Anda di halaman 1dari 12

MATA KULIAH PRASARANA WILAYAH DAN KOTA I (PW 09-1303)

FASILITAS SOSIAL INFRASTRUKTUR KEBUDAYAAN DAN REKREASI 6


Oleh : Dr.Ir.Rimadewi Supriharjo,MIP

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota FTSP-ITS


1

BUDAYA DAN KEBUDAYAAN


Segala sesuatu yang merupakan hasil cipta, rasa dan karsa manusia Adat istiadat yang berkaitan dengan tradisi atau kebiasaan lama/turun temurun Berkaitan dengan kesenian dan karya seni Dapat berupa Simbol-simbol yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dan b d t i dengan beradaptasi d lingkungan li k Budaya dan kebudayaan selalu berkembang sesuai dengan g perubahan p jaman j Merupakan segala sesuatu yang baik, dari kaca mata etika-moral dan perilaku.
2

REKREASI
Rekreasi adalah pemanfaatan waktu luang untuk istirahat, santai, bersenang-senang, yang intinya untuk mengembalikan lagi kreasi atau semangat (re-creation) Rekkreasi berfungsi untuk mengembalikan dan meningkatkan kesegaran dan kesehatan jasmani dan rohani akibat dari rutinitas Rekreasi adalah bagian dari sektor pariwisata (luas) yang ditinjau dari sudut pandang yang lebih kecil Menurut Peraturan Mendagri no 1 th 2007, rekreasi dibagi menjadi 2, yaitu :
Rekreasi Aktif : adalah bentuk pengisian waktu senggang yang ditunjukan dengan adanya kegiatan fisik dan partisipasi langsung dari kegiatan terseb tersebut t (olah raga raga, permainan permainan, dls) Rekreasi Pasif: adalah bentuk pengisian waktu senggang yang bersifat tenang-rileks, yang biasanya digunakan untuk stimulasi mental dan emosional. Tidak beruba kegiatan yang dominan menguras tenaga(fisik), misalnya : menonton, mendengarkan musik, dlsj.

HUBUNGAN KEBUDAYAAN DAN REKREASI


Kegiatan budaya merupakan bagian dari kegiatan rekreasi Banyak kegiatan budaya yang digunakan sebagai obyek rekreasi Kegiatan budaya dapat difungsikan dalam kegiatan rekreasi pasif maupun rekreasi aktif Kegiatan rekreasi dapat dibagi dalam kegiatan dengan menggunakan alam sebagai wadahnya dan menggunakan bangunan (built environment). Kegiatanan g budaya y / kebudayaan y j juga g dapat p diwadahi dengan menggunakan alam dan lingkungan terbangun sebagai wadahnya Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan rekreasi adalah kegiatan yang dapat berfungsi untuk membangun 4 budaya dan kebudayaan dan sebaliknya.

FASILITAS KEBUDAYAAN DAN REKREASI


Fasilitas kebudayaan dan rekreasi adalah fasilitas yang di dipergunakan k untuk t k menampung kegiatan k i t budaya b d daerah setempat maupun budaya2 lain dan fasilitas hiburan y yang g bersifat p pula sebagai g sarana rekreasi di kota Jenis fasilitas ini bergantung dari karakteristik penduduk sepert: Gaya hidup Latar belakang budaya Kondisi sosial ekonomi Tingkat g pendidikan
5

FUNGSI SARANA REKREASI DALAM KEHIDUPAN PERKOTAAN Sebagai salah satu sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh kehidupan perkotaan perkotaan, maka fungsinya : Tempat untuk beristirahat dan santai Tempat untuk bersosialisasi Tempat untuk mengembangkan personality atau menyalurkan bakat Tempat untuk menunjukkan gaya hidup/life style Tempat untuk menambah pengetahuan informal Indikator I dik t yang menjadi j di d dasar :
Sumber tumbuhnya budaya Area yang berpotensi sebagai daerah rekreasi Ketersediaan lahan
6

