Anda di halaman 1dari 10

CARA LAIN MEMBERI NOTASI PADA UJI PERBANDINGAN BERGANDA (BNT, BNJ ATAU DUNCAN)

Keunggulan : Ca a : Lebih mudah dipahami dan sederhana Tanpa ada yang terlewatkan dan tidak membingungkan Cukup membandingkan selisih dengan hasil perhitungan (nilai BNT, BNNJ, Duncan) !ekti! untuk perlakuan yang banyak Butuh waktu lebih karena harus menghitung selisih Kelemahan :

BNT DAN BNJ ULANGAN SAMA


"ampir sama dengan cara yang dia#arkan karena dibandingkan satu persatu per perlakuan$ %kan tetapi lebih sederhana tanpa takut terdapat kesalahan ataupun perbandingan yang terlewatkan$ Caranya sebagai berikut & - Langkah ' & Buat tabel sebagaimana c(nt(h (misalkan terdapat ) perlakuan) dan diurutkan darti terkecil ke terbesar atau sebaliknya$ *ata-rata ditulis pada k(l(m menurun dan mendatar sesuai urutan$ C(nt(h & +erlakua n *ata-rata ',,-) B % D C '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12 ',,-) '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12

- Langkah , & 3si masing-masing sel dengan selisih perhitungan yang sudah dilakukan$ Dimana rata-rata yang menurun dikurangkan dengan masing-masing

G. E. Darmono Suparno
115130100111016@mail.ub.ac.id

rata-rata yang mendatar$ 4isalkan k(l(m ', dimana rata-rata mendatarnya ',,-), maka nilai rata-rata yang menurun dikurangi dengan ',,-)$ 4aka &

+erlakua n

*ata-rata ',,-)

',,-)
',,-)',,-) '.,/-',,-) '0,/1',,-) dst

'.,/-

'0,/1

,',1/

,,,12

B % D C

'.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12

5(l(m berikutnya, #uga demikian misalkan k(l(m '.,/- langsung dikurangi dengan '.,/- tanpa perlu dikurangkan dengan ',,-) karena sebelumnya sudah dikurangi, begitu selan#utnya$ 4aka dapat dihasilkan sebagai berikut & +erlakua n *ata-rata ',,-) B % D C '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12 ',,-)
',,-)',,-) '.,/-',,-) '0,/1',,-) ,',1/',,-) ,,,12',,-) '.,/-'.,/'0,/1'.,/,',1/'.,/,,,12'.,/'0,/1'0,/1 ,',1/'0,/1 ,,,12'0,/1 ,',1/,',1/ ,,,12,',,1/ ,,,12-,,,12

'.,/-

'0,/1

,',1/

,,,12

- Langkah

&

"itung

nilai

BNT6BNJ

(khusus

ulangan

sama)

dan selan#utnya dibandingkan dengan selisih

yang didapatkan dengan nilai BNT6BNJ, #ika dibawah nilai BNT6BNJ berarti tidak berbeda nyata, sementara #ika diatas nilai BNT6BNJ berarti berbeda nyata$ 7ntuk selisih yang berada dibawah nilai BNT6BNJ berikan garis disebelah kanannya$ 8emisal nilai BNT)9 : .,-0, maka hasilnya sebagai berikut & +erlakua n *ata-rata ',,-) '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12

G. E. Darmono Suparno
115130100111016@mail.ub.ac.id

',,-) B % D C - Langkah ; '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12

1 ','. ),1) -,,; /,,' 1 .,/, 0,'' -,11 .,'/ ;,'2 1 1,/0 1

& 8etelah diketahui selisih yag berada dibawah nilai BNT6BNJ,

sekarang pemberian n(tasi huru! dari hasil yang didapatkan$ +emberian huru! dapat berurutan ab#ad yaitu dari a, b, atau c dst atau terbalik <, y atau = dst$ +emberian huru! berdasarkan garis disebelah kanan selisih$ >aris yang letaknya tidak se#a#ar berarti n(tasinya berbeda, c(nt(hnya garis pada ',,-) dan '.,/letaknya se#a#ar sehingga n(tasi huru!nya sama karena dianggap sudah diwakili garis didepannya atau dianggap sama (tidak berbeda nyata)$ 8ehingga pada kasus ini kita mempunyai . huru! n(tasi yaitu misalkan a, b dan c$ +erlakua n *ata-rata ',,-) B % D C '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12 ',,-) 1 ','. ),1) -,,; /,,' 1 .,/, 0,'' -,11 .,'/ ;,'2 1 1,/0 1 '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12

