Anda di halaman 1dari 3

Tulang Juga Perlu Dimanja

Tulang adalah kerangka penyangga tubuh, pelindung organ tubuh dari benturan, dan tempat terkaitnya otot sehingga memungkinkan otot melakukan pergerakan antara sambungan tulang yang satu dengan yang lain. Dengan kata lain, tulang merupakan penunjang utama aktivitas fisik. Ingin tetap tampil tegap dan kuat diusia senja? Sayangi tulang Anda sejak dini. Jangan dikira semakin bertambah tua, tulang akan tetap kerasdan kuat. Tetapi seiring bertambahnya usia, apalagi nutrisi untuk tulang tidak dihiraukan, lambat laun massa tulang akan menipis hingga Anda beresiko terkena osteoporosis. Sebagian besar dari Anda pasti sering mendengar osteoporosis, yaitu kondisi dimana massa tulang menurun sehingga tulang menjadi tipis, keropos, rapuh dan mudah pat h. !enyusun utama tulang sesungguhnya adalah mineral tulang yang mengandung kalsium, fosfor dan protein yang disebut kolagen. Struktur tulang mirip beton untuk bangunan atau jembatan. "omponen kalsium dan fosfor membuat tulang keras dan kaku mirip semen, sedang serat#serat kolagennya membuat tulang mirip ka$at baja pada tembok. Tulang adalah jaringan hidup yang harus terus diperbaharui untuk menjaga kekuatannya. Tulang yang tua selalu dirusak dan digantikan oleh tulang yang baru dan kuat. Ada % jenis sel utama dalam tulang, yakni osteoklast &yang merusak tulang' dan osteoblast &yang membentuk tulang baru'. "edua sel ini dibentuk dalam sumsung tulang. Menurut Prof. DR. Dr. Ichramsjah A. (a hman, Sp)*#"+,( menyatakan, )steoporosis adalah keadaan dimana penurunan massa tulang seiring dengan bertambahnya usia, dihubungkan dengar perubahan tulang sehingga ter apai ambang patah tulang tanpa keluhan#keluhan klinis khas yang sangat mengganggu. -.eski banyak terjadi pada $anita post menopause dimana satu di antara tiga $anita rentan terkena osteoporosis, tetapi juga mengan am satu di antara lima pria diatas usia /0 tahun,- jelas dokter yang juga "etua !erhimpunan )steoporosis Indonesia &!erosi'. !enyakit yang dikenal dengan keropos tulang ini memang biasanya dialami oleh orang yang berusia lanjut. 1erdasarkan data Departemen "esehatan (I, seiring dengan bertambahnya usia harapan hidup masyarakat Indonesia yang meningkat dari 23,45 di tahun 566/ # %000, menjadi 24,27 di tahun %000 # %00/, lan populasi penduduk lanjut usia men apai 57,3 juta di %00/, 56,48 dari populasi tersebut menderita osteoporosis. Akan tetapi, osteoporosis juga merupakan silent desease sehingga tidak heran seringkali penderita tak menyadari bah$a dirinya mengalami keropos tulang. *aya hidup yang salah seperti kurang bergerak, merokok, minum kopi, dan alkohol, menyebabkan banyaknya pengeluaran kalsium melalui air seni sehingga menyebabkan berkurangnya kepadatan tulang dan meningkatkan resiko fraktur. Terutama mengonsumsi minuman beralkohol se ara berlebihan dan berulang, telah lama diketahui dapat menyebabkan osteoporosis. !enyakit ini sering kali terjadi pada $anita karena dihubungkan dengan penurunan hormon $anita yaitu estrogen yang sangat erat kaitannya dalam pembentukan dan penyerapan tulang. !ada kadar estrogen yang normal, pembentukan tulang baru untuk mengganti tulang tua yang dirusak seimbang. !ada kadar estrogen rendah

