Anda di halaman 1dari 16

PENCEMARAN

LAUT OLEH MINYAK

Penanganan Pencemaran Laut Timor Memasuki Titik Terang Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ekologi Masyarakat Perkebunan dan Pantai

Oleh : Roidatu Rachmawati 11211 1 1 !2 Kela" A

#AKULTA$ KE$EHATAN MA$YARAKAT UNI%ER$ITA$ &EM'ER TAHUN 2 1(

'a) 1* Pe+cema,a+ Laut Oleh Mi+-a. 1*1* Pe+/e,tia+ Laut Berdasarkan Bahasa Indonesia pengertian laut adalah kumpulan air asin dalam jumlah yang banyak dan luas yang menggenangi dan membagi daratan atas benua atau pulau. Jadi laut adalah merupakan air yang menutupi permukaan tanah yang sangat luas dan umumnya mengandung garam dan berasa asin. Biasanya air mengalir yang ada di darat akan bermuara ke laut (Anonim, 2009). Indonesia memiliki ilayah perairan laut yang sangat luas dan kurang ilayah terjaga sehingga mudah mendatangkan an!aman sengketa batas

dengan negara tetangga. "ntuk landas kontinen negara kita berhak atas segala kekayaan alam yang terdapat di laut sampai dengan kedalaman 200 meter. Batas laut teritorial sejauh #2 mil dari garis dasar lurus dan perbatasan laut $ona ekonomi ekslusi% (&'') sejauh 200 mil dari garis dasar laut (Anonim, 2009). 1*2* Ma+0aat Laut (aut memiliki banyak %ungsi) peran) man%aat bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya karena di dalam dan di atas laut terdapat kekayaan sumber daya alam yang dapat kita man%aatkan diantaranya yaitu * a. +empat rekreasi dan hiburan b. +empat hidup sumber makanan kita !. ,embangkit listrik tenaga ombak, pasang surut, angin, dsb. d. +empat budidaya ikan, kerang mutiara, rumput laun, dll. e. +empat barang tambang berada %. -alah satu sumber air minum (desalinasi) g. -ebagai jalur transportasi air h. -ebagai tempat !adangan air bumi i. +empat membuang sampah berbahaya (%ungsi buruk) j. -ebagai objek riset penelitian dan pendidikan (Anonim, 2009).

1*1* Pe+cema,a+ Laut ,en!emaran laut diartikan sebagai masuknya) dimasukkannya makhluk hidup, $at, energi, dan)atau komponen lain ke dalam lingkungan laut oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan laut tidak sesuai lagi dengan baku mutu dan)atau %ungsinya (,, .o.#9)#999). ,en!emaran laut yang terjadi selama ini lebih besar disebabkan karena kegiatan manusi. (aut adalah muara terakhir dari berbagai aliran sungai yang ada, jadi pen!emaran tersebut dapat terjadi se!ara langsung di laut tapi dapat juga se!ara tidak langsung (/ahayu, 20#0). 1*(* 'aha+ Pe+cema, Laut Berikut adalah ma!am bahan pen!emar yang men!emari laut di Indonesia* a. b. !. d. e. %. ,en!emaran minyak ,en!emaran logam berat -ampah ,estisida (imbah industri dan domesti! dan lain1lain (Anonim, 2009) 1*2* $um)e, Pe+cema,a+ Mi+-a. di Laut ,en!emaran minyak di laut berasal dari * a. (adang 2inyak Ba ah (aut3 b. 4perasi 5apal +anker3 !. 6o!king (,erbaikan),era atan 5apal)3 d. +erminal Bongkar 2uat +engah (aut3 e. +anki Ballast dan +anki Bahan Bakar3 %. -!rapping 5apal (pemotongan badan kapal untuk menjadi besi tua)3 g. 5e!elakaan +anker (kebo!oran lambung, kandas, ledakan, kebakaran dan tabrakan)3
2

