Anda di halaman 1dari 26

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

PRESENTASI KASUS GERIATRI Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Panti Werdha Sasana Tresna Werdha - Cibubur

I. IDENTITAS Nama lengkap Jenis kelamin Tempat/tanggal lahir Usia Alamat Agama Pendidikan terakhir Pekerjaan terakhir Status perkawinan Tanggal masuk STW : Tn. Soeharno : Laki - laki : Solo, 10 Oktober 1921 : 91 tahun : Swadaya I / 26 Duren Sawit Jakarta timur : Kristen Advent : Refleksiologi (Semarang) : Guru Perawat dan Refleksiologi : Menikah (duda) : 31 Agustus 1999

II. RIWAYAT MEDIS Autoanamnesa (7 Maret 2012 & 8 Maret 2012) dan Rekam Medis. A. Keluhan Utama Sering buang air kecil Keluhan tambahan Kadang bahu kiri terasa sakit. Persendian kedua ibu jari kaki pasien terkadang terasa sakit seperti ditusuk jarum. B. Riwayat Penyakit Sekarang Pasien mengeluh sering Buang Air Kecil pada malam hari (3-4x) sejak satu bulan yang lalu sehingga mengganggu tidur pasien (7-8x/hari). Saat BAK tidak terasa sakit, darah(-), terasa puas setelah BAK,warna kuning jernih. Pasien biasa mengkonsumsi air putih sebanyak 2,5 3 L/hari. Gatal (-), kesemutan (-), BB pasien stabil. Pasien makan seperti biasa, 3x sehari dan tidak suka nyemil/jajan, pasien mempunyai kebiasaan sarapan dengan havermout yang dicampur dengan susu dan madu. Dan mengkonsumsi kopi+susu 1-2x/hari. Dan minum temulawak herbal pada siang hari. Pasien telah mengkonsumsi obat antidiabetes sejak juli
Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur 1

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

2010. Obat antidiabetes yang dikonsumsi sekarang yaitu metformin 2x500mg (oktober 2011), sebelumnya pasien hanya minum 1x500mg. Pasien rutin minum obat. Terkadang bahu kiri pasien terasa sakit, saat membersihkan diri setelah selesai BAB sejak satu bulan yang lalu. Nyeri juga dirasakan saat pasien mencoba menggaruk punggung. Nyeri yang dirasakan tidak menghambat kegiatan seharihari pasien. Pasien juga sesekali merasakan pada persendian ibu jari kedua kaki terasa seperti ditusuk jarum satu bulan terakhir. Sebelumnya pasien pernah mengalami gejala yang sama dan membaik setelah minum obat alopurinol 1x100mg selama dua bulan (Juli 2009 dan Agustus 2011). Pasien minum obat antihipertensi sejak tahun 2005. Tekanan darah pasien berfluktuasi (TDS : 140-170 mmHg dan TDD : 70-90mmHg). Pasien tidak mengeluh sakit kepala/pusing. Pasien dapat melihat cukup jelas, dan menggunakan kacamata jika membaca (pasien tidak tahu ukuran kacamata). Pasien pernah menjalani operasi katarak mata kanan (pada tahun 2005). Batuk sudah membaik. Pasien mendapatkan obat dari STW: Amlodipine 5mg 1x1tab Glucophage (metformin 500mg) 2x1tab Curcuma (bubuk dari akar kurkuma 200mg) 1x1tab Neurodex (vit B1 100 mg, vit B6 200 mg, vit B12 250 mg) 1x1tab

C. Riwayat Penyakit Dahulu Multiple Fraktur (Riwayat kecelakaan 1967) Glaukoma OS (2007) Post op katarak OD (2005) ISPA (Maret 2012) Hiperurisemia (2009)

D. Riwayat Penyakit Dalam Keluarga Diabetes Melitus Hipertensi : Tidak tahu : Tidak tahu
2

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

Sakit jantung Sakit ginjal Hiperuricemia Hiperlipidemia

: Tidak tahu : Tidak tahu : Tidak tahu : Tidak tahu

E. Riwayat Makan 3 kali sehari, teratur dengan gizi cukup, pasien makan-makanan yang disediakan oleh STW. Pada pagi hari pasien suka makan havermout yang dicampur dengan susu dan madu 1 satu sendok makan. Siang hari pasien makan sesuai yang telah disediakan dan lauk menu makan pagi ditambah satu gelas minuman herbal temulawak. Menu makan yang disediakan bervariasi. Pasien minum kopi susu 1-2 gelas/hari. F. Riwayat BAK Riwayat BAK kencing (-). : 7-8x/hari, lancar, warna kuning jernih, darah (-), nyeri waktu

