Anda di halaman 1dari 17

[PSIKOLOGI] MENENTUKAN JENIS PEKERJAAN YANG COCOK Dalam Dunia Psikologi, Ilmuwan dan pragmatis pemikir Dunia Sosial

membagi beberapa kepribadian manusia antara lain : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. EXTROVERT INTOVERT SENSING INTUITION Thinking Feeling Judging Perceiving

Dan bila hal tersebut digabungkan maka terbentuk 16 tipe kepribadian :

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16.

ESTJ = EXTROVERT, SENSING, THINKING, JUDGING ENTJ = EXTROVERT, INTUITION, THINKING, JUDGING ESFJ = EXTROVERT, SENSING, FEELING, JUDGING ENFJ = EXTROVERT, INTUITION, FEELING, JUDGING ESTP = EXTROVERT, SENSING, THINKING, PERCEIVING ENTP = EXTROVERT, INTUITION, THINKING, PERCEIVING ESFP = EXTROVERT, SENSING, FEELING, PERCEIVING ENFP = EXTROVERT, INTUITION, FEELING, PERCEIVING INFP = INTOVERT, INTUITION, FEELING, PERCEIVING ISFP = INTOVERT, SENSING, FEELING, PERCEIVING INTP = INTOVERT, INTUITION, THINKING, PERCEIVING ISTP = INTOVERT, SENSING, THINKING, PERCEIVING INFJ = INTOVERT, INTUITION, FEELING, JUDGING ISFJ = INTOVERT, SENSING, FEELING, JUDGING INTJ = INTOVERT, INTUITION, THINKING, JUDGING ISTJ = INTOVERT, SENSING, THINKING, JUDGING

EXTROVERT

INTROVERT

SENSING

INTUITION

THINKING

FEELING

JUDGING

PERCEIVING

LALU MANAKAH PEKERJAAN YANG COCOK? Cukup jumlahkan daftar pertanyaan yang ada di atas, dari kedelapan kepribadian, dua darinya adalah pasangan, yaitu: EXTROVERT dan INTROVERT SENSING dan INTUITION FEELING dan THINKING JUDGING dan PERCEIVING Dari pasangan tersebut, ambillah salah satu yang bernilai besar sehingga membuat salah satu dari 16 kepribadian. Contoh: ESTJ EXTROVERT, SENSING, THINKING, dan JUDGING

EXTROVERT DAN INTROVERT Konsep tipe kepribadian ekstrovert dan introvert pertama sekali dikemukakan oleh Carl Gustaf Jung. Jung (dalam Suryabrata, 1998) mengungkapkan konsep jiwa sebagai dasar pembagian tipe kepribadian. Dalam segi bahasa introvert mempunyai arti tertutup, sedangkan menurut istilah adalah pribadi yang mengarah pada pengalaman subyektif, memusatkan diri dalam dunia dalam dan privat, dimana realita hadir dalam bentuk hasil amatan, cenderung menyendiri, pendiam, dan tidak ramah dan anti sosial. Sebaliknya Ekstrovert merupakan pribadi yang luwes, terbuka dan mudah bergaul. Perbedaan Ekstrovert dan Introvert lainnya : Berdasarkan Perkembangan Moral dan Rohani: Ekstrovert Temperamen yang introvert (melankoli dan plegmatik lebih mudah diajar daripada yang ekstrovert (sanguin dan kolerik). 1. Bukan berarti mereka adalah kaum pemberontak, karena untuk diajar, perlu waktu dan kesabaran sebab mereka mudah kehilangan perhatian. 2. Jika anak-anak ini dibiarkan bertumbuh begitu saja, maka perhatiannya terhadap hukum dan peraturan (Allah dan manusia) akan berkurang. Umumnya kaum kriminal dan pelanggar hukum adalah golongan ekstrovert yang ekstrim. Introvert 1. Lebih mudah diatur dan dididik. 2. Lebih penurut dan kata hatinya mudah terganggu. 3. Biasanya mereka hadir acara-acara bersifat rohani. 4. Masalah mereka yang besar adalah problema rasa bersalah. Kebutuhan mereka yang terbesar adalah keyakinan bahwa dosa-dosa mereka telah diampuni. Hasil Akademis: Ekstrovert 1. Kurang begitu menonjol disekolah. Nilai angka mereka biasanya sedang-sedang saja 2. Kurang dapat mendisiplin diri sendiri 3. Memperoleh stimulasi yang kuat melalui tegoran atau disiplin Introvert 1. Biasanya lebih mudah menangkap pelajaran dan grade mereka agak tinggi. Namun ada juga pengaruh faktor lainnya, seperti inteligensia dan motivasi 2. Lebih mendisiplin diri untuk belajar dengan baik 3. kaum introvert memperoleh motivasi yang kuat melalui pujian Popularitas: Ekstrovert 1. lebih populer di sekolah dan biasanya mereka dipilih sebagai para pemimpin 2. lebih mudah mengadakan hubungan dengan lawan jenis sebab mereka pintar berbicara

