuhiperaturanperundangundangandibidanglingkunganhidup 3.23. RisikoAsuransiyangdimilikiAnakPerusahaantidakmencakupsemuapotensikerugianyangmungkin dihadapi RisikoyangberkaitandenganSaham

4.

8. AnakPerusahaan 8.1 SMR SMR, yang bergerak dibidang pertambangan batu mangan. SMR berdomisili di Jakarta Utama dengan lokasi pertambangan di Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Perseroan melakukan penyertaan di SMR pada tahun2008.KepemilikanPerseroandiSMRadalahsebesar99,68%.SMRtelahmelakukankegiatanoperasionalnya sejaktahun2008. 8.2 AKAR AKAR, yang bergerak dibidang usaha perdagangan dan masih dalam tahap pengembangan. AKAR berlokasi di Jakarta. Perseroan melakukan penyertaan di AKAR pada tahun 2010 Kepemilikan Perseroan di AKAR adalah sebesar99,00%.SampaidenganprospektusiniditerbitkanAKARbelummemulaikegiatanoperasionalnya. 8.3 TN TN, yang bergerak dibidang usaha perdagangan dan masih dalam tahap pengembangan. TN berlokasi di Jakarta Perseroan melakukan penyertaan di TN pada tahun 2011. Kepemilikan Perseroan di TN adalah sebesar 99,00%. SampaidenganprospektusiniditerbitkanTNbelummemulaikegiatanoperasionalnya.

xi

Halaman ini sengaja dikosongkan

I. PENAWARANUMUM
Perseroan dengan ini melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (selanjutnya disebut Penawaran Umum) sebanyak 500.000.000 (lima ratus juta) saham biasa atas nama yang merupakan saham baru dengan nilai nomimal Rp100, (seratus Rupiah) setiap saham yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga Penawaran sebesar Rp600, (enam ratus Rupiah) setiap saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS). Nilai saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum secara keseluruhanadalahsebesarRp300.000.000.000,(tigaratusmiliarRupiah). Saham biasa atas nama yang ditawarkan seluruhnya terdiri dari saham baru yang berasal dari portepel Perseroan,sertaakanmemberikankepadapemegangnyahakyangsamadansederajatdalamsegalahaldengan SahambiasaatasnamalainnyadariPerseroanyangtelahditempatkandandisetorpenuh,termasukantaralain hak atas pembagian deviden, hak untuk mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham, hak atas pembagiansahambonusdanHakMemesanEfekTerlebihDahulu.

PTSMRUtama,Tbk.
KegiatanUsaha: BergerakdalamBidangUsahaPertambanganBatuManganmelaluiAnakPerusahaan KantorPusat: WismaSMRLt.5Unit0102 Jl.YosSudarsoKav.89 JakartaUtara14350 Telp.:0216508133Faksimili:0216508135 www.smrutama.com Email:info@smrutama.com

RISIKOUTAMAYANGDIHADAPIPERSEROANDANANAKPERUSAHAANADALAHRISIKOKETERGANTUNGAN PERSEROANKEPADAANAKPERUSAHAANNYAYANGMEMILIKIIJINPERTAMBANGANDANMELAKUKAN KEGIATANPERRTAMBANGAN.RISIKOUSAHAPERSEROANDANANAKPERUSAHAANSELENGKAPNYA DIUNGKAPKANPADABABVPROSPEKTUSINI. MENGINGATJUMLAHSAHAMYANGDITAWARKANPADAPENAWARANUMUMINIRELATIFTERBATASMAKA TERDAPATKEMUNGKINANPERDAGANGANEFEKYANGDITAWARKANMENJADITERBATASATAUSAHAM SAHAMTERSEBUTMENJADIKURANGLIKUID.


Perseroan adalah suatu perseroan terbatas yang telah didirikan berdasarkan hukum dan peraturan perundang undangan Republik Indonesia untuk pertama kali dengan nama PT Dwi Satria Jaya, yang berkedudukan di Semarang berdasarkan Akta Pendirian Perseroan nomor 31 tanggal 11 November 2003, dibuat dihadapan Fransisca Eka Sumarningsih, S.H., M.H., Notaris di Semarang, yang telah mendapat Pengesahan Akta Pendirian Perseroan Terbatas dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor C 28091 HT.01.01.TH.2003 tanggal 21 November 2003, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan dengan nomor TDP 110117004802 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Semarang di bawah nomor 0347/BH 11.01/XII/2003tanggal5Desember2003dantelahdiumumkandalamBeritaNegaraRepublikIndonesianomor 43tanggal28Mei2004,TambahanBeritaNegaranomor5091. Perseroan telah mengalami perubahan nama menjadi PT SMR Utama, berdasarkan Akta Pernyataan KeputusanPemegangSahamPerseroannomor287tanggal30Nopember2010,dibuatdihadapanHumbergLie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU58940.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 17 Desember 2010 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0091296.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 17 Desember 2010, berdasarkan Surat Keterangan nomor 52/KETN/III/2011 tanggal 17 Maret 2011 yang dikeluarkan oleh Notaris Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, pengumumandalamBeritaNegaraRepublikIndonesiasedangdalamprosespengurusan. Anggaran Dasar tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir dalam rangka Penawaran Umum ini, sehubungan dengan perubahan status Perseroan dari Perseroan Tertutup menjadi Perseroan Terbuka nama Perseroan menjadi PT SMR Utama, Tbk., berdasarkan Keputusan Sirkular Pemegang Saham Perseroan Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tertanggal 4 Juli 2011, sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perseroan nomor 28 tanggal 4 Juli 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU33920.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 6 Juli 2011 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0055181.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 6 Juli 2011, pendaftaran dalam Daftar Perusahaan dalam rangka Undangundangnomor3Tahun1982tentangWajibDaftarPerusahaan(UUWDP)akandiurusolehPerseroan dan sesuai dengan Surat Keterangan nomor 113/KETN/VIII/2011 tanggal 25 Agustus 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, Sarjana Hukum, Sarjana Ekonomi, Magister Kenotariatan, Notaris di Jakarta Utara, pengumumandalamBeritaNegaraRepublikIndonesiasedangdalamprosespengurusan. KomposisimodalsahamPerseroanpadasaatProspektusiniditerbitkanadalahsebagaiberikut:
Keterangan ModalDasar SahamBiasaAtasNama ModalDitempatkandanDisetor: PTDanaHayatiWisesa PTAlamAbadiResources JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh JumlahSahamDalamPortepelSahamBiasaAtasNama NilaiNominalRp100,persaham JumlahSaham JumlahNominal(Rp) 4.000.000.000 400.000.000.000 200.000.000 800.000.000 1.000.000.000 3.000.000.000 20.000.000.000 80.000.000.000 100.000.000.000 300.000.000.000 % 20,00 80,00 100,00


Dengan terjualnya seluruh saham yang ditawarkan Perseroan dalam Penawaran Umum Perdana ini, maka susunan modal saham dan pemegang saham Perseroan sebelum dan sesudah Penawaran Umum Perdana adalahsebagaiberikut:
Keterangan ModalDasarSahamBiasa AtasNama ModalDitempatkandan DisetorPenuh PTDanaHayatiWisesa PTAlamAbadiResources Masyarakat TotalModalDitempatkan danDisetorPenuh SahamDalamPortepel SebelumPenawaranUmumPerdana JumlahSaham JumlahNominal % (Rp) 4.000.000.000 200.000.000 800.000.000 1.000.000.000 3.000.000.000 400.000.000.000 20.000.000.000 80.000.000.000 SetelahPenawaranUmumPerdana JumlahSaham Jumlah % Nominal(Rp) 4.000.000.000 400.000.000.000 20,00 80,00 200.000.000 800.000.000 500.000.000

20.000.000.000 13,33 80.000.000.000 53,34 50.000.000.000 33,33

100.000.000.000 100,00 300.000.000.000

1.500.000.000 150.000.000.000 100,00 2.500.000.000 250.000.000.000

Saham yang ditawarkan seluruhnya terdiri dari saham baru yang dikeluarkan dari portepel yang memberikan pemegangnya hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham lainnya dari Perseroan yang telah ditempatkandandisetorpenuh.

PENCATATANSAHAMDIBURSAEFEKINDONESIA
Bersamaan dengan pencatatan sebanyak 500.000.000 (lima ratus juta) saham baru yang berasal dari portepel atau sebesar 33,33% (tiga puluh tiga koma tiga puluh tiga persen) dari Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh dalam Penawaran Umum, maka Perseroan atas nama pemegang saham lama akan mencatatkan pula sejumlah 1.000.000.000 (satu miliar) saham atau 66,67% (enam puluh enam koma enam puluh tujuh persen), yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Saham tersebut adalah saham milik PT Dana Hayati Wisesa sebanyak 200.000.000 (dua ratus juta) saham atau 13,33% (tiga belas koma tiga puluh tiga persen) dan saham milik PT Alam Abadi Resources sebanyak 800.000.000 (delapan ratus juta) saham atau 53,34% (lima puluh tiga koma tigapuluhempatpersen). DengandemikianjumlahsahamyangakandicatatkanolehPerseroandiBursaEfekIndonesiaseluruhnyaadalah sebanyak 1.500.000.000 (satu miliar lima ratus juta) saham atau sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah ModalDitempatkandanDisetorPenuhsesudahPenawaranUmumini. Perseroandanpemegangsahamtidakbermaksuduntukmengeluarkanataumencatatkansahambarudan/atau efek lainnya yang dapat dikonversi menjadi saham dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan setelah tanggal PernyataanPendaftaranmenjadiefektif.

II. RENCANAPENGGUNAANDANAHASILPENAWARANUMUM
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham, setelah dikurangi biayabiaya terkait emisi efekakandigunakanolehPerseroanuntuk: 1. Menambah modal disetor di SMR sejumlah Rp250.000.000.000, (dua ratus lima puluh miliar Rupiah) atau 87,72%yangselanjutnyaakandigunakanolehSMRdenganrinciansebagaiberikut: a) Sekitar Rp25.550.000.000, (dua puluh lima miliar lima ratus lima puluh juta Rupiah) atau 8,96% untuk menambah armada alat berat, yaitu: 6 (enam) unit excavator merk Caterpilar 320D, 3 (tiga) unit bulldozermerkKomatsuD85ESS2A,5(lima)unitwheelloadermerkCaterpilar950,3(tiga)unitForklift Komatsu FD508. Penambahan armada alat berat tersebut untuk meningkatkan hasil produksi SMR, dimana saat ini alat berat yang telah dimiliki SMR adalah Excavator sebanyak 16 (enam belas) unit, Bulldozer sebanyak 7 (tujuh) unit. Hingga saat ini SMR belum memiliki wheelloder dan forklift. Pembelian alatalat berat tersebut kepada pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan.Penambahanalatalatberatinidirencanakanselesaipadakuartal2tahun2012. b) Sekitar Rp25.000.000.000, (dua puluh lima miliar Rupiah) atau 8,77% untuk meningkatkan jumlah armada kendaraan yang meliputi 8 (delapan) unit kendaraan operasional, 20 (dua puluh) unit truk angkutan dan 15 (lima belas) unit dump truk. Pembelian jumlah armada kendaraan tersebut untuk kegiatan operasional SMR, dimana hingga saat ini jumlah armada yang telah dimiliki SMR adalah sebanyak 20 (dua puluh) unit kendaraan operasional, 21 (dua puluh satu) unit truk angkutan dan 12 (dua belas) unit dump truk. Pembelian armada tersebut kepada pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan. Penambahan armada ini direncanakan selesai pada kuartal ke3 tahun2012. c) Sekitar Rp25.000.000.000, (dua puluh lima miliar Rupiah) atau 8,77% untuk peningkatan jalan di area pertambangan di desa Supul, Kecamatan Kuatnana Propinsi Nusa Tenggara Timur dan desa Noebesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Propinsi Nusa Tenggara Timur dan pembangunan akses jalan baru menuju pertambangan yang berlokasi di desa Tubmonas, Kecamatan Amanuban Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur maupun jalan desa yang sudah ada yang berlokasi di desa Supul. Dimana pada saat ini jalan di area pertambangan di desa Supul dan Noebesa merupakan jalan setapak sehingga perlu dilakukan perataan, dan pengerasan jalan. Sedangkan jalan desa Tubmonas kondisinya hanya merupakan jalan setapak yang hanya bisa dilewati motor sehingga perlu dilakukan pelebaran jalan dengan lebar berkisar 68 meter dengan panjang jalan perbaikan berkisar 10km dan untuk jalan desa Supul dan desa Noebesa akan dilakukan pengerasan jalan dan pelebaran sekitar 12 meter dengan panjang jalan sekitar 8 km. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan akses keluar masuk kendaraan tambang semakin lancar guna meningkatkan hasil produksi dan efisiensi. Pembuatan fasilitas jalan tersebutdirencanakanselesaipadakuartalke4tahun2012. d) SekitarRp20.000.000.000,(duapuluhmiliarRupiah)atau7,02%digunakanuntukpembangunanstock piledanfasilitascrushing&washingdiareatambangyangberlokasididesaSupuldanNoebasaserta fasilitas pendukung seperti kantor (site office), pasokan listrik dan air, dimana pengerjaannya akan dilaksanakan oleh pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan. Pembangunan stock pile tersebut untuk menyimpan batu mangan sebelum di proses dan sebelum dikirim ke pelanggan, sedangkan pembangunan fasilitas crushing & washing untuk meningkatkan kualitas batu mangan.Fasilitasfasilitastersebutdirencanakanselesaipadakuartalke2tahun2012. e) Sekitar Rp10.000.000.000, (sepuluh miliar Rupiah) atau 3,51% untuk pembangunan kantor, tempat tinggalkaryawan,kantin,klinik,tempatibadah,pasokanairdanlistriksertasaranakomunikasi,dimana pengerjaannya akan dilaksanakan oleh pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan.Pembangunaninidirencanakanselesaipadakuartalke4tahun2012.


f) Sekitar Rp8.000.000.000 (delapan miliar Rupiah) atau 2,81% untuk biaya explorasi SMR. SMR akan melakukaneksplorasitambahandiareayangberpotensiadanyapenyebaranmanganyangsebelumnya belummasukdidalamrencanaareapenambangan. Kegiatan eksplorasi dan perencanaan tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan dan Anak Perusahaan. Aktifitas eksplorasi lanjutan ini direncanakanselesaipadakuartalke4tahun2012. Sekitar Rp54.000.000.000, (lima puluh empat miliar Rupiah) atau 18,95% untuk modal kerja, yang akan digunakan untuk kegiatan operasional diantaranya untuk gaji karyawan, biaya transportasi, listrik danlainlain.

g)

h) SekitarRp82.450.000.000,(delapanpuluhduamiliarempatratuslimapuluhjutaRupiah)atau28,93% digunakanuntukmelunasihutangdi:

PT Bank Windu Kentjana Internasional, Tbk. sekitar Rp51.900.000.000, (lima puluh satu miliar sembilan ratus juta Rupiah) atau 18,21%. Kurs yang digunakan pada saat pelunasan hutang tersebut adalah kurs pada tanggal hutang dilunasi, bila terjadi perubahan kurs sehingga mengakibatkan dana IPO yang digunakan untuk melunasi hutang PT Bank Windu Kentjana International, Tbk tersebut kurang maka sisa kekurangannya diambil dari kas Perseroan.Namun bisa terjadi kelebihan dana IPO yang digunakan untuk melunasi hutang tersebut, maka kelebihan dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja SMR antara lain digunakan untuk gaji karyawan, biaya transportasi, biaya listrik dan lainlain. Hutang tersebut dilunasi guna mengurangi beban keuanganSMR. BerikutadalahketeranganmengenaihutangSMRyangakandilunasi: JumlahMaksimumFasilitas JenisFasilitas TujuanPenggunaanPinjaman Saldo/Jumlah fasilitas yang telahditarik Jaminan : : : : : Setinggitingginya USD6.000.000 (enam juta dolar Amerika Serikat) KreditDemandLoan modalkerjaSMR sebesarUSD6,000,000(enamjutadolarAmerikaSerikat) sebidang tanah Hak Guna Bangunan, yang terletak di Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten Semarang, Kecamatan Ungaran,KelurahanGenuk,atasnamaPTKusumaPersada, seluas 3.680M2 (tiga ribu enam ratus delapan puluh meter persegi), diuraikan dalam Surat Ukur tertanggal 4 September 2006, No.01957/Genuk/2006, menurut sertifikat nomor 112, dikeluarkan oleh Badan Pertanahan NasionalKantorPertanahanKabupatenSemarang. sebidang tanah Hak Guna Bangunan, yang terletak di: Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten Semarang, Kecamatan Ungaran, Kelurahan Genuk, atas nama PT Kusuma Persada, seluas 840M2 (delapan ratus empat puluh meter persegi), diuraikan dalam Surat Ukur tertanggal 4 September 2006 No.01956/Genuk/2006, menurut sertifikat nomor 113, dikeluarkan oleh Badan Pertanahan NasionalKantorPertanahanKabupatenSemarang. sebidang tanah Hak Guna Bangunan, yang terletak di: Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten Semarang, Kecamatan Ungaran, Kelurahan Gedanganak, atas nama PT Kusuma Persada, seluas 96.940M2 (sembilan puluh enam ribu sembilan ratus empat puluh meter persegi), diuraikan dalam Surat Ukur tertanggal 4 September 2006, No.02380/Gedanganak/2006, menurut sertifikat nomor 441, dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional Kantor PertanahanKabupatenSemarang..


PT Kusuma Persada bersedia dan setuju menjaminkan aset aset tersebut diatas pada PT Bank Windu Kentjana International, Tbk., atas pinjaman yang dilakukan oleh SMR pada PT Bank Windu Kentjana Internasional, Tbk., berdasarkan Perjanjian Pemberian Jaminan yang dibuat oleh dan antara SMR dan PT Kusuma Persada tertanggal 3 Ferbuari2011. Pemilik PT Kusama Persada adalah Djajus Adisaputro (Komisaris Utama Perseroan), Dwijawanti Widiatmadja (Komisaris Perseroan) dan Adi Wibowo Adisaputro (Direksi Perseroan). 48 (empat puluh delapan) bulan terhitung sejak tanggal penandatanganan Akta Perjanjian Kredit yaitu pada tanggal 14 Desember 2010, dan akan berakhir pada tanggal 14 Desember2014. 5,5% (lima koma lima persen) efektif per tahun atas jumlah yangterhutang.

JangkaWaktu

SukuBunga

Pelunasan hutang kepada PT Bank Windu Kentjana Internasional, Tbk. diperkirakan akan diselesaikan segera setelah Tanggal Pencatatan Saham Perseroan di Bursa namun tidak lebih lambatdariperiodepembayaranbungaberikutnyayaknipadatanggal25Oktober2011. Hutang tersebut dapat dilakukan pelunasan dini. Dalam hal pelunasan dini hutang tersebut tidak dikenakan pinalti bagi SMR dimana hal ini sesuai dengan surat nomor 015/BW/ABDExt/VIII/11 tertanggal 24 Agustus 2011 yang dikeluarkan oleh PT Bank Windu Kentjana Internasional, Tbk., di Jakarta.

PT Danpac Finance sejumlah Rp26.750.000.000, (dua puluh enam miliar tujuh ratus lima puluh jutaRupiah)atau9,39%.HutangtersebutdilunasigunamengurangibebankeuanganSMR.Berikut adalahketeranganmengenaihutangSMRyangakandilunasi: TotalFasilitas TujuanPenggunaanPinjaman Saldo/Jumlah fasilitas yang telahditarik JenisPembiayaan JangkaWaktu TingkatSukuBunga : : : : : : Rp35.000.000.000, (tigapuluhlimamiliarRupiah) modalkerjaSMR Rp26.750.000.000, (dua puluh enam miliar tujuh ratus lima puluhjutaRupiah) FasilitasPembiayaanFactoring 28Desember2010sampaidengan28Desember2012 11%p.a/floating

Pelunasan hutang kepada PT Danpac Finance diperkirakan akan diselesaikan segera setelah TanggalPencatatanSahamPerseroandiBursanamuntidaklebihlambatdariperiodepembayaran bunga berikutnya yakni pada tanggal 28 Oktober 2011. Hutang tersebut dapat dilakukan pelunasandini. Dalam hal pelunasan dini hutang tersebut tidak dikenakan pinalti bagi SMR dimana hal ini sesuai dengan surat nomor 268/DF/Dir/VIII/11 tertanggal 18 Agustus 2011 yang dikeluarkan oleh PTDanpacFinancediJakarta.

PT Bank Pan Indonesia, Tbk sejumlah Rp3.800.000.000, (tiga miliar delapan ratus juta Rupiah) atau 1,33%. Hutang tersebut dilunasi guna mengurangi beban keuangan SMR. Berikut adalah keteranganmengenaihutangSMRyangakandilunasi: TotalFasilitas TujuanPenggunaanPinjaman Saldo/Jumlah fasilitas yang telahditarik : : : Rp4.000.000.000, (empatmiliarRupiah) Investasi Rp3.800.000.000, (tigamiliardelapanratusjutaRupiah)


Jaminan : sebidangtanahHakMilikAtasSatuanRumahSusunNomor 18/VI/I/Sunter Jaya, berdiri diatas sebidang Hak Guna Bangunan nomor 2533, seluas 192,88 M2 yang terletak di Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Kotamadya Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta, atas nama SMR, yang dibebankan dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama senilai Rp1.000.000.000, (satu miliar Rupiah) berdasarkan Akta nomor 03 tahun 2011 yang dibuat dihadapan Audrey Thumewa, S.H., Pejabat Pembuat Akta Tanah,diJakartaUtara; sebidang tanah Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun Nomor 19/VI/I/Sunter Jaya, berdiri diatas sebidang Hak Guna Bangunan nomor 2533, seluas 268,52 M2 yang terletak di Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Kotamadya Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta atas nama SMR yang dibebankan dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama senilai Rp1.600.000.000, (satu miliar enamratusjutaRupiah)berdasarkanAktanomor04tahun 2011 yang dibuat dihadapan Audrey Thumewa, S.H., PejabatPembuatAktaTanah,diJakartaUtara.; sebidang tanah Hak Milik Nomor 4665/Pondok Pinang, seluas 267 M2 yang terletak di Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, atas nama Dwijawanti Widiatmadja, yang dibebankan dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama senilai Rp.2.400.000.000, (dua miliar empat ratusjutaRupiah)berdasarkanAktanomor05yangdibuat dihadapan Sandrawati, S.H., Pejabat Pembuat Akta Tanah, diJakartaSelatan. : Kredit : tidak lebih dari 60 (enam puluh) kali angsuran bulanan, terhitung sejak tanggal 30 April 2011 sampai tanggal 31 Maret2016. : 10,50%pertahun

JenisFasilitas JangkaWaktu

SukuBunga

Pelunasan hutang kepada PT Bank Pan Indonesia, Tbk. diperkirakan akan diselesaikan segera setelah Tanggal Pencatatan Saham Perseroan di Bursa namun tidak lebih lambat dari periode pembayaran bunga berikutnya yakni pada tanggal 30 Oktober 2011. Hutang tersebut dapat dilakukanpelunasandini. Dalam hal pelunasan dini hutang tersebut tidak dikenakan pinalti bagi SMR dimana hal ini sesuai dengan surat nomor 2476/SEM/EXT/2011 tertanggal 18 Agustus 2011 yang dikeluarkan oleh PTBankPanIndonesiaTbk.cabangutamaSemarang. Perseroan dan Anak Perusahaan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan PT Bank Windu Kentjana InternasionalTbk.,PTDanpacFinancedanPTBankPanIndonesia,Tbk. BerikutiniadalahproformapermodalanPTSoeMakmurResourcessetelahmendapatkantambahanmodal yangberasaldariPenawaranUmumPerdanaPerseroan:


SebelumPenambahanModal NilaiNominalRp1.000, persaham % Jumlah JumlahNilai Saham Nominal(Rp) 380.000.000 380.000.000.000 90.000 94.700.000 210.000 95.000.000 285.000.000 90.000.000 94.700.000.000 210.000.000 95.000.000.000 285.000.000.000 0,10 99,68 0,22 100,00 SesudahPenambahanModal NilaiNominalRp1.000, persaham % Jumlah JumlahNilai Saham Nominal(Rp) 380.000.000 380.000.000.000 90.000 90.000.000 0,03 344.700.000 344.700.000.000 99,91 210.000 210.000.000 0,06 345.000.000 345.000.000.000 100,00 35.000.000 35.000.000.000

Keterangan

ModalDasar ModalDitempatkan&DisetorPenuh Tn.DodiHendraWijaya Perseroan PTAlamAbadiResources Jumlah Modal Ditempatkan & Disetor Penuh JumlahSahamDalamPortepel

SMR adalah Anak Perusahaan Perseroan yang bergerak dibidang pertambangan batu mangan, yang telah melakukan kegiatan operasionalnya sejak tahun 2008. Dengan menambah modal disetor pada SMR diharapkankinerjaSMRakansemakinmeningkat. 2. MenambahmodaldisetordiAKARsejumlahRp20.000.000.000,(duapuluhmiliarRupiah)atau7,02%yang selanjutnyaakandigunakanolehAKARuntuk: a) Investasi sekitar Rp8.500.000.000, (delapan miliar lima ratus juta Rupiah), atau 2,98% yang digunakan untuk pembelian jembatan timbang dan perlengkapan operasional berupa perangkat alat laboratorium, perangkat washing processing dan perlengkapan bengkel, dimana sebelumnya AKAR belum melakukan investasi untuk jembatan timbang, perlengkapan operasional dan perlengkapan bengkel. b) Pembelian 2 (dua) unit kendaraan operasional sekitar Rp786.000.000, (tujuh ratus delapan puluh enam juta Rupiah) atau 0,28%. Kendaraan operasional tersebut untuk memulai kegiatan operasional AKAR.SebelumnyaAKARbelummemilikikendaraanoperasional. c) Modal kerja sekitar Rp10.714.000.000., (sepuluh miliar tujuh ratus empat belas juta Rupiah) atau 3,76%. Penambahan modal kerja tersebut untuk kegiatan operasional dalam menjalankan usaha perdaganganbatumangan,diantaranyauntukgajikaryawan,biayatransportasi,listrikdanlainlain AKARadalahAnakPerusahaanPerseroanyangbergerakdibidangusahaperdaganganbatumangan.Hingga saat ini AKAR belum memulai kegiatan operasionalnya. Perseroan melakukan tambahan setoran modal di AKARsebagaiinvestasidantambahanmodalkerjauntukmemulaikegiatanoperasionalnya. Sehubungan dengan rencana Perseroan untuk meningkatkan modal disetor di AKAR, AKAR berencana untukmeningkatkanterlebihdahuluModalDasarAkarmenjadisebesarRp80.000.000.000,(delapanpuluh miliar Rupiah), paling lambat pada bulan Desember 2011. Sehingga Proforma Permodalan AKAR setelah peningkatanmodaldasarmenjadi:
Keterangan SebelumPeningkatanModal NilaiNominalRp1.000.000, persaham % Jumlah JumlahNilai Saham Nominal(Rp) 4.000 4.000.000.000 1.980 20 2.000 2.000 1.980.000.000 20.000.000 2.000.000.000 2.000.000.000 99,00 1,00 100,00 SesudahPeningkatanModalDasar NilaiNominalRp1.000.000, persaham % Jumlah JumlahNilai Saham Nominal(Rp) 80.000 80.000.000.000 1.980 1.980.000.000 99,00 20 20.000.000 1,00 2.000 2.000.000.000 100,00 78.000 78.000.000.000

ModalDasar ModalDitempatkan&DisetorPenuh Perseroan PTAlamAbadiResources Jumlah Modal Ditempatkan & Disetor Penuh JumlahSahamDalamPortepel


Proforma Permodalan AKAR setelah mendapatkan tambahan modal yang berasal dari Penawaran Umum PerdanaPerseroan:
Keterangan SebelumPenambahanModal NilaiNominalRp1.000.000, persaham % Jumlah JumlahNilai Saham Nominal(Rp) 80.000 80.000.000.000 1.980 20 2.000 78.000 1.980.000.000 20.000.000 2.000.000.000 78.000.000.000 99,00 1,00 100,00 SesudahPenambahanModal NilaiNominalRp1.000.000, persaham % Jumlah JumlahNilai Saham Nominal(Rp) 80.000 80.000.000.000 21.980 21.980.000.000 99,91 20 20.000.000 0,09 22.000 22.000.000.000 100,00 58.000 58.000.000.000

ModalDasar ModalDitempatkan&DisetorPenuh Perseroan PTAlamAbadiResources Jumlah Modal Ditempatkan & Disetor Penuh JumlahSahamDalamPortepel

3.

Menambah modal disetor di TN sejumlah Rp15.000.000.000, (lima belas miliar Rupiah) atau 5,26% yang selanjutnyaakandigunakanolehTNuntuk: a) Sekitar Rp6.054.000.000, (enam miliar lima puluh empat juta Rupiah) atau 2,12% modal kerja yaitu untuk menjalankan usaha pengangkutan batu mangan, yang antara lain untuk gaji karyawan, biaya transportasi,listrikdanlainlain. b) Sekitar Rp1.000.000.000, (satu miliar Rupiah) atau 0,35% digunakan untuk pembelian mesin, yaitu gensetyangberkekuatan100sampaidengan110kav.Gensettersebutdigunakanuntukpenerangandi area tambangyaitudi area pertambangandi desa Supul,KecamatanKuatnana Propinsi Nusa Tenggara TimurdandesaNoebesa,KecamatanAmanubanTengah,PropinsiNusaTenggaraTimur. c) Sekitar Rp7.946.000.000, (tujuh miliar sembilan ratus empat puluh enam juta Rupiah) atau 2,79% pembelian4(empat)unitkendaraanoperasional.Pembeliankendaraanoperasionaliniuntukmemulai kegiatanoperasionalTN.SebelumnyaTNbelummemilikikendaraanoperasional. TN adalah Anak Perusahaan Perseroan. TN bergerak dibidang transportasi perdagangan batu mangan. HinggasaatiniTNbelummemulaikegiatanoperasionalnya.Perseroanmelakukantambahansetoranmodal diTNsebagaiinvestasidantambahanmodalkerjauntukmemulaikegiatanoperasionalnya. Sehubungan dengan rencana Perseroan untuk meningkatkan modal disetor di TN, TN berencana untuk meningkatkan terlebih dahulu Modal Dasar TN menjadi sebesar Rp60.000.000.000, (enam puluh miliar Rupiah),palinglambatpadabulanDesember2011.SehinggaProformaPermodalanTNsetelahpeningkatan modaldasarmenjadi:
Keterangan SebelumPeningkatanModal NilaiNominalRp100.000, persaham % Jumlah JumlahNilai Saham Nominal(Rp) 20.000 2.000.000.000 9.900 100 10.000 10.000 990.000.000 10.000.000 1.000.000.000 1.000.000.000 99,00 1,00 100,00 SesudahPeningkatanModalDasar NilaiNominalRp100.000, persaham % Jumlah JumlahNilai Saham Nominal(Rp) 600.000 60.000.000.000 9.900 990.000.000 99,00 100 10.000.000 1,00 10.000 1.000.000.000 100,00 590.000 59.000.000.000

ModalDasar ModalDitempatkan&DisetorPenuh Perseroan DodiHendraWijaya Jumlah Modal Ditempatkan & Disetor Penuh JumlahSahamDalamPortepel


Proforma Permodalan TN setelah mendapatkan tambahan modal yang berasal dari Penawaran Umum Perdana Perseroan:
Keterangan SebelumPenambahanModal NilaiNominalRp100.000, persaham % Jumlah JumlahNilai Saham Nominal(Rp) 600.000 60.000.000.000 9.900 100 10.000 590.000 990.000.000 10.000.000 1.000.000.000 59.000.000.000 99,00 1,00 100,00 SesudahPenambahanModalDasar NilaiNominalRp100.000, persaham % Jumlah JumlahNilai Saham Nominal(Rp) 600.000 60.000.000.000 159.900 15.990.000.000 99,94 100 10.000.000 0,06 160.000 16.000.000.000 100,00 440.000 44.000.000.000

ModalDasar ModalDitempatkan&DisetorPenuh Perseroan DodiHendraWijaya JumlahModalDitempatkan&DisetorPenuh JumlahSahamDalamPortepel

Sesuai dengan Surat Edaran yang diterbitkan oleh BapepamLK No.SE05/BL/2006 tanggal 29 September 2006 tentang Keterbukaan Informasi Mengenai Biaya Yang Dikeluarkan Dalam Rangka Penawaran Umum, maka perkiraanbiayayangdikeluarkanolehPerseroanadalahsekitar5,00%daridanayangdiperolehdaripenawaran SahamPerdanayangmeliputi: 1. Biaya jasa untuk Penjamin Emisi Efek sekitar 0,6% yang terdiri dari, biaya penyelenggaraan 0,3% biaya jasa penjaminan0,15%danbiayapenjualan0,15%. 2. BiayajasaAkuntanPubliksekitar0,55%daripenawaranSahamPerdana. 3. BiayajasaKonsultanHukumsekitar0,09%daripenawaranSahamPerdana. 4. BiayajasaNotarissekitar0,09%daripenawaranSahamPerdana. 5. BiayajasaBiroAdministrasiEfeksekitar0,045%daripenawaranSahamPerdana. 6. BiayajasaKonsultanKeuangansekitar0,92%daripenawaranSahamPerdana. 7. BiayajasaPenilaisekitar0,07%daripenawaranSahamPerdana. 8. Biaya pencatatan di BEI, biaya pendaftaran efek di KSEI, biaya penyelenggaraan Public Expose, Due Diligencemeeting danRoadshow, biayapercetakan Prospektusdan Sertifikat,biaya iklan Koran Prospektus Ringkas, biaya kunjungan lokasi dan biayabiaya yang berhubungan dengan halhal tersebut serta biaya lainlainsekitar2,63%daripenawaranSahamPerdana. Pelaksanaan transaksi sehubungan rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Perseroan akan melaporkan dan mempertanggung jawabkan Penggunaan Dana Hasil PenawaranUmumdalamRapatUmumPemegangSahamTahunan. Perseroan akan mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini secara periodik kepada para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan dan melaporakan kepada BapepamLK sesuai dengan Peraturan No.X.K.4 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Kep27/PM/2003tanggal17Juli2003tentangLaporanRealisasiPenggunaanDanaHasilPenawaranUmum. Apabila dikemudian hari Perseroan bermaksud mengubah rencana penggunaan dana hasil dari Penawaran Umum, maka Perseroan akan terlebih dahulu melaporkan rencana tersebut ke Bapepam LK dengan mengemukakan alasan beserta pertimbangannya, dan perubahan penggunaan dana tersebut harus mendapat persetujuanterlebihdahuludariparapemegangsaham.

10

III.

PERNYATAANHUTANG

Sesuai dengan laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja tanggal 31 Maret 2011 dan 31 Desember 2010 serta tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 dengan Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian dengan paragraf penjelasan (1) penyajian kembali laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Desember 2009 dan 2008 dan laporan posisi keuangan tanggal 1 Januari 2008/31 Desember 2007 (2) penerapan PSAK yang efektif 1 Januari 2011 (3) penerbitan kembali laporan keuangan, pada tanggal 31 Maret 2011 Perseroan dan Entitas Anak mempunyai liabilitas yang seluruhnya sebesar Rp130.873.902, ribu yang terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp38.153.059,ribudanliabilitasjangkapanjangsebesarRp92.720.843,ribu.

RinciandariliabilitasPerseroandanEntitasAnakadalahsebagaiberikut:
(dalamribuanRupiah) Jumlah LIABILITAS LIABILITASJANGKAPENDEK Hutangusahapihakketiga Hutanglainlain Biayamasihharusdibayar Hutangpajak Pendapatanditerimadimuka Liabilitasjangkapanjangyangjatuhtempodalamsatutahun: Pinjamanbank Hutangsewapembiayaan Hutangpembiayaankonsumen

350.802 494.890 4.098.534 447.939 26.473.619 800.000 5.265.158 222.117 38.153.059 302.505 55.454.000 26.750.000 8.759.688 288.559 84.474 989.168 92.449 92.720.843 130.873.902

JUMLAHLIABILITASJANGKAPENDEK LIABILITASJANGKAPANJANG Hutangkepadapihakyangberelasi Liabilitasjangkapanjangsetelahdikurangibagianyangjatuhtempodalamsatutahun Pinjamanbank Pinjamanlainnya Hutangsewapembiayaan Hutangpembiayaankonsumen

Keuntungantangguhanassetdijualdandisewabalik Liabilitasdiestimasiatasimbalankerja Penyisihanuntukpengelolaandanreklamasilingkunganhidup JUMLAHLIABILITASJANGKAPANJANG JUMLAHLIABILITAS

LIABILITASJANGKAPENDEK

1. HutangUsahapihakketiga Saldo hutang usaha pihak ketiga Perseroan dan Entitas Anak per 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp350.802,ribu.Yangterdiridari:
(dalamribuanRupiah) Jumlah 241.200 72.500 28.624 8.478 350.802

Hutangusahapihakketiga: PTIconicDesignIndonesia UniconConstruction PTTrakindoUtama PTJamsostek(Persero) Jumlahhutangusahapihakketiga

11

2. Hutanglainlain Saldo hutang lainlain Perseroan dan Entitas Anak per 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp494.890, ribu yang terdiridari:
Tn.PetraSubadaBudihardja Lainlain Jumlahhutanglainlain (dalamribuanRupiah) Jumlah 133.720 361.170 494.890

3. Biayamasihharusdibayar Saldo biaya masih harus dibayar Perseroan dan Entitas Anak per tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp4.098.534,ribuyangterdiridari:
Jasaprofesional Bebanpemberdayaanmasyarakatdesa Iurantetapdaniuranproduksi Bunga Lainlain Jumlahbiayamasihharusdibayar (dalamribuanRupiah) Jumlah 2.641.337 1.100.581 250.842 105.371 404 4.098.534

4. Hutangpajak Merupakan pajak yang terhutang per 31 Maret 2011 sebesar Rp447.939, ribu dengan rincian sebagai berikut:
Pajakpenghasilan: Pasal21 Pasal23 Pasal4(2) Jumlahhutangpajak (dalamribuanRupiah) Jumlah 422.624 16.769 8.545 447.939

5. Pendapatanditerimadimuka Saldo pendapatan diterima dimuka Perseroan dan Entitas Anak per tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp26.473.619,ribuyangterdiridari:
Pihakketiga: ZhanjiangJunyuMineralsCo.,Ltd. ZhanjiangDevelopmentDistrict JinghongTradeLimitedCompany Lainlain Jumlahpendapatanditerimadimuka (dalamribuanRupiah) Jumlah 15.000.000 10.000.000 1.473.619 26.473.619

6. Liabilitasjangkapanjangyangjatuhtempodalamsatutahun Saldo liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun Perseroan dan Entitas Anak per tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp6.287.275, ribu yang terdiri dari pinjaman bank sebesar Rp800.000, ribu, hutang sewa pembiayaan sebesar Rp5.265.158, ribu dan hutang pembiayaan konsumen sebesar Rp222.117,ribu. LIABILITASJANGKAPANJANG

1. Hutangkepadapihakyangberelasi Saldo hutang kepada pihak yang berelasi Perseroan dan Entitas Anak per 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp302.505, ribu. Transaksi tersebut adalah berupa pinjaman antara Perseroan dan Entitas Anak dengan Tuan Dodi Hendra Wijaya yang merupakan Direktur Perseroan dan Entitas Anak. Tidak ada syarat dan kondisi khusus atas hutang tersebut, dimana PerseroandanEntitas Anak tidak dikenakanbunga,dendadan tidakadajatuhtempo.

12

2. Liabilitasjangkapanjangsetelahdikurangibagianyangjatuhtempodalamsatutahun Saldo liabilitas jangka panjang merupakan hutang jangka panjang kepada pihak ketiga, setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun Perseroan dan Entitas Anak per 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp91.252.247,ribudenganrinciansebagaiberikut:
DolarAmerikaSerikat PinjamanModalKerjaPTBankWinduKentjanaInternationalTbk(US$6.000.000) Rupiah PinjamanInvestasiPTBankPanIndonesiaTbk Pinjamanlainnya PTDanpacFinance Pembiayaankonsumen PTBIIFinanceCenter PTBankJasaJakarta PTBCAFinance Dikurangibagianyangjatuhtempodalamsatutahun JumlahPinjamanModalKerja,PinjamanInvestasi,pinjamanlainnyadanPembiayaan Konsumen Hutangsewapembiayaan PTTifaFinance PTDipoStarFinance PTAstraSedayaFinance PTUFinance PTTrustFinanceIndonesiaTbk. Dikurangibagianyangjatuhtempodalamsatutahun Jumlahhutangpembiayaan Jumlahliabilitasjangkapanjang

(dalamribuanRupiah) Jumlah 52.254.000 4.000.000 26.750.000 276.658 121.471 112.547 Jumlah 83.514.675 (1.022.117) 82.492.559 10.086.074 2.187.802 1.555.008 146.874 49.088 14.024.846 (5.265.158) 8.759.688 91.252.247

Jumlah

Syarat dan Kondisi dari hutang sewa pembiayaan dapat dilihat pada Bab VII Keterangan Tentang Perseroan danEntitasAnak,SubbabPerjanjianPentingdenganPihakKetiga.

3. Liabilitasdiestimasiatasimbalankerja Saldo liabilitas diestimasi atas imbalan kerja Perseroan dan Entitas Anak per tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesarRp989.168,ribudenganrinciansebagaiberikut:
Nilaikiniliabilitasdiestimasiatasimbalankerja Kerugianaktuarialyangbelumdiakui Jumlahliabilitasdiestimasiatasimbalankerja (dalamribuanRupiah) Jumlah 974.993 14.175 989.168

4. Penyisihanuntukpengelolaandanreklamasilingkunganhidup Saldo penyisihan untuk biaya pengelolaan dan reklamasi lingkungan hidup Perseroan dan Entitas Anak per tanggal31Maret2011adalahsebesarRp92.449,ribudenganrinciansebagaiberikut:
(dalamribuanRupiah) Jumlah 80.975 11.474 92.449

Saldoawalperiode Penambahanselamaperiodeberjalan Jumlahpenyisihanuntukpengelolaandanreklamasilingkunganhidup

13

PerjanjianPenting,IkatandanKontinjensi Perjanjianpenting,IkatandanKontijensiyangdimilikiPerseroandanEntitasAnakadalahsebagaiberikut: SuratPernyataanDukunganKegiatanPertambangan Sejak tahun 2008 hingga 2011, SMR, Entitas Anak memperoleh pernyataan dukungan dari warga masyarakat pemilik tanah, tua adat, dan aparat pemerintah desa dari enam desa di kecamatan Kuatnana dan Amanuban Tengah, yang berisi pernyataan dukungan atas kegiatan penambangan mangan di wilayah lahan yang mereka miliki. Pada tahun 2011, SMR, diwakili oleh pejabat Direktur Utama/Kuasa Direksi, menandatangani Surat Pernyataan Dukungan Kegiatan Penambangan yang menyatakan dukungan para pemilik tanah terkait kegiatan SMR dengan kegiatan SMR dengan memberikan hak pengelolaan atas tanah yang dimiliki, yang berlaku selama masa ijin usaha pertambangandanperpanjangannya,yangdimilikiolehSMR. SuratKesepakatanBersama Hingga tanggal 31 Maret 2011, SMR, Entitas Anak dan masingmasing 40 orang pemilik lahan/tuan tanah di Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP), menandatangani Surat Kesepakatan Bersama yang isinyaantaralain: 1. Pemilik lahan meminta SMR untuk dapat melaksanakan kegiatan penambangan di wilayah tanah milikpemiliklahan. 2. Penegasan kembali atas penyerahan hal pengelolaan bidang tanah milik pemilik lahan/tuan tanah kepadaSMRuntukselanjutnyaSMRmenjadipemegangyangsahatashakpengelolaantersebut. 3. Atas penyerahan hak pengelolaan dan pemilik lahan, SMR menunjuk pemilik lahan untuk melakukan pengawasan dan pemilihan mineral logam mangan yang dihasilkan dari kegiatan penambanganpadabidangtanahyangdimilikilahan. 4. Atas jasa pengawasan dan pemilahan tersebut, SMR bersedia membayar kepada pemilik lahan senilaiRp400,perkilogram(atausamadenganRp400.000perton)atasmanganyangdiperoleh. 5. JangkawaktupelaksanaansuratkesepakatanadalahselamamasaIUP,termasukperpanjangandan perubahanperubahannya. Terkait dengan biaya jasa pengawasan dan pemilahan tersebut, biaya yang terjadi dikelompokkan ke dalambiayaproduksisebagaibiayapenggaliandanpengerukan. KewajibanPengelolaanLingkunganHidup Perusahaan dan Entitas Anak telah membentuk penyisihan atas transaksi kewajiban pengelolaan dan reklamasilingkunganhidup. PerjanjianPenjualan Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tanggal 31 Maret 2011dan31Desember2010sertatigabulanyangberakhirpadatanggal31Maret2011dantahunyang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman&SurjadenganPendapatWajarTanpaPengecualian,SMR,EntitasAnakdanZhanjiangJunyu Minerals Co. Ltd. telah menandatangani Perjanjian Penjualan. Pada tanggal 22 November 2010, SMR, Entitas Anak, bersama Zhanjiang Development Districs Jinghong Limited Company telah menandatanganiPerjanjianPenjualan. PerjanjianPemberianJaminan Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tanggal 31 Maret 2011 dan 31 Desember 2010 serta tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja dengan Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian, SMR, Entitas Anak, mengadakan perjanjian dengan PT Kusuma Persada untuk pemberian jaminan beberapa bidang tanah milik PT Kusuma Persada atas fasilitas pinjaman yang diperoleh SMR dari PT Bank Windu Kentjana International Tbk. Atas pemberian jaminan ini, SMR tidak memiliki kewajiban apapun terhadap PT KusumaPersadapadatanggal3Februari2011. PeraturanKehutanan. Pada tanggal 10 Maret 2006, Menteri Kehutanan mengeluarkan Peraturan Menteri No. P.14/Menhut II/2006 (Peraturan Kehutanan 2006) mengenai Pedoman Pinjam Pakai Kawasan Hutan yang menjelaskanmengenaiizinuntukmenggunakanhutanbukanuntukkegiatanhutan. Pada tanggal 10 Juli 2008, Peraturan Kehutanan 2006 telah diperbaharui melalui Peraturan Menteri Kehutanan No. P.43/MenhutII/2008 (Peraturan Kehutanan 2008) antara lain mengenai penambahan bentuk kompensasi atas IPPKH. Berdasarkan informasi dari Dinas Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara

14

Timur, SMR wajib membayar PNBN Penggunaan Kawasan Hutan yang bersifat komersial pada provinsi yangluaskawasanhutannyadiatas30%. HukumPertambanganTerbaru Pada tanggal 16 Desember 2008, Parlemen Indonesia mengesahkan undangundang baru tentang pertambangan mineral dan batubara (UU), yang telah disetujui Presiden pada tanggal 12 Januari 2009,menjadiUUNo.4/2009. Pada bulan Februari 2010, Pemerintah mengeluarkan dua peraturan pelaksanaan Undangundang seperti Peraturan Pemerintah Nomor 22/2010 dan 23/2010 (PP No. 22 dan PP No. 23). PP No. 22 mengatur tentang pembentukan area pertambangan dengan izin usaha pertambangan baru (Izin Usaha Pertambangan atau IUP). PP No. 23 memberikan klarifikasi seputar prosedur untuk memperolehIUPbaru.PPNo.23,namunrincianprosedurakanditentukansecaraterpisah. Pada bulan Desember 2009, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 34/2009 yang memberikan kerangka hukum untuk mewajibkan perusahaan pertambangan untuk menjual sebagian hasil produksinya kepada pelanggan domestik (Kewajiban Pasar Domestik atau DMO). Selanjutnya, pada tanggal 19 April 2010, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral mengeluarkan Keputusan No. 1604K/30/MEM/2010yangmenetapkanpersentaseDMOminimum24,75%. Pada bulan September 2010, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 17/2010 (PP No. 17) yang berkaitan dengan prosedur untuk mengatur harga patokan untuk penjualan mineral dan batubara, yang mengatur bahwa penjualan mineral logam (termasuk mangan) harus dilakukan dengan mengacu pada harga patokan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, yang akan diatur oleh peraturan yang dikeluarkan oleh Direktur Jendral Mineral, Batubara dan Panas Bumi. Dalam PP No. 17, spot dan 12 bulan untuk kontrak jangka panjang. Kontrakkontrak tersebut yang mana harga penjualan mangannya telahdinegosiasiulangberdasarkandansesuaidenganinstruksiPemerintah,dikecualikan. Pada tanggal 29 Mei 2008, Menteri ESDM menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 18/2008 (PerMenESDM18/2008)yangmengaturtentangreklamasidanpenutupantambang. Pada bulan Desember 2010, Peraturan Pemerintah No. 78/2010 (PP No.78) tentang reklamasi dan pascatambang telah diterbitkan. Oleh karenanya, PerMen ESDM 18/2008 masih berlaku sepanjang Peraturan Menteri tersebut tidak bertentangan dengan PP No. 78 Tahun 2010. Pemegang IUP EKsplorasi harus memenuhi persyaratan yang mencakup, antara lain, rencana reklamasi dalam rencana kerja dan anggaran eksplorasian dan memberikan jaminan reklamasi dalam bentuk deposito berjangka yang ditempatkan pada sebuah bank milik Negara. Pemegang IUPOperasi Produksi harus memenuhi persyaratantertentuyangtermasuk,antaralain: (1) penyusunanrencanareklamasi5tahundanrencanapascatambang; (2) penyediaan jaminan reklamasi yang dapat berupa deposito berjangka yang ditempatkan pada sebuah bank milik negara, bank garansi, asuransi atau cadangan akuntansi (jika memenuhi syarat) sertajaminanpascatambangdalambentukdepositoberjangkadibankmiliknegara. Keterangan Singkat Mengenai Hutang Yang Akan Dilunasi Dengan Menggunakan Hasil Dana Penawaran Umum PTBankWinduKentjanaInternasional,Tbk. JumlahMaksimumFasilitas : Setinggitingginya USD6.000.000 (enam juta dolar Amerika Serikat) JenisFasilitas : KreditDemandLoan TujuanPenggunaanPinjaman : ModalkerjaSMR Saldo/Jumlah fasilitas yang telahditarik : sebasarUSD6.000.000(enamjutadolarAmerikaSerikat) Jaminan : sebidang tanah Hak Guna Bangunan, yang terletak di: Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten Semarang, Kecamatan Ungaran,KelurahanGenuk,atasnamaPTKusumaPersada, seluas 3.680M2 (tiga ribu enam ratus delapan puluh meter persegi), diuraikan dalam Surat Ukur tertanggal 4 September 2006, No.01957/Genuk/2006, menurut sertifikat tertanggal 112, dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional Kantor Pertanahan Kabupaten Semarang.

15


sebidang tanah Hak Guna Bangunan, yang terletak di: Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten Semarang, Kecamatan Ungaran, Kelurahan Genuk, atas nama PT Kusuma Persada, seluas 840M2 (delapan ratus empat puluh meter persegi), diuraikan dalam Surat Ukur tertanggal 4 September 2006 No.01956/Genuk/2006, menurut sertifikat tertanggal 113, dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional Kantor Pertanahan Kabupaten Semarang. sebidang tanah Hak Guna Bangunan, yang terletak di: Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten Semarang, Kecamatan Ungaran, Kelurahan Gedanganak, atas nama PT Kusuma Persada, seluas 96.940M2 (sembilan puluh enam ribu sembilan ratus empat puluh meter persegi), diuraikan dalam Surat Ukur tertanggal 4 September 2006, No.02380/Gedanganak/2006, menurut sertifikat tertanggal 441, dikeluarkan oleh Badan Pertanahan NasionalKantorPertanahanKabupatenSemarang. PT Kusuma Persada bersedia dan setuju menjaminkan aset aset tersebut diatas pada PT Bank Windu Kentjana International, Tbk., atas pinjaman yang dilakukan oleh SMR pada PT Bank Windu Kentjana Internasional, Tbk., berdasarkan Perjanjian Pemberian Jaminan yang dibuat oleh dan antara SMR dan PT Kusuma Persada tertanggal 3 Ferbuari2011. Pemilik PT Kusuma Persada adalah Djajus Adisaputro (Komisaris Utama Perseroan), Dwijawanti Widiatmadja (Komisaris Perseroan) dan Adi Wibowo Adisaputro (Direksi Perseroan). 48 (empat puluh delapan) bulan terhitung sejak tanggal penandatanganan Akta Perjanjian Kredit yaitu pada tanggal 14 Desember 2010, dan akan berakhir pada tanggal 14 Desember2014. 5,5% (lima koma lima persen) efektif per tahun atas jumlah yangterhutang.

JangkaWaktu

SukuBunga

Pelunasan hutang kepada PT Bank Windu Kentjana Internasional, Tbk diperkirakan akan diselesaikan segera setelah Tanggal Pencatatan Saham Perseroan di Bursa namun tidak lebih lambat dari periode pembayaranbungaberikutnyayaknipadatanggal25Oktober2011. PTDanpacFinance TotalFasilitas : Rp35.000.000.000, (tigapuluhlimamiliarRupiah) TujuanPenggunaanPinjaman : ModalkerjaSMR Saldo/Jumlah fasilitas yang : Rp26.750.000.000, (dua puluh enam miliar tujuh ratus lima telahditarik puluhjutaRupiah) JenisPembiayaan : FasilitasPembiayaanFactoring JangkaWaktu : 28Desember2010sampaidengan28Desember2012 : 11%p.a/floating TingkatSukuBunga Pelunasan hutang kepada PT Danpac Finance diperkirakan akan diselesaikan segera setelah Tanggal Pencatatan Saham Perseroan di Bursa namun tidak lebih lambat dari periode pembayaran bunga berikutnyayaknipadatanggal28Oktober2011.

16

PTBankPanIndonesia,Tbk. TotalFasilitas TujuanPenggunaanPinjaman Saldo/Jumlah fasilitas yang telahditarik Jaminan

: : : :

Rp4.000.000.000, (empatmiliarRupiah) Investasi Rp3.800.000.000, (tigamiliardelapanratusjutaRupiah)

JenisFasilitas JangkaWaktu

SukuBunga

sebidangtanahHakMilikAtasSatuanRumahSusunNomor 18/VI/I/Sunter Jaya, berdiri diatas sebidang Hak Guna Bangunan nomor 2533, seluas 192,88 M2 yang terletak di Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Kotamadya Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta, atas nama SMR, yang dibebankan dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama senilai Rp1.000.000.000, (satu miliar Rupiah) berdasarkan Akta nomor 03 tahun 2011 yang dibuat dihadapan Audrey Thumewa, S.H., Pejabat Pembuat Akta Tanah, di Jakarta Utara. Sertifikat Hak Milik Atas Satuan RumahSusuntersebutadalahpemeganghakSMR; sebidang tanah Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun Nomor 19/VI/I/Sunter Jaya, berdiri diatas sebidang Hak Guna Bangunan nomor 2533, seluas 268,52 M2 yang terletak di Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Kotamadya Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta, atas nama SMR, yang dibebankan dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama senilai Rp1.600.000.000, (satu miliar enamratusjutaRupiah)berdasarkanAktanomor04tahun 2011 yang dibuat dihadapan Audrey Thumewa, S.H., Pejabat Pembuat Akta Tanah, di Jakarta Utara. Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun tersebut adalah pemeganghakSMR; sebidang tanah Hak Milik Nomor 4665/Pondok Pinang, seluas 267 M2 yang terletak di Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, atas nama Dwijawanti Widiatmadja, yang dibebankan dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama senilai Rp.2.400.000.000, (dua miliar empat ratusjutaRupiah)berdasarkanAktanomor05yangdibuat dihadapan Sandrawati, S.H., Pejabat Pembuat Akta Tanah, di Jakarta Selatan. Sertifikat Hak Milik tersebut adalah pemeganghakDwijawantiWidiatmadja : Kredit : tidak lebih dari 60 (enam puluh) kali angsuran bulanan, terhitung sejak tanggal 30 April 2011 sampai tanggal 31 Maret2016 : 10,50%pertahun

Pelunasan hutang kepada PT Bank Pan Indonesia, Tbk. diperkirakan akan diselesaikan segera setelah Tanggal Pencatatan Saham Perseroan di Bursa namun tidak lebih lambat dari periode pembayaran bungaberikutnyayaknipadatanggal30Oktober2011. Perseroan tidak memiliki liabilitasliabilitas lain, selain liabilitas yang diungkapkan dalam Prospektus ini dandiungkapkandalamLaporanKeuanganKonsolidasianyangdisajikandalamProspektusini. Daritanggal31Maret2011sampaidengantanggalLaporanAuditorIndependendandaritanggalLaporan Auditor Independen sampai dengan Pernyataan Pendaftaran Efektif, Perseroan tidak memiliki liabilitas liabilitas lain selain yang telah dinyatakan di atas dan yang telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasianyangmerupakanbagianyangtidakterpisahkandariProspektusini.

17

Manajemen dalam hal ini bertindak dan atas nama Perseroan serta sehubungan dengan tugas dan tanggungjawabnyadalamPerseroandenganinimenyatakankesanggupannyauntukmemenuhiliabilitas liabilitasnya yang telah diungkapkan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak sertadisajikandalamProspektusini. Perseroan telah melunasi seluruh liabilitas yang telah jatuh tempo. Tidak terdapat liabilitas yang telah jatuhtempodanbelumdilunasi. Tidak terdapat pembatasanpembatasan (negative covenants) yang merugikan pemegang saham dan tidak ada pelanggaran yang dilakukan Perseroan atas persyaratan dalam perjanjian kredit yang berdampak material terhadap kelangsungan usaha Perseroan dan tindakan yang telah atau akan diambil olehPerseroan. SeluruhkewajibanPerseroanper31Maret2011telahdiungkapkandidalamProspektus.

18

IV.ANALISISDANPEMBAHASANOLEHMANAJEMEN
Keterangan yang ada dalam bab ini harus dibaca bersamasama dengan laporan keuangan konsolidasian Perseroan beserta catatancatatan di dalamnya, yang terdapat pada Bab XV Laporan Auditor Independen dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak dari Prospektus ini. Informasi yang disajikan berikut bersumber dari laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Maret 2011 dan 31 Desember 2010 serta tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian dengan paragraf penjelasan (1) penyajian kembali laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2009 dan 2008 dan laporan posisi keuangan tanggal 1 Januari 2008/31 Desember 2007 (2) penerapan PSAK yang efektif1Januari2011(3)penerbitankembalilaporankeuangandanuntuklaporankeuangantanggal31Desember 2009 dan 2008 serta tahun yang berakhir pada tanggaltanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan PublikLeonard,Mulia&RicharddenganpendapatWajarTanpaPengecualian. 1. Umum Perseroan berusaha dalam bidang perdagangan, jasa, industri, pengangkutan, perbengkelan, dan pembangunan. Perseroan melalui Entitas Anaknya PT Soe Makmur Resources (SMR) bergerak dalam bidang pertambangan, perdagangan,perindustriandanjasa,khususnyapertambanganbatumanganyangmemilikiwilayaheksplorasidan eksploitasi di kecamatan Kuatnana dan Amanuban Tengah, Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur. SedangkanEntitasAnakPerseroanPTAdikarsaAlamResources(AKAR)danPTTransentraNusantara(TN)yang masingmasing bergerak dalam bidang usaha perdagangan dan pertambangan dan keduanya masih dalam tahap pengembangan. Untuk tujuan komparatif, Laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 dan 1 Januari 2008/31 Desember 2007 serta Laporan laba rugi komprehensif konsolidasian, Laporan perubahan ekuitas konsolidasian dan Laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Desember 2010, 2009 dan 2008 telah disajikan kembali untuk mencerminkan efek dari perolehan kepemilikan saham (akuisisi)SMRseolaholahtransaksitersebuttelahterjadipadatanggal1Januari2008,awalperiodepenyajian. 2. FaktorFaktoryangMempengaruhiKondisiKeuangandanHasilOperasiPerseroandanEntitasAnak Karena Perseroan sangat tergantung kepada pendapatan Entitas Anak Perseroan yang bergerak dalam bidang pertambanganbatumangan,berikutadalahbeberapafaktoryangakanmempengaruhikondisikeuangandanhasil usahaPerseroandanEntitasAnakdimasadepan. Permintaanbatumanganglobal Pertumbuhan ekonomi global mengakibatkan juga naiknya permintaan batu mangan dunia, berdasarkan data dariUSGeologicalSurvey,perakhir2010,produksimanganduniamengalamikenaikansebesar20%menjadi13 juta metrik ton, atau lebih tinggi dibanding tahun 2009 dimana pada tahun tersebut, produksi mangan mengalami penurunan 18% menjadi 10,8 juta metrik ton (mt) dibanding total produksi 2008 sebesar 12,7 juta mt.Semakintinggiproduksimanganmengimplikasikantingginyapermintaanakanmangan. Cina sebagai salah satu produsen dan konsumen terbesar batu mangan di dunia diperkirakan akan memiliki pengaruhyangsignifikandiindustripasarbatumangandimasamendatang.Mangandiperlukandalamproduksi baja dan besi. Dimana baja dan besi adalah material utama dalam pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tingkat pembangunan infrastruktur adalah termasuk indikator utama dari naiknya permintaan batu mangan. Dengan kata lain, permintaan batu mangan dan tingkat pembangunan infrastruktur berkorelasi positif. Industri baja mengkonsumsi 47% electrolytic magnanese metal, dan industri alluminium menkonsumsi 32%. Data diatas menunjukkan seberapa significant material mangan atas industri besi dan baja. (sumberwww.resourceinvestor.com)

19

Fluktuasihargabatumanganglobal Batu mangan merupakan komoditas yang diperdagangkan secara internasional, harga batu mangan dapat berfluktuasisecarasignifikan.Faktorfaktoryangdapatmempengaruhifluktuasihargabatumanganantaralain: 1. Pasokan batu mangan. Pasokan batu mangan dunia yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti penemuan cadangan batu mangan baru, ekspansi dari tambang yang sedang beroperasi atau penutupan tambangbatumangan; 2. Biaya transportasi batu mangan. Harga batu mangan dapat berbedabeda dikarenakan adanya perbedaan biaya transportasi akibat perbedaan lokasi geografis antara produsen dan pelanggan, dimana biaya transportasimerupakanbagianyangcukupsignifikandalammenentukanhargabatumangan. Produksibatumangandanpengembangankapasitasproduksi Pendapatan Perseroan dan Entitas Anak ditentukan oleh volume batu mangan yang diproduksi dan dijual oleh Perseroan dan Entitas Anak. Volume produksi batu mangan bergantung pada perencanaan penambangan dan pengelolaan logistik dalam penambangan dan pengangkutan batu mangan. Perseroan dan Entitas Anak berencana untuk mengembangkan pengolahan dan pengangkutan batu mangan yang terintegritas sehingga memiliki fasilitas yang mampu menunjang kenaikan volume produksi batu mangan Entitas Anak dimasa yang akandatangdanterusmeningkatkanefisiensibiayaoperasionalEntitasAnak. KebijakanPemerintahdanPerubahanPeraturan Walaupun secara umum kebijakan Pemerintah Indonesia terhadap industri pertambangan pada saat berorientasi pasar, Pemerintah Indonesia dapat mengeluarkan kebiajakn atau membuat peraturan baru yang dapatmempengaruhikinerjaoperasionalPerseroandanEntitasAnak. Pada tahun 2009, Pemerintah Indonesia menerbitkan Undangundang Lingkungan Hidup. Namum demikian, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang mengatur penerapan Undangundang tersebut masih perlu diaturlebihlanjut. Penerbitan Undangundang dan kebijakan Pemerintah Indonesia (termasuk Kebijakan Pemerintah Daerah) yang berakibat terdapatnya beberapa perubahan yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk melaksanakan kegiatan usahanya dapat merugikan kegiatan usaha Perseroan dan Entitas Anak, keadaan keuangandanhasilusahaPerseroandanEntitasAnak. FluktuasiHargaBahanBakarMinyak(BBM) Harga BBM akan menjadi faktor penentu yang cukup material terhadap hasil operasi Anak Perusahan. Setiap kenaikan harga BBM akan mempengaruhi biaya melalui naiknya biaya pengiriman batu mangan. Entitas Anak akan membeli bahan bakar yang dibutuhkan dari pihak penyedia pada harga pasar. Setiap peningkatan yang signifikan pada harga bahan bakar akan menyebabkan kenaikan biaya produksi di masa yang akan datang. PerseroandanEntitasAnaksaatinibelummelakukankegiatanlindungnilaiterkaitdenganhargaBBM Kondisicuaca Kondisi cuaca dapat memiliki dampak signifikan terhadap operasi penambangan, pada umumnya bulan dengan curahhujansedikitdalamsetahunberadapadakuartalkeduadanketigasetiaptahunnya,kondisicuacadengan curahhujanyangburukdapatmengakibatkantertundanyakegiatanpemuatandanpengirimanbatumangan. KebijakanAkuntansiPenting Perseroan telah menyediakan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak dalam babbab lain didalamprospektusinisesuaidenganpernyataanstandarakuntansikeuanganyangberlakuumumdiIndonesia. Catatan 2 dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak berisi pengungkapan kebijakan akuntansi penting dan metodemetode yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian. Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen diwajibkan untuk membuat estimasi dan penilaian yang mempengaruhi nilai aset Perseroan, liabilitas, pendapatan dan beban serta pengungkapan aset dan Liabilitas kontinjensi Perseroan. Hasil yang didapat, dalam kenyataannya, dapat berbeda secara signifikan, dalam asumsi dan kondisi yang berbeda. Kebijakan akuntansi yang penting demi pemahaman sepenuhnya atas laporan keuangankonsolidasianPerseroandanEntitasAnakadalahsebagaiberikut:

20

a.

Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai perolehan atau nilai realisasi neto. Nilai perolehan ditentukan dengan menggunakan metode ratarata bergerak. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan. Penyisihan atas penurunan nilai persediaan ditetapkanuntukmenurunkannilaitercatatpersediaankenilairealisasinetonya.

b.

AsetTetap Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai (jika ada). Biaya aset tetap meliputi : (a) harga pembelian, (b) biayabiaya yang dapat diartibusikan secara langsunguntukmembawaasetkelokasidankondisinyasekarang,dan(c)estimasibiayapembongkarandan pemindahan dan restorasi lokasi aset. Setiap bagian dari aset tetap dengan biaya perolehan yang signifikan terhadap total biaya perolehan aset, disusutkan secara terpisah. Pada setiap akhir periode pelaporan, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah dan jika diperlukan disesuaikan secara prospektif. Pada saat pemeliharaan dan perbaikan yang signifikan dilakukan, biaya tersebut diakui ke dalam nilai buku (carrying amount) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan lainnya yang tidak memenuhi kriteria pengakuan dibebankan langsung pada operasiberjalan. Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaatasettetapsebagaiberikut: Prasarana Bangunan Kendaraandanalatberat PeralatandanInvestarisKantor Tahun 4 6 20 4 8 4 8

Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikanpengakuannya. Pada setiap akhir tahun buku, Perseroan dan Entitas Anak melakukan penelahaan apakah terdapat indikasi penurunan nilai aset. Aset tetap dan aset tidak lancar lainnya, termasuk aset tidak berwujud, ditelaah atas kemungkinan kerugian penurunan nilai dalam hal terdapat kejadian atau perubahan situasi yang mengindikasikan nilai tercatatnya tidak dapat diperoleh kembali. Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai yang diperkirakan dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset harus diturunkan menjadi sebesar nilai yangdapatdiperolehkembaliyangditentukansebagainilaitertinggiantarahargajualbersihdannilaipakai. c. BiayaEksplorasidanPengembanganTangguhan Biaya eksplorasi diakumulasi untuk setiap area of interest dan ditangguhkan sebagai aset apabila, ijin eksplorasi masih berlaku,biayabiaya tersebutdiharapkan akandapat diperoleh kembali melalui eksploitasi atau penjualan, atau, apabila ijin eksplorasi masih berlaku, kegiatan tersebut belum mencapai tahap yang memungkinkan untuk memastikan apakah kegiatan tersebut akan dapat menghasilkan cadangan yang secara ekonomis dapat diperoleh, serta kegiatan yang aktif dan signifikan, dalam area of interest terkait masihberlangsung. Setiap area of interest ditelaah pada setiap akhir periode akuntansi dan apabila diperlukan, penyesuaian dibuat untuk menghapuskan biaya eksplorasi tangguhan sepanjang nilainya tidak dapat dipulihkan kembali dimasayangakandatang. Biaya pengembangan dikapitalisasi termasuk biayabiaya untuk mengembangkan area of interest sebelum dimulainya kegiatan produksi dalam area of interest yang bersangkutan. Biaya pengembangan diamortasi selama masa produksi yang diharapkan atau berdasarkan estimasi umur tambang atau periode ijin usaha

21

d.

pertambangan, mana yang lebih pendek. Biaya yang tidak diamortasi dihapuskan pada saat Perseroan menentukan bahwa tidak ada lagi nilai yang dapat diharapkan dari area of interest yang bersangkutan di masamendatang. Biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan diamortasi dengan menggunakan metode unit produksi yangdihitungsejaktanggaldimulainyaproduksikomersialdarisetiapareaofinterestyangbersangkutan. BiayaPengupasanTangguhan

Biaya pengupasan tanah dibagi sebagai berikut; pengupasan awal tanah untuk membuka area pertambangan sebelum produksi dimulai, dan pengupasan lanjutan yang dilakukan selama aktivitas produksi. Biaya pengupasan tanah awal merupakan bagian dari biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan, sedangkan biaya pengupasan tanah lanjutan dibebankan sebagai biaya produksi selama rasio pengupasan mendekati atau kurang dari ratarata rasio pengupasan yang diestimasi. Namun demikian, jika rasio aktual lebih tinggi dari rasio ratarata yang diestimasi, kelebihan biaya pengupasan ditangguhkan dan dicatat sebagai pengupasan tangguhan. Biaya pengupasan tangguhan ini dibebankan sebagai biaya produksi pada periodedimanarasioaktuallebihrendahdarirasiorataratayangdiestimasi. e. PendapatandanBeban PenjualanProdukTambang Pendapatandaripenjualanproduktambangdiakuijikaseluruhkondisiberikutdipenuhi: (i) Entitastelahmengindahkanrisikodanmanfaatkepemilikanbarangsecarasignifikankepadapembeli; (ii) Entitas tidak lagi menlanjutkan pengelolaan yang biasanya terkait dengan kepemilikan atas barang ataupunmelakukanpengendalianefektifatasbarangyangdijual; (iii) Jumlahpendapatandapatdiukursecaraandal; (iv) Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke entitas; dan (v) Biaya yang terjadi atau akan terjadi sehubungan transaksi penjualan tersebut dapat diukur secara andal. Bebandiakuipadasaatterjadinyadenganmetodeakrual. 3. Keuangan Analisis dan pembahasan di bawah ini disusun berdasarkan angkaangka yang dikutip dari dan harus dibaca dengan mengacu pada Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak beserta catatan atas laporan keuangan konsolidasian di dalamnya, yang terdapat pada Bab XV dari Prospektus ini. laporan keuangan konsolidasiantanggal31Maret2011dan31Desember2010sertatigabulanyangberakhirpadatanggal31Maret 2011 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian dengan paragraf penjelasan (1) penyajian kembali laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2009 dan 2008 dan laporan posisi keuangan tanggal 1 Januari 2008/31 Desember 2007 (2) penerapan PSAK yang efektif 1 Januari 2011 (3) penerbitan kembali laporan keuangan dan untuk laporan keuangan tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 serta tahun yang berakhir pada tanggaltanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Leonard, Mulia &RicharddenganpendapatWajarTanpaPengecualian. PertumbuhanPendapatandanBeban Tabel berikut ini memperlihatkan komposisi pendapatan dan beban Perseroan dan Entitas Anak untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Desember 2010,2009dan2008. Keterangan Tigabulanyang berakhirpada tanggal31Maret 2011 6.964.054 (9.521.648) (dalamribuanRupiah) Tahunyangberakhirpadatanggaltanggal 31Desember 2010 2009 2008 23.860.195 (28.503.792) 10.195.829 (14.833.023)

PENJUALAN BEBANPOKOKPENJUALAN

22

Keterangan

RUGIBRUTO (4.643.597) (4.637.194) Bebanpenjualan (1.762.739) (71.000) Bebanumumdanadministrasi (13.401.934) (6.405.133) (2.264.306) Bebaneksplorasi (371.714) (2.252.553) Pendapatanoperasilainnya 208.350 2.725 1.811 Bebanoperasilainlain (1.364.081) (44.557) RUGISEBELUMPAJAK (21.335.715) (13.407.713) (2.262.494) PENGHASILANPAJAKTangguhan 4.502.671 2.786.892 300.297 RUGINETOPERIODEBERJALAN (16.833.044) (10.620.821 (1.962.197 PENDAPATAN(RUGI)KOMPREHENSIFLAIN JUMLAHRUGIKOMPREHENSIFSETELAH (16.833.044) (10.620.821) (1.962.197) EFEKPENYESUAIANPROFORMA EFEKPENYESUAIANPROFORMA 16.497.953 10.620.701 1.960.932 JUMLAHRUGIKOMPREHENSIFSEBELUM (6.510.511) (335.091) (120) (1.266) EFEKPENYESUAIANPROFORMA Rugiyangdapatdiatribusikankepada: Pemilikentitasinduk (6.490.672) (335.091) (120) (1.266) Kepentingannonpengendali (19.839) RUGINETOPERSAHAMsetelahefek (65.105) (14.028) (8.851) (1.635) penyesuaianproforma(dalamsatuan penuhRupiah) RUGINETOPERSAHAMsebelumefek (65.105) (3.351) (100) (1.055) penyesuaianproforma(dalamsatuan penuhRupiah) Penjualan TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011. Total penjualan Perseroan dan Entitas Anak untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp6.964.054, ribu. Penjualan ini diperoleh Perseroan dan Entitas Anak atas ekspor ke Zhanjiang Junyu Minerals Co., Ltd. Perubahan harga jual batu mangan tidak telalu berfluktuatif oleh karena itu dampakperubahanhargajualbatumangantidakterlaluberpengaruhterhadappenjualanbatumanganPerseroan dan Entitas Anak. Sampai dengan saat ini batu mangan dijual kepada 2 pihak dimana harga batu mangan tersebut telahdisepakatidiperjanjianselamamasakontrak. UntukmeningkatkanpenjualanPerseroandanEntitasAnakdimasayangakandatangPerseroanbermaksuduntuk menjual batu mangan langsung ke end user seperti ke industri baja dan produser ferroaloy. Perseroan dan Entitas Anak berkeyakinan dengan tim pemasaran yang dimiliki peluang untuk mendapatkan kontrak/pelanggan baru akandapatdilakukandimasayangakandatang. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2009 Total Penjualan Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebesar Rp23.860.195, ribu mengalami kenaikan sebesar 134,02% atau naik Rp13.664.366, ribu dari Rp10.195.829 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009. Kenaikan ini terutama disebabkan karena Perseroan dan Entitas Anak berhasil mengekspor batu mangan sebesar Rp16.478.595, ribu dimana pada tahun sebelumnya penjualan Perseroan dan Entitas Anak hanya untuk domestik. Penjualan ekspor memberikan kontribusisebesar69,06%terhadaptotalpenjualanPerseroandanEntitasAnakditahun2010.

Tigabulanyang berakhirpada tanggal31Maret 2011 (2.557.594) (76.977) (5.067.821) (234.631) 1.703.863 (1.917.723) (8.150.883) 1.640.373 (6.510.511) (6.510.511)

(dalamribuanRupiah) Tahunyangberakhirpadatanggaltanggal 31Desember 2010 2009 2008

23

Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2008. Total Penjualan Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 adalah sebesar Rp10.195.829, ribu. Pada tahun ini Perseroan dan Entitas Anak baru melakukan penjualan terhadap hasil produksibatumangan,dimanapenjualanmasihdilakukanuntukwilayahdomestik. BebanPokokPenjualan TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011. Total Beban Pokok Penjualan Perseroan dan Entitas Anak untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp9.521.648, ribu. Beban pokok penjualan terutama berasal dari biaya penyusutan, biaya penggalian dan pengerukan dan biaya bahan bakar yang masingmasing berjumlah Rp4.261.230, ribu, Rp1.269.864, ribu, dan Rp1.250.026, ribu, dimana masingmasing memberikan kontribusi sebesar 44,75%, 13,34%dan13,13%terhadaptotalbebanpokokpenjualanPerseroandanEntitasAnak. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2009 TotalbebanpokokpenjualanPerseroandanEntitasAnakuntukperiodesatutahunyangberakhirpadatanggal31 Desember 2010 adalah sebesar Rp28.503.792, ribu mengalami kenaikan sebesar Rp13.670.769, ribu atau naik 92,16% bila dibandingkan dengan periode sebelumnya yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 yang sebesar Rp14.833.023, ribu. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan biaya penyusutan, biaya penggalian dan pengerukan dan biaya bahan bakar yang masingmasing berjumlah Rp5.134.448 atau sebesar 50,86%, Rp4.469.990 atau sebesar 355,14%, dan Rp2.593.290 atau sebesar 517,10%. Pada tahun 2010 Perseroan dan Entitas Anak menaikkan volume produksi batu mangannya dari 6.949 ton ditahun 2009 menjadi 12.331 ditahun 2010 atau meningkat sebesar 5.382 ton atau sebesar 77,45% sehingga mengakibatkan naiknya beban produksi tahunperiodetersebut. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2008. TotalbebanpokokpenjualanPerseroandanEntitasAnakuntukperiodesatutahunyangberakhirpadatanggal31 Desember 2009 adalah sebesar Rp14.833.023, ribu. Pada tahun ini Perseroan dan Entitas Anak memulai kegiatan operasionalnya. VolumeProduksiBatuMangan TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011 Volume produksi batu mangan Perseroan dan Entitas Anak sampai dengan 31 Maret 2011 adalah sebanyak 2.732 ton. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2009 Volume produksi batu mangan Perseroan dan Entitas Anak untuk periode satu tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebesar 12.331 ton mengalami kenaikan sebesar 5.382 ton atau naik sebesar 77,45% biladibandingkandenganperiodesebelumyanghanyasebesar6.949ton.Padatahun2010PerseroandanEntitas Anak mendapatkan kontrak penjualan ekspor, sehingga untuk memenuhi kontrak tersebut Perseroan dan Entitas Anakmenaikanvolumeproduksibatumangannya. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2008 Volume produksi batu mangan Perseroan dan Entitas Anak untuk periode satu tahun yang berakhir pada tanggal 31Desember2009adalahsebesar6.949ton.Padatahun2009PerseroandanEntitasAnakmemulaiproduksibatu mangannya.