h. -umber di 6arat (minyak pelumas bekas, atau !airan yang mengandung hydro!arbon ( perkantoran 7 industri )3 i. +empat ,embersihan (dari limbah pembuangan /e%inery ),ertamina. Bila ditinjau dari asalnya, maka bahan pen!emar yang masuk ke ekosistem laut dapat dibagai menjadi dua, ialah* a. 8ang berasal dari lautnya sendiri. 2isalnya pembuangan sampah air balast dari kapal1kapal3 tumpah minyak dilaut, baik dari kapal tangki, maupun sumur minyak3 lumpur buangan dari kegiatan pertambangan di laut. b. 8ang berasal dari kegiatan1kegiatan di darat. Bahan pen!emar dapat masuk ke ekosistem laut melalui udara (air borne) atau terba a oleh air (sungai, sistem drainage, dan lain1lainnya) ( /esosoedarmo, #990). 1*!* 'aha+ 'ua+/a+ Cai,a+ Mi+-a. 2inyak tidak dapat larut dalam air, melainkan akan mengapung diatas permukaan air. Bahan buangan !airan berminyak yang dibuang ke air lingkungan akan mengapung menutupi permukaan air. 5alau bahan buangan !airan berminyak mengandung senya a yang 9olatil maka akan terjadi penguapan dan luasan permukaan minyak yang menutupi permukaan air akan menyusut. ,enyusutan luasan permukaan ini tergantung pada jenis minyaknya dan yang !ukup lama. (apisan minyak di permukaan air lingkungan akan mengganggu kehidupan organisme di dalam air. :al ini disebabkan oleh* a. (apisan minyak pada permukaan air akan mengghalangi di%usi oksigen dari udara ke dalam air sehingga jumlah oksigen yang terlarut di dalam air menjadi kurang. 5andungan oksigen yang menurun akan mengganggu kehidupan he an air. aktu. (apisan minyak yang menutupi permukaan air dapat aktu juga terdegradasi oleh mikroorganisme tertentu, namun memerlukan

b. Adanya lapisan minyak pada permukaan air juga akan menghalangi masuknya sinar matahari ke dalam air sehingga %otosintesis oleh tanaman air tidak dapat berlangsung. Akibatnya, oksigen yang seharusnya dihasilkan pada proses %otosintesis tersebut tidak terjadi. 5andungan oksigen dalam air jadi semakin menurun. !. +idak hanya he an air saja yang terganggu akibat adanya lapisan minyak pada permukaan air tersebut, tetapi burung air pun ikut terganggu karena bulunya jadi lengket, tidak bisa mengambang lagi akibat terkena minyak. d. ,enetrasi sinar dan oksigen terlarut yang menurun dengan adanya minyak dapat mengganggu kehidupan tumbuh1tumbuhan laut, termasuk ganggang. -elain dari pada itu, air yang telah ter!emar oleh minyak juga tidak dapat dikonsumsi oleh manusia karena seringkali dalam !airan yang berminyak terdapat juga $at1$at yang bera!un, seperti senya a ben$en, senya a toluen, dan lain sebagainya.

'a) 2* A+ali"i" A,ti.el

Pe+a+/a+a+ Pe+cema,a+ Laut Timo, Mema"u.i Titi. Te,a+/ /abu, 0 ,ebruari 20#0

5upang (A.+A/A .e s) 1 ,enanganan pen!emaran (aut +imor akibat tumpahan minyak dari ladang minyak 2ontara di Blok Atlas Barat pada 2# Agustus 2009, mulai memasuki titik terang. :al ini mulai tampak setelah tim nasional penanganan tumpahan minyak di (aut +imor merumuskan tiga hal terkait dengan penyelesaian masalah dimaksud pada -elasa (2)2) di Jakarta, kata pemerhati masalah (aut +imor ;erdi +anoni di 5upang, /abu. +anoni yang juga 5etua 8ayasan ,eduli +imor Barat (8,+B) mengemukakan hal tersebut ketika dikon%irmasi terkait hasil pertemuan tim nasional yang dihadirinya bersama unsur terkait lainnya di 5antor 5ementerian ,erhubungan Jakarta. ,ertemuan yang dipimpin 6irjen ,erhubungan (aut 5ementerian ,erhubungan -oenaryo itu dihadiri pula unsur1unsur dari 5ementerian (uar .egeri, 5ementerian (ingkungan :idup, 5ementerian 5elautan dan ,erikanan serta pihak terkait dari .usa +enggara +imur (.++) seperti Bupati /ote .dao,

