Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PENDAHULUAN

1. MASALAH KEPERAWATAN Gangguan proses pikir : Waham 2. PROSES TERJADINYA MASALAH a. Pengertian Menurut Gail W. Stuart, Waham adalah keyakinan yang salah dan kuat dipertahankan walaupun tidak diyakini oleh orang lain dan bertentangan dengan realitas sosial. Waham adalah keyakinan seseorang yang berdasarkan penilaian realitas yang salah. Keyakinan klien tidak konsisten dengan tingkat intelektual dan latar belakang budaya klien. Waham dipengaruhi oleh faktor pertumbuhan dan perkembangan seperti adanya penolakan, kekerasan, tidak ada kasih sayang, pertengkaran orang tua dan aniaya. ( Budi nna Keliat, !""" #. Waham adalah Keyakinan tentang suatu isi pikiran yang tidak sesuai dengan kenyataan atau tidak sesuai dengan intelegensi dan latar belakang kebudayaan. b. Etiologi Salah satu penyebab dari perubahan proses pikir : waham yaitu : Gangguan konsep diri : harga diri rendah. $arga diri adalah penilaian indi%idu tentang pen&apaian diri dengan menganalisa seberapa 'auh perilaku sesuai dengan ideal diri. Gangguan harga diri dapat digambarkan sebagai perasaan negatif terhadap diri sendiri, hilang keper&ayaan diri, dan merasa gagal men&apai keinginan.

(amun ada beberapa faktor lain 'uga sebagai etiologi dari waham, yaitu : b.!. )aktor predisposisi Genetis : Kembar mono*igot ( +,- # Kedua orang tua terkena penyakit ( .+/0,- # yaitu gangguan pada kromosom 0, 1, 2, !+ dan 33. (eurobiologis : 4enyempitan korteks pre frontal dan korteks limbi& sehingga dapat memi&u timbulnya prilaku psikotik, gangguan emosi. 4embesaran %entrikel dan penurunan massa kortikal menun'ukkan atrofi otot. (eurotransmitter 5opamin meningkat : tidak mampu berfikir abstrak. Serotonin menurun : gangguan kognitif Glutamat menurun : gangguan memori. 6munologi : terpapar %irus influensa pada trimester 666.

4sikososial : status sosial ekonomi yang rendah, kurang support, tekanan peker'aaan, ada riwayat pernah mendapat perilaku kekerasan, kurang per&aya diri, konsep diri kurang ( 7 betapa malangnya saya 7 #.

c.

Tanda dan Gejala dapun tanda dan ge'ala waham, adalah :

Klien mengungkapkan sesuatu yang diyakininya ( tentang agama, kebesaran, ke&urigaan, keadaan dirinya # berulang kali se&ara berlebihan tetapi tidak sesuai kenyataan.

6solasi so&ial, menarik diri, pendiam, ada riwayat pernah mendapat perilaku kekerasan, bi&ara ka&au, kurang per&aya diri, konsep diri kurang ( 7 betapa malangnya saya 7 #, pelupa, tidak realitas, suka merusak, kurang perawatan diri, ketergantungan pada orng lain.

8idak mampu berfikir abstrak, tidak mampu mengambil keputusan, takut, gangguan tidur, makan, seksual, kognitif depresi, an9ietas, irritabilitas, agresif, &uriga, bermusuhan, distra&tibilitas, wa'ah tegang, gangguan memori, semangat yang berlebihan, mudah marah, pendiam, pelupa.

:uriga, bermusuhan, merusak ( diri, orang lain, lingkungan # 8akut, sangat waspada. 8idak tepat menilai lingkungan; realitas. <kspresi wa'ah tegang. Mudah tersinggung. ( *is = dkk, 3,,. #

3. MASALAH KEPERAWATAN dan DATA YANG PERLU DI KAJI a. Masalah Keperawatan. a.!. a.3. =esiko men&iderai diri, orang lain, dan lingkungan. 4erubahan proses pikir : waham

a...

Gangguan konsep diri : harga diri rendah.

b.

5ata/5ata >ang 4erlu di Ka'i Selama fase pengka'ian, perawat harus mengumpulkan data tentang sifat krisis dan pengaruhnya. 4erawat harus melakukan pengka'ian spesifik berikut : 6dentifikasi peristiwa pen&etus, termasuk kebutuhan yang teran&am oleh peristiwa dan saat/saat ge'ala mun&ul

6dentifikasi persepsi indi%idu terhadap peristiwa, meliputi tema yang mendasari dan memori yang berhubungan dengan peristiwa. 6dentifikasi sifat dan kekuatan sistem pendukung indi%idu serta sumber doping, termasuk keluarga, teman dan orang terdekat yang membantu. 6dentifikasi kekuatan dan mekanisme koping yang lalu, termasuk strategi koping yang berhasil dan tidak berhasil. $al/hal yang perlu di ka'i ?dalah sebagai berikut : !. a. b. &. d. 6ndi%idu 6dentifikasi sifat dan intensitas stresor. <kplorasi keuntungan yang di alami klien karena disabilitasnya ( keuntungan sekunder #. 6dentifikasi sumber koping. 4engka'ian keterampilan hidup.