8etelah seperti itu, dibaca hasilnya dengan cara melihat nilai rata-rata yang menurun terhadap garis$ Jika rata-rata berada diantara dua garis maka dilihat apakah garisnya berbeda atau tidak, #ika garisnya berbeda maka n(tasi huru!nya akan berbeda$ 4isalkan rata-rata ,',1/, berada pada dua garis b dan c, maka n(tasi untuk ,',1/ yaitu ,',1/ bc, begitu pula yang lainnya$ 8ehingga n(tasi akhirnya sebagai berikut & +erlakua n *ata-rata ',,-) B '.,/',,-) 1 ','. 1 '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12 N(tasi ',,-)a '.,/-a

G. E. Darmono Suparno
115130100111016@mail.ub.ac.id

% D C

'0,/1 ,',1/ ,,,12

),1) -,,; /,,'

.,/, 0,'' -,1-

1 .,'/ ;,'2 1 1,/0 1

'0,/1b ,',1/bc ,,,12c

BNT DAN BNJ ULANGAN !ANG BERBEDA


Dikarenakan ulangan yang berbeda, maka selisih rata-rata yang didapatkan tidak dapat dibandingkan dengan satu nilai BNT6BNJ, tetapi harus disesuaikan dengan #umlah ulangan yang akan dibanndingkan$ 8ebagai c(nt(h, perlakuan % dan D dilakukan sebanyak ) ulangan, sementara , B dan C sebanyak . ulangan, maka selisih tiap ulangan disesuaikan dengan nilai BNT6BNJ dari tiap ulangan tersebut$ Caranya sebagai berikut & - Langkah ' & Buatlah tabel sebagaimana diatas, tetapi tambahkan #umlah ulangan di sebelah k(l(m rata-rata yang menurun dan diatas rata-rata yang mendatar$ C(nt(h & 7langan +erlakua n 7langan . B % D C . ) ) . *atarata ',,-) '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12 . ',,-) . '.,/) '0,/1 ) ,',1/ . ,,,12

- Langkah , & 3si masing-masing sel dengan selisih perhitungan yang sudah dilakukan$ Dimana rata-rata yang menurun dikurangkan dengan masing-masing rata-rata yang mendatar$ 4isalkan k(l(m ', dimana rata-rata mendatarnya ',,-), maka nilai rata-rata yang menurun dikurangi dengan ',,-)$ 4aka &

G. E. Darmono Suparno
115130100111016@mail.ub.ac.id

7langan +erlakua n 7langan . B % D C . ) ) . *atarata ',,-) '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12

. ',,-)
',,-)',,-) '.,/-',,-) '0,/1',,-) ,',1/',,-) ,,,12',,-)

. '.,/-

) '0,/1

) ,',1/

. ,,,12

'.,/-'.,/'0,/1'.,/,',1/'.,/,,,12'.,/'0,/1'0,/1 ,',1/'0,/1 ,,,12'0,/1 ,',1/,',1/ ,,,12,',1/ ,,,12,,,12

- Langkah . & "itung nilai BNT6BNJ dengan rumus BNT6BNJ ulangan berbeda

dimana terdapat n' dan n,,

nilai n' dan n, didapatkan dari ulangan yang akan dibandingkan, semisal perlakuan dengan perlakuan B maka n' dan n, adalah . dan ., begitu seterusnya$ 8ehingga ada didapatkan berapa banyak ?ariasi pembanding, dalam kasus diatas terdapat . macam pembanding yaitu . dengan ., . dengan ) dan ) dengan ), untuk ) dengan . tidak dianggap sebagai macam pembanding karena sama dengan perbandingkan . dengan )$ 4isal dari perhitungan didapatkan BNT)9 sebagai berikut & n' . . ) n, . ) ) BNT)9 ;,02 ;,.' .,/-

