Anda di halaman 1dari 113

Autobiografi: Aku Sehelai Baju

Aku dilahirkan di sebuah butik terkenal di ibu kota. Selepas dilahirkan, aku dipakaikan pada sebuah patung dan diletakkan di dalam cermin. Tanda harga yang terlekat di badanku menunjukkan RM 350.00. Setelah lima hari berada di situ, aku telah dibeli oleh seorang gadis bernama Linda. Linda memakaiku pada majlis hari jadinya. Sebaik sahaja kawan-kawan Linda melihat diriku, mereka semua memuji kecantikan yang aku miliki. Selang beberapa bulan, Linda ingin memakaiku sekali lagi. Apabila melihat badanku berkedut, dia mengambil seterika lalu menggosokku. Ketika badanku diseterika, telefon berdering. Linda berlari meninggalkan aku sehingga terlupa untuk menutup suis seterika. Badanku mula terasa panas. Aku cuba menahan keperitan tetapi akhirnya aku hanya mampu menangis kerana terlampau sakit. Lama-kelamaan sebahagian badanku terbakar. Apabila terhidu bau badanku terbakar, Linda tergesa -gesa mendapatkanku. Namun sudah terlambat kerana aku sebahagian badanku telahpun hangus. Kini aku hanya menjadi penghuni setia almari usang.

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________

Autobiografi: Aku Sebuah Basikal

Aku berasal dari "Negara Matahari Terbit". Aku dibuat di sebuah kilang di negara maju itu. Badanku terdiri daripada besi, getah, kaca dan plastik. Setelah siap dipasang, aku digelar basikal. Aku dan kawan-kawanku yang lain ditempatkan di sebuah bilik di kilang itu sementara menunggu untuk dipasarkan. Aku berasa sungguh gembira kerana ramai kawankawan memuji kecantikanku. Tidak lama kemudian, aku dan kawan-kawanku dihantar ke sebuah pelabuhan untuk menaiki sebuah kapal dagang. Aku berasa sungguh seronok apabila mendapati kami akan dihantar ke Malaysia. Melalui perbualan beberapa orang kelasi kapal itu, aku dengar ramai kanak-kanak di Malaysia ingin memiliki kami. Aku semakin bangga. Nasib kami sungguh malang. Tanpa disangka kapal yang kami naiki karam setelah dipukul ombak besar. Aku dan kawan-kawanku tenggelam ke dasar laut. Setahun kemudian, aku dijumpai oleh seorang penyelam. Waktu itu badanku sudah berkarat. Penyelam itu membawa aku dan kawan-kawanku naik ke daratan. Akhirnya kami dihantar ke kilang kitar semula. Aku berasa sungguh kesal kerana telah menjadi bahan terbuang sebelum sempat mencurahkan baktiku kepada orang Malaysia. Bagaimanapun, itu tidak penting kerana aku yakin semuanya adalah ketentuan Tuhan.
Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ____________________________________________________________________________________

Berita: Anugerah Pelajar Cemerlang

Andaikan anda pemberita akhbar tempatan. Anda perlu membuat liputan tentang Anugerah Pelajar Cemerlang Peringkat Negeri 2011. Tuliskan berita tersebut PAHANG, 16 NOVEMBER-Hasif Zakwan bin Mohd Hamidi, 12 tahun, telah terpilih sebagai Pelajar Cemerlang Peringkat Negeri Pahang Darul Makmur bagi Tahun 2011. Penghargaan ini telah disampaikan oleh Menteri Besar Pahang, Dato` Adnan bin Yaacob. Penyampaian anugerah ini berlangsung di Dewan Besar Muazham Shah, Kuantan, Pahang bersempena sambutan Hari Kanak-kanak Sedunia. Hasif Zakwan bin Mohd Hamidi ialah murid Tahun 6, Sekolah Kebangsaan Kebangsaan Seri Tualang, Temerloh, 2011. Beliau telah memperolehi 5A dalam peperiksaan UPSR yang lalu dan merupakan seorang yang rajin belajar serta sering mendapat keputusan yang cemerlang dalam pelbagai bidang yang diceburinya. Hasif Zakwan bin Mohd Hamidi merupakan seorang murid yang cergas dalam bidang sukan. Beliau telah mewakili negari Pahang dalam Pasukan Bola Sepak Sekolah Rendah, 2011. Beliau juga telah menjadi johan dalam acara lompat jauh dan lompat tinggi di peringkat negeri Pahang. Di sekolah, Hasif Zakwan bin Mohd Hamidi ialah Ketua Pengawas dan Ketua Pasukan Pengakap. Beliau juga memegang jawatan penting dalam beberapa persatuan di sekolahnya seperti Pengerusi Persatuan Bahasa Melayu, Setiausaha Persatuan Bahasa Inggeris dan Bendahari Persatuan Metametik. Beliau menyatakan perasaan gembira dan bersyukur atas anugerah ini. Beliau menasihatkan kepada rakan-rakan yang ingin berjaya agar membuat sesuatu itu dengan penuh komitmen, tidak mudah putus asa dan tekun. Beliau mengucapkan terima kasih kepada ibu-bapa, guru-guru dan rakan-rakan atas dorongan dan semangat yang diberikan.
Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________

Berita: Tokoh Murid Sekolah Rendah Peringkat Daerah Temerloh 2011 TEMERLOH, 25 OKTOBER 2011-Nor Fatini binti Adam iaitu murid Tahun Enam Sekolah Kebangsaan Seri Tualang tahun 2011 telah terpilih sebagai Tokoh Murid Sekolah Rendah Peringkat Daerah Temerloh pada tahun 2011. Beliau terpilih kerana kecemerlangan dalam pelbagai bidang. Nor Fatini binti Adam ialah salah seorang pelajar Sekolah Kebangsaan Seri Tualang yang telah mendapat 5A dalam peperiksaan UPSR pada tahun 2011. Sebelum itu, beliau telah mendapat tempat pertama dalam setiap peperiksaan kelas sejak beliau belajar di Tahun Satu lagi. Keupayaannya mengekalkan kecemerlangan dalam akademik hingga ke Tahun 6 membuktikan beliau seorang pelajar yang berkebolehan tinggi. Nor Fatini binti Adam juga sangat aktif dalam kegiatan ko-kurikulum. Beliau dipilih menjadi Ketua Pandu Puteri dan Setiausaha Pesatuan Matematik di sekolah beliau pada tahun 2011. Menurut rakan-rakan, beliau seorang yang mempunyai kesungguhan dan kewibawaan dalam menjalankan sesuatu aktiviti yang dirancang oleh kelab. Kejayaan terbesar Persatuan Pandu Puteri Sekolah Kebangsaan Seri Tualang adalah apabila terpilih sebagai wakil negeri ke Jambori Pandu Puteri Kebangsaan. Nor Fatini binti Adam juga telah mewakili sekolah dalam kegiatan sukan dan olahraga. Beliau merupakan ayam tambatan dalam pasukan bola baling, bola jaring dan hoki perempuan. Oleh sebab itu, beliau diberi kepercayaan untuk mengetuai pasukan-pasukan tersebut. Pasukan yang beliau ketuai telah menempa banyak kejayaan seperti johan bola baling peringkat Daerah Temerloh, naib johan bola jaring peringkat Daerah Temerloh dan tempat ke-3 bagi kejohanan hoki peringkat negeri Pahang. Selain itu Nor Fatini binti Adam telah memasuki pertandingan bercerita dalam Bahasa Inggeris dan pertandingan syarahan dalam Bahasa Melayu. Beliau bejaya menjadi johan peringkat daerah dalam kedua-dua pertandingan tersebut. Oleh itu, memang tidak boleh dinafikan lagi ketokohan beliau dalam pelbagai bidang yang diceburi hingga mengangkat beliau sebagai Tokoh Murid Daerah Temerloh bagi tahun 2011. Menurut Nor Fatini kejayaan yang diperolehnya adalah hasil dorongan dan bimbingan guruguru, ibu bapa dan rakan-rakan. Beliau mengucapkan berbanyak terima kasih atas sokongan dan bimbingan mereka selama ini.
Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Berita: Banjir

PAHANG, 16 NOVEMBER 2009 - Kampung Bangau Parit telah dilanda banjir. Tiga hari sebelum kejadian, hujan turun mencurah-curah di kebanyakan kawasan di daerah Temerloh. Penduduk kampung tersebut tidak menduga kampung mereka akan dilanda banjir kerana jarang sekali banjir berlaku di kampung mereka. Oleh itu, ramai yang tidak bersedia bagi menghadapi keadaan tersebut. Setelah air naik ke paras yang berbahaya, pihak penyelamat mengarahkan penduduk kampung mengemaskan barang-barang penting dan berharga untuk berpindah ke tempat yang selamat. Kanakkanak pula dilarang bermain air banjir yang hampir mencecah lantai di kebanyakan rumah penduduk kampung. Banjir berpunca apabila air Sungai Pahang telah melimpah lalu menenggelami beberapa tempat di kampung tersebut. Penduduk kampung telah dipindahkan oleh pasukan penyelamat dengan motorbot dan ditempatkan di Dewan Serbaguna Datuk Harun sehingga banjir surut. Penduduk kampung dijangka akan mengalami kerugian besar kerana banyak tanaman dan haiwan ternakan mereka mati. Namun begitu, penduduk kampung bersyukur kerana setakat ini tiada kes kehilangan nyawa dilaporkan. Ketua kampung, Encik Anuar bin Abu Hassan memberitahu bahawa pihak kerajaan negeri akan menyumbangkan sedikit bantuan kewangan bagi meringankan beban penduduk kampung yang terlibat. Selain itu, penduduk kampung juga dinasihatkan supaya sentiasa bersedia dan berwaspada bagi menghadapi situasi banjir.

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Berita: Kempen Mengindahkan Kawasan Sekolah Sekolah kamu telah menganjurkan Kempen Mengindahkan Kawasan Sekolah. Tuliskan berita tentang kempen tersebut.

TEMERLOH, 14 JULAI - Sekolah Kebangsaan Seri Tualang telah mengadakan Kempen Mengindahkan Kawasan Sekolah. Tujuan kempen ini diadakan adalah untuk memastikan kawasan sekolah sentiasa cantik, menarik dan indah. Guru Besar iaitu Encik Awang Satip bin Mat Salleh menyatakan bahawa kempen ini merupakan aktiviti tahunan sekolah. Kempen ini melibatkan semua warga dan masyarakat setempat. Kempen itu dimulakan tepat pada pukul 8.00 pagi dengan aktiviti gotong-royong membersihkan persekitaran sekolah. Antara aktiviti yang dijalankan semasa gotong-royong ini ialah menanam pokokpokok bunga, membina taman sains, membersihkan longkang-longkang dan menebas semak-samun. Para ibu bapa diminta membawa sendiri peralatan yang bersesuaian seperti cangkul, parang, dan sabit untuk aktiviti tersebut. Murid-murid dan guru-guru pula diminta membawa sebatang pokok bunga setiap seorang untuk ditanam di perkarangan sekolah. Kaum ibu turut membantu mereka membaja dan menyiram pokok-pokok bunga yang telah ditanam. Selain itu sebuah taman sains telah berjaya diwujudkan melalui kempen ini. Selain ditanam dengan pelbagai jenis pokok herba dan sayur-sayuran, di tengah-tengahnya juga dibuat sebuah kolam untuk memelihara pelbagai jenis haiwan seperti ikan dan kura-kura. Hampir 100 orang ibu bapa yang menyertai kempen ini. Sebelum kempen ini berakhir, satu jamuan makan tengah hari telah diadakan di kantin sekolah. Pihak sekolah berasa bangga atas kerjasama yang ditunjukkan oleh masyaarakat setempat dan warga sekolah. Mereka mengharapkan Sekolah Kebangsaan Seri Tualang sentiasa bersih, cantik, dan ceria.
Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________

Biografi: Kehidupan Seorang Nelayan Kecil-kecilan Pak cik Karim seorang nelayan kecil-kecilan. Dia menjadi nelayan semenjak berumur 13 tahun lagi. Kebiasaannya, Pak cik Karim akan turun ke laut kira-kira pukul 12.00 malam dengan menaiki sebuah bot gentian kaca yang berenjin. Dia memandu botnya dengan berhati-hati menuju ke tempat bubunya dipasang. Setibanya di tempat tersebut, Pak cik Karim segera menarik tali-tali yang mengikat bubu-bubunya dengan sepenuh tenaga. Bubu-bubunya itu sangat berat, apatah lagi jika penuh berisi setelah sehari dibiarkan terendam di dalam laut. Semasa itu juga, matanya sentiasa memerhati kandungan bubunya kerana bimbang jika terdapat ular atau haiwan yang berbisa di dalamnya. Setelah bubu berjaya dinaikkan, Pak cik Karim akan membuka pintu kecil di bubu itu untuk melepaskan semua hasil tangkapannya di perut bot sebelum bubu tu di campak semula ke dalam laut. Selepas itu, proses memilih hasil tangkapan pula dimulakan. Dia melakukannya dengan berhati-hati untuk mengelakkan terkena sengatan ikan sembilang dan sebagainya. Ini pernah dialaminya dahulu menyebabkan hampir seminggu dia tidak dapat turun ke laut . Selepas semuanya selesai, pak cik Karim melabuhkan pula pukat yang panjangnya dalam 200 meter. Kemudian, dia mengikat botnya pada kayu pancang pukat untuk berehat sambil menjamah bekalan atau tidur sehinggalah sampai masa pukatnya ditarik semula. Kira-kira pukul 5.00 pagi, Pak cik Karim bangun untuk menarik pukat dan memungut ikan-ikan yang terjerat di pukatnya . Hampir setengah jam kemudian, kerja-kerja memungut itu pun selesai. Pak cik Karim segera pulang ke jeti untuk sembahyang Subuh dan menjual hasil tangkapannya kepada peraih. Begitulah kehidupan Pak cik Karim seharian sebagai seorang nelayan kecil-kecilan. Kerjanya ini sangat mulia kerana telah menyumbangkan hasil laut kepada kita semua. Tidak semua orang mampu melakukan kerja seperti ini. Oleh itu, hargailah serta bersyukurlah dengan hasil laut yang kita nikmati.
Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________

Biografi: Penoreh Getah

Pada cuti semester yang lalu, anda telah tinggal bersama-sama pakcik anda. Pakcik anda itu penoreh getah. Ceritakan kehidupan seharian pakcik anda itu dalam bentuk karangan. Pakcik saya seorang penoreh getah. Kebun getahnya terletak tidak berapa jauh dari rumahnya. Setiap pagi, sebaik sahaja selesai menunaikan sembahyang Subuh, dia akan segera ke kebun getahnya dengan menunggang sebuah basikal. Sebelum menoreh, pakcik saya akan memakai topi yang berlampu suluh kerana keadaan waktu itu masih gelap. Dia menoreh dengan sebilah pisau getah yang sentiasa diasah tajam supaya kerjanya dapat dilakukan dengar lancar serta lebih banyak susu getah dapat dihasilkan. Kerja-kerja menoreh itu selesai kira-kira pukul 10.00 pagi. Sebelum pulang ke rumah, pakcik saya akan memastikan kebunnya berkeadaan baik. Jika perlu, dia akan menebas dan sebagainya dahulu sebelum pulang ke rumah. Kira-kira seminggu menoreh, pakcik saya akan menjual hasil kebunnya. Dia akan membawa guni atau baldi untuk mengutip getah skrap yang berlonggok di pangkal pokok-pokok getah, sebelum dikumpulkan di satu tempat sementara menunggu lori pembeli getah tiba. Hasil daripada jualan getahnya itu, dapatlah pakcik saya menanggung perbelanjaan keluarganya. Selain menoreh getah, pakcik saya juga ada menanam sayur dan menternak kambing sebagai pendapatan sampingan. Saya sungguh bangga melihat kerajinan pakcik saya mencari nafkahnya seisi keluarga.
Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Sekolah kamu telah mengadakan sambutan Hari Guru. Tulis catatan tentang sambutan Hari Guru tersebut.

RABU, 16 MEI 2012 7.30 pagi Semua guru dan murid berkumpul di dewan sekolah untuk meraikan majlis sambutan Hari Guru 2012. Lagu Negaraku, lagu negeri dan lagu rasmi sekolah dinyanyikan sebelum bacaan Ikrar oleh Mohd Rafiq bin Sabaruddin, selaku Ketua Pengawas. Kemudian, bacaan doa dibacakan oleh Ustaz Azril. 7.40 pagi Acara dimulakan dengan ucapan GPK 1 iaitu Pn. Hajah Puspa Dewi, sebelum beliau membacakan perutusan Ketua Pengarah Pelajaran Malaysia. Kemudian Tuan Guru Besar, En. Awang Satip bin Md. Salleh menyampaikan ucapan dan seterusnya membacakan perutusan Yang Berhormat Menteri Pelajaran. 8.40 pagi Semua guru dan murid berkumpul di padang sekolah untuk acara sukaneka. Guru dan murid dibahagikan kepada beberapa kumpulan tetapi tidak semua murid terlibat, sebaliknya mereka hanya menjadi penonton. Seterusnya, sukaneka dijalankan dengan beberapa acara yang menarik. Aktiviti berjalan lancar dan semua kelihatan gembira dan mengambil bahagian. 10.00 pagi Majlis berhenti rehat. Murid-murid dan para guru menikmati ais krim dan pelbagai jenis kuih-muih yang disediakan di kantin sekolah. 10.40 pagi Acara persembahan diadakan di dewan sekolah. Beberapa orang murid dan guru mengambil bahagian dalam acara nyanyian dan lakonan. Setiap persembahan mendapat tepukan gemuruh daripada semua murid. 12.00 tengah hari Upacara penyampaian hadiah bagi acara sukaneka . Kumpulan 5 telah menjadi johan bagi keseluruhan acara. Hadiah-hadiah telah disampaikan oleh Yang Dipertua PIBG, Encik Abu Kasim bin Kamat. 12.40 tengah hari Murid yang berminat beratur untuk menyampaikan hadiah masing-masing kepada guru-guru mereka. Kemudian, semua murid beratur untuk bersalaman dengan para guru secara bergilir-gilir. 01.10 tengah hari Semua murid dibenarkan balik . Para guru diraikan pula dalam satu jamuan makan tengah hari sempena Hari Guru.

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Andaikan bahawa anda setiausaha sesuatu persatuan di sekolah anda. Anda dikehendaki menyediakan laporan tentang kegiatan-kegiatan yang telah dijalankan oleh persatuan tersebut. Sediakan laporan itu selengkapnya.

Laporan Kegiatan Persatuan Matematik Dan Sains Sekolah Kebangsaan Seri Tualang

Persatuan Matematik dan Sains Sekolah Kebangsaan Seri Tualang dibentuk pada tahun 1999. Anggota anggota persatuan ini berjumlah 56 orang. Mereka terdiri daripada pelajar Tahun Tiga hingga Tahun Enam. Persatuan ini dibentuk untuk membantu meningkatkan pencapaian pelajar dalam mata pelajaran Sains dan Matematik serta memudahkan pelajar bertukar-tukar pendapat tentang pelajaran ini. Sepanjang tahun 2011, persatuan ini telah menjalankan beberapa kegiatan sama ada berbentuk akademik mahupun bukan akademik. Kegiatan pertama yang kami jalankan ialah "Peraduan Menulis Cerpen Fiksyen Sains". Sambutan yang diberikan terhadap peraduan ini adalah sangat menggalakkan. Peraduan ini dimenangi oleh Hasif Zakwan bin Mohd Hamidi, pelajar Tahun Enam Amanah. Kami juga menganjurkan ceramah tentang Sains dan Matematik. Ceramah ini disampaikan oleh salah seorang guru pakar Matematik dan Sains daerah Temerloh iaitu Cikgu Azhar Muhammad dari SK Penderas. Selain itu, kami turut mengadakan gotong-royong membersihkan kawasan sekolah. Kami memperindahkan kawasan Taman Sains SKST dengan menanam berbagai jenis bunga dan menamakan pohon-pohon tersebut mengikut istilah sains. Pada 25 September 2011, kami telah mengadakan lawatan ke Taman Herba di Pusat Sains Negara, Kuala Lumpur. Taman ini mempunyai lebih dari 90 spesis tumbuhan herba yang ada antaranya amat sukar ditemui. Sebagai hasil lawatan ini, kami banyak memperolehi pengetahuan tentang penyelidikan tumbuhan herba dalam bidang perubatan. Pada keseluruhannya, kami berpuas hati dengan kegiatan-kegiatan yang kami jalankan. Kami juga berterima kasih kepada guru penasihat, Cikgu Mohd Hamidi yang banyak memberikan bimbingan kepada kami. Disediakan oleh, Hasif___ (HASIF ZAKWAN BIN MOHD HAMIDI) Setiausaha Persatuan Matematik dan Sains Sekolah Kebangsaan Seri Tualang, Temerloh, Pahang. 25 Oktober 2011

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Laporan: Sambutan Hari Kemerdekaan Kali Ke-47

Laporan: Sambutan Hari Kemerdekaan Kali Ke-47

Setiap tahun negara kita akan mengadakan sambutan hari kemerdekaan negara bagi mengingati detik bersejarah yang amat berharga kepada semua rakyat Malaysia. Pada tahun ini iaitu tahun 2004, sambutan Hari Kemerdekaan Negera bertempat di Kuantan, Pahang. Sambutan tersebut diadakan pada tarikh 31 Ogos, bersempena hari kemerdekaan negera. Ramai yang datang terdiri daripada pelbagai bangsa dan agama untuk meraikan hari yang bersejarah tersebut. Tujuan sambutan ini diadakan adalah untuk menanam perasaan cinta rakyat Malaysia terhadap Negara. Kemerdekaan daripada penjajahan bukanlah sesuatu yang mudah kerana ramai pahlawan terpaksa berkorban harta dan nyawa bagi memastikan negara terlepas daripada belengu penjajahan yang menyeksakan. Oleh itu sewajarnyalah kita berganding bahu agar negara kita terus maju, aman dan harmoni. Pada tahun ini saya amat gembira kerana pertama kali berpeluang menyaksikan sendiri sambutan itu di Kuantan. Sambutan itu bermula tepat pada pukul 8.00 pagi dengan upacara menaikkan bendera Jalur Gemilang. Serentak dengan upacara tersebut, semua hadirin berdiri tegak dan menyanyi lagu 'Negaraku' dengan penuh bersemangat. Apatah lagi apabila nyanyian keramat itu disemarakkan dengan alunan muzik yang dimainkan oleh sebuah pasukan pancaragam. Kemudian, hadirin menyanyikan beberapa lagu patriotik antaranya ialah lagu 'Malaysia Jaya', 'Malaysia Maju', dan 'Keranamu Malaysia'. Menarik sekali melihat mereka menyanyikan lagu-lagu tersebut sambil mengibarkan bendera Jalur Gemilang.

Selepas itu perbarisan lintas hormat telah diadakan pada pukul 9.00 pagi oleh murid-murid sekolah, kaki tangan kerajaan, pihak swasta dan lain-lain lagi. Upacara perbarisan ini bertambah menarik dengan munculnya kenderaan-kenseraan pasukan keselamatan negara kita seperti bomba, polis dan tentera serta pelbagai kenderaan yang dihias cantik dengan Bendera Jalur Gemilang dan sebagainya. Semua peserta perbarisan mengibarkan bendera Jalur Gemilang semasa perbarisan tersebut. Lebih menarik lagi apabila serentak dengan upacara tersebut, penerbangan lintas hormat oleh beberapa buah helikopter dan jet pejuang negara kita turut diadakan.

Pada pukul 11.00 pagi, upacara penutup telah diadakan. Saya berasa amat bertuah kerana pada tahun ini saya berpeluang menghadiri Sambutan hari Kemerdekaan yang sungguh meriah. Saya berharap agar sambutan Hari Kemerdekaan akan diadakan dengan lebih meriah lagi pada tahun hadapan. "Saya berasa bangga menjadi Warga Negara Malaysia".

Laporan desediakan oleh,

6 September 2004

.................................. (NUR SYHIRAH BINTI ABU BAKAR)

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________ Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Laporan: Lawatan Sambil Belajar Ke Kilang Sabun

Andaikan bahawa anda setiausaha sesuatu persatuan di sekolah anda. Anda dikehendaki menyediakan laporan tentang lawatan ke sebuah kilang yang telah dijalankan oleh persatuan tersebut. Sediakan laporan itu selengkapnya.

Laporan Lawatan Sambil Belajar Ke Kilang Sabun

Pada 23 Januari 2010, Persatuan Kemahiran Hidup Sekolah Kebangsaan Merapoh telah mengadakan lawatan sambil belajar ke sebuah kilang sabun di Kuala Lumpur. 30 orang ahli persatuan dan 3 orang guru pengiring terlibat dalam rombongan tersebut. Tujuan lawatan ini adalah untuk mendedahkan para pelajar tentang proses membuat sabun. Justeru, akan menambahkan ilmu pengetahuan serta memupuk semangat keusahawanan para pelajar. Peserta bertolak pada pukul 8.00 pagi dengan menaiki bas yang disewa khas. Mereka sampai ke kilang sabun itu pada pukul 9.30 pagi. Ketibaan mereka disambut oleh beberapa orang pegawai kilang. Kemudian, satu taklimat ringkas tentang kilang tersebut disampaikan oleh salah seorang pegawai kilang tersebut. Selepas itu para peserta dibawa ke beberapa bahagian memproses sabun. Sebahagian besar kerja memproses sabun ini dilakukan oleh mesin yang berteknologi tinggi. Pekerja-pekerja di kilang tersebut memakai pakaian seragam yang berwarna hijau dan sarung tangan ketika bekerja. Di situ, ramai peserta mengambil kesempatan menyoal beberapa orang pekerja kilang yang sedang bertugas dan mereka dilayan dengan mesra. Pada pukul 11.00 pagi, para peserta dibawa ke bahagian pembungkusan sabun. Di situ terdapat pelbagai jenama sabun seperti Lux, Protex dan Okchid dibungkus dengan mesin yang canggih. Kemudian Pada pukul 12.30 tengah hari, semua peserta diberi sedikit jamuan ringan di kantin kilang tersebut. Para peserta bertolak balik pada pukul 2.00 petang. Mereka diberi sebuku sabun setiap seorang sebagai cenderamata oleh pihak kilang. Guru pengiring iaitu Cikgu Aisyah telah menyampaikan cenderamata kepada pengurus kilang sebagai tanda penghargaan. Para peserta dilihat sangat seronok menyertai rombongan ini kerana mendapat banyak pengetahuan serta dapat melihat sendiri cara-cara membuat sabun. Laporan disediakan oleh, 25 Januari 2010

.................................................. (Hasif Zakwan bin Mohd Hamidi) Setiausaha, Persatuan kemahiran Hidup

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________ Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Laporan: Laporan Temasya Sukan Ke-10 Sekolah Kebangsaan Seri Tualang Anda dikehendaki menyediakan laporan tentang temasya sukan tahunan yang dijalankan di sekolah kamu. Sediakan laporan itu selengkapnya.

Laporan Temasya Sukan Ke-10 Sekolah Kebangsaan Seri Tualang Pada 14 Mac 2010, Sekolah Kebangsaan Seri Tualang telah mengadakan termasya sukan yang ke-10. Termasya sukan ini diadakan di padang sekolah bermula pada pukul 8.30 pagi.

Sehari sebelum temasya itu dimulakan, kerja-kerja membuat persiapan terakhir telah dilaksanakan. Khemah-khemah didirikan dan dihias dengan cantik. Beberapa orang pekerja sekolah, guru dan murid berganding bahu meyiapkan kerja-kerja tersebut. Papan mencatat markah rumah-rumah sukan diletakkan di tengah-tengah padang. Manakala, bendera rumah sukan, bendera Negeri Pahang dan Jalur Gemilang dikibarkan di bahagian depan astaka. Keadaan cuaca pada pagi temasya sukan itu sangat baik. Pada pukul 8.00 pagi, semua hadirin termasuk ibu bapa mula memenuhi ruang tempat duduk yang disediakan di sebelah astaka. Tuan Pegawai Pendidikan Daerah Temerloh yang tiba kira-kira pukul 8.10 pagi disambut oleh Guru Besar sekolah iaitu Encik Awang Satip bin Mat Salleh serta Pengerusi PIBG. Acara dimulakan dengan perbarisan lintas hormat para peserta yang mengambil bahagian. Pegawai Pendidikan Daerah menerima tabik hormat dan seterusnya merasmikan sukan tersebut. Selepas upacara perasmian dilakukan, acara sukan pun dilangsungkan. Acara-acara yang dijalankan berjalan lancar dan teratur. Acara sukan berhenti untuk rehat pada pukul 10.00 pagi dan disambung semula setengah jam kemudian. Acara lari 4 X 100 meter menjadi acara kemuncak sukan pada hari itu. Kira-kira pukul 11.30 pagi, semua acara tamat. Seterusnya, acara penyampaian hadiah kepada para pemenang pula dijalankan. Hadiah disampaikan oleh Tuan Pegawai Pendidikan Daerah dengan diiringi oleh Tuan Guru Besar.