5etua ,osko ,enanggulangan ,en!emaran 2inyak di (aut +imor untuk .++ dan 5etua 8,+B. +anoni menjelaskan, tiga hal yang dirumuskan itu adalah mengkaji dampak lingkungan dan sosial ekonomi akibat tumpahan minyak di (aut +imor melalui sur9ei lanjutan, serta menghitung seluruh biaya operasional penanggulangan kerugian lingkungan dan sosial ekonomi akibat tumpahan minyak. /umusan berikutnya adalah mem%ormulasikan hasil analisis dan dukungan data lainnya guna penyusunan klaim ganti rugi akibat kebo!oran 2ontara <ell ,lat%orm (2<,) kepada pihak yang bertanggung ja ab, dalam hal ini perusahaan pengebor yang akan dikoordinasikan oleh tim nasional. =Ini sebuah langkah maju dan telah menuju pada suatu titik terang penyelesaian masalah pen!emaran minyak di (aut +imor se!ara menyeluruh,= kata +anoni yang juga penulis buku =-kandal (aut +imor, -ebuah Barter 'konomi ,olitik >anberra1Jakarta= itu. +anoni yang juga mantan agen imigrasi 5edutaan Besar Australia itu mengaku sempat bersitegang dengan 6irjen ,erhubungan (aut -oenaryo, karena menuduhnya sebagai pro9okator dalam membesar1besarkan masalah pen!emaran minyak di (aut +imor. Ia mengaku bah a selama ini dirinya yang mengirim surat kepada pemerintah %ederal Australia di >anberra serta pemerintah Indonesia di Jakarta terkait dengan masalah pen!emaran minyak di (aut +imor. =-aya yang selama ini membuat surat1surat kepada pemerintah Indonesia dan Australia, dan juga selalu bersama1sama dengan nelayan dan petani rumput laut setempat yang menderita akibat tumpahan minyak yang hingga saat ini belum pernah mendapat perhatian serius dari tim nasional,= kata +anoni polos. Ia menambahkan, kehadirannya dalam pertemuan dengan tim nasional tersebut untuk menyamakan persepsi tentang kebenaran pen!emaran minyak di (aut +imor dan langkah1langkah lanjutan penanggulangan dan tuntutan ganti rugi terhadap operator ladang 2ontara, ,++', Australasia melalui pemerintah %ederal Australia. 2enurut dia, sudah merupakan tanggung ja ab pemerintah %ederal Australia untuk membela kepentingan masyarakat +imor bagian barat .++ yang selama
6

perang dunia kedua telah mengorbankan puluhan ribu nya a untuk membendung lajunya pasukan Jepang yang hendak menguasai Australia dari arah utara. (?) -umber* Antarane s.!om

ANALI$I$ ARTIKEL -aat ini industri minyak dunia telah berkembang pesat, sehingga ke!elakaan1 ke!elakaan yang mengakibatkan ter!e!ernya minyak dilautan hampir tidak bisa dielakkan. ,en!emaran minyak mempunyai pengaruh luas terhadap he an dan tumbuh1tumbuhan yang hidup disuatu daerah. 6ari artikel yang telah dijabarkan sebelumnya maka dapat diketahui penyebab pen!emaran minyak di (aut +imor adalah akibat tumpahan minyak dari ladang minyak 2ontara di Blok Atlas Barat. 5omponen minyak yang tidak dapat larut di dalam air akan mengapung yang menyebabkan air laut ber arna hitam. Beberapa komponen minyak tenggelam dan terakumulasi di dalam sedimen sebagai deposit hitam pada pasir dan batuan1 batuan di pantai. 5omponen hidrokarbon yang bersi%at toksik berpengaruh pada reproduksi, perkembangan, pertumbuhan, dan perilaku biota laut, terutama pada plankton, bahkan dapat mematikan ikan, dengan sendirinya dapat menurunkan produksi ikan. ,roses emulsi%ikasi merupakan sumber mortalitas bagi organisme, terutama pada telur, lar9a, dan perkembangan embrio karena pada tahap ini sangat rentan pada lingkungan ter!emar. 1*3* 4am5a. Pe+cema,a+ Mi+-a. di Laut -e!ara garis besar, 6ampak ,en!emaran minyak dilaut dapat dibedakan menjadi 2 yaitu* #) 6ampak (angsung ,en!emaran minyak mempunyai pengaruh langsung yang luas terhadap he an dan tumbuh tumbuhan yang hidup disuatu daerah, diantaranya*
7