- Langkah ; & 8elan#utnya dibandingkan selisih yang sudah didapatkan dengan melihat ulangan masing-masing dari rata-rata yang dibandingkan$ 4isalkan perlakuan dibandingkan dengan perlakuan C, rata-rata ,,,12 dibandingkan dibandingkan dengan nilai BNT)9 n':. dan dengan ',,-) memiliki ulangan yang sama yaitu . dengan ., maka selisih dari perlakuan C dengan perlakuan n,:., sehingga /,,' dibandingkan dengan nilai BNT)9 : ;,02$ %pabila dibawah nilai BNT6BNJ maka dianggap tidak berbeda nyata, sebaliknya #ika diatas nilai

G. E. Darmono Suparno
115130100111016@mail.ub.ac.id

BNT6BNJ dianggap berbeda nyata$ Berilah garis pada kanan selisih #ika tidak berbeda nyata$ 4aka & 7langan +erlakua n 7langan . B % D C . ) ) . *atarata ',,-) '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12 . ',,-) 1 ','. ),1) -,,; /,,' 1 .,/, 0,'' -,11 .,'/ ;,'2 1 1,/0 1 . '.,/) '0,/1 ) ,',1/ . ,,,12

- Langkah ; & +emberian huru! berdasarkan garis disebelah kanan selisih$ >aris yang letaknya tidak se#a#ar berarti n(tasinya berbeda, c(nt(hnya garis pada ',,-) dan '.,/- letaknya tidak se#a#ar sehingga n(tasi huru!nya berbeda karena dianggap berbeda nyata6tidak sama antara ',,-) dan '.,/-$ 8ehingga pada kasus ini kita mempunyai . huru! n(tasi yaitu misalkan a, b dan c$ 7langan +erlakua n 7langan . B % D C . ) ) . *atarata ',,-) '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12 . ',,-) 1 ','. ),1) -,,; /,,' 1 .,/, 0,'' -,11 .,'/ ;,'2 1 1,/0 1 . '.,/) '0,/1 ) ,',1/ . ,,,12

8etelah seperti itu, dibaca hasilnya dengan cara melihat nilai rata-rata yang menurun terhadap garis$ Jika rata-rata berada diantara dua garis maka dilihat apakah garisnya berbeda atau tidak, #ika garisnya berbeda maka n(tasi huru!nya akan berbeda$ 4isalkan rata-rata ,',1/, berada pada dua garis tetapi karena n(tasi garisnya sama, maka n(tasi untuk ,',1/ yaitu ,',1/ c, begitu pula yang lainnya$ 8ehingga n(tasi akhirnya sebagai berikut &
7langan . . ) ) . N(tasi

G. E. Darmono Suparno
115130100111016@mail.ub.ac.id

+erlakua n

7langa n .

*ata-rata ',,-) '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12

',,-) 1 ','. ),1) -,,; /,,'

'.,/-

'0,/1

,',1/

,,,12 ',,-)a

B % D C

. ) ) .

1 .,/, 0,'' -,11 .,'/ ;,'2 1 1,/0 1

'.,/-ab '0,/1bc ,',1/c ,,,12c

DUNCAN
"ampir sama dengan BNJ6BNT ulangan yang berbeda, akan tetapi #ika BNT6BNJ ulangan berbeda selisih masing-masing dibandingkan dengan nilai BNT6BNJ dengan mempertimbangkan ulangan yang dibandingkan$ +ada Duncan, selisih yang didapatkan dibandingkan dengan nilai Duncan yang sudah dihitung, dan nilai Duncan tergantung pada #arak peringkat perlakuan yang kita bandingkan$ Caranya sebagai berikut & - Langkah ' & Buatlah tabel sebagaimana diatas$ C(nt(h & +erlakua n *ata-rata ',,-) B % D C +erlakua n '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12 ',,-) '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12

