Anda di halaman 1dari 46

LUKA BAKAR

Bambang Wahjuprajitno
Luka bakar 1

Tujuan
Mampu menjelaskan struktur dan fungsi kulit Mampu menjelaskan macam-macam luka bakar Mampu menjelaskan derajat luka bakar Mampu menjelaskan penyebab dan cara mengelola trauma inhalasi
Luka bakar 2

Epidemiologi
2-2.5 juta/tahun di USA
100,000 perlu MRS 70,000 perlu intensive burn care 12,000 meninggal Mortalitas luka bakar berat

Kejadian terbanyak : rumah

Luka bakar

Faktor Resiko
Usia ekstrim Kesembronoan merokok Alkohol atau keracunan obat Gangguan mental atau fisik

Luka bakar

Penyebab luka bakar


Thermal (90%) Electrical (1-2%) Chemical (3-5%) Radiation

Luka bakar

Thermal
Kebanyakan Api Uap/air panas Kontak dengan benda panas

Luka bakar

Electrical
Cedera berhubungan dengan umur Anak-anak - 4 tahun Dewasa (20-25 tahun) kecelakaan kerja

Luka bakar

Faktor-faktor yang mempengaruhi berat luka bakar

Voltage dan amperage (kuat arus) Resistensi jaringan tubuh Jenis dan jalannya arus Lama dan intensitas kontak

Luka bakar

Voltage
Tinggi >1000 volts Rendah <1000 volts Kebanyakan listrik rumah 110-220 volts Menyebabkan low voltage injury konsisten dengan thermal injury Voltage tinggi menimbulkan thermal injury pada masuk, keluar dan deep tissue injury sepanjang perjalanannya Amperage adalah indikator cedera yang lebih baik
Luka bakar 9

Resistance
Arus listrik masuk ke tubuh Mengikuti jalan dengan resisten yang terendah Keluar lewat ground Bila arus bertemu tahanan
Timbul panas Timbul luka bakar Resisten cedera
Luka bakar 10

Komplikasi
Aritmia jantung Paralisis otot-otot napas Thrombosis Rhabdomyolysis Gagal ginjal Fraktur
Luka bakar 11

Bahan-bahan kimia
Asam kuat coagulation necrosis Basa kuat liquefication necrosis Pembakaran akan berlanjut sampai di dilusi Cuci dengan air 20-30 menit

Luka bakar

12

Derajat kerusakan/toksisitas
Sifat-sifat bahan kimia Jumlah Konsentrasi Mekanisme Lama

Luka bakar

13

Radiasi
Decontaminasi sangat penting Dirawat seperti luka bakar lain

Luka bakar

14

Penentuan kedalaman
Derajat 1 (sunburn) Derajat 2 (partial-thickness burns) Derajat 3 (full-thickness burns) (derajat 4)

Luka bakar

15

Luka bakar

16

Luka bakar

17

Rule of Nines
Head 9% Anterior Chest 18% Posterior Chest 18% Anterior upper extremities 9% Posterior upper extremities 9% Anterior lower extremities 18% Posterior lower extremities 18% Perineum 1%
Luka bakar 22

Perubahan sistemik
Massive release dari inflammatory mediators Menyebabkan vasokonstriksi/dilatasi Capillary permeability Edema

Luka bakar

23

Perpindahan cairan
Mula-mula blood flow kedaerah luka bakar Diikuti arterial vasodilation Pelepasan vasoactive substance capillary permeability dan edema

Luka bakar

24

Kardiovaskuler
Plasma volume (hilang) Peripheral vascular resistance Cardiac output
Blood volume Venous return Blood viscosity Contractility
Luka bakar 25

Renal
Circulating plasma Hematocrit CO
Renal blood flow Oliguria Acute renal failure

Luka bakar

26

Gastrointestinal
Gastrointestinal blood flow Mucosal hemorrhage > 20% ileus

Luka bakar

27

Sistim Immune
Depressi fungsi immune > 20% berbanding lurus dengan luas luka bakar

Luka bakar

28

Hipermetabolisme
Terjadi setelah luka bakar hebat dan resusitasi
Tachycardia CO O2 demand Massive proteolysis & lipolysis Nitrogen loss berat
Luka bakar 29

Daerah luka bakar kritis


Wajah Tangan Kaki Pelipatan Sendi Circumferential
Luka bakar 30

Inhalation Injuries
Penyebab utama kematian
Kejadian dalam ruang tertutup Terdapat banyak asap Riwayat tidak sadar

Luka bakar

31

Bukti-bukti lain
Facial burns Profuse secretions Carbonaceous sputum Lacrimation Singed nasal hair COHb > 10% Hoarseness Wheezing Stridor Edema Hypoxemia Tachycardia