24

TotalRugiKomprehensif TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011. Total rugi komprehensif Perseroan dan Entitas Anak untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp6.510.511, ribu. Total rugi komprehensif ini terutama diakibatkan oleh tingginya beban pokok penjualan Perseroan dan Entitas Anak yang sebesar Rp9.521.648, ribu dibandingkan dengan nilai penjualan yang Perseroan dan Entitas Anak peroleh yaitu sebesar Rp6.964.054, ribu dan biayabiaya lain sebesar Rp8.150.883, ribu. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2009. Total rugi komprehensif Perseroan danEntitas Anak padatahun 2010 adalah sebesarRp335.091, ribu mengalami kenaikan sebesar Rp334.971, ribu dibandingkan dengan total rugi komprehensif Perseroan dan Entitas Anak di tahun 2009 yang sebesar Rp120, ribu. Kenaikan ini terutama disebabkan karena adanya beban umum dan administrasiyangberasaldarijasaprofesionalsebesarRp446.541,ribu. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2008. Total rugi komprehensif Perseroan dan Entitas Anak pada tahun 2009 adalah sebesar Rp120, ribu mengalami penurunan sebesar Rp1.146, ribu bila dibandingkan dengan total rugi komprehensif Perseroan dan Entitas Anak untuktahun2008yangsebesarRp1.266,ribu.Penurunaninidisebabkankarenabebanumumdanadministrasidi tahun2008lebihbesarRp1.131,ribu. GrafikPerkembanganPenjualan,BebanPokokPenjualan 31Maret2011,31Desember2010,2009dan2008 (dalamribuanRupiah)

25

GrafikPerkembanganRugiSebelumPajakdanTotalRugiKomprehensif 31Maret2011,31Desember2010,2009dan2008 (dalamribuanRupiah)

PertumbuhanAset

Tabel berikut ini menunjukkan komposisi aset Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Maret 2011, 31Desember2010,2009dan2008: Keterangan ASET ASETLANCAR Kasdanbank Piutangusahapihakketiga Piutanglainlainpihakketiga Persediaanbersih Biayadibayardimuka Asetlancarlainnya JUMLAHASETLANCAR ASETTIDAKLANCAR Piutangkepadapihakyangberelasi Asetpajaktangguhanbersih Asettetap(setelahdikurangiakumulasi penyusutansebesarRp29.447.885, ribupadatahun2011,Rp25.218.465, ribupadatahun2010,Rp10.104.400 ribupadatahun2009danRp4.525, ribupadatahun2008) Biayaeksplorasidanpengembangan tangguhan(setelahdikurangi akumulasiamortisasisebesar Rp73.891,ribupadatahun2011, Rp64.969,ribupadatahun2010dan Rp24.701ribupadatahun2009) Asettidaklancarlainnya JUMLAHASETTIDAKLANCAR JUMLAHASET 31Maret 2011 (dalamribuanRupiah) 31Desember 2009 2008 109.649 383.789 75.800 1.353.173 1.181.040 4.022.786 678.125 5.561.408 2.242.955 240.000 240.000 3.087.189 300.297 57.036.933 28.140.000

2010

15.948.471 3.007.867 196.314 1.824.010 483.132 1.498.360 22.958.155 593.061 9.230.232 70.781.941

5.197.699 3.224.667 162.446 2.827.165 368.424 11.780.401 9.869.052 7.589.860 73.633.868

90.686.939

90.659.461

90.430.351

27.831.874

73.234 171.365.407 194.323.562

73.234 181.825.47 4 193.605.87 5

72.400 150.866.873 156.428.281

56.512.171 58.755.125

26

ASET TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011. TotalasetPerseroandanEntitasAnakpadatanggal31Maret2011adalahsebesarRp194.323.562,ribu.Totalaset PerseroanterutamaberasaldariakunbiayaeksplorasidanpengembangantangguhansebesarRp90.686.939,ribu yang memberikan kontribusi sebesar 46,67% dari total aset Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Maret 2011. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2009. Total aset Perseroan dan Entitas Anak pada tahun 2010 adalah sebesar Rp193.605.875, ribu mengalami kenaikan sebesarRp37.177.594,ribuataunaik23,76%biladibandingkandengantahun2009yangsebesarRp156.428.281, ribu. Aset tersebut meningkat terutama dikarenakan kenaikan aset tetap sebesar Rp16.596.935, ribu (29,10%), piutang kepada pihak yang berelasi sebesar Rp9.629.052, ribu (40.121,05%), aset lancar sebesar Rp6.218.993, ribu (111,82%), dan aset pajak tangguhan sebesar Rp4.502.671, ribu (145,85%). Kenaikan aset tetap, piutang kepada pihak yang berelasi, aset lancar dan aset pajak tangguhan memberikan kontribusi masingmasing sebesar 44,64%,25,09%,16,72%dan12,11%terhadaptotalkenaikanasetdaritahun2009ketahun2010. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2008. Total aset Perseroan dan Entitas Anak pada tahun 2009 adalah sebesar Rp156.428.281, ribu mengalami kenaikan sebesar Rp97.673.155, ribu bila dibandingkan dengan tahun 2008 yang sebesar Rp58.755.125, ribu. Kenaikan tersebut terutama karena Perseroan dan Entitas Anak mulai melakukan kegiatan operasionalnya dimana PerseroandanEntitasAnakmeningkatkankegiataneksplorasinyadanmulaimelakukanmenambahkanasettetap. Hal tersebut tercermin dari naiknya biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan dari Rp27.831.874, ribu di tahun 2008 menjadi Rp90.430.351, ribu di tahun 2009. Dan naiknya aset tetap dari Rp28.140.000, ribu di tahun 2008menjadiRp57.036.932,ribuditahun2009. KasdanBank TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011. Total kas dan bank Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp15.948.471, ribu, yang terdiri dari mata uang Rupiah dan mata uang Dolar Amerika Serikat. Total Kas Rupiah adalah sebesar Rp137.078 ribu, sedangkan total bank dalam mata uang Dolar Amerika Serikat adalah sebesar Rp982.614, ribu, dan total bank dalam mata uang Rupiah sebesar Rp14.828.779, ribu. Total kas dan bank Perseroan dan Entitas Anak terutama terdiri dari PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Windu Kentjana International Tbk., dan PT Bank Pan Indonesia Tbk yang masingmasing berjumlah sebesar Rp5.800.275, ribu. Rp5.783.059, ribu dan Rp3.980.080, ribuataumasingmasingsebesar36,37%,36,26%dan24.96%daritotaljumlahkasdanbank. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2009. Padatanggal31Desember2010,totalkasdanbankPerseroandanEntitasAnakadalahsebesarRp5.197.699,ribu mengalami kenaikan sebesar Rp5.088.050, ribu ataunaik 4.640,31% bila dibandingkan dengan total kas danbank pada 31 Desember 2009 yang hanya sebesar Rp109.649, ribu. Kenaikan tersebut terutama disebabkan karena Perseroan pada tahun 2010 sudah memulai kegiatan operasionalnya, sehingga Perseroan dan Entitas Anak memutuskan untuk mencari sumber pendanaandari bankterutamadi PT BankWindu Kentjana International Tbk. sebesarRp4.276.703ribu. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2008. Pada tanggal 31 Desember 2009, total kas dan bank Perseroan dan Entitas Anak adalah sebesar Rp109.649 ribu mengalamipenurunansebesarRp274.140ribuatauturun71,43%biladibandingkandengankasdanbankpada31 Desember 2008 yang sebesar Rp383.789, ribu. Penurunan tersebut disebabkan turunnya kas Perseroan dan Entitas Anak sebesar Rp322.583, ribu atau turun sebesar 85,93%, turunnya kas tersebut dikarenakan pada tahun 2009 pembangunan area pertambangan telah hampir selesai dan Perseroan memutuskan untuk menurunkan danakasPerseroandanEntitasAnak.

27

Persediaan TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011. Pada tanggal 31 Maret 2011, total nilai persediaan Perseroan dan Entitas Anak adalah sebesar Rp1.824.010,ribu. Pada tanggal 31 Maret SMR, Entitas Anak telah mengakui adanya penyisihan atas penurunan nilai persediaan sebesar Rp386.485, ribu yang disebabkan oleh nilai tercatat persediaan produk mangan lebih tinggi dari nilai realisasibersihnya. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2009. Pada tanggal 31 Desember 2010, total nilai persediaan adalah Rp2.827.165, ribu mengalami kenaikan sebesar Rp1.473.992,ribu.PadatahuniniPerseroandanEntitasAnakmulaimeningkatkankegiatanproduksinya. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2008. Pada tanggal 31 Desember 2009 total nilai persediaan adalah sebesar Rp1.353.173, ribu mengalami kenaikan sebesar Rp172.133, ribu atau naik 14,57%. Kenaikan tersebut dikarenakan Perseroan dan Entitas Anak mulai melakukanpenjualansehinggaPerseroandanEntitasAnakmemutuskanuntukmeningkatkannilaipersediaan. PerkembanganLiabilitasdanEkuitas Tabel berikut menunjukkan komposisi Liabilitas dan ekuitas Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Maret 2011,31Desember2010,2009dan2008:
(dalamribuanRupiah)

Keterangan LIABILITITAS LIABILITASJANGKAPENDEK Hutangusahapihakketiga Hutangjangkapendek Pinjamanbank(US$6.000.000) Pinjamanlainnya Hutanglainlain Biayamasihharusdibayar Hutangpajak Pendapatanditerimadimuka Liabilitasjangkapanjangyangjatuh tempodalamsatutahun Pinjamanbank Hutangsewapembiayaan Hutangpembiayaankonsumen Lainlain JUMLAHLIABILITASJANGKAPENDEK LIABILITASJANGKAPANJANG Hutangkepadapihakyangberelasi Liabilitasjangkapanjang setelah dikurangibagianyangjatuhtempo dalamsatutahun Pinjamanbank Pinjamanlainnya Hutangsewapembiayaan Hutangpembiayaankonsumen

31Maret2011

350.802 494.890 4.098.534 447.939 26.473.619

31Desember 2009 53.946.000 26.750.000 602.370 1.985.652 347.439 425.957 147.116 26.723.619 4.223.619 2010 4.155.196 168.689 114.757.482 148.165 73.796 6.951.457 11.891.593 61.336.351

2008

1.897 3.664.200

800.000 5.265.158 222.117 38.153.059

3.666.097

302.505

172.034

51.785.434

55.454.000 26.750.000 8.759.688 288.559

7.523.360 232.681

104.876 141.183

28

(dalamribuanRupiah)

Keterangan Lainlain KeuntunganTangguhanasetdijualdan disewapembiayaankembali Liabilitasdiestimasiatasimbalankerja Penyisihanuntukpengelolaandan reklamasilingkunganhidup Uangmukasetoranmodal JUMLAHLIABILITASJANGKAPANJANG JUMLAHLIABILITAS

31Maret2011 2010 84.474 989.168 92.449 92.720.843 130.873.902

31Desember 2009 261.879 29.185 94.700.000 156.573.473 168.465.066

2008 19.559 4.700.000 56.504.993 60.171.089

889.172 80.975 8.898.222 123.655.704

(dalamribuanRupiah) Keterangan EKUITAS Modalsahamnilainominal Rp1.000.000,(dalamsapenuhRupiah) persaham Modaldasar400.000sahampada tahun2011dan2010dan2.000 sahampadatahun2009dan2008 Modalditempatkandandisetor penuh100.000sahampada tahun2011dan2010dan1.200 sahampadatahun2009dan2008 Defisit Komponenekuitaslainnya Selisihnilaitransaksirestrukturisasi entitassepengendali Proformamodalyangtimbuldari transaksirestrukturisasientitas sepengendali Kepentingannonpengendali JUMLAHEKUITAS 31Maret 2011 2010 31Desember 2009 2008

100.000.000

100.000.000

1.200.000

1.200.000

(7.780.915) (28.990.531)

(1.290.243) (28.990.531)

(955.152) (12.281.633)

(955.032) (1.660.932)

63.228.554 221.106 63.449.660

69.719.226 230.945 69.950.171

(12.036.785) (12.036.785)

(1.415.964) (1.415.964)

Liabilitas TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011. TotalliabilitasPerseroandanEntitasAnakpadatanggal31Maret2011adalahsebesarRp130.873.902,ribu.Total liabilitas Perseroan dan Entitas Anak terutama berasal dari liabilitas jangka panjang Perseroan yang berasal dari pinjaman bank dan pinjaman lainnya yang masingmasing sebesar Rp55.454.000, ribu dan Rp26.750.000, ribu dimanamasingmasingmemberikankontribusisebesar42,37%dan20,44%terhadaptotalliabilitasPerseroandan Entitas Anak pada tanggal 31 Maret 2011. Pada tanggal 31 Maret 2011 Perseroan dan Entitas Anak mempunyai hutang kepada pihak yang berelasi yaitu kepada Dodi Hendra Wijaya sebesar Rp302.505, ribu, dimana hutang tersebut tidak mempunyai syarat dan kondisi tertentu antara lain tidak ditentukan tingkat suku bunga dan jangka waktunya,halinidikarenakanDodiHendraWijayaadalahDirekturPerseroan. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2009. Total liabilitas Perseroan dan Entitas Anak pada tahun 2010 adalah sebesar Rp123.655.704, ribu, mengalami penurunan sebesar Rp44.809.362, ribu atau turun 26,60% bila dibandingkan dengan total liabilitas pada periode

29

sebelumnya pada tahun 2009 yang sebesar Rp168.465.066, ribu. Penurunan tersebut terutama disebabkan karena turunnya hutang kepada pihak yang berelasi sebesar Rp61.164.317 ribu dari Rp61.336.351, ribu di tahun 2009 menjadi hanya Rp172.034, ribu di tahun 2010. Pada tahun 2010 Perseroan dan Entitas Anak melunasi sebagianbesarhutangkepadapihakberelasi,yaituhutangkepadaDodiHendraWijaya. Pada tahun 2010 SMR, Entitas Anak memiliki liabilitas dari PT Bank Windu Kentjana International Tbk dalam mata uangAmerikaSerikatsebesarUSD6.000.000SMRmemutuskanmeminjamdalammatauangasingdikarenatingkat bunga dalam mata uang asing cukup rendah pada saat itu, dimana SMR dikenakan bunga tetap sebesar 5,5% efektifpertahun.PinjamaniniakandilunasiseluruhnyadenganhasildariDanaPenawaranUmum. Tingkat suku bunga sangat berpengaruh terhadap kemampuan Perseroan dan Entitas Anak dalam hal pengembalian pinjaman atau membayar kewajiban terutama disebabkan karena hingga saat ini Perseroan masih mengalamirugikomprehensif.MeskipunPerseroandanEntitasAnakmemilikipinjamandalammatauangAmerika Serikat,namunPerseroandanEntitasAnaktidakmelakukanlindungnilaidikarenakanselamainipembayaranhasil penjualanbatumangandilakukandalammatauangmatauangAmerikaSerikat. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2008. Total liabilitas Perseroan dan Entitas Anak pada tahun 2009 adalah sebesar Rp168.465.066, ribu mengalami kenaikan sebesar Rp108.293.977, ribu atau naik 179,98% bila dibandingkan dengan periode sebelum di tahun 2008 yang sebesar Rp60.171.089, ribu. Kenaikan ini terutama disebabkan karena adanya naiknya uang muka setoran modal sebesar Rp90.000.000, ribu dari Rp4.700.000, di tahun 2008 menjadi Rp94.700.000, di tahun 2009. Uang muka setoran modal tersebut adalah dana yang telah dibayarkan oleh Ratna Widuri sebesar Rp94.700.00, dan Rp4.700.000, berdasarkan Perjanjian Kerjasama antara Dodi Hendra Wijaya yang bertindak untuk dan atas nama SMR, Entitas Anak dengan Ratna Widuri. Dimana maksud perjanjian tersebut adalah untuk pembiayaanpengurusanperijinansertapembangunansaranadanprasaranadiareapertambanganPerseroandan EntitasAnak. BiayayangMasihHarusDibayar Pada tanggal 31 Maret 2011 biaya yang masih harus dibayar Perseroan dan Entitas Anak adalah sebesar Rp4.098.534 ribu. Biaya yang masih harus dibayar tersebut terutama untuk jasa profesional sebesar Rp2.641.337 ribu yang merupakan 64,45% dari total biaya yang masih harus dibayar, beban pemberdayaan masyarakat desa sebesar Rp1.100.581 ribu merupakan 26,85% dari total biaya yang masih harus dibayar, dan bunga yang masih yangdibayaradalahsebesarRp105.371.ribu. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2009. Pada tanggal 31 Desember 2010 biaya yang masih yang harus dibayar oleh Perseroan dan Entitas Anak adalah sebesar Rp1.985.652, ribu. Biaya yang masih harus dibayar tersebut terutama untuk iuran tetap dan iuran produksi sebesar Rp810.607, ribu yang merupakan 40,82% dari total biaya yang masih harus dibayar. Selain itu juga terdapat biaya untuk jasa profesional, beban pemberdayaan masyarakat desa dan bunga yang masih harus dibayaryangmasingmasingsebesarRp688.710,ribu,Rp347.439,ribudanRp138.896,ribu. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2008. Pada tanggal 31 Desember 2009 biaya yang masih harus dibayar oleh Perseroan dan Entitas Anak adalah sebesar Rp 347.439,ribu. Biaya yang masih harus dibayar tersebut terutama untuk biaya beban pemberdayaan masyarakatdesasebesarRp347.439,ribu. Pada tanggal 31 Desember 2008 Perseroan dan Entitas Anak belum memulai kegiatan operasionalnya sehingga belummemilikibiayayangmasihharusdibayar.

30

Ekuitas TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011. JumlahekuitasPerseroandanEntitasAnakpadatanggal31MaretsebesarRp63.449.660,ribu. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2009. Total ekuitas Perseroan dan Entitas Anak pada tahun 2010 adalah sebesar Rp69.950.171, ribu mengalami kenaikan sebesar Rp81.986.956, ribu atau naik 681.137% bila dibandingkan dengan tahun 2009 yang sebesar minus Rp12.036.785, ribu. Ekuitas tersebut meningkat dikarenakankan adanya tambahan modal disetor sebesar Rp98.800.000, ribu atau naik sebesar 8.233,33% dari Rp1.200.000, ribu di tahun 2009 menjadi Rp100.000.000, ribuditahun2010. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan Dengan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31Desember2008. Total ekuitas Perseroan pada tahun 2009 adalah sebesar minus Rp.12.036.785, ribu mengalami penurunan sebesar Rp10.620.821, ribu bila dibandingkan ekuitas pada tahun 2008 yang sebesar minus Rp1.415.964, ribu. Penurunan tersebut terutama disebabkan karena adanya penurunan dari proforma modal yang timbul dari transaksi restrukturisasi entitas sepengendali sebesar minus Rp10.620.701, ribu dari minus Rp1.660.932, ribu di tahun2008menjadiminusRp12.281.633,ribu. GrafikPerkembanganAset,LiabilitasdanEkuitas 31Maret2011,31Desember2010,2009dan2008 (dalamribuanRupiah)

Aset

Kewajiban

Ekuitas

PerkembanganArusKas Tabel berikut memuat ikhtisar Laporan Arus Kas Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tiga bulan yang berakhirpadatanggal31Maret2011dantahunyangberakhirpadatanggaltanggal31Desember2010,2009dan 2008. Tigabulanyang berakhirpadatanggal 31Maret2011 Kas Bersih yang Diperoleh dari (3.677.220) (Digunakanuntuk)AktivitasOperasi Kas Bersih yang Digunakan untuk (1.302.294) AktivitasInvestasi Kas Bersih yang Diperoleh dari 15.712.443 Uraian (dalamribuanRupiah) Tahunyangberakhirpadatanggaltanggal 31Desember 2010 2009 2008 11.456.619 (2.087.041) 215.127 (22.310.565) 15.941.997 (97.197.680) (56.621.874) 99.010.581 56.785.434

31

Uraian

Tigabulanyang berakhirpadatanggal 31Maret2011

Tahunyangberakhirpadatanggaltanggal 31Desember 2010 2009 2008

AktivitasPendanaan ArusKasdariAktivitasOperasi Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp3.677.220, ribu. Aktivitas tersebut terutama digunakan untuk pembayaran kepada pemasok dankaryawansebesarRp8.725.275,ribu,pembayaranbungaRp1.872.655,ribudanpembayaranoperasilainnya sebesar Rp53.989, ribu. Sedangkan arus kas yang diperoleh aktivitas operasi adalah dari penerimaan pelanggan sebesarRp6.930.854,ribudanpenerimaanlainnyasebesarRp43.845,ribu. Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi selama periode 1 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebesar Rp11.456.619, ribu. Aktivitas operasi tersebut yaitu adalah penerimaan dari pelanggan dan penerimaan operasi lainnya yang masingmasing sebesar Rp43.135.528, ribu dan Rp500.236, ribu. Sedangkan arus kas yang digunakan untuk aktivitas operasi pada tahun 2010 terutama untuk pembayaran kepada pemasok, karyawan dan pembayaran bunga, yang masingmasing sebesar Rp24.808.567, ribu; Rp6.276.627, ribu dan Rp1.039.950,ribu. Kas bersih yang digunakan dari aktivitas operasi selama periode 1 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009adalahsebesarRp2.087.041,ribu.Aktivitasoperasitersebutterutamadigunakanuntukpembayarankepada pemasok dan karyawan yang masingmasing sebesar Rp11.106.456, ribu dan Rp2.063.391, ribu. Sedangkan arus kas yang diperoleh dari aktivitas operasi adalah penerimaan dari pelanggan dan penerimaan operasi lainnya yang masingmasingsebesarRp10.755.248,ribudanRp327.558,ribu. Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi selama periode 1 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp215.127 ribu. Aktivitas operasi tersebut terutama diperoleh dari penerimaan dari pelanggan dan penerimaan operasional lainnya yang masingmasing sebesar Rp3.664.200, ribu dan Rp3.708, ribu. Arus kas yang digunakan untuk aktivitas operasi adalah untuk pembayaran kepada pemasok dan karyawan yangmasingmasingsebesarRp3.223.054,ribudanRp229.727,ribu. ArusKasdariAktivitasInvestasi Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp1.302.294, ribu. Aktivitas investasi tersebut terutama digunakan untuk perolehan aset tetap sebesar Rp1.265.894, ribu dan pengeluaran biaya eksplorasi dan pengembangan ditangguhkan sebesar Rp36.400,ribu. Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi untuk periode 1 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebesar Rp22.310.565, ribu. Aktivitas investasi tersebut terutama digunakan untuk perolehan aset tetap sebesar Rp22.081.456, ribu dan pengeluaran biaya eksplorasi dan pengembangan ditangguhkansebesarRp229.109,ribu. Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi untuk periode 1 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 adalah sebesar Rp97.197.680, ribu. Aktivitas investasi tersebut terutama digunakan untuk perolehan aset tetap sebesar Rp34.574.502, ribu dan pengeluaran biaya eksplorasi dan pengembangan ditangguhkansebesarRp62.623.178,ribu. Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi untuk periode 1 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp56.621.874, ribu. Aktivitas investasi tersebut terutama digunakan untuk perolehan aset tetap sebesar Rp28.790.000, ribu dan pengeluaran biaya eksplorasi dan pengembangan ditangguhkansebesarRp27.831.874,ribu. ArusKasdariAktivitasPendanaan Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp15.712.443, ribu. Aktivitas pendanaan tersebut diperoleh penerimaan piutang dari pihak yang berelasi sebesar Rp9.275.990, ribu, penerimaan hutang bank Rp4.000.000, ribu, penerimaan hutang sewa pembiayaanRp2.305.981,ribudanpenerimaanhutangdaripihakyangberelasiRp130.471,ribu.

32

Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan untuk 1 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 adalah sebesar Rp15.941.997, ribu. Aktivitas pendanaan tersebut diperoleh dari penambahan modal disetor sebesar Rp98.800.000, ribu, penerimaan hutang bank Rp80.696.000, ribu, dan penerimaan hutang sewa pembiayaan Rp1.919.365, ribu. Sedangkan arus kas yang digunakan untuk aktivitas pendanaan adalah untuk pembayaran hutang dari pihak yang berelasi Rp61.164.317, ribu, pembayaran pinjaman pihak ketiga Rp94.700.000,danpemberianpiutangkepadapihakyangberelasiRp9.609.052,ribu. Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan untuk 1 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 adalah sebesar Rp99.010.581, ribu. Aktivitas pendanaan tersebut diperoleh dari penerimaan pinjaman pihak ketiga sebesar Rp90.000.000, dan penerimaan piutang dari pihak yang berelasi Rp9.550.917, ribu. Sedangkan arus kas yang digunakan untuk aktivitas pendanaan adalah untuk pembayaran hutang sewa pembiayaan Rp540.336,ribu. Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan untuk 1 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp56.785.434, ribu. Aktivitas pendanaan tersebut diperoleh dari penerimaan piutang dari pihak yang berelasi Rp51.785.434, ribu, penerimaan pinjaman pihak ketiga Rp4.700.000, ribu dan penambahan modal disetorRp300.000,ribu. RasioKeuangan Uraian AsetLancar/LiabilitasJangkaPendek JumlahLiabilitas/JumlahEkuitas JumlahLiabilitas/JumlahAset ImbalHasilAset(ROA) ImbalHasilEkuitas(ROE) LikuiditasdanSumberPendanaan Tingkat likuiditas mencerminkan kemampuan Perseroan dan Entitas Anak dalam memenuhi liabilitas jangka pendek dengan menggunakan aset lancar yang dimilikinya. Tingkat likuiditas diukur dengan menggunakan current ratio (Rasio Lancar) yaitu perbandingan aset lancar dan liabilitas jangka pendek. Rasio Lancar Perseoran pada tanggal 31 Maret 2011 dan 31 Desember 2010, 2009, 2008 masingmasing adalah sebesar 60,17% dan 10,27% , 46,77%,61,18% Perseroan memperoleh dukungan keuangan dari manajamen yang digunakan untuk membiayai belanja modal Perseroan. Fasilitas kredit Perseroan dan Entitas Anak yang memperoleh jaminan dari manajemen dan fasilitas pinjaman lainnya yang diberikan sejumlah bank juga telah digunakan untuk mendanai kegiatan operasional dan belanjamodalPerseroan.Padatanggal31Maret2011dan31Desember2010,Perseroanmemilikiliabilitasjangka pendekmasingmasingsebesarRp38.153.059,ribudanRp114.757.482,ribusebagaimeningkatnyahutangusaha seiring dengan peningkatan kegiatan operasional Perseroan dan Entitas Anak. Pada tanggal 31 Maret 2011, PerseroanmemilikiasetlancarsebesarRp22.958.155,ribu. Pada tanggal 31 Maret 2011 dan pada tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2010, 2009 dan 2008, Perseroan masingmasing memiliki kas dan setara kas sejumlah Rp15.948.471, ribu, Rp5.197.699, ribu, Rp109.649, ribu, danRp383.789,ribu. Solvabilitas Solvabilitas merupakan kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka pendek dan jangka panjang, yang tercermin dari perbandingan antara jumlah liabilitas dan ekuitas dan perbandingan antara jumlah liabilitas danjumlahaset. Perbandingan antara jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Maret 2011 dan 31 Desember 2010, 2009,2008adalahmasingmasingsebesar206,26%dan176,78%,1.399,59%,4.249,48%. Sedangkan perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Maret 2011 dan 31 Desember2010,2009,2008masingmasingsebesar67,35%dan63,87%,107,69%,102,41%. 31Maret 2011 60,17% 206,26% 67,35% 3,35% 10,26% 31Desember 2010 10,27% 176,78% 63,87% 0,17% 0,48% 2009 46,77% 1.399,59% 107,69% 0,00% 0,00% 2008 61,18% 4.249,48% 102,41% 0,00% 0,09%

33

ImbalHasilAset(ROA) Imbal hasil aset (ROA) merupakan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya yang dapat dihitung dari perbandingan antara total rugi komprehensif dan jumlah aset Perseroan. Imbal hasil aset Perseroan pada tanggal 31 Maret 2011 dan 31 Desember 2010, 2009 dan 2008 masingmasing adalahsebesar3,35%,0,17%,0,00%dan0,00%. ImbalHasilEkuitas(ROE) Imbal hasil ekuitas (ROE) merupakan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang dimilikinya yang dapat dihitung dari perbandingan antara total rugi komprehensif dan jumlah ekuitas Perseroan. ImbalhasilekuitasPerseroanpadatanggal31Maret2011dan31Desember2010masingmasingadalahsebesar 10,26%dan0,48%.Sedangkanimbalhasilekuitaspadatanggal31Desember2008adalahsebesar0,09%. BelanjaModal Tabeldibawahinimenyajikanrincianpengeluaraninvestasisesuaidenganperiodemasingmasing: (dalamribuanRupiah) Uraian 31Maret2011 31Desember 2010 2009 2008 Biayaperolehanasettetap 1.265.894 22.081.456 34.574.502 28.790.000 Biayaeksplorasidanpengembangan Total 36.400 1.302.294 229.109 22.310.565 62.623.178 97.197.680 27.831.874 56.621.874

Sumber dana belanja modal Perseroan untuk biaya akuisi Entitas Anak di tahun 2010 berasal dari setoran modal pemegang saham Perseroan. Pada tanggal 31 Desember 2010 Perseroan telah mengeluarkan sebanyak Rp22.310.565,ribudantotalRp1.302.294,ribupadaperiodeJanuari2011sampaiMaret2011. Perseroan dan Entitas Anak berencana akan membelanjakan sekitar Rp200.000.000, ribu pada semester II 2011 untuk pembelian armada alat berat, kendaraan operasional, pembangunan stockpile, pembangunan kantor, perbaikan jalan. Bila belanja modal tersebut tidak berhasil dilaksanakan maka kinerja keuangan Perseroan dan EntitasAnaktidakdapatmeningkat/mengalamiperbaikan. Sumber dana untuk belanja modal tersebut diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham Perseroan. Bila rencana penawaran umum perdana saham Perseroan gagal dilaksanakan maka Perseroan tidak dapat merealisasikan rencana belanja modal tersebut. Untuk itu Perseroan akan melakukan beberapa hal antara lain pemegangsahamakanmelakukansetoranmodaldanPerseroanakanmencarisumberpendanaanbarudaribank 4. ManajemenRisiko

Manajemen risiko dilakukan oleh manajemen Perseroan dan Anak Perusahan untuk mengurangi risikorisiko yang dihadapi oleh Perseroan dan Entitas Anak. Perseroan dan Entitas Anak berkeyakinan bahwa penerapan Manajemen Risiko pada semua tingkat organisasi merupakan hal yang penting dalam corporate governance dan haliniperluuntukmencapaitujuanusaha.UntukituPerseroandanEntitasAnakberkomitmenuntuk:

Bertanggung jawab untuk melindungi karyawan, pelanggan, properti serta masyarakat dan lingkungan dari kecelakaan,kerugianataukerusakan;dan Mencapaitujuanbisnisnyadenganmencaripeluanguntukmeningkatkanbisnisdanmengoptimalkanrisiko manajemen.

34

Manajemen risiko dilakukan secara komprehensif dimana Dewan Direksi bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan manajemen risiko dengan menetapkan kebijakan yang tepat atas pengendalian internal untuk mengamankan investasi dan aset Perseroan dan Entitas Anak, berikut adalah proses manajemen risiko sebagai bagiandaripraktikbisnisnormalPerseroandanEntitasAnak: 1. 2. 3.
4.

Pembentukan Manajemen Risiko, termasuk penetapan yang jelas tentang tujuan bisnis dan toleransi risiko; Risikoyangberkaitandengankegiatanbisnisdiidentifikasi,dianalisisdandievaluasi; Risikodiperlakukansecaraefektifsehinggaberadadalamtoleransirisiko;dan Risikodipantaudanditinjauulangsehinggakeputusandibuatpadaketeranganterbaikyangtersedia.

35

V. RISIKOUSAHA
Sebagaimana halnya dengan kegiatan usaha yang lain, kegiatan usaha yang dijalankan oleh Perseroan juga tidak terlepas dari beberapa risiko. Oleh karena itu sebelum memutuskan untuk berinvestasi, para calon investor harus terlebih dahulu secara cermat dan hatihati mempertimbangkan berbagai risiko usaha yang dijelaskan dalam Prospektus ini. Apabila salah satu atau beberapa risiko terjadi, maka harga saham dapat mengalami penurunan dan menimbulkan potensikerugianbagiparainvestor. Manajemen Perseroan menyatakan bahwa semua risiko yang dihadapi oleh Perseroan dalam melaksanakan kegiatan usaha telah diungkapkan dan disusun berdasarkan bobot dari dampak masingmasingrisikoterhadapkinerjakeuanganPerseroan,dimulaidaririsikoutamaPerseroan. 1 Risiko Ketergantungan Perseroan terhadap Anak Perusahaan yang memiliki sumber pendapatantunggaldankegiatanoperasionalyangterkonsentrasi Perseroan merupakan Perusahaan induk dimana kontribusi pendapatan terbesar dari Anak Perusahaan sehingga ketergantungan Perseroan terhadap Anak Perusahaan sangat tinggi. Dimana semua arus kas dan keuntungan operasional Anak Perusahaan berasal dari kegiatan operasi dan penggunaan aset Anak Perusahaan yang dipusatkan di satu pertambangan. Jika terjadi penurunan pendapatan di Anak Perusahaan maka akan menganggu laba bersih Perseroan. 2 RisikoMasihDefisitnyaLaporanKeuanganPerseroan. Sampai dengan laporan keuangan 31 Maret 2011 Perseroan masih mengalami kerugian, jika Perseroan tidak dapat meningkatkan kinerja usahanya dan kinerja Anak Perusahaannya, maka kinerjalaporankeuanganPerseroanmasihakanmengalamidefisit. 3 RisikoyangBerhubungandenganKegiatanUsahaAnakPerusahandanIndustriBatuMangan

3.1 RisikoterhambatnyaataugagalnyarencanaekspansiAnakPerusahaan Kemampuan Anak Perusahaan untuk meningkatkan produksi batu mangan tergantung pada sejumlahfaktorantaralain: peralatan dan mesinmesin yang digunakan untuk meningkatkan produksi dapat tidak berfungsisesuaidenganspesifikasiatauharapanAnakPerusahaan; Kesulitan dalam memperoleh mesinmesin, peralatan dan suku cadang, khususnya truktruk pengangkutbatumangan,eksavatordanrodauntukperalatantersebut; belanja modal (capex) Anak Perusahaan yang dapat dipengaruhi oleh halhal yang berada di luar kendali Anak Perusahaan, misalnya kenaikan biaya dan tertundanya penyerahan peralatan dan bahan yang diperlukan untuk melaksanakan operasi pertambangan karena kondisicuacayangburukdantidakdiperolehnyapersetujuanbongkarmuatyangdiperlukan, dan perolehan pembiayaan sesuai dengan kemampuan Anak Perusahaan, dapat mempengaruhi kemampuan Anak Perusahaan untuk meningkatkan produksi sebagaimana telahdirencanakandanmengembangkankegiatanoperasiAnakPerusahaan; pengadaankaryawanyangtidakmemenuhisyaratdalamjumlahyangmemadai; aruskasyangtidakmemadaidarikegiatanoperasiAnakPerusahaan;dan keadaan lainnya yang tidak dapat diperkirakan sebelumnya yang timbul dan menghambat/menunda pelaksanaan pengembangan kegiatan produksi Anak Perusahaan, termasuk kondisi cuaca buruk (seperti curah hujan yang tinggi dan kebakaran hutan), sengketa tanah dengan penduduk desa untuk mengosongkan wilayah konsesi dan tidak berfungsinyaperalatandanmesinmesinpadawaktukegiatanoperasidimulai. Ketidakmampuan Anak Perusahaan untuk memgatasi faktorfaktor tersebut diatas dapat mempengaruhikondisikeuangan,hasilkegiatanoperasidanprospekAnakPerusahaan.

36


Risiko dalam memperoleh, mempertahankan dan memperbarui izinizin, perjanjian danpersetujuanyangdibutuhkan Kegiatan usaha pertambangan Anak Perusahaan tergantung pada kemampuan Anak Perusahaan untuk memperoleh, memelihara dan memperpanjang izinizin dan mempertahankan konsesi Anak Perusahaan dari instansi pemerintah yang berwenang. Anak Perusahaan memerlukan berbagai izin dan persetujuan dari instansi Pemerintah baik Pusat maupundaerahuntukmelakukankegiatanoperasipertambangan.Perizinantersebuttermasuk izin perusahaan umum, izin pertambangan, izin penanaman modal, izin tenaga kerja, pemenuhan ketentuan mengenai lingkungan hidup, izin pemanfaatan lahan, izin penggunaan kawasan hutan, dan izin lainnya. Sebagian besar dari perizinan tersebut memiliki masa berlaku yang berbedabeda mulai dari enam bulan sampai dengan 20 tahun terhitung sejak tanggal diterbitkannya perizinan tersebut. Anak Perusahaan harus memperpanjang semua izinizin dimaksudsebelumhabismasaberlakunyasertaharusmengajukanpermohonandanmengurus dokumen perizinan yang baru apabila diperlukan jika diperlukan. Anak Perusahaan tidak dapat memastikan bahwa Pemerintah (baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah) akan menerbitkan atau memperpanjang izin, dan memberikan persetujuan yang diperlukan dalam jangka waktu yang diperkirakan. Kelalaian atau kegagalan untuk memperoleh atau memperpanjang setiap izin, persetujuan yang diperlukan untuk kegiatan operasi Anak Perusahaan dapat secara materiil merugikan kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil kegiatan operasidanprospekAnakPerusahaan. 3.2

3.3 RisikoizinpenambanganyangdapatdiakhiriataudibatasiolehPemerintah. Anak Perusahaan memiliki hak untuk melakukan penambangan batu mangan yang dapat diakhiri atau dibatalkan secara sepihak oleh Pemerintah sebelum masa berlaku tersebut berakhir apabila Anak Perusahaan gagal memenuhi kewajiban yang telah ditetapkan di dalam IUP tersebut, antara lain pembayaran royalti dan pajak kepada Pemerintah serta persyaratan lainnya sebagaimana ditetapkan dalam persetujuan terkait. Apabila Anak Perusahaan lalai memenuhi kewajibannya dan kelalaian tersebut tidak diperbaiki dalam waktu yang ditentukan maka Pemerintah memiliki hak untuk mengakhiri atau membatalkan IUP tersebut. Apabila IUP diakhiri atau dibatalkan karena alasan apapun, maka Anak Perusahaan tidak dapat melakukan atau dibatasi kegiatannya dalam melakukan penambangan di wilayah konsesinya, sehingga dapat berdampak negatif terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil operasi dan prospekusahaAnakPerusahaan.

Risiko diterbitkannya peraturan perundangundangan baru yang dapat memberikan dampaknegatifterhadapkinerjaoperasiAnakPerusahaan. Kegiatan penambangan diatur oleh Pemerintah melalui Kementrian ESDM, Kementerian Kehutananan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Koordinasi Penanaman Modal. Selain itu, pemerintah daerah dimana wilayah pertambangan Anak Perusahaan terkait berada dapat pulamenetapkanperaturanyangdapatmempengaruhiAnakPerusahaan.Selamalebihdari20 tahun terakhir, Pemerintah telah menerbitkan berbagai peraturan perundangundangan baru yang dapat mempengaruhi industri pertambangan di Indonesia. Hingga saat ini tidak dapat dipastikan bahwa perubahan peraturan perundangundangan yang mempengaruhi industri pertambangan di Indonesia tidak akan diterbitkan di kemudian hari dimana perubahan tersebutdapatberdampaknegatifterhadapkondisikeuangan,hasiloperasidanprospekusaha AnakPerusahaan. 3.4

3.5 RisikoketerlambatanpengangkutanbatuMangan Anak Perusahaan mengandalkan jalan umum untuk mengirimkan batu mangan ke pelabuhan Tenau. Dari lokasi tambang, Anak Perusahaan mengangkut batu mangan melalui sebuah jalan angkutan sepanjang 10 km menuju stock pile. Dari stock pile tersebut, batu mangan kemudian diangkut dengan menggunakan truk bermuatan 820 ton sejauh 175 km melalui jalan umum. Dengan mempertimbangkan kelancaran optimal untuk pengangkutan, dan meminimalisir resiko terhadap pengguna jalan lain karena jalan propinsi tersebut adalah jalur umum, maka Anak Perusahaan menetapkan untuk melakukan pengiriman ke pelabuhan setelah pukul 17:00 WIB. Bila terjadi penutupan dan/atau perbaikan di jalan propinsi tersebut maka proses

37


pengiriman batu mangan dapat terlambat, sehingga dapat menggangu kegiatan operasional AnakPerusahaan.

3.6 Risikoterkaitdenganperubahancuaca Perubahan cuaca musiman dapat memberikan dampak yang merugikan terhadap penambangan dan kegiatan operasi pengangkutan. Kegiatan operasi pertambangan sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Lokasi konsesi penambangan sangat dipengaruhi oleh musim hujan tahunan, yang umumnya berlangsung mulai bulan Oktober sampai dengan bulan April. Hujanlebatberkepanjanganakanmemperlambatkegiatanpengangkutandanpengirimanbatu mangan.Dampakdariperubahancuacamusimaninidapatmenimbulkankerugianmateriil. Risiko tidak adanya index harga batu Mangan yang dianut secara konsisten oleh industriMangansecaraumum Berbeda dengan industri batu bara yang memiliki beberapa index harga yang diikuti secara umum oleh para pelaku pasar, misalnya Newcastle Coal Index atau Indonesian Coal Index, industri Mangan belum memiliki sebuah index harga yang dipakai secara umum oleh para pelaku pasarnya, baik secara internasional maupun domestik. Benchmarking harga dilakukan secara overthecounter diantara network penjual dan pembeli. Hal ini menyebabkan adanya resikoinefisiensiharga.ApabilaAnakPerusahaantidakdapatmemanfaatkanmomentumharga naik maka Anak Perusahaanakankehilangan kesempatanuntuk memperbesar laba,yangpada akhirnyamempengaruhikinerjakeuanganAnakPerusahaan. 3.8 Risikopersainganbisnis Ekspor hasil produksi Anak Perusahaan merupakan bagian terbesar dari penjualan hasil produksi Anak Perusahaan di tahuntahun mendatang. Anak Perusahaan terutama bersaing dengan kelompokkelompok penghasil batu mangan dari Australia dan RRC yang terutama didasarkan atas harga, kapasitas produksi, mutu, kemampuan angkutan dan biaya. Faktor faktor yang secara langsung mempengaruhi biaya dari produsen batu mangan secara global adalah antara lain kualitas batu mangan dan biaya pengiriman. Ketidakmampuan Anak Perusahaan untuk mempertahankan posisi kompetitif Anak Perusahaan sebagai akibat dari faktorfaktor tersebut di atas dapat menimbulkan kerugian materiil terhadap kegiatan usaha, kondisikeuangan,hasilkegiatanoperasidanprospekAnakPerusahaan. KetidakmampuanAnakPerusahaanuntukmempertahankanposisikompetitifAnakPerusahaan dapat menimbulkan kerugian materiil terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil kegiatan operasi dan prospek Anak Perusahaan. Keberhasilan Anak Perusahaan di masa yang akan datang akan tergantung pada kemampuan Anak Perusahaan untuk merespons tekanan persaingansecaraefektifdansecaratepatwaktu. 3.9 Risikooperasional Kegiatan operasi penambangan Anak Perusahaan harus menghadapi sejumlah risiko operasional, beberapa di antaranya berada di luar kendali Anak Perusahaan, yang dapat menunda produksi dan penyerahan hasil produksi. Risikorisiko ini termasuk masalah pemeliharaan atau masalah teknis yang tidak diperkirakan, gangguan secara berkala terhadap kegiatan operasi pertambangan Anak Perusahaan karena kondisi cuaca buruk dan bencana alam, kecelakaan industrial, gangguan pasokan listrik atau bahan bakar dan rusak beratnya peralatan, yang akan memerlukan waktu yang cukup lama untuk menggantikannya. Risiko risiko dan bahayabahaya ini dapat mengakibatkan cedera, kerusakan properti atau fasilitas produksi, kerusakan lingkungan, gangguan usaha dan kerugian terhadap reputasi usaha Anak Perusahaan.Kerusakanataugangguantersebutdapatmenimbulkankerugianmateriilterhadap kegiatanusaha,kondisikeuangan,hasilkegiatanoperasidanprospek. 3.10 Risikobelumadanyakontrakkontrakjangkapanjangdengankonsumen Hingga saat Anak Perusahaan belum mendapatkan kontrakkontrak jangka panjang dari konsumen pengguna langsung. Sebagai sebuah perusahaan dengan sejarah operasional yang masih pendek, Anak Perusahaan masih dalam proses memperkenalkan hasil produksi batu 3.7

38


mangan. Saat ini konsumen Anak Perusahaan hanya terdiri dari 2 pelanggan yang keduanya merupakan perusahaan pedagang batu mangan (trading company). Apabila Anak Perusahaan tidak mampu untuk memperoleh kontrakkontrak jangka panjang dengan para konsumen pengguna langsung, maka Anak Perusahaan akan tetap menjual batu mangan ke trading company tersebut. Bila terjadi penurunan permintaan karena kelesuan perekonomian dunia atau alasan lainnya, maka tidak adanya kontrak jangka panjang dengan para konsumen akan memiliki dampak yang menimbulkan kerugian materiil terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan,hasilkegiatanoperasidanprospekAnakPerusahaan.

3.11 Risikoterkaitfluktuasihargabatumangan HasiloperasiAnakPerusahaansangattergantungpadahargabatumanganyangdiperolehdari penjualan batu mangan. Harga jual batu mangan didasari atau dipengaruhi oleh harga batu mangan global, yang memiliki kecenderungan untuk selalu berubahubah dan dapat berfluktuasinaikatauturun.Pasarbatumanganduniajugasangatsensitifterhadapperubahan tingkat produksi penambangan batu mangan, pola permintaan serta konsumsi batu mangan dan perubahan dalam ekonomi dunia. Apabila terjadi penurunan harga batu mangan dunia secara cukup besar/material dan berkepanjangan akan berdampak material dan negatif terhadapkegiatanusaha,kondisikeuangandanprospekusahaAnakPerusahaan. 3.12Risiko penyesuaian atas estimasi cadangan batu mangan terbukti (proven) dan terduga (probable) Perkiraan cadangan batu mangan terbukti dan terduga yang tercantum dalam Prospektus ini merupakan ungkapan penilaian berdasarkan pengetahuan, pengalaman, dan praktek industri yang lazim digunakan. Meskipun perkiraanperkiraan ini dinilai layak pada saat perkiraan tersebutdibuat,namunperkiraantersebutdapatberubahsecarasignifikanpadasaatinformasi baru tersedia, dimana terdapat risiko bahwa batu mangan yang ditambang memiliki kualitas, volume yang berbeda atau tidak sebaik dari yang telah diperkirakan dan biaya produksi menjadi lebih tinggi dari yang telah diperkirakan. Penyesuaian cadangan batu mangan terbukti dan terduga dapat mempengaruhi pengembangan dan rencana operasi penambangan Anak Perusahaan dan dapat memberikan dampak negatif pada kondisi keuangan, hasil operasi dan prospekusahaAnakPerusahaan. 3.13 Risikostandarisasikadar Hingga saat ini Anak Perusahaan masih melakukan proses eksplorasi batu mangan secara manual, dimana batu mangan diseleksi oleh tenaga kerja, dimana dapat terjadi human error, yaitu kesalahan dalam menvisualisasikan batu mangan yang sesuai dengan standar produksi yang telah ditetapkan oleh Anak Perusahaan. Sedangkan batu mangan yang telah dipisahkan secara manual tersebut langsung dikumpulkan untuk diangkut ke stockpile tanpa dilalukan proses seleksi dan purity improvement. Bila Anak Perusahaan tidak dapat mempertahankan standar kualitas batu mangan yang tepat sesuai dengan kontrak yang telah disepakati sebelumnya di masa yang akan datang dapat mengakibatkan para konsumen mengajukan klaim, atau lebih jauh lagi merusak hubungan Anak Perusahaan dengan para konsumennya sehingga berpotensi menimbulkan kerugian materiil terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan,hasilkegiatanoperasidanprospekAnakPerusahaan. 3.14 Risikopenurunankualitasbatumangan Anak Perusahaan menjual batu mangannya sesuai dengan spesifikasi kualitas tertentu yang ditentukan sesuai dengan kontrak penjualan dengan pelanggannya. Spesifikasi kualitas batu mangan yang diproduksi Anak Perusahaan dapat menurun seiring dengan habisnya cadangan di beberapa wilayah operasi penambangan Anak Perusahaan. Penurunan pada spesifikasi kualitasbatumangantersebutdapatmengakibatkanpenurunanhargapenjualanbatumangan. Penurunan harga jual tersebut dapat berdampak negatif pada kondisi keuangan, hasil operasi danprospekusahaAnakPerusahaan.

39


3.15 Risikopenambanganilegal Penambangan ilegal adalah suatu permasalahan yang sering terjadi di Indonesia yang dapat menyebabkan gangguan terhadap aktivitas perusahaanperusahaan pertambangan dan kerugian akibat penurunan cadangan serta kenaikan biaya rehabilitasi pada wilayah konsesi yang berkaitan. Tidak dapat dipastikan bahwa penambangan ilegal didalam wilayah tambang Anak Perusahaan tidak akan terjadi atau meningkat di masa depan. Penambangan ilegal memiliki dampak negatif terhadap kondisi keuangan, hasil operasi dan prospek usaha Anak Perusahaan. 3.16 RisikoKeterbatasanTenagaKerja Lokasi penambangan Anak Perusahaan yang berada di wilayah dengan jumlah tenaga kerja yang terbatas dapat mengakibatkan Anak Perusahaan kesulitan bila hendak menaikkan kapasitas hasil produksi. Dimana hingga saat ini Anak Perusahaan masih menggunakan sistem semi mekanik dalam menghasilkan hasil produksi. Kesulitan Anak Perusahaan dan untuk menarik, merekrut, melatih dan mempertahankan pegawai yang di masa depan dapat berdampak negatif terhadap kondisi keuangan, hasil operasi dan prospek usaha Anak Perusahaan. 3.17 Risikokewajibanreklamasidanrehabilitasitambang Reklamasi merupakan kegiatan pengembalian hasil kupasan tanah yang digali pada saat pelaksanaan kegiatan penambangan ke dalam wilayah bekas lokasi penambangan. Pemerintah menetapkan standar operasi dan reklamasi untuk semua jenis pertambangan, baik untuk pertambangan terbuka (open cut) maupun di bawah tanah. Anak Perusahaan akan mengembangkan strategi reklamasi dan rehabilitasi tambang berdasarkan karakteristik geologis dari tambangtambang yang dioperasikannya. Kegiatan reklamasi ini terus dilakukan sampai dengan seluruh kegiatan penambangan berakhir di wilayah konsesi yang terkait. Pada saat dimulainya kegiatan penambangan, Anak Perusahaan harus mencatatkan perkiraan biaya reklamasi dan rehabilitasi sebagai komponen biaya penambangan. Biaya ini akan meningkat seiring dengan bertambahnya luas lahan pertambangan. Tidak ada kepastian bahwa pekerjaan reklamasi dan rehabilitasi yang dilaksanakan akan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Pemerintah. Apabila hasil reklamasi dan rehabilitasi yang dilakukannya tidak memenuhi standar yang telah ditentukan, maka dapat menimbulkan kewajiban reklamasi dan rehabilitasi lanjutan. Hal ini dapat meningkatkan biaya operasi Anak Perusahaan secara signifikan yang akan berdampak negatif bagi kondisi keuangan, hasil operasi dan prospek usaha Anak Perusahaan. 3.18 Risikokegiatanpenambangandiwilayahkehutanan Anak Perusahaan saat ini mengembangkan sebagian wilayah IUP yang berlokasi di area hutan produksi. Berdasarkan peraturan yang berlaku pada umumnya, kegiatan penambangan tidak dapat dilakukan di area hutan produksi tanpa izin khusus dari Menteri Kehutanan. Pada saat ini, Anak Perusahaan telah memiliki izin untuk melakukan kegiatan penambangan di sebagian wilayah yang berada di area hutan produksi, namun demikian tidak tertutup kemungkinan dikemudian hari Anak Perusahaan memerlukan izin tambahan atau izin baru atau perluasan izin yang sudah ada sehubungan dengan perluasan kegiatan penambangannya. Apabila izin khusus tersebut tidak dapat diperoleh, atau izin khusus yang sudah diperoleh dicabut atau tidak dapat diperpanjang atau dirubah sebelum jangka waktunya berakhir, atau adanya perubahan dari peraturan Pemerintah yang tidak menguntungkan, maka hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap kondisi keuangan, hasil operasi dan prospek usaha Anak Perusahaan. 3.19 Risiko ketergantungan pada sejumlah kecil pelanggan yang membeli sebagian besar hasilproduksiPerseroandanAnakPerusahaan Ditahun2010,sebagianbesarpenjualanbatumanganAnakPerusahaanberasaldaripenjualan kepada 2 pelanggan terbesar. Tidak ada kepastian bahwa Anak Perusahaan dapat memperpanjang kontrak pasokan yang telah ada ketika jatuh tempo atau membuat kontrak baru, dan apabila kontrak yang telah ada tidak dapat diperpanjang atau mereka gagal

40


membuat kontrak baru, maka pelanggan tersebut tidak akan melanjutkan pembelian batu mangan dari Anak Perusahaan. Jika pelanggan mengakhiri kontrak pasokan batu mangan atau mengurangi volume pembelian batu mangan secara signifikan, atau jika Anak Perusahaan terkait termasuk tidak dapat menjual batu mangan kepada pelanggan tersebut dengan persyaratan yang menguntungkan bagi Anak Perusahaan, maka hal tersebut akan berdampak negatifterhadapkondisikeuangan,hasiloperasidanprospekusahaAnakPerusahaan. 3.20 Risiko tidak tercapainya tingkat produksi batu mangan Anak Perusahaan untuk memenuhikebutuhanpelanggan Tidak ada kepastian bahwa Anak Perusahaannya akan memproduksi batu mangan dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan pelanggannya atau kewajibannya berdasarkan kontrak yang ada. Kegagalan dalam memasok batu mangan dalam jumlah yang cukup dapat disebabkan antara lain oleh masalah ketenagakerjaan, kegagalan mesin dan peralatan, cuaca, masalah sosial dan lingkungan, dan variasi kuantitas dan kualitas batu mangan yang ditambang. Kegagalan Anak Perusahaan dalam memenuhi kewajibannya sesuai kontrak yang ada dapat menyebabkan klaim dari pelanggan, pemberian sanksi sesuai kontrak atau timbulnya biaya atas keterlambatan bongkar muat (demurrage cost), halhal mana dapat menggangguhubunganmerekadenganpelanggannya.Apabilahaliniterjadi,dapatberdampak negatifterhadapkondisikeuangan,hasiloperasidanprospekusahaAnakPerusahaan. 3.21 Risikohubungandenganpenduduksetempatdiwilayahpertambangan Permasalahan dengan penduduk di sekitar area operasional pertambangan dapat timbul sebagai akibat dari kegiatan usaha Anak Perusahaan yang meliputi antara lain masalah pembebasan lahan, tumpang tindih lahan, relokasi penduduk dan kecelakaan kerja. Permasalahan ini dapat menimbulkan kegiatan unjuk rasa yang dapat mengganggu kegiatan usaha Anak Perusahaan. Kegagalan untuk menyelesaikan permasalahan penduduk setempat dapat berdampak negatif terhadap kondisi keuangan, hasil operasi dan prospek usaha Anak Perusahaan. 3.22 Risiko kelalaian dalam mematuhi peraturan perundangundangan di bidang lingkunganhidup Operasi pertambangan Anak Perusahaan yang meliputi penggunaan air, pembuatan saluran limbah, penimbunan batu mangan, dapat berdampak negatif terhadap lingkungan. Anak Perusahaan harus memenuhi peraturanperaturan perundangan di Indonesia dan regional mengenai keselamatan, kesehatan dan lingkungan. Peraturanperaturan tersebut mengatur halhal antara lain tentang pencemaran udara dan air, pembuangan limbah, pembersihan lokasi penambangan, kualitas dan ketersediaan air tanah, perlindungan flora dan fauna, dan reklamasi setelah kegiatan penambangan selesai. Biayabiaya yang berkaitan dengan pemenuhan kewajibanperaturandi bidang lingkunganhidup akan meningkatkan biaya operasi Anak Perusahaan dan mempengaruhi daya saing Anak Perusahaan. Selain itu, setiap pelanggaran, kewajiban yang timbul atau perubahan perundangundangan di bidang lingkungan hidup dapat menimbulkan biaya yang besar dan sanksi. Izin untuk melakukan kegiatan operasional pertambangan akan ditangguhkan jika terbukti adanya kesalahan yang serius atau menimbulkan kerusakan permanen pada lingkungan hidup. Dampak dari kegiatan penambangan terhadap lingkungan hidup dapat menjadi lebih besar dibandingkan dengan yang telah diantisipasi sebelumnya sehingga melanggar peraturan dan perundangundangan yang berlaku. Setiap peningkatan secara material dalam biaya kepatuhan lingkungan dan pemulihan sebagai akibat dari terjadinya kerusakan lingkungan hidup yang cukup besar, dapat berdampak negatif terhadap kondisi keuangan, hasil operasi dan prospek usaha Anak Perusahaan. 3.23 Risiko Asuransi yang dimiliki Anak Perusahaan tidak mencakup semua potensi kerugianyangmungkindihadapi Industri pertambangan berpotensi memiliki risiko yang signifikan terhadap kerusahaan, gangguan fasilitas mapun sarana produksi, kecelakaan, kerusakan lingkungan serta masalah

41


hukum yang mungkin terjadi. Sepanjang Anak Perusahaan menganggap bahwa pertanggungan asuransi dapat dilakukan, Anak Perusahaan akan mengadakan asuransi terhadap risiko dalam kegiatan operasi bisnis Anak Perusahaan dalam jumlah yang wajar. Namun demikian, asuransi seperti itu, terdapat banyak pengecualian dan pembatasan dalam cakupannya. Selain itu Anak Perusahaanjugadapatdikenakankewajibanterhadapbahayalainyangtidakdapatditanggung asuransi karena alasan premi yang tidak wajar (terlalu tinggi) ataupun karena alasan lainnya. Asuransi yang dimiliki Anak Perusahaan tidak mencakup seluruh risiko diatas dan tidak dapat dipastikan bahwa kebijakan asuransi yang ada cukup untuk menutup seluruh kerugian dan kewajibankewajiban yang timbul. Adanya kerugian akibat terjadinya halhal tersebut diatas dapatberdampaknegatifpadakondisikeuangan,hasiloperasidanprospekusahaPerseroan. 4 RisikoyangBerkaitandenganSaham Kondisi pasar dan ekonomi dapat mempengaruhi harga pasar dan permintaan untuk saham Perseroan menjadi fluktuatif. Pergerakan dalam pasar modal dalam negeri dan internasional, kondisiekonomi,nilaidevisidansukubungadapatmempengaruhihargapasardanpermintaan untuk saham Perseroan. Saham dan deviden Perseroan, apabila ada, akan dinyatakan dalam mata uang Rupiah. Fluktuasi dalam nilai tukar antara Rupiah dan mata uang lainnya dapat mempengaruhi nilai hasil valuta asing yang akan diterima oleh pemegang saham asing atas penjualanSahamPerseroandannilaipembagiandevidenvalutaasing. Tidak ada pasar umum untuk saham Perseroan sebelum Penawaran Umum. Perseroan telah memperoleh persetujuan listing pendahuluan dari Bursa Efek Indonesia untuk mencatatkan Saham Perseroan dan didaftarkan pada Bursa Efek Indonesia. Pencatatan tersebut tidak menjamin bahwa pasar perdagangan untuk saham Perseroan akan berkembang mengikuti likuiditasdaripasartersebutSahamPerseroan. Harga dari Saham Perseroan setelah Penawaran Umum dapat berfluktuasi tergantung pada banyakfaktortermasuk: Persepsi prospek untuk usaha dan kegiatan operasi Pereroan serta industri batu mangan secaraumum. Perbedaan antara hasil keuangan dan hasil operasional aktual Pereroan dan hasil yang diharapkan oleh para investor dan analis termasuk perkiraan yang terdapat dalam prospektusini. PerubahandalamrekomendasiataupersepsianalisdariPerseroanatauIndonesia Perubahandalamkondisiekonomi,politikataupasarsecaraumumdiIndonesia PenjualandimasayangakandatangolehpemegangsahampengedalianPerseroan Hasildarilitigasiyangbelumdiputuskanatauyangdiancamkan Perubahan dalam harga efek bersifat ekuitas dari pasar modal asing (khususnya Asia) dan pasarmodalyangsedangtumbuh;dan Fluktuasihargapasarsahamyanglebar. Saham Perseroan dapat diperdagangkan dengan harga yang secara signifikan di bawah Harga Penawaran. Volatilitas dalam harga dari Saham Pereroan dapat disebabkan oleh faktorfaktor di luar kendali Perseroan yang tidak berkaitan atau tidak seimbang dengan hasil kegiatan operasi Perseroan. Mungkin sulit untuk menilai kinerja Perseroan terhadap tolok ukur dalam negeri atau internasional. Meskipun saat ini dimaksudkan bahwa Saham Perseroan akan tetap tercatatdiBEI,tidakadajaminanbahwaSahamPerseroanakantetaptercatat. MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SEMUA RISIKO YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH DIUNGKAPKAN DAN DISUSUN BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASINGMASING RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERSEROANDALAMPROSPEKTUS.

42

VI. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITORINDEPENDEN


Tidakadakejadianpentingyangmempunyaidampakcukupmaterialterhadapkeadaankeuangandan hasil usaha PT SMR Utama Tbk dan Anak Perusahaan yang tejadi setelah tanggal laporan Auditor Independen tertanggal 15 September 2011 atas laporan keuangan yang berakhir pada tanggal 31Maret2011yangtelahdiauditolehKantorAkuntanPublikPurwantono,Suherman&Surjadengan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelasan (1) penyajian kembali laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Desember 2009 dan 2008 dan laporan posisi keuangan tanggal 1 Januari 2008/31 Desember 2007 (2) penerapan PSAK yang efektif 1 Januari 2011(3)penerbitankembalilaporankeuangan,yangperludiungkapkandalamprospektusini.

43

VII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN DAN ANAK PERUSAHAAN


1. RIWAYATSINGKATPERSEROAN

Perseroan adalah suatu perseroan terbatas yang telah didirikan berdasarkan hukum dan peraturan perundangundanganRepublik Indonesiauntukpertamakali dengan nama PT Dwi Satria Jaya,yang berkedudukan di Semarang berdasarkan Akta Pendirian Perseroan nomor 31 tanggal 11 November 2003, dibuat dihadapan Fransisca Eka Sumarningsih, S.H., M.H., Notaris di Semarang, yang telah mendapat Pengesahan Akta Pendirian Perseroan Terbatas dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor C28091 HT.01.01.TH.2003 tanggal 21 November 2003, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan dengan nomor TDP 110117004802 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Semarang di bawah nomor 0347/BH11.01/XII/2003 tanggal 5 Desember 2003 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia nomor 43 tanggal 28Mei2004,TambahanBeritaNegaranomor5091.

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan nomor 170 tanggal 30 Juni 2004, yang dibuat oleh Fransisca Eka Sumarningsih, S.H., M.H, Notaris di Semarang, yangtelahmendapatPersetujuanAktaPerubahanAnggaranDasarPerseroandariMenteriKehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor C23501 HT.01.04.TH.2004 tanggal 21 September 2004 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan dengan nomor TDP 11.01.1.70.04802 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Semarang di bawah nomor 0320/RUB 11.01/IX/2004 tanggal 27 September 2004 dan telah diumumkan dalam Berita Negara RepublikIndonesianomor88tanggal2November2004,TambahanBeritaNegaranomor10949. PerseroantelahmengalamiperubahannamamenjadiPTSMRUtama,berdasarkanAktaPernyataan Keputusan Pemegang Saham Perseroan nomor 287 tanggal 30 Nopember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan Akta PerubahanAnggaranDasarPerseroandariMenteriHukumdanHakAsasiManusiaRepublikIndonesia di bawah nomor AHU58940.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 17 Desember 2010 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0091296.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 17 Desember 2010, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 52/KETN/III/2011 tanggal 17 Maret 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesiasedangdalamprosespengurusan. BerdasarkanAktaPernyataanKeputusanPemegangSahamPerseroannomor98tanggal10Desember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E.,MKn, Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dari Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia RepublikIndonesiadibawahnomorAHU58940.AH.01.02.Tahun2010tanggal17Desember2010dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0091296.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 17 Desember 2010, dan berdasarkan Surat Keterangan nomor 52/KETN/III/2011 tanggal 17 Maret 2011 yang dikeluarkan oleh Notaris Humberg Lie, S.H., S.E., Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalamBeritaNegaraRepublikIndonesiasedangdalamprosespengurusan. Anggaran Dasar tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini, sehubungan dengan perubahan status Perseroan dari Perseroan Tertutup menjadi Perseroan Terbuka nama Perseroan menjadi PT SMR Utama, Tbk., berdasarkan Keputusan Sirkular Pemegang Saham Perseroan Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tertanggal 4 Juli 2011, sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan KeputusanPemegangSahamPerseroannomor28tanggal4Juli2011,dibuatdihadapanHumbergLie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU33920.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 6Juli2011dantelahterdaftardalamDaftarPerseroanyangdiselenggarakanolehMenteriHukumdan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0055181.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal

44


6 Juli 2011, pendaftarandalam Daftar Perusahaandalamrangka UU WDP akan diurusoleh Perseroan dan sesuai dengan Surat Keterangan nomor 113/KETN/VIII/2011 tanggal 25 Agustus 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita NegaraRepublikIndonesiasedangdalamprosespengurusan. Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan adalah menjalankanusaha dalam bidangperdagangan, jasa, industri, pengangkutan, perbengkelan, dan pembangunan. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas Perseroan dapatmelaksanakankegiatanusahasebagaiberikut: a. menjadi pedagang, agen, leveransir, pengecer, supplier, distributor dan keagenan/perwakilan dari perusahaanperusahaan dalam negeri baik secara interinsulair dan lokal maupun luar negeri dari segala jenis barang dagangan, termasuk namun tidak terbatas pada hasil tambang, sumber daya energi, alatalat pertambangan, dan alatalat konstruksi, baik atas perhitungan sendiri maupunatasperhitunganpihaklainsecarakomisitermasukselakueksportirdanimportir; b. menjalankan usaha dalam bidang jasa, termasuk jasa yang terkait bidang sumber daya energi, kelistrikan,konsultandibidangenergi,jasakecualijasadalambidanghukumdanpajak; c. mendirikan dan menjalankan usahausaha baik secara langsung maupun melalui Entitas Anak dalam berbagai bidang industri terkait dengan sumber alam, sumber daya energi, energi listrik, danmemasarkanhasilproduksinyadidalammaupundiluarnegeri; d. menjalankanusahadalambidangperdagangandidarat,laut,sungaimaupunudara; e. menjalankan usaha dalam bidang perbengkelan, meliputi perawatan, pemeliharaan, perbaikan (maintenance) kendaraan bermotor, alatalat berat atau berbagai jenis mesin, termasuk membuka gerai penjualan kendaraan bermotor, alatalat berat maupun berbagai jenis mesin, pemasangandanpenjualanaksesorisnya; f. menjalankan usaha dalam bidang pembangunan pembangkit tenaga listrik berikut usaha yang terkaitdenganpembangkittenagalistrik,termasukusahadanjasapenunjangketenagalistrikan. Sejak Perseroan berdiri sampai prospektus ini diterbitkan, Perseroan melalui Anak Perusahaan memiliki kegiatan usaha melakukan kegiatan penambangan meliputi eksploitasi, produksi dan perdagangan batu mangan. Perseron dalam menjalankan kegiatan usahanya telah memperoleh Surat IzinUsahaPerdagangan(SIUP)Besarnomor0007402/PE/1.824.271tanggal17Februari2011. 2. PERKEMBANGANKEPEMILIKANSAHAMPERSEROAN Tahun2003 Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan nomor 31 tanggal 11 November 2003, dibuat dihadapan Fransisca Eka Sumarningsih, S.H., M.H., Notaris di Semarang, yang telah mendapat Pengesahan Akta Pendirian Perseroan Terbatas dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor C28091 HT.01.01.TH.2003 tanggal 21 November 2003, dan telah didaftarkan di dalam Daftar Perusahaan dengan nomor TDP 110117004802 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Semarang di bawah nomor 0347/BH11.01/XII/2003 tanggal 5 Desember 2003 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia nomor 43 tanggal 28 Mei 2004, Tambahan Berita Negara nomor5091,sehinggastrukturpermodalandansusunanpemegangsahamPerseroansebagaiberikut:

Keterangan ModalDasar ModalDitempatkandanDisetor: Kamsuri DjajusAdisaputro DwijawantiWidiatmadja JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh JumlahSahamdalamPortepel


NilaiNominalRp1.000.000,persaham JumlahSaham JumlahNominal(Rp) % 1.000 1.000.000.000 25 25.000.000 10,00 25 25.000.000 10,00 200 200.000.000 80,00 250 250.000.000 100,00 750 750.000.000

Atas tiaptiap saham yang ditempatkan tersebut telah disetor secara tunai sejumlah 100% (seratus persen) atau sebesar Rp250.000.000, (dua ratus lima puluh juta Rupiah) oleh para pemegang saham Perseroan/PendiriPerseroanatasnama:

45


(i) Djajus Adisaputro, sebesar Rp25.000.000, (dua puluh lima juta Rupiah) untuk 25 lembar saham pada tanggal14November2003; (ii) Kamsuri sebesar Rp25.000.000, (dua puluh lima juta Rupiah) untuk 25 lembar saham pada tanggal 14 November2003; (iii) Dwijawanti Widiatmadja sebesar Rp200.000.000, (dua ratus juta Rupiah) untuk 200 lembar saham pada tanggal14November2003.

Tahun2004 Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan nomor 170 tanggal 30 Juni 2004, yang dibuat oleh Fransisca Eka Sumarningsih, S.H., M.H., Notaris di Semarang, yangtelahmendapatPersetujuanAktaPerubahanAnggaranDasarPerseroandariMenteriKehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor C23501 HT.01.04.TH.2004 tanggal 21 September 2004 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan dengan nomor TDP 11.01.1.70.04802 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Semarang di bawah nomor 0320/RUB 11.01/IX/2004 tanggal 27 September 2004 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia nomor 88 tanggal 2 November 2004, Tambahan Berita Negara nomor 10949, dan ditegaskan dengan Keputusan Di Luar Rapat Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tertanggal 6 Juli 2011, yang menyetujui peningkatan modal dasar Perseroan dari Rp1.000.000.000, (satu miliar Rupiah) menjadi Rp2.000.000.000, (dua miliar Rupiah) dan menyetujui peningkatan modal ditempatkan dari Rp250.000.000, (dua ratus lima puluh juta Rupiah) menjadi Rp1.200.000.000, (satu miliar dua ratus juta Rupiah) serta merubah Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan tentang modal, sehingga struktur permodalan dan susunan pemegang sahamPerseroanadalahsebagaiberikut:
Keterangan ModalDasar ModalDitempatkandanDisetor: Kamsuri DjajusAdisaputro DwijawantiWidiatmadja JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh JumlahSahamdalamPortepel NilaiNominalRp1.000.000,persaham Jumlah JumlahNominal(Rp) % Saham 2.000 2.000.000.000 120 120.000.000 10,00 120 120.000.000 10,00 960 960.000.000 80,00 1.200 1.200.000.000 100,00 800 800.000.000

Atas tiaptiap saham yang ditempatkan tersebut telah disetor secara tunai sejumlah 100% (seratus persen) atau sebesar Rp950.000.000, (sembilan ratus lima puluh juta Rupiah) oleh para pemegang sahamPerseroanatasnama: (i) Djajus Adisaputro sebesar Rp95.000.000, (sembilan puluh lima juta Rupiah) untuk 95 lembar sahampadatanggal19Juli2004; (ii) Kamsuri sebesar Rp95.000.000, (sembilan puluh lima juta Rupiah) untuk 95 lembar saham pada tanggal19Juli2004; (iii) Dwijawanti Widiatmadja sebesar Rp760.000.000, (tujuh ratus enam puluh juta Rupiah) untuk 760lembarsahamtanggal19Juli2004. Tahun2010 Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perseroan nomor 287 tanggal 30 Nopember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapatPersetujuanAktaPerubahanAnggaranDasarPerseroandariMenteriHukumdanHakAsasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU58940.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 17 Desember 2010 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0091296.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 17 Desember 2010, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 52/KETN/III/2011 tanggal 17 Maret 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan, yang memutuskan dan menyetujui penjualan seluruh saham milik Dwijawanti Widiatmadja sebanyak 600 (enam ratus) saham dalam Perseroan yang dijual kepada PT Alam Abadi Resources berdasarkan Akta Jual Beli Saham nomor 288 tanggal 30 Nopember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn.,

46


Notaris di Jakarta Utara, sehingga struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalahsebagaiberikut:
Keterangan ModalDasar ModalDitempatkandanDisetor: Kamsuri DjajusAdisaputro DwijawantiWidiatmadja PTAlamAbadiResources JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh JumlahSahamdalamPortepel NilaiNominalRp1.000.000,persaham Jumlah JumlahNominal(Rp) % Saham 2.000 2.000.000.000 120 120.000.000 10,00 120 120.000.000 10,00 360 360.000.000 30,00 600 600.000.000 50,00 1.200 1.200.000.000 100,00 800 800.000.000

BerdasarkanAktaPernyataanKeputusanPemegangSahamPerseroannomor98tanggal10Desember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dari Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia RepublikIndonesiadibawahnomorAHU58940.AH.01.02.Tahun2010tanggal17Desember2010dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0091296.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 17 Desember 2010, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 52/KETN/III/2011 tanggal 17 Maret 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan, yang menyetujui penjualan seluruhsahammilik:
(i) Dwijawanti Widiatmadja yaitu sebanyak 300 (tiga ratus) saham dalam Perseroan atau sebesar Rp300.000.000, (tiga ratus juta Rupiah) kepada PT Dana Hayati Wisesa dalam Perseroan berdasarkan AktaJualBeliSahamnomor137tanggal15Desember2010; Dwijawanti Widiatmadja yaitu sebanyak 60 (enam puluh) saham dalam Perseroan atau sebesar Rp60.000.000, (enam puluh juta Rupiah) kepada Dodi Hendra Wijaya dalam Perseroan berdasarkan Akta JualBeliSahamnomor138tanggal15Desember2010; Kamsuri yaitu sebanyak 120 (seratus dua puluh) saham dalam Perseroan atau sebesar Rp120.000.000, (seratus dua puluh juta Rupiah) kepada PT Alam Abadi Resources berdasarkan Akta Jual Beli Saham nomor139tanggal15Desember2010;

(ii)

(iii)

seluruhnya dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, peningkatan modal dasar Perseroan yang semula sebesar Rp2.000.000.000, (dua miliar Rupiah) menjadi sebesar Rp400.000.000.000, (empat ratus miliar Rupiah), peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor dalam Perseroan yang semula sebesar Rp1.200.000.000, (satu miliar dua ratus juta Rupiah) menjadi sebesar Rp100.000.000.000,(seratus miliarRupiah), danmerubah seluruh anggaran dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Undangundang nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sehinggastrukturpermodalandansusunanpemegangsahamPerseroanadalahsebagaiberikut:
Keterangan ModalDasar ModalDitempatkandanDisetor: DodiHendraWijaya DjajusAdisaputro PTDanaHayatiWisesa PTAlamAbadiResources JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh JumlahSahamdalamPortepel NilaiNominalRp1.000.000,persaham JumlahSaham JumlahNominal(Rp) % 400.000 400.000.000.000 5.000 5.000.000.000 5,00 10.000 10.000.000.000 10,00 25.000 25.000.000.000 25,00 60.000 60.000.000.000 60,00 100.000 100.000.000.000 100,00 300.000 300.000.000.000

Atas tiaptiap saham yang ditempatkan tersebut telah disetor secara tunai sejumlah 100% (seratus persen) atau sebesar Rp98.800.000.000, (sembilan puluh delapan miliar delapan ratus juta Rupiah) atausebanyak98.800lembarsahamatasnama: (i) Dodi Hendra Wijaya sebesar Rp5.000.000.000, (lima miliar Rupiah) untuk 5.000 lembar saham pada tanggal 1 November 2010, dengan perincian sebesar Rp4.940.000.000, (empat miliar sembilan ratus empat puluh juta Rupiah) untuk 4.940 lembar saham sebagai setoran modal atas

47


namaDodiHendraWijayadansebesarRp60.000.000,(enampuluhjutaRupiah)untuk60lembar sahamsebagaisetoranmodalatasnamaDjajusAdisaputro; (ii) PT Alam Abadi Resources sebesar Rp60.000.000.000, (enam puluh miliar Rupiah) untuk 60.000 lembar saham pada tanggal 1 November 2010, dengan perincian sebesar Rp59.280.000.000, (lima puluh sembilan miliar dua ratus delapan puluh juta Rupiah) untuk 5.928 lembar saham sebagai setoran modal atas nama PT Alam Abadi Resources dan sebesar Rp720.000.000, (tujuh ratus dua puluh juta Rupiah) untuk 720 lembar saham sebagai setoran modal atas nama Djajus Adisaputro; (iii) PT Dana Hayati Wisesa sebesar Rp25.000.000.000, (dua puluh lima miliar Rupiah) untuk 25.000 lembar saham pada tanggal 1 November 2010, dengan perincian sebesar Rp24.700.000.000, (dua puluh empat miliar tujuh ratus juta Rupiah) untuk 24.700 lembar saham sebagai setoran modal atas nama PT Dana Hayati Wisesa dan sebesar Rp300.000.000, (tiga ratus juta Rupiah) untuk300lembarsahamsebagaisetoranmodalatasnamaDjajusAdisputro; (iv) Djajus Adisaputro sebesar Rp8.800.000.000, (delapan miliar delapan ratus juta Rupiah) untuk 8.800lembarsahampadatanggal1November2010. Bahwa kelebihan setoran modal yang dilakukan oleh Dodi Hendra Wijaya sebesar Rp60.000.000, (enam puluh juta Rupiah) untuk 60 lembar saham sebagai setoran modal atas nama Djajus Adisaputro, PT Alam Abadi Resources sebesar Rp720.000.000, (tujuh ratus dua puluh juta Rupiah) untuk 720 lembar saham sebagai setoran modal atas nama Djajus Adisaputro, dan PT Dana Hayati Wisesa sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta Rupiah) untuk 300 lembar saham sebagai setoran modal atas nama Djajus Adisputro ke dalam Perseroan, seluruhnya berjumlah Rp1.080.000.000,00 (satu miliar delapan puluh juta Rupiah), merupakan pinjaman yang diterima oleh Djajus Adisaputro danwajibdibayarkannyakembalikepadamasingmasingpihaktersebutdiatas. Tahun2011 Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham nomor 2 tanggal 1 Juli 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn.,Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat penerimaan pemberitahuan perubahan data Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia di bawah nomor AHUAH.01.1021001 dan telah terdaftar dalam daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dibawah nomor AHU005461.AH.01.09 Tahun2011tanggal5Juli2011,yangmenyetujuiuntukpenjualansahamsahammilik: (i) Dodi Hendra Wijaya sebanyak 5.000 (lima ribu) saham dalam Perseroan kepada PT Alam Abadi ResourcesberdasarkanAktaJualBeliSahamnomor3tanggal1Juli2011; (ii) DjajusAdisaputrosebanyak10.000(sepuluhribu)sahamdalamPerseroankepadaPTAlamAbadi ResourcesberdasarkanAktaJualBeliSahamnomor4tanggal1Juli2011; (iii) PTDanaHayatiWisesasebanyak5.000(limaribu)sahamdalamPerseroankepadaPTAlamAbadi Resources berdasarkan Akta Jual Beli Saham nomor 5 tanggal 1 Juli 2011, seluruhnya dibuat dihadapanHumbergLie,S.H.,S.E.,MKn.,NotarisdiJakartaUtara. sehinggastrukturpermodalandansusunanpemegangsahamPerseroanadalahsebagaiberikut: NilaiNominalRp1.000.000,persaham Keterangan JumlahNominal JumlahSaham % (Rp) ModalDasar SahamBiasaAtasNama ModalDitempatkandanDisetor: PTDanaHayatiWisesa PTAlamAbadiResources JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh JumlahSahamdalamPortepel 400.000 400.000.000.000

20.000 80.000 100.000 300.000

20.000.000.000 80.000.000.000 100.000.000.000 300.000.000.000

20,00 80,00 100,00

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perseroan nomor 28 tanggal 4 Juli 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU

48


33920.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 6 Juli 2011 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0055181.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 6 Juli 2011, pendaftarandalam Daftar Perusahaandalam rangka UU WDP akan diurus oleh Perseroan dan sesuai dengan Surat Keterangan nomor 113/KET N/VIII/2011 tanggal 25 Agustus 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., otaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan, yang menyetujui untuk merubah nilai nominal saham dalam Perseroan, yang semula masingmasing saham bernilai nominal sebesar Rp1.000.000, (satu juta Rupiah) diubah menjadi masingmasing saham bernilai nominal Rp100, (seratus Rupiah), dan menyetujui pengeluaran saham dalam simpanan Perseroan, melalui Penawaran Umum Saham Perdana kepada Masyarakat (Penawaran Umum) sebanyakbanyaknya 500.000.000 (lima ratus juta) lembar saham dengan nilai nominal masingmasing saham sebesar Rp100, (seratus Rupiah), sehingga struktur permodalan dan susunanpemegangsahamPerseroan,adalahsebagaiberikut: NilaiNominalRp100,persaham Keterangan JumlahNominal JumlahSaham % (Rp) ModalDasar SahamBiasaAtasNama ModalDitempatkandanDisetor: PTDanaHayatiWisesa PTAlamAbadiResources JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh JumlahSahamdalamPortepel 3. MANAJEMENDANPENGAWASANPERSEROAN 4.000.000.000 400.000.000.000 20.000.000.000 80.000.000.000 100.000.000.000 300.000.000.000

200.000.000 800.000.000 1.000.000.000 3.000.000.000

20,00 80,00 100,00

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perseroan nomor 135 tanggal 22 Agustus 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 108/KETN/VIII/2011 tanggal 24 Agustus 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, Sarjana Hukum, Sarjana Ekonomi, Magister Kenotariatan, Notaris di Jakarta Utara, pemberitahuan ke Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan, susunananggotaDireksidanDewanKomisarisPerseroanadalahsebagaiberikut: DewanKomisaris KomisarisUtama :DjajusAdisaputro Komisaris :DwijawantiWidiatmadja KomisarisIndependen :NokeKiroyan Direksi DirekturUtama :JokkyWahyoediHidayat Direktur :DodiHendraWijaya Direktur :AdiWibowoAdisaputro Direktur :DjokoPurwanto Perseroan telah memenuhi Peraturan Bursa Efek Indonesia I.A Kep305/BEJ/072004 perihal Pencatatan Efek Bersifat Saham dimana Perseroan telah memiliki Direktur tidak terafiliasi dan Komisaris Independen. Penunjukan seluruh Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan peraturanBapepamNo.IX.I.6tetangDireksidanKomisarisEmitendanPerusahaanPublik.

49


BerikutiniketerangansingkatmengenaimasingmasinganggotaDewanKomisarisdanDireksi: DewanKomisaris DjajusAdisaputro KomisarisUtama,67tahun,WargaNegaraIndonesia Menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan sejak tahun 2010. Selain menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan juga menjadi pendiri Koperasi Muara Dana pada tahun 2006. Beberapa jabatan masih ditempati diantaranya menjabat sebagai Direktur PT Bintang Jaya sejak tahun1972,sebagaiKomisarisPTFederalKaryaTamasejaktahun1992, menjabat sebagai Komisaris Utama PT Aspal Mitra Utama sejak tahun 1995, sebagai Komisaris Utama PT Kusuma Persada sejak tahun 2002, sebagai Komisaris Utama PT Soe Makmur Resources sejak tahun 2010, dansebagaiKomisarisPTAlamAbadiResourcessejaktahun2010. Sebelum menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan, pernah menempati posisi jataban diantaranya menjabat sebagai Komisaris PT Dwi Satria Jaya (sekarang berubah nama menjadi PT SMR Utama) sejak November 2003 hingga tahun 2010, menjabat sebagai Direktur PT Kusuma Persada sejak tahun 1996 hingga tahun 1999 dan menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Sarana Lindung Upaya sejak tahun 2000 hinggatahun2001. Memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas 17 Agustus pada tahun1968. DwijawantiWidiatmadja Komisaris,65tahun,WargaNegaraIndonesia Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 2010. Saat ini berbagai jabatan masih ditempati diantaranya menjabat sebagai Komisaris PT Aspal Mitra Utama sejak tahun 1995, sebagai Komisaris PT Kusuma Persada sejak tahun 2002, sebagai Komisaris PT Bintang Djaja sejak tahun 2003, sebagai Bendahara Koperasi Muara Dana sejak tahun 2006, sebagai Komisaris PT Soe Makmur Resources sejak tahun 2010, sebagai Komisaris PT Adikarsa Alam Resources sejak tahun 2010 dansebagaiKomisarisdiPTAlamAbadiResourcessejaktahun2010. Sebelumnya menjabat sebagai Komisaris PT Dwi Satria Jaya (sekarang berubah nama menjadi PT SMR Utama) sejak November 2003 hingga tahun 2010, menjadi Komisaris PT Sarana Lindung Upaya sejak tahun 1987hinggatahun2000. Memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Airlangga pada tahun1968.

