Anda di halaman 1dari 22

Ranggit Oktanita 20131030031

A. PRAKTEK DOKTER GIGI 1. Rencana Praktek Dokter Gigi Sebagai Fresh Graduate saya berencana akan membuka sebuah klinik perawatan gigi, yaitu di Kota Cilacap, dimana di tempat tersebut merupakan tempat wisata dan merupakan kota Industri dimana di situ terdapat Pertamina dan Pabrik Semen. Daerah tersebut ramai dikunjungi oleh orang yang berwisata. Pertimbangan pemilihan tempat praktek adalah lokasi ini belum ada klinik khusus gigi yang melayani perawatan gigi secara menyeluruh, adanya beberapa perumahan, sekolah, terminal bus dan Kantor negara lainnya. Tempat praktek tersebut direncanakan terdiri dari dokter gigi, perawat gigi, dan pegawai administrasi.
Persiapan untuk mendirikan tempat praktek antara lain : 1. Pembuatan surat izin Surat izin terdiri dari surat izin praktek, surat izin mendirikan bangunan, surat izin limbah. Surat izin ini dibuat melalui tahap yaitu: mulai dari ACC para tetangga, RT, RW, kelurahan, kecamatan kemudian ke balai kota. Selain itu juga harus melaporkan ke Dinas Kesehatan Kota dan melampirkan surat keterangan dari Puskesmas setempat yang telah melakukan terhadap air, aliran / penampungan limbah. 2. Persiapan untuk papan nama Melalui izin Dinas Kesehatan Kota dan Pengurus PDGI wilayah 3. Persiapan untuk design bangunan dan design ruangan 4. Persiapan alat (dental unit) & bahan

Merencanakan praktek dokter gigi : Merencanakan bentuk praktek

Ranggit Oktanita 20131030031

Mengetahui management yang sesuai Modal awal Lokasi yang strategis Inventarisasi alat Marketing dan implementasi pelayanan Gambaran rencana praktek adalah tempat praktek gigi di Cilacap berupa praktek

pelayanan berupa : 1. Pelayanan Holistik (Holistik Approach) 2. Save 3. Comfortable Clinic Rencana Fisik Bangunan Luas ruangan 10x5 m, terdiri dari ruang praktek 4x5, ruang tunggu dan administrasi 4x5, dan teras (gudang dan toilet) 2x4 Konsultasi dengan arsitek bagian praktek dokter gigi mengenai interior, saluran air bersih, saluaran dental (udara dan pembuangan) Alur Pasien:
PASIEN
VIA PHONE

FRONT OFFICE

- Pendataan - Konfirmasi Perawatan

RUANG TUNGGU

R Perawatan
- Administrasi - Janjian

FRONT OFFICE

PULANG

24 25 23 20

Ranggit Oktanita 20131030031

2 4

2 2 21

19

18

17

16

15 14 26 6 7

13

11

12

10

9 8 2 3 6 7 5

Ranggit Oktanita 20131030031

Keterangan : 1. Lapangan parkir 2. gudang 3. teras 4. Tempat rekam Medis 5. Toilet pasien 6. Toilet dokter 7. pintu 8. Kursi tunggu 9. Tempat majalah/koran 10. Kursi tunggu 11. TV 12. Front Office 13. Tempat bermain anak 14. Tempat sampah medis 15. Alat sterilisasi 16. Meja tempat alat 17. Wastafel pencucian alat 18. Lemari bahan 19. Kursi dokter 20. Meja dokter 21. Dental chair 22. Dental Tools 23. Wastafel tempat pencucian tangan dokter 24. Jendela 25. Kompresor 26. Tempat sampah non medis

