Anda di halaman 1dari 15

Mixed Constraints dalam Linear Programming

Bab IV

Pada kondisi riil, sangat jarang penyusunan fungsi kendala terhadap model yang kita buat merupakan permasalahan yang sederhana, karena lingkungan kita merupakan suatu kondisi yang kompleks dan dinamis. Untuk itu, pada bab ini akan dibahas seandainya fungsi kendala yang menyusun model adalah campuran, artinya ada kondisi pertidaksamaan lebih kecil, lebih besar dan sama dengan.

Contoh
Max Z = 5X1 + X2 Kendala X1 X1- 2X2 X1+X2 X1, X2

10 3 12 0

Bentuk persamaan
Max Z= 5X1 + X2 + 0S1 + 0S2 Kendala: X1 + S1 X1- 2X2 -S2 X1 + X2 X1, X2, S1, S2 = = = 10 3 12 0

Grafik ?
Daerah feasibel?

Persyaratan dalam menyusun initial basic feasible solution


Pertidaksamaan lebih besar sama dengan () ditambah artificial variable (AV). Persamaan (=) ditambah dengan artificial variable (AV). (Suatu variable yang tidak bisa diterjemahkan secara fisik. Bisa digunakan untuk menemukan initial basic feasible solution pada permasalahan LP)

Proses munculnya artificial variable


Semula X1

10

X1-2X2 3 X1+X2 = 12 X1, X2 0 Menjadi X1 +S1 =10 (tanpa AV) X1-2X2-S2+A1 = 3 X1 + X2 +A2 = 12 X1,X2,S1,S2,A1,A2 0 Fungsi tujuan Max Z = 5X1 + X2 + 0S1 + 0S2 MA1 MA2

Acuan iterasi untuk mixed constraints


Kolom pivot= nilai max Cj-Zj dan Cj-Zj 0 Baris pivot= nilai min bi/aij dan aij> 0. Kondisi optimal: Cj-Zj 0 untuk semua variable

Artificial Variable dalam simpleks Iterasi 1

Basic S1 A1 A2

X1 1 1 1

X2 0 -2 1

S1 1 0 0

S2 0 -1 0

A1 0 1 0

A2 0 0 1

Solution 10 3 12

Lengkapnya(iterasi 1)
Cj 5 1 0 0 -M -M Solution

Cb
0 -M -M

Basis
S1 A1 A2

X1

X2

S1

S2

A1

A2

1 1 1
-2M
5+2M

0 -2 1
M
1-M

1 0 0
0
0

0 -1 0
M
-M

0 1 0
-M
0

0 0 1
-M
0

10 3 12
-15M

Zj
Cj-Zj

Lengkapnya(iterasi 2)
Cj Cb 0 5 -M Zj Cj-Zj Basis S1 X1 A2 5 X1 1 X2 0 S1 0 S2 -M A1 -M A2 Solution

0 1 0
5 0

2 -2 3
11+3M

1 0 0
0

1 -1 1
-5-M 5+M

-1 1 -1
5+M -5-2M

0 0 1
-M 0

7 3 9
15-9M

-10-3M 0

Lengkapnya(iterasi 3)
Cj Cb 0 5 1 Zj Cj-Zj Basis S1 X1 X2 5 X1 1 X2 0 S1 0 S2 -M A1 -M A2 Solution

0 1 0
5 0

0 0 1
1 0

1 0 0
0 0

1/3 -1/3 1/3


-4/3 4/3

-1/3 1/3 -1/3


4/3 -M-4/3

-2/3 2/3 1/3


11/3 -M -11/3

1 9 3
48

Apabila feasible solution diperoleh (artificial variable adalah non basic variables), A1=0, dan A2=0, maka AV dikeluarkan dari tabel simpleks

Iterasi selanjutnya?

Lengkapnya(iterasi 4)
Cj Cb 0 5 1 Zj Cj-Zj Basis S1 X1 X2 5 X1 1 X2 0 S1 0 S2 Solution

0 1 0
5 0

0 0 1
1 0

1 0 0
0 0

1/3 -1/3 1/3


-4/3 4/3

1 9 3
48

Lengkapnya(iterasi 5: optimal)
Cj Cb
0 5 1

5 Basis
S2 X1 X2

1 X2

0 S1

0 S2

Solution

X1

0 1 0
5
0

0 0 1
1
0

3 1 -1
4
-4

1 0 0
0
0

3 10 2
52

Zj
Cj-Zj

X1 X2 S1 S2 Zj

= 10 =2 =0 =3 = 52