50


NokeKiroyan KomisarisIndependen Komisaris,65tahun,WargaNegaraIndonesia Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak Juli 2011. Selain menjabat Komisaris Independen Perseroan, juga menjabat sebagai Komisaris Utama Amstelco Indonesia sejak September 2010, sebagai Komisaris Utama PT Wana Hijau Nusantara sejak April 2010, sebagai Komisaris Independen PT Asuransi CIGNA sejak Juni 2009, sebagai Direktur PT AR Martabe sejak Juni 2008 dan sebagai Direktur Utama & Kepala KonsultanPTKomunikasiKinerja(KiroyanPartners)sejakJanuari2007. Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Newmont Pacific Nusantara sejak Oktober2005 hingga Desember 2006, sebagaiDirektur Utama PT Rio Tinto Indonesia sejak Oktober 2003 hingga September 2005, sebagai Direktur Utama PT Kaltim Prima Coal sejak Desember 2001 hingga Oktober 2003, sebagai Direktur & CEO Salim Oleochemicals Inc. sejak Mei 1996 hingga Agustus 1997, sebagai Direktur Keuangan Albright & Wilson Ltd. sejak Desember 1994 hingga April 1996, sebagai Managing Director Salim Duetscland GmbH sejak Oktober 1991 hingga November 1994 dan sebagai Direktur Utama PT SiemensIndonesiasejakFebruari1974hinggaSeptember1991. Memperoleh gelar B.A., Liberal Arts dari Syracuse University pada tahun 1993, Diploma jurusan Administrasi Bisnis dari HeriotWatt University pada tahun 1997 dan Sarjana Sosial, Ilmu Komunikasi dari UniversitasPadjadjaranpadatahun2001. Direksi JokkyWahyoediHidayat DirekturUtama,56tahun,WargaNegaraIndonesia Menjabat sebagai Direktur Utama sejak Juli 2011. Selain menjadi Direktur Utama Perseroan juga menjabat Direktur Utama PT Bukit Darmo Property Tbk. sejak tahun 2008 dan sebagai Komisaris IndependenPTHDCapitalTbk. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur PT SMR Utama dari tahun 2010 sampai dengan Juli 2011, sebagai Direktur Keuangan PT Adhibaladika Agung sejak tahun 1993 hingga tahun 2006, sebagai Vice President Keuangan PT Kanindo Group Company sejak tahun 1990 hingga tahun 1993, sebagai Kepala Divisi Keuangan Batik Keris Group Company sejak tahun 1985 hingga tahun 1990, sebagai auditor Drs. Utomo, Mulia & Co SGV Utomo Public Accounting dari tahun 1978 sampaidengantahun1985. MemperolehgelardiplomadariAkademiAkuntasiIndonesiapadatahun 1979. DodiHendraWijaya Direktur,49tahun,WargaNegaraIndonesia Menjabat sebagai Direktur yang membawahi bidang pemasaran, hubungan pemerintahan dan perijinan Perseroan sejak Juli 2011. sejak tahun 2006. Selain menjadi Direktur Perseroan juga menjabat sebagai Direktur PT Adikarsa Alam Resources sejak tahun2010, sebagai Direktur PT Dana Hayati Wisesa sejak tahun 2010 dan sebagaiDirekturUtamaPTSoeMakmurResourcessejaktahun2009. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak tahun2010hinggaJuli2011,sebagaiDirekturPTSoeMakmurResources sejak tahun 2008 hingga tahun 2009 dan sebagai Komisaris PT

51


DirwantranyWinLestaripadatahun2002hinggatahun2006. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Budi Luhur pada tahun1984. AdiWibowoAdisaputro Direktur,40tahun,WargaNegaraIndonesia Menjabat sebagai Direktur yang membawahi bidang keuangan dan operasional Perseroan sejak tahun 2010. Selain menjadi Direktur Perseroan juga menjabat sebagai Komisaris PT Transentra Nusantara sejak tahun 2011, sebagai Direktur PT Soe Makmur Resouces sejak tahun 2010, sebagai Direktur PT Alam Abadi Resources sejak tahun 2010, sebagai Komisaris PT Intex Telecoms Indonesia sejak tahun 2010, sebagai Komisaris PT Infrasys Persada sejak tahun 2010, sebagai Komisaris Protech Mitra Perkasa sejak tahun 2009, sebagai Direktur PT Bintang Liniear sejak tahun 2003, sebagai Komisaris PT Sarana Lindung Upaya sejak 2001, sebagai Direktur PT Kusuma Persada sejak tahun 1996 dan sebagai Komisaris PT Muara Perdana sejak tahun 1992. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Process & QualityEngineerHarris Corporationsejaktahun1994hinggatahun1996 Memperoleh gelar Bachelor of Science in Manufacturing Engineering di Boston University tahun 1992, gelar Master of Science inManufacturing EngineeringdariUniversitasofWisconsinMadisontahun1993dangelar MasterofBusinessAdministrationdariUniversityofChicagopadatahun 2001. DjokoPurwanto Direktur,57tahun,WargaNegaraIndonesia Menjabat sebagai Direktur yang membawahi bidang teknis Perseroan sejaktahun2011. Sebelum menjabat sebagai Direktur Perseroan, beberapa jabatan di Direktorat Pembinaan Pengusaha Mineral dan Batubara pernah didudukidiantaranyamenjabatsebagaiKepalaSubDirektoratPengawas Operasi Produksi sejak tahun 2009 hingga tahun 2010, sebagai Kepala Sub Direktorat Hubungan Komersial sejak tahun 2006 hingga tahun 2009, sebagai Kepala Seksi Evaluasi Usaha Jasa sejak tahun 2001 hingga 2006, Kepala Seksi Penyelidikan Umum dan Eksplorasi sejak tahun 1991 hinggatahun2001,sebagaiKepalaSeksiSaranasejaktahun1990hingga tahun1991dansebagaistaffsejaktahun1984hinggatahun1990. DewanKomisarisdanDireksiPerseroanberdasarkanAnggaranDasardiangkatolehhasilRapatUmum Pemegang Saham untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal Rapat Umum Pemegang Saham. Jumlah remunerasi untuk Komisaris dan Direksi Perseroan untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal31Maret2011berdasarkanLaporanKeuanganKonsolidasianPerseroandanAnakPerusahaan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja dengan Pendapat WajarTanpaPengecualiandalamlaporannyatertanggal24Juni2011adalahsebesarRp256.500.000,. PenetapanjumlahremunerasiberdasarkanRapatUmumPemegangSaham(RUPS). SekretarisPerusahaan Untuk memenuhi ketentuan Peraturan BapepamLK No.IX.I.4 tentang Pembentukan Sekretaris Perusahaan, Direksi Perseroan telah menetapkan Adi Wibowo Adisaputro sebagai Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) Perseroan yang berlaku efektif pada tanggal 7 Juli 2011 sesuai denganSuratPenunjukkanNomor02/SMRUJKT/VII/2011tertanggal7Juli2011.

52


AdapuntugastugasSekretarisPerusahaan,yaitu: 1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturanperaturan yang berlaku di bidang PasarModal; 2. Memberikan pelayanan atas setiap informasi yang dibutuhkan pemodal yang berkaitan dengan kondisiPerseroan; 3. Memberikanmasukan kepada Direksi Perseroan untuk mematuhi ketentuan Undangundang No. 8tahun1995tentangPasarModaldanperaturanpelaksanaannya; 4. SebagaipenghubungataucontactpersonantaraPerseroandenganBapepamLKdanmasyarakat. KomiteAudit Berdasarkan ketentuan Peraturan BapepamLK No. IX.I.5 tahun 2004 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, Perseroan telah membentuk Komite Audit sebagaimana dimaksuddalamPeraturanBapepamLKnomorIX.I.5danPeraturanBEInomorIA. BerdasarkanSuratKeputusanDewanKomisarisPerseroandiLuarRapatPerseroantanggal7Juli2011 PerseroanmenetapkanpembentukanKomiteAuditPerseroandengansusunansebagaiberikut: Ketua : NokeKiroyan Anggota : IwanAhmadAntono Anggota : PraptoPurnomo MasatugasanggotaKomiteAuditbersamaandenganmasajabatanDewanKomisaris. TugasdanTanggungJawab Komite audit bertugas untuk memberikan pendapat profesional yang independen kepada Dewan KomisaristerhadaplaporanatauhalhalyangdisampaikanolehDireksikepadaDewanKomisarisserta mengidentifikasihalhalyangmemerlukanperhatiankomisaris. BerikutketerangansingkatmengenaimasingmasinganggotaKomiteAuditPerseroan: NokeKiroyanKetuaKomiteAudit Selain menjabat sebagai Ketua Komite Audit Perseroan juga menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan.DiangkatmenjadiKetuaKomiteAuditPerseroanpadaJuli2011. IwanAhmadAntonoAnggota WargaNegaraIndonesia,lahirdiSlemanpadatanggal28Juli1976.DiangkatmenjadiAnggotaKomite Audit Perseroan pada Juli 2011. Saat ini masih bekerja di Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sudarmadji & Dadang sejak tahun 2000. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Islam Indonesiapadatahun2000. PraptoPurnomoAnggota WargaNegaraIndonesia,lahirdiSemarangtanggal24Maret1964.DiangkatmenjadiAnggotaKomite Audit Perseroan pada Juli 2011. Saat ini masih bekerja di PT Bintang Djaja sebagai staff keuangan sejak 3 Januari 2011. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi di Universitas 17 Agustus 1945 pada tahun 1989. PIAGAMUNITAUDITDANUNITAUDITINTERNALPERSEROAN

Perseroan telah membentuk dan menyusun Piagam Unit Audit Internal dan Unit Audit Internal pada tanggal 7 Juli 2011 sesuai dengan Peraturan No. IX.I.7, dimana Perseroan diwajibkan untuk membentuk Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) yang ditetapkan oleh Direksi setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris. Perseroan juga telah menunjuk Indra Pasha sebagai Kepala Satuan Audit Internal telah diangkat berdasarkan surat penunjukan nomor 001/SMRUJKT/VII/2011 tanggal6Juli2011.

53


4. STRUKTURORGANISASIPERSEROAN
DewanKomisaris KomiteAudit DirekturUtama AuditInternal

Direktur

Direktur

Direktur

5. SUMBERDAYAMANUSIA Perseroan menyadari bahwa kualitas dan kompetensi dari sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki sangat penting untuk mendukung Perseroan dan Anak Perusahaan dalam mencapai visinya menjadi perusahaan tambang dan energi berbasis batuabara. Kinerja Perseroan dan Anak PerusahaantidaklepasdaridukunganSDMyangmemilikipengalaman,keahliandandedikasitinggi. Pada tanggal 31 Maret 2011 Perseroan dan Anak Perusahaan mempekerjakan 150 orang karyawan. Berikut ini adalah komposisi karyawan Perseroan dan Anak Perusahaan berdasarkan jenjang pendidikan,manajemen,usia,masakerja,statuskaryawandankeahliandimanaKomisarisdanDireksi tidaktermasukdalampengelompokankaryawan. Perseroan BerikutkomposisiPerseroanmenurutjenjangpendidikanadalahsebagaiberikut: 31Maret 31Desember TingkatPendidikanFormal 2011 2010 2009 2008 PascaSarjana(S2) 1 Sarjana(S1) 1 DiplomaIII 3 SMAkebawah 3 Jumlah 8 KomposisikaryawanPerseroanberdasarkanjenjangmanajemenadalahsebagaiberikut: 31Maret 31Desember TingkatJabatan 2011 2010 2009 2008 Manajerial 2 Staff 6 NonStaff Jumlah 8 KomposisikaryawanPerseroanberdasarkanjenjangusiaadalahsebagaiberikut 31Maret 31Desember TingkatUsia 2011 2010 2009 2008 <21Tahun 2130Tahun 1 3140Tahun 5 4150Tahun 2 Lebihdari50Tahun Jumlah 8

KepalaOperasional

KepalaPemasarandan Penjualan

KepalaKeuangan

KepalaPembelian

KepalaSDM& Logistik

54


KomposisikaryawanPerseroanberdasarkanmasakerjaadalahsebagaiberikut: 31Desember 31Maret MasaKerja 2011 2010 2009 02Tahun 8 34Tahun Jumlah 8 KomposisikaryawanPerseroanberdasarkanstatuskaryawanadalahsebagaiberikut: 31Maret 31Desember StatusKaryawan 2011 2010 2009 Tetap 8 Kontrak Jumlah 8 Komposisikaryawanberdasarkanbidangkeahlianadalahsebagaiberikut: 31Maret 31Desember Keahlian 2011 2010 2009 Administrasi 8 Pemeliharaan OperatorTambang AhliTeknisPertambangan OperatorPelabuhan Quality,Safety,Environment Jumlah 8 SMR BerikutkomposisiSMRmenurutjenjangpendidikanadalahsebagaiberikut: 31Maret 31Desember TingkatPendidikanFormal 2011 2010 2009 PascaSarjana(S2) 5 5 Sarjana(S1) 26 26 14 DiplomaIII 40 40 20 SMAkebawah 71 71 49 Jumlah 142 142 83 KomposisikaryawanSMRberdasarkanjenjangmanajemenadalahsebagaiberikut: 31Maret 31Desember TingkatJabatan 2011 2010 2009 Manajerial 15 15 5 Staff 122 122 77 NonStaff 5 5 1 Jumlah 142 142 83

2008

2008

2008

2008 3 2 30 35

2008 3 31 1 35

55


KomposisikaryawanSMRberdasarkanjenjangusiaadalahsebagaiberikut 31Desember 31Maret TingkatUsia 2011 2010 2009 2008 <21Tahun 2130Tahun 33 33 25 14 3140Tahun 58 58 39 12 4150Tahun 38 38 15 7 Lebihdari50Tahun 13 13 4 2 Jumlah 142 142 83 35 KomposisikaryawanSMRberdasarkanmasakerjaadalahsebagaiberikut: 31Maret 31Desember MasaKerja 2011 2010 2009 2008 02Tahun 59 59 34Tahun 83 83 83 35 Jumlah 142 142 83 35 KomposisikaryawanSMRberdasarkanstatuskaryawanadalahsebagaiberikut: 31Maret 31Desember StatusKaryawan 2011 2010 2009 2008 Tetap 142 142 23 5 Kontrak 60 30 Jumlah 142 142 83 35 KomposisikaryawanSMRberdasarkanbidangkeahlianadalahsebagaiberikut: 31Maret 31Desember Keahlian 2011 2010 2009 2008 Administrasi 26 26 11 2 Pemeliharaan 10 10 2 OperatorTambang 86 86 60 29 AhliTeknisPertambangan 5 5 5 3 OperatorPelabuhan Quality,Safety,Environment 15 15 5 1 Jumlah 142 142 83 35 Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan AKAR dan TN belum memulai kegiatan operasionalnya, sehinggabelummemilikikaryawan. TunjangandanFasilitasKaryawan Perseroan dan Anak Perusahaan menyediakan beberapa macam fasilitas dan program kesejahteraan bagi karyawan dan keluarganya. Fasilitas dan program kesejahteraan tersebut diperuntukkan bagi seluruh karyawan Perseroan dan Anak Perusahaan. Fasilitas dan program tersebut adalah sebagai berikut: - FasilitasKesehatan - Jaminansosialtenagakerja(Jamsostek) - TunjanganHariRaya - JaminanAsuransiKecelakaan - SantunanKematian - Tunjangancutidancutipanjang - Danlainlain

56


Kompensasi, program kesejahteraan dan fasilitasfasilitas yang diberikan oleh Perseroan dan Anak Perusahaantersebut,telahmemenuhiketentuanUpahMinimumPropinsi. PelatihanPegawai Saat ini, Perseroan belum pernah mengadakan pelatihan. Namun pelatihan yang dilakukan Anak PerusahaanyaituSMRadalahsebagaiberikut: PedomanKeselamatanKerja Pengetahuandasarpenambangan Pengoperasianalatdenganbenar MetodePenambanganyangaman KeselamatandanKesehatanKerjadanLingkunganHidup(HSE) KesepakatanKerjaBersama/KKBatauPeraturanPerusahaanantaraPerseroandengankaryawan Perseroan telah mengeluarkan Peraturan Perusahaan pada tanggal 1 Juli 2011 yang telah mendapat pengesahandariDinasNakertransProvinsiDKIJakartanomor533/PP/Va/D/2011tanggal27Juli2011 yang berisi tentang peraturanperaturan yang berlaku di Perseroan dan Kesepakatan Kerja Bersama antaraPerseroandanKaryawan.

6. HUBUNGANPENGURUSANDANPENGAWASAN Hubungan pengurusan dan pengawasan antara Perseroan dan pemegang saham berbentuk badan hukumPerseroanTerbatasbaiklangsungdantidaklangsungdapatdilihatdaritabeldibawahini: Nama Perseroan SMR TN AKAR DHW AAR AI GSM J.WahyoediHidayat DU DodiHendraWijaya D DU&PS D D&PS K&PS Adiwibowoadisaputro D D K D D&PS D&PS DjokoPurwanto D DjajusAdisaputro KU KU KU KU&PS DwijawantiWidiatmadja K K K K K&PS NokeKiroyan KI ConnyMandang K&PS FranciscusJanto D Insandjaja

Keterangan: KU :KomisarisUtama K :Komisaris KI :KomisarisIndependen DU D PS :DirekturUtama :Direktur :PemegangSaham

57


StrukturkepemilikanPerseroandanAnakPerusahaan 50% Dwijawanti Widiatmadja 25% Djajus Adisaputro 25% 75% Adi WibowoAdisaputro 60% Dodi HendraWijaya 25% 30% Conny Mandang PTAndarila Investama PTGerhana Sukses Mentari 10% TommyAndreWijaya 50% 50% PTDanaHayati Wisesa PTAlam Abadi Resources 20% 80% Perseroan 99,68% 99% 99% 0,10% PTTransentra Nusantara PTSoe Makmur Resources PTAdikarsa Alam Resources 0,22% 1% 1% 7. KETERANGANTENTANGANAKPERUSAHAAN 7.1PTSoeMakmurResources(SMR) A.RiwayatSingkat SMR adalah suatu perseroan terbatas yang telah didirikan berdasarkan hukum dan peraturan perundangundangan Republik Indonesia untuk pertama kali dengan nama PT Soe Makmur Resources,yangberkedudukandiJakartaUtaraberdasarkanAktaPendirianPerseroanTerbatasSMR nomor25tanggal22Juli2008,yangtelahdirubahdenganAktaPerubahanAnggaranDasarPerseroan Terbatas SMR nomor 39 tanggal 22 Agustus 2008, keduanya dibuat dihadapan Toety Juniarto, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat Pengesahan Badan Hukum Perseroan SMR dari Menteri HukumdanHakAsasiManusiaRepublikIndonesiadibawahnomorAHU84818.AH.01.01.Tahun2008 tanggal 12 November 2008, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0108145.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 12 November 2008, dan telah terdaftar dalam Daftar PerusahaandalamrangkaUUWDPdengannomorTandaDaftarPerusahaan09.01.1.51.26793tanggal 2 Februari 2010, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia nomor 50 tanggal 23Juni2009,TambahanBeritaNegaraRepublikIndonesianomor16496. Anggaran Dasar SMR telah mengalami satu kali perubahan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham SMR nomor 201 tanggal 17 Desember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E.,MKn,NotarisdiJakartaUtara,yangtelahmendapatPersetujuanAktaPerubahanAnggaranDasar PerseroanSMRdariMenteriHukumdanHakAsasiManusiaRepublikIndonesiadibawahnomorAHU 60236.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 27 Desember 2010, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0093472.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 27 Desember 2010, dan telah terdaftar dalam Daftar Perusahaan dalam rangka UU WDP dengan nomor Tanda Daftar Perusahaan 09.01.1.46.26793 tanggal 21 Februari 2011, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 80/KETN/II/2011 tanggal 14

58


Februari 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan, yang menyetujui peningkatan modal dasar SMR yang semula sebesar Rp1.000.000.000, (satu miliar Rupiah)menjadiRp380.000.000.000,(tigaratusdelapanpuluhmiliarRupiah)danpeningkatanmodal ditempatkan dan modal disetor dalam SMR yang semula sebesar Rp300.000.000, (tiga ratus juta Rupiah)menjadiRp95.000.000.000,(sembilanpuluhlimamiliarRupiah). SMRberalamatkandiWismaSMRLt.5Ruang501502,Jl.YosSudarsoKav.89,Sunter,JakartaUtara. B.KegiatanUsaha Sesuai dengan Akta Pendirian SMR, maksud dan tujuan SMR adalah menjalankan usaha di bidang pertambangan, perdagangan, perindustrian dan jasa. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas Perseroan melalukan kegiatan usaha sebagaimana termaktub dalam akta No 25 tanggal 22Juli2008adalahberikut: 1. Menjalankan usahausaha dibidang pertambangan, yang meliputi pertambangan batubara, nikel, emas, perak, pasir, besi, bijih besi dan mangan, bijih uranium dan thorium, eksplorasi dan eksploitasi air mineral, eksplorasi dan eksploitasi mineral dan metal, eksplorasi dan eksploitasi timah hitam, penggalian batu tambang, tanah liat, granit, gamping dan pasir, tambangtambang nonmigas,peledakanareapertambangan,pengeboran. 2. Menjalankan usahausaha dibidang perdagangan yang meliputi perdagangan impor dan ekspor antar pulau/daerah serta lokal, untuk barangbarang hasil produksi sendiri dan hasil produksi perusahaan lain, baik dari dalam maupun luar negeri. Menjalankan usaha sebagai grosir, leveransir, distributor dan keagenan serta perwakilan dari perusahaanperusahaan baik dalam maupunluarnegeridarisegalamacambarangdagangan. 3. Menjalankan usahausaha dibidang industri yang meliputi berbagai macam industri antara lain industri barang galian bukan logam, industri bahan bakar padat, industri logam dan baja dan industripengolahanbarangbarangdarihasilpertambangan. 4. Menjalankan usaha dalam bidang jasa yang meliputi konsultasi bidang pertambangan, jasa dibidang konstruksi pertambangan, jasa penunjang kegiatan pertambangan, kecuali jasa hukum danpajak.

SMR telah beroperasi sejak tahun 2008. Untuk menjalankan kegiatan usahanya, SMR telah memperolehijinijindariinstansiterkaitantaralain:

PemerintahDaerah a. SuratKeteranganIzinPeninjauan(SKIP) SuratKeteranganIzinPeninjauan(SKIP)nomor:Distamben:540.1/IV/253/2008tanggal17September 2008, yang dikeluarkan oleh Bupati Timor Tengah Selatan kepada SMR, untuk mengadakan peninjauan di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kecamatan Kuatnana, Desa Supul dan Kecamatan Kie, Desa Fallas, untuk mengetahui kemungkinankemungkinan adanya endapan bahan galiandalamrangkapermohonanKuasaPertambangan. b. KuasaPertambangan/IzinUsahaPertambangan I. KeputusanBupatiTimorTengahSelatannomor208/KEP/HK/2008tanggal25September2008 tentangPemberianKuasaPertambanganPenyelidikanUmumkepadaSMR. II. Keputusan Bupati Timor Tengah Selatan nomor 301/KEP/HK/2008 tanggal 20 Oktober 2008 tentangPemberianKuasaPertambanganEksplorasikepadaSMR. III. KeputusanBupatinomor309/KEP/HK/2008tanggal7November2008tentangPemberianIzin PengambilanSamplingMangandanMineralIkutanLainnyakepadaSMR. IV. Keputusan Bupati Timor Tengah Selatan nomor 108/KEP/HK/2009 tanggal 10 Juli 2009 tentangPemberianIzinUsahaPertambanganEksplorasikepadaSMR. V. Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur nomor 39/KEP/HK/2010 tanggal 28 Januari 2010 tentangPemberianIzinUsahaPertambangan(IUP)OperasiProduksikepadaSMR. VI. Surat dari Direktorat Jenderal Mineral, Batubara dan Panas Bumi, Direktorat Pembinaan Pengusahaan Mineral Dan Batubara, nomor 680/30/DBM/2010 tanggal 15 Maret 2010,

59


perihal: IUP Operasi Produksi Pengangkutan Penjualan Khusus, menyampaikan bahwa SMR tidakmemerlukanlagiIUPOperasiProduksiKhususPengangkutandanPenjualanapabilaakan melakukan kegiatan tersebut dalam negeri maupun eksport karena telah tercakup dalam Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur nomor 39/KEP/HK/2010 tanggal 28 Januari 2010 tentangPemberianIzinUsahaPertambangan(IUP)OperasiProduksikepadaSMR. Ijinijinyangmasihdalamproses: DepartemenKehutanan Bahwa berdasarkan Surat dari Kementerian Kehutanan Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan Direktorat Penggunaan Kawasan Hutan 6 Juni 2011 menyatakan bahwa saat ini permohonan izin eksplorasi pertambangan mangan yang berolakasi di Desa Supul dan Desa Noebesa, Kecamatan Kuatnana dan Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, saat ini sedang dalam proses penyelesaian di Kementerian ESDM dan Kementerian KehutananJakarta. C.StrukturPermodalandanKepemilikanSaham Sesuai dengan Pasal 4 Anggaran Dasar SMR yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham SMR nomor 201 tanggal 17 Desember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan AktaPerubahanAnggaranDasarPerseroanSMRdariMenteriHukumdanHakAsasiManusiaRepublik Indonesia di bawah nomor AHU60236.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 27 Desember 2010, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0093472.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 27 Desember 2010, dan telah terdaftar dalam Daftar Perusahaan dalam rangka UU WDP dengan nomor Tanda Daftar Perusahaan 09.01.1.46.26793 tanggal 21 Februari 2011, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 80/KETN/II/2011 tanggal 14 Februari 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan,strukturpermodalandansusunanpemegangsahamSMRadalahsebagaiberikut: NilaiNominalRp1.000,Saham Keterangan % JumlahSaham JumahNilai Nominal(Rupiah) ModalDasar 380.000.000 380.000.000.000 ModalDitempatkandanDisetorPenuh 1.DodiHendraWijaya 90.000 90.000.000 0,10 2.PTAlamAbadiResouces 210.000 210.000.000 0,22 3.Perseroan 94.700.000 94.700.000.000 99,68 JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh 95.000.000 95.000.000.000 100,00 SahamdalamPortepel 285.000.000 285.000.000.000 D.PengurusandanPengawasan Berdasarkan Anggaran Dasar SMR yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat nomor 03 tanggal 14 Mei 2010, yang dibuat dihadapan Grace Supena Sundah, S.H, Notaris di Jakarta, yang telah mendapat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan SMR dari Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHUAH.01.10 16158 tanggal 29 Juni 2010 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU 0048968.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 29 Juni 2010, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris SMRadalahsebagaiberikut: Direksi :DodiHendraWijaya DirekturUtama Direktur :AdiWibowoAdisaputro

60


DewanKomisaris KomisarisUtama :DjajusAdisaputro Komisaris :DwijawantiWidiatmadja E.IkhtisarDataKeuanganPenting Berikut adalah ikhtisar data keuangan penting SMR yang diperoleh dari laporan keuangan tanggal 31Maret2011dan31Desember2010sertatigabulanyangberakhirpadatanggal31Maret2011dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian dan laporan keuangan tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 serta tahun yang berakhir pada tanggaltanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sudarmadji & Dadang dengan pendapat WajarTanpaPengecualian. (dalamribuanRupiah) 31Maret 31Desember 2011 2010 2009 2008 Asetlancar 17.101.121 11.775.931 5.556.560 2.237.987 Asettidaklancar 171.495.670 177.353.775 150.626.873 56.272.171 Jumlahaset 188.596.791 189.129.706 156.183.433 58.510.157 Liabilitasjangkapendek 35.665.126 114.326.297 11.891.593 3.666.097 Liabilitasjangkapanjang 93.026.956 8.882.995 156.573.473 56.504.993 Jumlahliabilitas 128.692.082 123.209.292 168.465.066 60.171.089 Jumlahekuitas 59.904.709 65.920.414 (12.281.633) (1.660.932) Penjualan 6.964.054 23.860.195 10.195.829 Bebanpokokpenjualan (9.521.648) (28.503.792) (14.833.023) Rugibruto (2.557.594) (4.643.597) (4.637.194) Rugisebelumpajak (7.491.056) (20.888.924) (13.407.593) (2.261.229) Ruginetoperiodeberjalan (6.015.706) (16.497.953) (10.620.701) (1.960.932) Analisasingkatatasperubahansignifikan Aset Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan dengan Tahun Yang Berakhir PadaTanggal31Desember2009 Total aset SMR pada tahun 2010 adalah sebesar Rp189.129.706, ribu, mengalami kenaikan sebesar Rp32.946.273, ribu atau naik sebesar 21% bila dibandingkan tahun 2009 sebesar Rp156.183.433, ribu. Kenaikan total aset disebabkan oleh naiknya kas dan bank SMR pada PT Bank Windu kentjana Internasional Tbk. dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., naiknya aset tetap SMR berupa bangunan, kendaraan dan peralatan inventaris dan turunnya biaya dibayar dimuka, naiknya piutang kepada pihakberelasi. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan dengan Tahun Yang Berakhir PadaTanggal31Desember2008. Total aset SMR pada tahun 2009 adalah sebesar Rp156.183.433, ribu, mengalami kenaikan sebesar Rp97.673.276, ribu atau naik sebesar 167% bila dibandingkan tahun 2008 sebesar Rp58.510.157, ribu. Kenaikan total aset disebabkan oleh naiknya aset tetap SMR berupa prasarana, kendaraan dan peralatan inventaris, naiknya aset pajak tangguhan bersih dan naiknya biaya eksplorasi dan pengembangantangguhan. Liabilitas Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan dengan Tahun Yang Berakhir PadaTanggal31Desember2009 Total liabilitas SMR pada tahun 2010 adalah sebesar Rp123.209.292, ribu, mengalami penurunan sebesar Rp45.255.774, ribu atau turun sebesar 27% bila dibandingkan tahun 2009 sebesar Rp168.465.066, ribu. Penurunan tersebut dikarenakan sudah tidak adanya uang muka setoran modal,berkurangnyahutangkepadapihakyangberelasitapimunculnyapinjamanbankdanpinjaman lainnyapadatahun2010menahanpenurunanliabilitasSMR.

61


Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan dengan Tahun Yang Berakhir PadaTanggal31Desember2008. Total liabilitas SMR pada tahun 2009 adalah sebesar Rp168.465.066, ribu, mengalami kenaikan sebesar Rp108.293.977, ribu atau naik sebesar 180% bila dibandingkan tahun 2008 sebesar Rp60.171.089, ribu. Kenaikan tersebut dikarenakan naiknya liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun, naiknya hutang kepada pihak yang berelasi dan bertambahnya uang muka setoranmodal. Ekuitas Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan dengan Tahun Yang Berakhir PadaTanggal31Desember2009 Ekuitas SMR pada tahun 2010 adalah sebesar Rp65.920.414, ribu, mengalami peningkatan sebesar Rp78.202.047, ribu atau naik sebesar 637% bila dibandingkan tahun 2009 rugi sebesar Rp12.281.633, ribu. Kenaikan tersebut dikarenakan bertambahnya modal ditempatkan dan disetor penuh. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan dengan Tahun Yang Berakhir PadaTanggal31Desember2008. Ekuitas SMR pada tahun 2009 adalah rugi sebesar Rp12.281.633, ribu, mengalami kenaikan kerugian sebesar Rp10.620.701, ribu atau naik sebesar 639% bila dibandingkan tahun 2008 rugi sebesar Rp1.660.932,ribu.Kenaikantersebutdikarenakannaiknyabebanpokokpenjualan,bebanumumdan administrasidanbebaneksplorasi. Penjualan TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011. Penjualan SMR pada tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp6.964.054, ribu. Penjualan tersebut berasaldaripenjualanekspor. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan dengan Tahun Yang Berakhir PadaTanggal31Desember2009 Penjualan SMR pada tahun 2010 adalah sebesar Rp23.860.195, ribu, mengalami kenaikan sebesar Rp13.664.366, ribu atau naik sebesar 134% bila dibandingkan tahun 2009 sebesar Rp10.195.829, ribu.Kenaikantersebutdikarenakanadanyapenjualanekspor. TahunYangBerakhirPadaTanggal31Desember2009 Penjualan SMR pada tanggal 31 Desember 2009 adalah sebesar Rp10.195.829, ribu. Penjualan tersebutberasaldaripenjualanlokalkepadapihakketiga. BebanPokokPenjualan TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011. Beban pokok penjualan SMR pada tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp9.521.648, ribu. Beban pokok penjualan tersebut berasal dari beban produksi seperti penyusutan, penggalian dan penggerukandanbahanbakar. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan dengan Tahun Yang Berakhir PadaTanggal31Desember2009 Beban pokok penjualan SMR pada tahun 2010 adalah sebesar Rp28.503.792, ribu, mengalami kenaikan sebesar Rp13.670.769, ribu atau naik sebesar 92% bila dibandingkan tahun 2009 sebesar Rp14.833.023, ribu. Kenaikan tersebut dikarenakan adanya kenaikan atas biaya produksi seperti penyusutan,penggaliandanpengerukan. TahunYangBerakhirPadaTanggal31Desember2009 Beban pokok penjualan SMR pada tanggal 31 Desember 2009 adalah sebesar Rp14.833.023, ribu. Beban pokok penjualan tersebut berasal dari biaya produksi seperti penyusutan, penggalian dan pengerukan,pengangkutanbahangalian.

62


RugiNetoPeriodeBerjalan TigabulanyangBerakhirPadaTanggal31Maret2011. Rugi neto periode berjalan SMR pada tanggal 31 Maret 2011 adalah sebesar Rp6.015.706, ribu. Rugi netotahunberjalantersebutberasaldaribesarnyabebanpokokpenjualandanbebanoperasi. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2010 dibandingkan dengan Tahun Yang Berakhir PadaTanggal31Desember2009 Rugi neto tahun berjalan SMR pada tahun 2010 adalah sebesar Rp16.497.953, ribu, mengalami kenaikan sebesar Rp5.877.252, ribu atau naik sebesar 55% bila dibandingkan tahun 2009 sebesar Rp10.620.701, ribu. Kenaikan tersebut dikarenakan kenaikan beban pokok penjualan dan beban operasiterutamabebanumumdanadministrasiwalaupunterdapatpeningkatanpenjualan. Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2009 dibandingkan dengan Tahun Yang Berakhir PadaTanggal31Desember2008 Rugi neto tahun berjalan SMR pada tahun 2009 adalah sebesar Rp10.620.701, ribu, mengalami kenaikan sebesar Rp8.659.769, ribu atau naik sebesar 442% bila dibandingkan tahun 2008 sebesar Rp1.960.932,ribu.Kenaikantersebutdikarenakannaiknyabebanpokokpenjualan,bebanumumdan administrasidanbebaneksplorasi. 7.2PTAdikarsaAlamResources(AKAR) A.RiwayatSingkat Akar adalah suatu perseroan terbatas yang telah didirikan berdasarkan hukum dan peraturan perundangundangan Republik Indonesia untuk pertama kali dengan nama PT Adikarsa Alam Resources,yangberkedudukandiJakartaUtaraberdasarkanAktaPendirianAKARnomor244tanggal 23 Desember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Pengesahan Badan Hukum Perseroan AKAR dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU60738.AH.01.01.Tahun 2010 tanggal 29 Desember 2010 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0094253.AH.01.09. Tahun 2010 tanggal 29 Desember 2010, dan telah terdaftar dalam Daftar Perusahaan dalam rangka UU WDP dengan nomor Tanda Daftar Perusahaan 09.01.1.46.31287 tanggal 14 Juni 2011, sesuai dengan Surat Keterangan Nomor 22/KETN/VII/2011 tanggal 5 Juli 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara,pengumumandalam Berita Negara Republik Indonesia saat ini sedang dalam prosespengurusan. B.KegiatanUsaha Sesuai dengan Akta Pendirian AKAR, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha AKAR adalah sebagai berikut: 1. Maksud dan tujuan AKAR ialah berusaha dibidang pembangunan, perdagangan, perindustrian, pengangkutandarat,pertanian,percetakandanjasakecualijasadibidanghukumdanpajak; 2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas AKAR dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagaiberikut: a. Melakukan perdagangan, termasuk dagang impor, ekspor dan antar pulau (intersulair), bertindak selaku agen atau perwakilan, agen tunggal, grosir, leveransir, distributor dan supplier (penyalur) atas segala jenis barang dan jasa yang dapat diperdagangkan, termasuk namuntidakterbataspadaperdaganganhasilperkebunan,buahbuahandansayuran,bahan pertaniandanperkebunan,danperdagangankopidanbijikopi; b. Menjadi pemborong bangunan dan kontraktor umum (general contractor), sebagai perencana, pelaksana maupun penyelenggara konstruksikonstruksi pembuatan rumah rumah, gedunggedung, jalanan, jembatan, pengairan (irigasi) serta pembuatan taman hias, kolam ikan, dekorasi ruangan (interior) dan eksterior, serta pemasangan instalasiinstalasi elektrikaldanmekanikal,gasdantelekomunikasi; c. Menjalankan usahausaha di bidang yang berkaitan dengan real estate, termasuk jual beli bangunan serta hak atas tanahnya, mengelola dan melakukan persewaan atas bangunan bangunan, ruanganruangan, perumahan, rumah susun, meneglola bangunan parker dan bangunanpergudangan;

63


d. Mendirikan dan menjalankan industriindustri namun tidak terbatas pada industri kertas, industri komputer dan peripheral, industri pembuatan mebel, industri alatalat rumah tangga, industri mesinmesin, bahanbahan bangunan, industri tekstil, industri mainan anak anak,industribordir,danindustripakaianjadi; e. Mendirikanpercetakan,penerbitan,danpenjilidan; f. Menjalankan usahausaha di bidang pertanian, agroindustri, industri pertanian, pertanian, perkebunan, tanaman pangan, agrobisnis, perkebunan tanaman keras (palawija), perkebunan tanaman industri, perkebunan kopi, perkebunan coklat (cacao), perkebunan kelapa (coconut), perkebunan kelapa sawit, perkebunan tanaman jatrova, perkebunan tanamanindustribahanbakarnabati,danbahanbakupertanianperkebunan; g. Menyediakan segala jenis jasa dan pelayanan, konsultasi bidang bisnis manajemen dan administrasi, konsultasi bidang kecantikan, perawatan dan kebugaran tubuh, konsultasi bidang teknik engineering, konsultasi bidang manajemen sumber daya manusia, konsultasi bidang pelatihan dan keterampilan, konsultasi bidang restoran dan makanan, konsultasi bidang manajemen dan administrasi engineering, konsultasi bidang pemasaran dan survey pasar, konsultasi bidang pengelolaan manajemen perusahaan, konsultasi bidang studi perencanaan, konsultasi bidang konstruksi sipil, konsultasi bidang kinerja perusahaan, konsultasi bidang sIstem informasi geografis (geologi dan geodesi), konsultasi bidang pertanian, konsultasi bidang telekomunikasi, konsultasi bidang energI, konsultasi bidang kependudukan dan pengembangan masyarakat, konsultasi bidang kesehatan, konsultasi bidang industri, konsultasi bidang pendidikan, konsultasi bidang olahraga, konsultasi bidang transportasi, konsultasi bidang lingkungan (AMDAL), konsultasi mabilisasi pengerukan, reklamasi dan peralatannya, konsultasi bidang komputer dan rekayasa informatika, konsultasibidanghiburan,promosidanpemasaranbidangmusik,dankegiatanusahalainnya yangterkait,kecualikonsultanbidangpajakdanakuntanpublik. h. Menyelengarakan transportasi dan pengangkutan umum di darat menggunakan bus dan truk. Sampaidenganprospektusiniditerbitkan,AKARbelummenjalankankegiatanoperasionalnya. C.StrukturPermodalandanKepemilikanSaham Sesuai dengan Pasal 4 Anggaran Dasar AKAR sebagaimana dimaksud dalam Akta Pendirian AKAR nomor 244 tanggal 23 Desember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di JakartaUtara,strukturpermodalandansusunanpemegangsahamAKARadalahsebagaiberikut: NilaiNominalRp1.000.000,Saham Keterangan % JumlahSaham JumahNilai Nominal(Rupiah) ModalDasar 4.000 4.000.000.000 ModalDitempatkandanDisetorPenuh 1.Perseroan 1.980 1.980.000.000 99,00 2.PTAlamAbadiResouces 20 20.000.000 1,00 JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh 2.000 2.000.000.000 100,00 SahamdalamPortepel 2.000 2.000.000.000 D.PengurusandanPengawasan Berdasarkan Anggaran Dasar AKAR yang terakhir sebagaimana dimaksud dalam Akta Pendirian AKAR nomor 244 tanggal 23 Desember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.E., S.H., MKn Notaris di JakartaUtara,bahwasusunananggotaDireksidanDewanKomisarisAKARadalahsebagaiberikut: Direksi Direktur : DodiHendraWijaya Komisaris Komisaris : DwijawantiWidiatmadja

64


E.IkhtisarDataKeuanganPenting Berikut adalah ikhtisar data keuangan penting AKAR yang diperoleh dari laporan keuangan pada dan untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Desember 2010, 2009 dan 2008 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Doli,Bambang,Sudarmadji&Dadangdenganpendapatwajartanpapengecualian. (dalamribuanRupiah) 31Maret 31Desember Uraian 2011 2010 2009 2008 JumlahAset 2.012.125 2.000.000 JumlahKewajiban 48.500 JumlahEkuitas 1.963.625 2.000.000 Penjualan LabaKotor Laba/(rugi)operasi (48.500) Laba/(rugi)sebelumpajakpenghasilan (48.500) Laba/(rugi)bersih (36.375) Jumlah kewajiban pada 31 Maret 2011 muncul disebabkan adanya beban yang masih harus dibayar atasbiayajasaprofesionaldanhutangkepadapihakyangmempunyaihubunganistimewa. 7.3PTTransentraNusantara(TN) A.RiwayatSingkat TN adalah suatu perseroan terbatas yang telah didirikan berdasarkan hukum dan peraturan perundangundangan Republik Indonesia untuk pertama kali dengan nama PT Transentra Nusantara, yang berkedudukan di Jakarta Utara berdasarkan Akta Pendirian TN nomor 188 tanggal 28 Januari 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Pengesahan Badan Hukum Perseroan TN dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU07676.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 16 Februari 2011 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0012435.AH.01.09. Tahun 2011 tanggal 16 Februari 2011, dan telah terdaftar dalam Daftar Perusahaan dalam rangka UU WDP dengan nomor Tanda Daftar Perusahaan 09.01.1.46.30765 tanggal 25 Januari 2011, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 23/KETN/VII/2011 tanggal 5 Juli 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara,pengumumandalam Berita Negara Republik Indonesia saat ini sedang dalam prosespengurusan. B.KegiatanUsaha Sesuai dengan Akta Pendirian TN maksud dan tujuan serta kegiatan usaha TN adalah bidang pertambangan. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas TN dapat melaksanakan kegiatan usaha pertambangan mineral bukan logam meliputi intan, korundum, grafit, arsen, pasir kuarsa, fluorspar, kriolit. Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan TN belum menjalankan kegiatan operasionalnya.

65


C.StrukturPermodalandanKepemilikanSaham Sesuai dengan Pasal 4 Akta Pendirian TN nomor 188 tanggal 28 Januari 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, struktur permodalan dan susunan pemegang sahamTNadalahsebagaiberikut: NilaiNominalRp100.000,Saham Keterangan % JumlahSaham JumahNilai Nominal(Rupiah) ModalDasar 20.000 2.000.000.000 ModalDitempatkandanDisetorPenuh 1.Perseroan 9.900 990.000.000 99,00 2.DodiHendraWijaya 100 10.000.000 1,00 JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh 10.000 1.000.000.000 100 SahamdalamPortepel 10.000 1.000.000.000 D.PengurusandanPengawasan Berdasarkan Anggaran Dasar TN yang terakhir sebagaimana dimaksud dalam Akta Pendirian TN nomor 188 tanggal 28 Januari 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.E., S.H., MKn Notaris di Jakarta Utara,bahwasusunananggotaDireksidanDewanKomisarisAKARadalahsebagaiberikut: Direksi Direktur : FranciscusJantoInsandjaja Komisaris Komisaris : AdiWibowoAdisaputro E.IkhtisarDataKeuanganPenting Berikut adalah ikhtisar data keuangan penting TN yang diperoleh dari laporan keuangan pada dan untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan PublikDoli,Bambang,Sudarmadji&Dadangdenganpendapatwajar. (dalamribuanRupiah) 31Maret2011 Uraian JumlahAset 1.007.500 JumlahKewajiban 30.000 JumlahEkuitas 977.500 Penjualan LabaKotor Laba/(rugi)operasi (30.000) Laba/(rugi)sebelumpajakpenghasilan (30.000) Laba/(rugi)bersih (22.500) 8. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PEMEGANG SAHAM BERBENTUK BADAN HUKUM BAIK LANGSUNGMAUPUNTIDAKLANGSUNG 8.1. PTDanaHayatiWisesa(DHW) A.RiwayatSingkat DHW adalah suatu perseroan terbatas, yang didirikan menurut hukum dan peraturan perundang undangan negara Republik Indonesia dengan nama PT Dana Hayati Wisesa, yang berkedudukan di Jakarta Utara, berdasarkan Akta Pendirian nomor 229 tanggal 24 November 2010, dibuat dihadapan

66


HumbergLie,S.H.,S.E.,MKnNotarisdiJakartaUtara,yangtelahmendapatPengesahanBadanHukum Perseroan DHW dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU56428.AH.01.01.Tahun 2010 tanggal 2 Desember 2010, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0087362.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 2 Desember 2010, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 81/KETN/II/2011 tanggal 14 Februari 2011 yang dikeluarkan oleh Notaris Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam prosespengurusan B.KegiatanUsaha MaksuddantujuanDHWialahberusahadibidangpembangunan,perdaganganumum,pertambangan umum,perindustrian,jasa,pengangkutandarat. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas DHW dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagaiberikut: a. Melakukan perdagangan, termasuk dagang impor, ekspor dan antar pulau (intersulair), bertindak selaku agen atau perwakilan, agen tunggal, grosir, leveransir, distributor dan supplier (penyalur) atas segala jenis barang dan jasa yang dapat diperdagangkan, termasuk namuntidakterbataspadaperdaganganhasilperkebunan,buahbuahandansayuran,bahan pertaniandanperkebunan,danperdagangankopidanbijikopi; b. Menjadi pemborong bangunan dan kontraktor umum (general contractor), sebagai perencana, pelaksana maupun penyelenggara konstruksikonstruksi pembuatan rumah rumah, gedunggedung, jalanan, jembatan, pengairan (irigasi) serta pembuatan taman hias, kolam ikan, dekorasi ruangan (interior) dan eksterior, serta pemasangan instalasiinstalasi elektrikaldanmekanikal,gasdantelekomunikasi; c. Menjalankan usahausaha di bidang yang berkaitan dengan real estate, termasuk jual beli bangunan serta hak atas tanahnya, mengelola dan melakukan persewaan atas bangunan bangunan, ruanganruangan, perumahan, rumah susun, mengelola bangunan parkir dan bangunanpergudangan; d. Mendirikan dan menjalankan industriindustri namun tidak terbatas pada industri kertas, industri komputer dan peripheral, industri pembuatan mebel, industri alatalat rumah tangga, industri mesinmesin, bahanbahan bangunan, industri tekstil, industri mainan anak anak,industribordir,danindustripakaianjadi; e. Mendirikanpercetakan,penerbitan,danpenjilidan; f. Menjalankan usahausaha di bidang pertanian, agroindustri, industri pertanian, pertanian, perkebunan, tanaman pangan, agrobisnis, perkebunan tanaman keras (palawija), perkebunan tanaman industri, perkebunan kopi, perkebunan coklat (cacao), perkebunan kelapa (coconut), perkebunan kelapa sawit, perkebunan tanaman jatrova, perkebunan tanamanindustribahanbakarnabati,danbahanbakupertanianperkebunan; g. Menyediakan segala jenis jasa dan pelayanan, konsultasi bidang bisnis manajemen dan administrasi, konsultasi bidang kecantikan, perawatan dan kebugaran tubuh, konsultasi bidang teknik engineering, konsultasi bidang manajemen sumber daya manusia, konsultasi bidang pelatihan dan keterampilan, konsultasi bidang restoran dan makanan, konsultasi bidang manajemen dan administrasi engineering, konsultasi bidang pemasaran dan survey pasar, konsultasi bidang pengelolaan manajemen perusahaan, konsultasi bidang studi perencanaan, konsultasi bidang konstruksi sipil, konsultasi bidang kinerja perusahaan, konsultasi bidang sistem informasi geografis (geologi dan geodesi), konsultasi bidang pertanian, konsultasi bidang telekomunikasi, konsultasi bidang energi, konsultasi bidang kependudukan dan pengembangan masyarakat, konsultasi bidang kesehatan, konsultasi bidang industri, konsultasi bidang pendidikan, konsultasi bidang olahraga, konsultasi bidang transportasi, konsultasi bidang lingkungan (AMDAL), konsultasi mabilisasi pengerukan, reklamasi dan peralatannya, konsultasi bidang komputer dan rekayasa informatika, konsultasibidanghiburan,promosidanpemasaranbidangmusik,dankegiatanusahalainnya yangterkait,kecualikonsultanbidangpajakdanakuntanpublic; h. Menyelengarakan transportasi dan pengangkutan umum di darat menggunakan bus dan truk.

67


Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan kegiatan usaha yang saat ini DHW lakukan adalah perdaganganumum. C.StrukturPermodalandanKepemilikanSaham Sesuai dengan Pasal 4 Anggaran Dasar DHW yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pendirian nomor 229 tanggal 24 November 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Pengesahan Badan Hukum Perseroan DHW dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU 56428.AH.01.01.Tahun 2010 tanggal 2 Desember 2010, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0087362.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 2 Desember 2010, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 81/KETN/II/2011 tanggal 14 Februari 2011 yang dikeluarkan oleh Notaris Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan, pada tanggal Laporan Pemeriksaan Hukum ini, struktur permodalan dan susunan PemegangSahamDHWadalahsebagaiberikut: NilaiNominalRp100.000.000,per saham Keterangan % Jumlah JumahNilaiNominal Saham (Rupiah) ModalDasar 250 25.000.000.000 ModalDitempatkandanDisetorPenuh 1.DodiHendraWijaya 60 6.000.000.000 60,00 2.ConnyMandang 30 3.000.000.000 30,00 3.TommyAndreWijaya 10 1.000.000.000 10,00 JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh 100 10.000.000.000 100,00 SahamdalamPortepel 150 15.000.000.000 Bahwa sumber penyertaan DHW dalam Perseroan didasarkan pada pinjaman yang dilakukan oleh DHW kepada Dodi Hendra Wijaya sebesar Rp15.000.000.000,00 (lima belas miliar Rupiah) berdasarkan Perjanjian Pinjam Meminjam tertanggal 2 Desember 2010 yang dibuat oleh dan antara DHWdanDodiHendraWijaya. D.PengurusandanPengawasan Susunan anggota Direksi dan Komisaris DHW yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pendirian nomor 229 tanggal 24 November 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Pengesahan Badan Hukum Perseroan DHW dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU 56428.AH.01.01.Tahun 2010 tanggal 2 Desember 2010, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0087362.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 2 Desember 2010, dan berdasarkan Surat Keterangan nomor 81/KETN/II/2011 tanggal 14 Februari 2011 yang dikeluarkan oleh Notaris Humberg Lie, S.H., S.E., MKn pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam prosespengurusan,adalahsebagaiberikut: Direksi Direktur Komisaris Komisaris

DodiHendraWijaya

ConnyMandang

68


8.2. PTAlamAbadiResources(AAR) A.RiwayatSingkat AAR adalah suatu perseroan terbatas, yang didirikan menurut hukum dan peraturan perundang undangan negara Republik Indonesia dengan nama PT Alam Abadi Resources, yang berkedudukan di Jakarta Pusat berdasarkan Akta Pendirian nomor 5 tanggal 9 Februari 2010, dibuat dihadapan Grace Supena Sundah, S.H, Notaris di Jakarta, yang telah mendapat Pengesahan Badan Hukum Perseroan AAR dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU10418.AH.01.01.Tahun 2010 tanggal 25 Februari 2010, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0015363.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 25 Februari 2010, dan berdasarkan Surat Keterangan nomor 11/II/GSS/NOT/2011 tanggal 28 Februari 2011 yang dikeluarkan oleh Notaris Grace Supena Sundah, S.H, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam prosespencetakanolehDepartemenHukumdanHakAsasiManusiaRepublikIndonesia. AnggaranDasarAARtelahmengalamiperubahan,berdasarkanAktaPernyataanKeputusanPemegang Sahamnomor195 tanggal 17 Desember2010, dibuatdihadapan Humberg Lie,S.H.,S.E.,MKn Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan AAR dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU 60317.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 27 Desember 2010 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0093604.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 27 Desember 2010, dan berdasarkan Surat Keterangan nomor 82/KETN/II/2011 tanggal 14 Februari 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan, dan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham nomor 25 tanggal 4 Juli 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan AAR dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHUAH.01.1024331 tanggal 28 Juli 2011, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik IndonesiadibawahnomorAHU0062359.AH.01.09.Tahun2011tanggal28Juli2011. B.KegiatanUsaha Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar AAR yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pendirian nomor 5 tanggal 9 Februari 2010, dibuat dihadapan Grace Supena Sundah, S.H, Notaris di Jakarta,yangtelahmendapatPengesahanBadanHukumPerseroanAARdariMenteriHukumdanHak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU10418.AH.01.01.Tahun 2010 tanggal 25 Februari 2010, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0015363.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 25 Februari 2010, dan berdasarkan Surat Keterangan nomor 11/II/GSS/NOT/2011 tanggal 28 Februari 2011 yang dikeluarkan oleh Notaris Grace Supena Sundah, S.H., pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pencetakan oleh Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha AAR adalah sebagaiberikut: 1. Maksud dan tujuan AAR ialah berusaha dibidang pembangunan, perdagangan umum, pertambanganumum,perindustrian,jasa,pengangkutandarat. 2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas AAR dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagaiberikut: a. Menjalankan usaha dalam bidang pembangunan pada umumnya, meliputi pemborongan pada umumnya (general contractor), pemborongan bidang pertambangan minyak, gas dan panasbumi,pemboronganbidangpertambanganumum,usahapenunjangketenagalistrikan, pengelolaan sumber daya alam untuk ketenagalistrikan, serta usaha yang berhubungan denganitu,sesuaidenganperaturanperundangundanganyangberlaku; Menjalankan usaha dalam bidang perdagangan umum termasuk pula perdagangan barang secara impor, ekspor, lokal serta antar pulau (interinsulair), demikian pula usahausaha

b.

69


perdagangan sebagai supplier, grosir, distributor hasil tambang, keagenan serta perwakilan daribadanbadanperusahaanlainbaikdaridalammaupunluarnegeri,penyalurbahanbakar minyak tanah dan gas, perdagangan bahan bakar padat/batubara, aspal, engineering, dan kegiatanusahaterkait. c. Menjalankan usaha dalam bidang pertambangan umum antara lain pertambangan nikel, batubara,timahdanlogam,emas,perak,bijihuraniumdanthorium,pasirbesi,tambangnon migas, dan pengeboran minyak, gas bumi, panas bumi, mineral air, termasuk eksplorasi, eksploitasi,sertapemasaranhasilhasiltambangyangdiijinkanolehinstansiyangberwenang sertakegiatanusahaterkait. Menjalankan usaha dalam bidang perindustrian pada umumnya, yang meliputi industri tabung, industri pelumas, industri gas dan LPG, industri teknologi mineral, industri air mineral, industri pengolahan barangbarang dari hasil pertambangan, industri petrokimia, sertakegiatanusahaterkait. Menjalankan usaha dalam bidang jasa, meliputi jasa konsultasi bidang bisnis, manajemen dan administrasi, konsultasi bidang teknik engineering, jasa penunjang perusahaan pertambangan, konsultasi bidang energi, konsultasi bidang pertambangan, jasa penunjang kegiatan pertambangan, serta kegiatan usaha terkait, kecuali jasa dalam bidang hukum dan pajak. Menjalankan usaha dalam bidang pengangkutan darat, meliputi, menjalankan usahausaha dibidang tansportasi, angkutan darat, ekspedisi dan pergudangan, transportasi penumpang, transportasipertambangandanperminyakan,sertakegiatanusahaterkait.

d.

e.

f.

SampaidenganProspektusiniditerbitkankegiatanusahayangsaatiniAARlakukanadalahinvestasidi AnakPerusahaan. C.StrukturPermodalandanKepemilikanSaham Sesuai dengan Pasal 4 Anggaran Dasar AAR yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham nomor 195 tanggal 17 Desember 2010, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan AAR dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU60317.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 27 Desember 2010 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0093604.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 27 Desember 2010, dan berdasarkan Surat Keterangan nomor 82/KETN/II/2011 tanggal 14 Februari 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., Mkn, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan, dan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham nomor 25 tanggal 4 Juli 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, yang telahmendapatPenerimaanPemberitahuanPerubahanDataPerseroanAARdariMenteriHukumdan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHUAH.01.1024331 tanggal 28 Juli 2011, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0062359.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 28Juli2011,strukturpermodalandansusunanPemegangSahamAARadalahsebagaiberikut: NilaiNominalRp1.000.000,per saham Keterangan % Jumlah JumahNilaiNominal Saham (Rupiah) ModalDasar 250.000 250.000.000.000 ModalDitempatkandanDisetorPenuh 1.PTAndarilaInvestama 38.250 38.250.000.000 50,00 2.PTGerhanaSuksesMentari 38.250 38.250.000.000 50,00 JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh 76.500 76.500.000.000 100,00 SahamdalamPortepel 173.500 15.000.000.000

70


Bahwa sumber penyertaan AAR dalam Perseroan didasarkan pada pinjaman yang dilakukan oleh AAR kepada PT Andarila Investama sebesar Rp3.500.000.000, (tiga miliar lima ratus juta Rupiah) berdasarkan Perjanjian Pinjam Meminjam tertanggal 27 Juli 2011 yang dibuat oleh dan antara AAR danPTAndarilaInvestama. D.PengurusandanPengawasan Susunan anggota Direksi dan Komisaris AAR yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pendirian nomor 05 tanggal 9 Februari 2010, dibuat dihadapan Grace Supena Sundah, S.H, Notaris di Jakarta, yang telah mendapat Pengesahan Badan Hukum Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU10418.AH.01.01.Tahun 2010 tanggal 25 Februari 2010, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0015363.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 25 Februari 2010, dan berdasarkan Surat Keterangan nomor 11/II/GSS/NOT/2011 tanggal 28 Februari 2011 yang dikeluarkan oleh Notaris Grace Supena Sundah, S.H, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pencetakan oleh Departemen Hukum danHakAsasiManusiaRepublikIndonesia,adalahsebagaiberikut:

Direksi Direktur : AdiWibowoAdisaputro Komisaris KomisarisUtama : DjajusAdisaputro Komisaris : DwijawantiWidiatmadja 8.3. PTAndarilaInvestama(AI) A.RiwayatSingkat AI adalah suatu perseroan terbatas, yang didirikan menurut hukum dan peraturan perundang undangan negara Republik Indonesia dengan nama PT Andarila Investama, yang berkedudukan di Jakarta Pusat berdasarkan Akta Pendirian AI nomor 11 tanggal 24 Mei 2011, dibuat dihadapan Eko Putranto, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan HakAsasiManusiaRepublikIndonesiadibawahnomorAHU28308.AH.01.01.Tahun2011tanggal7 Juni 2011 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0045457.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal7Juni2011.

71


B. KegiatanUsaha Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar AI yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pendirian AI nomor 11 tanggal 24 Mei 2011, dibuat dihadapan Eko Putranto, S.H., Notaris di Jakarta,maksuddantujuansertakegiatanusahaAIadalahsebagaiberikut: 1. MaksuddantujuanAIialahmenjalankankegiatandidalambidang: a. perdaganganumum; b. jasa; c. pembangunan; d. Industri;dan e. pengangkutandarat; 2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas, AI dapat melaksanakan kegiatan usaha, sebagaiberikut: a. menjalankan usaha dalam bidang perdagangan umum, impor, ekspor, lokal, real estate property, komputer elektronika, barangbarang engineering, penyalur bahan bakar (SPBU), hasil industri kayu tripleks, penjualan bahan bakar kendraan bermotor, bahan bakar padat batu bara, bahan kimia, sparepart assesoris mobil dan motor, hasil perkebunan, hasil hutan, peralatan informatika dan multi media, minyak pelumas, hasil hutan tanaman industry, peralatan pertanian dan perkebunan, mesin, peralatan listrik elektronika, logam, baja dan alumunium, bahan konstruksi, kelapa sawit, bahan pertanian dan perkebunan, bahan bakar minyak, mesinmesin industri, barangbarang, metal, usaha berhubungan pengeboran minyak, usaha berhubungan mekanikal, sparepart tubin dan mesin diesel, hasil pertanian, alatalat komponen filter, barangbarang mineral, alatalat keselamatan kerja, peralatan mekanikal/elektronikal/telekomunikasi/navigasi, bahan bakar minyak nabati, barangbarang teknik, abrasit (batu gurindam amplas), alat potong dan alat pendukung permesinan, hasil industri kimia, hasil pertambangan yang meliputi pasir besi, bijih besi dan mangan, hasil pertambangan bauksit dan timah hitam serta menjadi supplier, leveransier, grossier, agen, distributor, komisioner dan sebagai perwakilandari badanbadan, perusahaanperusahaan lainbaikdaridalammaupunluarnegeridaribarangbarangtersebut. b. menjalankanusahadalambidangjasa,antaralain: jasakonsultasibisnismanagementadministarsisertakegiatanusahaterkait; jasapersewaandansewabelikendaraanbermotorsertakegiatanusaha; jasapersewaanmesinmesindanperalatannyasertakegiatanusahaterkait; jasakonsultasiteknikengineeringsertakegiatanusahaterkait; jasakonsultasimanagementSumberDayaManusiasertakegiatanterkait; jasateknikinformatikasertakegiatanusahaterkait; jasapenyelenggaraanusahatekniksertakegiatanusahaterkait; jasapengelolaandanpenyewaangedungperkantoransertakegiatanusahaterkait; jasamanagementadministrasiengineeringsertakegiatanusahaterkait; jasakonsultasibidangstudiperencanaansertakegiatanusahaterkait; jasakonsultasibidangkonstruksibidangkonstruksisipilsertakegiatanusahaterkait; jasa konsultasi sistem informasi, geografis, geologi dan geodesiserta kegiatan usaha terkait; jasakonsultasibidangenergisertakegiatanusahaterkait; jasakonsultasipertambangansertakegiatanusahaterkait; jasakonsultasibidangAnalisadampaklingkungan(AMDAL)sertakegiatanusahaterkait; jasasaranapenunjangperusahaankonstruksisertakegiatanusahaterkait; jasasaranapenunjangperusahaanpertambangansertakegiatanusahaterkait; jasabidangkonstruksipertambangansertakegiatanusahaterkait; jasapenyewaanperalatanperkebunandanpertaniansertakegiatanusahaterkait; jasapenunjangkegiatanpertambangansertakegiatanusahaterkait; c. menjalankanusahabidangpembangunanyaitu: sebagaipengembangsertakegiatanusahaterkait; generalkontraktorsertakegiatanusahaterkait; pemasangankomponenbangunaberat(heavylifting)sertakegiatanusahaterkait; pembangunankonstruksigedung,jembatan,jalansertakegiatanusahaterkait;

72


pemasanganinstalasisertakegiatanusahaterkait; pembangunanpertambanganminyakgasbumisertakegiatanusahaterkait; pemborongbidangpertambanganumumsertakegiatanusahaterkait; telekomunikasi, petrokimia, sarana dan prasarana jaringan telekomunikasi serta kegiatanusahaterkait; konstruksibesibajasertakegiatanusahaterkait; penunjangketenagalistrikansertakegiatanusahaterkait; d. menjalankan usaha dalam bidang industry antara lain : industri tabung, industri pelumas, industry gas dan LPG, industri teknologi mineral, industry air mineral, industry pengolahan barangbarang dari hasil tambang, industry petrokimia, makanan dan minuman, tekstil dan pakaianjadi(garment),kertasdanbarangbarangdarikertas,bahanbakarpadat,logam,dan bajapengolahanbarangbaranglogam,bajadanalumuniumsertakegiatanusahaterkait. e. menjalankanusahausahadalambidangpengangkutandarat,antaralainmenjalankanusaha usaha dibidang transportasi, angkutan darat (pipa/pianisasi), ekspedisi dan pergudangan, transportasi penumpang, transportasi pengangkutan, transportasi pertambangan dan perminyakan, transportasi hasil perkebunan, transportasi hasil perkebunan coklat (cacao), transportasi hasil perkebunan kelapa (coconut), transportasi hasil perkebunan kelapa sawit, transportasipertambangandanbatubara. Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan kegiatan usaha yang saat ini AI lakukan adalah investasi di EntitasAnak. C. StrukturPermodalandanKepemilikanSaham Sesuai dengan Pasal 4 Anggaran Dasar AI yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pendirian AI nomor 11 tanggal 24 Mei 2011, dibuat dihadapan Eko Putranto, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU28308. AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 7 Juni 2011 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0045457.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 7Juni2011,strukturpermodalandansusunanPemegangSahamAIadalahsebagaiberikut: NilaiNominalRp1.000.000,per saham Keterangan % Jumlah JumahNilaiNominal Saham (Rupiah) ModalDasar 100.000 100.000.000.000 ModalDitempatkandanDisetorPenuh 1.AdiWibowoAdisaputro 10.000 10.000.000.000 25,00 2.DjajusAdisaputro 10.000 10.000.000.000 25,00 3.DwijayaWidiatmaja 20.000 20.000.000.000 50,00 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor 40.000 40.000.000.000 100,00 Penuh SahamdalamPortepel 60.000 15.000.000.000 D.PengurusdanPengawasan Susunan anggota Direksi dan Komisaris AI yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pendirian AI nomor 11 tanggal 24 Mei 2011, dibuat dihadapan Eko Putranto, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawahnomorAHU28308.AH.01.01.Tahun2011tanggal7Juni2011dantelahterdaftardalamDaftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawahnomorAHU0045457.AH.01.09.Tahun2011tanggal7Juni2011,adalahsebagaiberikut:

73


DIREKSI Direktur :AdiWibowoAdisaputro KOMISARIS KomisarisUtama :DjajusAdisaputro Komisaris :DwijawantiWidiatmadja 8.4. PTGerhanaSuksesMentari(GSM) A.RiwayatSingkat GSM adalah suatu perseroan terbatas, yang didirikan menurut hukum dan peraturan perundang undangan negara Republik Indonesia dengan nama PT GERHANA SUKSES MENTARI, yang berkedudukan di Jakarta Pusat berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas GSM nomor 5 tanggal 12 Agustus 2009, dibuat dihadapan Yunita Neni Susiandari, S.H., MKn., Notaris di Bogor, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU14325.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 22 Maret 2011, dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU00022968.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 22 Maret 2011, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 94/KETN/VII/20011 tanggal 21 Juli 2011 yang dikeluarkan olehHumbergLie,S.H.,MKn.,NotarisdiJakartaUtara,pengumumandalamBeritaNegaraRepublik Indonesiasedangdalamprosespengurusan. B. KegiatanUsaha Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar GSM yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas GSM nomor 5 tanggal 12 Agustus 2009, dibuat dihadapan YunitaNeniSusiandari,S.H.,MKn.,NotarisdiBogor,yangtelahmendapatpersetujuandariMenteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU14325.AH.01.01.Tahun 2011tanggal22Maret2011,dantelahterdaftardalamDaftarPerseroanyangdiselenggarakanoleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU00022968.AH.01.09.Tahun2011tanggal22Maret2011sesuaidenganSuratKeterangannomor 94/KETN/VII/20011 tanggal 21 Juli 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., MKn., Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan,maksuddantujuansertakegiatanusahaGSMadalahsebagaiberikut: 1. Maksud dan tujuan GSM ialah berusaha dalam bidang jasa, angkutan, perdagangan, pembangunan, industri, perbengkelan, percetakan, pertanian, perikanan, peternakan dan konsultan. 2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas GSM dapat melaksanakan kegiatan usahasebagaiberikut: a. Menjalankankegiatanusahadalambidangjasa,antaralain: JasaAgenProperty; JasakonsultasimanagementSumberDayaManusia; Jasa perawatan dan pemeliharaan (cleaning service) untuk bangunanbangunan seperti perumahan, gedunggedung perkantoran, apartemenapartemen, kondominium dan pertokoan termasuk juga perawatan dan pemeliharaan kapal kapallaut,kapalkapalterbangdankendraanumum; Jasa konsultan pembangunan perumahan, perkantoran, perniagaan, real estat dan analisadampaklingkuangan(amdal),interiordaneksteriordanpertamanan; Jasapersewaanruangan; Jasa pemeliharaan, perawatan dan perbaikan mesinsesin serta peralatan /alat bantu tehnikal, mekanikal, elektronik, timbangan khusus dan peralatan laboratorium, termasuk juga computer baik perangkat lunak (soft ware) maupun perangkatkeras(hardware); Jasabidangkontruksipertambangan; Mendirikandanmembukarestoran,rumahmakandancatering;

74


Jasa hiburan (entertainment), dengan mengadakan pertunjukanpertunjukan seni musik,tari,senidramadanpameran; Jasa penyewaan tangki timbun, peralatan perkebunan dan pertanian, peralatan perkawinandanbarangbarangtehnik,elektroniklainnya; Jasacomputergrafikdankreatifphotostudio; Jasaperiklanan,promosidanpemasaran,reklamedanhubungankemasyarakatan; Jasatelekomunikasiumum; Ekspedisipengundangan(bukanveem); Jasa penunjang dalam bidang pertambangan minyak dan gas bumi,batu bara,emas dantimahkecualijasajasadalambidanghukumdanpajak; Menjalankan kegiatan usaha dalam bidang angkutan darat (pipa), ekspedisi pengundangan,transportasipengangkutan,penumpang,barangmaupunhewan; Menjalankankegiatanusahadalambidangperdaganganantaralain; Bertindaksebagaiagen,grosirdaribarangbarangengineering; Distributoratauperwakilandaribadangperusahaanbarangengineering(tehnik) Distributor,agendansebagaiperwakilandaribadanperusahaanbarangengineering (tehnik); Distributor,agendansebagaiperwakilanbadanbadangperusahaan; Ekspordanimporbarangbarangengineering; Ekspor dan impor alat tulis kantor (ATK), bahan bakar minyak tanah dan gas, bahan bakar padat, bahan bangunan dan material, bahan kimia, bahan pertanian, farmasi dan obatobatan; hasil hutandn bumi hutan, hasil hutan dan tanaman industri, hasil industri kayu dan tripleks, hasil perkebunan, kosmetika dan kecantikan, logam dan baja, makananminuman, mesin, mesin pendingin meubel/furniture, minyak pelumas, obatobatan tradisional, peralatan informatika dan multimedia, peralatan kesehatan, peralatan listrik dan elektronik, peralatan pengolahan air bersih dan limbah, peralatan perforasi, peralatan perikanan, peralatan pertanian dan perkebunan, peralatan telekomunikasi; peralatan transmisi telekomunikasi, plastic dan fibre reefer container (peti kemas berpendingin) spare part dan accessories mobilmotortekstil; Grosier, supplier, leveransier dan commission house, penjualan bahan bakar kendraanbermotor,penyelurbahanbakarminyaktanah,solardangas; Perdagan peralatan transmisi telekomunikasi, perdagangan supermarket/hypermarket(toserba/swalayan) Perdaganganyangberhubungandenganrealestatedanproperty; PenyalurbahanbakarSPBU(stasiunpengisianbahanbakarumum); Perdaganganbesarlokal; Menjalankanusahadibidangperdagangan; Menjalankanusahadibidangpembangunan; Bertindaksebagaipengembang; Menyelengarakan usaha real estat; industrial estat dan kegiatankegiatanterkait; Pemborongpadaumumnya(generalcontractor); Pemasangankomponenbangunanberat(heavylifting); Pembangunan kontruksi gedung, jembatan, jalan, bandara dermaga; Pemasanganinstalasiinstalasi; Pengembanganwilayahpemukiman; Pemborongwilayahtelekomunikasi; Pemborongbidangpetrokimia; Pemborong bidang saranaprasarana jaringan telekomunikasi, kontruksibesibaja. Menjalankankegiatanusahadalambidangindustry,antaralain: Industri air mineral (air minum), teknologi mineral, wood working dan furniture accessories kendaraan bermotor, alat angkutan, alat pemotong, alat peraga, alat ukur, alatalat kesehatan, bahan bakar padat, bahan makanan dan minuman, batu bara dan genteng, beton siap pakai dan prestressing, fabrikasi peralatan listrik dan

b. c.

d.

e.

75


elektronik, farmasi dan obatobatan garment dan pakaian jadi, gas dan LPG, gula, haspel (gulungan kabel), kaca, karet, dan barangbarang dari karet, karet mentah (alam), karoseri dan komponen serta perakitan kendaraan bermotor, kayu, kebutuhan rumah tangga, keramik, kertas kimia (chemical), computer dan peripheral, logam dan bahan baja, makanan kesehatan, makanan, minuman dan pengalengam/pembotolan (amatil), manufacturing, dan fabrikasi material bangunan, mesinmesin, minyak pelumas, perkakas dan perabotan, pipa radio televisi,hasilhasilhutan,pertanian,perkebunan,peternakan,perikanan; Industry peralatan kedokteran alat ukur navigasi, keselatan (safety equipment) kosmetika dan kecantikan, listerik, rumah tangga, tehnik dan mekanikal transmisi telekomunikasi; f. Menjalankan kegiatan usahausaha dalam bidang perbengkelan, showroom, pemasangan, penjualan assesorries kendaraan, pengecetan kendraan bermotor, penyediaan suku cadang alatalat berat perawatan, pemeliharaan perbaikan termasuk alatalatberat; g. Menjalankankegiatanusahadalambidangpercetakanantaralain; Memperdayakanhasilhasildaripenerbitan; Penjilitan,kartonasedanpengepakan; Pencetakan dokumen, majalah bulletin, tabloid, katu nama, undangan, kop surat, kuitansi,brosur,pamphletkalender; Desaindancetakgrafis; Offsetdan; Sablon; h. Menjalankankegiatanusahadalambidangpertanian,perkebunandankehutananantara lain: Agrobisnis(perdaganganhasilhasilpertanian); Industripertanian Kehutanan; Menjalankanusahadalambidangpertanian; Pembenihandanbudidayabiotaairtawar/laut; Penagkapandanpengembangbiakansatwa; Perikanandarat/lautdanpertambakan; Perkebunankopi,tanamanindustry,tanamankeras(palawija),tanamanpangan; Peternakanunggashewanpotongdanpeternakanlainnya; Ruangpemprosesantelur(eggsfrozenprocessingplant); i. Berusahadalambidangkonsultasimanajemen. SampaidenganProspektusiniditerbitkanGSMbelummelakukankegiatanoperasionalnya. C. StrukturPermodalandanKepemilikanSaham Sesuai dengan Pasal 4 Anggaran Dasar GSM yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas GSM nomor 5 tanggal 12 Agustus 2009, dibuat dihadapan Yunita Neni Susiandari, S.H., M.Kn., Notaris di Bogor, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU14325.AH.01.01.Tahun 2011tanggal 22 Maret2011, dantelah terdaftar dalamDaftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU00022968.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 22 Maret 2011 sesuai dengan Surat Keterangan nomor 94/KETN/VII/20011 tanggal 21 Juli 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan, dan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham nomor 20 tanggal 4 Juli 2011, dibuat dihadapan Humber Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, sesuai dengan Surat Keterangan nomor 027/KETN/VII/2011 tanggal 7 Juli 2011, yang dikeluarkan oleh Humber Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, permohonan pemberitahuan perubahan data Perseroan ke Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sedang dalam proses pengurusan, struktur permodalandansusunanPemegangSahamGSMadalahsebagaiberikut:

76


NilaiNominalRp1.000.000,per saham % Jumlah JumahNilaiNominal Saham (Rupiah) 1.000 1.000.000.000 150 150.000.000 25,00 450 450.000.000 75,00 600 600.000.000 100,00 400 400.000.000

Keterangan

ModalDasar ModalDitempatkandanDisetorPenuh 1.DodiHendraWijaya 2.AdiWibowoAdisaputro JumlahModalDitempatkandanDisetorPenuh SahamdalamPortepel D.PengurusdanPengawasan Susunan anggota Direksi dan Komisaris GSM yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta PernyataanKeputusanPemegangSahamnomor18tanggal4Juli2011,dibuatdihadapanHumberLie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, sesuai dengan Surat Keterangan Nomor 027/KETN/VII/2011tanggal7Juli2011,yangdikeluarkanolehHumberLie,S.H.,S.E.,MKn.,Notarisdi Jakarta Utara, permohonan pemberitahuan perubahan data Perseroan ke Departemen Hukum dan HakAsasiManusiaRepublikIndonesiasedangdalamprosespengurusan,adalahsebagaiberikut: DIREKSI Direktur :AdiWibowoAdisaputro KOMISARIS Komisaris :DodiHendraWijaya 9. TRANSAKSIDENGANPIHAKTERAFILIASI Sehubungan dengan maksud dan tujuan usaha Perseroan, Perseroan telah menandatangani perjanjian penting yang dilakukan oleh Perseroan dengan Anak Perusahaan. Perjanjian tersebut adalahsebagaiberikut: Perjanjian Sewa Kontrak Kantor tertanggal 1 Desember 2010, yang dibuat oleh dan antara Perseroan danSMR.SMRadalahpihakterafiliasikarenamerupakanAnakPerusahaan. Objek : Sebuah bangunan perkantoran di Wisma SMR, Jalan Yos Sudarso Kav. 89 lantai 5Ruang0102 JangkaWaktu : 5 (lima) tahun sejak 3 Januari 2011 sampai dengan 2 Januari 2015. Perjanjian inidapatdiperpanjangsesuaidengankesepakatanantarparapihak. Biayasewa : Rp6.000.000,(enamjutaRupiah)untukjangkawaktu5tahun HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanPerseroan,antaralainsebagaiberikut: Wajib membayar sewa kontrak sesuai dengan nilai yang telah disepakati oleh kedua belah pihak sebesarRp6.000.000,(enamjutaRupiah); Wajibmerawatbangunanyangdisewatersebut HakPerseroan,antaralainsebagaiberikut: Berhakmenempatibangunanyangtelahdisewa; Berhak menerima pengembalian nilai kontrak secara proporsional untuk waktu yang tersisa apabila dikemudian hari yang masih dalam jangka waktu sewa kontrak terjadi perombakan bangunanyangdilakukanolehSMR. KewajibanSMR,antaralainsebagaiberikut: Wajib menjamin kebenaran atas hak pemilik/penguasaan bangunan tersebut, dan menyatakan tidakdalampersengketaan.

77


Wajib mengembalikan nilai sewa kontrak kantor yang akan diperhitungkan secara proporsional untuk waktu yang tersisa apabila dikemudian hari yang masih dalam jangka waktu sewa kontrak terjadiperombakanbangunanyangdilakukanolehSMR.

HakSMR,antaralainsebagaiberikut: Menerima pembayaran atas sewa kotrak sesuai dengan nilai yang telah disepakati oleh kedua belahpihaksebesarRp6.000.000,(enamjutaRupiah).

10. PERJANJIANPENTINGDENGANPIHAKKETIGA SehubungandenganmaksuddantujuanusahaSMR,SMRtelahmenandatanganiperjanjianperjanjian penting yang dilakukan oleh dan antara SMR dengan pihak ketiga. Adapun perjanjian pejanjian tersebutantaralainadalahsebagaiberikut:

1.

BerdasarkanSuratPerjanjian/KesepakatanBersamayangtelahdisepakatidandisetujuiolehSMR denganMasyarakatPemilikLahan,antaralain:
No. 1. 2. 3. 4. Nama SimsonBulladan SeprianusBulla YakobusLiunima JacobArnoldus Benu Arnoldus Nubantonis ImanuelLiunima DekiLiunima SamuelLiunima Zakarias Nubantonis RubenA.Betty Alamat SupulRt.006/Rw.003DesaSupul Tanggal Perjanjian 10Juni2010 NomorPerjanjian 001/SKB/SMR/2010 002/SKB/SMR/2010 003/SKB/SMR/2010 004/SKB/SMR/2010

5. 6. 7. 8.

9.