Ranggit Oktanita 20131030031

Four Handed Dentistry Konsep Four Handed Dentistry telah diadopsi oleh para produser pembuatan dental unit, sehingga saat ini seluruh dental unit yang dibuat selalu dilengkapi dengan sisi Dental Asistant disebelah kiri pasien. Oleh karena itulah konsep Four Handed Dentistry menjadi dasar dalam desain tata letak penempatan alat kedokteran gigi. Dalam konsep Four Handed Dentistry dikenal konsep pembagian zona kerja disekitar Dental Unit yang disebut Clock Concept. Bila kepala pasien dijadikan pusat dan jam 12 terletak tepat di belakang kepala pasien, maka arah jam 11 sampai jam 2 disebut Static Zone, arah jam 2 sampai jam 4 disebut Assistens Zone, arah jam 4 sampai jam 8 disebut Transfer Zone, kemudian dari arah jam 8 sampai jam 11 disebut Operators Zone sebagai tempat pergerakan Dokter Gigi. 1. Static Zone adalah daerah tanpa pergerakan Dokter Gigi Maupun Perawat Gigi serta tidak terlihat oleh pasien, zona ini untuk menempatkan Meja Instrumen Bergerak (Mobile Cabinet) yang berisi Instrumen Tangan serta peralatan yang dapat membuat takut pasien. 2. Assistants Zone adalah zona tempat pergerakan Perawat Gigi, pada Dental Unit di sisi ini dilengkapi dengan Semprotan Air/Angin dan Penghisap Ludah, serta Light Cure Unit pada Dental Unit yang lengkap. 3. Transfer Zone adalah daerah tempat alat dan bahan dipertukarkan antara tangan dokter gigi dan tangan Perawat Gigi. 4. Operators Zone sebagai tempat pergerakan Dokter Gigi.

2. Analisa Internal-Eksternal Analisis SWOT atau TOWS secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu kajian yang dilakukan terhadap suatu organisasi sedemikian rupa sehingga diperoleh keterangan yang akurat tenatang berbagai faktor kekuatan, kelemahan, kesempatan, serta hambatan yang dimiliki dan atau yang dihadapi suatu organisasi. Analisis ini juga

Ranggit Oktanita 20131030031

mempertimbangkan faktor lingkungan eksternal oppurtinities dan threat yang dihadapi dunia bisnis serta lingkungan internal strengh dan weakness. Analisis SWOT yang membandingkan antara faktor eksternal dan internal kekuatan dan kelemahan sehingga dari analisis tersebut dapat diambil suatu keputusan strategi suatu organisasi. a. Analisa TOWS Faktor strategi Internal : Kekuatan / Srenght Lulusan dari UMY dan citra dokter islami Gedung dan peralatan yang bagus Pelayanan yang ramah Harga yang terjangkau Tempat yang nyaman Tempat parkir yang luas

Kelemahan / Weakness Kurangnya pengalaman praktek karena baru lulus Citra dokter gigi muda Belum dikenal masyarakat umum karena masih sedikit menangani pasien Jenis pelayanan belum lengkap Belum ada kerjasama dengan perusahaan manapun

Faktor Strategi Ekternal Peluang / Opportunities Lokasi strategis yang merupakan kota industri dan temat wisata Belum ada praktek khusus dokter gigi yang menyeluruh

10

Ranggit Oktanita 20131030031

Masyarakat sekitar cukup ramai, daerah tempat kelahiran (cukup banyak dikenal warga)

Banyak keluhan penyakit gigi dan mulut Jika berobat ke dokter gigi di puskesmas atau rumah sakit umum lama dan sistem jaminan sulit

Daya beli masyarakat tinggi (ada beberapa rumah makan, supermarket di daerah tersebut)

Ancaman / Threats Tukang gigi Perawat gigi senior Dokter gigi dikota lain lebih terkenal Perubahan teknologi dan pengetahuan

b. Perhitungan Analisis TOWS Penilaian yang digunakan adalah: Mayor : 5 Moderate : 4 Minor : 3

Peluang atau kekuatan, jika indikator faktor paling berpengaruh, maka rating nilai mayor

Kelemahan / ancaman, jika indikator faktor paling berpengaruh, maka rating dengan nilai minor.

Untuk perhitungan bobot : 1 = paling tidak berpengaruh 2 = tidak berpengaruh

11

Ranggit Oktanita 20131030031

3 = sedang 4 = berpengaruh 5 = Paling berpengaruh

Ancaman / Threats No. Indikator 1. 2 Tukang gigi Peralatan / bahan kedokteran gigi sukar didapat 3 Perubahan teknologi dan pengetahuan 4 Perawat gigi senior 5 Dokter gigi di kota lain lebih terkenal TOTAL