a. 2atinya ikan laut Banyaknya ikan yang mati di daerah yang mengalami pen!emaran minyak di laut disebabkan minyak yang tumpah ke laut tersebut terapung dan menutupi sebagian permukaan laut. +ertutupnya sebagian permukaan laut tersebut mengakibatkan !ahaya dan oksigen yang tersedia di dalam laut berkurang. :al tersebut mengakibatkan ikan akan berenang ke permukaan laut untuk mendapatkan oksigen. -ebagian ikan akan mati keabisan oksigen dan sebagian lagi mengalami kera!unan akibat menempelnya minyak kebadan ikan saat ikan berenang dipermukaan laut yang sudah ter!emar oleh minyak. b. /usaknya mangro9e dan daerah air payau juga rusak 2angro9e adalah tumbuhan yang ada di pesisir yang merupakan salah satu indikator terjadinya pen!emaran air laut di suatu daerah. -alah satunya adalah indikator untuk pen!emaran minyak yang terjadi di laut. :utan mangro9e akan mengalami kerusakan apabila laut di daerah hutan mangro9e tersebut ter!emar minyak. !. /usaknya terumbu karang +erumbu karang yang banyak terdapat dilaut akan mengalami kerusakan apabila terjadi penemaran di laut, salah satunya adalah pen!emaran oleh minyak. 2inyak yang terapung di permukaan laut akan mengurangi kadar oksigen dan !ahaya yang ada di dasar laut dimana terumbu karang ada. :al tersebut menggangu kelangsungan hidup terumbu karang dan lama1kelamaan akan mengakibatkan kerusakan dan kematian pada terumbu karang. d. +er!emarnya burung laut 2inyak yang mengapung berbahaya bagi kehidupan burung laut yang suka berenang diatas permukaan air. +ubuh burung akan tertutup minyak. "ntuk membersihkannya, mereka
8

menjilatinya. Akibatnya mereka banyak minum minyak dan men!emari diri sendiri. 2) 6ampak +idak (angsung -ebagain besar dampak tak langsung biasanya sangat dirasakan dan dialami oleh pihak manusia, diantaranya* a. 2enurunnya perekonomian nelayan dan masyarakat pesisir Akibat rusaknya mangro9e dan terumbu karang akan berdampak pada jumlah ikan dan kepiting laut yang akan ditangkap oleh nelayan. -elain itu banyaknya ikan yang mati ter!emar limbah menambah sulitnya tangkapan yang dihasilkan oleh nelayan. :al tersebut akan mempengaruhi pendapatan dari nelayan. ,endapatan akan terus berkurang seiring banyaknya ikan yang ter!emar dan mati. b. @angguan kesehatan pada manusia ,en!emaran minyak akan banyak berdampak kepada kesehatan masarakat pantai. -elain minyak yang sampai di daerah pesisir akan mengakibatkan iritasi pada kulit. @angguan kesehatan pada manusia juga dapat diakibatkan karena perekonomian masyarakat pantai yang semakin menurun akibat berkurangnya tangkapan ikan dan kepiting laut, sehingga kemampuan pembelian bahan pangan akan menurun yang berakibat menurunya imunitas dan masyarakat pantai akan mudah mengalami gi$i buruk dan gi$i kurang serta berbagai ma!am in%eksi. 1*6* Pe+a+//ula+/a+ Pe+cema,a+ Mi+-a. di Laut ,enanggulangan pen!emaran minyak di laut dapat menggunakan beberapa teknik penanggulangan tumpahan minyak diantaranya in1situ burning, penyisihan se!ara mekanis, bioremediasi, penggunaan sorbent dan