5arena terdapat ) perlakuan maka #arak peringkatnya yaitu ;, didapatkan dari &

G. E. Darmono Suparno
115130100111016@mail.ub.ac.id

B % D C - Langkah , & 3si masing-masing sel dengan selisih perhitungan yang sudah dilakukan$ Dimana rata-rata yang menurun dikurangkan dengan masing-masing rata-rata yang mendatar$ 4isalkan k(l(m ', dimana rata-rata mendatarnya ',,-), maka nilai rata-rata yang menurun dikurangi dengan ',,-)$ 4aka & +erlakua n *atarata ',,-) B % D C '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12 ',,-)
',,-)',,-) '.,/-',,-) '0,/1',,-) ,',1/',,-) ,,,12',,-) '.,/-'.,/'0,/1'.,/,',1/'.,/,,,12'.,/'0,/1'0,/1 ,',1/'0,/1 ,,,12'0,/1 ,',1/,',1/ ,,,12,',1/ ,,,12,,,12

'.,/-

'0,/1

,',1/

,,,12

- Langkah . & "itung nilai Duncan dengan rumus Duncan D = d , p ,v x

KTG n

dimana terdapat #arak peringkat yaitu ;, maka pada tabel Duncan yang dimulai dari angka , didapatkan nilai Duncan dari angka , sampai dengan angka ) (karena #arak peringkat ;, maka nilai yang diambil yaitu nilai pada tabel ,, ., ; dan ), sehingga misalkan& Tabel , . ; ) Duncan)9 .,1) .,,1 .,,.,.;

- Langkah ; & 8elan#utnya dibandingkan selisih yang sudah didapatkan dengan melihat #arak peringkat dari rata-rata yang dibandingkan$ 4isalkan perlakuan dan B, selisihnya dibandingkan dengan nilai Duncan tabel , yaitu .,1), perlakuan

G. E. Darmono Suparno
115130100111016@mail.ub.ac.id

dengan %, selisihnya dibandingkan dengan nilai Duncan tabel . yaitu .,,1 serta perlakuan B dengan %, selisihnya dibandingkan dengan nilai Duncan tabel ,, dst$ Berilah garis disebelah kanan selisih apabila dibawah nilai Duncan$ 4aka & +erlakua n *atarata ',,-) B % D C '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12 ',,-) 1 ','. ),1) -,,; /,,' 1 .,/, 0,'' -,11 .,'/ ;,'2 1 1,/0 1 '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12

- Langkah ; & +emberian huru! berdasarkan garis disebelah kanan selisih$ >aris yang letaknya tidak se#a#ar berarti n(tasinya berbeda, c(nt(hnya garis pada ',,-) dan '.,/- letaknya se#a#ar sehingga n(tasi huru!nya sama karena dianggap tidak berbeda nyata6sama antara ',,-) dan '.,/-$ 8ehingga pada kasus ini kita mempunyai . huru! n(tasi yaitu misalkan a, b dan c$

+erlakua n

*atarata ',,-)

',,-) 1 ','. ),1) -,,; /,,'

'.,/-

'0,/1

,',1/

,,,12

B % D C

'.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12

1 .,/, 0,'' -,11 .,'/ ;,'2 1 1,/0 1

8etelah seperti itu, dibaca hasilnya dengan cara melihat nilai rata-rata yang menurun terhadap garis$ Jika rata-rata berada diantara dua garis maka dilihat apakah garisnya berbeda atau tidak, #ika garisnya berbeda maka n(tasi huru!nya akan berbeda$ 4isalkan rata-rata ,',1/, berada pada dua garis tetapi pada n(tasi yang berbeda, maka n(tasi untuk ,',1/ yaitu ,',1/ bc, begitu pula yang lainnya$ 8ehingga n(tasi akhirnya sebagai berikut & +erlakua n *atarata ',,-) '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12 N(tasi

G. E. Darmono Suparno
115130100111016@mail.ub.ac.id

',,-) B % D C '.,/'0,/1 ,',1/ ,,,12

1 ','. ),1) -,,; /,,' 1 .,/, 0,'' -,11 .,'/ ;,'2 1 1,/0 1

',,-)a '.,/-a '0,/1b ,',1/bc ,,,12c

Selama" men#$%a %ag& 'ang mau men#$%a Sem$ga %e man(aa" "e u"ama 'ang )e*ul&"an
mengguna)an #a a 'ang *u+ah +&a,a )an

G. E. Darmono Suparno
115130100111016@mail.ub.ac.id