Anda di halaman 1dari 10

LABORATORIUM PERLAKUAN MEKANIK

SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2013/2014

MODUL PEMBIMBING

: Sentrifugasi Cair-cair : Ir. Yunus Tonapa Sarungu, MT

Tanggal Praktikum : 15April 2014 Tanggal Penyerahan : 22 April 2014 (Laporan)

Oleh :

Kelompok Nama

: :

VI (Enam) 1. Naura Agustina 2. Nurul Fathatun ,121424021 ,121424023

3. Pria Gita Maulana ,121424024

Kelompok 1 (Susulan) 4. Achmad Faisal ,121424002

Kelas

2A

PROGRAM STUDI DIPLOMA IV TEKNIK KIMIA PRODUKSI BERSIH

JURUSAN TEKNIK KIMIA POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

2014

I.

PENDAHULUAN Tujuan Praktikum 1. Memisahkan minyak dan air pada emulsi minyak dalam air (santan kelapa). 2. Mengetahui pengaruh besar percepatan sentrifugal (gaya sentrigugal/Satuan massa), ac (Fc / m) terhadap perbandingan volume perolehan fasa ringan dan fasa berat. 3. Mengetahui pengaruh besar percepatan sentrifugal (gaya sentrigugal/Satuan massa), ac (Fc / m) terhadap tinggkat pemisahan. 4. Mengetahui tingkat pemisahan yang dilakukan satu tahap dengan dua tahap pada operasi pemisahan dua fasa cair dengan peralatan sentrifugasi.

II.

LANDASAN TEORI

III.

PERCOBAAN a. Alat & Bahan

b. Prosedur Kerja

c. Data Pengamatan a. Santan V N umpan umpan (rpm) (ml) (gr/ml) 0.995 1.001 2000 1.003 1.004 29237 16030 0.998 0.995 1.006 1.004 340 560 1350 1440 10065 23775 (gr/ml) lihgt 0.995 0.996 hevy 1.003 1.000 V (ml) light heavy 520 500 1270 1460

b. Gabungan fasa Light (Minyak) V N umpan umpan (rpm) (ml) (gr/ml) 1860 1.000 27905 (gr/ml) lihgt 0.951 hevy 1.001 V (ml) light heavy 94 1730

IV.

PENGOLAHAN DATA a. Massa jenis (kg/m3) Santan (kg/m3) lihgt 167.75 396.25 487.28 267.17 995 996 998 995 hevy 1003 1000 1006 1004

N (rps)

Gabungan fasa Light (Minyak) (kg/m3) lihgt 465.08 951 hevy 1001

N (rps)

b. Perbandingan Volume Light & Heavy Santan N (rps) V (m3)

lihgt 167.75 396.25 487.28 267.17 0.00052 0.00050 0.00034 0.00056

hevy 0.001270 0.001460 0.001350 0.001440

Gabungan fasa Light V (m3) lihgt 465.08 0.000094 hevy 0.00173

N (rps)

c. Perhitungan Gaya Sentrifugal (Fc) Santan 1. N = 167.75 rad/s , Dik: r = 0.0048 m Fc light = 0.01097 x light x V light x r x N2 = 0.01097 x 995 kg/m3 x 0.00052 m3 x 0.0048 m x (167.75 rad/s)2 = 0.767 Newton Fc Heavy = 0.01097 x heavy x V heavy x r x N2 = 0.01097 x 1003 kg/m3 x 0.00127 m3 x 0.0048 m x (167.75 rad/s)2 = 1.887 Newton 2. N = 396.25 rad/s Fc light = 0.01097 x light x V light x r x N2 = 0.01097 x 996 kg/m3 x 0.0005 m3 x 0.0048 m x (396.25 rad/s)2 = 4.117 Newton Fc Heavy = 0.01097 x heavy x V heavy x r x N2 = 0.01097 x 1000 kg/m3 x 0.00146 m3 x 0.0048 m x (396.25 rad/s)2 = 12.07 Newton