Pasukan yang menjadi juara pada kejohanan sukan ke-10 ini ialah pasukan Rumah Kuning. Temasya sukan ini tamat kira-kira pada pukul 12.30 tengah hari. Sebelum bersurai, semua hadirin dijemput untuk menikmati jamuan yang disediakan di kantin.

Laporan disediakan oleh,

16 Mac 2010

.............................................................. (Nur Rafhanah Izzah binti Ahmad Zaidee)

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________ Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Laporan Tahunan Kelab Alam Sekitar Sekolah Kebangsaan Seri Tualang, 2010

Kelab Alam Sekitar Sekolah Kebangsaan Seri Tualang telah ditubuhkan pada tahun 2008. Sehingga hari ini seramai 45 orang ahli berjaya didaftarkan yang terdiri daripada murid-murid Tahap Dua. Sepanjang penggal pertama persekolahan tahun 2010, kelab ini telah mengadakan aktiviti gotong-royong untuk membersihkan dan mencantikkan kawasan sekolah. Kawasan yang terlibat ialah padang, taman sains dan bilik darjah. Pada penggal kedua pula, kelab ini telah mengadakan "Kempen Kitar Semula". Kempen ini bertujuan mengumpulkan sebanyak mungkin barang-barang terpakai seperti botol-botol kaca, barangbarang plastik, surat khabar dan lain-lain untuk dikitar semula. Selain dapat memelihara alam sekitar, aktiviti ini juga telah menambahkan tabungan kelab hasil jualan barang-barang terpakai tersebut kepada kedai kitar semula. Kempen ini telah mendapat sambutan yang amat mengalakkan daripada pelajar Sekolah Kebangsaan Seri Tualang. Pada 16 Jun 2010, Kelab ini telah mengadakan lawatan sambil belajar ke pusat kitar semula di Shah Alam. tujuan lawatan ini adalah untuk mendedahkan ahli kelab tentang bagaimana menguruskan barang terpakai untuk dikitar semula.

Manakala pada 18 Ogos 2010, kelab ini telah mengadakan pertandingan reka cipta dengan mengunakan bahan-bahan terbuang. Pertandingan ini bertujuan untuk mencungkil bakat kreativiti murid-murid dalam menghasilkan sesuatu ciptaan daripada barang-barang tersebut. Pertandingan ini telah mendapat sambutan hangat daripada ahli-ahli kelab serta para pelajar. Semua ahli kelab berharap kelab ini akan lebih aktif pada masa hadapan. Jika sekiranya ahli-ahli kelab menghadapi sebarang masalah, mereka diharap segera mengemukakan masalah itu untuk dibincangkan dan diselesaikan bersama-sama dengan guru penasihat dan ahli jawatan kuasa Kelab Alam Sekitar.

Laporan disediakan oleh,

15 Disember 2010

................................................. (Ahmad Naim Safwan bin Sufian) Setiasaha, Kelab Alam Sekitar. Sekolah Kebangsaan Seri Tualang

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________ Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Laporan: Laporan Bulan Merdeka 2010

Laporan Bulan Merdeka 2010 Sekolah Kebangsaan Seri Tualang

Pada 1 hingga 30 Ogos 2010, Sekolah Kebangsaan Seri Tualang telah mengadakan Bulan Merdeka. Tujuan bulan ini diadakan adalah untuk menanamkan rasa kecintaan murid-murid kepada negara. Pada minggu pertama, Sekolah Kebangsaan Seri Tualang telah mengadakan aktiviti mewarnakan bendera Jalur Gemilang. Murid-murid Tahap Satu dan Tahap Dua telah menyertai aktiviti ini. Bendera yang siap diwarnakan dipasang atau digantung di beberapa tempat seperti di pagar sekolah. Sekolah Kebangsaan Seri Tualang kelihatan lebih ceria dengan dihiasi bendera-bendera Jalur Gemilang ini. Pada minggu kedua, pementasan drama telah diadakan. Drama ini bertajuk Warga Merdeka. Drama ini dicipta dan diarahkan oleh Cikgu Hamidi Wahid. Drama ini telah melahirkan perasaan cinta pelajar kepada negara. Pada minggu ketiga, satu pameran tentang tokoh-tokoh telah diadakan di perpustakaan sekolah. Antara wajah perjuang negara yang dipamerkan ialah Tunku Abdul Rahman, Dato Hussien Onn, Dr. Burhanudin bin Helmi dan lain-lain lagi. Pada minggu keempat, Larian Merdeka telah diadakan. Larian ini sejauh 3 kilometer. Murid-murid berlari sambil mengibarkan Jalur Gemilang dan melaungkan kalimat keramat 'Merdeka!'. Murid-murid Sekolah Kebangsaan Seri Tualang berasa sangat gembira kerana dapat menjayakan Bulan Merdeka. Sesungguhnya Bulan Merdeka yang diadakan telah dapat melahirkan atau menambahkan rasa cinta murid-murid kepada negara. Laporan disediakan oleh, ..................................... (NUR ANIS NATASYA BINTI ALWI)
Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________

2 September 2010

Laporan: Pelancaran Kempen Bulan Membaca Sekolah Kebangsaan Seri Tualang. Pelancaran Kempen Bulan Membaca Sekolah Kebangsaan Seri Tualang Pada 25 Julai 2009, Sekolah Kebangsaan Seri Tualang telah mengadakan "Kempen Bulan Membaca" peringkat sekolah. Pelancaran ini telah diadakan di dewan sekolah. Tujuan kempen ini diadakan adalah untuk meningkatkan minat membaca di kalangan murid-murid. Majlis pelancaran ini diadakan pada pukul 8.00 pagi. Majlis ini dimulakan dengan perhimpunan dan ucapan perasmian daripada guru besar sekolah kami iaitu Encik Awang Satip b. Mat Salleh. Pada pukul 8.45 pagi, pertandingan bercerita oleh murid-murid tahap 1 telah diadakan. Pertandingan bercerita ini telah dimenangi oleh Nurul Wahida. Selepas itu, pertandingan berpidato telah diadakan yang disertai oleh murid-murid tahap 2. Pertandingan ini telah dimenangi oleh Hasif Zakwan b. Mohd Hamidi. Kemudian, acara melepaskan belon yang tertulis "Mari Membaca" diadakan pada pukul 10.00 pagi sebagai tanda pelancaran kempen tersebut. Selepas itu, diikuti pula dengan pertandingan kuiz yang disertai oleh murid-murid tahap 1 dan 2. Bagi pelajar Tahap 1, pertandingan itu dimenangi oleh Siti Hajar, manakala pelajar Tahap 2 pula ia dimenangi oleh Husain. Majlis penyampaian hadiah telah diadakan pada pukul 11.30 pagi. Hadiah-hadiah telah disampaikan oleh guru besar sekolah kami kepada para pemenang. Selepas itu, murid-murid dijemput ke kantin sekolah untuk menikmati jamuan. Laporan disediakan oleh, .......................................... (Shamsul b. Kamal)
Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

27 Julai 2009

Laporan: Laporan Lawatan Sekolah Kebangsaan Seri Tualang ke Melaka

Kamu telah mengikuti lawatan ke suatu tempat yang menarik. Tuliskan satu laporan tentang lawatan tersebut.

Pada 24 Ogos 2009, Sekolah Kebangsaan Seri Tualang telah mengadakan lawatan ke Melaka, Bandaraya Bersejarah. Ahli rombongan kami terdiri daripada 40 orang murid dan 5 orang guru pengiring. Kami pergi dengan menaiki sebuah bas yang disewa khas. Tujuan lawatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman murid-murid berkaitan tempat-tempat bersejarah dan menarik di negeri Melaka. Kami diminta berkumpul di dataran sekolah seawal pukul 6.45 pagi untuk mendengar taklimat ringkas yang di sampaikan oleh Cikgu Manap. Selepas itu, kami bertolak ke sana pada pukul 7.00 pagi dan kira-kira tiga jam kemudian, kami berhenti sebentar di Pekan Bahau untuk bersarapan. Kami tiba di Zoo Melaka pada pukul 12.00 tengah hari. Kami dapat melihat pelbagai jenis hidupan liar di situ seperti harimau, gajah dan lain-lain lagi. Kami berasa amat gembira kerana dapat melihat sendiri gelagat haiwan liar yang sukar ditemui itu. Selepas itu, kami pergi pula ke Taman Buaya, pelbagai jenis buaya terdapat di sini seperti buaya tembaga, buaya katak dan lain-lain lagi. Kemudian, pada pukul 1.30 petang, kami pergi ke Taman Rekreasi Air Keroh untuk makan tengah hari. Pada pukul 2.00 petang, kami pergi ke Tugu A Famosa. Kami melihat tinggalan sejarah di Zaman Penjajahan Portugis di Melaka dahulu. Banyak gerai yang menjual pelbagai cenderamata dibuka di sini. Ramai murid dan guru tidak melepaskan peluang untuk membeli cenderamata-cenderamata di situ sebagai tanda kenangan. Pada pukul 4.00 petang, kami telah diberi peluang masuk dan melihat sendiri Model Kapal Perang Portugis yang pernah menyerang Melaka dahulu. Selain itu juga, kami dapat menaiki Menara Taming Sari yang membolehkan kami melihat serata Bandaraya Melaka. Pelbagai perasaan dapat kami rasai semasa menaiki menara ini seperti cemas, gembira, kagum dan sebagainya. Pada pukul 5.00 hingga 6.00 petang, kami singgah pula di sebuah pasar raya besar di bandaraya ini. Di pasar raya ini, terdapat pelbagai kedai yang menjual barangan tertentu seperti pakaian, alat-alat elektronik, dan sebagainya. Selepas itu, kami bertolak balik ke Temerloh. Kami singgah di Masjid Negeri Melaka untuk sembahyang dan makan malam. Kami tiba di sekolah kami pada pukul 12.00 malam. Kami berasa gembira kerana dapat melawat pelbagai tempat yang menarik semasa lawatan tersebut. Kami berharap agar pihak sekolah akan mengadakan lawatan lagi. Laporan disediakan oleh. 30 Ogos 2009

......................................... (Hasif Zakwan b. Mohd Hamidi)

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________ Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Laporan: Lawatan Ke Kilang Minuman

Lawatan Ke Kilang Minuman

Pada 16 November 2009, Persatuan Bahasa Melayu Sekolah Kebangsaan Seri Tualang telah mengadakan lawatan ke Kilang Minuman Pepsi di Petaling Jaya, Selangor. Rombongan ini disertai oleh 30 orang ahli Persatuan Bahasa Melayu dan 4 orang guru pengiring. Tujuan lawatan ini adalah untuk mendedahkan murid-murid tentang proses membuat air minuman berkarbonat. Di samping itu, lawatan ini juga untuk menambahkan ilmu pengetahuan serta memupuk semangat keusahawanan murid-murid. Kami bertolak dari sekolah kira-kira pada pukul 8.00 pagi dengan sebuah bas yang disewa khas. Kami tiba ke kilang itu pula kira-kira pada pukul 10.30 pagi dengan disambut oleh beberapa orang pegawai kilang tersebut. Selepas itu, kami diberi taklimat ringkas tentang kilang tersebut oleh salah seorang daripada mereka. Kemudian, kami dibawa melawat ke beberapa bahagian memproses minuman. Kami dapati sebahagian besar kerja memproses minuman itu dilakukan oleh mesin-mesin berteknologi tinggi. Pekerja-pekerja di kilang ini memakai pakaian seragam yang berwarna biru serta sarung tangan ketika bertugas. Kami diberi peluang oleh pihak kilang untuk mengemukan soalan tentang proses membuat minuman berkarbonat. Ramai peserta yang mengemukan soalan untuk mengetahui maklumat tentang memproses minuman itu. Pada pukul 1.00 petang, kami dijemput untuk makan tengah hari di kantin kilang itu. Kami juga diberi setin minuman setiap seorang sebagai cenderahati. Sebelum bertolak balik, ketua guru pengiring kami iaitu Cikgu Ain telah memberi cenderamata kepada pengurus kilang tersebut sebagai tanda penghargaan kerana membenarkan kami melawat kilang itu. Kira-kira pukul 2.00 petang, kami bertolak ke sekolah semula dan sampai kira-kira pukul 5.00 petang. Walaupun hanya beberapa jam melawat kilang itu tetapi kami gembira kerana banyak pengetahuan baru diperoleh.

Laporan disediakan oleh:

19 November 2009

-----------------------------(Nik Syukri b. Nik Sabri) Setiausaha Persatuan Bahasa Melayu, Sekolah Kebangsaan Seri Tualang, Temerloh, Pahang Darul Makmur.

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Latihan : _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________________________

Laporan: Laporan Aktiviti Menceritakan dan Mengindahkan Kawasan Sekolah Kebangsaan Seri Tualang

Sekolah kamu baru sahaja mengadakan aktiviti menceriakan dan mengindahkan sekolah. Tulis laporan tentang aktiviti tersebut. Pada 18 Ogos 2009, Sekolah Kebangsaan Seri Tualang telah mengadakan aktiviti menceriakan dan mengindahkan kawasan sekolah. Aktiviti ini disertai oleh murid-murid Tahun 4, 5, 6 dan guru-guru sekolah.

Pada pukul 8.00 pagi, guru ko-korikulum kami iaitu Cikgu Razak telah memberi taklimat kepada semua guru dan murid tentang aktiviti yang akan dijalankan. Murid-murid telah dibahagikan kepada enam kumpulan. Setiap kumpulan diketuai oleh dua orang guru. Kumpulan pertama dan kedua ditugaskan untuk menanam pokok bunga yang pelbagai jenis di sekitar kawasan sekolah. Antara pokok bunga yang ditanam ialah pokok bunga kertas, orkid, bunga matahari dan lain-lain lagi. Pasu-pasu bunga juga telah dicatkan dengan warna-warna yang menarik.

Kumpulan ketiga dan keempat pula membuat Taman Sains dan Hidroponik. Pelbagai jenis tanaman herba dan sayur-sayuran ditanam di taman ini seperti sireh, sawi, kacang botol dan lain-lain lagi. Manakala, kumpulan kelima dan keenam pula perlu menyediakan pelbagai papan tanda khas. Antara papan tanda yang disediakan ialah melabel nama pokok, nama bangunan dan nama taman.

Pada pukul 10.00 pagi, kami berehat dan menikmati minuman dan juadah kuih-muih di kantin sekolah yang disedia oleh pihak sekolah. Setengah jam kemudian, iaitu pada pukul 11.00 pagi, kami menyambung gotong-royong kembali.

Aktiviti menceria dan menghias kawasan sekolah tamat pada pikul 12.00 tengah hari. Selepas itu, muridmurid dan guru-guru menikmati makan tengah hari di kantin sekolah. Kami sungguh gembira kerana dapat menyertai aktiviti ini. Kami berharap sekolah kami akan sentiasa bersih dan ceria.

Laporan disediakan oleh,

21 OGOS 2009

...................................... (HASIF ZAKWAN BIN MOHD HAMIDI)

Perbahasan: "Belajar Secara Kendiri Lebih Baik Berbanding Belajar Secara Berkumpulan".

Yang Dihormati Tuan Pengerusi Majlis, panel hakim yang arif lagi bijaksana, barisan pencadang serta hadirin sekalian. Selamat sejahtera saya ucapkan. Tajuk perbahasan kita pada pagi ini ialah ''Belajar Secara Kendiri Lebih Baik Berbanding Belajar Secara Berkumpulan''. Namun sebagai pembangkang, saya tetap menyatakan bahawa belajar secara kumpulanlah yang lebih baik berbanding belajar secara kendiri. Hadirin yang dikasihi, Belajar secara kumpulan membolehkan kita berkongsi idea melalui sesi perbincangan atau sumbang saran. Oleh itu, pembelajaran berkumpulan pasti dapat memantapkan ilmu dan meningkatkan kemahiran berfikir. Di samping itu, belajar secara kumpulan juga membolehkan pelajar berkongsi nota dan bertukar-tukar maklumat dalam masa yang singkat. Mampukah pelajar yang belajar secara kendiri memperoleh faedah sedemikian? Saya yakin, tidak! Hadirin yang budiman, Belajar secara berkumpulan juga dapat memupuk kerjasama. Pemupukan ini penting untuk melahirkan pelajar yang prihatin dan bertanggungjawab. Bukankah ini antara cara yang terbaik membentuk masyarakat yang cemerlang. Selain itu, pelajar dapat memupuk pelbagai sikap positif terutama semangat berpasukan dan semangat berjuang untuk sama-sama memperoleh kejayaan. Sikap sebegini sukar diperoleh sekiranya anda belajar secara kendiri. Berasaskan hujah-hujah tadi, jelaslah bahawa belajar secara kumpulan memang lebih baik berbanding belajar secara kendiri. Justeru, amalkanlah belajar secara berkumpulan demi kecemerlangan bersama. Sekian hujah saya.Terima kasih.

Perbahasan: Tinggal di asrama lebih baik daripada tinggal di rumah

Kamu memasuki pertandingan perbahasan yang bertajuk 'Tinggal di asrama lebih baik daripada tinggal di rumah'. Kamu sebagai pihak percadangan.

Yang dihormati tuan pengerusi majlis, barisan panel hakim yang arif lagi bijaksana, barisan para pembangkang, guru besar, guru-guru, dan rakan-rakan sekalian.Tajuk perbahasan saya pada pagi ini ialah 'Tinggal di asrama lebih baik daripada tinggal di rumah'. Hadirin sekalian,

Tinggal di asrama lebih baik jika dibandingkan dengan tinggal di rumah kerana di asrama murid-murid akan belajar berdikari. Pelajar asrama perlu melakukan kerja-kerja harian seperti membasuh baju, menggosok baju, membersihkan tempat tidur dan lain-lain lagi tanpa bantuan daripada keluarga. Oleh itu, mereka lebih cepat matang dan berkeyakinan dalam membuat sebarang keputusan.

Selain itu, kehidupan di asrama dapat memberikan peluang kepada pelajar untuk memupuk nilai-nilai persahabatan yang kukuh. Mereka dapat bergaul dengan rakan-rakan, berkongsi masalah, saling bantumembantu dan lain-lain lagi. Hadiri sekalian, Pelajar yang tinggal di asrama dapat belajar secara berkumpulan. Oleh itu, mereka dapat berbincang, bertukar-tukar pendapat dan tidak mudah rasa bosan dalam pelajaran. Oleh sebab itu, mereka akan lebih cemerlang dalam pelajaran. Tambahan pula, pelajar yang tinggal di asrama juga akan lebih berdisiplin. Di asrama terdapat pelbagai peraturan yang mesti dipatuhi seperti menepati masa, menepati jadual yang ditetapkan, menghormati ketua dan lain-lain lagi. Kesimpulannya, saya bagi pihak pencadang tetap menyatakan bahawa tinggal di asrama lebih baik daripada tinggal di rumah. Sekian, terima kasih

Perbincangan: Kerajinan Tulis sebuah karangan yang membincangkan tentang Kerajinan. Tulislah karangan tersebut kira-kira 120 patah perkataan.

Sememangnya sudah menjadi lumrah kehidupan, orang yang rajin berusaha akan lebih berjaya manakala yang malas atau berat tulang pula akan ketinggalan. Sehubungan dengan hal ini, kita mestilah rajin menimba ilmu pengetahuan kerana orang tua-tua pernah berkata bahawa orang yang tidak berilmu ialah orang yang tidak berjaya. Sebenarnya, setiap kejayaan yang kita kecapi bertitik tolak daripada daya usaha dan kerajinan. Oleh sebab itu, jangan biarkan kemalasan menjadi penghalang kepada kemajuan dan kesejahteraan hidup kita. Bakat semula jadi dan ilmu yang ditimba perlulah digilap dan diasah dengan kesungguhan, kecekalan dan kerajinan agar kejayaan dan kecemerlangan dapat kita kecapi. Bak kata peribahasa belakang parang, kalau diasah lagikan tajam. Oleh itu, kita haruslah senantiasa bersikap rajin untuk mengejar cita -cita atau impian kita. Jika kita suka membaca serta menjadikannya budaya hidup, sudah tentu ini akan mematangkan fikiran kita. Akhirnya, kematangan itu dapat kita gunakan dalam menempuh gelombang kehidupan yang mencabar demi memperoleh kejayaan hidup. Sikap rajin juga akan mendorong kita agar senantiasa berusaha dan tidak mudah berputus asa dalam mengejar cita-cita. Kegagalan pula bukanlah bermaksud kita akan terus gagal dalam kehidupan kita. Soalnya, kita hendaklah terus mencuba dan mencuba lagi walaupun laluan yang kita lalui itu sukar dan mencabar. Sesungguhnya, tidak ada apa-apa yang mustahil di dunia ini dan kerajinanlah penawarnya yang paling mujarab bagi kegagalan seseorang. Ingatlah, Rajin berusaha tangga kejayaan.

Perbincangan: Kebaikan dan keburukan menonton televisyen

Televisyen merupakan alat ciptaan manusia hasil daripada perkembangan sains dan teknologi. Alat perhubungan ini amat popular pada masa kini. Menonton televisyen mempunyai banyak kelebihan kerana televisyen menyiarkan pelbagai peristiwa yang berlaku di seluruh dunia. Melaluinya, kita dapat mengetahui cara dan gaya hidup masyarakat lain. Selain itu, terdapat juga rancangan-rancangan bercorak pendidikan yang disiarkan misalnya rencana. Kita akan memperolehi ilmu yang berfaedah daripada siri tersebut. Namun begitu, menonton televisyen juga boleh melalaikan dan membuang masa jika kita menonton tanpa kawalan. Sebagai pelajar, ini sudah tentu merugikan kita dalam pelajaran. Kesimpulannya, kita boleh menonton televisyen tetapi mesti mengetahui batas-batasnya kerana televisyen mempunyai kebaikan dan keburukan.

Perbincangan: Tinggal di kampung lebih baik daripada tinggal di bandar

Tinggal di kampung lebih baik daripada tinggal di bandar. Di kampung banyak keaslian dan kecantikan alam semula jadi yang tidak terdapat di bandar. Saya suka tinggal di kampung kerana di sini terdapat pokok-pokok yang menghijau, burung-burung berkicauan dan sungai-sungai yang jernih airnya. Di kampung suasananya aman dan damai. Udaranya bersih dan nyaman, jauh daripada pencemaran udara. Oleh itu ti nggal di kampung lebih sihat daripada tinggal di bandar. Tinggal di kampung boleh menjimatkan wang. Kita boleh menggunakan air yang tidak berbayar seperti air perigi yang sejuk dan jernih untuk di minum, membasuh, dan mandi. Kita juga boleh menanam dan makan sayur-sayuran yang segar. Orang-orang di kampung hidup tolong-menolong, bergotong-royong dan bertegur-sapa di antara satu sama lain. Dengan ini, hidup lebih bermakna dan dapat menghindarkan diri daripada pengaruhpengaruh yang boleh merosakkan dan menjatuhkan moral. Suasana yang tenteram dan damai, udara yang segar dan penduduknya yang berbudi bahasa menyebabkan tinggal di kampung lebik baik daripada di bandar

Rencana: Banjir
Tulis sebuah karangan tentang Banjir. Panjang jawapan kamu tidak kurang daripada 80 patah perkataan. Banjir adalah bencana alam yang sering melanda negara kita terutamanya di negeri -negeri Pantai Timur, Semenanjung Malaysia. Kebiasaannya negeri-negeri ini akan mengalami musim tengkujuh pada setiap akhir tahun. Hujan lebat yang kerap berlaku pada musim itu menyebabkan banjir di kawasan tersebut. Banjir kerap melanda kawasan-kawasan yang rendah seperti kawasan berhampiran sungai. Banyak harta benda yang musnah serta binatang ternakan dan tanaman mati. Mereka yang terlibat seperti para petani akan mengalami kerugian besar. Banjir juga boleh mengancam nyawa. Ramai yang lemas kerana bermain dengan air banjir yang alirannya deras dan dalam. Apatah lagi jika mereka tidak tahu berenang. Air banjir yang keruh menghanyutkan pelbagai benda yang berbahaya seperti kayu tajam, tali dan sebagainya. Ada yang nahas kerana terlanggar atau terperangkap dengan benda-benda yang dihanyutkan air deras ini. Air banjir juga tercemar dengan pelbagai kotoran daripada air kumbahan, bangkai binatang dan sebagainya. Keadaan ini boleh menyebarkan penyakit. Justeru, janganlah mengambil air banjir untuk diminum, apatah lagi jika tidak dimasak.

Oleh itu, apabila tiba musim hujan kita mestilah berhati -hati. Adalah lebih baik jika kita berpindah ke tempat yang lebih selamat sebelum air naik. Rencana: Kebaikan-kebaikan Perpustakaan Perpustakaan ialah suatu tempat terkumpulnya bahan-bahan bacaan. Ramai orang mengunjungi perpustakaan kerana di situ mereka boleh membaca bahan-bahan bacaan seperti buku rujukan, majalah, surat khabar dan lain-lain lagi secara percuma. Oleh itu, sudah tentulah perpustakaan memberi banyak kebaikannya kepada kita semua. Di perpustakaan, kita akan dapat menambah ilmu pegatahuan. Melalui pembacaan di situ, sudah tentu pengetahuan kita akan bertambah seperti mengetahui peristiwa semasa yang berlaku di dalam dan di luar negara. Selain itu, kita dapat mengisi masa lapang dengan perkara yang lebih berfaedah dengan mengunjungi perpustakaan. Ini mengelakkan kita daripada membuang masa secara sia-sia serta menghindarkan diri daripada terjebak dengan gejala-gejala yang tidak sihat seperti melepak dan sebagainya. Perpustakaan juga dapat membentuk disiplin para pelajar. Ini kerana di perpustakaan terdapat pelbagai peraturan antaranya mesti senyap, memulangkan buku dalam tempohnya dan menjaga kebersihan perpustakaan. Peraturan ini akan mendisiplinkan diri kita kerana jika ingkar, mungkin kita akan didenda. Di samping itu, pembacaan bahan-bahan bacaan di perpustakaan akan dapat menambah pembedaharaan kata kita. Ini ini pasti akan membantu kita bertutur dan menulis karangan dengan lebih baik. Kesimpulannya, perpustakaan mempunyai banyak kebaikannya. Oleh itu, tanamkan sikap suka mengunjungi perpustakaan agar kebaikan-kebaikannya itu dapat kita perolehi.

Rencana: Kepentingan Disiplin Diri Kepada Murid-murid

Murid-murid perlu mematuhi peraturan sekolah. Apabila murid-murid mematuhi peraturan sekolah ini bermakna mereka telah berdisiplin. Antara peraturan sekolah yang mesti dipatuhi ialah menepati masa, memakai lencana ,berambut pendek dan lain-lain lagi. Murid-murid yang mematuhi peraturan sekolah akan dapat belajar dengan selesa. Murid-murid ini tidak akan melakukan perkara-perkara yang tidak baik seperti berbuat bising di dalam kelas, bergaduh, menghisap rokok, bersikap samseng dan seumpamanya. Ini dapat mengelakkan mereka daripada menerima masalah yang boleh menganggu pelajaran mereka seperti di denda oleh guru, tidak dipercayai, ketinggalan dalam pelajaran dan sebagainya. Apabila murid-murid mematuhi peraturan sekolah pula, mereka akan cemerlang dalam pelajaran. Ini kerana mereka dapat memberikan tumpuan kepada pelajaran. Murid-murid akan lebih selesa belajar dalam suasana disiplin mereka terkawal. Keadaan ini akan mendorong mereka belajar dengan bersungguh-sungguh untuk memperoleh kejayaan yang cemerlang. Justeru, ini akan mencerahkan masa depan mereka. Murid-murid yang mematuhi peraturan sekolah akan disukai dan disayangi oleh guru-guru serta rakanrakan. Oleh itu, murid-murid ini akan dipilih sebagai pemimpin seperti pengawas, ketua darjah, pengawas perpustakaan dan lain-lain lagi. Ini sangat berguna kepada mereka sebagai pemimpin di masa hadapan. Kesimpulannya, mematuhi peraturan sekolah amat penting kepada murid-murid. Murid yang berdisiplin akan cemerlang manakala murid yang tidak berdisiplin akan merugikan diri sendiri. Oleh itu, amalkan disiplin diri untuk kebaikan diri dan menjaga nama baik sekolah .

Syarahan: Menghormati Guru Amalan Mulia

Yang dihormati Tuan Pengerusi Majlis.Guru Besar, guru-guru serta rakan-rakan sekalian. Tajuk syarahan saya pada pagi ini ialah Menghormati guru amalan mulia. Hadirin sekalian, Menghormati guru merupakan amalan mulia kerana mereka orang yang berjasa kepada kita semua. Gurulah yang mendidik kita sehingga kita pandai membaca, menulis dan mengira. Mereka telah mendidik kita tanpa mengenal erti penat dan lelah agar kita menjadi insan yang berguna. Mereka juga banyak memberi dorongan kepada kita agar terus berusaha mencapai kejayaan dalam pelajaran dan sebagainya.

