Anda di halaman 1dari 12

BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang

Pada makalah ini materi yang akan kami bahas adalah Fungsi Kepadatan Peluang didalam makalah ini kami sajikan materi tentang Fungsi Kepadatan Peluang dari Peubah Acak Diskrit, Fungsi Kepadatan Peluang dari Peubah Acak Kontinu dan Fungsi Kepadatan Peluang Bersama dari Beberapa Peubah Acak dimana dialamnya terdapat penjelasan serta rumus dan soal-soal.

B.

Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini yaitu : Apa yang dimaksud dengan fungsi kepadatan peluang dan jenisnya?

C.

Tujuan

Tujuan dari makalah ini adalah untuk membantu pembaca agar mengetahui, memahami arti dan cara menyelesaikan Fungsi Kepadatan Peluang.

BAB II PEMBAHASAN

A.

Pengertian Fungsi Kepadatan Peluang (FKP) Kita telah mengenal dan memahami pengertian distribusi suatu peubah acak. Dimana,

distribusi peubah acak merupakan kumpulan pasangan nilai-nilai dari variabel acak X dengan probabilitas nilai-nilai variabel acak X, yaitu P(X = x). Distribusi X dapat dituliskan dalam bentuk tabel atau dalam bentuk pasangan terurut. Variabel acak merupakan suatu fungsi acak X yang bernilai riil di mana nilai-nilainya ditentukan oleh titik sampel-titik sampel S dengan S merupakan ruang sampel dari suatu percobaan statistik. Berdasarkan materi distribusi peubah acak, peubah acak terbagi dua jenis, yaitu: variabel acak diskrit dan variabel acak kontinu. Dimana variabel acak diskrit adalah variabel acak yang mempunyai nilai-nilai terhingga atau tak terhingga tetapi terbilang. Sedangkan variabel acak kontinu adalah variabel acak yang mempunyai nilai-nilai tak terhingga dan tak terbilang. Melalui pengertianpengertian diatas kita dapat dengan mudah menghitung peluang dari suatu peristiwa. Cukup dengan mengamati tabel distribusi peluang. Pengertian tersebut dapat diperluas pada peubahpeubah acak kontinu melalui konsep fungsi kepadatan peluang (f.k.p). Dimana jika X adalah variabel acak dan P(X = x) adalah distribusi probabilitas dari X, maka fungsi f(x) = P (X = x) disebut fungsi padat peluang.

B.

Fungsi Kepadatan Peluang dari Peubah Acak Diskrit Misalkan e ruang dari peubah acak diskrit X. Jadi e terbilang. Misalkan f adalah

fungsi dari e ke dalam R, fungsi f tersebut dinamakan fungsi kepadatan peluang jika fungsi f memenuhi sifat-sifat berikut ini: f (x) 0 untuk setiap x di e

= 1

Jika peubah acak X diskrit dengan fungsi kepadatan peluang f(x), maka peluang suatu peristiwa A diberikan oleh:

Contoh 1: Misalkan e = { 0, 1, 2, 3, 4} ruang dari X, dan f adalah fungsi dari e ke dalam R yang didefinisikan oleh: 14 [ ] ; x di e 4 ! ! 2 Buktikan bahwa f suatu fungsi kepadatan peluang. =
4!

Hitunglah P( X 1).

Penyelesaian: Fungsi = sifat f.k.p yaitu f (x) 0 untuk setiap x di e


4! 4 ! !

1 [ ]4 merupakan suatu fungsi kepadatan peluang jika memenuhi dua 2

jelas bahwa f(x) 0 untuk setiap x di e karena e = { 0, 1, 2, 3, 4} Bukti


4 =0

= 1.

= 1
4! 4 =0 4 ! ! 4! 4 =0 4 ! !

4 =0

= =

1 [ ]4 2 1 [ ]4 2

1 4 = [ ]4 4 2 4! 1 = [ ]4 ( 40 !0! + 2 = [ ]4 (
2 1 1 4! 4 !0!