penggunaan bahan kimia dispersan. -etiap teknik ini memiliki laju penyisihan minyak berbeda dan hanya e%ekti% pada kondisi tertentu. a. ,enyisihan -e!ara 2ekanis ,enyisihan minyak se!ara mekanis melalui dua tahap. +ahap pertama adalah melokalisir tumpahan dengan menggunakan booms, yaitu suatu bahan seperti pelampung yang ber%ungsi untuk membatasi dan men!egah penyebaran minyak. 5emudian tahap kedua adalah melakukan pemindahan minyak ke dalam mekanis yang disebut skimmer. "paya ini terhitung sulit dan mahal meskipun disebut sebagai peme!ahan ideal terutama untuk mereduksi minyak pada area sensiti%, seperti pantai dan daerah yang sulit dibersihkan dan pada jam1jam a al tumpahan. -ayangnya, keberadaan angin, alur dan gelombang mengakibatkan !ara ini menemui banyak kendala. b. In1situ burning In1situ burning adalah pembakaran minyak pada permukaan air sehingga mampu mengatasi kesulitan pemompaan minyak dari permukaan laut, penyimpanan dan pe adahan minyak serta air laut yang terasosiasi, yang dijumpai dalam teknik penyisihan se!ara %isik. >ara ini membutuhkan ketersediaan booms atau barrier yang tahan api. Beberapa kendala dari in1situ burning adalah a) -aat ,engapian In1situ burning membutuhkan booms yang tahan api dan ignitor untuk pelaksanaannya. ,enyediaan alat1alat tersebut membutuhkan aktu yang tidak sebentar. 5etika penyediaan alat1alat tersebut, kemungkinan besar komponen minyak yang mudah terbakar telah mengalami e9aporasi. :al ini menyebabkan pengapian menjadi sulit. -elain itu pembentukan emulsi minyak dalam air dan penyebaran minyak karena angin dan arus juga mempersulit pengapian. b) 5ondisi 4ptimum ,embakaran "ntuk membakar lapisan minyak pada permukaan laut perlu ketebalan minimal 210mm untuk mela an e%ek pendinginan dari
10

adah dengan menggunakan peralatan

angin dan laut. +etapi penyebaran minyak di laut menyebabkan penipisan lapisan minyak menjadi kurang dari ketebalan minimal. 2eskipun ketebalan minyak dapat ditingkatkan dengan menggunakan booms, tetapi itu sangat sulit dan membutuhkan aktu. 5eadaan laut dapat membatasi keberhasilan pembakaran. (aut berombak dapat memadamkan api itu sama sekali. -elain itu, lapisan minyak itu sendiri perlu untuk men!apai suhu yang !ukup tinggi untuk menjaga pembakaran api. .amun, minyak menjadi lebih tipis karena 9olatilisasi dan penghapusan %raksi ringan, e%ek pendinginan dari angin dan laut akhirnya memadamkannya api. -ebagai hasilnya sebagian besar minyak mungkin tidak terbakar di laut. !) Asap Asap hitam yang dihasilkan oleh in1situ burning dapat terba a angin menuju ke area padat penduduk dan bisa mengganggu akti%itas. Asap yang dihasilkan juga menyebabkan polusi udara. d) /esidu /esidu pembakaran yang tenggelam di dasar laut dapat membunuh ikan yang ada dalam laut dan juga merusak terumbu karang. !. Bioremediasi >ara ketiga adalah bioremediasi yaitu memper!epat proses yang terjadi se!ara alami, misalkan dengan menambahkan nutrien, sehingga terjadi kon9ersi sejumlah komponen menjadi produk yang kurang berbahaya seperti >42, air dan biomass. Bioremediasi merupakan penggunaan mikroorganisme untuk mengurangi polutan di lingkungan. -aat bioremediasi terjadi, en$im1en$im yang diproduksi oleh mikroorganisme memodi%ikasi polutan bera!un dengan mengubah struktur kimia polutan tersebut, sebuah peristi a yang disebut biotrans%ormasi. ,ada banyak kasus, biotrans%ormasi berujung pada biodegradasi, dimana polutan bera!un terdegradasi, strukturnya menjadi tidak kompleks, dan akhirnya menjadi metabolit yang tidak berbahaya dan tidak bera!un.

