Anda di halaman 1dari 306

PROFIL KESEHATAN

PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

i
KATA PENGANTAR

Berkat rahmat Allah SWT, buku Profil Kesehatan Provinsi Lampung
2012 ini sudah dapat diterbitkan sebagai rangkaian penyajian data/informasi yang
dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, walaupun dalam
penerbitannya masih terlambat. Profil kesehatan Provinsi Lampung 2012
merupakan kelanjutan dari profil-profil tahun sebelumnya dan menyajikan data sesuai
dengan tahun yang tercantum. Dalam penyusunan profil Kesehatan ini, digunakan
data/informasi yang terrekam dari Bidang dan unit kerja di lingkungan Dinas
Kesehatan Provinsi Lampung, profil kesehatan kabupaten/kota serta dari berbagai
sumber lainnya di luar lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Untuk
menjamin akurasi data, telah dilakukan validasi data melalui mekanisme
pemutakhiran data, baik ditingkat Kabupaten/Kota bersangkutan maupun di Provinsi.
Berbagai hambatan dan masalah dalam kelengkapan data, ketepatan waktu dan
informasi dibahas dan disepakati penyelesaiannya melalui mekanisme ini
Buku Profil Kesehatan Provinsi Lampung 2012 ini merupakan data tahun
2012 yang berisi narasi, gambar dan analisa situasi umum serta lingkungan yang
mempengaruhi kesehatan, situasi sumber daya, situasi upaya pelayanan kesehatan,
situasi derajat kesehatan dan lampiran tabel-tabel yang berisi data-data.
Dalam rangka meningkatkan mutu Profil Kesehatan Provinsi Lampung
berikutnya, diharapkan saran dan kritik yang membangun, serta partisipasi dari semua
pihak khususnya dalam upaya mendapatkan data/informasi yang akurat, tepat waktu
dan sesuai dengan kebutuhan. Kepada semua pihak yang telah menyumbangkan
pikiran dan tenaganya dalam penyusunan buku ini, kami ucapkan terima kasih.

Bandar Lampung, Oktober 2013

Kepala Dinas Kesehatan
Provinsi Lampung



dr. Hj. REIHANA, M.Kes
Pembina Utama Madya
NIP. 19630825 198902 2 002

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

ii
DAFTAR ISI


HAL.
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
DAFTAR SINGKATAN iv
DAFTAR TABEL LAMPIRAN vii
DAFTAR TABEL, GRAFIK & GAMBAR xiv

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang 1
1.2. Maksud & Tujuan Disusunnya Profil Kesehatan Provinsi
Lampung
3
1.3. Sistematika Penyajian 4
1.4. Keterbatasan Penulisan 5

BAB II GAMBARAN UMUM PROVINSI 7
2.1. Geografi 7
2.2. Topografi 7
2.3. Klimatologi 9
2.4. Perhubungan 10
2.5. Administrasi Pemerintah 10
2.6. Kependudukan 11
2.7. Sosial Ekonomi 21

BAB III PROGRAM KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG 27
3.1. Visi Dan Misi 27
3.2. Tujuan 28
3.3. Sasaran 29
3.4. Isu Pokok 29
3.5. Masalah 30
3.6. Kebijakan dan Program Prioritas Pembangunan Kesehatan
Provinsi Lampung
31
3.7 Rencana Pencapaian Indikator Sasaran Tahun 2010 - 2014 33


BAB IV SITUASI DERAJAT KESEHATAN 47
4.1. Umur Harapan Hidup 48
4.2. Kematian / Mortalitas 50
4.3. Kesakitan/Morbiditas 59
4.4. Status Gizi 84

BAB V SITUASI UPAYA KESEHATAN 92
5.1. Pelayanan Kesehatan Dasar 92
5.2. Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Penunjang 95
5.3. Pelayanan Kefarmasian 101

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

iii
5.4. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak 111
5.5. Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut 138
5.6. Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan 140
5.7. Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat 141
5.8.Upaya Pelayanan Kesehatan Lingkungan 146

BAB VI SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN 155
6.1. Sarana Pelayanan Kesehatan 155
6.2. Tenaga Kesehatan 161

BAB VII PENUTUP 177
7.1. Kesimpulan 177
7.2. Saran 182
LAMPIRAN



































Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

iv

DAFTAR SINGKATAN


1.
ABJ :
Angka bebas jentik
2.
AFP :
Acut Flacid Paralyse
3. AIDS :
Acquired Immuno Deficiency Syndrome
4. AKABA :
Angka Kematian Balita
5. AKB :
Angka Kematian Bayi
6. AKI :
Angka Kematian Ibu
7. AMI :
Annual Malaria Incidence
8. ANC :
Ante Natal Care
9. APBD :
Anggaran Pendapatan Belanja Daerah
10. APBN :
Anggaran Pendapatan Negara
11. ASI :
Air Susu Ibu
12. BBLR :
Bayi Berat Badan Lahir Rendah
13. BGM :
Bawah Garis Merah
14. BOR :
Bed Occupancy Rate
15. BTA :
Basil Tahan Asam
16. CBR :
Crude Birth Rate
17. CFR :
Case Fatality Rate
18. D/S :
Ditimbang/Jumlah Seluruh Balita
19. DAU :
Dana Alokasi Umum
20. DBD :
Demam Berdarah Dengue
21. DDTK :
Deteksi Dini Tingkat Tumbuh Kembang
22. DHA :
Distric Health Account
23. DO :
Drop Out
24. DOTS :
Directly Observed Treatment Shortcourse
25. GAKY :
Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
26. GDR :
Gross Death Rate
27. GHTR :
Gigitan Hewan Tersangka Rabies
28. HB :
Hemaglobin
29. HIV :
Human Immuno Virus
30. IIS :
Indikator Indonesia Sehat
31. IPM :
Indeks Pembangunan Manusia
32. IR :
Incidence Rate
33. IU :
International Unit
34. JPK :
Jaminan Pemeliharaan Kesehatan
35. JPKM :
Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat
36. K1 :
Kunjungan Ibu Hamil pertama
37. K4 :
Kunjungan Ibu Hamil Keempat
38. KB :
Keluarga Berencana
39. KIA :
Kesehatan Ibu dan Anak
40. KIE :
Knowledge Information and education
41. KK :
Kepala Keluarga
42. KLB :
Kejadian luar Biasa
43. KLL :
Kecelakaan Lalu Lintas
44. Km2 :
Kilometer Persegi

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

v
DAFTAR SINGKATAN


45. KMS :
Kartu Menuju Sehat
46. KN :
Kunjungan Neonatus
47. KPAD :
Komisi Penanggulangan Aids Daerah
48. KVA :
Kekurangan Vitamin A
49. KW-SPM :
Kewenangan Wajib Standar Pelayanan Minimal
50. LOS :
Leng Of Stay
51. MKET :
Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih
52. MP-ASI :
Makanan Pendamping ASI
53. MTBM :
Manajemen Terpadu Balita Muda
54. MTBS :
Manajemen Terpadu Balita Sakit
55. N/D :
Naik/Ditimbang
56. NAPZA :
Narkitika, Psikotripoka dan Zat Adikitif
57. NCHS :
National Center for Helath statistics
58. NDR :
Net Death Rate
59. OAM :
Obat Anti Malaria
60. PAH :
Penampungan Air Hujan
61. PHA :
Provincial Health statistics
62. PHBS :
Perilaku Hidup Bersih Sehat
63. PHLN :
Pinjaman/ Hibah Luar Negeri
64. PKK :
Penggerak Pemberdayaan Kesehatan Keluarga
65. PMA :
Perlindungan Mata Air
66. PMS :
Penyakit Menular Seksual
67. POLINDES :
Pondok Bersalin Desa
68. POSYANDU :
Pos Pelayanan Terpadu
69. PP :
Perpipaan
70. PSG :
Pemantauan Status Gizi
71. PSM :
Peran Serta Masayarakat
72. PUS :
Pasangan Usia Subur
73. RS :
Rumah Sakit
74. SAT :
Serum Anti Tetanus
75. SD/MI :
Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah
76. SDM :
Sumber Daya Manusia
77. SIK :
Sistem Informasi Kesehatan
78. SKD :
Sistem Kewaspadaan Dini
79. SKPG :
Sistem Kewaspadaan Pangan Pangan dan Gizi
80. SPAL :
Saluran Pembuangan Air Limbah
81. SPR :
Slide Parasit Rate
82. SPT :
Surat Perintah Tugas
83. STS :
Survey for Sero Test
84. TB :
Tinggi Badan
85. TD :
Tekanan Darah
86. TFR :
Total Fertility Rate
87. TFU :
Tinggi Fundus Uteri
88. TGR :
Total Goiter Rate
89. TOGA :
Tanaman Obat Keluarga

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

vi
DAFTAR SINGKATAN


90. TPM :
Tempat Pengelolaan Makanan
91. TPP :
Tempat Pengelolaan Pestisida
92. TT :
Tetanus Toxoid
93. TTU :
Tempat Tempat Umum
94. TPUM :
Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan
95. TOI :
Turn Over Interval
96. UCI :
Universal Child Imunization
97. UHH :
Umur Harapan Hidup
98. UKBM :
Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat
99. UKS :
Usaha Kesehatan Sekolah
100. UU :
Undang Undang
101. VAR :
Vaksin Anti Rabies
102. WHO :
World Health Organization
103. WUS :
Wanita Usia Subur
































Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

vii

DAFTAR TABEL LAMPIRAN PROFIL KESEHATAN
PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012

NO
TABEL
JUDUL TABEL


Tabel 1 LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH
PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA DAN KEPADATAN
PENDUDUK MENURUT KECAMATAN.

Tabel 2 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN,
KELOMPOK UMUR, RASIO BEBAN TANGGUNGAN, RASIO
JENIS KELAMIN DAN KECAMATAN

Tabel 3 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN
KELOMPOK UMUR

Tabel 4 PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS
YANG MELEK HURUF MENURUT JENIS KELAMIN

Tabel 5 PERSENTASE PENDUDUK LAKI LAKI DAN PEREMPUAN
BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS MENURUT TINGKAT
PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN DAN
KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 6 JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN,
KECAMATAN DAN PUSKESMAS

Tabel 7 JUMLAH KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT JENIS
KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS

Tabel 8 JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR,
KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 9 JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) DAN AFP RATE (NON
POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS

Tabel 10 JUMLAH KASUS BARU TB PARU DAN KEMATIAN AKIBAT TB
PARU MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN
PUSKESMAS

Tabel 11 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU
BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN
PUSKESMAS



Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

viii
NO
TABEL
JUDUL TABEL


Tabel 12 JUMLAH KASUS DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 13 PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS
KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 14 JUMLAH KASUS BARU HIV, AIDS, DAN INFEKSI MENULAR
SEKSUAL LAINNYA MENURUT JENIS KELAMIN,
KECAMATAN DAN PUSKESMAS

Tabel 15 PRESENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV
AIDS JENIS KELAMIN

Tabel 16 KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS
KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 17 JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN,
KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 18 KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 19 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT
KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMTAN, DAN
PUSKESMAS

Tabel 20 PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 21 JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH
DENGAN IMUNISASI (PD31) MENURUT JENIS KELAMIN,
KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 22 JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH
DENGAN IMUNISASI (PD31) MENURUT JENIS KELAMIN,
KECAMATAN DAN PUSKESMAS lanjutan

Tabel 23 JUMLAH KASUS DBD MENURUT JENIS KELAMIN,
KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 24 KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT
JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 25 PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

ix
NO
TABEL
JUDUL TABEL
KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 26 BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT JENIS
KELAMIN, KECAMAAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 27 STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN,
KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 28 CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN
DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN
KESEHATAN IBU NIFAS MENURUT KECAMATAN, DAN
PUSKESMAS

Tabel 29 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL
MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS

Tabel 30 JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1
DAN FE3 MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS

Tabel 31 JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATAL
RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI MENURUT JENIS
KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 32 CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK
BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN,
KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 33 PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS
KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 34 PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS
KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 35 JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT
KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 36 CAKUPAN KUNJUNGAN NEONOTUS MENURUT JENIS
KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 37 CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN,
KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 38 CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KECAMATAN
DAN PUSKESMAS

Tabel 39 CAKUPAN IMUNISASI DPT, HB DAN CAMPAK PADA BAYI

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

x
NO
TABEL
JUDUL TABEL
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 40 CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS

Tabel 41 JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSLUSIF MENURUT JENIS
KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


Tabel 42
PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI ANAK USIA 6-23
BULAN DARI KELUARGA MISKIN MENURUT JENIS
KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 43 CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS
KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 44 JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN,
KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 45 CAKUPAN BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT
PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN,
DAN PUSKESMAS

TabeL 46 CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD DAN
SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN
PUSKESMAS

Tabel 47 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN SISWA SD DAN
SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN
PUSKESMAS

Tabel 48 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 49 PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN
PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR) LEVEL 1

Tabel 50 DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI <24
JAM MENURUT KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 51 JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT
JENIS KLB

Tabel 52 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT
JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 53 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xi
NO
TABEL
JUDUL TABEL
JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS (lanjutan )

Tabel 54 JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN

Tabel 55 CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA
BAYAR MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN. DAN
PUSKESMAS

Tabel 56 CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT
MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA
KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN
PUSKESMAS

Tabel 57 CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT
MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA
KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN
PUSKESMAS

Tabel 58 JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN
KUNJUNGAN GANGGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN
KESEHATAN

Tabel 59 ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT

Tabel 60 INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DIRUMAH SAKIT

Tabel 61 PERSENTASE RUMAHTANGGA BERPRILAKU HIDUP BERSIH
SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS

Tabel 62 PERSENTASE RUMAH SAKIT MENURUT KECAMATAN DAN
PUSKESMAS

Tabel 63 PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK
AEDES MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS

Tabel 64 PERSENTASE KELUARGA MENURUT JENIS SARANAM AIR
BERSIH YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN
PUSKESMAS

Tabel 65 PERSENTASE KELUARGA MENURUT SARANA AIR MINUM
YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

Tabel 66 PERSENTASE KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA
SANITASI DASAR MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS




Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xii
NO
TABEL
JUDUL TABEL


Tabel 67

PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN
MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN
PUSKESMAS

Tabel 68 PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN
LINGKUNGANNYA MENURUT KECAMATAN DAN
PUSKESMAS

Tabel 69 KETERSEDIAAN OBAT MENURUT JENIS OBAT

Tabel 70 JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT
KEPEMILIKAN

Tabel 71 SARANA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN
LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR

Tabel 72 JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA, KECAMATAN,
DAN PUSKESMAS

Tabel 73 UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT,
DAN PUSKESMAS

Tabel 74 JUMLAH TENAGA MEDIS DISARANA KESEHATAN

Tabel 75 JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DISARANA KESEHATAN

Tabel 76 JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA
KESEHATAN

Tabel 77 JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN
SANITASI DI SARANA KESEHATAN

Tabel 78 JUMLAH TENAGA TEKNIS MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI
SARANA KESEHATAN

Tabel 79 ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA

TABEL TAMBAHAN

Tabel
Tambahan 1
Pengobatan Tradisional


Tabel
Tambahan 2
REKAPITULASI PEMBINAAN PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL
TAHUN 2012


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xiii
NO
TABEL
JUDUL TABEL

Tabel
Tambahan 3
DATA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL MENURUT
JENISNYA TAHUN 2012

Tabel
Tambahan 4
JUMLAH SARANA PRODUKSI OT YANG MEMENUHI SYARAT DI
PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012

Tabel
Tambahan 5
JUMLAH SARANA DISTRIBUSI OT YANG MEMENUHI SYARAT DI
PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012

Tabel
Tambahan 6
JUMLAH SARANA KESTRAD YANG MEMENUHI SYARAT DI PROVINSI
LAMPUNG TAHUN 2012

Tabel
Tambahan 7
JUMLAH TOGA (TAMAN OBAT KELUARGA) BERDASARKAN TINGKAT
PERKEMBANGAN TOGA MENURUT KABUPATEN/KOTA TAHUN 2012

Tabel
Tambahan 8
JUMLAH SARANA DISTRIBUSI KOSMETIKA YANG MEMENUHI SYARAT
DI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012

Tabel
Tambahan 9
DATA IRT-P (INDUSTRI RUMAH TANGGA PANGAN ) DI PROVINSI
LAMPUNG TAHUN 2012





























Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xiv

DAFTAR TABEL (DALAM BAB)


NO.
TABEL

JUDUL TABEL Hal

2.1. Tabel Wilayah Administrsi Provinsi Lampung Menurut
Kecamatan dan Desa/Kelurahan, Tahun 2012.
10

2.2 Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk per Kabupaten /
Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
12

2.3 Distribusi Jumlah Penduduk per Kabupaten Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2012.
16

2.4 Proyeksi Angka Kelahiran Kasat (CBR) Provinsi
Lampung Tahun 2007-2011.
19

2.5 Angka Melek Huruf (AMH) Penduduk Berumur 10
Tahun ke Atas Menurut Jenis Kelamin per Kabupaten /
Kota Tahun 2012.
21

2.6 Persentase Pengeluaran Rata-rata Perkapita Sebulan
Menurut Jenis Provinsi Tahun 2007-2011.
22

2.7 Persentase Pengeluaran Rata-rata Perkapita Sebulan
Menurut Kelompok Pengeluaran di provinsi Lampung
Tahun 2011.
23
2.8 Indeks Komponen IPM Menurut Kab / Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2012.
25
3.1 Matrik Rencana Pencapaian Sasaran Tahun 2010 2014 33
4.1 Angka Harapan Hidup Menurut Kabupaten / Kota
Provinsi Lampung Tahun 2004-2011.
49

4.2 Jumlah Kematian Bayi, Anak Balita dan Balita serta
Angka Kematian Bayi (AKB) per 1000 Kelahiran Hidup
Berdasarkan Laporan per Kabupaten / Kota Tahun 2012.
52
4.3 Angka Kematian Balita di Provinsi Lampung Tahun
1990-2007.
54

4.4 Angka Kematian Ibu Maternal (AKI) Nasional Per
100.000 Kelahiran Hidup
56

4.5 Sepuluh Besar Penyakit Berdasarkan Kunjungan Lama
dan Baru di Provinsi Lampung Tahun 2012.
60

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xv
4.6 Distribusi Kasus Diare dan Penggunaan Oralit Tahun
2005-2012.
61

4.7 Situasi Kasus DBD Provinsi Lampung Tahun 2004
2012.
62

4.8 Situasi Malaria di Provinsi Lampung Tahun 2004-2012. 66

4.9 Situasi P2 TB di Provinsi Lampung Tahun 2004 2012. 70

4.10 Persentasi Donor Darah Diskrining Terhadap HIV / AIDS
Menurut Kabupaten / Kota Se-Provinsi Lampung.
73

4.11 Situasi Kusta di Provinsi Lampung Tahun 2009- 2012.

76
4.12 Prevelensi anemia pada penduduk dewasa diperkotaan
Provinsi Lampung Tahun 2007
88

4.13 Prevalensi anemia pada penduduk dewasa diperkotaan
Provinsi Lampung Tahun 2010.
89
5.1 Persentase Tingkat Kecukupan Obat di Provinsi Lampung
(rekapitulasi dari Kabupaten / Kota Tahun 2012.
102

5.2 Pola Penggunaan Alat Kontrasepsi Akseptor baru di Provinsi
Lampung Tahun 2004 - 2012
122
5.3 Cakupan Immunisasi Bayi Tahun 2003 2012. 127

6.1 Rasio Puskesmas, Pustu Terhadap Penduduk di Provinsi
Lampung Tahun 2008 2012.
156
6.2 Jumlah Rumah Sakit, Tempat Tidur dan Ratio
TT/Penduduk Tahun 2003 2012.
158
6.3 Alokasi APBD Kesehatan Provinsi Kabupaten / Kota dan
Persentase Anggaran Terhadap Total APBD Provinsi
Kabupaten / Kota Tahun 2012.
175
















Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xvi
DAFTAR GRAFIK (DALAM BAB)


NO.
TABEL

JUDUL Hal

2.1. Trend Jumlah Penduduk Provinsi Lampung Tahun 2007-
2012.

12
2.2 Laju Pertumbuhan Penduduk Provinsi Lampung Tahun
1981 2010.
13

2.3 Kepadatan Penduduk (Km) Prov.Lampung Tahun 2007
2012.
14

2.4 Kepadatan Penduduk ( Jiwa per Km) Kabupaten / Kota
di Prov. Lampung Tahun 2012.
15

2.5 Trend Jumlah Penduduk Provinsi Lampung Tahun 2005-
2012.
16

2.6 Piramida Penduduk Provinsi Lampung Menurut Jenis
Kelamin dan Kelompok Umur Tahun 2012.
17

2.7 Trend Rasio Beban Tanggungan Penduduk Provinsi
Lampung Tahun 2007 - 2012.
18
2.8 Etimasi CBR Provinsi Lampung Tahun 2000 - 2025. 19

2.9 Estimasi Angka Kelahiran Total (TFR) Provinsi
Lampung Tahun 2000 - 2025.
20

2.10 Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Lampung
Tahun 2009 - 2012.
24
2.11 IPM Provinsi Lampung Tahun 2008 - 2012. 24
4.1 Estimasi Angka Harapan Hidup Provinsi Lampung dan
Indonesia Tahun 2000 2025.
48

4.2 Trend Angka Harapan Hidup di Provinsi Lampung Tahun
2003 2011.
49

4.3 Estimasi Angka Kematian Bayi (AKB) Provinsi
Lampung Indonesia Tahun 2000 2025.
50

4.4 Trend Angka Kematian Bayi Berdasarkan Survey
Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2002
2012.
51


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xvii
4.5 Penyebab Kematian Bayi Perinatal (0 6 hari) di Provinsi
Lampung Tahun 2012.
53

4.6 Penyebab Kematian Bayi Neonatal (7 28 hari ) di
Provinsi Lampung.
53

4.7 Penyebab Kematian Bayi ( > 28 hari - < 1 Tahun ) di
Provinsi Lampung.
54
4.8 Penyebab Kematian Anak Balita (> 1 Tahun - < 5 Tahun
) di Provinsi Lampung Tahun 2012.

55
4.9 Distribusi Kasus Kematian Ibu Berdasarkan Usia Pada
Saat Kematian Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung
Tahun 2012.
57

4.10 Penyebab Kematian Ibu di Provinsi Lampung Tahun
2012.
58
4.11 Estimasi Angka Kematian Kasar Provinsi Lampung
Tahun 2000 2025.
59
4.12 Distribusi Angka Kesakitan (IR) Diare per 1.000
penduduk per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung
Tahun 2012.
61

4.13 Distribusi Angka Kesakitan (IR) DBD per 100.000
penduduk per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung
Tahun 2012.
63
4.14 Distribusi Angka Kematian (CFR) DBD per Kabupaten
Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2012.
63
4.15 Distribusi Angka Bebas Jentik (ABJ) per Kabupaten Kota
Se-Provinsi Lampung Tahun 2012.
64
4.16 Persentase DBD ditangani di Provinsi Lampung Tahun
2012.
65

4.17 Distribusi Angka Kesakitan Malaria Klinis (AMI) per
1.000 penduduk per Kabupaten Kota Se-Provinsi
Lampung Tahun 2012.
67

4.18 Distribusi Angka Kesakitan Malaria (API) per 1.000
penduduk per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung
Tahun 2012.
67

4.19 Persentase Malaria dengan Konfirmasi Labpraturium &
Diobati ACT di Provinsi Lampung Tahun 2012.
68
4.20 Distribusi Kasus Malaria per Golongan Umur di Provinsi
Lampung Tahun 2008 2011.
68


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xviii
4.21 API dibandingkan ABER di Provinsi Lampung Tahun
2012.
69

4.22 Penemuan Kasus (CDR) TB per Kabupaten Kota Se-
Provinsi Lampung Tahun 2012.
71

4.23 Jumlah Kasusu AIDS pertahun dan kumulatifnya di
Provinsi Lampung Tahun 2012.
72

4.24 Distribusi Kasus HIV dan AIDS per Kabupaten Kota Se-
Provinsi Lampung Tahun 2012.
72

4.25 Jumlah Kasus Pneumonia pada Balita Provinsi Lampung
Tahun 2012.
74

4.26 Trend Persentase Cakupan Balita dengan Pneumonia
yang ditangani dan targetnya di Provinsi Lampung Tahun
2004 2012.
75

4.27 Distribusi Jumlah Penderita Kusta MB Menurut
Kabupaten / Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
76

4.28 Persentase Angka Kesembuhan Kusta MB ( RFT MB)
Menurut Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun
2012.
77

4.29 Persentase Kusta pada anak Kabupaten Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2012.
78


4.30 Persentase Kusta Cacat Tingkat II Menurut Kabupaten
Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
78

4.31 AFP rate Menurut Kabupaten Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2012.
80
4.32 Insiden Rate PD3I Provinsi Lampung Tahun 2011 82
4.33 Jumlah Kasus dan Kematian Tetanus Neonaturum
Menurut Kabupaten Kota Provinsi Lampung Tahun 2012.
83
4.34 Insiden Rate Kasus Campak Provinsi Lampung Tahun
2002 s/d 2012.
84
4.35 Trend Kasus Gizi Buruk di Provinsi Lampung Tahun
2003 2012.
85
4.36 Jumlah Balita Gizi Buruk Menurut Kabupaten / Kota
Provinsi Lampung Tahun 2012.
86
4.37 Trend Prevalensi Balita Gizi Buruk dan Kurang di
Provinsi Lampung Tahun 1996 2010.
86

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xix
4.38 Persentase Balita Mendapat Vitamin A2 Kali Menurut
Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
90
5.1 Trend Persentase Cakupan Rawat Jalan dan Rawat Inap
Puskesmas Terhadap Penduduk Provinsi Lampung Tahun
2003 2012.
93
5.2 Trend Kunjungan Puskesmas per 100.000 Penduduk di
Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
93
5.3 Trend Persentase Pelayanan Gangguan Jiwa di
Puskesmas di Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
94
5.4 Trend Persentase Puskesmas dengan Kemampuan
Laboraturium Sederhana di Provinsi Lampung Tahun
2003 2012.
95
5.5 Trend Persentase RSU Pemerintah dan Swasta Memiliki
4 Pelayanan Spesialis Dasar Provinsi Lampung Tahun
2003 2012.
96
5.6 Trend Persentase Cakupan RJ dan RI RS di Provinsi
Lampung Tahun 2003 2012.
96
5.7 Trend Kunjungan RS (Pemerintah & Swasta ) per
100.000 Penduduk di Provinsi Lampung Tahun 2003 -
2012
97
5.8 Trend Persentase Kunjungan Gangguan Jiwa di RS Jiwa
Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2012
97
5.9 Trend Net Death Rate (NDR) di RS Swasta dan
Pemerintah di Provinsi Lampung Tahun 2010 2012.
98
5.10 Trend Gross Death Rate (GDR) di RS Swasta dan
Pemerintah di Provinsi Lampung Tahun 2010 2012.
99
5.11 Trend Length Of Stay (LOS) di RS Swasta dan
Pemerintah di Provinsi Lampung Tahun 2010 2012.
100
5.12 Trend Turn Over Interval (TOR) di RS Swasta dan
Pemerintah di Provinsi Lampung Tahun 2010 2012.
101



5.13 Persentase Cakupan K1 dan K4 di Provinsi Lampung
Tahun 2003 2012.
112

5.14 Distribusi Persentase Cakupan K1 Menurut Kabupaten
Kota Provinsi Lampung Tahun 2012.
112


5.15 Distribusi Persentase Cakupan K4 Menurut Kabupaten
Kota Provinsi Lampung Tahun 2012.
113
5.16 Trend Cakupan Imunisasi TT1 dan TT2 Ibu Hamil di
Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
114
5.17 Distribusi Persentase Cakupan TT2 plus untuk Ibu Hamil 114

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xx
Menurut Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun
2012.
5.18 Distribusi Persentase Cakupan Ibu Hamil dengan 90
Tablet Besi (Fe3) per Kabupaten Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2012.
115
5.19 Trend Cakupan Penangan Komplikasi pada Ibu Hamil
Risiko Tinggi di Provinsi Lampung Tahunn 2008 2012.
116
5.20 Distribusi Persentase Cakupan Penangan Komplikasi
pada Ibu Hamil Resiko Tinggi di Provinsi Lampung
Tahun 2012.
117
5.21 Trend Cakupan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Di
Provinsi Lampung Tahun 2002 2011.
118
5.22 Distribusi Cakupan Linakes Menurut Kabupaten Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2012.
118
5.23 Distribusi Cakupan Pelayanan Ibu Nifas Menurut
Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
119
5.24 Distribusi Cakupan Ibu Nifas Mendapatkan Vitamin A
Menurut Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun
2012.
120
5.25 Trend Cakupan Peserta KB Aktif di Provinsi Lampung
Tahun 2003 2012.
121
5.26 Distribusi Cakupan Peserta KB Aktif per Kabupaten Kota
di Provinsi Lampung Tahun 2012.
121
5.27 Distribusi Cakupan KB Baru Menurut Kabupaten / Kota
di Provinsi Lampung Tahun 2012.
122
5.28 Trend Cakupan Kunjungan Neonatus (KN1 & KN3) di
Provinsi Lampung Tahun 2008 2012.
124
5.29 Distribusi Cakupan Kunjungan Nenatus (KN!) pertama
Menurut Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun
2012.
124
5.30 Distribusi Cakupan Kunjungan Neonatus (KN3) ketiga
Menurut Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun
2012.
125
5.31 Distribusi Cakupan Kunjungan Bayi Menurut Kabupaten
Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
125
5.32 Distribusi Cakupan Neonatul Risti/ Komplikasi ditangani
Menurut Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun
2012.
126
5.33 Cakupan Imunisasi DPT1 + HB! Menurut Kabupaten
Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
128
5.34 Trend Cakupan Imunisasi DPT3/HB3 Menurut 128

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xxi
Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
5.35 Trend Cakupan Imunisasi Campak Menurut Kabupaten
Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
129

5.36 Trend Cakupan Imunisasi Polio 3 Menurut Kabupaten
Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
130
5.37 Trend Cakupan Desa/Kelurahan UCI di Provinsi
Lampung Tahun 2003 2012.
131
5.38 Trend Cakupan Desa/Kelurahan UCI di Provinsi
Lampung Tahun 2012.
131
5.39 Cakupan Bayi Mendapat Vitamin A Menurut
Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
132
5.40 Trend Cakupan Bayi Mandapat ASI Ekslusif di Provinsi
Lampungn Tahun 2003 2012.
133
5.41 Cakupan Bayi Mendapat ASI Ekslusif Menurut
Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
133
5.42 Cakupan Anak Balita Mendapat Pelayanan Kesehatan
Menurut Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun
2012.
134
5.43 Trend Cakupan D/S dan N/D Pada Balita di Provinsi
Lampung Tahun 2003 2012.
135
5.44 Cakupan Balita Ditimbang (D/S) Menurut Kabupaten
Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
135
5.45 Cakupan Balita Ditimbang yang naik BB (N/D) Menurut
Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
136
5.46 Trend Persentase Balita BGM di Provinsi Lampung
Tahun 2003 2012.
137
5.47 Cakupan Balita Bawah Garis Merah (BGM) Menurut
Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
137
5.48 Cakupan Penjaringan & Pelayanan Kesehatan Siswa
SD/MI Menurut Kabupaten Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2012.
138
5.49 Trend Cakupan Yankes Usila di Provinsi Lampung Tahun
2003 2012.
139
5.50 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut (Usila)
Menurut Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun
2012.
139
5.51 Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK)
Menurut Jenis JPK di Provinsi Lampung Tahun 2012
140
5.52 Trend Persentase Posyandu Purnama & Mandiri di
Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
141
5.53 Trend Jumlah Posyandu di Provinsi Lampung Tahun 142

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xxii
2003 2012.
5.54 Jumlah Posyandu Menurut Strata di Provinsi Lampung
Tahun 2006 2012.
142
5.55 Trend Persentase Rumah Tangga Sehat/Ber PHBS di
Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
143
5.56 Cakupan Rumah Tangga Ber PHBS Menurut Kabupaten
Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
144
5.57 Persentase Cakupan Desa/Kelurahan Siaga Aktif Menurut
Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
146
5.58 Trend Persentase Rumah Sehat di Provinsi Lampung
Tahun 2003 2012.
147
5.59 Trend Persentase Rumah Bebas Jentik Nyamuk Aedes di
Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2012.
148
5.60 Trend Persentase Keluarga Memiliki Akses Terhadap Air
Bersih di Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
149
5.61 Cakupan Keluarga dengan Air Minum Terlindung
Menurut Kabupaten Kota di Provinsi Lampung Tahun
2012.
150
5.62 Persentase Keluarga dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi
Dasar Menurut Kabupaten Kota Tahun 2007 2012.
151
5.63 Trend Persentase TUPM Sehat di Provinsi Lampung
Tahun 2003 2012.
152
5.64 Cakupan Persentase TUPM Sehat Menurut Kabupaten
Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012.
152
5.65 Trend Persentase Institusi di Bina Kesehatan Lingkungan
di Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
153
5.66 Cakupan Persentase Institusi di Bina Kesehatan
Lingkungan Menurut Kabupaten di Provinsi Lampung
Tahun 2012.
154
6.1 Jumlah Puskesmas, Puskesmas R.Inap, Pustu dan Pusling
di Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
156
6.2 Rasio Puskesmas Terhadap 100.000 Penduduk Tahun
2003 2012.
157
6.3 Jumlah Rumah Bersalin, Balai Pengobatan,Praktek
Dokter Bersama dan Praktek Dokter Perorangan di
Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
159
6.4 Trend Sarana Pelayanan Farmasi di Provinsi Lampung
Tahun 2003 2012.
160
6.5 Rasio Apotik per Penduduk di Provinsi Lampung Tahun
2003 2012.
161

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012

xxiii
6.6 Trend Rasio Dokter Umum Terhadap 100.000 Penduduk
di Provinsi Lampung Tahun 2005 - 2012
162
6.7 Trend Rasio Dokter Umum di Puskesmas Terhadap
Terhdap Puskesmas di Provinsi Lampung Tahun 2005
2012.
163
6.8 Trend Rasio Dokter Spesialis Terhadap 100.000
Penduduk di Provinsi Lampung Tahun 2005 2012.
164
6.9 Trend Rasio Dokter Spesialis Terhadap RS di Provinsi
Lampung Tahun 2003 2012.
164
6.10 Trend Rasio Dokter Gigi Terhadap 100.000 Penduduk di
Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
165
6.11 Trend Rasio Dokter Gigi di Puskesmas Terhadap
Puskesmas di Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
166
6.12 Trend Rasio Apoteker Terhdap 100.000 Penduduk di
Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
167
6.13 Trend Rasio Perawat Terhadap 100.000 Penduduk di
Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
168
6.14 Trend Rasio Bidan Terhadap 100.000 Penduduk di
Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
169
6.15 Trend Ahli Gizi Terhadap 100.000 Penduduk di Provinsi
Lampung Tahun 2003 2012.
170
6.16 Trend Rasio Sanitasi Terhadap 100.000 Penduduk di
Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
171
6.17 Trend Rasio Kesmas Terhadap 100.000 Penduduk di
Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
172
6.18 Trend Tenaga Teknis Medis Terhadap 100.000 Penduduk
di Provinsi Lampung Tahun 2003 2012.
173

DAFTAR SINGKATAN


1. ABJ : Angka bebas jentik
2.
AFP : Acut Flacid Paralyse
3. AIDS : Acquired Immuno Deficiency Syndrome
4. AKABA : Angka Kematian Balita
5. AKB : Angka Kematian Bayi
6. AKI : Angka Kematian Ibu
7. AMI : Annual Malaria Incidence
8. ANC : Ante Natal Care
9. APBD : Anggaran Pendapatan Belanja Daerah
10. APBN : Anggaran Pendapatan Negara
11. ASI : Air Susu Ibu
12. BBLR : Bayi Berat Badan Lahir Rendah
13. BGM : Bawah Garis Merah
14. BOR : Bed Occupancy Rate
15. BTA : Basil Tahan Asam
16. CBR : Crude Birth Rate
17. CFR : Case Fatality Rate
18. D/S : Ditimbang/Jumlah Seluruh Balita
19. DAU : Dana Alokasi Umum
20. DBD : Demam Berdarah Dengue
21. DDTK : Deteksi Dini Tingkat Tumbuh Kembang
22. DHA : Distric Health Account
23. DO : Drop Out
24. DOTS : Directly Observed Treatment Shortcourse
25. GAKY : Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
26. GDR : Gross Death Rate
27. GHTR : Gigitan Hewan Tersangka Rabies
28. HB : Hemaglobin
29. HIV : Human Immuno Virus
30. IIS : Indikator Indonesia Sehat
31. IPM : Indeks Pembangunan Manusia
32. IR : Incidence Rate
33. IU : International Unit
34. JPK : Jaminan Pemeliharaan Kesehatan
35. JPKM : Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat
36. K1 : Kunjungan Ibu Hamil pertama
37. K4 : Kunjungan Ibu Hamil Keempat
38. KB : Keluarga Berencana
39. KIA : Kesehatan Ibu dan Anak
40. KIE : Knowledge Information and education
41. KK : Kepala Keluarga
42. KLB : Kejadian luar Biasa
43. KLL : Kecelakaan Lalu Lintas
44. Km2 : Kilometer Persegi
DAFTAR SINGKATAN