Guru merupakan orang yang kedua perlu kita hormati selepas ibu bapa. Ini kerana hampir separuh masa seharian kita bersama mereka. Merekalah yang menjaga, memberi nasihat, tempat kita mengadu dan sebagainya sepanjang kita berada di sekolah. Guru juga banyak berkorban demi kejayaan kita. Antaranya mereka sanggup mengajar lebih masa atau hadir ke kelas tambahan untuk mengajar secara suka rela demi memastikan kita berjaya dalam pelajaran. Hadirin sekalian, Kita wajar menghomati guru bukan sekadar dengan ucapan sahaja malah haruslah dibuktikan antaranya dengan belajar bersungguh-sungguh. Apabila kita berjaya, guru pasti akan gembira. Doakanlah moga guru-guru kita dilimpahi segala kebaikan seperti dimurahkan rezeki dan sebagainya. Sesungguhnya jasa mereka amat besar dan tidak terbalas. Oleh itu, kita harus mengingati jasa-jasa mereka dengan menghormati mereka seumur hidup agar kita terus mendapat keberkatan daripada Allah. Setakat ini sajalah syarahan saya pada pagi ini. Akhir kata, saya menyeru kepada rakan-rakan supaya menghormati guru-guru dengan seikhlas hati kerana kejayaan seseorang itu pastinya hasil daripada didikan para guru. Sekian ,terima kasih.

Syarahan: Langkah-langkah untuk Mengatasi Pencemaran Alam Sekitar. Yang Dihormati Tuan Pengerusi Majlis, Guru Besar, para hakim yang arif lagi bijaksana, guru-guru seterusnya rakan-rakan yang dikasihi sekalian. Tajuk syarahan saya pada pagi ini ialah "Langkah-langkah untuk Mengatasi Pencemaran Alam Sekitar". Hadirin sekalian, Antara langkah-langkah untuk mengatasi pencemaran alam sekitar ialah menguatkuasakan undangundang dan peraturan alam sekitar yang telah diperuntukkan. Pihak berkuasa mestilah mengenakan tindakan yang tegas dan berat terhadap pencemar alam sekitar supaya mereka serik untuk melakukan perbuatan itu lagi. Selain itu, kempen penjagaan alam sekitar haruslah dipergiatkan. Kempen ini boleh disiarkan melalui media massa seperti surat khabar, televisyen dan radio. Kempen-kempen ini akan menyedarkan orang ramai tentang kepentingan menjaga alam sekitar. Hadirin sekalian, Masyarakat mestilah diberikan kesedaran secara berterusan akan tanggungjawab menjaga alam sekitar. Aktiviti seperti ceramah dan gotong-royong dapat membantu orang ramai menjadi lebih bertanggungjawab terhadap penjagaan alam sekitar. Di samping itu, masyarakat juga perlulah bersikap perihatin dan bertanggungjawab. Jika mendapati ada pihak yang mencemarkan alam sekitar, mereka perlulah melaporkan kepada pihak berkuasa supaya tindakan yang sewajarnya dapat diambil. Hadirin sekalian, Tanggunjawab menjaga alam sekitar adalah tanggungjawab kita bersama. Alam sekitar yang terpelihara atau dijaga dengan baik akan menjadikan hidup kita lebih selesa dan sihat. Sekian, terima kasih.

Syarahan: Cara-cara Mengurangkan Kadar Kemalangan Jalan Raya

Yang dihormati Tuan Pengerusi Majlis, Yang Berusaha Tuan Guru Besar, guru-guru, serta rakan-rakan sekalian. Tajuk syarahan saya pada pagi ini ialah "Cara- cara Mengurangkan Kadar Kemalangan Jalan Raya di Negara Kita". Hadirin sekalian, Kita boleh mengurangkan kadar kemalangan jalan raya di negara kita dengan mematuhi peraturanperaturan jalan raya yang ditetapkan seperti tidak menggunakan telefon bimbit semasa memandu, mematuhi lampu isyarat dan sebagainya lagi. Ini kerana, peraturan-peraturan ini diwujudkan bagi menjaga keselamatan para pengguna jalan raya itu sendiri. Menggunakan telefon bimbit ketika memandu boleh mengurangkan kosentrasi. Ini tentu boleh menyebabkan kemalangan jalan raya. Selain itu, pemandu mesti memeriksa kenderaan sebelum pemanduan. Antara yang mesti diperiksa ialah tayar, enjin dan lain-lain lagi. Ini kerana banyak kemalangan yang berlaku akibat kerosakan kereta semasa dalam pemanduan. Hadirin sekalian, Pihak-pihak yang bertanggungjawab mestilah mengambil berat tentang keadaan struktur jalan raya. Ini kerana, keadaan struktur jalan raya yang teruk juga banyak menyumbang kepada kemalangan. Di samping itu, pemandu juga haruslah memandu dengan had laju yang ditetapkan. Memandu kenderaaan dengan laju boleh menyebabkan kita hilang kawalan terutama apabila berlaku sesuatu kejadian yang tidak disangka atau mencemaskan. Hadirin yang dihormati sekalian, Akhir sekali, sekali lagi saya ingin mengingatkan kepada semua supaya sentiasalah berwaspada semasa memandu di jalan raya. Bak kata pepatah, "Biar lambat asalkan selamat". Sekian, terima kasih.

Syarahan: Faedah Makan Buah-buahan Tempatan

Yang dihormati Tuan Pengerusi Majlis, yang berusaha Tuan Guru Besar, guru-guru, serta rakan- rakan sekalian. Assalamualaikum dan salam sejahtera saya ucapkan. Pada pagi yang mulia ini, saya ingin menyampaikan sebuah syarahan yang bertajuk Faedah makan buah-buahan tempatan. Definisi buah-buahan tempatan ialah buah-buahan yang dikeluarkan dalam sesebuah negara. Sebagai contoh, buah-buahan tempatan negara kita ialah manggis, durian, tembikai dan sebagainya. Buah-buahan tempatan banyak mengandungi khasiat yang setanding dengan buah-buahan yang diimport. Contohnya, buah jambu batu mengandungi vitamin C dan buah limau mengandungi asid yang boleh menghadamkan makanan yang kita makan. Buah-buahan tempatan juga mudah didapati kerana hasil dari dalam negara kita. Oleh sebab itulah, buahbuahan tempatan didapati lebih segar dan tidak mengandungi bahan pengawet. Buah-buahan ini banyak dijual di gerai buah-buahan di seluruh negara. Selain daripada itu, harga buah-buahan tempatan juga lebih murah jika dibandingkan dengan buahbuahan import. Ini kerana buah-buahan tempatan tidak memerlukan kos yang tinggi untuk dipasarkan seperti kos pengangkutan berbanding buah-buahan yang diimport.

Buah-buahan tempatan juga telah pun berjaya dieksport keluar negara. Contohnya buah nanas yang ditinkan telah dieksport keluar negara seperti Arab Saudi, Amerika Syarikat dan lain-lain lagi. Ini menunjukkan buah-buahan tempatan juga digemari dan dipercayai daripada segi mutunya. Kesimpulannya, mengambil buah-buahan tempatan sangat banyak faedahnya. Selain segar, murah, berkhasiat dan bermutu, mengambil buah-buahan tempatan juga dapat meningkatkan pendapatan para petani. Oleh itu, makanlah buah-buahan tempatan sebagai buah-buahan pilihan kita. Sekian, terima kasih.

Syarahan: Faedah-faedah Kitar Semula.

Yang dihormati Tuan Pengerusi Majlis, Guru Besar, para hakim yang arif lagi bijaksana, guru-guru seterusnya rakan-rakan yang dikasihi sekalian. Tajuk syarahan saya pada pagi ini ialah "Faedah-faedah Kitar Semula".

Hadirin sekalian, Pelbagai bahan terbuang seperti tin minuman, surat khabar dan sebagainya boleh dikitar semula menjadi bahan atau alat yang berguna. Oleh yang demikian, kita seharusnya tidak membuang bahan-bahan yang telah digunakan tersebut begitu sahaja untuk mengelakkan pembaziran. Bekas yang diperbuat daripada plastik, kaca atau alaminium yang telah digunakan boleh dikumpul dan dijual semula untuk diproses menjadi bahan baharu. Apabila bahan-bahan terbuang dapat dikitar semula, secara tidak langsung akan juga dapat membantu mengatasi masalah pencemaran alam sekitar. Ini akan dapat mengurangkan sampah sarap yang berbau busuk berlonggokan di sana-sini yang menyakitkan mata. Kesannya alam sekitar kita menjadi lebih bersih, berudara segar dan dapat mengurangkan masalah kesihatan kita semua. Hadirin sekalian, Kitar semula juga dapat menambah pendapatan kita. Dengan menjual kertas, surat khabar lama, tin minuman, botol kaca dan botol plastik, sedikit sebanyak akan membantu menampung perbelanjaan kita seharian. Selain itu, kitar semula juga dapat mengatasi masalah penggunaan kawasan yang luas bagi tujuan perlupusan sampah-sarap. Dengan kitar semula, kita dapat menjimatkan ruang kawasan perlupusan sampah. Kawasan itu sebaliknya boleh dibangunkan untuk perkara lain seperti dijadikan kawasan perumahan dan sebagainya. Oleh sebab itu, saya menyeru kepada semua pihak agar tidak membuang barang-barang yang terpakai masing-masing begitu sahaja. Kita mestilah bekerjasama mengitar semula bahan-bahan yang kita telah digunakan dengan mengumpul barang-barang tersebut supaya dapat dikitar semula menjadi bahan yang lebih berfaedah serta dapat mengurangkan pencemaran alam sekitar. Sekian, terima kasih.

Ketika menunggu bas sekolah, kamu berbual dengan rakan kamu tentang lawatannya baru-baru ini. Tulis perbualan tersebut kira-kira 80 patah perkataan.

Aiman : Assalamualaikum, Adli! Apa khabar? Adli : Waalaikumussalam! Alhamdulillah, saya baik sahaja. Awak pula bagaimana?

Aiman : Patutlah saya nampak awak ceria sahaja. Saya juga sihat seperti biasa. Adli! Awak pergi mengikuti rombongan ke Kuala Lumpur baru-baru inikan? Adli : Ya! Saya pergi ke sana pada hari Sabtu minggu lepas.

Aiman : Seronoklah melawat ke sanakan? Saya juga sangat berminat untuk melawat ke tempat-tempat menarik di sana tetapi sayangnya masih belum berpeluang. Bagaimana awak boleh mengikuti rombongan tersebut? Adli : Rombongan ini dianjurkan oleh Kelab Komputer sekolah kita. Oleh sebab saya ahli kelab tersebut, saya dapatlah menyertainya. : Oh, begitu rupanya! Bagaimanapun kenapa abang saya dari Kelab Bahasa Melayu juga turut menyertai rombongan itu? : Abang awak yang belajar di kelas 6 Amanah itu ya? Dia boleh menyertai rombongan itu kerana dia pelajar Tahap 2. Ini kerana selain daripada Ahli Kelab Komputer, sesiapa daripada Tahap 2 yang berminat menyertai rombongan tersebut juga turut ditawarkan. Bagaimanapun tawaran itu terhad kepada 12 orang sahaja bagi memenuhi kekosongan bas. : Apa tujuan rombongan itu diadakan, Adli? : Tujuan rombongan ini diadakan untuk mendedahkan ahli kelab tentang sains dan teknologi maklumat serta melawat tempat-tempat yang menarik seperti Petrosains dan sebagainya lagi. : Ramaikah yang menyertai rombongan tersebut? : Seramai 40 orang sahaja, termasuklah 4 orang guru pengiring. : Berapakah yang perlu dibayar untuk menyertai rombongan ini? : Tidaklah mahal sangat cuma RM60 sahaja termasuk makan dan minum serta tiket lawatan. : Kamu melawat ke mana semasa rombongan tersebut? : Antara tempat yang kami lawati ialah Putrajaya, Menara Berkembar Petronas, Petrosains, Menara Kuala Lumpur dan Zoo Negara. : Seronoknya kamu ya, Adli? Entah bilalah saya pula berpeluang melawat ke sana! : Saya fikir tahun depan lawatan seperti ini akan diadakan lagi. Mudah-mudahan awak berpeluang ke sana nanti. : Harap-harap begitulah. Itupun bas. Mari kita pulang!

Aiman

Adli

Aiman Adli

Aiman Adli Aiman Adli

Aiman Adli

Aiman Adli

Aiman

Adli

: Baiklah!

Temu Ramah/Dailog: Faedah-faedah Membaca.


Amar : Assalamualaikum! Aini : Waalaikummussalam! Eh, Amir! Ingatkan siapa tadi. Duduklah

Amar : Terima kasih. Awak baca buku apa tu Aini : Saya baca buku agama bertajuk Bukti-bukti Kebesaran Allah. Banyak kebaikannya membaca buku ini. Antaranya, saya dapat merasai keimanan saya semakin meningkat. Amar : Baguslah! Dengan membaca, pengetahuan kita tentu akan bertambah. Sebab itulah kebanyakan orang yang rajin membaca akan berjaya dalam bidang yang diceburi mereka. Aini : Kenapa pula awak datang ke sini, Amar? Amar : Sebenarnya saya memang sengaja datang ke sini kerana ingin berbual-bual sahaja sebagai mengisi masa lapang saya sekarang Aini : Oh, begitu! Kenapa awak tidak isikan masa lapang tersebut dengan membaca buku-buku. Dapatlah masa lapang itu diisi dengan perkara-perkara yang lebih berfaedah. Amar : Betul Aini. Tapi saya rasa berbual-bual dengan awak pun perkara yang berfaedah juga. Kita boleh berbual tentang pelajaran dan sebagainya. Aini : Eem betullah tu, tetapi jika hanya berbual kosong, lebih eloklah kita membaca buku. Melalui membaca juga, pembendaharaan kata kita akan semakin bertambah.Maaf, boleh saya bertanya, markah kertas ujian karangan kamu baru-baru ini berapa? Amar : Eh, malulah nak cakap! Saya cuma mendapat 65 peratus sahaja. Saya rasa susahlah nak buat karangan tu. Awak pula bagaimana? Aini : 95 peratus! Dahulupun saya macam awak juga tetapi setelah saya selalu membaca, saya berasa lebih mudah untuk membina ayat dalam karangan. Awak selalulah membaca, mungkin awak akan mendapat markah yang lebih tinggi nanti. Amar : Betul juga cakap awak. Selepas ini saya akan cuba isikan masa lapang saya dengan membaca buku. Aini : Baguslah macam itu. Saya harap awak akan berjaya. Lagipun membaca juga dapat menghiburkan kita tau. Banyak buku cerita yang boleh menghiburkan kita di pasaran sekarang seperti majalah Kuntum dan sebagainya. Amar : Saya selalu terlihat majalah yang memaparkan model seksi di muka depannya dijual di gerai-gerai buku. Saya berasa janggallah untuk membelinya. Aini : Amar! Amar! Bukan semua majalah sesuai untuk kita membacanya. Pilihlah majalah yang

baik yang boleh meningkat ilmu pengetahuan kita. Bukannya majalah yang menyebabkan kita berbuat dosa. Amar : Terima kasih Aini atas nasihat awak. Eloklah saya pulang dahulu. Hari pun sudah semakin senja. Aini : Baiklah.

Temu Ramah/Dailog: Tolong beritahu Kerja Rumah Yang Perlu Saya Buat
Tolong Beritahu Kerja Rumah Yang Perlu Saya Buat

Aqilah : Hello, boleh saya bercakap dengan Farhan? Farhan : Ini Farhan bercakap. Siapa disana? Aqilah : Saya Aqilah. Assalamualaikum Farhan! Farhan : Walalaikummussalam! Oh, awak Aqilah! Mengapa awak tidak hadir ke kelas tambahan semalam? Aqilah : Saya mengikuti ibu saya menghantar abang saya ke MRSM di Kuala Lipis. Jadi, saya tidak dapat menghadiri kelas tambahan semalam. Farhan : Oh, begitu rupanya! Aqilah : Siapakah yang mengajar semasa kelas tambahan semalam? Farhan : Cikgu Hamidi dan Cikgu Azizul yang mengajar kami semasa kelas tambahan semalam. Aqilah : Apakah ada kerja rumah yang diberi oleh Cikgu Hamidi dan Cikgu Azizul? Farhan : Ya, ada! Kerja yang dibekalkan oleh Cikgu Hamidi ialah membuat karangan yang bertajuk "Keluarga Saya", manakala Cikgu Azizul pula meminta semua pelajar membuat latihan dalam buku kerja di halaman 52 . Aqilah : Terima kasih kerana memberitahu saya tentang kerja rumah yang perlu dilakukan. Baiklah, bolehkah pada pukul 5.00 petang ini saya datang ke rumah awak untuk membuat ulangkaji pelajaran bagi menghadapi ujian pengesanan pada minggu hadapan. Farhan : Sama-sama. Silalah datang! Saya akan menunggu awak pada pukul 5.00 petang nanti. ** ** ** ** **

Terima kasih. Contoh laporan ini telah disalin oleh: Adik Nur Aqilah dan Farhana Shafiqah dari Sekolah Kebangsaan Seri Tualang pada 20 April 2012

Temu Ramah/Dailog: Kejohanan Silat Olahraga Peringkat Negeri Pahang


Wartawan: Assalamualaikum, Cik Nurul. Nurul : Waalaikumussalam.

Wartawan: Tahniah saya ucapkan atas kejayaan Cik Nurul dalam Kejohanan Silat Olahraga Peringkat Negeri Pahang ini. Azura : Terima kasih. Sebenarnya kejayaan ini menjadi milik pesilat-pesilat yang lain dan jurulatih saya juga. Hal ini demikian kerana mereka sentiasa memberikan dorongan dan semangat kepada saya dari masa ke masa bagi meningkatkan prestasi.

Wartawan: Bagaimanakah perasaan Cik Nurul apabila berjaya dalam perlawanan akhir itu? Nurul : Saya seolah-olah tidak percaya apabila diumumkan sebagai pemenang. Saya berasa sangat gembira setelah berjaya dalam perlawanan akhir tersebut. Saya memang sentiasa berwaspada dalam perlawanan itu kerana saya tahu, bukan mudah mengalahkannya. Alhamdulillah, akhirnya saya berjaya juga mengalahkannya.

Wartawan: Mengapakah Cik Nurul merasakan pesilat itu tidak mudah untuk dikalahkan? Nurul : Saya berasa demikian kerana pesilat itu adalah juara dalam pertandingan ini pada tahun lepas.

Wartawan: Saya difahamkan bahawa Cik Nurul lebih suka berlatih dengan pesilat lelaki. Mengapakah demikian halnya? Nurul : Saya menginginkan kelainan dalam latihan. Saya percaya bahawa cara itu akan menjadikan diri saya lebih yakin apabila berhadapan dengan lawan yang lebih besar tubuhnya.

Wartawan: Akhir sekali, apakah harapan Cik Nurul pada masa depan? Nurul : Saya berharap agar kejayaan saya ini akan menjadi titik tolak bagi saya dan rakan-rakan pesilat yang lain untuk terus berjaya dalam mana-mana kejohanan yang lebih besar.

Wartawan: Baiklah CiK Nurul. Terima kasih kerana sudi untuk ditemu ramah. Nurul : Sama-sama.

Temu Ramah/Dailog: Anak berjaya


Kamu berpeluang menemuramah seorang bapa kepada sepasang anak kembar yang telah berjaya menjadi doktor perubatan, semasa majlis penyampaian ijazah di Universiti Malaya. Cuba buat satu temuramah itu dengan bertanyakan hal-hal yang berkaitan. (Setelah memperkenalkan diri kamu , maka kamu mengemukan soalan -soalan kepada Encik Karim) Murid : Encik, sebenarnya bagaimana encik mengasuh kedua-dua anak kembar encik Faizul dan Faizal hingga berjaya menjadi doktor ?

En. Karim : Oh ! Saya pun tidak tahu bagaimana hendak menceritakannya. Hanya saya kira Tuhan merestui kami sekeluarga. Murid : Boleh saya tahu bagaimana anak-anak encik ini belajar ?

En. Karim : Mmmmmmm, kalau fasal belajar , mereka memang sungguh berusaha. Hampir sepanjang waktu mereka asyik dengan buku sahaja. Kalau menonton televisyen itu jarang sekali. Kerap kali kalau menonton pun, mereka menonton siaran berita sahaja. Murid : Di mana mereka bersekolah ?

En. Karim : Kesemuanya bersekolah di Sekoleh Kebangsaan Seri Tualang. Kemudian, bersekolah menengah di Sek. Men. Seri Tualang, Temerloh. Semuanya mendapat pangkat satu di peringkat Sijil Pelajaran Malaysia. Semasa itulah mereka mendapat tawaran belajar di Universiti Malaya, Kuala Lumpur. Nah! Sekarang mereka sudah lulus dan menjadi doktor. Murid : Apakah perasaan encik sekarang ?

En. Karim : Sudah tentu gembira sekali. Kami sekeluarga bersyukur di atas kejayaan gemilang itu. Murid : Baiklah encik , saya berterima kasih kerana sudi melapangkan masa untuk ditemubual.

En. Karim : Terima kasih kembali. ( Berjabat tangan dengan murid )

Temu Ramah/Dailog: Jangan menuduh tanpa usul periksa


Kawan kamu telah kehilangan duit. Dia suka menuduh orang lain tanpa usul periksa. Bagaimanakah cara kamu menasihatinya ? Tuliskan perbualan di antara kamu berdua. ( Kamu dan Azmi berada di sudut kantin sekolah ) Malim : Mengapa kamu bermuram saja, Azmi ? Apakah kamu ada masalah? Azma : Duit saya sebanyak sepuluh ringgit telah hilang Malim. Malim : Macam mana boleh hilang? Azma : Saya letakkan dalam beg. Balik dari rehat sahaja, duit dah tak ada. Saya syak Tahir yang curi,sebab waktu rehat dia tak keluar. Malim : Bukankah cikgu selalu menasihati agar duit jangan ditinggalkan dalam beg. Sekarang sudah hilang, mengapa pula menuduh tanpa usul periksa? Azma : Jika bukan Tahir, siapa lagi ? Saya pasti memang Tahir ! Dia dengkikan saya! Malim : Jangan sesekali serkap jarang. Jika bukan dia, bagaimana kita malu nanti? Baik kita jumpa Cikgu Zaidi. Guru disiplin itu boleh membantu kita. Azma : Betul juga kata kamu, Malim. Saya berasa bangga mendapat kawan macam kamu.

Temu Ramah/Dailog: Sahabat Baik Saya


Andaikan bahawa anda menyertai pertandingan syarahan. Dalam pertandingan itu anda telah mendapat tempat kedua. Anda telah dikalahkan oleh peserta bukan melayu. Anda ingin mengucapkan tahniah dan menyatakan perasaan kagum anda akan kebolehannya. Tulislah dialog anda selengkapnya. (Siva sedang asyik membaca sebuah buku cerita di perpustakaan sekolah) Azman : Tahniah! Siva, kerana kamu berjaya dalam pertandingan syarahan itu. Siva : Terima kasih. Saya berharap supaya kejayaan ini akan menaikkan semangat pelajar-pelajar bukan Melayu yang lain untuk mempelajari Bahasa Melayu.

Azman : Saya kagum melihat kamu bersyarah pada hari ini. Setiap perkataan yang awak ucapkan jelas dan lancar. Bagaimanakah cara kamu mempelajari Bahasa Melayu ? Siva : Keluarga saya menggalakkan saya membaca buku-buku bahasa melayu yang bermutu. Di samping itu, saya selalu mempelajari tatabahasa. Saya selalu membuka kamus untuk mempelajari ejaan dan makna kata-kata yang saya baca. Saya melatih diri menggunakan

bahasa baku apabila membaca atau bercakap. Azman : Kalau begitu, tidak hairanlah apabila kamu berjaya mengalahkan saya dan beberapa pelajar Melayu yang lain dalam pertandingan itu. Saya malu, Siva! Siva : Mengapa ?

Azman : Selama ini saya menganggap Bahasa Melayu sebagai bahasa yang mudah kerana itu adalah bahasa ibunda saya. Rupa-rupanya saya silap. Siva : Baguslah, Azman, kalau kamu sudah sedar. Sama-samalah kita belajar menguasai Bahasa Kebangsaan Negara kita.

Azman : Ya, baiklah, Siva...

Temu Ramah/Dailog: Kejayaan Amira


Amira : Selamat pagi, Ainnur. Silakan duduk. Ainnur : Terima kasih. Terlebih dahulu saya ingin mengucapkan tahniah kepada saudari kerana telah terpilih sebagai murid cemerlang. Amira : Terima kasih. Saya berasa bersyukur atas kejayaan saya ini. Apakah tujuan awak datang ke sini? Ainnur : Tujuan saya datang ke sini adalah untuk menemu ramah saudari. Amira : Boleh, apa salahnya. Ainnur : Siapakah yang banyak mendorong saudari untuk mencapai kejayaan dalam bidang akademik? Amira : Guru-guru dan ibu bapa yang banyak mendorong saya mencapai kejayaan ini. Ainnur : Bagaimanakah saudari boleh terpilih sebagai murid cemerlang? Amira : Saya tidak pasti tetapi mungkin kerana saya selalu mendapat keputusan yang baik dalam ujian dan peperiksaan termasuk peperiksaan UPSR. Selain itu saya banyak mewakili sekolah dalam beberapa pertandingan. Di samping itu juga, saya tidak pernah terlibat dengan masalah disiplin di sekolah. Ainnur : Apakah nasihat saudari kepada rakan-rakan yang ingin berjaya dalam pelajaran? Amira : Nasihat saya kepada rakan-rakan supaya mendengar nasihat guru dan ibu bapa serta menumpukan perhatian semasa guru mengajar. Ainnur : Terima kasih atas kesudian saudari untuk ditemu ramah. Amira : Terima kasih.

Ucapan: Majlis Perpisahan Tahun Enam.


Anda selaku ketua darjah diminta menyampaikan ucapan dalam majlis perpisahan untuk murid-murid Tahun Enam. ____________________________________________________________________________ Yang dihormati Tuan Pengerusi Majlis, Yang Berusaha Tuan Guru Besar, guru-guru serta rakan-rakan sekalian. Terima kasih saya ucapkan kepada rakan-rakan kerana memberi peluang kepada saya untuk berucap dalam majlis perpisahan ini. Hadirin sekalian, Sudah hampir 6 tahun kami berada di sekolah ini. Jika menghitung hari persekolahan, bermakna tinggal 6 hari lagi kami menjadi warga sekolah ini. Justeru, kami terpaksa mengucapkan selamat tinggal kepada guru-guru dan adik-adik yang dikasihi walaupun kami masih terlalu sayang untuk meninggalkan sekolah ini. Kami amat menghargai akan jasa guru-guru di sekolah ini yang mendidik kami dengan penuh dedikasi, sabar, dan penuh kasih sayang. Dengan didikan dan bimbingan gurulah kami telah tahu membaca, menulis, dan megira. Kami akan sentiasa mengingati pesanan guru-guru yang ingin melihat kami menjadi insan yang berakhlak dan berguna kepada masyarakat dan negara. Hadirin sekalian . Budi yang guru-guru taburkan tidak mampu kami membalasnya. Hanya doa untuk kesejahteraan sahaja yang mampu kami lakukan sebagai membalas segala jasa guru-guru itu. Kami berjanji akan terus belajar dengan bersungguh-sungguh sehingga mencapai kejayaan yang cemerlang di sekolah menengah nanti. Akhir kata saya mewakili rakan-rakan memohon maaf atas segala kesilapan dan kesalahan sepanjang kami berada di sekolah ini. Halalkan segala ilmu yang guru-guru curahkan kepada kami. Kami berasa sangat sedih kerana terpaksa meniggalkan sekolah ini. Jasa dan bakti guru-guru akan kami kenang sehingga akhir hayat kami. Sebelum saya mengundur diri terimalah serangkap pantun daripada saya; Ramai orang menanam padi, Padi ditanam hingga ke seberang, Banyak budi perkara budi, Budimu guru dikenang orang. Sekian, terima kasih.

Ucapan: Cara-cara Menjaga Kebersihan Diri


Sekolah kamu telah mengadakan kempen menjaga kebersihan diri. Kamu sebagai ketua murid diminta menyampaikan ucapan tentang cara-cara menjaga kebersihan diri.

