Anda di halaman 1dari 7

A.

CAB (Civil Aeronautics Board) Merupakan instansi pemerintah diamanatkan untuk mengatur aspek ekonomi transportasi udara, dan melakukan pengawasan umum, kontrol dan yurisdiksi atas maskapai penerbangan, agen penjualan umum, agen penjualan kargo, dan freight forwarder udara sebagai serta milik mereka, hak milik, peralatan, fasilitas, dan waralaba. Kantor: Old MIA Road, Pasay City, Philipina Tugas dan fungsi a) Membangun dan meresepkan aturan, peraturan , dan prosedur untuk pengaturan , promosi , dan pengembangan aspek ekonomi transportasi udara b) Dalam pelaksanaan kekuasaan regulasi , ia berwenang untuk mengeluarkan Sertifikat Kenyamanan Umum dan Kebutuhan ( CPCN ) ke operator dalam negeri , Izin Asing Air Carrier ( FACP ) ke operator asing , dan Surat Kuasa forwarders pengiriman barang , agen penjualan umum, kargo agen penjualan yang cocok , bersedia , dan mampu melakukan pelayanan yang diperlukan oleh kenyamanan publik dan kebutuhan . CAB juga melakukan fungsi kuasiyudisial c) Memberikan pelayanan publik yang sangat baik dengan terus meningkatkan sumber daya manusia. d) Mengoptimalkan utilitas teknologi informasi dan komunikasi dalam menyampaikan layanan untuk menyenangkan para pemangku kepentingan. e) Memberikan peraturan responsif dalam pengolahan hak operasi, tarif, dan semua izin yang berkaitan dengan transportasi udara.

f) Memberikan strategi ramah bisnis dalam kerangka kerja dengan mengadobsi standar internasional dan praktek terbaik di transportasi udara. g) Menerapkan dan meningkatkan proses kerja sesuai dengan standar sistem manajemen transportasi. B. NTSB (National Transportation Safety Board) Merupakan lembaga pemeriksa independen pemerintah Asyang bertanggung jawab terhadap investigasi kecelakaan transportasi sipil serta melaporkan kecelakaan ataupun insiden dalam kecelakaan penerbangan, jalan raya , laut , pipa dan mode kereta api , serta kecelakaan yang berkaitan dengan mutu untuk memastikan inovasi dan profesioanalisme

transportasi bahan berbahaya. Tugas dan fungsi: a) Melakukan investigasi kecelakaan secara efektif b) Merekomendasikan segala tindakan advokat untuk meningkatkan

keselamatan transportasi secara global. c) Memberikan visi keselamatan pada suatu kecelakaan

C. ICAO (International Civil Aviation Organization) Salah satu lembaga PBB, berfungsi mengurusi penerbangan sipil international. Berdiri 4 April 1974, Kantor pusat: Montreal, Canada. Lembaga ini mengembangkan teknik teknik dan prinsip navigasi udara internasional serta membantu perkembangan perencanaan angkutan udara secara internasional yang bersifat terencana dan aman.

Tujuan: a. Mempelajari masalah-masalah dan menyeragamkan peraturan

penerbangan internasional b. Mengembangkan internasional serta. c. Membantu perkembangan perencanaan dan pengembangan angkutan udara internasional untuk memastikan pertumbuhannya terencana dan aman. Fungsi: a) Kemanan Meningkatkan keselamatan penerbangan sipil global. Sasaran stategis ini difokuskan terutama pada peraturan kemampuan pengawasan negara. Rencana keselamatan penerbangan global menguraikan kegiatan utama untuk trenum. b) Navigasi udara kapasitas dan efisiensi Meningkatkan kapasitas dan efisiensi sistem penerbangan sipil global. Mengembangkan prosedur baru untuk mengoptimalkan kinerja sistem penerbangan. c) Keamanan dan fasilitas Meningkatkan keamanan penerbangan sipil secara ekonomi layak dan sehat. Sasaran strategis ini mencerminkan kebutuhan akan teknik dan prinsip-prinsip navigasi udara

kepemimpinan ICAO dalam keamanan penerbangan, fasilitasi dan perbatasan masalah keamanan terkait.

