Anda di halaman 1dari 3

Membongkar Strategi dan Program Pemurtadan terhadap Umat Islam

Posted by: admin on Sunday, March 14, 2004 - 06:07 PM


Ringkasan ceramah Hj. Irene Handono

Hj Irene Handono dilahirkan di lingkungan keluarga kristen kaya yg taat. Beliau


dididik dari kecil di sekolah kristen sampai ke sekolah elit biarawati. Sampai suatu hari,
beliau diajarkan oleh pasturnya utk membenci Islam. Pasturnya berkata: "Islam itu
agama buruk, lihat saja koruptor, preman, orang miskin di
indonesia itu kebanyakan umat Islam."

Audio dari VCD Pemurtadan Umat Islam bisa didownload disini: Strategi Pemurtadan
Umat Islam.mp3 (8 Mbytes).

Tapi Hj Irene Handono tidak menerima begitu saja, beliau membandingkan dengan
keadaan umat kristiani di berbagai dunia seperti di mexico, irlandia, filipina, italia.
Ternyata keadaan mereka juga tak kalah carut marutnya: miskin, mafioso, kriminil, dll.
Kesimpulan beliau : tak bisa menilai agama dari keadaan umatnya.

Beliau kemudian mengusulkan utk mempelajari Islam dari sumbernya langsung yaitu Al
Qur'an. Beliau membaca surah Al Ikhlas, dan langsung tersentuh. kemudian berdiskusi
dengan pasturnya.

1. Beliau bertanya pada pastur:"apa hakikat ketuhanan?" tentu saja pasturnya heran,
kok biarawati masih nanya pertanyaan kayak gini. Lalu pastur membuat
segitiga sama sisi. A-B=B-C=C-A
A
/_\
BC

Pastur berkata:"segitiga ini SATU tapi punya TIGA sisi (Allah, Roh Kudus, Yesus)."

Hj Irene Handono lalu menggambar bujur sangkar dan berkata:"kalo gitu Tuhan
bisa berkembang seperti ini (punya 4 sisi)"

2. Hj Irene Handono "bertanya" pada pasturnya, "Siapa yg menciptakan meja kayu


ini?" Meja kayu dibuat oleh tukang kayu, dan sampai 100 tahun ke depan, meja itu
takkan pernah menjadi tukang kayu. intinya: Yesus itu manusia dan TAKKAN PERNAH
menjadi pencipta manusia alias Tuhan.

3. Beliau kembali "bertanya" kepada pasturnya:"Siapa yg melantik ketua RW?" tentu


saja pejabat di atasnya yaitu Lurah. Tak mungkin beberapa ketua RT melantik salah
satu dari mereka sebagai RW, begitu juga 100 kopral melantik salah satu dari mereka
sebagai jendral. intinya: tak mungkin bisa (ilegal)kesepakatan manusia melantik
manusia lain (Yesus) sebagai Tuhan. Yesus dilantik
sebagai Tuhan oleh Kaisar Romawi pada tahun 325 M. Jadi sebelum tahun 325 M, Yesus
belum jadi Tuhan. Yang melantik Yesus menjadi Tuhan adalah Raja Romawi, Konstantin
dalam suatu Konsili, di kota Nizea. Pemimpin gereja sengaja menutup sejarah ini agar
umatnya tidak tahu. Yesus dilantik menjadi Tuhan dan yang melantik adalah manusia.

Untuk menarik simpati umat muslim, umat kristen menggunakan taktik "daripada
capek mengejar ayam, lebih baik pancing ayam itu dengan umpan yang tidak ada
nilainya"

Contoh: Gereja menginstruksikan utk mengucapkan selamat Idul fitri, agar ketika
hari natal tiba, orang2 Islam merasa sungkan kalau tidak membalas dengan ucapan
selamat natal dengan alasan toleransi. Orang kristen tahu bahwa ada fatwa haram
mengucap selamat natal dari MUI.

Ada buku karangan Hj Irene Handono, yang berjudul: "Perayaan natal 25


desember:antara dogma & toleransi" Di dalam buku itu dijelaskan arti dari lambang
cemara pada saat natal (padahal di palestina tempat lahir Yesus tidak
ada cemara), mengapa natal jatuh pada tanggal 25 desember, dll.

Bukunya yang lain berjudul "Islam Dihujat" yang merupakan jawaban atas buku
"Islamic Invasion" karangan Robet Morey, yang dijadikan panutan oleh gereja-gereja di
dunia. Menurut beliau, buku tersebut lebih kasar daripada buku "Satanic verses"
karangan Salman Rushdie. Isinya antara lain menghujat Rasulullah SAW:

1. Muhammad epilepsi
2. Muhammad mengalami kelainan seksual
3. Muhammad mati karena diracun perempuan dll.

Pada majalah TIMES edisi Juni 2003 dikupas mengenai program kristenisasi, Tony
Blair & George W Bush adalah anggota aliran kristen radikal (evangelis), juga
digambarkan peta kristenisasi dunia. (Bagi yg tidak percaya, boleh membaca TIMES Juni
2003) Mengapa umat islam dikristenkan?