45. KMS : Kartu Menuju Sehat
46. KN : Kunjungan Neonatus
47. KPAD : Komisi Penanggulangan Aids Daerah
48. KVA : Kekurangan Vitamin A
49. KW-SPM : Kewenangan Wajib Standar Pelayanan Minimal
50. LOS : Leng Of Stay
51. MKET : Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih
52. MP-ASI : Makanan Pendamping ASI
53. MTBM : Manajemen Terpadu Balita Muda
54. MTBS : Manajemen Terpadu Balita Sakit
55. N/D : Naik/Ditimbang
56. NAPZA : Narkitika, Psikotripoka dan Zat Adikitif
57. NCHS : National Center for Helath statistics
58. NDR : Net Death Rate
59. OAM : Obat Anti Malaria
60. PAH : Penampungan Air Hujan
61. PHA : Provincial Health statistics
62. PHBS : Perilaku Hidup Bersih Sehat
63. PHLN : Pinjaman/ Hibah Luar Negeri
64. PKK : Penggerak Pemberdayaan Kesehatan Keluarga
65. PMA : Perlindungan Mata Air
66. PMS : Penyakit Menular Seksual
67. POLINDES : Pondok Bersalin Desa
68. POSYANDU : Pos Pelayanan Terpadu
69. PP : Perpipaan
70. PSG : Pemantauan Status Gizi
71. PSM : Peran Serta Masayarakat
72. PUS : Pasangan Usia Subur
73. RS : Rumah Sakit
74. SAT : Serum Anti Tetanus
75. SD/MI : Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah
76. SDM : Sumber Daya Manusia
77. SIK : Sistem Informasi Kesehatan
78. SKD : Sistem Kewaspadaan Dini
79. SKPG : Sistem Kewaspadaan Pangan Pangan dan Gizi
80. SPAL : Saluran Pembuangan Air Limbah
81. SPR : Slide Parasit Rate
82. SPT : Surat Perintah Tugas
83. STS : Survey for Sero Test
84. TB : Tinggi Badan
85. TD : Tekanan Darah
86. TFR : Total Fertility Rate
87. TFU : Tinggi Fundus Uteri
88. TGR : Total Goiter Rate
89. TOGA : Tanaman Obat Keluarga
DAFTAR SINGKATAN


90. TPM : Tempat Pengelolaan Makanan
91. TPP : Tempat Pengelolaan Pestisida
92. TT : Tetanus Toxoid
93. TTU : Tempat Tempat Umum
94. TPUM : Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan
95. TOI : Turn Over Interval
96. UCI : Universal Child Imunization
97. UHH : Umur Harapan Hidup
98. UKBM : Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat
99. UKS : Usaha Kesehatan Sekolah
100. UU : Undang Undang
101. VAR : Vaksin Anti Rabies
102. WHO : World Health Organization
103. WUS : Wanita Usia Subur































DAFTAR SINGKATAN




Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 1

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Otonomi daerah mengandung konsekuensi bahwa hubungan antara
pemerintah pusat dan daerah berubah karena masing-masing jenjang
pemerintahan memiliki kewenangan yang berbeda. Oleh karena itu masing-
masing daerah harus memiliki Sistem Kesehatan Daerah termasuk dukungan
sistem informasinya. Pelaksanaan otonomi daerah dapat dianggap sebagai
momentum yang tepat untuk mulai mengembangkan SIK yang sesuai kebutuhan
dan masalah spesifik daerah serta aspirasi dan inovasi yang berkembang di
daerah. Namun demikian sebagai negara kesatuan, komunikasi antar jenjang
pemerintahan harus tetap terpelihara.World Health Organization dalam salah satu
publikasinya menyatakan bahwa Sistem Informasi Kesehatan tidak dapat berdiri
sendiri tetapi harus merupakan bagian fungsional dari Sistem Informasi Kesehatan
akan menjadi jalur komunikasi data dan informasi antara pusat dan daerah dalam
rangka implementasi dari Sistem Kesehatan Nasional di daerah dan mencapai
tujuan dari Pembangunan Kesehatan. Di dalam SKN 2009 disebutkan bahwa
disebutkan bahwa SKN terdiri dari enam subsistem, dan sub sistem yang kelima
yaitu Subsistem Manajemen Kesehatan dan informasi kesehatan. untuk
menggerakan pembangunan kesehatan secara berhasil guna dan berdaya guna
diperlukan manajemen kesehatan. Dalam kaitan ini peranan informasi kesehatan
sangat penting. Kegiatan data dan informasi sebagai berikut: 1. pengumpulan,
validasi, analisa dan desiminasi data dan informasi ; 2. Manajemen sistem
informasi, 3. Dukungan kegiatan dan sumber daya untuk unit-unit yang
memerlukan dan 4. Pengembangan untuk peningkatan mutu sistem informasi
kesehatan. Dalam menyajikan data dan informasi mempertimbangkan
desentraliasi, kecukupan data dan informasi termasuk data terpilah yang responsif
gender serta aspekkerahasiaan yang berlaku pengembangan sistem informsi
kesehatan.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 2

Pada Rencana Strategis Kementrian Kesehatan RI 2010 2014 pada
bab III tentang Arah Kebijakan dan Strategi, pada strategi ke 6 yaitu
Meningkatkan Manajemen Kesehatan yang Akuntabel, Transparan,
Berdayaguna dan Berhasilguna untuk Memantapkan Desentralisasi Kesehatan
yang Bertanggungjawab dimana fokus strategi ini adalah meningkatkan
manjemen kesehatan dengan menititikberatkan pada pembenahan perencanaan
kebijakan dan pembiayaan serta hukum kesehatan dengan dukungan data dan
informasi yang lengkap.
Salah satu produk Sistem Informasi Kesehatan yang selama ini menjadi
sarana komunikasi tersebut adalah Profil Kesehatan. Profil Kesehatan Propinsi
Lampung adalah gambaran situasi kesehatan di propinsi Lampung yang
diterbitkan setahun sekali, yang memuat berbagai data kesehatan dan data
pendukung lain yang berhubungan dengan kesehatan seperti data kependudukan
dan keluarga berencana. Data dianalisis dengan analisis sederhana dan
ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik. Dalam setiap penerbitan Profil
Kesehatan Propinsi Lampung, selalu dilakukan berbagai upaya perbaikan baik
dari segi analisis dan datanya, sesuai masukan dari berbagai pihak.
Profil Kesehatan Propinsi Lampung tahun 2012 (berisi data tahun 2012)
disusun berdasarkan Pedoman Penyusunan Profil Kesehatan yang diterbitkan oleh
Pusat Data dan Informasi Departemen Kesehatan RI. Profil kesehatan ini dapat
menjadi salah satu sarana untuk menilai pencapaian Pembangunan Kesehatan
dalam rangka mencapai Visi Lampung yaitu Lampung yang Sehat dan Mandiri.
Profil juga merupakan sarana untuk menilai pencapaian dari Indikator Standar
Pelayanan Minimal (SPM) dan pencapaian Indikator MDGs.
Keberhasilan pembangunan kesehatan dapat dilihat pada beberapa
indikator yang digunakan untuk memantau perkembangan derajat kesehatan
seperti Angka Kematian Bayi yang menurun, meningkatnya Angka Harapan
Hidup waktu lahir dan status gizi masyarakat. Angka ini dicapai sebagai
kontribusi Program imunisasi, perbaikan gizi, pencegahan diare, perbaikan
kesehatan lingkungan, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan kepada
masyarakat.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 3

Berbagai upaya terobosan telah dilakukan dalam rangka meningkatkan
upaya pembangunan kesehatan secara lebih berdayaguna dan berhasilguna serta
mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan pemerataan
dan mutu pelayanan utamanya untuk daerah terpencil, secara terus menerus dan
sekaligus dapat meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM). Dengan
pembangunan yang dilaksanakan secara lebih intensif, berkesinambungan dan
merata serta ditunjang oleh informasi kesehatan yang semakin mantap maka
diharapkan derajat kesehatan masyarakat yang telah dicapai tersebut dapat
semakin meningkat dan menjangkau ke seluruh wilayah propinsi Lampung.

1.2. MAKSUD DAN TUJUAN DISUSUNNYA PROFIL KESEHATAN
PROPINSI LAMPUNG

Maksud disusunnya Profil Kesehatan Provinsi untuk mengetahui kondisi
kesehatan di Provinsi Lampung dalam mencapai derajat kesehatan masyarakat
yang optimal dan untuk mengetahui potensi, menganalisa permasalahan serta
pemecahannya dalam program pengembangan kesehatan di Provinsi Lampung.
Tujuan umum disusunnya Profil Kesehatan Provinsi adalah tersedianya
data/informasi yang dapat digunakan untuk merencanakan kegiatan-kegiatan
tahunan dan dalam rangka menyediakan sarana untuk mengevaluasi pencapaian
Pembangunan Kesehatan Tahun 2012 untuk mencapai visi Lampung yang Sehat
dan Mandiri.

Tujuan khusus disusunnya profil kesehatan ini adalah sebagai berikut :
1. Diperolehnya gambaran derajat kesehatan di Provinsi Lampung sampai
dengan tahun 2012
2. Diperolehnya gambaran upaya pelayanan kesehatan di Provinsi
Lampung Sampai tahun 2012
3. Diperolehnya gambaran sumber daya kesehatan di Provinsi Lampung
sampai tahun 2012

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 4

1.3. SISTEMATIKA PENYAJIAN
Sistematika penyajian Profil Kesehatan Propinsi Lampung sebagai
berikut :

Bab I : Pendahuluan
Bab ini menjelaskan maksud dan tujuan disusunnya Profil kesehatan Propinsi
Lampung dan sistematika penyajiannya

Bab 2 : Gambaran Umum dan Lingkungan
Bab ini menyajikan tentang gambaran umum Kabupaten/Kota. Selain uraian
tentang letak geografis, administratif dan informasi umum lainnya, bab ini juga
mengulas faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan dan faktor-faktor
lainnya misal kependudukan, ekonomi, pendidikan, sosial budaya dan lingkungan.

Bab 3 : Program Kesehatan
Bab ini menguraikan program pokok yang direncanakan untuk menuju propinsi
sehat. Untuk masing-masing program dijelaskan tujuan, sasaran dan target yang
hendak dicapai di tahun yang bersangkutan. Pada bab ini dibahas pula uraian
upaya/kegiatan yang dilakukan di tahun tersebut untuk mencapai target.

Bab 4 : Situasi Derajat Kesehatan
Bab ini berisi uraian tentang indikator mengenai angka kematian, angka kesakitan
dan angka status gizi masyarakat.

Bab 5 : Situasi Upaya Kesehatan
Bab ini menguraikan tentang pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan
rujukan dan penunjang, pemberantasan penyakit menular, pembinaan kesehatan
lingkungan dan sanitasi dasar, perbaikan gizi masyarakat, pelayanan kefarmasian
dan alat kesehatan, pelayanan kesehatan dalam situasi bencana.Upaya pelayanan
kesehatan yang diuraikan dalam bab ini juga mengakomodir indikator kinerja
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 5

Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Kesehatan serta upaya pelayanan
kesehatan lainnya.

Bab 6 : Situasi Sumber Daya Kesehatan
Bab ini menguraikan tentang sarana kesehatan, tenaga kesehatan, pembiayaan
kesehatan dan sumber daya kesehatan lainnya.

Bab 7 : Penutup
Bab ini diisi dengan sajian tentang hal-hal penting yang perlu disimak dan
ditelaah lebih lanjut dari Profil Kesehatan Propinsi ditahun yang bersangkutan.
Selain keberhasilan-keberhasilan yang perlu dicatat, bab ini juga mengemukakan
hal-hal yang masih kurang dalam rangka upaya menuju propinsi sehat.
Lampiran, berisi tabel profil kesehatan tahun 2012

1.4 Keterbatasan Penulisan
Keterbatasan dalam penulisan profil kesehatan Provinsi Lampung ini
adalah sebagai berikut :
1.4.1 Kesulitan dalam mendapatkan data dari BPS pada awal tahun berjalan
seperti :
a. Data jumlah penduduk dari BPS pada awal tahun dan bila telah
didapatkan data tersebut tetapi hanya dapat dipecah per Kabupaten
Kota sehingga menyulitkan Kabupaten Kota ketika memecah
berdasarkan kecamatan dan Puskesmas
b. Data CBR (angka kelahiran kasar) tahun berjalan dari BPS
sehingga menyebabkan perbedaan diantara perbedaan dari
beberapa program (imunisasi, kesehatan keluarga, Gizi, P2 ) dalam
menentukan sasaran jumlah bayi, anak balita, balita, ibu hamil dan
pada akhirnya capaian terkadang melebihi 100%
c. Data IPM dan Umur Harapan Hidup (UHH) untuk tahun berjalan.


Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 6

1.4.2 Kesulitan dalam mendapatkan data terpilah karena :
a. Belum semua kabupaten kota dan program dapat menyampaikan
data terpilah sehingga data yang dapat dibaca atau dianalisis
adalah data total (laki-laki dan perempuan)
b. Belum semua Kabupaten Kota menyusun format permintaan data
ke Puskesmas (SP2TP) dengan data terpilah
1.4.3 Kesulitan dalam merekap data 10 besar penyakit yang ada di Puskesmas
karena perbedaan format Laporan Bulanan (LB1) karena tidak semua
Kabupaten kota menggunakan format pelaporan LB1 dengan ICD X
(masih ada yang menggunakan ICD IX)
1.4.4 Kesulitan dalam mendapatkan data tenaga kesehatan khususnya data
tenaga kesehatan yang ada di swasta (sering terjadi double entri) karena
tenaga yang sama dientri dua kali (perlu ada kesepakatan bahwa yang
dientri adalah jabatan utamanya untuk tenaga yang bekerja di pemerintah
dan swasta)







Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 7

BAB 2
GAMBARAN UMUM PROVINSI LAMPUNG


2.1. GEOGRAFI

Daerah Provinsi Lampung meliputi areal dataran seluas 35.288,35 Km
termasuk pulau-pulau yang terletak pada bagian sebelah paling ujung tenggara
pulau sumatera, dibatasi oleh :
Sebelah Utara dengan Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu
Sebelah Selatan dengan Selat Sunda
Sebelah Timur dengan Laut Jawa
Sebelah Barat dengan Samudera Indonesia

Ibukota Provinsi Lampung adalah Bandar Lampung yang merupakan penyatuan
antara dua kota yaitu Tanjungkarang dan Telukbetung. Secara Geografis Provinsi
Lampung terletak pada kedudukan : Timur - Barat berada antara 103
0
40' BT
sampai 105
0
50' BT dan Utara - Selatan 6
0
45' LS sampai 3
0
45' LS.

2.2. TOPOGRAFI

Topografi Daerah Lampung dibagi dalam lima bagian yaitu :
1. Daerah Topografis berbukit sampai bergunung.
2. Daerah Topografis berombak sampai bergelombang.
3. Daerah dataran alluvial
4. Daerah rawa pasang surut
5. Daerah river basin





Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 8

2.2.1. Daerah Topografis Berbukit Sampai Bergunung

Daerah Provinsi Lampung terdiri dari lereng - lereng yang curam dan
terjal dengan kemiringan sekitar 25
0
dengan ketinggian rata-rata 300 m di atas
permukaan laut. Daerah ini meliputi Bukit Barisan dengan tonjolan-tonjolan dan
puncaknya yaitu Gunung Tanggamus, Gunung Pasawaran dan Gunung Rajabasa.
Puncak - Puncak yang lain adalah Bukit Pugung, Bukit Pesagi dan Sekincau.

2.2.2. Daerah Topografis Berombak Sampai Bergelombang

Ciri khusus daerah ini adalah terdapatnya bukit-bukit rendah yang
diselingi daratan-daratan sempit. Kemiringannya berkisar 8
0
sampai 15
0
dengan
ketinggian antara 300 m sampai 500 m dari permukaan laut. Daerah ini membatasi
daerah pegunungan dengan dataran alluvial. Vegetasi yang terdapat di daerah ini
adalah tanaman-tanaman perkebunan seperti kopi, cengkeh, lada dan tanaman
pertanian peladangan seperti padi, jagung dan sayur-sayuran. Daerah tersebut
meliputi daerah-daerah; Kecamatan Kedaton di wilayah Kota Bandar Lampung,
Kecamatan Gedong Tataan di Lampung Selatan, Sukoharjo dan Pulau Panggung
di Tanggamus dan Kecamatan Kalirejo dan Bangun Rejo di Lampung Tengah.

2.2.3. Daerah Dataran Alluvial

Kemiringan daerah dataran alluvial berkisar antara 0
0
sampai 3
0
dengan
ketinggian 25 m sampai 75 m di atas permukaan laut. Daerah ini sangat luas,
meliputi Lampung Tengah sampai mendekati pantai sebelah Timur yang juga
merupakan bagian hilir dari sungai-sungai yang besar seperti Way Sekampung,
Way Tulang Bawang dan Way Mesuji.




Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 9

2.2.4. Daerah Daratan Rawa Pasang Surut

Sepanjang Pantai Timur merupakan daerah rawa pasang surut dengan
ketinggian 0,5 m sampai 1 m dari permukaan laut.

2.2.5. Daerah River Basin

Di Provinsi Lampung terdapat 5 (lima) daerah river basin yang utama
yaitu River Basin Tulang Bawang, Seputih, Sekampung, Semangka dan Way
Jepara.

2.3. KLIMATOLOGI
2.3.1. Arus Angin

Provinsi Lampung terletak dibawah katulistiwa yaitu 5
0
LS, beriklim
Tropis humid dengan angin laut lembah yang bertiup dari Samudera Indonesia.
Setiap tahun ada dua musim angin yaitu :

1. November s/d Maret angin bertiup dari arah barat dan barat laut.
2. Juli s/d Agustus angin bertiup dari arah timur dan tenggara dengan
kecepatan rata-rata 5,83 km/jam.


2.3.2. Temperatur

Pada daerah daratan dengan ketinggian 30m - 60m, temperatur udara
rata-rata berkisar antara 26
0
C - 28
0
C.Temperatur maksimum yang sangat jarang
dialami adalah 33,4
0
C dan temperatur minimum 21,7
0
Ch.83 17JJCp.5dh1 1 0 09

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 11

NO KODE KABUPATEN/KOTA
JUMLAH
KECAMATAN
JUMLAH
DESA/KEL
2011
2011 2012
9 1809 PESAWARAN 7 133 144
10 1810 PRINGSEWU 8 101 131
11 1811 MESUJI 7 76 75
12 1812 TULANG BAWANG BARAT 8 79 80
13 1871 BANDAR LAMPUNG 13 98 126
14 1872 METRO 5 22 22
JUMLAH 214 2.467 2.576 2.575
Sumber: BPS Provinsi Lampung Tahun 2012

Berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Jumlah
Kecamatan Provinsi Lampung mengalami pemekaran dari 194 Kecamatan pada
tahun 2006 meningkat menjadi 214 kecamatan dan pada tahun 2011. Begitu pula
jumlah desa/kelurahan juga mengalami pemekaran dari 2.467 desa/kelurahan pada
tahun 2011 meningkat menjadi 2.576 desa/kelurahan pada tahun 2012.

2.6. KEPENDUDUKAN

Jumlah Penduduk Provinsi Lampung tahun 2012 berdasarkan data diolah
oleh Biro Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung sebesar 7.877.468 jiwa yang
terdiri dari 4.044.534 jiwa laki-laki dan 3.832.934 jiwa perempuan. Trend
penduduk selama tahun 2007 2012 cenderung meningkat yaitu dari 7.289.767
jiwa menjadi 7.767.312 jiwa.









Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 12

Grafik 2.1.
Trend Jumlah Penduduk Provinsi Lampung
Tahun 2007 - 2012


2007 2008 2009 2010 2011 2012
Jml Penduduk 7.289.767 7.391.128 7.491.800 7.608.405 7.691.007 7.767.312
0
3.000.000
6.000.000
9.000.000

Sumber : BPS Prop. Lampung

Bila dilihat distribusinya maka penduduk tahun 2012 terbanyak ada di
Kabupaten Lampung Tengah sebesar 15,34% dan yang terendah ada di Kota
Metro (1,93%). seperti terlihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 2.2
Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk
per Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012

NO
KABUPATEN/KOTA
LUAS
WILAYAH
per Km2

JUMLAH
PENDUDUK
%
1
LAMPUNG BARAT 4.950 427.773 5,49
2
TANGGAMUS 2.732 548.728 7,06
3
LAMPUNG SELATAN 2.007 932.552 11,99
4
LAMPUNG TIMUR 4.338 968.004 12,48
5
LAMPUNG TENGAH 4.790 1.192.958 15,34
6
LAMPUNG UTARA 2.726 594.562 7,59
7
WAY KANAN 3.922 415.078 5,34
8
TULANG BAWANG 4.386 410.725 5,25
9
PESAWARAN 1.174 407.475 5,25
10
PRINGSEWU
625
370.157 4,79
11
MESUJI 2.184 191.221 2,44
12
TULANG BAWANG BARAT 1.201 255.833 3,28

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 13

NO
KABUPATEN/KOTA
LUAS
WILAYAH
per Km2

JUMLAH
PENDUDUK
%
13
BANDAR LAMPUNG 193 902.885 11,78
14
METRO 62 149.361 1,93
15 PROVINSI 35.288 7.767.312 100,00
Sumber: BPS Prov. Lampung

2.6.1. Pertumbuhan Penduduk

Laju pertumbuhan penduduk Provinsi Lampung pada tahun selama tahun
1981 2010 cenderung menurun dari 5,7% per tahun menjadi 1,23% per tahun,
seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 2.2
Laju Pertumbuhan Penduduk
Provinsi Lampung Tahun 1981 - 2010

Sumber : BPS Prov. Lampung







Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 14

2.6.2. Kepadatan Penduduk

Ciri pokok penduduk di negara yang sedang berkembang seperti
Indonesia, selain jumlahnya yang besar adalah persebarannya yang secara
geografis sangat tidak merata. Provinsi Lampung yang terletak di bagian selatan
pulau Sumatera juga mempunyai ciri pokok tersebut.
Kepadatan rata-rata penduduk di Provinsi lampung tahun 2012 sebesar
223,23 per km
2
dimana angka ini sedikit meningkat dibandingkan tahun 2011
seperti terlihat pada grafik dibawah ini:

Grafik 2.3
Kepadatan Penduduk (Km) Prov. Lampung Tahun 2007-2012


Sumber: BPS Prov. Lampung

Bila dilihat berdasarkan Kabupaten/Kota maka kepadatan tertinggi ada di
Kota Bandar Lampung sebesar 4.810,21 jiwa per Km
2
dan yang paling jarang ada
di Kabupaten Lampung Barat sebesar 87,32 jiwa per Km
2.








Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 16

Grafik 2.5
Trend Jumlah Penduduk Provinsi Lampung
Tahun 2005-2012
2007 2008 2009 2010 2011 2012
Jml Penduduk 7.289.767 7.391.128 7.491.800 7.608.405 7.691.007 7.767.312
0
3.000.000
6.000.000
9.000.000
S
umber : BPS Prop. Lampung
Bila dilihat distribusinya maka penduduk tahun 2012 terbanyak ada di
Kabupaten Lampung Tengah sebesar 15,34% dan yang terendah ada di Kota
Metro (1,93%). seperti terlihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 2.3
Distribusi Jumlah Penduduk
per Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012

NO
KABUPATEN/KOTA
JUMLAH
PENDUDUK
%
1
LAMPUNG BARAT 427.773 5,49
2
TANGGAMUS 548.728 7,06
3
LAMPUNG SELATAN 932.552 11,99
4
LAMPUNG TIMUR 968.004 12,48
5
LAMPUNG TENGAH 1.192.958 15,34
6
LAMPUNG UTARA 594.562 7,59
7
WAY KANAN 415.078 5,34
8
TULANG BAWANG 410.725 5,25
9
PESAWARAN 407.475 5,25
10
PRINGSEWU 370.157 4,79
11
MESUJI 191.221 2,44
12
TULANG BAWANG BARAT 255.833 3,28
13
BANDAR LAMPUNG 902.885 11,78
14
METRO 149.361 1,93
15

PROVINSI
7.767.312 100,00
Sumber: BPS Prov. Lampung

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 17

2.6.3. Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin

Rincian penduduk Provinsi Lampung berdasarkan data dari BPS Provinsi
Lampung dengan perhitungan berdasarkan hasil SENSUS tahun 2010 menurut
golongan umur dan jenis kelamin tergambar dalam piramida penduduk. Piramida
penduduk tahun 2012 menunjukkan ciri yang menarik, antara lain: pertama;
perbandingan penduduk laki-laki dan perempuan/sex ratio: 105,52 kedua;
menurut struktur umur, proporsi penduduk produktif yaitu berusia 15 s.d 64 tahun
masih tinggi yaitu 66,70%, proporsi penduduk tidak produktif yaitu yang berumur
muda 0 - 14 tahun dan umur lanjut 65 tahun ke atas sebesar 49,93%.

Grafik 2.6
Piramida Penduduk Provinsi Lampung
menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur Tahun 2012

500.000 400.000 300.000 200.000 100.000 0 100.000 200.000 300.000 400.000 500.000
0 - 4
'10 - 14
20 - 24
30 - 34
40 - 44
50 - 54
60 - 64
70 - 74
Jumlah Penduduk
K
e
l
o
m
p
o
k

U
m
u
r
Perempuan Laki-Laki

Sumber : BPS Provinsi Lampung

Rasio Beban tanggungan Provinsi Lampung selama tahun 2007 sampai
tahun 2012 cenderung berfluktuasi. Angka/rasio beban tanggungan tahun 2012
sebesar 49,93 per 100, artinya setiap 100 jiwa menanggung sekitar 49 50 jiwa
dan hal ini berarti angka ketergantungan/angka beban tanggungan sedikit menurun

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 18

dibandingkan dengan tahun tahun 2011 (52,22 per 100). Hal ini berarti bahwa
beban ketergantungan penduduk usia produktif di Provinsi Lampung berkurang
sebesar 2,29% dari tahun sebelumnya.

Grafik 2.7
Trend Rasio Beban Tanggungan Penduduk
Provinsi Lampung Tahun 2007-2012

Sumber : BPS Provinsi Lampung


2.6.4. Angka Kelahiran Kasar (CBR / Crude Birth Rate)

Berdasarkan perkiraan yang dihitung oleh Biro Pusat Statistik (BPS)
menunjukan bahwa Angka Kelahiran Kasar (AKK) di Provinsi Lampung telah
menurun dari 29,5 per 1000 penduduk pada periode 1990-1995 menjadi 26,6 per
1000 penduduk pada periode 1995-2000. Proyeksi CBR tahun 2000-2025
diproyeksikan akan mengalami penurunan seperti grafik dibawah.









Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 19

Grafik 2.8 Estimasi CBR Provinsi Lampung Tahun 2000-2025
0
50
100
150
200
CBR
21,7 19,7 18,2 16,8 15,7 14,9
Kelahiran (000)
146,1 143,6 142,7 140,7 139,4 139,0
2000 2005 2010 2015 2020 2025

Sumber : Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025

Berdasarkan tabel dibawah ini, proyeksi angka kelahiran kasar tahun
2007-2011 terlihat menurun.

Tabel 2.4 Proyeksi Angka Kelahiran Kasar (CBR)
Provinsi Lampung Tahun 2007-2011

No. Tahun CBR (%)
1. 2007 20,7
2. 2008 20,4
3. 2009 20,1
4. 2010 19,8
5. 2011 19,5
6 2012
Sumber : BPS 2008 (Data penduduk sasaran program Pembangunan Kesehatan
2007-2011)








Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 20


2.6.5. Angka Kelahiran Total (TFR/Total Fertility Rate)

Grafik 2.9 Estimasi Angka Kelahiran Total (TFR)
Provinsi Lampung Tahun 2000-2025
0,00
1,00
2,00
3,00
TFR Lampung 2,577 2,349 2,201 2,107 2,049
Indonesia 2,276 2,177 2,121 2,090 2,072
2000-2005 2005-2010 2010-2015 2015-2020 2020-2025

Sumber : Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025

Di Provinsi Lampung TFR terus mengalami penurunan pada setiap
periode yaitu 4,8 pada periode 1980 1985, 4,0 pada periode 1985 - 1990 3,4
pada periode 1990 - 1995 dan menjadi 2,9 pada periode 1995 - 2000. Keadaan ini
menunjukkan kecenderungan penurunan angka kelahiran total. Demikian pula
TFR secara nasional mengalami penurunan dari 2,9 pada periode 1990 - 1995
menjadi 2,6 pada periode 1995 - 2000. Berdasarkan grafik 2.5. bahwa periode
2000 - 2005 angka kelahiran total yaitu 2,577 dan terlihat mengalami penurunan
dari tahun 2000-2025. Dan jika dibandingkan dengan Indonesia dalam tiga
periode terlihat provinsi Lampung lebih besar dan dua periode terlihat hampir
sama.








Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 21

2.7. SOSIAL EKONOMI

2.7.1. Tingkat Pendidikan

Ukuran yang sangat mendasar dari tingkat pendidikan adalah kemampuan
membaca dan menulis pada penduduk berumur 10 tahun ke atas atau disebut juga
Angka Melek Huruf (AMH). Tinggi rendahnya angka ini akan mencerminkan
kualitas mutu SDM suatu masyarakat.

Tabel 2.5
Angka Melek Huruf (AMH) Penduduk Berumur 10 Tahun ke Atas Menurut
Jenis Kelamin per Kabupaten/Kota Tahun 2012

NO KABUPATEN/KOTA
% PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KEATAS
YANG MELEK HURUF
LAKI-LAKI PEREMPUAN
LAKI-LAKI +
PEREMPUAN
1 LAMPUNG BARAT 97,71 95,39 96,58
2 TANGGAMUS 97,12 94,45 95,90
3 LAMPUNG SELATAN 97,50 91,49 94,59
4 LAMPUNG TIMUR 97,43 92,44 95,04
5 LAMPUNG TENGAH 96,57 92,16 94,45
6 LAMPUNG UTARA 98,20 92,49 95,32
7 WAY KANAN 97,62 93,15 95,49
8 TULANG BAWANG 96,55 93,64 95,16
9 PESAWARAN 98,41 93,76 96,18
10 PRINGSEWU 97,93 92,82 95,41
11 MESUJI 96,32 91,47 94,00
12 TULANG BAWANG BARAT 95,83 91,73 93,84
13 BANDAR LAMPUNG 99,30 97,46 98,38
14 METRO 99,29 97,52 98,42
JUMLAH PROVINSI 97,56 93,42 95,56
Sumber : BPS Provinsi Lampung

Angka Melek Huruf (AMH) Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar
95,56%. Namun bila dilihat berdasarkan jenis kelamin maka terlihat bahwa AMH
pada Laki-laki lebih tinggi dibandingkan dengan Perempuan.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 22

Bila dilihat berdasarkan Kabupaten/Kota maka AMH terendah ada di
Kabupaten Mesuji sebesar 94% dan yang tertinggi ada di Kota Metro sebesar
98,42%.

2.7.2. Ekonomi

Salah satu dampak keberhasilan pembangunan di bidang ekonomi adalah
semakin meningkatnya taraf hidup masyarakat yang tercermin dari meningkatnya
nilai konsumsi makanan maupun bukan makanan. Peningkatan nilai konsumsi
merupakan indikator kesejahteraan mengingat semakin besarnya pengeluaran
biasanya berkaitan dengan meningkatnya pemenuhan kebutuhan bukan makanan
yang biasanya merupakan pemenuhan kebutuhan/fasilitas penunjang
kesejahteraan.

Tabel 2.6
Persentase Pengeluaran Rata-rata Perkapita Sebulan
Menurut JenisProvinsi Lampung tahun 2007-2011

Tahun
Pengeluaran Per Kapita Sebulan
Makanan Bukan Makanan
Total (Rp.)
Rp % Rp %
2007 163.601 49,66 165.872 50,34 329.473
2008 173.340 51,89 160.715 48,11 334.055
2009 183.147 52,20 167.708 47,80 350.855
2010 219.887 53,42 191.716 46,58 411.603
2011 219.887 53,42 191.716 46,58 411.603
2012*
Sumber : BPS, tahun 2012 belum tersedia

Berdasarkan data diatas terlihat bahwa selama tahun 20072012
pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan cenderung meningkat dari 49,66%
menjadi 53,42% sedangkan untuk non makanan cenderung menurun dari 50,34%
menjadi 46,58%. Namun bila kelompok makanan dirinci maka prosentase untuk
kelompok makanan dan minuman jadi (termasuk alkohol) ditambah Kelompok

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 23

Tembakau dan Sirih proporsinya mencapai 30,32%, seperti terlihat pada tabel
dibawah ini :
Tabel 2.7
Persentase Pengeluaran Rata-rata Perkapita Sebulan Menurut Kelompok
Pengeluaran di Provinsi Lampung tahun 2011

Kelompok Makanan Kota Desa
Kota dan
Desa
%
Padi-padian & Umbi-Umbian 42.030 53.470 95.500 20,23
Ikan, Daging, Telu dan Susu 50.616 31.347 81.963 17,36
Kacang, Buah dan Sayuran 46.787 37.418 84.205 17,84
Minyak, Lemak dan Bumbu-bumbuan 15.683 14.289 29.972 6,35
Bahan Minuman & konsumsi lainnya 19.676 17.664 37.340 7,91
Makanan & Minuman Jadi (termasuk
Alkohol) 63.251 22.895 86.146 18,25
Tembakau dan Sirih 33.139 23.831 56.970 12,07
JUMLAH 271.182 200.914 472.096 100,00
Sumber: BPS Provinsi Lampung


Indikator laju pertumbuhan ekonomi yang secara umum dikenal yaitu
PDRB (Produk Domestik Regional Bruto). Bila dilihat trend dari PDRB
berdasarkan harga berlaku dan konstans cenderung meningkat.












Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 24

Grafik 2.10
Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Lampung Tahun 2009 - 2011

2009 2010 2011
Konstans 36.256.295 38.378.425 40.829.411
Berlaku 88.934.861 108.378.507 128.408.895
-
20.000.000
40.000.000
60.000.000
80.000.000
100.000.000
120.000.000
140.000.000
r
u
p
i
a
h
Sumber : BPS Provinsi Lampung


2.8. INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA / IPM
Indikator peningkatan kualitas dan kesejahteraan manusia dapat dilihat
dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM DI Provinsi Lampung dari tahun
2008 2012 cenderung meningkat, seperti terlihat pada tabel dibawah ini :

Grafik 2.11
IPM Provinsi Lampung Tahun 2008 - 2012

2008 2009 2010 2011 2012
IPM 70,3 70,93 71,42 71,94 72,45
0
20
40
60
80

Sumber : BPS Provinsi Lampung



Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 25

Berdasarkan data dari BPS Provinsi Lampung, nilai IPM tahun 2012
provinsi Lampung sebesar 72,45%. Nilai IPM tersebut menunjukan adanya
perubahan yang berarti dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Peningkatan IPM Provinsi Lampung disebabkan adanya meningkatnya semua
indeks kompenen IPM.
Bila dilihat distribusi IPM berdasarkan Kabupaten/Kota tahun 2012 maka
ada 3 (tiga) Kabupaten/Kota yang nilainya melebihi angka Provinsi yaitu
Kabupaten Pringsewu, Kota Bandar Lampung dan Kota Metro. Namun demikian
masih ada juga seperti terlihat pada tabel dibawah ini :


Tabel 2.8
Indeks Komponen IPM menurut Kab/Kota
di Provinsi Lampung 2012

NO KAB/KOTA IPM
1 KAB LAMPUNG BARAT
70,17
2 KAB TANGGAMUS
72,32
3 KAB LAMPUNG SELATAN
70,95
4 KAB LAMPUNG TIMUR
71,64
5 KAB LAMPUNG TENGAH
71,81
6 KAB LAMPUNG UTARA
71,28
7 KAB WAY KANAN
70,84
8 KAB TULANG BAWANG
71,60
9 KAB PESAWARAN
70,90
10 KAB PRINGSEWU
72,80
11 KAB MESUJI
68,30
12 TULANG BAWANG BARAT
69,82
13 KOTA BANDAR LAMPUNG
76,83
14 KOTA METRO
77,30

LAMPUNG 72,45
Sumber : BPS Provinsi Lampung,


Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 26

Nilai IPM per wilayah Kabupaten/Kota pada tahun 2012 terendah 67,30
ada Kabupaten Mesuji dan tertinggi 77,30 ada di Kota Metro. Ada 14,29% atau 2
Kabupaten (Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Tulang Bawang Barat) yang angka
IPM-nya dibawah 70% dimana dua Kabupaten tersebut adalah Daerah Otonomi
Baru (DOB). Kondisi geografis Provinsi Lampung ternyata baik secara langsung
maupun tidak langsung berpengaruh terhadap pembangunan manusianya.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 27

BAB 3
RENCANA STRATEGIS DINAS KESEHATAN
PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2010-2014


3.1 Visi Dan Misi

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi
Lampung Tahun 20102014 telah menetetapkan Visi Provinsi Lampung yaitu
"Lampung Unggul dan Berdaya Saing Berbasis Ekonomi Kerakyatan". Ada 8
(delapan) MISI yang ditempuh untuk mencapai Visi dimaksud yaitu:
1. Mengembangkan dan memperkuat ekonomi daerah untuk meningkatkan
kesejahteraan
2. Meningkatkan daya dukung infrastruktur dalam skala tinggi untuk
mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan sosial
3. Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial
4. Mengembangkan masyarakat berbasis IPTEKS
5. Mengembangkan masyarakat agamis, berbudaya dan mengembangkan
budaya daerah
6. Meningkatkan pelestarian SDA dan kualitas lingkungan hidup yang
berkelanjutan
7. Menegakkan supremasi hukum untuk menciptakan masyarakat yang
sejahtera dan demokratis
8. Mewujudkan pemerintah yang bersih, berorientasi kemitraan dengan
masyarakat dan dunia usaha serta bertatakelola baik

Dari 8 (Delapan) Misi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Daerah (RPJMD) tersebut, sektor kesehatan masuk pada misi yang ketiga yaitu
Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Misi
ketiga ini masuk dalam Agenda pengembangan SDM yang unggul dan berdaya
saing.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 28

Berdasarkan RPJMD Provinsi Lampung tersebut maka disusunlah Rencana
Strategik Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2010 2014 dengan Visinya
Masyarakat LAMPUNG yang SEHAT dan MANDI RI yang merupakan
gambaran masyarakat Lampung dimasa depan yang ingin dicapai melalui
pembangunan kesehatan yang ditandai oleh penduduknya hidup dalam lingkungan
dan dengan perilaku hidup sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan
kesehatan yang bermutu dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-
tingginya sehingga mampu bersaing di tataran nasional maupun internasional.
Dalam rangka mencapai Visi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun
20102014 maka disusunlah Misi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun
20102014 sebagai berikut:
1. Menjamin Upaya Kesehatan yang Merata, Bermutu dan Terjangkau.
2. Menjamin Ketersediaan Sumber Daya Kesehatan
3. Meningkatkan Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat


3.2 Tujuan
Tujuan akhir (Goal) yang ingin dicapai dalam Renstra Dinas
Kesehatan selama 5 (lima) tahun ke depan adalah Meningkatnya derajat
kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung pada tahun 2014 dengan indikator
sebagai berikut:
1. Meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH) dari 70,9 tahun menjadi 72
tahun pada tahun 2014
2. Menurunnya Angka Kematian Ibu (AKI) dari 228 per 100.000 Kelahiran
Hidup menjadi 118 per 100.000 Kelahiran Hidup pada tahun 2014
3. Menurunnya Angka Kematian Bayi (AKB) dari 43 per 1000 Kelahiran
Hidup menjadi 28 per 1000 Kelahiran Hidup pada tahun 2014
4. Menurunnnya Prevalensi Gizi Buruk dan kurang pada balita dari 16,5%
menjadi kurang dari 15%
5. Menurunnya Prevalensi Balita Pendek (stunting) dari 39 % menjadi kurang
dari 35%

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 29

3.3 SASARAN

Sasaran Sektor Kesehatan pada RPJMD 2010-2014 adalah Terciptanya
Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas (unggul, berdaya saing, sehat, berakhlak
mulia dan sejahtera). Untuk mencapai sasaran ini telah ditetapkan program prioritas
yaitu Peningkatan Akses, Keterjangkauan dan Kualitas Pelayanan Kesehatan
dengan uraian 9 Program sbb:
1. Peningkatan Akses, Keterjangkauan dan Kualitas Pelayanan Kesehatan
2. Upaya Kesehatan Masyarakat
3. Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
4. Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular
5. Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarpras Rumah Sakit/Rumah Sakit
Jiwa/Rumah Sakit Paru
6. Pemeliharaan Sarpras Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/Rumah Sakit Paru
7. Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
8. Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak dan Remaja
9. Peningkatan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

Sasaran RPJMD diatas dijabarkan dalam Renstra Dinas Kesehatan menjadi
4 (empat) sasaran yaitu:
1. Meningkatkan Status Kesehatan melalui peningkatan akses dan mutu
pelayanan kesehatan.
2. Meningkatnya Mutu dan Pemerataan SDM Kesehatan.
3. Meningkatnya Pembiayaan Kesehatan.
Terselenggaranya Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat

3.4 ISU POKOK
Isu pokok pembangunan kesehatan Provinsi Lampung adalah :
1. Masih tingginya Angka Kematian Ibu dan Bayi
2. Masalah Gizi Masyarakat
3. Masih tingginya kesakitan dan kematian akibat penyakit menular dan
penyakit tidak menular
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 30

4. Terbatasnya akses dan mutu pelayanan kesehatan
5. Masih rendahnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada
masyarakat

3.5 MASALAH
Permasalahan bidang kesehatan di Provinsi Lampung meliputi :
1. Masalah Kesehatan Ibu dan Anak
a. Rendahnya cakupan peserta KB aktif
b. Rendahnya cakupan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan
c. Rendahnya cakupan penanganan komplikasi
d. Rendahnya cakupan persalinan di fasilitas
e. Rendahnya cakupan kunjungan neontal
2. Masalah Gizi Masyarakat
a. Prevalensi gizi kurang dan buruk masih tinggi
b. Prevalensi balita kurus dan sangat kurus masih tinggi
3. Penyakit Menular
a. Prevalensi Tuberkulosis (TB) tinggi
b. Annual Malaria Incidence (AMI) tinggi
c. Prevalensi HIV meningkat
d. Imunisasi dasar rendah
e. Universal child immunization (UCI) rendah
f. Angka kesakitan DBD tinggi
4. Permbiayaan kesehatan
a. Belum semua penduduk tercaver Jaminan Kesehatan
b. Anggaran kesehatan per kapita masih rendah
c. Kurangnya dukungan dari lintas sektor dan stake holder
d. Belum tersedianya DHA dan PHA
5. Perilaku Masyarakat
a. Masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) rendah
b. Peran serta masyarakat rendah


Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 31


6. Akses dan mutu pelayanan kesehatan
a. Belum semua desa memiliki tenaga kesehatan (bidan/perawat)
b. Puskesmas PONED belum berfungsi optimal
c. Belum semua kabupaten/kota memiliki RS PONEK
7. SDM kesehatan
a. Rasio penduduk dan tenaga kesehatan belum sesuai standar
b. Distribusi tenaga kesehatan belum merata
8. Sistem Informasi Kesehatan (SIK)
a. Dokumen/masyarakat SIK terintegrasi belum tersedia
b. Kinerja dan kompetensi tenaga operator/pengelola SIK belum optimal
(tenaga teknisi komputer/jaringan, tenaga informatika kesehatan,
tenaga statistik, tenaga analisis/epidemiologi)
c. Hardware dan software belum memadai
d. Sistem surveilans belum dilaksanakan secara optimal sehingga data
tidak lengkap, tidak tepat dan akurat

3.6 KEBIJAKAN DAN PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN
KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG

Dalam rangka mencapai visi dan misi serta tujuan dalam RPJMD Provinsi
Lampung ditetapkan Kebijakan untuk Misi 3 (tiga) yaitu Pengembangan Sumber
Daya Manusia (SDM) dan Pengembangan Budaya.
Berdasarkan Kebijakan Misi 3 (tiga) diatas maka dalam Renstra Dinas
Kesehatan Provinsi lampung ditetapkan 4 (empat) Kebijakan. Adapun Kebijakan
tersebut adalah:
1. Pengembangan dan Peningkatan Sumber Daya Kesehatan
2. Peningkatan Upaya Kesehatan yang Bermutu dan Terjangkau
3. Peningkatan Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat
4. Pengembangan Regulasi Daerah di Bidang Kesehatan

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 32

Program Prioritas bidang kesehatan pada Misi ke 2 (dua) adalah Program
Peningkatan Akses Keterjangkauan dan Kualitas Pelayanan Kesehatan. Program
prioritas ini telah dijabarkan dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung
2010-2014 menjadi 11 program prioritas yaitu:
1. Program Lingkungan Sehat
2. Program Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Kesehatan
3. Program Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
4. Program Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat dan Safe
Community
5. Program Upaya Kesehatan Masyarakat
6. Program Obat dan Perbekalan Kesehatan
7. Program Pengawasan Obat dan Makanan
8. Program Sumber Daya Kesehatan
9. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit
10. Program Upaya Kesehatan Perorangan
11. Program Perbaikan Gizi
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 33

3.7 RENCANA PENCAPAIAN INDIKATOR SASARAN TAHUN 2010 - 2014

Strategi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dalam upaya mencapai Tujuan dan Sasaran telah dijabarkan dalam Kebijakan
dan Program-Program dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2010, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel dibawah :
Tabel 3.1 Matrik Rencana Pencapaian Sasaran Tahun 2010 2014

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
1. Menjamin
Upaya
kesehatan
yang
merata,
bermutu
dan
terjangkau
1.1 Meningkatkan
status kesehatan
melalui
peningkatan akses
dan mutu
pelayanan
kesehatan yang
ditandai dengan :



1.1.1 Peningkatan
Upaya
Kesehatan
yang bermutu
dan terjangkau
1.1.1.1 Program
Kesehatan
Ibu dan
Anak

1.1.1 Meningkatnya
Angka Harapan
Hidup
1 Angka Harapan
Hidup
tahun 70 70,5 71 71,5 72
1.1.2 Menurunnya
kematian Ibu dan
Anak
2 Persalinan oleh
tenaga kesehatan
terlatih
% 86 87 88 89 90
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 34

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
a Ibu hamil
mendapatkan
ANC (K4
lengkap)
% 91 92 93 94 95
b Ibu hamil yang
mendapat
penanganan
komplikasi
kebidanan
% 44 48 52 56 60
c Ibu nifas yang
mendapatkan
pelayanan nifas
% 89 91 93 95 97
d Cakupan peserta
KB Aktif
% 70 70 70 70 70
3 Cakupan
Kunjungan bayi
% 91 92 93 94 95
a Kunjungan
neonatal pertama
(KN1)
% 89 91 93 95 97
b Kunjungan
neonatal lengkap
(KN3)
% 86 87 89 91 93
c Cakupan
penanganan
komplikasi pada
neonatal risti
% 44 48 52 56 60
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 35

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
d Cakupan
Pelayanan anak
balita
% 90 90 90 90 90
e Cakupan
Penjaringan
kesehatan anak
siswa SD dan
setingkat
% 100 100 100 100 100
1.3 Meningkatnya
status gizi
masyarakat
4 Balita ditimbang
berat badannya
(D/S)
% 65 70 75 80 85 1.1.1.2 Program
Gizi
Masyaraka
t
a
Pemberian
Makanan
Pendamping - ASI
pada anak usia 6-
24 bulan pada
keluarga miskin
%
100 100 100 100 100
b Ibu hamil
mendapat Fe 90
tablet (Fe3)
% 74 74 78 85 95
c
Balita mendapat
Kapsul Vitamin A
% 78 78 80 83 85
d Balita gizi buruk
yang mendapat
perawatan
% 100 100 100 100 100

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 36

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
1.4 Menurunnya
Kasus Kesakitan
akibat penyakit
menular dan tidak
menular
1.1.1.3 Program
Pencegaha
n,
Penanggul
angan
Penyakit &
Penyehata
n
Lingkunga
n
5 Angka
kesembuhan
(Cure Rate) TB
Paru
% >85 >85 >85 >85 >85
6 Angka kesakitan
Malaria per 1.000
penduduk
(Annual Parasit
Incidence)
/ 1.000
pddk
2 1,75 1,5 1,25 1
7 Desa Universal
Child
Immunitation
(UCI)
% 100 100 100 100 100
a Penemuan
penderita TB Paru
% 70 75 80 85 90
b Angka Kesakitan
DBD (IR) per
100.000 penduduk
/100.000
pddk
20 20 20 15 10
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 37

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
c ODHA yang
mendapat ART
% 100 100 100 100 100
d Cakupan
penemuan dan
penanganan
penderita
pneumonia balita
% 100 100 100 100 100
e Cakupan
penemuan dan
penanganan
penderita diare
% 100 100 100 100 100
e Angka Kematian
jemaah haji
Provinsi Lampung
per 1.000 jemaah
/1.000
jemaah
< 2 < 2 < 2 < 2 < 2
f Desa/Kelurahan
yang mengalami
KLB ditangani
kurang dari 24
jam
% 100 100 100 100 100
g AFP rate per
100.000 penduduk
usia <15 tahun
/100.000
penduduk
>2 >2 >2 >2 >2
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 38

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
h Kabupaten/kota
yang
melaksanakan
pencegahan &
penanggulangan
PTM (SE,deteksi
dini,KIE &
tatalaksana kasus)
% 5 10 15 20 30
i Penduduk yang
memiliki akses
terhadap air
minum
berkualitas
% 61 62,5 63 63,5 67
j Desa yang
melaksanakan
STBM
desa 0 20 40 60 80
1.5 Meningkatnya
Cakupan
Masyarakat Yang
Mendapatkan
Pelayanan
Kesehatan Dasar
8 Cakupan rawat
jalan puskesmas
% 15 15 15 15 15 1.1.1.5 Program
Upaya
Kesehatan
Masyaraka
t (UKM)
9 Cakupan rawat
inap puskesmas
% 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 39

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
a Cakupan
masyarakat
miskin yang
mendapat
pelayanan
kesehatan dasar

% 100 100 100 100 100
b Puskesmas rawat
inap dengan
kemampuan
PONED

% 100 100 100 100 100
c Puskesmas yang
menerapkan
standar pelayanan
medik dasar
% 100 100 100 100 100
d Ratio Puskesmas
terhadap jumlah
penduduk
/ 20.000
penduduk
1 1 1 1 1
e Puskesmas
melaksanakan
program
kesehatan
tradisional,
alternatif dan
komplementer
Unit 28 42 56 70 84
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 40

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
f Pengobat
tradsional
terdaftar

% 5 5 5 5 5
g TOGA purnama % 10 10 10 10 10

1.6 Meningkatnya
Cakupan
Masyarakat Yang
Mendapatkan
Pelayanan
Kesehatan
Rujukan
10 Rumah Sakit
terakreditasi
% 16,25 18,6 20,93 20,93 23,36 1.1.1.6 Program
Upaya
Kesehatan
Peroranga
n (UKP)
a Cakupan rawat
jalan RS
% 15 15 15 15 15
b Cakupan rawat
inap RS
% 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5
c RS dengan
kemampuan
PONEK
% 6,98 9,3 11,63 13,95 16,28
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 41

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
d Cakupan
Pelayanan
Kesehatan
Rujukan pasien
masyarakat
miskin

% 100 100 100 100 100
e Cakupan
pelayanan gawat
darurat level 1
yang harus
diberikan sarana
kesehatan (RS) di
kab/kota

% 100 100 100 100 100
f Laboratorium
kesehatan
terakreditasi
% 100 100 100 100 100
g RS dengan 4
spesialis dasar
% 100 100 100 100 100
h Jumlah kab/kota
yang memiliki
UTD

Unit 5 5 5 5 5
i Ratio tempat tidur
(TT) dengan
jumlah penduduk
per 1.500
penduduk
1 1 1 1 1
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 42

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program

1.7 Meningkatnya
Sediaan Farmasi
dan Perbekalan
Kesehatan
11 Ketersediaan obat
dan vaksin
%
82
85 90
95
95 1.1.1.7 Program
Obat dan
Perbekalan
Kesehatan
a Anggaran obat
perkapita per
tahun di sarana
pelayanan
kesehatan (Rp)
Rp.
9.000
9.000 10.000
15.000
18.000
b Instalasi farmasi
Kabupaten/Kota
sesuai standar
% 60 65 70 75 80
c Penggunaan obat
generik di fasilitas
pelayanan
kesehatan
% 60 65 70 75 80
d Sarana distribusi
Alkes yang
memenuhi syarat
SDAKB
% 50 60 60 65 70
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 43

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
e Industri Rumah
Tangga Pangan
(IRTP) yang
memenuhi syarat
% 70 75 75 80 85

2 Menjamin
Ketersediaa
n Sumber
Daya
Kesehatan
2.1 Meningkatnya
Mutu dan
Pemerataan SDM
Kesehatan
12 Rasio Dokter per
100.000 penduduk
/100.000
penduduk
10 11 12 13 15 2.1.1 Pengembanga
n &
Penngkatan
Sumber Daya
Kesehatan
2.1.1.1 Program
Pengemba
ngan
Sumber
Daya
Manusia
13 Rasio Bidan per
100.000 penduduk
/100.000
penduduk
39 40 95 42 43
a Rasio perawat per
100.000 penduduk
/100.000
penduduk
59 61 72 64 65
b Rasio dokter
spesialis per
100.000 penduduk
/100.000
penduduk
3 4 4 4,5 4,5
c Rasio dokter gigi
per 100.000
penduduk
/100.000
penduduk
2 3 3,5 4 4,5
d Rasio apoteker
per 100.000
/100.000
penduduk
3 3 4 4 5
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 44

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
penduduk

e Rasio ahli gizi
per 100.000
penduduk

/100.000
penduduk
9 9 8,5 10 11
f Rasio ahli kesmas
per 100.000
penduduk

/100.000
penduduk
10 10 10,5 11 11
g Rasio sanitarian
per 100.000
penduduk

/100.000
penduduk
14 14 14 14 14
h Diklat Tenaga
Kesehatan
Terakreditasi
% 100 100 100 100 100

2.2 Meningkatnya
pembiayaan
kesehatan
14 Anggaran
Kesehatan pada
APBD
% 10 10 10 10 10 2.2.1 Pengembanga
n Regulasi
daerah di
bidang
kesehatan
2.2.1.1 Program
Jaminan
Pemelihara
an
Kesehatan
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 45

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
a Penduduk miskin
memiliki jaminan
kesehatan
% 100 100 100 100 100 2.2.1.2 Program
Peningkata
n
Kebijakan
&
Manaajem
en
Pembangu
nan
b Kabupaten/Kota
melaksanakan
DHA

% 100 100 100 100 100
c Provinsi
melaksanakan
PHA

% 100 100 100 100 100
d Anggaran
kesehatan
pemerintah
perkapita
pertahun

Rp
100.000
100.000 100.000
100.000
100.000
e Ketersediaan
profil kesehatan
provinsi dan
kabupaten/kota

% 100 100 100 100 100
f Pemanfaatan
Hasil Litbangkes
% 100 100 100 100 100
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 46

Misi Renstra
Dinas
Kesehatan
Provinsi
Lampung
Sasaran
Indikator Sasaran
(IKU & IKT)
Satuan
Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program

3 Peningkata
n
Kemitraan
dan
Pemberday
aan
Masyarakat
3.1 Terselenggaranya
kemitraan dan
Pemberdayaan
Masyarakat
15 Desa Siaga Aktif % 20 40 60 70 80 3.1.1 Peningkatan
Kemitraan &
Pemberdayaa
n Masyarakat
3.1.1.1 Program
Promosi
Kesehatan
&
Pemberday
aan
Masyaraka
t
a Rumah Tangga
yang
melaksanakan
Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat
(PHBS)

% 50 55 60 65 70
b Posyandu
Purnama Mandiri
% 40 42 45 48 50






Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 47

BAB 4
SITUASI DERAJAT KESEHATAN


Pembangunan secara umum sering diartikan sebagai upaya multidimensi
untuk mencapai kualitas hidup seluruh penduduk yang lebih baik. Pembangunan
kesehatan di Indonesia diselenggarakan secara menyeluruh dan
berkesinambungan, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang
setinggi-tingginya. Oleh banyak negara, termasuk Indonesia dan Provinsi
Lampung, pembangunan kesehatan dimaknakan sebagai proses yang terus
menerus dan progresif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Pembangunan ini semakin penting mengingat kesehatan adalah hak asasi manusia
dan sekaligus merupakan faktor penentu utama Indeks Pembangunan Manusia
(IPM) serta investasi untuk keberhasilan pembangunan bangsa. Oleh sebab itu,
kesehatan bagi semua rakyat perlu diperjuangkan dan terus diupayakan oleh
semua pihak baik pemerintah, masyarakat maupun semua komponen bangsa
secara sinergi.
Derajat kesehatan merupakan pencerminan kesehatan perorangan,
kelompok maupun masyarakat yang digambarkan dengan Umur Harapan Hidup,
Mortalitas, morbiditas dan status gizi masyarakat. Sehat dapat mencakup
pengertian yang sangat luas, yakni bukan saja bebas dari penyakit tetapi juga
tercapainya keadaan kesejahteraan baik fisik, sosial dan mental.
Derajat kesehatan yang optimal akan dilihat dari unsur kualitas hidup
serta unsur-unsur mortalitas dan yang mempengaruhinya, yaitu morbiditas dan
status gizi. Untuk kualitas hidup, yang digunakan sebagai indikator adalah Angka
Harapan Hidup Waktu Lahir (Lo). Sedangkan untuk mortalitas telah disepakati
lima indikator yaitu Angka Kematian Bayi (AKB) per 1000 kelahiran hidup,
Angka Kematian Balita (AKABA) per 1000 Kelahiran Hidup, Angka Kematian
Pneumonia Pada Balita per 1000 Balita, Angka Kematian Diare pada Balita per
1000 Balita dan Angka Kematian Ibu Melahirkan (AKI) per 100.000 Kelahiran
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 48

Hidup. Untuk morbiditas telah disepakati beberapa indikator yaitu Angka
Kesakitan Demam Berdarah Dengue (DBD) per 100.000 Penduduk, Angka
Kesakitaan Malaria per 1.000 Penduduk, Persentase Kesembuhan TB Paru,
Prevalensi Penderita HIV/AIDS terhadap Penduduk Beresiko dan Angka Acute
Flaccid Paralysis (AFP) pada Anak Usia < 15 tahun per 100.000 anak. Untuk
status gizi telah disepakati empat indikator yaitu persentase bayi dengan Berat
Badan Lahir Rendah (BBLR), Persentase Anak Balita Dengan Gizi Baik,
Prevalensi Anemia Gizi dan Prevalensi Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
(GAKY).

4.1. UMUR HARAPAN HIDUP (UHH)

Meningkatnya status kesehatan masyarakat selain ditunjukkan oleh
menurunnya angka kesakitan dan kematian, juga ditunjukkan oleh meningkatnya
angka harapan hidup. Angka harapan hidup merupakan salah satu indikator
mempengaruhi pencapaian indeks pembangunan manusia.
Berdasarkan estimasi Angka Harapan Hidup di Provinsi Lampung dan
Indonesia pada tahun 2000 2025 diperkirakan akan meningkat menjadi 73,6
tahun, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 4.1. Estimasi Angka Harapan Hidup
Provinsi Lampung dan Indonesia Tahun 2000-2025
0
20
40
60
80
A
H
H

(
t
h
)
Lampung 67,9 70,1 71,8 73,1 73,8
Indonesia 67,8 69,8 71,5 72,8 73,6
2000-2005 2005-2010 2010-2015 2015-2020 2020-2025
Sumber : Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025 (kerjasama BAPPENAS, BPS &
UNFPA)

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 49

Trend Angka Harapan Hidup (AHH) di Provinsi Lampung selama tahun
2003 2012 setiap tahunnya mengalami peningkatan yaitu dari 66,2 tahun 2003
menjadi 70,05 tahun pada tahun 2011 seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.2. Trend Angka Harapan Hidup di Provinsi Lampung
Tahun 2003 2012

70,05 69,75 69,5
69,25
69
68,77 68,5 67,6
66,2
68
0
30
60
90
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Bila dilihat berdasarkan Kabupaten Kota, maka Angka Harapn Hidup
(AHH) di Provinsi Lampung selama tahun 2006 2012 terlihat bahwa AHH
tertinggi ada di Kota Metro dan terendah ada di Kabupaten Lampung Barat,
seperti terlihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 4.1. Angka Harapan Hidup Menurut Kabupaten/Kota
Provinsi Lampung Tahun 2006 -2012

NO KAB KOTA 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
1 Lampung Barat 65.9 66,4 66,52 66,83 67,14 67,45 67,77
2 Tanggamus 67,7 67,88 68,51 68,92 69,33 69,74 70,15
3 Lampung Selatan 67,5 67,65 68,02 68,2 68,44 68,74 69,05
4 Lampung Timur 69,4 69,55 69,81 70,02 70,22 70,48 70,74
5 Lampung Tengah 68,6 68,77 68,92 69,09 69,25 69,48 69,72
6 Lampung Utara 67,1 67,38 67,52 67,73 67,94 68,21 68,49
7 Way Kanan 68,7 68,9 69,07 69,26 69,45 69,7 69,96
8 Tulang Bawang 67,8 68,15 68,33 68,59 68,86 69,13 69,41
9 Pesawaran 69,4 69,46 70,13 70,5 70,87 68,56 68,71
10 Pringsewu 71,9 72 72,22 72,38 72,54 68,64 68,77
11 Mesuji - - 67,23 68,3 68,4 68,45 68,5
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 50

NO KAB KOTA 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
12 Tulang Bawang Barat - 68,51 68,72 68,78
13 Kota Bandar Lampung - 68,66 71,24 71,61
14 Kota Metro - 68,39 72,76 72,98
Total 68,5 68,77 69 69,25 69,5 69,75 70,05
Sumber : BPS Provinsi Lampung

4. 2. KEMATIAN / MORTALITAS
Tingkat kematian secara umum sangat berhubungan dengan tingkat
kesakitan. Beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat mortalitas dan morbiditas
: sosial ekonomi, pendidikan, perilaku hidup sehat, lingkungan, upaya kesehatan
dan fertilitas.
Gambaran lebih jelas tentang situasi derajat kesehatan penduduk yaitu
angka kesakitan dan kematian dijelaskan dalam uraian dibawah ini :

4.2.1 ANGKA KEMATIAN BAYI (I nfant Mortality Rate)

Estimasi Angka Kematian Bayi (AKB) Provinsi Lampung dan Indonesia
dari tahun 2000-2025 berdasarkan buku proyeksi penduduk Indonesia tahun 2000-
2025, diperkirakan akan mengalami penurunanningkatkan pelayanan kesehatan
masyarakat.
Grafik 4.3 Estimasi Angka Kematian Bayi (AKB)
Provinsi Lampung Indonesia Tahun 2000-2025


Sumber : Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025

0
5
10
15
20
25
30
35
40
Lampung 36 28 22 18 15
Indonesia 36 28 23 18 15
2000-2005 2005-2010 2010-2015 2015-2020 2020-2025

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 51

Angka kematian bayi (AKB) di Provinsi Lampung berdasarkan hasil
Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2002 2012 trendnya
menunjukkan kecenderungan menurun yaitu dari 55 per 1000 Kelahiran Hidup
tahun 2002 menjadi 30 per 1000 Kelahiran Hidup tahun 2012. Angka ini bila
dibandingkan dengan target dari MDGs tahun 2015 sebesar 23 per 1.000
Kelahiran Hidup maka masih perlu kerja keras untuk mencapainya, seperti
terlihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 4.4 Trend Angka Kematian Bayi Berdasarkan Survey Demografi
Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2002 - 2012
di Provinsi Lampung


sumber : Sumber Data SDKI

Bila dilihat berdasarkan laporan tahun 2012 dari Kabupaten Kota terlihat
bahwa angka kematian bayi (perinatal, neonatal dan bayi) sebesar 7 per 1000
Kelahiran Hidup. Angka Kematian Bayi berdasarkan laporan ini tidak dapat
dibandingkan karena tidak menggambarkan kejadian kematian di populasi (data
hanya dari fasilitas pelayanan kesehatan), sehingga tetap mempergunakan data
dari hasil survey dalam hal ini SDKI yang dilakukan setiap lima tahun. Data
tersebut dapat dilihat pada tabel dibawah ini :



Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 52

Tabel 4.2 Jumlah Kematian Bayi, Anak Balita dan Balita serta
Angka Kematian Bayi (AKB) per 1000 Kelahiran Hidup
Berdasarkan Laporan
Per kabupaten Kota Se-Provinsi lampung tahun 2012

NO
KABUPATEN/
KOTA
JUMLAH KEMATIAN
LAKI LAKI PEREMPUAN LAKI - LAKI + PEREMPUAN
BAYI
ANAK
BALITA
BALITA BAYI
ANAK
BALITA
BALITA BAYI
ANAK
BALITA
BALITA
1 L. BARAT 12 0 12 9 0 9 21 0 21
2 TANGGAMUS 68 7 75 36 3 39 104 10 114
3 L. SELATAN 54 0 54 49 2 51 103 2 105
4 L. TIMUR 47 1 48 44 0 44 91 1 92
5 L.TENGAH 17 6 23 14 2 16 31 8 39
6 L. UTARA 69 5 74 40 1 41 109 6 115
7 WAY KANAN 29 2 31 18 1 19 47 3 50
8 T. BAWANG 66 0 66 0 0 0 66 0 66
9 PESAWARAN 37 0 37 18 1 19 55 1 56
10 PRINGSEWU 51 6 57 27 4 31 78 10 88
11 MESUJI 30 1 31 22 2 24 52 3 55
12
T. BAWANG
BARAT
27 0 27 12 1 13 39 1 40
13 B.LAMPUNG 169 17 186 35 8 43 204 25 229
14 METRO 16 0 16 11 0 11 27 0 27
JUMLAH PROVINSI
692 45 737 335 25 360
1.02
7
70 1.097
ANGKA KEMATIAN PER
1000 KH (DILAPORKAN)
9,0 0,6 9,6 4,3 0,3 4,6 6,6 0,5 7,1
Sumber : Profil Kabupaten Kota

Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa kasus kematian bayi dan Anak
Balita terbesar ada di Kota Bandar Lampung (204 kasus kematian bayi dan 25
kematian anak balita).
Kematian bayi terbesar terjadi pada masa bayi perinatal (0-6 hari),
diikuti kematian pada masa bayi neonatal (7 28 hari) dan masa bayi (>28 hari -
< 1 tahun). Penyebab kematian bayi perinatal dan neonatal di Provinsi
Lampung tahun 2012 pada dua terbesar disebabkan oleh BBLR dan Asfiksia.
Penyebab kematian bayi perinatal dan neonatal di Provinsi Lampung tahun 2012
dapat dilihat pada grafik dibawah ini :


Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 53

Grafik 4.5 Penyebab Kematian Bayi Perinatal (0 6 hari)
di Provinsi Lampung tahun 2012



Sumber : Seksi Kesga bidang Yankes

Grafik 4.6 Penyebab Kematian Bayi Neonatal (7 28 hari)
di Provinsi Lampung tahun 2012



Sumber : Seksi Kesga bidang Yankes










Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 54

Grafik 4.7 Penyebab Kematian Bayi ( > 28 hari < 1 tahun)
di Provinsi Lampung tahun 2012





4.2.2 Angka Kematian Anak Balita / AKABA
Angka Kematian Balita adalah jumlah kematian anak umur 1 - <5 tahun
per 1000 kelahiran hidup. AKABA menggambarkan tingkat permasalahan
kesehatan anak dan faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap kesehatan anak
balita seperti gizi, sanitasi penyakit infeksi dan kecelakaan.
Angka kematian balita (AKABA) di Provinsi Lampung berdasarkan hasil
Sensus Penduduk dan SDKI dari tahun 1990 2007 terlihat cenderung menurun
yaitu dari 86 per 1000 kelahiran hidup tahun 1990 menurun menjadi 55 per 1000
Kelahiran Hidup tahun 2007, seperti terlihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4.3
Angka Kematian Balita di Provinsi Lampung Tahun 1990 2007

Tahun AKABA per 1.000 KH
1990
1995
1997
SDKI 2002-2003
SDKI 2007
SDKI 2012
86
75
43
64
55
38
Sumber : SP. 1980, 1990 & Estimasi Parameter Demografi Indonesia BPS, SDKI 2007.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 55


Angka Kematian Balita (AKABA) berdasarkan laporan dari Kabupaten
kota (tabel 4.2) tahun 2012 sebesar 0,5 per 1000 Kelahiran Hidup, namun angka
ini tidak dapat dipergunakan karena angka tidak menggambarkan seluruh
kematian balita yang ada di populasi (data hanya dari fasilitas kesehatan saja).
Sehingga tetap mempergunakan data dari hasil survey dalam hal ini SDKI yang
dilakukan setiap lima tahun sekali.
Penyebab kematian anak balita di Provinsi Lampung tahun 2012 karena
Pnemonia, Diare, Penyakit Infeksi dan lain-lain, seperti terlihat pada grafik
dibawah ini :

Grafik 4.8 Penyebab Kematian Anak Balita ( > 1 tahun - < 5 tahun)
di Provinsi Lampung tahun 2012



Sumber : Seksi Kesga Dinkes Prov Lampung

4.2.3 Angka Kematian Ibu Maternal (AKI)

Angka Kematian Ibu Maternal berguna untuk menggambarkan tingkat
kesadaran perilaku hidup sehat, status gizi dan kesehatan ibu kondisi kesehatan
lingkungan, tingkat pelayanan kesehatan terutama untuk ibu hamil, waktu
melahirkan dan masa nifas.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 56

AKI yang dihasilkan dari SDKI dan SKRT hanya menggambarkan angka
nasional, tidak dirancang untuk mengukur angka kematian ibu menurut Provinsi
( karena memerlukan sampel & biaya yang sangat besar). Angka Kematian Ibu
sampai saat ini baru diperoleh dari survey-survey terbatas. AKI selama tahun
1997 2007 cenderung menurun dimana dari 370 per 100.000 kelahiran hidup
menjadi 228 per 100.000 kelahiran hidup tahun 2007, seperti terlihat pada tabel
dibawah ini :
Tabel 4.4 Angka Kematian Ibu Maternal (AKI) Nasional
Per 100.000 Kelahiran Hidup

No. Penelitian/Survey Tahun AKI
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Penelitian dari pencatatan 12 RS Pendidikan
Ujung Berung (UNPAD)
SKRT 1980
Kab. Sukabumi (UNPAD)
SKRT 1986
SKRT 1992
SDKI 1997
SDKI 2002-2003
SDKI 2007
SDKI 2012
1997 1980
1978 1980
1982
1986
1992
1994
1997
2002-2003
2007
2012
370
170
150
450
425
390
373
307
228
*)
Ket : BPS Provinsi Lampung.
*) : Data belum tersedia

Angka Kematian Ibu (AKI) berdasarkan laporan dari Kabupaten kota
tahun 2012 sebesar 115,8 per 100.000 Kelahiran Hidup, namun angka ini tidak
dapat dipergunakan karena angka tidak menggambarkan seluruh kematian ibu
yang ada di populasi (data hanya dari fasilitas kesehatan saja). Sehingga tetap
mempergunakan data dari hasil survey dalam hal ini SDKI yang dilakukan setiap
lima tahun sekali.
Bila dilihat berdasarkan kasus kematian yang ada di Provinsi Lampung
tahun 2012 berdasarkan laporan dari kabupaten terlihat bahwa kasus kematian ibu
(kematian ibu pada saat hamil, saat melahirkan dan nifas) seluruhnya sebanyak
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 57

179 kasus dimana kasus kematian ibu terbesar ( 59,78% ) terjadi pada saat
persalinan dan 70,95% terjadi pada usia 20 34 tahun.
Kasus kematian ibu tertinggi ada di Kota Bandar Lampung. Adapun
distribusi kasus kematian ibu dapat dilihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.9
Distribusi Kasus Kematian Ibu berdasarkan Usia Pada Saat Kematian
Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2011

0
5
10
15
< 20 th 7 12 4 0 2 1 1 2 1 0 0 0 0 0
20 - 34 th 0 0 13 5 8 9 5 1 8 13 6 0 6 1
>35 th 0 0 5 9 7 5 6 1 0 0 1 0 3 4
LB TGM LS LTIM LT LU WK TLB PSW PRING MSJ TLBB BDL MTR
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten kota

Penyebab kasus kematian ibu di Provinsi lampung tahun 2012 disebabkan
oleh perdarahan, eklamsi, infeksi dan lain-lain seperti terlihat pada grafik dibawah
ini :










Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 58

Grafik 4.10 Penyebab Kematian Ibu
di Provinsi Lampung tahun 2012




Sumber : Seksi Kesga Dinkes Prov Lampung

4.2.4 Angka Kematian Kasar

Menurut hasil Perkiraan Parameter Demografi BPS, Angka Kematian
Kasar di Provinsi Lampung pada periode tahun 1995-2000 (periode rujukan,
perhitungan tengah tahun 1998 bulan Oktober) tercatat sebesar 7,1 permil dan
pada tahun 2000 diperkirakan angka kematian kasar ini akan menjadi 6,5 permil.
Dan th 2003 angka kematian kasar/CDR (Nasional): 10 permil ().
Dan berdasarkan parameter hasil proyeksi penduduk 2000-2025 angka
kematian kasar terus meningkat, seperti grafik 4.9. dibawah ini.









Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 59

Grafik 4.11 Estimasi Angka Kematian Kasar Propinsi Lampung
Tahun 2000-2025


Sumber : Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025

Angka kematian kasar tahun 2012 belum dapat disajikan karena
masih dalam proses perhitungan di BPS Provinsi lampung.


4.3. KESAKITAN / MORBIDITAS

4.3.1 Sepuluh Besar Penyakit
Meningkatnya umur harapan hidup dan perubahan struktur umur
penduduk ke arah usia tua serta perubahan pola dan gaya hidup menyebabkan
terjadinya transisi demografi epidemiologis, yang ditandai masih tingginya
penyakit infeksi dan meningkatnya penyakit non infeksi.
Gambaran 10 (sepuluh) besar penyakit pada tahun 2012 berdasarkan
laporan SP2TP tahun 2012 dengan kelengkapan laporan Kelengkapan laporan sebesar 50%
atau 7 kabupaten kota yang melaporkan yaitu MESUJI, KOTA BANDAR LAMPUNG,
TULANG BAWANG BARAT, LAMPUNG UTARA,TANGGAMUS, KOTA METRO,
PRINGSEWU)dapat dilihat pada tabel dibawah ini.