d) Pembangunan ekonomi angkuatan udara Mengembangkan sistem penerbangan sipil secara ekonomi layak dan sehat. Sasaran strategis inimencerminkan kepemimpinan ICAO dalam harmonisasi kerangka angkutan udara difokuskan pada kebijakan ekonomi dan kegiatan pendukung. e) Perlindungan lingkungan Meminimalkan dampak lingkungan yang merugikan dari kegiatan penerbangansipil. Strategi ini mendorong kepemimpinan ICAO dalam semua kegiatan lingkungan yang berhubungan dengan penerbangan dan konsisten dengan ICAO dalam kebijakan dan praktek perlindungan lingkungan sistem PBB.

D. IATA (International Air Transport Association) 1. Beranggota maskapai-maskapai penerbangan berjadwal maupun tidak berjadwal. 2. Berdiri April 1945 di Havana, Cuba 3. Kantor Pusat di Montreal, Canada 4. Tujuan berdirinya asosiasi ini tercantum di dalam peaturan yang disebut Article of Association, antara lain: a. Mempromosikan tentang keselamatan penerbangan dan penumpang, ketepatan waktu pelayanan/perjalanan penerbangan, transportasi

udara yang ekonomis. Hal ini tentu saja demi keuntungan pengguna jasa (konsumen) transportasi udara di seluruh dunia serta

melindungi penerbngan komersial itu sendiri. b. Menyediakan sarana untuk bekerja sama dengan perusahaan perusahaan penerbangan yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam jasa pengangkutan udara internasional. c. Bekerja sama dengan ICAO dan organisasi organisasi internasional lainnya. 5. Fungsi IATA: a. Fungsi untuk Perusahaan penerbangan (airlines) Menyediakan mobilitas untuk memecahkan masalah masalah

airlines yang dihadapi oleh setiap perusahaan penerbangan. b. Fungsi untuk Pemerintah dan Negara Fungsi IATA bagi pemerintah dan negara, yaitu IATA menyiapkan cara untuk menyesuaikan harga dan tariff internasional, memberikan pengalaman praktis dari beberapa perusahaan penerbangan, membantu menciptakan harga yang ekonomis untuk angkutan pos, memberikan keyakinan bahwa perdagangan, keselamatan serta kenyamanan merupakan suatu pelayanan jasa yang sangat diutamakan. c. Fungsi untuk konsumen Fungsi IATA untuk masyarakat, yaitu memberikan kepastian akan adanya suatu standar operasional yang tinggi dimanapun, memberikan kepastian adanya praktek praktek bisnis yang wajar dari perusahaan

penerbangan dan agennya, memastikan bahwa harga harga penerbngan yang ditetapkan merupakan tarif yang terjangkau oleh masyarakat.

E. FAA (Federal Aviation Administration) Merupakan lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat. Sebagai bagian dari kementerian transportasi amerika serikat, badan ini bertanggung jawab sebagai pengatur dan pengawasan penerbangan sipil di amerika serikat. Tugas dan fungsi: a. Mengatur transportasi ruang siipil

F. INACA (Indonesia National Air Carriers Association) 1. Merupakan sebuah Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia yang didirikan oleh para pengusaha perusahaan penerbangan 2. Berdiri pada tanggal 15 Oktober 1970 3. Berfungsi sebagai wadah persatuan antara perusahaan-perusahaan

angkutan udara dan kegiatan-kegiatan penerbangan nasional lainnya yang ada di Indonesia

G. NTSC (National Transportation Safety Committe) /KNKT 1. Dibentuk berdasarkan keputusan presiden Nomor 105 tahun 1999 2. Tugas:

a. Melaksanakan fungsi investigasi kecelakaan transportasi baik darat, laut, ataupun udara. b. Memberikan usulan-usulan perbaikan agar kecelakaan yang sama tidak terjadi lagi pada masa yang akan datang