Anda di halaman 1dari 1

NEGARA POLISI

Negara polisi sebagai salah satu sumbangan Von Justi merupakan suatu bentuk pengaturan ekonomi oleh pemerintah. Cameralisme sebagai suatu teori tentang pemerintahan bermaksud mengkombinasikan keinginan bersama semua orang dengan keinginan individuindividu di dalam suatu versi baru penguasaan ekonomi. Sebagai teori sosial, cameralisme melihat masyarakat terbentuk dari individu-individu. Oleh karena itu setiap pribadi mempunyai hak untuk mendapat pekerjaan. Untuk menjelaskan konsep ini, Von Justi melakukan studi yang mendalam tentang faktor-faktor kebutuhan dan keuntungan dari spesifikasi tenaga kerja. Pekerjaan polisi dalam pandangan ini adalah dalam rangka meningkatkan aktifitas produksi, bukan untuk memberikan tekanan kepada pelanggar aturan. Mahalnya biaya hukum dibatasi dalam rangka melestarikn sumber-sumber penghasilan dan konsentrasi pemerintah diarahkan pada kesehatan masyarakat. Aturan-aturan baru dibuat untuk mendukung faktor produksi dalam rangka membangun sumber-sumber produksi. Von Justi memuji Montesquieu dalam mempertahankan argumennya bahwa tidak ada konstitusi yang universal. Setiap konstitusi harus disesuaikan dengan kondisi lokal. Demikian juga dalam hal politik, cameralisme memiliki kesesuaian dengan Bentham yang berpandangan bahwa ilmu politik dipengaruhi oleh waktu dan tempat. Terhadap masalah peguasaan tanah oleh kaum aristokrat saat itu, cameralisme menghendaki adanya managemen pertanahan yang diatur oleh pemerintah. Cameralisme dimasukkan dalam kurikulum perguruan tinggi pada Tahun 1727 di Halle dimana di dalamnya dipelajari juga tentang pertanian, pertambangan, ketenagakerjaan, sejarah administrasi, perbandingan administrasi dan finansial serta comersial ekonomi. Cameralisme juga mengajarkan doktrin tentang seleksi tenaga kerja secara objektif melalui penerimaan, pelatihan, dan pembinaan secara berkelanjutan bagi setiap administrator. Masyarakat dalam pandangan ini dilihat seperti suatu pabrik dimana setiap orang memiliki tugas masing-masing untuk menghasilkan suatu produk yang bermutu. Kesimpulannya adalah bahwa negara polisi dari cameralisme diefektifkan untuk mengatur ekonomi dan membuat aturan-aturan tentang percaturan politik baik bagi negara maupun masyarakatnya. Fokus utama dari administrasi publik adalah ekonomi.