G. Riwayat BAB Riwayat BAB lendir (-). : Teratur 1x/hari, konsistensi sedang, tidak sakit, darah (-),

H. Riwayat Kehidupan Pribadi 1. Riwayat prenatal, perinatal, masa kanak-kanak dan remaja Pasien adalah seorang laki-laki berusia 91 tahun, lahir di Solo 10 oktober 1921, suku bangsa Jawa dan berstatus duda. Pasien adalah anak pertama dari 5 bersaudara. Pasien bersekolah SD dan SMP di solo. Kemudian meneruskan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) dan lulus pada tahun 1965. Pasien juga pernah menuntut ilmu di sekolah guru perawat refleksiologi dan lulus pada tahun 1984. Pasien pernah bekerja sebagai guru perawat, perawat di angkatan darat dan laut serta refleksiologi. Pasien menikah dengan seorang bidan pada tahun 1952 dan dikaruniai 6 orang anak. Sebelum menikah pasien beragama islam, pada saat mau menikah klien pindah agama kristen advent mengikuti agama isterinya. Pada tahun 1995 klien berpisah dengan istrinya. Sebelum tinggal di STW klien mengikuti anak pertamanya di Jakarta, sedangkan isterinya mengikuti anak bungsunya di bandung.
Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

Menurut pengakuan pasien masuk STW atas keinginan sendiri demi ketenangan keluarga anaknya dan demi menjaga privasi. Pasien merasa tidak enak hidup dengan anaknya, karena anak pertama yang diikuti beragama islam mengikuti isterinya. Anak yang ke 4 juga beragama Islam mengukuti suaminya. Demi kebahagiaan anak-anaknya, Pasien rela anak-anaknya masuk agama Islam bahkan anaknya mengaku bahwa kedua orang tuanya telah tiada. Pernikahan anaknya tidak akan direstui jika mertuanya mengetahui orang tuanya berpisah/beragama non muslim. Hubungan pasien dengan keluarga agak renggang, karena anak pasien sudah menganut agama lain dan sudah lama tidak melakukan komunikasi kecuali anak ke-3 pasien masih sering berkomunikasi melalui telepon dan terkadang datang menjenguk pasien. Biaya hidup pasien ditanggung oleh anaknya. Selama tinggal di STW pasien dapat membina hubungan baik dengan sesama penghuni dan perawat, Pasien biasanya hanya mengikuti senam yang dibimbing oleh bapak suparman. Pasien biasanya mengisi waktu sehari-hari dengan berdoa, membaca, senam di dalam kamar, menonton tv, tidur dan jarang berinteraksi dengan penghuni lainnya. Hari sabtu pasien rutin mengikuti kebaktian yang diadakan di wisma bungur. Kesimpulan : terdapat gangguan psikososial. 2. Riwayat Pendidikan Klien bersekolah SD dan SMP di solo. Kemudian meneruskan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) dan lulus pada tahun 1965. Klien juga pernah menuntut ilmu di sekolah guru perawat refleksiologi dan lulus pada tahun 1984.

3. Riwayat Masa Dewasa a. Riwayat Pekerjaan Klien pernah bekerja sebagai guru perawat, perawat di angkatan darat dan laut serta refleksiolog. b. Riwayat Perkawinan Klien menikah dengan seorang bidan pada tahun 1952 dan dikaruniai 6 orang anak. Sebelum menikah klien beragama islam, pada saat mau menikah klien pindah agama kristen advent mengikuti agama isterinya.

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

Pada tahun 1995 klien berpisah dengan istrinya. Sebelum tinggal di STW klien mengikuti anak pertamanya di Jakarta, sedangkan isterinya mengikuti anak bungsunya di bandung. c. Riwayat Keluarga Klien adalah anak pertama dari 5 bersaudara. Klien menikah dan memiliki 6 orang anak. Memutuskan berpisah dengan istri pada tahun 1995. Semua anaknya telah berkeluarga. Sebelum tinggal di STW klien mengikuti anak pertamanya di Jakarta, sedangkan isterinya mengikuti anak bungsunya di bandung. Pada tahun 2010 istri klien meninggal dunia karena sakit. Klien merasa tidak enak hidup dengan anaknya, karena anak pertama yang diikuti beragama islam mengikuti isterinya. Anak yang ke 4 juga beragama Islam mengukuti suaminya. Demi kebahagiaan anak-anaknya, klien rela anak-anaknya masuk agama Islam bahkan anaknya mengaku bahwa kedua orang tuanya telah tiada. Pernikahan anaknya tidak akan direstui jika mertuanya mengetahui orang tuanya berpisah/beragama non muslim. d. Riwayat Kehidupan Sosial Selama tinggal di STW klien dapat membina hubungan baik dengan sesama penghuni dan perawat walaupun klien jarang berkomunikasi dengan penghuni lainnya. Klien hanya mengikuti kegiatan senam yang diadakan oleh bapak suparman dan kebaktian yang diadakan setiap sabtu di wisma bungur. Hubungan klien dengan keluarga agak renggang, karena berbeda keyakinan kecuali dengan anak ke-3 masih sering berkomunikasi melalui telepon dan terkadang datang menjenguk klien. Klien hanya mengikuti kegiatan senam yang dipandu oleh bapak suparman dan kebatian hari sabtu di wisma bungur. Pasien biasanya mengisi waktu sehari-hari dengan berdoa, membaca, menonton tv, tidur, dan senam dalam kamar setiap pagi ( 30 menit) e. Riwayat Agama Klien beragama Kristen Advent sejak menikah pada tahun 1952 (sebelumnya klien beragama Islam). Klien rajin beribadah. Setiap pagi membaca alkitab dan berdoa. Rutin mengikuti kebaktian yang diadakan di wisma bungur hari sabtu.