Yang Dihormati Tuan Pengerusi Majlis, Guru Besar, guru-guru serta rakan-rakan seperjuangan sekalian. Tajuk ucapan saya pada pagi ini ialah "Cara-cara Menjaga Kebersihan Diri". Hadirin sekalian, Menjaga kebersihan diri amat penting untuk kebahagiaan hidup kita. Kita mesti memastikan telinga sentiasa bersih kerana telinga juga boleh mengalami pelbagai penyakit jika tidak dibersihkan dengan sebaiknya. Kita perlu membersihkan telinga sekurang-kurangnya tiga kali seminggu dengan menggunakan putik kapas yang lembut. Selain itu, kita mesti mandi pada setiap hari supaya badan kita bersih serta mengelakkan daripada terkena penyakit kulit dan berbau. Badan yang bersih akan menjadi kita sihat dan selesa. Kita perlu menggosok gigi sekurang-kurangnya tiga kali sehari. Kebersihan gigi amat penting untuk mengelakkan daripada kerosakan gigi serta menjadikan kita lebih berkeyakinan semasa bergaul dengan orang ramai. Kita hendaklah memotong kuku kerana kuku yang panjang boleh menyimpan kekotoran. Kotoran yang melekat pada kuku yang panjang itu mengandungi kuman yang boleh tersebar ke dalam badan kita semasa kita makan. Ini akan menyebabkan kita terkena penyakit seperti cirit-birit dan sebagainya. Hadirin sekalian, Kita perlu menjaga kebersihan rambut dengan menggunakan syampu untuk membersihkan rambut kita. Rambut yang bersih tidak mudah dihinggapi kelemumur, kutu dan penyakit kulit kepala. Kesimpulannya, menjaga kebersihan diri amat penting kepada manusia. Oleh itu, kita mestilah mengambil berat tentang kebersihan diri untuk keselesaan dan kebahagiaan hidup kita. Sekian, terima kasih.

Ucapan: Tanggungjawab Anak-anak Terhadap Ibu Bapa


Yang dihormati Tuan Pengerusi Majlis, Yang berusaha Tuan Guru Besar, guru-guru, serta rakan-rakan sekalian. Tajuk Ucapan saya pada pagi ini ialah "Tanggungjawab anak-anak terhadap ibu bapa".

Hadiran sekalian, Anak-anak mestilah bertanggungjawab kepada kedua-dua ibu bapa yang telah membesarkan mereka dengan penuh kasih sayang. Antara tanggungjawab tersebut ialah menghormati ibu bapa dengan sepenuh hati. Kita mestilah sentiasa menunjukkan rasa hormat kepada ibu bapa seperti bersalaman dengan mencium tangan apabila berjumpa atau semasa ingin berpisah dengan mereka. Bertuturlah dengan sopan apabila berbual dengan ibu bapa sebagai tanda menghormati mereka. Sebagai anak, kita mestilah menjaga nama baik ibu bapa dengan menjaga tingkah laku atau moral. Elakkan daripada memalukan ibu bapa seperti melanggar disiplin sekolah dan sebagainya. Rakan-rakan sekalian, Ibu bapa terlalu banyak tugas dalam mengurus keluarga setiap hari. Oleh itu, kita mesti membantu ibu bapa seperti membasuh pinggan, mengemas rumah, dan sebagainya lagi. Dengan ini, beban kerja yang ditanggung oleh mereka akan menjadi lebih ringan, di samping dapat menambahkan kasih sayang antara setiap ahli keluarga. Anak-anak juga perlulah berusaha mengembirakan hati ibu bapa. Antara caranya ialah dengan belajar bersungguh-sungguh kerana ibu bapa sudah pasti ingin melihat anak-anak mereka berjaya dalam pelajaran. Janganlah mengecewakan harapan mereka dengan bermain-main semasa belajar dan sebagainya. Di samping itu, anak-anak mestilah senantiasa mendoakan kesejahteraan ibu bapa. Sesungguhnya jasa mereka tidak akan terbalas dengan apa cara sekalipun. Oleh hal yang demikian, amat wajarlah kita mendoakan kesejahteraan mereka terutamanya setiap kali selepas sembahyang. Sebelum saya mengundur diri, saya ingin menyeru rakan-rakan agar hormatilah dan sayangilah ibu bapa kita. Janganlah kita lupa akan jasa mereka apabila besar atau berjaya dalam kehidupan nanti. Ingatlah, pemergian ibu bapa kita tidak akan ada gantinya. Sekian, terima kasih.

KEGUNAAN POKOK KELAPA Pokok kelapa merupakan pokok seribu guna.Kita dapat nira daripada mayangnya.Air buah kelapa muda sedap diminum,manakala isinya pula lembut sedap diratah. Isi kelapa tua pula boleh diparut untuk dijadikan santan.Santan digunakan untuk membuat kuih atau memasak.Kelapa yang dikering boleh dibuat minyak masak. Daun pelepahnya boleh dibuat pembungkus ketupat.Sabut kelapa boleh dibuat tali,manakala tempurungnya boleh dibuat tabung dan barang hiasan.Lidinya boleh dibuat penyapu. Batangnya pula boleh dijadikan jabatan atau sebagai bahan api.

BERKELAH DI TEPI PANTAI Pada hujung minggu yang lalu, saya dan keluarga saya telah pergi berkelah di tepi Pantai Sri Tujoh.Kami bertolak selepas selesai bersarapan pagi. Semasa sampai di sana saya lihat ramai orang datang berkelah.Masing masing membawa makanan ,minuman,tikar dan ada juga yang membawa pelampung. Setelah tikar dibentang ,ibu meletakkan makanan dan minuman yang kami bawa di atasnya.Saya dan adik pergi berenang di pantai setelah meminta izin dari ibu.Ayah telah menemani saya dan adik berenang di dalam air kerana kami masih lagi kecil.Setelah puas bermain di dalam air, kami naik untuk bermain bola pantai bersama-sama dengan ayah dan ibu. Sejam kemudian ,perut kami berasa lapar.Kami makan makanan yang disediakan oleh ibu.Apabila waktu menghampiri tengahari kami bersiap-siap untuk pulang ke rumah.Kami memungut sampah sarap serta membuangnya ke dalam tong sampah yang disediakan sebelum pulang.Saya berasa sungguh seronok kerana dapat berenang dan bermain di situ.Saya akan datang berkelah di sini lagi jika ada peluang di masa hadapan.

CITA-CITA SAYA Apabila sudah dewasa, saya bercita-cita menjadi seorang doktor gigi. Saya perlu belajar dengan bersungguh-sungguh demi mencapai cita-cita tersebut.Tugas sebagai seorang doktor gigi bukanlah semudah seperti yang disangka oleh ramai orang. Saya perlu merawat pesakit dan memastikan mereka sembuh dengan sempurna. Saya ingin menjadi doktor yang baik.Saya akan melayan dan merawat pesakit dengan sebaik mungkin. Ibu bapa serta rakan-rakan banyak memberi galakan serta dorongan kepada saya. Selain itu,guru juga banyak membantu serta memberi semangat kepada saya agar belajar bersungguh sungguh .Saya berasa sungguh gembira jika saya dapat mencapai cita cita saya itu.Saya akan memberi penghargaan yang sewajar kepada ibu bapa, guru-guru serta rakan-rakan yang telah banyak membantu.

Desa Harmoni, Jalan Semangat, 43200 Cheras, Selangor Darul Ehsan Yang Dipertua, Majlis Perbandaran Kajang, 43000 Kajang, Selangor Darul Ehsan Tuan, Aduan Pembalakan Haram

Dengan hormatnya perkara diatas saya rujuk. Untuk pengatahuan tuan, terdapat pihak yang tidak bertanggungjawab menjalankan aktiviti pembalakan haram di kawasan hutan simpan berhampiran dengan kampung kami.Perbuatan ini telah dikesan oleh penduduk kampung. Aktiviti tersebut telah menyebabkan hakisan tanah.Akibatnya kampung kami terdedah kepada banjir kilat.Aktiviti pembalakan ini juga menyebabkan tiada lagi kawasan tadahan hujan di kampung kami. Selain itu,jalan raya di kampungkami telah rosak kerana sering dilalui lori mengangkut balak. keadaan ini juga membahayakan penduduk kampung yang memgunakan jalan tersebut. Bersama-sama ini saya sertakan berapa keping gambar atau foto untuk membuktikan aduan kami. Kami berharap agar pihak tuan dapat mengambil tindakan yang sewajarnya demi kesejahteraan hidup kami.Kerjasama dan keperihatinan pihak tuan amatlah saya hargai. Sekian,terima kasih. 'Rakyat Sihat Negara Maju' Saya yang menjalankan tugas. (Muhammad Rusyaidi) Setiausaha, Jawatankuasa kemajuan dan keselamatan kampung, Desa Harmoni.

Surat Tahniah Untuk Sahabat Menemui sahabatku Izuan yang berada di Alor Setar;semoga sihat sejahtera selalu. Saudara, Saya sekarang berada dalam keaadaan sihat sahaja. Tahun ini saya berada dalam Darjah 4 Genius di Sekolah Kebangsaan Bandar Bukit Kayu Hitam. Saya terjumpa makcik Minah ibu saudara kamu semasa membeli belah di CMart Changloon dua hari lepas. Dia memberitahu kepada saya yang kamu telah berjaya mendapat Johan dalam pertandingan bercerita untuk sekolah sekolah di Alor Setar pada akhir tahun lepas.Saya sungguh merasa bangga dan ingin

mengucapkan tahniah diatas kejayaan kamu. Semoga kamu juga mendapat kejayaan dalam pepriksaan kamu. Sekian sahaja surat saya pada kali ini. Saya berharap saudara selalu berjaya . Saya juga berharap dapat berjumpa kamu suatu hari nanti .

Saya yang benar, Farid Iskandar Najidi

persiapan menghadapi peperiksaan No.8,Taman Setia Budi, 67500 Batu Kikir, Negeri Sembilan. 5 APRIL 2012 Menemui sahabatku yang diingati selalu,Dania Adriana yang kini berada di Kota Bharu,semoga sihat sejahtera. Saudara, Surat saudara telah selamat saya terima.Terima kasih saya ucapkan kerana saudara masih mengingati saya. Dalam surat saudara yang lepas,saudara bertanyakan persediaan saya untuk menghadapi peperiksaan UPSR.Sememangnya saya telah membuat persediaan lebih awal kerana tidak mahu menyesal kemudian hari.Kata orang tua-tua,sediakan payung sebelum hujan. Langkah pertama yang saya lakukan ialah menyediakan jadual waktu belajar di rumah.Saya menetapkan masa untuk membuat kerja-kerja rumah dan masa untuk mengulang kaji setiap mata pelajaran.Dengan cara ini,saya dapat belajar dengan lebih teratur dan sistematik. Selain itu, saya mengikuti kelas bimbingan yang diadakan oleh guru-guru pada waktu petang dan pada setiap hujung minggu.Saya kerap juga bertukar-tukar nota dan soalan peperiksaan dengan sepupu saya yang bersekolah di Kuala Lumpur. Baru-baru ini,Unit Bimbingan dan Kaunseling sekolah telah mengadakan seminar dan kem motivasi untuk calon-calon UPSR.Kami banyak mendapat pendedahan tentang cara-cara belajar dengan betul. Saya berharap agar kita akan mencapai keputusan yang cemerlang dalam peperiksaan UPSR nanti.Akhir kata,sambutlah salam daripada saya untuk saudara sekeluarga. Sahabatmu, Qistina

No.10,Lorong Semilang 23, Seberang Jaya, 13700 Perai Pulau Pinang. 10 Januari 2013 Menemui saudara Ridwan yang berada di Sungai Petani Kedah dengan selamat. Saudari, Terlebih dahulu saya ingin megucapkan tahniah di atas kejayaan saudari dalam peperiksaan UPSR pada tahun lepas.Saudari telah berjaya dengan cermelang sekali sebagai pelajar tebaik di Sungai Petani Kedah. Satu perkara yang lebih mengkagumkan ialah saudari muncul sebagai pelajar yang terbaik dalam kertas Bahasa Inggris.kejayaan saudari telah mendorong saya untuk belajar lebih tekun lagi. Sekian dahulu ,semoga saudari berjaya dalam megejar cita-cita saudari.Terima kasih. Sahabatmu Amirul Husni

Fakta: Kebaikan-kebaikan Membaca


Membaca mempunyai banyak kebaikannya. Ibu bapa haruslah memupuk minat membaca dalam kalangan anak-anak sejak dari kecil lagi. Apatah lagi pada masa ini bahan bacaan yang sesuai seperti surat khabar, majalah dan sebagainya sangat mudah kita dapati seperti di kedai-kedai berdekatan rumah atau melalui internet. Antara kebaikan membaca ialah mengetahui perkembangan terkini dan menambahkan ilmu pengetahuan. Contohnya apabila kita membaca surat khabar, kita akan mengetahui berita semasa di dalam dan di luar negara sama ada berita tentang ekonomi, politik, sosial dan lain-lain lagi. Ini tentu akan meningkatkan mutu karangan kita kerana banyak fakta yang kita ketahui. Selain daripada itu, membaca juga dapat menambahkan perbendaharaan kata. Orang yang selalu membaca akan mampu menulis karangan dengan ayat yang lebih garamtis kerana lebih banyak perkataan yang mereka ketahui atau kuasai. Di samping itu, orang yang rajin membaca akan memperoleh banyak pengajaran dan pengalaman daripada pembacaan. Ini boleh dijadikan pedoman untuk kebaikan mereka dalam kehidupan sehari-harian.

Membaca juga dapat merehatkan minda kita setelah penat belajar. Ini kerana banyak bahan bacaan ringan yang baik dan menghiburkan kita seperti komik, cerpen dan lain-lain lagi. Bagaimanapun, kita harus lebih cermat dalam memilih bahan bacaan berunsur hiburan ini kerana ada juga yang tidak sesuai atau tidak elok untuk dibaca. Kesimpulannya, mengamalkan budaya membaca amatlah penting terutama kepada para pelajar. Selain dapat mengisi masa lapang, aktiviti ini juga dapat mengelakkan mereka terjebak dengan gejalagejala yang tidak sihat. Oleh itu, kita haruslah amalkan sikap suka membaca supaya kita cemerlang dalam pelajaran dan menjadi kebanggaan guru-guru dan ibu bapa

Faedah Menabung Menabung bermaksud menyimpan sebahagian wang untuk masa hadapan. Sikap suka menabung perlu dipupuk sejak kecil. Menabung memberi banyak faedah kepada kita. Antara kebaikan menabung ialah kita dapat mengamalkan sikap berjimat-cermat. Oleh sebab itu, kita perlu merancang segala perbelanjaan harian. Kita hendaklah membawa bekalan air dan makanan ke sekolah. Justeru, baki duit yang diberi ibubapa dapat disimpan ke dalam tabung. Apabila kita menabung, kita mempunyai wang simpanan. Wang simpanan ini boleh digunakan untuk menampung wang perbelanjaan kita untuk melanjutkan pelajaran ke universiti. Selain itu, wang simpanan juga membantu kita membeli barang-barang keperluan diri kita sendiri. Ibu bapa pasti akan berasa bangga dengan sikap kita yang pandai berjimat cermat dan berdikari itu. Menabung juga dapat membantu keluarga apabila ditimpa kesusahan. Jika kita sakit wang itu juga boleh digunakan untuk mendapatkan rawatan. Selain itu, wang ini juga boleh digunakan jika ahli keluarga kita sakit atau ditimpa kemalangan. Justeru kita tidak perlu meminta-minta kepada orang lain. Menabung juga boleh menambahkan wang simpanan kita. Jika kita menyimpan wang di dalam bank, kita akan mendapat sebahagian keuntungan atau faedah bank. Wang ini boleh digunakan untuk menampung kehidupan masa hadapan. Justeru kita dapat hidup dengan selesa dan tidak menyusahkan orang lain. Sesungguhnya menabung adalah amalan mulia dan banyak manfaatnya. Bak kata pepatah, 'ingat sebelum kena, jimat sementara belum habis'. Oleh itu , mulalah menabung dari sekarang kerana 'sedikitsedikit, lama-lama jadi bukit.

Aku Sepasang Baju Kurung

Aku ialah sepasang . baju kurung . Badanku bewarna biru berbunga putih amat menawan . Aku dibuat di sebuah kilang pakaian di Shah Alam , Selangor . Pada suatu hari , aku dan kawan-kawanku dihantar ke sebuah butik pakaian di Kuala Lumpur . Kami digantung di rak kaca butik itu . Kami digantung supaya dapat dilihat oleh orang ramai yang lalu lalang di situ . Pada badan kami diletakkan tanda harga . Pada suatu hari , seorang wanita datang mengunjungi butik tersebut . Dia memegang dan membelekbelek kami sambil melihat tanda harga di badan kami . Aku terpesona memandang wajahnya yang cantik itu . Akhirnya , dia membeliku dengan harga RM99.99 . Aku berasa sungguh gembira kerana memilihku dan memepunyai seorang tuan yang cantik . Aku dibawa pulang dan disangkutkan ke dalam almari pakaiannya bersama dengan baju baju yang lain . Pada keesokannya aku dipakai olehnya ke tempat kerja . Rupa-rupa dia seorang guru . Rakan-rakannya asyik memuji kecantikan aku . Aku berasa sungguh bangga dengan kecantikan diriku itu . Sejak hari itu aku sering dipakai olehnya kerana aku adalah warna kegemarannya . Beberapa bulan kemudian warnaku semain pudar . Kepudaran warnaku itumenyebabkan dia jarang memakaiku lagi . Kini , tuan aku telah membeli baju lain yang lebih cantik . Aku berasa amat sedih . Aku telah dipilih dan dimasukkan ke dalam almari . Pada suatu hari , aku dan rakan-rakan yang senasib denganku telah dimasukkan ke dalam sebuah kotak . Kami dihadiahkan kepada mangsa banjir di Kota Tinggi , Johor . Aku amat bersyukur kerana aku mendapat tuan baru lagi dan aku terus dipakainya olehnya walaupun warnaku sudah pudar .

Kepentingan Memelihara Alam Sekitar

Alam sekitar adalah alam di sekeliling kita seperti sungai,tumbuh-tumbuhan,dan bukit-bukau.Kita perlu memelihara keseimbangan alam sekitar.Alam sekitar yang bersih akan menjadikan kehidupan kita lebih baik.

Alam sekitar adalah anugerah Tuhan kepada kita.Alam sekitar yang terpelihara akan dapat mendamaikan jiwa kita.Persekitaran bersih dan indah sesuai dijadikan tempat tinggal.Selain itu,alam sekitar yang tidak tercemar akan dapat menarik kedatangan ramai pelancong.

Tumbuh-tumbuhan perlu dipelihara kerana ia menjadi unsur penting dalam keseimbangan alam.Tumbuh-tumbuhan mengeluar kan gas oksigen.Gas oksigen ini diperlukan oleh manusia untuk pernafasan.Haiwan juga memerlukan tumbuh-tumbuhan untuk dijadikan suber makanan.

Selain itu,bukit-bukau dan gunung-ganang juga perlu dipelihara.Hutan tebal yang menghijau dijadikan sebagai kawasan tadahan hujan.Kawasan hutan menjadi habitat pelbagai jenis haiwan seperti harimau,singa dan gajah.Aktiviti pembalakan dan pertanian perlu dikawalkan agar tidak menjejaskan keseimbangan alam sekitar.

Sungai dan lautan juga adalah sebahagian daripada alam sekitar yang perlu dipelihara.Sungai yang bersih merupakan sumber air kepada kita.Lautan yang terbertang luas menjadi tempat nelayan menangkap pelbagai jenis ikan.Kita perlu memelihara sungai dan lautan agar tidak tercemar supaya pelbagai jenis ikan dapat terus membiak.

Sesungguhnya,kita perlu memelihara alam sekitar daripada pencemaran.Alam sekitar yang bersih akan menjadikan kehidupan kita lebih baik.Alam sekitar yang terpelihara merupakan hadiah yang tidak ternilai kepada generasi akan datang

Peristiwa yang tidak dapat dilupakan


Hari ini sekali lagi aku berdiri di hadapnn kelas . Aku masih lagi gagal menghafal sifir tujuh dan sifir lapan sepertimana rakan-rakanku yang lain. Cikgu Rahman memandangku dengan dengan muka yang merah padam tanda marah. Tiba-tiba Cikgu Rahman menyuruh aku menadah tangan. Cikgu Rahman merotan tapak tanganku sebanyak dua kali. Merah mukaku menahan kesakitan. Bertambah sedih hatiku apabila ada beberapa orang rakan kelasku bertepuk tangan. Mereka mengejek aku. Sebelum aku pulang ke tempat dudukku, sekali lagi aku diingatkan supaya menghafal kedua-dua sifir tersebut. Jika aku masih gagal menghafalnya, aku akan dirotan lagi. Pada hari itu, sebaik sahaja pulang dari dari sekolan aku terus masuk ke bilikku sambil menangis. Ibu yang melihat aku menangis terus mendekati dan bertanya mengapa aku menangis. Aku menceritakan kepada ibu tentang peristiwa yang berlaku di sekolah tadi. Aku menunjukkan kesan tapak tanganku yang masih berbekas merah akibat dirotan. Ibu tidak menyalahkan Cikgu Rahman sebaliknya menyuruh aku mengubah sikapku dan berusaha menghafal sifir tersebut. Pada petang itu, ibu membantu aku menghafal kedua-dua sifir tersebut. Aku menghafal dengan bersungguh sungguh. Akhirnya aku berjaya. Dua hari kemudian, sekali lagi aku dipanggil oleh Cikgu Rahman ke hadapan kelas untuk menghafal sifir tujuh dan lapan. Aku telah berjaya menghafal dengan lancar. Cikgu Rahman memuji dan menghadiahkan aku RM5.00. Hari itu adalah yang paling menggembirakan aku. Walaupun peristiwa itu telah lama berlaku, namun masih segar dalam ingatanku sehingga ke hari ini. Dengan menghafal sifir tersebut, pencapain aku dalam mata pelajaran Matematik semakin baik dan sentiasa dipuji oleh Cikgu Rahman.

Terpisah dari keluarga


Semasa cuti sekolah yang lalu,aku dan keluarga pergi ke Pesta Buku Antarabangsa Kuala Lumpur.Suasananya penuh sesak dengan orang ramai.Semasa di sana,aku begitu asyik melihat pelbagai pameran sehingga aku terpisah daripada keluargaku Apabila menyedarinya,aku berasa sangat cemas dan cuba menenangkan perasaanku sendiri.Apatah lagi aku dikelilingi oleh orang-orang yang aku tidak kenali.Dalam kesesakan orang ramai itu,aku pergi dari sebuah gerai ke sebuah gerai untuk mencari mereka.Namun hampa. Aku tidak cepat berputus asa,lalu aku pergi ke kaunter pertanyaan.Aku menceritakan keadaan diriku kepada pengawai yang bertugas.Kemudian,pengawai itu membuat pengumuman.Hampir satu jam aku menunggu di situ,namun tiada seorang puu ahli keluargaku yang datang menjemputku. Tiba-tiba aku teringat akan telefon bimbit ayahku.Tetapi aku terlupa pula nombornya.Aku berasa sangat sedih dan tidak dapat menahan perasaanku.Aku menagis.Aku semakin bimbang akan diriku .Aku berfikir-fikir untuk pergi ke tempat letak kereta dan menunggu mereka di sana,tetapi takut. Oleh sebab itu,aku mengambil keputusan untuk terus menuggu di kaunter pertanyaan itu.Tiba-tiba aku tepandang kelibat seseorang yang aku kenali.Aku menjerit kegembiraan apabila melihat ibuku.Aku terus memeluknya sambil menangis teresak-esak Ayah mengingati aku agar tidak leka lagi.Aku berjanji akan mematuhi nasihat mereka.Aku berasa sangat bersyukur kerana dapat bertemu semula dengan keluargaku

Majlis Persaraan Guru Besar Sekolah Saya

Hari itu merupakan hari yang paling menyedihkan kerana Guru Besar di sekolah saya iaitu,Puan Zakinah binti Ismail akan bersara.Beliau telah banyak berjasa dalam memajukan sekolah.Beliau juga sangat dihormati oleh masyarakat setempat. Majlis Persaraan beliau telah dihadiri oleh semua guru Desa Tasik.Tuan Pengawai Pelajaran Daerah juga turut meraikannya.Para jemputan ditempatkan di dataran yang berada di perkarangan sekolah.Selain itu,majlis tersebut turut dihadiri Jawatankuasa PIBG,dan ibu bapa murid. Tepat jam 9.00 pagi,ketibaan Guru Besar disambut dengan meriah.Semua guru mengiringi beliau ke dataran.Kemudian,beliau memeriksa pembarisan kehormat yang terdiri daripada Murid Tahap Dua yang lengkap berpakaian seragam unit beruniform. Beliau diringi oleh Yang Dipertua Persatuan Ibu Bapa dan Guru. Kemudian,beliau dan semua jemputan menjamu selera dengan juadah yang disediakan.Sambil menjamu selera mereka dihiburkan dengan persembahan murid-murid sekolah yang berbakat.Juadah pada hari itu adalah nasi minyak,ayam masak merah,gulai daging dan acar timun.Murid-murid turut menikmati juadah tersebut di kantin sekolah. Selepas jamuan,para tetamu dan semua murid berkumpul di dewan sekolah. Suasana sayu menyelubungi dewan sekolah sejurus mendengar Guru Besar berucap buat kali terakhir.Pengawai Pelajaran Daerah menyampaikan sijil penghargaan kepada Guru Besar.Guru Besar turut menerima cenderahati daripada pihak sekolah. Semua murid beratur panjang di laluan keluar di kawasan sekolah.Guru Besar bersalam dengan semua murid dan para jemputan.Suasan semakin sayu apabila Guru Besar masuk ke keretanya sambil melambai-lambaikan tangannya sebelum meninggalkan kawasan sekolah.

KEBURUKAN MAKANAN RINGAN KEPADA KANAK-KANAK Makanan ringan sangat mudah didapati di kedai runcit. Makanan ringan seperti kentang goreng, keropok, dan biskut bersalut coklat sangat digemari oleh kanak-kanak. Terdapat banyak keburukan makanan ringan kepada kanak-kanak.

Makanan ringan tidak baik untuk kesihatan. Makanan ini banyak mengandungi bahan pengawet, pewarna, dan perasa tiruan. Bahan-bahan ini tidak mempunyai zat untuk membantu pembesaran kanakkanak. Kanak-kanak tidak mengetahuinya kerana tidak dinyatakan pada label pembungkus makanan tersebut.

Makanan ringan juga boleh merosakkan gigi kanak-kanak. Pewarna makanan ringan ini melekat pada gigi dan lidah kanak-kanak. Lebihan gula dalam makanan ini juga berbahaya kepada gigi. Kelalaian memberus gigi memburukkan lagi masalah ini kepada kanak-kanak.

Kanak-kanak hari ini lebih terdedeh kepada pelbagai jenis penyakit yang dihadapi oleh orang dewasa. Kanak-kanak mudah diserang penyakit darah tinggi dan kencing manis.Ada juga yang menghadapi masalah obesiti atau kegemukan. Hal ini kerana,pengambilan makana ringan yang berlebihan tanpa mengira masa dan tempat.

Makanan ringan berjaya mempengaruhi berjimat cermat kanak-kanak. Meraka sering menghabiskan duit saku untuk membeli makanan ringan. Hal ini kerana, mereka terpengaruh dengan iklan makanan ringan di televisyen. Baki duit saku sekolah yang sepatutnha disimpan, digunakan untuk membeli makanan ringan.

Sesungguhnya, makanan ringan ringan banyak keburukannya. Ibu bapa perlu memantau tabiat makan anak-anak agar meraka tidak ketagihan makanan ringan. Sebaik-baiknya, galakkan anak-anak memakan buah-buahan daripada makanan ringan.

CARA-CARA BERJAYA DALAM PELAJARAN

Setiap murid ingin berjaya di dalam pelajaran. Murid yang berjaya di dalam akdemik akan mempunyai pekerjaan yang baik pada masa hadapan. Terdapat beberapa cara untuk berjaya dalam pelajaran. Jika ingin berjaya dalam pelajaran, murid mestilah mempunyai disiplin diri yang tinggi. Murid juga perlu ada jadual pembelajaran di rumah. Semasa di dalam kelas, beri sepenuh tumpuan kepadada pengajaran guru. Selain itu sikap suka bertanya juga penting dalam proses pembelajaran. Murid akan berjaya dalam pelajaran jika sentiasa mendapat sokongan daripada ibu bapa. Ibu bapa perlu memberi perhatian terhadap anak-anak dirumah. Bantulah anak-anak memahami pelajarannya dan pastikan mereka menyiapkan kerja sekolah. Selain itu ibu bapa juga digalakkan untuk memberi hadiah dan kata-kata perangsang pada setiap pencapaian anak-anak dalam pelajaran. Murid yang berjaya juga selalu mempunyai kawan yang baik. Hal ini kerana pengaruh rakan sebaya sangat besar kepada mereka. Pilihlah kawan yang inginkan kecemerlangan, bukannya kawan yang yang

hanya inginkan keseronokan. Murid akan berjaya dalam pelajaran jika mempunyai cita-cita yang jelas. Cita-cita yang dipilih akan menjadi satu cabaran kepada mereka untuk mencapainya. Mereka akan belajar bersungguh-sungguh untuk mencapai cita tersebut. Selain itu, murid juga boleh menjadikan seseorang yang telah berjaya sebagai idola mereka. Sesungguhnya, terdapat beberapa cara untuk berjaya dalam pelajaran. Namun begitu, usaha dan kesungguhan perlu ada dalam diri murid jika mahu berjaya. Jangan mudah putus asa jika gagal, sebaliknya terus berusaha dengan gigih.