10 11

DanielBenu Yeheskial Liunima MelianusBetty

12

13 14

ObethBulladan ZethBulla Alexander Nubantonis Yohanis TalanaliasHabel Talan ElkanaOetpah BoasNesimnasi danYohanis Nesimnasi ImanuelBenu

15

Desa Nobesa, Kecamatan Amanuban 5Agustus2010 Tengah,TimorTengahSelatan RT 001/RW 001 Desa Tublopo, 23Agustus2010 KecamatanAmanubanBarat RT 003/RW 002 Desa Nobesa, 23Agustus2010 Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan Desa Nobesa, Kecamatan Amanuban 27Agustus2010 Tengah,TimorTengahSelatan Desa Nobesa, Kecamatan Amanuban 27Agustus2010 Tengah,TimorTengahSelatan Desa Nobesa, Kecamatan Amanuban 27Agustus2010 Tengah,TimorTengahSelatan RT 001/RW 001 Desa Nobesa, 6September Kecamatan Amanuban Tengah, Timor 2010 TengahSelatan RT 003/RW 002 Desa Nobesa, 14September 2010 Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan Desa Nobinobi Kecamatan Amanuban 15September Tengah 2010 RT 006/RW 003 Desa Nobesa, 15September 2010 Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan RT 006/RW 002 Desa Nobesa, 22September 2010 Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan Rt. 001/Rw. 002 Desa Supul, Kecamatan 27September Kuatnana 2010 RT 003/RW 002 Desa Nobesa, 9Oktober2010 Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan Tubmonas Rt.015/Rw. 007 Desa 14Oktober2010 Tubmonas NaplelRt.012/Rw.005DesaSupul FautEsuRt.012/Rw.005DesaSupul 14Oktober2010 14Oktober2010

005/SKB/SMR/2010 006/SKB/SMR/2010 007/SKB/SMR/2010 008/SKB/SMR/2010

009/SKB/SMR/2010

010/SKB/SMR/2010 011/SKB/SMR/2010

012/SKB/SMR/2010

013/SKB/SMR/2010 014/SKB/SMR/2010

015/SKB/SMR/2010

16 17

016/SKB/SMR/2010 017/SKB/SMR/2010

18

RT 005/RW 003 Dusun III, Desa Nobesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan

1Nopember 2010

018/SKB/SMR/2010

78


19 20 EliaserBulla GideonBetty Rt. 007 /Rw. 004 Oepun Kecamatan Kuatnana RT 006/RW 003 Desa Nobesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan RT 005/RW 003 Desa Nobesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan RT 001/RW 001 Desa Nobesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan RT 006/RW 003 Desa Nobesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan RT 006/RW 003 Desa Nobesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan Faut Esu RT 012/ RW 005 Desa Supul KecamatanAmanubanBarat RT 024/RW 006 Kelurahan Tuak Daun Merah, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang TuapakasRT006/RW004DesaTuapakas KecamatanKuatnana RT 005/RW 003 Desa Nobesa, Kecamatan Amanuban Tengah, Timor TengahSelatan RT006/RW003DesaNoebesa FautEsuDesaSupulRT012/RW005 RT018/RW007DesaSupul MaunumNikiNikiRT020/RW008 OefenuRT011/RW005DesaSupul RT001/RW002DesaTuapakas RT010/RW005DesaTabuhue RT006/RW003DesaSupul RT012/RW006DesaSupul RT013/RW005DesaSupul RT002/RW001DesaNoebesa RT009/RW003NikiNiki 04Nopember 019/SKB/SMR/2010 2010 6Nopember 020/SKB/SMR/2010 2010 6Nopember 021/SKB/SMR/2010 2010 6Nopember 022/SKB/SMR/2010 2010 6Nopember 023/SKB/SMR/2010 2010 6Nopember 024/SKB/SMR/2010 2010 06Nopember 025/SKB/SMR/2010 2010 8Nopember 026/SKB/SMR/2010 2010 8Nopember 027/SKB/SMR/2010 2010 30Nopember 028/SKB/SMR/2010 2010 8Desember 029/SKB/SMR/2010 2010 8Desember 030/SKB/SMR/2010 2010 8Desember 2010 8Desember 2010 8Desember 2010 13Desember 2010 031/SKB/SMR/2010 032/SKB/SMR/2010 033/SKB/SMR/2010 034/SKB/SMR/2010

21

SimsonBetty

22

Lenonard Liunima YuliusBetty

23

24

YupiterBetty

25 26

Samuel Nesimnasi JhonAkailupa

27 28

YusufNesimnasi DekyBenu

29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

Benedictus Liunima Barnabas Nesimnasi NohFaot PiterBanu ObedFaot FransNesimnasi LukasKause CorneliusBetty DanielFaot MarthenBetty Bernardus Liunima Marcelina Telnoni

13Desember 035/SKB/SMR/2010 2010 13Desember 036/SKB/SMR/2010 2010 13Desember 037/SKB/SMR/2010 2010 23Desember 038/SKB/SMR/2010 2010 23Desember 039/SKB/SMR/2010 2010 23Desember 040/SKB/SMR/2010 2010

79


Menjelaskanantaralain: - Bahwa masyarakat yang namanya disebut diatas selaku pemilik tanah/tuan tanah (masyarakat) atas bidang tanahyangdimaksud, meminta kepada PihakSMR untuk dapat melaksanakan kegiatan penambangansecara mekanis atau denganalat berat di bidang tanahyangada kandungan Mineral LogamMangankarenaakansangatmembantuuntukmeningkatkanpendapatandankesejahteraan masyarakat. - Bahwa masyarakat menyatakan kesediaan dan mendukung kegiatan SMR untuk melakukan kegiatan pertambangan dengan memberikan hak pengelolaan di bidang tanah yang dimaksud, termasuk dan tidak terbatas untuk menyerahkan dan menggunakan bidang tanah, melakukan kegiatan pembukaan pembukaan lahan (land clearing), pembuatan jalan akses baru ke area tambang, perbaikan jalan akses yang sudah ada, pengangkutan hasil tambang, dan penjualan hasil (selanjutnya disebut Hak Pengelolaan), dan SMR sebagai pemegang IUP telah menerima Hak Pengelolaantersebutdiatas. - Bahwamasyarakatberkewajibanuntukmenyerahkansetiaphasilpenambanganseluruhnyakepada SMR. - Bahwa SMR bersedia melaksanakan Hak Pengelolaan yang diserahkan oleh masyarakat, dan atas penyerahan Hak Pengelolaan tersebut, SMR menunjuk masyarakat untuk melakukan pengawasan dan pemilahan atas Mineral Logam Mangan sehubungan dengan Hak Pengelolaan yang dalam hal ini kegiatan penambangan pada bidang tanah masyarakat, selanjutnya disebut Pengawasan dan Pemilahan). Bahwa masyarakat dalam melaksanakan Pengawasan dan Pemilahan tersebut wajib menyerahkansetiapdanseluruhMineralLogamMangankepadaSMR. - Bahwa SMR atas jasa Pengawasan dan Pemilahan tersebut bersedia membayar sejumlah uang kepada masyarakat sebesar Rp400, (empat ratus Rupiah) per kilogram atau sama dengan Rp400.000, (empat ratus ribu Rupiah) per metric ton Mineral Logam Mangan hasil penambangan padabidangtanahmasyarakat.Pembayaraninisudahtermasukupahtenagakerjamasyarakatyang telah membantu memilah dan mengumpul Mineral Logam Mangan. Pihak SMR wajib untuk membayar dan memenuhi kewajibankewajiban yang timbul sehubungan dengan IUP tersebut diatas. - Apabila dikemudian hari ada pihak lain/ pihak ketiga yang melakukan tuntutan hak atau terjadi perselisihan internal keluarga dari masingmasing pemilik bidang tanah, maka sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari masingmasing pemilik bidang tanah, dan oleh karenanya masingmasing pemilik lahan dengan ini membebaskan SMR dari setiap dan seluruh tanggung jawab dan wajib mengganti semua biaya, ongkos dan/atau kerugian yang mungkin diderita oleh SMR akibat tuntutantersebut. - Jangka waktu Perjanjian adalah ini adalah selama IUP Operasi Produksi nomor 39/KEP/HK/2010 tanggal28Januari2010tentangPemberianIjinUsahaPertambangan(IUP)OperasiProduksikepada SMR yang berlaku selama 20 tahun termasuk atas perpanjangan dan perubahanperubahannya, dimulai sejak tanggal ditandatanganinya Perjanjian tersebut dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatanParaPihak. Halhal yang belum cukup diatur dalam Perjanjian ini akan diatur atau suatu penambahan atas Perjanjian ini apabila dianggap perlu akan diatur lebih lanjut dalam suatu perjanjian lainnya yang disetujuisecaratertulisolehParaPihak. - Setiap perselisihan atau perbedaan pendapat dalam Perjanjian ini akan diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat oleh Para Pihak. Apabila tidak tercapai mufakat, Para Pihak sepakat untukmenyelesaikannyadiPengadilanNegeriSoe. Berdasarkan Surat Perjanjian/Kesepakatan Bersama yang telah disepakati dan disetujui oleh SMR dengan masyarakat pemilik lahan di Desa Supul di atas, pihak SMR juga telah menerima Pernyataan DukunganKegiatanPertambangandariwargamasyarakatselakupemiliklahandimasingmasingDesa Supul,DesaNoebesa,DusunCDesaLakat,DusunDAyotokoDesaLakat,DesaTumu,DesaTubmonas, danDesaNobiNobi. 2. Perjanjian Pengangkutan Batu Mangan nomor 001/SMR/VII/2011 tanggal 4 Juli 2011 yang dibuat olehdanantaraSMRdanTonySianto. Objek : 10(sepuluh)unitMitsubishiFuso10ban 10(sepuluh)unitDumpTruck6ban

80


JangkaWaktu HargaPengangkutan : : 1 (satu) tahun terhitung dari tanggal 5 Juli 2011 sampai dengan 4 Juli2012. Harga satuan untuk pengangkutan Rp90.000,/ton (sembilan puluhribuRupiah).

HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMRMemberikanpekerjaanpengangkutanBatuMangankepadaTonySianto; SMR Membayar pekerjaan pengangkutan Batu Mangan secara harian (2 atau 3) hari Tony Sianto sesuaidenganhargayangdisepakatidalamperjanjian; SMR bertanggung jawab untuk menunjuk wakil atau pengawas untuk mengawasi pelaksanaan operasipenambangan; SMR akan membayar secara harian berdasarkan tonase yang diangkut, sesuai dengan berita acara yang telah disepakati dan ditandatangani bersama oleh wakil dari SMR dan Tony Sianto tanpaadapenundaanyangtidakwajar.

HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berhak untuk menyetujui atau tidak menyetujui salah satu atau semua karyawan Tony Sianto; SMR dapat pada suatu saat meminta secara tertulis penggantian karyawan Tony Sianto, apabila menurut pertimbangan SMR sendiri bahwa karyawan Tony Sianto tersebut mempunyai sikap kerja yang tidak baik di tempat kerja atau dimana saja pada waktu ditugaskan dalam pelakasanaanperjanjian; SMR berhak memutuskan perjanjian tanpa peringatan dan tanpa menunggu keputusan pengadilan apabila wakil dari Tony Sianto ditemukan melakukan dan/atau terlibat dalam penggelapandan/ataupemalsuandokumensehinggamenyebabkankerugiankeuanganterhadap SMR.

KewajibanTonySiantoantaralainsebagaiberikut: Tony Sianto menyediakan sarana berupa Truk serta prasarana penunjang lainnya di lokasi pekerjaanSMR; Tony Sianto harus memeriksa dan memahami keadaan lapangan terutama keadaan jalan yang ada sekarang, dan harus mempelajari dan memahami standarstandar pemeliharaan jalan yang berlaku; Tony Sianto harus menyediakan operator dan mekanik yang kompeten untuk pengoperasian dan perawatan truk secara benar dan sesuai dengan perintah dan petunjuk SMR dan upah untuk operator/driverdanmekanikmenjaditanggunganTonySianto; TonySiantoharusmenyediakansukucadangdanpelumasuntukperawatandanperbaikantruk; TonySiantoharusmenjaminbahwatrukdalamkondisilayakdansesuaiuntukdigunakan; Tony Sianto harus bertanggung jawab terhadap semua risiko kecelakaan yang menyangkut truk, dan/atau karyawan Tony Sianto dalam pelaksanaan perjanjian ini dan harus menyelesaikan dengansebaikmungkin; Tony Sianto harus menyediakan asuransi yang mencakup setiap kewajiban terhadap Pihak Ketiga yangmungkinterjadikarenatindakandarikaryawanTonySiantodan/ataukarenapengoperasian trukselamajangkawaktuperjanjian. HakTonySiantoantaralainsebagaiberikut: TonySiantoberhakmendapatkanpembayarandariSMRsesuaidenganperjanjian; Tony Sianto berhak mengakhiri perjanjian melalui pemberitahuan tertulis kepada SMR apabila pemerintahmembatalkanijinusahaSMR; Tony Sianto berhak mengakhiri perjanjian melalui pemberitahuan tertulis kepada SMR apabila SMR dinyatakan atau sedang dalam proses pengajuan pernyataan pailit dan/atau Penundaan KewajibanPembayaranUtang(PKPU).

81


3. Perjanjian Pengangkutan Batu Mangan nomor 002/SMR/VII/2011 tanggal 4 Juli 2011 yang dibuat olehdanantaraSMRdanPTSuntracoIntimTransport. Objek : Jenisalat20Container,jumlah30unit,kapasitas22Ton Jenis alat Kapal Angkutan Container, jumlah 3 kapal, kapasitas 5000Ton JenisalatDepoContainer,Jumlah1unit,kapasitas50Container JangkaWaktu : 1 (satu) tahun terhitung dari tanggal 4 Juli 2011 sampai dengan 3 Juli2012. HargaPengangkutan : Harga satuan untuk pengangkutan Rp4.050.000, /container (empatjutalimapuluhribuRupiah). Biaya pengiriman Rp20.000, /pengiriman (dua puluh ribu Rupiah)

HakdanKewajibanParaPihak: HakSMRantaralainsebagaiberikut: Berhak memutuskan perjanjian tanpa peringatan dan tanpa menunggu keputusan Pengadilan apabila wakil dari PT Suntraco Intim Transport ditemukan melakukan dan/atau terlibat dalam penggelapandan/ataupemalsuandokumensehinggamenyebabkankerugiankeuanganterhadap SMR; Berhak untuk mengakhiri perjanjian melalui pemberitahuan tertulis kepada PT Suntraco Intim Transport tanpa harus membayar kepada PT Suntraco Intim Transport apabila PT Suntraco Intim Transport dinyatakan atau sedang dalam proses pengajuan pernyataan pailit dan/atau Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dan PT Suntraco Intim Transport memberitahukan kepada SMR tentang terjadinya keadaan memaksa dan kondisi keadaan memaksa ini tetap berlangsung dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari sejak tanggal pemberitahuantertulis. KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR mempunyai tanggung jawab untuk menunjuk wakil atau pengawas untuk mengawasi pelaksanaanoperasipengangkutan; Membayarpekerjaanpengangkutanbatumanganyangdisepakatidalamperjanjian. HakPTSuntracoIntimTransportantaralainsebagaiberikut: PT Suntraco Intim Transport berhak untuk mengakhiri perjanjian melalui pemberitahuan tertulis kepada SMR apabila SMR mengubah atau menunda sifat atau ruang lingkup operasi bisnisnya yang mengakibatkan pemerintah mengambil alih sebagian atau seluruh asetnya, atau apabila pemerintahmembatalkanijinusahaSMR; PT Suntraco Intim Transport berhak untuk mengakhiri perjanjian melalui pemberitahuan tertulis kepada SMR apabila SMR dinyatakan atau sedang dalam proses pengajuan pernyataan pailit dan/ataupenundaankewajibanpembayaranutang; Mendapatkan pembayara dari SMR atas pekerjaan pengangkutan batu mangan sesuai dengan perjanjian. KewajibanPTSuntracoIntimTransportantaralainsebagaiberikut: PT Suntraco Intim Transport bertanggung jawab atas keamanan dan keutuhan barangbarang milikSMRsampaiditerimaditempattujuansesuaiberitaacaradanpackinglistyangada; PT Suntraco Intim Transport bertanggung jawab untuk menyerahkan barangbarang milik SMR kepadaorangdan/atauperusahaanyangditunjukolehSMRdiSurabaya. 4. Perjanjian Lease nomor F1SCB090000680 tanggal 17 Desember 2009 yang dibuat oleh dan antaraPTUFinanceIndonesia(UFinance)danSMR. Objek : 1 Unit Mitsubishi Strada Triton DC GLX 2.8 M/T tahun 2009 dengan nomor rangka MMB JNKB709D054542 dengan nomor mesin4M4OUAB6822 JangkaWaktu : 36bulan. PembayaranLeasing : Rp8.567.000, (delapan juta lima ratus enam puluh tujuh juta Rupiah)perbulan.

82


HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berkewajiban untuk mernbayar uang sewa Lease rnelalui rekening Bank dari U Finance atau melaluirekeninglainsesuaipemberitahuandariUFinancedengantransfertelegrafikdalammata uangRupiah;. SMRwajibmernbayarbiayaadministrasisebesarRp700.000,(tujuhratusribuRupiah); Apabila diperlukan pemberitahuan kepada SMR, maka dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sesudah pemberitahuantersebut,SMRharusmembeliperalatansesuaidenganhargapadanilaigantirugi yangditetapkan; Sewaktuwaktu atas permintaan U Finance, SMR wajib segera membayarkan suatu jumlah yang cukup untuk menjamin U Finance terhadap biayabiaya tersebut, pemotongan atas nilai pengembaliantersebut,kenaikanbiayabiayatersebut,kewajibantersebut; SMR wajib menempatkan uang jaminan sebesar Rp60.000.000, (enarn puluh juta Rupiah) yang dibayarpadasaatpenandatanganperjanjianlease. HakSMRantaralainsebagaiberikut: Apabila suatu saat terbukti dan/atau menjadi tidak sah bagi U Finance untuk membuat, membiayai atau memperoleh ijin untuk mempunyai tagihan baik seluruh maupun sebagian dari jumlah uang sewa maka U Finance akan segera memberitahu kepada SMR, apabila mengetahui kejadiantersebut. KewajibanUFinanceantaralainsebagaiberikut: U Finance lndonesia mengeluarkan suatu biaya sebagai akibat dari diadakannya Perjanjian ini sertamelaksanakankewajibansesuaidenganPerjanjianini; U Finance berkewajiban untuk melakukan pembayaran (yang merupakan suatu pembayaran pajak atas pendapatan bersih secara keseluruhan) atas atau jumlah yang diperhitungkan dengan mengacu pada jumlah pembayaranpembayaran di muka yang telah atau dapat diterima oleh U Finance. HakUFinanceantaralainsebagaiberikut: MenerimaPembayaranLeasingbesertabungayangdibayarolehSMR; MenerimaDanaJaminanyangdibayarkanolehSMR. 5. PerjanjianSewaGunaUsahaNomorJLLS110389930tanggal24Maret2011,yangdibuatolehdan antaraPTTifaFinance(TIFA)danSMR. Objek : 2 Unit Hydraulic Excavator Caterpillar Model 320D dengan nomor seriFAL04930&FAL04932. JangkaWaktu : 36bulan. BiayaAngsuran : Rp64.613.000,(enampuluhempatjutaenamratustigabelasribu Rupiah)perbulan. HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR wajib melakukan pembayaran uang sewa guna usaha kepada TIFA dengan jumlah, mata uang,caradantempatpembayaransebagaimanadiuraikandalambutir(8),(9),(10)dan(16)dari daftar. SMR wajib memeriksa barang modal dan memberikan suatu tanda penerimaan kepada TIFA setelahmenerimabarangmodal. SMR wajib memberitahukan TIFA apabila menemukan kerusakan dan atau keluhan atas barang modal paling lambat dalam jangka waktu 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak diterimanya barang modaltersebut. SMR wajib pada setiap waktu dan dengan ongkos serta biaya sendiri mengikuti dengan penuh tanggung jawab dan mematuhi setiap nasihatnasihat atau anjurananjuran pabrik pembuat barangmodalperihalpemakaiandanperawatannya;

83


SMR wajib pada setiap waktu dan dengan ongkos serta biaya sendiri secara teratur dan patut memeriksabarangmodal; SMRwajibmenjagadanmemperbaikibarangmodalsebaikbaiknyadanmenggantibagianbagian yang hilang, rusak, patah, aus atau usang dengan suku cadang yang diberikan atau disarankan oleh pabrik pembuat barang modal atau dengan persetujuan TIFA terlebih dahulu untuk menggantidengansukucadangyangmutudannilainyasamadenganitu; Menjamin bahwa barang modal dijalankan dengan cara yang baik dan pantas oleh orangorang yang ahli dan akan memenuhi segala persyaratan jika dikehendaki oleh peraturanperaturan untukmemilikisuratizindalampenggunaannya; Membayar pada waktunya semua biaya perawatan, perbaikanperbaikan dan penggantian suku cadang, pekerjaan lain dan menjaga barang modal supaya tidak tersangkut dalam suatu perkara sehinggadisitakarenasuatuproseshukum; Apabila terjadi kerugian, SMR atas biayanya sendiri akan mengganti bagian yang rusak sehingga menjadibaikdanbisadipakailagi. Membayar pada waktunya seluruh biayabiaya pendaftaran, lisensi, pajakpajak dan pengeluaranpengeluaran lainnya yang harus dibayar (bila ada) sehubungan dengan barang modal dan/atau Pejanjian ini atau pelaksanaan opsi membeli barang modal pada akhir masa sewa guna usaha atau penjagaan dan pemakaiannya dan menunjukkan kepada TIFA bila diminta kwitansi atau bukti pembayaran lain yang terakhir untuk segala pembayaranpembayaran tersebut dan apabila SMR lalai melakukan semua itu, maka TIFA diperkenaankan untuk membayar semua atau sebagian pembayaran yang tertinggal dan SMR wajib rnenggantinya seketuntuk membayar semua atau sebagian pembayaran yang tertinggal dan SMR wajib menggantinya seketika dan sekaligus pada saat permintaan pertama penggantian dimintakan TIFAkepadaSMR; SMR wajib untuk segera memberitahukan kepada TIFA dan atas biaya SMR sendiri dengan seketikamembebaskankembalibarangmodaldaripihakketigatersebut; SMRwajibmenutupasuransihinggaberakhirnyamasasewadan/atausampaidilunasinyaseluruh kewajibanSMRberdasarkanperjanjianini. SMR wajib membayar denda karena lewat waktu sebagaimana ditetapkan pada butir (11) dalam daftardihitungdaritanggaljatuhtemposampaidengantanggalpembayaranpenuh.

HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berhak menentukan terhadap resikoresiko apa barang modal harus diasuransikan dan besarnyaasuransiharuscukupuntukmenutupnilaibarangmodal; SMR berhak mengasuransikan barang modal terhadap tuntutan ganti rugi pihak ketiga yang timbul dari penjagaan/pemeliharaan atau pemakaian barang modal, asuransi mana ditutup atas namaTIFA,tetapiatasbiayaSMR,sebesarjumlahyangdirasacocokolehTIFA. KewajibanTIFAantaralainsebagaiberikut: Mengaturpenyerahan(tetapidenganongkosdanbiayaSMR)barangmodal; ApabiladirasaperluTIFAwajibsebaikbaiknyamengupayakankepadapenjualuntukmengadakan barangmodalbagiSMR. HakTIFAantaralainsebagaiberikut: TIFA berhak menerima pembayaran secara langsung dari SMR atas fasilitas sewa guna usaha sesuaidenganperjanjianini. TIFA berhak menempelkan Plakat atau etiket pada barang modal yang disewa guna usahakan kepadaSMR. TIFAberhakmenerimasemuahasilklaimasuransiapabilakejadianyangdiasuransiterjadi. 6. Pejanjian Sewa Guna Usaha (Lease Agreement) nomor : HLLS100177470 tanggal 14 Januari 2010, Perubahan Terhadap Perjanjian Sewa Guna Usaha nomor HLLS 1001774701 tanggal 5 Februari 2010 ("Perjanjian 1"), dan terakhir dirubah dengan Amandemen Atas Pejanjian Sewa GunaUsahanomorHLLS100177470tanggal23Desember2010("AmandemenPerjanjian1),yang dibuatolehdanantaraTIFAdanSMR.

84


Obyek Jangkawaktu BiayaAngsuran : : : 5(lima)UnitTruckMANCLA26.280(280HP)6x4 39Bulan sewa guna ke 1 s/d ke 3 sebesar Rp45.980.000, (empat puluh limajutasembilanratusdelapanpuluhribuRupiah) sewa guna ke 4 s/d ke 39 sebesar Rp118.393.000, (seratus delapanbelasjutatigaratussembilanpuluhtigaribuRupiah)

HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR wajib melakukan pembayaran uang sewa guna usaha kepada TIFA dengan jumlah, mata uang,caradantempatpembayaransebagaimanadiuraikandalambutir(8),(9),(10)dan(16)dari daftar; SMR wajib memeriksa barang modal dan memberikan suatu tanda penerimaan kepada TIFA setelahmenerimabarangmodal; SMR wajib memberitahukan TIFA apabila menemukan kerusakan dan atau keluhan atas barang modal paling lambat dalam jangka waktu 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak diterimanya barang modaltersebut; SMRwajibmenjagadanmemperbaikibarangmodalsebaikbaiknyadanmenggantibagianbagian yang hilang, rusak, patah, aus atau usang dengan suku cadang yang diberikan atau disarankan oleh pabrik pembuat barang modal atau dengan persetujuan TIFA terlebih dahulu untuk menggantidengansukucadangyangmutudannilainyasamadenganitu; SMR wajib membayar premipremi asuransi yang ditentukan dalam perjanjian serta pembayaran premiperpanjanganasuransi; SMRwajibmenutupasuransihinggaberakhirnyamasasewadan/atausampaidilunasinyaseluruh kewajibanSMRberdasarkanperjanjianini; SMR wajib membayar denda karena lewat waktu sebagaimana ditetapkan pada butir (11) dalam daftardihitungdaritanggaljatuhtemposampaidengantanggalpembayaranpenuh; SMR dengan segera dan atas permintaan TIFA wajib memberikan laporan khusus mengenai keadaankeuangannya; HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMR dapat mulai menggunakan barang modal sesuai dengan ketentuanketentuan perjanjian ini sejak tanggal SMR memberikan tanda terima kepada TIFA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat1; SMR berhak mengasuransikan barang modal terhadap tuntutan ganti rugi pihak ketiga yang timbuldaripenjagaanataupemeliharaanataupemakaianbarangmodal. KewajibanTIFAantaralainsebagaiberikut: TIFA wajib menyewa guna usahakan barang modal kepada SMR selama jangka waktu yang tertera dalam perjanjian dengan ketentuan serta syaratsyarat sebagaimana diuraikan dalam pe janjian; Apabila dirasa perlu, TIFA wajib sebaikbaiknya mengupayakan kepada penjual untuk mengadakanbarangmodalbagiSMR.

HakTIFAantaralainsebagaiberikut: TIFA berhak menerima pembayaran dari SMR atas fasilitas sewa guna usaha sesuai dengan perjanjianini; TIFA berhak menempelkan Plakat atau etiket pada barang modal yang disewa guna usahakan kepadaSMR; TIFAberhakmenerimasemuahasilklaimasuransiapabilakejadianyangdiasuransikanterjadi; TIFAberhakmemungutuangjaminansewagunausahadalambentukDeposito; TIFAberhakmengakhiriataumembatalkanperjanjianiniberdasarkankejadiankejadiantertentu.

Perjanjian Sewa Guna Usaha (Lease Agreement) nomor : HLLS100581770A tanggal 26 Mei 2010 ("Perjanjian 2") dan telah terakhir dirubah dengan Amandemen Atas Perjanjian Sewa Guna Usaha nomor HLLS100581770A tanggal 23 Desernber 2010 ("Amandemen Perjanjian 2), yang dibuat oleh danantaraTIFAdanSMR.

85


Objek : 4 Unit Caterpillar Hydraulic Excavator Model 320D Caterpilar tahun 2009 dengan nomor seri FAL02843, FAL02549, FAL02457, FAL02484 36bulan Rp83.819.000, (delapan puluh tiga juta delapan ratus sembilan belasribuRupiah)perbulan

JangkaWaktu BiayaAngsuran

: :

HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR wajib melakukan pembayaran uang sewa guna usaha kepada TIFA dengan jumlah, mata uang,caradantempatpembayaransebagaimanadiuraikandalambutir(8),(9),(10)dan(16)dari daftar; SMR wajib memeriksa barang modal dan memberikan suatu tanda penerimaan kepada TIFA setelahrnenerimabarangmodal; SMR wajib memberitahukan TIFA apabila menemukan kerusakan dan atau keluhan atas barang modal paling lambat dalam jangka waktu 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak diterimanya barang modaltersebut; SMRwajibmenjagadanmemperbaikibarangmodalsebaikbaiknyadanmenggantibagianbagian yang hilang, rusak, patah, aus atau usang dengan suku cadang yang diberikan atau disarankan oleh pabrik pembuat barang modal atau dengan persetujuan TIFA terlebih dahulu untuk menggantidengansukucadangyangmutudannilainyasamadenganitu; SMR wajib membayar premipremi asuransi yang ditentukan dalam perjanjian serta pembayaran prerniperpanjanganasuransi; SMRwajibmenutupasuransihinggaberakhirnyamasasewadanlatausampaidilunasinyaseluruh kewajibanSMRberdasarkanperjanjianini; SMR wajib membayar denda karena lewat waktu sebagaimana ditetapkan pada butir (11) dalam daftardihitungdaritanggaljatuhtemposampaidengantanggalpembayaranpenuh; SMR dengan segera dan atas perrnintaan TIFA wajib memberikan laporan khusus mengenai keadaankeuangannya; HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMR dapat mulai menggunakan barang modal sesuai dengan ketentuanketentuan perjanjian ini sejak tanggal SMR memberikan tanda terima kepada TIFA sebagaimana dirnaksud dalam Pasal 4 ayat1; SMR berhak mengasuransikan barang modal terhadap tuntutan ganti rugi pihak ketiga yang timbuldaripenjagaanataupemeliharaanataupemakaianbarangmodal. KewajibanTIFAantaralainsebagaiberikut: TIFA wajib menyewa guna usahakan barang modal kepada SMR selama jangka waktu yang tertera dalam perjanjian dengan ketentuan serta syaratsyarat sebagaimana diuraikan dalarn perjanjian; Apabila dirasa perlu, TIFA wajib sebaikbaiknya mengupayakan kepada penjual untuk mengadakanbarangmodalbagiSMR. HakTIFAantaralainsebagaiberikut: TIFA berhak menerima pembayaran dari SMR atas fasilitas sewa guna usaha sesuai dengan perjanjianini; TIFA berhak menempelkan plakat atau etiket pada barang modal yang disewa guna usahakan kepadaSMR; TIFAberhakmenerimasemuahasilclaimasuransiapabilakejadianyangdiasuransikanterjadi; TIFAberhakmemungutuangjaminansewagunausahadalambentukDeposito; TIFAberhakmengakhiriataumembatalkanperjanjianiniberdasarkankejadiankejadiantertentu. Perjanjian Sewa Guna Usaha (Lease Agreement) nornor : HLLS100581770B tanggal 26 Mei 2010 ("Perjanjian 3) dan terakhir dirubah dengan Amandemen Atas Perjanjian Sewa Guna Usaha nomor

86


HLLS10581770Btanggal23Desember2010("AmandemenPerjanjian3"),yangdibuatolehdanantara TIFAdanSMR. Objek : 2 unit Komatsu Bulldozer D85ESS2A tahun 2009 dengan nomor rangka4887dan4888 JangkaWaktu : 36bulan BiayaAngsuran : Rp83.819.000, (delapan puluh tiga juta delapan ratus sembilan belasribuRupiah)perbulan HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR wajib melakukan pembayaran uang sewa guna usaha kepada TIFA dengan jumlah, mata uang,caradantempatpembayaransebagaimanadiuraikandalambutir(8),(9),(10)dan(16)dari daftar; SMR wajib memeriksa barang modal dan memberikan suatu tanda penerimaan kepada TIFA setelahmenerimabarangmodal; SMR wajib memberitahukan TIFA apabila menemukan kerusakan dan atau keluhan atas barang modal paling lambat dalam jangka waktu 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak diterimanya barang modaltersebut; SMR wajib menjaga dan rnemperbaiki barang modal sebaikbaiknya dan mengganti bagian bagian yang hilang, rusak, patah, aus atau usang dengan suku cadang yang diberikan atau disarankan oleh pabrik pembuat barang modal atau dengan persetujuan TIFA terlebih dahulu untukmenggantidengansukucadangyangrnutudannilainyasamadenganitu; SMR wajib membayar premipremi asuransi yang ditentukan dalam perjanjian serta pembayaran premiperpanjanganasuransi; SMRwajibmenutupasuransihinggaberakhirnyamasasewadan/atausampaidilunasinyaseluruh kewajibanSMRberdasarkanperjanjianini; SMR wajib rnembayar denda karena lewat waktu sebagaimana ditetapkan pada butir (11) dalam daftardihitungdaritanggaljatuhtemposampaidengantanggalpembayaranpenuh; SMR dengan segera dan atas permintaan TIFA wajib memberikan laporan khusus mengenai keadaankeuangannya; HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMR dapat mulai menggunakan barang modal sesuai dengan ketentuanketentuan perjanjian ini sejak tanggal SMR memberikan tanda terima kepada TIFA sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat1; SMR berhak mengasuransikan barang modal terhadap tuntutan ganti rugi pihak ketiga yang timbuldaripenjagaanataupemeliharaanataupemakaianbarangmodal. KewajibanTIFAantaralainsebagaiberikut: TIFA wajib menyewa guna usahakan barang modal kepada SMR selama jangka waktu yang tertera dalam perjanjian dengan ketentuan serta syaratsyarat sebagaimana diuraikan dalarn perjanjian; Apabila dirasa perlu, TIFA wajib sebaikbaiknya mengupayakan kepada penjual untuk mengadakanbarangmodalbagiSMR. HakTIFAantaralainsebagaiberikut: TIFA berhak menerima pembayaran dari SMR atas fasilitas sewa guna usaha sesuai dengan perjanjianini; TIFA berhak menempelkan Plakat atau etiket pada barang modal yang disewa guna usahakan kepadaSMR; TIFAberhakmenerimasemuahasilclaimasuransiapabilakejadianyangdiasuransikanterjadi; TIFAberhakmemungutuangjaminansewagunausahadalambentukDeposito; TIFAberhakmengakhiriataumembatalkanpejanjianiniberdasarkankejadiankejadiantertentu.

87


Perjanjian Sewa Guna Usaha (Lease Agreement) nomor : HLLS101286480 tanggal 23 Desemebr 2010 ("Perjanjian4"),yangdibuatolehdanantaraTIFAdanSMR Objek : 3(tiga)unitTruckManCLATahun2010 JangkaWaktu : 36(tigapuluhenam)bulan BiayaAngsuran : Rp73.936.000,00 (tujuh puluh tiga juta sembilan ratus tiga puluh enamribuRupiah). HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR wajib melakukan pembayaran uang sewa guna usaha kepada TIFA dengan jumlah, rnata uang,caradantempatpembayaransebagaimanadiuraikandalambutir(8),(9),(10)dan(16)dari daftar; SMR wajib rnemeriksa barang modal dan memberikan suatu tanda penerimaan kepada TIFA setelahmenerimabarangmodal; SMR wajib rnemberitahukan TIFA apabila rnenemukan kerusakan dan atau keluhan atas barang modal paling larnbat dalam jangka waktu 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak diterimanya barang modaltersebut; SMR wajib rnenjaga dan memperbaiki barang modal sebaikbaiknya dan mengganti bagian bagian yang hilang, rusak, patah, aus atau usang dengan suku cadang yang diberikan atau disarankan oleh pabrik pembuat barang modal atau dengan persetujuan TIFA terlebih dahulu untukmenggantidengansukucadangyangmutudannilainyasamadenganitu; SMR wajib rnembayar premipremi asuransi yang ditentukan dalam perjanjian serta pembayaran premiperpanjanganasuransi; SMR wajib menutup asuransi hingga berakhirnya rnasa sewa dan/atau sampai dilunasinya seluruhkewajibanSMRberdasarkanperjanjianini; SMR wajib mernbayar denda karena lewat waktu sebagaimana ditetapkan pada butir (11) dalam daftardihitungdaritanggaljatuhtemposampaidengantanggalpembayaranpenuh; SMR dengan segera dan atas permintaan TIFA wajib memberikan laporan khusus mengenai keadaankeuangannya; HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMR dapat mulai menggunakan barang modal sesuai dengan ketentuanketentuan perjanjian ini sejak tanggal SMR memberikan tanda terima kepada TIFA sebagairnana dimaksud dalam Pasal 4 ayat1; SMR berhak mengasuransikan barang modal terhadap tuntutan ganti rugi pihak ketiga yang timbuldaripenjagaanataupemeliharaanataupemakaianbarangmodal. KewajibanTIFAantaralainsebagaiberikut: TIFA wajib menyewa guna usahakan barang modal kepada SMR selama jangka waktu yang tertera dalam perjanjian dengan ketentuan serta syaratsyarat sebagaimana diuraikan dalam perjanjian; Apabila dirasa perlu, TIFA wajib sebaikbaiknya mengupayakan kepada penjual untuk mengadakanbarangmodalbagiSMR. HakTIFAantaralainsebagaiberikut: TIFA berhak menerima pembayaran dari SMR atas fasilitas sewa guna usaha sesuai dengan perjanjianini; TIFA berhak menempelkan plakat atau etiket pada barang modal yang disewa guna usahakan kepadaSMR; TIFAberhakmenerimasemuahasilclaimasuransiapabilakejadianyangdiasuransikanterjadi; TIFAberhakmemungutuangjaminansewagunausahadalambentukDeposito; TIFAberhakmengakhiriataumembatalkanperjanjianiniberdasarkankejadiankejadiantertentu. Bahwa berdasarkan Amandemen Perjanjian 1, Amandernen Perjanjian 2, Amandemen Perjanjian 3 dan Perjanjian 4, TIFA dan SMR telah saling setuju dan sepakat untuk mengadakan perubahan/penambahan pada Pasal 26 ayat 1 dengan menambah klausul 1d dan

88


merubah/menambahPasal27sebagaimanatercantumdalamPerjanjian1,Perjanjian2danPerjanjian 3,menjadisebagaiberikut: Pasal26ayat1d ApabilaSMRtelahmemenuhidanmelunasiseluruhkewajibanSMRkepadaTIFAberdasarkan: Perjanjian Sewa Guna Usaha nomor HLLLS100177470 tanggal 14 Januari 2010, yang ditandatangani dihadapan Hesti Sulistiati Bimanto, S.H., Notaris di Jakarta (selanjutnya berikut turutan,lampiran,perubahan,dan/ataupenambahannya); Perjanjian Sewa Guna Usaha nomor HLLS1005817708A tanggal 26 Mei 2010, yang ditandantangani dihadapan I Gede Buda Gunamanta, S.H., Notaris di Jakarta (selanjutnya berikut turutan,lampiran,perubahan,dan/ataupenambahannya); Perjanjian Sewa Guna Usaha nomor HLLLS101286480 tanggal 23 Desember 2010, yang ditandantangani dihadapan I Gede Buda Gunamanta, S.H., Notaris di Jakarta (selanjutnya berikut turutan,lampiran,perubahan,dan/ataupenambahannya) Pasal27 CrossCollateraldan/atauCrossDefault Perjanjianinimerupakansatukesatuan(CrossCollateraldan/atauCrossDefault)dengan: Perjanjian Sewa Guna Usaha nomor HLLLS100177470 tanggal 14 Januari 2010, yang ditandantanganidihadapanHestiSulistiatiBimanto,S.H.,NotarisdiJakarta. Perjanjian Sewa Guna Usaha nomor HLLS1005817708A tanggal 26 Mei 2010, yang ditandantangani dihadapan I Gede Buda Gunamanta, S.H., Notaris di Jakarta (selanjutnya berikut turutan,lampiran,perubahan,danlataupenambahannya); Perjanjian Sewa Guna Usaha nomor HLLLS101286480 tanggal 23 Desember 2010, yang ditandantangani dihadapan I Gede Buda Gunamanta, S.H., Notaris di Jakarta (selanjutnya berikut turutan,lampiran,perubahan,danlataupenambahannya); oleh dan antara SMR dimana apabila terjadi wanprestasi dalam satu dan/atau lebih perjanjian tersebut, maka SMR dianggap wanprestasi dalam Perjanjian ini, sedemikian sehingga TIFA berhak melakukantindakantindakansebagaimanadiaturdalampasal6jopasal20Perjanjianini. 7. Perjanjian Lease Agreement Nomor: 002756411/01/0712010 tanggal 15 Juli 2010 yang dibuat olehdanantaraPTDipoStarFinance(DSF)danSMR. Obyek : 3UnitMitsubishiColtDieselFeSuperHDTahun2010PlatHitam Jangkawaktu : 36Bulan BiayaAngsuran : Rp21.319.400, (dua puluh satu juta tiga ratus sembilan belas ribu empatratusRupiah) HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berkewajiban untuk membayar lunas kepada DSF seluruh uang sewa lease yang tercantum dalamperjanjiandanharusmembayarsecaramengangsur; SMRakanmembayarkepadaDSFsejumlahuangsebagaiDepositoJaminan; SMR wajib membayar lunas pada waktunya semua ongkosongkos pendaftaran, ongkosongkos lisensi,pajakpajakdanpengeluaranpengeluaranlainnyayangmestidibayarsehubungandengan barang, termasuk penjagaandanpemakaiannya serta segera menunjukan secara lengkapkepada DSFbiladimintakuitansiterakhiruntuksegalapembayaranpembayantersebut; SMR wajib mengasuransikan barang tersebut atas nama DSF selama jangka waktu lease untuk melindungikepentingankepentinganparapihakterhadaprisikokerugian,kerusakan,kehilangan, kecurian, pertanggungjawaban pihak ketiga, iuka pribadi sampai kematian pihak ketiga yang disebabkanolehbarangtersebutataupemakaiannya HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRmemilikihakuntukmembelibarangtersebutapabilaperjanjianleaseinitelahberakhir SMR berhak memilih memperbaharui perjanjian lease dengan syaratsyarat yang disepakati nantinyaolehparapihak

89


KewajibanDSFantaralainsebagaiberikut: Menyerahkankembali kepada SMR kuitansi blangko rangkapdua dan BPKByang diserahkan oleh SMRapabilaSMRmembelikendaraansetelahseluruhkewajibankeuanganSMRdalamPerjanjian Leaseinidilaksanakandengansemestinya. HakDSFantaralainsebagaiberikut: Dalam kejadian tertentu, DSF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: a. Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran Sewa Lease, Deposito jaminan sertanilaiakhiryangmasihbelumdibayarkan. b. Menuntut pengembalian Barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung barang tersebut dari SMR tanpa harus didahului oleh suatu Penetapan Pengadilan atau Putusan PengadilandanjugatanpamelauiJuruSitaPengadilanatauSuratPeringatanLainnya c. MengakhiriPerjanjianLeaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim 8. Perjanjian Pembiayaan Konsumen Nomor: 9640500945PK001 tanggal 13 Agustus 2010 yang dibuatolehdanantaraPTBCAFINANCE(BCAFinance)danSMR. Obyek : lsuzu New Panther TBR 54F Turbo H Touring 2007 dengan nomor ChassisMHCTBR5F7K284465dannomormesiE284465 Jangkawaktu : 36Bulan BiayaAngsuran : Rp4.736.900, (empat juta tujuh ratus tiga puluh enam ribu sembilanratusRupiah). HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR wajib melakukan pembayaran bunga sebesar suku bunga sebagaimana diatur dalam perjanjianini; Pembayaran kembali dilakukan oleh SMR dengan cara mengangsur setiap bulan dan terus menerus serta tidak terputus yaitu pada tanggal yang sama dengan tanggal penarikan/realisasi FasilitasPembiayaanpadasetiapbulannyaatautanggallainyangdisetujuiolehBCAFinance; SMR senantiasa wajib melakukan pemeliharaan atas Barang atau Barang jarninan secara wajar dan sebagaimana mestinya, melakukan pemeliharaan/perbaikan pada bengkelbengkel resmi yang ditunjuk/direkomendasikan serta menurut tata cara dan petunjuk penggunaan, pemeliharaanyangdikeluarkanolehprodusenBarangatauBarangJaminan; SMR wajib rnembayar seluruh biayabiaya yang timbul atas perjanjian ini antara lain biaya administrasi, provisi, bea materai, biaya proses pembiayaan, biaya penyimpanan dokurnen jaminan,pengamanandanpemeliharaanBarang/BarangJaminan,BiayaPenagihandanlitigasi. HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRberhakmendapatkanfasilitaspembiayaandariBCAFinance. KewajibanBCAFinance BCAFinancewajibmernberikanfasilitaspembiayaankonsurnenkepadaSMR. HakBCAFinanceantaralainsebagaiberikut: BCA Finance berhak melakukan konfimasi pembelian atau pemesanan atas barang kepada Penjual; BCA Finance berhak mengurus, menerima, rnengambil serta menatausahakan seluruh dokumen kepemilikan barang, membuat, meminta dibuatkan serta rnenandatangani tanda penerimaan atasdokumenkepemilikanbarangtersebut; BCA Finance berhak untuk memutuskan dan rnengakhiri perjanjian secara sepihak dengan mengesarnpingkan ketentuan pasal 1266 dan 1267 KUH Perdata dalam ha1 te rjadinya kejadian kejadiantertentu;

90


9. Perjanjian Lease nomor 0027928/1/01/10/2010 tertanggal 08 Oktober 2010, yang dibuat oleh danantaraPTDipoStarFinance(DSF)danSMR. Objek : 7UnitMitsubishiColtDieselFESuperHD JangkaWaktu : 36bulan BiayaAngsuran : Rp49.921.200, (empat puluh sembilan juta sembilan ratus dua puluhsaturibuduaratusRupiah)perbulan.

HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berkewajiban untuk membayar lunas kepada DSF seluruh uang sewa lease yang tercantum dalampejanjiandanharusmembayarsecaramengangsur; SMRakanmembayarkepadaDSFsejumlahuangsebagaiDepositoJaminan; SMR wajib membayar lunas pada waktunya semua ongkosongkos pendaftaran, ongkosongkos lisensi,pajakpajakdanpengeluaranpengeluaranlainnyayangmestidibayarsehubungandengan Barang, termasukpenjagaandan pemakaiannya serta segera menunjukan secara lengkap kepada DSFbiladimintakuitansiterakhiruntuksegalapembayaranpembayantersebut; SMR wajib mengasuransikan barang tersebut atas nama DSF selama jangka waktu lease untuk melindungikepentingankepentinganparapihakterhadaprisikokerugian,kerusakan,kehilangan, kecurian, pertanggungjawaban pihak ketiga, luka pribadi sampai kematian pihak ketiga yang disebabkanolehbarangtersebutataupemakaiannya. HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRmemilikihakuntukmembelibarangtersebutapabilaperjanjianleaseinitelahberakhir SMR berhak memilih memperbaharui pejanjian lease dengan syaratsyarat yang disepakati nantinyaolehparapihak. KewajibanDSFantaralainsebagaiberikut: Menyerahkankembali kepada SMR kuitansi blangko rangkapdua dan BPKByang diserahkan oleh SMRapabilaSMRrnembelikendaraansetelahseluruhkewajibankeuanganSMRdalamPerjanjian Leaseinidilaksanakandengansemestinya. HakDSFantaralainsebagaiberikut: Dalam kejadian tertentu, DSF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: a. Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran Sewa Lease, Deposito jaminan sertanilaiakhiryangmasihbelumdibayarkan; b. Menuntut pengembalian barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung barang tersebut dari SMR tanpa harus didahului oleh suatu Penetapan Pengadilan atau Putusan PengadilandanjugatanpamelauiJuruSitaPengadilanatauSuratPeringatanLainnya; c. MengakhiriPerjanjianLeaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim. 10. Perjanjian Lease nomor 0027676/1/01/08/2010 tertanggal 06 Agustus 2010, yang dibuat oleh danantaraPTDipoStarFinance(DSF)danSMR. Objek : 1 Unit Mitsubishi L200 Strada E2 Double Cabin CR GLX Triton 2010 dengan nomor rangka MMBJNKB70AD038952 dan nomor mesin4M40UAB9707. JangkaWaktu : 36bulan. BiayaAngsuran : Rp7.231.500, (tujuh juta dua ratus tiga puluh satu ribu lima ratus Rupiah)perbulan. HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berkewajiban untuk membayar lunas kepada DSF seluruh uang sewa lease yang tercantum dalamperjanjiandanharusmembayarsecaramengangsur; SMRakanmembayarkepadaDSFsejumlahuangsebagaiDepositoJaminan;

91


SMR wajib membayar lunas pada waktunya semua ongkosongkos pendaftaran, ongkosongkos lisensi,pajakpajakdanpengeluaranpengeluaranlainnyayangmestidibayarsehubungandengan barang,terrnasukpenjagaandanpemakaiannyasertasegeramenunjukansecaralengkapkepada DSFbiladimintakuitansiterakhiruntuksegalapembayaranpembayantersebut; SMR wajib mengasuransikan barang tersebut atas nama DSF selama jangka waktu lease untuk melindungikepentingankepentinganparapihakterhadaprisikokerugian,kerusakan,kehilangan, kecurian, pertanggungjawaban pihak ketiga, luka pribadi sampai kematian pihak ketiga yang disebabkanolehbarangtersebutataupemakaiannya.

HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRmemilikihakuntukmembelibarangtersebutapabilaperjanjianleaseinitelahberakhir; SMR berhak memilih memperbaharui perjanjian lease dengan syaratsyarat yang disepakati nantinyaolehparapihak. KewajibanDSFantaralainsebagaiberikut: MenyerahkankernbalikepadaSMRkuitansiblangkorangkapduadanBPKByangdiserahkanoleh SMRapabilaSMRmembelikendaraansetelahseluruhkewajibankeuanganSMRdalarnPerjanjian Leaseinidilaksanakandengansemestinya. HakDSFantaralainsebagaiberikut: Dalam kejadian tertentu, DSF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: a. Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran Sewa Lease, Deposito jaminan sertaNilaiAkhiryangmasihbelumdibayarkan; b. Menuntut pengembalian barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung Barang tersebut dari SMR tanpa hams didahului oleh suatu Penetapan Pengadilan atau Putusan PengadilandanjugatanpamelauiJuruSitaPengadilanatauSuratPeringatanLainnya; c. MengakhiriPerjanjianLeaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim. 11. Perjanjian Sewa Guna Usaha Nomor 100.01037186.1/01.100.910.00.110190.4 tanggal 21 Februari2011yangdibuatolehdanantaraPTAstraSedayaFinance(ASF)danSMR. Obyek : 1 unit Buldozer Komatsu D85ESS2 tahun 2010 dengan nomor rangkaJ14230. Jangkawaktu : 36Bulan. BiayaAngsuran : Rp56.046.000, (lima puluh enam juta empat puluh enam ribu Rupiah). HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: Sebelum dan pada waktu barang modal diserahkan oleh penjual, SMR wajib meneliti jenis, model, spesifikasi dan/atau rincian lainnya, serta meneliti kondisi dan kelengkapan dan/atau jumlahbarangmodal; SMR wajib membayar uang sewa guna usaha tepat pada waktunya sebagaimana ditentukan dalamperjanjian; SMR wajib menyerahkan kepada ASF kwitansi blanko rangkap 3 (tiga) dibubuhi materai cukup, lengkap dengan nama, alamat dan tanda tangan, serta cap perusahaan SMR, jika ada; dan BPKB dan faktur kendaraan (Barang Modal), kesemuanya itu akan dikembalikan oleh ASF kepada SMR setelahsemuakewajibanSMRberdasarkanPerjanjianberakhir; SMR, apabila diminta oleh ASF, wajib memperlihatkan kepada ASF buktibukti tentang keberadaan, status, perizinan, keadaan fisik, kondisi teknis, cara pengoperasian, pemakaian, pemeliharaandanperbaikan,sertabiayabiayayangtelahdikeluarkanuntukbarangmodal. HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRberhakmenyewagunausahabarangmodalyangdimaksuddalamperjanjianini; SMR berhak untuk menentukan jenis, model, spesifikasi dan/atau rincian lainnya dari barang modal.

92


KewajibanASFantaralainsebagaiberikut: ASFwajibsesuaiunstruksidariSMRmembelibarangmodal,denganjenis,model,spesifikasidanlatau rincianlainnyasebagairnanatercantumdalamperjanjian. HakASFantaralainsebagaiberikut: ASFberhakuntukmemeriksakeadaanbarangmodal,baikkeberadaan,status,perizinan,keadaan fisik, kondisi teknis, cara pengoperasian, pemakaian, pemeliharaan dan perbaikan, serta biaya biaya,yangtelahdikeluarkanuntukbarangmodal; Dalam kejadian tertentu, ASF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: a. Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran sewa lease, deposito jaminan sertanilaiakhiryangmasihbelumdibayarkan; b. Menuntut pengembalian Barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung barang tersebut dari SMR tanpa harus didahului oleh suatu Penetapan Pengadilan atau Putusan PengadilandanjugatanpamelauiJuruSitaPengadilanatauSuratPeringatanLainnya; c. MengakhiriPerjanjianLeaseinisecarasepihaktanparnelaluiperantaraHakim. 12. Perjanjian Kredit Pemilikan Mobil nomor 1875/Krd/JJKJ/09/2009 tanggal 30 September 2009 yangdibuatolehdanantaraPTBankJasaJakarta(BankJasa)denganSMR. Obyek : Mitsubishi Triton CLX Double Cabin dengan nomor mesin 4M40 UAB6496. Jangkawaktu : 35(tigapuluhlima)bulan. Biayaangsuran : Rp7.717.000,(tujuhjutatujuhratustujuhbelasribuRupiah KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berkewajiban untuk membayar lunas secara mengangsur kepada Bank Jasa sejumlah uang yangtercantumdalamperjanjian; SMR wajib mempergunakan fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank Jasa sesuai dengan tujuan penggunaanfasilitaskreditsebagaimanadimaksuddalamperjanjian; SMR wajib segera memberitahukan kepada Bank Jasa atas setiap peristiwa atau keadaan yang dapat mempengaruhi keadaan usaha SMR, atau terjadi pelanggaranlkelalaian oleh SMR berikut tindakanyangdilakukanolehSMRuntukmemperbaikipelanggaranataukelalaiantersebut. HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berhak menerima pengembalian kelebihan dalam pelaksanaan penjualan barang jaminan sebagaimanadimaksuddalamperjanjian. KewajibanBankJasaantaralainsebagaiberikut: PT Bank Jasa Jakarta wajib mengembalikan kelebihan dalam pelaksanaan penjualan barang jaminansebagaimanadimaksuddalamperjanjian HakPTBankJasaJakartaantaralainsebagaiberikut: Dalam kejadian tertentu, Bank Jasa berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: a. Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran sewa lease, deposit0 jaminan sertanilaiakhiryangmasihbelumdibayarkan; b. Menuntut pengembalian barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung barang tersebut dari SMR tanpa hams didahului oleh suatu penetapan pengadilan atau putusan pengadilandanjugatanpamelauijurusitapengadilanatausuratperingatanlainnya; c. MengakhiriPerjanjianLeaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim.

93


13. Perjanjian Lease Nomor 0027205/1/01/05/2010 tanggal 4 Mei 2010 yang dibuat oleh dan antara PTDipoStarFinance(DSF)denganSMR. Obyek : 1 unit Truck Mitsubishi Colt Diesel Tahun 2010 dengan nomor rangkaMHMFE75P6AK003957dannomormesin4D34TF54844 Jangkawaktu : 36(tigapuluhenam)Bulan. Biayaangsuran : Rp6.271.700, (enam juta dua ratus tujuh puluh satu ribu tujuh ratusRupiah). HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berkewajiban untuk membayar lunas kepada DSF seluruh uang sewa lease yang tercantum dalamperjanjiandanhawsmembayarsecaramengangsur; SMRakanmembayarkepadaDSFsejumlahuangsebagaiDepositoJaminan; SMR wajib membayar lunas pada waktunya semua ongkosongkos pendaftaran, ongkosongkos lisensi,pajakpajakdanpengeluaranpengeluaranlainnyayangmestidibayarsehubungandengan barang, termasuk penjagaandanpemakaiannya serta segera menunjukan secara lengkapkepada DSFbiladimintakuitansiterakhiruntuksegalapembayaranpernbayarantersebut; SMR wajib mengasuransikan barang tersebut atas nama DSF selama jangka waktu lease untuk melindungikepentingankepentinganparapihakterhadaprisikokerugian,kerusakan,kehilangan, kecurian, pertanggungjawaban pihak ketiga, luka pribadi sampai kematian pihak ketiga yang disebabkanolehbarangtersebutataupemakaiannya. HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRmemilikihakuntukmembelibatangtersebutapabilapejanjianleaseinitelahberakhir; SMR berhak memilih memperbaharui perjanjian lease dengan syaratsyarat yang disepakati nantinyaolehparapihak. KewajibanDSFantaralainsebagaiberikut: Menyerahkankembali kepada SMR kuitansi blangko rangkapdua dan BPKByang diserahkan oleh SMRapabilaSMRmembelikendaraansetelahseluruhkewajibankeuanganSMRdalamPerjanjian Leaseinidilaksanakandengansemestinya. HakDSFantaralainsebagaiberikut: Dalam kejadian tertentu, DSF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: a. Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran sewa lease, deposito jaminan sertanilaiakhiryangmasihbelumdibayarkan. b. Menuntut pengembalian barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung barang tersebut dari SMR tanpa hams didahului oleh suatu penetapan pengadilan atau putusan pengadilandanjugatanpamelauijurusitapengadilanatausuratperingatanlainnya c. MengakhiriperjanjianleaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim. 14. Perjanjian Lease Nomor 0029029/1/01/06/2011 tanggal 9 Juni 2011 yang dibuat oleh dan antara PTDipoStarFinance(DSF)denganSMR Obyek : 1 (satu) unit Mitsubishi Colt Diesel FE Super HD 2011 dengan nomor rangka MHMFE75P6BK009577 dan nomor mesin 4D34TG58103 Jangkawaktu : 36(tigapuluhenam)bulan Biayaangsuran : Rp7.579.300,(tujuhjuta lima ratustujuhpuluh sembilanribu tiga ratusRupiah) HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMRberkewajibanuntukmembayarlunaskepadaDSFseluruhuangsewaleaseyangjumlahdan matauangnyatercantumdalamperjanjian; SMRakanmembayarkepadaDSFsejumlahuangsebagaiDepositoJaminan;

94


SMR wajib membayar lunas pada waktunya semua ongkosongkos pendaftaran, ongkosongkos lisensi,pajakpajakdanpengeluaranpengeluaranlainnyayangmestidibayarsehubungandengan Barang, termasukpenjagaandan pemakaiannya serta segera menunjukan secara lengkap kepada DSFbiladimintakuitansiterakhiruntuksegalapembayaranpembayantersebut; SMR wajib mengasuransikan barang tersebut atas nama DSF selama jangka waktu lease untuk melindungikepentingankepentinganparapihakterhadaprisikokerugian,kerusakan,kehilangan, kecurian, pertanggungjawaban pihak ketiga, luka pribadi sampai kematian pihak ketiga yang disebabkanolehbarangtersebutataupemakaiannya.

HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRmemilikihakuntukmembelibarangtersebutapabilaperjanjianleaseinitelahberakhir; SMR berhak memilih memperbaharui perjanjian lease dengan syaratsyarat yang disepakati nantinyaolehparapihak. KewajibanDSFantaralainsebagaiberikut: MenyerahkankembalikepadaSMRkuitansiblangkorangkapduadanBPKByangdiserahkanolehSMR apabilaSMRmembelikendaraansetelahseluruhkewajibankeuanganSMRdalamPerjanjianLeaseini dilaksanakandengansemestinya. HakDSFantaralainsebagaiberikut: Dalam kejadian tertentu, DSF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: a. Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran sewa lease, deposito jaminan sertanilaiakhiryangmasihbelumdibayarkan; b. Menuntut pengembalian Barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung barang tersebut dari SMR tanpa harus didahului oleh suatu penetapan pengadilan atau putusan pengadilandanjugatanpamelauijurusitapengadilanatausuratperingatanlainnya; c. MengakhiriperjanjianleaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim. 15. AktaPerjanjianIndukSewaGunaUsahanomor27tanggal7April2011dibuatdihadapanNathalia Alfina Jinata, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, termasuk didalamnya Finance Lease/Sewa Guna Usaha Dengan Hak Opsi nomor 10LS0006880001 (2473001J6880) tanggal 21 April 2011, FinanceLease/SewaGunaUsahaDenganHakOpsinomor10LS0006947002(24730020J6947) tanggal 8 Juni 2011, Finance Lease/Sewa Guna Usaha Dengan Hak Opsi nomor 10LS0006948 003 (2473003J6948) tanggal 8 Juni 2011, dan Finance Lease /Sewa Guna Usaha Dengan Hak Opsi nomor 10LS0006950005 (2473005J6950) tanggal 8 Juni 2011, yang dibuat oleh dan antaraSMRdanPTChandraSaktiUtamaLeasing. Obyek : 2 (dua) unit Caterpillar 320D2 Hydraulic Excavator dengan nomor seriBZP02126danBZP02127 Jangkawaktu : 36(tigapuluhenam)bulan Biayaangsuran : Rp60.433.700, (enam puluh juta empat ratus tiga puluh tiga ribu tujuhratusRupiah) Finance Lease /Sewa Guna Usaha Dengan Hak Opsi nomor 10LS0006947002 (24730020J6947) tanggal8Juni2011 Obyek : 3 (tiga) unit Caterpillar 320D2 Hydraulic Excavator dengan nomor seriBZP02128,BZP02129,danBZP02130 Jangkawaktu : 36(tigapuluhenam)bulan Biayaangsuran : Rp90.650.600, (sembilan puluh juta enam ratus lima puluh ribu enamratusRupiah) Finance Lease /Sewa Guna Usaha Dengan Hak Opsi nomor 10LS0006948003 (2473003J6948) tanggal8Juni2011 Obyek : 3 (tiga) unit Caterpillar 320D2 Hydraulic Excavator dengan nomor seriBZP02131,BZP02132,danBZP02133

95


Jangkawaktu Biayaangsuran : : 36(tigapuluhenam)bulan Rp90.650.600, (sembilan puluh juta enam ratus lima puluh ribu enamratusRupiah)

Finance Lease /Sewa Guna Usaha Dengan Hak Opsi nomor 10LS0006950005 (2473005J6950) tanggal8Juni2011 Obyek : 1(satu)Caterpillar120KMotorGrader Jangkawaktu : 36(tigapuluhenam)bulan Biayaangsuran : Rp37.901.000, (tiga puluh tujuh juta sembilan ratus satu ribu Rupiah) Untuk keempat Finance Lease/Sewa Guna Usaha Dengan Hak Opsi di atas, hak dan kewajiban para pihakadalahsebagaiberikut: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: Membayar seluruh uang sewa dan pembayaranpembayaran lain yang dilakukan berdasarkan ketentuanketentuandalamperjanjian; MemberikanjaminankepadaPTChandraSaktiUtamaLeasingsesuaidenganperjanjian; Dengan biaya sendiri, mendapatkan dan menjaga agar dalam keadaan baik seluruh lisensi, ijin, persetujuan dan dokumendokumen sejenis lainnya yang diperlukan untuk menggunakan barang modaldanmembuatbarangmodaldigunakanuntuktujuanusahasajadansesuaidenganseluruh hukum dan perundangan yang berlaku oleh personil yang cakap dan benarbenar berkemampuan, dan sesuai dengan buku pegangan, gambar dan instruksi pabrikan, arsitek atau kontraktor; Secara tepat waktu membayar seluruh biaya pendaftaran, biaya ijin, tarif, pajak, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan dan pengeluranpengeluaran lain yang harus dibayar dalam kaitannya dengan barang modal dan penggunaannya, atau perjanjian ini, dan memberikan kepada PT Chandra Sakti Utama Leasing ketika pertama kali diminta, tanda terima atas semua pembayaran tersebut. HakSMRantaralainsebagaiberikut: Sekurangkurangnya14(empatbelas)harimendapatkanpemberitahuandariPTChandraSakti UtamaLeasingatassetiapperubahandalamtarifacuansewapadatanggalpembayaransewadan hasilpembayarankewajibanyangtelahdisesuaikanpadatanggalpembayaransewatersebut; Apabila ada perubahan dalam terif acuan uang sewa yang mengakibatkan dilakukannya penyesuaianterhadapnilaisisa,PTChandraSaktiUtamaLeasingharussegeramemberitahuSMR mengenaiperubahantersebutdankewajibanpembayaranakibatpenyesuaianitu. KewajibanPTChandraSaktiUtamaLeasingantaralainsebagaiberikut: PT Chandra Sakti Utama Leasing harus membeli Barang Modal (bebas dari segala gadai, hipotik, sewa, pembebanan atau penjaminan dalam bentuk apapun juga) pada tanggal pembelian atau pada tanggal lain sebagaimana disetujui oleh para pihak dengan ketentuan yang terdapat di dalamperjanjian; Sekurangkurangnya 14 (empat belas) hari sebelum tiap tanggal pembayaran sewa PT Chandra SaktiUtamaLeasingharusmemberitahuSMRatassetiapperubahandalamtarifacuansewapada tanggal pembayaran sewa dan hasil pembayaran kewajiban yang telah disesuaikan pada tanggal pembayaransewatersebut. HakPTChandraSaktiUtamaLeasingantaralainsebagaiberikut: Memasuki tanah dan bangunan SMR (termasuk tanah dan bangunan di bawah pengawasan atau pengurusan SMR) dimana barang modal diperkirakan ditempatkan untuk memeriksa atau menguji,mengawasipenggunaanbarangmodal; Memeriksa dan membuat fotokopi dari bukubuku dan catatancatatan SMR yang berkaitan dengan barang modal dan untuk tujuantujuan tersebut, atas permintaan PT Chandra Sakti Utama Leasing, SMR harus menyediakan bukubuku dan catatancatatan tersebut bagi PT ChandraSaktiUtamaLeasingatauwakilPTChandraSaktiUtamaLeasing.

96


16. Perjanjian Sewa Guna Usaha Nomor 100.01037186.1/01.100.910.00.110230.7 tanggal 29 April 2011yangdibuatolehdanantaraPTAstraSedayaFinance(ASF)danSMR Obyek : 1 (satu) unit Komatsu Buldozer D85ESS2 Heavy Equipment/2011 dengannomorserialJ14649 Jangkawaktu : 36(tigapuluhenam)Bulan BiayaAngsuran : Rp49.930.000, (empat puluh sembilan juta sembilan ratus tiga puluhribuRupiah) HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: Sebelum dan pada waktu barang modal diserahkan oleh penjual, SMR wajib meneliti jenis, model, spesifikasi dan/atau rincian lainnya, serta meneliti kondisi dan kelengkapan dan/atau jumlahbarangmodal; SMR wajib membayar uang sewa guna usaha tepat pada waktunya sebagaimana ditentukan dalamperjanjian; SMR wajib menyerahkan kepada ASF kwitansi blanko rangkap 3 (tiga) dibubuhi materai cukup, lengkap dengan nama, alamat dan tanda tangan, serta cap perusahaan SMR, jika ada; dan BPKB dan faktur kendaraan (Barang Modal), kesemuanya itu akan dikembalikan oleh ASF kepada SMR setelahsemuakewajibanSMRberdasarkanPerjanjianberakhir; SMR, apabila diminta oleh ASF, wajib memperlihatkan kepada ASF buktibukti tentang keberadaan, status, perizinan, keadaan fisik, kondisi teknis, cara pengoperasian, pemakaian, pemeliharaandanperbaikan,sertabiayabiayayangtelahdikeluarkanuntukbarangmodal. HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRberhakmenyewagunausahabarangmodalyangdimaksuddalamperjanjianini; SMR berhak untuk menentukan jenis, model, spesifikasi dan/atau rincian lainnya dari barang modal. KewajibanASFantaralainsebagaiberikut: ASF wajib sesuai unstruksi dari SMR membeli barang modal, dengan jenis, model, spesifikasi dan/ataurincianlainnyasebagaimanatercantumdalamperjanjian. HakASFantaralainsebagaiberikut: ASFberhakuntukmemeriksakeadaanbarangmodal,baikkeberadaan,status,perizinan,keadaan fisik, kondisi teknis, cara pengoperasian, pemakaian, pemeliharaan dan perbaikan, serta biaya biaya,yangtelahdikeluarkanuntukbarangmodal; Dalam kejadian tertentu, ASF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: a. Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran sewa lease, deposito jaminan sertanilaiakhiryangmasihbelumdibayarkan; b. Menuntut pengembalian Barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung barang tersebut dari SMR tanpa harus didahului oleh suatu Penetapan Pengadilan atau Putusan PengadilandanjugatanpamelauiJuruSitaPengadilanatauSuratPeringatanLainnya; c. MengakhiriPerjanjianLeaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim. 17. Perjanjian Sewa Guna Usaha Nomor 100.01037186.1/01.100.910.00.110772.4 tanggal 1 Juni 2011yangdibuatolehdanantaraPTAstraSedayaFinance(ASF)danSMR Obyek : 1 (satu) unit Komatsu Buldozer D85ESS2 Heavy Equipment/2011 dengannomorserialJ14841 Jangkawaktu : 36(tigapuluhenam)Bulan BiayaAngsuran : Rp49.227.000, (empat puluh sembilan juta dua ratus dua puluh tujuhribuRupiah)

97


HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: Sebelum dan pada waktu barang modal diserahkan oleh penjual, SMR wajib meneliti jenis, model, spesifikasi dan/atau rincian lainnya, serta meneliti kondisi dan kelengkapan dan/atau jumlahbarangmodal; SMR wajib membayar uang sewa guna usaha tepat pada waktunya sebagaimana ditentukan dalamperjanjian; SMR wajib menyerahkan kepada ASF kwitansi blanko rangkap 3 (tiga) dibubuhi materai cukup, lengkap dengan nama, alamat dan tanda tangan, serta cap perusahaan SMR, jika ada; dan BPKB dan faktur kendaraan (Barang Modal), kesemuanya itu akan dikembalikan oleh ASF kepada SMR setelahsemuakewajibanSMRberdasarkanPerjanjianberakhir; SMR, apabila diminta oleh ASF, wajib memperlihatkan kepada ASF buktibukti tentang keberadaan, status, perizinan, keadaan fisik, kondisi teknis, cara pengoperasian, pemakaian, pemeliharaandanperbaikan,sertabiayabiayayangtelahdikeluarkanuntukbarangmodal. HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRberhakmenyewagunausahabarangmodalyangdimaksuddalamperjanjianini; SMR berhak untuk menentukan jenis, model, spesifikasi dan/atau rincian lainnya dari barang modal. KewajibanASFantaralainsebagaiberikut: ASF wajib sesuai unstruksi dari SMR membeli barang modal, dengan jenis, model, spesifikasi dan/ataurincianlainnyasebagaimanatercantumdalamperjanjian. HakASFantaralainsebagaiberikut: ASFberhakuntukmemeriksakeadaanbarangmodal,baikkeberadaan,status,perizinan,keadaan fisik, kondisi teknis, cara pengoperasian, pemakaian, pemeliharaan dan perbaikan, serta biaya biaya,yangtelahdikeluarkanuntukbarangmodal; Dalam kejadian tertentu, ASF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: a. Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran sewa lease, deposito jaminan sertanilaiakhiryangmasihbelumdibayarkan; b. Menuntut pengembalian Barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung barang tersebut dari SMR tanpa harus didahului oleh suatu Penetapan Pengadilan atau Putusan PengadilandanjugatanpamelauiJuruSitaPengadilanatauSuratPeringatanLainnya; c. MengakhiriPerjanjianLeaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim. 18. Perjanjian Sewa Guna Usaha Nomor 100.01037186.1/01.100.910.00.110773.2 tanggal 1 Juni 2011yangdibuatolehdanantaraPTAstraSedayaFinance(ASF)danSMR. Obyek : 1 (satu) unit Komatsu Buldozer D85ESS2 Heavy Equipment/2011 dengannomorserialJ14845 Jangkawaktu : 36(tigapuluhenam)Bulan BiayaAngsuran : Rp49.227.000, (empat puluh sembilan juta dua ratus dua puluh tujuhribuRupiah) HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: Sebelum dan pada waktu barang modal diserahkan oleh penjual, SMR wajib meneliti jenis, model, spesifikasi dan/atau rincian lainnya, serta meneliti kondisi dan kelengkapan dan/atau jumlahbarangmodal; SMR wajib membayar uang sewa guna usaha tepat pada waktunya sebagaimana ditentukan dalamperjanjian; SMR wajib menyerahkan kepada ASF kwitansi blanko rangkap 3 (tiga) dibubuhi materai cukup, lengkap dengan nama, alamat dan tanda tangan, serta cap perusahaan SMR, jika ada; dan BPKB

98


dan faktur kendaraan (Barang Modal), kesemuanya itu akan dikembalikan oleh ASF kepada SMR setelahsemuakewajibanSMRberdasarkanPerjanjianberakhir; SMR, apabila diminta oleh ASF, wajib memperlihatkan kepada ASF buktibukti tentang keberadaan, status, perizinan, keadaan fisik, kondisi teknis, cara pengoperasian, pemakaian, pemeliharaandanperbaikan,sertabiayabiayayangtelahdikeluarkanuntukbarangmodal.

HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRberhakmenyewagunausahabarangmodalyangdimaksuddalamperjanjianini; SMR berhak untuk menentukan jenis, model, spesifikasi dan/atau rincian lainnya dari barang modal. KewajibanASFantaralainsebagaiberikut: ASF wajib sesuai instruksi dari SMR membeli barang modal, dengan jenis, model, spesifikasi dan/ataurincianlainnyasebagaimanatercantumdalamperjanjian. HakASFantaralainsebagaiberikut: ASFberhakuntukmemeriksakeadaanbarangmodal,baikkeberadaan,status,perizinan,keadaan fisik, kondisi teknis, cara pengoperasian, pemakaian, pemeliharaan dan perbaikan, serta biaya biaya,yangtelahdikeluarkanuntukbarangmodal; Dalam kejadian tertentu, ASF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran sewa lease, deposito jaminan serta nilaiakhiryangmasihbelumdibayarkan; Menuntut pengembalian Barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung barang tersebut dari SMR tanpa harus didahului oleh suatu Penetapan Pengadilan atau Putusan Pengadilan dan jugatanpamelauiJuruSitaPengadilanatauSuratPeringatanLainnya; MengakhiriPerjanjianLeaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim. 19. PerjanjianSewaGunaUsahaNomor0029036/1/01/06/2011tanggal9Juni2011yangdibuatoleh danantaraPTDipoStarFinance(DSF)danSMR. Obyek : 1 (satu) unit Mitsubishi L 200 Strada E2 Single CabGLX Triton 2011 dengan nomor rangka MMBENKB70BD047017 dan nomor mesin4M40UAC4419 Jangkawaktu : 36(tigapuluhenam)bulan BiayaAngsuran : Rp6.067.900, (enam juta enam puluh tujuh ribu sembilan ratus Rupiah) HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berkewajiban untuk membayar lunas kepada DSF seluruh uang sewa lease yang tercantum dalamperjanjiandanharusmembayarsecaramengangsur; SMRakanmembayarkepadaDSFsejumlahuangsebagaiDepositoJaminan; SMR wajib membayar lunas pada waktunya semua ongkosongkos pendaftaran, ongkosongkos lisensi,pajakpajakdanpengeluaranpengeluaranlainnyayangmestidibayarsehubungandengan barang, termasuk penjagaandanpemakaiannya serta segera menunjukan secara lengkapkepada DSFbiladimintakuitansiterakhiruntuksegalapembayaranpembayantersebut; SMR wajib mengasuransikan barang tersebut atas nama DSF selama jangka waktu lease untuk melindungikepentingankepentinganparapihakterhadaprisikokerugian,kerusakan,kehilangan, kecurian, pertanggungjawaban pihak ketiga, luka pribadi sampai kematian pihak ketiga yang disebabkanolehbarangtersebutataupemakaiannya.

99


HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRmemilikihakuntukmembelibarangtersebutapabilaperjanjianleaseinitelahberakhir; SMR berhak memilih memperbaharui perjanjian lease dengan syaratsyarat yang disepakati nantinyaolehparapihak. KewajibanDSFantaralainsebagaiberikut: Menyerahkankembali kepada SMR kuitansi blangko rangkapdua dan BPKByang diserahkan oleh SMRapabilaSMRmembelikendaraansetelahseluruhkewajibankeuanganSMRdalamPerjanjian Leaseinidilaksanakandengansemestinya. HakDSFantaralainsebagaiberikut: Dalam kejadian tertentu, DSF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: a. Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran Sewa Lease, Deposito jaminan sertaNilaiAkhiryangmasihbelumdibayarkan; b. Menuntut pengembalian Barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung Barang tersebut dari SMR tanpa harus didahului oleh suatu Penetapan Pengadilan atau Putusan PengadilandanjugatanpamelauiJuruSitaPengadilanatauSuratPeringatanLainnya; c. MengakhiriPerjanjianLeaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim. 20. Perjanjian Sewa Guna Usaha Nomor 0029154/1/01/07/2011 tanggal 06 Juli 2011 yang dibuat olehdanantaraPTDipoStarFinance(DSF)danSMR. Obyek : 1 (satu) unit Mitsubishi L 200 Strada E2 single CabGLX Triton 2010 dengan nomor rangka MMBENKB70AD037568 dan nomor mesin4M40UAB9567 Jangkawaktu : 36(tigapuluhenam)bulan BiayaAngsuran : Rp5.967.800,(lima juta sembilan ratus enam puluh tujuhdelapan ratusRupiah) HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berkewajiban untuk membayar lunas kepada DSF seluruh uang sewa lease yang tercantum dalamperjanjiandanharusmembayarsecaramengangsur; SMRakanmembayarkepadaDSFsejumlahuangsebagaiDepositoJaminan; SMR wajib membayar lunas pada waktunya semua ongkosongkos pendaftaran, ongkosongkos lisensi,pajakpajakdanpengeluaranpengeluaranlainnyayangmestidibayarsehubungandengan barang, termasuk penjagaandanpemakaiannya serta segera menunjukan secara lengkapkepada DSFbiladimintakuitansiterakhiruntuksegalapembayaranpembayantersebut; SMR wajib mengasuransikan barang tersebut atas nama DSF selama jangka waktu lease untuk melindungikepentingankepentinganparapihakterhadaprisikokerugian,kerusakan,kehilangan, kecurian, pertanggungjawaban pihak ketiga, luka pribadi sampai kematian pihak ketiga yang disebabkanolehbarangtersebutataupemakaiannya. HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRmemilikihakuntukmembelibarangtersebutapabilaperjanjianleaseinitelahberakhir; SMR berhak memilih memperbaharui perjanjian lease dengan syaratsyarat yang disepakati nantinyaolehparapihak. KewajibanDSFantaralainsebagaiberikut: Menyerahkankembali kepada SMR kuitansi blangko rangkapdua dan BPKByang diserahkan oleh SMRapabilaSMRmembelikendaraansetelahseluruhkewajibankeuanganSMRdalamPerjanjian Leaseinidilaksanakandengansemestinya.

100


HakDSFantaralainsebagaiberikut: Dalam kejadian tertentu, DSF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran Sewa Lease, Deposito jaminan sertanilaiakhiryangmasihbelumdibayarkan; Menuntut pengembalian Barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung Barang tersebut dari SMR tanpa harus didahului oleh suatu Penetapan Pengadilan atau Putusan PengadilandanjugatanpamelauiJuruSitaPengadilanatauSuratPeringatanLainnya; MengakhiriPerjanjianLeaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim.

21. Perjanjian Jual Beli dengan Angsuran tanggal 17 Maret 2011 antara SMR dan Petra Subada Budihardja. ObyekPerjanjian : 1 (satu) Unit Mobil Mazda / CX7 2.3 ATGT dengan nomor polisi B 1973SFV HargaTransaksi : Rp480.000.000,00(empatratusdelapanpuluhjutaRupiah) CaraPembayaran : tanggal 24 Maret sebesar Rp346.280.000,00 (tiga ratus empat puluhenamjutaduaratusdelapanpuluhribuRupiah) sisanya Rp133.720.000,00 (seratus tiga puluh tiga tujuh ratus dua puluh juta Rupiah) diangsur sebanyak 8 (delapan) kali sebesarRp16.715.000,00(enambelasjutatujuhratuslimabelas ribu Rupiah) mulai bulan April 2011 sampai dengan November 2011setiaptanggal13 PenyerahanBPKB : padasaatpelunasan

22. Fasilitas Pembiayaan Factoring berdasarkan Surat nomor 284A/DF/Dir/XII/10 tertanggal 6 Desember 2010, perihal Persetujuan Pembiayaan Fasilitas Factoring, Akta Perjanjian Jual Beli Piutang nomor 132 tanggal 28 Desember 2010, dibuat dihadapan Sugito Tedjamulja, S.H, Notaris di Jakarta dan Surat nomor 094A/DF/Dir/lll/11 tertanggal 24 Maret 2011, perihal Perpanjangan Jangka Waktu Fasilitas Factoring, yang dibuat oleh dan antara PT Danpac Finance (Danpac Finance)danSMR.

JenisPembiayaan:FasilitasPembiayaanFactoring Jangkawaktu : 28 Desember 2010 sampai dengan 28 Desember 2012 berdasarkan surat permohonan perpanjangan dari SMR nomor 019/SMRJKT/11/2011 tanggal 07 Februari 2011 yang telah disetujui perpanjangannya berdasarkan surat Danpac Nomor 094A/DF/Dir/III/11tanggal24Maret2011. TotalFasilitas : Rp35.000.000.000.(tigapuluhlimamiliarRupiah). TingkatSukuBunga : 11%/p.a./Floating KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: SMRdariwaktukewaktuselamamasaberlakunyapejanjianiniakanmenawarkanuntukmenjual kepada Danpac Finance segala piutang yang timbul karena penjualan kredit yang telah dilaksanakannya. SMR akan menyerahkan suatu daftar rangkap dua mengenai segala piutang dalam bentuk yang sewaktuwaktuakanditentukanolehpihakDanpacFinance. SMR akan membayar ataupun mengganti ataupun membayar kembali kepada Danpac Finance sebagaimana mestinya segala pajak, pungutan, bea cukai dan pungutan lainnya dan segala pungutan perbankan lain berkenaan dengan atau yang berkaitan dengan penjualanpenjualan kredit SMR akan memberikan kepada Danpac Finance laporan rekening bulanan dalam bentuk serta memuat informasi yang dari waktu ke waktu akan ditentukan berdasarkan kebijaksanaan sepenuhnyadaridanolehDanpacFinance.