0
1
2
3
4
5
6
7
8
k/k
CDR
0
10
20
30
40
50
60
70
Jml Kematian (000)
CDR 5,2 4,3 4,8 5,0 5,6 6,9
Jml Kematian (000) 35,1 34,8 37,5 41,5 49,7 64,2
2000 2005 2010 2015 2020 2025
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 60




Tabel 4.5 Sepuluh Besar Penyakit Berdasarkan Kunjungan Lama dan Baru
Di Provinsi Lampung Tahun 2012

NO
KODE
PENYAKIT
PENYAKIT
JUMLAH
KASUS
%
1 J00 Nasopharyngitis Akut ( Common cold ) 210.077
32,56
2 K29.7 Gastritis 134.989
20,92
3 I10 Hypertensi 71.034
11,01
4 M06.9 Rheumatoid Atritis 50.671
7,85
5 K30 Dispepsia ( Gangguan Fungsi Lambung ) 35.422
5,49
6 J02.9 Pharyngitis Akut 30.617
4,74
7 J11.8 Influenza 28.727
4,45
8 A09 Diare dan Gastroenteritis 28.148
4,36
9 G44 Cephalgia 28.024
4,34
10 M79.1 Mialgia 27.546
4,27
Sumber : SP2TP 2012 (kelengkapan laporan Kelengkapan laporan 50%)



4.3.2 P2 Diare

Penyakit diare masih menjadi masalah yang serius dan merupakan salah
satu faktor yang menyebabkan kematian bayi dan balita di negara sedang
berkembang termasuk negara Indonesia. Dan merupakan salah satu penyakit yang
berpotensial menjadi KLB. Untuk itu perlu penanganan yang serius terutama
penemuan kasus sedini mungkin, pengobatan penderita, penggunaan oralit dan
dan mengatasi dehidrasi di tingkat rumah tangga. Penanganan tidak hanya
dilakukan secara kuratif tetapi juga preventif. Kematian tersebut terbanyak
disebabkan oleh kekurangan vitamin A, dehidrasi, disentri dan diare persisten.
UKBM merupakan salah satu bentuk upaya untuk penanggulangan diare.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 61

Angka kesakitan (Insidens Rate) diare untuk semua kelompok umur di
Provinsi Lampung dari tahun 2005 2012 cenderung meningkat, yaitu dari 9,8
per 1000 penduduk menjadi 18,24 per 1000 penduduk tahun 2012. Angka ini bila
dibandingkan dengan rata-rata nasional, angka ini masih jauh dibawah angka
nasional: 374 per 1.000 penduduk. Walaupun angka kesakitan meningkat namun
angka kematian atau CFR diare masih dibawah 1%, seperti terlihat pada tabel
dibawah ini :
Tabel 4.6 Distribusi kasus Diare dan Penggunaan Oralit Tahun 20052012
Tahun
K a s u s
IR/100.000 CFR (%)
Penderita Meninggal
2005 67.056 3 9,98 0,004
2006 151.655 12 20.49 0,008
2007 159.929 10 21,94 0,007
2008 135.587 13 18,34 0,010
2009 148.557 7 19,83 0,005
2010 158.082

20,78 < 1%
2011 173.691

22,58 < 1%
2012 143.693

18,24 < 1%
Sumber : Lap. Evaluasi Program P3PL dan Profil Kesehatan Kab/Kota.
Distribusi angka kesakitan diare per 1000 penduduk di Kabupaten Kota terlihat
bahwa angka kesakitan tertinggi ada di Kabupaten Lampung Tengah dan terendah ada di
Kabupaten Lampung Barat, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 4.12 Distribusi Angka Kesakitan (IR) Diare per 1000 penduduk
Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2012








Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten kota
29,33
8,87
7,25
7,12
6,56
6,33
5,98
5,42
5,24
4,84
4,34
4,30
4,26
3,94
2,69
0,00 5,00 10,00 15,00 20,00 25,00 30,00 35,00
LAMPUNG TENGAH
PROVINSI
PESAWARAN
TULANG BAWANG
METRO
LAMPUNG SELATAN
PRINGSEWU
MESUJI
TANGGAMUS
BANDAR LAMPUNG
LAMPUNG UTARA
TULANG BAWANG BARAT
LAMPUNG TIMUR
WAY KANAN
LAMPUNG BARAT
%
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 62

4.3.3 P2 DBD

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu
masalah kesehatan masyarakat di Indonesia pada umumnya dan Provinsi
Lampung pada khususnya, dimana kasusnya cenderung meningkat dan semakin
luas penyebarannya serta berpotensi menimbulkan KLB.
Angka Kesakitan (IR) selama tahun 2004 2012 cenderung
berfluktuasi. Angka kesakitan DBD di Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar
68,44 per 100.000 penduduk (diatas IR Nasional yaitu 55 per 100.000 penduduk)
dengan Angka Bebas Jentik (ABJ) kurang dari 95% namun CFR telah kurang
dari 1%. CFR selama tiga tahun terakhir terlihat menurun yaitu kurang dari 1%
dimana ini menunjukkan bahwa dalam penatalasanaan penderita DBD di sarana
pelayanan kesehatan sudah semakin membaik, seperti terlihat pada tabel dibawah
ini :

Tabel 4.7 Situasi kasus DBD Provinsi Lampung Tahun 2004 2012
Tahun
K a s u s
IR/100.000 CFR (%) ABJ
Penderita Meninggal
2004 912 14 13,19 1,54 64,93
2005 696 10 9,97 1,46 67,61
2006 1.402 14 18.94 1.02 83.77
2007 4.470 24 61,32 0,50 91,21
2008 4.869 39 65,28 0,80 61,40
2009 1.862 20 24,85 1,05 74,93
2010 1.714 29 22,88 1,69 *
2011 1.328 17 20,03 1,3 68,51
2012 5.207 38 68,44 0,88 81
Sumber : Laporan Profil Kesehatan Kab/kota

Distribusi dari angka kesakitan (IR) DBD di Kabupaten Kota terlihat
bahwa angka kesakitan tertinggi ada di Kota Metro dan Kota Bandar Lampung
dan terendah ada di Kabupaten Lampung Barat, seperti terlihat pada grafik
dibawah ini :


Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 63

Grafik 4.13 Distribusi Angka Kesakitan (IR) DBD per 100.000 penduduk,
Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2012













Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten kota

CFR tertinggi ada di Kabupaten Lampung Tengah dan Angka Bebas
Jentik (ABJ) di Kabupaten Tanggamus, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.14 Distribusi Angka Kamatian (CFR) DBD
Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2012













Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten kota



10,87
13,08
19,53
20,28
26,70
33,99
36,14
50,30
66,10
67,50
78,03
108,69
132,84
173,24
256,78
0,00 50,00 100,00 150,00 200,00 250,00 300,00
LAMPUNG BARAT
WAY KANAN
LAMPUNG TENGAH
MESUJI
TULANG BAWANG BARAT
LAMPUNG TIMUR
TANGGAMUS
LAMPUNG SELATAN
Provinsi
PESAWARAN
TULANG BAWANG
LAMPUNG UTARA
PRINGSEWU
BANDAR LAMPUNG
METRO
ir dbd per 100.000 penduduk
0,00
0,00
0,00
0,00
0,60
0,62
0,68
0,80
0,88
0,92
1,26
1,27
1,28
1,43
1,49
0,00 0,50 1,00 1,50 2,00
LAMPUNG BARAT
WAY KANAN
MESUJI
TULANG BAWANG BARAT
LAMPUNG TIMUR
TULANG BAWANG
BANDAR LAMPUNG
PRINGSEWU
PROVINSI
LAMPUNG UTARA
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
METRO
PESAWARAN
TANGGAMUS
CFR (%)
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 64

Bila dilihat data Angka Bebas Jentik (ABJ) per kabupaten kota maka
terlihat bahwa ABJ hanya ada 1 Kabupaten yang ABJ >95% sedangkan kabupaten
Kota yang lain <95% (dengan kelengkapan laporan 71,43% (ada 4 kabupaten kota
yang tidak ada datanya).

Grafik 4.15 Distribusi Angka Bebas Jentik (ABJ)
Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2012













Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten kota

Di Provinsi Lampung, organisasi yang bergerak dalam pencegahan DBD
bernama Pokjanal (Kelompok kerja operasional) DBD. Keberadaan
Pokja/Pokjanal DBD yang ada selama ini telah menunjukan peningkatan kinerja
yang cukup optimal. Hal ini terlihat bahwa angka bebas jentik mendekati target
dan adanya penurunan kasus DBD. Jadi di sini masyarakat harus menganggap
bahwa tindakan preventif itu lebih efektif.
Dengan demikian, maka tugas untuk mensosialisasikan dan
memberdayakan masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) adalah
kewajiban dari Pokjanal DBD masing-masing daerah. Dan perlu menanamkan
bahwa PSN jauh lebih efektif dari tindakan kuratif termasuk fogging yang
fungsinya terbatas.
Jadi upaya yang dilakukan untuk pemberantasan DBD yaitu dengan
meningkatkan kualitas tatalaksana kasus, menyediakan bahan insektisida dan
61,14
61,96
68,94
73,47
75,00
79,28
85,17
89,03
94,04
94,33
99,29
0,00 20,00 40,00 60,00 80,00 100,00 120,00
LAMPUNG TIMUR
MESUJI
LAMPUNG SELATAN
WAY KANAN
LAMUNG UTARA
Provinsi
LAMPUNG TENGAH
METRO
PRINGSEWU
TANGGAMUS
BANDAR LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
TULANG BAWANG
PESAWARAN
TULANG BAWANG BARAT
ABJ (%)
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 65

larvasida, mengoptimalkan peran Pokjanal Pokja DBD yang sudah ada serta
mengembangkan peran serta masyarakat termasuk swasta serta LSM, sebagai
daerah perlintasan antara Jawa-Sumatera, maka kegiatan surveilans khususnya
Sistem Kewaspadaan Dini (SKD) KLB harus disiagakan dan ditingkatkan
kualitasnya di semua jajaran.

Grafik 4.16 Persentase DBD ditangani di Provinsi Lampung Tahun 2012

0
50
100
%
% Ditangani 100 99 100 100 100 100 100 100 100
Target 80 80 80 80 80 80 100 100 100
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Berdasarkan grafik diatas tampak bahwa persentase penderita DBD yang
ditangani selama enam tahun 2004-2012 telah mencapai target.

4.3.4 P2 Malaria

Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi
masalah kesehatan masyarakat dan mempengaruhi angka kesakitan bayi, anak
balita dan ibu melahirkan serta dapat menurunkan produktivitas tenaga kerja.
Karena itu malaria termasuk salah satu prioritas dalam upaya pemberantasan
penyakit menular yang menjadi bagian integral dalam program pembangunan
bidang kesehatan.
Malaria secara epidemiologi merupakan penyakit menular yang lokal
spesifik, pada sebagian daerah Provinsi Lampung merupakan daerah endemis
yang mempunyai daerah yang berpotensi untuk berkembangnya penyakit malaria
seperti daerah-daerah pedesaan yang mempunyai rawa-rawa, genangan air payau
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 66

di tepi laut dan tambak-tambak ikan yang tidak terurus, kecuali beberapa wilayah
di Kabupaten Lampung Barat yang merupakan persawahan dan perkebunan. Oleh
karena itu perlu upaya pengendalian untuk menurunkan/menekan masalah
malaria.
Gambaran insiden malaria di Provinsi Lampung sampai tahun 2010
menggunakan indikator AMI (Annual Malaria Incidens) yang berdasarkan pada
kasuskasus klinis namun sejak tahun 2012 telah menggunakan indikator API
(Annual Paracite Incidens).
Jika dilihat selama 7 tahun (2004-2011) terakhir angka AMI cenderung
fluktuatif (Tabel 4.7). AMI Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar 2,42 per 1.000
penduduk, angka ini telah berada di bawah target sebesar 5,5 per 1.000 penduduk
dan jika dibandingkan dengan angka nasional (<50 ) AMI di Provinsi Lampung
masih relatif rendah. Sedangkan untuk Annual Paracite Insidence (API) per 1000
penduduk Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar 0,22 per 1000 penduduk. Angka
ini telah ada di bawah target yang ditetapkan yaitu kurang dari 1 per 1000
penduduk.

Tabel 4.8 Situasi Malaria di Provinsi Lampung tahun 2004-2012
Tahun
K a s u s Klinis
AMI/1.000
Periksa
Darah
Positif
API/1.000
Penderita Meninggal
2004 61.110 14 8,84

2005 56.802 10 8,13

2006 49.107 14 6,64

2007 54.685 24 7,50

2008 51.336 39 6,95

1,00
2009 40.662 20 5,43

0,50
2010 28.147 29 4,66

0,50
2011 14.799 1 1,92 4.136 0,50
2012 28.435 0 3,66 1.735 0,22
Sumber : Seksi P2 bidang P3PL & profil Kesehatan Kab/kota


Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 67

Angka kesakitan Malaria baik klinis (AMI) maupun pemeriksaan sedian
darah (API) di Kabupaten Kota pada tahun 2012 terlihat bahwa AMI tertinggi ada
di Kabupaten Pesawaran dan Kota Bandar Lampung dan API tertinggi ada di
Kabupaten Pesawaran, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.17 Distribusi Angka Kesakitan Malaria klinis (AMI)
per 1.000 penduduk Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten kota


Grafik 4.18 Distribusi Angka Kesakitan Malaria (API)
per 1.000 penduduk Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2012














Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten kota

0,00
0,23
0,35
1,05
2,13
2,91
3,66
4,64
4,97
5,19
5,22
6,07
6,92
8,08
8,32
0,00 2,00 4,00 6,00 8,00 10,00
METRO
LAMPUNG TIMUR
LAMPUNG TENGAH
MESUJI
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG UTARA
Provinsi
WAY KANAN
TULANG BAWANG
LAMPUNG BARAT
TANGGAMUS
TULANG BAWANG BARAT
PRINGSEWU
BANDAR LAMPUNG
PESAWARAN
AMI per 1000 penduduk
0,00
0,00
0,04
0,07
0,07
0,09
0,13
0,15
0,22
0,23
0,27
0,32
0,46
0,49
1,03
0,00 0,20 0,40 0,60 0,80 1,00 1,20
METRO
LAMPUNG TIMUR
MESUJI
LAMPUNG UTARA
BANDAR LAMPUNG
TANGGAMUS
TULANG BAWANG BARAT
WAY KANAN
PROVINSI
LAMPUNG TENGAH
TULANG BAWANG
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG BARAT
PRINGSEWU
PESAWARAN
API per 1000 penduduk
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 68

Persentase Malaria yang di konfirmasi dengan laboratorium dan diobati
dengan ACT di Provinsi lampung selama tahun 2007 2012 cenderung
meningkat, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.19 Persentase Malaria dengan Konfirmasi Laboratorium &
Diobati ACT Di Provinsi Lampung Tahun 2012


0
20
40
60
80
100
120
Laboratorium 11 32 57 78 87,5 95,3
Diobati ACT 0 33 87 90 93,7 80,38
2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Dinas l Kesehatan Provinsi
Bila dilihat distribusi kasus Malaria per golongan umur di Provinsi
lampung selama tahun 2008 2011 terlihat bahwa kasus terbanyak ada pada
kelompok umur > 15 tahun, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.20 Distribusi Kasus Malari per Golongan Umur
Di Provinsi Lampung Tahun 2008 2011

0
1000
2000
3000
4000
2008 136 646 611 670 2460
2009 106 557 613 501 3420
2010 68 266 287 299 2111
2011 64 395 513 439 2933
0-11 bulan 1 - 4 tahun 5 - 9 tahun 10 - 14 tahun > 15 tahun
Sumber : Dinas l Kesehatan Provinsi

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 69

Bila dilihat berdasarkan jenis vektor Malaria maka di Provinsi Lampung
terdapat 12 species dari nyamuk Anopheles spp yaitu An. Vagus, An, Sundaicus,
An. Barbirotris, An. Acconitus, An. Indefinitus, An. Kochi, An. Subpictus. An.
Tesselatus, An. Minimus, An. Maculatus.
Grafik 4.21 API dibandingkan ABER
Di Provinsi Lampung Tahun 2012

0
1
1
2
2
3
API 1 0,5 0,4 0,5 0,22
ABER 1,5 2 2
2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

Dalam melakukan evaluasi kasus malaria, nilai ABER disanding dengan
API. ABER dihitung dengan formula: jumlah darah yang diperiksa satu tahun
dibagi jumlah penduduk dikali 100%. Grafik menggambarkan API tahun 2008
2010 cenderung menurun demikian pula dengan ABER. Hal ini menunjukkan
bahwa kasus malaria di masyarakat semakin menurun.

4.3.5 P2 TB Paru

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular langsung yang
disebabkan oleh kuman TBC (Mycobacterium tuberculosis), sebagian besar
kuman menyerang ke paru, tetapi dapat juga menyerang organ tubuh lainnya.
Penyakit TBC masih merupakan masalah utama kesehatan masyarakat di
Indonesia, menurut hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 1995,
menunjukkan bahwa penyakit TBC merupakan penyebab kematian nomor tiga (3)
setelah penyakit kardiovaskuler dan penyakit saluran pernafasan pada semua
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 70

kelompok usia serta merupakan penyakit nomor satu (1) dari golongan penyakit
infeksi.
Penanggulangan TB Paru dilaksanakan dengan Strategi DOTS sesuai
dengan rekomendasi WHO yang terdiri atas 5 komponen: Komitmen politis,
diagnosis TB dengan mikroskopis, PMO (pemantau minum obat), kesinambungan
ketersediaan OAT (obat anti Tb) dan Pencatatan pelaporan yang baik dan benar.
Dengan adanya program Strategi DOTS (Directly Observed Treatment
Shortcourse) dalam penanggulangan TB Paru maka pengembangan Unit
Pelayanan Kesehatan perlu ditingkatkan jumlahnya.
Berdasarkan tabel 4.9. dibawah diketahui bahwa angka BTA positif pada
tahun 2003-2012 cenderung meningkat, sedangkan angka konversi dan
kesembuhan nampak berfluktuatif naik turun. Pada tahun 2012 angka Penemuan
Kasus (CDR) TB belum mencapai target >70%, sedangkan untuk angka
kesembuhan telah mencapai target > 85.

Tabel 4.9. Situasi P2 TB Paru di Provinsi Lampung tahun 2004-2011
No. Tahun Jumlah BTA+
CDR (%) Konversi
(%)
Sembuh (%)
1 2004 2.756 28 85 83
2 2005 3.648 33,7 87 59,64
3 2006 4.611 41,3 85,5 84,80
4 2007 4.539 40,5 87 82,29
5 2008 4.696 39,3 83 82,64
6 2009 4.682 41,3 89,75 85,62
7 2010 5.045 42,34 88,6% 87%
8 2011 5.991 48,68 90,18 88,48
9 2012 6.107 49,49 88,2 89,14
Sumber : Evaluasi Program P3PL

Bila dilihat distribusi pencapaian indikator penemuan kasus (CDR) dan
angka kesembuhan terlihat bahwa angka penemuan kasus (CDR) tertinggi ada di
Kabupaten Way kanan dan terendah ada di Kota Metro. Sedangkan untuk angka
kesembuhan capaian tertinggi ada di Kabupaten lampung Utara dan terendah ada
di Kabupaten Mesuji.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 71



Grafik 4.22 Angka Penemuan Kasus (CDR) TB Per Kabupaten Kota Se-
Provinsi Lampung Tahun 2012





Sumber : Bidang P3PL Dinkes Provinsi lampung




Dalam upaya peningkatan di masa mendatang, diharapkan peran dari
seluruh pihak terkait untuk bersama mengatasi penanggulangan program TBC
sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam hal ini peningkatan peran Gerdunas
Provinsi dan kab/kota, Pengawas supervisor/wasor kabupaten/kota agar dapat
menganalisa PRM/PPM yang mempunyai error rate 5% dan meningkatkan
jumlah PRM/PPM yang melakukan cross check, menguatkan jejaring Dinas
Kesehatan, Rumah Sakit dan Puskesmas dalam rangka pelaksanaan DOTS.

4.3.6 P2 HIV (HUMAN I I MUNODEFECI ENCY) & AIDS (ACQUI RED
I MMUNE DEFECIENCY SYNDROME)
Penyakit HIV dan AIDS merupakan salah satu penyakit menular seksual
yang belum ditemukan obatnya dan mempunyai dampak sosial yang sangat berat.
Salah satu tujuan program Pemberantasan Penyakit Menular Langsung adalah
menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacatan yang diakibatkan oleh
penyakit menular langsung dan mencegah penyebaran serta mengurangi dampak
sosial akibat penyakit sehingga tidak menjadi masalah kesehatan.
Penyakit Seksual termasuk infeksi HIV dan AIDS merupakan salah satu
program yang menjadi prioritas yang dilaksanakan di Provinsi Lampung.
28,04
32,84
33,02
37,33
42,10
42,67
42,83
43,28
44,63
49,49
49,58
56,15
56,58
69,56
81,97
0,00 20,00 40,00 60,00 80,00 100,00
MESUJI
TANGGAMUS
PESAWARAN
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG TIMUR
LAMPUNG UTARA
LAMPUNG TENGAH
TULANG BAWANG BARAT
METRO
PROVINSI
PRINGSEWU
TULANG BAWANG
LAMPUNG SELATAN
WAY KANAN
BANDAR LAMPUNG
%
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 72

Kegiatan dalam penanggulangan penyakit seksual ini dilaksanakan dengan
penemuan dan pengobatan penderita baik secara pasif di puskesmas maupun
secara aktif dengan melakukan survey dengan sasaran kelompok resiko tinggi
seperti Wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) eks lokalisasi, narapidana,
karyawan tempat hiburan, panti pijat, diskotik, siswa sekolah menengah Umum
(SMU) dan lain sebagainya.
Jumlah kasus AIDS di Provinsi Lampung selama tahun 2002 2011
berfluktuasi dimana semua kasus HIV/AIDS telah ditangani 100%. Gambaran
jumlah kasus AIDS pertahun dan kumulatifnya dapat dilihat pada grafik dibawah
ini :
Grafik 4.23 Jumlah Kasus AIDS pertahun dan kumulatifnya
Di Provinsi Lampung Tahun 2012
0
100
200
Kasus per tahun 1 4 7 49 51 41 28 11 29 11 0
Kasus Kumulatif 1 5 12 61 112 153 181 194 222 233 233
2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Evaluasi Bidang P3PL dan Profil Kesehatan Kab/Kota.
Bila dilihat distribusi kasus HIV dan AIDS per Kabupaten Kota maka
terlihat bahwa kasus terbanyak ada di kota Bandar Lampung seperti terlihat pada
grafik dibawah ini :
Grafik 4.24 Distribusi Kasus HIV dan AIDS
Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan kabupaten Kota
LB TGM LS L TIM LT LU WK TUBA PSW
PRIN
G
MSJ TBB BDL MTR PROV
HIV 0 0 16 0 17 5 0 0 0 0 0 0 212 0 250
AIDS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0
50
100
150
200
250
300
A
x
i
s

T
i
t
l
e
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 73


Kegiatan penanggulangan HIV & AIDS yang meliputi pencegahan,
pelayanan dan penunjang belum semua bisa optimal terlaksana di Provinsi
Lampung. Kota Bandar Lampung yang cukup lengkap melaksanakan kegiatan
pelayanan, hal tersebut dikarenakan banyak di bantu oleh LSM aktif SSG,
JAPAL. Sebagai RS rujukan, RS Abdul Muluk melaksanakan pelayanan: VCT,
ART, OI, gizi, paliatif, perawatan laboratorium, dukungan case manajemen,
sedangkan RS Jiwa, Puskesmas Panjang, Puskesmas Sukaraja pelayanannya
terbatas, hanya melaksanakan VCT (Voluntary Conseling Treatment). LSM SSG,
JAPAL selain melakukan VCT, LSM ini juga melakukan home base care, untuk
memberikan dukungan terhadap ODHA.
Selain itu dalam rangka mencegah penularan HIV/AIDS melalui produk
darah adalah dengan melakukan pemeriksaan atau skrining setiap darah yang
didonorkan pada unit transfusi darah, seperti terlihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 4.10 Persentasi Donor Darah diskrining terhadap HIV/AIDS
menurut Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung Tahun 2012

NO UNIT TRANSFUSI DARAH
DONOR DARAH
JUMLAH
PENDONOR
SAMPEL DARAH
DIPERIKSA
POSITIF HIV
JUMLAH % JUMLAH %
1 UTD RS Liwa 1.463 1.463 100,00 0 0,00
2 UTDRS Kota Agung & RS Panti Secanti 925 925 100,00 0 0,00
3 UTD PMI Lampung Selatan 1.661 1.661 100,00 0 0,00
4 UTD PMI Lampung Timur 439 939 213,90 1 0,11
5 PMI Lampung Tengah 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 UDD PMI Lampung Utara 2.346 2.346 100,00 2 0,09
7 Way kanan 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 PMI Tulang Bawang 2.520 2.143 85,04 0 0,00
9 Pesawaran 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 UTD Pringsewu 4.589 4.589 100,00 3 0,07
11 Mesuji 2.598 2.598 100,00 0 0,00
12 Tulang Bawang Barat 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
13 UTD Pembina Bandar Lampung 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 UTDRS PMI Kota metro 7.236 7.236 100,00 17 0,23
JUMLAH PROVINSI 23.777 23.900 100,52 23 0,10



Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 74


4.3.7 P2 ISPA/PNEMONIA

Tujuan Program Pemberantasan Penyakit ISPA adalah menurunkan
angka kesakitan dan kematian khususnya pada balita. Penyakit Infeksi Saluran
Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu program yang dilaksanakan di
Provinsi Lampung dan dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian yaitu
pneumonia berat ditandai secara klinis oleh adanya nafas cepat, tarikan dinding
dada ke dalam stridor, pneumonia ditandai secara klinis oleh adanya nafas cepat,
bukan pneumonia ditandai secara klinis oleh batuk, pilek, bisa disertai demam,
tanpa tarikan dada ke dalam dan tanpa nafas cepat.
Pelaksanaan Program P2 ISPA mencakup penemuan dan pengobatan
penderita (Care Seeking) karena penyakit ISPA masih merupakan masalah
kesehatan masyarakat yang utama ini dapat dilihat dari kasus ISPA yang masih
cukup tinggi. Penemuan dini penderita ISPA dengan penatalaksanaan kasus yang
benar merupakan strategi untuk mencapai tujuan program yakni menurunkan
angka kesakitan dan kematian akibat penyakit ISPA, hal ini akan lebih baik bila
ditunjang dengan program MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit).
Grafik 4.25 Jumlah Kasus Pneumonia Pada Balita
Provinsi Lampung Tahun 2012










Sumber : Profil Kesehatan Kab Kota

0,00
0,58
1,48
1,50
1,69
2,31
2,68
6,71
7,97
9,07
10,09
12,79
20,87
21,51
28,05
0,00 5,00 10,00 15,00 20,00 25,00 30,00
PESAWARAN
TANGGAMUS
LAMPUNG UTARA
TULANG BAWANG BARAT
TULANG BAWANG
PRINGSEWU
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG TIMUR
WAY KANAN
METRO
PROVINSI
LAMPUNG TENGAH
MESUJI
LAMPUNG SELATAN
BANDAR LAMPUNG
%
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 75


Berdasarkan grafik diatas dapat dilihat bahwa kasus Pneumonia tertinggi
yaitu Kota Bandar Lampung dan terendah yaitu Kabupaten Lampung Utara. Kota
Bandar Lampung perlu terus meningkatkan upaya penurunan kasus melalui
preventif, promotif dan kuratif. sedangkan berdasarkan grafik 4.22 dibawah
tampak bahwa cakupan balita dengan pneumonia yang ditangani telah mencapai
target yang ditetapkan.

Grafik 4.26 Trend Persentase Cakupan Balita Dengan Pneumonia Yang
Ditangani dan Targetnya Di Provinsi Lampung Tahun 2004-2012

0
50
100
%
% Ditangani 100 100 100 98,66 94 100 100 100 100
Target 65 100 100 100 100 100 100 100 100
2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Seksi P2 dan Profil Kesehatan Kab/Kota

4.3.8 P2 Kusta

Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit menular yang masih
menjadi masalah kesehatan di Provinsi Lampung, baik dari aspek medis maupun
aspek sosial.
Angka kesakitan kusta (Prevalense) per 10.000 penduduk selama tahun
2009 2012 cenderung sedikit meningkat dari 0,29 per 10.000 penduduk menjadi
0,33 per 10.000 penduduk dan angka ini sudah cukup baik karena telah dibawah
target yaitu < dari 1 per 10.000 penduduk. Angka penemuan kasus kusta baru
(NCDR) selama tahun 2009 2012 berfluktuasi dari 2,33 per 100.000 menjadi
2,35 per 100.000 penduduk, dan angka ini sudah cukup baik (target < 5 per
100.000 penduduk). Namun angka kesembuhan kusta untuk kusta PB dan MB
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 76

tahun 2010 - 2012 belum ada yang mencapai target penyembuhan yaitu > 90%.
Demikian juga untuk capaian kusta pada anak dan capaian cacat tingkat II tidak
sesuai dengan yang diharapkan yaitu melebihi 5 %. Adanya kusta pada anak
menandakan adanya penularan kusta disekitar anak tersebut sedangkan angka
kecacatan tingkat II juga mengindikasikan bahwa mutu pengobatan yang tidak
baik, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 4.11 Situasi kusta di Provinsi Lampung tahun 2009 2012

TAHUN
Jumlah Kasus
NCDR
per
100.000
pddk
Prevalen
per
10.000
pddk
Kusta
pada
anak (%)
%
Kecacatan
tingkat II
RFT
PB MB
PB MB
2010 36 208 3,21 0,32 7,37 4,10 58,62 51,77
2011 24 226 2,35 0,33 6,08 8,29 50,00 50,00
2012 22 156 1,84 0,31 6,63 8,29 100 69,13
Sumber : Profil Kesehatan kabupaten Kota

Bila dilihat distribusi kasus kusta berdasarkan kabupaten kota maka
terlihat bahwa kasus kusta tertinggi ada di kabupaten Lampung Timur dan
terendah ada di Kota Metro, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4. 27 Distribusi Jumlah Penderita Kusta MB
Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012




Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota.



1
5
6
6
7
10
10
11
11
11
13
16
22
27
156
0 50 100 150 200
METRO
PESAWARAN
PRINGSEWU
TULANG BAWANG BARAT
LAMPUNG BARAT
TULANG BAWANG
MESUJI
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG UTARA
WAY KANAN
TANGGAMUS
LAMPUNG TIMUR
BANDAR LAMPUNG
LAMPUNG TENGAH
PROVINSI
MB
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 77


Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Th. 2012

Bila dilihat capaian kesembuhan kusta (RFT) terlihat bahwa angka RFT
di Provinsi Lampung sebesar 69,13% (Kelengkapan Laporan sebesar 78,57%)
yang masih dibawah target nasiponal yaitu >95%.MB tertinggi ada di 4 (empat)
Kabupaten yaitu Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten
Mesuji dan Kota Metro dan yang terendah ada di Way kanan dan Tulang Bawang
serta ada 3 (tiga) yang tidak ada datanya yaitu Bandar Lampung, Pesawaran dan
Tanggamus, seperti terlihat pada grafik dibawah :

Grafik 4.28 Persentase Angka Kesembuhan Kusta MB (RFT MB)
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012










Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Th. 2012

Kusta pada anak dan kecacatan tingkat II di Provinsi lampung tahun 2012
bila dilihat berdasarkan Kabupaten Kota terlihat bahwa kusta pada anak tertinggi
ada di kabupaten Tulang Bawang dan Pringsewu, seperti terlihat pada grafik
dibawah ini :




0,00
18,18
33,33
42,86
66,67
69,13
80,00
95,24
100,00
100,00
100,00
100,00
0,00 20,00 40,00 60,00 80,00 100,00 120,00
TULANG BAWANG
WAY KANAN
TULANG BAWANG BARAT
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG TIMUR
PROVINSI
PRINGSEWU
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LAMPUNG UTARA
MESUJI
METRO
TANGGAMUS
PESAWARAN
BANDAR LAMPUNG
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 78



Grafik 4.29 Persentase kusta pada anak
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012










Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Th. 2011

Sedangkan kecacatan tingkat II di Provinsi lampung tahun 2012 bila dilihat
berdasarkan Kabupaten Kota terlihat bahwa tertinggi ada di Kabupaten
Pringsewu dan Way kanan, seperti terlihat pada garfik dibawah ini :

Grafik 4.30 Persentase Kusta cacat tingkat II
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012










Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Th. 2012

0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
8,29
14,71
20,00
27,27
33,33
33,33
0,00 5,00 10,00 15,00 20,00 25,00 30,00 35,00
LAMPUNG BARAT
TANGGAMUS
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TIMUR
LAMPUNG UTARA
MESUJI
TULANG BAWANG BARAT
BANDAR LAMPUNG
METRO
PROVINSI
LAMPUNG TENGAH
PESAWARAN
TULANG BAWANG
WAY KANAN
PRINGSEWU
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
6,63
7,14
8,00
11,76
14,29
16,67
16,67
18,18
0,00 5,00 10,00 15,00 20,00
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG TIMUR
LAMPUNG TENGAH
PESAWARAN
MESUJI
TULANG BAWANG BARAT
METRO
PROVINSI
LAMPUNG SELATAN
BANDAR LAMPUNG
LAMPUNG UTARA
TANGGAMUS
WAY KANAN
PRINGSEWU
TULANG BAWANG
Kusta pada anak
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 79

4.3.9 AFP (Acute Flaccid Paralysis)

Program eradikasi polio merupakan suatu upaya kerjasama global. WHO,
UNICEF (United Nations Childrens Fund), Rotary Internasional, the US Centers
for Disease Control and Prevention (CDC) dan sejumlah organisasi pemerintah
maupun non pemerintah yang telah memberikan komitmen yang kuat kepada
program ini.
Dalam upaya untuk membebaskan Indonesia dari polio, pemerintah
melaksanakan program Eradikasi polio (ERAPO) yang terdiri dari pemberian
imunisasi polio secara rutin, pemberian imunisasi massal pada anak Balita melalui
PIN (Pekan Imunisasi Nasional) dan surveilans AFP (Acute Flaccid Paralysis).
Surveilans AFP bertujuan untuk memantau adanya penyebaran virus polio liar di
suatu wilayah, sehingga upaya-upaya pemberantasannya menjadi terfokus dan
efisien. Pada akhirnya berdasarkan informasi yang di dapat dari surveilans ini,
Indonesia akan dapat menyatakan bebas polio. Sasaran utama surveilans AFP
adalah kelompok yang rentan terhadap poliomielitis yaitu anak berusia <15 tahun.
Sebagaimana kita ketahui, sebagian besar kasus poliomyelitis bersifat
non-paralitik atau tidak disertai manifestasi klinis yang jelas. Sebagian kecil saja
dari kasus poliomyelitis yang menimbulkan kelumpuhan (Poliomielitis Paralitik).
Dalam surveilans AFP, pengamatan difokuskan pada kasus poliomyelitis yang
mudah diidentifikasikan: penyakit poliomyelitis paralitik. Ditemukannya kasus
poliomyelitis paralitik di suatu wilayah menunjukan adanya penyebaran virus-
polio liar diwilayah tersebut.
Untuk meningkatkan sensitifitas surveilans AFP, maka pengamatan
dilakukan pada semua kelumpuhan yang terjadi secara akut dan sifatnya flaccid
(layu), seperti sifat kelumpuhan pada poliomyelitis. Penyakit-penyakit ini yang
mempunyai sifat kelumpuhan seperti poliomyelitis disebut kasus Accute Flaccid
Paralysis (AFP) dan pengamatannya disebut sebagai Surveilans AFP(S-AFP).
Surveilans AFP pada hakikatnya adalah pengamatan yang dilakukan terhadap
semua kasus kelumpuhan yang sifatnya seperti kelumpuhan pada poliomielits dan
terjadi pada anak berusia <15 tahun dalam upaya untuk menemukan adanya
penyebaran virus polio liar.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 80

Angka AFP rate non polio per 100.000 anak usia kurang dari 15 tahun di
Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar 3,06 per 100.000 anak usia kurang dari 15
tahun. Angka ini telah berada diatas target yang ingin dicapai yaitu > 2 per
100.000 anak usia kurang dari 15 tahun.
AFP rate tertinggi ada di Kabupaten Tulang Bawang dan terendah ada di
Kabupaten Way kanan, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik. 4.31 AFP rate Menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Lampung Tahun 2012













Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Penemuan kasus AFP merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk
mendapatkan indikator non polio AFP rate > 2 pada anak berusia <15 tahun yang
dilaporkan baik puskesmas/masyarakat maupun rumah sakit.

4.3.10 PD3I / PENYAKIT DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI

Penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I) seperti TBC,
Diphteri, Pertusis, Campak, Tetanus, Polio dan Hepatitis B merupakan salah satu
penyebab kematian anak di negara-negara berkembang termasuk Indonesia.
Diperkirakan 1,7 juta kematian pada anak atau 5% pada balita di Indonesia adalah
akibat PD3I. Untuk mencapai target nasional dan global dalam eradikasi,
eliminasi dan reduksi terhadap PD3I, cakupan imunisasi harus dipertahankan
1,69
2,35
2,52
2,58
2,63
2,72
2,93
3,06
3,19
3,27
3,38
3,65
3,75
4,10
6,02
0,00 1,00 2,00 3,00 4,00 5,00 6,00 7,00
WAY KANAN
METRO
LAMPUNG TIMUR
PESAWARAN
LAMPUNG TENGAH
BANDAR LAMPUNG
LAMPUNG UTARA
PROVINSI
TANGGAMUS
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
MESUJI
PRINGSEWU
TULANG BAWANG BARAT
TULANG BAWANG
AFP
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 81

setinggi-tingginya dan merata sampai mencapai tingkat Population Immunity
(kekebalan masyarakat) yang tinggi. Kegagalan dalam menjaga tingkat cakupan
imunisasi yang tinggi dan merata dapat menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB)
PD3I.
Salah satu program yang telah terbukti efektif untuk menekan angka
kesakitan dan kematian akibat Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi
(PD3I) adalah imunisasi. Salah satu bukti keberhasilan tersebut adalah dapat
dibasminya penyakit cacar dari Indonesia pada tahun 1974.
Imunisasi diselenggarakan di Indonesia sejak tahun 1956. Upaya ini
merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti paling cost effective. Pada
tahun 1977 upaya imunisasi diperluas menjadi Program Pengembangan Imunisasi
dalam rangka pencegahan penularan terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah
Dengan Imunisasi (PD3I) yaitu Tuberculosis, Difteri, Pertusis, Campak, Polio,
Tetanus serta Hepatitis B. Dengan upaya imunisasi pula kita dapat menekan
penyakit polio, sidang WHA 1988 menetapkan Eradikasi Polio tahun 2000 dengan
3 strategi utama yaitu Imunisasi Rutin, Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dan
Surveilans Acute Flaccid Paralysis (AFP).
Insidens rate PD3I untuk penyakit campak, difteri, pertusis yaitu jumlah
kasus dibagi jumlah balita dikali 10.000 balita, IR tetanus neonaturum yaitu
jumlah kasus dibagi jumlah lahir hidup dikali 1.000 lahir hidup, sedangkan untuk
IR hepatitis dan tetanus yaitu jumlah kasus dibagi jumlah penduduk dikali
100.000 penduduk. Berdasarkan grafik dibawah kasus dan Angka Kesakitan/IR
PD3I terbesar yaitu kasus campak.









Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 82

Grafik. 4.32 Insiden Rate PD3I Provinsi Lampung Tahun 2011
0
5
10
15
20
IR per 10.000 balita
0,013 0,77 10,6
DIFTERI PERTUSIS CAMPAK
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

4.3.11 Eliminasi Tetanus Neonaturum

Salah satu strategi peningkatan kesejahteraan anak adalah menurunkan
angka kesakitan dan kematian, yang salah satu penyebab utamanya adalah
Tetanus Neonatorum. Sehubungan dengan itu Indonesia sejak tahun 1991 telah
melaksanakan kegiatan eliminasi tetanus neonaturum (ETN) yang melibatkan tiga
program penting yaitu imunisasi, Balita dan pra sekolah (Bapras) dan surveilans.
Pada tahun 1995-1997 insidens rate tetanus neonatorum yang dilaporkan berkisar
antara 1,6-1,8/10.000 kelahiran hidup. Data ini diduga masih lebih rendah dari
keadaan sebenarnya karena rendahnya laporan surveilans tetanus neonatorum.
Upaya ETN diselenggarakan berdasarkan pendekatan resiko (risk
approach) dengan strategi: Imunisasi TT ibu hamil dengan cakupan tinggi,
pertolongan persalinan bersih dan mengidentifikasi daerah resiko tinggi tetanus
neonatorum serta upaya perbaikan pada daerah tersebut. Surveilans epidemiologi
memegang peranan yang sangat penting dalam mengidentifikasi daerah resiko
tinggi dan memantau dampak intervensi program imunisasi TT, pertolongan
persalinan bersih dan surveilans. Target insidens rate TN yang dilaporkan <
1/1.000 kelahiran hidup per tahun. Angka Kesakitan Tetanus Neonatorum sebesar
0,25 per 1000 kelahiran hidup. kasus Tetanus Neonaturum pada tahun 2012
sebanyak 4 kasus. Kasus tertinggi terjadi di Kabupaten Tulang Bawang sebanyak
2 kasus.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 83


Grafik. 4.33 Jumlah Kasus dan kematian Tetanus Neonaturum Menurut
Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Tahun 2012














Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota


4.3.12 Reduksi Campak

Penyakit campak/ morbili/ measles merupakan penyakit yang sangat
menular yang disebabkan oleh virus, 90% anak yang tidak kebal akan terserang
penyakit campak. Rencana global maupun regional 2006-2010 yang dicanangkan
WHO bersama Unicef tahun 2006 menyatakan bahwa tujuan program
pengendalian campak adalah mengurangi angka kematian campak sebesar 90%
pada tahun 2010. upaya yang perlu dilakukan yaitu cakupan imunisasi campak
dosis pertama >90% secara nasional dalam >80% kabupaten/kota pada tahun
2010, penyelidikan dan manajemen kasus pada semua KLB campak tahun 2009,
melaksanakan surveilans campak berbasis kasus individu (case based surveilans)
bagi semua negara yang telah melaksanakan kampanye campak, melaksanakan
imunisasi campak kesempatan kedua dengan cakupan >90%.
Provinsi Lampung merupakan salah satu Provinsi dengan cakupan
imunisasi di atas target nasional (>80%) dan angka drop out di bawah angka
nasional (<10%), tetapi frekuensi Kejadian Luar Biasa khususnya kasus PD3I
termasuk Campak masih sering tejadi. Cakupan imunisasi yang tinggi dan merata
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
1
2
4
0 1 2 3 4 5
LAMPUNG BARAT
TANGGAMUS
LAMPUNG TIMUR
LAMPUNG TENGAH
LAMPUNG UTARA
WAY KANAN
PESAWARAN
PRINGSEWU
MESUJI
BANDAR LAMPUNG
METRO
LAMPUNG SELATAN
TULANG BAWANG BARAT
TULANG BAWANG
PROVINSI
kasus TN
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 84

sampai di tingkat desa serta sistem surveilans yang baik diharapkan dapat
menekan angka kejadian luar biasa kasus-kasus PD3I termasuk kasus Campak.
Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan surveilans Campak harus dilakukan untuk
mempercepat tercapainya reduksi campak di Indonesia mengingat hal tersebut
telah menjadi salah satu kesepakatan global.
Salah satu sumber data kasus campak berasal dari laporan STP
(surveilans terpadu penyakit) baik di Puskesmas dan rumah sakit. Strategi lain
yang dilakukan yaitu dengan CBMS (case based measles surveilans). Target
angka kesakitan (IR) Campak <50/10.000 balita dan angka Kematian (CFR)
Campak <2/10.000 balita. Berdasarkan grafik dibawah dapat dilihat bahwa IR
campak masih dibawah target yang ditetapkan. IR kasus campak pada tahun 2012
sebesar 4,74 per 10.000 balita dengan angka CFR 0%.

Grafik 4.34 Insiden Rate Kasus Campak Provinsi Lampung
Tahun 2002 s/d 2012
0
5
10
15
20
IR/10.000 Balita 9,25 4,93 9,55 13,8 19,11 8,43 12,39 19,99 8,77 10,6 4,74
2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten Kota

4.4. STATUS GIZI

Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia
dan sekaligus dalam pengentasan kemiskinan adalah dengan meningkatkan gizi
anak terutama anak balita. Keadaan gizi terutama pada masa balita akan sangat
mempengaruhi tingkat kecerdasan manusia dewasa, karena kecukupan gizi sangat
diperlukan dalam pertumbuhan otak terutama pada masa balita dan nantinya akan
menghasilkan manusia produktif dan berkualitas.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 85

Batas ambang yang digunakan untuk keempat status gizi (berdasarkan
kesepakatan pakar gizi tahun 2000) adalah gizi buruk, gizi kurang, gizi baik dan
gizi lebih. Status gizi buruk pada balita merupakan kondisi yang selalu ditemui
dimasyarakat, oleh karena itu persentase gizi buruk perlu terus ditekan hingga
tidak melebihi 5%.
Gambaran kasus gizi buruk di Provinsi Lampung sejak tahun 2003
2012 terlihat berfluktuasi atau turun naik dimana jumlah kasus gizi buruk pada
tahun 2012 sebanyak 203 kasus. Kasus Gizi buruk pada balita setiap tahun selalu
ada namun semua kasus gizi buruk tersebut telah dulakukan perawatan (100%).

Grafik 4. 35 Trend Kasus Gizi Buruk Di Provinsi Lampung
Th. 2003-2012
0
50
100
150
200
250
300
350
400
450
500
Gizi Buruk 309 285 474 325 384 242 263 186 255 203
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat sebaran kasus gizi buruk pada balita tersebut berdasarkan
kabupaten kota maka terlihat bahwa kasus tertinggi ada di kabupaten lampung
selatan dan Terendah ada di kabupaten tanggamus dan Kota Metro, seperti terlihat
pada grafik dibawah ini.





Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 86

Grafik. 4.36 Jumlah Balita Gizi Buruk Menurut Kab/Kota
Provinsi Lampung Tahun 2012

0
10
20
30
40
50
Gizi Buruk 18 7 12 12 27 14 7 20 5 5 7 17 24 28 203
LB TGM LS LTM LT LU WK TLB PSW PRG MSJ TLBB BDL MTR Prov
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Salah satu sumber data status gizi yaitu dengan pemantauan status gizi
(PSG) tetapi sejak tahun 2007-2011 data tersebut tidak tersedia karena tidak
adanya kegiatan Pemantauan Status Gizi (PSG) sehingga data tersebut hanya
didapatkan dari Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan setiap 3
(tiga) tahun sekali sejak tahun 2007 (data status gizi tahun 2011 tidak
tersedia).Bila dilihat berdasarkan Prevalensi Gizi buruk dan kurang di Provinsi
Lampung tahun 1996 2010 cenderung menurun baik Prevalensi Gizi buruk
maupun gizi kurang, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 4.37 Trend Prevalensi Balita Gizi Buruk dan Kurang
Di Provinsi Lampung Th. 1996 2010

0
10
20
30
Gizi Buruk 4,9 4,1 3,8 3,9 0,87 0,95 1,43 1,12 1,82 1,95 1,88 5,4 3,5
Gizi Kurang 29,6 19,7 17,4 16,6 13,8 13,3 12,3 11,5 10,3 12,1 7,01 11,1 10
'96 '97 '98 '99 '00 '01 '02 '03 '04 '05 '06 '07 '10


Sumber : Seksi Gizi bidang Bina Yanke dan hasil Riskesdas tahun 2007 dan 2010.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 87

Riset Kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2007 dan 2010 menghasilkan
data status gizi buruk berdasarkan indikator status gizi yang bersifat akut (BB/U)
dan kronik (TB/U), yaitu sebagai berikut :
1. Persentase balita menurut status gizi dengan indikator sebagai berikut :
a. Indikator BB/U (indikator yang menggambarkan status gizi yang
bersifat umum/tidak spesifik) yaitu : gizi buruk sebesar 3,5% (2007
: 5,7%), gizi kurang sebesar 10% (2007 : 11,8%), gizi baik sebesar
79,8% (2007 : 78,3%) dan gizi lebih sebesar 6,8% (2007 : 4,2%).
b. Indikator TB/U (menggambarkan status gizi yang sifatnya kronis
artinya muncul sebagai akibat dari keadaan yang berlangsung lama
seperti kemiskinan, pola asuh yang tidak tepat, menderita penyakit
secara berulang karena hygiene dan sanitasi yang kurang baik)
yaitu : sangat pendek sebesar 20,6% (2007: 22,6%), pendek
sebesar 16,1% (2007 : 16,1%), normal sebesar 61,3% (2007 :
61,3%).
c. Indikator BB/TB (menggambarkan status gizi yang sifatnya akut
sebagai akibat dari keadaan yang berlangsung dalam waktu yang
pendek seperti menurunya nafsu makan akibat sakit atau menderita
diare), yaitu: sangat kurus sebesar 5,4% (2007 : 7,3%), kurus
sebesar 8,5% (2007 : 6,4%), normal sebesar 69,6% (2007 : 70,2%)
dan gemuk sebesar 16,4% (2007 : 16,1%).
2. Status gizi WUS usia 15-45 tahun berdasarkan indikator Lingkar Lengan
Atas (LILA). Prevalensi risiko KEK pada WUS provinsi Lampung
sebesar 10,9%. (riskesdas 2010 variabel ini tidak ada dalam kuesioner)

Masalah gizi yang utama lainnya adalah Anemia zat besi, kekurangan
vitamin A, gangguan akibat kekurangan Yodium.





Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 88

4.4.1 Anemia Gizi Besi

Pemberian zat besi bagi ibu hamil merupakan upaya untuk
menanggulangi kekurangan darah (anemia), karena setiap tablet pil zat besi/Fe
atau dikenal dengan nama tablet tambah darah mengandung 200 mg Sulfas
Ferosus (yang setara dengan 60 mg besi elemental) dan 0,25 mg asam folat.
Kedua senyawa kimia tersebut berfungsi mensuplai kebutuhan mineral Fe dan
membantu metabolisme tubuh selama kehamilan.
Pemberian zat besi kepada ibu hamil yang dianjurkan adalah minimal 90
butir selama kehamilannya dan pemberian ini biasanya diberikan secara bertahap
serta paling baik diberikan pada trimester 3 (umur kandungan >7 bulan). Di
provinsi Lampung persentase ibu hamil yang minum pil besi sesuai anjuran pada
tahun 2007 hanya sekitar 79,43%, tahun 2008 sebesar 85,61% dan tahun 2009
sebesar 76,22%
Berdasarkan laporan nasional Riskesdas tahun 2007 data anemia dari
pemeriksaan biomedis di perkotaan sebagai blok sensus sebagai berikut:

Tabel 4.12 Prevalensi anemia pada penduduk dewasa di perkotaan
Provinsi Lampung, Tahun 2007

Jenis standart
SK
Menkes
% anemia
hasil riskesdas
menurut SK
Menkes
Nilai rerata
nasional
Riskes-das
dikurangi 1
SD
% anemia hasil
riskesdas
menurut rerata
baku riskesdas
Perempuan
Dewasa
< 12 g/ldl 25,9 % < 11,28 g/dl 12,5 %
Laki-laki Dewasa < 13 g/dl 21,6 % < 12,83 g/dl 5,5 %
Anak-anak < 11g/dl 5,5 % < 11,09g/dl 6%
Pr+Laki2
Dewasa+Anak
- 19,2% - 14%
Sumber: Hasil Riskesdas 2

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 89


Tabel 4.13 Prevalensi anemia pada penduduk dewasa di perkotaan
Provinsi Lampung, Tahun 2010

Jenis standart
SK
Menkes
% anemia
hasil riskesdas
menurut SK
Menkes
Nilai rerata
nasional
Riskes-das
dikurangi 1
SD
% anemia hasil
riskesdas
menurut rerata
baku riskesdas
Perempuan
Dewasa
< 12 g/ldl 25,9 % < 11,28 g/dl 12,5 %
Laki-laki Dewasa < 13 g/dl 21,6 % < 12,83 g/dl 5,5 %
Anak-anak < 11g/dl 5,5 % < 11,09g/dl 6%
Pr+Laki2
Dewasa+Anak
- 19,2% - 14%
Sumber: Hasil Riskes


4.4.2 Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY)

Di samping masalah kurang energi protein dan anemia gizi besi,
masyarakat di Provinsi Lampung juga dihadapkan pada masalah Gangguan Akibat
Kekurangan Yodium (GAKY).
Sesuai perkembangan metodologi survey, dikembangkan indikator
GAKY lainnya yang lebih sensitive dan spesifik yaitu dengan mengukur kadar
EYU (Excretion Yodium Urine)/kadar yodium dalam urine dan konsumsi garam
beryodium dimasyarakat.
Berdasarkan laporan nasional Riskesdas tahun 2007, persentase rumah
tangga mempunyai garam cukup iodium provinsi Lampung sebesar 76,8%,
persentase anak usia 6-12 tahun dengan ekskresi iodium dalam urine < 100 q/L
untuk Kota Metro (sebagai daerah perkotaan yang terpilih menjadi blok sensus
biomedis) sebesar 11,9%, persentase RT yang mempunyai garam iodium < 30
ppm kota Metro sebesar 66,7%.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 90


4.4.3 Kekurangan Vitamin A (KVA )

Untuk masalah Kekurangan Vitamin A (KVA), gambaran besarnya
masalah tersebut di Provinsi Lampung belum dapat diketahui dengan pasti karena
data yang mendukung hal tersebut belum tersedia. Tetapi jika mengacu pada
prevalensi Xeropthalmia secara nasional maka KVA bukan lagi menjadi masalah
kesehatan masyarakat karena prevalensinya sudah 0,03% (Batasan WHO =
0,05%). Masalah KVA baru akan menjadi masalah jika kita mengacu pada fakta
bahwa lebih dari 50% balita di Indonesia ternyata memiliki kadar vitamin A
dalam serum darah <20 ug (Ditzi, 2000). Provinsi Lampung bukan merupakan
daerah endemis KVA, tetapi upaya untuk tetap waspada harus ditingkatkan. Salah
satu upayanya yaitu dengan pendistribusian kapsul vitamin A dosis tinggi pada
bayi dan balita yang diberikan sebanyak dua kali dalam satu tahun (bulan
Februari dan Agustus) dan pada ibu nifas diberikan satu kali.
Gambaran cakupan vitamin A pada balita mendapat 2 kali dan pada ibu
hamil di Provinsi lampung tahun 2012 sebesar 78% dan 86%, distribusi dapat
dilihat pada grafik dibawah ini.

Grafik 4. 38 Persentase Balita Mendapat Vitamin A 2 kali Menurut
Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012
0
20
40
60
80
100
Balita 64 71 83 87 98 41 81 89 65 91 41 72 76 96 76
Bufas 93 89 86 82 82 95 92 79 93 89 77 63 89 88 86
LB TGM LS LTM LT LU WK TLB PSW PRG MSJ TLBB BDL MTR Prov
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2012 91

Berdasarkan laporan nasional riskesdas tahun 2010, persentase anak
umur 6-59 bulan yang menerima kapsul vitamin A provinsi lampung sebesar
65,5% (2007 : 65,5%).

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 92


BAB V
SITUASI UPAYA KESEHATAN

Untuk memiliki derajat kesehatan yang tinggi, diperlukan pencapaian
tingkat kesehatan tertentu yang ditandai oleh penduduknya yang hidup dalam
lingkungan yang sehat, mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta
mampu menyediakan dan memanfaatkan (menjangkau) pelayanan kesehatan yang
bermutu. Perilaku yang sehat dan kemampuan masyarakat untuk memilih dan
mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu sangat menentukan keberhasilan
pembangunan kesehatan.

5.1. PELAYANAN KESEHATAN DASAR DI PUSKESMAS

Ujung tombak pelayanan kesehatan dasar yang menyentuh masyarakat
yaitu Puskesmas. Untuk mengetahui pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan
dasar oleh masyarakat, dapat dilihat dari cakupan masyarakat yang berkunjung ke
Puskesmas.
Trend kunjungan/cakupan pelayanan rawat jalan selama tahun 2003
2012 cenderung meningkat dan telah mencapai target (15%), sedangkan
kunjungan rawat inap juga berfluktuatif dan belum mencapai target (1,5%).
Cakupan kunjungan rawat jalan di puskesmas tahun 2012 sebesar 63,58% dan
cakupan kunjungan rawat inap sebesar 1,2%, seperti terlihat pada grafik dibawah
ini :







Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 93


Grafik 5.1. Trend Persentase Cakupan Rawat Jalan dan Rawat Inap
Puskesmas Terhadap Penduduk Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2012

0
10
20
30
40
50
60
70
0
0,2
0,4
0,6
0,8
1
1,2
1,4
Cak. RJ
Cak. RI
Cak. RJ 27,11 42,01 38,79 39,59 41,68 39,29 39,01 47,57 50,9 63,58
Cak. RI 0,09 0,11 0,12 0,24 0,38 0,2 0,28 0,93 0,31 1,2
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat berdasarkan kunjungan baik kunjungan rawat jalan dan rawat
inap per 100.000 penduduk selama tahun 2003 - 2012, terlihat cenderung
meningkat. Capaian kunjungan rawat jalan dan rawat inap per 100.000 penduduk
tahun 2012 rata-rata sebesar 49.318 per 100.000 penduduk berkunjungan ke
sarana pelayanan dasar.

Grafik 5.2. Trend Kunjungan Puskesmas Per 100.000 Penduduk Di Provinsi
Lampung tahun 2003-2012


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 94

0
20.000
40.000
60.000
P
e
r

1
0
0
.
0
0
0

P
d
d
k
Kjn. PKM/100.000 pddk 26.900 42.112 38.910 39.826 42.062 39.489 39.28045.57451.21249.318
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota
Cakupan kunjungan pelayanan gangguan jiwa di sarana pelayanan
rujukan (RS swasta dan Pemerintah) tahun 2012 sebesar 3,27% dari total
kunjungan (rawat inap dan rawat jalan ) di RS.
Sedangkan cakupan kunjungan gangguan jiwa di sarana pelayanan
kesehatan dasar (Puskesmas dan jaringannya) terhadap total kunjungan (rawat
inap dan rawat jalan) puskesmas selama tahun 2003 2012 terlihat cenderung
berfluktuasi, dimana capaian tahun 2012 sebesar 0,17%, seperti terlihat pada
grafik dibawah ini :

Grafik 5.3. Trend Persentase Pelayanan Gangguan Jiwa
Di Puskesmas di Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2012

0
2
4
6
Kunj. Gg Jiwa 0,58 0,47 0,52 0,31 0,89 0,73 0,28 0,05 0,23 0,17
Target 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 95

Persentase puskesmas dengan kemampuan laboratorium sederhana di
Provinsi Lampung cenderung berfluktuasi dan belum mencapai target yang
ditetapkan, dimana Capaiannya tahun 2012 sebesar 70,76% (196 puskesmas),
seperti pada grafik dibawah ini.






Grafik 5.4. Trend Persentase Puskesmas Dengan Kemampuan Laboratorium
Sederhana Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
50
100
%
Labkes Sdrhn 36,2 52,23 56,83 71,06 78,45 73,56 13,7 73,26 70,76
Target 47 100 100 100 100 100 100 100 100
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota


5.2. PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN PENUNJANG

Rumah sakit adalah sarana pelayanan kesehatan rujukan masyarakat,
Provinsi Lampung memiliki 12 rumah sakit umum daerah, 1 RS Jiwa, 1 RS DKT,
1 RS Bhayangkara Polri. Selain RS pemerintah didukung juga oleh swasta
sebanyak 44 RS swasta.
Indikator pelayanan kesehatan di rumah sakit terdiri dari persentase
cakupan rawat jalan, rawat inap, kemampuan gawat darurat, pelayanan

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 96

laboratorium sesuai standar, pelayanan gangguan jiwa dan 4 spesialis pelayanan
kesehatan dasar.
Cakupan RSUD dengan kemampuan Laboratorium kesehatan sederhana
sampai tahun 2012 telah mencapai 97,73% artinya hampir semua RS pemerintah
dan swasta telah memiliki laboratorium kesehatan. Laboratorium merupakan
sarana sangat penting karena merupakan penunjang diagnosa.
Persentase RSU memiliki 4 spesialis dasar (bedah, internal, anak dan
kandungan/obgyne) cenderung meningkat dalam tiga tahun terakhir tetapi belum
mencapai target. Pada tahun 2012 pada RSUD Pemerintah yang memiliki empat
pelayanan spesialis dasar baru mencapai 72,09 % %( 31 RS umum).
Grafik 5.5 Trend Persentase RSU Pemerintah dan Swasta Memiliki 4
Pelayanan Spesialis Dasar Provinsi Lampung 2003-2012

0
50
100
%
4 Sp. Dsr 76,47 66,67 37,5 38 42,31 34,38 75,76 35,29 83,36 72,09
Target 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

5.2.1 Indikator Mutu Pelayanan Rumah Sakit ( RS pemerintah dan
swasta)
5.2.1.1 Pemanfaatan fasilitas Rumah Sakit
Cakupan persentase cakupan rawat jalan dan rawat inap selama tahun
2003 2012 di sarana pelayanan kesehatan rujukan (RS) terlihat berfluktuatif
bahkan cenderung menurun. Capaian kunjungan rawat jalan di RS (baik
pemetintah dan swasta) tahun 2012 sebesar 4,14% dan rawat inap sebesar 1,02
%, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 5.6 Trend Persentase Cakupan RJ dan RI RS
di Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2012

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 97

-4
1
6
11
16
%
Cak. RJ 7,3 6,46 8,08 8,16 8,5 7,91 9,95 4,61 2,52 4,14
Cak. RI 4,17 1,19 1,7 1,89 2,6 2,44 2,34 0,93 0,87 1,02
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota
Bila dilihat berdasarkan kunjungan (rawat inap dan rawat jalan) di RS
(Pemerintah dan swasta) terhadap 100.000 penduduk selama tahun 2003 2012
cenderung meningkat sampai tahun 2010 namun kemudian menurun pada tahun
2011 menjadi 13.389 kunjungan kemudian meningkat menjadi 37.198, seperti
terlihat pada tabel dibawah ini :
Grafik 5.7 Trend Kunjungan RS (Pemerintah & Swasta) Per 100.000
Penduduk Di Provinsi Lampung 2003-2012

0
10.000
20.000
30.000
40.000
P
e
r

1
0
0
.
0
0
0

P
d
d
k
Kunj. RS/100.000 pddk 11.344 7.647 9.777 9.899 11.105 10.059 11.742 15.071 13.389 37.198
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

Kunjungan gangguan jiwa sarana pelayanan kesehatan rujukan selama
tahun 2003 2012 berfluktuasi dimana salah satu penyebabnya adalah tidak
semua RS menyampaikan data pelayanan kesehatan di jiwa di RS. Capaian ini
belum mencapai target yang diharapkan, dimana capaian pelayanan gangguan
jiwa di RS tahun 2012 sebesar 3,27% dari total kunjungan (rawat inap dan rawat
jalan) ke RS (swasta dan pemerintah).

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 98

Grafik 5.8 Trend Persentase kunjungan Gangguan Jiwa
Di RS Jiwa Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2012

0,00
2,00
4,00
6,00
%
kunjungan jiwa 0,33 1,00 3,30 2,00 3,83 1,10 1,80 0,05 2,19 3,27
target 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

5.2.1.2 Angka Kematian Neto / Net Death Rate (NDR)

NDR sebagai angka kematian kurang dari 48 jam pasien rawat inap per
1.000 pasien keluar (hidup dan mati), indikator ini merupakan penilaian terhadap
mutu pelayanan Rumah Sakit. Angka NDR maksimal adalah 25/1.000 pasien
keluar. Angka NDR pada RSU (pemerintah dan swasta) tahun 2012 sebesar 15,09
per 1000 pasien keluar. RS Pemerintah yang memiliki NDR > 25 per 1000 pasien
adalah RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo yaitu sebesar 137,93 per 1.000 pasien
keluar.

Grafik 5.9 Trend Net Death Rate (NDR) di RS swasta dan Pemerintah
Di Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2012
0
10
20
30
p
e
r

1
0
0
0
NDR 15,98 13,03 15,09
target pasien keluar 25 25 25
2010 2011 2012

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 99

5.2.1.3 Angka Kematian Umum/Gross Death Rate (GDR)

GDR adalah angka kematian total pasien rawat inap yang keluar rumah
sakit per 1.000 penderita keluar hidup dan mati. Seperti halnya NDR, indikator ini
tidak sepenuhnya memberikan penilaian mutu pelayanan RS secara umum,
meskipun GDR dipengaruhi oleh angka kematian <48 jam yg pada umumnya
adalah kasus-kasus gawat darurat/akut. Semakin rendah GDR, berarti mutu
pelayanan RS semakin baik, namun angka ini bias untuk menilai mutu pelayanan,
jika angka kematian <48 jam tinggi. Angka GDR di Provinsi Lampung tahun
2012 sebesar 31,60 per 1000 pasien keluar, dimana angka ini telah berada
dibawah target yaitu kurang dari 45 pasien meninggal < 48 jam per 1000 pasien
keluar. Angka GDR di RSU Pemerintah tahun 2012 yang berada diatas angka
standard (<45 per 1000 pasien keluar) yaitu: RS Handayani Kabupaten Lampung
Utara (161,65 pasien meninggal kurang dari 48 jam per 1000 pasien keluar), RS
Abduel Moeloek sebesar 65,95 pasien meninggal kurang dari 48 jam per 1000
pasien keluar

Grafik 5.10 Trend Gross Death Rate (GDR) di RS swasta dan Pemerintah
Di Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2012
0
20
40
60
p
e
r

1
0
0
0
NDR 37,28 37,30 31,60
target pasien keluar mati 45 45 45
2010 2011 2012

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota


5.2.2 Tingkat Efisiensi Pengelolaan Rumah Sakit
5.2.2.1 Angka Penggunaan Tempat Tidur / Bed Occupancy Rate (BOR)

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 100

Persentase penggunaan Tempat Tidur merupakan indikator yang
memberikan gambaran tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur RS.
Secara Umum Angka penggunaan tempat tidur (BOR) di Provinsi Lampung
masih berada dibawah BOR ideal (60-80%). Pada tahun 2012 BOR untuk RS
(pemerintah dan swasta) sebesar 57,70% dimana BOR untuk RS Pemerintah BOR
rata-rata sebesar 70,87% dan RS swasta sebesar 45,94%.

5.2.2.2 Angka Rata-Rata Lama Perawatan / Length Of Stay (LOS)
Angka rata-rata lama hari perawatan merupakan indikator yang
memberikan gambaran tentang hasil pengukuran tingkat efisiensi dan mutu
pelayanan suatu rumah sakit. LOS ideal berkisar antara 6-9 hari. LOS RSU masih
berada dibawah 6 hari. LOS untuk RS (pemerintah dan swasta) pada tahun 2012
sebesar 4,74 hari dimana angka ini masih dibawah target yaitu 6 9 hari.
Sedangkan untuk RS Jiwa memiliki LOS paling lama karena perawatan
pasiennya bisa berbulan-bulan, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 5.11. Trend Length Of Stay (LOS) di RS swasta dan Pemerintah
Di Provinsi Lampung Tahun 2010 2012

0
2
4
6
h
a
r
i
LOS 3,19 3,39 4,74
standar 3 3 3
2010 2011 2012


Sumber : Seksi PKDR bidang Yankes

5.2.2.3 Angka Selang Waktu antara Penggunaan Tempat tidur (TOI /Turn
Over I nterval).
Satu ukuran lainnya dalam melihat efisiensi penggunaan tempat tidur
tidak ditempati dari saat terisi ke saat terisi berikutnya. Idealnya tempat tidur

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 101

kosong hanya dalam waktu 8 hari. TOI (RS Pemerintah dan swasta) di Provinsi
Lampung pada tahun 2012 sebesar 3,48 hari yang artinta tempat tidur kosong di
RS Provinsi Lampung rata-rata 3 hari dan angka ini telah berada dalam rentang i
TOI yang ideal yaitu 1-8 hari. TOI RS pemerintah rata-rata sebesar 3,37 hari dan
untuk RS swasta TOI rata-rata sebesar 3.48 hari.






Grafik 5.12. Trend Turn Over I nterval (TOR) di RS swasta dan Pemerintah
Di Provinsi Lampung Tahun 2010 2012

0
5
10
h
a
r
i
LOS 3,19 5,56 3,48
standar 8 8 8
2010 2011 2012


Sumber : Seksi PKDR bidang Yankes



5.3. PELAYANAN KEFARMASIAN
Rata-rata persentase Tingkat Kecukupan Obat sesuai kebutuhan pada
tahun 2012 dari 144 item obat sebesar 113% dimana angka ini telah mencapai
target yang ditetapkan yaitu 85%. Secara rinci dapat dilihat pada tabel dibawah
ini :

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 102

Tabel 5.1 Persentase Tingkat Kecukupan Obat di Provinsi lampung (rekapitulasi dari Kabupaten Kota) tahun 2012
NO NAMA OBAT KEMASAN
TOTAL PROVINSI
KEBUTUHAN
TAHUN 2012
PEMAKAIAN
1 DES 2011
S.D 30 NOV
2012
SISA
STOK
PER 30
NOV 2012
JUMLAH
OBAT
DAN
VAKSIN
%
KETERSEDIAAN
1 2 3 4 5 6 7=5+6 8=7/4
1 Alopurinol tablet 100 mg 100 tablet/strip/blister , kotak 10.783 5.324 7.676 12.999 121%
2 Aminofilin tablet 200 mg 100 tablet / botol 13.395 7.571 10.366 17.937 134%
3 Aminofilin injeksi 24 mg/ml 30 ampul / kotak 2.042 352 802 1.154 57%
4 Amitripilin tablet salut 25 mg (HCL) 100 tablet/strip/blister , kotak 1.657 328 575 903 54%
5 Amoksisilin kapsul 250 mg 120 kapsul/strip/blister, kotak 46.454 27.370 24.329 51.699 111%
6 Amoksisilin kaplet 500 mg 100 kaplet/strip, kotak 221.247 139.811 210.765 350.577 158%
7 Amoksisilin sirup kering 125 mg/ 5 mg Botol 60 ml 637.170 363.719 524.128 887.847 139%
8 Metampiron tablet 500 mg 1000 tablet / botol 20.956 10.411 10.832 21.243 101%
9 Metampiron injeksi 250 mg 30 ampul / kotak 2.987 1.452 1.689 3.141 105%
10
Antasida DOEN I tablet kunyah, kombinasi :Aluminium Hidroksida 200 mg +
Magnesium Hidroksida 200 mg
btl 1000 tablet 33.403 16.044 20.908 36.952 111%
11
Anti Bakteri DOEN saleb kombinasi : Basitrasin 500 IU/g + polimiksin 10.000
IU/g
25 tube @ 5 g / kotak 7.510 3.276 1.702 4.978 66%
12
Antihemoroid DOEN kombinasi : Bismut Subgalat 150 mg + Heksaklorofen
250 mg
10 supp / kotak 5.208 2.356 2.171 4.528 87%
13 Antifungi DOEN Kombinasi : Asam Benzoat 6% + Asam Salisilat 3% 24 pot @ 30 g / kotak 5.817 1.971 4.763 6.734 116%
14 Antimigren : Ergotamin tartrat 1 mg + Kofein 50 mg 100 tablet / botol 2.011 1.022 1.364 2.386 119%

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 103

NO NAMA OBAT KEMASAN
TOTAL PROVINSI
KEBUTUHAN
TAHUN 2012
PEMAKAIAN
1 DES 2011
S.D 30 NOV
2012
SISA
STOK
PER 30
NOV 2012
JUMLAH
OBAT
DAN
VAKSIN
%
KETERSEDIAAN
15
Antiparkinson DOEN tablet kombinasi : Karbidopa 25 mg + Levodopa 250
mg
ktk 10 x 10 tablet 154 0 0 0 0%
16 Aqua Pro Injeksi Steril, bebas pirogen 10 vial @20 ml / kotak 5.722 2.884 6.192 9.076 159%
17 Asam Askorbat (vitamin C) tablet 50 mg 1000 tablet / botol 15.534 9.265 10.634 19.899 128%
18 Asam Asetisalisilat tablet 100 mg (Asetosal) ktk 10 x 10 tablet 181 25 96 121 67%
19 Asam Asetisalisilat tablet 500 mg (Asetosal) ktk 10 x 10 tablet 2.081 223 244 467 22%
20 Atropin sulfat tablet 0,5 mg 500 tablet / botol 664 44 223 267 40%
21 Atropin tetes mata 0,5% 24 btl @ 5 ml / kotak 216 1 6 7 3%
22 Atropin injeksi l.m/lv/s.k. 0,25 mg/mL - 1 mL (sulfat) 30 ampul / kotak 1.912 430 644 1.074 56%
23 Betametason krim 0,1 % 25 tube @ 5 g / kotak 16.979 7.665 10.829 18.494 109%
24 Deksametason Injeksi I.v. 5 mg/ml 100 ampul /kotak 3.462 1.615 2.427 4.041 117%
25 Deksametason tablet 0,5 mg 1000 tablet / botol 49.071 20.107 26.415 46.522 95%
26 Dekstran 70-larutan infus 6% steril Botol 500 ml 312 2.378 405 2.783 892%
27 Dekstrometorfan sirup 10 mg/5 ml (HBr) Botol 60 ml 281.264 191.395 255.211 446.606 159%
28 Dekstrometorfan tablet 15 mg (HBr) 1000 tablet / botol 13.081 5.469 11.600 17.069 130%
29 Diazepam Injeksi 5mg/ml 30 ampul / kotak 1.730 760 836 1.596 92%
30 Diazepam tablet 2 mg 1000 tablet / botol 2.056 902 2.729 3.631 177%
31 Diazepam tablet 5 mg 250 tablet / botol 1.396 328 471 799 57%
32 Difenhidramin Injeksi I.M. 10 mg/ml (HCL) 30 ampul / kotak 6.910 3.583 5.073 8.656 125%

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 104

NO NAMA OBAT KEMASAN
TOTAL PROVINSI
KEBUTUHAN
TAHUN 2012
PEMAKAIAN
1 DES 2011
S.D 30 NOV
2012
SISA
STOK
PER 30
NOV 2012
JUMLAH
OBAT
DAN
VAKSIN
%
KETERSEDIAAN
33 Diagoksin tablet 0,25 mg 100 tablet / kotak 7.911 3.082 3.831 6.913 87%
34 Efedrin tablet 25 mg (HCL) 1000 tablet / botol 2.808 933 966 1.898 68%
35 Ekstrks belladona tablet 10 mg 1000 tablet / botol 1.260 125 116 241 19%
36 Epinefrin (Adrenalin) injeksi 0,1% (sebagai HCL) 30 ampul /kotak 2.084 884 1.244 2.127 102%
37 Etakridin larutan 0,1% Botol 300 ml 33.116 15.920 14.031 29.951 90%
38 Fenitoin Natriun Injeksi 50 mg/ml ampul @ 2 ml 142 4 0 4 3%
39 Fenobarbital Injeksi I.m/I.v 50 mg/ml 30 ampul / kotak 195 309 183 492 252%
40 Fenobarbital tablet 30 mg 1000 tablet / botol 1.565 615 1.756 2.372 152%
41 Fenoksimetil Penisilin tablet 250 mg 100 tablet / kotak 50 0 0 0 0%
42 Fenoksimetil Penisilin tablet 500 mg 100 tablet / kotak 50 0 0 0 0%
43 Fenol Gliserol tetes telinga 10% 24 btl @ 5 ml / kotak 1.484 657 3.487 4.144 279%
44 Fitomenadion (Vit. K1) injeksi 10 mg/ml 30 ampul / kotak 4.656 1.858 2.703 4.561 98%
45 Fitomenadion (Vit. K1) tablet salut gula 10 mg 100 tablet / botol 7.464 2.696 2.820 5.516 74%
46 Furosemid tablet 40 mg ktk 20 x 10 tablet 4.870 2.548 3.463 6.011 123%
47 Gameksan lotion 1 % Botol 30 ml 51.107 581 0 581 1%
48
Garam Oralit I serbuk Kombinasi : Natrium 0,70 g ,Kalium klorida 0,30 g,
Tribatrium Sitrt dihidrat 0,58 g
100 kantong/kotak tahan lembab 13.608 6.771 9.093 15.864 117%
49 Gentian Violet Larutan 1 % Botol 10 ml 65.662 32.587 29.320 61.907 94%
50 Glibenklamida tablet 5 mg 100 tablet / kotak 12.847 6.052 7.083 13.134 102%