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

f. Situasi Kehidupan Sekarang Klien masuk ke STW atas kemauan sendiri karena demi ketenangan keluarga anaknya dan demi menjaga privasi. Sebelum tinggal di STW klien mengikuti anak pertamanya di Jakarta. Klien merupakan seorang yang religious, klien berserah dan bersyukur atas apa yang terjadi karena semuanya atas kuasa dari Tuhan YME. Walaupun pasien juga merasa sedih dengan keadaannya sekarang ini karena beberapa anaknya berbeda keyakinan dengannya dan sudah tidak menghubungi klien lagi. Sehari-hari pasien lebih banyak menghabiskan waktu sendiri di dalam kamar.

g. Persepsi Opa S Tentang Diri dan Kehidupannya Opa S menerima dan bersyukur atas keadaan nya sekarang ini, karena semua itu merupakan rencana dari Tuhan, walaupun terkadang klien merasa sedih karena beberapa anaknya berbeda keyakinan dengannya dan tidak berkomunikasi dengan klien

III. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK LANJUTAN A. STATUS INTERNIS Keadaan umum Kesadaran Tekanan darah Nadi Pernapasan Berat badan Tinggi badan Status Gizi : baik : composmentis : 160/90 : 82x/menit reguler, isi cukup : 16x/menit, thoraco-abdominal : 62 kg : 168 cm : IMT = BB ( kg ) TB2(m) Status Gizi Normalweight BMI berdasarkan kriteria WHO Asia Pasifik : Underweight Normoweight BB lebih : < 18,5 : 18,5 22,9 : 23 = 62 = 21,96 kg/m2 (1,68)2

Dengan resiko : 23,00 - 24,9


Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur 6

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

Obesitas grade I Obesitas garde II

: 25 29,9 : 30

B. PEMERIKSAAN FISIK Kepala : normocephal, tidak teraba benjolan, rambut berwarna putih, tidak mudah dicabut, tidak tampak kelainan kulit kepala. Mata : bentuk normal, simetris, konjungtiva tidak hiperemis, sclera tidak ikterik, palpebra superior et inferior tidak edem, pupil anisokor, OD :3mm, OS : 4 mm, refleks cahaya +/+ , shadow test -/- , arcus senilis +/+ , visus ODS 6/60, sekret -/-. Telinga : bentuk normal, simetris. sekret -/-. serumen -/-, fungsi pendengaran ADS normal. Hidung : bentuk normal, septum nasi di tengah, mukosa tidak hiperemis, sekret -/-. Mulut : bentuk normal, bibir kering, kebersihan mulut cukup, arkus faring simetris, letak uvula di tengah, faring tidak hiperemis, tonsil T1 T1 tenang. Missing Teeth rahang atas 764 I 578 Missing teeth rahang bawah 865 I 678 Caries dan calculus. Pasien menggunakan gigi palsu. Leher KGB : trakea di tengah, tidak dijumpai struma. : retroaurikuler, submandibula, cervical, supraclavicula, inguinal tidak teraba membesar. Kulit : secara keseluruhan kulit normal, warna kecoklatan, ikterus (-), sianosis (-).

Kesan: Pada pemeriksaan kulit, kepala, hidung, leher dan kelenjar getah bening, semua dalam batas normal, tidak ada kelainan. Pada pemeriksaan mulut bentuk simetris. Terdapat missing teeth, caries dan calculus. Pada pemeriksaan mata ditemukan bentuk simetris, pupil anisokor OD :3mm,OS : 4 mm, refleks cahaya +/+, arcus senilis +/+, shadow test -/-, VODS : 6/60, Pseudofaki OD.

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

Tanggal Pemeriksaan 12/3/2012 19/3/2012 26/3/2012 2/4/2012 7/4/2012 8/4/2012

Tekanan Darah (mmHg) 140/70 160/90 150/90 140/80 160/90 160/80

THORAX Pulmo Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi : simetris dalam diam dan pergerakan nafas. : stem fremitus kanan dan kiri, depan belakang sama kuat. : sonor pada kedua lapang paru. : vesikuler, ronkhi -/-, wheezing -/-.

Jantung lnspeksi Palpasi Perkusi : pulsasi ictus cordis tampak. : pulsasi ictus cordis teraba. : redup,

Batas atas di ICS II midsternal line sinistra Batas kanan di ICS II parasternal line dextra Batas kiri di ICS V 2 jari midclavicula line sinistra Auskultasi : bunyi jantung I-II reguler, murmur (-), gallop (-)

ABDOMEN Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi : datar, tidak tampak gambaran vena yang melebar. : nyeri tekan epigastrium (-), hepar dan lien tidak teraba membesar. : timpani. : bising usus normal.

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

EKSTREMITAS Ekstremitas atas dan bawah tidak terdapat oedem. Normotrofi dan normotonus. Pada kedua tungkai tidak terdapat ulkus, tanda stasis pembuluh darah tungkai (-). Pada persendian ibu jari : tofi (-), tanda inflamasi (-). Krepitasi pada sendi bahu kiri.