3. Keluarga a. b. nalisa struktur keluarga, termasuk tahap perkembangan, peran, tanggung'awab, norma dan nilai. <kplorasi sikap keluarga terhadap anggota keluarga yang mengalami gangguan 'iwa.

&. d.

nalisa iklim emosional keluarga. 6dentifikasi dukungan sosial yang tersedia bagi keluarga, termasuk keluarga besar, teman dukungan finansial, keterlibatan dalam agama dan kontrak komunitas.

e.

6dentifikasi pemahaman keluarga tentang masalah klien dan ren&ana perawatan.

.. :omunitas a. 4engka'ian tentang keberadaan dan keluarganya. lembaga masyarakat yang dapat memberikan pelayanan kepada penderita gangguan 'iwa

b.

6dentifikasi kesen'angan dalam pelayanan yang tersedia atau dalam keefektifan pelayanan yang ada.

Beberapa metode pengka'ian, yaitu : a. namesa. !. $asil wawan&ara langsung dengan klien. 3. $asil wawa&ara dengan anggota keluarga klien, tetangga, masyarakat atau petugas kesehatan. .. Menggunakan sumber informasi sekunder, seperti &atatan dari riwayat medis, psikologis dan riwayat sosial. b. @bser%asi. !. @bsesi dan fobia adalah ge'ala/ge'ala yang berhubungan dengan gangguan an9ietas. Waham, depersonalisasi, dan gagasan ru'ukan menun'ukkan ski*ofrenia dan gangguan psikotik lainnya. 3. Se'umlah masalah tentang pemikiran manusia dapat di lihat atau di kaki, seperti : Sirkumtansial )light of ideas Kehilangan asosiasi (eologismo, perse%arasi

8angen&ial, hambatan berfikir Ski*ofasia .. 4erawat dapat menga'ukan pertanyaan untuk menge%aluasi proses pikir klien. pakah pikiran klien berkembang se&ara sistematis, pakah ekpresi klien 'elas, apakah relatif mudah teratur, danlogis.

bagi klien untuk mengganti topik pembi&araan.

4. ANALISA DATA !. =esiko men&iderai diri, orang lain, dan lingkungan

5ata sub'ektif : Klien mengatakan marah dan 'engkel kepada orang lain, ingin membunuh,dan ingin membakar atau menga&ak/a&ak lingkungannya.

5ata ob'ektif : Klien mengamuk, merusak dan melempar barang/ barang, dan melakukan tindakan kekerasan pada orang/ orang disekitarnya.

3.

4erubahan proses pikir : waham

5ata sub'ektif : Klien mengungkapkan sesuatu yang diyakininya ( tentang agama, kebesaran, ke&urigaan, keadaan dirinya # berulang kali se&ara berlebihan tetapi tidak sesuai kenyataan.

5ata ob'ektif : Klien tampak tidak mempunyai orang lain, &uriga, bermusuhan, merusak ( diri, orang lain, lingkungan #,

takut, kadang panik, sangat waspada, tidak tepat menilai lingkungan ; realitas, ekspresi wa'ah klien tegang, mudah tersinggung. .. Gangguan konsep diri : harga diri rendah.

5ata sub'ektif : Klien mengatakan saya tidak mampu, tidak bisa, tidak tahu apa/ apa, bodoh, mengkritik diri sendiri, mengungkapkan perasaan malu terhadap diri sendiri.

5ata ob'ektif : Klien terlihat lebih suka sendiri, bingung bila disuruh memilih alternati%e tindakan, ingin men&edaerai diri; ingin mengakhiri hidup.

REFERENSI

*i* =, dkk. 3,,.. Pedoman Asuhan Keperawatan Jiwa Semarang : =SA5 5r. mino Gonohutomo. )ortinashB $oloday. W. 3,,,. Psychiatric Mental 3nd <dition. Missouri: Mosby. ealth !ursing.

Keliat, Budi na. 3,,,. Gangguan Konsep "iri. <disi 6. 4enerbit Buku Kedokteran <G:: Aakarta.

Keliat Budi na. !""". Proses Keperawatan Kesehatan Jiwa. <disi 6. 4enerbit Buku Kedokteran <G:: Aakarta.

Maramis,

. !""2. #atatan Keperawatan Jiwa. Aakarta : <G:.

Stuart B Caraia. 3,,!. Mental

ealth !ursing: 4hiladelphia.

Stuart, Gail W. 3,,3. $u%u Sa%u Keperawatan Jiwa. <disi +. 4enerbit Buku Kedokteran : <G:

Stuart GW, Sundeen. !""+ . Principles and Practice o& Psy%iatric !ursing '( th ed.). St.Couis Mosby >ear Book.

8im 5irektorat Keswa. 3,,,. Standar Asuhan Keperawatan Jiwa. <disi !. =SA4 Bandung: Bandung.

8ownsend, Mary :. !""2. $u%u Sa%u "iagnosa Keperawatan pada Keperawatan Psi%iatri. <disi .. Aakarta : <G:.

Dar&arolis M, <li*abeth. !""2. *oundations o& Pschyatric o& Mental ealth !ursing +rd Edition. 4hiladelphia: W. B. Sounders.