3. Lebih mudah menjalin hubungan dengan orang yang tidak dikenal karena sikapnya periang, suka senyum, dan berbicara Introvert 1. cenderung untuk menyendiri di kamar atau hanya mempunyai satu atau dua kawan saja Kesanggupan untuk Berkonsentrasi: Ekstrovert 1. kurang dapat berkonsentrasi karena mereka mudah terganggu 2. cenderung untuk mengalami kecelakaan, seperti kecelakaan mobil 3. kurang begitu kuatir karena masa berkonsentrasi agak singkat Introvert 1. Daya konsentrasi mereka lebih tinggi dan lebih lama 2. kurang sanggup menjalani ujian tulisan yang panjang-panjang karena daya konsentrasi mereka sangat pendek 3. Lekas bosan dengan bacaan yang panjang-panjang

SENSING secara mental hidup di masa sekarang, mengahdirkan kesempatan-kesempatan masa kini, menggunakan common sense (apakata orang), menciptakan solusi praktis, detail pada fakta, boisa mengimprovisasi dari pengalaman masa lalu, suka bila informasi kongkret. (nggak suka nebak-nebak). 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Pengalaman menjadi ukuran dalam memecahkan masalah Senang menerapkan apa yang dipelajari Menyelesaikan tugas tahap demi tahap fokus pada apa yang ada Menikmati masa sekarang dan enggan mengorbankannya untuk kebaikan masa depan Memperhatikan rincian dan bagian-bagian khusus Hidup pada masa kini dan menikmati semua yang ada Lebih suka mengerjakan hal-hal praktis dan pragmatik Menyukai hal-hal pasti yang dapat diukur Mematuhi petunjuk dan memperhatikan bagian-bagian kecil

INTUITION Secara mental hidup di masa depan, melihat segala kemungkinan, menggunakan imaginasi dan menciptakan kemungkinan baru, optimal dalam mengimprovisasi teori, suka menebak-nebak dan ingin mencari lebih dalam sendiri. 1. Memperhatikan pola-pola dan hubungan-hubungan 2. Umum dan cenderung abstrak 3. Hidup terarah ke masa yang akan datang

4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Lebih suka memikirkan kemungkinan-kemungkinan Inspriratif, imajinatif, dan inovatif Menyukai kesempatan-kesempatan Mulai sesuatu dari mana saja, cenderung lompat-lompat Mengabaikan petunjuk dan mengikuti firasat Menyukai perubahan-perubahan dan variatif Menimbulkan kesan plin-plan

THINKING Mencari fakta, senang melakukan pertimbangan-pertimbangan objektif, kritis. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Memutuskan berdasarkan pemikiran Bekerja berdasarkan logika Objektif, menerapkan prinsip dan aturan Tegas, tidak sungkan melakukan kritikan atau ungkapan tidak setuju Memperhatikan kebenaran dan keadilan Memperhatikan hal dengan rasio, tanpa melihat perasaan orang lain Termotivasi akan kebutuhan prestasi dan pencapaian sejarah Memandang kejadian sebagai penonton, mengambil jarak, ada di luar situasi

FEELING mempertimbangkan akibat suatu hal pada orang lain, butuh konsensus dan pendapat yang populer, nggak suka konflik dan cenderung menghindarinya. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Memutuskan berdasarkan perasaan Bekerja berdasarkan keyakinan pribadi Lembut hati, bijaksana Menghargai empati dan mengutamakan harmoni Memperhatikan keselarasan dan hubungan baik Memandang kejadian sebagai peserta, bagian dari situasi, masuk dalam situasi Mempunyai pandangan sesaat dan bersifat pribadi Menghargai secara spontan

JUDGING Seseorang yg menyukai hidup dengan teratur, memiliki jadwal yg terorganisir, lingkungan yg teratur, dan serba keteraturan.

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Memutuskan dengan pasti Menyukai batas-batas dan kategori-kategori yang jelas Merasa nyaman dalam lingkungan yang jelas batasannya Menyukai aturan dan struktur yang jelas Menyukai hidup yang terencana Menghadapi batas waktu pengerjaan sesuai tugas dengan membuat rencana jauh sebelumnya Mengambil keputusan dengan cepat Menimbulkan kesan menuntut, kaku, tegang bagi perception

PERCEIVING menyukai hidup santai, selalu terbuka pada peluang, flexible, senang dengan kejutan, dan hidupnya mengalir seperti air. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Senang mengikuti rasa ingin tahu dan menemukan kejutan-kejutan Menyukai kebebasan untuk melakukan percobaan-percobaan tanpa batas Merasa nyaman dalam lingkungan terbuka, batasannya tidak jelas Menyukai gaya hidup luwes Menyukai kegiatan yang mengikuti arus Menyukai gaya hidup sebagaimana adanya Menghadapi batas waktu pengerjaan suatu tugas dengan bekerja tergesa-tergesa pada saat-saat terakhir 8. Menimbulkan kesan tidak teratur, kacau-balau, tidak bertanggung jawab bagi judgment