Bobot 0,33 0,13 0,07 0,27 0,2 1

Rating 3 4 5 3 4

Rating x Bobot 0,99 0,52 0,35 0,81 0,8 3,47

Peluang / Opportunities No. Indikator 1. 2 Lokasi strategis Belum ada praktek khusus dokter gigi yang menyeluruh 3 Masyarakat sekitar cukup ramai, daerah tempat kelahiran (cukup banyak dikenal warga) 4 Belum ada praktek khusus dokter gigi yang menyeluruh 5 Daya beli masyarakat tinggi (ada beberapa rumah makan, supermarket di daerah tersebut TOTAL

Bobot 0,27 0,33 0,2

Rating 5 4 3

Rating x Bobot 1,35 1,32 0,6

0,13 0,07

4 3

0,52 0,21

Kelemahan / Weakness No. Indikator 1. 2 3 4 5 Kurangnya pengalaman praktek karena baru lulus Jenis pelayanan belum lengkap Belum ada kerjasama dengan perusahaan manapun Citra dokter gigi muda Belum dikenal masyarakat umum karena

Bobot 0,33 0,13 0,07 0,27 0,2

Rating 3 4 5 3 3

Rating x Bobot 0,99 0,52 0,35 0,81 0,6

12

Ranggit Oktanita 20131030031

masih sedikit menangani pasien TOTAL Kekuatan / Srenght No. 1 2 Indikator

3,27

Bobot

Rating 5 4 3 4 3

Pelayanan yang ramah 0,27 Lulusan dari UMY dan citra dokter 0,33 islami 3 Harga yang terjangkau 0,2 4 Tempat yang nyaman 0,13 5 Tempat parkir yang luas 0,07 TOTAL 1

Rating x Bobot 1,35 1,32 0,6 0,52 0,21 4

Hasil 1. Analisis TOWS Ancaman didapatkan 3,47 2. Analisis TOWS Peluang didapatkan 4 3. Analisis TOWS Kelemahan didapatkan 3,27 4. Analisis TOWS Kekuatan didapatkan 4 Diagram untuk analisis TOWS : 1. Sumbu X Hasil pengurangan antara KEKUATAN dan KELEMAHAN : 4 3,27 = 0,73 2. Sumbu Y Hasil pengurangan antara PELUANG dan ANCAMAN : 4 3,47 = 0,53

13

Ranggit Oktanita 20131030031

Gambar. Aplikasi analisis TOWS pada perhitungan Kuadran Peluang

Mendukung strategi Turn Around III

mendukung strategi agresif I

Kelemahan

0,73 0,53

Kekuatan

IV mendukung strategi defensif

II mendukung strategi diversifikasi

Ancaman

Dari analisis TOWS, hasil analisis terletak pada kuadran I, yaitu merupakan situasi yang menguntungkan karena tempat praktek memiliki peluang peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif. Kondisi ini adalah strategi yang berorientasi pertumbuhan untuk mengeksploitasi perpaduan yang

menguntungkan (Growth oriented strategy, pertumbuhan ekspansif/agresif).

14

Ranggit Oktanita 20131030031

Matrik TOWS : ( STRENGHT OPPORTUNITIES ) 1. Memberikan pelayanan yang ramah 2. Tempat yang nyaman dan parkir yang luas daripada jauh ke kota 3. Harga yang terjangkau dan islami 3. Logistik Kebutuhan peralatan, bahan dan alat pendukung lainnya yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan rencana praktek. Kebutuhan peralatan : 1. Perawatan gedung 2. Kursi tunggu pasien 3. Meja dan kursi front office 4. Dental Chair 5. Compresor 6. Selang kompresor 7. Sterilisator 8. Lampu ruangan 9. Emergency lamp 10. Meja kursi dokter 11. Lemari tempat alat dan bahan 12. Lemari Rekem medis 13. Telepon 14. TV 15. Komputer 16. Mainan anak-anak

15

Ranggit Oktanita 20131030031

Peralatan dan bahan dokter gigi : 1. Diagnostik set 2. Exo set 3. Endo set 4. Konservasi set 5. Perio scaling manual dan USS 6. Ortho set 7. Cetak set 8. Emergency set Peralatan dan bahan pendukung : Alat sterilisasi 4. Princing dan Marketing Princing Contoh kasus : Harga Cabut gigi 1 hari 4 pasien : 1 minggu 6 hari kerja 6 x 4 = 24 1 bulan 24 x 4 1 tahun 96 x 12 = 96 = 1.152

a. Fixed Cost No. 1 2 3 4 5 Keterangan Sewa gedung Perawatan gedung Pasang telepon Pasang listrik Kursi tunggu pasien Th Jumlah (Rp) Satuan (Rp) 1 5.000.000 4340,28 5 4.000.000 694,44 10 1.500.000 130.21 5 1.500.000 260.42 2 500.000 217,01