11

-elain memiliki dampak lingkungan ke!il, !ara ini bisa mengurangi dampak tumpahan se!ara signi%ikan. Jenis1jenis bioremediasi adalah sebagai berikut* a) Biostimulasi .utrien dan oksigen, dalam bentuk !air atau gas, ditambahkan ke dalam air atau tanah yang ter!emar untuk memperkuat pertumbuhan dan akti9itas bakteri remediasi yang telah ada di dalam air atau tanah tersebut b) Bioaugmentasi 2ikroorganisme yang dapat membantu membersihkan kontaminan tertentu ditambahkan ke dalam air atau tanah yang ter!emar. >ara ini yang paling sering digunakan dalam menghilangkan kontaminasi di suatu tempat. .amun ada beberapa hambatan yang ditemui ketika !ara ini digunakan. -angat sulit untuk mengontrol kondisi situs yang ter!emar agar mikroorganisme dapat berkembang dengan optimal. ,ara ilmu an belum sepenuhnya mengerti seluruh mekanisme yang terkait dalam bioremediasi, dan mikroorganisme yang dilepaskan ke lingkungan yang asing kemungkinan sulit untuk beradaptasi. 5ekurangan dari bioremediasi hanya bisa diterapkan pada pantai jenis tertentu, seperti pantai berpasir dan berkerikil, dan tidak e%ekti% untuk diterapkan di lautan karena bahan bioremediasi akan !epat dien!erkan dan hilang di laut. 2eskipun bioremediasi dapat meningkatkan laju degradasi minyak, tetapi proses tersebut masih terlalu lambat untuk men!egah sebagian besar minyak men!apai garis pantai. Bioremediasi tidak !o!ok untuk lapisan minyak yang tebal karena oksigen yang dibutuhkan hanya tersedia di permukaan minyak saja. d. -orbent >ara keempat dengan menggunakan sorbent yang bisa menyisihkan minyak melalui mekanisme adsorpsi (penempelan minyak pad permukaan sorbent) dan absorpsi (penyerapan minyak ke dalam sorbent). -orbent ini
12

ber%ungsi mengubah %asa minyak dari !air menjadi padat sehingga mudah dikumpulkan dan disisihkan. -orbent harus memiliki karakteristik hidro%obik,oleo%obik dan mudah disebarkan di permukaan minyak, diambil kembali dan digunakan ulang. Ada 0 jenis sorbent yaitu organik alami (kapas, jerami, rumput kering, serbuk gergaji), anorganik alami (lempung, 9ermi!ulite, pasir) dan sintetis (busa poliuretan, polietilen, polipropilen dan serat nilon). e. 6ispersan >ara kelima dengan menggunakan dispersan kimia i yaitu dengan meme!ah lapisan minyak menjadi tetesan ke!il (droplet) sehingga mengurangi kemungkinan terperangkapnya he an ke dalam tumpahan. 6ispersan kimia i adalah bahan kimia dengan $at akti% yang disebut sur%aktan (berasal dari kata * sur%a!tants A sur%a!e1a!ti9e agents atau $at akti% permukaan). -ur%aktan diran!ang khusus menggunakan bahan kimia yang memiliki si%at hidro%ilik (suka air) dan oleophili! (menyukai minyak) sehingga bisa menurunkan tegangan permukaan. @ugus oleo%il biasanya biasanya adalah rantai hidrokarbon yang larut dalam minyak, sedangkan gugus hidro%il adalah kelompok ionik yang larut dalam air. 6ispersants terdiri dari tiga kelompok komponen utama3 B agen akti% permukaan (sur%aktan), B pelarut (berbasis hidrokarbon dan air), B agen penstabil. -aat dibubuhkan pada minyak yang mengapung di atas air laut, dispersan akan berada antara permukaan minyak dan air laut. -elanjutnya, gugus oleo%il pada dispersan akan berikatan dengan minyak dan gugus hidro%il akan berikatan dengan air. Akhirnya, tegangan permukaan antara minyak dan air laut berkurang sehingga membantu terbentuknya droplet. 5emungkinan droplet bisa bergabung kembali bila minyak terdispersi se!ara alami. .amun, keberadaan dispersan mampu men!egah proses penggabungan itu. Akibatnya droplet terstabilisasi. Juga, dispersan mampu men!egah pembentukan kembali sli!k. 5e!epatan droplet berkurang untuk
13

