Anda di halaman 1dari 18

Fungsi Manajemen Prosesor 1

FUNGSI PENGELOLAAN PROSESOR

Prosesor adalah salah satu sumber daya hardware pada


sistem kompoter yang berfungsi untuk melakukan eksikusi
terhadap kegiatan pada sistem komputer.

Dalam melakukan kerjanya prosesor dikelola oleh Sistem


Operasi, cakupan bahasan
 Pekerjaan (Job)
a. Jumlah pekerjaan, besar, sedang ada yang sedikit
b. Jenis pekerjaan, menghitung, menata catatan, dan lain-
lain
 Program dan data, pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh
program bersama-sama dengan data
 Terobosan (Throughput), Banyaknya pekerjaan yang dapat
diselesaikan oleh sistem komputer dalam satu satuan waktu.

Suatu Pekerjaan yg akan dieksekusi oleh prosesor dikelompok


an atas
 Tugas, Merupakan pekerjaan yang akan dikerjakan oleh
prosesor
 Proses, suatu pekerjaan yang sudah mendapat jadwal untuk
diproses oleh prosesor

Tugas Proses
Prosesor

Penjadwalan

Penjadwalan adalah memberikan rangkaian pemrosesan yg


kontinyu atau untuk memberikan respon yg tepat terhadap
event-event
Fungsi Manajemen Prosesor 2

B B

U U
B
B
S S
ALU U
U
S
S
D A R E G IS T E R
A AD R ES M
D
B E
C
T R M
C O
O
A R E G IS T E R R
D ATA I
N
E
O
T
PT
S
N
R
T
O
R
L
R I
O

C ON TR OL
U N IT

Diagram Blok Prosesor

Ket : A = Register Akumulator


B = Register B
PT = Registe Pencacah Tataolah
RI = Register Instruksi
Fungsi Manajemen Prosesor 3

B P ro s e s o r B
U B U
M DR M AR u S
S s C
A O
D d
M ia n S to r a g e N
A d T
T M BR
R
A O
L

Koneksi Prosesor dengan Memory

MDR = Memory Data Register


MAR = Memory Address Register
MBF = Memory Buffer Rgister

Event/kejadian dikenal dgn Interupsi pada prosesor


- Interupsi Langsung, interupsi yang terjadi oleh sumber daya
- Interupsi Polling, interupsi yang datang dari prosesor sendiri.

Penyebab Interupsi;
a. Dari Program
b. Dari Prosesor.
c. Dari Control Unit
d. Dari Clok/kunci waktu
e. Dari Memori
f. Dari I/O
g. Dari sumber daya lain
Fungsi Manajemen Prosesor 4

Fungsi Prosesor
 untuk mengontrol penggunaan penyimpanan utama yang
digunakan untuk menyimpan data dan intruksi
 untuk mengontrol rangkaian operasi
 untuk memberikan perintah kepada semua bagian sistem
komputer
 untuk menyelenggarakan pemrosesan

Jenis Proses
 Proses Berurutan, semua proses yang akan dikerjakan
membetuk antri di depan prosesor, secara bergiliran proses
itu akan dikerjakan satu persatu oleh prosesor.

A A1 A2 A3
B B1 B2 B3
C C1 C2 C3
Prosessor
Gb. Kerja Prosesor pada proses Berurutan

 Proses Serentak, suatu proses tidak selalu berada pada


giliran prosesor ber kemungkinan juga suatu ketika berada
pada sumber daya lain, maka prosesor dapat mengerjakan
proses yang berikut lebih dahulu lihat gambar disebelah

A A1 A2 A3
B B1 B2 B3
C C1 C2 C3
Prosessor
Gb. Kerja Prosesor pada proses serentak
Fungsi Manajemen Prosesor 5

Penjadwalan Proses
Tujuan;
a. Semua proses mendapat pelayanan yang adil
b. Trobosan (throughput) dapat diminimumkan
c. Pemakaian prosesor dapat dimaksimumkan
d. waktu tunggu bisa diminimumkan
e. Pemakaian berbagai sumber daya bisa seimbang
f. Pada proses tidak terjadi tak hingga
g. kegiatan sumber daya bisa di duga dari awal

Beberapa Istilah Pada Penjadwalan


 Antrian, antrian tugas didepan prosesor.
 Prioritas, proses yang mendapat prioritas didahulukan
prosesnya
 Preempsi, suatu proses yang mendapat preempsi akan
menghentikan proses yang sedang berjalan.

