Anda di halaman 1dari 1

PAPAVERIN HCL

Mekanisme Kerja

: Papaverine memiliki langsung, efek relaksan nonspesifik pada pembuluh darah, jantung, dan otot polos lainnya. : Penggunaan dosis tinggi secara parenteral dapat menyebabkan aritmia jantung. Penggunan secara intravena atau intramuscular harus di injeksikan perlahan. Trombosis dapat terjadi didaerah penginjeksian. Injeksi intrakavernosal dapat menyebabkan priapisme yang tergantung dosis dan fibrosis lokal pada penggunaan jangka panjang. (Martindale 36th Ed, p.2192) : Dengan levodopa. (Martindale 36th Ed, p.2192) Papaerin HCL memiliki efek spasmolitick pada otot polos. Efek spasmolitick utamanya terjadi pada pembuluh darah termasuk pembuluh darah arteri koroner, serebral, paru, dan parifer,serta merelaksasi otot polos pada bronkus, saluran cerna, ureter, dan saluran kemih. Papaverin merelaksasikan otot jantung dengan menghambat stimulansi otot jantung secara langsung, memperpanjang periode refleksi, dan menghambat konduksi. (AHPS Drug information 2002,p .1905)

Efek samping

Interaksi obat

Kontraindikasi

: Penderita gagal jantung (complate atrioventricular heart block) dan waspada bila konduksi menurun karena obat dapat menyebabkan ritme ektopik memendek pada ventrikel, dan juga detak jantung prematur atau takikardi paroksimal. (AHPS Drug information 2002,p .1904)