C. STATUS NEUROLOGIS 1. Kesadaran 2. Rangsangan meningeal 3. Peningkatan TIK 4. Pupil : compos mentis :(-) :(-) : bulat, anisokor, OD: 3mm, OS : 4 mm, reflek cahaya +/+ 5. Nn. Cranialis 6. Motorik 7. Sensorik 8. Sistem otonom 9. Fungsi cerebellum&koordinasi 10. Fungsi luhur 11. Reflek fisiologis 12. Reflek patologis 13. Tanda regresi & dementia 14. Mosley test 15. Appley test 16. Scharth test : baik : Kekuatan baik, normotonus, dan normotrofi : baik : baik : baik : baik : ekstremitas atas +/+, ekstremitas bawah +/+ :(-) :(-) : (-) : (+) : (-)

Kesan : Susp. Frozen shoulder sinistra dd/ OA Shoulder sinistra D. STATUS MENTAL

a. Deskripsi Umum 1. Penampilan Seorang laki-laki berusia 91 tahun, berperawakan sedang, rambut berwarna putih (beruban), lurus, pendek, tidak tersisir rapi, cara berpakaian kurang rapih.

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

2. Pembicaraan Opa S berbicara dengan suara yang cukup jelas menggunakan bahasa Indonesia terkadang pasien menggunakan bahasa inggris. Perkataan dan kalimat jelas, dan dapat di pahami.

3. Sikap terhadap pemeriksa Opa S kooperatif terhadap pemeriksa, tidak menolak dilakukan pemeriksaan tertentu dan menjawab pertanyaan yang di ajukan.

4. Pengendalian motorik Opa S dapat menggerakkan ekstremitas superior dan inferior. Bahu kiri terkadang sakit, saat membersihkan diri setelah BAB dan saat menggaruk punggung.

5. Kemampuan baca tulis Baik. Lebih jelas menggunakan kacamata saat membaca. Dapat menulis dengan baik.

6. Perilaku dan aktifitas psikomotor Opa S merupakan orang yang religious. Klien berserah dan bersyukur atas apa yang di dapat dan terjadi saat ini, karena hal ini semua berkat kemurahan hati Tuhan YME. Terkadang pasien merasa sedih apabila mengingat keadaan beberapa anak pasien yang telah berpindah keyanikanan dan tidak berkomunikasi lagi dengan klien. Sehari-hari pasien banyak berdoa, membaca alkitab, dan melakukan senam di kamar 30 menit. Opa S lebih banyak menghabiskan waktu di kamar dengan menonton berita dan tidur, jarang berinteraksi dengan penghuni STW lainya. Opa S hanya mengikuti kegiatan senam yang dipandu oleh bapak suparman dan kebaktian yang diadakan di bungur setiap sabtu.

b. Keadaan Mood, Afektif dan Keserasian 1. Mood 2. Afek 3. Keserasian : Baik : Luas : Serasi

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

10

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

c. Gangguan Persepsi dan Gangguan Kognitif 1. Halusinasi auditorik 2. Halusinasi visual 3. Ilusi 4. Depersonalisasi 5. Apraksia 6. Agnosia : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada

d. Pikiran 1. Arus Pikir a. Produktivitas b. Kontinuitas pikiran c. Hendaya dalam bahasa 2. Bentuk Pikir a. Asosiasi Longgar b. Ambivalensi c. Flight of Ideas d. Inkoherensi e. Verbigerasi f. Persevarasi 3. Isi Pikir a. Fobia b. Obsesi c. Kompulsi d. Ideas of referance e. Waham : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : cukup : baik : tidak ada

e. Pengendalian Impuls Opa S dapat mengendalikan emosinya.

f. Fungsi Intelektual 1. Taraf pendidikan


Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

: sesuai dengan latar belakang pendidikan


11

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

2. Orientasi 3. Memori segera

: baik (orang, waktu, dan tempat) : baik. Opa S dapat dapat mengulang dengan benar 3 macam benda yang disebutkan oleh pemeriksa

4. Memori jangka pendek 5. Memori jangka sedang 6. Memori jangka panjang 7. Daya konsentrasi dan kalkulasi 8. Kemampuan baca dan tulis

: baik. Opa S dapat mengingat menu sarapannya. : baik. Opa S ingat kapan Ia masuk ke STW. : baik. Opa S ingat masa mudanya. : kurang baik. : Opa S dapat membaca dengan jelas

menggunakan kacamata. Dapat dapat menulis. 9. Kemampuan visospasial 10. Bahasa 11. Agnosia : tidak baik : baik : tidak ditemukan

g. Nilai - nilai dan Tilikan Nilai sosial Uji daya nilai Penilaian realita : baik : baik : baik

Tilikan derajat 6 (emotional insight)

h. Taraf Dapat Dipercaya Secara umum didapatkan kesan bahwa Opa S dapat dipercaya.