yang seiring juga dengan penurunan jaringan akibat tuanya usia perusakan tulang lebih banyak terjadi dari pada pembentukan tulang baru. Sementara insiden osteoporosis pada pria lebih rendah dari pada $anita, karena pria dapat men apai massa tulang pun ak yang lebih tinggi serta tingkat kehilangan massa tulang kortikol juga lebih rendah. !ria yang mengalami masalah pada tulang mungkin disebabkan berkurangnya pembentukan massa tulang dan bukan akibat meningkatnya resorsi massa tulang. .asa pun ak pertumbuhan tulang, baik pada $anita maupun pria ter apai pada usia sekitar 90 tahun, kemudian mulai terjadi berkurangnya kepadatan tulang sekitar 0,3 8 per tahun. !ada $anita, selama /#7 tahun pertama pas amenopause terjadi berkurangnya kepadatan tulang sekitar 30#/0 8 dari massa tulangnya, sedangkan pria hanya mengalami kehilangan massa tulang sekitar %0#90 8 dari massa tulangnya. Tetapi bukan berarti pria harus berleha#leha terhadap an aman osteoporosis. 1erkurangnya massa atau kepadatan tulang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berperan terhadap metabolisme tulang, antara lain faktor keturunan, kurangnya :at# :at makanan seperti kalsium, fosfat, vitamin D, antioksidan, beberapa jenis hormon, dan gaya hidup yang salah seperti kurang bergerak, merokok, minum kopi, alkohol, serta beberapa penyakit yang mempengaruhi metabolisme tulang. .eminum kopi yang mengandung kafein juga dapat menyebabkan banya"nya pengeluaran "aisium melalui air seni, sehingga menyebabkan berkurangnya kepadatan tulang dan meningkatkan resiko fraktur. "onsumsi minuman beralkohol se ara berlebihan, telah lama diketahui dapat menyebabkan osteoporosis. 1ila Anda seorang pe andu alkohol, berarti Anda merusak tulang#tulang Anda. Alkohol mempunyai efek langsung pada tulang dan konsumsi yang melebihi 4 liter per minggu yang tentunya dapat meningkatkan kehilangan massa tulang dan resiko fraktur. Cegah Lebih Dini .en egah lebih baik daripada mengobati. Tentunya hal ini berlaku pula untuk pen egahan osteoporosis. Seperti diungkap di atas, bah$a banyak di antara kita yang tidak menyadari bah$a dirinya dapat teran am osteoporosis. "arena kemun ulannya yang tidak disertai dengan gejala. (esiko terkena osteoporosis semakin terbuka bila kurang memperhatikan kebutuhan nutrisi untuk tulang. Akibatnya, lambat laun osteoporosis bisa menggerogoti massa tulang sehingga an aman pat h tulang pun bisa terjadi. Salah satu kiat men egahnya adalah dengan mengupayakan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi bagi tulang sehingga dapat dihindari sejak dini. .eskipun kita tinggal di $ilayah garis khatulisti$a dimana paparan sinar matahari dapat kita nikmati sepanjang tahun, tapi kita tetap beresiko mengalami kekurangan vitamin D. "egiatan yang sebagian besar $aktunya berlangsung di ruangan tertutup, misalnya di gedung perkantoran atau pabrik yang tidak mendapat sinar matahari langsung, merupakan salah satu penyebabnya. "ebiasaan menggunakan pakaian yang menutupi sebagian besar tubuh Anda juga berperan menghambat masuknya radiasi sinar ultraviolet ke kulit. Akibatnya adalah berkurangnya sintesa vitamin D di kulit. Tetapi perlu diingat, sinar matahari dapat juga berbahaya. .embiarkan tubuh berlama#lama di ba$ah sinar matahari dapat membakar kulit, meningkatkan resiko kanker kulit, memper epat proses penuaan, merusak mata, hingga menyebabkan katarak.

;itamin D berperan meningkatkan efisiensi penyerapan kalsium di usus. ;itamin D menolong darah untuk menghasilkan kalsium dan fosfor, yang membangun dan memperbaiki massa tulang. Tanpa vitamin D, usus manusia hanya mampu menyerap 50#5/ persen kalsium dalam makanan. Apa bila vitamin D ukup, efisiensi penyerapan kalsium dapat men apai 90 persen. Terkait dengan gen arnya iklan susu yang mengandung kalsium, tidak sepenuhnya susu yang dipromosikan tersebut mampu memenuhi kebutuhan kalsium bagi tubuh apalagi tulang. Sebab, jika terlalu banyak mengkonsumsi susu berkalsium, hal ini akan mempengaruhi batu ginjal. "arena, untuk memenuhi kebutuhan kalsium dari susu, minimal setiap hari harus minum susu sebanyak 52 gelas. "onsumsi susu sebanyak itu jelas tidak mungkin dilakukan. Sayuran hijau, sayur#sayuran berdaun lebar, tahu, ikan sarden, dan salmon juga merupakan sumber makanan yang mengandung kalsium. Atau silahkan memakan pi::a dan roti keju panggang karena di sana juga terdapat kalsium. !erlu pula mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak antioksidan seperti vitamin A yang terdapat dalam $ortel, kentang, pepaya, labu, bunga kol, kangkung, semangka. ;itamin < yang terdapat dalam jeruk, pepaya, ke ambah brussels, kangkung, stra$berry, atau vitamin , yang terdapat dalam minyak nabati, tauge, mineral selenium yang terdapat dalam ba$ang putih, kubis, $ortel, lobak, bunga kol, salada, mentimun, ikan, mineral seng yang terdapat dalam hati lan daging he$ani, ka ang#ka angan dan lain#lain. Jadi, tidak ada salahnya memanjakan tulang Anda, demi tampil tegap di hari tua. = Ir$ Osteoporosis sering ditandai dengan > Terjadinya patah tulang se ara tiba#tiba karena trauma yang ringan atau tanpa trauma. > Timbulnya rasa nyeri yang hebat sehingga penderita tidak dapat melakukan pergerakan. > Tinggi badan berkurang lan bongkok Cara!cara pencegahan osteoporosis > (ajin berolah raga > ?payakan men apai berat tubuh yang ideal > !enuhi kebutuhan nutrisi tulang dengan menambah "alsium lan vitamin D > @ilangkan kebiasaan seperti merokok, mengonsumsi alkohol lan kafein. > 1erjemur A 5/ menit di ba$ah sinar matahari pagi atau sore hari, membantu tubuh untuk mensintesa atau membuat vitamin D#nya sendiri > ?payakan menghindari edera &khususnyajatuh'