Anda di halaman 1dari 16

Assalamu alaikum Wr. Wb.

TATA TERTIB PRESENTASI Dilarang Mengobrol


Me-non aktifkan Handphone, pager, telepon, dll

Konsep Profesi Kependidikan


Kelompok 1 : Achmad Dhanu (5215102626) Khairunnisa (5215102622) Pulung Alfatoni (5215101617)

Profesi Kependidikan?

Syarat-syarat Profesi Kependidikan


1. Adanya ilmu pengetahuan yang mendasari teknik dan prosedur kerja yang diperoleh melalui pendidikan dan latihan khusus. 2. Adanya kode etik profesi. 3. Adanya pengakuan Formal Legalistik dari masyarakat dan pemerintah. 4. Adanya organisasi yang memayungi pelaku profesi serta melindungi masyarakat dari layanan yang tidak semestinya.

Kompetensi yang harus dimiliki Guru yang Profesional


Kompetensi Pedagogik Kompetensi Kepribadian Kompetensi Sosial Kompetensi Profesional yang diperoleh melalui Pendidikan Profesi

Mengapa Perlu Profesi Guru?

Hambatan dalam meningkatkan profesi guru


Setiap orang mempunyai peluang untuk menjadi seorang pendidik Kebutuhan mendesak masyarakat akan seorang pendidik Ilmu pendidikan yang kurang terstruktur sebagai bahan pengajaran.

Latar Belakang Pentingnya Profesi Kependidikan

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Profesi adalah suatu pekerjaan dalam pelaksanaannya membutuhkan keahlian khusus yang diperoleh dari lembaga khusus yang diperuntukkan untuk itu. Jabatan guru dilatar belakangi oleh adanya kebutuhan tenaga guru. Kebutuhan ini meningkat dengan adanya lembaga pendidikan yang menghasilkan calon guru untuk menghasilkan guru yang profesional yang kita kenal dengan LPTK.

Jenis-jenis Tenaga Kependidikan


Pasal 39 ayat (1) selanjutnya menjelaskan bahwa tugas tenaga kependidikan itu adalah melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. Dan ayat (2) menyebutkan bahwa pendidikan merupakan tenaga professional yang bertugas merencanakan, dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidikan pada perguruan tinggi.

Contoh-contoh Ketenagaan Pendidikan

Status Ketenagaan Tenaga Stuktural

Tempat Kerja di Sekolah

Tempat Kerja di Luar Sekolah

Kepala Sekolah Wakil Kepala Sekolah Urusan kurikulum Urusan kesiswaan Urusan sarana dan prasarana Urusan pelayanan khusus

Pusat : Menteri, Sekjen, Dirjen Wilayah : Ka Kanwil; Kormin; Kepala Bidang Daerah : Kakandepdiknas Kab / Kec : Kasi (pejabat-pejabat eksekutif umum yang secara tidak langsung atas penyelenggaraan satuan pendidikan) Penilik Pengawas Pelatih (pengelola Diklat) Tutor & Fasilitator, mis: pada Pusat Kegiatan Guru atau Tingkat Kerja Bersama Pengembangan pendidikan (anggota Staf Perencanaan Pengembangan organisasi)

Tenaga Fungsional

Guru Pembimbing/penyuluh (Guru BP) Peneliti Pengembangan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Pengembang Tes Pustakawan

Tenaga Teknis

Laboran Teknisi Sumber Belajar Pelatih (olahraga); kesenian dan keterampilan Petugas Tata Usaha

Teknisi Sumber Belajar / Sanggar Belajar Petugas Tata Usaha

Any Question??

Tidak semua pekerjaan bisa dikatakan profesi, karena profesi memiliki 4 kriteria yang harus dipenuhi. Untuk profesi kependidikan pada mula perkembangannya masih belum dapat dikatakan sebagai profesi. . Guru mulai diakui sebagai profesi ketika adanya pencangangan guru sebagai profesi pada tanggal 2 Desember 2004 PGRI sebagai organisasi guru yang diakui pemerintah mempunyai kode etik yang mengatur anggotanya agar sesuai dengan tujuan, misi-visi PGRI serta melindungi masyarakat dari layanan tak semestinya dari guru. Selain PGRI, adapula MGMP dan ISPI sebagai organisasi kependidikan.

Sekian & Terima Kasih Wassalamu Alaikum Wr. Wb

Beri Nilai