Kesan : Ditemukan mood baik, afek luas, produktivitas pikiran baik, kontinuitas pikiran baik. Memori segera, jangka pendek, jangka sedang, dan jangka panjang baik, daya konsentrasi dan kalkulasi kurang baik. Short Portable Mental Status Questioner (SPMSQ) 1. Tanggal berapa hari ini ? 2. Hari apa sekarang ? 3. Apa nama tempat ini ? 4. Kapan anda lahir ? 5. Dimana tempat anda lahir ? 6. Berapa umur anda ? 7. Berapa saudara yang anda miliki ?
Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar
12

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

8. Siapa nama teman di sebelah kamar anda ? 9. Siapa nama kakak anda ? 10. Kurangi 1 dari 10 dan seterusnya ? Kesimpulan : Salah 0 Fungsi Intelektual Utuh Interpretasi hasil : Salah 0-3 : Fungsi Intelektual Utuh Salah 4-5 : Kerusakan Intelektual ringan Salah 6-8 : Kerusakan intelektual sedang Salah 9-10 : Kerusakan intelektual berat Pemeriksaan Mini Mental State Examination (MMSE)

Jawaban : Benar Jawaban : Benar Jawaban : Benar

Skor maksimum Orientasi Sekarang (hari) (tanggal) (bulan) (tahun) berapa dan musim apa? Sekarang kita berada dimana? (jalan) (no rumah) (kota) (kabupaten) (propinsi) Registrasi Pewawancara menyebutkan nama 3 benda, 1 detik untuk setiap benda. Kemudian mintalah lansia mengulang ketiga nama benda tersebut. Berikan 1 angka untuk tiap jawaban benar, bila masih salah ulanglah pertanyaan ketiga nama benda tersebut sampai ia dapat mengulangnya dengan benar. Jumlah percobaan 1 kali. Atensi Dan kalkulasi Hitunglah berturut-turut selang 7 mulai dari 100 ke bawah. Berilah 1 angka untuk jawaban benar. Berhenti setelah 5 hitungan (93,86,79,72,65) kemungkinan lain ejalah kata dunia dari awal ke akhir (a-i-n-u-d) Satu untuk tiap jawaban benar. Mengingat Tanyalah kembali nama tiga benda yang disebutkan diatas. Berilah 1 angka untuk tiap jawaban benar. Bahasa A) apakah nama benda benda ini? Perlihatkan pensil dan arloji (2 nilai) B) ulanglah kalimat berikut: ``Jika tidak dan atau tapi (1 nilai)
Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

Skor responden 5 5

5 5

2 1

2 1

13

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

C) laksanakan 3 perintah ini : peganglah 3 selembar kertas dengan tangan kananmu, lipatlah kertas itu pada pertengahan dan letakkan di lantai (3 nilai) D) bacalah dan laksanakan perintah berikut: ``PEJAMKAN MATA ANDA (1 nilai) 1 E) tulislah sebuah kalimat (1 nilai) F) tirulah gambar ini(1 nilai) 1 1

1 1 0

Jumlah nilai

30

25

Nilai MMSE: 28-30 : Tidak ada gangguan kognitif 24-27 : Gangguan fungsi kognitif ringan (Penurunan fungsi kognitif) <24 : ada gangguan kognitif Kesimpulan : skore MMSE 25 (Penurunan fungsi kognitif).

CLOCK DRAWING TEST Komponen yang dinilai Menggambar lingkaran yang tertutup Meletakan angka angka dalam posisi yang benar Ke 12 angka komplit Meletakan jarum-jarum jam dalam posisi yang tepat Total nilai Nilai 1 1 1 1 4

Instruksi Pasien diminta membuat jam dinding bulat lengkap dengan angka-angkanya, lalu klien diminta menggambarkan jarum jam yang menunjukkan pukul tiga lewat lima menit. Hasil : 4 Kesan : Klien dapat melakukan (Tidak terdapat gangguan fungsi kognitif)

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

14

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

GERIATRIC DEPRESSION SCALE (GDS) 1. Pada dasarnya puaskah anda dengan kehidupan anda?
2. Apakah anda meninggalkan banyak kesenangan dan aktifitas-aktifitas anda? 3. Apakah anda merasa kehidupan anda hampa? 4. Apakah anda sering bosan? 5. Apakah anda bersemangat di sebagian besar waktu? 6. Apakah anda takut sesuatu yang buruk akan terjadi pada anda? 7. Apakah anda merasa bahagia di sebagian besar waktu anda? 8. Apakah anda sering merasa tak berdaya? 9. Apakah anda memilih tinggal di rumah? 10. Apakah anda merasa mempunyai banyak masalah dengan daya ingat anda dibandingkan dengan kebanyakan orang? 11. Apakah anda pikir sekarang adalah waktu yang indah untuk hidup? 12. Apakah anda merasa kurang berharga? 13. Apakah anda merasa penuh energi? 14. Apakah anda merasa situasi saat ini tidak ada harapan? 15. Apakah anda merasa kebanyakan orang lebih baik daripada anda? 16. Apakah anda penuh pengharapan akan masa depan anda? 17. Apakah anda sering gelisah dan gugup? 18. Apakah anda kerap kali khawatir terhadap masa depan anda? 19. Apakah anda sering tawar hari dan merana? 20. Apakah anda khawatir terhadap masa lalu? 21. Apakah anda menemukan bahwa hidup ini sangat menggairahkan? 22. Apakah anda merasa berat memulai proyek baru? 23. Apakah anda merasa dalam keadaan penuh semangat? 24. Apakah anda kerap kali menjadi kesal pada hal-hal sepele? 25. Apakah anda kerap kali ingin menangis? 26. Apakah anda sulit berkonsentrasi? 27. Apakah anda menikmati tidur anda? 28. Apakah anda memilih menghindar dari perkumpulan sosial? 29. Apakah anda mudah untuk mengambil keputusan? 30. Apakah pikiran anda jernih? Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya /Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak

Total score :

Penilaian GDS versi Indonesia Jawaban TIDAK untuk butir 1,5,7,9,15,19,21,27,29,30 mendapat skor 1 Jawaban YA untuk butir 1,5,7,9,15,19,21,27,29,30 mendapat skor 0

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

15

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

Butir-butir pertanyaan lainnya bila dijawab YA mendapat skor 1 dan bila TIDAK mendapat skor 0 - Skor <5 - Skor 5-9 - Skor >10 Catatan Kesimpulan depresi. : tidak depresi : kemungkinan besar depresi : depresi : Jawaban pasien adalah yang dicetak tebal : Skore 8 . Dari hasil di atas maka Opa S kemungkinan besar

Activities of Daily Living (Indeks ADL Barthel) RSCM Fungsi Nilai Keterangan 1. mengontrol BAB 0 Inkontinensia 1 Kadang2 inkontinensia 2 Kontinen teratur 2. mengontrol BAK 0 Inkontinensia 1 Kadang2 inkontinensia 2 Kontinen teratur 3. membersihkan diri (lap muka, sisir 0 Butuh pertolongan orang lain rambut, sikat gigi) 1 Mandiri 4. toileting 0 Tergantung pertolongan orang lain 1 Perlu pertolongan pada beberapa aktivitas tetapi dapat mengerjakan sendiri beberapa aktivitas Mandiri Tidak mampu Perlu seseorang menolong memotong makanan Mandiri Tidak mampu Perlu banyak bantuan untuk bisa duduk (2 orang) Bantuan minimal 1 orang Mandiri Tidak mampu Bisa berjalan dengan kursi roda Berjalan dengan bantuan orang lain atau walker

5. makan

2 0 1 2 0 1 2 3 0 1 2

6. Berpindah tempat dari tidur ke duduk

7. Mobilisasi atau berjalan

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

16

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

8. Berpakaian

9. naik turun tangga

10. mandi Total nilai

3 0 1 2 0 1 2 0 1 20

Mandiri Tergantung orang lain Sebagian dibantu Mandiri Tidak mampu Butuh pertolongan Mandiri (naik turun) Tergantung orang lain Mandiri Mandiri

Activities of Daily Living (Indeks ADL Barthel) RSCM catatan : jawaban pasien adalah yang tercetak tebal
Nilai ADL : 20 12-19 9-11 5-8 0-4 : Mandiri : Ketergantungan ringan : Ketergantungan sedang : Ketergantungan berat : Ketergantungan total

Kesimpulan: nilai ADL 20 berarti Mandiri (Tidak memerlukan bantuan)

Instrumental Activities Of Daily Living (IADL) Fungsi Nilai Keterangan 1. menggunakan telepon 0 Tidak mampu (termasuk yang tidak atau memiliki telepon) 1 Sebagian dibantu (mampu menjawab telepon, tetapi tidak dapat mengoperasikannya) 2 0 1 Mampu mengoperasikan telepon Tidak mampu Mampu berbelanja sendiri untuk sejumlah kemampuan terbatas (3 buah atau kurang), selebihnya perlu bantuan orang lain Mandiri Tidak mampu Mampu menyiapkan makanan bila telah disediakan bahan-bahannya atau menghangatkan makanan yang telah dimasak. Mandiri
17

2. berbelanja

3. menyiapkan makanan

2 0 1

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

Tidak mampu Mampu mengerjakan tugas harian yang ringan dengan hasil kurang rapi atau tidak bersih 2 Mandiri 5. mencuci pakaian 0 Tidak mampu 1 Mampu mencuci atau menyetrika pakaian yang ringan, lainnya perlu bantuan orang lain 2 Mandiri (termasuk menggunakan mesin cuci) 6. mengadakan 0 Tidak mampu berpergian dengan sarana transportasi transportasi apapun 1 Berpergian dengan transportasi umum atau taksi atau mobil 2 Mampu mengatur perjalananya dengan sarana transportasi umum atau menyetir sendiri 7. tanggung jawab 0 Butuh perolongan orang lain untuk mengkonsumsi pengobatan obat- obatan 1 Mampu, bila obat-obatnya sudah dipersiapkan sebelumnya 2 Mandiri 8. mengatur keuangan 0 Tidak mampu 1 Mampu mengatur belanja harian, tapi butuh pertolongan dalam urusan bank atau pembelian jumlah besar 2 Mampu mengatur masalah keuangan (anggaran rumah tangga, membayar sewa,kwitansi, urusan bank) atau memantau penghasilan. Total nilai 13 Kriteria: Mandiri Instrumental Activities Of Daily Living (IADL) catatan : tidak berlaku bila tidak pernah melakukan aktivitas diatas jawaban pasien adalah yang tercetak tebal kesimpulan : dari hasil pemeriksaan didapatkan skore 13 yang berarti mandiri.