4! 41 !1!

4! 42 !2! 4! 1 !3!

+ +

4! 43 !3! 4! 0 !4!

4! 44 !4!

4! 3 !1!

4! 2 !2!

= [2 ]4 ( 1 + 4 + 6 + 4 + 1) = 16 (16) = 1 Jadi Terbukti


4 =0 1

= 1 . Ini berarti bahwa f adalah fungsi kepadatan peluang dari

peubah acak diskrit atau f.k.p. dari X.

Karena f merupakan f.k.p dari X, maka P(A) = P( X 1) =


1 =0

=
1

4! 1 =0 4 ! ! 1 1 =0

[2]4

= [2]4 = = =
1 4 2 1 4 2 1 4 2 1 5

( (

4! 40 4! 4

+ !0!

4!

41 !1!

+ !0!

4!

3 !1!

(1 + 4)

= 16 (5) = 16 Jadi, P( X 1) =
5 16

Contoh 2: Misalkan e = { x | x = 1, 2, 3........} adalah ruang dari peubah acak X. Misalkan f adalah fungsi dari e ke dalam R yang didefinisikan oleh f (x)= Buktikan bahwa f suatu fungsi kepadatan peluang. Hitunglah P(A) dimana A = { x | x = 1, 3, 5........}.
1 2

untuk setiap x di e.

Penyelesaian: a. Jelas f(x)0 untuk setiap x di e. Akan ditunjukkan bahwa


=1

= 1

=1

=
1

1 4 =1 2 1

=2 +
1 2 2

1 2 2

1 3 2

= 2 (1 + 2 + = 2 (1 + 2 2
=1 1

+ )

1 3 2

=1

= 1 +

=1

=1 =1

=1

= 1

= 1
4

Ini berarti bahwa f adalah f.k.p. dari X. b. P (A) =


1 =1 1 3 2

()
1 5 2

=2+
1 1 1 1

+) + )

= 2 (1 +

1 2 2

1 4 2

= 2 (1 + )} = 2 {1 + 1 } = 2 (2 )} P (A) = 1 - 2 ( ) P(A) + (()= 1


2 3 2 1 1

() = 1 P (A) = 3
2 2

Jadi P(A) =

=1

() dimana A = { x | x = 1, 3, 5........} = 3.

C.

Fungsi Kepadatan Peluang dari Peubah Acak Kontinu

Misalkan e ruang dari peubah acak kontinu X. Jadi e tak terbilang. Misalkan f adalah fungsi dari e ke dalam R, fungsi f tersebut dinamakan fungsi kepadatan peluang jika

fungsi f memenuhi sifat-sifat berikut ini: f (x) 0 untuk setiap x di e

= 1

Jika peubah acak X kontinu memiliki fungsi kepadatan peluang f(x), maka peluang suatu peristiwa A diberikan oleh: =

()

Contoh 1: Misalkan A = { x | 0 < x < }ruang peubah acak kontinu X, dan f adalah fungsi dari e ke dalam R yang didefinisikan oleh f(x) = untuk setiap x di e. Buktikanlah bahwa f merupakan f.k.p. Hitunglah P(X 1).
5

Penyelesaian: Jelas f(x) 0 untuk setiap x di e. Akan tetapi ditunjukkan bahwa

= 1.
0

=
0 0

= | 0 = ( 0 ) =0+1
0

= 1.

Jadi fungsi f adalah f.k.p dari X. P(X 1) =


1 0

1 0

= |1 0 = ( 0 ) = + 1

Contoh 2 : Misalkan e = { x | 0 < x < 1} adalah ruang dari peubah acak X. Jika f(x) = KX2 untuk setiap x di e, carilah harga X sehingga f merupakan f.k.p dari X. Kemudian, hitung P(4 < X Penyelesaian: a. Jelas f(x) 0 untuk setiap x di e. Agar f merupakan f.k.p., Haruslah
1 1 2

).