Luka bakar

32

Macam kerusakan
Thermal injury Cedera supra glottis
edema dan obstruksi

Inhalasi partikel kebakaran Cedera sub glottis


Chemical Tracheobronchitis, edema, pneumonia, ARDS

Carbon monoxide poisoning


Luka bakar 33

Keracunan CO
Affinitas Hgb 200-250X > O2 Cherry red hanya ada bila level > 40% Nausea, muntah, LOC, weakness, tachypnea, tachycardia Hasil pulse oximetry tidak sesuai 100% O2 time for elimination
40 menit

21% O2 time elimination


250 menit
Luka bakar 34

Carboxyhemoglobin
Normal : 0 Perokok, pengemudi truk pada lalu lintas padat : 15 15-40% : gangguan neurologis
lemah, pusing, mual, muntah

40-60% : LOC Pertimbangkan hyperbaric therapy : 2540%


Luka bakar 35

Pengelolaan
Hentikan proses pembakaran
Buang semua bahan berbahaya, pakaian, perhiasan

ABC Estimasi luas luka bakar (% BSA) Cegah hypothermia & infeksi Kontrol nyeri
Luka bakar 36

Pengelolaan
Airway dan Breathing Beri O2 pada semua pasien
Acute pulmonary insufficiency Pulmonary edema 2-3 hari Bronchopneumonia 5-7 hari

Periksa adanya inhalation injury Pertimbangkan intubasi dan ventilasi mekanik AGD ddan CO level
Luka bakar 37

Pengelolaan
Circulation Penggantian cairan penting untuk survival Kerusakan jaringan capillary permeability Kehilangan cairan berat dari intravascular space Kehilangan integritas kulit evaporasi banyak cairan hilang
Luka bakar 38

Pengelolaan
Circulation Kembalikan effective plasma volume Pertahankan fungsi organ vital Penyulit : Hypovolemia/ renal failure, edema paru Monitor fungsi vital dan output urine
Dewasa: 30-50 ml/jam Anak: 1,0 ml/kg/jam
Luka bakar 39

Pengelolaan
Parkland Formula
2-4ml x wt kg x %BSA = 24 hr infusion RL dihangatkan berikan dalam 8 jam pertama Dihitung sejak waktu cedera Hanya untuk luka bakar derajat 2 dan 3 Monitor HR dan produksi urine
Luka bakar 40

Pengelolaan
Target/tujuan Tensi sistolik >100 mmHg Nadi < 110/menit Produksi urine
Dewasa: 30-50 ml/jam Anak: 1,0 ml/kg/jam

Patient assessment is best formula


Luka bakar 41

Pengelolaan
Perencanaan Estimasi luas dan kedalaman luka bakar Periksa adanya cedera lain Timbang pasien Pemeriksaan darah dan x-ray dada
Luka bakar 42

Pengelolaan
NG/OG tube Bila mual, muntah, gastric distention Pasang bila > 20%TBSA

Luka bakar

43

Pengelolaan
Kontrol nyeri Morphine sulfate
Gelisah dan berontak : hipoksia dan hipovolemia oksigen dan cairan > Mo! Eliminasi cepat Dosis kecil tapi sering dan i.v. Fentanyl Diazepam
Luka bakar 44

Pengelolaan
Perawatan luka Tutup dengan penutup yang steril dan kering Jaga supaya tetap hangat Jangan
Memecah bullae Memberi antiseptik Diberi air dingin
Luka bakar 45

Pertimbangan khusus
Circumferential burns
Buka semua perlengkapan yang dapat menyebabkan konstriksi Periksa sirkulasi distal Mungkin memerlukan fasciotomy

Anak-anak
Lebih mudah terjadi circumferential < 6 bulan tidak terjadi shivering mechanism

Luka bakar

46

LUKA BAKAR LISTRIK


ABCDE Myoglobinuria
Naikkan cairan : 100 ml urine / jam Mannitol : 25 g IV

Metabolic acidosis
Pertahankan perfusi yang adequate Sodium bicarbonate
Luka bakar 47

Burn Center
Luka bakar derajat 2 dan 3 > 10%, umur <10 atau > 50 Luka bakar derajat 2 dan 3 20% TBSA Luka bakar derajat 2 dan 3 pada critical areas Luka bakar derajat 3 > 5% TBSA Luka bakar electrical/ chemical signifikant Inhalation injury Circumferential burns Punya penyakit penyerta atau terdapat trauma lain
Luka bakar 48

Luka bakar

49

RINGKASAN LUKA BAKAR


Kenali dan atasi trauma inhalasi Resusitasi cairan Identifikasi luka bakar yang perlu di transfer

Luka bakar

50