4. mengurus rumah

0 1

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

18

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Hasil Laboratorium pemeriksaan darah 10/10/2011

Nama Pemeriksaan Glukosa Darah Puasa GD2PP Kolesterol Total Cholesterol LDL Cholesterol HDL Trigliserida Asam Urat

Hasil (mg/dL) 128 254 156 72 67,5 84 6,8

Hasil Laboratorium (Pemeriksaan Kimia darah Gula darah)

Tanggal Pemeriksaan 22/07/2010 4/08/2010 24/08/2011 10/10/2011 11/01/2012

GDP (mg/dL) 151 133 102 128 95

GD2PP (mg/dL) 207 148 161 254 144

Hasil Laboratorium pemeriksaan kimia darah - Asam Urat

Tanggal Pemeriksaan 1/7/2009 2/10/2009 24/08/2011 10/10/2011 11/01/2012

Hasil (mg/dL) 8,1 7,7 7,6 6,8 5,3

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

19

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

Hasil Laboratorium (Pemeriksaan Kimia darah Ureum Kreatinin)

Tanggal Pemeriksaan 4/03/2005 4/08/2010

Ureum 36,4 39

Kreatinin 0,9 1,0

Thorax PA 18/01/2008 Cor & Pulmo dalam batas normal Aorta baik, mediastinum dalam batas normal Sinus & diafragma baik Kesan: Cor dan pulmo tidak tampak kelainan Foto Tuberculum Majus Caput Humeri Sinistra 25/01/2012 Kesan : Tidak tampak fraktur/ fissure/ osteosclerotik/ arthritis/ dislokasi / massa Arthrosis acromion dan caput humeri sinistra

IV. RESUME Telah diperiksa seorang laki-laki berusia 91 tahun, yang merupakan anak pertama dari 5 bersaudara masuk panti tanggal 10 Oktober 1999, dengan keluhan utama sering buang air kecil pada malam hari (3-4x/hari) sejak satu bulan yang lalu sehingga mengganggu tidur pasien (7-8x/hari). Saat BAK tidak terasa sakit, darah(-), terasa puas setelah BAK,warna kuning jernih. Pasien biasa mengkonsumsi air putih sebanyak 2,5 3 L/hari. Gatal (-), kesemutan (-), BB pasien stabil. Pasien telah mengkonsumsi obat antidiabetes sejak juli 2010. Obat antidiabetes yang dikonsumsi sekarang yaitu metformin 2x500mg (oktober 2011), sebelumnya pasien hanya minum 1x500mg. Pasien rutin minum obat. Terkadang bahu kiri pasien terasa sakit, saat membersihkan diri setelah selesai BAB sejak satu bulan yang lalu. Nyeri juga dirasakan saat pasien mencoba menggaruk punggung. Nyeri yang dirasakan tidak menghambat kegiatan sehari-hari pasien.

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

20

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

Pasien juga sesekali merasakan pada persendian ibu jari kedua kaki terasa seperti ditusuk jarum satu bulan terakhir. Sebelumnya pasien pernah mengalami gejala yang sama dan membaik setelah minum obat alopurinol 1x100mg selama dua bulan (Juli 2009 dan Agustus 2011).

Pasien minum obat antihipertensi sejak tahun 2005. Tekanan darah pasien berfluktuasi (TDS : 140-170 mmHg dan TDD : 70-90mmHg sejak satu bulan lalu). Pasien tidak mengeluh sakit kepala/pusing. Pasien dapat melihat cukup jelas, dan menggunakan kacamata jika membaca (pasien tidak tahu ukuran kacamata). Pasien pernah menjalani operasi katarak mata kanan dan kiri (pada tahun 2005 & 2007). Batuk sudah membaik.

Pasien mendapatkan obat dari STW: Amlodipine 5mg 1x1tab Glucophage (metformin 500mg) 2x1tab Curcuma 1x1tab Neurodex 1x1tab 7-8x/hari, lancar, warna kuning jernih, darah (-), nyeri waktu

Riwayat BAK : kencing (-).

Riwayat BAB : Teratur 1x/hari, konsistensi sedang, tidak sakit, darah (-), lendir (-) Riwayat Makan : 3 kali sehari, teratur dengan gizi cukup, pasien makan-makanan yang disediakan oleh STW. Pada pagi hari pasien suka makan havermout yang dicampur dengan susu dan madu 1 satu sendok makan. Siang hari pasien makan sesuai yang telah disediakan dan lauk menu makan pagi ditambah satu gelas minuman herbal temulawak. Menu makan bervariasi. Pasien minum kopi susu 1-2 gelas/hari.

Keadaan umum : Keadaan umum baik, kesadaran composmentis, tidak dyspneu, tidak anemis, tidak sianosis, status gizi normalweight

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

21

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

Tanda vital : (7 April 2012) Keadaan umum Kesadaran Tekanan darah Nadi Pernapasan Berat badan Tinggi badan Status Gizi : baik : composmentis : 160/90 : 82x/menit reguler, isi cukup : 16x/menit, thoraco-abdominal : 62 kg : 168 cm : IMT = BB ( kg ) TB2(m) Status Gizi Normalweight = 62 = 21,96 kg/m2 (1,68)2