Aktifitas dapat bersifat temporer/insidentil maka tidak perlu penjenjangan penjenjangan, namun bisa pula tetap Hal yang diperhatikan adalah : Jenis : Fasilitas Kebudayaan dan Rekreasi
Penentuan jenis fasilitas diperlukan agar tidak terjadi duplikasi fungsi dari masing2 jenis budaya budaya. Indikator : Pengaruh Etnis yang dominan Pengaruh Agama yang berkaitan dengan budaya Pengaruh Sejarah ataupun peninggalan yang berupa artefact atau kegiatan P Pengaruh h adat d ti istiadat ti d t d dan perilaku il k Pengaruh soaial -ekonomi

Jumlah Fasilitas Kebudayaan dan Rekreasi


Ditentukan berdasar tingkat kebutuhan penduduk/ masyarakat atau pengguna jasa yang dikaitkan dengan kapasitas/ daya tampung tiap jenis fasilitas. Indikator : F k Frekwensi i yang dib dibutuhkan t hk masyarakat k t Jenis2 budaya yang tumbuh di kawasan / kota tsb Jumlah Penggemar berdasarkan empiri Lokasi2 yang berdekatan dengan sumber budaya, atau sumber kebutuhan rekreasi dari masyarakat setempat

Besaran Fasilitas Kebudayaan dan Rekreasi B k it dengan Berkaitan d k kapasitas/ it / daya d t tampung optimal ti l dari fasilitas tersebut. Indikator: Diperlukan penelitian induktif untuk menentukan besaran. Yang artinya dilihat dari fakta lapangan yang mendasar, yang sering terjadi dan yang dituntut Melihat skala pertunjukan atau kegiatan yang akan dit ditampilkan ilk ( l lokal-regional-nasional) k l i l i l) Melihat kebutuhan waktu yang diperlukuna dalam setiap pertunjukan/atraksi/ kegiatan Melihat jenis budaya atau rekreasi yang akan ditampilkan
9

Distribusi Fasilitas Kebudayaan y dan Rekreasi Disesuaikan dengan distribusi fasilitas perkotaan yang lain dengan mempertimbangkan aspek besaran f ilit yang t fasilitas telah l h dib dibahas h di diatas. t Indikator : Sumber tumbuhnya Budaya Area2 yang berpotensi sebagai daerah rekreasi Ada keterkaitan erat antara kegiatan g budaya y dan kegiatan rekreasi dari sifat2 kegiatannya Peran Pemerintah ( Dinas Pariwisata) daerah dalam mendukung kegiatan tersebut Ketersediaan lahan

10

Kota kota yang mempunyai potensi budaya yang digunakan untuk rekreasi
Kota-kota yang mempunyai sejarah budaya dan berpotensi p untuk rekreasi:
Jogjakarta, Surakarta, Cirebon, dlsj

Kota-kota yang menggali potensi budaya dari kegiatan religinya: g y


Bali, Makasar, Papua, dlsj.

Kota-kota yang mempunyai potensi alam yang g untuk kegiatan g budaya/rekreasi: y digunakan
Malang, Batu, Lamongan,Tuban

Kota-kota yang berkembang pesat dari sisi budaya teknologi dan informasi:
Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, dlsj

Kota- kota Pesisir:


Sampang, Pekalongan,Cirebon,
11

CONTOH FASILITAS BUDAYA DAN REKREASI YANG ADA DI KOTA Jakarta : Taman Ismail Marjuki, j , Taman Seni Ancol, Kawasan IKJ,Kawasan Cagar Budaya, Museum, dlsj Yogyakarta Y k : Kraton, K B Benteng Vredenburg, V d b Taman sari, Sanggar-sangar seni dan budaya Surabaya : Taman Budaya Budaya, THR THR-Srimulat, Srimulat Kawasan Cagar Budaya, Kawasan Ampel, Balai Pemuda, Sanggar-sanggar seni, dlsj. Solo: Kraton Mangkunegaran, Alun-alun,dlsj Bali: banyak sekali.
12