101


SMR berkewajiban untuk mengungkapkan kepada Danpac Finance segala informasi yang diperoleh dan diketahui oleh SMR yang penting dan dapat mempengaruhi secara bagaimanapun risiko yang dapat diterima oleh Danpac Finance berdasarkan pejanjian ini dalam hubungannya denganpenjualankredittersebut. SMR akan memelihara buku catatan yang benar seksama pada setiap waktu, dan akan memperkenankan Danpac Finance atau akuntan atau agennya untuk memeriksa dan membuat ikhtisarikhtisardaribukubuku,rekeningrekeningdanlaporankeuanggannya. SMR memberikan suratsurat jaminan kepada Danpac Finance untuk dijadikan aguanan selama ketentuan yang tercantum dalam perjanjian Jual Piutang (Factoring) belum dipenuhi seluruhnya olehpenjual.

HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMR berhak menerima fasilitas pembiayaan dari Danpac Finance apabila SMR telah memenuhi seluruhketentuanyangtelahdisetujuiolehDanpacFinance KewajibanDanpacFinancesebagaiberikut: DanpacFinancewajibmelakukanpemeriksaanterhadapsetiappiutangdagangyangdiajukanoleh SMR. HakDanpacFinancesebagaiberikut: Dalam hal Danpac Finance menerima penawaran penjualan piutang dari SMR maka Danpac Finance berhak atas segala keuntungan dan kepentingan yang dimiliki oleh SMR baik dimasa lampau, masa kini atau masa depan yang berkenan dengan piutang tersebut namun Danpac Finance tidak bertanggung jawab atas kewajibankewajiban SMR berkenaan dengan penjualan Kredittersebut. Danpac Finance berhak atas biaya anjak piutang tersebut pada saat diterimanya piutang bersangkutan,danbiayaanjakpiutangtersebutakandipotongdarihargapembelianpiutang. DanpacFinancesetiapwaktuberhakuntukmendapatinforrnasiberkenandenganpelanggandari SMR, yang berdasarkan pertimbangannya dipandang perlu, dan atas permintaan Danpac Finance inforrnasitersebuthamssegeradiberikanolehSMR. Berdasarkan surat keterangan nomor 268/DF/Dir/VIII/11 tanggal 18 Agustus 2011, yang dikeluarkan oleh PT Danpac Finance menerangkan bahwa PT Danpac Finance, dapat menyetujui permohonan tidakdikenakanpenaltyataspelunasanlebihawal,apabilarencanapelunasantersebutdiberitahukan terlebihdahulukepadaPTDanpacFinance2minggusebelumnya. 23. Perjanjian Kredit dengan memakai Jaminan berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Dengan Memakai Jaminan nomor 52 tanggal 14 Desember 2010, dibuat dihadapan Sugito Tedjamulja, S.H., Notaris di Jakarta dan telah dirubah berdasarkan Surat dari PT Bank Windu Kentjana Internasional, Tbk., nomor 062a/BW/DIR/EXT/ll/11 tanggal 28 Februari 2011, perihal Persetujuan Perubahan Syarat dan Ketentuan Perjanjian Kredit, yang dibuat oleh dan antara SMR dan PT Bank Windu Kentjana Intemasional,Tbk.(BankWindu). Obyek :FasilitasKreditDemandLoan Jangkawaktu : 48 (empat puluh delapan) bulan terhitung sejak tanggal penandatanganan Akta Perjanjian Kredit yaitu pada tanggal 14 Desember 2010, dan akan berakhir pada tanggal 14 Desember 2014 JumlahFasilitas : setinggitingginya USD 6,000,000 (enam juta dolar Amerika Serikat) Jaminan : sebidang tanah Hak Guna Bangunan, yang terletak di: Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten Semarang, Kecamatan Ungaran, Kelurahan Genuk, seluas 3.680M2 (tiga ribu enam ratus delapan puluh meter persegi), diuraikan dalam Surat Ukur tertanggal 4 September 2006, No.01957/Genuk/2006, menurut sertifikat nomor 112, yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional KantorPertanahanKabupatenSemarang. sebidang tanah Hak Guna Bangunan, yang terletak di: Propinsi

102


Jawa Tengah. Kabupaten Semarang, Kecamatan Ungaran, Kelurahan Genuk, seluas 840 M2 (delapan ratus empat puluh meter persegi), diuraikan dalam Surat Ukur tertanggal 4 September 2006 No.01956/Genuk/2006, menurut sertifikat nomr 113, yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional KantorPertanahanKabupatenSemarang. sebidang tanah Hak Guna Bangunan, yang terletak di: Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten Semarang, Kecamatan Ungaran, 2 Kelurahan Gedanganak, seluas 96.940M (sembilan puluh enam ribu sembilan ratus empat puluh meter persegi), diuraikan dalam Surat Ukur tertanggal 4 September 2006, No.O2380/Gedanganak/2006, menurut sertifikat tertanggal 441, yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional Kantor PertanahanKabupatenSemarang. Seluruhnya dengan Surat Kuasa Menjual yang akan dibuat secara Notariil. Seluruh Sertifikat Hak Guna Bangunan tersebut adalah dengan nama pemegang hak PT Kusuma Persada, berkedudukan diSemarang. Sertifikat Hak Guna Bangunan tersebut adalah dengan nama pemegang hak PT Kusuma Persada, berkedudukan di Semarang. Bahwa PT Kusuma Persada bersedia dan setuju menjaminkan asetaset tersebut diatas pada PT Bank Windu Kentjana International, Tbk., atas pinjaman yang dilakukan oleh SMR pada PT Bank Windu Kentjana Internasional, Tbk., berdasarkan Perjanjian Pemberian Jaminan yangdibuatolehdanantaraSMRdanPTKusumaPersadatertanggal3Ferbuari2011. HakdanKewajibanParaPihak,antaralain: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: Atas fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank Windu. SMR berkewajiban untuk membayar bunga kepadabanksebesar5,5%(limakomalimapersen)efektifpertahunatasjumlahyangterhutang; SMR wajib mencadangkan sejumlah dana untuk pembayaran bunga Demand Loan pada setiap 1 (satu)harikerjasebelumpembayaranbungadaritiaptiapbulannya; SMR juga harus membayar kepada Bank Windu, biaya administrasi kredit sebesar Rp.5.000.000, (limajutaRupiah); Apabila SMR lalai membayar lunas kepada Bank Windu sesuatu jumlah uang yang wajib dibayar berdasarkan perjanjian ini, maka SMR wajib membayar bunga denda danlatau apabila SMR menarik fasilitas Kredit Demand Loan yang diberikan, maka SMR wajib membayar denda atas sejumlah terhutang yaitu untuk setiap keterlambatan pembayaran kembali hutang pokok yang tertunggak adalah sebesar 3% (tiga persen) perbulan dan untuk kelebihan penarikan fasilitas kreditDemandLoan(DL)adalahsebesar3%(tigapersen)perbulandanSMRwajibmelunasipada saatmenerimapernberitahuantertulisdariBankWindu; SMR wajibuntuk melakukanpembayaranpembayaranuntuk melunasiatau mengangsur hutang hutangnya kepada Bank Windu menurut sebagaimana mestinya dikantor pusat Bank Windu kecuali Bank Windu secara tertulis menentukan lain, pada hari kerja dan jam kerja, dengan mendapattandapembayaran; SMR wajib untuk mematuhi segala peraturanperaturan dan kebiasaan Bank Windu baik yang sekarang ada maupun yang akan diadakan atau diberlakukan dikemudian hari oleh Bank Windu berkenaandenganpemberianfasilitaskredittersebutdalamaktaini; SMR wajib membayar semua kewajiban pajak dan bebanbeban lainnya yang ditetapkan pemerintahsebagaimanamestinya; SMRwajibmengasuransikanbarangyangdijaminkankepadaBankWinduberdasarkanperjanjian kredit kepada perusahaan asuransi yang disetujui oleh Bank Windu hingga jumlah dan syarat syaratyangdisetujuiolehBankWindu; SMR wajib memberitahukan kepada Bank Windu segera tiaptiap kejadian yang dapat mempunyai pengaruh buruk kepada usaha SMR atau menyebutkan keterlambatan SMR untuk membayarbungaatauhutangpokokdarifasilitasini; SMR wajib rnenyerahkan kepada Bank Windu fotokopi setiap pembaharuan kin usaha dan izin izinlainnyadariSMRsertamelampirkanfotokopiNPWPdariSMR;

103


SMR wajib memberitahukan kepada Bank Windu setiap ada pengubahan anggaran dasar, susunananggotaDireksidanDewanKomisarissertasusunanpemegangsahamSMR; SMR wajib menyerahkan kepada Bank Windu laporan keuangan semesteran dan laporan keuangan tahunan yang terdiri dari neraca dan perhitungan laba rugi yang dibuat oleh Direksi SMRdanAkuntanPublikyangterdaftar; SMR wajib menempatkan pinjaman Bank Windu sebagai Senior Debt terhadap pinjaman SMR padapemegangsahamSMR; Segala hutang SMR pada Bank Windu berikut bunga dan ongkosongkos lainnya yang timbul berdasarkanPerjanjianKredit,dapatditagihdenganseketikadansekaligusolehBankWindu.Dan wajibdibayardenganseketikadansekaliguslunasolehSMR;

HakSMRantaralainsebagaiberikut: Bank Windu dengan ini mengikatkan diri untuk memberikan fasilitas kredit kepada SMR sebagaimana termaksud diatas, dengan ketentuan bahwa Bank Windu bahwa setiap waktu berhakmenyesuaikanjumlahfasilitaskredityangdiberikankepadaSMR. KewajibanBankWindu: MemberikanfasilitaskreditDemandLoanapabilaSMRtelahmemenuhiseluruhkewajiabannya. HakBankWindusebagaiberikut: Bank Windu berhak menentukan sendiri besarnya jumlahjumlah uang yang terhutang dan wajib dibayarkembaliolehSMRkepadaBankWinduyangtimbulberdasarkanpejanjianKreditdanlatau perjanjian perjanjian lainnya baik yang telah maupun yang akan dibuat oleh dan antara Bank WindudenganSMR. Bank Windu berhak untuk menghentikan dengan seketika tanpa somasi lagi mengakhiri perjanjian kredit dan menuntut pembayaran dengan seketika dan sekaligus lunas dari jumlah jumlahuangyangterutangolehSMRberdasarkanperjanjian. Bilamana Bank Windu menjalankan hakhak dan hakhak istimewanya yang timbul dari berdasarkanPerjanjianKreditsertaperjanjianlainnyadikemudianhari,BankWinduberhakuntuk menetapkan sendiri besarnya jurnlahjumlah uang yang terutang dan wajib dibayar kembali oleh SMRkepadaBankWinduyangtimbulberdasarkanperjanjian. Bank Windu berhak tanpa perlu mendapat persetujuan dari SMR untuk mengalihkan/memindahkan atau mengoperkan seluruh atau sebagian hak dan kewajiban Bank berdasarkanpejanjiankreditkepadapihaklainyangditetapkanolehBankWindu. Berdasarkan surat keterangan nomor 015/BW/ABDExt/VIII/11 tanggal 24 Agustus 2011, yang dikeluarkan oleh PT Bank Windu Kentjana International, Tbk., menerangkan bahwa pelunasan lebih awalsebagianatauseluruhpinjamandapatdilakukantanpadikenakanpenalty. 24. PerjanjianKredityangdibuatolehdanantaraSMRdenganPTBankPanIndonesia,Tbk.(PTBank PaninTbk),yangtelahdicatatkandalamAktaPerjanjianKreditnomor02,yangdibuatdihadapan NotarisSandrawati,SarjanaHukumNotarisdiJakartaSelatan,yangketerangannyaantaralain: : PinjamanKredit Obyek Jangkawaktu : tidak lebih dari 60 (enam puluh) kali angsuran bulanan, terhitung sejaktanggal30April2011sampaitanggal31Maret2016 TotalFasilitas : Rp4.000.000.000,(empatmiliarRupiah) Jaminan : sebidang tanah Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun Nomor
18/VI/I/Sunter, berdiri diatas sebidang Hak Guna Bangunan nomor 2533, seluas 192,88 M2 yang terletak di Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Kotamadya Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta atas nama SMR yang dibebankan dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama senilai Rp1.000.000.000, (satu miliar Rupiah) berdasarkan Akta nomor 03 tahun 2011 yang dibuat dihadapan Audrey Thumewa, S.H., Pejabat Pembuat Akta Tanah, di Jakarta Utara; sebidang tanah Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun Nomor 19/VI/I/Sunter Jaya, berdiri diatas sebidang Hak Guna Bangunan nomor 2533, seluas 26852 M2 yang terletak di Kelurahan Sunter

104


Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Kotamadya Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta atas nama SMR yang dibebankan dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama senilai Rp1.600.000.000, (satu miliar enam ratus juta Rupiah) berdasarkan Akta nomor 04 tahun 2011 yang dibuat dihadapan Audrey Thumewa, S.H., Pejabat PembuatAktaTanah,diJakartaUtara; sebidang tanah Hak Milik Nomor 4665/Pondok Pinang, seluas 267 M2 yang terletak di Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta atas nama Dwijawanti Widiatmadja, S.H yang dibebankan dengan Hak Tanggungan Peringkat Pertama senilai Rp.2.400.000.000, (dua miliar empat ratus juta Rupiah) berdasarkan Akta nomor 02 yang dibuat dihadapan Audrey Thumewa, S.H., Pejabat Pembuat Akta Tanah,diJakartaUtara;

HakdanKewajibanParaPihak,antaralain: KewajibanSMRantaralain: SMR menjamin dan mengikatkan diri bahwa untuk nantinya selama pinjaman kredit belum terlunasimakaSMRwajibmemberitahukankepadaBankPaninsetiapperubahananggarandasar SMR. Wajib membayar bunga kepada Bank Panin sebesar 10,50% (sepuluh koma lima puluh persen) pertahundanprovisisebesar0,50%(no1komalimapuluhpersen)perlimatahundibayardimuka tidaklebihdari60(enampuluh)bulan WajibmembayarbiayaadministrasisebesarRp1.000.000,(satujutaRupiah) Wajibmelunasipinjamankreditdalamwaktutidaklebihdari60(enampuluh)bulan ApabilaSMRlalaimernbayarkewajibanangsuran,makaSMRwajibmembayardendasebesar4% perbulandariangsuranpokokbesertabunganya SMR wajib bekejasama dengan Bank Panin dalam ha1 pembaharuan dokumen yang berkaitan denganpersyaratankredit Segala biaya penagihan Hutang Pokok berikut bunganya dan biayabiaya lain termasuk ongkos untuk menagih hutang itu didalam dan diluar pengadilan serta ongkos pembuatan akta ini menjaditanggungandanwajibdibayarolehSMR SMR wajib menyerahkan laporan keuangan internal kepada Bank Panin Apabila menurut pertimbangan Bank Panin barangbarang yang dijaminkan sebagaimana tersebut diatas tidak rnencukupi lagi untuk dipakai sebagai jaminan untuk membayar hutang, maka Bank Panin, berhakmernintatambahanjaminandanSMRwajibuntukmemenuhinya. SMR diwajibkan untuk menutup asuransi kebakaran atas bangunan yang diberikan sebagai jaminan dan mengenai surat atau yang dokumen berhubungan dengan asuransi tersebut wajib diserahkankepadaBankPanin. SMR wajib memberitahukan teriebih dahulu kepada Bank Panin apabila atas bangunan yang dijaminkantersebutakandisewakankepadapihaklain HakSMRantaralain: SMRberhakmenerimapinjamankreditdariBankPaninsetelahmelengkapidanmemenuhisetiap persyaratandanketentuanyangditetapkanolehBankPanin. KewajibanBankPanin,antaralain: Bank Panin wajib memberikan pinjaman kredit apabila SMR telah memenuhi setiap persyaratan danketentuanyangditetapkanolehBankPanin. Apabila terjadi perubahan pada tarif suku bunga danlatau karena sebabsebab lain berdasarkan penilaian atau atas pertimbangan Bank Panin, maka besamya angsuran yang wajib diabayarkan oleh SMR akan diberitahukan secara tertulis oleh Bank Panin, kepada dan mengikat terhadap SMR HakBankPanin,antaralain: BerhakmenerimapemberianbungaataspemberianpinjamankreditkepadaSMR BerhakmenerimapembayarandendadariSMRapabilaSMRlalaimembayarangsuran

105


BerhakmelakukankunjungankelokasiBangunanyangdijadikanJaminan Berdasarkansuratketerangannomor2476/SEM/EXT/2011tanggal18Agustus2011,yangdikeluarkan oleh PT Bank Panin, Tbk., menerangkan bahwa Bank Panin, tidak keberatan atas permohonan percepatan pelunasan atas fasilitas kredit tersebut dan atas pelunasan dipercepat tersebut tidak dikenakanpenaltydenganketentuanbahwapelunasanwajibdilakukanpadatanggalangsuran. 25. PejanjianJualBelinomor005/XI/ZJl2010tanggal23November2010yangdibuatolehdanantara SMRdenganZhanjiangJunyuMineralsCo.,LTD,yangketeranganantaralainsebagaiberikut: Obyek : Mineral Mangan yang ditambang oleh SMR di NTT dengan jumlah 15.000 DMT dengan toleransi +/10%, kualitas A : MN> atau sama dengan50%denganspesifikasijaminandalampejanjian. Harga : Rp2.100.000,(duaJutaseratusribuRupiah)perDMT. JadwalPengiriman : April2011. JangkaWaktu : Berlaku sampai dengan jumlah batu mangan sebanyak 15.000 DMTterpenuhi. HakdanKewajibanParaPihak: HakSMRantaralain: MenerimapembayarandariZhanjiangJunyuMineral,Co.,LTD.atasbarangyangtelahdipesan. Menerima pembayaran Down Payment dari Zhanjiang Junyu Mineral, Co., LTD. sebesar Rp15.000.000.000, (lirna belas miliar Rupiah) yang akan diterima oleh SMR sebesar 50% dari setiappengiriman. KewajibanSMRantaralain: MenyediakanMineralMangandenganspesifikasi: UnsurFEmax.3% SiO2Max.6% SMax0.2% PMax0.06% Al2032% MgO1% MoistureContentMax8% SMRwajibdanbertanggungjawabuntukmengirimMangankepadaZhanjiangJunyuMineral,Co., LTD.sesuaidenganjumlahyangtelahdisepakati. HakZhanjiangJunyuMineral,Co.,LTD.,antaralainsebagaiberikut: Menerima pengiriman Mangan yang telah ditambang oleh SMR di NTT sesuai dengan spesifikasi danjumlahyangtelahdisepakati; Menolak barang yang dikirim oleh SMR apabila tidak sesuai dengan kualitas yang telah disepakati. KewajibanZhanjiangJunyuMineral,Co.,LTD.,antaralain: Membayar Down Payment dan perlunasan atas pesanan Mangan kepada SMR yang besamya telahdisepakatidalamperjanjian. 26. Perjanjian Jual Beli nomor 003/XI/ZDJH/2010 tanggal 22 November 2010 yang dibuat oleh dan antara SMR dengan Zhanjiang Development District Jinghong Trade Limited Company, yang keteranganantaralainsebagaiberikut: Obyek : Mineral Mangan yang ditambang oleh SMR di NTT dengan jumlah 10.000 DMT dengan toleransi +Ilo%, kualitas A : MN> atau sama dengan50%denganspesiftkasijaminandalamperjanjian. Harga : Rp2.100.000,(duaJutaseratusribuRupiah)perDMT. JadwalPengiriman : April2011. JangkaWaktu : Berlaku sampai dengan jumlah batu mangan sebanyak 10.000 DMTterpenuhi.

106


HakdanKewajibanParaPihak: HakSMRantaralain: Menerima pembayaran dari Zhanjiang Development District Jinghong Trade Limited Company atasbarangyangtelahdipesan; Menerima pembayaran Down Payment dari Zhanjiang Development District Jinghong Trade Limited Company sebesar Rp10.000.000.000, (sepuluh miliar Rupiah) yang akan diterima oleh SMRsebesar50%darisetiappengiriman. KewajibanSMRantaralain: MenyediakanMineralMangandenganspesifikasi: UnsurFEmax.3% Si02Max.6% SMax0.2% PMax0.06% Al2032% MgO1% MoistureContentMax8% SMR wajib dan bertanggungjawab untuk mengirim Mangan kepada Zhanjiang Development DistrictJinghongTradeLimitedCompanysesuaidenganjumlahyangtelahdisepakati. HakZhanjiangDevelopmentDistrictJinghongTradeLimitedCompanyantaralainsebagaiberikut: Menerima pengiriman Mangan yang telah ditambang oleh SMR di NTT sesuai dengan spesifikasi danjumlahyangtelahdisepakati. MenolakbarangyangdikirimolehSMRapabilatidaksesuaidengankualitasyangtelahdisepakati KewajibanZhanjiangDevelopmentDistrictJinghongTradeLimitedCompanyantaralain: Mernbayar Down Payment dan perlunasan atas pesanan Mangan kepada SMR yang besarnya telahdisepakatidalamperjanjian. 27. PerjanjianSewaKontrakKantortanggal3Januari2011yangdibuatolehdanantaraSMRdanTN. Objek : Sebuah bangunan perkantoran di Wisma SMR, Jalan Yos Sudarso Kav.89lantai5Ruang01. JangkaWaktu : 5(lima)tahunsejak3Januari2011sampaidengan2Januari2015. Biayasewa : Rp6.000.000,(enamjutaRupiah)untukjangkawaktu5tahun. HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: Wajib menjamin kebenaran atas hak pemilik/penguasaan bangunan tersebut, dan menyatakan tidakdalampersengketaan; Wajib mengembalikan nilai sewa kontrak kantor yang akan diperhitungkan secara proporsional untuk waktu yang tersisa apabila dikemudian hari yang masih dalam jangka waktu sewa kontrak terjadiperombakanbangunanyangdilakukanolehSMR. HakSMRantaralainsebagaiberikut: Menerima pembayaran atas sewa kotrak sesuai dengan nilai yang telah disepakati oleh kedua belahpihaksebesarRp6.000.000,(enamjutaRupiah). KewajibanTNantaralainsebagaiberikut: Wajib membayar sewa kontrak sesuai dengan nilai yang telah disepakati oleh kedua belah pihak sebesarRp6.000.000,(enamjutaRupiah); Wajibmerawatbangunanyangdisewatersebut.

107


HakTNantaralainsebagaiberikut: Berhakmenempatibangunanyangtelahdisewa; Berhak menerima pengembalian nilai kontrak secara proporsional untuk waktu yang tersisa apabila dikemudian hari yang masih dalam jangka waktu sewa kontrak terjadi perombakan bangunanyangdilakukanolehSMR. 28. PerjanjianSewaKontrakKantortanggal1Desember2010,yangdibuatolehdanantaraPerseroan danSMR. Objek : Sebuah bangunan perkantoran di Wisma SMR, Jalan Yos Sudarso Kav.89lantai5Ruang0102 JangkaWaktu : 5(lima)tahunsejak3Januari2011sampaidengan2Januari2015 Biayasewa : Rp6.000.000,(enamjutaRupiah)untukjangkawaktu5tahun HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanPerseroanantaralainsebagaiberikut: Wajib membayar sewa kontrak sesuai dengan nilai yang telah disepakati oleh kedua belah pihak sebesarRp6.000.000,(enamjutaRupiah); Wajibmerawatbangunanyangdisewatersebut. HakPerseroanantaralainsebagaiberikut: Berhakmenempatibangunanyangtelahdisewa; Berhak menerima pengembalian nilai kontrak secara proporsional untuk waktu yang tersisa apabila dikemudian hari yang masih dalam jangka waktu sewa kontrak terjadi perombakan bangunanyangdilakukanolehSMR. KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: Wajib menjamin kebenaran atas hak pemilik/penguasaan bangunan tersebut, dan menyatakan tidakdalampersengketaan; Wajib mengembalikan nilai sewa kontrak kantor yang akan diperhitungkan secara proporsional untuk waktu yang tersisa apabila dikemudian hari yang masih dalam jangka waktu sewa kontrak terjadiperombakanbangunanyangdilakukanolehSMR. HakSMRantaralainsebagaiberikut: Menerima pembayaran atas sewa kotrak sesuai dengan nilai yang telah disepakati oleh kedua belahpihaksebesarRp6.000.000,(enamjutaRupiah). 29. Perjanjian Sewa Kontrak Kantor tanggal 3 Desember 2010, yang dibuat oleh dan antara SMR dan AKAR. Objek : Sebuah bangunan perkantoran di Wisma SMR, Jalan Yos Sudarso Kav.89lantai5Ruang501 JangkaWaktu : 5(lima)tahunsejak5Januari2011sampaidengan5Januari2015 Biayasewa : Rp6.000.000,(enamjutaRupiah)untukjangkawaktu5tahun HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanAKARantaralainsebagaiberikut: Wajib membayar sewa kontrak sesuai dengan nilai yang telah disepakati oleh kedua belah pihak sebesarRp6.000.000,(enamjutaRupiah); Wajibmerawatbangunanyangdisewatersebut. HakAKARantaralainsebagaiberikut: Berhakmenempatibangunanyangtelahdisewa; Berhak menerima pengembalian nilai kontrak secara proporsional untuk waktu yang tersisa apabila dikemudian hari yang masih dalam jangka waktu sewa kontrak terjadi perombakan bangunanyangdilakukanolehSMR.

108


KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: Wajib menjamin kebenaran atas hak pemilik/penguasaan bangunan tersebut, dan menyatakan tidakdalampersengketaan; Wajib mengembalikan nilai sewa kontrak kantor yang akan diperhitungkan secara proporsional untuk waktu yang tersisa apabila dikemudian hari yang masih dalam jangka waktu sewa kontrak terjadiperombakanbangunanyangdilakukanolehSMR. HakSMRantaralainsebagaiberikut: Menerima pembayaran atas sewa kotrak sesuai dengan nilai yang telah disepakati oleh kedua belahpihaksebesarRp6.000.000,(enamjutaRupiah). 30. Perjanjian Sewa Menyewa Bangunan tanggal 1 Oktober 2010 yang dibuat oleh dan antara SMR danRosliatiPohan. Obyek : sebuah Gudang, Gedung Kantor berikut 1 (satu) unit gudang yang menyatu dengan kantor dan sebuah rumah tinggal (mess) yang beralamat di Jalan Raya NikiNiki, Desa Supul, Kecamatan Kuatnana,KabupatenTimorTengahSelatan,seluas15X21M2. JangkaWaktu : 3 (tiga) tahun sejak 01 Oktober 2010 sampai dengan 1 Oktober 2013 HargaSewa : Rp150.000.000, (seratus lima puluh juta Rupiah) per 3 (tiga) tahun HakdanKewajibanParaPihakantaralain: HakSMRantaralain: SMRmenggunakanBangunantersebutuntukgudang,kantordantempattinggalkaryawan KewajibanSMRantaralain: SMR membayar sewa kontrak yang besarnya Rp150.000.000, (seratus lima puluh juta Rupiah) dengancaraditransferkerekeningmilikRosliatiPohan; SMR berkewajiban untuk memelihara Bangunan tersebut secara baik dan apabila kontrak ini berakhir dikembalikan kepada Rosliati Pohan sesuai dengan kondisi semula atau saat kontrak ditandatangani. HakRosliatiPohanantaralain: MenerimapembayaransewakontrakdariSMRdengancaraditransfer; Berhak membatalkan perjanjian ini apabila SMR menggunakan bangunan yang disewa secara menyimpang. KewajibanRosliatiPohanantaralain: MenyerahkanbangunanuntukdisewakankepadaSMR. 31. Perjanjian Sewa Guna Usaha Dengan Hak Opsi nomor 100.01037186.1/01.100.910.00.110789.9 tanggal26Juli2011yangdibuatolehdanantaraSMRdanPTAstraSedayaFinance(ASF). Obyek : 1 (satu) unit Komatsu Buldozer D85ESS2 Heavy Equipment / 2011. JangkaWaktu : 36(tigapuluhenam)bulan BiayaAngsuran : Rp49.175.000, (empat puluh sembilan juta seratus tujuh puluh limaribuRupiah)

109


HakdanKewajibanParaPihak: KewajibanSMRantaralainsebagaiberikut: Sebelum dan pada waktu barang modal diserahkan oleh penjual, SMR wajib meneliti jenis, model, spesifikasi dan/atau rincian lainnya, serta meneliti kondisi dan kelengkapan dan/atau jumlahbarangmodal; SMR wajib membayar uang sewa guna usaha tepat pada waktunya sebagaimana ditentukan dalamperjanjian; SMR wajib menyerahkan kepada ASF kwitansi blanko rangkap 3 (tiga) dibubuhi materai cukup, lengkap dengan nama, alamat dan tanda tangan, serta cap perusahaan SMR, jika ada; dan BPKB dan faktur kendaraan (Barang Modal), kesemuanya itu akan dikembalikan oleh ASF kepada SMR setelahsemuakewajibanSMRberdasarkanPerjanjianberakhir; SMR, apabila diminta oleh ASF, wajib memperlihatkan kepada ASF buktibukti tentang keberadaan, status, perizinan, keadaan fisik, kondisi teknis, cara pengoperasian, pemakaian, pemeliharaandanperbaikan,sertabiayabiayayangtelahdikeluarkanuntukbarangmodal. HakSMRantaralainsebagaiberikut: SMRberhakmenyewagunausahabarangmodalyangdimaksuddalamperjanjianini; SMR berhak untuk menentukan jenis, model, spesifikasi dan/atau rincian lainnya dari barang modal. KewajibanASFantaralainsebagaiberikut: ASF wajib sesuai instruksi dari SMR membeli barang modal, dengan jenis, model, spesifikasi dan/ataurincianlainnyasebagaimanatercantumdalamperjanjian. HakASFantaralainsebagaiberikut: ASFberhakuntukmemeriksakeadaanbarangmodal,baikkeberadaan,status,perizinan,keadaan fisik, kondisi teknis, cara pengoperasian, pemakaian, pemeliharaan dan perbaikan, serta biaya biaya,yangtelahdikeluarkanuntukbarangmodal; Dalam kejadian tertentu, ASF berhak untuk melakukan salah satu atau sekaligus beberapa tindakanberikut: a. Menyatakan segera agar SMR membayar seluruh angsuran sewa lease, deposito jaminan sertanilaiakhiryangmasihbelumdibayarkan; b. Menuntut pengembalian Barang tersebut dari SMR atau mengambil langsung barang tersebut dari SMR tanpa harus didahului oleh suatu Penetapan Pengadilan atau Putusan PengadilandanjugatanpamelauiJuruSitaPengadilanatauSuratPeringatanLainnya; c. MengakhiriPerjanjianLeaseinisecarasepihaktanpamelaluiperantaraHakim. 11. KETERANGAN TENTANG KENDARAAN YANG DIMILIKI ATAU DIKUASAI YANG DIGUNAKAN UNTUKBEROPERASIANAKPERUSAHAAN Anak Perusahaan memiliki dan atau menguasai beberapa kendaraan yang dimiliki atau dikuasai Anak Perusahaan untuk digunakan dalam menjalankan kegiatan usahanya berupa benda tidak bergerak danbendabergerak,sebagaiberikut: Lokasi No NamaPemilik BentukdanStatusKepemilikan Bendatidakbergerak 1. SMR Kantor,SertipikatHakMilikAtasSatuanRumah Wisma SMR nomor Susunnomor18/VI/Itanggal30Oktober1996 1,lantaiVBlokI 2. SMR Kantor,SertipikatHakMilikAtasSatuanRumah Wisma SMR nomor Susunnomor19/VI/Itanggal30Oktober1996 2,lantaiVBlokI


110


No NamaPemilik Jenis Kendaraan Mobil penumpang Merk Nilai(Rupiah) Tahun Kepemilikan 23 Desember 2010 26Juli2010

Bendabergerak 1. PTMuara Perdana 2. SMR

Mercedez Benz

64.322.917

3.

SMR

4.

SMR

5.

SMR

6.

7.

PTTiaraMarga Trakindo SMR

Mobil angkutan MitsubishiPick barang UpL200 Mobil DaihatsuJeep penumpang RockyF79 Mobil DaihatsuJeep penumpang F75 Mobil DaihatsuJeep penumpang RockyF69 Mobil angkutan DaihatsuPick barang Up Mobil penumpang JeepFord Everest Mobil angkutan Mitsubishi barang DumpTruck Mobil ToyotaKijang penumpang Motor KawasakiLX 150C Motor KawasakiLX 150C Motor KawasakiLX 150C Motor KawasakiLX 150C Motor KawasakiLX 150C Motor KawasakiLX 150C Motor KawasakiLX 150C Motor KawasakiLX 150C

142.968.750

85.312.500

24 Agustus 2010 22 Oktober 2010 24 Agustus 2010 26 Oktober 2010 13 Oktober 2010 23 Desember 2010 11 Februari 2011 12May2010

63.937.500

71.093.750

92.031.250

150.156.250

8.

SMR

179.218.750

9. 10.

SMR SMR

53.500.000

11.

SMR

53.500.000

12May2010

12.

SMR

53.500.000

12May2010

13.

SMR

37.187.500

20Juli2010

14.

SMR

37.187.500

20Juli2010

15.

SMR

69.375.000

13 Oktober 2010 13 Oktober 2010 13 Oktober 2010

16.

SMR

69.375.000

17.

PTNatbour Resources Indonesia

69.375.000

111


No 18. NamaPemilik PTNatbour Resources Indonesia PTNatbour Resources Indonesia PTNatbour Resources Indonesia SMR SMR SMR SMR SMR SMR SMR SMR SMR SMR Jenis Kendaraan Motor Merk KawasakiLX 150C Nilai(Rupiah) 69.375.000 Tahun Kepemilikan 13 Oktober 2010

19.

Motor

KawasakiLX 150C

39.843.750

21 Oktober 2010

20.

Motor

KawasakiLX 150C KawasakiKLX 250S KawasakiD Tracker HondaCS1 HondaCS1 Caterpillar Caterpillar Daihatsu TeriosTXM/T Daihatsu TeriosTXMC JeepFord Everest JeepFord Everest

39.843.750

21 Oktober 2010 9Maret2011 9Maret2011 1Januari2009 3Juni2010 16 November 2010 1Maret2011 16Juni2011 1Juli2011

21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30.

Motor Motor Motor Motor Excavator Excavator Mobil penumpang Mobil penumpang Mobil penumpang Mobil penumpang

8.875.000 13.666.667

SampaidenganProspektusiniditerbitkanterhadapkendaraanbermotorberupa: (i) untuk1(satu)unitmobilMercedesBenzdengannomorpolisiR1833AB,sebagaimanadimaksud di atas sedang dalam proses pengurusan untuk menjadi atas nama SMR berdasarkan Surat KeterangandariBiroJasaLINAtanggal25Juni2011; (ii) untuk 1 (satu) unit mobil Daihatsu Pick Up B 9714 PA sebagaimana dimaksud di atas sedang dalam proses pengurusan untuk menjadi atas nama SMR berdasarkan Surat Keterangan dari Biro JasaLINAtanggal25Juni2011;dan (iii) 4 (empat) unit sepeda motor Kawasaki LX 150 C untuk nomor polisi B 6576 PNU, B 6577 PNU, B 6439 PNW, dan B 6151 PNX, sebagaimana dimaksud di atas sedang dalam proses pengurusan untukmenjadiatasnamaSMRberdasarkansuratketerangantanggal7Juli2011yangdikeluarkan olehCVMitraExspress

112


Berikut adalah kendaraan yang dikuasai Anak Perusahaan yang keseluruhannya atas nama SMR melaluiperjanjiansewagunausaha:
No Jenis Merk Jumlah (Unit) 1 No Perjanjian Nama Sewa Guna Perusahaan Usaha F1SCB09 PTUFinance 0000680 Jangka Waktu Perjanjian 36bulan Tahun Kepemilikan 17 Desember 2009

1.

Mobil Berpenumpa ng

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Excavator

Truck

Excavator Bulldozer Truck

Mitsubishi Strada Triton DC GLX 2.8 M/T Caterpillar Model 320D MAN CLA 26.280 (280 HP)6X4 Caterpilar 320D Komatsu D85ESS2A ManCLA

JLLS1103899 30 HLLS1001774 70 HLLS1005817 70 HLLS1005817 70 HLLS1012864 8 0027564/1/0 1/07/2010 9640500945 PK001

PT Tifa 36bulan Finance PT Tifa 39Bulan Finance PT Tifa 36bulan Finance PT Tifa 36bulan Finance PT Tifa 36bulan Finance PT Dipo Star 36bulan Finance PT BCA 36bulan Finance

24 Maret 2011 14 Januari 2010 26Mei2010 26Mei2010 23 Desember 2010 15Juli2010 13 Agustus 2010

4 2 3

Colt Diesel FeSuperHD Mobil berpenumpa ng

Mitsubishi

9.

Isuzu New 1 Panther TBR 54F Turbo H Touring 2007 Colt Diesel Mitsubishi 7 FeSuperHD

0027928/1/0 1/10/2010

PT Dipo Star 36bulan Finance

08 Oktober 2010 06 Agustus 2010

10.

Mobil penumpang

11.

Buldozer

Mitshubishi 1 L200 Strada E2 DBL Cabin CR GLX Triton 2010 Komatsu 1 D85ESS2 tahun2010 Mitsubishi 1 Triton GLX Double Cabin

0027676/1/0 1/08/2010

PT Dipo Star 36bulan Finance

12.

Mobil penumpang

100.0103718 6.1/01.100.9 10.00.110190 .4 100.0103718 6.1/01.100.9 10.00.110190 .4 1875/Krd/JJKJ /09/2009 0027205/1/0 1/05/2010

PT Astra 36bulan Sedaya Finance PT Astra 35bulan Sedaya Finance

21 Februari 2011

21 Februari 2011

13.

Mobil penumpang

14.

Truk

Mitsubishi 1 Triton GLX Double Cabin Mitsubishi 1 Colt Diesel Tahun2010

PT Bank Jasa 36bulan Jakarta

30 September 2009 4Mei2010

PT Dipo Star 36bulan Finance

113


15.
Truk Mitsubishi 1 Colt Diesel FE Super HD2011 Caterpillar 2 320D2 0029029/1/0 1/06/2011 PT Dipo Star 36bulan Finance 9Juni2011

16.

Excavator

17.

Excavator

Caterpillar 320D2

18.

Excavator

Caterpillar 320D2

19.

Motor Grader

Caterpillar 120K

20.

Buldozer

21.

Buldozer

22.

Buldozer

23.

Mobil penumpang

24.

Mobil penumpang

25.

Buldozer

26.

Mobil penumpang

Komatsu Buldozer D85ESS2 Heavy Equipment/ 2011 Komatsu Buldozer D85ESS2 Heavy Equipment/ 2011 Komatsu Buldozer D85ESS2 Heavy Equipment/ 2011 Mitsubishi L200 Strada E2 Single CabGLX Triton2011 Mitsubishi L200 Strada E2 Single CabGLX Triton2011 Komatsu Buldozer D85ESS2 Heavy Equipment /2011 Mazda / CX7 2.3 ATGT

10LS 0006880001 (2473001J 6880) 10LS 0006947002 (24730020J 6947) 10LS 0006948003 (2473003J 6948) 10LS 0006950005 (2473005J 6950) 100.0103718 6.1/01.100.9 10.00.110230 .7

PT Chandra 36bulan Sakti Utama Leasing PT Chandra 36bulan Sakti Utama Leasing PT Chandra 36bulan Sakti Utama Leasing PT Chandra 36bulan Sakti Utama Leasing PT Astra 36bulan Sedaya Finance

21 2011

April

8Juni2011

8Juni2011

8Juni2011

29 2011

April

100.0103718 6.1/01.100.9 10.00.110772 .4

PT Astra 36bulan Sedaya Finance

1Juni2011

100.0103718 6.1/01.100.9 10.00.110773 .2

PT Astra 36bulan Sedaya Finance

1Juni2011

0029036/1/0 1/06/2011

PT Dipo Star 36bulan Finance

9Juni2011

0029154/1/0 1/07/2011

PT Dipo Star 36bulan Finance

06Juli2011

100.0103718 6.1/01.100.9 10.00.110789 .9

PT Astra 36bulan Sedaya Finance

26Juli2011

Petra Subada November Budihardja 2011

17 Maret 2011

114


12. ASURANSI Perseroan dan Anak Perusahaan mengasuransikan asetaset yang dimilikinya pada beberapa perusahaan asuransi pihak ketiga sehubungan dengan kegiatan operasinya. Informasi mengenai daftarassetyangdiasuransikanadalahsebagaiberikut: No. Perusahaan MasaBerlaku Pihak Jenis Nilai Asuransi Tertanggung Asuransi 1. PT Asuransi Qbe 1 Juli 2011 1 Pool Juli2012 2. PT Asuransi Qbe 1 Juli 2011 1 Pool Juli2012 SMR AsuransiAlat Berat AsuransiAlat Berat Rp650.000.000, (enamratuslima puluhjutaRupiah). Rp650.000.000, (enamratuslima puluhjutaRupiah). Rp301.000.000,(tiga ratussatujuta Rupiah).

SMR

3. PT Arthagraha 9 September General 2009 Insurance 9 September 2012 4. PT Asuransi Jaya 17 Desember Proteksi 2009 17 Desember 2012

PTBankJasa JakartaQQ. SMR UFinance Indonesia QQ.SMR

Asuransi Kendaraan Bermotor

5. PT Asuransi 12 Februari Sinarmas 2011 12 Februari2012

PTTifa FinanceQQ. SMR

6. PT Asuransi 3 Mei 2010 RaksaPratikara 3Mei2013

PTDipoStar FinanceQQ. SMR

Asuransi Tahunke1: Kendaraan Rp305.000.000,(tiga Bermotor ratuslimajuta Rupiah). Tahunke2 Rp259.250.000,(dua ratuslimapuluh sembilanjutadua ratuslimapuluhribu Rupiah). Tahunke3 Rp213.500.000,(dua ratustigabelasjuta limaratusribu Rupiah). Asuransi Rp3.553.000.000, Kendaraan (tigamiliarlimaratus Bermotor limapuluhtigajuta Rupiah) Asuransi Tahunke1 Kendaraan Rp248.000.000,(dua Bermotor ratusempatpuluh delapanjutaRupiah). Tahunke2 Rp198.400.000, (seratussembilan puluhdelapanjuta empatratusribu Rupiah). Tahunke3 Rp173.600.000, (seratustujuhpuluh tigaenamratusribu Rupiah).

115


No. Perusahaan Asuransi MasaBerlaku Pihak Tertanggung PTTifa FinanceQQ. SMR PT Tifa FinanceQQ. SMR Jenis Asuransi AsuransiAlat Berat AsuransiAlat Berat Nilai Rp3.000.000.000, (tigamiliarRupiah). Rp3.000.000.000, (tigamiliarRupiah).

7. PT Asuransi 17 Juni 2011 17Juni2012 Sinarmas 8. PT Asuransi 4 Juni 2011 4 Sinarmas Juni2012

9. PT Asuransi 15 Juli 2010 15Juli2013 TokioMarine

PTDipoStar FinanceQQ. SMR

Asuransi Kendaraan Bermotor

Rp847.500.000, (delapanratusempat puluhtujuhjutalima ratusribuRupiah) Rp175.000.000, (seratustujuhpuluh limajutaRupiah)

10. PT Asuransi 13Agustus2010 CentralAsia 13Agustus2013

11. PT Asuransi 5 Agustus 2010 MSIGIndonesia 5Agustus2013 12. PT Asuransi 8 Oktober 2010 MitraMaparya 8Oktober2013

PTBCA FinanceQQ. BCAQQ. SMRQQ. Kuntarti SosroDjojo PTDipoStar FinanceQQ. SMR PTDipoStar FinanceQQ. SMR

Asuransi Kendaraan Bermotor

Asuransi Kendaraan Bermotor

Rp289.000.000,(dau ratusdelapanpuluh sembilanjutaRupiah)

Asuransi Perlengkapan Kendaraan Tambahantotal Bermotor Rp91.250.000, (sembilanpuluhsatu jutaduaratuslima puluhribuRupiah) Kendaraanbermotor totalRp617.500.000, (enamratustujuh belasjutalimaratus ribuRupiah) TJHRp5.000.000, (limajutaRupiah) DumpTruck Rp36.500.000,(tiga puluhenamjutalima ratusribuRupiah). Asuransi Kendaraan Bermotor Rp2.880.000.000, (duamiliardelapan ratusdelapanpuluh jutaRupiah). Rp184.000.000, (seratusdelapan puluhempatjuta Rupiah).

13. PT Asuransi 23 Desember Sinarmas 2010 23 Desember2011

PTTifa FinanceQQ. SMR

14. PT Asuransi AXA 25 Juni 2011 24Juni2012 Indonesia

SMR

Asuransi Kendaraan Bermotor

116


No. Perusahaan Asuransi MasaBerlaku Pihak Tertanggung SMR Jenis Asuransi Asuransi Kendaraan Bermotor Nilai

15. PT Asuransi AXA 25 Juni 2011 24Juni2012 Indonesia

16. PT Zurich 8 November Insurance 2010 8 Indonesia November2013

PTBII Finance CenterQQ. SMR

Rp177.000.000, (seratustujuhpuluh jutaRupiah)untuk1 (satu)UnitMitsubishi ColtDieseldengan nomorpolisiB9481 HT; Rp110.000.000, (seratussepuluhjuta Rupiah)untuk1 (satu)Unit MitsubishiL200 dengannomorpolisi B9873DN Rp95.000.000, (sembilanpuluhlima jutaRupiah)untuk1 (satu)UnitHiline PickUpdengan nomorpolisiB9714 PA Asuransi Tahunke1 Kendaraan Rp182.300.000, Bermotor (seratusdelapan puluhduajutatiga ratusribuRupiah). Tahunke2 Rp154.955.000, (seratuslimapuluh empatjutasembilan ratuslimapuluhlima ribuRupiah). Tahunke3 Rp136.725.000, (seratustigapuluh enamjutatujuhratus duapuluhlimaribu Rupiah). Asuransi Kendaraan Bermotor Rp2.354.088.000, (duamiliartigaratus limapuluhempatjuta delapanpuluh delapanribuRupiah). Rp2.327.925.600, (duamiliartigaratus duapuluhtujuhjuta sembilanratusdua puluhlimaribuenam ratusRupiah).

17. PT Asuransi 28 Februari AstraBuana 2011 28 Februari2012

PTAstra Sedaya FinanceQQ. SMR

18. PT Asuransi 24Maret2011 RaksaPratikara 24Maret2012

PTTifa FinanceQQ. SMR

Asuransi Kendaraan Bermotor

117


No. Perusahaan Asuransi MasaBerlaku Pihak Tertanggung PTBII Finance CenterQQ. SMR Jenis Asuransi Nilai

19. PT Zurich 25 Februari Insurance 2011 25 Indonesia Februari2014

Asuransi Tahunke Kendaraan Rp198.100.000, Bermotor (seratussembilan puluhdelapanjuta seratusribuRupiah). Tahunke2 Rp168.385.000, (seratusenampuluh delapanjutatigaratus delapanpuluhlima ribuRupiah). Tahunke3 Rp148.575.000, (seratusempatpuluh delapanjutalima ratustujuhpuluhlima ribuRupiah). Asuransi Kendaraan Bermotor Rp145.000.000, (seratusempatpuluh limajutaRupiah). Rp580.000.000, (lima ratus delapan puluhjutaRupiah) Rp493.000.000, (empat ratus sembilan puluh tiga ribuRupiah) Rp22.000.000,(dua puluhduajuta Rupiah)untuk masingmasingunit motorKawasaki TrailKLX150S. Rp15.000.000,(lima belasjutaRupiah) untukmotordengan nomorpolisiDH3107 EC. Rp18.000.000, (delapanbelasjuta Rupiah)untukmotor dengannomorpolisi DH6872H. Rp56.000.000,(lima puluhenamjuta Rupiah)untukmotor dengannomorpolisiB 6008USW. Rp58.000.000,(lima puluhdelapanjuta

20. PT Sarana 19 Mei 2011 19Mei2012 LindungUpaya

SMR

21. PT Asuransi 13 April 2010 RaksaPratikara 15 Desember 2011

PTMitsui Leasing Capital Indonesia QQ.Petra Subada Budiharja SMR

Asuransi Kendaraan Bermotor

22. PT Asuransi AXA 14 Juni 2011 13Juni2012 Indonesia

Asuransi Kendaraan Bermotor

118


No. Perusahaan Asuransi MasaBerlaku Pihak Tertanggung Jenis Asuransi Nilai Rupiah)untukmotor dengannomorpolisiB 6891USO. Rp1.106.529.750, (satumiliarseratus enamjutalimaratus duapuluhsembilan ributujuhratuslima puluhRupiah). Tahun1, Rp400.000.000, (empatratusjuta Rupiah). Tahunke2, Rp340.000.000, (tigaratusempat puluhjutaRupiah). Tahunke3, Rp300.000.000, (tigaratusjuta Rupiah). Tahun1, Rp400.000.000, (empatratusjuta Rupiah). Tahunke2, Rp340.000.000, (tigaratusempat puluhjutaRupiah). Tahunke3, Rp300.000.000, (tigaratusjuta Rupiah). Tahun1, Rp300.500.000, (tigaratusjuta limaratusribu Rupiah). Tahunke2, Rp5.000.000, (limajutaRupiah). Tahunke3, Rp240.400.000, (duaratusempat puluhjutaempat ratusribuRupiah). Tahunke4, Rp210.350.000, (duaratussepuluh jutatigaratuslima puluhribuRupiah).

23. PT Sarana 19 April 2011 LindungUpaya 19April2012

SMR

Asuransi Kebakaran

24. PT Zurich 16 Juni 2011 Insurance sampai dengan Indonesia 16Juni2014

PTBII Finance CenterQQ. SMR

Asuransi Kendaraan Bermotor

25. PT Zurich 30 Juni 2011 Insurance sampai dengan Indonesia 30Juni2014

PTBII Finance CenterQQ. SMR

Asuransi Kendaraan Bermotor

26. PT Asuransi 10 Juni 2011 MitraMaparya 10Juni2014

PTDipoStar FinanceQQ. SMR

Asuransi Kendaraan Bermotor

119


No. Perusahaan Asuransi MasaBerlaku Pihak Tertanggung PTChandra SaktiUtama LeasingQQ. SMR PTAstra Sedaya FinanceQQ. SMR PTAstra Sedaya FinanceQQ. SMR PTAstra Sedaya FinanceQQ. SMR PTDipoStar FinanceQQ. SMR Jenis Asuransi AsuransiAlat Berat Nilai US$1,145,000

27. PT Asuransi 15 Juni 2011 RaksaPratikara sampai dengan 15Juni2012

28. PT Asuransi 19 Mei 2011 AstraBuana sampai dengan 19Mei2012

AsuransiAlat Berat

29. PT Asuransi 22 Juni 2011 AstraBuana sampai dengan 22Juni2012

AsuransiAlat Berat

Rp2.097.172.000, (duamiliarsembilan puluhtujuhjuta seratustujuhpuluh duaribuRupiah) Rp2.067.648.000, (duamiliarenam puluhtujuhjutaenam ratusempatpuluh delapanribuRupiah) Rp2.067.648.000, (duamiliarenam puluhtujuhjutaenam ratusempatpuluh delapanribuRupiah)
10Juni2011s/d10

30. PT Asuransi 22 Juni 2011 AstraBuana sampai dengan 22Juni2012

AsuransiAlat Berat

31. PT Asuransi 10 Juni 2011 MitraMaparya sampai dengan 10Juni2014

Asuransi Kendaraan Bermotor

Juni2012 kendaraan bermotor Rp242.500.000,0 (duaratusempat puluhduajutalima ratusribuRupiah); 10Juni2011s/d10 Juni2014TJH PihakKetiga Rp10.000.000, (sepuluhjuta Rupiah); 10Juni2011s/d10 Juni2013 kendaraan bermotor Rp194.000.000, (seratussembilan puluhempatjuta Rupiah); 10Juni2013s/d10 Juni2014 kendaraan bermotor Rp169.750.000, (seratusenam puluhsembilan jutatujuhratus limapuluhribu Rupiah)

120


No. Perusahaan Asuransi MasaBerlaku Pihak Tertanggung Jenis Asuransi Nilai
6Juli2011s/d6

32. PT Asuransi 6 Juli 2011 PT Dipo Star Asuransi MitraMaparya sampai dengan Finance QQ. Kendaraan 6Juli2014 SMR Bermotor

33. PT Asuransi 26 Juli 2011 AstraBuana sampai dengan 26Juli2012

PTAstra Sedaya FinanceQQ. SMR

AsuransiAlat Berat

Juli2012 kendaraan bermotor Rp238.500.000, (duaratustiga puluhdelapanjuta limaratusribu Rupiah); 6Juli2011s/d6 Juli2014TJHPihak Ketiga Rp5.000.000, (limajutaRupiah); 6Juli2012s/d6 Juli2013 kendaraan bermotor Rp190.800.000, (seratussembilan puluhjutadelapan ratusribuRupiah); 6Juli2013s/d6 Juli2014 kendaraan bermotor Rp166.950.000, (seratusenam puluhenamjuta sembilanratus limapuluhribu Rupiah) Rp2.065.470.000, (duamiliarenam puluhlimajutaempat ratustujuhpuluhribu Rupiah)

Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut adalah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. Tidak terdapat hubungan afiliasi antara PerseroanterhadapPihakAsuransi. 13. PERKARAHUKUMYANGSEDANGDIHADAPIPERSEROANDANANAKPERUSAHAAN Sehubungan dengan kemungkinan keterlibatan Perseroan dan Anak Perusahaan, anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dan Anak Perusahaan, dalam perkaraperkara perdata, pidana, administrasi negara, perselisihan hubungan industrial, perpajakan maupun kepailitan, penundaan kewajiban pembayaran utang atau pembubaran atau pemeriksaan oleh pengadilan atau instansi lainnya yang berwenang termasuk yang dimaksud dalam Undangundang nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas di hadapan badanbadan peradilan umum dan Pengadilan Tata Usaha Negara, Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) atau pada Pengadilan Hubungan Industrial, Pengadilan Pajak dan Pengadilan Niaga, sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan dan Anak Perusahaan, maupun masingmasing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dan anak perusahaan, tidak sedang terlibat perkaraperkara perdata, pidana, administrasi negara, perselisihan

121


hubungan industrial, perpajakan maupun kepailitan, penundaan kewajiban pembayaran utang atau pembubaran atau pemeriksaan oleh pengadilan atau instansi lainnya yang berwenang termasuk yang dimaksud dalam Undangundang nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, di badan peradilan umum dan arbitrase, pengadilan tata usaha negara, pengadilan hubungan industrial, pengadilan pajak dan pengadilan niaga, serta tidak terlibat sengketa hukum lainnya (di luar pengadilan) yang secara material dapat memberi pengaruh negatif (material adverse effect) kepada keuangan dan/atau kelangsungan kegiatan usaha (going concern) dan penawaran umum perdana sahamPerseroan.

122

VIII. KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN DAN ANAKANAKPERUSAHAAN



1. TINJAUANUMUM Perseroan berdomisili di Jakarta Utara. Perseroan berusaha dalam bidang pembangunan dan perdagangan.SaatiniPerseroanbelummemulaikegiatanoperasionalnya. PerseroanmerupakansuatuperusahaanindukyangmempunyaiAnakPerusahaanyaitu: 1. SMR, yang bergerak dibidang pertambangan batu mangan. SMR berdomisili di Jakarta Utama dengan lokasi pertambangan di Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Kepemilikan PerseroandiSMRadalahsebesar99,68%. 2. AKAR, yang bergerak dibidang usaha perdagangan dan masih dalam tahap pengembangan. AKAR berlokasidiJakartaKepemilikanPerseroandiAKARadalahsebesar99,00%. 3. TN, yang bergerak dibidang usaha perdagangan dan masih dalam tahap pengembangan. TN berlokasidiJakartaKepemilikanPerseroandiTNadalahsebesar99,00%. 2. KEGIATANUSAHA 2.1 Perseroan BerdasarkananggarandasarPerseroanmaksuddantujuanPerseroanialahmenjalankanusahadalam bidang perdagangan, jasa, industri, pengangkutan, perbengkelan, dan pembangunan. Sampai dengan ProspektusiniditerbitkanPerseroanbelummelakukankegiatanusahanya. Perseroan hingga saat ini belum memulai kegiatan operasionalnya, oleh karena itu pendapatan Perseroan seluruhnya berasal dari Anak Perusahaan, berikut adalah tabel pertumbuhan penjualan PerseroanberdasarkankontribusipenjualandariAnakPerusahaan: (dalamjutaanRupiah)
SMR Eksporpihakketiga ZhanjiangJunyuMineralsCo.,Ltd Lainlain Lokal AKAR TN 31Maret 2011 6.964 6.138 826 31Desember 2010 2009 2008 2007 23.860 15.647 821 7.381 10.196 2006

2.2 AnakPerusahaan 2.2.1 SMR 2.2.1.1 Umum SMRbergerakdibidangusahapertambanganyaitupertambanganbatumangan.SMRmemilikiIUPOP No. 39/KEP/HK/2010 tanggal 28 Januari 2010, dengan lokasi pertambangan batu mangan di daerah KabupatenTimorTengahSelatan,NusaTenggaraTimuryangmencakupDesaSupul,DesaLakat,Desa Tubmonas, Desa Noebesa dan Desa NobiNobi dengan luas area Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP)kuranglebih4.550hektar. Batu mangan adalah bahan tambang bersifat logam berwarna putih keabuabuan, keras dan getas mirip besi, tetapi tidak magnetis. Lambang kimia batu mangan adalah Mn. Sifat kimia dari batu mangan ini adalah kimia aktif, merupakan logam keras dan sangat rapuh, sulit untuk mencair tapi mudahteroksidasi.

123


Industri pemakai (end user) batu mangan adalah industri baja dan produser ferroalay. Batu mangan berguna sebagai bahan baku industri, seperti untuk pembuatan baterai, keramik, bahan kimia, dan baja. Namun saat ini mangan paling banyak digunakan untuk kebutuhan industri baja yang penggunaannya mencapai 90% (sumber : majalah Tambang, 3 November 2008). Kandungan mangan dapat menghasilkan baja dengan kualitas bagus, yaitu lebih kuat dan ringan dibandingkan baja dari bahan mentah lain. Kualitas demikian membuat batu mangan menjadi bahan baku paling banyak dicari oleh kalangan industri baja akhirakhir ini (sumber http://berdikarionline.com). Sebagaimana diketahui, industri baja merupakan salah satu industri dasar (hulu) yang sangat dibutuhkan, baik untukkebutuhankonstruksi,elektronik,otomotifdanlainlain. Berikutadalahketeranganmengenaikarakteristikbatumangan: Lambang : Mn NomorAtom : 25 Warna : Abuabubesi Kepadatan : 7,43g/cm TitikLebur : 1.247C TitikDidih : 2.061C

BatuMangan SMR memulai produksi secara komersil pada tahun 2010. Selama tahun 2010 SMR telah memproduksi 135.000 ton batu mangan. SMR akan meningkatkan kapasitas produksinya sampai dengan 325.000 ton pada akhir tahun 2012. SMR melakukan sendiri seluruh operasi penambangan batumangandanpengakutanbatumangan. KantorSMRberalamatdiWismaSMRlantai5,Suite501,Jl.YosSudarsoKav89,Jakarta14350. Lokasi pertambangan SMR beralamat di Jalan NikiNiki Desa Supul, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten TimorTengahSelatan. 2.2.1.2 AreaKonsesidanProyekPertambangan Area konsesi SMR terletak di kecamatan Kuatnana dan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan,diPropinsiNusaTenggaraTimur,denganluasWIUPsebesar4.550hektar.DariseluruhWIUP tersebut, terdapat sekitar 3.749,56 hektar yang berada di dalam kawasan hutan produksi. Saat ini hasilproduksibatumanganSMRdariareakonsesiseluas800,44yangberadadidesaSupul. Sebagaimana yang disyaratkan oleh ketentuan perundangundangan, untuk melakukan produksi di area hutan produksi harus mendapatkan Ijin dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Untuk itu SMR sedang dalam proses pengurusan Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan seluas 1.106 hektar. Hal tersebutdilakukanuntukmencapaitargetproduksiSMR.

124


KonsesiSMRterbagidalambeberapablokdantersebardi6(enam)enamdesa,yaituSupul,Noebesa, Lakat,Tumonas,TumudanNobiNobi.Berikutadalahpetayangmengambarkanlokasimasingmasing areakonsesiPerseroan.

Sumber:Perseroan

2.2.1.3 IjinUsahaPertambangan(IUP) Ijin Usaha Pertambangan (IUP) adalah wewewang yang diberikan oleh Pemerintah kepada Badan, Perorangan untuk melaksanakan usaha pertambangan. Kegiatan pertambangan SMR pada awalnya dilaksanakan berdasarkan KP yang diperoleh dari Pemerintah Daerah. Di dalam KP terdapat ketentuanketentuan yang wajib ditaati oleh pemilik KP dalam menjalankan kegiatan pertambangannya di wilayah pertambangan yang ditetapkan di dalam KPnya. Pemilik KP diwajibkan untuk membayar iuran tetap tahunan untuk setiap hektar dari wilayah KPnya. Apabila pemilik KP mengadakan kerjasama dengan pihak ketiga atau mengubah komposisi pemegang sahamnya, maka pemilik KP harus terlebih dahulu mendapatkan Persetujuan dari Bupati yang menerbitkan KP tersebut. KP dapat dicabut apabila pemilik KP tidak dapat mememuhi kewajibankewajiban yang diaturdalamKPtersebut. Berdasarkan persyaratan dalam UU pertambangan No 4 SMR telah mengubah KP yang dimilikinya menjadi IUP untuk mememuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam UU Pertambangan tersebut. Dalam sistem baru ini, terdapat 2 (dua) ijin usaha yaitu Ijin Usaha Produksi (IUP) dan Ijin Usaha PertambanganKhusus(IUPK). IUPhanyaterbagimenjadi2(dua)jenisyaitu: IUPberdasarkanUndang CakupanKegiatan MaksimumPeriodedanLuas undangPertambangaNo.4 Wilayah IUPEksplorasi Penyelidikanumum,eksplorasi Sampaidengan7(tujuh)tahun. danstudikelayakandariproses Maksimumluaswilayah50.000 pertambangan hektar. IUPOperasiProduksi Konstruksi,pertambangan, Sampaidengan20(duapuluh) pemurniandanpengolahan, tahun,dapatdiperpanjang penjualandantransportasi sebanyak2(dua)kalimasing masing10(sepuluh)tahun. Maksimumluaswilayah15.000 hektar

125


Berdasarkan UU Pertambangan No 4, pemberian IUP dilakukan melalui proses lelang yang diadakan oleh pemerintah kabupaten/kota, pemerintah propinsi atau pemerintah pusat, tergantung pada lokasi wilayah konsesi. Sedangkan IUPK diberikan oleh pemerintah pusat untuk daerahdaerah konsesi yang kandungan mineralnya dicadangkan untuk kepentingan strategis nasional, dimana prioritas pengelolaannya diberikan kepada BUMN dan yang kemudian melalui proses lelang dibuka bagi perusahaan swasta yang ingin ikut berpartisipasi. Baik IUP dan IUPK dapat dimiliki oleh perusahaanperusahaanPenanamanModalAsing(PMA). Berdasarkan IUPOP SMR No 39/KEP/HK/2010 tanggal 28 Januari 2010 lokasi SMR adalah seluas 3.749,56 hektar yang terletak pada sebagaian kawasan hutan Loab Tumbesi dengan fungsi sebagai hutan produksi, dan SMR sedang dalam proses pengurusan permohonan Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) untuk kegiatan produksi tambang mangan di Desa Supul, Kecamatan Kuatnana dan Desa Noebesa Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, kepada Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, untuk lahan seluas 1.106,6 hektar sesuai dengan pertimabangan teknis penggunaan kawasan hutan Pemerintah Kota Provinsi NusaTenggaraTimurDinasKehutanan. Sejak tahun 2008 hingga 2011 SMR memperoleh surat pernyataan dukungan dari warga masyarakat pemilik tanah, tua adat, dan aparat desa dari enam desa di kecamatan Kuatnana dan Amanuban Tengah, yang berisi pernyataan dukungan atas kegiatan penambangan mangan di wilayah lahan yang mereka miliki. Pada tahun 2011, SMR diwakili oleh penjabat Direktur Uatama/Kuasa Direksi, menandatangani Surat Pernyataan Dukungan Kegiatan Penambangan. Surat ini berisi pernyataan dukungan dari para pemilik tanah terkait kegiatan SMR dengan memberikan hak pengelolaan atas tanah yang dimiliki, yang berlaku selama masa Ijin Usaha Pertambangan, dan perpanjangannya, yang dimiliki oleh SMR. Hak pengelolaan tersebut termasuk namun tidak terbatas untuk menyerahkan dan menggunakan lahan/bidang tanah, melakukan kegiatan pembukaan lahan, pembuatan jalan akses baru ke area tambang, perbaikan jalan akses yang sudah ada, dan pengangkutan hasil tambang dan penjualanhasiltambangdiwilayahtersebut. BerikutadalahpenjelasansingkatdarisetiaptahapProsesPenambanganSMR TahapPenyelidikanUmum Selama tahap penyelidikan umum, pemegang IUP diharuskan melaksanakan penyelidikan umum dalam wilayah kontraknya untuk mengetahui kemungkinan lokasi cadangan batu mangan secepat mungkin setelah penandatanganan IUP. Setiap penemuan cadangan batu mangan dengan skala signifikan harus diberitahukan kepada Pemerintah. Tahap penyelidikan umum berdasarkan IUP berakhir 12 bulan setelah tanggal IUP. Setelah itu area yang tidak teridentifikasi memiliki cadangan BatuManganyangdipandangekonomisharusdikembalikankepadaPemerintah. TahapEksplorasi Setelah Tahap Penyelidikan Umum, pemegang IUP diharuskan mengeksplorasi daerah dimana terdapatcadanganBatuManganyangdipandangekonomis.JangkawaktueksplorasiberdasarkanIUP berakhir 36 bulan setelah Tahap Penyelidikan Umum tetapi dapat diperpanjang hingga dua kali periode 12 bulan. Setelah tahap tersebut area tambangan yang tidak teridentifikasi memiliki cadanganBatuManganyangdipandangekonomisharusdikembalikankepadaPemerintah. TahapStudiKelayakan Setelah Tahap Eksplorasi, pemegang IUP diharuskan melaksanakan studi kelayakan terhadap wilayah kontrak yang tersisa. Tahap Studi Kelayakan dilakukan dalam periode 12 bulan. Pada akhir studi tersebut,pemegangIUPwajibmenyerahkanlaporankepadaPemerintahtentangkelayakanekonomis wilayahIUPtersebut.

126


TahapKonstruksi Setelah memperoleh seluruh Persetujuan dan ijin yang diperlukan, Tahap Konstruksi dimulai dimana pemegang IUP wajib membangun infrastruktur dan fasilitas penambangan yang diperlukan agar proyek penambangan beroperasi. Pekerjaan konstruksi biasanya harus diselesaikan dalam waktu 36 bulansetelahakhirdariTahapStudiKelayakan. TahapOperasi Setelah Tahap Konstruksi berakhir dan setelah memperoleh seluruh Persetujuan dan ijin yang diperlukan,TahapOperasidimulai. IUP berlaku efektif selama 20 (dua puluh) tahun setelah memperoleh ijin eksploitasi. Perpanjangan dimungkinkandengankesepakatanantaraPemerintahdanpemegangIUP. 2.2.1.4 ProdukBatuMangan Batu mangan yang diproduksi SMR adalah produk dengan spesifikasi tunggal dimana hasil produksi batumanganPerseroanmemilikikualitasdengankadardiatas47%. Berikut adalah spesifikasi khusus Produk SMR berdasarkan Report of Analysis yang dilakukan oleh Sucofindopadatanggal1011September2009 Parameter Unit Hasil Manganese(Mn)Total % 47,47 IronTrioxide(Fe2O3) % 0,68 % 4,75 AluminiumTrioxide(AI2O3) CalciumOxide(CaO) % 0,24 MagnesiumOxide(MgO) % 0,02 % 75,13 ManganeseDioxide(MnO2) % 0,06 ChromiumTrioxide(Cr2O3) % 0,21 SodiumOxide(Na2O) % 0,68 PotassiumOxide(K2O) % 5,36 SiliconDioxide(SiO2) % 0,27 TitaniumDioxide(TiO2) LossOnIgnition(LOI) % 12,56 Phosphorus(P) % 0,065 Sulfur(S) % 0,107 MoistureContent(MC) %,AR 0,58
*AR(Asreceivedbasis)

2.2.1.5 CadanganBatuMangan LAPI ITB telah melakukan penelaahan atas perkiraan cadangan yang dimiliki SMR, berdasarkan hasil evaluasiyangdilakukanolehLAPIITBsesuailaporantanggal4Februari2011jumlahcadangansumber daya mangan adalah sebesar 2.734.970 ton. Penelahaan dilakukan terdapat 791 hektar atau hanya 17% dari luas total IUPOP SMR yang seluas sekitar 4.550 hektar. Dengan demikian masih terdapat kemungkinan mangan di daerahdaerah lainnya, jika dilakukan eksplorasi lanjutan yang berupa pengeboran. BerikutadalahjumlahsumberdayamangandidaerahIUPOPSMRuntukmangandengankadarlebih besardari50% Uraian Terukur Terindikasi Terduga SumberdayaIUPPSMR 1.440.000 3.225.400 2.503.000 Jumlahterukur+terindikasi(insitu) 4.665.400 Jumlahterduga 2.503.000

127


BerikutadalahjumlahsumberdayamangandidaerahIUPOPSMRuntukmangandengankadarlebih besar1030% Uraian Terukur Terindikasi Terduga SumberdayaIUPPSMR 1.006.600 2.253.300 1.736.000 Jumlahterukur+terindikasi(insitu) 3.259.900 Jumlahterduga 1.736.000 Berdasarkan laporan yang dibuat oleh LAPI ITB, perhitungan cadangan hanya dapat dilakukan pada sumberdayaterukurdanterindikasi.Jumlahkeduasumberdayainiuntukmanganyangberkadarlebih dari 50% adalah sebesar 4.665.400 metrik ton, dimana perhitungan cadangan tidak dilakukan pada manganyangberkadar1030%. Dari jumlah sumberdaya terukur dan terindikasi yang berkadar lebih dari 50% tersebut yang dapat ditambang (mineable) adalah sebesar 3.907.100 metrik ton. Dikarenakan terdapat sumberdaya yang memiliki topografi dan geometri yang ekstrem (hampir tegak). Kemiringan yang hampir tegak tersebut mengakibatkan semakin banyak bench penambangan yang harus dibuat, yang mengakibatkan semakin banyak juga tanah penutup (waste/overburden) yang akan dihasilkan. Waste yangterlalubanyakmengakibatkanpenambanganmenjaditidakekonomis. SMR hingga saat ini masih menggunakan penambangan semi mekanik dimana proses pemilahan, packing dan loading mengunakan tenaga manusia, maka dari jumlah minebale sebesar 3.907.100 akanterdapatmininglostsebesar30%.Sehinggacadanganmangansetelahdikurangiolehmininglost akibatmotodepenambangansemimekanikadalahsebesar: 3.907.100metriktonX30%=2.734.970metrikton Berdasarkan laporan LAPI ITB, dengan melakukan pengolahan lebih lanjut, mining lost yang sebesar 30%tersebutdapatdirecoverysebanyak90%.SehinggacadanganmanganSMRmenjadisebesar: 2.734.970metrikton+(90%X1.172.130metrikton)=3.789.887metrikton 2.2.1.6 KapasitasProduksi SMR memulai produksi batu mangannya pada tahun 2010, dimana pada tahun 2010 SMR telah memproduksisebanyak12.000tonperbulan. Tabel berikut adalah ringkasan data volume produksi, volume penjualan dan ratarata harga jual per tonuntukmasingmasingperiode. 31Maret 31Desember Keterangan 2011 2010 2009 2008 Kapasitasproduksi(ton) 9.000 30.000 RatarataKapasitasterpakai(ton) 2.732 12.331

128


Berikutadalahbaganprosesproduksi: Pembuangan OverBurden Pembukaan Lahan Pengapalan

Penambangan

Pemilihan

Pengangkutan ke stockpile

Packing

Stockpile

Pengiriman ke Pelabuhan

Sumber:Perseroan 2.2.1.7 KegiatanOperasiPenambangandanLogistik Berikut adalah langkahlangkah yang dilakukan Perseroan dalam menjalankan usahanya pertambangannya yang terdiriatas5langkahutamameliputi: 1. Eksplorasi Aktivitas eksplorasi termasuk pengumpulan data, pemodelan geologi, evaluasi kondisi keuangan dan riset pasar. Pengumpulan data adalah proses identifikasi lokasi, bentuk dan kualitas cadangan batu mangan. Prosesinidilakukanberdasarkanpemetaangeologi,yangberupasurveikondisipermukaantanah. Pemodelan geologi adalah proses transfer data dari setiap titik observasi ke dalam bentuk maket 3 dimensi lapiran batu mangan. Hal ini diperlukan untuk memperkirakan kandungan batu mangan yang tersedia di suatu lapisan dan berdampak pada pemilihan metode penambangan tertentu. Pemodelan geologi juga dapat memberikan informasi mengenai kualitas batu mangan. Perseroan menunjuk LAPI ITB untuk melakukanperhitunganestimasisumberdayadancadanganbatumangandiareaIUP. Berdasarkan laporan LAPI ITB perhitungan cadangan hanya menempati 17% atau 791 hektar di daerah IUP OP SMR. Datadata tersebut kemudian diterjemahkan sebagai cadangan terukur + terindikasi dan cadangan terduga. SMR melakukan aktivitas pengumpulan data dan memperbaharui model geologi secara terus menerus sesuai perkembangan metode pengukuran untuk menambah tingkat keyakinan/kepercayaan terhadapcadanganyangdimiliki. SMR melakukan evaluasi keuangan untuk menentukan apakah pelaksanaan penambangan atau perluasan daerah penambangan memang layak secara ekonomis untuk dilakukan. Evaluasi ini mencakup harga batu mangan, permintaan produk, investasi modal yang dibutuhkan, penambangan, biaya pemrosesan dan transportasi. Selain itu Perseroan melakukan riset pasar untuk memperoleh informasi mengenai tingkat permintaanbatumangan,hargabatumangandanjugapelangganbatumanganyangpotensial. Berikutadalahbiayaeksplorasidanpengembanganyangtelahdikeluarkan: (dalamribuanRupiah) 31Maret 31Desember Keterangan 2011 2010 2009 2008 Biayaeksplorasidanpengembangan 90.686.939 90.659.461 90.430.351 27.831.874

129

2.

PerencanaanPenambangan Dengan data yang terkumpul dari aktivitas eksplorasi awal, SMR menyusun rencana penambangan jangka panjang dan rencana produksi. Aspekaspek lain yang turut dipertimbangkan antara lain kondisi alam yang mencakup topografi, desa sekitar dan rencana rehabilitasi pasca penambangan. Sejalan dengan data eksplorasi yang terus berkembang, model geologidiperbaharuisecaraberkesinambungansebagaidasarperubahanrencanapenambangan. PenambanganBatuMangan. Metode penambangan yang dilakuan adalah dengan metode semi mekanik, dimana penambangan dilakukan dengan mengeruk lapisan batu mangan menggunakan ekskavator (gambar A). Hasil pengerukan tersebut kemudian dipindahkan ke area khusus untuk kemudian dilakukanprosespemilihan,packingdanloadingmenggunakantenagakerjamanusia(gambarB). Berdasarkan kadarnya terdapat 2 jenis mineralisasi mangan yang terdapat di area konsesi SMR yaitu mangan dengan kadar Mn lebih dari 50% dan kadar Mn dengan kadar antara 10% 30%. Batu mangan yang diproduksi oleh SMR hanya batu mangan berkadar Mn diatas 47%, oleh karenaitudilakukanprosespemilihan.KadarmangandenganMndiatas50%bercirikankerasdan pejal dengan warna abuabu metalik, mengandung mineral oksida mangan terutama pirolusit, sedangkan mangan dengan kadar Mn 10% 30% bercirikan relatif lunak dan lepaslepas dengan warna umumnya abuabu. Proses pemilihan ini mengunakan tenaga manusia dimana berisiko akanadanyamininglost.]

3.

GambarA Sumber:Perseroan

GambarB

Batu mangan yang telah dipilih kemudian dimasukkan kedalam karungkarung yang masing masingberatnya50kg,karungkarungtersebutkemudiandikumpulkandistockpilesampaijumlah tertentuuntukdikirim. PenambanganPerseroanberoperasipadaharikerjaselama8jampershift,kecualiapabilaterjadi gangguan cuaca seperti hujan. Perseroan memperkerjakan 2 (dua) shift penambangan yang bekerjadimanashiftpertamabekerjauntukpengumpulanbatumanganyangbekerjadipagidan siang hari, shift kedua bekerja untuk pengupasan tanah yang bekerja selama sore dan malam hari. Lokasi tambang Perseroan memiliki fasilitas kantor dan tempat menginap bagi karyawan SMR,dilengkapidenganfasilitasjalan,listrik,saranaairbersihdanklinikpengobatan. 4. PengangkutanBatuMangan Batu mangan yang diperoleh dari hasil penambangan diangkut dengan truk untuk kemudian dibawa ke gudang (stockpile) yang berjarak antara 1015 km (tergantung dari lokasi mana batu mangan tersebut ditambang). Jalan yang dilalui oleh truk tersebut adalah jalan dengan lapisan batupasirsehinggabisadilaluiolehtrukberkapasitas820ton.

130


Dari stockpile batu mangan tersebut dibawa dengan truk ke Pelabuhan Tenau di Kupang yang berjarang kurang lebih 175km. SMR menunjuk pihak ketiga untuk melakukan operasi pengangkutanbatumangandaristockpilekepelabuhan.

5.

PengapalandanTransportasiBatuMangan Di pelabuhan Tenau Kupang, batu mangan diangkut dengan menggunakan vessel atau container yang berkapasitas sekitar 20.000 25.000 DWT. Bila batu mangan diangkut dengan menggunakan vessel maka batu mangan dapat langsung dikirim ke pelanggan SMR di Cina. SedangkanbilamenggunakancontainermakabatumanganharusdiangkutkePelabuhanTanjung PerakdiSurabaya,untukkemudiandilanjutkankenegaratujuan.

2.2.1.8 PengendalianKualitas Proses pengendalian kualitas dilakukan mulai dari pengambilan sample di lapangan oleh tim geologis SMR sebelum mulai dilakukannya eksplorasi dimana bila hasil dari analisa ditemukan batu mangan dengan kadar sesuai standar produk SMR maka akan dilakukan eksplorasi di area pertambangan tersebut,selainituSMRjugamengirimkansamplehasileksplorasibatumagankelaboratoriumuntuk mengetahui kadar batu mangan untuk memastikan kualitas batu mangan sesuai dengan ketentuan spesifikasi yang tertera dalam perjanjian jual beli, analisa kadar batu mangan di laboratorium di lakukanolehpihakindependen. PengendalianmutudilakukanolehpihakSMRdanPihakIndependen(PTSucofindo(Persero)),dimana samplediambiluntuksetiaplapisanbatumanganyangberbeda,dimanakemudiansampledibawake laboratorium untuk dicek kadar mangannya. Pegawai SMR yang bertanggung jawab dalam pengendalian mutu harus telah mengikuti sejumlah training yang diselenggarakan oleh SMR, sedangkan pihak independen yang bertanggung jawab adalah pihak yang telah melakukan verifikasi sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Republik Indonesia nomor 384/M DAG/KEP/6/2008 tanggal 27 Juni 2008 tentang Penetapan Surveyor sebagai Pelaksana Verifikasi atau Penulusan Teknis terhadap ekspor produk pertambangan tertentu, Lampiran Keputusan Menteri PerdaganganR.Inomor384/MDAG/KEP/6/2008tanggal27Juni2008. Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan SMR belum pernah melanggar perjanjian dan SMR belum pernah mengalami kondisi dimana pengiriman batu mangan ditolak oleh pelanggan karena tidak memenuhispesifikasi. 2.2.1.9 FasilitasInfrastruktur Untukmenunjangproduktivitas,SMRmembanguninfrastrukturdiareakonsesi,diantaranya: Jalanutamamenujudesasepanjang41,2km Pelebaranjalansepanjang17,8km. Jaringankomunikasi/internet Dalam jangka menengah SMR akan membangun sarana dan prasarana di area pertambangan baik jalan baru maupun perbaikan jalan desa yang sudah ada, selain itu SMR akan membangun stock pile, fasilitaslistrikdanair. Dalam jangka panjang Perseroan berencana untuk membangun akses jalan tambahan sehingga memudahkan logistik dan dapat mempersingkat waktu tempuh pengiriman batu mangan dari area penambangan ke stock pile. Selain itu Perseroan akan menyediakan lahan seluas sekitar 5 hektar untuk fasilitas proses pencucian dan pemisahan batu mangan di daerah Soe. Proses Pencucian dan pemisahanbatumangantersebutbergunauntukmeningkatkankualitasbatumangan. Perseroan berkeyakinan bahwa kebijakan yang dilakukan saat ini akan dapat membantu meningkatkan proses logistik, mengurangi biaya, mengurangi cycle time, biaya per unit dan demurragecosts,danjugamembantuPerseroandalammelakukanmanajementambang,persediaan, transportasidanpengangkutandenganlebihefisien.