16

Ranggit Oktanita 20131030031

6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Meja dan kursi front office Dental Chair Compresor Selang kompresor Sterilisator Lampu ruangan Emergency lamp Meja kursi dokter Lemari tempat alat dan bahan Lemari Rekam medis TV Komputer Continuing Education Mainan anak-anak

5 7 5 5 7 1 3 5 5 5 5 5 1 1

500.000 50.000.000 3.000.000 150.000 4.000.000 250.000 300.000 500.000 500.000 300.000 1.200.000 2.500.000 5.000.000 300.000

86,96 6200,40 520,83 26,04 496,03 217,01 86,81 86,81 86,81 52,08 208,33 434,03 4340,28 260,42
18354,57

b. Variabel Cost No. 1 2 3 4 5 6 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Nama barang Jumlah pasien Sarung tangan 50 Masker 100 Kapas 300 Sabun cuci tangan 300 Alkohol 120 Istrumen diagnostik 1000 Iod gliserin 150 Tissue 100 Satu set Tang dewasa dan 4000 anak Spuit 100 Pehacain 20 Bein 500 Citoject 2000 Cryer 2000 Alvogyl 100 Spongostan 50 Harga 23.000 25.000 20.000 14.000 12,500 500.000 10.000 15.000 4.000.000 115.000 40.000 100.000 1.500.000 300.000 280.000 150.000 Per-pasien 460 250 66,6 46,6 104,2 500 66,6 150 1000 1150 2000 200 750 150 1500 2000
10394

17

Ranggit Oktanita 20131030031

c. Semi Variabel Cost No 1 2 3 4 5 6 7 Keterangan ATK Listrik Air Telepon Gaji perawat Gaji front office koran dan majalah Tahun 3 bulan 1 bulan 1 bulan I bulan 1 bulan 1 bulan 1 bulan Jumlah Satuan 200.000 694,44 400.000 4166,6 60.000 625 250.000 2604,17 600.000 6250 250.000 2604,16 30.000 312,5
17256,87

5. Perhitungan Tarif Drg Ranggit mengambil jasa sebesar 25% dari total biaya pencabutan dengan dikurangi zakat sebesar 2,5% dan PPH 7,5%. Maka jasa medik bersih yang diterima adalah sebagai berikut; Totan biaya : FC + VC + SVC : 46005,44 Total Biaya Pencabutan : Total biaya + jasa medik (25%) TB 4TB : 46.005,44 + TB : 184.021,76 + TB X4

4TB TB : 184.021,76 TB TB : 184.021,76 :3 : 61.340,587

Jasa Medik : 25% TB : 25/100 X 61.340,587 : 15.335,147 Jadi Total Biaya yang harus dibayar pasien untuk pencabutan gigi adalah : Total Biaya + Jasa Medik = 61.340,587 + 15.335,147 = 76.675,734

18

Ranggit Oktanita 20131030031

Jasa Medik Bersih : 15.335,147 (2,5% zakat + 7,5% PPH dari jasa medik kotor) : 15.335,147 (10% X 15.335,147) : 13.801,632

Dari perhitungan diatas dapat dibuat pelaporan keuangan sebagai berikut : No. Jenis tindakan
Total Biaya Jasa (Unit Cost)

Share Jasa Medik 2,5% zakat 7,5% PPH

Total Pemasukan

Medik

1.

Pencabutan 61.340,587 15.335,147 383,375 gigi Dewasa

1.150,125

76.675,734

Strategi Marketing 1. Ekternal Marketing a. Sistem promosi DOMINO yaitu dari mulut ke mulut b. Mengisi artikel di koran atau majalah c. Mengadakan baksos dan seminar d. Mengadakan penyuluhan di TK, SD, Perkumpulan ibu-ibu spt PKK, pengajian dll e. Memasang papan nama sesuai ketentuan f. Segmentasi pasar (berhubungan dengan biaya) g. Menarik perhatian, tempat praktek harus terlihat terang, orang sering berwisata, ramai h. Menjadi dentist figure, menjadi dokter gigi sekolah, narasumber talkshow radio, dokter gigi asuransi / perusahaan, dll.