Perhitungan Kerja Prosesor.


a. Lama proses pada prosesor dinyatakan dengan t,
b. Lama tanggapan dari prosesor dinyatakan dengan T
c. Jumlah Proses ( N )
d. Rata-rata lama tanggapan oleh prosesor untuk N proses
adalah

T r
=T i (1)
N

e. Waktu sia-sia ( T - t ), waktu yang terbuang selema antrian


atau selama kena prioritas atau preempsi

f. Rasio Tanggap adalah perbandingan lama proses terhadap


lama tanggap dinyatakan dengan rumus sbb

t
R t
=
T
(2)

g. Rasio Penalti adalah perbandingan antara lama tanggap


dengan lama proses dinyatakan dengan rumus sbb
Fungsi Manajemen Prosesor 6

T
Rp= t
(3)

Metode Perhitung proses pada prosesor dilakuan


dengan dua cara yaitu;
1. Dengan Teknik Barisan, seperti

Waktu 0 1 2 3 4 5 6
Datang
Proses -- -- -- -- -- --

2. Dengan Teknik Tabel Kerja

Nama Wk Lm Saat Saat Lama Wk


Rp Rt
Proses Dtg Proses Mulai Selesai Tgp Siasia
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Teknik Penjadwalan.
A. Penjadwalan Satu Tinggkat.

 Pertama Datang Pertama Dilayani (PDPT) atau


First Come First Served (FCFS)

Contoh 1
Beberapa proses yang membentuk antrian didepan proses
dengan waktu datang bersamaan .

Nama Waktu Lama


Proses Datang Proses
A 0 6
B 0 4
C 0 10
D 0 2
E 0 5
Fungsi Manajemen Prosesor 7

Penyelesaian pertama dengan teknik baris.


Waktu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Proses A A A A A A B B B B C C C

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
C C C C C C C D D E E E E E

Penyelesaian pertama dengan teknik Tabel Kerja.


Lm Lm Wkt
Nama Wkt Saat Saat Rp Rt
Proses Tgp Sia-sia
Proses Dtg Mulai Sls (T/t) (t/T)
(t) (T) (T-t)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
A 0 6 0 6 6 0 1.0 1.0
B 0 4 6 10 10 6 2.5 0.40
C 0 10 10 20 20 10 2.0 0.50
D 0 2 20 22 22 20 11.0 0.09
E 0 5 22 27 27 22 5.4 0.19
27 Jml 85 58
Rata2 17.00 3.15 0.32

Contoh 2;
Beberapa proses yang membentuk antrian didepan proses
dengan waktu datang tidak bersamaan.

Nama Waktu Lama


Proses Datang Proses
A 0 6
B 2 4
C 4 10
D 4 2
E 6 5
Fungsi Manajemen Prosesor 8

Penyelesaian pertama dengan teknik baris.

Waktu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Proses A A A A A A B B B B C C C

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
C C C C C C C D D E E E E E

Penyelesaian pertama dengan teknik Tabel Kerja.


Lm Lm Wkt
Nama Wkt Saat Saat Rp Rt
Proses Tgp Sia-sia
Proses Dtg Mulai Sls (T/t) (t/T)
(t) (T) (T-t)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
A 0 6 0 6 6 0 1.0 1.0
B 2 4 6 10 8 6 2.5 0.50
C 4 10 10 20 16 6 1.6 0.63
D 4 2 20 22 18 16 9.0 0.11
E 6 5 22 27 21 16 4.2 0.24
27 Jml 69 44
Rata2 14.20 2.55 0.39

 Proses Terpendek Dipertama (PTD) atau


Shortest Job First (FJF)

Contoh 1 :
Beberapa proses yang membentuk antrian didepan proses
dengan waktu datang bersamaan .

Nama Waktu Lama


Proses Datang Proses
A 0 6
B 0 4
C 0 10
D 0 2
E 0 5
Fungsi Manajemen Prosesor 9

Penyelesaian pertama dengan teknik baris.

Waktu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Proses D D B B B B E E E E E A A

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
A A A A C C C C C C C C C C

Penyelesaian pertama dengan teknik Tabel Kerja.


Lm Lm Wkt
Nama Wkt Saat Saat Rp Rt
Proses Tgp Sia-sia
Proses Dtg Mulai Sls (T/t) (t/T)
(t) (T) (T-t)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
D 0 2 0 2 2 0 1.00 1.00
B 0 4 2 6 6 2 1.50 0.67
E 0 5 6 11 11 6 2.20 0.45
A 0 6 11 17 17 11 2.83 0.35
C 0 10 17 27 27 17 2.70 0.37
27 Jml 63 36
Rata2 12.60 2.23 0.43

Contoh 2 :
Beberapa proses yang membentuk antrian didepan proses
dengan waktu datang tidak bersamaan.

Nama Waktu Lama


Proses Datang Proses
A 0 6
B 2 4
C 4 10
D 4 2
E 6 5

Penyelesaian pertama dengan teknik baris.


