Anda di halaman 1dari 2

33.

Jelaskan, dalam keadaan yang bagaimanakah Saudara akan mempergunakan Teknik Korelasi yang disebutkan dibawah ini : a. Teknik Korelasi Rank Order b. Teknik Korelasi Koefisien Phi c. Teknik Korelasi Koefisien Kontingensi d. Teknik Korelasi poin Biserial

Jawab : a) Teknik Korelasi Rank Order : Teknik Korelasi Rank Order atau biasa juga disebut dengan Teknik Analisa Korelasional Tata Jenjang dapat efektif digunakan apabila subjek yang dijadikan sampel dalam penelitian lebih dari sembilan tetapi kurang dari tiga puluh; dengan kata lain : N antara 10-29. Karena itu apabila N sama dengan atau lebih dari 30, sebaiknya teknik korelasi ini jangan digunakan.

b) Teknik Korelasi Koefisien Phi : Teknik ini digunakan apabila data yang dikorelasikan adalah data yang benar-benar dikotomik (terpisah atau dipisahkan secara tajam); dengan istilah lain : variabel yang dikorelasikan itu adalah variabel diskrit murni; misalnya : Laki-laki Perempuan, Hidup Mati, Lulus Tidak Lulus, Menjadi Pengurus Organisasi Tidak Menjadi Pengurus Organisasi, Mengikuti Bimbingan Tes Tidak Mengikuti Binbingan Tes, dan seterusnya. Apabila variabelnya bukan merupakan variabel diskrit dan kita ingin menganalisa data tersebut dengan menggunakan Teknik Analisa Korelasional Phi, maka variabel tersebut terlebih dahulu harus diubah menjadi Variabel Diskrit.

c) Teknik Korelasi Koefisien Kontingensi : Teknik ini digunakan apabila suatu variabel hanya terbagi menjadi dua kategori, dan kedua kategori itu sifatnya diskrit (terpisah menjadi dua kutub yang ekstrem), selain itu juga teknik ini dapat digunakan untuk varibel yang lebih dari dua buah. Misalnya : Tingkat Pendidikan : Tinggi, Menengah, Rendah. Pemahaman terhadap ajaran Agama Islam : Baik, Cukup, Kurang, dan sebagainya.

d) Teknik Korelasi poin Biserial :

Teknik ini biasa dipergunakan untuk mencari korelasi antara dua variabel : variabel I berbentuk variabel kontinum (misalnya : skor hasil tes), sedangkan variabel II berbentuk variabel diskrit murni (misalnya betul atau salahnya calon dalam menjawab butir-butir soal tes). Teknik Analisis Korelasional Poin Biserial ini juga dpat dipergunakan untuk menguji validality item (validitas soal) yang telah diajukan dalam tes, dimana skor hasil tes untuk tiap butir soal dikorelasikan dengan skor hasil tes secara totalitas.