19

Ranggit Oktanita 20131030031

2. Internal Marketing a. Memberikan pasien rasa nyaman b. Bersikap ramah pada pasien c. Mendengarkan keluhan pasien dan Memberikan penjelasan yang menyeluruh pada pasien d. Sterilisasi terjamin e. Menarik biaya perawatan yang tidak terlalu mahal f. Skill yang baik, diagnosa yang tepat g. Membuat pasien merasa aman dan nyaman ketika ditangani h. Memberikan perawatan yang halus tanpa rasa sakit (setelah mencabut gigi pasien disuruh minum obat ditempat praktek supaya sesampainya dirumah, diharapkan bekas pencabutan tidak terlalu sakit). Promosi Marketing

Perlu ide ide kreatif untuk melakukan promosi misalnya :

a) Melakukan kegiatan bakti sosial b) Membuat pernik gigi seperti gantungan kunci, kalender. c) Membentuk karakter dokter gigi yang menyenangkan bagi pasien d) Berikan program diskon, hadiah, perawatan gratis kepada pasien yang bersedia menunggu lama, baru di wisuda, anak-anak yang berani diperiksa, pasien yang ulang tahun dan teman serta keluarga e) Bekerjasama dengan pihak lain terutama dalam bidang ndustri dan pariwisata

20

Ranggit Oktanita 20131030031

Marketing Pertimbangan elemen marketing adalah sebagai berikut : 1. Segmentasi Memahami karakter dan perilaku pasien Pada dasarnya semua orang adalah pelanggan Keterbasan drg : waktu, tempat, dan tenanga yang dimilki Intinya membagi dalam kelompok dalam satu karakter

Tiga pokok Segmentasi : a. Pasien berorientasi harga, yaitu pasien yang berorientasi pada harga murah, dan bisa sembuh b. Pasien berorientasi nilai, pasien berorientasi pada sembuh dengan layanan baik, akan tetapi masih memperhatikan harga c. Pasien berorientasi kualitas, best of the best, yaitu orientasi pada pelayanan yang kesembuhan nomor satu dan sudah tidak melihat harga 2. Targeting Setelah memlih segmen, maka memperhatikan : a. Sumber daya fisik Lokasi praktek Bentuk bangunan Peralatan yang diperlukan

b. Sumber daya non fisik Pengetahuan, skill dan kompetensi Bentuk pelayanan

3. Positioning

21

Ranggit Oktanita 20131030031

Bagaimana kita mampu secara tepat memposisikan diri kita di benak pelanggan, dalam hal ini praktek penulis adalah praktek yang mengedepankan pelayanan dengan pain management, yakni perawatan yang tidak menyakiti dan mampu membuat pasien pulang tanpa membawa masalah gigi ke rumah. Pelayanan praktek dokter gigi hendaknya : 1) Reliability: dapat dipercaya/diandalkan. 2) Assurance : terjamin. 3) Tangibles: nyata/bisa dirasakan-skill, gedung. 4) Empathy: dapat merasakan apa yg dirasakan orang 5) Responsiveness: tanggap dengan perkembangan Selain itu juga menanamkan personal image di benak pasien (kesan diri), seperti : Drg tepat waktu, janjian dengan pasien, terlambat tanpa kejelasan Drg yang komunikatif

4. Differensisasi Yaitu memberikan sesuatu yang berbeda, penerjemahan dari positioning, agar mudah dan cepat dikenali. Model diferensiasi : a) Konten (isi) memberikan pelayanan kesehatan gigi secara total care, informatif dan teknologi yang up to date dengan menitikberatkan pada kuratif dengan intra oral kamera agar dapat memberikan gambaran pada pasien mengenai giginya yang bermasalah, selain itu juga memberikan penghargaan kepada pasien anak yang kooperatif. b) Konteks (kemasan) yang mengedepankan pelayanan yang cepat dengan memiliki sistem booking by phone untuk meminimalkan pasien mengantri lama serta pemberian pelayanan dengan harga terjangkau.