= 1. Akan tetapi , =
1 2 0 3 = 3 3 |1 0 3 (1) = 3

Karena haruslah

= 1 dimana
3

1 2 0

= 3 , maka

= 3 , sehingga

=1

K = 3.

b. Karena K = 3, maka P(
1 4

<

1 2

)=

1/2 3 2 1/4 1 1

= 3 |1/4

1/2

=(2)3 (4)3 P( 4 < P( 4 <


1 1 1 1 2 1

)=8
7

1 64

7 64

) = 64 2
1 2

Jadi, P( 4 < D.

) = 64

Fungsi Kepadatan Peluang Bersama dari Beberapa Peubah Acak e ruang bersama cari 1, 2, 3, Dalam hal

Misalkan

ini 1, 2, 3, semuanya diskrit, yang berarti e terbilang, maka fungsi f dari e ke dalam R yang bersifat: (1, 2, 3, ) 0 untuk setiap (1, 2, 3, ) di e
1 2 3

1, 2, 3, = 1

Dimanakan f.k.p. bersama dari 1, 2, 3, Dalam hal ini, jika A e, maka: P(A) = P [(1, 2, 3, ) ] = Misalkan
1 2 3

1, 2, 3, . cari 1, 2, 3, Dalam hal ini

ruang

bersama

1, 2, 3, semuanya kontinu, yang berarti e tak terbilang, maka fungsi f dari e ke dalam R yang memenuhi sifat: (1, 2, 3, ) untuk setiap (1, 2, 3, ) di e
1 2 3

..

(1, 2, 3, )1 2 3 , = 1

Dimanakan f.k.p. bersama dari 1, 2, 3, Dalam hal ini, P(A) = P [(1, 2, 3, ) ] =


1 2 3

..

(1, 2, 3, )1 2 3 , .

Contoh : Misalkan e {(x, y) | x = 1, 2, 3, ...... dan y = 1, 2, 3,...... adalah ruang bersama dari X dan Y . Misalkan f (x, y) didefinisikan oleh:

, =

9 4 +

Buktikan bahwa f merupakan f.k.p bersama dari X dan Y . Bukti: Jelas , 0 untuk setiap (x, y) di e. Akan ditunjukkan bahwa
=1 =1

, = 1. Untuk itu kita buat tabel distribusi bersama sebagai berikut:

x y 1 2 3

1 9 42 9 43 9 44

2 9 43 9 44 9 45

3 9 44 9 45 9 46

4 9 45 9 46 9 47

(i). S1 = 9

Jumlah baris pertama adalah:


1 =2 4 3 4

9 4

{4 +

1 =2 4 }

9 16

1 4

Jadi S1 =

(ii). S2 = 9

Jumlah baris kedua adalah:


1 =2 4 1 4

= 9 (4

1 =2 4 )

9 4

1 =2 4

1 4

Jadi S2 =

=4 =

1 3 3 6

(iii). = 9

Jumlah baris ketiga adalah:


1 =2 4

= 9 (4

1 =2 4 )

9 4

1 =2 4

1 42

(iv).
1

Dengan cara yang sama seperti di atas, maka jumlah baris ke- k adalah:

Sk = 4 1 1
8

Jadi,
=1 =1

, = 1 1 + = 1 1 + = 1 1 + = 1 1 + =4 1+ =
3 4 3 1 4

1 1 1 1 + 2 + 3 + 4 + 4 4 4 4
1 1 4 1 4

+ 4 + +
1 9 1 9 1 9

1 =2 4

+ (9 + (1 )
3

1 =2 4 )

+ (4 )

16 12

=1

Ini berarti bahwa f adalah f.k.p. bersama dari x dan y.

BAB III PENUTUP

A.