131


2.2.1.10 KeselamatanKerjaDanLingkungan KeselamatanKerja SMR sangat mengutamakan keselamatan kerja pada seluruh aspek operasionalnya, dan menerapkan standarPemerintahdalamhalkesehatandankeselamatanindustrial.Keselamatankerjaadalahfaktor penting yang SMR perhitungkan dalam penyusunan rencana ekspansi dan peningkatan kapasitas produksi SMR. SMR selalu berusaha untuk meminimalkan risiko kecelakaan, cedera, dengan cara mengawasi dan meningkatkan standar kesehatan dan keselamatan. Walaupun SMR belum memiliki sistem formal untuk manajemen kesehatan dan keselamatan kerja, SMR telah merumuskan dan mengikutikebijakankebijakanuntukmenciptakanlingkungankerjayangaman.SMRmelakukanaudit atas kegiatan penambangan setiap tiga bulan untuk mengawasi penerapan panduan keselamatan tersebut. Tambang SMR pernah terjadi kecelakaan namun diklasifikasikan sebagai kecelakaan ringan. Risiko utama keselamatan di lokasi tambang SMR berkaitan dengan kecelakaan di jalan, walaupun SMR secara terus menerus berusaha untuk meningkatkan standar keselamatan di setiap aspek operasionalSMR. PengelolaandanPemantauanLingkungan Kegiatan usaha SMR tunduk kepada Undangundang dan peraturan perundangundangan termasuk tunduk kepada peraturan perundangundangan lingkungan hidup di Indonesia. Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) adalah badan pemerintah yang bertugas untuk menerapkan dan mengawasi pelaksanaan kebijakan Pemerintah di bidang lingkungan hidup, dalam bidang pengendalian dampak lingkungan, dan pengawasan operasi penambangan SMR oleh badan pemerintah daerah. KLH berada langsung di bawah Presiden dan berkoordinasi dengan Badan atau Departemen milik Pemerintah lainnya termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam hal pertambangan. SMR berkomitmen untuk berusaha menerapkan manajemen lingkungan hidup yang sesuai dengan peraturanyangberlaku. Perlindungan lingkungan hidup di Indonesia diatur oleh beberapa undangundang, peraturan dan keputusan,termasuk: Undangundang No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU32/2009); Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1999 tentang Analisa Mengenai Dampak Lingkungan atau AMDAL; Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 11 Tahun 2006 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib Dilengkapi dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Peraturan11/2006); Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 1453K/29/MEM/2000 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Tugas Pemerintah di Bidang Pertambangan Umum (Keputusan1453); Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 1457/K/28/MEM/2000 tentang PedomanTeknisPengelolaanLingkungandiBidangPertambangandanEnergi(SK1457); PeraturanMenteriEnergidanSumberDayaMineralNo.18tahun2008tentangReklamasidan PenutupanTambang(Peraturan18/2008);dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 2010 tentang Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup dan Surat Pernyataan KesanggupanPengelolaandanPemantauanLingkunganHidup. SMRtelahmemperoleh: 1. Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KAANDAL) Rencana usaha Dan/Atau Kegiatan Penambangan Mangan, sesuai dengan surat keputusan Bupati Timor Tengah Selatan nomor 48/KEP/HK/2009 tanggal 16 Mei 2009 tentang Persetujuan Kesepakatan Kerangka Acuan AnalisisDampakLingkunganHidup(KAANDAL)RencanaUsahaDan/AtauKegiatanPenambangan Mangan oleh SMR di Desa Supul Kecamatan Kuatnana dan Desa Noebesa kecamatan Amanuban Tengah. 2. Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) sesuai dengan surat keputusan Bupati Timor

132


Tengah Selatan nomor 48/KEP/HK/2009 tanggal 16 Mei 2009 tentang Persetujuan Kesepakatan Lingkungan Hidup terhadap Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL), Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) dari Rencana Usaha Dan/Atau Kegiatan Penambangan Mangan oleh SMR di Desa Supul Kecamatan Kuatnana dan DesaNoebesakecamatanAmanubanTengahKabupatenTimorTengahSelatan.

2.2.1.11 PemasarandanPenjualan SMR mengelola pemasaran dan penjualan batu mangan melalui divisi pemasaran internal. Divisi pemasaran SMR didukung oleh tim pemasaran yang berpengalaman yang bertanggung jawab untuk memelihara hubungan dengan pelanggan. Seluruh produk batu mangan SMR saat ini dibeli oleh perusahaanperdaganganlokaldaninternasional.

Pembeli produk SMR saat ini dilakukan secara kontrak yang umumnya diukur berdasarkan volume batu mangan yang dipasok. Harga penjualan batu mangan umumnya ditentukan berdasarkan negosiasiantaraSMRdenganpelanggan.

Penjualan batu mangan SMR dilakukan dalam mata uang Rupiah sebagai acuan. Persyaratan pembayaran dan pengiriman batu mangan telah diatur dalam kontrak. Baik untuk pembelian lokal dan internasional metode pembayaran yang dilakukan adalah dengan Telegraphic Transfer, dengan sistem pembeli membayar Down Payment sebelum barang dikirim, dan akan dilunasi pada saat batu mangansiapdikirimdariPelabuhanTenau,Kupang. TabelberikutinimenggambarkanvolumepenjualanbatumanganSMR: 31Maret 31Desember Keterangan 2011 2010 2009 2008 Penjualan(ton) 3.316 11.908 5.256 Penjualan(jutaanRp) 6.964 23.860 10.196 Tabelberikutiniadalahpenjualanbatumanganberdasarkanjenispelanggan: (dalamjutaanRupiah) 31Maret 31Desember Keterangan 2011 2010 2009 2008 Ekspor 6.964 16.479 Lokal 7.382 10.196 Jumlah 6.964 23.860 10.196 SMR saat ini mengekspor seluruh batu mangannya dan masih tergantung kepada salah satu pelanggan dimana pelanggan tersebut membeli lebih dari 80% batu mangan yang diproduksi oleh SMR. SMR masih tergantung kepada pelanggan tersebut dikarenakan hingga saat ini SMR belum meningkatkan hasil produksi batu mangannya sehingga SMR belum dapat melakukan pemasaran ke pihak pelanggan lain dikarenakan terbatas hasil produksi batu mangan SMR. Dikarenanya tingginya tingkat ketergantungan SMR kepada pelanggan tersebut, oleh karena itu SMR berusaha untuk memenuhi syarat yang dikehendaki oleh pelanggan tersebut diantaranya adalah kualitas minimum batu mangan yang dikehendaki, yaitu batu mangan yang berkadar mangan minimal 47%. Dan untuk batu mangan yang diperkirakan berkadar mangan dibawah 47% tetap berada di area tambang, dikarenakanbatumanganyangberkadardibawah47%tidakditambangolehSMR. Tabelberikutiniadalah%tingkatketergantunganpenjualanbatumanganterhadappelangganSMR (dalamjutaanRupiahkecualidalam%)
Keterangan Ekspor ZhanjiangJunyuMineralCo.,Ltd Lainlain Lokalpihakketiga Tn.Khong 31Maret 2010 % 6.138 88,14 826 11,86 2010 15.647 831 % 65,58 3,48 31Desember 2009 % 2008 %

3.434

33,68

133


Keterangan CVAnugerahBumiNusantara PTAlphaSuryaCemerlang CVPerkasaMandiri Lainlain Total 31Maret 2010 % 6.964 100,00 2010 4.382 3.000 23.860 % 31Desember 2009 % 3.235 31,73 1.800 17,66 1.726 16,93 10.196 100,00 2008 %

18,37 12,57 100,00

BerikutadalahkontrakpenjualanSMR: 1. KontrakPerjanjianPenjualandenganZhanjiangJunyuMineralsCo.Ltd. Masaberlakukontrak 23November2010sampaidengandipenuhijumlahkuantitasbatu mangansebanyak15.000DMTdengantoleransikuranglebih10% NilaiKontrak Rp2.100.000,perDMT MekanismePembayaran FOBPelabuhanKupang,Indonesia Syarat&KondisiLainnya Kedua belah pihak menyetujui atas adanya transaksi pembayaran uangmukasebesarRp15.000.000.000, PerpanjanganKontrak Tidakada PemutusanKontrak Tidakada Sampai dengan 9 September 2011 SMR sudah memenuhi kontrak penjualan sebanyak 6.924 DMT 2. Kontrak Perjanjian Penjualandengan Zhanjiang Development District Jinghong Trade Limited Company. Masaberlakukontrak 22 November 2010 sampai dengan dipenuhinya jumlah kuantitas batu mangan sebanyak 10.000 DMTdengan tolenrasi kurang lebih 10%. NilaiKontrak Rp2.100.000,perDMT MekanismePembayaran FOBPelabuhanKupang Syarat&KondisiLainnya Kedua belah pihak menyetujui atas adanya transaksi pembayaran uangmukasebesarRp10.000.000.000, PerpanjanganKontrak Tidakada PemutusanKontrak Tidakada Sampai dengan 9 September 2011 SMR sudah memenuhi kontrak penjualan sebanyak 2.112 DMT Untuk saat ini kontrak/pelanggan SMR hanya terdiri dari 2 pihak, namun di masa yang akan datang SMR bermaksud untuk menjual batu mangan langsung ke end user seperti ke industri baja dan produser ferroaloy. SMR berkeyakinan dengan tim pemasaran yang dimiliki peluang untuk mendapatkankontrak/pelangganbaruakandapatdilakukandimasayangakandatang. Tidak ada hubungan afiliasi antara Perseroan dan Anak Perusahaan dengan pihak Zhanjiang Junyu MineralsCo.LtddanZhanjiangDevelopmentDistrictJinghongTradeLimitedCompany. 2.2.2 AKAR

Berdasarkan anggaran dasar maksud dan tujuan AKAR ialah berusaha dibidang perdagangan, pembangunan, perindustrian, percetakan, pertanian, jasa dan angkutan. Sampai dengan prospektus iniditerbitkanAKARbelummemulaikegiatanoperasionalnya. 2.2.3 TN

Sesuai dengan Akta Pendirian TN maksud dan tujuan serta kegiatan usaha TN adalah bidang pertambangan. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas TN dapat melaksanakan kegiatan usaha pertambangan mineral bukan logam meliputi intan, korundum, grafit, arsen, pasir kuarsa, fluorspar, kriolit. Sampai dengan prospektus ini diterbitkan TN belum memulai kegiatan operasionalnya.

134


3. KEUNGGULANKOMPETITIF Jelaskan beberapa keunggulan kompetitif Perseroan dan Anak Perusahaan dibandingkan dengan pesaingnya. Anak Perusahaan Perseroan adalah perusahaan pertama yang mendapatkan IUP untuk eksploitasimangan(sumber:DinasPertambanganNTT,Agustus2010) Pada tahun 2010 Perseroan melalui SMR mendapatkan IUP untuk mengeksploitasi batu mangan. Dengan demikian Perseroan telah memiliki pengalaman ekploitasi batu mangan dibanding pesaingnyadiIndonesia. Didukungtenagaahliyangkompeten. Perseroan berkeyakinan bahwa tim manajemen Perseroan dan Anak Perusahaan memiliki pengalaman dan keahlian dalam mengelola perusahaan batu mangan. Setiap anggota tim manajemen memiliki pengalaman di bidangnya masingmasing, Selain itu pemegang saham Perseroan telah berkecimpung di industri pertambangan, sehingga memberikan pemahaman yang mendalam kepada manajemen tim yang merupakan faktor penentu dalam keberhasilan Perseroan danAnakPerusahaanmengelolakegiatanusahanya.

Potensikonsesiyangluasdengancadanganyangbesar. Berdasarkan IUP total area konsesi SMR adalah sebesar 4.550 hektar, dimana saat ini baru sekitar 800,44 hektar yang telah di ekplorasi oleh SMR. Berdasarkan estimasi cadangan batu mangan SMR berdasarkan laporan evaluasi yang dilakukan oleh LAPI ITB cadangan terukur dan terindikasi untuk mangan yang berkadar lebih dari 50% adalah sebesar 4.665.400 metrik ton. Hasil tersebut diperolehdaridatamanganyangtersediadisekitar791hektaratau17%daritotalluasIUPOPSMR yang sebesar 4.550 hektar. Perseroan berkeyakinan dengan memiliki cadangan (reserves) dan sumber daya (resources) yang besar sesuai dengan hasil laporan evaluasi tahun 2011 yang dilakukanLAPIITB,Perseroandapatmempertahankanpertumbuhanproduksibatumangandimasa yangakandatang. Kadaryangrelatiftinggi Seluruh cadangan dan sumber daya batu mangan SMR merupakan batu mangan yang berkadar relatif tinggi, dengan kadar diatas 47%. Kualitas batu mangan dengan kadar yang relatif tinggi tersebut dapat dibuktikan oleh kemampuan SMR untuk menawarkan harga jual yang tinggi untuk batumanganhasilproduksiSMRdanditerimadenganbaikolehpelangganSMR. 4. STRATEGIUSAHA Visi Perseroan dan Anak Perusahaan adalah menjadi salah satu perusahaan terbaik dalam eksplorasi, pengembangandankonversisumberdayaalamdiAsiaTenggara. Perseroan dan Anak Perusahaan berencana mewujudkan visi tersebut dengan menerapkan strategi sebagaiberikut: Meningkatkanhasilproduksi Perseroan dan Anak Perusahaan bermaksud untuk terus meningkatkan produksi batu mangan melalui antara lain eksplorasi dan pengembangan kegiatan penambangan di wilayah konsesi pertambangan yang sudah ada. Perseroan dan Anak Perusahaan pada saat ini memiliki kapasitas pengolahan batu mangan sekitar 30.000 metrik ton per tahun dan bermaksud untuk meningkatkankapasitasproduksimenjadi75.000metriktonpertahunpadatahun2012 Mengembangkaninfrastrukturagarmampumeningkatkanproduskidanmengurangibiaya Untuk mencapai target produksi yang diinginkan, Perseroan dan Anak Perusahaan akan terus meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur yang diperlukan. Perseroan dan Anak Perusahaan saat ini memiliki kapasitas infrastruktur terpasang yang signifikan dan berencana untuk melakukan investasi tambahan yang mengembangkan infrastruktur batu mangan yang ada saat ini. Perseroan dan Anak Perusahaan akan melanjutkan implementasi dan pengembangandanpeningkataninfrastruktursehinggadapatmeningkatkanefisiensidanpada akhirnyamenurunkanbiayaproduksi.

135

Meningkatkan cadangan batu mangan dengan mencari sumber daya cadangan baru dan meningkatkanusahausahaeksplorasi. Perseroan dan Anak Perusahaan bermaksud untuk terus melakukan kegiatan eksplorasi dengan tujuan untuk meningkatkan cadangan batu mangan terukur + terindikasi dan terduga serta terus mengevaluasi peluang untuk memperoleh wilayah tambang baru untuk memfasilitasi pertumbuhan dan produksi bata mangan di masa depan. Perseroan dan Anak Perusahaan berkeyakinan bahwa kegiatan eksplorasi yang terus menerus memungkinkan Perseroan dan Anak Perusahaan untuk merencanakan kegiatan penambangan secara lebih efisien dan modern guna memenuhi target produksi dan mencapai pertumbuhan produksi yangberkelanjutan. Mengembangkandanmelakukandiversifikasibasispelanggan. Saat ini SMR masih menjual seluruh hasil produksinya ke perusahaan perdagangan (trader) di China. Di masa yang akan datang SMR bermaksud untuk dapat menjual hasil produksi ke end usersepertikeindustribajadanproduserferroalloy. Melanjutkanfokuspadakeselamatankerja,perlindunganataslingkunganhidup,keunggulan kinerjadanhubungandenganmasyarakat. Perseroan dan Anak Perusahaan memiliki komitmen untuk mempertahankan standar internasional yang tinggi dengan keselamatan kerja, perlindungan atas lindungan hidup dan hubungan dengan masyarakat dalam setiap proyek. SMR mengoperasikan daerah penambangan seluas 4.550 hektar dengan desadesa yang berdekatan dengan area konsesi SMR. Untuk kelangsungan dan keberhasilan jangka panjang, Perseroan dan Anak Perusahaan berkeyakinan pentingnya untuk menjalin hubungan yang erat dan memberikan manfaat bagi komunitas masyarakat setempat. Perseroan dan Anak Perusahaan terus melanjutkan pembinaan jaringan komunitas lewat programprogram pengembangan yang berfokus pada kesehatan, pendidikan dan bantuan teknis selain juga pencipataan usaha dan lapangan kerja untuk masyarakat, dimana Perseroan dan Anak Perusahaan berkeyakinan bahwa usahausaha tersebut sebagai bagian yang tidak terpisahkan untuk menciptakan stabilitas dan pengembanganbisnisdanoperasinya.

5.

PERSAINGAN&PROSPEKUSAHA

PersainganUsaha Hingga saat ini Perseroan melalui SMR merupakan perusahaan pertama yang telah mendapatkan IUP Eksplorasi dan IUP Operasi Produksi yang belum mempunyai saingan di Indonesia karena tambang batu mangan yang ada saat ini masih berupa tambang rakyat (sumber Dinas Pertambangan NTT Agustus2010).Sedangkanuntukpersaingandipasarinternasionalpesaingdatangdarinegaranegara yang memproduksi batu mangan dalam jumlah besar, seperti Gabon, Australia, China, Brazil, Afrika Selatan,Ukraina.SelainitukualitasbatumanganSMRadalahsalahsatuyangterbaikdidunia.Dimana berdasarkan hasil foto satelit dan uji laboratorium, mangan di Timor dan Flores, khususnya di Manggarai memiliki kadar terbaik di dunia di atas 50 persen (sumber www.batukar.info 26 August 2010). Pada umumnya persaingan antar produsen batu mangan di internasional didasarkan pada faktor kualitas, biaya pengiriman dan harga batu mangan itu sendiri. Pencarian batu mangan ke NTT akan terus ada dan bertambah dalam beberapa tahun ke depan, bahkan bisa lebih lama. Alasan utamanya sederhana, yaitu pemenuhan kebutuhan industri di negeri Tiongkok dan Asia Timur lainnya (Jepang dan Korea) yang cenderung mencari sumber bahan baku terbaik dan terdekat, dibandingkan harus mendatangkan komoditi tersebut dari Ukraina ataupun Afrika Selatan yang memakan biaya lebih besar(http://berdikarionline.com23September2010).

136


Berikutadalahestimasirataratakualitasbatumangandunia* 20032009
60% 50% 50% 40% 30% 20% 20% 10% 0% Brazil Perseroan Gabon Austalia SouthAfrica Mexico India World Average Ukraine China 47% 46% 44% 44% 38% 35% 35% 31%

*ProspektusIPOCITICDamengTahun2010,BursaSahamHongKong SMR saat ini menjual seluruh batu mangan yang dihasilkan kepada para konsumen di Cina. SMR saat ini memiliki keunggulan kompetitif yakni kadar mangan yang cukup tinggi, dengan kadar Fe yang relatif rendah. Selain itu, SMR juga memiliki keuntungan biaya angkutan yang kompetitif apabila dibandingkan dengan para pesaingnya. Di Cina, SMR bersaing dengan perusahaanperusahaan RRC yang besar dan perusahaanperusahaan pertambangan internasional. Sementara banyak dari pesaing yang berbasis di Cina saat ini dirugikan oleh terbatasnya infrastruktur angkutan, yang harus diangkut melalui darat. Dengan perbaikan sarana pengangkutan komoditas di Cina, maka para pesaing RRC di masayangakandatangdapatmemilikibiayaangkutanyanglebihrendahdaripadaSMR.PasardiRRC sangat terbagibagi dan SMR menghadapi persaingan harga dari beberapa produsen kecil setempat yang menghasilkan batu mangan dengan biaya yang secara signifikan lebih rendah dari pada SMR karena berbagai faktor, termasuk belanja mereka yang lebih rendah berkenaan dengan keselamatan kerjadankepatuhanterhadapperaturan ProduksimangandiIndonesiatidakmencapai10persentotalproduksidunia,sehinggapasarmangan cenderung melirik Afrika Selatan, Ukraine, Australia, China, India, dan Brasil yang memiliki produksi besaruntukmemenuhipermintaan.NamundemikiankarenadiwilayahNusaTenggaraTimorkualitas mangannya tinggi, sehingga banyak investor melirik batu mangan dari wilayah tersebut untuk diantarpulaukandanselanjutnyadieksporkeluarnegeri,terutamakeChinadanVietnam.pembuatan besi dan baja sangat membutuhkan mangan dengan kadar tinggi mencapai di atas 40 persen. Berdasarkan penelitian para investor tambang dunia, potensi mangan di Nusa Tenggara Timur terdapat di Pulau Timor yaitu di Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, dan Belu. (sumber:Antara5Agustus2010danwww.floresnews.com6Agustus2010) ProspekUsahaBatuMangan(sumber:www.majalahtambang.com3November2008) Prospek batu mangan sangat bergantung pada industri baja dunia. Saat ini 90 persen produksi mangan masih dikonsumsi industri baja. China menjadi konsumer terbesar sementara China, Afrika Selatan dan Ukraina merupakan produsen mangan terbesar dunia. Mangan merupakan salah satu produk pertambangan dengan kegunaan luar biasa. Komoditi yang termasuk dalam kelompok dua belas mineral di kulit bumi menjadi bahan baku yang tidak tergantikan di industri baja dunia. Ferro MangandanSilicoManganmerupakanduabentukmanganyangbanyakdigunakanindustribaja.

137


Mangan juga digunakan untuk produksi baterai kering, keramik, gelas dan kimia. Sebagian besar produksi mangan dunia saat ini diserap industri baja. Terdapat 90 persen dari total produksi mangan dunia kini digunakan di industri baja. Dengan komposisi seperti itu, dapat dipastikan supply dan demandmanganduniabergantungpadasupplydandemandbaja. Berdasarkan data Roskill Metal, produksi baja dunia dalam beberapa tahun ini terus meningkat. Pada 2008, Permintaan baja dunia bertumbuh mendekati 7 persen. Sementara pada 2015 diperkirakan permintaan baja meningkat 4 sampai 5 persen dari yang sekarang. Sementara berdasarkan data International Iron dan Steel Institute produksi baja dari 67 negara mengalami pertumbuhan 10,2 persendaritahun2006. Permintaan baja dunia yang menunjukan performa terbaiknya dipicu akselerasi pertumbuhan ekonomi dari beberapa negara. Pertumbuhan yang demikian pesat terjadi pada beberapa sektor industri yang berbahan baku baja seperti industri automotif. Selain itu pembangunan infrastruktur yanggiatdilakukanbeberapanegarajugamemicupermintaanbajaduniameningkat. Selama ini motor penggerak dari peningkatan permintaan baja adalah dua negara yang memang disebutsebutsebagaithemiraclecountryyangjugaberpopulasipendudukterbesarduniayakniChina dan India. Negara lain yang permintaan bajanya meningkat diantaranya berasal dari kawasan Asia pasifik seperti Jepang, Korea Selatan dan Taiwan. Juga ada beberapa negara di Timur Tengah, Eropa TimurdanAmerikaLatin.Peningkatanpermintaanbajatersebutturutmengerekpermintaanmangan. Konsumsi mangan pada 2007 mengalami peningkatan secara luar biasa yakni mencapai kurang lebih 80persenlebihbesardibanding2006.DanjeniscampuranSiliconManganmerupakanjeniscampuran mangan dengan pertumbuhan permintaan yang paling cepat dan besar. Tahun ini perkiraan prosentasepertumbuhannyamencapai4persen. ProspekPerusahaan Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa, industri pengangkutan, perbengkelan dan pembangunan. Perseroan mempunyai3 (tiga) anak perusahaan, yakni PT Adikarsa Alam Resources (AKAR) dan PT Transentra Nusantara (TN) yang keduanya bergerak di bidang perdagangan dan pertambangan namun saat ini masih dalam tahap pengembangan. Saat ini, bisnis Perseroan masih sepenuhnya dikontribusi oleh bisnis anak perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu mangan melalui PT Soe Makmur Resources (SMR) dengan kepemilikan sebesar 99,7%.SMRmemulaibisnisbatumangansecarakomersialbarusejak28Januari2010. Berlokasi di Nusa Tenggara Timur, SMR mempunyai ijin usaha pertambangan operasi produksi (IUP OP) dan Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP) di Kecamatan Kuatnana dan Amunaban Tengah seluas 4.550 hektar. Jumlah cadangan terbukti berdasarkan hasil evaluasi PT LAPI ITB adalah sebesar 2.734.970 ton yang terdiri dari 9 blok. Dari 9 blok tersebut, perusahaan baru mengoperasikan 6 blok dengantotalproduksisebagaiberikut:
NamaBlok Blok1 Blok2 Blok3&5 Blok4 Blok7 Lainlain(masingmasingdibawah100.000mt) Total Sumber:Perseroan 2010 4.042 616 6.682 563 389 3 12.331 3M11 895 137 1.480 125 86 9 2.732

Kualitas mangan SMR tergolong premium, yakni diatas 50% atau diatas ratarata kualitas mangan dunia yang hanya berkisar antara 35%45%. Harga jual batu mangan SMR ditentukan berdasarkan kadar. Oleh karena itu, dengan kadar mangan yang tinggi, SMR menikmati tingginya harga jual yang

138


saat ini mencapai Rp2,1 juta/ton. Sementara biaya ratarata produksi hanya sebesar Rp1,2 juta. Dengandemikian,perusahaanbisamemperolehmarjinkotorhampirmencapai50%. Namun demikian, kendala Perseroan untuk meningkatkan kinerja keuangannya terletak pada peningkatan produksi SMR sebab meski teknik penambangan dilakukan secara open pit mining, namun keterbatasan jumlah alat operasional untuk melakukan ekstraksi batu mangan menjadi faktor penyebab rendahnya output. Saat ini SMR mengoperasikan 14 excavator dan 5 bulldozer untuk ekstraksi batu mangan di 6 blok yang dioperasikan. Dengan tambahan alat operasional pasca IPO, Perseroan berkeyakinan bahwa produksi batu mangan dapat ditingkatkan dari 22.800 ton di 2011 menjadi 45.600 ton di 2012 sehingga laba bersih Perseroan dapat meningkat dari negatif Rp11 miliar menjadi positif Rp15 miliar. Selain dapat meningkatkan kinerja laba bersih Perseroan secara signifikan, tambahan permodalan pasca IPO juga akan berdampak positif terhadap kondisi utang Perseroan, sebab sebesar 16% atau sekitar Rp82 miliar dari total dana IPO Rp300 miliar, akan digunakanuntukpelunasanutangPerseroanpadasejumlahbank,sehinggapascaIPO,Perseroanakan beradadalamkondisinetcashdimanasemuamodalkerjadaninvestasiakansepenuhnyadidanaidari modalsendiri. Prospek batu mangan sangat tergantung dengan prospek baja. Dengan demkian kegiatan usaha Perseroan mempunyai prospek yang cerah di masa mendatang mengingat pertumbuhan permintaan baja naik seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi negara. Semakin tinggi laju pertumbuhan ekonominyamakasemakinbesarpermintaanbajanya.Indonesiasebagainegaraberkembangdengan memilikijumlahpendudukyangbesardiproyeksikanakantumbuhdenganlajupertumbuhanekonomi sebesar57%dimanasektorpendukungutamaadalahkonstruksidanindustri.Sektorinimemerlukan bahanbajayangcukupbesar. Peluang lain adalah konsumsi baja per capital Indonesia jua masih rendah dibandingkan dengan negaraneraga di ASEAN yaitu sebesar 29kg/orang di tahun 2009 sedangkan Vietnam sebesar 123/kg/orang, Malaysia sebesar 256 kg/orang, Thailand sebesar 154kg/orang dan Singapore sebesar 515kg/orang. Dengan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 57% pada 4 tahun mendatang (2015) diharapkan konsumsi produk baja Indonesia meningkat dari 6,57 juta metrik ton menjadi 10,72 juta metrikton,ataudenganrataratapeningkatanpertahunsebesar8,5%. 6. TANGGUNGJAWABSOSIALPERUSAHAAN(CorporateSocialResponsibilityCSR) Perseroan dan Anak Perusahaan telah berinisiatif membina programprogram pengembangan masyarakat yang dilakukan di daerahdaerah dimana Perseroan dan Anak Perusahaan beroperasi. Programprogram tersebut dirancang untuk melestarikan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidupmasyarakatsetempat. Programprogram yang disponsori oleh Perseroan dan Anak Perusahan beberapa diantaranya adalah sebagaiberikut: Menciptakankesempatankerjabagipenduduksetempatdilokasipenambangan. Pembangunan infrastruktur untuk kepentingan umum seperti jalan, fasilitas olahraga dan fasilitasuntukpeningkatanpenyediaandanpengolahanairbersih. Instalasilistrikuntuk900keluarga. Sejak SMR mulai melakukan kegiatan operasionalnya pada tahun 2008, SMR telah melakukan kegiatan CSR, namun baru pada tahun 2010 SMR menyalurkan dana untuk kegiatan CSR sebesar Rp300.000.000, untuk instalasi listrik 900 keluarga. Sedangkan pada tahun 2008, 2009 SMR melakukan kegiatan CSR dengan membantu masyarakat lingkungan sekitar melalui bantuan dengan meminjamkanasetSMRberupakendaraanoperasionalSMRuntukkeperluanpembukaanjalandesa. 7. TataKelolaManajemen(GoodCorporateGovernanceGCG) Manajemen Perseroan dan Anak Perusahaan percaya bahwa penerapan tata kelola perusahaan yang baik secara konsisten merupakan bagian yang penting bagi Perseroan. Untuk keperluan tersebut, manajemen Perseroan telah membuat suatu kebijakan tata kelola perusahaan yang disebut

139


Pedoman Tata Kelola Perusahaan Yang Baik. Pedoman tersebut disusun sesuai dengan Tata Kelola Perusahaan berstandar internasional. Pedoman ini akan menjadi panduan bagi Perseroan dan Anak Perusahaandalampenentuanperaturanperusahaan,sistem,prosedurdanaktvitasbisnislainnya. Pedoman Tata Kelola Perusahaan Yang Baik berisi kebijakankebijan atas visi, misi dan Pedoman Perilaku; rencana strategis, rencana usaha, perencanaan keuangan (anggaran) dan pengawasan kinerja; pemegang saham; Dewan Komisaris dan Direksi; sistem manajemen risiko, pengendalian internal dan audit; pemangku kepentingan (stakeholders); kebutuhan (transparansi) dan pengungkapan(disclosure)danbenturankepentingan.

140

IX. INDUSTRIPERTAMBANGANBATUMANGAN
PERATURANPERTAMBANGAN
Berdasarkan Undangundang Dasar Negara Republik Indonesia, seluruh sumber daya alam dikuasai dan diatur oleh Negara bagi kepentingan bangsa dan kemakmuran rakyat. Kegiatan pertambangan di Indonesia diatur berdasarkan UndangUndang No. 11 tahun 1967 mengenai KetentuanKetentuan PokokPokok Pertambangan (UndangUndangPertambangan11)danperaturanpelaksanaannyayaituPeraturanPemerintahNo32tahun 1969 mengenai Pelaksanaan UndangUndang Pertambangan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 79 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah No 75 tahun 2001 (Peraturan Pemerintah 75) serta Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 1614 tahun 2004 mengenai Panduan Pemrosesan Permohonan Kontrak Karya dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara dalam rangkaPenanamanModalAsing(Keputusan1614). UndangUndang Pertambangan 11 menetapkan bahwa wewenang atas dan kendali serta pengaturan sumber daya mineral yang strategis dan vital, termasuk batubara, di Indonesia diberikan Kepada Menteri ESDM, sementara wewenang atas dan kendali serta pengaturan atas sumber daya mineral yang tidak strategis dan tidakvitaldiberikankepadapemerintahdaerahdimanasumberdayamineralberada. UndangUndang Pertambangan 11 juga menetapkan bahwa kegiatan pertambangan umum, termasuk namun tidak terbatas pada, survey umum, eksplorasi atas sumber daya mineral dapat dilakukan oleh lembaga Pemerintah, Badan Usaha Milik Negara dan badan hukum Indonesia melalui Kuasa Pertambangan. Ketentuan ketentuan lebih lanjut berkenaan dengan isi, wewenang, batas dan aspek tertentu lainnya dari Kuasa Pertambangan akan diatur oleh Peraturan Pemerintah sebagai pelaksanaan UndangUndang Pertambangan 11. Berdasarkan UndangUndang Pertambangan 11, Pemerintah adalah pemegang kuasa pertambangan atas seluruh sumber daya alam di wilayah pertambangan Indonesia dan berwenang melaksanakan kegiatan pertambangan selaku pemilik dari kuasa tersebut. Dalam melaksanakan kewenangannya tersebut Pemerintah dapat menunjuk kontraktor dan mengadakan perjanjian dengan kontraktor tersebut untuk melaksanakan kegiatan pertambangan. Syaratsyarat dan ketentuan dalam perjanjian kerjasama antara Pemerintah selaku pemilikhakpertambangandankontraktortersebutakandiuraikandibawahini. ProdukMangan Mangan adalah unsur kimia (Mn) yang merupakan salah satu unsur terbesar pembentuk kerak bumi. Oleh karenanya endapan mangan biasanya dapat ditemukan pada lingkungan batuan vulkanik terutama diantara rekahan batuan gamping (kapur). Bentuk mangan sendiri hampir menyerupai batu gamping namun bedanya manganmempunyaiwarnakeabuabuanhinggakehitamhitaman.
BatuanMangan SingkapanBatuanMangandiSoeMakmurResources

Sumber:Perseroan
141

Sumber:Perseroan

Sebagai logam transisi, sekitar 90% dari produksi mangan dunia saat ini diperuntukkan sebagai bahan campuranpembuatanbajadimanasubstitusimanganhinggasaatinisulitditemukan.Karenabajaterbuatdari besi, maka besi dan mangan merupakan bahan komplemen dalam pembuatan baja. Sebab mangan meningkatkan kualitas tempaan baja baik dari segi kemampuan pengerasan dan kekuatannya. Sebelum kedua logam tersebut dicampur menjadi baja, maka baik mangan dan besi harus menjalani proses peleburan. Bijih mangan harus terlebih dahulu diubah menjadi alloy (bahan campuran) yang termasuk didalamnya melibatkan bijih besi. Sebab sebelum dicampur, semakin tinggi kandungan mangan maka semakin rendah kadar karbon nya. Perlu dicatat bahwa pembentuk kekerasan besi adalah karbon (C). Setelah melalui proses lanjutan, bijih mangan akan berubah menjadi 3 jenis yakni high carbon ferromanganese (Hc FeMn), silica ferromanganese (SiMn), dan refined ferromanganese (RF FeMn). Dari ketiga jenis tersebut, ferromangan dan silicon mangan yang paling banyak digunakan dalam industri baja dengan kontribusi masingmasing 35% dan 56%. Disisi lain, bijih besi juga harus menjalani proses peleburan terlebih dahulu sebelum akhirnya bersama mangan membentuklogambaja. KeterkaitanIndustriMangan,BesidanBaja

Sumber:AfricanDevelopmentBankGroup,Juni2011 Selain banyak digunakan dalam industri baja, mangan juga banyak digunakan sebagai bahan pembuatan baterai kering, kimia sebagai depolariser, korek api, sebagai penghilang warna hijau pada gelas yang disebabkanolehpengotorbesisertapemberiwarnalembayungpadakaca.Sebagaibahanyangesensialdalam produk industri seharihari, supply mangan tidak terlalu tinggi mengingat hingga saat ini belum ada teknik eksplorasiyangstandardisebabkankondisiketerdapatannyayangsulitditelusuri.Tidaksepertibatubarayang keterdapatannya dapat ditelusuri lewat seam tertentu yang biasanya mamanjang, keberadaan batu mangan bisatersebardalamtidakmengikutiseamtertentu. IndustriMangan Karena keterkaitannya yang tinggi terhadap industri baja, maka bisa dikatakan prospek industri mangan tergantung pada industri baja. Berdasarkan data dari US Geological Survey, per akhir 2010, produksi mangan dunia mengalami kenaikan sebesar 20% menjadi 13 juta metric ton, atau lebih tinggi dibanding tahun 2009 dimana pada tahun tersebut, produksi mangan mengalami penurunan 18% menjadi 10,8 juta metric ton (mt) dibandingtotalproduksi2008sebesar12,7jutamt. Sementara itu pada saat yang sama, produksi baja dunia menurut WorldSteel Association naik 16% menjadi 1.414 juta mt dibanding 1.220 juta mt. China tetap menjadi negara terbesar baik dari segi produksi bijih mangan maupun produksi baja nya, dengan market share sebesar 22% atas total produksi mangan dunia dan 44%atastotalproduksibajadunia.Meskimenjadiprodusenterbesar,namunimporChinaatasmangansangat tinggi, yang mencapai 11,6 juta mt di 2010, atau setara dengan 89% produksi mangan dunia. Hal tersebut selain disebabkan oleh faktor pertumbuhan ekonomi juga disebabkan oleh kualitas mangan China yang cukup

142

rendah dimana kualitas mangan China saat ini berada di Mn 2030%, sementara ratarata kualitas mangan negaralaindiatas30%.
ProduksiManganDunia Negara Amerika Australia Brazil China Gabon India Mexico SouthAfrica Ukraine Other Countries Total (Rounded)

2010 2,400 830 2,800 1,400 1,100 210 2,200 580 1,400 (dalamribuanton) %Chg Reserves 12% 93,000 14% 110,000 17% 44,000 59% 52,000 12% 56,000 24% 4,000 16% 120,000 55% 140,000 13% small

ProduksiBajaDunia Negara China EU Japan USA Russia India SouthKorea Germany Ukraine ROW Total

2009 2,140 730 2,400 881 980 169 1,900 375 1,240

2009 574 139 88 58 60 63 49 33 30 127 1,220

(dalamjutaton) 2010 %Change 627 9% 173 24% 110 25% 81 38% 67 12% 67 6% 59 20% 44 34% 34 12% 154 21% 1,414 16%

10,800 13,000 20%

630,000 Sumber:WorldSteelAssociationPebruari2011 Ghana India Mexico South Africa Ukraine

Sumber:USGeologicalSurveyJanuari2011

NegaraPenghasilManganBerdasarkanKualitas Negara Australia Brazil China Gabon

Content 37%53% 37%51% 20%30% 45%53% 32%34% 10%54% 36%37% 30%48% 30%35% Sumber:USGeologicalSurveyJanuari2011

Selain sebagai negara penghasil baja terbesar, China saat ini juga merupakan negara konsumsi baja terbesar dunia dengan porsi konsumsi hingga 31% disusul oleh Uni Eropa sebesar 17%. Dengan demikian, outlook baja dan mangan akan juga akan tergantung pada tren pertumbuhan ekonomi kedua negara tersebut terutama di sektor konstruksi, mesin dan otomotif. Saat ini, 48% baja dunia diserap oleh sektor konstruksi, 24% oleh pembuatanmesindan11%untukindustriotomotif/transportasi. KonsumsiBajaDunia,2010 PenggunaanBajaDunia,2010
Other Europe, 3% Others, 9% China, 31% CIS, 5% Nafta, 15% EU (25), 17% Other Asia, 14% Machinery, 24% Transport, 11% Construction, 48% Shipbuilding, 2% Oil and Gas, 4% Fabrication, 4% Appliances, 4% Other, 4%

Japan, 7%

Sumber:TataSteelSeptember2010 Sumber:SteelOnTheNet September2010 Hingga akhir 2011, konsumsi baja dunia diprediksi akan lebih dari 1,4 miliar mt. Hal tersebut didukung oleh produksi hingga Januari 2011 dunia yang sudah mencapai 119 juta mt, atau naik 5,3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi China per Januari juga mengalami kenaikan 0,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 52,8 juta mt. Korea Selatan mencatat kenaikan produksi sebesar 24% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 5,6 juta mt. Faktor yang memicu pertumbuhan produksi baja di dunia saat ini digerakkan oleh ekspektasi pertumbuhan ekonomi dunia yang sudah menunjukkan gejala peningkatan, ditambah lagi kebutuhan Jepang akan baja meningkat sebagai usaha percepatan pembangunan kembali industrinya. Optimisme para produsen baja terlihat dari utilization ratio di
143

2011 yang naik ke level 80% dibanding ratarata tahun 2010 sebesar hanya 75%. Semakin tinggi produksi baja mengimplikasitingginyapermintaanakanmangan. ProduksiBajaDunia,ChinadanNegaraLainnya KapasitasPabrikBajaDunia

Sumber:WorldSteelAssociationJuni2011 Sumber:WorldSteelAssociationJuni2011 Harga mangan dunia dinyatakan berdasarkan persentase kandungannya. Yang menarik, berdasarkan pengamatan selama 10 tahun terakhir, harga mangan cenderung mengikuti fluktuasi harga minyak dunia. Hal ini disebabkan mangan sebagai bahan penting dalam pembuatan baja, dimana baja banyak digunakan untuk industri infrastruktur, mesin dan otomotif yang semuanya membutuhkan konsumsi bahan bakar minyak. Melihat tren kenaikan harga minyak yang diindikasi dari pelemahan dollar, maka harga mangan kami lihat masihakansolidkedepan. HargaMangan US$8.7perMn1%CIFforMn44% US$8,35perMn1%CIFforMn48% US$9.4perMn1%CIFforMnabove48%orhighgrades Sumber:TexReport,Pebruari2011 HargaManganTerhadapHargaMinyak HargaMinyakTerhadapDollar

Sumber:InfoMine,Juni2011

Sumber:InfoMine,Agustus2011

144

X. IKHTISARDATAKEUANGANPENTING
Angkaangka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini berasal dari dan atau dihitung berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tanggal 31 Maret 2011 dan 31 Desember 2010 serta tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja dengan Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian dengan paragraf penjelasan (1) penyajian kembali laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Desember 2009 dan 2008 dan laporan posisi keuangan tanggal 1 Januari 2008/31 Desember 2007 (2) penerapan PSAK yang efektif 1 Januari 2011 (3) penerbitan kembali laporan keuangan dan untuklaporankeuanganPerseroantanggal31Desember2009,2008dan2007sertatahunyangberakhirpada tanggaltanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Leonard, Mulia & Richard dengan pendapatWajarTanpaPengecualian.Laporankeuanganuntuktahunyangberakhirpadatanggal31Desember 2006tidakdiaudit. Laporanposisikeuangankonsolidasian
(dalamribuanRupiah)
Keterangan ASET ASETLANCAR Kasdanbank Piutangusahapihakketiga Piutanglainlainpihakketiga Persediaan Biayadibayardimuka Uangmukapajak Asetlancarlainnya JUMLAHASETLANCAR ASETTIDAKLANCAR Piutangkepadapihakyangberelasi Asetpajaktangguhanbersih Asettetap(setelahdikurangiakumulasi penyusutansebesarRp29.447.885,ribu padatahun2011,Rp25.218.465,ribu padatahun2010,Rp10.104.400,ribu padatahun2009danRp4.525,ribupada tahun2008danRp3.394,ribupadatahun 2007 Biayaeksplorasidanpengembangan tangguhan(setelahdikurangiakumulasi amortisasisebesarRp73.891,ribupada tahun2011danRp64.969,ribupada tahun2010danRp24.700,ribupada tahun2009 Asettidaklancarlainnya JUMLAHASETTIDAKLANCAR JUMLAHASET LIABILITAS LIABILITASJANGKAPENDEK Hutangusahapihakketiga Hutangjangkapendek

31Maret 2011
15.948.471 3.007.867 196.314 1.824.010 483.132 1.498.360 22.958.154 593.062 9.230.232

2010
5.197.699 3.224.667 162.446 2.827.165 368.424 11.780.401 9.869.052 7.589.860

2009

31Desember 2008
383.789 1.181.040 678.125 2.242.955 240.000 300.297

2007

2006*


5.102 5.102 240.000


245.607 190.799 436.406

109.649 75.800 1.353.173 4.022.786 5.561.408 240.000 3.087.189

70.781.941

73.633.868

57.036.933

28.140.000

1.131

2.263

90.686.939 73.234 171.365.407 194.323.562 350.802

90.659.461 73.234 181.825.474 193.605.875

90.430.351 72.400 150.866.873 156.428.281

27.831.874 56.512.171 58.755.125

241.131 246.233

2.263 438.668

145


(dalamribuanRupiah)
Keterangan Pinjamanbank(US$6.000.000) Pinjamanlainnya

31Maret 2011
494.890 4.098.534 447.939 26.473.619 800.000 5.265.158 222.117 38.153.059 302.505

2010
53.946.000 26.750.000 602.370 1.985.652 425.957 26.723.619 4.155.196 168.689 114.757.482 172.034

31Desember 2009 2008


347.439 147.116 4.223.619 148.165 73.796 6.951.457 11.891.593 61.336.351 1.897 3.664.200 3.666.097 51.785.434

2007

2006*

Hutanglainlain Biayamasihharusdibayar Hutangpajak Pendapatanditerimadimuka Liabilitasjangkapanjangyangjatuhtempo dalamsatutahun: Pinjamanbank Hutangsewapembiayaan Hutangpembiayaankonsumen Lainlain

JUMLAHLIABILITASJANGKAPENDEK LIABILITASJANGKAPANJANG Hutangkepadapihakyangberelasi Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satutahun Pinjamanbank Pinjamanlainnya Hutangsewapembiayaan

55.454.000 26.750.000 8.759.688 288.559 84.474 989.168 92.449 92.720.843 130.873.902

7.523.360 232.681 889.172 80.975 8.898.222 123.655.704

104.876 141.183 261.879 29.185 94.700.000 156.573.473 168.465.066

19.559 4.700.000 56.504.993 60.171.089

Hutangpembiayaankonsumen Keuntungantangguhanassetdijualdan disewabalik Liabilitasdiestimasiatasimbalankerja Penyisihanuntukpengelolaandan reklamasilingkunganhidup Uangmukasetoranmodal JUMLAHLIABILITASJANGKAPANJANG JUMLAHLIABILITAS EKUITAS Modal saham nilai nominal Rp1.000.000, (dalamsatuanpenuhRupiah)persaham Modal dasar 400.000 saham pada tahun 2011 dan 2010 dan 2.000 saham pada tahun 2009, 2008 dan 2007 Modal ditempatkan dan disetor penuh 100.000 saham pada tahun 2011 dan 2010 dan 1.200 saham pada tahun2009,2008dan2007 Defisit KomponenEkuitaslainnya Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitassepengendali Proforma modal yang timbul dari transaksi restrukturisasi entitas pengendali Kepentingannonpengendali JUMLAHEKUITAS JUMLAHLIABILITASDANEKUITAS *unaudited

100.000.000 (7.780.915) (28.990.531)

100.000.000 (1.290.243) (28.990.531)

1.200.000 (955.152)

1200.000 (955.032)

1.200.000 (953.767)

1.200.000 (761.332)

63.228.554 221.106 63.449.660 194.323.562

69.719.226 230.945 69.950.171 193.605.875

(12.281.633) (12.036.785) (12.036.785) 156.428.281

(1.660.932) (1.415.964) (1.415.964) 58.755.125

246.233 246.233 246.233

438.668 438.668 438.668

146

LaporanLabaRugiKomprehensifKonsolidasian
Keterangan PENJUALAN BEBANPOKOKPENJUALAN RUGIBRUTO Bebanpenjualan Bebanumumdanadministrasi Bebaneksplorasi Pendapatanoperasilainnya Pendapatanjasagiro Bebanadministrasibank Bebanoperasilainlain Bebanpajak RUGISEBELUMPAJAK PENGHASILANPAJAKTangguhan RUGINETOPERIODEBERJALAN PENDAPATAN(RUGI)KOMPREHENSIF LAIN JUMLAHRUGIKOMPREHENSIF SETELAHEFEKPENYESUAIAN PROFORMA EFEKPENYESUAIANPROFORMA JUMLAHRUGIKOMPREHENSIF SEBELUMEFEKPENYESUAIAN PROFORMA Rugiyangdapatdiatribusikankepada: Pemilikentitasinduk Kepentingannonpengendali RUGI NETO PER SAHAM SETELAH EFEK PENYESUAIAN PROFORMA (dalamsatuanpenuhRupiah) SEBELUM EFEK PENYESUAIAN PROFORMA (dalam satuan penuh Rupiah) *unaudited Tigabulanyang berakhirpada tanggal31 Maret2011 6.964.054 (9.521.648) (2.557.594) (76.977) (5.067.821) (234.631) 1.703.863 (1.917.723) (8.150.883) 1.640.373 (6.510.511) (dalamribuanRupiah) Tahunyangberakhirpadatanggaltanggal31Desember 2010 23.860.195 (28.503.792) (4.643.597) (1.762.739) (13.401.934) (371.714) 208.350 (1.364.081) (21.335.715) 4.502.671 (16.833.044) 2009 10.195.829 (14.833.023) (4.637.194) (71.000.000) (6.405.133) (2.252.553) 2.725 (44.557) (13.407.713) 2.786.892 (10.620.821) 2008 (2.264.306) 1.811 (2.262.494) 300.297 (1.962.197) 2007 (1.131) 38 (540) (3) (190.799) (192.435) (192.435) 2006* (701.712) 193 (461) (701.979) (701.979)

(6.510.511)

(16.833.044) 16.497.953

(10.620.821) 10.620.701

(1.962.197) 1.960.932

(192.435) (192.435)

(701.979) (701.979)

(6.510.511) (6.490.672) (19.839)

(335.091) (335.091)

(120) (120)

(1.266) (1.266)

(192.435)

(701.979)

(65.105)

(14.027.537)

(8.850.684)

(1.635.164)

(65.105)

(3.351)

(100)

(1.055)

RasioRasioPenting
Keterangan RasioPertumbuhan Penjualan RugiSebelumPajak JumlahAset JumlahLiabilitas JumlahEkuitas RasioKeuangan AsetLancar/LiabilitasJangkaPendek JumlahLiabilitas/JumlahEkuitas JumlahLiabilitas/JumlahAset RasioUsaha RugiBruto/Penjualan RugiSebelumPajak/Penjualan TotalRugiKomprehensif/Penjualan TotalRugiKomprehensif/JumlahAset TotalRugiKomprehensif/Ekuitas 10,26% (1)tidakdapatdiperbandingkan (2)datatidaktersedia 0,48% *unaudited 0,00% 0,09% 78,15% 31Maret 2011 n/a (1) n/a (1) n/a (1) n/a (1) n/a 60,17% 206,26% 67,35% 36,73% 117.04% 93,49% 3,35%
(1)

2010 134,02% 59,13% 23,77% 26,60% 681,14% 10,27% 176,78% 63,87% 19,46% 89,42% ) 1,40% 0,17%

2009

31Desember 2008 (2) n/a 1.075,72% 23.761,60% 100,00% 675,05% 61,18% 4.249,48% 102,41% (2) n/a (2) n/a (2) n/a 0,00%

2007 n/a 72,59% 43,87% (2) n/a 43,87% (2) n/a 0,00% 0,00% (2) n/a (2) n/a (2) n/a 78,15%
(2)

2006* n/a (2) n/a (2) n/a (2) n/a (2) n/a (2) n/a 0,00% 0,00% (2) n/a (2) n/a (2) n/a 160,03% 160,03%
(2)

100,00% 492,61% 166,24% 179,98% 750,08% 46,77% 1.399,59% 107,69% 45,48% 131,50% 0,00% 0,00%

147

XI. EKUITAS
Permodalan Tabel di bawah ini menggambarkan posisi ekuitas Perseroan dan Entitas Anak yang berasal dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tanggal 31 Maret 2011 dan 31 Desember 2010 serta tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 dan tahun yang berakhir pada tangggal 31 Desember 2010 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja dengan Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian dengan paragraf penjelasan (1) penyajian kembali laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Desember 2009 dan 2008 dan laporan posisi keuangan tanggal 1 Januari 2008/31 Desember 2007 (2) penerapan PSAK yang efektif 1 Januari 2011 (3)penerbitan kembali laporan keuangan, dan laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 serta tahun yang berakhir pada tanggal tanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Leonard, Mulia & Richard dengan pendapat WajarTanpaPengecualian.
(dalamribuanRupiah) Keterangan EKUITAS ModalsahamnilainominalRp1.000.000,(dalamsatuan penuhRupiah)persaham Modaldasar400.000sahampadatahun2011dan 2010dan2.000sahampadatahun2009dan2008 Modalditempatkandandisetorpenuh100.000 sahampadatahun2011dan2010dan1.200 sahampadatahun2009dan2008 Defisit KomponenEkuitaslainnya: Selisihnilaitransaksirestrukturisasientitas sepengendali Proformamodalyangtimbuldaritransaksi restrukturisasientitaspengendali Kepentingannonpengendali JUMLAHEKUITAS 31Maret 2011 31Desember 2010 2009 2008

100.000.000 (7.780.915) (28.990.531) 63.228.554 221.106 63.449.660

100.000.000 (1.290.243) (28.990.531) 69.719.226 230.945 69.950.171

1.200.000 (955.152) (12.281.633) (12.036.785) (12.036.785)

1.200.000 (955.032) (1.660.932) (1.415.964) (1.415.964)

Setelah tanggal 31 Maret 2011 tidak ada perubahan struktur permodalan pada Perseroan, kecuali pemecahan nilai nominal saham dalam Perseroan, yang semula masingmasing saham bernilai nominal sebesar Rp1.000.000, (satu juta Rupiah) diubah menjadi masingmasing saham bernilai nominal Rp100, (seratus Rupiah), berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perseroan nomor 28 tanggal 4 Juli 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU33920.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 6 Juli 2011 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0055181.AH.01.09. Tahun 2011 tanggal 6 Juli 2011, pendaftaran dalam Daftar Perusahaan dalam rangka UU WDP akan diurus oleh Perseroan dan sesuai dengan Surat Keterangan nomor 113/KETN/VIII/2011 tanggal 25 Agustus 2011 yang dikeluarkan oleh Humberg Lie, S.H., S.E., MKn., Notaris di Jakarta Utara, pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesiasedangdalamprosespengurusan. Pada tanggal 26 Juli 2011, Perseroan telah mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada Ketua Bapepam dan LK. Jumlah saham yang ditawarkan kepada masyarakat berkenaan dengan Penawaran Umum ini sebanyak 500.000.000 (lima ratus juta) saham biasa atas nama yang merupakan saham baru yang berasal dari portepel atausebesar33,33%(tigapuluhtigakomatigapuluhtigapersen)dariModalDitempatkandanDisetorPenuh, dengannilainominalRp100,(seratusRupiah)setiapsahamyangditawarkankepadamasyarakatdenganharga PenawaransebesarRp600,(enamratusRupiah)setiapsaham.

148

Seandainya perubahan ekuitas Perseroan karena adanya Penawaran Umum saham kepada masyarakat sebanyak 500.000.000 (lima ratus juta) Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp100, (seratus Rupiah) per saham dengan harga Penawaran sebesar Rp600, (enam ratus Rupiah) setiap saham, terjadi pada tanggal 31Desember2011,makaProformaEkuitasPerseroanpadatanggaltersebutadalahsebagaiberikut:
(dalamribuanRupiah)
Uraian Modal Ditempatkan& DisetorPenuh AgioSaham SelisihNilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali Defisit Kepentingan Non Pengendali Jumlah Ekuitas

PosisiekuitasmenurutLaporan Keuanganpertanggal31Maret 2011 Perubahan Ekuitas setelah tanggal 31 Desember 2011 jika diasumsikan terjadi pada tanggaltersebut: Penawaran Umum sebanyak 500.000.000 (lima ratus juta) Saham Biasa Atas Nama dengan harga penawaran Rp 600, (enam ratus Rupiah) (setelah dikurangi biaya emisi sahamsebesarRp15.000.000,) Proforma Ekuitas pada tanggal 31 Desember 2011 setelah Penawaran Umum kepada pemegangsahamdilaksanakan

100.000.000

(28.990.531)

(7.780.915)

221.106

63.449.660

50.000.000

235.000.000

285.000.000

150.000.000

235.000.000

(28.990.531)

(7.780.915)

221.106

348.449.660

149

XII. KEBIJAKANDIVIDENKAS
Para Pemegang Saham Perseroan yang merupakan hasil dari pelaksanaan Penawaran Umum Saham Perdana mempunyai hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan pemegang saham lama sesuai dengan ketentuanketentuanAnggaranDasarPerseroantermasukhakatasDividenKas. Berdasarkan UUPT, pembayaran dilakukan melalui keputusan pemegang saham pada RUPS tahunan atas rekomendasi dari Direksi Perseroan. Perseroan dapat melakukan pembayaran dividen dalam tahun manapun diluardarilababersihPerseroandaritahunsebelumnya.SebelumberakhirnyatahunbukuPerseroan,dividen interim dapat dibagikan selama diizinkan oleh Anggaran Dasar Perseroan dan jika pembagian dividen interim tersebuttidakmenyebabkanjumlahkekayaanbersihPerseroanlebihkecildarijumlahmodalditempatkandan disetor serta cadangan wajib. Pembagian tersebut ditentukan oleh Direksi setelah disetujui oleh Dewan Komisaris. Apabila setelah akhir tahun buku tersebut, Perseroan mengalami kerugian, maka dividen interim yang telah dibagikan harus dikembalikan oleh pemegang saham kepada Perseroan. Direksi dan Dewan Komisaris akan bertanggung jawab secara renteng jika dividen interim tersebut tidak dikembalikan kepada Perseroan. Setelah Penawaran Umum ini, Perseroan bermaksud untuk membayarkan dividen kepada pemegang saham Perseroan dalam jumlah sekitar 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih konsolidasi Perseroan sejak tahun buku2012setelahmenyisihkancadanganyangdiharuskan.Perseroantidakmembagikandevidenuntuktahun buku 2011 dikarena kondisi keuangan Perseroan belum memungkinkan untuk membagi deviden kepada pemegang saham Perseroan. Tingkat dividen Perseroan juga dipengaruhi oleh aliran dana dan rencana investasi dari Perseroan dan Entitas AnakEntitas Anak, disamping batasan peraturan perundangan yang digambarkan di atas dan persyaratan lainnya, termasuk pembayaran dividen tunai oleh Entitas Anak kepada Perseroan, kepatuhan pada persyaratan fasilitas kredit untuk memastikan kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban kepada kreditur, kondisi keuangan dan prospek usaha di masa mendatang dari Perseroan, dan faktorfaktor yang dianggap relevan oleh Direksi Perseroan dan pemegang saham, termasuk pemegangsahampengendali.

150

XIII. PERPAJAKAN
Pajak Penghasilan atas dividen dikenakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Berdasarkan UndangUndang Republik Indonesia No. 36 tahun 2008 yang merupakan perubahan terakhir atas Undang Undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan, penerima dividen atau pembagian keuntungan yang diterima oleh Perseroan Terbatas sebagai wajib pajak dalam negeri, koperasi, yayasan atau organisasi yang sejenis atau Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah, dari penyertaan modal pada badan usaha yang didirikan dan bertempat kedudukan di Indonesia juga tidak termasuk sebagai Objek Pajak Penghasilansepanjangseluruhsyaratsyaratdibawahiniterpenuhi: 1. Dividenberasaldaricadanganlabayangditahan;dan 2. Bagi Perseroan Terbatas, Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah yang menerima dividen, kepemilikan saham pada badan yang memberikan dividen paling rendah 25% dari jumlah modal yangdisetordanharusmempunyaiusahaaktifdiluarkepemilikansahamtersebut. Sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 651/KMK.04/1994 tanggal 29 Desember 1994tentangBidangbidangPenanamanModalTertentuYangMemberikanPenghasilanKepadaDanaPensiun Yang Tidak Termasuk Sebagai Objek Pajak Penghasilan adalah penghasilan yang diterima atau diperoleh Dana Pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia antara lain berupa dividendarisahampadaPerseroanTerbatasyangtercatatdiBursaEfekIndonesia. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 14 Tahun 1997 tentang Perubahan Peraturan PemerintahNo.41Tahun1994tentangPajakPenghasilanAtasPenghasilanDariTransaksiPenjualanSahamdi BursaEfek,ditetapkansebagaiberikut: 1. Atas penghasilan yang diterima atau diperoleh oleh Wajib Pajak Orang Pribadi dan Wajib Pajak Badan dari transaksi penjualan saham di Bursa Efek dikenakan Pajak Penghasilan sebesar 0,1% (satu per seribu)darijumlahbrutonilaitransaksipenjualandanbersifatfinal.PenyetoranPajakPenghasilanyang terhutang dilakukan dengan cara pemotongan oleh penyelenggara Bursa Efek melalui perantara pedagangefekpadasaatpelunasantransaksipenjualansaham; 2. PemiliksahampendiridikenakantambahanPajakPenghasilanyangbersifatfinalsebesar0,5%(limaper seribu)darinilaiseluruhsahampendiriyangdimilikinyapadasaatPenawaranUmum. 3. Penyetoran tambahan Pajak Penghasilan yang terhutang dapat dilakukan oleh Perseroan atas nama masingmasing pemilik saham pendiri dalam jangka waktu selambatlambatnya 1 (satu) bulan setelah saham tersebut diperdagangkan di Bursa Efek. Namun apabila pemilik saham pendiri tidak memilih metode pembayaran berdasarkan 0,5% Pajak Penghasilan yang bersifat final, maka penghitungan Pajak Penghasilannya dilakukan berdasarkan tarif Pajak Penghasilan yang berlaku umum sesuai Undang UndangNo.36tahun2008. PeraturanpemerintahataspenghasilandaritransaksipenjualansahamdiBursaEfekdiatasjugaberlakuuntuk DanaPensiunyangpendiriannyatelahdisahkanolehMenteriKeuanganRepublikIndonesia. Dividen yang diterima atau diperoleh pemegang sahamWajib PajakDalam Negeri selain dari pihakpihakyang memenuhi syarat di atas dan bentuk usaha tetap dari Wajib Pajak Luar Negeri dikenakan Pajak Penghasilan sesuai pasal 23 UndangUndang No. 36 tahun 2008. Perusahaan yang membayar dividen harus memotong pajak penghasilan pasal 23 sebesar 15%(lima belaspersen) dari jumlahbruto sesuai denganpasal23Undang Undang Pajak Penghasilan. Pemotongan pajak penghasilan pasal 23 ini merupakan kredit pajak untuk pajak penghasilan tahunan yang terhutang oleh pemegang saham Wajib Pajak Dalam Negeri dan bentuk usaha tetap.
151

Besarnyatarifyangdikenakanataspenghasilanberupadividenyangditerimaataudiperolehwajibpajakorang pribadi dalam negeri berdasarkan ketentuan pasal 17 ayat 2c,tarif yang dikenakan atas penghasilan berupa dividen yang dibagikan kepada wajib pajak orang pribadi dalam negeri adalah paling tinggi sebesar 10% (sepuluh persen) dan bersifat final. Penetapan mengenai besarnya tarif tersebut berdasarkan ketentuan Pasal 17 ayat 2d diatur dengan Peraturan Pemerintah No.19 tahun 2009 tentang pajak Penghasilan atas Dividen yangDiterimaataudiperolehwajibpajakorangpribadidalamnegeri. BerdasarkanPasal26ayat1,dividenyangdibayaratauterhutangkepadaWajibPajakLuarNegeriyangberasal dari laba ditahan akan dikenakan tarif sebesar 20% (dua puluh persen) dari kas yang dibayarkan (dalam hal dividen tunai) atau 20% (dua puluh persen) dari nilai pari (dalam hal dividen saham). Kepada mereka yang merupakan penduduk dari suatu negara yang telah menandatangani suatu Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda(P3B)denganIndonesia,denganmemenuhiSuratEdaranDirjenPajakNo.SE03/PJ.101/1996tanggal 29 Maret 1996 tentang Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B), dapat memperoleh fasilitas tarif yang lebih rendah dengan ketentuan harus menyerahkan Sertifikat Domisili asli yang diterbitkan Kantor Pajak negara asal. Sertifikat ini berlaku untuk masa 1 (satu) tahun dan selanjutnya harus diperpanjang. Namun untuk bank, selama bank tersebut tidak mengubah alamat seperti yang tercantum pada sertifikat tersebut,sertifikattersebuttetapberlaku. CALON PEMBELI SAHAM DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASINGMASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PEMBELIAN, PEMILIKANMAUPUNPENJUALANSAHAMYANGDIBELIMELALUIPENAWARANUMUMINI.

152

XIV.PENJAMINANEMISIEFEK
1. KeteranganTentangPenjaminanEmisiEfek Sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang dinyatakan dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Penawaran Umum PT SMR Utama Tbk No.116 tanggal 21 Juli 2011, Addendum Perjanjian Penjaminan Emisi Efek PT SMR Utama Tbk No. 171 tanggal 25 Agustus 2011 dan Addendum I Perjanjian Penjaminan Emisi Efek PT SMR Utama Tbk No. 211 tanggal 28 September 2011, yang ketiganya dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, para Penjamin Emisi Efek yang namanya disebut dibawah ini, secara bersamasama maupun sendirisendiri, menyetujui sepenuhnya untuk menawarkan dan menjual Saham Yang Akan Ditawarkan Perseroan kepada masyarakat sesuai bagian penjaminannya masingmasing dengan kesanggupan penuh (full commitment) dan mengikat diri untuk membeli sisa saham yang tidak habis terjual dengan Harga Penawaran Perdana pada tanggal penutupan Masa Penawaran sesuai dengan bagian penjaminannyamasingmasing. Perjanjian Emisi Efek ini menghapuskan perikatan sejenis baik tertulis ataupun tidak tertulis yang telah ada sebelumnyadanyangakanadadikemudianhariantaraEmitendenganPenjaminEmisiEfek. Selanjutnya para Penjamin Emisi Efek yang ikut serta dalam Penjaminan Emisi Saham Perseroan telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masingmasing sesuai dengan Peraturan Bapepam No.IX.A.7 tentang Tanggung Jawab Manajer Penjatahan Dalam Rangka Pemesanan dan Penjatahan Efek dalam Penawaran Umum, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No.Kep45/PM/2000 tanggal 27 Oktober 2000 tentang Tanggung Jawab ManajerPenjatahandalamRangkaPemesanandanPenjatahanEfekdalamPenawaranUmum. AdapunsusunandanjumlahporsipenjaminansertapersentasedarianggotasindikasiPenjaminanEmisidalam PenawaranUmumPerseroanadalahsebagaiberikut: PorsiPenjaminan % No PenjaminEmisiEfek JumlahRupiah (jumlahlembar) PenjaminPelaksanaEmisiEfek 1 PTAndalanArthaAdvisindoSekuritas 439.350.000 263.610.000.000 87,87 PenjaminPelaksanaEfek 1 PTPacificCapital 52.650.000 31.590.000.000 10,53 2 PTErdhikaEliteSekuritas 5.500.000 3.300.000.000 1,10 3 PTDinamikaUsahajaya 500.000 300.000.000 0,10 4 PTOnixCapitalTbk 500.000 300.000.000 0,10 5 PTMinnaPadiInvestama 500.000 300.000.000 0,10 6 PTDanasaktiSecurities 500.000 300.000.000 0,10 7 PTLautandhanaSecurindo 500.000 300.000.000 0,10 TOTAL 500.000.000 300.000.000.000 100,00

153

Berdasarkan Undangundang Republik Indonesia No.8 tahun 1995 tentang Pasar modal dan Peraturan Pelaksanaannya,yangdimaksuddenganpihakyangmempunyaihubunganafiliasiadalahsebagaiberikut: 1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua,baik secara horizontal maupunvertikal; 2. Hubunganantaraparapihakdenganpegawai,DirekturatauKomisarisdaripihaktersebut; 3. Hubungan antara 2 Perusahaan dimana terdapat satu atau lebih dari anggota Direksi atau Dewan Komisarisyangsama; 4. Hubungan antara perusahaan dengan pihak, baik langsung maupun tidak langsung, mengendalikan ataudikendalikanolehperusahaantersebut; 5. Hubungan antara 2 Perusahaan yang dikendalikan,baik langsung maupun tidak langsung,oleh pihak yangsama;atau 6. HubunganantaraperusahaandanPemegangSahamUtama. Penjamin Pelaksana Emisi dan para Penjamin Emisi Efek seperti tersebut di atas menyatakan dengan tegas tidak terafiliasi dengan Perseroan sebagaimana dimaksud dalam UndangUndang No. 8 tahun 1995 tanggal 10 November1995tentangPasarModal. 2. PenentuanHargaPenawaranUmumSahamPadaPasarPerdana Harga penawaran ini ditentukan berdasarkan harga kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin Emisi dan,berdasarkan hasil penawaran awal (bookbuilding) yang dilakukan pada tanggal 2028 September 2011, maka ditetapkan harga penawaran umum perdana saham Perseroan adalah Rp600. (enam ratus Rupiah)perlembarsaham. Penetapanhargapenawaranjugamempertimbangkanberbagaifaktorsebagaiberikut: Kondisipasarsaatbookbuildingdilakukan; Permintaaninvestordomestik; Permintaandaricaloninvestoryangberkualitas; KinerjakeuanganPerseroan; DatadaninformasimengenaiPerseroan,kinerjaPerseroan,sejarahsingkatdanprospekusaha StatusdariperkembanganterakhirPerseroan; Penilaian berdasarkan rasio perbandingan Price Earnings (P/E) Ratio dari beberapa perusahaan publik yangtercatatdibursaefekregionalyangdapatdijadikanperbandingan;dan Mempertimbangkankinerjasahamdipasarsekunder. Tidak dapat dijamin atau dipastikan, bahwa setelah Penawaran Umum ini, harga Saham Perseroan akan terus berada di atas Harga Penawaran atau perdagangan Saham Perseroan akan terus berkembang secara aktif di BEI.

154

XV. LEMBAGADANPROFESIPENUNJANGPASARMODAL Lembaga dan profesi penunjang pasar modal yang berpartisipasi dalam rangka Penawaran Umum ini adalah sebagaiberikut: 1. AkuntanPublik Purwantono,Suherman&Surja GedungBursaEfekIndonesia Menara2,Lantai7 Jl.Jend.SudirmanKav.5253 Jakarta12190 NoSTTD 116/BL/STTDAP/2010tanggal22Juli2010 KeanggotaanAsosiasi No.970003 SuratPenunjukan 0881/PSSAS/2011tanggal4Maret2011 Fungsi utama akuntan publik dalam rangka penawaran umum saham ini adalah untuk melaksanakan audit berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Standar tersebut mengharuskan akuntan publik merencanakan dan melaksanakan audit agar memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji yang material. Akuntan publik bertanggungjawab atas pendapat yang diberikan terhadap laporan keuangan berdasarkan audit yang dilakukan. 2. Notaris HumbergLie,S.H.,S.E.,MKn JalanRayaPluitSelatan103, Jakarta14450 STTD No.04/BL/STTDN/2006tanggal27Juni2006 SuratPenunjukan No.02/SMRUJKT/II/2011tanggal21Februari2011 Ruang lingkup tugas notaris selaku profesi penunjang dalam rangka Penawaran Umum antara lain adalah menyiapkan dan membuatkan aktaakta sehubungan dengan Penawaran Umum, antara lain perubahan seluruh anggaran dasar Perseroan, perjanjian penjaminan emisi efek dan perjanjian pengelolaan administrasi saham dan waran sesuai dengan Peraturan Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris. 3. KonsultanHukum ADAMS&CO.,CounsellorsatLaw WismaBumiputera,Lantai15 Jl.Jend.SudirmanKav.75 Jakarta12910 STTD No.99/BL/STTDKH/2011tanggal10Februari2011 KeanggotaanAsosiasi HimpunanKonsultanHukumPasarModal No.Anggota:201014 SuratPenunjukan No.01/SMRUJKT/II/2011tanggal21Februari2011 StandarProfesiHimpunanKonsultanHukumPasarModal PedomanKerja yang berlaku dilandasi dengan prinsip keterbukaan dan meterialitas Tugas dan tanggungjawab konsultan hukum dalam rangka Penawaran Umum ini, sesuai dengan Standar Profesi dan Peraturan Pasar Modal yang berlaku, meliputi pemeriksaan dan penelitian dengan kemampuan terbaik yang dimiliki konsultan hukum atas fakta yang ada mengenai Perseroan dan keterangan lain yang berhubungan dengan itu yang disampaikan oleh Perseroan kepada konsultan hukum. Hasil pemeriksaan dan penelitian hukum tersebut telah dimuat dalam Laporan Uji Tuntas Dari Segi Hukum yang menjadi dasar Pendapat Hukum yang diberikan secara obyektif dan mandiri, serta guna meneliti informasi yang dimuat dalam Prospektus sepanjang menyangkut segi hukum, sebagaimana diharuskan dalam rangka penerapan prinsipprinsip keterbukaan yang berhubungandenganPenawaranUmum.

155

4. BiroAdministrasiEfek PTFicomindoBuanaRegister MayapadaTowerLt.10Suite02B Jl.Jend.SudirmanKav.28 Jakarta12920 ABI/VI/2010002 Kep02/PM/BAE/2000 No.19/FBR_PNWRN/II/11tanggal23Maret2011

KeanggotaanAsosiasi IzinUsaha SuratPenunjukkan Tugas dan tanggung jawab Biro Administrasi Efek (BAE) dalam Penawaran Umum ini, sesuai dengan Standar Profesi dan Peraturan Pasar Modal yang berlaku, meliputi penerimaan pemesanan saham berupa Daftar Pemesanan Pembelian Saham (DPPS) dan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS)yangtelahdilengkapidengandokumensebagaimanadisyaratkandalampemesananpembelian saham dan telah mendapatpersetujuandari penjaminemisi sebagai pemesananyang diajukan untuk diberikan penjatahan saham, serta melakukan administrasi pemesanan pembelian saham sesuai denganaplikasiyangtersediapadaBAE. Bersamasama dengan penjamin emisi, BAE mempunyai hak untuk menolak pemesanan saham yang tidak memenuhi persyaratan pemesanan dengan memperhatikan peraturan yang berlaku. Dalam hal terjadinya pemesanan yang melebihi jumlah saham yang ditawarkan, BAE melakukan proses penjatahan sesuai dengan rumus penjatahan yang ditetapkan oleh penjamin emisi, mencetak konfirmasi penjatahan dan menyiapkan laporan penjatahan. BAE juga bertanggungjawab menerbitkan formulir konfirmasi penjatahan (FKP) atas nama pemesan yang mendapatkan penjatahan dan menyusun laporan Penawaran Umum Perdana sesuai dengan peraturan yang berlaku. Penilai Independen Ihot,Dolar&Rekan GrahaRoiFormulaLt.3Suite302 Jl.SultanIskandarMudaNo.222 Jakarta12240 No.37/BL/STTDP/A/2008tanggal4Nopember2008 No.033/IDRKK/II/2011tanggal18Februari2011 No.96S00724

5.

STTD SuratPenunjukan KeanggotaanAsosiasi TugasdantanggungjawabPenilaidalamPenawaranUmuminimeliputi: Pemeriksaan fisik secara langsung di masingmasing lokasi, penganalisaan data untuk menentukan nilai pasar untuk penggunaan yang ada dari aset tetap yang dimiliki Perseroan. Dalam melaksanakan tugas penilaian untuk mengungkapkan pendapat mengenai nilai pasar untuk penggunaan yang ada atas aset tetap Perseroan, Penilai senantiasa mengacu kepada Standar Penilaian Indonesia (SPI) serta KodeEtikPenilaiIndonesia(KEPI)sertaperaturanpasarmodalyangberlaku. ParaLembagadanProfesiPenunjangPasarModalmenyatakanbaiksecaralangsungmaupuntidaklangsung tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UndangUndang N0.8 Tahun 1995 tanggal 10 Nopember 1995, tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor64Tahun1995,TambahanNomor3608.

156

XIX. ANGGARANDASARPERSEROAN
Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana termaktub dalam prospektus ini merupakan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir, berdasarkan Keputusan Sirkular Pemegang Saham Perseroan Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tertanggal 4 Juli 2011, sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perseroan nomor 28 tanggal 4 Juli 2011, dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., MKn, Notaris di Jakarta Utara, yang telah mendapat Persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU 33920.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 6 Juli 2011 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan yang diselenggarakan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bawah nomor AHU0055181.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 6 Juli 2011, sesuai dengan Surat Pernyataan Direksi Perseroan tertanggal 8 Juli 2011 pendaftaran dalam Daftar Perusahaan dalam rangka UU WDP dan pengumumandalamBeritaNegaraRepublikIndonesiaakandiurusolehPerseroan. NamadanTempatKedudukan Pasal1 1. Perseroan Terbatas ini bersama PT. SMR Utama Tbk. (selanjutnya dalam Anggaran Dasar disingkatdenganPerseroan),berkedudukandanberkantorpusatdiJakartaUtara. 2. Perseroan dapat membuka kantor cabang dan perwakilan di tempat lain, baik di dalam maupun di luar wilayah Republik Indonesia sebagaimana ditetapkan olh Direksi dengan persetujuanDewanKomisaris. JangkaWaktuBerdirinyaPeseroan Pasal2 Perseroan didirikan untuk jangka waktu yang tidak terbatas terhitung sejak tanggal 11 Nopember 2003 dan telah memperoleh pengesahan status badan hokum berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada tanggal 21 Nopember 2003 Nomor C 28091HT.01.01.TH.2003. MaksuddanTujuanSertaKegiatanUsaha Pasal3 1. Maksud dan tujuan Perseroan ialah menjalankan usaha dalam bidang perdagangan, jasa, industri,pengangkutan,perbengkelandanpembangunan. 2. UntukmencapaimaksuddantujuantersebutdiatasPerseroandapatmelaksanakankegiatan usahasebagaiberikut: a. menjadi pedagang, agen, leveransir, pengecer, supplier, distributor dan keagenan/perwakilandariperusahaanperusahaandalamnegeribaiksecarainterinsulairdan lokal maupun luar negeri dari segala jenis barang dagangan, termasuk namun tidak terbatas pada hasil tambang, sumberdaya energi, alatalat pertambangan, dan alatalat konstruksi, baik atas perhitungan sendiri maupun atas perhitungan pihak lain secara komisi termasuk selakueksportirdanimportir. b. menjalankanusahadalambidangjasa,termasukjasayangterkaitbidangsumebrdayaenergi, kelistrikan,konsultandibidangenergi,jadakecualijasadalambidanghukumdanpajak. c. mendirikan dan menjalankan usahausaha baik secara langsung maupun melalui anak perusahaandalamberbagaibidangindustriterkaitdengansumebralam,sumberdayaenergi, energilistrik,danmemasarkanhailproduksinyadidalammaupundiluarnegeri. d. menjalankanusahadalambidangpengangkutandidarat,laut,sungaimaupunudara. e. menjalankan usaha dalam bidang perbengkelan, meliputi perawatan, pemeliharaan perbaikan (maintenance) kendaraan bermotor, alatalat berat atau berbagai jenis mesin, termasuk membuka gerai penjualan kendaraan bermotor, alatalat berat maupun berbagai jenismesin,pemasangandanpenjualanaksesorisnya.

295


f. menjalankan usaha dalam bidang pembangunan pembangkit tenaga listrik berikut usaha yang terkait dengan pembangkit tenaga listrik, termasuk usaha dan jasa penunjang ketenagalistrikan. Modal Pasal4 Modal dasar Perseroan berjumlah Rp400.000.000.000, (empat ratus milyar Rupiah), terbagi atas 4.000.000.000 (empat milyar) saham, masingmasing saham bernilai Rp100, (seratus Rupiha). Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor 25% (dua puluh lima persen) atau sejumlah 100.000.000.000 (seratus milyar Rupiah) oleh Para Pemegang Saham yang telah mengambil bagian saham dan rincian serta nilai nominal saham yang disebutkan pada akhir akta. Saham yang masih dalam simpanan akan dikeluarkan oleh Direksi menurut keperluan modal Perseroan pada waktu dan dengan harga serta persyaratan yang ditetapkan oleh Rapat Direksi dengan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (selajutnya cukup disebut dengan RUPS) dengan mengindahkan ketentuan dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal dengan ketentuan pengeluaran saham itu tidak denganhargadibawahpari. Kecuali sebagaimana ditentukan ayat 7 Pasal 4 ini, jika saham yang masih dalam simpanan akan dikeluarkan dengan cara penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu (selanjutnya cukup disingkat dengan Penawaran Umum Terbatas) kepada parapemegangsaham,makaseluruhpemegangsahamyangnamanyatercatatdalamDaftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal sebagaimana ditetepkan oleh Direksi berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham yang menyetujui Penawaran Umum Terbatas tersebut mempunyai hak terlebih dahulu untuk membeli saham yang hendak dikeluarkan tersebut(selanjutnyadisebutHakMemesanEfekTerlebihDahuluataudisingkatHMETD) seimbangdenganjumlahsahamyangmerekamiliki(proporsional). HMETD tersebut dapat dijual dan dialihkan kepada pihak lain, dengan mengindahkan ketentuanAnggaranDasardanperaturanperundangundangandibidangPasarModal. Direksi harus mengumumkan keputusan tentang pengeluaran saham dengan penawaran umum terbatas tersebut dalam sekurangkurangnya 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran luas dalam wilayah Republik Indonesia sesuai dengan pertimbangan Direksi. Para pemegang saham atau pemegang HMETD tersebut berhak membeli saham yang akan dikeluarkan tersebut sesuai dengan jumlah HMETD yang dimilikinya pada waktu dan dengan persyaratan yang ditetapkan dalam keputusan Rapat UmumPemegangSahamyangdimaksuddalamayat3Pasal4ini. ApabiladalamwaktuyangtelahditentukandalamkeputusanRapatUmumPemegangSaham etrsebutdiatas,parapemegangsahamatauparapemegangHMETDtidakmelaksanakanhak atas pembelian saham yang ditawarkan kepada mereka sesuai dengan jumlah HMETD yang dimiilikinya dengan membayar lunas secara tunai harga saham yang ditawarkan itu kepada Perseroan, maka saham tersebut akan dialokasikan kepada para pemegang saham yang hendak membeli saham dalam jumlah yang lebih besar dari porsi HMETDnya sebanding dengan jumlah HMETD yang telah dilaksanakan, dengan mengindahkan ketentuan Anggaran DasardanperaturanperundangundangandibidangPasarModal. Apabilasetelahalokasitersebutmasihterdapatsisasahamyangtidakdiambilbagian: (i) Jika penambahan modal Perseroan dengan cara Penawaran Umum Terbatas tersebut jumlah maksimumnya belum ditetapkan serta dilakukan tanpa adanya jaminan dari pembeli siaga, maka sisa saham yang tidak diambil bagian tersebut tidak jadi dikeluarkandantetapdalamsimpananPerseroan; (ii) Jika penambahan modal Perseroan dengan cara Penawaran Umum Terbatas tersebut telah ditetapkan jumlahnya serta dilakukan dengan jaminan dari pihak tertentu yang bertindak sebagai pembeli siaga dalam Penawaran Umum Terbatas tersebut, yang telah menyatakan kesediaannya untuk membeli sisa saham tersebut, maka sisa saham tersebut wajib dialokasikan kepada pembeli siaga, demikian dengan harga dan syarat

1.