3. N = 487.28 rad/s Fc light = 0.01097 x light x V light x r x N2 = 0.01097 x 998 kg/m3 x 0.00034 m3 x 0.0048 m x (487.28 rad/s)2 = 4.242 Newton Fc Heavy = 0.01097 x heavy x V heavy x r x N2 = 0.01097 x 1006 kg/m3 x 0.00135 m3 x 0.0048 m x (487.28 rad/s)2 = 16.98 Newton 4. N = 267.17 rad/s Fc light = 0.01097 x light x V light x r x N2 = 0.01097 x 995 kg/m3 x 0.00056 m3 x 0.0048 m x (267.17 rad/s)2 = 2.094 Newton Fc Heavy = 0.01097 x heavy x V heavy x r x N2 = 0.01097 x 1004 kg/m3 x 0.00144 m3 x 0.0048 m x (267.17 rad/s)2 = 5.434 Newton Gabungan fasa Light N = 465.08 rad/s Fc light = light x r x (2N/60)2 x V light = 0.01097 x 951 kg/m3 x 0.000094 m3 x 0.0048 m x (465.08 rad/s)2 = 1.018 Newton Fc Heavy = heavy x r x (2N/60)2 x V heavy = 0.01097 x 1001 kg/m3 x 0.00173 m3 x 0.0048 m x (465.08 rad/s)2 = 19.723 Newton d. Kurva Gaya sentrifugal terhadap Massa jenis Karena Percepatan sentrifugal berbanding lurus dengan gaya, jadi pengaruh percepatan terhadap Massa jenis dapat amati dari kurva Gaya sentrifugal terhadap Massa jenis. Fc (Newton) light heavy (kg/m3) lihgt hevy

0.767 2.094 4.117 4.242

1.887 5.434 12.07 16.98

995 995 996 998

1003 1004 1000 1006

5 4.5 4 Gaya Sentrifugal 3.5 3 2.5 2 1.5 1 0.5 0 994 995 996 997 998 999 Massa Jenis Light (kg/m3) Kurva Fc vs Massa Jenis Light Linear (Kurva Fc vs Massa Jenis Light)

18 16 14 Gaya Sentrifugal 12 10 8 6 4 2 0 998 1000 1002 1004 1006 1008 Massa Jenis Heavy (kg/m3) Kurva Fc vs Massa jenis Heavy Linear (Kurva Fc vs Massa jenis Heavy)

e. Kurva Gaya sentrifugal terhadap Volume Karena Percepatan sentrifugal berbanding lurus dengan gaya, jadi pengaruh percepatan terhadap Volume dapat amati dari kurva Gaya sentrifugal terhadap Volume.

Fc (Newton) light 0.767 2.094 4.117 4.242 heavy 1.887 5.434 12.07 16.98 lihgt

V (m3) hevy 0.001270 0.001440 0.001460 0.001350

0.00052 0.00056 0.0005 0.00034

5 4.5 4 Gaya Sentrifugal 3.5 3 2.5 2 1.5 1 0.5 0 0 0.0002 0.0004 0.0006 Volume light (m3) Kurva Fc vs Volume Light Linear (Kurva Fc vs Volume Light)

18 16 14 Gaya Sentrifugal 12 10 8 6 4 2 0 0.00125 0.0013 0.00135 0.0014 0.00145 0.0015 Volume Heavy (m3) Kurva Fc vs Volume Heavy

V.

PEMBAHASAN Oleh: Naura Agustina, 121424021 Oleh: Nurul Fathatun, 121424023 Oleh: Pria Gita Maulana, 121424024 Oleh: Achmad Faisal, 121424001 (Kelompok 1 - Susulan) Sentrifugasi adalah proses pemisahan dengan menggunakan gaya sentrifugal sebagai driving force. Gaya sentifugal adalah gaya yang terjadi akibat adanya putaran, arah gayanya adalah dari titik pusat putaran keluar menuju jari-jari luar. Pemisahan dengan metode sentrifugasi dapat dilakukan terhadap fasa padat-cair tersuspensi maupun campuran berfasa cair-cair. Pada pemisahan cair-cair dapat dilakukan apabila kedua cairan mempunyai perbedaan massa jenis. Cairan dengan massa jenis besar disebut Heavy phase, sedangkan cairan dengan massa jenis lebih kecil disebut Light phase. Semakin besar perbedaan massa jenis dari kedua cairan akan semakin mudah untuk dipisahkan dengan metode sentrifugasi. Berarti, akan semakin kecil energi yang diperlukan untuk proses pemisahannya. Pada praktikum ini, Material yang dipisahkan adalah Minyak dan air dalam santan kelapa (fasa cair teremulsi). Pemisahan yang dilakukan adalah Sentrifugasi cair-cair dimana minyak sebagai Light phase, sedangkan air sebagai Heavy phase. Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah disc bowl centrifuge yang beroperasi secara batch pada tekanan atmosfer. Alat ini terdiri dari piringan piringan berbentuk mangkok tersusun membentuk satu kesatuan. Tiap piringan terdapat lubang kecil ditengah untuk jalannya umpan, sedangkan piringan mangkok membentuk celah sebagai jalan keluar untuk masing-masing cairan yang mengandung berat jenis berbeda, setelah dikenai gaya sentrifugal. Perolehan dari masing-masing celah akan terkumpul dan keluar dari dua jalan yang berbeda. Minyak sebagai Light phase akan keluar dibagian atas, sedangkan air sebagai Heavy phase keluar dibagian bawah. Secara fisik light phase mempunyai warna cairan putih, terang dan kental. Sedangkan heavy phase mempunyai warna lebih bening. Untuk mengetahui pengaruh percepatan / gaya sentrifugal terhadap perolehan dari masing-masing fasa (produk), maka dilakukan pemisahan dengan variasi