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 105

NO NAMA OBAT KEMASAN
TOTAL PROVINSI
KEBUTUHAN
TAHUN 2012
PEMAKAIAN
1 DES 2011
S.D 30 NOV
2012
SISA
STOK
PER 30
NOV 2012
JUMLAH
OBAT
DAN
VAKSIN
%
KETERSEDIAAN
51 Gliseril Gualakolat tablet 100 mg 1000 tablet / botol 21.935 12.321 15.022 27.343 125%
52 Gliserin btl 100 ml 3.424 537 1.965 2.502 73%
53 Glukosa larutan infus 5% btl 500 ml 83.546 43.440 59.602 103.042 123%
54 Glukosa larutan infus 10% btl 500 ml 21.259 8.640 6.016 14.656 69%
55 Glukosa larutan infus 40% steril (produk lokal) 10 amp @ 25 ml, kotak 108.286 181 139 320 0%
56 Griseofulvin tablet 125 mg, micronized ktk 10 x 10 tablet 6.565 3.460 5.725 9.185 140%
57 Haloperidol tablet 0,5 mg ktk 10 x 10 tablet 612 164 198 362 59%
58 Haloperidol tablet 1,5 mg ktk 10 x 10 tablet 1.187 352 360 712 60%
59 Haloperidol tablet 5 mg ktk 10 x 10 tablet 783 715 1.174 1.889 241%
60 Hidroklorotiazida tablet 25 mg 1000 tablet / botol 2.892 1.516 1.321 2.837 98%
61 Hidrkortison krim 2,5% 24 tube @ 5 g / kotak 14.996 6.154 5.691 11.845 79%
62 Ibuprofen tablet 200 mg 100 tablet / botol 12.949 7.336 13.093 20.429 158%
63 Ibuprofen tablet 400 mg ktk 10 x 10 tablet 26.287 16.276 8.025 24.302 92%
64 Isosorbid Dinitrat Tablet Sublingual 5 mg ktk 10 x 10 tablet 4.453 1.769 1.964 3.733 84%
65 Kalsium Laktat (Kalk) tablet 500 mg 1000 tablet / botol 12.354 6.068 13.844 19.911 161%
66 Kaptopril tablet 12,5 mg ktk 10 x 10 tablet 32.118 18.330 15.015 33.346 104%
67 Kaptopril tablet 25 mg ktk 10 x 10 tablet 32.271 18.731 28.041 46.772 145%
68 Karbamazepim tablet 200 mg ktk 10 x 10 tablet 942 265 904 1.169 124%

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 106

NO NAMA OBAT KEMASAN
TOTAL PROVINSI
KEBUTUHAN
TAHUN 2012
PEMAKAIAN
1 DES 2011
S.D 30 NOV
2012
SISA
STOK
PER 30
NOV 2012
JUMLAH
OBAT
DAN
VAKSIN
%
KETERSEDIAAN
69 Ketamin Injeksi 10 mg/ml 10 vial @ 20 ml, kotak 115 37 18 55 48%
70 Klofazimin kapsul 100 mg microzine 100 kapsul / botol 20 0 0 0 0%
71 Kloramfenikol kapsul 250 mg 250 kapsul / botol 14.152 7.698 8.598 16.296 115%
72 Kloramfenikol tetes telinga 3 % 24 botol @ 5 ml / kotak 7.267 2.181 1.472 3.653 50%
73 Kloraniramina mealeat (CTM) tablet 4 mg 1000 tablet / botol 42.447 33.614 72.227 105.841 249%
74 Klorpromazin injeksi i.m 5 mg/ml-2ml (HCL) 30 ampul / kotak 239 0 0 0 0%
75 Klorpromazin injeksi i.m 25 mg/ml (HCL) 30 ampul / kotak 72 85 89 174 242%
76 Klorpromazin tablet salut 25 mg (HCL) 1000 tablet / botol 344 169 283 452 131%
77 Klorpromazin HCl tablet salut 100 mg (HCL) 1000 tablet / botol 296 69 9 78 26%
78 Anti Malaria DOEN Kombinasi Pirimetamin 25 mg + Sulfadoxin 500 mg 100 tablet / kotak 2.681 1.138 1.337 2.475 92%
79
Kotrimosazol Suspensi Kombinasi :Sulfametoksazol 200 mg + Trimetoprim
40 mg/ 5 ml
botol 60 ml 708.396 415.141 327.946 743.087 105%
80
Kotrimosazol DOEN I (dewasa) Kombinasi : Sulfametoksazol 400 mg,
Trimetoprim 80 mg
ktk 10 x 10 tablet 40.780 21.833 34.735 56.568 139%
81
Kotrimosazol DOEN II (pediatrik) Kombinasi : Sulfametoksazol 100 mg,
Trimetoprim 20 mg
ktk 10 x 10 tablet 17.567 11.629 8.609 20.238 115%
82 Kuinin (kina) tablet 200 mg ktk 60 tablet 6.258 400 717 1.117 18%
83 Kuinin Dihidrokklorida injeksi 25%-2 ml 30 ampul / kotak 129 62 389 451 349%
84 Lidokain injeksi 2% (HCL) + Epinefrin 1 : 80.000-2 ml 30 vial / kotak 14.290 8.253 11.182 19.435 136%

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 107

NO NAMA OBAT KEMASAN
TOTAL PROVINSI
KEBUTUHAN
TAHUN 2012
PEMAKAIAN
1 DES 2011
S.D 30 NOV
2012
SISA
STOK
PER 30
NOV 2012
JUMLAH
OBAT
DAN
VAKSIN
%
KETERSEDIAAN
85 Magnesium Sulfat inj (IV) 20%-25 ml 10 vial / kotak 497 304 1.336 1.640 330%
86 Magnesium Sulfat inj (IV) 40%-25 ml 10 vial / kotak 896 546 1.366 1.912 213%
87 Magnesium Sulfat serbuk 30 gram 10 sase @ 30 gr / kotak 100 0 0 0 0%
88 Mebendazol sirup 100 mg / 5 ml Botol 30 ml 100 0 500 500 500%
89 Mebendazol tablet 100 mg ktk 5 x 6 tablet 848 287 100 387 46%
90 Metilergometrin Maleat (Metilergometrin) tablet salut 0,125 mg ktk 10 x 10 tablet 7.245 4.217 11.726 15.943 220%
91 Metilergometrin Maleat injeksi 0,200 mg -1 ml 30 ampul / kotak 3.986 2.108 2.243 4.351 109%
92 Metronidazol tablet 250 mg 100 tablet / kotak 9.806 6.600 18.844 25.444 259%
93 Natrium Bikarbonat tablet 500 mg 1000 tablet / botol 4.695 2.568 3.158 5.726 122%
94 Natrium Fluoresein tetes mata 2 % 24 botol @ 5 ml / kotak 410 0 0 0 0%
95 Natrium Klorida larutan infus 0,9 % Botol / plastik 500 ml 64.974 29.567 47.407 76.974 118%
96 Natrium Thiosulfat injeksi I.v. 25 % ktk 10 amp @ 10 ml 52 10 0 10 20%
97 Nistatin tablet salut 500.000 IU/g ktk 10 x 10 tablet salut 1.911 1.567 1.022 2.589 135%
98 Nistatin Vaginal tablet salut 100.000 IU/g ktk 10 x 10 tablet Vaginal 898 515 527 1.042 116%
99 Obat Batuk hitam ( O.B.H.) Botol 100 ml 334.814 224.445 187.541 411.986 123%
100 Oksitetrasiklin HCL salep mata 1 % 25 tube @ 3,5 g / kotak 6.127 3.779 2.935 6.715 110%
101 Oksitetrasiklin injeksi I.m. 50 mg/ml-10 ml 10 vial / kotak 3.205 1.889 752 2.641 82%
102 Oksitosin injeksi 10 UI/ml-1 ml 30 ampul / kotak 7.317 3.894 4.517 8.411 115%

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 108

NO NAMA OBAT KEMASAN
TOTAL PROVINSI

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 109

NO NAMA OBAT KEMASAN
TOTAL PROVINSI
KEBUTUHAN
TAHUN 2012
PEMAKAIAN
1 DES 2011
S.D 30 NOV
2012
SISA
STOK
PER 30
NOV 2012
JUMLAH
OBAT
DAN
VAKSIN
%
KETERSEDIAAN
121 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 50 ml (ABU II) 1 vial / kotak 0 0 0 0
122 Serum Anti Difteri Injeksi 20.000 IU/vial (A.D.S.) 10 vial / kotak 180 0 12 12 7%
123 Serum Anti Tetanus Injeksi 1.500 IU/ampul (A.T.S.) 10 ampul / kotak 3.982 2.017 2.719 4.736 119%
124 Serum Anti Tetanus Injeksi 20.000 IU/vial (A.T.S.) 10 vial / kotak 227 3 4 7 3%
125 Sianokobalamin (Vitamin B12) injeksi 500 mcg 100 ampul / kotak 4.634 2.602 2.632 5.234 113%
126 Sulfasetamida Natrium tetes mata 15 % ktk 24 btl @ 5 ml 818 740 590 1.330 163%
127 Tetrakain HCL tetes mata 0,5% ktk 24 btl @ 5 ml 119 0 0 0 0%
128 Tetrasiklin kapsul 250 mg 1000 kapsul / botol 8.068 4.927 5.476 10.402 129%
129 Tetrasiklin kapsul 500 mg ktk 10 x 10 kapsul 11.981 9.036 4.465 13.501 113%
130 Tiamin (vitamin B1) injeksi 100 mg/ml ktk 30 amp @ 1 ml 3.364 1.726 1.881 3.607 107%
131 Tiamin (vitamin B1) tablet 50 mg (HCL/Nitrat) 1000 tablet / botol 13.361 9.815 9.569 19.384 145%
132 Tiopental Natrium serbuk injeksi 1000 mg/amp Ampul @ 10 ml 110 0 0 0 0%
133 Triheksifenidil tablet 2 mg ktk 10 x 10 tablet 1.992 1.822 1.119 2.941 148%
134 Vaksin Rabies Vero 1 kuur / set 2.671 988 488 1.475 55%
135 Vitamin B Kompleks tablet 1000 tablet / botol 19.728 14.429 12.053 26.482 134%
0 0 0
VAKSIN 0 0 0
136
BCG
65.858 43.171 738 43.909 67%

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 110

NO NAMA OBAT KEMASAN
TOTAL PROVINSI
KEBUTUHAN
TAHUN 2012
PEMAKAIAN
1 DES 2011
S.D 30 NOV
2012
SISA
STOK
PER 30
NOV 2012
JUMLAH
OBAT
DAN
VAKSIN
%
KETERSEDIAAN
137
T T
159.592 40.745 572 41.317 26%
138 D T 11.242 8.549 11 8.560 76%
139 CAMPAK 10 Dosis 52.241 47.653 229 47.882 92%
140 POLIO 10 Dosis 143.885 74.709 454 75.163 52%
141 DTP-HB 165.015 100.559 1.520 102.079 62%
142 HEPATITIS B 0,5 ml ADS 145.044 99.425 5.585 105.010 72%
143 POLIO 20 Dosis 360 0 250 250 69%
144 CAMPAK 20 Dosis 3.671 5.201 140 5.341 145%


113,85%
Sumber : Seksi Obat Dinkes Provinsi

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 111


5.4. PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK

Upaya kesehatan di Provinsi Lampung diarahkan untuk meningkatkan
mutu dan kemudahan pelayanan kesehatan yang mungkin terjangkau oleh seluruh
lapisan masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan status kesehatan
masyarakat khususnya pada kelompok rentan yaitu bayi, anak Balita, Bumil,
Bulin dan Busui (ibu menyusui).

5.4.1 Pelayanan Kesehatan Ibu
Pelayanan antenatal care adalah pelayanan kesehatan oleh tenaga yang
memiliki kompetensi/profesional (Dokter spesialis kebidanan, Dokter umum,
pembantu bidan dan perawat bidan) untuk ibu selama masa kehamilannya sesuai
dengan standart pelayanan antenantal yang meliputi 5T yaitu : Timbang BB, ukur
TB, ukur TD, pemberian imunisasi TT, ukur Tinggi fundus uteri dan pemberian
Tablet Besi minimal 90 tablet selama masa kehamilan.

5.4.1.1 Cakupan K1 dan K4

Cakupan pelayanan antenatal dapat dipantau melalui pelayanan
kunjungan baru ibu hamil (K1) atau juga disebut akses dan pelayanan ibu hamil
sesuai standart 5T paling sedikit empat kali dengan distribusi sekali pada triwulan
I, sekali pada triwulan II dan 2 kali pada triwulan III (K4), sedangkan distribusi
kunjungan dapat menggambarkan kualitas.
Berdasarkan grafik 5.19. di bawah dapat dilihat bahwa cakupan K1 di
Provinsi Lampung cenderung berfluktuatif naik turun dan kemudian meningkat
hingga tahun 2012, sedangkan cakupan K4 cenderung fluktuasi setiap tahunnya
tetapi kemudian menurun pada tahun 2012. Jika dibandingkan dengan target per
tahunnya, cakupan K1 dan cakupan K4 belum mencapai target.



Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 112

Grafik 5.13 Persentase Cakupan K1 dan K4
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2012
0
50
100
%
K1
89,71 92,2 91,34 93,35 71,44 87,95 94,89 92,27 93,83 80,58
K4 79,14 81,75 83,49 82,82 82,86 80,79 88,22 86,43 88,21 85,8
Target K1 & K4 82 84 86 88 90 92 95 91 92 93
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota dan Seksi Kesga Subdin Yankes

Jika distribusi K1 dan K4 per kabupaten/kota maka cakupan K1 terbesar
yaitu Tulang bawang, sedangkan cakupan terendah yaitu Way Kanani, untuk
lebih jelas dapat dilihat pada grafik 5.20. dibawah ini.

Grafik 5.14 Distribusi Persentase Cakupan K1
Menurut Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Tahun 2012














Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.





Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 113

Grafik 5.15 Distribusi Persentase Cakupan K4
Menurut Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Tahun 2012











Sedangkan untuk cakupan K4 tertinggi ada di Kota Metro dan terendah
ada di Kabupaten Mesuji, namun untuk Capaian K4 belum mencapai target yang
diharapkan yaitu baru mencapai 88,21% (target > 93%).

5.4.1.2 Cakupan Imunisasi TT1 s/d TT5 Ibu Hamil
Uapay pencegahan Tetanus Neonatorum dilakukan dengan cara
pemberian imunisasi TT pada ibu hamil. Konsep imunisasi TT adalah life long
imunization yaitu pemberian imunisasi TT 1 sampai dengan TT5. Adapun
pembagian imunisasi TT adalah sebagai berikut :
TT0 : Imunisasi pada saat bayi
TT1 : Imunisasi pada saat bayi
TT2 : Imunisasi pada saat bayi
TT3 : Imunisasi pada saat BIAS kelas satu
TT4 : Imunisasi pada saat BIAS kelas dua
TT5 : Imunisasi pada saat BIAS kelas tiga
Pemberian imunisasi pada ibu hamil selama kehamilan adalah dua
kali yaitu TT1 dan TT2. Target cakupan TT1 & TT2 adalah > 85%.



Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 114

Grafik 5.16 Trend Cakupan Imunisasi TT1 dan TT2 Ibu Hamil
Di Provinsi Lampung Tahun 2003 2012

0
20
40
60
80
100
%
TT2 + bumil 70,69 87,21 81,39 75,44 71,87 73,96 52,77 84,77 75,16 79,62
target TT2 80 80 80 80 80 85 85 85 85 85
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Jika dilihat distribusi per kabupaten/kota tahun 2012 maka cakupan TT2
plus tertinggi ada di Kabupaten Way kanan dan Pringsewu dan terendah ada di
Kabupaten Tulang Bawang, seperti terlihat pada grafik 5.22.

Grafik 5.17 Distribusi Persentase Cakupan TT2 plus untuk ibu hamil
Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012















Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 115

5.4.1.3 Cakupan Ibu Hamil dengan Tablet Besi
Cakupan ibu hamil dengan tablet besi Fe3 di Provinsi Lampung tahun
2012 sebesar 85,59%, dimana capaian ini telah mencapai target yang diharapkan
dalam yaitu > 85% untuk Fe3.
Bila dilihat capaian ini berdasarkan Kabupaten Kota maka terlihat bahwa
cakupan Fe3 tertinggi ada di Kabupaten Tulang Bawang dan terendah ada di
Kabupaten Way Kanan, seperti terlihat pada grafik di bawah ini :
Grafik 5.18 Distribusi Persentase Cakupan Ibu Hamil
dengan 90 Tablet Besi (Fe3) per Kab/Kota
Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota


5.4.1.4 Cakupan Ibu Hamil Risti/Komplikasi ditangani

Risti/Komplikasi adalah keadaan penyimpangan dari normal, yang secara
langsung menyebabkan kesakitan dan kematian ibu maupun bayi.
Risti/komplikasi kebidanan meliputi: (Hb<8 g%, tekanan darah tinggi (sistole
>140 mmHg, diastole >90 mmHg, oedema nyata, eklamsia, perdarahan per
vaginam, ketuban pecah dini, letak lintang pada usia kehamilan >32 minggu, letak
sungsang pada primigravida, infeksi berat/sepsis, persalinan prematur.
Bumil risti/komplikasi yang dirujuk adalah bumil risti/komplikasi yang ditemukan
untuk mendapat pertolongan pertama dan rujukan oleh tenaga kesehatan. Cakupan

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 116

bumil risti/komplikasi yang dirujuk adalah bumil risti/komplikasi yang ditemukan
dibagi jumlah sasaran bumil risti/komplikasi dikali 100%.
Sedangkan ibu hamil risti/komplikasi yang ditangani adalah ibu hamil risti yang
mendapat pelayanan di Puskesmas perawatan dan RS pemerintah atau swasta
dengan fasilitas PONED (Pelayanan Obstetrik dan Neonatal Emergensi Dasar)
dan PONEK (pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Komprehensif) oleh
tenaga kesehatan yang terlatih. Bumil risti/komplikasi yang ditangani adalah
bumil risti/komplikasi yang ditangani dibagi bumil risti yang datang dan dirujuk
dikali 100%.

Grafik 5.19 Trend Cakupan Penangan Komplikasi pada Ibu Hamil
Risiko Tinggi di Provinsi Lampung Tahun 2008 2012

%
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Berdasarkan grafik 5.25. diatas dapat dilihat bahwa cakupan penanganan
ibu hamil risiko tinggi selama tahun 2008 2012 cenderung meningkat namun
belum mencapai target provinsi yang diharapkan yaitu 56%.
Bila dilihat berdasarkan distribusi di Kabupaten Kota maka terlihat bahwa
cakupan tertinggi ada di Kota Metro dan terendah ada di Kabupaten Pesawaran,
seperti terlihat pada grafik dibawah ini :





Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 117

Grafik 5.20 Distribusi Persentase Cakupan Penangan Komplikasi pada Ibu
Hamil Risiko Tinggi di Provinsi Lampung Tahun Tahun 2012


















Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

Upaya yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kemitraan dan
meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap masalah kesehatan ibu hamil sedini
mungkin. Sedangkan cakupan bumil risti/komplikasi yang ditangani per bumil
risti yang dirujuk cenderung meningkat. Hasil ini cukup baik tetapi diharapkan
upaya terus dilakukan, perlu penjaringan karena diduga masih banyak bumil
risti/komplikasi yang belum ditemukan/datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Setiap pasien yang datang ke pelayanan kesehatan pasti akan mendapatkan
pelayanan sesuai dengan diagnosanya.


5.4.1.4 Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan

Tenaga kesehatan yang dapat memberikan pertolongan persalinan yaitu
tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi/profesional kebidanan (dokter
spesialis kebidanan, dokter, bidan dan perawat bidan). Berdasarkan grafik 5.23.
trend cakupan persalinan oleh nakes cenderung berfluktuatif naik turun. Jika
dibandingkan dengan target nasional (90%) maka cakupan tahun 2012 belum

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 118

mencapai target, namun bila dibandingkan dengan target renstra di Provinsi
Lampung telah mencapai (89%).

Grafik 5.21 Trend Cakupan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Di Provinsi
Lampung Tahun 2002 2012

65
70
75
80
85
90
95
%
linakes 74,58 82 79 83,73 76,93 79,4 82,55 85,79 84,04 87,44 89,1
Target 75 80 82 83 85 86 86 86 86 87 89
2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Berdasarkan grafik 5.20 dibawah distribusi linakes di Kabupaten/Kota
yang telah mencapai target nasional (90%) dan renstra Provinsi Lampung (89%)
ada pada 7 (Tujuh ) Kabupaten Kota.
Grafik 5.22 Distribusi Cakupan Linakes Menurut Kab/Kota
Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 119

Upaya yang perlu terus dilakukan untuk menangani ibu bersalin dengan
penyulit/kompikasi/resiko tinggi yaitu dengan meningkatkan fasilitas pelayanan di
saryankes melalui pembentukan puskesmas mampu PONED/penanganan obstetri
neonatal emergency dasar, RS mampu PONEK/penanganan obstetri neonatal
emergency komprehensif dan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme
tenaga kesehatan melalui pelatihan. Setiap desa diharapkan telah menjadi desa
siaga yang memiliki bidan,kader, poskesdes dan FKMD (forum komunikasi
masyarakat desa), sarana dan sumber daya ini dapat dimanfaatkan untuk
mendeteksi (melaporkan) masalah kesehatan dimasyarakat salah satu diantaranya
ibu bersalin dengan komplikasi/resiko tinggi.

5.4.1.5 Cakupan Kunjungan Pelayanan Ibu Nifas
Cakupan Kunjungan Pelayanan Ibu nifas di Provinsi Lampung tahun
2012 sebesar 85,50% masih dibawah target yang diharapkan yaitu 95%. Bila
dilihat capaian berdasarkan Kabupaten Kota terlihat bahwa ada 7 (50%)
Kabupaten Kota yang capainnya lebih dari 95%.

Grafik 5.23 Distribusi Cakupan Pelayanan Ibu Nifas Menurut Kab/Kota
Di Provinsi Lampung Tahun 2012














Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.




Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 120

5.4.1.6 Cakupan Ibu Nifas mendapatkan Vitamin A
Cakupan ibu nifas mendapatkan vitamin A di Provinsi lampung tahun
2012 sebesar 88,25%. Bila dilihat capaian ini berdasarkan Kabupaten kota maka
terlihat hanya ada 3 Kabupaten Kota yang capainnya kurang dari 80%.

Grafik 5.24 Distribusi Cakupan Ibu Nifas mendapatkan Vitamin A Menurut
Kab/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2012














Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota


5.4.1.7 Cakupan Peserta KB Aktif
Cakupan Peserta KB aktif di Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar
65,91% menurun dibandingkan dengan vapaian 2011 yaitu 73,23%, capaian ini
belum mencapai target yang diharapkan dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi
lampung sebesar 70%.







Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 121

Grafik 5.25 Trend Cakupan Peserta KB Aktif
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
50
100
%
% KB Baru 15,61 14,76 13,65 15,83 18,69 23,38 29,63 32,73 73,23 65,91
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : BKKBN Prop. Lampung

Bila dilihat berdasarkan distribusi kabupaten kota tahun 2012 maka ada 8
(delapan) Kabupaten Kota yang pencapaiannya kurang dari 70%, seperti terlihat
pada grafik dibawah ini :
Grafik 5.26 Distribusi Cakupan Peserta KB Aktif
Per Kabupaten Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012

















Sumber : profil Kab Kota


Untuk mengetahui Pola penggunaan alat kontrasepsi peserta KB Baru di Provinsi
Lampung tahun 2004-2012 dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 122


Tabel 5.2 Pola Penggunaan Alat Kontrasepsi Akseptor baru
Di Provinsi Lampung Tahun 2004-2012

Tahun IUD Suntik Implant MOP/MOW Pil Kondom
2004 2,93 45,83 14,47 0,74 45,83 1,62
2005 2,55 47,54 10,55 0,33 36,70 2,34
2006 2,34 48,34 6,41 0,32 39,17 3,42
2007 2,20 48,26 6,03 0,35 39,75 3,41
2008 2,42 47,35 6,05 0,37 40,10 3,71
2009 2,05 38,89 5,99 0,51 37,71 15,26
2010 5,10 39,98 4,96 0,55 37,89 11,49
2011 9,33 39,59 13,32 1,23 31,82 3,42
2012 5,64 41,62 8,69 0,48 33,39 10,16
Sumber : BKKBN Prop. Lampung

Bila dilihat berdasarkan capaian KB baru per Kabupaten Kota terlihat
bahwa tertinggi ada di Kabupaten Lampung barat dan terendah ada di Kabupaten
Pringsewu, seperti terlihat pada grafik di bawah ini :

Grafik 5.27 Distribusi Cakupan KB baru Menurut Kab/Kota
Di Provinsi Lampung Tahun 2012











Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 124

Grafik 5.28 Trend Cakupan Kunjungan Neonatus (KN1 & KN3)
Di Provinsi Lampung Tahun 2008 - 2012

0
50
100
%
KN1 84,08 90,11 88,45 97,55 93,24
KN3 75 75 77,96 80,54 87,58
2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Cakupan Kunjungan Neonatus (KN1) pertama dan Kunjungan Neonatus
ke tiga (KN3) sampai tahun 2012 belum mencapai target yang diharapkan yaitu
95% untuk KN1 dan 91% untuk KN3.
Jika dilihat distribusinya per kabupaten/kota, terlihat bahwa cakupan
KN1 yang belum mencapai target (95%) provinsi ada 10 yaitu Kabupaten Kota.

Grafik 5.29 Distribusi Cakupan Kunjungan Neonatus (KN1) pertama,
Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 125

Sedangkan untuk cakupan KN3 yang belum mencapai target (91%)
tahun 2012 ada 8 (delapan) Kabupaten Kota.
Grafik 5.30 Distribusi Cakupan Kunjungan Neonatus (KN3) ketiga ,
Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

Cakupan kunjungan bayi di Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar
87,80% dimana capaian ini belum mencapai target yang diharapkan sebesar 94%.
Bila dilihat berdasarkan cakupan di kabupaten kota maka ada 5 (lima) Kabupaten
Kota yang telah mencapai target.
Grafik 5.31 Distribusi Cakupan Kunjungan Bayi ,
Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012










Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 126

5.4.2.2 Cakupan Neonatal Risti/Komplikasi ditangani
Capaian neonatal risti/komplikasi ditangani di Provinsi Lampung tahun
2012 sebesar 21,25% dimana angka ini masih dibawah target dalam Renstra
(56%). Bila dilihat berdasarkan capaian di kabupaten kota hanya ada 2
(dua)Kabupaten Kota yang mencapai target yaitu Kota Metro dan Kabupaten
Tanggamus
Grafik 5.32 Distribusi Cakupan Neonatal Risti/Komplikasi ditangani
Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012














Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

5.4.2.3 Cakupan Pelayanan Imunisasi Bayi dan UCI

Pada tahun 1990 Indonesia telah mencapai UCI dan cakupannya merata
secara nasional pada tahun 1993. Perkembangan kegiatan imunisasi makin maju
dengan adanya uniject (ADS-PID atau auto disposable syringe injection Device)
yang mendukung penyuntikan secara safe injection. Uniject merupakan vaksin
kemasan tunggal.
Sejak lima tahun terakhir hasil cakupan imunisasi rutin provinsi
Lampung telah mencapai target nasional >80% dengan indikator cakupan
imunisasi campak dan angka drop out (DO) dibawah nasional <5%. Drop out
adalah sasaran yang tidak hadir di bulan beriktunya untuk melanjutkan pemberian

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 127

imunisasi lanjutan. DO terjadi karena banyak faktor antara lain : anak sakit,
pindah tempat tinggal, lupa untuk imunisasi lanjutan.
Berdasarkan tabel 5.1. dibawah dapat dilihat bahwa cakupan imunisasi
bayi dan drop out rate imunisasi dari tahun 2003- 2012 berfluktuatif naik turun,
cakupan yang melebihi 100%, ini terjadi karena jumlah yang diberi pelayanan
melebihi data sasaran bayi, semua bayi yang datang dilayani termasuk dari luar
wilayah, seharusnya bayi dari luar wilayah dipisah dalam pencatatan tersendiri.
Cakupan imunisasi sangat dipengaruhi ketepatan dalam pencatatan dan pelaporan
serta penentuan besarnya sasaran. Sasaran dihitung dari perkiraan sasaran. Upaya
penentuan sasaran yang akan dilakukan yaitu dengan registrasi sasaran sesuai
nama dan alamat. Lebih jelas dapat juga dilihat pada tabel 23 pada lampiran.

Tabel 5.3 Cakupan Immunisasi Bayi Tahun 2003-2012
Tahun BCG DPTI POLIO3 CAMPAK DO RATE
2005 92,3 90,1 91,5 92,5 2,7
2006 88,17 82,74 85,94 88,35 -6.78
2007 100 97,04 97,76 97,71 -0,69
2008 92,04 95,80 93,49 93,04 2,88
2009 84,73 89,78 86,40 81,27 9,47
2010 90,62 94,21 90,22 92,41 -1,79
2011 96,17 96,73 97,35 92,36 4,52
2012 97,26 98,78 97,73 97,27 1,53
Sumber : Lap. Eva Prog subdin P3PL,& Profil kesh kab/kota

Cakupan DPT1/HB1

Capaian DPT1/HB1 tahun 2012 di Provinsi lampung telah mencapai
98,78%. Grafik 5.29. dibawah menggambarkan bahwa pada tahun 2012 semua
Kabupaten Kota telah mencapai target yang diharapkan yaitu > 90%.
Sejak tahun 2008, imunisasi DPT yang digunakan adalah DPT combo
yaitu imunisasi DPT yang dikombinasikan dengan hepatitis.



Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 128

Grafik 5.33 Cakupan Imunisasi DPT1 + HB1
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012













Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Target : > 90%.

Cakupan imunisasi DPT3 + HB3

Grafik 5.30. dibawah menggambarkan bahwa pada tahun 2012 cakupan
imunisasi DPT3 + HB3 provinsi Lampung sebesar 98,83% dan telah mencapai
target yang diharapkan, demikian pula semua Kabupaten Kota telah mencapai
target yang diharapkan, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 5.34 Trend Cakupan Imunisasi DPT3/HB3
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012














Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Target : > 90%

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 129

Cakupan imunisasi Campak

Grafik 5.31. dibawah menggambarkan bahwa pada tahun 2012 cakupan
imunisasi campak provinsi Lampung sebesar 97,27% (telah mencapai target)
namun bila dilihat cakupan berdasarkan kabupaten/kota masih ada satu t
kabupaten yang cakupannya tidak mencapai target (<90%) yaitu Kabupaten
Tulang Bawang. Mulai tahun 2009, cakupan imunisasi DPT 3 kombinasi dengan
HB 3.

Grafik 5.35 Trend Cakupan Imunisasi Campak
Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012














Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Target : > 90%


Cakupan imunisasi Polio.

Grafik 5.32. dibawah menggambarkan bahwa pada tahun 2011 cakupan
imunisasi polio3 di Provinsi Lampung sebesar 97,73% (telah mencapai target).
Demikian pula dengan capaian imunisasi Polio 3 di Kabupaten Kota telah
mencapai target yang diharapkan.




Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 130

Grafik 5.36 Trend Cakupan Imunisasi Polio 3
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Target : > 90%

5.4.2.4 UCI
Desa/kelurahan UCI yaitu desa/kelurahan dimana 80% dari bayi yang
ada diwilayah tersebut telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Indikator
untuk UCI desa tahun 2006 2007 dapat dilihat dari hasil cakupan imunisasi
campak sedangkan sejak tahun 2008 indikator UCI adalah cakupan BCG,
DPT/Hb3, Polio4 dan Campak.
Cakupan desa/kelurahan UCI adalah desa/kelurahan dimana >80% dari
jumlah bayi yang ada di desa tsb sudah mendapat imunisasi dasar lengkap (1 dosis
BCG, 3 dosis DPT, 4 dosis polio, 4 dosis Hep. B, 1 dosis campak), sedangkan
indikator penilaian untuk desa UCI adalah BCG, DPT/Hb3, Polio4 dan Campak
dimana ke 4 ( empat ) indikator tersebut angka cakupan desa harus diatas >90%
secara Provinsi. Persentase cakupan desa/kelurahan UCI di provinsi Lampung
tahun 2012 sebesar 87,42% dan angka ini belum mencapai target yang diharapkan
(100%).





Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 131

Grafik 5.37 Trend Cakupan Desa/Kelurahan UCI
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
50
100
%
UCI 90,33 91 87,48 79 79,27 64,6 41,93 83,15 88,61 87,42
Target 90 84,15 96,08 96,08 99,13 99,13 100 100 100 100
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat berdasarkan distribusi cakupan UCI berdasarkan
kabupaten/kota ada dua Kabupaten Kota yang capaiannya kurang dari 80% ada 3
(tiga) Kabupaten kota yaitu Kabupaten Lampung Barat, Pesawaran dan Bandar
lampungo.
Grafik 5.38 Trend Cakupan Desa/Kelurahan UCI
Di Provinsi Lampung Tahun 2012

















Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota





Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 132

5.4.2.5 Cakupan Bayi Mendapat Vitamin A
Cakupan bayi mendapat vitamin A di Provinsi Lampung tahun 2012
sebesar 63,72% dimana angka ini masih dibawah target yang diharapkan yaitu
80%. Bila dilihat capaian ini berdasarkan kabupaten kota maka hanya ada 4
(empat) Kabupaten yang mencapai target > 80%.

Grafik 5.39 Cakupan Bayi Mendapat Vitamin A
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.4.2.6 Cakupan Bayi Mendapat ASI Ekslusif
Pemberian Air Susu (ASI) pada bayi usia 0-1 tahun mempunyai arti
sangat penting, terutama menyangkut pemenuhan kebutuhan zat gizi dan zat lain
pembentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit. Pemberian ASI secara eksklusif di
usia 0-6 bulan dipandang sangat strategis, karena pada usia tersebut kondisi bayi
masih sangat labil dan rentan terhadap berbagai penyakit
Cakupan bayi mendapatkan ASI Ekslusif di Provinsi Lampung tahun
2012 sebesar 29,24% dimana angka ini masih ada di bawah target yang
diharapkan yaitu 60%.





Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 133

Grafik 5.40 Trend Cakupan Bayi Mendapat ASI Ekslusif
Di Provinsi Lampung Th. 2003-2012
0
20
40
60
80
%
Cak. ASI Eks. 29,54 34,53 43,86 40,62 41,81 48,05 30,06 32,09 29,24 30,05
Target 19,7 26,7 29,9 40,1 45,2 60,5 80 80 80 80
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012



Bila dilihat berdasarkan capaian per kabupaten kota tidak ada satupun
kabupaten kota yang mencapai target yang diharapkan.
Grafik 5.41 Cakupan Bayi Mendapat ASI Ekslusif
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota






Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 134


5.4.3 Pelayanan Kesehatan Anak Balita dan SD/MI sederajat
5.4.3.1 Cakupan Pelayanan Kesehatan Anak balita
Cakupan pelayanan kesehatan anak balita di Provinsi Lampung tahun
2012 sebesar 74,18%, dimana angka ini masih dibawah target yang diharapkan
yaitu 90%.
Bila dilihat berdasarkan kabupaten kota, maka hanya ada 5 (lima)
Kabupaten Kota yaitu Metro, Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus dan Lampung
Timur yang telah mencapai target yang diharapkan.

Grafik 5.42 Cakupan Anak Balita Mendapat Pelayanan Kesehatan
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.4.3.2 Cakupan Cakupan Balita ditimbang (D/S) dan Balita Ditimbang
yang naik BB (N/D)
Dalam memantau pertumbuhan balita indikator yang digunakan adalah
D/S dan N/D. Cakupan D/S selama lima tahunmenunjukan peningkatan,
sedangkan N/D menunjukan kecenderungan berfluktuatif. Untuk meningkatkan
cakupan perlu terus dilakukan gerakan penimbangan balita melalui penyuluhan,
penggerakan masyarakat, revitalisasi posyandu & lain-lain. Berdasarkan grafik
dibawah ini cakupan D/S dan N/D terlihat berfluktuatif naik turun.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 135


Grafik 5.43 Trend Cakupan D/S dan N/D Pada Balita
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2012
0
20
40
60
80
%
D/S 47,98 46,57 57,96 59,67 60,24 65,77 66,19 66,67 52,5 74,51
N/D 79,26 78,37 82,76 79,12 77,96 81,97 82 54,4 77,34 83,32
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Cakupan balita ditimbang di Provinsi lampung tahun 2012 sebesar
74,51% dimana angka ini masih dibawah target yang diharapkan (75%). Angka
ini menggambarkan bahwa partisipasi dari masyarakat untuk datang ke posyandu
masih cukup rendah di Provinsi lampung.
Bila dilihat capaian berdasarkan kabupaten kota maka terlihat hanya ada
6 (enam) Kabupaten Kota yang mencapai target yang diharapkan.

Grafik 5.44 Cakupan Balita Balita ditimbang (D/S)
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012











Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 136


Cakupan balita ditimbang yang naik berat badannya di Provinsi lampung
tahun 2012 sebesar 83,32% dimana angka ini telah berada diatas target yang
diharapkan (>75%). Angka ini menggambarkan bahwa kinerja dari petugas
kesehatan dalam program perbaikan gizi baik dari lintas program maupun lintas
sektor belum begitu memuaskan.
Bila dilihat capaian berdasarkan kabupaten kota maka terlihat hanya ada
satu Kabupaten yang mencapai target yaitu Kabupaten Pringsewu.

Grafik 5.45 Cakupan Balita Balita ditimbang yang Naik BB (N/D)
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota


5.4.3.3 Cakupan Balita Bawah Garis Merah (BGM) dan Balita Gizi Buruk
mendapat Perawatan
Balita Bawah Garis Merah (BGM) adalah balita yang ditimbang, berat
badannya berada pada garis merah atau di bawah garis merah pada KMS. Balita
yang menderita BGM, fase rawan untuk beralih ke status gizi buruk
Cakupan Balita Bawah Garis Merah (BGM) di Provinsi lampung tahun
2011 sebesar 2,63% dimana angka ini sudah cukup baik, dimana BGM maksimal
adalah kurang dari 15%.