2.

3.

4.

296


yang tidak lebih ringan daripada yang telah ditetapkan dalam keputusan Rapat Umum PemegangSahamtersebut; demikian dengan mengindahkan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang undangandibidangPasarModal. 5. Ketentuan ayat 3 dan 4 di atas secara mutatis mutandis juga berlaku di dalam hal Perseroan hendak mengeluarkan efek yang dapat ditukar dengan saham atau efek yang mengandung hak untuk memperoleh saham seperti obligasi konversi, waran atau efek konversi lainnya yang dapat mempengaruhi komposisi kepemilikan saham dalam Perseroan, satu dan lainnya dengan mengindahkan peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, dan tidak mengurangi izin pihak yang berwenang sejauh disyaratkan berdasarkan peraturan perundangundangan(selanjutnyacukupdisebutEfekBersifatEkuitas). 6. Jika saham yang masih dalam simpanan hendak dikeluarkan oleh Perseroan kepada para pemegang efek yang dapat ditukar dengan saham atau efek yang mengandung hak untuk memperoleh saham seperti obligasi konversi, waran atau efek konversi lainnya yang telah dikeluarkan oleh Perseroan berdasarkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham, maka Direksi berwenang melakukan pengeluaran saham dimaksud tanpa memberikan hak kepada para pemegang saham yang ada pada saat itu untuk membeli terlebih dahulu saham yang akan dikeluarkan tersebut, satu dan lainnya dengan mengindahkan ketentuan Anggaran DasardanperaturanperundangundangandibidangPasarModal. 7. Direksi berwenang mengeluarkan saham, efek yang dapat ditukar dengan saham atau efek yang mengandung hak untuk memperoleh saham seperti obligasi konversi, waran atau efek konversi lainnya dengan penawaran terbatas (private placement) atau penawaran umum (kedua, ketiga dan selanjutnya) sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham, tanpa memberikan HMETD kepada para pemegang saham yang ada, dalam hal pengeluaran tersebut: a. ditujukankepadakaryawanPerseroan; b. ditujukan kepada pemegang obligasi atau Efek lain yang dapat dikonversi menjadi saham,yangtelahdikeluarkandenganpersetujuanRapatUmumPemegangSaham; c. dilakukan dalam rangka reorganisasi dan/atau restrukturisasi yang telah disetujui oleh RapatUmumPemegangSaham;dan/atau d. dilakukan sesuai dengan peraturan di bidang Pasar Modal yang memperbolehkan penambahanmodaltanpaHMETD. Saham, efek yang dapat ditukar dengan saham atau efek yang mengandung hak untuk memperoleh saham seperti obligasi konversi, waran atau efek konversi lainnya yang dikeluarkan tersebut dapat dijual Perseroan kepada pihak dengan harga, jumlah, jangka waktu, dan persyaratan yang ditentukan oleh Rapat Direksi berdasarkan keputusan RapatUmumPemegangSahamPerseroandenganmengindahkanperaturanperundang undangandibidangPasarModal. 8. Dalam hal peningkatan jumlah saham yang ditempatkan lebih lanjut sehubungan dengan peningkatan modal dasar Perseroan, maka ketentuan dalam ayat 3, 4, 5, 6 dan 7 Pasal 4 ini berlaku pula secara mutatis mutandis bagi pengeluaran saham karena adanya peningkatan modaldasartersebut. 9. Penambahan modal disetor menjadi efektif setelah terjadinya penyetoran, dan saham yang diterbitkan mempunyai hakhak yang sama dengan saham yang mempunyai klasifikasi yang sama yang diterbitkan oleh Perseroan, dengan tidak mengurangi kewajiban Perseroan untuk menguruspemberitahuankepadaMenteriHukumdanHakAsasiManusia. 10. Penambahan modal dasar yang mengakibatkan modal ditempatkan dan disetor menjadi kurangdari25%(duapuluhlimaperseratus)darimodaldasar,dapatdilakukansepanjang: a. telahmemperolehpersetujuanRapatUmumPemegangSahamuntukmenambahmodal dasar; b. telahmemperolehpersetujuanMenteriHukumdanHakAsasiManusia; c. penambahan modal ditempatkan dan disetor sehingga menjadi paling sedikit 25% (dua puluh lima perseratus) dari modal dasar wajib dilakukan dalam jangka waktu paling lambat 6 (enam) bulan setelah persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimanadimaksuddalambutirbdiatas;

297


d. dalamhalpenambahanmodaldisetorsebagaimanadimaksuddalambutircdiatastidak terpenuhi sepenuhnya maka Perseroan harus mengubah kembali anggaran dasarnya, sehinggamodaldasardanmodaldisetormemenuhiketentuanPasal33ayat(1)danayat (2) UndangUndang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (untuk selanjutnya disingkat dengan UUPT) dalam jangka waktu 2 (dua) bulan setelah jangka waktudalambutircdiatastidakterpenuhi; PersetujuanRapatUmumPemegangSahamsebagaimanadimaksuddalambutiradiatas termasuk juga persetujuan untuk mengubah anggaran dasar sebagaimana dimaksud dalambutirddiatas. Perubahan anggaran dasar dalam rangka penambahan modal dasar menjadi efektif setelah terjadinya penyetoran modal yang mengakibatkan besarnya modal disetor menjadipalingsedikit25%(duapuluhlimaperseratus)darimodaldasardanmempunyai hakhakyangsamadengansahamlainnyayangditerbitkanolehPerseroan,dengantidak mengurangi kewajiban Perseroan untuk mengurus persetujuan perubahan anggaran dasardari Menteri Hukum dan HakAsasiManusia ataspelaksanaanpenambahan modal disetortersebut Saham Pasal5 Semua saham yang dikeluarkan oleh Perseroan adalah saham atas nama sebagaimana terdaftardalamDaftarPemegangSahamPerseroan. 2. Setiap saham memberikan kepada pemiliknya hak yang tidak dapat dibagi sebagaimana dimaksuddalamPasal52UUPT. 3. Jika suatu tindakan Perseroan mengakibatkan terjadi pecahan nilai nominal saham, ketentuanmengenaiperlakukanpencahannilainominalsaham,hakpemegangpecahannilai nominal saham dan bukti pemilikan pecahan nilai saham akan ditetapkan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang memutuskan tindakan Perseroan yang mengakibatkan terjadinyapecahannilainominalsahamtersebut. 4. Perseroanhanyamengakuiseorangatausatubadanhukumsebagaipemilikdarisatusaham, yaitu yang namanya tercatat sebagai pemilik saham yang bersangkutan dalam Daftar PemegangSahamPerseroan. 5. Apabila saham karena sebab apapun menjadi milik beberapa orang, maka mereka yang memiliki bersamasama itu diwajibkan untuk menunjuk seorang di antara mereka atau seorang lain sebagai kuasa mereka bersama dan hanya nama kuasa bersama mereka yang berhak dimasukkan dalam Daftar Pemegang Saham dan hanya yang ditunjuk atau diberi kuasa itu sajalah yang berhak mempergunakan hak yang diberikan oleh hukum atas saham tersebut. 6. Selama ketentuan ayat 4 di atas belum dilaksanakan, maka para pemegang saham tersebut tidak berhak mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham, sedangkan pembayarandividenuntuksahamituditangguhkan. 7. Seorang pemegang saham menurut hukum harus tunduk kepada ketentuan Anggaran Dasar dan kepada semua keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat Umum Pemegang Sahamsertaperaturanperundangundangan. 8. Untuk saham Perseroan yang tercatat pada bursa efek berlaku peraturan perundang undangan di bidang Pasar Modal dan peraturan bursa efek dimana saham Perseroan dicatatkan. 9. Buktipemilikansahamdapatberupasuratsahamatausuratkolektifsahamyangbentukdan isinya sebagaimana diatur dalam ayat 10, 11, 12, 13 dan 14 di bawah ini atau konfirmasi pencatatansahamsebagaimanadiaturdalamayat15dan16dibawahini. 10. Apabiladikeluarkansuratsaham,makauntuksetiapsahamdiberisehelaisuratsaham.Biaya yang dikeluarkan untuk setiap penerbitan surat saham sesuai dengan peraturan perundang undangandibidangPasarModaldanperaturanbursaefekdimanasahamPerseroantercatat padawaktuitu. 1.

e.

298


11. Surat kolektif saham dapat dikeluarkan sebagai bukti pemilikan 2 (dua) atau lebih saham yangdimilikiolehseorangpemegangsaham. 12. Padasuratsahamsekurangnyaharusdicantumkan: a. Namadanalamatpemegangsaham b. Nomorsuratsaham; c. Tanggalpengeluaransuratsaham; d. Nilainominalsaham; e. Lainlain hal yang dianggap perlu oleh Perseroan dan diharuskan oleh peraturan perundangundangandengantidakmengurangiketentuandalamAnggaranDasar. 13. Padasuratkolektifsahamsekurangkurangnyaharusdicantumkan: a. Namadanalamatpemegangsaham b. Nomorsuratkolektifsaham c. Tanggalpengeluaransuratkolektifsaham d. Nilainominalsaham e. Jumlahsaham f. Lainlain hal yang dianggap perlu oleh Perseroan dan diharuskan oleh peraturan perundangundangandengantidakmengurangiketentuandalamAnggaranDasar. 14. Surat saham dan surat kolektif saham harus dicetak sesuai peraturan perundangundangan dibidangPasarModaldanharusditandatanganiolehanggotaDireksidaridanyangmewakili DireksisesuaiketentuanAnggaranDasar. 15. Untuk saham yang termasuk dalam Penitipan Kolektif pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau pada Bank Kustodian (khusus dalam rangka kontrak investasi kolektif), diterbitkan dalam bentuk Konfirmasi Pencatatan Saham yang ditandatangani oleh anggota Direksi yang berwenang mewakili Direksi sesuai dengan ketentuan Angggaran Dasar atau tandatangantersebutdicetaklangsungpadaKonfirmasiPencatatanSaham. 16. Konfirmasi Pencatatan Saham yang dikeluarkan Direksi untuk saham .yang termasuk dalam PenitipanKolektifsekurangnyaharusmencantumkan: a. Nama dan alamat Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau Bank Kustodian yang melaksanakanPenitipanKolektifyangbersangkutan; b. TanggalpengeluaranKonfirmasiPencatatanSaham; c. JumlahsahamyangtercakupdalamKonfirmasiPencatatanSaham; d. JumlahnilainominalsahamyangtercakupdalamKonfirmasiPencatatanSaham; e. Ketentuan bahwa setiap saham dalam Penitipan Kolektif dengan klasifikasi yang sama adalahsepadandandapatdipertukarkanantarasatudenganyanglain; f. Persyaratan yang ditetapkan oleh Direksi untuk pengubahan Konfirmasi Pencatatan saham. PenggantiSuratSaham Pasal6 1. Apabila surat saham rusak, lusuh atau usang atau tidak dapat dipakai lagi, maka atas permintaan tertulis dari pemegang saham yang bersangkutan dengan penyerahan atas surat saham asli atau sisa surat saham asli tersebut, Direksi akan mengeluarkan surat saham pengganti, setelah surat saham yang rusak, lusuh, atau usang, atau tidak dapat dipakai lagi tersebut diserahkan kembali kepada Direksi, dengan mengenakan biaya sesuai dengan peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal dan peraturan bursa efek dimana sahamPerseroantercatatpadawaktuitu a. Asli surat saham sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 kemudian dihapuskan setelah memberikan penggantian surat saham dan oleh Direksi dibuat berita acara untuk dilaporkandalamRapatUmumPemegangSahamberikutnya. b. Apabila surat saham hilang, rusak sehingga tidak dapat terbaca (musnah) atau dicuri maka atas permintaan tertulis dari pemegang saham yang bersangkutan, Direksi akan mengeluarkan surat saham pengganti dengan mengenakan biaya sesuai dengan peraturanperundangundangandibidangPasarModaldanperaturanbursaefekdimana saham Perseroan tercatat pada waktu itu setelah menurut pendapat Direksi hilangnya

299


atau musnahnya saham itu cukup dibuktikan dan dengan jaminan yang dipandang perlu oleh Direksi untuk tiap peristiwa yang khusus dan khusus untuk saham yang hilang, Perseroan telah mendapatkan dokumen pelaporan dari Kepolisian Republik Indonesia atashilangnyasuratsahamtersebut.Dalamhalsuratsahamhilang,rusaksehinggatidak dapat terbaca (musnah), atau dicuri, pemegang saham atau orang yang berhak menerima surat saham baru tersebut harus menanggung kerugian yang diderita oleh Perseroanakibatdaripenerbitansuratsahampenggantitersebut. 2. Tentang rencana pengeluaran pengganti surat saham karena hilang atau rusak sama sekali ataudicuriharusdiumumkanolehDireksidibursaefekdimanasahamPerseroandicatatkan dalam waktu paling kurang 14 (empat belas) hari sebelum pengeluaran pengganti surat saham, dan dengan iklan dalam sedikitnya 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang beredar di tempat kedudukan Perseroan sedikitnya 30 (tiga puluh) hari sebelum pengeluaranpenggantinyaitu. 3. Untuk saham yang tercatat pada bursa efek berlaku peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal dan peraturan bursa efek dimana saham tersebut tercatat, dengan memperhatikanperaturanperundangundangan. 4. Setelahpenggantisuratsahamtersebutdikeluarkan,makaaslisuratsahamtidakberlakulagi terhadapPerseroan. 5. Semuabiaya untuk pengeluaran penggantisurat saham sebagaimanadiuraikan dalamayat 1 dan ayat 3 Pasal 6 ini termasuk tapi tidak terbatas pada biaya penyelidikan untuk surat saham yang dimaksud dalam ayat 3 ini ditanggung oleh pemegang saham yang bersangkutan. Ketentuan dalam ayat 1 sampai dengan ayat 7 pasal 6 ini, secara mutatis mutandis juga berlaku bagipengeluaranpenggantisuratkolektifsaham. DaftarPemegangSahamdanDaftarKhusus Pasal7 1. Direksi Perseroan mengadakan dan menyimpan Daftar Pemegang Saham dan Daftar Khusus sesuaidenganketentuanPasal50,Pasal100,Pasal101,danPasal116UUPTsertaperaturan perundangundangan di bidang Pasar Modal dan peraturan bursa efek dimana saham Perseroandicatatkan. 2. Pemegang saham harus memberitahukan setiap perpindahan tempat tinggalnya dengan surat kepada Direksi Perseroan. Selama pemberitahuan itu belum dilakukan, maka segala panggilan dan pemberitahuan kepada pemegang saham adalah sah jika dialamatkan pada alamatpemegangsahamyangpalingakhirdicatatdalamDaftarPemegangSaham. 3. Perubahan pada Daftar Pemegang Saham harus disetujui Direksi dan dibuktikan dengan penandatanganan pencatatan atas perubahan tersebut oleh anggota Direksi yang berhak mewakiliDireksisesuaiketentuanAnggaranDasar. 4. Setiap pendaftaran atau pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham termasuk pencatatan mengenai suatu penjualan, pemindahtanganan, pengagunan dengan gadai atau fidusia dan bentuk jaminan lain yang menyangkut saham atau hak atau kepentingan atas saham harus dilakukan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan untuk saham yang tercatat pada bursa efek berlaku peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal dan peraturan bursa efek dimanasahamtersebutdicatatkandenganmemperhatikanperaturanperundangundangan. PenitipanKolektif Pasal8 1. SahamdalamPenitipan Kolektif pada Lembaga Penyimpanandan Penyelesaian harus dicatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan atas nama Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian untuk kepentingan pemegang rekening pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.

300


2. Saham dalam Penitipan Kolektif pada Bank Kustodian atau Perusahaan Efek yang dicatat dalam rekening Efek pada Lembaga Penyimpanan danPenyelesaian dicatat atas nama Bank KustodianatauPerusahaanEfekdimaksuduntukkepentinganpemegangrekeningpadaBank KustodianatauPerusahaanEfektersebut. Apabila saham dalam Penitipan Kolektif pada Bank Kustodian merupakan bagian dari Portofolio Efek Reksa Dana berbentuk kontrak investasi kolektif dan tidak termasuk dalam Penitipan Kolektif pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, maka Perseroan akan mencatatkan saham tersebut dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan atas nama Bank Kustodian untuk kepentingan pemilik Unit Penyertaan dari Reksa Dana berbentuk kontrak investasikolektiftersebut. Perseroan wajib menerbitkan sertifikat atau konfirmasi kepada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 Pasal 8 di atas atau Bank Kustodian sebagaimana dimaksud dalam ayat 3 pasal 8 di atas sebagai tanda bukti pencatatan dalam DaftarPemegangSahamPerseroan. Perseroan wajib memutasikan saham dalam Penitipan Kolektif yang terdaftar atas nama Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau Bank Kustodian untuk Reksa Dana berbentuk kontrakinvestasikolektifdalamDaftarPemegangSahamPerseroanmenjadiatasnamaPihak yang ditunjuk oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau Bank Kustodian dimaksud. Permohonan mutasi disampaikan oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau Bank KustodiankepadaPerseroanatauBiroAdministrasiEfekyangditunjukPerseroan. Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, Bank Kustodian atau Perusahaan Efek wajib menerbitkan konfirmasi kepada pemegang rekening sebagai tanda bukti pencatatan dalam rekeningEfek. Dalam Penitipan Kolektif setiap saham dari jenis dan klasifikasi yang sama yang diterbitkan Perseroanadalahsepadandandapatdipertukarkanantarasatudenganyanglain. PerseroanwajibmenolakpencatatansahamkedalamPenitipanKolektifapabilasuratsaham tersebut hilang atau musnah, kecuali Pihak yang meminta mutasi dimaksud dapat memberikan bukti dan/atau jaminan yang cukup bahwa Pihak tersebut benarbenar sebagai pemegangsahamdansuratsahamtersebutbenarhilangataumusnah. Perseroan wajib menolak pencatatan saham ke dalam Penitipan Kolektif apabila saham tersebut dijaminkan, diletakkan dalam sita berdasarkan penetapan pengadilan atau disita untukpemeriksaanperkarapidana. Pemegang rekning Efek yang Efeknya tercatat dalam Penitipan Kolektif berhak hadir dan/atau mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham sesuai dengan jumlah sahamyangdimilikinyapadarekeningtersebut. Bank Kustodian dan Perusahaan Efek wajib menyampaikan daftar rekening Efek beserta jumlah saham Perseroan yang dimiliki oleh masingmasing pemegang rekening pada Bank Kustodian dan Perusahaan Efek tersebut kepada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian untuk selanjutnya diserahkan kepada Perseroan paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum panggilanRapatUmumPemegangSaham. Manajer Investasi berhak hadir dan mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham atas saham Perseroan yang termasuk dalam Penitipan Kolektif pada Bank Kustodian yang merupakan bagian dari portofolio Efek Reksa Dana berbentuk kontrak investasi kolektif dan tidaktermasuk dalam Penitipan Kolektif pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian dengan ketentuan bahwa Bank Kustodian tersebut wajib menyampaikan nama Manajer Investasi tersebut kepada Perseroan paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum panggilan RUPS. Perseroan wajib menyerahkan dividen, saham bonus atau hakhak lain sehubungan dengan pemilikan saham kepada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atas saham dalam Penitipan Kolektif pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian dan seterusnya Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian tersebut menyerahkan dividen, saham bonus atau hakhak lain kepada Bank Kustodian dan kepada Perusahaan Efek untuk kepentingan masingmasing pemegangrekeningpadaBankKustodiandanPerusahaanEfektersebut.

3.

4.

5.

6.

7. 8.

9.

10.

11.

12.

13.

301


14. Perseroan wajib menyerahkan dividen, saham bonus atau hakhak lain sehubungan dengan pemilikan saham kepada Bank Kustodian atas saham dalam Penitipan Kolektif pada Bank Kustodian yang merupakan bagian dari portofolio Efek Reksa Dana berbentuk kontrak investasikolektifdantidaktermasukdalamPenitipanKolektifpadaLembagaPenyimpandan Penyelesaian. 15. Batas waktu penentuan pemegang rekening Efek yang berhak untuk memperoleh dividen, saham bonus atau hakhak lainnya sehubungan dengan pemilikan saham dalam Penitipan Kolektif ditentukan oleh RUPS dengan ketentuan bahwa Bank Kustodian dan Perusahaan Efek wajib menyampaikan daftar pemegang rekening Efek beserta jumlah saham Perseroan yang dimiliki oleh masingmasing pemegang rekening Efek tersebut kepada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, paling lambat pada tanggal yang menjadi dasar penentuan pemegang saham yang berhak untuk memperoleh dividen, saham bonus atau hakhak lainnya, untuk selanjutnya diserahkan kepada Perseroan paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah tanggal yang menjadi dasar penentuan pemegang saham yang berhak untuk memperolehdividen,sahambonusatauhakhaklainnyatersebut. PemindahanHakatasSaham Pasal9 1. Dalamhalterjadiperubahanpemilikandarisuatusaham,pemiliksemulayangtelahterdaftar dalamDaftarPemegangSahamharustetapdianggapsebagaipemegangsahamsampainama dari pemegang saham yangbaru telahdimasukkandalamDaftar Pemegang Saham, satu dan laindengantidakmengurangiizindaripihakyangberwenang. 2. Setiap pemindahan hak atas saham harus berdasarkan akta pemindahan hak yang ditandatanganiolehyangmemindahkandanyangmenerimapemindahanatauwakilmereka yangsah.Setiapbiayayangdikenakanberkenaandenganpemindahanhakatassahamharus sesuai dengan peraturan perundangundangan di bidang pasar modal dan peraturanbursa efekdimanasahamPerseroantercatat. a. Akta pemindahan hak sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 harus berbentuk sebagaimana ditentukan dan/atau yang dapat diterima oleh Direksi dan salinannya disampaikanPerseroandenganketentuanbahwadokumenpemindahanhakatassaham yang tercatat pada bursa efek dimana saham Perseroan tercatat pada waktu itu harus memenuhi peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal dan peraturan bursa efekdimanasahamtersebuttercatat. b. Pemindahan hak atas saham yang tercatat dalam rekening pada Penitipan Kolektif dicatatsebagaimutasiantarrekeningataupunsebagaimutasidarisuaturekeningdalam Penitipan Kolektif ke atas nama individu pemegang saham yang bukan pemegang rekening dalam Penitipan Kolektif dengan melaksanakan pencatatan atas pemindahan hak atas saham oleh Direksi Perseroan sebagaimana dimaksud dalam ayat 5 Pasal 8 di atas. 3. PemindahanhakatassahamhanyadiperbolehkanapabilasemuaketentuandalamAnggaran Dasartelahdipenuhi. 4. Pemindahan Hak atas Saham harus mendapat persetujuan dari Instansi berwenang, jika peraturanperundangundanganmensyaratkanhaltersebut. 5. Mulai hari panggilanRapat Umum Pemegang Saham sampai denganhari dilaksanakanRapat UmumPemegangSaham,pemindahanhakatassahamtidakdiperkenankan. 6. Apabila karena warisan, perkawinan atau sebab lain saham tidak lagi menjadi milik Warga Negara Indonesia atau badan hukum Indonesia atau apabila seorang pemegang saham kehilangan kewarganegaraan Indonesianya, maka dalam jangka waktu 1 (satu) tahun orang atau badan hukum tersebut wajib memindahkan hak atas sahamnya kepada seorang Warga NegaraIndonesiaatausuatubadanhukumIndonesiasesuaiketentuanAnggaranDasar.

302


7. Direksi wajib mencatat pemindahan hak atas saham, tanggal, dan hari pemindahan hak tersebut dalam daftar pemegang saham dan/atau daftar khusus tersebut di atas dan memberitahukan perubahan susunan pemegang saham kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk dicatat dalam daftar Perseroan paling lambat 30 (tigapuluh)hariterhitungsejaktanggalpencatatanpemindahanhak. Direksi dapat menolak untuk mendaftar pemindahan hak atas saham dalam Daftar Pemegang Saham apabila cara yang disyaratkan dalam Anggaran Dasar Perseroan dan cara yang ditentukan oleh Rapat Direksi tidak dipenuhi atau hal lain yang disyaratkan oleh pihak yangberwenangtidakdipenuhi. Apabila Direksi menolak untuk mencatat pemindahan hak atas saham, maka Direksi wajib mengirimkan pemberitahuan penolakan kepada pihak yang akan memindahkan haknya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal permohonan pendaftaran itu diterima oleh Direksi. Mengenai saham Perseroan yang tercatat pada bursa efek setiap penolakan untuk mencatat pemindahan hak atas saham harus sesuai dengan peraturan perundangundangan dibidangPasarModaldanperaturanbursaefekdimanasahamPerseroantercatat. Daftar Pemegang Saham harus ditutup pada hari kerja terakhir dari bursa efek di Indonesia sebelum diiklankannya pemanggilan untuk Rapat Umum Pemegang Saham, untuk menetapkan nama para pemegang saham yang berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Sahamyangdimaksud. Orang yang mendapat hak atas saham sebagai akibat kematian seorang pemegang saham atau karena suatu alasan lain yang menyebabkan pemilikan suatu saham beralih menurut hukum,denganmengajukanbuktihaksebagaimanasewaktuwaktudisyaratkanolehDireksi, dapatmengajukanpermohonansecaratertulisuntukdidaftarkansebagaipemegangsaham. Pendaftaran hanya dapat dilakukan apabila Direksi dapat menerima baik bukti hak itu, dengan memperhatikan ketentuan dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang undangan di bidang Pasar Modal serta peraturan bursa efek dimana saham Perseroan dicatatkanpadawaktuitu. Semua pembatasan, larangan dan ketentuan dalam Anggaran Dasar yang mengatur hak untuk memindahkan hak atas saham dan pendaftaran pemindahan hak atas saham harus berlakuterhadapsetiapperalihanhakmenurutayat9Pasalini. RapatUmumPemegangSaham Pasal10 Dalam Anggaran Dasar ini Rapat Umum Pemegang Saham berarti Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham lainnya yang disebut juga Rapat Umum PemegangSahamLuarBiasa,kecualidengantegasditentukanlain. Direksi menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan setiap tahun yang wajib diadakandalamjangkawaktupalinglambat6(enam)bulansetelahtahunbukuberakhir. DalamRapatUmumPemegangSahamTahunan: a. Direksi menyampaikan laporan tahunan sesuai dengan ketentuan Pasal 66, Pasal 67 dan Pasal68UUPT. b. Ditetapkan penggunaan laba bersih, sesuai dengan ketentuan Pasal 70 dan Pasal 71 UUPT. c. DilakukanpenunjukanAkuntanPublikyangterdaftar. d. JikaperlumengisilowonganjabatananggotaDireksidanDewanKomisarisPerseroan. e. Diputuskan mata acara lainnya yang telah diajukan sebagaimana mestinya sesuai denganketentuanUUPTdanAnggaranDasar. Persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan oleh Rapat Umum PemegangSahamTahunanberartimemberikanpelunasandanpembebasantanggungjawab sepenuhnya kepada anggota Direksi atas pengurusan dan kepada anggota Dewan Komisaris atas pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku yang lalu, sejauh tindakan tersebuttercermindalamlaporantahunandanlaporankeuangan.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

1.

2. 3.

4.

303


Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dapat diselenggarakan sewaktuwaktu berdasarkan kebutuhan untuk membicarakan dan memutuskan mata acara rapat, namun tidak berwenang membicarakan dan memutuskan mata acara Rapat sebagaimana dmaksud dalamayat3butiradanbtersebutdiatas. Tempat,PemanggilandanPimpinanRapatUmumPemegangSaham Pasal11 Rapat Umum Pemegang Saham diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau di tempat Perseroan melakukan kegiatan usahanya yangutama atau di tempat Perseroan melakukan kegiatan usahanya yang utama atau di tempat kedudukan bursa efek di tempat dimana sahamPerseroandicatatkansepanjangberadadidalamwilayahNegaraRepublikIndonesia. Rapat Umum Pemegang Saham dilangsungkan dengan melakukan pemberitahuan dan pemanggilan berdasarkan ketentuan Pasal 81, Pasal 82, Pasal 83, dan Pasal 86 UUPT serta Pasal 79 ayat1, 5,6,dan 7 dan Pasal 80 UUPT, dengan memperhatikan ketentuanperaturan perundangundangan di bidang Pasar Modal dan dengan ketentuan bahwa pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham harus dilakukan sekurangnya 14 (empat belas) hari sebelum tanggal Rapat Umum Pemegang Saham dengan tidak memperhitungkan tanggal pemanggilandantanggalRapatUmumPemegangSaham. Usul dari pemegang saham harus dimasukan dalam acara Rapat Umum Pemegang Saham dalamhal: a. usul yang bersangkutan telah diajukan secara tertulis kepada Direksi oleh seorang atau lebih pemegang saham yang memiliki sedikitnya 10% (sepuluh persen) dari keseluruhan jumlahsahamdenganhaksuara; b. usul yang bersangkutan telah diterima oleh Direksi sedikitnya 7 (tujuh) hari sebelum tanggal pemanggilan untuk Rapat Umum Pemegang Saham yang bersangkutan dikeluarkan; c. menurut pendapat Direksi usul itu dianggap berhubungan langsung dengan usaha Perseroan. Apabila dalam Anggaran Dasar tidak ditentukan lain, maka Rapat Umum Pemegang Saham dipimpin oleh anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Rapat Dewan Komisaris untuk itu, dalam hal Rapat Dewan Komisaris tidak melakukan penunjukan, Rapat dipimpin oleh salah seorang anggota Dewan Komisaris yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham, dalam hal tidak ada seorang pun dari anggota Dewan Komisaris yang hadir, maka Rapat UmumPemegangSahamdiketuaiolehDirekturUtama,dalamhalDirekturUtamatidakhadir atauberhalangankarenasebabapapunhalmanatidakperludibuktikankepadapihakketiga, Rapat Umum Pemegang Saham dipimpin oleh salah seorang anggota Direksi lainnya yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham, dan dalam hal semua anggota Direksi tersebut tidak hadir atau berhalangan karena sebab apapun hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, maka Rapat Umum Pemegang Saham diketuai oleh seorang pemegang saham yangdipiliholehdandariantaramerekayanghadirdalamRapatUmumPemegangSaham. Dari segala hal yang dibicarakan dan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham dibuat Risalah Rapat Umum Pemegang Saham, yang untuk pengesahannya ditandatangani oleh Ketua Rapat dan paling sedikit 1 (satu) orang pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang ditunjuk oleh dan dari antara mereka yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Penandatanganyang dimaksuddi atas tidakdisyaratkan apabilarisalah RapatUmum PemegangSahamtersebutdibuatdenganaktanotaris. Kuorum,HakSuara,danKeputusanRapatUmumPemegangSaham Pasal12 Apabila Anggaran Dasar tidak menentukan lain, Rapat Umum Pemegang Saham dapat dilangsungkan apabila kuorum kehadiran sebagaimana disyaratkan dalam Pasal 86, Pasal 88, dan Pasal 89 UUPT juncto Pasal 38 ayat (2) dan atau peraturan perundangundangan di bidangPasarModal.

1.

2.

3.

4.

5.

1.

304


2. Rapat Umum Pemegang Saham dalam rangka pengeluaran Efek Bersifat Ekuitas dapat dilangsungkan apabila kuorum kehadiran sebagaimana disyaratkan dalam Pasal 86 ayat (1) dan (4) UUPT juncto. Pasal 42 ayat (2) telah dipenuhi dan Rapat Umum Pemegang Saham dalam rangka pengeluaran Efek Bersifat Ekuitas tersebut dapat mengambil keputusan berdasarkan ketentuan Pasal 42 ayat (2) juncto Pasal 87 UUPT dengan memperhatikan peraturanperundangundangandibidangPasarModal. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat tertutup yang tidak ditandatangani dan mengenai hal lain secara lisan, kecuali apabila ketua Rapat Umum Pemegang Saham menentukan lain tanpa ada keberatan dari 1 (satu) atau lebih pemegang saham yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang bersamasama mewakili sedikitnya 10% (sepuluh persen) dari jumlah seluruh saham yang dikeluarkan Perseroan denganhaksuara. Pemegang saham baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham dan menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah sahamyangdimilikinya. Dalam pemungutan suara, anggota Direksi, anggota Komisaris dan karyawan Perseroan dilarangbertindaksebagaikuasadaripemegangsahamdalamrapat. Pengambilansuaratermasukdidalamnyaperhitungansuarablanko(abstain)akandilakukan berdasarkan ketentuan hukum termasuk peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal. Kecuali ditentukan lain dalam Anggaran Dasar ini, Rapat Umum Pemegang Saham dapat mengambil keputusan sesuai dengan Pasal 87,Pasal 88, dan Pasal 89 UUPT dan juga sesuai Pasal 38 ayat (2) UUPT dengan memperhatikan peraturan perundangundangan di bidang PasarModal. Keputusan berkenaan dengan transaksi yang mempunyai benturan kepentingan, kuorum, dan pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal Nomor IX.E.1 Mengenai Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor IX.J.1 mengenai PokokPokok Anggaran Dasar Perseroan Yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat EkuitasdanPerusahaanPublik. Setiap hal yang diajukan oleh para pemegang saham selama pembicaraan atau pemungutan suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham harus memenuhi semua syarat, sebagai berikut Menurut pendapat Ketua Rapat hal tersebut berhubungan langsung dengan salah satu acara rapatyangbersangkutan;dan a. Menurut pendapat Ketua Rapat hal tersebut berhubungan langsung dengan kegiatan usahaPerseroandantidakbertentangandengankepentinganPerseroan. b. Dari segala hal yang dibicarakan dan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham dibuat Berita Acara Rapat oleh Notaris. Berita acara Rapat Umum Pemegang Saham tersebut menjadi bukti yang sah terhadap semua pemegang saham dan pihak ketiga tentang keputusan dan segala sesuatu yang terjadi dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Direksi Pasal13 1. Perseroan diurus dan dipimpin oleh suatu Direksi yang terdiri dari sedikitnya 2 (dua) orang Direktur, seorang diantaranya diangkat menjadi Direktur Utama, dan bila dipandang perlu dapatdiangkatseorangataulebihWakilDirekturUtama. Anggota Direksi diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham dari calon yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan Pasal 93 UUPT serta persyaratan lain berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal dari Rapat Umum Pemegang Saham yang mengangkatnya sampai penutupan Rapat Umum Pemegang Saham tahunan yang ketiga setelah tanggal pengangkatannya, dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikannyasewaktuwaktusesuaidenganketentuanPasal105UUPT.

3.

4.

5. 6.

7.

8.

9.

2.

305


AnggotaDireksiyangmasajabatannyatelahberakhirdapatdiangkatkembali. Anggota Direksi dapat diberi gaji dan/atau tunjangan lainnya termasuk santunan purna jabatansesuaidenganketentuanPasal96UUPT.Kenaikangajidantunjanganyangdiberikan kepada anggota Direksi harus berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham, dimana usul mengenai jumlah keseluruhan kenaikan gaji dan tunjangan anggota Direksi tersebut harus telah dicantumkan dalam pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham yang bersangkutan. 5. Apabila oleh suatu sebab jabatan anggota Direksi lowong, maka dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari sejak terjadi lowongan, harus diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham, untuk mengisi lowongan itu. Masa jabatan seorang yang diangkat untuk mengisi lowongan tersebut adalah sisa masa jabatan dari anggota Direksi yang jabatannya telah menjadilowongtersebut. 6. ApabilaolehsuatusebabapapunsemuajabatananggotaDireksilowong,makadalamjangka waktu60(enampuluh)harisejakterjadinyalowongantersebutharusdiselenggarakanRapat Umum Pemegang Saham untuk mengangkat Direksi baru, dan untuk sementara Perseroan diurusolehDewanKomisaris. 7. SeoranganggotaDireksiberhakmengundurkandiridarijabatannyadenganmemberitahukan secara tertulis mengenai maksudnya tersebut kepada Perseroan sekurangnya 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal pengunduran dirinya. Kepada anggota Direksi yang mengundurkan diri sebagaimana tersebut di atas tetap dapat dimintakan pertanggungjawabannya sebagai anggotaDireksisejakpengangkatanyangbersangkutansampaidengantanggalpengunduran dirinya dalam Rapat Umum Pemegang Saham berikutnya. Dalam hal Perseroan tidak menyelenggarakanRapatUmumPemegangSahamdalamjangkawaktu60(enampuluh)hari setelah diterimanya surat pengunduran diri, maka dengan lampaunya kurun waktu tersebut, pengunduran diri anggota Direksi menjadi sah tanpa memerlukan persetujuan Rapat Umum PemegangSaham. 8. Dalam hal anggota Direksi mengundurkan diri sehingga mengakibatkan jumlah anggota Direksi menjadi kurang dari 2 (dua) orang, maka pengunduran diri tersebut menjadi berlaku apabila telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham yang sekaligus mengangkat anggotaDireksiyangbarusehinggamemenuhipersyaratanminimaljumlahanggotaDireksi. 9. JabatananggotaDireksiakanberakhirapabila: a. mengundurkandirisesuaidenganketentuanayat7; b. tidak lagi memenuhi persyaratan perundangundangan atau ketentuan bursa efek dimana saham Perseroan dicatatkan pada waktu itu, termasuk tetapi tidak terbatas karenamenjaditidakwarasataupailit; c. meninggaldunia; d. diberhentikanberdasarkankeputusanRapatUmumPemegangSaham. 10. Dalam hal terjadi pengangkatan, penggantian, dan pemberhentian anggota Direksi, Direksi wajib memberitahukan perubahan anggota Direksi kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi ManusiaRepublikIndonesiauntukdicatatdalamdaftarPerseroandalamjangkawaktupaling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal keputusan Rapat Umum Pemegang Saham,tersebut. TugasdanWewenangDireksi Pasal14 1. DireksimengurusPerseroansesuaidenganketentuanPasal92ayat1dan2UUPT. 2. Didalam menjalankan pengurusan sebagaimana dimaksud ayat 1, Direksi wajib melaksanakan tugasnya dengan itikad baik dan penuh tanggungjawab sesuai dengan ketentuanPasal97UUPTdandenganmemperhatikanperaturanperundangundangan. 3. 4.

306


3. Direksi berhak mewakili Perseroan di dalam dan di luar Pengadilan tentang segala hal dan dalam segala kejadian, mengikat Perseroan dengan pihak lain dan pihak lain dengan Perseroan, serta menjalankan segala tindakan, baik yang mengenai kepengurusan maupun kepemilikan,atashartakekayaandenganpembatasanbahwauntuk: a. Meminjam atau meminjamkan uang atas nama Perseroan (tidak termasuk mengambil uangPerseroandiBank). b. Mendirikan suatu usaha baru atau turut serta pada perusahaan lain baik di dalam maupundiluarnegeri. harusdenganpersetujuantertulisdariDewanKomisaris. Direksi wajib meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham untuk mengalihkan kekayaan Perseroan atau menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan yang merupakan lebihdari50%(limapuluhpersen)jumlahkekayaanbersihPerseroandalam1(satu)transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak dalam jangka waktu 1 (satu) tahun buku sesuai dengan ketentuan Pasal 102 UUPT dan atau peraturan perundang undangandibidangPasarModal. Salah 1 (satu) orang anggota Direksi, berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama DireksisertamewakiliPerseroan. RapatDireksidipimpinolehDirekturUtama,dalamhalDirekturUtamatidakdapathadiratau berhalangan yang tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, rapat Direksi dipimpin oleh Wakil Direktur Utama, dalam halWakil Direktur Utama tidak dapat hadir atau berhalangan yangtidakperludibuktikankepadapihakketiga,rapatDireksidipimpinolehseoranganggota DireksiyangdipiliholehdandariantaraanggotaDireksiyanghadir. Dalam hal Perseroan mempunyai kepentingan yang bertentangan dengan kepentingan pribadi seorang anggota Direksi, maka perseroan akan diwakili oleh anggota Direksi lainnya yang tidak mempunyai benturan kepentingan dan dalam hal Perseroan mempunyai kepentingan yang bertentangan dengan kepentingan seluruh anggota Direksi, maka dalam hal ini Perseroan diwakili oleh Dewan Komisaris, satu dan lain dengan memperhatikan peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal tentang benturan kepentingan transaksitertentu. RapatDireksi Pasal15 1. Rapat Direksi dapat diadakan setiap waktu bilamana dipandang perlu oleh Direktur Utama atau oleh seorang atau lebih anggota Direksi atau atas permintaan tertulis dari Dewan Komisaris atau atas permintaan tertulis 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang bersama samamewakili1/10(satupersepuluh)bagiandarijumlahseluruhsahamdenganhaksuara. Panggilan Rapat Direksi dilakukan oleh anggota Direksi yang berhak mewakili Direksi menurutketentuanAnggaranDasar. Panggilan Rapat Direksi harus disampaikan dengan surat tercatat atau dengan surat yang disampaikan langsung kepada setiap anggota Direksi dengan mendapat tanda terima yang layak atau dengan telefax, telex, sekurangkurangnya 7 (tujuh) hari sebelum rapat diadakan, dengantidakmemperhitungkantanggalpanggilandantanggalrapat. Apabila halhal yang hendak dibicarakan perlu segera diselesaikan, jangka waktu panggilan itudapatdipersingkatmenjaditidakkurangdari3(tiga)haridengantidakmemperhitungkan tanggalpanggilandantanggalrapat. Panggilanrapatituharusmencantumkanacara,tanggal,waktudantempatrapat. Rapat Direksi diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau tempat kegiatan utama Perseroan. Apabila semua anggota Direksi hadir atau diwakili, panggilan terlebih dahulu tersebut tidak disyaratkan dan Rapat Direksi dapat diadakan di tempat lainnya sebagaimana yang ditentukan oleh anggota Direksi yang berhak mewakili Direksi menurut ketentuan Pasal 14 ayat 5 Anggaran Dasar dan rapat tersebut berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat.

4.

5. 6.

7.

2. 3.

4. 5.

307


6. RapatDireksidapatjugadilakukanmelaluimediavideoconfrenceataumelaluisaranamedia elektronik lainnya yang memungkinkan semua peserta Rapat Direksi saling melihat dan mendengar secara langsung serta berpartisipasi dalam Rapat Direksi. Ketentuan kuorum kehadiran dan persyaratan pengambilan keputusan Rapat Direksi yang diselenggarakan dengan cara ini adalah sama dengan ketentuan yang berlaku bagi Rapat Direksi yang diselenggarakan dengan kehadiran langsung tanpa menggunakan media elektronik sebagaimana diatur dalam ayat 9 dan 10 Pasal 15 ini. Ketentuan mengenai Berita Acara Rapat Direksi yang dilakukan melalui media video conference atau media elektronik lainnya tersebutditandatanganiolehsemuapesertaRapat. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama dan dalam hal Direktur Utama tidak dapat hadir atau berhalangan hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, maka Rapat Direksi akandipimpinolehseoranganggotaDireksilainnyayangditunjukolehRapatDireksi. Seorang anggota Direksi dapat diwakili dalam Rapat Direksi hanya oleh anggota Direksi lainnyaberdasarkansuratkuasa. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila lebih dari 50%(limapuluhpersen)darijumlahanggotaDireksihadirdan/ataudiwakilidalamrapat. Keputusan Rapat Direksi harus diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih dari 50% (lima puluh persen) dari jumlahanggotaDireksihadirdan/ataudiwakilidalamrapat. Seorang anggota Direksi tidak dapat memberikan suaranya dalam Rapat yang membahas suatu kontrak atau usulan kontrak atau suatu rencana dimana yang bersangkutan memiliki kepentinganpribadibaiklangsungmaupuntidaklangsung. Apabila suara yang setuju dan yang tidak setuju berimbang, maka ketua rapat Direksi mempunyai suara yang menentukan, kecuali dalam rapat Direksi dimana hadir dan/atau diwakili hanya 2 (dua) orang anggota Direksi atau dimana hanya 2 (dua) orang anggota Direksi yang dapat mengeluarkan suara dalam rapat, maka ketua rapat Direksi tidak mempunyaisuarayangmenentukan. a.SetiapanggotaDireksiyanghadirberhakmengeluarkan1(satu)suaradantambahan1 (satu)suarauntuksetiapanggotaDireksiyangdiwakilinya. b. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan, sedangkan pemungutan suara yang mengenai halhal lain dilakukan secara lisan,kecualiketuarapatmenentukantanpaadakeberatandariyanghadir. c.Suarablankodansuarayangtidaksahdianggaptidakdikeluarkansecarasahdandianggap tidakadasertatidakdihitungdalammenentukanjumlahsuarayangdikeluarkan. Berita Acara Rapat Direksi harus dibuat oleh seorang yang hadir dalam rapat dan ditunjuk olehKetuaRapat,dankemudianditandatanganiolehKetuaRapatdansalahseoranganggota Direksi lainnya yang hadir dan ditunjuk untuk itu oleh rapat tersebut, untuk memastikan kelengkapandankebenaranBeritaAcaratersebut.BeritaAcarainimerupakanbuktiyangsah untuk para anggota Direksi dan untuk pihak ketiga mengenai keputusan yang diambil dalam rapat yang bersangkutan. Apabila Berita Acara dibuat oleh Notaris, penandatanganan demikiantidakdisyaratkan. Direksi dapat juga mengambil keputusan yang sah tanpa mengadakan rapat Direksi, dengan ketentuan semua anggota Direksi telah memberikan persetujuan mengenai usul keputusan tersebut dengan menandatangani persetujuan secara tertulis. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengansahdalamrapatDireksi. DewanKomisaris Pasal16 1. Dewan Komisaris terdiri dari sedikitnya 2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris, seorang diantaranyadiangkatsebagaiKomisarisUtama.

7.

8. 9. 10.

11.

12.

13.

14.

15.

308


2. Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham dari calon yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan Pasal 110 UUPT serta persyaratan lain berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal dari Rapat Umum Pemegang Saham yang mengangkatnya sampai penutupan Rapat Umum Pemegang Saham tahunan yang ketiga setelah tanggal pengangkatannya, dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang SahamuntukmemberhentikannyasewaktuwaktusesuaidenganketentuanPasal119UUPT. AnggotaDewanKomisarisyangmasajabatannyatelahberakhirdapatdiangkatkembali. Anggota Dewan Komisaris dapat diberi gaji atau honorarium dan tunjangan yang jumlahnya ditentukanolehRapatUmumPemegangSaham. Kenaikan gaji dan tunjangan yang diberikan kepada anggota Dewan Komisaris harus berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham, dimana usul mengenai jumlah keseluruhan kenaikan tersebut harus telah dicantumkan dalam pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham. Wewenang untuk menentukan besarnya gaji dan/atau tunjangan lainnya untuk masingmasing anggota Dewan Komisaris oleh Rapat Umum Pemegang Saham dapat dilimpahkankepadaRapatDewanKomisaris. Dalam hal oleh suatu sebab jabatan anggota Dewan Komisaris lowong, maka dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari setelah terjadinya lowongan, harus diselenggarakan Rapat UmumPemegangSahamuntukmengisilowongantersebut. Masa jabatan seseorang yang diangkat untuk mengisi lowongan tersebut adalah sisa masa jabatan dari anggota Dewan Komisaris yang jabatannya telah menjadi lowong tersebut. Seorang anggota Dewan Komisaris berhak mengundurkan diri dari jabatannya dengan memberitahukan secara tertulis mengenai maksud tersebut kepada Perseroan sekurangnya 30(tigapuluh)harisebelumtanggalpengundurandirinya. Kepada anggota Dewan Komisaris yang mengundurkan diri sebagaimana tersebut di atas, tetap dapat dimintakan pertanggungjawaban sebagai anggota Dewan Komisaris sejak pengangkatan yang bersangkutan hingga saat pengunduran dirinya dalam Rapat Umum Pemegang Saham berikutnya. Dalam hal Perseroan tidak menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari setelah diterimanya surat pengunduran diri, maka dengan lampaunya kurun waktu tersebut, pengunduran diri anggota Dewan KomisarismenjadisahtanpamemerlukanpersetujuanRapatUmumPemegangSaham. Dalam hal anggota Dewan Komisaris mengundurkan diri sehingga mengakibatkan jumlah anggota Dewan Komisaris menjadi kurang dari 2 (dua) orang, maka pengunduran diri tersebut menjadi berlaku apabila telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham yang sekaligus mengangkat anggota Dewan Komisaris yang baru sehingga memenuhi persyaratan minimaljumlahanggotaDewanKomisaris. JabatananggotaDewanKomisarisberakhirdalamhal: a. kehilangankewarganegaraanIndonesia; b. mengundurkandirisesuaidenganketentuanayat6pasalini; c. tidak lagi memenuhi persyaratan perundangundangan atau ketentuan bursa efek dimana saham Perseroan dicatatkan pada waktu itu, termasuk tetapi tidak terbatas karenamenjaditidakwarasataupailit; d. meninggaldunia; e. diberhentikanberdasarkankeputusanRapatUmumPemegangSaham. Dalam hal terjadinya pengangkatan, penggantian, dan pemberhentian anggota Dewan Komisaris, Direksi wajib memberitahukan perubahan anggota Dewan Komisaris tersebut kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk dicatat dalam daftar Perseroan dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggalkeputusanRapatUmumPemegangSahamtersebut. TugasdanWewenangDewanKomisaris Pasal17 1. Dewan Komisaris melakukan pengawasan atas kebijakan manajemen Perseroan serta memberinasihatkepadaDireksisesuaiketentuanPasal108UUPT.

3. 4.

5.

6.

7.

8.

9.

309


2. Dewan Komisaris setiap waktu dalam jam kerja kantor Perseroan berhak memasuki bangunan dan halaman atau tempat lain yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh Perseroan dan berhak memeriksa semua pembukuan, surat dan alat bukti lainnya, memeriksadanmencocokkankeadaanuangkasdanlainlainsertaberhakuntukmengetahui segalatindakanyangtelahdijalankanolehDireksi. Direksi dan setiap anggota Direksi wajib untuk memberikan penjelasan tentang segala hal yangditanyakanolehDewanKomisaris. Dewan Komisaris berdasarkan Keputusan Rapat Dewan Komisaris berhak memberhentikan untuk sementara anggota Direksi sesuai ketentuan Pasal 106 UUPT dengan memperhatikan peraturanperundangundangandibidangPasarModal. Dalam hal Dewan Komisaris melakukan tindakan pengurusan Perseroan dalam keadaan tertentudanuntukjangkawaktutertentu,berlakuketentuanPasal118ayat(2)UUPT.

3. 4.

5.

RapatDewanKomisaris Pasal18 KetentuansebagaimanadimaksuddalamPasal15diatasmutatismutandisberlakubagiRapat DewanKomisaris. RencanaKerja,TahunBukudanLaporanTahunan. Pasal19 1. Direksi menyampaikan rencana kerja yang memuat juga anggaran tahunan Perseroan kepadaDewanKomisarisuntukmendapatpersetujuan,sebelumtahunbukudimulai. 2. Rencanakerjasebagaimanadimaksudpadaayat(1)harusdisampaikanpalinglambat30(tiga puluh)harisebelumdimulainyatahunbukuyangakandatang. 3. Tahun buku Perseroan berjalan dari tanggal 1 (satu) Januari sampai dengan tanggal 31 (tiga puluh satu) Desember. Pada setiap akhir bulan Desember tiap tahun, buku Perseroan ditutup. Dalam waktu paling lambat 4 (empat) bulan setelah buku Perseroan ditutup Direksi menyusun laporan tahunan sesuai ketentuan peraturan perundangundangan yang ditandangani oleh semua anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Laporan Tahunan tersebut harus disediakan di kantor Perseroan paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum tanggal Rapat Umum Pemegang SahamTahunandiselenggarakan,agardapatdiperiksaolehparapemegangsaham. 4. Direksi menyusun dan menyediakan laporan tahunan di kantor Perseroan, dan setelah neraca dan laporan laba rugi dari laporan keuangan mendapat pengesahan Rapat Umum Pemegang Saham, Direksi menyampaikan neraca dan laporan laba rugi tersebut kepada MenteriHukumdanHakAsasiManusiadanmengumumkannyadalamsuratkabarberbahasa Indonesia sesuai dengan ketentuan Pasal 66, Pasal 67 dan Pasal 68 UUPT dengan memperhatikan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal No. X.K.2 tentang Kewajiban PenyampaianLaporanKeuanganBerkala. PenggunaanLabadanPembagianDividendanDividenInterim Pasal20 1. Penggunaan laba bersih Perseroan ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang Saham sesuai denganketentuanPasal70danPasal71UUPT. 2. PerseroandapatmembagikandivideninterimsebelumtahunbukuPerseroanberakhirsesuai denganketentuanPasal72UUPT.

310


3. Dividen hanya dapat dibayarkan sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham dalam keputusan mana juga harus ditentukan waktu pembayaran dan bentuk dividen. Dividen untuksatusahamharusdibayarkankepadaorangataubadanhukumatasnamasiapasaham itu terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham pada hari kerja yang akan ditentukan oleh atau atas wewenang dari Rapat Umum Pemegang Saham dalam mana keputusan untuk pembagian dividen diambil. Hari pembayaran harus diumumkan oleh Direksi kepada semua pemegang saham. Pasal 83 UUPT berlaku secara mutatis mutandis bagi pengumuman tersebut. Terhadap dividen yang tidak diambil oleh Pemegang Saham berlaku ketentuan Pasal 73 UUPT.Cadangan,sebagaimanadimaksuddalamPasal70UUPT,yangbelumdigunakanuntuk menutup kerugian dan jumlah cadangan yang melebihi 20% (duapuluh persen) dari jumlah modal ditempatkan dan disetor yang penggunaannya belum ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang Saham harus dikelola dengan cara yang tepat menurut pertimbangan Direksi setelah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris serta dengan memperhatikan peraturan perundangundangan.

4.

PerubahanAnggaranDasar Pasal21 Rapat Umum Pemegang Saham untuk perubahan Anggaran Dasar Perseroan dilakukan sesuai denganPasal86,Pasal87,danPasal88UUPT,dandenganmemperhatikanketentuanperaturan perundangundangan di bidang Pasar Modal termasuk ketentuan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan Nomor IX.J.1 mengenai PokokPokok Anggaran Dasar Perseroan Yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas Dan Perusahan Publik dan PeraturanbursaefekdimanasahamPerseroandicatatkan. Penggabungan,Peleburan,PengambilalihandanPemisahan Pasal22 Dalam hal Perseroan melakukan Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan dan/atau Pemisahan tindakan tersebut dilakukan sesuai dengan Pasal 89, Pasal 122, Pasal 123, Pasal 124, Pasal 125, Pasal 126, Pasal 127, Pasal 128, Pasal 129, Pasal 130, Pasal 131, Pasal 132, Pasal 133, Pasal 135 dan Pasal 137 UUPT, dan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang undangan di bidang Pasar Modal termasuk ketentuan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal Nomor IX.G.1 mengenai Penggabungan Usaha atau Peleburan Usaha Perusahaan Publik atau Emiten dan ketentuan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan nomor IX.J.1mengenaiPokokPokokAnggaranDasarPerseroanYangMelakukanPenawaranUmumEfek Bersifat Ekuitas Dan Perusahaan Publik serta peraturan bursa efek di tempat dimana saham Perseroandicatatkan. PembubarandanLikuidasi Pasal23 Dalam hal Perseroan dibubarkan harus diadakan likuidasi sesuai dengan ketentuan Pasal 142, Pasal143Pasal147,Pasal148,Pasal149,Pasal150,Pasal151danPasal152UUPT. PeraturanPenutup Pasal24 Segala sesuatu yang tidak atau belum cukup diatur dalam Anggaran Dasar ini, akan diputuskan dalamRapatUmumPemegangSaham.

311

XX. PERSYARATANPEMESANANPEMBELIANSAHAM

1. PemesananPembelianSaham Pemesanan pembelian saham harus dilakukan sesuai dengan ketentuanketentuan yang tercantum dalam Formulir Pemesanan Pembelian Saham (selanjutnya disebut FPPS) dan Prospektus ini. Pemesanan pembelian saham dilakukan dengan menggunakan FPPS asli yang dikeluarkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Efek yang dapat diperoleh pada Penjamin Emisi Efek yang namanya tercantum pada Bab XXII dalam Prospektus ini. FPPS dibuat dalam 5 (lima) rangkap. Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh Pemesan. Pemesanan pembelian saham yang dilakukan menyimpang dari ketentuanketentuan tersebut di atas tidak akan dilayani.Pemesananpembelian saham dapat menggunakan FPPScopynamun harus diganti dengan FPPS asli pada saat pengembalian formulir pemesanan dan harus disampaikan kepada ParaPenjaminEmisiEfek. Setiap pemesanan saham harus telah memiliki rekening efek pada Perusahaan Efek atau Bank KustodianyangtelahmenjadipemegangrekeningdiKSEI. Pemesanyangberhak Pemesan yang berhak melakukan pemesanan pembelian saham adalah Perorangan dan/ atau Lembaga/Badan Usaha sebagaimana diatur dalam UndangUndang No. 8 Tahun 1995, tanggal 10 Nopember 1995 tentang Pasar Modal, Peraturan No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Kep48/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996, sebagaimana diubah dengan Keputusan Ketua Baeppam No. Kep45/PM/2000 tanggal 27 Oktober 2000 tentang Tanggung Jawab Manajer PenjatahanDalamRangkaPemesananDanPenjatahanEfekDalamPenawaranUmum. JumlahPemesanan Pemesanan pembelian saham harus diajukan dalam jumlah sekurangkurangnya 500 (lima ratus) sahamdanselanjutnyadalamjumlahkelipatan500(limaratus)saham. 4. PendaftaranEfekkeDalamPenitipanKolektif Sahamsaham yang ditawarkan ini telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian Tentang Pendaftaran Efek Bersifat Ekuitas Pada Penitipan Kolektif yang ditandatangani antara Perseroan denganKSEInomorSP0019/PE/KSEI/0711tanggal25Juli2011: A. Dengan didaftarkannya saham tersebut di KSEI maka atas Saham yang ditawarkan berlaku ketentuansebagaiberikut: 1. Perseroan tidak menerbitkan saham dalam bentuk Surat Kolektif Saham (SKS), tetapi saham tersebut akan didistribusikan dalam bentuk elektronik yang diadministrasikan dalamPenitipanKolektifKSEI.SahamhasilPenawaranUmumakandikreditkankedalam rekeningefekselambatlambatnyapadatanggal7Oktober2011. 2. SebelumsahamsahamyangditawarkandalamPenawaranUmuminidicatatkandiBursa Efek, pemesan akan memperoleh bukti kepemilikan saham dalam bentuk Formulir KonfirmasiPenjatahan(FKP). 3. KSEI, Perusahaan Efek, atau Bank Kustodian akan menerbitkan konfirmasi tertulis kepada pemegang rekening sebagai surat konfirmasi mengenai kepemilikan Saham. Konfirmasi Tertulis merupakan surat konfirmasi yang sah atas Saham yang tercatat dalamrekeningefek. 4. Pengalihan kepemilikan Saham dilakukan dengan pemindahbukuan antar rekening efek diKSEI.

2.

3.

312


Pemegang saham yang tercatat dalam rekening efek berhak atas dividen, Saham bonus, hak memesan efek terlebih dahulu, dan memberikan suara dalam RUPS, serta hakhak lainyayangmelekatpadaSaham. 6. Pembayaran dividen, Saham bonus, dan perolehan atas hak memesan efek terlebih dahulu kepada Pemegang Saham dilaksanakan oleh Perseroan, atau BAE yang ditunjuk oleh Perseroan, melalui Rekening Efek di KSEI untuk selanjutnya diteruskan kepada pemilikmanfaat(beneficialowner)yangmenjadipemegangrekeningefekdiPerusahaan EfekatauBankKustodian. 7. Setelah Penawaran Umum dan setelah saham Perseroan dicatatkan, Pemegang Saham yang menghendaki sertifikat saham dapat melakukan penarikan saham keluar dari Penitipan Kolektif di KSEI setelah saham hasil Penawaran Umum didistribusikan ke dalamRekeningEfekPerusahaanEfek/BankKustodianyangtelahditunjuk. 8. Penarikan tersebut dilakukan dengan mengajukan permohonan penarikan saham kepada KSEI melalui Perusahan Efek/Bank Kustodian yang mengelola sahamnya dengan mengisiFormulirPenarikanEfek. 9. Sahamsaham yang ditarik dari Penitipan Kolektif akan diterbitkan dalam bentuk Surat Saham selambatlambatnya 5 (lima) hari kerja setelah permohonan diterima oleh KSEI dan diterbitkan atas nama pemegang saham sesuai permintaan Perusahaan Efek atau BankKustodianyangmengelolasaham. 10. PihakpihakyanghendakmelakukanpenyelesaiantransaksibursaatasSahamPerseroan wajib menunjuk Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi Pemegang RekeningdiKSEIuntukmengadministrasikanSahamtersebut. B. Sahamsaham yang telah ditarik keluar dari Penitipan Kolektif KSEI dan diterbitkan Surat Kolektif Sahamnya tidak dapat dipergunakan untuk penyelesaian transaksi bursa. Informasi lebih lanjut mengenai prosedur penarikan saham dapat diperoleh pada Penjamin Emisi atau AgenPenjualanditempatdimanaFPPSyangbersangkutandiajukan. 5. PengajuanPemesananPembelianSaham Selama Masa Penawaran, para Pemesan yang berhak dapat melakukan pemesanan pembelian saham selama jam kerja dan harus disampaikan kepada Para Penjamin Emisi Efek dimana FPPS diperoleh. Setiap pihak hanya berhak mengajukan 1 (satu) formulir dan wajib diajukan oleh Pemesan yang bersangkutan dengan melampirkan fotocopy jati diri (KTP/Paspor bagi perorangan dan Anggaran Dasarbagibadanhukum)danmelakukanpembayaransebesarjumlahpesanan. Bagi pemesan badan usaha asing, disamping melampirkan fotocopy paspor/KIMS (Kartu Ijin Menetap Sementara), AOA (Article of Association/Anggaran Dasar) dan POA (Power of Attorney/Surat Kuasa), wajib mencantumkan pada FPPS, nama dan alamat tempat domisili hukum yang sah secara lengkap dan jelas serta melakukan pembayaran sebesar jumlah pesanan. PenjaminPelaksanaEmisiEfek. Penjamin Emisi Efek dan Perseroan berhak untuk menolak pemesanan pembelian saham apabila FPPS tidak diisi dengan lengkap atau bila persyaratan pemesanan pembelian saham tidak terpenuhi. MasaPenawaran Masa penawaran akan berlangsung 1(satu) hari kerja pada tanggal 3 Oktober 2011 pada pukul 10.0016.00WIB. 5.

6.

313


7. TanggalPenjatahan Tanggal penjatahan dimana penjatahan saham akan dilakukan oleh Penjamin Pelaksana Emisi EfekdanPerseroansesuaidenganketentuanyangberlakuadalahtanggal5Oktober2011. PemesananPembelianSahamSecaraKhusus Pemesanan pembelian saham secara khusus pada harga perdana oleh para karyawan dan manajemen Perseroan dapat diajukan langsung kepada Perseroan tanpa melalui Penjamin Pelaksana Emisi Efek atau Agen Penjual selama masa penawaran dengan jumlah sebanyak banyaknya 10 (sepuluh) persen dari jumlah keseluruhan saham yang ditawarkan dalam PenawaranUmumini. SyaratPembayaran Pembayaran dapat dilakukan dengan uang tunai, RTGS, pemindahbukuan (PB), cek atau wesel bank dalam mata uang Rupiah dan dibayarkan oleh pemesan yang bersangkutan (tidak dapat diwakilkan) dengan membawa tanda jati diri dan FPPS yang sudah diisi lengkap dan benar pada Penjamin Emisi Efek pada waktu FPPS diajukan dan semua setoran harus dimasukkan ke dalam rekeningPenjaminPelaksanaEmisiEfekpada: BankMayapadaKantorPusatOperasional No.Rekening:100.30.01672.6 AtasNama:PTAndalanArthaAdvisindoSekuritas Apabilapembayaranmenggunakancek,makacektersebutharusmerupakancekatasnama/milik pihak yang mengajukan (menandatangani) FPPS, (cek dari milik/atas nama pihak ketiga tidak dapat diterima sebagai pembayaran) dan sudah harus diterima secara efektif (in good funds) padatanggal6Oktober2011padapukul15.00WIB.Apabilapembayarantersebuttidakditerima padatanggaldanwaktusertarekeningdiatas,makaFPPSyangdiajukandianggapbataldantidak berhak atas penjatahan. Pembayaran dengan menggunakan cek atau transfer atau pemindahbukuanbilyetgirohanyaberlakupadaharipertama. Semua biaya bank dan biaya transfer sehubungan dengan pembayaran tersebut menjadi tanggung jawab pemesan. Semua cek dan bilyet giro bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Bilamana pada saat pencairan, cek atau bilyet giro ditolak oleh bank, maka pemesanan pembelian saham yang bersangkutan otomatis dianggap batal. Untuk pembayaran pemesanan pembelian saham secara khusus, pembayaran dilakukan langsung kepada Perseroan. Untuk pembayaranyangdilakukanmelaluitransferaccountdaribanklain,pemesanharusmelampirkan fotocopy Lalu Lintas Giro (LLG) dari bank yang bersangkutan dan menyebutkan nomor FPPS/DPPSnya. Pembayaran melalui ATM tidak berlaku. Dalam 1 (satu) Slip Setoran tidak diperkenankan untuk diisi dengan campuran jenis pembayaran, misalnya tunai tidak dapat digabungdenganbilyetgiro. 10. BuktiTandaTerima Para Penjamin Emisi Efek yang menerima pengajuan FPPS akan menyerahkan kembali kepada pemesan, tembusan dari FPPS lembar ke 5 sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian saham. Bukti tanda terima pemesanan pembelian saham tersebut bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan. Bukti tanda terima tersebut harus disimpan untuk kelak diserahkan kembali pada saat pengembailan uang pemesanan dan/atau penerimaan Formulir Konfirmasi Penjatahan atas pemesanan pembelian saham. Bagi pemesan pembelian saham secara khusus, buktitandaterimapemesananpembeliansahamakandiberikanlangsungolehPerseroan. 11. PenjatahanSaham Pelaksanaan penjatahan saham akan dilakukan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Efek selaku Manajer Penjatahan sesuai dengan Peraturan Nomor IX.A.7 Lampiran KeputusanKetua Bapepam No. Kep48/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996, sebagaimana diubah dengan Keputusan Ketua Bapepam No. Kep45/PM/2000 tanggal 27 Oktober 2000 tentang Tanggung Jawab Manajer PenjatahanDalamRangkaPemesanandanPenjatahanEfekDalamPenawaranUmum.

8.

9.

314


Manajer Penjatahan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada Bapepam mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman kepada peraturan Bapepam No. VIII.G.12 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam nomor Kep17/PM/2004 tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek Atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan Bapepam nomor IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam nomor Kep45/PM/2000 tentang Perubahan Peraturan nomor IX.A.7 tentang Tanggung Jawab Manajer Penjatahan Dalam Rangka Pemesanan Dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum paling lambat30harisejaktanggalpenjatahan. Perseroan akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada Bapepam dan LK paling lambat 10 (sepuluh) hari sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sesuai dengan Peraturan Bapepam nomor IX.A.2 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam nomor Kep25/PM/2003 tentang TataCaraPendaftaranDalamRangkaPenawaranUmum. (I) PenjatahanPasti(FixedAllotment) Dalam Penawaran Umum ini, Penjatahan Pasti dibatasi sampai dengan jumah maksimum 95%(sembilanpuluhlimapersen)darijumlahyangditawarkan DalamhalpenjatahanterhadapsuatuPenawaranUmumdilaksanakandenganmenggunakan Sistem Penjatahan Pasti, maka penjatahan tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila memenuhipersyaratanpersyaratansebagaiberikut: a. Manajerpenjatahandapatmenentukanbesarnyapersentasedanpihakpihakyangakan mendapatkanpenjatahanpastidalamPenawaranUmum; b. Dalam hal terjadi kelebihan permintaan beli dalam Penawaran Umum, Penjamin Emisi Efek, Agen Penjualan Efek atau pihakpihak terafiliasi dengannya dilarang membeli atau memilikisahamuntukmerekasendiri; c. Dalam hal terjadi kekurangan permintaan beli dalam Penawaran Umum, Penjamin Emisi Efek,AgenPenjualanEfekataupihakpihakterafiliasidengannyadilarangmenjualsaham yang telah dibeli atau akan dibelinya berdasarkan kontrak penjaminan Emisi Efek, kecuali melalui Bursa Efek jika telah diungkapkan dalam Prospektus bahwa saham tersebutakandicatatkandiBursaEfek;dan Sebanyakbanyaknya 475.000.000 (empat ratus tujuh puluh lima juta) saham atau 95% (sembilan puluh lima persen) dari jumlah saham yang ditawarkan kepada Masyarakat dialokasikan untukberbagairagam investor institusi domestik, termasukreksa danadan asset management, asuransi, dana pensiun dan berbagai institusi lokal lainnya serta nasabahperorangan.

d.

(II) PenjatahanTerpusat(Pooling) Penjatahan terpusat dibatasi sampai dengan 5% (lima persen) dari jumlah saham yang ditawarkan. Jika jumlah efek yang dipesan melebihi jumlah efek yang ditawarkan melalui suatu PenawaranUmum,makaManajerPenjatahanharusmelaksanakanprosedurpenjatahansisa efeksebagaiberikut: i. Para pemesan yang tidak dikecualikan memperoleh satu satuan perdagangan di Bursa, jika terdapat cukup satuan perdagangan yang tersedia. Dalam hal jumlahnya tidak mencukupi, maka satuan perdagangan yang tersedia akan dibagikan dengan diundi. Jumlah saham yang termasuk dalam satuan perdagangan dimaksud adalah satuan perdagangan penuh terbesar yang ditetapkan oleh Bursa dimana saham tersebut akan dicatatkan. ii. Apabila masih terdapat efek yang tersisa, maka setelah satuan perdagangan dibagikan kepada Pemesan, pengalokasian dilakukan secara proporsional dalam satuan perdaganganmenurutjumlahyangdipesanolehparaPemesan.

315


(III) PenjatahanBagiPihakyangMempunyaiHubunganIstimewa Jika para pemesan pegawai Perusahaan dan pemesan yang tidak mempunyai hubungan istimewa telah menerima penjatahan sepenuhnya dan masih terdapat sisa saham, maka sisa saham tersebut dibagikan secara proporsional kepada para pemesan yang mempunyai hubunganistimewa. 12. PembatalanAtauPenundaanPenawaranUmum PembatalanataupenundaanpenawaranumumdilakukanberdasarkanPeraturanBapepam&LK nomorIX.A.2LampiranKeputusanKetuaBapepamdanLKnomorKep122/BL/2009tentangTata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum. Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya masa Penawaran Umum, Emiten dapat menunda masa Penawaran Umum untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak efektifnya PernyataanPendaftaranataumembatalkanPenawaranUmum,denganketentuan: 1. TerjadisuatukeadaandiluarkemampuandankekuasaanEmitenyangmeliputi: a. Banjir, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran, peperangan atau huru hara di IndonesiayangberpengaruhsecarasignifikanterhadapkelangsunganusahEmiten; b. Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun lebih dari 10% (sepuluh persen) selama3(tiga)HariBursaberturutturut. c. Terjadi peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Emiten yang disetujui terlebih dahulu oleh BapepamLK sebagaimana dimaksuddalamPeraturanNo.IX.A.2. 2. Emitenwajibmemenuhiketentuansebagaiberikut: a. Mengumumkan penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat satu hari kerja setelah penundaan ataupembatalantersebut.Disampingkewajibanmengumumkandalamsuratkabar, Emitendapatjugamengumumkaninformasitersebutdalammediamassalainnya, b. Menyampaikan informasi penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum tersebut kepada Bapepam dan LK pada hari yang sama dengan pengumumansebagaimanadimaksuddalampoina, c. Menyampakan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin a kepada BapepamdanLKpalnglambatsatuharikerjasetelahpengumumandimaksud,dan d. Emiten menunda masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum yang sedang dilakukan, dalam hal pesanan efek telah dibayar maka Emiten wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada pemesan palng lambat 2 (dua) hari kerjasejakkeputusanpenundaanataupembatalantersebut. DalamhalterbuktibahwaPihaktertentumengajukanlebihdari1(satu)pemesanan,baiksecara langsung maupun tidak langsung, maka Penjamin Emisi Efek wajib membatalkan pesanan tersebut. 13. PengembalianUangPemesanan 1 Penjatahan akan dilakukan apabila pemesanan saham melampaui jumlah saham yang ditawarkan. Penjatahan ditentukan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Efek dengan memperhatikan ketentuan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku dengan memperhatikanhalhalsebagaiberikut: (i) Penjatahan dilakukan sedemikian rupa untuk mencapai suatu pengikut sertaan yang luas dalampemilikansaham. (ii) PemesananKhususakandikabulkansesuaidenganjumlahdanketentuandalamperaturan perundangundangandibidangPasarModal. (iii) Tanpamengurangiketentuanketentuandiatasdalampenjatahanharusdiusahakanuntuk mengabulkan sedapat mungkin pemesananpemesanan saham yang sah dalam jumlah kecilyangdiajukan.

316


(iv) Dalam hal terbukti bahwa pihak tertentu mengajukan lebih dari 1 (satu) pemesanan, baik secara langsung maupun tidak langsung, maka Penjamin Emisi Efek wajib membatalkan pesanantersebut. (v) Penjamin Pelaksana Emisi Efek dapat menutup masa penawaran lebih dini apabila jumlah pesanan yang masuk telah melebihi jumlah saham yang ditawarkan dengan tidak mengabaikanketentuanyangberlakubahwamasapenawaransekurangkurangnya3(tiga) harikerjadansetelahterlebihdahulumemperolehpersetujuandariBAPEPAM&LK. Pelaksanaan keputusan penjatahan saham ditetapkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Efek dengan memperhatikan Keputusan Ketua BAPEPAM nomor : KEP48/PM/1996, tanggal 1701 1996 (tujuh belas Januari seribu sembilan ratus sembilan puluh enam) diubah dengan nomor KEP45/PM/2000 tanggal 27102000 (dua puluh tujuh Oktober dua ribu) berikut segenap perubahandan/ataupenambahannya. Penjatahan sebagaimana dimaksud dalam pasal 10.1. dan pasal 10.2. di atas harus sudah selesai selambatlambatnya pada tanggal yang akan ditentukan dalam suatu perjanjian tambahan/ perubahan atas Perjanjian Penjaminan Emisi Efek yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek. Penjamin Emisi Efek harus berusaha untuk memastikan bahwa penjatahan akan dilakukan pada suatu tanggal yang disetujui bersama oleh Emiten dengan Penjamin Pelaksana Emisi Efek terhitung sejak tanggal penutupan Masa Penawaran, namun demikian tidak akan lebih lambat dari 3 (tiga) Hari Kerja sejaktanggalpenutupanMasaPenawaran. Selambatlambatnya pada pukul 16.00 WIB (enam belas Waktu Indonesia Barat) pada Hari Kerja terakhir setelah penutupan Masa Penawaran, Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan/atau Biro Administrasi Efek yang ditunjuk wajib menyampaikan kepada Emiten. Daftar Pemesanan Saham yang sah, yang diisi lengkap sebagaimana mestinya, dengan merinci namanama, alamatalamat dari pemesanpemesan yang dikabulkan serta jumlah saham untuk dicatatkan dalam Daftar Pemegang Saham atas nama pemesanpemesan yang diterima baik; danFormulir PemesananPembelianSaham. Dengan memperhatikan ketentuan mengenai penjatahan tersebut di atas, apabila terjadi kelebihan pemesanan, maka Penjamin Emisi Efek bertanggung jawab dan wajib mengembalikan kepada para pemesan uang pembayaran yang telah diterimanya sehubungan dengan pembelian saham selekas mungkin, namun bagaimanapun juga tidak lebih lambat dari 2(dua)HariKerjasetelahTanggalAkhirPenjatahan. Pengembalian uang tersebut harus dilakukan dalam bentuk cek atau bilyet giro atas nama pemesan,denganmenunjukkanataumenyerahkanbuktitandaterimapemesanansahampada Penjamin Emisi Efek dimana Formulir Pemesanan Pembelian Saham semula diajukan, dan untukhaltersebutparapemesantidakdikenakanbiayabankataupunbiayapemindahandana. 6 7 Apabila hal tersebut terjadi sebelum Tanggal Pembayaran, maka pengembalian uang tersebut menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Efek, dengan demikian Emiten harus dibebaskan dari tanggung jawabnya atas segala tuntutan yang disebabkan oleh tidak dilaksanakannya pengembalianuangdangantirugitersebut. Apabila hal tersebut terjadi setelah Tanggal Pembayaran, maka Emiten wajib mengembalikan uangpemesanantersebutkepadaparapemesanmelaluiPenjaminPelaksanaEmisiEfek. Untuk para Pemesan Khusus pengembalian uang diatur dan dilaksanakan langsung oleh Emiten. Tentang pengembalian uang pemesanan sehubungan dengan pengakhiran atau pembatalan dariPenawaranUmumsahamtersebutberlakuketentuansebagaiberikut:

317


8 Apabila Perjanjian Penjaminan Emisi Efek berakhir karena sebabsebab yang tercantum dalam sebagaimana yang tercantum dalam point 12 diatas dan mengakibatkan pembatalan dari Penawaran Umum saham, maka baik Penjamin Emisi Efek wajib mengembalikan kepada para pemesan uang pembayaran yang telah diterima sehubungan dengan pemesanan saham, selekas mungkin namun bagaimanapun juga tidak lebih lambat dari 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggalpembatalanPenawaranUmumataupengakhiranPerjanjianPenjaminanEmisiEfek. Keterlambatan pembayaran atas pengembalian uang tersebut akan disertai ganti rugi yang akan diperhitungkan dari hari kelima sejak berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Efek atau tanggal pembatalan Penawaran Umum, yang besarnya dihitung berdasarkan tingkat bunga Sertifikat Bank Indonesia 1 (satu) bulan ditambah 2 % (dua persen) per tahun yang berlaku padasaatitu,untuksetiaphariketerlambatan. 14. PenyerahanFormulirKonfirmasiPenjatahanAtasPemesananPembelianSaham Distribusi Formulir Konfirmasi Penjatahan Saham kepada masingmasing rekening efek pemesan saham pada para Penjamin Emisi Efek dan Agen Penjualan dimana FPPS yang bersangkutan diajukan akan dilaksanakan selambatlambatnya 1 (satu) hari kerja setelah tanggal penjatahan. FKPataspemesananpembeliansahamtersebutdapatdiambildiBAEdenganmenunjukkantanda jati diri pemesan dan menyerahkan bukti tanda terima pemesanan pembelian saham. PenyerahanFKPbagipemesanpembeliansahamsecarakhususakandilakukanolehPerseroan. 15. LainLain Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Perseroan berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian saham secara keseluruhan atau sebagian. Pemesanan berganda yang diajukan lebih darisatuformulirakandiperlakukansebagai1(satu)pemesananuntukkeperluanpenjatahan. Sejalan dengan ketentuan dalam Keputusan Ketua Bapepam No. Kep48/PM/1996, tanggal 17 Januari 1996 sebagaimana diubah dengan Keputusan Ketua Bapepam No. Kep45/PM/2000 tanggal 27 Oktober 2000 tentang Tanggung Jawab Manajer Penjatahan Dalam Rangka Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum, setiap pihak dilarang baik langsung maupuntidaklangsunguntukmengajukanlebihdari1(satu)pemesananuntuksetiapPenawaran Umum.