Cerita: Keputusan UPSR Sudah Keluar. Pada hari Sabtu yang lepas, aku dan rakan-rakanku pergi ke sekolah dengan menunggang basikal. Tujuan kami ke sekolah adalah untuk mengetahui keputusan UPSR yang akan diumumkan pada hari tersebut. Sebaik sahaja sampai di sekolah, kami terus meletakkan basikal di tempat letak basikal. Kami berasa tidak sabar lagi untuk mengetahui keputusan UPSR lalu terus masuk ke dalam dewan sekolah. Di dewan, kami melihat ramai pelajar yang telah hadir. Tidak lama kemudian, Guru Besar sekolah kami mengumumkan keputusan UPSR. Aku berasa sungguh gementar, apatah lagi apabila melihat pelbagai memek muka kawan-kawanku apabila keputusan UPSR mereka diumumkan seperti gembira, sedih, cemas dan lain-lain lagi. Sebaik sahaja namaku disebut, aku berasa sungguh gembira kerana aku mendapat keputusan yang cemerlang iaitu 5A. Guru besar dan guru-guru lain mengucap tahniah kepadaku atas kejayaanku itu. Rakan-rakanku juga turut mengucap tahniah kepadaku. Aku mengucapkan terima kasih kepada guru-guru yang telah mengajarku dengan penuh dedikasi serta tidak pernah mengenal erti penat dan putus asa. Aku berjanji, jasa dan bakti guru-guru akan diingati sehingga ke akhir hayatku. Kemudian, aku dan rakan-rakanku pulang ke rumah masing-masing. Sebaik sahaja sampai di rumah, aku memberitahu ibu bapaku tentang keputusan peperiksaan UPSR yang aku peroleh. Ibu bapaku kelihatan amat gembira dengan keputusan itu dan mengucapkan tahniah kepadaku. Aku juga megucapkan terima kasih kepada ibu bapaku atas dorongan yang mereka berikan selama ini. Itulah kenangan manis yang tidak dapat aku lupakan dalam hidupku

Surat Kiriman Tidak Rasmi: Sambutan Hari Keluarga


No. 07, Kampung Sungai Siput, 55000 Lubuk China, Alor Gajah, Melaka. 27 Ogos 2012 Assalamualaikum, menemui sahabatku Farhan yang diingati selalu. Semoga saudara sihat seisi keluarga. Apa khabar saudara? Di kesempatan ini ingin saya ceritakan sedikit pengalaman saya semasa menyertai sambutan Hari Keluarga anjuran tempat ibu saya bekerja. Sambutan itu diadakan di pantai peranginan Pengkalan Balak pada 12 Ogos yang lalu. Antara tujuannya adalah untuk merapatkan hubungan antara rakan sepejabat ibu saya. Semua peserta diminta berkumpul di pantai tersebut sebelum pukul 7.30 pagi untuk pendaftaran serta mendapatkan nombor bagi acara cabutan bertuah. Selepas itu, kami dijemput bersarapan dengan nasi lemak bungkus, air teh serta kuih-muih sebelum acara sukaneka dimulakan. Antara aktiviti dalam acara tersebut ialah pertandingan tarik tali, pertandingan bola baling dan pertandingan mencari harta karun. Saya sungguh gembira kerana turut menyertai dalam setiap aktiviti yang diadakan. Apatah lagi apabila keluarga kami mendapat tempat pertama dalam pertandingan mencari harta karun. Setelah semua aktiviti sukaneka selesai dijalankan, kami berehat selama setengah jam sambil menikmati minuman dan kuih-muih. Pada masa itu, saya berpeluang bergambar bersama keluarga dengan berlatarbelakangkan pemandangan yang indah di pantai tersebut. Kemudian, kami berpeluang bermandi-manda di pantai yang bersih itu. Ramai peserta yang menyewa kayak dan jet ski untuk merasai pengalaman baharu. Saya sungguh seronok kerana ayah telah menyewa sebuah perahu untuk kami bersiar-siar di sekitar pantai. Kira-kira pukul 11.40 pagi, semua peserta diminta berkumpul untuk acara kemuncak iaitu acara cabutan nombor bertuah dan penyampaian hadiah. Saya sungguh gembira kerana keluarga kami juga bernasib baik dalam cabutan nombor bertuah tersebut, di samping menerima beberapa lagi hadiah lain. Sebelum pulang , kami dijemput makan tengah hari dengan pelbagai masakan laut yang sungguh menyelerakan seperti sotong bakar dan kepah goreng. Sesungguhnya pengalaman ini amat menyeronokkan dan saya berharap akan berpeluang menyertai lagi aktiviti seperti ini pada masa akan datang. Akhir sekali, jika saudara ada pengalaman yang menarik, sudilah dikongsi bersama saya kerana saya sentiasa menunggu khabar daripada saudara. Diharap saudara sudi membalas surat saya ini. Sahabatmu,

Amiruddin

Surat Kiriman Tidak Rasmi: Lawatan ke Melaka


Kamu telah menyertai satu lawatan sambil belajar. Tulis sepucuk surat kepada kawan kamu dan ceritakan pengalaman kamu semasa lawatan tersebut.

No. 07, TJ 1/8, Taman Temerloh Jaya, 28000 Temerloh, Pahang. 27 Jun 2012 Assalamualaikum, menemui sahabatku Fatimah yang ku rindui selalu. Diharapkan saudari sihat seisi keluarga. Tujuan saya menulis surat ini adalah untuk bertanya khabar dan menceritakan pengalaman saya semasa lawatan ke Melaka. Pada 20 Jun 2012, saya telah menyertai lawatan ke Melaka, Bandaraya Bersejarah. Lawatan ini dianjurkan oleh Kelab Bahasa Melayu sekolah saya. Rombongan itu disertai oleh 40 orang murid dan 5 orang guru pengiring. Kami pergi ke sana dengan menaiki sebuah bas yang disewa khas. Tujuan lawatan ini adalah untuk memberi peluang kepada murid melihat sendiri kesan-kesan sejarah negeri Melaka di samping melawat beberapa tempat menarik di negeri tersebut. Sebelum bertolak ke sana, kami diminta berkumpul di dataran sekolah seawal pukul 7.30 pagi. Setelah diberi taklimat ringkas, kami mula bertolak ke sana kira-kira pukul 8.00 pagi dan tiba di Bandar Melaka sekitar pukul 12.00 tengah hari. Semasa perjalanan, kami berhenti di pekan Bahau untuk bersarapan. Saya sungguh gembira melihat pemandangan yang indah sepanjang perjalanan tersebut. Tempat pertama yang kami singgah setelah tiba di Melaka ialah Zoo Melaka. Di situ kami dapat melihat pelbagai jenis hidupan liar seperti harimau, gajah, singa, rusa, kijang, zirafah dan lain-lain lagi. Kami berasa amat gembira kerana dapat melihat sendiri gelagat haiwan liar itu. Selepas itu, kami pergi pula ke Taman Buaya yang terletak berhampiran dengan zoo tersebut. Pelbagai jenis buaya terdapat di sini seperti buaya tembaga, buaya katak dan lain-lain lagi. Saya berasa sungguh ngeri apabila melihat seekor buaya tembaga menyambar bangkai ayam yang dicampakkan oleh seorang pengawal kolam buaya di situ. Kemudian, pada pukul 1.30 petang, kami pergi ke Taman Rekreasi Air Keroh untuk makan tengah hari. Selepas itu kami pergi pula ke Tugu A Famosa. Di situ, kami melihat kesan-kesan tinggalan sejarah di Zaman Penjajahan Portugis di Melaka. Ramai murid dan guru tidak melepaskan peluang untuk membeli pelbagai cenderamata di gerai-gerai yang banyak terdapat di situ. Di situ juga kami diberi peluang untuk masuk dan melihat sendiri Model Kapal Perang Portugis yang pernah menyerang Melaka pada suatu masa dahulu. Selain itu, saya juga dapat menaiki Menara Taming Sari. Walaupun berasa takut tetapi saya gembira kerana dapat melihat hampir seluruh Bandaraya Melaka dari menara tersebut. Sebelum bertolak balik, kami singgah pula di sebuah pasar raya besar di bandaraya ini. Kemudian, kirakira pada pukul 6.00 petang, kami singgah di Masjid Negeri Melaka untuk sembahyang dan makan malam. Kami tiba di sekolah semula kira-kira pukul 12.00 tengah malam. Saya amat gembira kerana turut meyertai

lawatan tersebut. Akhir sekali, jika saudari ada cerita-cerita yang menarik, sudilah ceritakan kepada saya di sini kerana saya selalu menunggu-nunggu khabar daripada saudari. Sekian sahaja untuk kali ini. Di harap saudari sudi membalas surat saya. Sahabatmu Amirull

Surat Kiriman Tidak Rasmi: Menceritakan pengalaman di tempat baru

Anda baru berpindah ke tempat baharu di sebelah pantai timur. Tulis sepucuk surat kepada kawan lama anda untuk menceritakan pengalaman baru di sana.

No. 13, Kampung Nelayan, Kuantan, Pahang.

30 April 2012

Assalamualaikum,

Menemui sahabatku Talib yang ku rindui selalu. Diharapkan saudara sihat seisi keluarga. Tujuan saya menulis surat adalah untuk bertanya khabar dan menceritakan pengalaman baru saya. Di sini saya ceritakan keadaan di tempat baru saya. Pekerjaan utama masyarakat di sini ialah nelayan yang mencari rezeki di Laut China Selatan. Kedudukan rumah-rumah di sini berhampiran dengan pantai. Keadaan ini membuka peluang untuk saya mempelajari tentang selok-belok kehidupan nelayan. Saya selalu pergi ke pantai pada waktu pagi semasa cuti sekolah untuk melihat nelayan-nelayan pergi ke laut . Pada sebelah petangnya pula saya menunggu nelayan-nelayan pulang dengan pelbagai hasil tangkapan laut yang segar. Masyarakat di sini ramah dan tidak lokek dengan senyuman. Di sekolah, saya mudah mendapat kawan-kawan baru. Mereka cepat mesra dan sering membantu saya untuk memahami loghat Pahang.

Untuk pengetahuan saudara, sekolah saya terletak berhampiran dengan rumah saya. Di sini saya tidak mempunyai masalah dalam pelajaran, malah saya sering membantu rakan-rakan yang lemah. Guruguru di sini juga baik-baik belaka dan selalu memberi nasihat dan peransang kepada saya.

Akhir sekali, sudilah saudara untuk datang bercuti di sini. Saya senantiasa menanti kedatangan saudara di sini. Sekian sahaja untuk kali ini. Di harap anda sudi membalas surat saya dan bercuti di sini.

Sahabatmu Amirull

Surat Kiriman Tidak Rasmi: Persediaan menghadapi UPSR Anda diminta menulis surat kepada rakan anda untuk menceritakan tentang persediaan yang anda lakukan untuk menghadapi peperiksaan UPSR. No. 74, Taman Seri Merapoh, 27210 Merapoh, Kuala Lipis, Pahang. Darul Makmur. 26 Januari 2011 Assalamualaikum. Menemui sahabatku Amir yang kini berada di Pulau Pinang, semoga dalam keadaan sihat sejahtera di samping keluarga. Saya dan keluarga di sini sihat-sihat sahaja. Sahabatku, Apa khabar saudara sekarang? Bagaimana dengan persediaan saudara untuk menghadapi peperiksaan UPSR yang akan kita hadapi pada bulan September nanti? Untuk pengetahuan saudara, saya telah membuat beberapa persediaan bagi menghadapi peperiksaan tersebut. Antara persediaan yang saya buat ialah mengulang kaji pelajaran dari pukul 8.00 malam hingga pukul 11.00 malam setiap hari. Semasa belajar di kelas pula, saya akan menumpukan perhatian yang sepenuhnya terhadap pengajaran guru. Jika pada masa itu saya kurang faham, saya akan segera bertanya guru supaya saya terus dapat mengikuti pengajarannya. Selain itu, ibu bapa saya pula telah menghantar saya belajar ke kelas tambahan sebanyak dua kali seminggu untuk memastikan saya cemerlang dalam pelajaran. Saya amat berterima kasih atas usaha mereka itu. Saya berazam akan belajar bersungguh-sungguh untuk tidak menghampakan harapan keduadua ibu bapa saya. Di samping itu, saya juga selalu pergi ke perpustakaan sekolah dan Perpustakaan Awam Merapoh untuk meminjam buku-buku rujukan. Biasanya saya akan pergi ke Perpustakaan Awam Merapoh pada hujung minggu sekiranya ada kelapangan masa. Di situ juga saya boleh berbincang dengan kawan-kawan tentang topik-topik yang agak sukar dan bertukar-tukar nota. Itulah antara persediaan saya untuk menghadapi peperiksaan UPSR. Saya berharap kita akan dapat menjawab soalan dengan mudah dalam peperiksaan itu nanti. Sama-samalah kita berdoa agar mendapat kejayaan yang cemerlang dalam peperiksaan tersebut dan seterusnya berjaya melanjutkan pelajaran ke salah sebuah sekolah menengah yang terpilih. Setakat ini sahaja yang dapat saya coretkan buat tatapan saudara kali ini. Akhir sekali, sambutlah salam ingatan saya untuk saudara serta keluarga. Sahabatmu,

............................. (Khairi bin Zaideen )

Surat Kiriman Tidak Rasmi: Memenuhi masa lapang


Andaikan bahawa anda baharu sahaja selesai menduduki peperiksaan UPSR. Abang anda yang belajar di luar negara mengirimkan surat kepada anda dan bertanya perkara yang anda sedang lakukan kini. Balas surat abang anda.

*** *** *** *** ***

No. 74, RPS Merapoh, 28000 Merapoh, Pahang. Darul Makmur. 6 Februari 2011 Assalamualaikum. Menemui kakandaku yang kini berada di Universiti Azhar semoga dalam keadaan sihat sejahtera. Kakanda yang dikasihi, Apa khabar kakanda sekarang? Adinda berharap agar kakanda sihat hendaknya. Adinda serta keluarga di sini sihat-sihat sahaja. Surat kakanda telahpun adinda terima pada 31 Januari 2011 yang lalu. Adinda bersyukur kerana peperiksaan UPSR telah selesai. Alhamdulillah semua soalan yang dikemukan dapat adinda jawab dengan mudah. Sekarang ini adinda sedang menanti keputusannya dengan penuh debaran. Adinda berharap dan berdoa akan mendapat keputusan 5A dalam peperiksaan tersebut. Diharap kakanda juga demikian, selalu mendoakan adinda agar berjaya dengan cemerlang dalam peperiksaan itu nanti. Sementara menunggu keputusan peperiksaan diumumkan, adinda menghabiskan masa dengan membaca pelbagai buku terutamanya novel yang dipinjam dari perpustakaan sekolah atau daripada rakan-rakan yang ingin bertukar-tukar buku bacaan. Adinda ingin menggunakan masa yang banyak terluang ini dengan menambahkan ilmu pengetahuan. Pada hujung minggu nanti, adinda akan mengikuti rombongan ke Kuala Lumpur. Adinda akan melawat Zoo Negara, Petrosains, Planetarium dan Masjid Negara. Dengan melawat ke tempat-tempat tersebut, adinda berharap akan dapat memberi pengalaman yang berguna, di samping menikmati pemandangan yang indah di sepanjang lawatan tersebut. Bilakah kakanda akan pulang ke kampung? Adinda dan keluarga di sini amat rindu akan kakanda. Adinda berharap kakanda dapat pulang dengan segera. Setakat inilah sahaja yang dapat adinda coretkan buat tatapan kakanda. Sambutlah salam sayang daripada adinda dan keluarga. Adindamu,

HasifZakwan

Melengkapkan Cerita: Alia


Aku dan rakan-rakan menyertai lathan sukan di sekolah. Semasa latihan tersebut berlangsung aku terdengar jeritan. Aku pun Mulakan cerita dengan: Aku pun Aku pun segera berlari ke belakang astaka kerana jeritan tersebut datangnya dari situ. Setibanya di belakang astaka, aku terkejut benar apabila mendapati Alia meraung kesakitan sambil memegang kakinya. Wajahnya pula berpeluh dan pucat. Aku segera menghampirinya dan bertanya untuk mengetahui puncanya. Dia segera menunjukkan kakinya yang kelihatan bengkak dan lebam. Kaki ku terperosok ke dalam lubang ini semasa aku berlari di sini tadi, rintihnya sambil menunjukkan sebuah lubang kecil di situ. Aku memintanya bertenang sementara aku pergi meminta bantuan. Kemudian aku terus berlari meminta pertolongan daripada Cikgu Hamidi yang kebetulan sedang berjalan menuju ke astaka tersebut. Dengan segera, Cikgu Hamidi mendapatkan Alia untuk memberikan pertolongan. Kaki Alia cuma terseliuh sahaja, kata cikgu Hamidi setelah memeriksa kaki Alia. Aku bersyukur kerana kecederaan Alia tidaklah begitu teruk. Kemudian, Cikgu Hamidi meminta aku memanggil beberapa orang pelajar lain untuk mengangkat Alia ke kantin sekolah sementara beliau ke bilik guru untuk mengambil minyak urut. Di kantin, aku menggosok kaki Alia yang cedera dengan minyak gamat yang diberi oleh Cikgu Hamidi. Sambil tersenyum, Alia segera mengucapkan terima kasih kepada kami sejurus aku selesai menyapukan minyak urut di kakinya. Sebelum bersurai daripada latihan sukan petang itu, Cikgu Hamidi mengingatkan para pelajar supaya tidak bermain di belakang astaka kerana permukaan tanah di situ masih belum diratakan kerana kerja-kerja pengubahsuaian astaka masih dalam pembinaan .

Menyambung Cerita: Anita Terkena Jerat


Keseronokan meneroka Hutan Simpan itu menyebabkan kami lupa akan kepenatan yang kami alami. Tiba-tiba, Anita yang berjalan di belakang menjerit Mulakan cerita kamu dengan, Tiba-tiba, Anita yang berjalan di belakang menjerit Tiba-tiba, Anita yang berjalan di belakang menjerit meminta tolong. Kami semua amat terkejut lantas menoleh ke arahnya. Alangkah terkejutnya apabila terlihat Anita terbuai-buai pada seutas tali yang tergantung pada sebatang dahan pokok. Tanpa berlengah, kami terus berlari menghampirinya. Ruparupanya kaki kanan Anita telah terkena jerat yang mungkin dipasang oleh pemburu. Anita menangis dan meronta-ronta untuk melepaskan diri daripada lilitan jerat tersebut. Cikgu Ali segera mententeramkan Anita kerana bimbang kaki Anita akan tercedera teruk. Kemudian, Cikgu Ali melihat jerat itu dengan teliti untuk mencari jalan melepaskan Anita. Akhirnya, kami menemui punca ikatan jerat itu yang diikat pada pangkal pokok tersebut. Anita boleh diturunkan dengan melepaskan ikatan itu nanti. Cikgu Ali menyuruh kami bersedia di bawah tempat Anita tergantung untuk menyambutnya. Manakala beberapa orang murid lagi diminta untuk memegang tali yang akan dihuraikan oleh Cikgu Ali supaya Anita dapat diturunkan dengan perlahan-lahan. Setelah kami semua bersedia, Cikgu Ali pun membuka ikatan jerat itu dengan berhati-hati. Kemudian, Anita diturunkan dengan perlahan-lahan. Akhirnya, Anita berjaya diturunkan dengan selamat. Kami semua berasa amat bersyukur atas kejayaan itu. Kemudian, Cikgu Ali meminta kami berwaspada kerana di dalam hutan begini, banyak perkara yang tidak diduga boleh berlaku.

Melengkapkan cerita: Serina Demam Panas


Tiba-tiba aku terdengar orang mengetuk tingkap bilikku. Aku .... *** *** *** *** *** Tiba-tiba aku terdengar orang mengetuk tingkap bilikku. Aku segera membuka tingkap tersebut. Rupa-rupanya jiranku, Mak Cik Jamilah. Mak Cik Jamilah memberitahuku bahawa anaknya diserang demam panas. Suaminya tiada di rumah kerana sedang berkursus. Aku segera ke ruang tamu. Aku memberitahu ayah dan ibuku bahawa anak mak cik Jamilah diserang demam panas. Ayah dan ibuku segera ke rumah jiranku itu untuk menbantu mereka. Ibu dan Mak Cik Jamilah memapah Serina masuk ke dalam kereta ayahku untuk dibawa ke klinik yang berhampiran. Ibu menyuruh aku menjaga rumah dan mengunci pintu. Aku patuh nasihat ibuku. Aku berasa bimbang akan Serina yang diserang demam panas. Aku hanya mampu berdoa kepada Allah supaya Serina selamat. Tidak lama kemudian, aku terdengar enjin kereta ayahku. Aku segera membuka pintu. Ibu memberitahu aku bahawa Serina ditahan di wad. Keesokan harinya, Aku dan keluargaku menziarahi Serina di hospital. Aku bersyukur kerana Serina kini

Melengkapkan cerita: Kunci basikalku hilang


Aku baru selesai menghadiri kelas tambahan. Aku segera mengambil basikalku di tempat letak basikal. Tiba-tiba ..... Aku baru selesai menghadiri kelas tambahan. Aku segera mengambil basikalku di tempat letak basikal. Tiba-tiba aku dapati kunci basikal aku hilang. Aku berasa sungguh bimbang. Aku mencari kunci basikalku di tempat letak basikal. Malangnya kunci basikalku tiada. Jam tangan aku menunjukkan hampir pukul 3.00 petang. Aku berasa sangsat takut. Aku terus pergi ke pondok telefon yang berhampiran.Mujurlah aku mempunyai wang syiling. Aku menelefon ibuku. Aku memberitahu ibu tentang kehilangan kunci basikalku. Ibuku menyuruhku menunggu di sekolah. Tidak lama kemudian, ibuku pun datang. Ibu dan aku mengangkat basikal lalu memasukkan ke dalam kereta. Ibuku membawa aku ke kedai membuat kunci. Ibuku menempah kunci baru untuk basikalku. Selepas beberapa minit, kunci baru siap dipasang. Aku berasa sungguh gembira. Ibuku menasihati aku agar tidak cuai lagi. Semenjak kejadian itu menimpaku, ibu dan bapaku melarang aku menunggang basikal ke sekolah lagi. Aku dihantar oleh ayah ke sekolah. Aku berasa sungguh sedih kerana tidak dapat berbasikal ke sekolah bersama rakan-rakanku lagi.

Melengkapkan cerita: Membantu Mak Cik Nadia


Sebaik sahaja loceng berbunyi menandakan waktu persekolahan telah tamat, aku terus menuju ke pintu pagar sekolah untuk pulang cepat. Ketika dalam perjalanan ..... *** *** *** *** *** Sebaik sahaja loceng berbunyi menandakan waktu persekolahan telah tamat, aku terus menuju ke pintu pagar sekolah untuk pulang cepat. Ketika dalam perjalanan pulang, aku terdengar suara wanita menjerit. Rupa-rupanya beg tangan wanita itu diragut oleh dua orang lelaki bermotosikal. Apa yang mengejutkan wanita itu ialah jiranku Mak Cik Nadia.

Aku terus mencatat nombor plat motosikal yang ditunggang oleh dua orang peragut tersebut. Aku memujuk Mak Cik Nadia supaya bersabar. Nasib baik Mak Cik Nadia tidak mengalami kecederaan yang teruk. Aku terus ke pondok telefon yang berhampiran untuk menelefon pihak polis. Tidak lama kemudian, beberapa orang polis datang. Meraka membawa aku dan Mak Cik Nadia ke balai polis untuk membuat laporan. Aku memberitahu nombor plat motosikal dan jenis motosikal peragut itu. Aku juga memberitahu yang mereka melarikan diri ke Jalan Sulaiman. Pihak polis mengucapkan terima kasih kepadaku. Setelah beberapa jam, pihak polis berjaya memberkas dua orang lelaki tersebut. Pihak polis menghantar aku dan Mak Cik Nadia pulang ke rumah. Ibu bapaku berasa terkejut sebaik sahaja melihat aku keluar daripada kereta polis. Pihak polis menceritakan kepada ibu bapaku apa yang terjadi.

Melengkapkan cerita: Menolong Nurul


Ketika aku pulang dari sekolah, aku ternampak seorang kanak-kanak sedang menangis di tepi jalan. Aku berasa simpati ..... *** *** *** *** *** Ketika aku pulang dari sekolah, aku ternampak seorang kanak-kanak sedang menangis di tepi jalan. Aku berasa simpati melihat budak itu. Aku terus menghampiri budak tersebut sambil menuntun basikalku. Rupa-rupanya budak itu ialah anak jiranku, Nurul. Aku memujuk Nurul supaya berhenti menangis. Aku menyuruh Nurul menceritakan apa yang telah berlaku. Rupa-rupanya Nurul ketinggalan bas. Aku cuba mententeramkannya dan berjanji akan membawanya pulang. Kemudian, aku menyuruh Nurul membonceng basikalku. Nurul kelihatan gembira dengan pelawaanku itu. Selepas itu, aku pun mengayuh basikalku di bawah terik cahaya matahari menuju ke rumahnya yang terletak kira-kira 5 kilometer dari situ. Walaupun memenatkan kerana terpaksa mengayuh basikal lebih berat daripada hari-hari biasa tetapi aku gembira kerana dapat menolongnya. Setiba di rumahnya, bajuku telah basah lencun dengan peluh. Aku memberhentikan basikalku lalu menyuruhnya turun. Nurul kelihatan amat gembira sekali lalu mengucapkan terima kasih kepadaku sebelum masuk ke rumahnya. Selepas itu, aku terus menuju ke rumahku yang hanya beberapa meter sahaja dari rumahnya. Setibanya di rumah, aku ditegur oleh ibu bapaku kerana pulang lewat. Namun, selepas aku menceritakan peristiwa tersebut, mereka kelihatan gembira akan sikapku itu. Kata ayahku. "Kita haruslah menolong orang yang kesusahan. Apatah lagi, jika orang itu ialah jiran atau saudara mara sendiri".

Fakta: Berjimat-cermat Amalan Mulia


Tulis sebuah karangan tentang faedah berjimat-cermat. Berjimat-cermat Amalan Mulia Amalan berjimat-cermat harus dipupuk sejak dari kecil lagi. Berjimat-cermat bermaksud menggunakan apa yang kita miliki untuk perkara-perkara yang perlu sahaja tanpa pembaziran. Banyak faedah daripada amalan berjimat-cermat antaranya ialah membolehkan kita menabung. Oleh itu, kita mestilah berjimat-cermat dalam perbelanjaan seharian, ketika menggunakan kemudahan seperti air, elektrik, dan telefon dan sebagainya. Dengan cara ini, wang itu boleh kita simpan bagi tujuan yang lebih berfaedah pada masa hadapan. Selain itu, orang yang berjimat-cermat tidak akan membeli sesuatu tanpa perancangan teliti. Mereka menyelidiki dahulu sebelum membeli sesuatu barang supaya pembelian mereka itu berbaloi dengan wang yang telah mereka keluarkan. Pembelian yang tidak cermat boleh menyebabkan kita terbeli sesuatu yang membawa kerugian dan penyesalan. Berjimat-cermat juga menggelakkan seseorang daripada terjebak dengan masalah hutang. Orang yang berbelanja dengan boros biasanya tidak berfikir panjang untuk berbelanja sehingga mereka sanggup berhutang. Ini menyebabkan mereka terjerat dengan masalah hutang hingga menyusahkan diri mereka sendiri. Berjimat-cermat juga bermaksud kita menggunakan masa dengan sebaik mungkin. Elakkan daripada menangguh-nangguh sesuatu tugas dan sebagai pelajar, buatlah jadual harian agar kita dapat mengisi masa dengan sebaik-baiknya seperti mengulang kaji pelajaran dan sebagainya. Di samping itu amalan berjimat-cermat juga menjadikan seseorang itu berdisplin tinggi. Mereka sentiasa mengambil berat tentang penjimatan dan kecermatan seperti sentiasa menutup kembali kipas selepas digunakan. Kesimpulannya, kita perlu sentiasa berusaha untuk menjadikan amalan berjimat-cermat sebagai budaya kita. Oleh itu, yakinlah bahawa amalan ini pasti akan membawa kebaikan kepada diri sendiri.