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 137

Grafik 5.46 Trend Persentase Balita BGM
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2012
0
4
8
12
16
%
% BGM 1,5 3,01 2,54 2,97 2,55 3,51 2,81 1,37 2,63 1,61
Target 15 15 15,8 15,4 15 14,6 15 15 15 15
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012


Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat capaian berdasarkan kabupaten kota maka terlihat ada empat
Kabupaten yang angkanya di bawah 1%, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 5.47 Cakupan Balita Bawah Garis Merah (BGM)
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota


5.4.3.4 Cakupan Penjaringan dan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan
Sederajat
Cakupan penjaringan dan pelayanan kesehatan siswa SD dan sederajat di
Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar 39,65%, angka ini belum mencapai target

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 138

yang diharapkan. Bila dilihat berdasarkan Kabupaten Kota maka ada dua
Kabupaten Kota yang angkanya kurang dari 10% dan ada 4 (empat) Kabupaten
Kota yang tidak tersedia datanya, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 5.48 Cakupan Penjaringan & Pelayanan Kesehatan Siswa SD/MI
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kot

5.5 Pelayanan Kesehatan Usila
Pra usia lanjut adalah usia 45 sampai dengan 59 tahun, jika usia telah
sama dengan atau melebihi 60 tahun maka disebut usia lanjut. Persentase
pelayanan kesehatan pra usila dan usila selama tujuh tahun cenderung
berfluktuatif naik turun dan belum mencapai target.










Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 139

Grafik 5.49 Trend Cakupan Yankes Usila
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
40
80
%
Pra Usila & Usila 46 43,56 38,16 42,88 34,56 56,84 17,12 41,54 57,25 45,51
Target 61 63 65 66 67 68 70 70 70 70
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil kesehatan kab/kota.

Cakupan pelayanan kesehatan usila di Provinsi Lampung tahun 2012
sebesar 45,515% (Kabupaten Way Kanan belum ada datanya). Bila dilihat
capaiannya berdasarkan Kabupaten Kota terlihat bahwa ada empat Kabupaten
Kota yang capaianya lebih dari 70%.

Grafik 5.50 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut (Usila)
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012














Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kot



Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 140

5.6 CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN

Krisis moneter yang melanda cenderung meningkatkan biaya kesehatan
dan menyebabkan makin berkurangnya kemampuan masyarakat terutama
golongan ekonomi lemah untuk membiayai pemeliharaan kesehatan guna
mewujudakan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) berdasarkan Undang-
Undang no. 40 tahun 2004.
Kepesertaan JPK di Provinsi Lampung selama tahun 2003 2012
cenderung meningkat dan terus meningkat. Kepesertaan JPK Provinsi Lampung
tahun 2012 telah mencapai 100%, yang dicakup oleh berbagai jaminan kesehatan
yaitu ASKES, Jaminan Kesehatan Daerah/Jamkesda (sumber dana : APBD
Kabupaten Kota dan Provinsi), Jaminan Sosial Tenaga Kerja/Jamsostek, Askes
Komersial, Puskesmas Bersubsidi Jaminan Kesehatan Masyarakat/Jamkesmas
(sumber dana : APBN), seperti terlihat pada grafik dibawah ini.

Grafik 5.51 Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK)
Menurut Jenis JPK Di Provinsi Lampung Tahun 2012

6%
47%
3%
1%
2%
41%
Askes Jamkesda Jamsostek Askes Komersial Puskesmas bersubsidi Jamkesmas

Sumber : Seksi PJK Dinas Kesehatan Provinsi





Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 141

5.7 Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM)

Posyandu, Polindes, Dana sehat dan TOGA adalah sarana upaya
kesehatan bersumber daya masyarakat yang merupakan upaya kesehatan yang
berdiri atas peran serta dari masyarakat.

5.7.1 Posyandu
Posyandu merupakan bentuk peran serta masyarakat yang nyata
khususnya oleh Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan
organisasi wanita lainnya. Peranan pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA)
melalui Puskesmas dan Puskesmas Pembantu makin efektif setelah didukung oleh
peran serta masyarakat dalam bentuk Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu).
Peningkatan peran serta PKK tersebut memungkinkan Posyandu sebagai lembaga
masyarakat dapat berkembang dengan pesat. Posyandu purnama yaitu posyandu
yang melaksanakan hari buka lebih dari 8 kali per tahun, jumlah kader yang
bertugas sama dengan atau lebih dari 5 orang, cakupan program utama (KIA,
KB,Gizi, imunisasi >50%, dan sudah ada satu atau lebih program tambahan serta
cakupan dana sehat <50%). Posyandu Purnama dan Mandiri saat ini disebut juga
dengan posyandu aktif.
Persentase Posyandu Purnama dan Mandiri di Provinsi Lampung tahun
2011 sebesar 54,43%, dimana angka ini cenderung meningkat.
Grafik 5.52 Trend Persentase Posyandu Purnama & Mandiri
di Provinsi Lampung 2003-2012

0
50
100
%
Prn+Mdr 19,12 24,32 26,49 27,29 35,74 39,92 45,02 50,93 54,43 55,22
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 142

Bila di lihat capaian per Kabupaten Kota maka ada satu Kota yang
mencapai lebih dari 90% yaitu Kota Metro
Grafik 5.53 Trend Jumlah Posyandu Di Provinsi Lampung
Tahun 2003 2012

0
5.000
10.000
Jml
Prn&Mdr 1.35 1.72 1.89 2.04 2.63 3.04 3.43 3899 4237 4420
Posyandu 7.06 7.08 7.16 7.34 7.37 7.61 7.62 7655 7785 8005
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/kota

Bila dilihat berdasarkan jumlah posyandu yang ada di Provinsi Lampung
tahun 2012 sebesar 8.005 posyandu maka terlihat bahwa jumlah posyandu
semakin meningkat dibandingkan tahun sebelumnya
Begitu pula jika dilihat persentase posyandu purnama dan mandiri
cenderung meningkat dan telah mencapai target, seperti pada grafik 5.71
Grafik 5.54 Jumlah Posyandu Menurut Strata
Di Provinsi Lampung Tahun 2006-2012

0
1.000
2.000
3.000
4.000
Pratama 1.849 1.448 1.062 786 597 413 516
Mandiri 1.448 3.457 3.290 3513 3407 3159 3069
Purnama 1.802 2.310 2.654 2934 3290 3480 3605
Mandiri 240 325 386 499 609 757 815
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Profil Kesehatan Kab/kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 143


Berdasarkan grafik 5.54 diatas tampak jumlah posyandu untuk strata
purnama dan mandiri dari tahun 2006 2012 cenderung jumlahnya semakin
meningkat. Untuk perubahan strata ke tingkat diatasnya perlu upaya masyarakat
terutama kader dalam mengaktifkan peran posyandu, karena posyandu adalah
UKBM milik masyarakat dan untuk masyarakat.


5.7.2 Rumah Tangga Sehat / Rumah Tangga Ber PHBS

Indikator perilaku sehat lainnya dapat dilihat dari persentase rumah
tangga sehat/berPHBS. Rumah tangga sehat adalah rumah tangga yang memenuhi
10 indikator yaitu pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, balita diberi ASI
eksklusif, mempunyai jaminan pemeliharaan kesehatan, tidak merokok,
melakukan aktifitas fisik setiap hari, makan sayur dan buah setiap hari, tersedia air
bersih, tersedia jamban, kesesuaian luas lantai dengan jumlah penghuni dan lantai
rumah bukan dari tanah.
Cakupan PHBS di Provinsi Lampung tahun 2011 sebesar 43,21%. Bila
dilihat selama tahun 2003 2012 maka cenderung berfluktuasi, seperti terlihat
pada grafik dibawah ini :
Grafik 5.55 Trend Persentase Rumah Tangga Sehat/Ber PHBS
Di Provinsi Lampung Th. 2003-2012
0
50
%
RT Ber PHBS 57,29 49,75 19,74 34,70 43,06 37,21 49,75 36,01 43,21 50,7
Target 45 45 48 37 52 55 60 60 60 60
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Profil Kesehatan Kab/kota


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 144

Grafik 5.56 Cakupan Rumah Tangga Ber-PHBS
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012














Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.7.3 Cakupan Desa / Kelurahan Siaga Aktif

Desa Siaga adalah desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber
daya dan kemampuan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah
kesehatan, bencana dan kegawatdaruratan kesehatan, secara mandiri. Pengertian
Desa ini dapat berarti Kelurahan atau Nagari atau istilah-istilah lain bagi satuan
administrasi pemerintahan setingkat desa.
Desa Siaga Aktif adalah desa yang mempunyai Pos Kesehatan Desa
(Poskesdes) atau UKBM lainnya yang buka setiap hari dan berfungsi sebagai
pemberi pelayanan kesehatan dasar, penanggulangan bencana dan
kegawatdaruratan, surveilance berbasis masyarakat yang meliputi pemantauan
pertumbuhan (gizi), penyakit, lingkungan dan perilaku sehingga masyarakatnya
menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Poskesdes adalah Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM)
yang dibentuk di desa dalam rangka upaya mendekatkan pelayanan kesehatan
dasar bagi masyarakat desa. Poskesdes dikelola oleh 1 orang Bidan dan minimal 2
orang kader dan merupakan koordinator dari UKBM yang ada.
Pelayanan kesehatan dasar adalah pelayanan kesehatan yang sesuai
kewenangan bidan penangungjawab poskesdes, selanjutnya dirujuk ke pustu atau

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 145

puskesmas apabila tidak bisa ditangani. Surveilans penyakit yang berbasis
masyarakat adalah upaya pengamatan dan pencatatan yang dilakukan oleh
masyarakat (kader dan bidan/perawat) tentang kejadian penyakit yang dapat
mengancam kesehatan penduduk/masyarakat.
Pemantauan Pertumbuhan adalah suatu upaya yang dilakukan oleh kader
untuk mengetahui berat badan balita setiap bulan untuk mendeteksi secara dini
pertumbuhan balita (D/S). Masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
adalah masyarakat dimana penduduknya menerapkan perilaku hidup bersih dan
sehat. Cakupan Desa Siaga Aktif adalah desa yang mempunyai Pos Kesehatan
Desa (Poskesdes) atau UKBM lainnya yang buka setiap hari dan berfungsi
sebagai pemberi pelayanan kesehatan dasar, penanggulangan bencana dan
kegawatdaruratan, surveilance berbasis masyarakat yang meliputi pemantauan
pertumbuhan (gizi), penyakit, lingkungan dan perilaku sehingga masyarakatnya
menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dibandingkan dengan
jumlah desa siaga yang dibentuk
Cakupan desa siaga Provinsi lampung tahun 2012 sebesar 91,38 % dan
angka ini telah mencapai target yang diharapkan (100%). Sedangkan capaian fesa
siaga aktif sebesar 84,71% dan angka ini telah mencapai target yang diinginkan
(target 60%).
Bila dilihat berdasarkan distribusi perkabupaten/kota tahun 2012 yang
belum mencapai target indikator desa siaga aktif ada tiga Kabupaten (Lampung
Utara, Pesawaran dan Lampung barat), untuk jelasnya dapat dilihat pada grafik
di bawah ini.









Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 146


Grafik 5.57 Persentase Cakupan Desa/Kelurahan Siaga Aktif
Menurut Kabupaten/Kota 2012











Sumber : Profil Kesehatan kab/kota.

5.8 UPAYA PELAYANAN KESEHATAN LINGKUNGAN

Lingkungan fisik dan biologik merupakan komponen yang penting dan
tidak dapat dipisahkan dari semua aktifitas kehidupan manusia,sehingga
kualitasnya sangat berperan dalam proses terjadinya gangguan kesehatan secara
tidak langsung bagi masyarakat. Biasanya kualitas lingkungan yang ada
merupakan resultan dari berbagai kondisi baik yang disebabkan oleh peristiwa-
peristiwa alam maupun oleh karena aktifitas dan perilaku manusia.
Beberapa upaya untuk memperkecil resiko turunnya kualitas lingkungan
telah dilakukan oleh berbagai instansi terkait seperti pembangunan sarana sanitasi
dasar, pemantauan dan penataan lingkungan dan pengukuran dan pengendalian
kualitas lingkungan. Pembangunan sarana sanitasi dasar bagi masyarakat yang
berkaitan langsung dengan masalah kesehatan, meliputi penyediaan air bersih,
jamban sehat, perumahan sehat yang biasanya ditangani secara lintas sektor.
Sedangkan di jajaran kesehatan kegiatan yang dilaksanakan meliputi Pemantauan
Kualitas lingkungan (air,tanah, udara), pemantauan sanitasi Rumah Sakit,
Pembinaan dan Pemantauan Sanitasi Tempat-tempat Umum, Tempat Pengelolaan
Makanan, Tempat Pengelolaan Pestisida dan sebagainya.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 147

Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas lingkungan antara lain
dengan program penyehatan lingkungan. Program penyehatan lingkungan
merupakan bagian dari pembangunan kesehatan yang menitikberatkan pada
pemecahan masalah kesehatan lingkungan dalam rangka mewujudkan kualitas
lingkungan yang lebih sehat agar dapat melindungi masyarakat dari segala
kemungkinan kejadian yang dapat menimbulkan gangguan dan/atau bahaya
kesehatan menuju derajat kesehatan keluarga dan masyarakat yang lebih baik.
Program lingkungan sehat bertujuan untuk mewujudkan mutu lingkungan
sehat yang mendukung tumbuh kembang anak dan remaja, memenuhi kebutuhan
dasar untuk hidup sehat dan memungkinkan interaksi sosial serta melindungi
masyarakat dari ancaman bahaya yang berasal dari lingkungan sehingga tercapai
derajat kesehatan individu, keluarga dan masyarakat yang optimal.

5.8.1 Rumah Sehat
Rumah adalah tempat berkumpul anggota keluarga dan menghabiskan
sebagian besar waktunya, sehingga kondisi kesehatan perumahan sangat berperan
sebagai media penularan penyakit diantara anggota keluarga atau tetangga
sekitarnya. Beberapa ukuran sering digunakan untuk menilai kesehatan
perumahan diantaranya adalah luas lantai rumah, jenis lantai terluas, penggunaan
bahan bakar jenis atap, jenis dinding dan sebagainya Persentase rumah sehat
nampak berfluktuatif naik turun.
Grafik 5.58 Trend Persentase Rumah Sehat
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
50
100
%
% Rumah sehat 88,78 61,55 57,01 58,18 61,4 66,23 53,35 63,6 60,89 65,36
Target 75 72,5 75 76,5 78 79 80 80 80 80
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 148


Presentase rumah sehat selama tahun2003 2012 cenderung berfluktuatif
dan belum mencapai target yang diharapkan yaitu sebesar 80%.
Persentase rumah bebas jentik nyamuk selama tahun 2003 2011
terakhir cenderung meningkat sampai tahun 2007 kemudian berfluktuasi sampai
tahun 2011, namun angka ini belum mencapai target yang diharapkan (target
95%).
Grafik 5.59 Trend Persentase Rumah Bebas Jentik Nyamuk Aedes Di
Provinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
50
100
% Rumah Bebas Jentik
Nyamuk
64,68 64,93 67,61 83,77 91,21 61,4 74,93 68,86 79,28
Target 70 73 70 75 95 95 95 95 95
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota. Tahun 2010 data tidak tersedia




5.8.2 Akses dan Persediaan Air Bersih

Penyehatan Air meliputi pengamanan dan penetapan kualitas air untuk
berbagai kebutuhan dan kehidupan manusia, maka seharusnya Air Bersih untuk
kebutuhan sehari-hari juga harus memenuhi persyaratan kualitas yang telah
ditetapkan, kualitas fisik, bakteriologis maupun kimia. Persyaratan kualitas
tersebut tertuang dalam Permenkes No. 416 tahun 1990 tentang syarat-syarat
pengawasan kualitas air. Sasaran pengawasan kualitas air secara menyeluruh
mencakup air minum, air bersih, air kolam renang, air pemandian umum, badan
air, air limbah industri dan air limbah rumah tangga.Dalam pemenuhan air untuk
kebutuhan masyarakat dibedakan menjadi dua sumber yaitu air minum yang

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 149

berasal dari PDAM dan air bersih yang berasal dari jenis sarana yang dianggap
memenuhi persyaratan antara lain sistem Perpipaan (PP) Perlindungan Mata Air
(PMA), Sumur Terlindung (SPT/Pompa Air), Penampungan Air Hujan
(PAH).Kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan yang tak terelakan bagi
kehidupan manusia, Fungsi air bersih dalam rumah tangga adalah untuk minum,
mandi dan cuci. Penggunaan air minum dapat diperoleh dari berbagai sumber
seperti air kemasan, ledeng, pompa, sumur dan lainnya yang mengacu pada
Kepmenkes no. 907/Menkes/SK/VII/2002.
Trend keluarga memiliki akses air bersih cenderung berfluktuatif naik
turun. Cakupan tahun 2011 baru mencapai 88,68% dan telah mencapai target yang
ditetapkan.
Grafik 5.60 Trend Persentase Keluarga Memiliki Akses Terhadap Air
Bersih Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2012
0
200
%
Akses Air Bersih 67,34 46,96 45,5 79,25 57,6 53,66 100 80,55 88,68
Target 78,2 85 85 85 85 70 70 70 70 70
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/kota

Capaian untuk keluarga dengan sumber air minum terlindung di Provinsi
Lampung tahun 2012 baru mencapai 79,09%, dimana angka ini belum mencapai
target yang diharapkan. Bila dilihat berdasarkan Kabupaten Kota maka ada 7
Kabupaten kota yang mencapai >80%.








Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 150

Grafik 5.61 Cakupan Keluarga dengan Air Minum Terlindung
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota


5.8.3 Keluarga Dengan Kepemilikan Sanitasi Dasar

Salah satu cara untuk menilai sejauhmana tingkat kesadaran masyarakat
dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat dilihat dari tempat pembuangan akhir
kotoran/tinja. Sistem pembuangan kotoran manusia/air besar dan air limbah erat
kaitannya dengan kondisi lingkungan dan resiko penularan penyakit khususnya
penyakit saluran pencernaan. Klasifikasi sarana pembuangan kotoran dilakukan
berdasarkan atas tingkat resiko pencemaran yang mungkin ditimbulkan. Pada
tahun 2012 kepemilikan sanitasi dasar berupa jamban sehat sebesar 53,33%.
tempat sampah sebesar 46,67% dan PAL (pengelolaan air limbah) sebesar
50,47%, namun angka ini belum mencapai target yang diharapkan.







Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 151

Grafik 5.62 Persentase Keluarga Dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi
Dasar Menurut Kab/Kota Tahun 2007-2012
0
20
40
60
80
100
jamban 50 59,7 75,7 59,2 67,9 53,3
T Sampah 43,5 71,1 72,3 64,1 46,7
SPAL 43,3 63,1 64,2 81 65,8 50,5
2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.8.4 Tempat-Tempat Umum (TTU), Pengawasan dan Penyehatan
Tempat Pengelolaan Makanan (TPM), dan Tempat Pengelolaan
Pestisida (TPP)

Terjadinya peristiwa keracunan dan penularan penyakit akut yang sering
membawa kematian banyak bersumber dari makanan, Tempat-Tempat Umum
(TTU) dan Tempat Pengelolaan Pestisida (TPP). Oleh karenanya pengawasan
terhadap kualitas tempat-tempat itu perlu dilakukan sehingga faktor resiko
penularan penyakit dapat dieliminir sekecil mungkin.
Tempattempat umum (TTU) adalah suatu tempat yang dimanfaatkan
oleh masyarakat umum seperti hotel, terminal, pasar, pertokoan, depot air isi
ulang, bioskop, jasa boga, tempat wisata, kolam renang, tempat ibadah, restoran
dan lain-lain. Tempat umum yang memenuhi syarat adalah terpenuhinya akses
sanitasi dasar (air, jamban, limbah, sampah), terlaksananya pengendalian vektor,
higiene sanitasi makanan minuman, pencahayaan dan ventilasi sesuai dengan
kriteria, persyaratan dan atau standar kesehatan.
TUPM sehat di Provinsi Lampung cenderung berfluktuatif naik turun,
dari tahun 2003 2012 dan angka ini belum mencapai target yang diharapkan
(target 80%).



Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 152

Grafik 5.63 Trend Persentase TUPM Sehat
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2012
0
50
100
%
% TUPM Sehat 66,08 67,5 64,88 66,94 65,22 77,54 69,61 73,32 71,09 69,93
Target 67 72,5 75 76,5 78 79 80 80 80 80
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat berdasarkan capaian Persentase TUPM sehat per Kabupaten
Kota maka hanya ada 3 (tiga) Kabupaten Kota yang mencapai target yang
diharapkan, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 5.64 Cakupan Persentase TUPM Sehat
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2012












Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota





Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2012 153

5.8.5 Institusi Di Bina Kesehatan Lingkungannya

Institusi yang dibina adalah Unit kerja yang dalam memberikan
pelayanan/jasa potensial menimbulkan risiko/dampak kesehatan; mencakup RS,
Puskesmas, Sekolah, Instalasi pengolahan air minum, perkantoran, industri rumah
tangga, dan industri kecil serta tempat penampungan pengungsi. Institusi yang
dibina kesehatan lingkungannya dikelompokan yaitu sarana kesehatan, sarana
pendidikan,sarana ibadah, perkantoran & lainnya.
Persentase Institusi yang dibina kesehatan lingkungannya berfluktuatif
naik turun selama tahun 2003 2012, dimana angka ini belum mencapai target
yang diharapkan.
Grafik 5.65 Trend Persentase Institusi Di Bina Kesehatan Lingkungannya Di
Provinsi Lampung Tahun 2003-2012
0
50
100
%
% Institusi Dibina 73 69,73 60,56 43,79 64,74 57,45 48,44 50,89 48,67 57,09
Target 60 60 63 65 67 69 70 70 70 70
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat capaian berdasarkan kabupaten kota maka baru ada 3 (tiga)
Kabupaten Kota yang mencapai target yang diharapkan, seperti terlihat pada
grafik dibawah ini :







Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 155

BAB VI
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN


6.1. SARANA PELAYANAN KESEHATAN

Pembangunan kesehatan diarahkan untuk makin meningkatkan kualitas
dan pemerataan jangkauan/akses pelayanan kesehatan. Dalam upaya mencapai
tujuan tersebut penyediaan sarana kesehatan merupakan hal yang penting.

6.1.1 Sarana Pelayanan Kesehatan Dasar : Puskesmas

Puskesmas sebagai salah satu pelayanan kesehatan yang keberadaannya
sangat penting, karena terlibat langsung dengan masyarakat. Puskesmas adalah
konsep dasar pelayanan kesehatan primer untuk masyarakat di Indonesia, sesuai
dengan definisinya, yakni unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota
yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu
wilayah kerja, puskesmas merupakan penanggung jawab penyelenggara upaya
kesehatan untuk jenjang tingkat pertama. Puskesmas memiliki tujuan
meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang
yang bertempat tinggal di wilayah kerjanya agar terwujudnya derajat kesehatan
yang setinggi-tingginya. Sarana pelayanan kesehatan dasar tersebut didukung oleh
sarana puskesmas pembantu dan puskesmas keliling serta jaringannya baik bidan
di desa, posyandu dan poskesdes.







Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 156

Grafik 6.1. Jumlah Puskesmas, Puskesmas R. Inap, Pustu dan Pusling
di Propinsi Lampung Th. 2003 2012


Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Berdasarkan grafik 6.1. diatas dapat dilihat bahwa jumlah puskesmas
cenderung meningkat setiap tahunnya, termasuk juga Puskesmas Rawat Inap
demikian pula untuk jumlah Pustu tampak meningkat sampai tahun 2012.
Rasio puskesmas dan pustu selama tahun 2008-2012 tampak
berfluktuatif naik turun perbandingannya dan belum mencapai target yang
ditetapkan, seperti terlihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 6.1. Rasio Puskesmas, Pustu Terhadap Penduduk
di Propinsi Lampung Tahun 2008-2012

No Rasio Target
Pencapaian
2010 2011 2012
1
Ratio PKM thd
penduduk
1 : 20.000 1: 28.238 1: 28.172 1: 28.041
2
Ratio Pustu thd
penduduk
1 : 6.000 1: 9.767 1: 9.822 1: 9.845
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 157

Bila dibandingkan dengan konsep wilayah kerja Puskesmas di mana
sasaran penduduk yang dilayani oleh sebuah puskesmas rata-rata 20.000
penduduk, ratio puskesmas per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar 3,57
namun angka ini belum memenuhi standar yaitu 5 puskesmas dalam 100.000
penduduk atau rata-rata satu puskesmas melayani 28.041 penduduk.
Jumlah Puskesmas pembantu selama 3 tahun cenderung berfluktuatif
naik turun pada tahun 2012 sebanyak 789 unit dengan rasio sekitar 1: 9.845
penduduk. Rasio puskesmas pembantu per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar
10,16 per 100.000 penduduk namun angka ini belum mencapai standar dimana
setiap 100.000 penduduk seharusnya memiliki 16 puskesmas pembantu.
Jika dilihat rasio puskesmas per 100.000 penduduk selama tujuh tahun
menunjukan peningkatan sampai tahun 2012 mencapai 3,57 per 100.000
penduduk, artinya setiap 100.000 penduduk dilayani oleh 3 puskesmas. Cakupan
ini belum mencapai target yang ditetapkan yaitu 5 puskesmas per 100.000
penduduk.
Grafik 6.2. Rasio Puskesmas Terhadap 100.000 Penduduk
Tahun 2003-2012
0
1
2
3
4
P
e
r

1
0
0
.
0
0
0

P
d
d
k
Rasio PKM 3,22 3,24 3,25 3,26 3,37 3,53 3,48 3,54 3,55 3,57
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Dalam pelaksanaan kegiatan puskesmas didukung oleh jaringannya,
salah satunya yaitu puskesmas keliling dan Poskesdes. Pada tahun 2012 Jumlah
pusling sebesar 298 unit dan Poskesdes sebesar 1.868 unit.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 158

Rasio mobil Puskesling tahun 2012 rasionya sebesar 1 : 1,09 hal ini
menunjukan bahwa setiap 1 Puskesmas sudah memiliki minimal 1 mobil
Puskesling, tetapi jika dilihat distribusinya per kabupaten/kota tidak merata dan
40% kondisinya kurang baik.

6.1.2 Sarana Pelayanan Kesehatan Rujukan : Rumah Sakit (Pemerintah
dan Swasta)

Indikator yang digunakan untuk menilai perkembangan sarana rumah
sakit antara lain dengan melihat perkembangan fasilitas perawatan yang biasanya
diikuti dengan jumlah RS dan tempat tidurnya serta rasionya terhadap jumlah
penduduk.
Jumlah seluruh Rumah sakit (Pemerintah dan Swasta baik umum dan
khusus) di Provinsi Lampung sampai tahun 2012 sebesar 45 RS.

Tabel 6.2. Jumlah Rumah Sakit, Tempat Tidur dan Ratio
TT/Penduduk Tahun 2003-2012

Tahun Jumlah RS Jumlah TT RS Ratio TT/Penduduk
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
21
23
24
26
26
32
39
2.018
2.096
2.178
2.733
2.944
3.685
3.768
1 : 3.396
1 : 3.300
1 : 3.206
1 : 2.708
1 : 2.476
1 : 2.006
1: 1.988
2010 45 4.005 1 : 900
2011 44 3793 1 : 2.027
2012 45 4.470 1 : 1.738
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Keterangan : termasuk RS swasta

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 159

Berdasarkan tabel 6.2. diatas dapat dilihat bahwa jumlah Rumah Sakit,
tempat tidur dan rasio tempat tidur terhadap penduduk terus meningkat. Dimana
Rasio tempat tidur dibandingkan dengan jumlah penduduk pada tahun 2012
sebesar 1 : 1.738 namun angka ini belum mencapai standar yang diharapkan
(standar 1 tempat tidur untuk 1.429 orang atau 7 tempat tidur untuk 10.000
penduduk).
Persentase RS yang terakreditasi di propinsi Lampung sampai tahun 2012
baru mencapai 72,09% (32 RS dari 45 RS yang ada) dimana angka ini belum
mencapai target yang diharapkan yaitu 60% RS yang ada terakreditasi.

6.1.3 Sarana Pelayanan Kesehatan Lainnya

Masalah kesehatan bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan atau
pemerintah saja tetapi juga masyarakat. Untuk meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya perlu dukungan dari berbagai pihak, termasuk
pihak swasta.
Grafik 6.3. Jumlah Rumah Bersalin, Balai Pengobatan, Praktek Dokter
Bersama dan Praktek Dokter Perorangan di Propinsi Lampung
Tahun 2003 - 2012

0
500
1000
1500
j
m
l
RB 112 104 60 59 88 188
BP 381 232 223 262 420 278
PDB 13 13 25 24 8 31
PDP 853 766 684 535 1235 1222
2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 160

6.1.3.1 Sarana Pelayanan Kefarmasian

Jumlah apotik dari tahun ke tahun meningkat dengan pesat sejalan
dengan dikeluarkannya deregulasi di bidang Farmasi pada tahun 1993. Jumlah
sarana pelayanan kefarmasian cenderung meningkat dari tahun 2003 sampai tahun
2012 seperti terlihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 6.4. Trend Sarana Pelayanan Farmasi
di Propinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
100
200
300
400
500
Apotik 127 187 148 155 224 234 282 396 345 375
GF 10 10 10 10 10 11 13 14 15 15
Toko Obat 162 120 136 137 130 111 114 113 122 100
PBF 52 51 50 54 74 48 51 51 51 51
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Ratio apotik per jumlah penduduk selama tahun 2003 - 2012 terakhir
cenderung berfluktuatif naik turun. Rasio tahun 2012 sebesar 1 : 20.317
penduduk, artinya 1 apotik melayani sekitar 20.317 penduduk. Jika dilihat
distribusinya per kabupaten/kota maka apotik terbanyak ada di daerah perkotaan
yaitu Kota Bandar Lampung, hal ini disebabkan karena di daerah perkotaan
fasilitas sarana pelayanan kesehatannya cukup banyak, tidak hanya saryankes
pemerintah tetapi juga swasta.





Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 161

Grafik 6.5. Rasio Apotik Per Penduduk
di Propinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
40.000
80.000
r
a
s
i
o
Rasio Apotik per Pddk 53.96 36.98 47.18 46.52 32.54 31.58 26.56 19.21 22.29 20.31
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

6.2. TENAGA KESEHATAN

Tenaga kesehatan merupakan sumber daya manusia yang peranan dan
keberadaannya sangat penting dan berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan
kesehatan untuk masyarakat. Banyak faktor yang dapat dilihat dari tenaga
kesehatan yaitu tingkat pendidikan, profesionalisme dan kompetensinya. Tenaga
kesehatan merupakan faktor input dalam pelaksanaan program kesehatan.
Oleh karena itu informasi tenaga kesehatan sangat diperlukan bagi
perencanaan dan pengadaan tenaga serta pengelolaan kepegawaian. Kesulitan
memperoleh data tenaga yang cepat dan akurat disebabkan karena data
ketenagaan selalu berubah dengan cepat/mutasi tenaga yang begitu cepat,
sedangkan tenaga pengolah, peralatan komputer yang tersedia belum memadai
dan belum optimalnya sistem informasi tenaga kesehatan. Selain rasio tenaga
kesehatan terhadap penduduk, perlu diperhatikan juga kualitas tenaga baik dari
segi kompetensi dan profesionalismenya.
Untuk meningkatkan kualitas tersebut dibutuhkan institusi pendidikan
dan pelatihan tenaga kesehatan yang terakreditasi. Institusi Diknakes yang ada di
Provinsi Lampung merupakan institusi Diknakes Jenjang Pendidikan Tinggi
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 162

Diploma Kesehatan, dikelompokkan menjadi 2 (dua) kelompok, yaitu Poltekkes
(milik Depkes) dan non Poltekkes (milik Swasta). Untuk institusi Poltekkes
Depkes Tanjungkarang berdasarkan akreditasi oleh Pusdiknakes pada tahun 2004,
dari 7 jurusan yang ada pada saat itu telah terakreditasi semua (100%) dengan
strata B.

6.2.1 Rasio Dokter terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio dokter umum terhadap
100.000 penduduk adalah 40 dokter umum (1 dokter umum untuk 2.500
penduduk). Sampai tahun 2012 Rasio Dokter umum terhadap 100.000 penduduk
baru mencapai 11,42 dokter umum per 100.000 penduduk (belum mencapai target
Nasional yang diharapkan yaitu 40 per 100.000). Angka ini juga belum mencapai
target dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung (target 2012 rasio dokter
umum 13,5 per 100.000). Perkembangan rasio dokter umum per 100.000
penduduk selama tahun 2005 2012 dapat dilihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 6.6.Trend Rasio Dokter Umum Terhadap 100.000 Penduduk Di
Propinsi Lampung Tahun 2005-2012

-1
1
3
5
7
9
11
13
15
%
Dr/100.000 pddk 8,52 7,5 8,53 9,7 10,6 12,84 13,30 13,5
Target 5 6 7 8 9 9 11 11,42
2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil kesehatan kab/kota

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 163

Selain melihat rasio dokter umum dengan 100.000 penduduk perlu juga
dilihat rasio dokter umum terhadap sarana puskesmas. Rasio dokter umum (411
dokter umum di puskesmas) terhadap puskesmas (277 puskesmas) tahun 2012
yaitu 1,43 artinya setiap puskesmas memiliki rata-rata satu dokter dan ada
beberapa yang memiliki lebih dari dua dokter.

Grafik 6.7. Trend Rasio Dokter Umum di Puskesmas Terhadap Puskesmas
Di Propinsi Lampung Tahun 2005-2012

0
1
2
3
4
5
Dr Um/PKM 1,42 1,3 1,33 1,01 1,35 1,64 1,83 1,43
2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil kesehatan kab/kota

6.2.2 Rasio Dokter Spesialis terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio dokter spesialis terhadap
100.000 penduduk adalah 6 dokter spesialis (1 dokter spesialis untuk 16.667
penduduk). Sampai tahun 2012 Rasio Dokter spesialis terhadap 100.000 penduduk
baru mencapai 4,12 dokter spesialis per 100.000 penduduk (belum mencapai
target Nasional yang diharapkan). Angka ini telah mencapai target dalam Renstra
Dinas Kesehatan Provinsi Lampung yaitu 3,5 per 100.000. Perkembangan rasio
dokter spesialis per 100.000 penduduk selama tahun 2005 2012 dapat dilihat
pada grafik dibawah ini :



Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 164

Grafik 6.8.Trend Rasio Dokter Spesialis Terhadap 100.000
Penduduk Di Propinsi Lampung Tahun 2005-2012

0
1
2
3
4
5
6
%
Dr Sp./100.000 pddk 2,02 1,82 2,09 2,95 2,98 3,59 3,30 4,12
Target 2 2 3 3 3 3 3,5 3,5
2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil kesehatan kab/kota

Rasio dokter spesialis pada tahun 2012 adalah 4,12 artinya setiap
100.000 penduduk dilayani oleh sekitar 4 dokter spesialis. Dan rasio dokter
spesialis terhadap RS sebesar 6,74 artinya setiap RS rata-rata memiliki sekitar 6-7
orang dokter spesialis.

Grafik 6.9. Trend Rasio Dokter Spesialis Terhadap RS
Di Propinsi Lampung Tahun 2003-2012
0
2
4
6
8
Dr Sp./100.000 pddk 5,05 5,17 5,22 5,19 5,06 6,81 5,72 5,98 5,80 6,74
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil kesehatan kab/kota


Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 165

6.2.3 Rasio Dokter Gigi Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio dokter gigi terhadap
100.000 penduduk adalah 11 dokter gigi (1 dokter gigi untuk 9.091 penduduk).
Sampai tahun 2012 Rasio Dokter gigi terhadap 100.000 penduduk baru mencapai
3,15 dokter gigi per 100.000 penduduk (belum mencapai target nasional namun
telah mencapai target Provinsi yang diharapkan). Perkembangan rasio dokter gigi
per 100.000 penduduk selama tahun 2003 2012 dapat dilihat pada grafik
dibawah ini :

Grafik 6.10.Trend Rasio Dokter Gigi Terhadap 100.000 Penduduk Di
Propinsi Lampung Tahun 2003-2012
0
2
4
6
8
10
12
%
Drg/100.000 pddk 1,89 2,56 3,08 2,86 2,95 2,72 2,86 3,7 3,12 3,15
Target 1,13 2 2 2 2 2 2 2 3 3
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil kesehatan kab/kota

Rasio dokter gigi terhadap penduduk cenderung meningkat. Rasio pada
tahun 2012 adalah 3,15 artinya setiap 100.000 penduduk dilayani oleh 3 dokter
gigi.
Rasio dokter gigi (137) terhadap puskesmas (277) tahun 2012 adalah
0,48 artinya belum semua puskesmas memiliki dokter gigi (satu dokter gigi
untuk 2 puskesmas).


Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 166

Grafik 6.11. Trend Rasio Dokter Gigi di Puskesmas Terhadap Puskesmas Di
Propinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
0,5
1
%
Drg/PKM 0,46 0,50 0,68 0,61 0,52 0,41 0,51 0,61 0,54 0,48
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil kesehatan kab/kota


6.2.4 Rasio Apoteker Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio apoteker terhadap 100.000
penduduk adalah 10 apoteker (1 apoteker untuk 10.000 penduduk). Sampai tahun
2012 Rasio apoteker terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 3,08 apoteker
per 100.000 penduduk (belum mencapai target Nasional yang diharapkan). Angka
ini telah mencapai target dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Perkembangan rasio apoteker per 100.000 penduduk selama tahun 2003 2012
dapat dilihat pada grafik dibawah ini :










Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 167

Grafik 6.12. Trend Rasio ApotekerTerhadap 100.000 Penduduk
Di Propinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
0,5
1
1,5
2
2,5
3
3,5
4
%
Apt/100.000 pddk 0,56 0,78 0,79 0,91 0,96 1,11 1,75 3,66 2,33 3,08
Target 0,74 1 1 2 2 2 2 3 3 3
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil kesehatan kab/kota

Rasio apoteker terhadap penduduk cenderung meningkat, rasio tahun
2012 adalah 3,08 artinya setiap 100.000 penduduk dilayani oleh 3 Apoteker.
Rasio apoteker (62) terhadap puskesmas (277) tahun 2012 hanya
mencapai 0,22 artinya rata-rata 1 apoteker untuk 5 puskesmas

6.2.5 Rasio Perawat Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio perawat terhadap 100.000
penduduk adalah 117,5 perawat (1 perawat untuk 851 penduduk). Sampai tahun
2012 Rasio perawat terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 71,55 perawat per
100.000 penduduk (belum mencapai target Nasional yang diharapkan). Angka ini
belum mencapai target (72) dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Perkembangan rasio perawat per 100.000 penduduk selama tahun 2010 2014
dapat dilihat pada grafik dibawah ini :





Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 168

Grafik 6.13. Trend Rasio Perawat Terhadap 100.000 Penduduk
Di Propinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
20
40
60
80
%
Prwt/100.000 pddk 39,89 45,07 45,31 48,44 51,41 53,44 58,4 67,94 69,63 71,55
Target 34,06 36 37 42 50 55 59 59 61 72
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Profil kesehatan kab/kota

Rasio Perawat terhadap penduduk selama tujuh tahun cenderung
meningkat, rasio pada tahun 2012 adalah 71,55, artinya setiap 100.000 penduduk
dilayani oleh 71 - 72 perawat.
Rasio Perawat (2.301) dengan sarana kesehatan dasar (puskesmas : 277)
pada tahun 2012 sebesar 7,43 yang artinya rata-rata 7 perawat untuk 1
puskesmas.