Fungsi Manajemen Prosesor 10

Waktu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Proses A A A A A A D D B B B B E

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
E E E E C C C C C C C C C C

Penyelesaian pertama dengan teknik Tabel Kerja.


Lm Lm Wkt
Nama Wkt Saat Saat Rp Rt
Proses Tgp Sia-sia
Proses Dtg Mulai Sls (T/t) (t/T)
(t) (T) (T-t)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
A 0 6 0 6 6 0 1.00 1.00
D 4 2 6 8 4 2 2.00 0.50
B 2 4 8 12 10 6 2.50 0.40
E 6 5 12 17 11 6 2.20 0.45
C 4 10 17 27 23 13 2.30 0.43
27 Jml 54 27
Rata2 10.80 2.00 0.50

 Proses Terpendek Dipertama Preempsi (PTDP) atau


Preemptive Shortest Job First (PFJF),
Merupakan penjadwalan dengan prioritas dan dengan
preempsi. Prioritas didasarkan kepada pendeknya sisa
proses, makin pendek sisa proses mangkit tinggi
perioritasnya.

Contoh ;
Beberapa proses yang membentuk antrian didepan proses
dengan waktu datang tidak bersamaan .

Nama Waktu Lama


Proses Datang Proses
A 0 7
B 2 6
C 3 8
D 4 2
E 6 4
Penyelesaian pertama dengan teknik baris.
Fungsi Manajemen Prosesor 11

Waktu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Proses A A A A D D A A A E E E E

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
B B B B B B C C C C C C C C

Penyelesaian pertama dengan teknik Tabel Kerja.


Lm Lm Wkt
Nama Wkt Saat Saat Rp Rt
Proses Tgp Sia-sia
Proses Dtg Mulai Sls (T/t) (t/T)
(t) (T) (T-t)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
A 0 7 0 9 9 2 1.29 0.78
B 2 6 13 19 17 11 2.83 0.35
C 3 8 19 27 24 16 3.00 0.33
D 4 2 4 6 2 0 1.00 1.00
E 6 4 9 13 7 3 1.75 0.57
27 Jml 59 32
Rata2 11.80 2.19 0.46

 Rasio Pinalti Tertinggi Dipertamakan (RPTD) atau


Highest Penalty Ratio Next (HPRN),
Pada pendjawalan ini rasio penalti yang terbesar di
utamakan dalam proses.

T
R p
=
t
Rumus rasio penalti

T = lamatunggu setara dengan (waktu datang (s) + lama


proses (t) )
s +t
Maka : R p
=
t

Contoh ;
Fungsi Manajemen Prosesor 12

Beberapa proses yang membentuk antrian didepan proses


dengan waktu datang tidak bersamaan .

Nama Waktu Lama


Proses Datang Proses
A 0 7
B 1 6
C 3 8
D 4 2
E 5 4

Pada antrian proses diatas Proses A datang pada saat waktu


O, maka proses A dikerjakan terlebih dahulu mulai waktu 0
sampai selesai pada waktu 7, setelah proses A selesai maka
dihitung rasio penalti dari proses yang sudah ada pada antrian
sbb;

Nama Waktu Lama Lama Rasio


Proses Datang Proses Tunggu Penalti
B 1 6 7-1= 6 (6+6)/6=2.00
C 3 8 7-3=4 (4+8)/8=1.50
D * 4 2 7-4=3 (3+2)/2=2.50
E 5 4 7-5=2 (2+4)/4=1.50

Dari perhitungan diatas Rasio Penalti D lebih besar maka


proses D dikerjakan mulai saat waktu 7, rampung pada saat
waktu 9, kemudian dihitung lagi rasio penalti untuk antrian
proses yang tinggal sbb

Nama Waktu Lama Lama Rasio


Proses Datang Proses Tunggu Penalti
B * 1 6 9-1=8 (8+6)/6=2.33
C 3 8 9-3=6 (6+8)/8=1.86
E 5 4 9-5=4 (4+4)/4=2.00
Fungsi Manajemen Prosesor 13

Proses B mempunyai ratio yang paling besar, maka proses B


dikerjakan mulai saat 9 selesai pada saat waktu 15, hitung lagi
rasio pinalti untuk proses C dan E, sbb

Nama Waktu Lama Lama Rasio


Proses Datang Proses Tunggu Penalti
C 3 8 15-3=12 (12+8)/8=2.50
E* 5 4 15-5=10 (10+4)/4=3.50

Prose E dikerjakan mulai saat waktu 15 selesai pada saat


waktu 19, kemudian baru proses C dimulai pada saat waktu 19
selesai pada saat waktu 27

 Putar Gelang (PG) atau Round Robin (RR),


Semua antrian proses akan dilayani oleh prosesor secara
bergiliran seperti gambar berikut;

P r o s e s te r la y a n i
s e b a g ia n

A E D C B P ro s e s o r

Waktu pergantian pada penjadwalan putar gelang oleh


prosesor dalam setiap melayani proses dikenal dengan waktu
kuantum (Q)

Contoh ;
Beberapa proses yang membentuk antrian didepan proses
dengan waktu datang bersamaan .
Fungsi Manajemen Prosesor 14

Nama Waktu Lama


Proses Datang Proses
A 0 7
B 0 6
C 0 8
D 0 2
E 0 4
Waktu Kuantum (Q) = 3

Penyelesaian pertama dengan teknik baris.