Fakta: Cara-cara Mengelakkan Kepupusan Haiwan Liar


Cara-cara Mengelakkan Kepupusan Haiwan Liar Kepupusan spesies haiwan semakin membimbangkan. Oleh itu, haiwan liar wajarlah dilindungi untuk mengelakkan nasib yang sama seperti dinosaur berulang. Antara langkah untuk mengelakkan perkara ini adalah dengan mengekalkan atau menambahkan lagi hutan simpan sedia ada. Haiwan-haiwan ini perlu berada dihabitatnya bagi pembiakan yang berterusan . Di samping itu, undang-undang sedia ada perlu dikuatkuasakan dengan menghukum sesiapa sahaja yang memelihara, menangkap atau membunuh haiwan-haiwan ini tanpa kebenaran pihak kerajaan. Selain itu, aktiviti pemburuan mestilah diluar kawasan rizab sahaja. Penguatkuasaan ini dapat mengelakkan aktiviti pemburuan yang tidak terkawal. Seterusnya usaha pembiakan spesies terancam perlulah dipergiatkan. Haiwan yang berjaya dibiakkan juga perlu dibebaskan ke habitat asal dengan dipantau dari semasa ke semasa. Penubuhan pusat kajian haiwan-haiwan liar juga perlu diwujudkan bagi membekalkan maklumat secukupnya untuk penyelidikan dan pendidikan pada masa akan datang. Ini akan membolehkan usahausaha perlindungan haiwan ini lebih berkesan. Akhir sekali, hidupan liar yang menceroboh kawasan kebun umpamanya perlulah dipindahkan segera ke zoo atau sebagainya. Ini kerana apabila keadaan ini terjadi, haiwan berkenaan akan ditangkap atau dibunuh. Kesimpulannya, hidupan liar yang kian terancam perlulah dilindungi sebaik mungkin bagi memastikan generasi akan datang terus dapat menikmati keindahan alam yang tidak ternilai ini.

Fakta: Cara-cara Menggembirakan Ibu Bapa


Ibu bapa merupakan orang yang banyak berjasa kepada kita. Tulis karangan cara-cara kamu menggembirakan ibu bapa. Ibu bapa merupakan insan terpenting dalam sesebuah keluarga. Tanpa mereka, kita tidak akan lahir ke dunia ini. Merekalah yang memberikan kita kasih sayang yang sejati hingga sanggup berkorban harta dan nyawa demi kebahagiaan kita. Oleh sebab itu, wajarlah kita sentiasa berusaha untuk menggembirakan hati mereka.

Semua ibu bapa mengharapkan anak-anak mereka berakhlak mulia. Akhlak mulia akan menyebabkan seseorang itu mentaati perintah agama, menghormati orang lain, bertanggunjawab, berdisplin dan sebagainya. Anak-anak yang berakhlak mulia juga akan sentiasa menjaga nama baik ibu bapa dan keluarga. Hal yang demikian, sudah tentu akan menggembirakan hati ibu bapa. Ibu bapa juga tentu gembira apabila mendapati anak-anak mereka belajar bersungguh-sungguh. Anakanak yang rajin belajar kebiasaannya akan mendapat keputusan yang cemerlang dalam pelajaran. Oleh itu, kita mestilah rajin belajar agar ibu bapa kita gembira serta memperoleh masa depan yang lebih cerah. Di samping itu, kita juga haruslah membantu mereka. Kita boleh membantu mereka dengan melakukan kerja-kerja yang sesuai seperti mendidik adik, mengemas rumah dan sebagainya. Dengan itu, kita dapat meringankan beban mereka dan ini tentu menggembirakan hati mereka. Selain itu, Ibu bapa juga tentu gembira jika anak-anak menghormati mereka. Bercakap dengan sopan, bersalaman dan mencium tangan, mendengar teguran dan nasihat, mengucapkan salam dan senyum semasa berhadapan dengan mereka antara contoh kita menghormati ibu bapa. Amalkan sikap ini agar ibu bapa kita sentiasa gembira bersama anak-anak. Kesimpulannya, sebagai seorang anak sudah pasti kita ingin melihat ibu bapa kita sentiasa gembira. Justeru, sentiasalah berazam dan berusaha untuk menggembirakan hati kedua-dua ibu bapa agar hidup kita lebih diberkati.

Fakta: Kebaikan Hobi Saya. (Versi 2)


Hobi ialah sesuatu yang gemar dilakukan pada masa lapang seperti memancing, mengumpul setem, membaca, melukis dan bersukan. Hobi saya pula bermain bola sepak. Saya melakukan aktiviti ini pada setiap petang. Hobi ini banyak memberi kebaikan kepada saya antaranya ialah mengisi masa lapang, menyihatkan badan, cergas serta cerdas dan menambah kenalan. Saya dapat mengisi masa lapang dengan bermain bola sepak. Aktiviti ini mengelakkan saya daripada melepak dan sebagainya. Selain itu, hobi ini juga dapat menyihatkan tubuh. Oleh sebab itulah saya jarang terkena penyakit seperti demam dan sebagainya. Badan saya juga menjadi cantik dan langsing. Permainan bola sepak juga menyebabkan badan saya cergas dan otak saya cerdas. Saya sentiasa cergas semasa belajar dan mudah memahami sesuatu pelajaran. Permainan bola sepak memerlukan pemain yang ramai. Oleh itu, saya berpeluang menambah kenalan terutama apabila melibatkan pertandingan dengan pasukan bola sepak dari luar. Kesimpulannya setiap orang bebas memilih hobi yang digemari. Namun, sesuatu hobi yang baik sepatutnya akan mendatangkan kebaikan kepada kita.

Fakta: Kebaikan Hobi Saya. (Versi 1)


Setiap orang mempunyai hobi. Tulis kebaikan hobi yang kamu gemari. Hobi ialah sesuatu yang gemar dilakukan pada masa lapang. Antara contoh-contoh hobi ialah memancing, mengumpul setem, membaca, melukis dan bersukan. Saya juga mempunyai hobi iaitu bermain bola sepak. Saya melakukan aktiviti ini pada setiap petang kecuali jika ada urusan lain yang lebih penting.

Saya memilih bermain bola sepak sebagai hobi kerana minat saya yang mendalam terhadap permainan ini. Oleh sebab itulah saya selalu menyaksikan perlawanan bola sepak secara langsung di kaca televisyen. Selain itu, saya juga pernah pergi ke studium Bukit Jalil dengan keluarga saya untuk menonton suatu perlawanan akhir bola sepak .

Hobi ini banyak memberi kebaikan kepada saya. Antara kebaikan tersebut ialah mengisi masa lapang dengan aktiviti yang berfaedah, menyihatkan badan, menjadikan saya cergas serta cerdas dan menambahkan kenalan. Pada waktu lapang seperti pada waktu petang, saya dapat mengisi masa lapang ini dengan bermain bola sepak. Aktiviti ini mengelakkan saya daripada terjebak dalam kegiatan yang merugikan seperti melepak dan sebagainya.

Selain itu, hobi ini juga dapat menyihatkan tubuh saya kerana permainan ini menyebabkan badan saya berpeluh, jantung saya berfungsi dengan baik dan melangsingkan badan saya. Oleh sebab itulah saya jarang terkena penyakit seperti demam dan sebagainya. Saya juga tidak risau tentang masalah kegemukan yang boleh mendatangkan penyakit yang merbahaya seperti darah tinggi, kecing manis dan lain-lain lagi.

Permainan bola sepak juga menyebabkan badan saya cergas dan otak saya cerdas. Saya perlu melakukan tindakan-tindakan yang tangkas serta lasak dalam permainan ini. Hasilnya otot-otot badan saya menjadi kuat dan pergerakan saya lebih pantas. Selain itu, saya juga tidak mudah berasa lesu atau penat. Ini membantu saya sentiasa cergas semasa belajar di sekolah atau semasa mengulang kaji pelajaran di rumah. Badan saya yang sihat dan bertenaga juga membolehkan saya mudah memahami sesuatu pelajaran. Oleh sebab itu, saya sering mendapat keputusan yang cemerlang dalam pelajaran. Di samping itu, saya memperoleh ramai kenalan melalui hobi ini. Permainan bola sepak memerlukan pemain yang ramai. Oleh itu, saya berpeluang menambahkan kenalan terutama apabila melibatkan pertandingan dengan pasukan bola sepak dari luar.

Kesimpulannya setiap orang mempunyai hobi tersendiri. Kita bebas memilih hobi yang kita gemari, bak kata pepatah "Tepuk dada, tanya selera". Namun, perlu kita ingat hobi tersebut tidak seharusnya merugikan kita. Sesuatu hobi yang baik dan sesuai sepatutnya akan mendatangkan kebaikan kepada kita.

Fakta: Faedah-faedah Menyertai Kegiatan Kokurikulum


Tulis faedah menyertai aktiviti kokurikulum. _____________________________________________________________________________

Faedah-faedah Menyertai Aktiviti Kokurikulum Kegiatan kokurikulum ialah aktiviti di luar bilik darjah. Kegiatan tersebut termasuklah aktiviti badan beruniform, kelab dan persatuan serta sukan dan permainan. Semua pelajar digalakkan menyertai kegiatan kokurikulum kerana kegiatan ini mempunyai banyak faedahnya. Antara faedah kegiatan kokurikulum ialah dapat memenuhkan masa lapang. Pelajar yang aktif dalam kegiatan ini akan terhindar daripada terlibat dengan gejala sosial kerana banyak masa mereka digunakan untuk aktiviti kokulrikulum di sekolah seperti sukan dan sebagainya. Oleh itu, masa lapang dapat diisi dengan kegiatan yang lebih berfaedah. Selain itu, kegiatan kokurikulum juga dapat melatih pelajar menjadi pemimpin. Ada berbagai-bagai jawatan dalam persatuan seperti jawatan pengerusi, setiausaha, bendahari, ahli jawatankuasa dan ahli biasa. Sebagai contoh, apabila pelajar memegang jawatan pengerusi, mereka akan belajar menjadi ketua. Dengan itu, pelajar akan belajar menjadi pemimpin. Di samping itu, dengan menyertai kegiatan kokurikulum juga kita dapat membentuk disiplin diri. Sebagai contoh, kegiatan-kegiatan ini dijalankan mengikut peraturan dan jadual yang telah ditetapkan. Kita perlu mematuhi peraturan dan jadual tersebut supaya segala aktiviti yang direncana dapat dijalankan dengan lancar. Oleh itu, kita akan menjadi lebih berdisiplin apabila terlibat dengan kegiatan kokurikulum. Tambahan pula, kegiatan kokurikulum akan mengukuhkan lagi perpaduan. Setiap persatuan dan kelab tentunya disertai oleh ramai ahli serta terdiri daripada pelbagai kaum seperti Melayu, Cina, India dan lainlain. Dalam aktiviti yang dijalankan, semua ahli akan berkumpul dan bertukar-tukar pendapat. Dengan ini akan mengeratkan hubungan sesama mereka dan seterusnya akan mewujudkan perpaduan antara kaum. Akhir sekali, badan kita akan menjadi sihat apabila menyertai kegiatan kokurikulum seperti menyertai pertandingan bola sepak dan sebagainya. Untuk menang dalam pertandingan yang disertai, kita akan menjalani latihan. Dengan latihan itu, badan kita akan mengeluarkan peluh. Ini tentu akan menjadikan kita cergas, sihat, kuat dan tidak akan mudah dijangkiti penyakit. Kesimpulannya, terdapat banyak faedah menyertai kegiatan kokurikulum. Pihak sekolah hendaklah mengadakan aktiviti yang menarik untuk menggalakkan pelajar menyertainya. Ibu bapa pula hendaklah menggalakkan anak-anak melibatkan diri dalam kegiatan ini demi kebaikan anak-anak mereka.

___________________________________________________________________________

Anda mungkin juga meminati: Fakta: Faedah-faedah Memanfaatkan Perpustakaan

Fakta: Faedah-faedah Mempelajari Komputer. Fakta: Banjir Temu Ramah/Dailog: Faedah-faedah Membaca. Laporan :Kegiatan Persatuan Matematik Dan Sains Sekolah Kebangsaan Seri Tualang
LinkWithin

Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini

Fakta: Langkah-langkah Mewujudkan Minat Membaca Di Kalangan Para Pelajar


Terangkan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mewujudkan minat membaca di kalangan para pelajar. Panjang karangan kamu mestilah tidak kurang daripada 80 patah perkataan. Rangka Karangan : Pendahuluan -membaca banyak kebaikannya -mesti dipupuk sejak kecil Perenggan ke-2 -pihak sekolah memainkan peranan -mengadakan kempen membaca -perpustakaan yang lengkap dan menarik Perenggan ke-3 -ibu bapa memupuk minat membaca anak-anak -peruntukkan wang untuk buku anak-anak

Perenggan ke-4 -harga buku berpatutan -semua golongan mampu membeli buku

Penutup -membaca penting -mesti dipupuk sejak di bangku sekolah

***********************************

Membaca mempunyai banyak kebaikannya. Oleh itu, minat membaca di kalangan para pelajar mestilah dipupuk sejak dari kecil lagi. Antara langkah-langkah untuk memupuk minat membaca di kalangan para pelajar adalah dengan mengadakan kempen membaca terutamanya di peringkat sekolah lagi. Pihak sekolah boleh menjalankan kempen ini dengan mengadakan pelbagai pertandingan seperti pertandingan mengarang dan sebagainya. Selain itu, perpustakaan sekolah perlulah selesa serta dilengkapi dengan bahan bacaan dan kemudahan yang mencukupi. Ini akan menarik minat pelajar untuk mengunjungi perpustakaan. Ibu bapa pula mestilah memainkan peranan untuk memupuk minat membaca di kalangan anak-anak dengan memperuntukkan sejumlah wang bagi membeli buku-buku yang bersesuaian untuk bacaan anakanak mereka. Jadikan membaca sebagai aktiviti harian keluarga dan wujudkan perpustakaan mini di rumah. Pihak kerajaan pula perlulah memantau supaya buku-buku yang dijual dengan harga yang berpatutan supaya semua golongan pelajar mampu membeli buku-buku yang mereka perlukan. Kesimpulannya, membaca amat penting kepada murid-murid. Oleh itu, minat membaca perlu dipupuk sejak dari bangku sekolah lagi.

Anda mungkin juga meminati: Fakta: Langkah-langkah Untuk Memastikan Kejayaan Dalam Pelajaran Fakta: Kebaikan-kebaikan Membaca Syarahan: Langkah-langkah untuk Mengatasi Pencemaran Alam Sekitar. Fakta: Cara-cara Memperoleh Kejayaan Cemerlang Dalam Pelajaran. Fakta: Faedah-faedah Memanfaatkan Perpustakaan
LinkWithin

Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini

Fakta: Kebaikan-kebaikan Menyimpan Wang di Bank


Ceritakan tentang kebaikan-kebaikan menyimpan wang di bank. Panjang karangan kamu mestilah tidak kurang daripada 80 patah perkataan. ***** Rangka Karangan : Pendahuluan -digalakkan simpan wang di bank kerana banyak kebaikannya -buka akaun bank sebelum boleh menyimpan wang -banyak pilihan bank Perenggan ke-2 -simpanan dijamin selamat -kehilangan atau kecurian, tanggungjawab bank

-bencana alam, tangungjawab bank Perenggan ke-3 -menjamin masa hadapan -contoh; membiayai pengajian -perlu menyimpan secara tetap Perenggan ke-4 -cermat berbelanja -pandai menguruskan wang sendiri -lepas daripada masalah kewangan Penutup -amalan menyimpan wang perlu diamalkan -kehidupan akan lebih terjamin

** ** ** ** ** Kebaikan-kebaikan Menyimpan Wang di Bank Kita amat digalakkan untuk menyimpan wang di bank kerana banyak kebaikannya. Bagi membolehkan kita menyimpan wang di bank, kita perlulah membuka akaun bank di mana-mana bank seperti Bank Simpanan Nasional, MayBank, Tabung Haji dan lain-lain bagi. Antara kebaikan menyimpan wang di bank ialah simpanan kita dijamin selamat. Kita tidak perlu risau tentang keselamatan wang simpanan kita daripada kecurian dan kehilangan kerana semua itu akan ditanggung oleh pihak bank. Begitu juga jika sekiranya berlaku bencana seperti kebakaran dan banjir, wang kita dijamin selamat di bawah tanggungjawab pihak bank. Menyimpan wang di bank juga boleh menjamin masa depan kita. Contohnya, kita boleh membiayai perbelanjaan untuk melanjutkan pelajaran di universiti daripada wang simpanan tersebut. Oleh itu, kita mestilah menyimpan wang secara tetap supaya boleh digunakan pada masa yang memerlukan. Selain itu, kita dapat berjimat-cermat apabila menyimpan wang di bank. Kita tidak akan boros berbelanja kerana sebahagian wang akan disimpan di bank. Ini akan melatih kita menjadi seorang yang pandai menguruskan wang perbelanjaan. Amalan perbelanjaan yang baik akan mengelakkan seseorang itu terjebak dalam masalah hutang dan sebagainya. Kesimpulannya, amalan menyimpan wang di bank haruskan kita amalkan kerana cara ini amat banyak kebaikannya. Oleh itu, tanamkan sikap untuk menyimpan wang di bank demi kehidupan yang lebih terjamin. Anda mungkin juga meminati: Fakta: Kebaikan-kebaikan Membaca Fakta: Kebaikan Hobi Saya. (Versi 1) Fakta: Kebaikan Hobi Saya. (Versi 2) Rencana: Kebaikan-kebaikan Perpustakaan Fakta: Berjimat-cermat Amalan Mulia
LinkWithin

Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini

Fakta: Masa Itu Ibarat Emas


Masa itu ibarat emas. Oleh itu, kita mestilah menggunakan masa dengan sebaik-baiknya dengan tidak melakukan aktiviti yang boleh merugikan. Gunakanlah masa lapang kepada perkara-perkara yang lebih berfaedah.

Pada masa cuti sekolah, kita boleh menggunakan masa lapang itu untuk melakukan pelbagai aktiviti yang berfaedah seperti menolong ibu bapa di rumah. Kita boleh membantu mereka dengan mengemas rumah, menyiram pokok bunga, menolong ibu memasak dan lain-lain lagi. Ini dapat meringankan tugas ibu bapa dan dapat mengeratkan hubungan kekeluargaan kita.

Selain itu, masa lapang haruslah kita gunakan untuk membaca atau mengulang kaji pelajaran. Aktiviti ini boleh menambahkan kemahiran dan kecekapan kita dalam sesuatu mata pelajaran. Kita juga akan dapat membaiki kelemahan dalam pelajaran. Ini akan membantu kita lulus dengan cemerlang dalam peperiksaan.

Selain itu, jika ada kesempatan, kita boleh berkelah bersama keluarga. Dengan berkelah, kita dapat merehatkan fikiran dan menyegarkan minda setelah penat berlajar. Apatah lagi berkelah juga dapat mengeratkan tali persaudaran kerana kita dapat melakukan pelbagai aktiviti yang menyeronokkan seperti bermain, makan dan sebagainya bersama keluarga

Masa lapang terutamanya pada musim cuti sekolah juga boleh kita gunakan untuk berkunjung ke rumah saudara-mara. Ini dapat mengeratkan persaudaraan antara saudara mara, di samping dapat melancong dan menikmati keindahan alam.

Kesimpulannya, masa amat berharga. Justeru, hargailah masa demi kehidupan yang lebih sempurna. Masa cuti sekolah atau masa lapang boleh dilalui dengan perkara yang tidak sia-sia apabila kita menghargai masa. Anda mungkin juga meminati: Fakta: Cara-cara Menggembirakan Ibu Bapa Fakta: Faedah-faedah Menyertai Kegiatan Kokurikulum Fakta: Kebaikan-kebaikan Membaca Fakta: Senaman Asas Kesihatan Fakta: Kebaikan Hobi Saya. (Versi 1)
LinkWithin

Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini

Fakta: Faedah-faedah Memanfaatkan Perpustakaan

Murid-murid digalakkan pergi ke perpustakaan. Berikan pandapat kamu tentang faedah-faedah yang diperolehi jika seseorang itu memanfaatkan perpustakaan. ** ** ** ** ** Perpustakaan mempunyai banyak faedahnya. Di perpustakaan terdapat banyak buku-buku yang boleh dibaca seperti seperti buku cerita, novel, majalah, buku rencana dan lain-lain lagi. Dengan membaca, pengetahuan murid-murid semakin bertambah dan ini tentu membantu murid-murid dalam pelajaran. Murid-murid dapat mengisi masa lapang dengan memanfaatkan perpustakaan. Mereka yang selalu ke perpustakaan akan terhindar daripada gejala yang tidak sihat seperti melepak, merokok dan lain-lain lagi. Dengan itu, murid-murid akan berjaya dalam pelajaran dan masa depan mereka akan lebih cerah. Sebaliknya, gejala yang tidak sihat akan mengelapkan masa depan mereka. Selain itu, perpustakaan adalah tempat membentuk disiplin diri. Perpustakaan mempunyai peraturanperaturan yang mesti dipatuhi seperti larangan membuat bising, memulangkan buku mengikut tarikh, menyusun semula buku di raknya dan seumpamanya lagi. Justeru, murid-murid dapat berlatih mendisplinkan diri di perpustakaan dan ini diharap akan menjadi amalan dalam kehidupan mereka. Perpustakaan juga dapat menjimatkan wang ibu bapa murid-murid. Murid-murid tidak perlu membeli semua buku kerana sesetengah buku boleh dipinjam di perpustakaan. Ini tentu dapat menjimatkan wang ibu bapa murid-murid. Kesimpulannya, perpustakaan mempunyai banyak faedahnya. Oleh itu, menfaatkanlah perpustakaan yang disediakan demi kemajuan kita dalam pelajaran. Tambahan pula, murid-murid juga dapat menghilangkan rasa bosan setelah penat belajar dengan membaca buku-buku tertentu di perpustakaan.

Anda mungkin juga meminati: Fakta: Faedah-faedah Menyertai Kegiatan Kokurikulum Fakta: Faedah-faedah Mempelajari Komputer. Temu Ramah/Dailog: Faedah-faedah Membaca. Rencana: Kebaikan-kebaikan Perpustakaan Fakta: Langkah-langkah Mewujudkan Minat Membaca Di Kalangan Para Pelajar
LinkWithin

2 ulasan: Pautan pada catatan ini

Fakta: Kebaikan Buah-buahan Tempatan


Rakyat Malaysia digalakkan makan lebih banyak buah-buahan tempatan. Tuliskan tentang kebaikan buahbuahan tempatan. ** * *** *** *** *** Buah-buahan tempatan ialah buah-buahan yang terdapat di negara kita Malaysia. Antara contoh buahbuahan tempatan ialah durian, rambutan, langsat dan lain-lain lagi. Rakyat Malaysia digalakkan mengambil buah-buahan tempatan kerana buah-buahan tempatan masih segar. Oleh itu, buah-buahan ini tentu lebih berkhasiat kerana kandungan berbagai-bagai jenis zat dan vitaminnya masih terpelihara dan ini tentunya lebih baik untuk kesihatan kita.

Buah-buahan tempatan juga mudah didapati terutama pada musim buah-buahan. Pokok buah-buahan ini seperti pisang dan betik boleh kita tanam sendiri di sekeliling rumah, apatah lagi sekiranya kita tinggal di kampung. Ini akan akan memudah kita mendapatkan buah-buahan ini tanpa perlu pergi ke kedai dan sebagainya. Buah-buahan tempatan juga dapat membantu meningkatkan ekonomi negara. Apabila kita lebih gemar memilih buah-buahan tempatan, ini akan meningkatkan pendapatan petani dan seterusnya dapat menyediakan lebih banyak peluang pekerjaan. Secara tidak langsung kita telah membantu negara dalam menyediakan peluang pekerjaan dan meningkat ekonomi negara. Kesimpulannya, kita digalakkan makan buah-buahan tempatan kerana banyak kebaikannya. Tambahan pula buah-buahan tempatan didapati lebih murah daripada buah-buahan import. Oleh sebab itu, rakyat Malaysia dapat menikmati buah-buahan ini tanpa mengira kaya atau miskin.

Anda mungkin juga meminati: Syarahan: Faedah Makan Buah-buahan Tempatan Fakta: Masa Itu Ibarat Emas Fakta: Kebaikan-kebaikan Membaca Fakta: Senaman Asas Kesihatan Fakta: Cara-cara Menggembirakan Ibu Bapa
LinkWithin

2 ulasan: Pautan pada catatan ini

Fakta: Langkah-langkah Untuk Memastikan Kejayaan Dalam Pelajaran


Pelajaran amat penting kepada para pelajar. Tuliskan sebuah karangan tentang langkah-langkah untuk memastikan kejayaan dalam pelajaran. *** *** *** *** *** Pelajaran amat penting kepada para pelajar. Pelajaran dapat menjamin masa depan pelajar dalam apa juga bidang yang mereka minati. Oleh itu, pelajar haruslah belajar bersungguh-sungguh bagi memastikan mereka berjaya pada masa hadapan. Antara langkah-langkah untuk memastikan kejayaan dalam pelajaran ialah berniat atau berazam memperoleh kejayaan dalam pelajaran. Keazaman yang tinggi akan mendorong pelajar berusaha dengan lebih gigih bagi mencapai kejayaan. Seterusnya pelajar hendaklah menumpukan perhatian semasa guru mengajar bagi memastikan mereka faham akan apa yang dipelajari di kelas. Mereka juga mestilah segera bertanya guru jika tidak faham akan sesuatu topik pelajaran supaya mereka tidak terus ketinggalan dalam pelajaran. Selain itu, pelajar haruslah membuat jadual waktu di rumah bagi memastikan mereka dapat menggunakan masa seperti yang dirancang. Apabila pelajar pandai membahagikan masa, ini akan membantu mereka

berjaya dalam pelajaran. Di samping itu, jagalah kesihatan dengan mengambil makanan yang seimbang dan berkhasiat supaya pelajar sentiasa berkeadaan cergas dan cerdas. Kesihatan yang baik akan memudahkan pelajar memahami apa yang dipelajari. Dalam pada itu, disiplin diri juga menjadi faktor kejayaan seseorang pelajar dalam pelajaran. Pelajar yang berdisiplin akan membolehkan mereka berjaya dalam pelajaran kerana mereka tidak terjerat dengan pelbagai masalah disiplin yang boleh menggangu mereka dalam pelajaran. Kesimpulannya pelajaran amat penting kepada para pelajar. Orang yang berilmu sudah tentu akan dipandang mulia. Oleh itu, kita mestilah mengikut langkah-langkah yang betul untuk berjaya dalam pelajaran. Anda mungkin juga meminati:

Temu Ramah/Dailog: Kejohanan Silat Olahraga Peringkat ...

Rencana: Kebaikan-kebaikan Perpustakaan

Laporan: Lawatan Sambil Belajar Ke Kilang Sabun

Laporan: Laporan Bulan Merdeka 2010

LinkWithin

Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini

Fakta: Faedah-faedah Mempelajari Komputer.


Komputer amat penting pada masa ini kerana banyak perkara terpaksa dilakukan dengan menggunakan komputer. Oleh sebab itu, wajarlah murid-murid berusaha menguasai ilmu komputer sejak dari sekolah rendah lagi bagi membantu mereka dalam pembelajaran.

Antara faedah mempelajari komputer ialah memudahkan kita memperoleh pelbagai maklumat yang dikehendaki. Kita boleh mencari pelbagai maklumat melalui komputer dengan melayari internet. Selain itu, komputer juga membolehkan kita belajar dengan menggunakan perisian tertentu atau secara dalam talian. Ini memudahkan pelajar memahami pelajaran dan menambahkan minat mereka untuk terus mengikuti pelajaran.

Di samping itu, kerja-kerja pendokumenan akan lebih mudah apabila dilaksanakan oleh seseorang yang mahir komputer.Tambahan pula, dengan komputer sebarang kesilapan semasa menaip dapat dibetulkan dengan lebih mudah dan pantas. Kemahiran dalam penggunaan komputer juga dapat membantu seseorang menguruskan fail atau datadata penting dengan lebih mudah dan selamat. Ini penting untuk menghindari kita daripada masalah dan kerugian akibat kehilangan data-data atau fail-fail tersebut.

Dalam pada itu, komputer juga boleh menghiburkan kita. Pelbagai aktiviti yang menghiburkan dapat dilakukan seperti bermain melalui perisian komputer. Ini boleh merehatkan minda kita setelah penat belajar, asalkan tidak dilakukan secara berlebih-lebihan hingga mengabaikan pelajaran. Kesimpulannya, mempelajari komputer mempunyai banyak faedahnya. Tambahan pula, pada masa ini banyak perkara perlu dilakukan dengan menggunakan komputer.Oleh itu, tanamkan sikap ingin mempelajari komputer agar kita tidak ketinggalan dalam arus permodenan. Anda mungkin juga meminati: Fakta: Faedah-faedah Menyertai Kegiatan Kokurikulum Fakta: Faedah-faedah Memanfaatkan Perpustakaan Fakta: Cara-cara Menggembirakan Ibu Bapa Fakta: Berjimat-cermat Amalan Mulia Fakta: Masa Itu Ibarat Emas
LinkWithin

1 ulasan: Pautan pada catatan ini

Fakta: Senaman Asas Kesihatan


Senaman adalah asas kesihatan kita. Senaman secara teratur dan berterusan akan memastikan kesihatan kita sentiasa baik. Kita boleh bersenam dengan pelbagai cara seperti berjoging, berbasikal, berenang dan lain-lain lagi.