Pemeriksaan fisik : Pada pemeriksaan mulut bentuk simetris. Terdapat missing teeth pada rahang atas dan bawah, caries dan calculus. Pasien menggunakan gigi palsu. Pada pemeriksaan mata ditemukan bentuk simetris, pupil anisokor OD :3mm,OS : 4 mm, refleks cahaya +/+, arcus senilis +/+, shadow test -/-, VODS : 6/60, Pseudofaki OD. Ekstremitas atas dan bawah tidak terdapat oedem. Normotrofi dan normotonus. Pada kedua tungkai tidak terdapat ulkus, tanda stasis pembuluh darah tungkai (-). Pada persendian ibu jari : tofi (-), tanda inflamasi (-).Krepitasi pada sendi bahu kiri. Pada pemeriksaan Neurologi : o Appley test (+), Mosley test (-),Scharth test (-)

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

22

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

Tanggal Pemeriksaan

Tekanan Darah (mmHg)

12/3/2012 19/3/2012 26/3/2012 2/4/2012 7/4/2012 8/4/2012

140/70 160/90 150/90 140/80 160/90 160/80

Hasil Lab (Pemeriksaan Kimia darah Gula darah) 10/10/2011 11/01/2012 128 95 254 144

Hasil Lab (Pemeriksaan Kimia darah - Asam Urat) 1/7/2009 10/10/2011 11/01/2012 8,1 6,8 5,3

Pemeriksaan status mentalis : Ditemukan mood baik, afek luas, produktivitas pikiran baik, kontinuitas pikiran baik. Memori segera, jangka pendek, jangka sedang, dan jangka panjang baik, daya konsentrasi dan kalkulasi kurang baik.

Short Portable Mental Status Questioner (SPMSQ) Salah 0 Fungsi Intelektual utuh Pemeriksaan Mini Mental State Examination (MMSE) Skor MMSE 25 (Penurunan fungsi kognitif) Clock Drawing Test Hasil 4 Klien dapat melakukan (Tidak terdapat gangguan fungsi kognitif)
Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

23

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

GERIATRIC DEPRESSION SCALE (GDS) Skore 8 (Kemungkinan besar depresi)

Activities of Daily Living (Indeks ADL Barthel) Skore 20 (mandiri) Instrumental Activities Of Daily Living (IADL) Skor 13 (Mandiri)

V. PERMASALAHAN SAAT INI Biologis: - Sering BAK pada malam hari 3-4x/hari (6-7x/hari). - Kadang bahu kiri terasa sakit. - Persendian kedua ibu jari kaki pasien terkadang terasa sakit seperti ditusuk jarum. Psiko Sosial: - Kurang bergaul dengan penghuni STW lainnya. - Klien sudah tidak berkomunikasi lagi dengan anak pertama dan ke-4 nya. Lingkungan: Penghuni STW yang lain jarang yang beragama Kristen advent.

VI. DIAGNOSA KERJA Diagnosa Utama Diabetes Melitus tipe II

Diagnosa tambahan Hipertensi grade II tidak terkontrol, susp. Frozen shoulder sinistra dd/ OA shoulder sinistra, susp. Hiperurisemia, Pseudofaki OD, Missing teeth.

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

24

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

VII. PEMERIKSAAN YANG DIANJURKAN Pemeriksaan gula darah lengkap (puasa, GD2PP, sewaktu, HbA1c) Pemeriksaan Profil lipid lengkap (Kolesterol total, LDL, HDL, Trigliserida) Echocardiografi Pemeriksaan kimia darah : ureum, kreatinin, dan asam urat. Pemeriksaan urin lengkap MRI shoulder sinistra

VIII. RENCANA PENGELOLAAN Diabetes Melitus Non farmakologis: Olah raga, diet rendah karbohidrat. Farmakologis: Metformin 2x500mg

Hipertensi Non farmakologis : minum air 1,5-2L, sering berinteraksi dengan penghuni lainnya. diet rendah garam (2 gram/hari). Farmakologis : Amlodipine 1x5mg dan HCT 1 x 1/2 tab pagi.

Susp Frozen Shoulder Sinistra dd/ OA shoulder sinistra - Non farmakologis: Fisioterapi - Farmakologis: Piroxicam 2x 10 mg (jika nyeri)

Susp. hiperurisemia Non farmakologis : Diet rendah protein (jeroan), sayuran hijau dan kacang kacangan Farmakologis: alopurinol 1x100mg

Missing Teeth - Non farmakologi : Prothesa, makan-makanan lunak

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

25

Presentasi Kasus Ujian Geriatri

Dian Wijayanti (406107027)

IX. PROGNOSA Diabetes Melitus Ad vitam Ad functionam Ad sanationam Hipertensi Ad vitam Ad functionam Ad Sanationam : Dubia ad bonam : Dubia ad bonam : Dubia ad bonam : Dubia ad bonam : Dubia ad bonam : Dubia ad bonam

Susp. Frozen shoulder sinistra dd/ OA shoulder sinistra Ad vitam Ad functionam Ad sanationam : bonam : Dubia ad bonam : Dubia ad bonam

Susp.Hiperurisemia Ad vitam Ad functionam Ad sanationam : Bonam : Dubia ad bonam : Dubia ad bonam

Missing Teeth Ad vitam : Bonam

Ad functionam : Dubia ad bonam Ad sanationam : Bonam

Pseudofaki OD Ad vitam : Bonam Ad functionam : dubia ad bonam Ad sanationam : dubia ad bonam

Kepaniteraan Klinik Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur

26