Jika di Al Qur'an, surah Al Baqarah ayat 256 berisi: "Tiada paksaan dalam beragama"
dan pada surah Al Kaafiruun berisi: "Untukmu agamamu, untukku agamaku"

Maka berbeda di injil versi mereka, berisi: "Carilah domba tersesat dan sebarkan
ajaranmu ke seluruh dunia & jadikan mereka murid-muridmu"

Ini adalah kalimat perintah (kewajiban), sama halnya dengan kewajiban sholat bagi
umat Islam. Jadi bagi umat kristen yang tidak mencari "domba tersesat" utk
dikristenkan maka akan masuk neraka.

Siapakah "domba tersesat" itu? ya seluruh manusia yang belum memeluk kristen.

Pada Al Baqarah ayat 120:"Orang Yahudi & Nasrani takkan senang kepadamu hingga
kamu mengikuti milah mereka"

Milah bisa berarti agama atau pemikiran, tingkah laku. Jadi kalau nggak bisa
dikristenkan, maka biarkan saja KTPnya Islam, tapi pikirannya seperti yahudi/kristen
atau minimal sekuler.

Mengapa umat kristen menolak sisdiknas?

Pada majalah Fortune edisi Juli 2001 berisi: "James Riyadi:the worst man for
moslems" Ini adalah sebuah peringatan sebab James Riyadi ingin melaksanakan
program kristenisasi dengan mendirikan 1000 sekolah gratis, sehingga ketika
sekolah2 semakin mahal tak terjangkau maka banyak orang muslim tak mampu yg
menyekolahkan anak2nya di sekolah gratis tersebut yg tentu saja mengajarkan
kristen.

Yang pikirannya diracuni dengan sekuler bukan hanya orang yang awam agama
Islam, tapi juga pemuka Islam, bahkan sampai ada yang berkata: "urusan moralitas
bukan urusan negara" maka tampak jelas bahwa pemuka itu berpikiran sekuler.

Otak kita sudah dirasuki pemikiran/budaya kristiani, beberapa bukti nyata:

1. Kita hafal betul tanggal natal & valentine tapi ingatkah kita pada tanggal 1
muharram???
2. Kita pasti punya rencana kegiatan setiap akhir tahun, tapi apakah kita punya
rencana pada tgl 1 muharram?? muhasabah atau kegiatan islami lain.
3. Kita sering menonton telenovela seperti dulce maria (menurut beliau
merupakan propaganda kristen-katolik). Tapi apakah kita tahu tentang Hasan & Husen,
Fatimah? mungkin yang kita tahu cuma fatimah adalah putri Rasul, selebihnya kita tak
tahu siapa Fatimah sebenarnya.

Ada Dr Suradi, dokter kristen yang melakukan praktek gratis, dalam rangka kristenisasi.
Bahkan beliau berani berkata:"Kita jangan takut2 utk melakukan
kristenisasi, karena umat Islam yang mengerti Al Qur'an hanya 10%." benarkah
pernyataan tersebut? Jika kita tanya pada hai nurani kita, maka tentu saja jawabannya
100% benar.

Cara lain yang digunakan untuk kristenisasi adalah :

1. Injil berbahasa arab, bahkan dibaca seperti tilawah qur'an. Bagi yang jarang
mendengarkan atau membaca Al Qur'an maka pasti akan terkecoh.

2. Ada kaligrafi Injil Matius yang sengaja dibuat utk mencontoh kaligrafi Al Qur'an dan
mulai disablon di kaos-kaos untuk dijual dengan harga murah. Dan yang berebut adalah
umat Islam.

Pada injil, surat Roma pasal 3 ayat 7 menyatakan: dusta utk syiar agama boleh-2
saja.

Beberapa proyek kristenisasi yang sedang berjalan di Indonesia :


1. Jericho: Mengkristenkan Jawa
2. Andalas: Mengkristenkan Sumatra
3. Joseph 2004: Menjadikan org Kristen sebagai presiden. Kalo tidak bisa, minimal
presidennya adalah orang yang berKTP Islam tapi pikirannya seperti Yahudi/Kristen atau
sekuler.
Saat ini gereja banyak mempelajari Islamologi, sama seperti polisi yang mempelajari
kriminologi bukan untuk menjadi penjahat tapi untuk menangkap
penjahat. Begitu juga umat kristen, mereka mempelajari islam untuk mengalahkan
umat Islam.

Ada Institut Teologi bernama Kalimatullah yg mengajarkan Islamologi sebanyak 18


sks, sedangkan Apostolos memberi Islamologi sebanyak 36 sks. Nah, sudah berapa sks-
kah Islamologi kita???

Jika di sekitar kita ada orang yang:


1. Lapar
2. Telanjang (tak punya uang utk beli baju)
3. Sakit (gak mampu ke dokter)
4. Tidak sekolah

Maka jangan dibiarkan, mari kita bantu mereka karena keempat jenis tanda-2 itu
merupakan pintu masuk yang paling strategis bagi kristenisasi.

Ibda' bi nafsih (Mulailah dari diri sendiri!)

Ya Allah, berilah kami pertolongan & kekuatan untuk menegakkan dienul Islam di
muka bumi ini, dan mengalahkan rencana makar mereka. Sesungguhnya Engkau-lah
sebaik-baik pembuat rencana (makar). Amiin ya Robbal 'aalamiin.

(Swaramuslim | PIP PKS-ANZ | pks-anz.org)