Senaman mempunyai banyak faedahnya. Apabila kita bersenam, badan kita akan berpeluh, otot menjadi kuat dan melancarkan perjalanan darah ke seluruh badan. Ini menjadikan badan kita sihat lalu menyukarkan daripada terkena penyakit seperti demam, batuk, selsema dan lain-lain lagi. Senaman juga menjadikan bentuk badan lebih menarik iaitu tidak terlalu gemuk atau kurus. Penampilan diri akan lebih menarik kerana badan yang langsing akan memudahkan pergerakan kita. Oleh itu, kita akan lebih berkeyakinan apabila berhadapan dengan masyarakat. Selain itu, aktiviti senaman dapat mengisi masa lapang. Ini dapat mengelakkan kita daripada melakukan perkara-perkara yang tidak berfaedah atau memudaratkan seperti melepak, merokok dan sebagainya. Justeru, kita mestilah mengambil berat tentang senaman kerana senaman dapat menjamin kesihatan kita. Tambahan lagi, kajian pakar membuktikan senaman dapat mencerdaskan pemikiran. Oleh itu, jadikan senaman sebagai amalan hidup kita seharian.

Anda mungkin juga meminati: Fakta: Faedah-faedah Menyertai Kegiatan Kokurikulum Fakta: Cara-cara Menggembirakan Ibu Bapa

Fakta: Masa Itu Ibarat Emas Fakta: Kebaikan-kebaikan Membaca Fakta: Langkah-langkah Untuk Memastikan Kejayaan Dalam Pelajaran
LinkWithin

1 ulasan: Pautan pada catatan ini

Fakta: Kebaikan-kebaikan Membaca


Membaca mempunyai banyak kebaikannya. Ibu bapa haruslah memupuk minat membaca di kalangan anak-anak sejak dari kecil lagi. Apatah lagi pada masa ini bahan bacaan yang sesuai seperti surat khabar, majalah dan sebagainya sangat mudah kita dapati seperti di kedai-kedai berdekatan rumah atau melalui internet. Antara kebaikan membaca ialah mengetahui perkembangan terkini dan menambahkan ilmu pengetahuan. Contohnya apabila kita membaca surat khabar, kita akan mengetahui berita semasa di dalam dan di luar negara sama ada berita tentang ekonomi, politik, sosial dan lain-lain lagi. Ini tentu akan meningkatkan mutu karangan kita kerana banyak fakta yang kita ketahui. Selain daripada itu, membaca juga dapat menambahkan perbendaharaan kata. Orang yang selalu membaca akan mampu menulis karangan dengan ayat yang lebih garamtis kerana lebih banyak perkataan yang mereka ketahui atau kuasai. Di samping itu, orang yang rajin membaca akan memperoleh banyak pengajaran dan pengalaman daripada pembacaan. Ini boleh dijadikan pedoman untuk kebaikan mereka dalam kehidupan sehari-harian.

Membaca juga dapat merehatkan minda kita setelah penat belajar. Ini kerana banyak bahan bacaan ringan yang baik dan menghiburkan kita seperti komik, cerpen dan lain-lain lagi. Bagaimanapun, kita harus lebih cermat dalam memilih bahan bacaan berunsur hiburan ini kerana ada juga yang tidak sesuai atau tidak elok untuk dibaca. Kesimpulannya, mengamalkan budaya membaca amatlah penting terutama kepada para pelajar. Selain dapat mengisi masa lapang, aktiviti ini juga dapat mengelakkan mereka terjebak dengan gejala-gejala yang tidak sihat. Oleh itu, kita haruslah amalkan sikap suka membaca supaya kita cemerlang dalam pelajaran dan menjadi kebanggaan guru-guru dan ibu bapa. Anda mungkin juga meminati: Fakta: Kebaikan-kebaikan Menyimpan Wang di Bank Fakta: Kebaikan Hobi Saya. (Versi 1) Fakta: Kebaikan Hobi Saya. (Versi 2) Rencana: Kebaikan-kebaikan Perpustakaan Fakta: Langkah-langkah Mewujudkan Minat Membaca Di Kalangan Para Pelajar
LinkWithin

11 ulasan: Pautan pada catatan ini

Fakta: Cara-cara Memupuk Semangat Kejiranan.


Jiran ialah orang yang tinggal bersebelahan dengan rumah kita. Jiran memberi kesan baik atau buruk kepada kita dan keluarga. Ini kerana jiran yang baik akan mengembirakan kita, manakala jiran yang

sebaliknya akan menyebabkan kita sengsara seperti pergaduhan dan sebagainya. Oleh itu, sewajarnyalah kita sentiasa memupuk semangat kejiranan.

Antara cara memupuk semangat kejiranan adalah dengan saling tegur-menegur dan kunjung-mengunjungi sesama jiran. Aktiviti ini boleh dilakukan semasa perayaan, jiran sakit, kelahiran anak, kenduri dan lain-lain lagi. Ini akan mengeratkan hubungan kejiranan kerana kita saling mengambil berat antara satu sama lain. Selain itu, semangat kejiranan dapat dipupuk dengan kegiatan gotong-royong. Melalui aktiviti ini, kita dapat berkenalan, bertanya khabar berbual-bual dan sebagainya. Justeru, kita dapat mengenali jiran dengan lebih rapat lalu mengeratkan hubungan sesama jiran. Di samping itu, kita mestilah mempunyai sikap perihatin terhadap masalah jiran. Apabila jiran kita mengalami kesusahan seperti kereta rosak dan sebagainya, kita mestilah bersedia menghulurkan bantuan sekadar mampu jika diperlukan. Dengan itu, lahirlah sikap hormat-menghormati dan kasih sayang sesama jiran. Kesimpulannya, kita mestilah berbuat baik kepada jiran tetangga. Pelbagai cara boleh kita lakukan untuk mengeratkan kejiranan seperti mengada aktiviti hari keluarga sesama jiran terdekat. Pupuklah semangat kejiranan agar hubungan kita dengan jiran tetangga sentiasa aman dan harmoni.
Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini

Fakta: Cara-cara Memperoleh Kejayaan Cemerlang Dalam Pelajaran.


Setiap pelajar mempunyai impian untuk berjaya dalam pelajaran. Bagaimanapun, ramai pelajar gagal menggunakan cara-cara yang sesuai untuk mencapai hasrat tersebut. Antara cara untuk memperoleh kecemerlangan dalam pelajaran ialah membuat jadual aktiviti harian. Jadual ini akan memudahkan pelajar menguruskan aktiviti harian dan membolehkan mereka memanfaatkan masa dengan sebaik mungkin. Selain itu, para pelajar perlulah rajin mengulang kaji pelajaran bagi memastikan mereka terus mengingati dan memahami topik pelajaran yang telah dipelajari. Mereka juga harus rajin membaca kerana membaca dapat menambahkan ilmu pengetahuan dan pembendaharaan kata. Di samping itu, pelajar juga mestilah menghadiri aktiviti-aktiviti kecemerlangan yang diadakan oleh pihak sekolah seperti kelas tambahan, kelas motivasi dan sebagainya. Aktitivi seperti ini akan memantapkan pemahaman dan kemahiran para pelajar dalam pelajaran. Seterusnya pelajar juga hendaklah menumpukan perhatian kepada pengajaran guru di kelas bagi mengelakkan ketinggalan dalam pelajaran. Jika kurang faham akan sesuatu topik, pelajar harus segera bertanyakan guru supaya masalah tersebut dapat diselesaikan segera. Kesimpulannya, setiap pelajar inginkan kejayaan yang cemerlang dalam pelajaran. Oleh itu, pelajar haruslah bijak memilih cara-cara yang sesuai, selain berusaha dengan tekun dan gigih demi mencapai impian tersebut.

Cerita: Langgar lari


Pada suatu petang, aku dan dan jiranku Amin bermain layang-layang di tengah padang di hadapan rumahku. Aku ingin mencuba layang-layang yang baru dibeli oleh ayah semalam. Kebetulan pula masa itu cuaca cerah dengan angin bertiup kencang tentu amat sesuai untuk bermain layang-layang. Sedang kami leka berusaha menaikkan layang-layang tersebut, tiba-tiba kedengaran satu jeritan di jalan raya. Aku menoleh dan mendapati seorang nenek jatuh terjelepok di tepi jalan. Manakala, sebuah motosikal pula memecut laju meninggalkannya. Tanpa berlengah, aku berlari mendapatkan nenek tersebut. Setibanya di situ, kami segera membantunya bangun tetapi dihalang olehnya. Beberapa tompok darah kelihatan di atas jalan raya. Kasihan sungguh melihatnya, apatah lagi apabila medengar dia mengerang kesakitan. Aku meminta Amin mengutip barang-barang nenek yang bertaburan sementara aku pulang ke rumah untuk memberitahu keluargaku tentang kejadian tersebut. Setelah melihat keadaan nenek itu, ayahku segera menelefon ambulan bagi membawanya ke hospital. Kira-kira 20 minit selepas itu, ambulan pun tiba. Sebelum bertolak ke hospital, nenek itu sempat mengucapkan terima kasih kepada kami semua. Selepas itu, aku bermain layang-layang semula dengan perasaan bangga kerana dapat menolong nenek itu. Walau bagaimanapun, terdetik juga kesedihan di hatiku daripada peristiwa ini. Janganlah bertindak zalim serta bertanggungjawablah atas kesalahan yang kita lakukan. Anda mungkin juga meminati: Cerita: Perjalananku Cerita: Insaf Melengkapkan Cerita: Alia Cerita: Keputusan UPSR Sudah Keluar. Melengkapkan cerita: Serina Demam Panas
LinkWithin

Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini

Cerita: Kampungku dilanda banjir


Pada cuti sekolah yang lalu kamu telah pulang ke kampung. Tidak lama kemudian kampung kamu dilanda banjir. Ceritakan pengalaman kamu itu. _______________________________________________________________________

Pada cuti sekolah yang lalu, saya pulang ke kampung kelahiran saya di Kampung Merapoh Kuala Lipis, Pahang. Sejak tiba di kampung, hujan lebat turun tidak berhenti-henti menyebabkan kami sekeluarga berasa bimbang. Oleh sebab itu. keluarga saya mula mengemaskan barang-barang yang penting dan berharga sebagai persediaan jika terpaksa berpindah. Akhirnya, kami dipindahkan oleh pasukan penyelamat dengan menggunakan sampan dan bot. Kami bersyukur kerana semua penduduk kampung berjaya dipindahkan ke pusat pemindahan dengan selamat walaupun berasa agak sedih melihat seluruh kampung kami telah hampir ditenggelami air. Kami hanya mampu berdoa agar air bah akan surut dengan segera dan keadaan kembali pulih seperti biasa.

Semasa berada di pusat pemindahan, kami dibekalkan dengan pelbagai barang keperluan oleh pihak kerajaan seperti makanan, air, ubat-ubatan dan pakaian. Kaum wanita pula bergotong-royong untuk menyediakan makanan. Saya berasa kurang selesa dan bosan berada di situ kerana terpaksa tidur di tempat yang terbuka, berkongsi bilik air dan sebagainya. Mujurlah saya dapat bermain dengan beberapa orang kawan sebaya. Seminggu kemudian, banjir di kampung kami kembali pulih. Sekembali ke kampung, kami berasa sungguh sedih apabila melihat keadaan rumah yang begitu kotor dengan sampah dan lumpur. Banyak harta benda seperti kereta, binatang ternakan dan tanam-tanaman yang musnah. Banjir yang dahsyat ini meninggalkan kenangan pahit buat semua penduduk kampung. Kami berdoa agar kejadian sebegini tidak akan berlaku lagi. Anda mungkin juga meminati: Berita: Banjir Cerita: Perlawanan Bola Sepak Cerita: Insaf Cerita: Rumah Pak Abu Terbakar Cerita: Keputusan UPSR Sudah Keluar.
LinkWithin

Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini

Cerita: Berani

Kami ingin menjadi insan yang berakhlak mulia. Tulis karangan yang bertajuk 'Berani'. Panjang karangan kamu mestilah tidak kurang daripada 80 patah perkataan.

Rangka Karangan :

Pendahuluan -tiba-tiba perut sakit pada waktu rehat -segera ke tandas -terlihat sekumpulan pelajar menconteng dinding sekolah

Perenggan ke-2 -menghampiri kumpulan pelajar tersebut -rupa-rupanya rakan sekelas -menegur mereka tetapi dimarahi -diberi amaran supaya tidak memberitahu guru

Perenggan ke-3 -beredar -memberitahu guru disiplin -tidak mahu perkara itu terus berlaku -mereka dipanggil ke pejabat

Perenggan ke-4 -mereka ditegur dan diberi nasihat -mereka perlu memadam semula contengan -mereka insaf

Penutup -mereka datang meminta maaf kepadaku -mereka menjadi kawan baikku

***** Berani

Pada waktu rehat, tiba-tiba sahaja perutku terasa sakit lalu aku pun segara menuju ke tandas. Sewaktu perjalanan ke situ, aku ternampak beberapa orang murid sedang menconteng dinding sekolah. Aku menghampiri mereka untuk menghalang mereka daripada terus melakukan perbuatan itu. Ruparupanya mereka ialah rakan sekelasku iaitu Aizat, Farid dan Azwan. Aku terus menegur dan menasihati mereka supaya segera menghentikan perbuatan tersebut. Ini menyebabkan mereka marah lalu tanpaku duga Aizat cuba menumbukku. Mujurlah aku sempat mengelak. Kemudian, mereka memberi amaran, jika aku tidak mahu diapa-apakan, aku mestilah merahsiakan kegiatan mereka. Selepas itu, aku pun terus beredar menuju ke tandas. Selepas ke tandas, aku segera mencari guru disiplin iaitu Cikgu Nadirah. Amaran mereka tidak aku endahkan kerana aku tidak mahu kegiatan sebegitu terus berlarutan. Sejurus kemudian, Cikgu Nadirah memanggil mereka ke pejabat dan mereka kelihatan amat takut. Di pejabat, Cikgu Nadirah menasihati mereka supaya tidak melakukan perbuatan jahat itu lagi jika tidak mahu dikenakan tindakan yang lebih tegas. Mereka juga dikehendaki memadamkan semula contengan di dinding sekolah. Nasihat Cikgu Nadirah telah menyebabkan mereka insaf. Beberapa hari kemudian, Azwan, Aizat dan Farid datang untuk meminta maaf kepadaku. Semenjak hari itu mereka menjadi kawan karibku. Anda mungkin juga meminati: Fakta: Banjir Surat Kiriman Rasmi: Memohon Kemudahan Peminjaman Buku Latihan dan Rujukan Surat Kiriman Tidak Rasmi: Persediaan menghadapi UPSR Surat Kiriman Tidak Rasmi: Memenuhi masa lapang Surat Kiriman Tidak Rasmi: Menceritakan pengalaman di tempat baru
LinkWithin

3 ulasan: Pautan pada catatan ini

Cerita: Kehilangan Ibu Bapa


Tulis karangan yang bertajuk "Ibu bapuku Hilang". Panjang karangan kamu mestilah tidak kurang daripada 80 patah perkataan. Rangka Karangan : Pendahuluan -meneyertai Kempen Mengibar Jalur Gemilang bersama keluarga -keadaan sangat sesak -ibu bapa hilang, takut Perenggan ke-2 -mencari ibu bapa tetapi gagal -cuba menelefon tetapi telefon di pondok telefon rosak Perenggan ke-3 -semakin cemas

-disapa oleh seorang makcik -menceritakan peristiwa yang terjadi -makcik itu membantu menunjukkan sebuah pondok pengawal keselamatan Perenggan ke-4 -mengadu hal kepada pengawal keselamatan -pengawal keselamatan membuat pengumuman -gembira melihat ibu bapa datang -berpelukan dengan ibu bapa Penutup -mengucapakan terima kasih kepada makcik dan pengawal keselamatan -pengawal keselamatan menasihatkan ibu bapaku saya supaya lebih berhati-hati ***** Ibu bapaku Hilang Pada hari Sabtu yang lalu, saya dan keluarga telah pergi ke bandar Temerloh untuk menyertai Kempen Mengibarkan Jalur Gemilang. Keadaan di situ sangat sesak dengan orang ramai. Ketika saya sedang asyik memerhati keadaan sekililing, tiba-tiba saya dapati ibu bapa saya sudah tiada di sisi saya. Saya berasa amat bimbang dan takut. Saya berusaha untuk mencari mereka tetapi masih gagal ditemui. Kemudian saya mencari pondok telefon untuk menghubungi ayah saya. Saya terlihat sebuah pondok telefon lalu terus berjalan ke situ. Malang sekali, apabila saya dapati telefon di situ telah rosak. Saya berasa semakin bimbang dan hampir menangis. Tiba-tiba saya disapa oleh seseorang. Apabila saya menoleh ke arah suara itu, saya lihat seorang makcik sedang tersenyum. Katanya dia sudah lama memerhatikan saya yang tampak gelisah seperti mempunyai masalah besar. Saya terus menceritakan keadaan yang menimpa diri saya. Selepas itu, dia membawa saya ke sebuah pondok pengawal keselamatan yang tidak jauh dari situ. Setibanya kami di situ, saya terus menemui seorang pengawal keselamatan untuk mengadu akan masalah saya. Kemudian, pengawal keselamatan itupun membuat pengumuman menggunakan alat pembesar suara di pondok keselamatan itu. Tidak lama kemudian, ibu bapa saya kelihatan berlari anak ke arah kami. Saya berasa sungguh lega dan gembira. Sebaik sahaja bertemu, ibu terus memeluk dan mencium saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada mak cik dan pegawai keselamatan yang telah menolong saya. Pegawai keselamatan itu pula menasihatkan ibu bapa saya supaya lebih berhati-hati apabila membawa anak-anak ke tempat yang sesak seperti ini. Anda mungkin juga meminati: Cerita: Kampungku dilanda banjir Fakta: Cara-cara Menggembirakan Ibu Bapa Melengkapkan cerita: Membantu Mak Cik Nadia Cerita: Perlawanan Bola Sepak Melengkapkan Cerita: Alia
LinkWithin

Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini

Cerita: Perlawanan Bola Sepak


Gambarkan keadaan di padang sekolah kamu apabila diadakan sesuatu perlawanan. Panjang karangan kamu mestilah tidak kurang daripada 80 patah perkataan. ** ** ** ** ** ** Rangka Karangan :

Pendahuluan -padang yang luas di sekolah saya -setiap hari digunakan dengan pelbagai aktiviti -pada suatu hari, suasananya berubah kerana suatu pertandingan

Perenggan ke-2 -para penonton berkumpul ditepi padang -mereka kelihatan amat teruja/berminat -ada yang makan ais krim di tepi padang

Perenggan ke-3 -orang ramai bertepuk tangan sebaik pasukan yang bertanding masuk ke padang -setiap pasukan dilihat sungguh bersemangat -berharap pasukan sekolah saya menang

Perenggan ke-4 -perlawanan yang hebat -setiap pasukan bermain bersungguh-sungguh -riuh dengan tepukan penonton di sekeliling padang -antara pasukan yang hebat pada tahun sebelumnya

Penutup -permainan tamat -bersalaman antara pasukan -bersyukur kerana pasukannya menang

-berazam untuk mewakili sekolah dalam pertandingan pada tahun hadapan

** ** ** ** ** **

Sekolah saya mempunyai sebuah padang yang luas. Setiap hari, padang ini digunakan untuk aktiviti Pelajaran Pendidikan Jasmani pada waktu pagi atau kegiatan ko-kurikulum pada waktu petang. Suasana padang itu berubah apabila sekolah saya mengadakan perlawanan bola sepak persahabatan dengan Sekolah Kebangsaan Jalan Bahagia pada petang 14 Julai 2009 yang lalu. Sebelum pertandingan bermula, murid-murid dan sebahagian daripada penduduk kampung mula berkumpul di sekeliling padang sekolah. Mereka masing-masing kelihatan amat teruja untuk menyaksikan perlawanan bola sepak tersebut. Ada juga murid-murid dan beberapa orang penduduk kampung yang mengunyah makanan dan menikmati aiskrim sementara menunggu pasukan bola sepak masuk ke padang. Di penjuru padang kelihatan seorang penjual aiskrim bermotosikal sedang sibuk melayan kanakkanak yang ingin membeli aiskrimnya. Orang ramai bangun dan bertepuk tangan sebaik sahaja terlihat kelibat kedua-dua pasukan bola sepak masuk ke padang. Setiap pasukan kelihatan sungguh bersemangat untuk memenangi perlawanan itu. Saya juga berasa amat gementar dan berharap pasukan bola sepak sekolah saya akan memenangi perlawanan tersebut. Semasa perlawanan, para pemain bermain dengan bersugguh-sungguh. Tepukan dan sorakan kedengaran di sekeliling padang. Para pemain menunjukkan aksi yang sungguh hebat kerana kedua-dua pasukan bola sepak ini adalah juara dan naik juara bagi pertandingan bola sepak sekolah rendah daerah Temerloh pada tahun lepas. Perlawanan ini berakhir apabila pengadil meniupkan wisel penamat. Saya bersyukur kerana perlawanan ini telah dimenangi oleh pasukan bola sepak sekolah saya. Para pemain bersalam-salaman dengan pasukan lawan dan para pengadil sebelum keluar padang. Saya berharap pada tahun hadapan, saya pula akan mewakili sekolah dalam pertandingan seperti ini. Anda mungkin juga meminati: Cerita: Kampungku dilanda banjir Fakta: Kebaikan Hobi Saya. (Versi 1) Cerita: Kehilangan Ibu Bapa Melengkapkan Cerita: Alia Cerita: Langgar lari
LinkWithin

Tiada ulasan: Pautan pada catatan ini

Cerita: Rumah Pak Abu Terbakar


Pada suatu petang, aku terdengar bunyi pelik di luar rumah lalu segera keluar untuk melihat apa yang sedang berlaku. Aku terlihat asap berkepul-kepul di udara dari rumah Pak Abu. Rupa-rupanya rumah Pak Abu berlaku kebakaran. Aku segera pergi memberitahu ibu bapa. Kemudian bapaku terus keluar rumah untuk meminta pertolongan daripada penduduk kampung. Ramai penduduk kampung yang datang dan mereka bertungkus-lumus memadamkan api tersebut. Namun begitu, api itu semakin marak. Sementara itu, aku

segera menelefon pihak bomba. Kira-kira I5 minit kemudian, bomba pun sampai ke tempat kejadian. Setengah jam berikutnya, api yang marak itu berjaya dipadamkan tetapi malangnya rumah Pak Abu telah pun musnah sama sekali. Pihak bomba menyatakan bahawa punca kejadian itu mungkin akibat daripada kebocoran paip dapur gas. Ini memandangkan kebakaran bermula dari bahagian dapur rumah dan tong gas di situ pula didapati telah meletup. Syukur kerana tiada kemalangan jiwa berlaku. Namun, kerugian dianggarlkan lebih daripada RM 300,000. Pak Abu dan keluarganya mengucapkan terima kasih kepada semua yang datang menolong memadamkan kebakaran rumah mereka. Memandangkan Pak Abu jiran terdekat kami, ibu bapaku mengajak Pak Abu sekeluarga menumpang di rumah kami untuk sementara waktu. Semasa di rumah kami, Pak Abu selalu kelihatan muram kerana mungkin mengenangkan peristiwa pahit yang melanda keluarganya. Selang tiga bulan kemudian, rumah Pak Abu telah siap dibina semula. Pak Abu berasa amat gembira dan mengucapkan terima kasih kepada keluarga kami yang banyak membantu mereka. Akhirnya, Pak Abu dan keluarganya telah mengambil keluargaku sebagai keluarga angkat mereka. Anda mungkin juga meminati: Cerita: Kampungku dilanda banjir Cerita: Langgar lari Melengkapkan Cerita: Alia Cerita: Keputusan UPSR Sudah Keluar. Cerita: Perjalananku
LinkWithin

2 ulasan: Pautan pada catatan ini

Cerita: Alies Pengsan


Pada suatu pagi, semasa aku pulang ke kelas selepas waktu Pendidikan Jasmani, aku ternampak seorang murid terbaring di tengah padang sekolah. Aku pun pergi ke arah murid tersebut. Rupa-rupanya murid itu ialah rakan sekelasku iaitu Alies. Aku berasa cemas lalu terus memanggil rakan-rakanku yang masih berada berhampiran padang sekolah. Aku berasa bimbang melihat keadaan Alies yang pucat. Tiba-tiba aku terlihat Cikgu Zakini di hujung padang. Tanpa berlengah aku segara memanggilnya dengan cemas. Kemudian, Cikgu Zakini bergegas menuju ke arah kami untuk mengetahui apa yang berlaku. Cikgu Zakini terus meminta kami membawa Alies ke kantin. Setelah berbincang dengan cikgu-cikgu lain, akhirnya mereka bersetuju supaya Alies dibawa ke klinik dengan segera. Cikgu Zakini meminta aku menemaninya untuk menghantar Alise ke klinik. Sesampainya di klinik, aku membantu Cikgu Zakini memapah Alies masuk ke bilik doktor. Kemudian, aku diminta oleh doktor supaya menunggu di luar bilik sahaja. Aku gelisah kerana berasa amat bimbang akan keadaan Alies semasa menunggu di situ. Tidak lama kemudian, Cikgu Zakini keluar sambil memapah Alies. Aku berasa sungguh gembira apabila melihat Alies telah pun sedar. Cikgu Zakini memberitahu aku bahawa Alies pengsan akibat pening kepala dan demam. Sebaik sahaja Cikgu Zakini selesai mengambil ubat, aku membantu Cikgu Zakini memapah Alies masuk ke dalam kereta. Kemudian, kami menghantar Alies ke rumahnya. Ibu bapanya mengucapkan terima kasih kepada kami atas bantuan itu. Keesokan harinya, aku mengajak beberapa orang rakanku melawat Alies. Kami membawa sedikit buah

tangan untuk Alies. Aku dan rakan-rakanku gembira apabila melihat keadaan Alies yang sudah semakin sembuh.

Cerita: Lembaga itu, Hantu?


Pada petang itu, aku terpaksa berjalan kaki untuk pulang ke rumahku. Tiba-tiba, aku ternampak sebuah bas yang dipandu perlahan. Aku menahan bas itu lalu menaikinya untuk pulang ke rumah. Di pertengahan jalan, salah satu tayar bas itu pancit. Aku terpaksa turun dari bas itu lalu berjalan kaki. Aku berjalan seorang diri dalam hujan renyai-renyai yang mulai turun. Hatiku ingin mengikut jalan pintas untuk lebih cepat sampai ke rumah tetapi aku berasa takut. Bagaimanapun aku terus memberanikan diri melalui jalan pintas itu walaupun aku tahu laluan itu amat sunyi dan gelap. Di kiri dan kanan jalan pintas itu terdapat pokok-pokok getah. Di situ juga kedengaran pelbagai bunyi seranggan dan suara burung hantu yang menakutkan aku. Tiba-tiba aku terdengar suara orang memanggil-manggil namaku. Aku fikir suara itu adalah khayalan sahaja. Aku menoleh ke belakang. Alangkah terperanjatnya aku apabila terlihat satu lembaga melambailambai ke arahku. Aku membuka langkah seribu. Aku berlari dengan sekuat-kuat hatiku. Setelah berasa selamat, aku bersandar pada sebatang pokok dengan nafas yang tercungap-cungap. Tiba-tiba seorang lelaki muncul di hadapanku sambil memanggil namaku. Aku amat terkejut lantas berlari untuk meyelamatkan diri. Malang sekali apabila lelaki itu sempat memelukku dengan kuat hingga aku tidak berdaya melepaskan diri. Lelaki itu menyuruh aku bertenang dan dalam cahaya samar, aku memberanikan diri, melihat wajah lelaki itu. Alangkah terkejutnya aku kerana rupa-rupanya lelaki itu ialah abangku sendiri. Kemudian, dia memberitahuku bahawa dia mencari aku setelah aku terlalu lewat pulang ke rumah. Aku menceritakan segala peristiwa yang aku alami pada petang itu. Setelah tamat kelas tambahan, aku mendapati basikalku hilang. Oleh sebab itulah aku terpaksa pulang ke rumah dengan berjalan kaki. Setibanya di halaman rumah, aku segera memberitahu ayahku tentang peristiwa yang menimpa diriku. Ayah menasihatiku supaya jangan terlalu percaya kepada hantu hingga menjadi terlalu takut seperti itu lagi.

Cerita: Keputusan UPSR Sudah Keluar.


