Anda di halaman 1dari 3

Dental Unit Dalam melakukan pemeriksaan terhadap pasien, dokter gigi harus memiliki sebuah kursi khusus dimana

kursi tersebut sebagai alat dukung untuk membantu melakukan perawatan pada pasien, yang umumnya disebut dental chair. Dental chair biasanya memiliki satu kesatuan dengan beberapa bagian bagian antara lain seperti tempat meletakkan alat kerja, lampu penerang, tempat pembuangan saliva (spitun), panel control, dll sehingga biasanya satu kesatuan ini disebut dengan dental unit. Seiring dengan perkembangan teknologi, dari masa ke masa dental chair unit pun mengalami perkembangan. Dari yang masih konvensionl hingga yang serba modern dan serba otomatis. Di RSGM FKG Universitas Jember juga terlihat beberapa perbedaan antara dental unit baru dan yang sudah lama. Berikut adalah gambaran dental unit yang terdiri dari dental chair dan bagian-bagian lainnya yang saling berhubungan untuk melakukan perawatan pada pasien.

gb. Dental Chair Unit a. Adalah dental chair atau kursi dental dimana berfungsi untuk mendudukkan pasien ketika dilakukan perawatan. Dental chair dapat digerakkan naik-turun sesuai dengan posisi nyaman yang dikehendaki dalam melakukan perawatan. Pada RSGM FKG Universitas Jember terdapat dental chair yang dapat digerakkan naik turun dengan hanya menekan tombol panel, namun terdapat juga dental chair yang tidak dapat digerakkan naik turun.

b. Adalah foot-controller dimana alat ini berfungsi untuk memudahkan dokter gigi dalam melakukan control instrument. Alat ini digunakan apabila operator tidak mampu menjangkau dari panel kerjanya. c. Adalah tempat untuk sandaran dari badan pasien, dimana sandaran ini dapat diatur letaknya untuk dududk tegak, setengah berbaring, atau berbaring sesuai dengan kenyaman kerja dokter gigi dan pasien ketika proses perawatan dilakukan. Pada RSGM FKG Universitas Jember terdapat dental chair unit yang sandaran bagi badan pasinnya dapat digerakkan secara otomatis melalui tombol panel, namun terdapat pula yang menggerakkannya dengan menarik tuas yang terletak dibawah sandaran tangan pasien untuk mendapatkan posisi yang diinginkan. d. Adalah tempat meletakkan kepala pasien, dimana sandaran kepala ini juga dapat diatur miring ke samping kiri atau kanan atau lebih tegak atau lebih mengadah sesuai dengan kenyaman dokter gigi perawatan. e. Adalah panel-control untuk asisten. Dimana panel ini berfungsi untuk dan pasien dalam proses melakukan

memudahkan asisten untuk mengontrol dental instrument misalnya saliva ejector demi membantu pekerjaan dokter gigi. f. Adalah spitun, yaitu tempat untuk pembuangan hasil kumur dari pasien, baik berupa saliva, darah, dsb. Pada spitun biasanya dilengkapi dengan selang kecil dimana air akan keluar setelah pasien membuang hasil kumurnya pada spitun. Spitun ini dapat terbuat dari kaca, plastik maupun keramik. g. Adalah alat yang berfungsi untuk mengeluarkan air bersih yang berguna untuk kumur-kumur pasien ketika dilakukan perawatan dental. Namun sayangnya pada RSGM FKG Universitas Jember alat ini banyak yang tidak berfungsi pada masing masing dental chair unit. Sehingga operator atau asisten harus mengambil air kumur di kran air yang terdapat di sekitar dental chair yang digunakan untuk merawat pasien. h. Adalah handle atau pegangan yang digunakan untuk mengatur letak dari lampu penerangan dengan cara mendekatkan atau menjauhkan lampu, sehingga dapat memberikan penerangan yang tepat pada daerah kerja rongga mulut pasien. i. Adalah lampu penerangan yang digunakan untuk memberikan cahaya pada daerah kerja rongga mulut pasien, sehingga operator dapat melakukan perawatan dengan mampu melihat jelas melihat ke dalam daerah kerja. di belakang lampu biasanya terdapat tuas kecil untuk menyalakan ataupun mematikan lampu penerangan

tersebut. Namun terdapat pula dental chair yang tombol on/off nya terdapat pada panel control, ataupun yang memiliki sensor gerakan. Sehingga hanya dengan lambaian tangan di depan lampu dapat mengatur apakah lampu penerangan terlalu terang, terlalu redup ataupun ingin dimatikan atau dinyalakan. j. Adalah monitor yang digunakan untuk melihat hasil dari rekaman gambar rongga mulut pasien. Monitor ini biasanya terhubung dengan kamera yang terletak pada leher handle dari lampu penerangan. Namun pada RSGM FKG Universitas Jember tidak terdapat dental chair unit yang dilengkapi dengan sisitem kamera seperti ini. k. Adalah viewer yaitu tempat yang digunakan untuk melihat hasil foto roentgen. Di RSGM FKG Universitas Jember terdapat 2 jenis viewer yaitu yang ukurannya kecil dan yang ukurannya besar. l. Adalah meja operator yaitu tempat yang digunakan untuk meletakkan alat-alat yang akan digunakan untuk melakukan perawatan terhadap pasien seperti alat dasar, petridisk bersekat, deppen glass, neirbeken, dsb. m. Adalah handle untuk mnggerakkan meja operator yang berisi alat-alat kerja dokter gigi, menjauhi atau mendekati operator dan memudahkan perawatan. n. Adalah tempat dental instrument atau alat-alat untuk perawatan seperti handpiece, three ways syringe, dan sebagainya. Untuk handpiece tedapat dental chair yang memiliki high speed dan low speed, ataupun dental chair yang memiliki high speed saja. Selain itu, terdapat juga dental chair yang memiliki 2 holes dan 4 holes untuk handpiecenya. Namun dapat dipasang konektor untuk memasukkan pada hole yang tidak sesuai. o. Adalah tempat meletakkan tangan pasien, agar ketika dilakukan perawatan pasien dapat duduk nyaman dengan tangan rileks. Bagian ini dapat dibuka dengan cara menarik ke atas, ke bawah, atau ke samping luar, yang akan memudahkan pasien ketika akan duduk di dental chair atau akan keluar dari dental chair, sehingga tidak tersangkut pada dudukan tangan. p. Adalah handle untuk mnggerakkan meja yang berisi alat-alat kerja dokter gigi, menjauhi atau mendekati operator, mengangkat, atau menurunkan posisinya demi memudahkan operator melakukan perawatan.