kecepatan putaran. Kemudian, dibuatlah kurva Gaya sentrifugal terhadap Massa jenis dan terhadap Volume. Gaya sentrifugal berfungsi sebagai perusak sistem emulsi dan memisahkan kedua fasa cairnya. Pengaruh percepatan / gaya sentrifugal terhadap Massa jenis dan Volume dapat diamati dari persamaan berikut : Fc = m x ac Fc = 0.01097 x m x r x N2 m=xV Dari persamaan tersebut dapat dilihat bahwa Gaya sentrifugal berbanding lurus terhadap percepatan dan Kecepatan putaran. Jadi pengaruh percepatan sentrifugal terhadap volume dapat juga diamati dari pengaruh Gaya sentrifugal-nya. Secara teoritis, gaya sentrifugal akan berbanding lurus dengan massa. Massa akan berbanding lurus dengan Massa jenis dan berbanding terbalik dengan Volume. Jadi, semakin besar gaya sentrifugal yang diberikan akan semakin besar kecepatan putaran dan Massa jenis, dan akan semakin sedikit Volume nya. Dari kurva Fc vs Light & Heavy hasil praktikum ini didapatkan, untuk fasa Light Fc hampir berbanding lurus dengan Light. Artinya, semakin besar gaya yg berikan fasa light akan semakin kurang murni, karena memiliki naik (Minyak akan semakin mengandung air). Sedangkan kurva Fc vs Heavy didapatkan pada F = 4.117 Newton mengalami penurunan. Artinya, Pada saat pemisahan dengan F = 4.117 Newton ada partikal minyak yang masih tercampur dengan air (system emulsi belum rusak / tidak terpisah) dan mengikuti aliran Heavy phase sehingga mempengaruhi nilai Heavy phase. Dari kurva Fc vs V Light & Heavy hasil praktikum ini didapatkan, untuk fasa Light kurva cenderung turun. Hanya saja pada saat F=2.094N, mengalami kenaikan Volume. Hal ini dapat disebabkan oleh Sisa minyak Run pada F sebelumnya yang masih menempel dialat dan berhasil ikut mengalir mengikuti Run pada F=2.094N. Hal itu juga dapat dibuktikan ketika dilakukan pembongkaran alat untuk pencucian, banyak minyak santan kelapa yang begitu kental menempel dialat. Sedangkan kurva Fc vs V Heavy didapatkan kurva cenderung naik. Secara teoritis (rumus), seharusnya kurva Fc vs V turun. Hal ini disebabkan karena ada sebagian minyak yang belum terpisahkan sehingga ikut di aliran heavy phase sehingga mempengaruhi nilai massa

jenis nya. Secara teoritis pada suhu ruang 25oC , massa jenis air adalah 0.99707 gr/ml atau 997.07 kg/m3. Sedangkan pada praktikum ini didapatkan massa jenis air lebih dari 1.000 gr/ml atau 1000 kg/m3. Selanjutnya, light phase dari tiap Run pada praktikum ini disatukan untuk kemudian dipisahkan lagi. Dan didapatkan light phase yang lebih murni yaitu lebih kental dan putih. Secara teoritis semakin murni berarti nilai Massa jenis dari minyak akan semakin kecil. Pada praktikum ini, dari gabungan fasa light didapatkan light phase dengan massa jenis 0.951 gr/ml lebih kecil dari massa jenis light phase lainnya. Berarti light phase kali ini merupakan paling murni daripada light phase sebelumnya.

VI.

KESIMPULAN

VII. 1)

DAFTAR PUSTAKA Warren, L., Cabe, Mc., Smith, J.C., Harriot, P., 198 Unit Operation of Chemical Engineering, 4 rd, pp Mc. Graw-Hill, Book Commpany, USA. 2) Djauhari, A., 2002,Peralatan Kontak dan Pemisah Antar Fasa , Diktat Kuliah, hal 3-5, Teknik Kimia Politeknik Negeri Bandung. 3) Team Lab Satuan Opersi, 2004,Sentrifugasi, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Bandung, Bandung.