Anda di halaman 1dari 5

Mengkaji Kritis dengan Cepat Sebuah RCT

Langkah 1: pertanyaan apa yang akan dijawab? Populasi/masalah Intervensi : Patient with uncomplication enteric fever : Gatifloxacin

Comparison (kontrol) : Chloramphenicol Outcome Judul artikel : Recovery : Gatifloxacin versus chloramphenicol for uncomplicated enteric fever: an open-label, randomised, controlled trial

Langkah 2: Sebaik apakah penelitian ini dikerjakan? (validitas internal) Rekrutmen Apakah subjek mewakili? Apa yang terbaik? Dimana tersebut? Apakah kita mengetahui kelompok pasien Metode ini (lokasi, kriteria harus menjelaskan bagaimana saya menemukan informasi

inklusi/eksklusi)? pasien dipilih untuk penelitian

Idealnya, subjek harus berhubungan (atau kadang acak), tapi proporsi pasien yang memenuhi syarat dan setuju terlibat harus diketahui Makalah ini: Ya Tidak Tidak jelas Komentar:

Sample: outpatient or patien in emergency department of Patan Hospital, Lalitpur, Nepal from May 2, 2006, to August 30, 2008. Inclusion criteria: 1. Patients with fever for more than 3 days who were clinically diagnosed to have enteric fever (undifferentiated fever with no clear focus of infection on preliminary physical exam and laboratory tests) whose residence was in a predesignated area of about 20 km2 in urban Lalitpur and who gave fully informed written consent were eligible for the study. 2. Patients who had received amoxicillin or cotrimoxazole were included as long as they did not show evidence of clinical response.

Exclusion criteria: 1. were pregnancy or lactation 2. age under 2 years or weight less than 10 kg 3. shock 4. jaundice 5. gastrointestinal bleeding, or any other signs of severe typhoid fever 6. previous history of hypersensitivity to either of the trial drugs 7. known previous treatment with chloramphenico, quinolone antibiotic,third generation cephalosporin, or macrolide within 1 week of hospital admission.

1151 patients assessed, 853 were assigned treatment, 844 were analysed, 418 assigned chloramphenicol and 426 gatifl oxacin Alokasi Apakah penempatan diacak dan disembunyikan ................. ? Apa yang terbaik? Dimana tersebut? Pengacakan dengan komputer yang terpusat Metode harus menerangkan bagaimana adalah ideal dan sering dipakai dalam pasien ditempatkan ke kelompok-kelompok percobaan-percobaan Percobaan yang lebih multisenter. dan apakah diacak secara sembunyi atau kecil mungkin tidak. Penulis harus mendeskripsikan saya menemukan informasi

menggunakan orang yang tidak terkait bagaimana proses pengawasan atau jika penelitian (misal pegawai farmasi rumah ada efek masking (misal plasebo dengan sakit) untuk menjaga keamanan tampilan yang sama atau terapi palsu) Tidak Tidak jelas Komentar:

pengacakan. Makalah ini: Ya

Randomisation was done in blocks of 50 without stratification by an administrator otherwise not involved in the trial. The random allocations were placed in sealed opaque envelopes, which were kept in a locked drawer and opened by the study physician once each patient was enrolled into the trial after meeting the inclusion and exclusion criteria. Masking was not possible because of the diff erent formulations and ways of giving the two drugs.

................ sehingga kelompok-kelompok sebanding pada awal percobaan? Apa yang terbaik? Dimana tersebut? Jika proses pengacakan dilakukan dengan Hasil harus mempunyai tabel karakteristik baik (yaitu dicapai kelompok yang dasar yang membandingkan kelompoksaya menemukan informasi

sebanding) maka semua kelompok akan kelompok yang diacak pada sejumlah tampak serupa. Semakin mirip kelompok- variabel yang bisa memengaruhi outcome kelompok ini, maka semakin baik. Harus (usia, faktor risiko dan lain-lain). Jika tidak, ada beberapa petunjuk apakah perbedaan mungkin ada deskripsi tentang kesamaan antara kelompok-kelompok ini signifikan kelompok dalam paragraf pertama dari secara statistik (misal nilai P) Makalah ini: Ya Tidak bagian hasil. Tidak jelas Komentar:

The baseline characteristics of the patients were similar in the two treatment groups. Maintenance Apakah kelompok-kelompok memperoleh ko-intervensi yang sama ..? Apa yang terbaik? Dimana tersebut? Selain dari intervensi, pasien dalam Lihat dalam metode tentang protokol yang diikuti untuk setiap saya menemukan informasi

kelompok yang berbeda harus diperlakukan perlakuan persis sama (misal berkenaan dengan kelompok perlakuan tambahan atau tes, pengukuran) Makalah ini: Ya Tidak

(seperti

jadwal

follow-up,

pengobatan tambahan yang diizinkan) dan dalam hasil untuk informasi lebih lanjut. Tidak jelas Komentar:

The CMAs made a visit to each patients house every 12 h for either 10 days (gatifloxacin group), 14 days (chloramphenicol group), or until the patient was cured. The CMA directly observed each patient ingesting the single dose of gatifloxacin and two doses of chloramphenicol. The physicians reexamined the patients on days 8 and 15, and at 1, 3, and 6 months: 1. Complete blood counts were done on days 1, 8, and 15. 2. On day 1, serum creatinine, bilirubin, aspartate aminotransferase (AST), and alanine aminotransferase (ALT) were also checked. 3. Random plasma glucose was measured on day 1, day 8, day 15, and 1 month. 4. On days 27, during the evening visit, the blood glucose was measured by finger-prick testing (OneTouch SureStep, Johnson and Johnson, USA) by the CMAs.

5. Haemoglobin A1C was measured at 3 months. 6. Blood culture was done as described previously in all patients at admission, in the culture-positive patients on day 8, and if symptoms and signs suggested further infection. 7. Stool cultures were done on admission in all patients, and in culture-positive patients after completion of treatment and at the 1 month, 3 month, and 6 month. ......... apakah ada kecukupan tindak lanjut? Apa yang terbaik? Dimana tersebut? Kehilangan pada tindak lanjut harus Bagian dari hasil harus menjelaskan berapa diminimalisasi lebih abaik kurang dari banyak pasien yang diacak dan berapa 20%. Pasien juga harus dianalisis dalam banyak treat analysis Makalah ini: Ya Tidak pasien yang benar-benar grup dimana mereka diacak intention to dimasukkan dalam analisis. Kadang-kadang dalam bentuk sebuah diagram alur (tapi jika tidak, cobalah untuk menggambar sendiri) Tidak jelas Komentar: saya menemukan informasi

Pengukuran Apakah subjek dan penilai disamarkan terhadap perlakuan yang diterima dan/atau apakah pengukurannya objektif? Apa yang terbaik? Dimana tersebut? Untuk outcome objektif (misal kematian) Bagian metode harus mendeskripsikan saya menemukan informasi

penyamaran kurang penting, tapi untuk bagaimana outcome dinilai dan apakah outcome subjektif (misal gejala atau fungsi) penilai mengetahui kelompok perlakuan maka penyamaran penilai outcome adalah pasien. sangat penting. Makalah ini: Ya Tidak Tidak jelas Komentar:

To reduce possible bias, an investigator not involved in the recruitment of patients decided patientsfinal outcomes by use of a masked database.

Langkah 3: Apa makna dari hasil penelitian? Pengukuran apa yang dipakai dan seberapa besar efek perlakuan? NNT (=1/ARR) 1/1,22% = 81,97

Dapatkah efek yang terjadi disebabkan oleh faktor kebetulan? P-value = 0,70 Confidence Interval (CI) = 0,40-1,86

Kesimpulan Validitas internal Hasil : Penelitian ini dilaksanakan dengan baik : Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada terapi uncomplicated

enteric fever dengan menggunakan chloramphenicol dan gatifloxacin (karena CI melewati angka 0)