22

Ranggit Oktanita 20131030031

5. Marketing MIX 4 P dalam Marketing : Product (konsultasi dan terap medis) Price (Biaya jasa) Place (bangunan) Promotion (testimoni pasien-papan nama)

6. Selling Fungsi drg dalam proses penjulan : a. Sebagai technical Pengobatan pada pasien berdasarkan pengetahuan medis, semakin luas pengetahuan semakin baik, karena pasien akan lebih yakin b. Sebagai relationship manager Membangun relasi Pasien tertarik kita apabila ada referensi dari keluarga, tetangga, teman atau orang lain 7. Brand Personal brand tiap orang berbeda-beda, padahal layanan sama, nama drg adalah aset, brand dapat dibangun dalam sekejap, namun dapat dipercepat yaitu dengan : Co Brand (kerjasama dengan drg lain yang terkenal) Bekerja di RS atau Klinik terkenal

8. Service Bagaimana kita memperlakukan pasien sebaik mungkin sehingga pasien merasa nyaman berada di ruang praktek. 1) Petugas Front Office yang bersikap ramah dan informatif, ruang tunggu yang nyaman dengan warna yang menyegarkan dan menenangkan.

23

Ranggit Oktanita 20131030031

2) Dalam klinik dokter gigi bersikap komunikatif, ramah dan baik, ruang tindakan yang bersih, alat yang digunakan steril, membuat pasien merasa nyaman ketika berada di klinik, waktu kerja dokter gigi yang tepat waktu (misal : pasien tidak menunggu terlalu lama), memberikan penjelasan yang menyeluruh tentang rencana terapi, fasilitas / lingkungan praktek yang up to date, menarik biaya perawatan yang tidak terlalu mahal, memberikan perawatan yang halus tanpa rasa sakit (misal : suntikan yang tidak sakit). 3) Follow up patient by phone, memberi ucapan selamat ulang tahun atau hari raya via SMS atau jejaring sosial. 9. Proses Yang perlu diperhatikan adalah 3 hal, yaitu ; 1. Kualitas Jangan tunjukan ketidaktahuan di depan pasien 2. Biaya Efisiensi 3. Pemberian layanan pada pasien (delivery) layanan harus bersifat terbuka proses menunggu perlu diperhitungkan, jika tidak dapat terhindari buat tdak membosankan. 3. Administrasi dan Finansial Proses administrasi dan financial diatur dalam suatu sistem informasi manajemen yang meliputi rekam medik (berisikan data identitas pasien, pemeriksaan diagnosa, catatan tindakan perawatan yang dilakukan), catatan tindakan perawatan dan harga setiap harinya, catatan pemasukan dan pengeluaran uang atau laporan keuangan yang terdiri dari

24

Ranggit Oktanita 20131030031

tabel masing-masing biaya (jasa medik, fixed cost, variable cost, semivariable cost dan biaya tak terduga). Alur Pembayaran dan Keuangan :

Selesai perawatan pasien membayar ke FO setelah diberi nota perawatan

Pasien membayar biaya perawatan

Petugas membuat nota rangkap tiga

Dokter gigi menyimpan di brankas dan ditabungkan ke bank setiap minggu

Setiap hari petugas FO menyerahkan uang beserta laporan keuangan dan nota pembayaran

Nota di cap lunas, 1 lembar untuk pasien, 1 untuk arsip dokter, 1 untuk arsip klinik

Pembayaran gaji karyawan, jasa medik, listrik, air, telepon, pajak setiap bulan dan pembelian alat dan bahan.

No

Hari/Tanggal

No.RM

Nama Pasien

Diagnosa

Perawatan

Harga

Tabel Administrasi meliputi data jumlah kunjungan pasien, baik pasien baru maupun pasien lama. Dari tabel administrasi dapat diketahui total kunjungan , data 10 besar penyakit dan perawatan, serta sebagai bahan evaluasi. Contoh Tabel Cash Flow per-hari No Hari/Tgl Jumlah Pasien per-hari Perawatan Variabel Cost Fixed Cost Semi Variabel Cost Jasa Medik Total Pendapatan

25

Ranggit Oktanita 20131030031

Contoh Tabel Cash Flow per-minggu No Senin Total Pendapatan per-minggu Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Total

26