Waktu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Proses A A A B B B C C C D D E E

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
E A A A B B B C C C E A C C

Contoh ; waktu datang tidak bersamaan.

Nama Waktu Lama


Proses Datang Proses
A 0 7
B 2 6
C 5 8
D 6 2
E 7 4
Waktu Kuantum (Q) = 2

Penyelesaian pertama dengan teknik baris.

Waktu 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Proses A A B B A A B B C C D D A

13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
A E E B B C C A E E C C C C
Fungsi Manajemen Prosesor 15

 Penjadwalan dengan prioritas berubah-ubah.


Prioritas ( p ) pada pendjawalan dapat dirubah berdasarkan :
 Lama Tunggu atau waktu sia-sia ( S )
 Lama Proses ( t )
 Tarip sewa komputer ( u )
maka ; nilai prioritas merupakan fungsi dari s,t,dan u
p = f (s,t,u)

B. Penjadwalan Multi Tinggkat.

 Antrian Multi Tingkat.


Prinsip dasar proses dilakukan setiap tingkat sampai
rampung, setiap tingkat bisa berlaku teknik penjadwalan
pada proses satu tingkat.

T in g k a t 1

T in g k a t 2
P ro s e s o r
T in g k a t 3

T in g k a t 4

Gambar Penjadwalan antrian Multi Tingkat

 Antrian Multi Berbalik.


Terjadi hubungan di antara tingkat satu dengan tingkat yang
lain. Hubungan antara tingkat terjadi, jika setiap tingkat
melakukan penjadwalan putar gelang, dengan waktu
kuantum tidak sama. untuk lebih jelas lihat gambar
Fungsi Manajemen Prosesor 16

TK. 1 P ro s e s o r S e le s a i

P re m s i

P ro s e s o r S e le s a i
TK. 2
P re m s i
P ro s e s o r S e le s a i
TK. 3
P re m s i
P ro s e s o r S e le s a i
TK. 4

Gambar Penjadwalan Antrian Multitingkat Berbalik

Metode Evaluasi Penjadwalan


Guna untuk menemukan jenis penjadwalan yang cocok untuk jenis
pekerjaan tertentu.

 Evaluasi Analitik,

 Pemodelan Deterministik, Membandingkan lama tanggap


dan waktu sia-sia di setiap Teknik Penjadwalan,
Contoh ; Beberapa proses yang membentuk antrian didepan
proses dengan waktu datang tidak bersamaan .

Nama Waktu Lama


Proses Datang Proses
A 0 7
B 2 6
C 3 8
D 4 2
E 6 4
Fungsi Manajemen Prosesor 17

Teknik Rata-Rata Rata-Rata


Penjadwalan Lama Waktu
Tanggap Sia-sia
PDPT 14.60 12.20
PTD 12.00 10.00
PTDP 11.80 6.40
RPTD 13.20 8.20
PG (Q=3) 16.40 11.00

 Analisis model Antrian, Setiap pelayanan memiliki suatu


antrian proses yang menunggu giliran untuk diproses.
Antrian ada dua yaitu antrian proses dan antrian alat. Untuk
analisis ini dengan menggunakan rumus distribusi
probabilitas untuk memperkirakan bentuk antrian serta
bentuk pelaksanaan proses pada sistem komputer.
Langakah yang harus dilakukan;
 Menyusun rumus distribusi probabilitas lama proses dri
kumpulan proses yang akan dilayani
 Susun rumus Distribusi probababilitas waktu datang dari
setiap proses.
 Susun rumus distribusi probabilitas kecepatan layanan
dari prosesor.

Kemudian lakukan analisis jaringan antrian untuk


menghitung perkiraan lama kerja prosesor, rata-rata lama
tanggap, waktu sia-sia
Untuk perhitungan diterapkan rumus Little yaitu;

n = u.s
Dimana :
n = Rata-rata panjang antrian
u = adalah rata-rata kecepatan tiba proses.
s= Waktu sia-sia

 Analisis model Simulasi,


 Analisis model Implementasi,
Fungsi Manajemen Prosesor 18