Simpulan

Pengertian Fungsi Kepadatan Peluang (FKP) Kita telah mengenal dan memahami pengertian distribusi suatu peubah acak. Dimana, distribusi peubah acak merupakan kumpulan pasangan nilai-nilai dari variabel acak X dengan probabilitas nilai-nilai variabel acak X, yaitu P(X = x). Distribusi X dapat dituliskan dalam bentuk tabel atau dalam bentuk pasangan terurut. Variabel acak merupakan suatu fungsi acak X yang bernilai riil di mana nilai-nilainya ditentukan oleh titik sampel-titik sampel S dengan S merupakan ruang sampel dari suatu percobaan statistik. Berdasarkan materi distribusi peubah acak, peubah acak terbagi dua jenis, yaitu: variabel acak diskrit dan variabel acak kontinu. Dimana variabel acak diskrit adalah variabel acak yang mempunyai nilai-nilai terhingga atau tak terhingga tetapi terbilang. Sedangkan variabel acak kontinu adalah variabel acak yang mempunyai nilai-nilai tak terhingga dan tak terbilang. Melalui pengertianpengertian diatas kita dapat dengan mudah menghitung peluang dari suatu peristiwa. Cukup dengan mengamati tabel distribusi peluang. Pengertian tersebut dapat diperluas pada peubahpeubah acak kontinu melalui konsep fungsi kepadatan peluang (f.k.p). Dimana jika X adalah variabel acak dan P(X = x) adalah distribusi probabilitas dari X, maka fungsi f(x) = P (X = x) disebut fungsi padat peluang. Fungsi Kepadatan Peluang dari Peubah Acak Diskrit Misalkan e ruang dari peubah acak diskrit X. Jadi e terbilang. Misalkan f adalah fungsi dari e ke dalam R, fungsi f tersebut dinamakan fungsi kepadatan peluang jika fungsi f memenuhi sifat-sifat berikut ini: f (x) 0 untuk setiap x di e

= 1

Fungsi Kepadatan Peluang dari Peubah Acak Kontinu Misalkan e ruang dari peubah acak kontinu X. Jadi e tak terbilang. Misalkan f adalah fungsi dari e ke dalam R, fungsi f tersebut dinamakan fungsi kepadatan peluang jika fungsi f memenuhi sifat-sifat berikut ini: f (x) 0 untuk setiap x di e

= 1
10

Fungsi Kepadatan Peluang Bersama dari Beberapa Peubah Acak Misalkan e ruang bersama cari 1, 2, 3, Dalam hal ini 1, 2, 3, semuanya diskrit, yang berarti e terbilang, maka fungsi f dari e ke dalam R yang bersifat: (1, 2, 3, ) 0 untuk setiap (1, 2, 3, ) di e
1 2 3

1, 2, 3, = 1

Dimanakan f.k.p. bersama dari 1, 2, 3, Dalam hal ini, jika A e, maka: P(A) = P [(1, 2, 3, ) ] = Misalkan
1 2 3

1, 2, 3, . cari 1, 2, 3, Dalam hal ini

ruang

bersama

1, 2, 3, semuanya kontinu, yang berarti e tak terbilang, maka fungsi f dari e ke dalam R yang memenuhi sifat: (1, 2, 3, ) untuk setiap (1, 2, 3, ) di e
1 2 3

..

(1, 2, 3, )1 2 3 , = 1

Dimanakan f.k.p. bersama dari 1, 2, 3, Dalam hal ini, P(A) = P [(1, 2, 3, ) ] =


1 2 3

..

(1, 2, 3, )1 2 3 , .

B.

Saran Semoga makalah yang telah kami buat dapata bermanfaat bagi pembaca dan

khususnya kami sebagai penyusun, dan diharapkan pembaca dapat menganalisis lebih jelas lagi mengenai pemecahan masalah rutin dan non rutin dengan cara mencari literature-literatur lain yang dapat menambah wawasan pembaca dalam menganalisis materi tersebut

11

DAFTAR PUSTAKA UMP (2011) Fungsi Kepadatan Peluang http://www.scribd.com/doc/111725664/7Fungsi-Kepadatan-Peluang (diakses 21,04,2014) Asriani Hasan (2011) STATISTIK MATEMATIKA II http://www.scribd.com/doc/119906652/STATMAT-II-EDIT-docx (diakses 21,04,2014)

12