Anda di halaman 1dari 4

TUGAS BEDAH MULUT

Frozen Section Biopsy

OLEH

Kadek Ayu Diana Wati (072/G/12)

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar


2014

FROZEN SECTION BIOPSY

a. Definisi Frozen Section Biopsy


Frozen section biopsy atau potong beku adalah pemeriksaan hitopatologi yang dilakuka pada waktu penderita dioperasi untuk mengetahui ganas tidaknya kelainan atau tumor yang kemudian untuk menettukan terai selanjutnya. Waktu operasi kelainan tumor yang mencurigakan ganas langsung dibawa ke bagian Patologi Anatomi untuk di diagnosa. Proses untuk pemeriksaan Patologi Anatomi dengan memakai gas CO2 diwarnai dengan Hematoxylin-Eosin . Potong beku adalah konsultasi intraoperasi untuk menetapkan diagnose histopatologi yang cepat dari suatu proses patologi. Indikasi lain dari konsultasi special ini termasuk penilaian batas sayatan pembedahan, pembagian jaringan untuk penyelidikan khusus, dan menghasilkan jaringan yang segar atau membeku untuk penelitian . Potong beku merupakan metode penegelolaan jaringan dengan tidak memakai proses dehidrasi, clearing agents, dan pada beberapa kasus tanpa media embedding. Potong beku merupakan teknik pemeriksaan histology, tetapi kemudian digunakan untuk melihat substansi jaringan dan untuk mendiagnosa penyakit pada biopsy jaringan pada kasus-kasus darurat. Prosedur standar dapat menimbulkan efek yang menganggu dalam melihat unsure-unsur jaringan yang diperiksa ( Bancroft & Cook, 1994). Peningkatan teknik potong beku belakangan ini menghasilkan perkembangan yang cepat pada bidang histokimia dan imunohistokimia. Teknik potong beku adalah prosedur laboratorium patologi untuk melakukan secara cepat analisa mikroskopik spesimen. Biasanya digunakan paling sering pada pembedahan onkologi. Nama teknis dari prosedur ini adalah cryosection. Konsultasi intraoperasi adalah nama yang diberikan untuk semua intervensi oleh ahli patologi, yang termasuk bukan hanya potong beku tetapi juga evaluasi gross dari spesimen, pemeriksaan sitologi pada bahan pemeriksaan ( seperti imprint ), teknik patologi molekuler, dan flow cytometri. Laporan yang diberikan oleh ahli patologi biasanya terbatas pada diagnosis jinak atau ganas, dan komunikasi kepada ahli melalui intercom. Instrumen kunci untuk cryosection adalah cryostat, yang secara esensil adalah mikrotom di dalam pesawat pembeku. Specimen diletakkan pada gamit metal dan dilakukan secara cepat pada suhu sekitar -200 C. Pada suhu ini, semua jaringan akan mengeras. Selanjuttnya dipotong beku dengan mikrotom yang merupakan bagian cryostat. Potongan itu diletakkan pada slide kaca dan diwarnai dengan hematoxylin dan eosin. Persiapan sampel sangat cepat dibandingkan teknik histologi tradisional ( sekitar 10 menit ), tetapi kualitas teknik ini lebih rendah.

b. Indikasi Frozen Section Biopsy


Indikasi penggunaan utama dari prosedur potong beku adalah pemeriksaan jaringan ketika pembedahan sedang berlangsung. Hal ini mungkin karena berbagai alasan yaitu 1. Jika tumor kelihatannya sudah mengalami metastase, sampel dari dugaan metastase dikirim untuk cryosection untuk menegaskan identitasnya. Ini akan membantu ahli bedah memutuskan apakah ada perlunya melanjutkan operasi 2. Jika tumor telah direseksi tetapi tidak jelas apakah batas sayatan sudah bebas tumor, konsultasi intraoperasi diminta untuk menilai kebutuhan untuk melanjutkan reseksi sampai batas bersih 3. Jika pembedahan eksplorai, pemeriksaan cepat dari lesi mungkin dapat menolong identifikasi penyebab dari gejala pasien. Penting dicatat, ahli patologi sangat terbatas oleh kualitas teknik potong beku. Diagnosis akhir sangat jarang ditegakkan secara intraoperasi. 4. Dalam prosedur sentinel node , node sentinel yang mengandung jaringan tumor meminta lebih lanjut diseksi kelenjar getah bening, sedangkan node jinak akan menghindari prosedur tersebut. 5. Jarang, cryosection digunakan untuk mendeteksi keberadaan zat hilang dalam teknik histologi tradisional, misalnya lipid. Mereka juga dapat digunakan untuk mendeteksi beberapa antigen disembunyikan oleh formalin. 6. Cryostat ini tersedia dalam perangkat portabel kecil dengan berat kurang dari 80 (36 kg), ke perangkat stasioner besar 500 (230 kg) atau lebih. Seluruh laboratorium histologis dapat dilakukan dalam satu kotak portable, membuat bagian beku histologi alat mungkin dalam kedokteran primitif. Potong beku memiliki banyak aplikasi yang dapat digunakan dalam pemeriksaan rutin histopatologi, antara lain : 1. Produksi cepat dari potongan untuk diagnosis segera eperti diagnose keganasan intraoperasi 2. Digunakan pada diagnostik dan penelitian enzim histokimia, dimana enzim bersifat labil 3. Digunakan pada metode immunofluorescent 4. Digunakan pada metode immunohistokimia 5. Digunakan pada diagnostik dan penelitian non-enzim histokimia, misalnya lemak dan karbohidrat 6. Digunakan pada beberapa metode di dalam neuropatologi

c. Keuntungan Frozen Section Biopsy


1. Keuntungan pemeriksaan dengan teknik potong beku adalah bahwa diagnosa dapat ditegakkan dalam waktu cukup cepat. 2.