318

XXI. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS PEMESANANPEMBELIANSAHAM

DAN

FORMULIR

Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Saham dapat diperoleh pada kantor Penjamin PelaksanaEmisiEfekdanPenjaminEmisiEfeksebagaiberikut:

PENJAMINPELAKSANAEMISIEFEK
PT.ANDALANARTHAADVISINDOSEKURITAS EquityTower,Lt.22 Jl.JendralSudirmanKav.5253 Jakarta12190 Tel.(021)29916600 Fax.(021)5152644 PENJAMINEMISIEFEK PTPacificCapital SonaTopasTowerLt.18 Jl.Jend.SudirmanKav26 Jakarta12920 Telp0212524930 Fax0212524931 PTErdikhaElitSekuritas PTDanasaktiSecurities SucacoBuildinglt3 Jl.TanahAbangIIINo.6 KebonSirihkav71 Jakarta10160 Telp0212312345 Jakarta10340 Fax0212314880 Telp02139836420 Fax0213152841 PTDinamikaUsahajaya PTLautandhanaSecurindo Jl.KS.TubunIII/15 WismaKyoeiPrinceLantai15 Jakarta11410 Jl.JendSudirmanKav3 Telp0215330987 Jakarta10220 Fax0215330991 Telp02157851818 Fax02157851637 PTMinnaPadiInvestama PTOnixCapitalTbk EquityTowerLt.11 DeutscheBankBuildingLt.15 Jl.JendSudirmanKav5253 Jl.ImamBonjolNo80 Jakarta12190 Jakarta10310 Telp0215255555 Telp02131901777 Fax3215256666 Fax02131901616

319

Halaman ini sengaja dikosongkan

LAMPIRAN : Perhitungan Cadangan Pertambangan Mangan di Daerah IUPProduksiManganPTSoeMakmurResourcesTbk

Halaman ini sengaja dikosongkan

Halaman ini sengaja dikosongkan

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ........................................................................................................................ i DAFTAR GAMBAR ............................................................................................................ ii DAFTAR TABEL ................................................................................................................ iii DAFTAR LAMPIRAN ......................................................................................................... iv

BAB 1 PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 1.1 Latar Belakang .............................................................................................................. 1 1.2 Tujuan ........................................................................................................................... 1 1.3 Deliverable .................................................................................................................... 1

BAB 2 PERHITUNGAN CADANGAN MANGAN DI PT. SMR........................................... 2 2.1 Sumberdaya mangan PT. SMR .................................................................................... 2 2.2 Metoda perhitungan cadangan ..................................................................................... 5 2.3 Hasil perhitungan cadangan mangan PT. SMR ............................................................ 11 2.4 Evaluasi Ekonomi ......................................................................................................... 17 2.4.1 Rencana Produksi ............................................................................................... 18 2.4.2 Umur tambang dan Pendapatan ......................................................................... 20 2.4.3 Biaya Investasi .................................................................................................... 21 2.4.4 Biaya Penggalian dan Operasi ........................................................................... 21

BAB 3 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI .................................................................... 23 3.1 Kesimpulan ................................................................................................................... 23 3.2 Rekomendasi ................................................................................................................ 23

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1a Sebaran sumberdaya mangan di bagian barat daerah IUP-OP PT. SMR ... 3 Gambar 2.1b Sebaran sumberdaya mangan di bagian barat daerah IUP-OP PT. SMR ... 4 Gambar 2.2 llustrasi yang menunjukkan bahwa semua lapisan mangan dapat ditambang karena geometri lapisan mangan yang tidak terlalu curam ......... 6 Gambar 2.3 llustrasi yang menunjukkan bahwa tidak semua lapisan mangan dapat ditambang karena geometri lapisan mangan yang terlalu curam ................. 6 Gambar 2.4 Foto yang menunjukkan penggunaan alat-alat berat dalam proses penggalian mangan di IUP-OP PT. SMR .................................................... 7 Gambar 2.5 Foto yang menunjukkan proses pemilahan dan packing yang menggunakan tenaga manusia .................................................................... 8 Gambar 2.6 Foto yang menunjukkan mining lost akibat metoda penambangan semi mekanis........................................................................................................ 8 Gambar 2.7 Poligon cadangan tertambang bagian barat wilayah evaluasi, menunjukkan nisbah kupas pada setiap titik pengamatan ................................................. 11 Gambar 2.8 Poligon cadangan tertambang bagian timur wilayah evaluasi, menunjukkan nisbah kupas pada setiap titik pengamatan .......................... 12

ii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1a Jumlah sumberdaya mangan di daerah IUP-OP PT. SMR untuk mangan dengan kadar lebih besar dari 50% ................................................................. 2 Tabel 2.1b. Jumlah sumberdaya mangan di daerah IUP-OP PT. SMR untuk mangan dengan kadar 10 30% ................................................................................... 2 Tabel 2.2 Tabel 2.3 Daftar lengkap poligon perhitungan cadangan mangan grade 1 ..................... 12 Poligon Perhitungan cadangan dengan tonase Mn Grade 1 lebih besar dari 25.000 ton ........................................................................................................ 16 Tabel 2.4 Tabel 2.5 Tabel 2.6 Rencana produksi tambang pada beberapa tahapan selama umur tambang . 18 Skenario Umur Tambang dengan laju produksi tahunan ROM Mn Grade ...... 19 Matriks estimasi produksi tahunan overburden dan waste pengotor bijih (kT) pada tiap tahap umur tambang ........................................................................ 20 Tabel 2.7 Rencana Produksi ROM Mn Grade 1 dan perkiraan pendapatan dari produksi bersih yang dijual seluruhnya, dengan eskalasi harga jual produk naik 5% setiap tahunnya. .......................................................................................................... 20 Tabel 2.8 Tabel 2.9 Total investasi pada tahun pertama, termasuk PPN ....................................... 21 Biaya operasi penambangan pada empat tahun pertama umur tambang, dalam ribuan rupiah ......................................................................................... 22

iii

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN 1 Perhitungan Biaya Investasi LAMPIRAN 2 Asumsi - Asumsi Biaya LAMPIRAN 3 Perhitungan Harga Pokok Penjualan Penambangan LAMPIRAN 4 Proyeksi Depresiasi & Amortisasi Aktiva LAMPIRAN 5 Analisis Kelayakan Proyek LAMPIRAN 6 Proyeksi Laba Rugi LAMPIRAN 7 Proyeksi Neraca

iv

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

PT. SMR meminta PT. LAPI-ITB untuk melakukan analisis cadangan mangan di daerah IUP-OP-nya yang terletak di daerah Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sebelumnya, PT. LAPI-ITB telah memberikan expert opinion beserta perhitungan independen terhadap sumberdaya mangan di PT. SMR.

Cadangan adalah sumberdaya yang dapat ditambang (mineable). Dengan demikian, untuk dapat mengetahui jumlah cadangan, diperlukan analisis mineable parameters yang dapat mempengaruhi jumlah cadangan. Dalam pekerjaan ini, PT. LAPI ITB melakukan analisis terhadap semua parameter tersebut (dibahas dalam sub bab 2.2). Selanjutnya, jumlah sumberdaya mangan yang sebelumnya telah dihitung, dikurangi dengan batasan-batasan mineable parameter ini akan menghasilkan angka cadangan mangan di IUP-OP PT. SMR.

1.2 Tujuan

Tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk mengetahui angka cadangan mangan di IUPOP PT. SMR.

1.3 Deliverable

Hasil yang diharapkan dari pekerjaan ini adalah: jumlah cadangan mangan di daerah IUP-OP PT. SMR. rekomendasi pengelolaan cadangan mangan di daerah IUP-OP PT. SMR.

BAB 2 PERHITUNGAN CADANGAN MANGAN DI PT. SMR

2.1 Sumberdaya mangan PT. SMR

Dari pekerjaan sebelumnya, diperoleh angka sumberdaya mangan di daerah PT. SMR seperti tercantum dalam Tabel 2.1. dan Gambar 2.1. Perlu ditegaskan kembali bahwa angka sumberdaya ini diperoleh dari data mangan yang tersedia di sekitar 791 Ha dari total luas IUP-OP PT. SMR yang sebesar 4550 Ha, atau hanya sekitar 17% dari luas total IUP-OP PT. SMR. Masih terdapat kemungkinan mangan di daerah-daerah lainnya, jika dilakukan eksplorasi lanjutan yang berupa pemboran.

Tabel2.1a.JumlahsumberdayamangandidaerahIUPOPPT.SMRuntukmangandengan kadarlebihbesardari50% Uraian Terukur Terindikasi Terduga Sumberdaya IUPP SMR 1,440,000 3,225,400 2,503,000 Jumlah Terukur + Terindikasi (insitu) 4,665,400 Jumlah Terduga 2,503,000 Tabel 2.1b. Jumlah sumberdaya mangan di daerah IUPOP PT. SMR untuk mangan dengan kadar1030% Uraian Terukur Terindikasi Terduga Sumberdaya IUPP SMR 1,006,600 2,253,300 1,736,000 Jumlah Terukur + Terindikasi (insitu) 3,259,900 Jumlah Terduga 1,736,000

Gambar2.1aSebaransumberdayamangandibagianbaratdaerahIUPOPPT.SMR

Gambar2.1bSebaransumberdayamangandibagianbaratdaerahIUPOPPT.SMR

Berdasarkan SNI, perhitungan cadangan hanya dapat dilakukan pada sumberdaya terukur dan terindikasi. Jumlah kedua sumberdaya ini untuk mangan yang berkadar lebih dari 50% adalah sebesar 4,665,400 metrik ton. Sebagai catatan, perhitungan cadangan tidak dilakukan pada mangan yang berkadar 10-30%. Metoda untuk menghitung jumlah cadangan dari jumlah sumberdaya seperti disebutkan di atas dibahas dalam sub bab di bawah ini.

2.2 Metoda perhitungan cadangan

Cadangan adalah sumberdaya yang dapat ditambang (mineable). Parameterparameter penambangan tersebut adalah:

Batasan topografi dan geometri bahan galian Jika sumberdaya tersebut berada pada topografi yang cukup landai, dan mempunyai geometri (terutama kemiringan lapisan) yang tidak terlau curam, maka bisa dikatakan bahwa hampir semua sumberdaya dapat ditambang. Akan tetapi, jika sumberdaya tersebut memiliki topografi dan geometri (terutama kemiringan) yang ekstrem, maka ada beberapa bagian dari sumberdaya tersebut yang tidak dapat ditambang. Pengurangan sumberdaya ini disebut sebagai mining lost. Hal ini tentunya akan mengurangi angka cadangan. Gambar 2.2 mengilustrasikan bahwa hampir semua sumberdaya dapat ditambang, karena kemiringan lapisan dari sumberdayanya relatif datar. Sementara itu, Gambar 2.3 mengilustrasikan bahwa terdapat beberapa bagian sumberdaya yang tidak dapat ditambang karena memiliki kemiringan yang ekstrem (hampir tegak). Kemiringan yang hampir tegak tersebut mengakibatkan semakin banyak bench

penambangan yang harus dibuat, yang mengakibatkan semakin banyak juga tanah penutup (waste/overburden) yang akan dihasilkan. Waste yang terlalu banyak mengakibatkan penambangan menjadi tidak ekonomis.

Gambar2.2Illustrasiyangmenunjukkanbahwasemualapisanmangandapatditambang karenageometrilapisanmanganyangtidakterlalucuram

Gambar2.3Illustrasiyangmenunjukkanbahwatidaksemualapisanmangandapat ditambangkarenageometrilapisanmanganyangterlalucuram

Penambangan Metoda penambangan di PT. SMR adalah semi-mekanik. Pada proses penggalian memang digunakan alat-alat berat (Gambar 2.4), tetapi pada proses pemilahan, packing, dan loading, digunakan tenaga manusia (Gambar 2.5). Proses yang menggunakan tenaga manusia ini juga menghasilkan mining lost seperti ditunjukkan pada Gambar 2.6. Hasil analisis yang dilakukan

menghasilkan angka mining lost akibat proses ini adalah sebesar 30%.

Gambar 2.4 Foto yang menunjukkan penggunaan alatalat berat dalam proses penggalianmangandiIUPOPPT.SMR

Gambar 2.5 Foto yang menunjukkan proses pemilahan dan packing yang menggunakan tenagamanusia

Mangan

Gambar2.6Fotoyangmenunjukkanmininglostakibatmetodapenambangansemi mekanis.

Dengan proses yang relatif mudah yang hanya melibatkan pencucian dan pemisahan secara gravitasi, mining lost karena proses penambangan ini dapat di-recover sebesar 90%. Hanya diperlukan sedikit biaya tambahan untuk proses ini seperti dibahas pada sub bahasan keekonomian.

Pengolahan Seperti telah dijelaskan diatas, perhitungan cadangan hanya dilakukan pada mangan yang berkadar lebih besar dari 50%. Mangan dengan kadar seperti ini dapat langsung dijual tanpa dilakukan pengolahan. Dengan demikian, tidak terdapat mining lost akibat proses pengolahan.

Ekonomi Perhitungan keekonomial penambangan mangan di PT. SMR dibahas secara mendalam dalam sub bahasan 2.4.

Pasar PT. SMR memiliki kontrak berjangka jangka panjang dengan pembeli. Kontrak ini menyatakan bahwa berapapun produksi PT. SMR akan dibeli oleh pembeli. Dengan demikian, tidak terdapat batasan cadangan akibat dari pasar mangan.

Lingkungan Batasan-batasan lingkungan yang dapat mempengaruhi jumlah cadangan yang dapat ditambang adalah tipe hutan, yaitu hutan lindung dan taman nasional, serta sungai-sungai besar. IUP-OP PT. SMR terletak di daerah lahan kritis tidak terdapat batasan penambangan akibat jenis hutan. Sementara itu, perhitungan sumberdaya yang telah dilakukan sebelumnya tidak mengikutsertakan

sumberdaya yang terdapat di sungai-sungai besar seperti Sungai Noebesa. Dengan demikian, tidak terdapat pengurangan angka cadangan karena kondisi lingkungan ini.

Sebagai tambahan, hasil penambangan mangan tidak menghasilkan limbah yang beracun karena semuanya menggunakan proses mekanis, bukan kimiawi. Dengan demikian, tidak diperlukan pengolahan limbah beracun (detoxinasi), sehingga hal ini tentunya akan mengurangi biaya keekonomian penambangan yang diakibatkan oleh pengelolaan lingkungan.

Kewajiban setiap pemegang IUP-OP adalah melakukan reklamasi pasca tambang. Biaya reklamasi pasca tambang ini sudah dimasukkan dalam analisis keekonomian seperti dibahas pada sub bahasan 2.4 Evaluasi Keekonomian.

Sosial dan politik PT. SMR selama ini membayar fee ke pemilik lahan untuk setiap mangan yang dihasilkan. Pembayaran fee ini telah dimasukkan kedalam perhitungan keekonomian cadangan yang dibahas dalam sub bahasan 2.4 dibawah. Selama ini, sistem fee ini tidak menimbulkan masalah dengan pemilik lahan. Kemudian, sistem penambangan semi-mekanis yang melibatkan banyak tenaga manusia juga berhasil menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang relatif banyak. Hal ini menyebabkan selama ini penambangan yang dilakukan oleh PT. SMR tidak menimbulkan gejolak sosial kemasyarakatan. Sementara itu, PT. SMR juga melakukan kewajiban ke pemerintah dalam bentuk pembayaran royalti untuk setiap mangan yang dihasilkan. Berdasarkan semua pertimbangan di atas, sampai saat ini, tidak terdapat permasalahan sosial yang cukup berarti yang dapat mempengaruhi produksi dan cadangan mangan di daerah PT. SMR

Resume Berdasarkan pembahasan diatas, dapat disimpulkan bahwa faktor yang

mempengaruhi angka cadangan mangan di daerah IUP-OP PT. SMR adalah batasan topografi dan geometri bahan galian, dan metoda penambangan.

10

2.3 Hasil perhitungan cadangan mangan PT. SMR

Batasan topografi dan geometri bahan galian

Poligon sumberdaya dapat dilihat pada Gambar 2.7 dan 2.8, dimana perbedaan warna menggambarkan tingkat nisbah kupas. Poligon berwarna biru, biru muda, kuning, dan merah secara berurutan menunjukkan nisbah kupas semakin besar. Hal ini juga berarti tahapan umur tambang pertama, kedua, ketiga dan keeempat.

Gambar2.7Poligoncadangantertambangbagianbaratwilayah evaluasi,menunjukkannisbahkupaspadasetiaptitikpengamatan.

11

Gambar2.8Poligoncadangantertambangbagiantimurwilayah evaluasi,menunjukkannisbahkupaspadasetiaptitikpengamatan. Daftar tonase cadangan pada setiap poligon yang tampak pada Gambar 2.2 dan 2.3 di atas dapat dilihat pada Tabel 2.2. dan 2.3. dibawah ini. Tabel2.2Daftarlengkappoligonperhitungancadanganmangangrade1
LUAS POLIGON
m
2

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9

POLIGID P1AA P1AB P1AC P1AD P1AE P1AF P1BA P1BB P2A

Tebalratarata MnGrd1
m

SG MnGrd1
ton/m
3

Tonase MnGrd1
ton

15,740 8,910 9,629 10,059 8,689 20,605 7,218 10,050 39,738

0.24 1.72 0.08 0.34 0.21 0.58 0.23 0.23 0.05

4 4 4 4 4 4 4 4 4

14,796 61,302 3,081 13,681 7,299 47,802 6,641 9,246 7,948

12

No 10 0 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 0 0 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 0 34 35 0 36 37 0 38 39 40 41 42 43 44 45

POLIGID P2C P2D P3A P3B P3C P3D P3E P3F P3G P3H P3I P3J P3K P3L P3M P3N P3O P3P P3Q P3R P3S P4A P4B P4C P4D P5A P5B P5C P5D P6AA P6AB P6BA P6BB P6BC P6BD P6BE P6BF P7 P8 P9AA P9AB P9AC

LUAS POLIGON
m
2

Tebalratarata MnGrd1
m

SG MnGrd1
ton/m
3

Tonase MnGrd1
ton

6,736 0 4,720 54,889 25,133 13,227 15,566 471,090 6,407 14,238 69,110 6,612 0 0 29,421 8,071 9,207 9,970 6,818 10,529 24,495 59,156 17,668 17,297 33,988 6,915 17,993 0 8,560 12,917 0 5,595 89,444 0 4,667 99,985 17,667 1,016 17,667 7,199 14,440 36,734

0.06 0.04 1.00 0.96 0.27 0.08 0.19 0.35 0.24 0.75 0.38 0.30 0.04 0.04 0.08 0.10 0.10 0.06 0.12 0.06 0.18 0.09 0.10 0.07 0.08 0.06 0.14 0.04 0.12 0.10 0.02 0.04 0.08 0.04 0.05 0.10 0.11 0.20 0.14 0.15 0.10 0.07

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

1,617 0 18,881 210,772 27,144 3,968 11,830 659,526 6,151 42,714 105,048 7,934 0 0 8,826 3,229 3,683 2,393 3,273 2,527 17,636 21,296 7,067 4,843 10,876 1,660 10,076 0 4,109 5,167 0 895 28,622 0 933 39,994 7,774 813 9,893 4,319 5,776 10,286

13

No 46 0 47 48 0 49 50 51 52 53 54 55 56 0 57 58 59 60 61 0 62 63 0 0 64 65 66 67 68 69 70 71 72 0 73 74 0 75 76 77 78 79

POLIGID P9AD P9B P10AA P10AB P10AC P10AD P10AE P10AF P10AG P10BA P10BB P10BC P10BD P10BE P11A P11B P11C P11D P11E P11F P11G P11H P11I P11J P12A P12B P12C P12D P12E P13 P14 P15 P16 P17A P17B P17C P17D P17E P17F P17G P18A P18BS

LUAS POLIGON
m
2

Tebalratarata MnGrd1
m

SG MnGrd1
ton/m
3

Tonase MnGrd1
ton

36,210 0 24,304 8,337 0 6,277 7,427 10,204 17,668 22,741 17,668 11,306 18,722 0 4,727 23,437 80,913 7,912 21,899 0 18,700 29,232 0 0 8,717 10,673 8,932 8,334 4,897 17,668 17,668 17,667 17,667 0 10,794 28,317 0 17,668 174,035 11,590 17,663 650,490

0.08 0.03 0.10 0.12 0.03 0.08 0.06 0.05 0.05 0.07 0.07 0.09 0.12 0.06 0.06 0.12 0.06 0.06 0.09 0.04 0.08 0.13 0.01 0.02 0.06 0.04 0.06 0.08 0.06 0.15 0.06 0.08 0.06 0.04 0.08 0.05 0.02 0.07 0.22 0.08 0.27 0.63

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

11,587 0 9,722 4,002 0 2,009 1,783 2,041 3,534 6,367 4,947 4,070 8,612 0 1,134 11,250 19,419 1,899 7,446 0 5,984 15,551 0 0 2,092 1,708 2,144 2,667 1,175 10,601 4,240 5,654 4,240 0 3,454 5,663 0 4,947 153,151 3,477 19,076 1,634,031

14

No 80 81 82 83 84 85 86 0 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 0 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113

POLIGID P18BN P18C P18D P18E P18F P18G P18H P18I P18J P18K P19 P20AA P20AB P20AC P20AD P20AE P20BA P20BB P21A P21B P21C P21D P24A P24B P24C P24D P24E P24F P24G P24H P24I P24J P24K P24L P24M P24N TOTAL

LUAS POLIGON
m
2

Tebalratarata MnGrd1
m

SG MnGrd1
ton/m
3

Tonase MnGrd1
ton

86,386 14,546 21,604 7,100 215,348 60,602 6,138 0 14,229 4,285 32,768 10,463 11,743 14,293 15,323 24,515 139,965 13,001 9,285 7,066 0 3,650 8,543 7,545 9,839 9,632 20,537 9,857 8,084 10,613 6,073 17,669 8,324 11,424 8,109 8,788 3,633,596

0.14 0.17 0.17 0.25 0.16 0.11 0.37 0.02 0.05 0.10 0.16 0.10 0.08 0.11 0.08 0.10 0.27 0.10 0.09 0.23 0.04 0.35 0.13 0.12 0.09 0.07 0.10 0.21 0.23 0.06 0.11 0.14 0.06 0.18 0.12 0.53

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

48,376 9,891 14,691 7,100 137,823 26,665 9,084 0 2,561 1,714 20,971 4,185 3,758 6,289 4,597 9,806 151,162 5,200 3,342 6,500 0 5,109 4,442 3,622 3,542 2,697 8,215 8,280 7,437 2,547 2,672 9,895 1,998 8,225 3,892 18,630 4,027,942 3,907,100

1)Cadangan 2)Cadangan(Mineable @MnGrade1)97%x(1)

15

Tabel2.3PoligonPerhitungancadangandengantonaseMnGrade1 lebihbesardari25.000ton
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 POLIGID P1AB P1AF P3B P3F P3I P6BB P6BE P17F P18BS P18BN P18G P18F LUAS POLIGON
m
2

MeanThickness MnGrd1
m

SG MnGrd1
ton/m
3

Tonase MnGrd1
ton

8,910 20,605 54,889 471,090 69,110 89,444 99,985 174,035 650,490 86,386 60,602 215,348

1.72 0.58 0.96 0.35 0.38 0.08 0.10 0.22 0.63 0.14 0.11 0.16

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

61,302 47,802 210,772 659,526 105,048 28,622 39,994 153,151 1,634,031 48,376 26,665 137,823 3,126,447

Resume Berdasarkan hasil perhitungan diatas, batasan topografi dan geometri bahan galian memberikan angka jumlah cadangan mangan di IUP-OP PT. SMR sebesar 3,907,100 ton.

Penambangan Seperti telah dijelaskan sebelumnya, metoda penambangan yang dilakukan PT. SMR, yaitu metoda semi mekanis, menghasilkan mining lost sebesar 30%. Akan tetapi, dengan pengolahan lebih lanjut (dibahas di keekonomian), sebanyak 90% dari mining lost tersebut dapat di-recover. Dengan mempertimbangan hal ini, maka jumlah cadangan mangan di daerah IUP-OP PT. SMR adalah sebagai berikut: Tanpa recovery mining lost: Cadangan mangan = 70% x 3,907,100 ton = 2,734,970 ton Dengan recovery mining lost: Cadangan mangan = 2,734,970 + (90% x 1,172,130) = 3,789,887

16

Angka-angka ini adalah angka-angka akhir cadangan mangan di IUP-OP PT. SMR yang dievaluasi di studi ini.

2.4 Evaluasi Ekonomi

Layak atau tidaknya pertambangan suatu mineral sangat tergantung pada faktor ekonomi di mana kegiatan ekstraksi suatu mineral diusahakan untuk mendapatkan keuntungan secepat mungkin pada harga yang pantas. Selama umur tambang lazimnya produksi dirancang sedemikian rupa sehingga penggalian dilakukan terlebih dahulu pada daerah / blok model tambang dengan nisbah kupas (SR atau Stripping Ratio) dan nisbah limbah (WoR) terkecil terlebih dahulu. Walaupun ke dua parameter nisbah ini tidak memberikan gambaran secara langsung keekonomian bijih mangan (dibandingkan parameter lainnya seperti NPV atau NCF setiap poligon), namun parameter tersebut secara langsung menentukan kapasitas operasi penggalian, pengangkutan, dan pengolahandalam operasi pertambangan baik lapisan penutup maupun bijih.

Dalam evaluasi ini, diasumsikan sumberdaya bijih mangan pirolusit insitu tergali seluruhnya, dan terpilah manual sebesar lebih kurang 70%, atau mining lost (30%) akibat penggalian manual, dan bijih dari mining lost (limbah sebelum pengolahan kembali) tersebut dipindahkan ke stockpile khusus sebagai limbah berharga yang terpisah dari timbunan lapisan penutup. Karena sampai dengan penulisan laporan belum adanya informasi mengenai metoda dan peralatan yang dibutuhkan untuk pemurnian secara mekanis bijih dari mining lost tersebut, maka dalam laporan ini juga belum memperhitungkan biaya-biaya yang berhubungan dengan pengolahan kembali limbah berharga tersebut. Demikian pula halnya dengan perhitungan biaya pemurnian limbah berharga tersebut untuk menghasilkan logam mangan dari bijih kadar lebih rendah.

17

2.4.1 Rencana Produksi

Rencana Produksi di Mulut Tambang

Pembagian poligon pada Gambar 2.2 dan 2.3mengilustrasikan rancangan umum tambang pada beberapa tahap umur tambang. Rencana produksi di mulut tambang yaitu berupa produksi volume lapisan penutup (overburden), tonase limbah (pengotor bijih mangan), tonase limbah bijih mangan (termasuk bijih mangan grade 1 dan grade 2), dan tonase produk mangan grade 1.

Pada tahap pertama rencana penambangan dilakukan direkomendasikan pada poligon-poligon rencana tambang dengan agregat nisbah kupas rata-rata kurang dari 1 BCM/ton dan nisbah limbah (unit waste/unit ore) sebesar 0,2, sedangkan pada tahap ke dua dilakukan pada poligon dengan agregrat SR dan WoR lebih besar daripada tahap pertama, yaitu berturut-turut sebesar 2,5 BCM/ton dan 0,41.Seperti dapat dilihat pada Tabel 2.4, terdapat peningkatan nilai SR yang sangat besar pada tahap ke 3 dan 4 yaitu pada fasa akhir umur tambang. Hal ini karena dari data profil di permukaan yang ada, ketebalan gabungan lapisan bijih mangan kadar tinggi di sebagian besar lokasi poligon di ke dua tahap ini ditemukan tipis.

Tabel2.4Rencanaproduksitambangpadabeberapatahapanselamaumurtambang TAHAP TAHAP1 TAHAP2 TAHAP3 TAHAP4 TOTAL VOLUME LAPISANPENUTUP x1000M3 2,720 9,440 15,870 6,690 28,030 ROM BIJIH kT 3,580 4,523 2,696 565 10,799 ROM LIMBAH kT 725 1,868 3,940 660 6,533 ROM RECOVERED MNGrd1 MnGrd1 SR WoR kT kT 1,608 1,126 0.96 0.20 1,170 819 2.50 0.41 835 585 7.35 1.46 302 214 21.86 1.17 3,609 2,529 2.60 0.60

Skenario produksi produk mangan Grade 1 pada kapasitas produksi 150, 200, 250, dan 300 kilo ton setiap tahun diringkas pada tabel 2.5 di bawah ini. Dapat dilihat bahwa pada tahap pertama umur tambang, dengan produksi sebesar 150 kT setiap

18

tahunnya, diperoleh umur tambang lebih kurang 11 tahun, dengan perkiraan produksi ROM mangan Grade 1 sebesar 1608 kT, atau sebesar lebih kurang 41% dari jumlah rencana produksi selama umur tambang. Dengan metode pemilahan mangan grade 1 dilakukan dengan tenaga manusia, maka skenario tambang adalah seperti ditunjukkan pada Tabel 2.6.

Tabel2.5SkenarioUmurTambangdenganlajuproduksitahunan ROMMnGrade1 TAHAP TAHAP1 TAHAP2 TAHAP3 TAHAP4 TOTALLOM (TAHUN)


@150kTpa Thn @200kTpa Thn @250kTpa Thn @300kTpa Thn

10.7 7.8 5.6 2.0 24.1

8.0 5.9 4.2 1.5 18.1

6.4 4.7 3.3 1.2 14.5

5.4 3.9 2.8 1.0 12.0

Selanjutnya dengan menganggap pembagian produksi lapisan penutup dan limbah bukan bijih dengan kapasitas alat gali yang sama setiap tahunnya selama tahap pertama 11 tahun umur tambang, didapatkan tonase material sebesar 651.000 ton per tahun pada tahap pertama, dan 4.031.000 ton per tahun pada tahap kedua pada tahun pertama paruh kedua umur tambang. Material ini dipisahkan dan dipindahkan pada dari lokasi penggalian, dengan maksimum jarak 1 km dari lokasi penggalian.

Walaupun umur tambang maksimum 24 tahun pada skala produksi terkecil pada Tabel 2.5 (150 kTpa), perhitungan kelayakan ekonomi hanya dilakukan pada umur tambang tahap pertama dan satu tahun pertama tahap ke dua saja dengan pengingkatan kapasitas produksi pada tahap ke dua. Kelayakan pertambangan mangan untuk 12 tahun pertama (separuh umur tambang), di mana strategi tambang seperti tersebut di atas diyakini akan menghasilkan tingkat pengembalian terbesar.

19

Tabel2.6Matriksestimasiproduksitahunanoverburdendanwastepengotorbijih (kT)padatiaptahapumurtambang TAHAP TAHAP1 TAHAP2 TAHAP3 TAHAP4 TOTALSelamaUmur Tambang(ton) @150kTpa kT 651 3,023 7,265 7,866 87,049 @200kTpa kT 868 4,031 9,686 10,488 87,049 @250kTpa kT 1,085 5,038 12,108 13,110 87,049 @300kTpa kT 1,302 6,046 14,530 15,732 87,049

2.4.2 Umur tambang dan Pendapatan

Produksi produk mangan grade 1 yang didapatkan dari 10 tahun tahap pertama dan 1 tahun pertama tahap ke 2 direkomendasikan dalam Tabel 2.7 di bawah ini:

Tabel2.7RencanaProduksiROMMnGrade1danperkiraanpendapatandari produksibersihyangdijualseluruhnya,denganeskalasihargajualproduknaik5% setiaptahunnya. Tahun 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 RencanaProduksi (ROMMn)ton 150,000 150,000 150,000 150,000 150,000 150,000 150,000 150,000 150,000 150,000 150,000 200,000 ProduksiBersih*) (MnSale)ton 12,000 36,000 75,000 112,500 135,000 135,000 135,000 145,500 145,500 145,500 145,500 194,000 HargaJual Rp./Ton 2,100,000 2,205,000 2,315,250 2,431,013 2,552,563 2,680,191 2,814,201 2,954,911 3,102,656 3,257,789 3,771,298 3,591,713 Pendapatan (jutarupiah) 25,200 79,380 173,644 273,489 344,596 361,826 379,917 429,940 451,437 474,008 548,724 696,792

*)produksibersihdianggapmeningkatsekitar50%setiaptahunnyasejaktahun2011, sampaidenganmaksimum97%darikapasitasproduksiROMMnGrade1sejaktahunke8.

20

2.4.3 Biaya Investasi

Total biaya investasi yang dibutuhkan untuk penambangan mangan, penumpukan di stockpiles, pembuatan jalan dan untuk pendukung tambang dapat dilihat pada Tabel 2.8 di bawah ini.

Tabel2.8Totalinvestasipadatahunpertama,termasukPPN Komponeninvestasi AkuisisiLahanStockpiles PerlengkapanTambangUtama PerlengkapanPendukung PrasaranaPendukung AksesDesadanJalanTambang TOTAL 2.4.4 Biaya Penggalian dan Operasi Pembelian Rp.(x1juta) 4,125 96,273 11,495 12,980 33,000 157,873

Tabel 2.9 di bawah ini meringkas biaya operasi pertambangan, yaitu biaya langsung yang terjadi dari operasi pertambangan, dan pendukung operasi pertambangan yang memuat biaya operasi langsung berupa biaya pertambangan.

Dari konsep rancangan tambang di Wilayah IUP-OP PT. SMR strategi tersebut dijabarkan dengan memperhitungkan kontribusi terbesar pembiayaan tambang, yaitu biaya operasi di mulut tambang (ROM) dan di stockpile bijih dan produk. Unsur biaya operasi tersebut antara lain biaya pengupasan dan penimbunan lapisan penutup yang berkorelasi langsung dengan nisbah kupas, biaya penggalian bijih, biaya pemindahan dan penimbunan bijih berkadar lebih rendah.

21

Tabel2.9Biayaoperasipenambanganpadaempattahunpertamaumurtambang, dalamribuanrupiah
Keterangan BiayaVariabel: BiayaPengambilanBatu BiayaAnalisisMangan TransportasiHaulingkeStockPile BiayaTransportasiHaulingke Pelabuhan BiayaBongkarMuatV BiayaBongkarMuatP BiayaLainlain BiayaTenagaKerjaLangsung BiayaBahanBakarATU BiayaRoyalti BiayaKasDesa JumlahBiayaVariabel BiayaTetap: BiayaPemeliharaanAktiva BiayaRestrbusiJalan BiayaLingkunganK3 BiayaIuranIUP TotalBiayaTetap JumlahBiayaProduksi HargaPokokProduksi(/ton) PersediaanBahanBaku(+) PersediaanBahanAkhir() HargaPokokPenjualan HargaPokokPenjualan(/ton)
2010 2011 2012 2013

4,800,000 12,000 720,000 1,200,000 240,000 240,000 120,000 2,289,690 13,320,000 585,000 600,000 24,126,690 347,596 21,600 120,000 100,000 589,196 24,715,886 2,060 1,353,173 4,529,281 21,539,778 1,956

4,688,000 39,600 2,268,000 3,780,000

31,212,000 42,978,924 90,750 134,764 4,961,250 7,032,572 8,268,750 11,720,953 2,344,191 2,457,945 1,127,869 14,882,985 53,030,801 5,238,056 5,372,366 146,321,426 2,896,636 214,895 1,229,318 100,000 4,440,849 150,762,274 1,489 10,027,840 12,391,420 148,398,695 1,498

756,000 1,653,750 756,000 1,606,500 378,000 811,125 12,593,295 13,738,140 43,281,000 48,024,900 1,790,100 3,803,963 1,836,000 3,901,500 2,165,995 118,072,628 2,896,636 2,896,636 66,096 140,454 370,800 795,675 100,000 100,000 3,433,532 3,932,765 5,599,527 122,005,393 2,378 1,627 4,529,281 7,035,578 7,035,578 10,027,840 3,093,231 119,013,130 2,442 1,658

Berdasarkan komponen biaya dan pendapatan tersebut, dapat dihitung tingkat kelayakan ekonomi dengan parameter seperti NPV, IRR, dan lain-lain. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan spreadsheet program didapatkan NPV sebesar 141,954 milyar rupiah, dan IRR sebesar 33%.

Perhitungan keekonomian selengkapnya diberikan pada lampiran dari laporan ini.

22

BAB 3 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

3.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: 1. Hanya batasan tambang dan metoda penambangan yang mengurangi angka cadangan di PT. SMR 2. Jumlah cadangan mangan di IUP-OP PT. SMR adalah sebagai berikut: 2,734,970 ton jika tidak dilakukan recovery terhadap mining lost akibat penambangan semi mekanis 3,789,887 ton jika dilakukan recovery terhadap mining lost akibat penambangan semi mekanis.

3.2 Rekomendasi

Hal-hal yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh PT. SMR adalah sebagai berikut: 1. Melakukan recovery terhadap mining lost akibat penambangan karena recovery ini hanya melibatkan proses yang cukup sederhana (pencucian dan pemisahan), dan hanya memerlukan biaya yang relatif kecil. 2. Melakukan eksplorasi lanjutan untuk menambah sumberdaya dan cadangan. Seperti telah dijelaskan di atas, data mangan yang tersedia hanya melingkupi 17% dari total IUP-OP PT. SMR. Eksplorasi di daerah-daerah yang lain sangat potensial untuk menambah cadangan mangan di PT. SMR. Untuk tahap awal, perlu dilakukan eksplorasi dengan menambah kerapatan data di lokasi-lokasi sumberdaya terduga sehingga statusnya dapat ditingkatkan menjadi terindikasi atau terukur. Jika statusnya telah meningkat, maka perhitungan cadangan dapat dilakukan sehingga jumlah cadangan dapat bertambah dalam jumlah yang cukup signifikan.

23

3. Menyusun strategi untuk pengembangan mangan dengan kadar 10-30%. Mangan dengan kadar ini hanya perlu dilakukan pengolahan yang cukup sederhana untuk menaikkan kadarnya. Pengolahan ini juga tidak membutuhkan biaya yang cukup besar. Dengan demikian, strategi pengembangan mangan dengan kadar ini juga akan dapat menambah cadangan dengan signifikan.

24

PT. Soe Makmur Resource STUDY KELAYAKAN PENAMBANGAN DAN PENJUALAN MANGAN PERHITUNGAN BIAYA INVESTASI Lampiran - 1 No. Uraian Satuan A Biaya Investasi Penambangan I Biaya Praoperasi Survey dan Penelitian Perijinan Sub Total I II a. b. 1 2 3 4 5 Investasi Penambangan Mangan Pembebasan Lahan Tambang Alat Berat Excavator Buldozer Grader Compactor 12 Ton Wheeloader Mesin Dan peralatan Generator Set kapasitas 500 KVA Generator Set kapasitas 5 KVA Tanki Solar Tanki Air Conveyor Elektrikal Alat Angkut DumpTruck Kapasitas 20 Ton Dump Truck 8 Ton Mobil Jeep Mobil Pick Up Motor Bangunan Bangunan Kantor Bangunan Camp Staff Bangunan Camp Non Staff Bangunan Kantin dan Loundry Bangunan Ibadah Bangunan Klinik Bangunan Workshop

Harga Satuan

Jumlah

0 0 0

Jumlah c.

19 2 1 1 6

Bh Bh Bh Bh Bh

1,125,000,000 1,980,000,000 1,440,000,000 765,000,000 1,170,000,000

21,834,971,910 3,960,000,000 1,440,000,000 765,000,000 7,394,662,921 35,394,634,831 1,300,000,000 375,000,000 100,000,000 100,000,000 600,000,000 500,000,000 2,975,000,000 38,829,588,015 2,621,722,846 3,600,000,000 3,250,000,000 500,000,000 48,801,310,861 2,500,000,000 1,875,000,000 2,500,000,000 750,000,000 500,000,000 250,000,000 625,000,000 9,000,000,000 96,170,945,693

Jumlah d.

1 2 3 4 5 6

2 15 2 2 2 1

Bh Bh Bh Bh Unit ls

650,000,000 25,000,000 50,000,000 50,000,000 300,000,000 500,000,000

Jumlah c.

1 2 3 4 3

35 7 8 10 20

Bh Bh Bh Bh Bh

1,100,000,000 350,000,000 450,000,000 325,000,000 25,000,000

1 2 3 4 5 6 7 Sub Total II III.

1,000 750 1,000 300 200 100 250

m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2

2,500,000 2,500,000 2,500,000 2,500,000 2,500,000 2,500,000 2,500,000

Sub Total III Total Investasi Penambangan B. a. 1 b 1 2 c 1 2 d 1 2

Sarana dan Prasarana 1 Pembuatan Jalan Jalan Perbaikan Jalan Desa (12 m) Pembukaan Jalan Desa Baru (12 M) Jalan Tambang (12 m)

15 Km 10 Km 20 Km

500,000,000 750,000,000 750,000,000

7,500,000,000 7,500,000,000 15,000,000,000 30,000,000,000 126,170,945,693

Investasi Stock Piles Tanah dan Bangunan Tanah Sub Total Bangunan Bangunan Kantor Bangunan Mess Sub Total Alat Angkut Truck Kapasitas 20 Ton Kendaran Sub Total Alat Berat Buldozer Loader Sub Total Mesin dan Peralatan

2.5 Ha

150,000

3,750,000,000 3,750,000,000 1,050,000,000 1,750,000,000 2,800,000,000 1,400,000,000 600,000,000 2,000,000,000 3,960,000,000 2,340,000,000 6,300,000,000 2,500,000,000

600 m2 1,000 m2

1,750,000 1,750,000

4 Bh 2 bh

350,000,000 300,000,000

2 Bh 2 Bh 1 ls

1,980,000,000 1,170,000,000 2,500,000,000

Jumlah Biaya Investasi

17,350,000,000 143,520,945,693

PT. Soe Makmur Resource STUDY KELAYAKAN PENAMBANGAN DAN PENJUALAN MANGAN ASUMSI-ASUMSI BIAYA Lampiran - 2 URAIAN 2010 105% 365 9,000 2,205,000 5.0% 5.0% 5.0% 2,315,250 2,431,013 2,552,563 5.0% 105% 365 9,000 105% 365 9,000 105% 365 9,000 2011 2012 2013 2014 Satuan PROYEKSI 2015 105% 365 9,000 2,680,191 5.0% 2016 105% 365 9,000 2,814,201 5.0% 2017 105% 365 9,000 2,954,911 5.0%

2018

2019

2020

2021

2022

Hari Kerja Kurs USD 1 Harga Jual Grade 1 1 USD 1 Ton 235 USD 2,100,000 9,000 % Kenaikan harga Jual/tahun 2 Biaya Biaya Mangan Biaya Analisis Mangan 1,000 Biaya Transportasi Hauling ke Stock Pile 60,000 Biaya Transportasi Hauling ke Pelabuhan 100,000 Biaya Bongkar Muat V 20,000 Biaya Bongkar Muat P 20,000 Biaya Lain-lain 10,000 3 Perhitungan Biaya-biaya Penambangan Biaya Bahan Bakar ATU 60,000 RP Biaya Restrbusi Jalan 1,800 RP Biaya Lingkungan K3 10,000 RP Biaya Pengambilan Mangan 400,000 RP Kas Desa 50,000 RP Biaya Royalti 48,750 RP PPn dan PBB 0.52 USD 3 Kenaikan Biaya-biaya Batu Bara Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung Biaya Transportasi Vessel Biaya Transportasi Hauling ke Pelabuhan Biaya Bongkar Muat V Biaya Bongkar Muat P Biaya Bahan Bakar Biaya Operasional Kantor Biaya Restrbusi Jalan Biaya Lingkungan K3 Biaya Royalti PPn dan PBB 4 Perputaran /Ton /Ton /Ton /Ton /Ton /Ton /Ton /Ton /Ton /Ton /Ton /Ton /Ton % % % % % % % % % % % % % Hari Hari Hari 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 30 15 7 60,000 1,800 10,000 400,000 50,000 48,750 0.52 63,000 1,836 10,300 408,000 51,000 49,725 0.53 5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2% 30 15 7 1,000 60,000 100,000 20,000 20,000 10,000 1,100 63,000 105,000 21,000 21,000 10,500 1,210 66,150 110,250 22,050 21,420 10,815 66,150 1,873 10,609 416,160 52,020 50,720 0.54 5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2% 30 15 7 Persediaan Batubara Piutang Usaha Hutang Usaha

365 9,000

105% 365 9,000

105% 365 9,000

105% 365 9,000

105% 365 9,000

105% 365 9,000

3,102,656

3,257,789

3,420,679

3,591,713

3,771,298

5.0%

5.0%

5.0%

5.0%

5.0%

1,331 69,458 115,763 23,153 21,848 11,139 69,458 1,910 10,927 424,483 53,060 51,734 0.55 5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2% 30 15 7

1,464 72,930 121,551 24,310 22,285 11,474 72,930 1,948 11,255 432,973 54,122 52,769 0.56 5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2% 30 15 7

1,611 76,577 127,628 25,526 22,731 11,818 76,577 1,987 11,593 441,632 55,204 53,824 0.58 5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2% 30 15 7

1,772 80,406 134,010 26,802 23,186 12,172 80,406 2,027 11,941 450,465 56,308 54,900 0.59 5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2% 30 15 7

1,949 84,426 140,710 28,142 23,649 12,538 84,426 2,068 12,299 459,474 57,434 55,998 0.60 5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2% 30 15 7

2,144 88,647 147,746 29,549 24,122 12,914

2,358 93,080 155,133 31,027 24,605 13,301

2,594 97,734 162,889 32,578 25,097 13,700

2,853 102,620 171,034 34,207 25,599 14,111

3,138 107,751 179,586 35,917 26,111 14,534

88,647 2,109 12,668 468,664 58,583 57,118 0.61

93,080 2,151 13,048 478,037 59,755 58,261 0.62

97,734 2,194 13,439 487,598 60,950 59,426 0.64

102,620 2,238 13,842 497,350 62,169 60,614 0.65

107,751 2,283 14,258 507,297 63,412 61,827 0.66

5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2%

5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2%

5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2%

5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2%

5% 10% 10% 5% 5% 5% 5% 5% 5% 2% 3% 2% 2%

30 15 7

30 15 7

30 15 7

30 15 7

30 15 7

PT. Soe Makmur Resource STUDY KELAYAKAN PENAMBANGAN DAN PENJUALAN MANGAN Perhitungan Harga Pokok Penjualan Penambangan Lampiran 3 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021

Keterangan

2010

2011

Biaya Variabel : 31,212,000,000 90,750,000 4,961,250,000 8,268,750,000 1,653,750,000 1,606,500,000 811,125,000 13,738,140,000 48,024,900,000 3,803,962,500 3,901,500,000 146,321,425,800 2,896,636,142 214,894,620 1,229,317,875 100,000,000 4,440,848,637 150,762,274,437 1,489,010 10,027,840,491 12,391,419,817 148,398,695,112 1,497,578 1,439,400 12,391,419,817 14,374,286,229 172,904,282,712 1,442,846 174,887,149,124 4,779,104,051 100,000,000 1,519,436,894 1,565,020,000 100,000,000 4,829,947,778 187,068,086,069 1,458,621 14,374,286,229 15,375,459,129 186,066,913,170 1,457,117 263,031,015 268,291,635 2,896,636,142 2,896,636,142 170,108,045,073 182,238,138,292 5,372,365,500 6,575,775,372 7,079,918,151 7,221,516,514 189,405,544,724 2,896,636,142 273,657,468 1,611,970,600 100,000,000 4,882,264,211 194,287,808,934 1,514,915 15,375,459,129 15,968,861,008 193,694,407,055 1,510,288 5,238,056,363 6,411,380,988 6,902,920,197 7,040,978,601 53,030,801,250 57,323,274,750 60,189,438,488 63,198,910,412 14,882,985,000 16,027,830,000 17,172,675,000 18,317,520,000 1,127,869,313 1,394,046,470 1,515,638,301 1,561,107,450 1,733,002,726 19,462,365,000 67,245,329,199 7,740,382,475 7,938,853,821 206,350,476,544 2,896,636,142 300,840,776 1,789,466,474 100,000,000 5,086,943,393 211,437,419,937 1,529,661 15,968,861,008 17,378,418,077 210,027,862,868 1,528,530 2,457,945,000 3,008,524,680 3,068,695,174 3,130,069,077 3,440,989,272 2,344,190,625 2,953,680,188 3,273,662,208 3,437,345,318 3,889,929,118 11,720,953,125 14,768,400,938 16,368,311,039 17,186,726,591 19,449,645,592 7,032,571,875 8,861,040,563 9,820,986,623 10,312,035,955 11,669,787,355 12,253,276,723 20,422,127,872 4,084,425,574 3,509,809,058 1,784,992,808 20,607,210,000 70,607,595,659 7,895,190,125 8,097,630,897 214,339,603,454 2,896,636,142 306,857,592 1,843,150,468 100,000,000 5,146,644,203 219,486,247,656 1,587,891 17,378,418,077 18,039,965,561 218,824,700,173 1,583,105 134,763,750 177,888,150 206,547,908 227,202,698 269,361,421 296,297,563 42,978,924,000 52,606,202,976 56,639,345,204 57,772,132,108 63,510,830,564 64,781,047,176 66,076,668,119 325,927,320 12,865,940,559 21,443,234,265 4,288,646,853 3,580,005,239 1,838,542,592 21,752,055,000 74,137,975,442 8,053,093,927 8,259,583,515 222,621,672,831 2,896,636,142 312,994,744 1,898,444,982 100,000,000 5,208,075,869 227,829,748,699 1,648,253 18,039,965,561 18,725,732,770 227,143,981,490 1,643,292 67,398,201,482 358,520,052 13,509,237,587 22,515,395,979 4,503,079,196 3,651,605,343 1,893,698,870 22,896,900,000 77,844,874,214 8,214,155,806 8,424,775,185 231,210,443,712 2,896,636,142 319,254,639 1,955,398,332 100,000,000 5,271,289,113 236,481,732,825 1,710,846 18,725,732,770 19,436,854,753 235,770,610,842 1,705,702 91,661,554,015 525,829,409 18,912,932,622 31,521,554,370 6,304,310,874 4,966,183,267 2,600,679,781 22,896,900,000 108,982,823,899 11,171,251,896 11,457,694,252 311,001,714,385 2,896,636,142 434,186,308 2,685,413,709 100,000,000 6,116,236,160 317,117,950,545 1,720,662 18,725,732,770 26,064,489,086 309,779,194,229 1,716,104

Biaya Pengambilan Batu

4,800,000,000

14,688,000,000

Biaya Analisis Mangan

12,000,000

39,600,000

Biaya Transportasi Hauling ke Stock Pile

720,000,000

2,268,000,000

Biaya Transportasi Hauling ke Pelabuhan

1,200,000,000

3,780,000,000

Biaya Bongkar Muat V

240,000,000

756,000,000

Biaya Bongkar Muat P

240,000,000

756,000,000

Biaya Lain-lain

120,000,000

378,000,000

Biaya Tenaga Kerja Langsung

2,289,690,000

12,593,295,000

Biaya Bahan Bakar ATU

13,320,000,000

43,281,000,000

Biaya Royalti

585,000,000

1,790,100,000

Biaya Kas Desa

600,000,000

1,836,000,000

Jumlah Biaya Variabel 2,896,636,142 140,454,000 795,675,000 100,000,000 3,932,765,142 1,626,739 7,035,577,573 10,027,840,491 1,657,691

24,126,690,000

82,165,995,000 118,072,627,500

Biaya Tetap :

Biaya Pemeliharaan Aktiva

347,596,337

2,896,636,142

Biaya Restrbusi Jalan

21,600,000

66,096,000

Biaya Lingkungan K3

120,000,000

370,800,000

Biaya Iuran IUP

100,000,000

100,000,000

Total Biaya Tetap

589,196,337

3,433,532,142

Jumlah Biaya Produksi

24,715,886,337

85,599,527,142 122,005,392,642

Harga Pokok Produksi

2,059,657

2,377,765

Persediaan Bahan Baku (+)

1,353,172,555

4,529,281,019

Persediaan Bahan Akhir (-)

4,529,281,019

7,035,577,573

Harga Pokok Penjualan

21,539,777,873

83,093,230,588 119,013,129,725

Harga Pokok Penjualan

1,955,726

2,441,951

PT. Soe Makmur Resource STUDY KELAYAKAN PENAMBANGAN DAN PENJUALAN MANGAN PROYEKSI DEPRESIASI & AMORTISASI AKTIVA Lampiran 4 URAIAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 Harga Perolehan Awal Tambang 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Alat Berat 6 Sarana dan Prasarana Investasi Stock Pile 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Inventaris Kantor 6 Sarana dan Prasarana 4,774,125,098 1,239,026,850 28,309,736,292 Sub Total Penambahan Aktiva Tambang 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Alat Berat 6 Sarana dan Prasarana 0 0 9,000,000,000 2,975,000,000 50,112,172,285 35,394,634,831 30,000,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,000,000,000 6,300,000,000 0 0 0 159,272,694,435 Sub Total 0 144,831,807,116 Investasi Stock Pile 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Alat Berat 6 Sarana dan Prasarana 1 Biaya Praoperasi Harga Perolehan Akhir Tambang 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Alat Berat 6 Sarana dan Prasarana Investasi Stock Pile 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Alat Berat 6 Sarana dan Prasarana 1 Biaya Praoperasi Sub Total 159,272,694,435 159,272,694,435 34,322,888,240 34,322,888,240 0 4,774,125,098 1,239,026,850 28,309,736,292 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Biaya Praoperasi 2016

PROYEKSI 2017

2018

2019

2020

2021

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 4,214,026,850 4,214,026,850 4,214,026,850 4,214,026,850 4,214,026,850 8,569,724,350 8,569,724,350 8,569,724,350 8,569,724,350 8,569,724,350 78,421,908,577 78,421,908,577 78,421,908,577 78,421,908,577 78,421,908,577 151,791,140,019 151,791,140,019 151,791,140,019 151,791,140,019 151,791,140,019 35,394,634,831 35,394,634,831 35,394,634,831 35,394,634,831 35,394,634,831 87,215,919,688 87,215,919,688 87,215,919,688 87,215,919,688 87,215,919,688 30,000,000,000 30,000,000,000 30,000,000,000 30,000,000,000 30,000,000,000 73,923,000,000 73,923,000,000 73,923,000,000 73,923,000,000 73,923,000,000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3,750,000,000 3,750,000,000 3,750,000,000 3,750,000,000 3,750,000,000 3,750,000,000 3,750,000,000 3,750,000,000 3,750,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 2,800,000,000 2,800,000,000 2,800,000,000 2,800,000,000 2,800,000,000 2,800,000,000 2,800,000,000 2,800,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,500,000,000 2,500,000,000 2,500,000,000 2,500,000,000 6,160,250,000 6,160,250,000 6,160,250,000 6,160,250,000 6,160,250,000 2,000,000,000 2,000,000,000 2,000,000,000 2,000,000,000 2,000,000,000 4,928,200,000 4,928,200,000 4,928,200,000 4,928,200,000 4,928,200,000 6,300,000,000 6,300,000,000 6,300,000,000 6,300,000,000 6,300,000,000 15,523,830,000 15,523,830,000 15,523,830,000 15,523,830,000 15,523,830,000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 179,154,695,356 179,154,695,356 179,154,695,356 179,154,695,356 179,154,695,356 368,436,189,155 368,436,189,155 368,436,189,155 368,436,189,155 368,436,189,155

0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0

0 0 4,355,697,500 73,369,231,442 51,821,284,857 43,923,000,000 0 0 3,660,250,000 2,928,200,000 9,223,830,000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 189,281,493,799

0 0 0 0

0 0

0 0

0 0

0 0

0 0

0 4,774,125,098 1,239,026,850 28,309,736,292 0 0 0 0 0 0 0 0

0 13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,000,000,000 6,300,000,000 0 159,272,694,435 304,104,501,551 193,595,582,675 483,259,196,907

0 13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,000,000,000 6,300,000,000 0

0 13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,000,000,000 6,300,000,000 0

0 13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,000,000,000 6,300,000,000 0

0 0 0 0 0 0 0 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 13,774,125,098 4,214,026,850 8,569,724,350 8,569,724,350 8,569,724,350 8,569,724,350 8,569,724,350 8,569,724,350 78,421,908,577 151,791,140,019 151,791,140,019 151,791,140,019 151,791,140,019 151,791,140,019 151,791,140,019 35,394,634,831 87,215,919,688 87,215,919,688 87,215,919,688 87,215,919,688 87,215,919,688 87,215,919,688 30,000,000,000 73,923,000,000 73,923,000,000 73,923,000,000 73,923,000,000 73,923,000,000 73,923,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,000,000,000 6,300,000,000 0 3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 0 3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 0

3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 0

3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 0

3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 0

3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 0

159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 348,554,188,234 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435 159,272,694,435

338,427,389,791 338,427,389,791 338,427,389,791 338,427,389,791 716,990,377,388 527,708,883,590 527,708,883,590 527,708,883,590 527,708,883,590 527,708,883,590

Page 1

URAIAN 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021

PROYEKSI

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7,963,634,722 7,963,634,722 15,205,225,078 30,416,988,358 7,963,634,722 23,175,398,002 7,963,634,722 23,175,398,002 7,963,634,722 23,175,398,002 7,963,634,722 23,175,398,002 17,427,709,412 49,371,472,072 7,963,634,722 39,907,397,382 7,963,634,722 39,907,397,382 7,963,634,722 39,907,397,382

Depresiasi & Amortisasi Tambang 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Alat Berat 6 Sarana dan Prasarana Investasi Stock Pile 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Alat Berat 6 Sarana dan Prasarana 0 688,706,255 421,402,685 7,842,190,858 3,539,463,483 1,500,000,000 0 0 140,000,000 250,000,000 200,000,000 630,000,000 0 7,963,634,722 39,907,397,382 0 688,706,255 421,402,685 7,842,190,858 3,539,463,483 1,500,000,000 0 0 140,000,000 250,000,000 200,000,000 630,000,000 0 0 688,706,255 421,402,685 7,842,190,858 3,539,463,483 1,500,000,000 0 0 140,000,000 250,000,000 200,000,000 630,000,000 0 0 688,706,255 421,402,685 7,842,190,858 3,539,463,483 1,500,000,000 0 0 140,000,000 250,000,000 200,000,000 630,000,000 0 0 688,706,255 421,402,685 7,842,190,858 3,539,463,483 1,500,000,000 0 0 140,000,000 250,000,000 200,000,000 630,000,000 0 0 688,706,255 856,972,435 15,179,114,002 8,721,591,969 3,696,150,000 0 0 140,000,000 616,025,000 492,820,000 1,552,383,000 0 0 688,706,255 856,972,435 15,179,114,002 8,721,591,969 3,696,150,000 0 0 140,000,000 616,025,000 492,820,000 1,552,383,000 0 0 688,706,255 856,972,435 15,179,114,002 8,721,591,969 3,696,150,000 0 0 140,000,000 616,025,000 492,820,000 1,552,383,000 0 0 688,706,255 856,972,435 15,179,114,002 8,721,591,969 3,696,150,000 0 0 140,000,000 616,025,000 492,820,000 1,552,383,000 0 0 688,706,255 856,972,435 15,179,114,002 8,721,591,969 3,696,150,000 0 0 140,000,000 616,025,000 492,820,000 1,552,383,000 0

0.00% 5.00% 10.00% 10.00% 10.00% 5.00%

0.00% 5.00% 10.00% 10.00% 10.00% 5.00%

0 688,706,255 856,972,435 15,179,114,002 8,721,591,969 3,696,150,000 0 0 140,000,000 616,025,000 492,820,000 1,552,383,000 0 7,963,634,722 39,907,397,382

1 Biaya Praoperasi

5.00% Sub Total

Akumulasi Depresiasi & Amortisasi Tambang 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Alat Berat 6 Sarana dan Prasarana Investasi Stock Pile 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Alat Berat 6 Sarana dan Prasarana 7,963,634,722 0 23,168,859,799 38,380,623,080 31,132,494,521 61,556,021,082 140,000,000 250,000,000 200,000,000 630,000,000 280,000,000 500,000,000 400,000,000 1,260,000,000 420,000,000 750,000,000 600,000,000 1,890,000,000 560,000,000 1,000,000,000 800,000,000 2,520,000,000 700,000,000 1,250,000,000 1,000,000,000 3,150,000,000 840,000,000 1,866,025,000 1,492,820,000 4,702,383,000 980,000,000 2,482,050,000 1,985,640,000 6,254,766,000 0 688,706,255 421,402,685 7,842,190,858 3,539,463,483 1,500,000,000 1,377,412,510 842,805,370 15,684,381,715 7,078,926,966 3,000,000,000 2,066,118,765 1,264,208,055 23,526,572,573 10,618,390,449 4,500,000,000 2,754,825,020 1,685,610,740 31,368,763,431 14,157,853,933 6,000,000,000 3,443,531,275 2,107,013,425 39,210,954,288 17,697,317,416 7,500,000,000 4,132,237,529 2,963,985,860 54,390,068,290 26,418,909,385 11,196,150,000 4,820,943,784 3,820,958,295 69,569,182,292 35,140,501,353 14,892,300,000

5,509,650,039 4,677,930,730 84,748,296,294 43,862,093,322 18,588,450,000 1,120,000,000 3,098,075,000 2,478,460,000 7,807,149,000 -

6,198,356,294 6,887,062,549 7,575,768,804 5,534,903,165 6,391,875,600 7,248,848,035 99,927,410,296 115,106,524,298 130,285,638,299 52,583,685,291 61,305,277,260 70,026,869,229 22,284,600,000 25,980,750,000 29,676,900,000 1,260,000,000 3,714,100,000 2,971,280,000 9,359,532,000 1,400,000,000 4,330,125,000 3,464,100,000 10,911,915,000 1,540,000,000 4,946,150,000 3,956,920,000 12,464,298,000 -

1 Biaya Praoperasi

Sub Total

39,096,129,243 47,059,763,965 55,023,398,686 72,451,108,098 80,414,742,820 88,378,377,541 96,342,012,263 104,305,646,985 112,269,281,707 84,731,419,085 107,906,817,087 131,082,215,090 180,453,687,162 220,361,084,544 260,268,481,927 300,175,879,309 340,083,276,691 379,990,674,074

Nilai Buku Tambang 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Alat Berat 6 Sarana dan Prasarana Investasi Stock Pile 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin dan Peralatan 4 Alat Angkutan 5 Alat Berat 6 Sarana dan Prasarana 0 4,774,125,098 1,239,026,850 28,309,736,292 0 0 0 0 0 0 0 0 0 13,085,418,843 3,792,624,165 70,579,717,719 31,855,171,348 28,500,000,000 0 3,750,000,000 2,660,000,000 2,250,000,000 1,800,000,000 5,670,000,000 0 0 12,396,712,588 3,371,221,480 62,737,526,861 28,315,707,865 27,000,000,000 0 3,750,000,000 2,520,000,000 2,000,000,000 1,600,000,000 5,040,000,000 0 0 11,708,006,333 2,949,818,795 54,895,336,004 24,776,244,382 25,500,000,000 0 3,750,000,000 2,380,000,000 1,750,000,000 1,400,000,000 4,410,000,000 0 0 11,019,300,078 2,528,416,110 47,053,145,146 21,236,780,899 24,000,000,000 0 3,750,000,000 2,240,000,000 1,500,000,000 1,200,000,000 3,780,000,000 0

0 10,330,593,824 2,107,013,425 39,210,954,288 17,697,317,416 22,500,000,000 0 3,750,000,000 2,100,000,000 1,250,000,000 1,000,000,000 3,150,000,000 0

0 9,641,887,569 5,605,738,490 97,401,071,728 60,797,010,304 62,726,850,000 0 3,750,000,000 1,960,000,000 4,294,225,000 3,435,380,000 10,821,447,000 0

0 8,953,181,314 4,748,766,055 82,221,957,727 52,075,418,335 59,030,700,000 0 3,750,000,000 1,820,000,000 3,678,200,000 2,942,560,000 9,269,064,000 0 78,857,951,615

0 8,264,475,059 3,891,793,620 67,042,843,725 43,353,826,366 55,334,550,000 0 3,750,000,000 1,680,000,000 3,062,175,000 2,449,740,000 7,716,681,000 0 70,894,316,894

0 7,575,768,804 3,034,821,185 51,863,729,723 34,632,234,397 51,638,400,000 0 3,750,000,000 1,540,000,000 2,446,150,000 1,956,920,000 6,164,298,000 0 62,930,682,172

0 6,887,062,549 2,177,848,750 36,684,615,721 25,910,642,428 47,942,250,000 0 3,750,000,000 1,400,000,000 1,830,125,000 1,464,100,000 4,611,915,000 0 54,967,047,450

0 6,198,356,294 0 0 0 44,246,100,000 0 3,750,000,000 1,260,000,000 0 0 0 0 47,003,412,728

1 Biaya Praoperasi

151,309,059,713 280,935,641,752

128,140,199,914 120,176,565,192 112,212,930,470 104,249,295,749 276,103,080,136

Sub Total

185,631,947,953 444,878,573,827

276,871,368,709 253,695,970,706 230,520,572,704 207,345,174,701 536,536,690,226 307,347,799,045 267,440,401,663 227,533,004,281 187,625,606,898 102,457,869,022

Page 2

PT. Soe Makmur Resource STUDY KELAYAKAN PENAMBANGAN DAN PENJUALAN MANGAN ANALISIS KELAYAKAN PROYEK Lampiran 5 PROYEKSI URAIAN TOTAL Cash Inflow s s s s EBITDA Depresiasi dan Amortisasi Pajak Salvage Value Total Cash Inflow 1,004,285,743,984 (11,455,339,048) (75,439,182,219) (11,455,339,048) (75,439,182,219) (15,216,096,565) 59,281,658 (15,156,814,907) 26,530,167,068 30,416,988,358 56,947,155,426 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017

2018

2019

2020

2021

62,561,288,094 23,175,398,002 85,736,686,097

81,700,320,421 23,175,398,002 207,345,174,701.25 312,220,893,125

62,654,417,753 23,175,398,002 85,829,815,756

96,248,220,061 23,175,398,002 119,423,618,064

105,873,643,373 49,371,472,072 155,245,115,445

114,347,855,294 39,907,397,382 154,255,252,676

96,771,146,186 39,907,397,382 136,678,543,569

527,674,444,162 39,907,397,382 102,457,869,022 670,039,710,567

Cash Outflow s Aktiva s Interest During Constructions s Penambahan Modal Kerja Total Cash Outflow (334,113,300,915) 670,172,443,069 18.40% 86,194,164,920 33.4% 226,215,463,768 (161,343,479,377.27) 64,871,984,390 1.40 (9,675,117,439) (9,675,117,439) (53,813,788,448) (103,314,325,520) (157,128,113,968) (9,675,117,439.26) (166,803,231,407.47) 0.00 0.00 1.00 1.00 1.00 1.00 5 2,350,000,289,810 Tahun 0 0 0 0 0 0 0 0 0 (377,615,804,642) -16.07% 0 #DIV/0! #DIV/0! 12 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 (11,455,339,048) 0.8446 (9,675,117,439) (220,270,989,335) 0.7133 (157,128,113,968) (144,831,807,116) (144,831,807,116) (15,156,814,907) 0.6025 (9,131,725,328) (9,131,725,328) (9,131,725,328) (175,934,956,736) 0.00 1.00 1.00 Bulan 23,911,161,276 24,126,690,000 347,596,337 21,600,000 120,000,000 5,111,947,287 7,024,805,001 99,375,000 59,281,658 12,784,605,283 (1,418,348,112,030) -5932% Net Cash Flow Discount Factor NET PRESENT VALUE (NPV) INTERNAL RATE OF RETURN (IRR) s Present Value Cash Inflow s Present Value Cash Outflow s Present Value Cash Flow PROFITABILTY INDEX (PI) s Kumulatif Net Cashflow

56,947,155,426 0.5089 28,977,787,673 28,977,787,673 28,977,787,673 (146,957,169,063) 0.00 1.00 1.00

85,736,686,097 0.4298 36,847,513,036 36,847,513,036 36,847,513,036 (110,109,656,027) 0.00 1.00 1.00

312,220,893,125 0.3630 113,331,789,786 113,331,789,786 113,331,789,786 3,222,133,759 1.00 0.97 0.97

(189,281,493,798.69) (189,281,493,798.69) (103,451,678,043) 0.3066 (31,715,796,518) 26,313,357,339 (58,029,153,857) (31,715,796,518) (28,493,662,759) 0.00 0.00 0.00

119,423,618,064 0.2589 30,922,642,914

155,245,115,445 0.2187 33,951,004,108

154,255,252,676 0.1847 28,492,000,128

136,678,543,569 0.1560 21,322,180,530

670,039,710,567 0.1318 88,283,616,129

30,922,642,914 30,922,642,914

33,951,004,108 33,951,004,108

28,492,000,128 28,492,000,128

21,322,180,530 21,322,180,530

88,283,616,129 88,283,616,129

2,428,980,155 1.00 0.00 0.00

36,379,984,263 1.00 0.00 0.00

64,871,984,390 1.00 0.00 0.00

86,194,164,920 1.00 0.00 0.00

174,477,781,049 1.00 0.00 0.00

DISCOUNTED PAYBACK PERIOD (DPP) s Penjualan Bersih s Variable Cost (VC) s Fixed Cost (FC) s Biaya Pemeliharaan Aktiva s Biaya Restrbusi Jalan s Biaya Lingkungan K3 s Biaya Tenaga Kerja s Biaya Operasional s Biaya Penjualan s Biaya Penyusutan dan Amortisasi Total FC BREAK EVEN POINT (BEP) dalam Rupiah BEP RATA-RATA

75,030,410,959 82,165,995,000 2,896,636,142 66,096,000 370,800,000 3,818,148,750 14,410,000,000 1,500,608,219 30,416,988,358 53,479,277,470 (562,332,689,690) -749%

166,222,263,699 118,072,627,500 2,896,636,142 140,454,000 795,675,000 16,685,370,000 15,851,000,000 3,324,445,274 23,175,398,002 62,868,978,419 217,036,404,306 131%

240,895,022,902 146,321,425,800 2,896,636,142 214,894,620 1,229,317,875 18,098,145,000 17,436,100,000 4,817,900,458 23,175,398,002 67,868,392,098 172,872,327,686 72%

305,887,975,582 170,108,045,073 2,896,636,142 263,031,015 1,519,436,894 19,510,920,000 19,179,710,000 6,117,759,512 23,175,398,002 72,662,891,565 163,696,539,816 54%

342,247,576,383 182,238,138,292

360,921,258,411 189,405,544,724

406,019,935,290 206,350,476,544

428,864,685,307 214,339,603,454

648,350,875,160 311,001,714,385

2,896,636,142 268,291,635 1,565,020,000 20,923,695,000 21,097,681,000 6,844,951,528 23,175,398,002 76,771,673,308

2,896,636,142 273,657,468 1,611,970,600 22,336,470,000 23,207,449,100 7,218,425,168 49,371,472,072 106,916,080,551

2,896,636,142 300,840,776 1,789,466,474 23,749,245,000 25,528,194,010 8,120,398,706 39,907,397,382 102,292,178,491

2,896,636,142 306,857,592 1,843,150,468 25,162,020,000 28,081,013,411 8,577,293,706 39,907,397,382 106,774,368,702

2,896,636,142 434,186,308 2,685,413,709 27,987,570,000 37,375,828,850 12,967,017,503 39,907,397,382 124,254,049,896

164,208,558,182 48%

224,983,970,898 62%

208,007,093,085 51%

213,456,420,278 50%

238,803,682,828 37%

PT. Soe Makmur Resource STUDY KELAYAKAN PENAMBANGAN DAN PENJUALAN MANGAN Proyeksi Rugi Laba Lampiran 6 2012 III 166,222,263,699 240,895,022,902 305,887,975,582 342,247,576,383 360,921,258,411 406,019,935,290 428,864,685,307 2013 IV 2014 V 2015 VI 2016 VII 2017 VIII 2018 IX 2019 X 450,307,919,573 2020 XI 521,287,705,395 2021 XII 648,350,875,160

URAIAN

2010 I

2011 II

Penjualan Bersih

23,911,161,276

75,030,410,959

Harga Pokok Penjualan 119,013,129,725 47,209,133,974 92,496,327,791 132,983,692,871 156,180,663,214 167,226,851,356 195,992,072,422 148,398,695,112 172,904,282,712 186,066,913,170 193,694,407,055 210,027,862,868 218,824,700,173 210,039,985,135 227,143,981,490 223,163,938,082 309,779,194,229 211,508,511,166 648,350,875,160

Tambang

21,539,777,873

83,093,230,588

Laba Kotor

2,371,383,403

(8,062,819,629)

Beban Usaha 15,851,000,000 950,400,000 16,685,370,000 3,324,445,274 7,963,634,722 15,211,763,281 59,986,613,276 2,438,617,262 (15,216,096,565) (15,216,096,565) (91,292,850,505) (106,508,947,070) (87,407,226,781) (106,508,947,070) (87,407,226,781) (42,363,099,353) 19,101,720,289 45,044,127,428 7,428,446,779 17,517,160,666 26,530,167,068 62,561,288,094 81,700,320,421 22,876,089,718 58,824,230,703 (42,363,099,353) 16,461,131,350 2,438,617,262 2,438,617,262 2,438,617,262 63,527,543,461 67,983,787,514 72,041,725,530 15,211,763,281 15,211,763,281 15,211,763,281 31,943,762,661 102,133,816,340 2,438,617,262 62,654,417,753 17,543,236,971 45,111,180,782 16,461,131,350 61,572,312,133 7,963,634,722 7,963,634,722 7,963,634,722 17,427,709,412 4,817,900,458 6,117,759,512 6,844,951,528 7,218,425,168 18,098,145,000 19,510,920,000 20,923,695,000 22,336,470,000 17,436,100,000 19,179,710,000 21,097,681,000 23,207,449,100 25,528,194,010 23,749,245,000 8,120,398,706 7,963,634,722 31,943,762,661 97,305,235,098 2,438,617,262 96,248,220,061 26,949,501,617 69,298,718,444 61,572,312,133 130,871,030,577 28,081,013,411 25,162,020,000 8,577,293,706 7,963,634,722 31,943,762,661 101,727,724,499 2,438,617,262 105,873,643,373 29,644,620,144 76,229,023,228 130,871,030,577 207,100,053,805 30,889,114,752 26,574,795,000 9,006,158,391 7,963,634,722 31,943,762,661 106,377,465,526 2,438,617,262 114,347,855,294 32,017,399,482 82,330,455,812 207,100,053,805 289,430,509,617 33,978,026,227 27,987,570,000 10,425,754,108 7,963,634,722 31,943,762,661 112,298,747,718 2,438,617,262 96,771,146,186 27,095,920,932 69,675,225,254 289,430,509,617 359,105,734,871 37,375,828,850 27,987,570,000 12,967,017,503 7,963,634,722 31,943,762,661 118,237,813,736 2,438,617,262 527,674,444,162 147,748,844,365 379,925,599,797 359,105,734,871 739,031,334,668

Biaya Operasional

7,024,805,001

14,410,000,000

Biaya Sewa Kantor dan Umum

594,257,912

792,000,000

Biaya Gaji TKTL

5,111,947,287

3,818,148,750

Biaya Penjualan

99,375,000

1,500,608,219

Biaya Amortisasi

15,205,225,078

Biaya Penyusutan Aktiva

59,281,658

15,211,763,281

Total Biaya Operasional

12,889,666,858

50,937,745,327

Beban Bunga (dll)

937,055,593

2,438,617,262

Biaya Emisi

14,000,000,000

Laba Sebelum Pajak

(11,455,339,048)

(75,439,182,219)

Pajak

Laba Bersih

(11,455,339,048)

(75,439,182,219)

Laba Ditahan, Awal Tahun

(4,398,329,238)

(15,853,668,286)

Laba Ditahan, Akhir Tahun

(15,853,668,286)

(91,292,850,505)

PT. Soe Makmur Resource STUDY KELAYAKAN PENAMBANGAN DAN PENJUALAN MANGAN Proyeksi Neraca Lampiran 7 URAIAN I AKTIVA Aktiva Lancar : Kas dan Bank Piutang Dagang Persediaan Biaya Dibayar dimuka Piutang Lain2 Uang Muka Jumlah Aktiva Lancar Aktiva Tetap : Tambang Tanah Bangunan Mesin dan Peralatan Alat Angkutan Alat Berat Sarana dan Prasarana Investasi Stock Pile Tanah Bangunan Mesin dan Peralatan Alat Angkutan Alat Berat Sarana dan Prasarana Akumulasi Penyusutan Nilai Buku Aktiva Tetap Aktiva dalam progres Biaya Perijinan - bersih TOTAL AKTIVA 5,193,100,641 3,297,009,567 4,529,281,019 294,076,072 959,076,136 14,272,543,435 38,534,241,214 81,362,861,348 150,045,055,608 232,278,291,323 19,757,725,976 3,083,441,546 7,035,577,573 29,876,745,095 21,675,348,790 6,831,051,933 10,027,840,491 59,071,646,069 9,899,795,462 12,391,419,817 123,100,030,656 12,570,738,723 14,374,286,229 202,837,863,302 14,064,968,892 15,375,459,129 4,774,125,098 1,239,026,850 28,309,736,292 (2,144,664,783) 32,178,223,457 159,272,694,435 205,723,461,327 3,750,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,000,000,000 6,300,000,000 (17,356,428,064) 161,798,267,292 304,104,501,551 151,309,059,713 342,984,072,101 3,750,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,000,000,000 6,300,000,000 (32,568,191,344) 146,586,504,012 159,272,694,435 280,935,641,752 466,056,386,977 3,750,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,000,000,000 6,300,000,000 (47,779,954,625) 131,374,740,731 159,272,694,435 128,140,199,914 340,877,801,993 13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,000,000,000 6,300,000,000 (62,991,717,906) 116,162,977,450 159,272,694,435 120,176,565,192 386,384,598,250 13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 2,500,000,000 2,000,000,000 6,300,000,000 (78,203,481,187) 100,951,214,170 159,272,694,435 112,212,930,470 445,442,435,963 PASSIVA : Hutang Lancar : Hutang Usaha Biaya Masih harus dibayar 40,000,000 186,962,133 26,750,000,000 602,370,000 354,099,997 27,933,432,130 15,241,357,890 76,116,326,000 91,357,683,890 119,291,116,020 95,000,000,000 (4,398,329,238) (11,455,339,048) 79,146,331,714 198,437,447,734 200,000,000,000 (15,853,668,286) (75,439,182,219) 203,707,149,495 323,456,468,152 Hutang Pajak Pendapatan diterima dimuka Hutang Lain2 Hutang Jangka Pendek Kewajiban jangka panjang Jatuh tempo Jumlah Hutang Lancar Hutang Jangka Panjang : Kewajiban pajak Tangguhan-bersih Hutang Leasing Pinjaman KMK Hutang Pada Pemegang Saham Jumlah Hutang Jangka Panjang TOTAL HUTANG MODAL : Modal disetor,awal Modal Sendiri Agio Saham Laba Ditahan Laba Tahun Berjalan Total Modal TOTAL PASSIVA II III IV V VI VII 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 VIII 2018 IX

2019

2020

2021

XI

XII

106,816,669,327 14,832,380,483 15,968,861,008 137,617,910,818

213,088,754,451 16,685,750,765 17,378,418,077 247,152,923,294

327,779,163,315 17,624,576,109 18,039,965,561 363,443,704,984

448,610,032,843 18,505,804,914 18,725,732,770 -

628,739,067,846 21,422,782,414 19,436,854,753 -

727,778,788,391 26,644,556,513 26,064,489,086 -

485,841,570,527

669,598,705,013

780,487,833,991

13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 (110,147,243,847) 84,819,731,509 348,554,188,234 104,249,295,749 326,686,938,075

13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 (142,091,006,508) 52,875,968,848 159,272,694,435 276,103,080,136 576,131,972,278

13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000 3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 (174,034,769,168) 20,932,206,188 159,272,694,435 78,857,951,615 463,233,862,787

13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000

13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000

13,774,125,098 4,214,026,850 78,421,908,577 35,394,634,831 30,000,000,000

3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 (205,978,531,829) (11,011,556,473) 159,272,694,435 70,894,316,894 545,724,330,948

3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 (237,922,294,489) (42,955,319,133) 159,272,694,435 62,930,682,172 689,574,068,051

3,750,000,000 2,800,000,000 6,160,250,000 4,928,200,000 15,523,830,000 (269,866,057,150) (74,899,081,794) 159,272,694,435 54,967,047,450 760,555,799,647

1,641,634,767 26,750,000,000 28,391,634,767 15,241,357,890 76,116,326,000 91,357,683,890 119,749,318,657 95,000,000,000 -

2,339,829,448 26,750,000,000 29,089,829,448 15,241,357,890 76,116,326,000 91,357,683,890 120,447,513,338 95,000,000,000 200,000,000,000 (91,292,850,505) (15,216,096,565) 188,491,052,930 308,938,566,268

2,891,331,291 26,750,000,000 29,641,331,291 15,241,357,890 76,116,326,000 91,357,683,890 120,999,015,181 95,000,000,000 200,000,000,000 (106,508,947,070) 19,101,720,289 207,592,773,219 328,591,788,400

3,354,000,120 26,750,000,000 30,104,000,120 15,241,357,890 76,116,326,000 91,357,683,890 121,461,684,010 95,000,000,000 200,000,000,000 (87,407,226,781) 45,044,127,428 252,636,900,647 374,098,584,657

3,587,607,130 26,750,000,000 30,337,607,130 15,241,357,890 76,116,326,000 91,357,683,890 121,695,291,020 95,000,000,000 200,000,000,000 (42,363,099,353) 58,824,230,703 311,461,131,350 433,156,422,370

3,726,067,569 26,750,000,000 30,476,067,569 15,241,357,890 76,116,326,000 91,357,683,890 121,833,751,459 95,000,000,000 200,000,000,000 16,461,131,350 45,111,180,782 356,572,312,133 478,406,063,591

4,054,964,218 26,750,000,000 30,804,964,218 15,241,357,890 76,116,326,000 91,357,683,890 122,162,648,108 95,000,000,000 200,000,000,000 61,572,312,133 69,298,718,444 425,871,030,577 548,033,678,685

4,209,325,298 26,750,000,000 30,959,325,298 15,241,357,890 76,116,326,000 91,357,683,890 122,317,009,188 95,000,000,000 200,000,000,000 130,871,030,577 76,229,023,228 502,100,053,805 624,417,062,993

4,369,337,646 -

6,081,714,120 -

26,750,000,000

26,750,000,000

26,750,000,000

31,119,337,646

32,831,714,120

26,750,000,000

15,241,357,890 76,116,326,000 91,357,683,890 122,477,021,536

76,116,326,000 76,116,326,000 108,948,040,120

76,116,326,000 76,116,326,000 102,866,326,000

95,000,000,000

200,000,000,000 207,100,053,805 82,330,455,812 584,430,509,617 706,907,531,153

200,000,000,000 289,430,509,617 69,675,225,254 654,105,734,871 763,053,774,991

95,000,000,000 95,000,000,000 200,000,000,000 359,105,734,871 379,925,599,797 1,034,031,334,668 1,136,897,660,668

Halaman ini sengaja dikosongkan