Pada hari Sabtu yang lepas, aku dan rakan-rakanku pergi ke sekolah dengan menunggang basikal. Tujuan kami ke sekolah adalah untuk mengetahui keputusan UPSR yang akan diumumkan pada hari tersebut. Sebaik sahaja sampai di sekolah, kami terus meletakkan basikal di tempat letak basikal. Kami berasa tidak sabar lagi untuk mengetahui keputusan UPSR lalu terus masuk ke dalam dewan sekolah. Di dewan, kami melihat ramai pelajar yang telah hadir. Tidak lama kemudian, Guru Besar sekolah kami mengumumkan keputusan UPSR. Aku berasa sungguh gementar, apatah lagi apabila melihat pelbagai memek muka kawan-kawanku apabila keputusan UPSR mereka diumumkan seperti gembira, sedih, cemas dan lain-lain lagi. Sebaik sahaja namaku disebut, aku berasa sungguh gembira kerana aku mendapat keputusan yang cemerlang iaitu 5A. Guru besar dan guru-guru lain mengucap tahniah kepadaku atas kejayaanku itu. Rakan-rakanku juga turut mengucap tahniah kepadaku. Aku mengucapkan terima kasih kepada guru-guru yang telah mengajarku dengan penuh dedikasi serta tidak pernah mengenal erti penat dan putus asa. Aku berjanji, jasa dan bakti guru-guru akan diingati sehingga ke akhir hayatku.

Kemudian, aku dan rakan-rakanku pulang ke rumah masing-masing. Sebaik sahaja sampai di rumah, aku memberitahu ibu bapaku tentang keputusan peperiksaan UPSR yang aku peroleh. Ibu bapaku kelihatan amat gembira dengan keputusan itu dan mengucapkan tahniah kepadaku. Aku juga megucapkan terima kasih kepada ibu bapaku atas dorongan yang mereka berikan selama ini. Itulah kenangan manis yang tidak dapat aku lupakan dalam hidupku.

Peribahasa: Bagai Aur Dengan Tebing


Bagai Aur Dengan Tebing Peribahasa "Bagai Aur Dengan Tebing" bermaksud tolong-menolong di antara satu sama lain. Seumpama serumpun aur di tebing. Aur menumpang pada tebing untuk mendapatkan air, manakala tebing pula memerlukan aur supaya tebing tidak mudah terhakis. Setiap orang memerlukan orang lain dalam kehidupannya. Oleh itu, manusia harus hidup bekerjasama dan saling bantu-membantu seperti aur dengan tebing. Hidup begini dikatakan sepakat dan menjadikan sesuatu kerja itu lebih mudah dan cepat disiapkan. Semangat kerjasama dan gotong-royong sudah lama diamalkan oleh masyarakat luar bandar dalam segala lapangan kehidupan. Sebagai contoh, mereka bercucuk tanam dan menuai hasil tanaman mereka secara bergotong-royong. Begitu juga jika ada majlis perkahwinan, lazimnya orang kampung akan bergotong-royong untuk menjayakan majlis tersebut. Bahkan sesetengah tempat, orang kampung membina masjid secara bergotong-royong. Peribahasa ini juga ada persamaan maksud dengan peribahasa berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, dan hati gajah sama dilapah, hati kuman sama digigit. Kesimpulannya, peribahasa ini amat baik untuk diteladani bersama terutama oleh masyarakat di bandar serta generasi muda kerana semangat bekerjasama ini semakin kurang diamalkan oleh mereka.

Peribahasa: Biar Lambat Asal Selamat


Biar Lambat Asal Selamat

Peribahasa Biar Lambat Asal Selamat membawa maksud sesuatu pekerjaan yang hendak dibuat biarlah dibuat dengan cermat dan berhati-hati supaya pekerjaan itu berhasil dengan baik.

Ada sesetengah orang kurang sabar dalam melakukan sesuatu kerana pelbagai sebab sehingga mereka mengabaikan akibatnya.

Sebagai contoh, seorang pemandu yang memandu kenderaannya dengan laju kerana ingin segera sampai ke destinasi, akhir mengalami kemalangan di jalan raya.

Setelah terjadi kemalangan, pemandu itu tentu menyelasal kerana memandu dengan laju. Ketika itulah dia akan terfikir perkara itu tidak akan terjadi jika dia sabar dan cermat ketika memandu. Peribahasa di atas adalah satu contoh yang paling baik dalam kehidupan kita seharian. Orang yang selalu mengamalkan peribahasa ini tidak mudah ditimpa bencana dalam setiap tindakan yang dilakukannya, kecualilah jika itu sudah ditakdirkan tuhan.

Peribahasa: Kalau Tak Dipecahkan Ruyung Manakan Dapat Sagunya


Amiera merupakan pelajar tingkatan lima. Dia merupakan anak tunggal dan tinggal bersama ibunya setelah kematian ayahnya sejak dia berumur enam tahun lagi. Sejak kematian ayahnya, kehidupan Amiera sangat daif. Ibunya terpaksa menjaja kuih untuk menyara hidup mereka berdua. Sejak darjah lima lagi, Amiera mula menolong ibunya menjual kuih-kuih pada setiap pagi sebelum pergi ke sekolah. Dia sedar, dia perlu membantu ibunya yang semakin tua untuk mencari nafkah bagi mereka berdua. Pada waktu malam, Amiera menolong ibunya membuat kuih. Dalam masa yang sama juga, Amiera berusaha mengulang kaji pelajaran. Rakan-rakan Amiera yang mampu akan pergi ke kelas bimbingan di pekan tetapi Amiera hanya belajar di rumah tanpa bimbingan daripada sesiapa. Dia percaya, "Kalau tak dipecahkan ruyung, manakan dapat sagunya". Oleh sebab itu, Amiera bertekad untuk berlajar bersungguh-sungguh. Pada hari Isnin, guru besar memberitahu bahawa peperiksaan SPM akan bermula pada minggu hadapan. Guru besar berharap agar semua calon SPM di sekolahnya mengulang kaji pelajaran dengan lebih tekun lagi. Amiera berusaha bersungguh-sungguh untuk mengulang kaji pelajaranya. Ibunya pula sentiasa berdoa dan memberi dorongan kepadanya agar Amiera berjaya mendapat keputusan yang cemerlang nanti. Berkat doanya dan ibunya serta usaha Amiera yang gigih, dia telah berjaya dengan cemerlang dalam peperiksaan SPM itu. Dia ditawarkan untuk melanjutkan pelajarannya ke menara gading. Amiera amat bersyukur dan berasa sungguh gembira. Guru-guru dan rakan-rakannya sangat bangga atas kejayaan Amiera. Apatah lagi ibunya yang amat mengharapkan kejayaan anaknya itu. Amiera berjanji akan terus berusaha supaya dapat membantu ibunya kelak. Akhirnya, Amiera telah mendapat segulung ijazah dan pekerjaan yang terjamin. Kini ibunya hidup lebih senang bersamanya

Surat Kiriman Rasmi: Pencemaran Di Kampung Belengu


Kelab Alam Sekitar, Sekolah Kebangsaan Belengu, 28000 Temerloh, Pahang.

Pegawai Daerah, Kompleks Kerajaan, 28000 Temerloh, Pahang. 02 Oktober 2012

Tuan, PERCEMARAN DI KAMPUNG BELENGU Berhubung perkara di atas, saya selaku pengerusi Kelab Alam Sekitar Sekolah Kebangsaan Belengu ingin memaklumkan kepada pihak tuan tentang masalah pencemaran di Kampung Belengu, Temerloh, Pahang.

2. Percemaran ini berlaku sebaik sahaja pembukaan operasi kuari di Bukit Ara. Pembukaan ini telah menyebabkan debu-debu berterbangan dan berlakunya pencemaran udara. Banyak penduduk menghidapi asma dan batuk sejak akhir-akhir ini.

3. Pembukaan kuari ini juga, telah menyebabkan berlakunya pencemaran air. Sungai yang dahulunya, merupakan sumber ikan yang banyak kini telah tercemar. Airnya pula telah menjadi keruh dan berlumpur.

4. Kerja-kerja pembukaan ini juga telah menyebabkan berlakunya pencemaran bunyi. Keadaan ini telah menganggu ketenteraman penduduk kampung.

5. Saya bagi pihak Kelab Alam Sekitar Sekolah Kebangsaan Belengu memohon jasa baik tuan untuk mengatasi masalah ini secepat mungkin. Kerjasama daripada pihak tuan saya dahului dengan ucapan terima kasih.

Sekian, terima kasih.

Yang benar,

(NUR NADIRAH BT. AHMAD) Pengerusi Kelab Persatuan Alam sekitar, Sekolah Kebangsaan Belengu, 28000 Temerloh, Pahang.

Surat Kiriman Rasmi: Datuk Sakit Tenat


Baru-baru ini kamu tidak dapat hadir ke sekolah kerana menziarahi datuk kamu yang sedang sakit tenat di kampung. Tulis sepucuk surat kepada guru kamu untuk memaklumkan perkara tersebut.

No 7, TJ 1/8, Taman Temerloh Jaya, 28000 Temerloh, Pahang. Darul Makmur -----------------------------------------------------------------------------------------------------------Puan Zaiton binti Haji Ulis, Guru Kelas Tahun 4 Amanah, Sekolah Kebangsaan Seri Tualang, 28000, Temerloh, Pahang. Darul Makmur. Puan, TIDAK DAPAT HADIR KE SEKOLAH Saya Mohd Hasif Zakwan bin Ahmad, murid Tahun 4 Amanah tidak dapat hadir ke sekolah pada hari Jumaat, 5 Oktober 2012 hingga kepada tarikh yang tidak dapat dipastikan lagi.

4 Oktober 2012

2.

Hal ini demikian kerana saya terpaksa mengikut ibu bapa pulang ke kampung Merapoh untuk

menziarahi datuk saya yang diberitakan sedang sakit tenat pada masa ini. 3. Saya mungkin berada di kampung selama beberapa hari dengan mengikut sahaja keputusan ibu bapa saya selagi mereka berasa perlu untuk berada di sana. 4. Saya berharap cikgu dapat mendoakan agar kesihatan datuk saya pulih kembali seperti biasa dan membolehkan saya kembali bersekolah. 5. Kerjasama serta pertimbangan cikgu amat saya hargai dan didahului dengan ucapan terima kasih.

Sekian, terima kasih. Yang Benar,

Hasifzakwan
(MOHD HASIF BIN AHMAD)

Surat Kriman Rasmi: Tidak Dapat Hadir Ke Sekolah


Anda tidak dapat hadir ke sekolah kerana sebab-sebab yang tertentu. Tulis sepucuk surat kepada guru kelas anda untuk memberitahu hal tersebut.
Kampung Dada Kering, Kechau, 27200 Kuala Lipis, Pahang. ___________________________________________________________________________ Encik Daud bin Ngah Derani, Guru Kelas Tahun 6 Amanah, Sekolah Kebangsaan Pagar Sasak, 27200, Kuala Lipis, Pahang. Tuan, TIDAK DAPAT HADIR KE SEKOLAH Saya Hasif Zakwan bin Mohd Hamidi, murid Tahun Enam Amanah tidak dapat hadir ke sekolah pada hari Isnin, 15 Mei 2012. 2. Hal ini demikian kerana saya terpaksa mengikut ibu bapa membawa nenek saya ke Hospital Besar

14 Mei 2012

Kuala Lumpur bagi mendapatkan rawatan pada hari tersebut. 3. Saya dihantar oleh bapa saya untuk ke sekolah. Oleh yang demikian, tiada sesiapa yang dapat menghantar saya ke sekolah kerana bapa saya akan pergi ke Kuala Lumpur pada hari tersebut.

4. Untuk pengetahuan cikgu, saya anak tunggal dalam keluarga saya. Manakala, ibu bapa saya pula tidak pasti bila mereka akan sampai semula ke rumah setelah selesai urusan di hospital itu nanti. Saya khuatir kerana tiada sesiapa yang menemani saya di rumah apabila saya pulang dari sekolah nanti. 5. Kerjasama serta pertimbangan cikgu atas sebab-sebab yang saya berikan amat saya hargai dan didahului dengan ucapan terima kasih.

Sekian, terima kasih.

Yang Benar,

Hasifzakwan
(HASIF ZAKWAN BIN MOHD HAMIDI)

Surat Kiriman Rasmi: Aduan Masalah Kecurian


Baru-baru ini, banyak kes kecurian berlaku di kampung anda. Sebagai setiausaha persatuan penduduk, anda diminta untuk menulis surat kepada pihak berkuasa tempatan. Kemukakan cadangan anda bagi menangani masalah tersebut. Tulis surat itu selengkapnya. * Setiausaha, JKKK Kampung Merapoh, 27210, Kuala Lipis, Pahang.

___________________________________________________________________________

Pegawai Daerah, Kompleks Kerajaan, 27100 Kuala Lipis,

Pahang.

24 APRIL 2012

Tuan,

ADUAN MASALAH KECURIAN

Berhubung perkara di atas, saya mewakili penduduk kampung ingin membuat aduan tentang masalah kecurian yang sering berlaku di kampung kami.

2. Sejak akhir-akhir ini kecurian sering berlaku di tempat tinggal kami terutama pada waktu malam. Hal ini menyebabkan penduduk kampung berasa takut dan bimbang.

3. Pada 20 April 2012 yang lalu, satu lagi kecurian telah berlaku di kampung kami iaitu di rumah Pak Ali. Banyak barang berharga kepunyaan keluarganya telah dicuri. Antaranya barang-barang kemas, laptop dan tekefon bimbit. Kejadian ini amat membimbangkan semua penduduk kampung. 4. Kecurian ini mungkin dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan dilakukan dengan terancang kerana kebanyakan kecurian itu tidak disedari langsung oleh tuan rumah sehinggalah mereka bangun tidur pada waktu pagi. Selain itu, pencuri mungkin menggunakan peralatan yang canggih kerana mereka dapat memasuki rumah mangsa dengan mudah dan tanpa bunyi bising.

5. Kami percaya pencuri-pencuri itu terdiri daripada kumpulan yang sama. Mereka melakukan jenayah dengan memakai topeng. Ini berdasarkan maklumat salah seorang penduduk yang pernah terlihat kelibat mereka yang melarikan diri selepas melakukan kegiatan tersebut. Sehubungan dengan itu, penduduk kampung bertindak dengan menjalankan rodaan secara bergilir-gilir pada setiap malam. Namun begitu, kami masih mengharapkan bantuan daripada pihak tuan agar penjenayah tersebut dapat ditangkap, seterusnya menyelesaikan masalah ini sepenuhnya. Sekian, Terima kasih. Yang benar, (

kamarudin)

Setiausaha, JKKK Kampung Merapoh, 27210, Kuala Lipis, Pahang.

Surat Kiriman Rasmi: Pencemaran di Kampung Merapoh


Setiausaha, JKKK Kampung Merapoh, 27210, Kuala Lipis, Pahang.

____________________________________________________________________________ Pegawai Daerah, Kompleks Kerajaan, 27100 Kuala Lipis, Pahang. Tuan, Pencemaran di Kampung Merapoh Saya Wahab bin Ali, Setiausaha JKKK Kampung Merapoh ingin memaklumkan beberapa masalah yang dihadapi oleh penduduk kampung ini. Hal ini berlaku sebaik sahaja pembukaan sebuah kilang simen di kawasan bekas lombong emas yang dilakukan tanpa mempedulikan kebajikan dan keselamatan penduduk kampung ini. 24 APRIL 2012

2. Pembukaan kilang ini telah menyebabkan debu-debu beterbangan. Hal ini mengakibatkan rumah penduduk kampung dipenuhi dengan debu serta menjejaskan kesihatan penduduk. Ramai penduduk yang menghidap asma dan batuk sejak akhir-akhir ini.

4. Sungai Merapoh yang dahulunya merupakan sumber ikan bagi penduduk kampung kini telah dicemari dengan bahan-nahan merbahaya meyebabkan ikan-ikan di sungai itu hampir pupus. Airnya yang jernih kini sudah menjadi keruh kemerah-merahan dan boleh meyebabkan kegatalan atau penyakit kulit. Kecerian di sepanjang sungai itu yang menjadi tempat penduduk kampung memancing atau berekreasi kini tiada lagi.

3. Selain itu, lori-lori yang mengangkut simen dan batu sering dipandu dengan laju dan membahayakan keselamatan penduduk. Jalan raya utama ke kampung ini yang berhampiran dengan Balai Polis Kampung Merapoh itu telah rosak teruk tanpa dipedulikan sejak 5 bulan lepas. Lori-lori tersebut menggunakan laluan ini kerana hanya laluan ini sahajalah untuk ke kilang simen itu dari jalan besar.

5. Oleh itu, pihak JKKK Kampung Merapoh, dan penduduk kampung ini ingin pihak tuan mengambil tindakan yang sewajarnya bagi menyelesaikan masalah kami ini.

Sekian, terima kasih.

Yang benar,

................................. (WAHAB BIN ALI) Setiausaha, JKKK Kampung Merapoh, 27210, Kuala Lipis, Pahang.

Surat Kiriman Rasmi: Memesan Buku Cerita


Suhaimi bin Ramli No. 7, Jalan TJ 1/8, Taman Temerloh Jaya, 28000 Temerloh, Pahang. Darul Makmur _____________________________________________________________________________ Pengurus MYKAMS Enterprise (SA0048635-M) No. 5, Kedai Setingkat, Jalan Parit 13 Sungai Panjang, 45300 Sungai Besar, Selangor Darul Ehsan, Malaysia. Tuan, MEMESAN BUKU CERITA. Berhubung perkara di atas, saya Suhaimi bin Ramli ingin memesan beberapa buah buku cerita yang diterbitkan oleh syarikat tuan seperti yang diiklankan di dalam akhbar Berita Harian. 2. Tujuan saya memesan buku-buku tersebut adalah untuk mengisi masa lapang dan juga untuk Tarikh: 23 April 2012

kegunaan adik-adk saya. Saya memilih syarikat tuan kerana saya mendapati buku-buku yang diterbitkan oleh syarikat tuan bermutu tinggi dan harganya pula berpatutan. 3. Buku-buku yang ingin saya pesan adalah seperti berikut:

1. Tiga orang Bidadari 2. Hadiah untuk Ayah 3. Cikgu Amira 4. Kembara Seorang Hamba 5. Tangisan Berdarah 6. Mulanya Di sini Jumlah

: RM 12.30 : RM 12.50 : RM 12.20 : RM 18.00 : RM 15.80 : RM 15.00 = RM 85.80

4. Bersama-sama ini saya sertakan wang kiriman pos sebanyak RM85.80 bagi bayaran buku-buku tersebut. Jumlah wang tersebut tidak termasuk perbelanjaan pengiriman atau penghantaran kerana mengikut iklan yang disiarkan di dada akhbar, semua kos penghantaran buku ditanggung sepenuhnya oleh syarikat tuan.

Saya berharap agar syarikat tuan dapat mengirimkan buku-buku tersebut dengan segera. Kerjasama daripada pihak tuan saya dahului dengan ucapan terima kasih.

Sekian ,terima kasih. Yang Benar,

....................................... (SUHAIMI BIN RAMLI)

Surat Kiriman Rasmi: Memohon Lawatan Sambil Belajar ke Kilang Perabot


Persatuan Alam Sekitar Sekolah Kebangsaan Seri Tualang,

28000 Temerloh, Pahang.

________________________________________________________________________ Tuan Pengurus Kilang Perabot TM Jaya Sdn. Bhd, 28000 Temerloh, Pahang.. Tuan, Tarikh: 15 April 2012

Memohon Lawatan Sambil Belajar Berhubung perkara di atas, saya, Siti Aishah bt Sahari, setiausaha Persatuan Alam Sekitar ingin memohon mengadakan lawatan sambil belajar ke syarikat tuan.

1. Tujuan kami mengadakan lawatan sambil belajar ini kerana kami ingin tahu dengan lebih dekat tentang cara-cara untuk membuat perabot serta jenis-jenis kayu yang sesuai atau sering digunakan untuk membuat perabot. Lawatan ini diharap akan dapat menambah ilmu pengetahuan kami tentang pembuatan perabot kayu serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk memelihara hutan dan alam sekitar. Ini akan membantu kami dalam mata pelajaran Kemahiran Hidup.

2. Kami memilih mengadakan lawatan sambil belajar ke syarikat tuan kerana syarikat tuan amat terkenal dalam menghasilkan barangan perabot yang yang bermutu tinggi, tahan lama dan model yang menarik serta terkini. Selain itu, harganya pula amat berpatutan dengan kualiti barangan yang dihasilkan.

3. Untuk pengetahuan pihak tuan, ahli rombongan kami seramai 42 orang yang terdiri daripada 20 orang murid lelaki, 19 orang murid perempuan dan 3 orang guru pengiring. Butir-butir lawatan ini ialah seperti berikut: Tarikh Masa : 19 April 2012 : 9.00 pagi

Kenderaan : Bas

Kerjasama daripada pihak tuan kami dahului dangan ucapan terima kasih.

Sekian, Terima Kasih.

Yang benar,

..................................... (SITI AISHAH BT SAHARI) Setiausaha Persatuan Alam Sekitar, Sekolah Kebangsaan Seri Tualang, Temerloh, Pahang.

Surat Kiriman Rasmi: Gangguan Bekalan Air


Anda sebagai ketua kampung diminta menulis surat kepada Jabatan Bekalan Air kerana bekalan air di kampung anda Ketua Kampung Kampung Bukit Kelulut, 28000 Temerloh, Pahang. Darul Makmur _________________________________________________________________________ Tuan Pengarah Jabatan Bekalan Air Temerloh, 28000 Temerloh, Pahang. Darul Makmur. Tuan, GANGGUAN BEKALAN AIR PAIP Berhubung perkara di atas, saya Riduan bin Ramli selaku ketua kampung Kampung Bukit Kelulut ingin membuat aduan tentang gangguan bekalan air paip yang sering berlaku sejak beberapa minggu kebelakangan ini. 20 April 2012

2. Gangguan bekalan air ini telah menimbulkan banyak masalah kepada penduduk kampung ini. Antara masalah tersebut ialah kesukaran untuk mendapatkan air bagi kegunaan harian seperti mandi, membasuh, memasak dan lain-lain lagi.

3. Oleh sebab itu, penduduk kampung ini terpaksa menggunakan sumber air alternatif yang tidak dirawat seperti air sungai, air parit atau air perigi untuk dijadikan air minuman dan pelbagai kerja yang lain. Selain menyusahkan mereka, punca-punca air ini juga tidak terjamin daripada segi kesihatan. Ini kerana lokasi kampung ini yang berhampiran dengan kawasan industri dan bandar boleh menyebabkan pencemaran air berlaku.

4. Sejak akhir-akhir ini, penduduk kampung mula mengeluh kerana pelbagai penyakit telah menyerang mereka. Antara penyakit tersebut ialah demam, selsema dan penyakit kulit. Saya bimbang keadaan ini berpunca akibat penggunaan air yang telah tercemar.

Saya sebagai wakil penduduk kampung berharap pihak tuan mengambil tindakan segera akan masalah yang dilaporkan ini. Kerjasama daripada pihak tuan amat kami hargai.

Sekian, terima kasih.

"BERKHIDMAT UNTUK NEGARA" Yang benar,

................................... (RIDUAN BIN RAMLI) Ketua Kampung Bukit Kelulut, 28000 Temerloh, Pahang. Darul Makmur

Surat Kiriman Rasmi: Kempen Kebersihan dan Keceriaan Sekolah


Sekolah Kebangsaan Merapoh, 28000 Merapoh, Kuala Lipis, Pahang. ____________________________________________________________________________ Ibu bapa dan Penjaga Murid, Sekolah Kebangsaan Merapoh, 28000 Merapoh, Kuala Lipis, Pahang.

1 OKTOBER 2010

Tuan,

Kempen Kebersihan dan Keceriaan Sekolah

Merujuki perkara di atas, pihak sekolah ini akan menganjurkan Kempen kebersihan dan Keceriaan Sekolah sepanjang bulan ini. 2. Tujuan kempen ini diadakan adalah untuk menyemai kesedaran dalam kalangan murid tentang kepentingan kebersihan dan keceriaan sekolah. Selain itu, pihak sekolah berharap agar kempen ini dapat mengeratkan lagi hubungan antara pihak sekolah dengan pihak ibu bapa atau penjaga melalui pelbagai kegiatan sepanjang kempen ini dijalankan. 3. Antara kegiatan yang akan dijalankan bersempena dengan kempen ini termasuklah aktiviti gotongroyong, pertandingan mewarna, pertandingan kelas terbersih, ceramah kesihatan, pertandingan mengarang dan program kitar semula. 4. Kegiatan gotong-royong dan kitar semula akan turut disertai oleh Pegawai Pelajaran Daerah. Kegiatan ini diharapkan dapat memastikan kawasan sekolah tidak dicemari oleh sampah dan kawasan pembiakan nyamukdapat dihapuskan. Kerjasama dan perhatian daripada pihak tuan amat kami hargai. Sekian, terima kasih. Saya yang menurut perintah, ............................................ (ABDUL MALEK BIN IBRAHIM) Guru Besar, Sekolah Kebangsaan Merapoh, 27210 Merapoh, Kuala Lipis, Pahang.

Surat Kiriman Rasmi: Penghargaan dan Pesanan Buku


Mohd Tarmizi bin Wahid No. 74, Kampung Merapoh, 28000 Kuala Lipis, Pahang. ____________________________________________________________________________ Pengurus Penerbitan, Pustaka Mayaraya, 45, Jalan Petaling 5,

47500 Petaling Jaya. Tuan, Penghargaan dan Pesanan Buku

12 DISEMBER 2011

Terlebih dahulu saya ingin mengucapkan tahniah kepada syarikat tuan kerana begitu aktif menerbitkan buku-buku akademik yang bermutu. Banyak murid termasuk saya yang memperoleh manfaat daripada penerbitan ini kerana pencapaian saya semakin memberangsangkan. 2. Untuk maklumat tuan, saya telah mendapat 5A dalam UPSR tahun yang lalu. Kejayaan ini saya peroleh hasil daripada bimbingan guru yang berdedikasi, perbincangan dengan rakan, dan latihan serta ulang kaji yang berterusan. Semasa saya mengulang kaji pelajaran, buku-buku terbitan syarikat tuan menjadi pilihan. Tampaknya pilihan saya ini tepat. Hal ini demikian kerana keputusan peperiksaan saya yang kurang memuaskan sebelum ini telah dapat diperbaiki. 3. Tahun hadapan saya akan belajar di sekolah menengah pula. Saya berhasrat untuk terus menggunakan buku-buku terbitan syarikat tuan. Jika tidak berhalangan, sudilah kiranya pihak tuan mengirimi saya senarai buku PMR terbitan syarikat tuan berserta borang pesanannya. Sebelum saya mengundurkan diri, saya ingin mengambil kesempatan ini untuk mengucapkan Tahniah kepada tuan dan kakitangan syarikat tuan. Sekian, terima kasih. Yang benar, ............................ (MOHD TARMIZI BIN WAHID)

Surat Kiriman Rasmi: Memohon Kemudahan Peminjaman Buku Latihan dan Rujukan
Tulis sepucuk surat kepada pihak sekolah untuk memohon peminjaman buku latihan dan rujukan. Berikan alasan-alasan kamu memohon pinjaman tersebut.

HASIF ZAKWAN BIN MOHD HAMIDI No.7, TJ 1/8, Taman Temerloh Jaya, 28000 Temerloh, PAHANG. DARUL MAKMUR ____________________________________________________________________________ Guru Besar, Sekolah Kebangsaan Seri Tualang, Temerloh,

PAHANG.

28 FEBRUARI 2010

Tuan, Memohon Kemudahan Peminjaman Buku Latihan dan Rujukan Berhubung perkara di atas, saya Hasif Zakwan b. Mohd Hamidi, murid Tahun 5 Amanah, ingin memohon agar diberikan kemudahan peminjaman buku latihan dan rujukan yang saya dapati banyak terdapat di bilik-bilik panitia mata pelajaran di Sekolah Kebangsaan Seri Tualang. 2. Ini kerana hampir 2 bulan lagi saya akan menghadapi peperiksaan akhir tahun. Saya berharap dengan peminjaman buku-buku itu nanti akan dapat membantu saya semasa mengulangkan kaji pelajaran. 3. Bersama-sama ini saya senaraikan buku-buku latihan dan rujukan yang diperlukan:

I. II. III. IV. V.

Buku latihan dan rujukan Bahasa Melayu Tahun 5. Buku latihan dan rujukan Bahasa Inggeris Tahun 5. Buku latihan dan rujukan Matematik Tahun 5. Buku latihan dan rujukan Sains Tahun 5. Buku latihan dan rujukan Pendidikan Agama Islam Tahun 5.

5. Saya berharap agar pihak tuan mempertimbangkan pemohonan saya ini. Kerjasama dan keperihatinan tuan saya dahului dengan ucapan terima kasih. Sekian, terima kasih. Yang benar,

................................................ (Hasif Zakwan b. Mohd Hamidi)