kembali mengapung ke permukaan dikarenakan ukurannya menge!il. 4leh karenanya, droplet akan tetap berada pada kolom air pada !ukup lama. 6ispersant memiliki tingkat toksisitas yang sangat rendah atau bahkan tidak bera!un bagi kehidupan laut. 2enurut banyak penelitian laboratorium di Australia, kera!unan akut yang disebabkan oleh minyak yang terdispersi biasanya bukan disebabkan oleh bahan dispersan tetapi disebabkan oleh kandungan dalam minyak itu sendiri. 6ibandingkan !ara penanggulangan yang lain, penggunaan dispersan dalam upaya penanggulangan tumpahan minyak memeliki kelebihan yaitu* pertama, mengurangi pengaruh negati% sli!k terhadap daerah pantai, habitat sensiti% mamalia, burung dan lainnya. 5edua, proses !epat dengan daerah jangkauan yang luas dan penyisihan minyak besar. 5etiga, memper!epat proses degradasi alami. :al ini bisa terjadi akibat pembentukan droplet berukuran ke!il akan memperluas permukaan minyak sehingga paparan terhadap oksigen dan bakteri meningkat. 5ondisi ini menstimulasi kolonisasi dan biodegradasi minyak terdispersi meskipun dalam kondisi lingkungan rendah nutrien. 5eempat, tidak membutuhkan pengolahan dan disposal minyak dikarenakan proses degradasi minyak berlangsung se!ara in situ, sehingga bisa menghemat biaya. 5elima, dapat digunakan pada kondisi gelombang tinggi dan arus laut kuat karena akan menambah kee%ekti%an dispersi. 5ondisi ini justru menjadi kendala bila memakai teknik penyisihan se!ara mekanis. -elain berbagai kelebihan, ada kekurangan seperti pertama, potensi menimbulkan dampak negati% bagi sejumlah organisme laut akibat e%ek toksik oleh minyak terdispersi. 5edua, e%ekti%itas dispersan terbatas oleh aktu karena semakin lama minyak berada di permukaan laut maka akan semakin besar jumlah minyak yang mengalami pelapukan. Aplikasi dispersan hanya e%ekti% pada a al1a al terjadinya tumpahan. +idak lebih dari 2C jam setelah kejadian. 5arena keterbatasan ini maka seringkali ditambahkan demul%iser untuk meme!ah emulsi. aktu yang

14

4a0ta, I"i Anonim. 2009. Definisi/Pengertian Laut !enis/Macam Laut " #ungsi/Peran/Manfaat Laut. D -erial 4nlineE. http*))organisasi.org)de%inisi1 pengertian1laut1jenis1ma!am1laut1%ungsi1peran1man%aat1laut. (#9 April 20#F). Anonim. 2009. Pencemaran Laut. D-erial 4nlineE. http*))repository.ui.a!.id)!ontents)koleksi)##)!!0e2#G9!%0#HbH2#9!CHa902H #GHH%e0#bC%09F.pd%. (#9 April 20#F). III?. 20#0. Penanganan Pencemaran Laut Timor Memasuki Titik Terang. Antarane s. Arya <ardhana, <. 200F. Dam$ak Pencemaran Lingkungan. 'd.III. 8ogyakarta* A.6I 5ristanto, ,hilip. 2002. Ekologi %ndustri. 8ogyakarta* Andi. ,ujiati, /ahayu -ri. 20#0. Ekologi Masyarakat Perkebunan dan Pantai& Jember* Jember "ni9ersity ,ress. /esosoedarmo, -, 5arta inata, 5, dan Apriliani -oegiarto. #990. Pengantar Ekologi. Bandung* ,+. /emaja /osdakarya.