6.2.6 Rasio Bidan Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio bidan terhadap 100.000
penduduk adalah 100 bidan (1 bidan untuk 1000 penduduk). Sampai tahun 2012
Rasio bidan terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 56,16 bidan per 100.000
penduduk (belum mencapai target Nasional yang diharapkan). Angka ini belum
mencapai target (95) dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Perkembangan rasio bidan per 100.000 penduduk selama tahun 2010 2012 dapat
dilihat pada grafik dibawah ini :



Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 169


Grafik 6.14.Trend Rasio Bidan Terhadap 100.000 Penduduk Di Propinsi
Lampung Tahun 2003-2012

0
20
40
60
80
100
%
Bidan/100.000 pddk 39,89 24,45 29,8 36,62 39,52 41,89 45,64 48,89 55,60 56,16
Target 34,06 21,63 21 25 30 34 39 39 40 95
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Profil kesehatan kab/kota

Rasio Bidan terhadap penduduk selama tujuh tahun terakhir cenderung
meningkat, rasio pada tahun 2012 adalah 56,16 artinya setiap 100.000 penduduk
dilayani oleh sekitar 56 bidan.
Rasio bidan (3.478) terhadap sarana kesehatan dasar (puskesmas; 277)
pada tahun 2012 sebesar 12,56 yang artinya rata-rata ada 12 bidan untuk 1
puskesmas (termasuk bidan PTT).

6.2.7 Rasio Ahli Gizi Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio ahli gizi terhadap 100.000
penduduk adalah 22 ahli gizi (1 ahli gizi untuk 4.545 penduduk). Sampai tahun
2012 Rasio ahli gizi terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 4,76 ahli gizi per
100.000 penduduk (belum mencapai target Nasional yang diharapkan). Angka ini
belum mencapai target dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Perkembangan rasio ahli gizi per 100.000 penduduk selama tahun 2010 2014
dapat dilihat pada grafik dibawah ini :


Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 170

Grafik 6.15. Trend Rasio Ahli Gizi Terhadap 100.000 Penduduk Di Propinsi
Lampung Tahun 2003-2012

0
2
4
6
8
10
%
Ahli Gizi/100.000 pddk 3,22 3,07 3,34 3,05 3,21 3,1 3,34 8,20 7,40 4,76
Target 2 2 3 4 6 7 8 9 9 9
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil kesehatan kab/kota

Rasio ahli gizi terhadap penduduk selama tahun 2003 - 2012 cenderung
menurun, pada tahun 2012 rasio ini sebesar 4,76 artinya setiap 100.000 penduduk
dilayani oleh 4 - 5 ahli gizi
Rasio ahli gizi (291) terhadap sarana pelayanan kesehatan dasar
(puskesmas : 277) pada tahun 2012 sebesar 0,53 yang artinya tidak semua
puskesmas memiliki ahli gizi (1 ahli gizi untuk 2 puskesmas)

6.2.8 Rasio Sanitasi Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio sanitarian terhadap 100.000
penduduk adalah 40 sanitarian (1 sanitarian untuk 2.500 penduduk). Sampai
tahun 2012 Rasio sanitarian terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 5,28
sanitarian per 100.000 penduduk (belum mencapai target Nasional yang
diharapkan). Angka ini belum mencapai target dalam Renstra Dinas Kesehatan
Provinsi Lampung. Perkembangan rasio sanitarian per 100.000 penduduk selama
tahun 2010 2012 dapat dilihat pada grafik dibawah ini :



Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 171

Grafik 6.16. Trend Rasio Sanitasi Terhadap 100.000 Penduduk Di Propinsi
Lampung Tahun 2003-2012
0
2
4
6
8
10
12
14
16
18
20
%
Sanitasi/100.000 pddk 5,14 5,81 6,07 5,17 6,08 6,52 6,86 8,41 8,02 5,28
Target 6,83 7 8 9 11 12 14 14 14 14
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil kesehatan kab/kota

Rasio sanitasi terhadap penduduk selama tahun 2003 - 2012 terakhir
cenderung meningkat, rasio pada tahun 2012 adalah 5,28, artinya setiap 100.000
penduduk dilayani oleh 5 tenaga sanitasi.
Rasio sanitarian (256) terhadap sarana pelayanan kesehatan dasar
(puskesmas : 277) pada tahun 2012 sebesar 0,92 yang artinya rata-rata 1 sanitarian
untuk 2 puskesmas.

6.2.9 Rasio Ahli Kesehatan Masyarakat Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio kesmas terhadap 100.000
penduduk adalah 40 kesmas (1 kesmas untuk 2.500 penduduk). Sampai tahun
2012 Rasio Ahli Kesmas terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 11,57 Ahli
Kesmas per 100.000 penduduk (belum mencapai target Nasional yang
diharapkan). Angka ini belum mencapai target dalam Renstra Dinas Kesehatan
Provinsi Lampung. Perkembangan rasio kesmas per 100.000 penduduk selama
tahun 2010 2012 dapat dilihat pada grafik dibawah ini :


Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 172

Grafik 6.17. Trend Rasio Kesmas Terhadap 100.000 Penduduk Di Propinsi
Lampung Tahun 2003-2012

0
2
4
6
8
10
12
%
Kesmas/100.000 pddk 2,18 3,85 5,14 5,57 6,79 6,76 6,83 10,13 8,61 11,57
Target 3 4 4 6 7 8 10 10 10 10
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Profil kesehatan kab/kota

Rasio ahli kesehatan masyarakat terhadap penduduk cenderung
meningkat, rasio pada tahun 2012 adalah 11,57 artinya setiap 100.000 penduduk
dilayani oleh 11 tenaga kesehatan masyarakat.
Rasio kesmas (313) terhadap sarana pelayanan kesehatan dasar
(puskesmas : 277) pada tahun 2012 sebesar 1,13 yang artinya rata-rata 1 kesmas
untuk satu puskesmas.

6.2.10 Rasio Tenaga Teknis Medis Terhadap 100.000 Penduduk

Yang termasuk dalam tenaga rekam medis adalah radiografer, radio
terafis, teknis elektromedik, teknisi gigi, analisis kesehatan, reflaksionis optisen,
ortotik prostetik, rekam medis, teknis transpusi darah dan kardio vaskuler. Namun
data yang ada pada tahun 2012 hanya meliputi tenaga analis laboratorium, Penata
Rontgent dan Penata Anestesi.
Rasio tenaga teknis medis (analis laboratorium, Penata Rontgent dan
Penata Anestesi) terhadap penduduk cenderung berfluktuatif naik turun. Rasio
tahun 2012 sebesar 5,86 artinya setiap 100.000 penduduk dilayani oleh 5 - 6
tenaga teknis medis.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 173

Grafik 6.18. Trend Tenaga Teknis Medis Terhadap 100.000 Penduduk Di
Propinsi Lampung Tahun 2003-2012

0
2
4
6
8
%
Teknis Medis/100.000 pddk 4,88 5,28 6,10 5,43 6,71 7,31 6,97 6,21 4,56 5,86
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Profil kesehatan kab/kota

Analis kesehatan merupakan slah satu jenis tenaga teknik medis yang ada
di sarana pelayanan kesehatan dasar (puskesmas). Rasio analis kesehatan terhadap
100.000 penduduk sebesar 4,90. Sedangkan rasio tenaga analis kesehatan (186)
terhadap sarana pelayanan kesehatan dasar (puskesmas : 277) tahun 2012 sebesar
0,67 yang artinya rata-rata 1 analis kesehatan untuk 2 puskesmas

6.2.11 Rasio Tenaga Keterapian Fisik Terhadap 100.000 Penduduk

Yang termasuk dalam tenaga teraphi fisik adalah fisioterapi, terapi
okupasi, terapi wicara dan terapi akupuntur.
Rasio tenaga keterapian fisik terhadap penduduk cenderung berfluktuatif
naik turun. Rasio tahun 2012 sebesar 0,96, artinya tidak setiap 100.000 penduduk
dilayani oleh 1 jenis tenaga teknis keterapian fisik.






Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 174

6.3 Pembiayaan Kesehatan
Total Anggaran kesehatan di Provinsi Lampung tahun 2012 baik dari
APBD Provinsi, APBD Kabupaten Kota, APBN (Dekonsentrasi, Tugas
Pembantuan) dan Dana Alokasi Khusus yang ada di Dinas Kesehatan
Provinsi/Kabupaten Kota dan Puskesmas sebesar Rp. 1.178.355.221.544,71
Bila dilihat berdasarkan persentase anggaran kesehatan APBD terhadap
total APBD Provinsi dan Kabupaten Kota (baik anggaran belanja langsung dan
tidak langsung) baru mencapai 5,99 %.
Persentase anggaran kesehatan APBD terhadap total belanja langsung
(tanpa gaji) APBD Provinsi dan Kabupaten Kota di Provinsi Lampung baru
mencapai 3,39 %. Angka ini belum mencapai harapan dalam Undang-Undang
Kesehatan nomor 36 tahun 2009 yang mengamanatkan bahwa anggaran kesehatan
bersumber APBD sebesar 10% terhadap total APBD tampa gaji, seperti pada tabel
dibawah ini :
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 175

Tabel 6.3
Alokasi APBD Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota dan
Persentase Anggaran Terhadap Total APBD Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun 2012


NO KABUPATEN/KOTA
JUMLAH
PENDUDUK
ALOKASI DANA APBD TAHUN 2012
% ANGGARAN DINKES KK
TERHADAP APBD TAHUN 2012
APBD DINAS KESEHATAN KK
TOTAL APBD
KAB/KOTA &
PROVINSI
BELANJA
LANGSUNG
BELANJA
TIDAK
LANGSUNG
TOTAL
BELANJA
LANGSUNG
APBD
DINKES KK
BELANJA
TIDAK
LANGSUNG
LANGSUNG
(GAJI)
APBD
DINKES KK
TOTAL
APBD
DINKES
KAB
KOTA
1 LAMPUNG BARAT 427.773 19.284.917.950 21.191.069.700 40.475.987.650 675.883.922.153 2,85 3,14 5,99
2 TANGGAMUS 548.728 15.061.668.048 20.559.412.633 35.621.080.681 796.528.878.222 1,89 2,58 4,47
3 LAMPUNG SELATAN 932.552 55.687.528.000 45.539.256.350 101.226.784.350 1.178.131.800.000 4,73 3,87 8,59
4 LAMPUNG TIMUR 968.004 49.823.462.388 51.691.867.966 101.515.330.354 962.500.000.000 5,18 5,37 10,55
5 LAMPUNG TENGAH 1.192.958 29.562.400.643 45.213.152.400 74.775.553.043 1.256.852.670.094 2,35 3,60 5,95
6 LAMPUNG UTARA 594.562 26.178.548.350 35.587.280.666 61.765.829.016 919.725.464.000 2,85 3,87 6,72
7 WAY KANAN 415.078 5.287.353.500 4.644.088.085 9.931.441.585 639.417.040.623 0,83 0,73 1,55
8 TULANG BAWANG 410.725 8.016.327.000 16.099.176.815 24.115.503.815 531.142.579.895 1,51 3,03 4,54
9 PESAWARAN 407.475 16.712.892.000 19.671.028.000 36.383.920.000 606.312.364.700 2,76 3,24 6,00
10 PRINGSEWU 370.157 8.485.600.000 15.241.703.228 23.727.303.228 512.712.200.000 1,66 2,97 4,63
11 MESUJI 191.221 16.601.156.000 10.493.787.827 27.094.943.827 270.000.000.000 6,15 3,89 10,04
12 T. BAWANG BARAT 255.833 22.177.148.000 15.146.927.403 37.324.075.403 500.171.494.008 4,43 3,03 7,46
13 BANDAR LAMPUNG 902.885 81.850.163.724 43.736.186.459 125.586.350.183 892.962.989.014 9,17 4,90 14,06
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012 176

NO KABUPATEN/KOTA
JUMLAH
PENDUDUK
ALOKASI DANA APBD TAHUN 2012
% ANGGARAN DINKES KK
TERHADAP APBD TAHUN 2012
APBD DINAS KESEHATAN KK
TOTAL APBD
KAB/KOTA &
PROVINSI
BELANJA
LANGSUNG
BELANJA
TIDAK
LANGSUNG
TOTAL
BELANJA
LANGSUNG
APBD
DINKES KK
BELANJA
TIDAK
LANGSUNG
LANGSUNG
(GAJI)
APBD
DINKES KK
TOTAL
APBD
DINKES
KAB
KOTA
14 METRO 149.361 23.707.485.267 14.033.438.967 37.740.924.234 550.702.615.520 4,30 2,55 6,85
15 PROVINSI

109.650.000.000 15.987.567.304 125.637.567.304 4.101.100.519.399,68 2,67 0,39 3,06
JUMLAH PROVINSI (JUMLAH
KAB KOTA & PROVINSI)
7.767.312 488.086.650.870 374.835.943.803 862.922.594.673 14.394.144.537.628 3,39 2,60 5,99








Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten Kota
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012
177

BAB VII
PENUTUP


7.1. Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut :

7.1.1. Gambaran derajat kesehatan (kematian, kesakitan dan status gizi) di
Provinsi Lampung sampai dengan tahun 2012 sudah cukup
menggembirakan, untuk lebih jelasnya dapat dilihat dibawah ini :
a. Umur Harapan Hidup (UHH) telah mencapai 69,75 tahun (target
2014 : 72 tahun)
b. Angka Kematian Bayi (AKB) Provinsi Lampung per 1000
kelahiran hidup (SDKI 2012) sebesar 30 per 1000 kelahiran hidup
(target 2015 : 23 per 1000 Kelahiran Hidup)
c. Angka Kematian Balita (AKABA) Provinsi Lampung per 1000
kelahiran hidup (SDKI 2012) sebesar 38 per 1000 kelahiran hidup
(target 2015 : 32 per 1000 Kelahiran Hidup)
d. Angka Kematian Ibu (AKI) Nasional per 100.000 kelahiran hidup
(SDKI 2007) sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup (target 2015
: 102 per 100.000 kelahiran hidup
e. Prevalensi gizi kurang di Provinsi Lampung (Riskesdas 2010)
sebesar 10% (traget : <15%)
f. Prevalensi gizi buruk di Provinsi Lampung (Riskesdas 2010)
sebesar 3,5% (target : < 5%)
g. Angka Kesakitan Malaria (API) per 1000 penduduk Provinsi
Lampung tahun 2012 sebesar 0,22 per 1.000 penduduk, angka ini
telah mencapai target sebesar <1 per 1.000 penduduk. AMI
propinsi Lampung tahun 2012 sebesar 3,66 per 1.000 penduduk,
angka ini telah mencapai target sebesar 5 per 1.000 penduduk
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012
178

h. Angka kesakitan (Insidens Rate) diare tahun 2012 untuk semua
kelompok umur sebesar 18,24 per 1.000 penduduk (angka nasional
: 374 per 1000 penduduk)
i. Angka Kesakitran (Insidens Rate) DBD tahun 2012 sebesar 68,44
per 100.000 penduduk (target 5 per 100.000 penduduk)
j. Angka Penemuan kasus (Case Detection Rate) TB paru sebesar
50,01 % (target 70%) dengan angka kesembuhan (cure rate) TB
paru sebesar 93,5% (target 85%)
k. Kasus Kumulatif AIDS selama tahun 2002 -2011 cenderung
meningkat dari 1 kasus tahun 2002 menjadi 233 kasus tahun 2012,
Prevalensi HIV/AIDS tahun 2012 sebesar 0,004 per 100.000
penduduk
l. Angka Penemuan (New Case Detection Rate) kusta per 100.000
penduduk sebesar 1,84 per 100.000 penduduk (target : < 5 per
10.000 penduduk) dengan angka kesakitan (Prevalens) kusta
sebesar 0,31 per 10.000 penduduk (target : < 1 per 10.000
penduduk). Kusta pada anak 7,74%, tingkat kecacatan Tingkat II
6,45% serta angka kesembuhan kusta (RFT) kurang dari 90% baik
kusta PB dan kusta MB (target > 90%)
m. Non Polio (AFP rate) per 100.000 pada anak usia kurang dari 15
tahun sebesar 3,06 per 100.000 pada anak usia kurang dari 15 tahun
(target : > 3 per 100.000 pada anak usia kurang dari 15 tahun)
n. Angka kesakitan (Insidens rate) campak pada balita per 10.000
sebesar 4,74 per 10.000 balita (target : < 50 per 10.000 balita)

7.1.2. Gambaran upaya pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung Sampai
tahun 2011 sebagai berikut :
a. Upaya pelayanan kesehatan dasar
a) % penduduk yang memanfaatkan rawat jalan di Puskesmas tahun
2012 sebesar 63,58% (target : 15%)
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012
179

b) % penduduk yang memanfaatkan rawat inap di Puskesmas tahun
2012 sebesar 1,2% (target : 1,5%)
b. Upaya pelayanan kesehatan rujukan
a) % penduduk yang memanfaatkan rawat jalan di Rumah Sakit
pemerintah tahun 2012 sebesar 4,14 % (target : 15%)
b) % penduduk yang memanfaatkan rawat inap di Rumah Sakit
tahun 2012 sebesar 1,02% (target : 1,5%)
c. Upaya pelayanan kesehatan ibu, anak dan gizi
a) % Kunjungan pertama (K1) ibu hamil tahun 2012 sebesar
80,58% (Traget : > 90%)
b) % Kunjungan keempat (K4) ibu hamil tahun 2012 sebesar
85,80% (Traget : >90%)
c) % Persalinan di tenaga kesehatan tahun 2012 sebesar 89,10%
(target : > 90%)
d) % Kunjungan Neonatal pertama (KN1) tahun 2012 sebesar
93,24% (target : >90%)
e) % Kunjungan Neonatal ketiga (KN3) tahun 2012 sebesar
87,58% (target : > 90%)
f) % Kunjungan Bayi tahun 2012 sebesar 87,80% (traget : >90%)
g) % Ibu hamil yang mendapatkan tablet besi 90 tablet (Fe3) tahun
2012 sebesar 80,58% (taget : > 90%)
h) % Balita mendapatkan vitamin A tahun 2012 sebesar 76%
(target : > 80%)
i) % Jumlah balita ditimbang (D/S) tahun 2012 sebesar 66,68%
(target : > 80%)
j) % Jumlah Balita ditimbang yang naik berat badannya (N/D)
tahun 2012 sebesar 85%
d. % Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (jamkesmas, Jamkesda) di
Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar 100% (target : 100%)


Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012
180

e. Kesehatan Lingkungan
a) Cakupan keluarga memiliki akses air bersih tahun 2012
mencapai 79,09% (target : 70%)
b) Cakupan Rumah Sehat tahun 2012 sebesar 65,36% (Target :
85%)
c) Cakupan Rumah dengan Jamban keluarga memenuhi syarat
tahun 2012 sebesar 53,33% (target : 64%)
d) Cakupan Rumah dengan Tempat Sampah memenuhi syarat
tahun 2012 sebesar 45,47%
e) Cakupan Rumah dengan SPAL memenuhi syarat tahun 2012
sebesar 50,47%
f) Cakupan Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM)
tahun 2012 sebesar 69,93% (target : 76%)
f. Pemberdayaan Masyarakat
a) Cakupan desa siaga aktif Provinsi lampung tahun 2012 sebesar
84,71% belum mencapai target yang diinginkan (target 100%)
b) Cakupan PHBS di Provinsi Lampung tahun 2012 sebesar
50,70% (target : 60%)
c) Cakupan posyandu aktif (purnama dan mandiri) tahun 2012
Jumlah posyandu telah mencapai 55,22% ( target : 40%).

7.1.3. Gambaran sumber daya kesehatan di Provinsi Lampung sampai
tahun 2012
a. Rasio Puskesmas per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar 3,55
puskesmas per 100.000 penduduk (target : 5 puskesmas per 100.000
penduduk)
b. Rasio Puskesmas pembantu per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar
10,26 puskesmas per 100.000 penduduk (target : 16 puskesmas per
100.000 penduduk)
c. Rasio dokter umum (499 dokter umum di puskesmas) terhadap
puskesmas (277 puskesmas) tahun 2012 yaitu 1,43 artinya setiap
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012
181

puskesmas memiliki satu dokter dan ada beberapa yang memiliki
lebih dari dua dokter.
d. Rasio Tempat Tidur Rumah Sakit per penduduk tahun 2012 sebesar 1
Tempat Tidur Rumah sakit untuk 1.738 orang (target : 1 TT RS untuk
1.500 orang)
e. Rasio dokter umum per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar 13,5
dokter umum per 100.000 penduduk (target Provinsi : 13,5 per
100.000 penduduk, Nasional : 40 dokter umum per 100.000
penduduk)
f. Rasio dokter spesialis per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar 4,12
dokter spesialis per 100.000 penduduk (target Provinsi : 3,5 per
100.000 penduduk, Nasional : 6 dokter umum per 100.000 penduduk)
g. Rasio dokter gigi per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar 3,15
dokter gigi per 100.000 penduduk (target Provinsi : 4 per 100.000
penduduk, Nasional : 11 dokter umum per 100.000 penduduk)
h. Rasio perawat per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar 71,55
perawat per 100.000 penduduk (target Provinsi : 71 per 100.000
penduduk, Nasional : 117,5 dokter umum per 100.000 penduduk)
i. Rasio Bidan per 100.000 penduduk tahun 2012 sebesar 56,16 bidan
per 100.000 penduduk (target Provinsi : 95 per 100.000 penduduk,
Nasional : 100 dokter umum per 100.000 penduduk)
j. Rasio bidan (3366) terhadap sarana kesehatan dasar (puskesmas; 277)
pada tahun 2012 sebesar 12,56 yang artinya ada 12 sampai 13 bidan
untuk 1 puskesmas
k. Anggaran Kesehatan bersumber APBD (Provinsi dan Kabupaten
Kota) per total APBD (Provinsi dan kabupaten kota) tahun 2012
sebesar 5,12%
l. Anggaran Kesehatan bersumber APBD tidak termasuk gaji (Provinsi
dan Kabupaten Kota) per total APBD (Provinsi dan kabupaten kota)
tahun 2012 sebesar 3,39 % (target dalam UU Kesehatan nomor 36
tahun 2009 sebesar 10%)
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2012
182

7.2. Saran

Berdasarkan pencapaian program kesehatan tahun 2012, ada beberapa
program yang perlu ditindaklanjuti. Beberapa saran guna perbaikan ke depan
sebagai berikut :

a. Perlu peningkatan dan percepatan dalam mencapai indikator dari derajat
kesehatan upaya pelayanan khususnya pada cakupan kesehatan dan
sumber daya kesehatan.
b. Perlu melakukan identifikasi dan evaluasi manajemen dan program
kesehatan dimulai dengan analisa situasi (sistem pencatatan & pelaporan,
hardware, brainware, software dan menejemen serta input-proses-output)
dengan memperhatikan pencapaian cakupan program guna penyusunan
perencanaan yang evidence base berbasis data dan bukti.
c. Perlu meningkatkan kerjasama/koordinasi lintas program, lintas sektor dan
memberdayakan/melibatkan masyarakat dalam meningkatkan derajat
kesehatan yang seoptimal mungkin.
d. Perlunya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kesehatan
melalui diklat (pendidikan dan pelatihan).
e. Perlunya meningkatkan upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif
dengan kegiatan yang inovatif dan kreatif
f. Perlu meningkatkan pengetahuan, informasi dan pendidikan bagi
masyarakat guna mewujudkan kemandirian dan meningkatkan akses
terhadap pelayanan kesehatan.
TAHUN 2012
L P L + P Satuan
A. GAMBARAN UMUM
1 Luas Wilayah 35.288 Km2 Tabel 1
2 Jumlah Desa/Kelurahan 2576 Desa/Kel Tabel 1
3 Jumlah Penduduk 3.998.423 3.768.889 7.767.312 Jiwa Tabel 2
4 Rata-rata jiwa/rumah tangga 3,90 Jiwa Tabel 1
5 Kepadatan Penduduk /Km2 220,11 Jiwa/Km2 Tabel 1
6 Rasio Beban Tanggungan 50,16 Tabel 2
7 Rasio Jenis Kelamin 106,09 Tabel 2
8 Penduduk 10 tahun ke atas melek huruf 93,6 95,7 97,60 % Tabel 4
9 Penduduk 10 tahun ke atas dengan pendidikan
tertinggi SMP+ #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! % Tabel 5
B. DERAJAT KESEHATAN
B.1 Angka Kematian
10 Jumlah Lahir Hidup 77.024 77.613 154.637 Bayi Tabel 6
11 Angka Lahir Mati (dilaporkan) 6,3 4,0 5,11 Tabel 6
12 Jumlah Bayi Mati 692 335 1.027 Bayi Tabel 7
13 Angka Kematian Bayi (dilaporkan) 9,0 4,3 6,64 per 1.000 KH Tabel 7
14 Jumlah Balita Mati 737 360 1.097 Balita Tabel 7
15 Angka Kematian Balita (dilaporkan) 9,6 4,6 7,09 per 1.000 KH Tabel 7
16 Jumlah Kematian Ibu 179 Ibu Tabel 8
17 Angka Kematian Ibu (dilaporkan) 115,8 per 100.000 KH Tabel 8
B.2 Angka Kesakitan
18 AFP Rate (non polio) < 15 th 3,06 per 100.000 pend <15thn Tabel 9
19 Angka Insidens TB Paru 94 63 78,26 per 100.000 penduduk Tabel 10
20 Angka Prevalensi TB Paru 97 65 80,08 per 100.000 penduduk Tabel 10
21 Angka kematian akibat TB Paru 1 0 0,89 per 100.000 penduduk Tabel 10
22 Angka Penemuan Kasus TB Paru (CDR) 59,62 39,99 49,49 % Tabel 11
23 Success Rate TB Paru 0,00 0,00 94,89 % Tabel 12
24 Pneumonia Balita ditemukan dan ditangani 7,74 7,35 10,09 % Tabel 13
25 Jumlah Kasus Baru HIV 210 173 383 Kasus Tabel 14
26 Jumlah Kasus Baru AIDS 36 17 53 Kasus Tabel 14
27 Jumlah Infeksi Menular Seksual Lainnya 419 2.942 3.153 Kasus Tabel 14
28 Jumlah Kematian karena AIDS 12 14 26 Jiwa Tabel 14
29 Donor darah diskrining positif HIV 0,00 0,00 0,00 % Tabel 15
30 Persentase Diare ditemukan dan ditangani 10,00 10,00 8,87 % Tabel 16
31 Jumlah Kasus Baru Kusta (Pausi Basiler) 16 9 25 Kasus Tabel 17
32 Jumlah Kasus Baru Kusta (Multi Basiler) 103 47 156 Kasus Tabel 17
33 Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR) 3 2 2 per 100.000 penduduk Tabel 17
34 Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun 10,78 1,69 6,63 % Tabel 18
35 Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 9,24 7,02 8,29 % Tabel 18
36 Angka Prevalensi Kusta 0,30 0,15 0,23 per 10.000 Penduduk Tabel 19
37 Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB) 144,44 55,56 100,00 % Tabel 20
38 Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB) 70,48 68,18 69,13 % Tabel 20
39 Jumlah Kasus Difteri 0 0 0 Kasus Tabel 21
40 Case Fatality Rate Difteri #DIV/0! % Tabel 21
41 Jumlah Kasus Pertusis 0 0 0 Kasus Tabel 21
42 Jumlah Kasus Tetanus (non neonatorum) 6 3 9 Kasus Tabel 21
43 Case Fatality Rate Tetanus (non neonatorum) 22 % Tabel 21
44 Jumlah Kasus Tetanus Neonatorum 3 1 4 Kasus Tabel 21
45 Case Fatality Rate Tetanus Neonatorum 75 % Tabel 21
46 Jumlah Kasus Campak 67 57 363 Kasus Tabel 22
47 Case Fatality Rate Campak 0 % Tabel 22
48 Jumlah Kasus Polio 0 0 0 Kasus Tabel 22
49 Jumlah Kasus Hepatitis B 0 0 0 Kasus Tabel 22
50 Incidence Rate DBD 67,13 66,94 67,04 per 100.000 penduduk Tabel 23
51 Case Fatality Rate DBD 0,78 0,99 0,88 % Tabel 23
52 Angka Kesakitan Malaria (Annual Parasit Incidence) 0,00 0,22 0,00 per 1.000 penduduk Tabel 24
53 Case Fatality Rate Malaria 0,00 0,00 0,00 % Tabel 24
54 Angka Kesakitan Filariasis 0 0 0 per 100.000 penduduk Tabel 25
B.3 Status Gizi
55 Bayi baru lahir ditimbang 93 92 93 % Tabel 26
56 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) 1,97 1,58 1,78 % Tabel 26
57 Balita Gizi Baik 94,05 93,67 85,58 % Tabel 27
58 Balita Gizi Kurang 2,52 2,47 2,30 % Tabel 27
59 Balita Gizi Buruk 0,03 0,03 0,03 % Tabel 27
C. UPAYAKESEHATAN
C.1 Pelayanan Kesehatan
60 Kunjungan Ibu Hamil (K1) 94 % Tabel 28
61 Kunjungan Ibu Hamil (K4) 85,80 % Tabel 28
62 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan 89,10 % Tabel 28
63 Pelayanan Ibu Nifas 85,50 % Tabel 28
64 Ibu hamil dengan imunisasi TT2+ 79,62 % Tabel 29
65 Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3 83,22 % Tabel 30
66 Bumil Risti/Komplikasi ditangani 55,70 % Tabel 31
67 Neonatal Risti/Komplikasi ditangani 24,50 18,42 21,45 % Tabel 31
68 Bayi Mendapat Vitamin A 37,26 40,72 63,72 % Tabel 32
69 Anak Balita Mendapat Vitamin A 61,16 69,78 92,28 % Tabel 32
70 Ibu Nifas Mendapat Vitamin A 85,89 % Tabel 32
71 Peserta KB Baru 30,36 % Tabel 35
72 Peserta KB Aktif 65,47 % Tabel 35
73 Kunjungan Neonatus 1 (KN1) 100,00 94,03 97,00 % Tabel 36
74 Kunjungan Neonatus 3 kali (KNLengkap) 0,92 91,03 91,36 % Tabel 36
75 Kunjungan Bayi (minimal 4 kali) 91,22 91,61 91,41 % Tabel 37
76 Desa/Kelurahan UCI 87,42 % Tabel 38
77 Cakupan Imunisasi Campak Bayi 97,27 % Tabel 39
78 Drop-Out Imunisasi DPT1-Campak 1,53 % Tabel 39
79 Bayi yang diberi ASI Eksklusif 19,76 20,96 30,05 % Tabel 41
80 Pemberian MP-ASI pada anak 6-23 bulan dari Gakin 14,79 16,46 64,14 % Tabel 42
81 Cakupan Pelayanan Anak Balita (minimal 8 kali) - - 78,14 % Tabel 43
82 Balita ditimbang 56,98 62,28 74,51 % Tabel 44
83 Balita berat badan naik 83 83 83 % Tabel 44
84 Balita berat badan di bawah garis merah (BGM) 1 1 2 % Tabel 44
85 Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan 100,00 100,00 100,00 % Tabel 45
86 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan
Setingkat
82,22 82,77 88,59 % Tabel 46
87 Cakupan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan
Setingkat
29,39 38,61 39,65 % Tabel 47
88 Pelayanan Kesehatan Usila (60 tahun +) 31,86 42,02 45,51 % Tabel 48
89 Sarkes dgn kemampuan yan. gadar level 1 #DIV/0! % Tabel 49
90 Desa/Kel. terkena KLB ditangani < 24 jam 100,00 % Tabel 51
91 Rasio Tumpatan/Pencabutan Gigi Tetap 0,27 0,27 0,31 Tabel 52
92 SD/MI yang melakukan sikat gigi massal 16,64 sekolah Tabel 49
93 SD/MI yang mendapat pelayanan gigi 24,37 sekolah Tabel 49
94 Murid SD/MI Diperiksa (UKGS) 16,01 12,19 17,48 % Tabel 53
95 Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS) 62,79 40,80 32,53 % Tabel 53
96 Siswa SD dan setingkat mendapat perawatan gigi dan
mulut 62,79 40,80 32,53 % Tabel 53
C.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan
97 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kes. Pra Bayar 5,10 6,19 51,75 % Tabel 55
98 Penduduk Miskin (dan hampir miskin) dicakup
Askeskin/Jamkesmas #DIV/0! #DIV/0! 71,13 % Tabel 56
99 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat
Pelayanan Rawat Jalan di Sarana Kes. Strata 1
#DIV/0! #DIV/0! 17,96 %
Tabel 56
100 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat
Pelayanan Rawat Jalan di Sarana Kes. Strata 2&3
#DIV/0! #DIV/0! 0,41 %
Tabel 56
101 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat
Pelayanan Rawat Inap di Sarana Kes. Strata 1
#DIV/0! #DIV/0! 0,19 %
Tabel 57
102 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat
Pelayanan Rawat Inap di Sarana Kes. Strata 2&3
#DIV/0! #DIV/0! 0,42 %
Tabel 57
103 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan - - - % Tabel 58
104 Cakupan Kunjungan Rawat Inap - - - % Tabel 58
105 Gross Death Rate (GDR) di RS - - - per 100.000 pasien keluar Tabel 59
106 Nett Death Rate (NDR) di RS - - - per 100.000 pasien keluar Tabel 59
107 Bed Occupation Rate (BOR) di RS - % Tabel 60
108 Length of Stay (LOS) di RS - Hari Tabel 60
109 Turn of Interval (TOI) di RS - Hari Tabel 60
C.3 Perilaku Hidup Masyarakat
110 Rumah Tangga ber-PHBS #REF! % Tabel 61
C.4 Keadaan Lingkungan
111 Rumah Sehat 88,16 % Tabel 62
112 Rumah/bangunan bebas jentik nyamuk Aedes 79,28 % Tabel 63
113 Keluarga dengan sumber air minum terlindung 74,22 % Tabel 65
114 Keluarga memiliki Jamban Sehat - % Tabel 66
115 Keluarga memiliki Tempat Sampah Sehat - % Tabel 66
116 Keluarga memiliki Pengelolaan Air Limbah Sehat - % Tabel 66
117 TUPMSehat 69,93 % Tabel 67
118 Institusi dibina kesehatan lingkungannya 57,09 % Tabel 68
D. SUMBERDAYAKESEHATAN
D.1 Sarana Kesehatan
119 Jumlah Rumah Sakit Umum 44,00 Tabel 70
120 Jumlah Rumah Sakit Khusus 5,00 Tabel 70
121 Jumlah Puskesmas Perawatan 87,00 Tabel 70
122 Jumlah Puskesmas non-Perawatan 190,00 Tabel 70
123 Jumlah Apotek 374,00 Tabel 70
124 Sarkes yang memiliki laboratorium kesehatan 76,20 % Tabel 71
125 Sarkes yang memiliki 4 spesialis dasar 72,09 % Tabel 71
126 Jumlah Posyandu 8.005 Posyandu Tabel 72
127 Posyandu Aktif 55,22 % Tabel 72
128 Rasio posyandu per 100 balita 1,04 per 100 balita Tabel 72
129 Jumlah Desa Siaga 2.354,00 Desa Tabel 73
130 Desa Siaga Aktif 84,71 % Tabel 73
131 Jumlah Poskesdes 1.868,00 Poskesdes Tabel 73
D.2 Tenaga Kesehatan
132 Jumlah Dokter Spesialis 244,00 61,00 317,00 Orang Tabel 74
133 Rasio Dokter Spesialis 3,17 0,79 4,12 per 100.000 penduduk Tabel 74
134 Jumlah Dokter Umum 323,00 432,00 878,00 Orang Tabel 74
135 Rasio Dokter Umum 4,20 5,62 11,42 per 100.000 penduduk Tabel 74
136 Jumlah Dokter Gigi 61,00 127,00 242,00 Orang Tabel 74
137 Jumlah Bidan 4.319,00 Orang Tabel 75
138 Rasio Bidan per 100.000 penduduk 56,16 Tabel 75
139 Jumlah Perawat 2.023,00 2.597,00 5.503,00 Orang Tabel 75
140 Jumlah Perawat Gigi 37,00 44,00 349,00 Orang Tabel 75
141 Jumlah Tenaga Kefarmasian 61,00 159,00 237,00 Orang Tabel 76
142 Jumlah Tenaga Gizi 76,00 242,00 366,00 Orang Tabel 76
143 Jumlah Tenaga Kesmas 422,00 362,00 890,00 Orang Tabel 77
144 Jumlah Tenaga Sanitasi 153,00 167,00 406,00 Orang Tabel 77
145 Jumlah Tenaga Teknisi Medis 222,00 229,00 451,00 Orang Tabel 78
146 Jumlah Fisioterapis 44,00 20,00 74,00 Orang Tabel 78
D.3 Pembiayaan Kesehatan
147 Total Anggaran Kesehatan - 1.178.355.221.545 Tabel 79
148 APBD Kesehatan thd APBD Kab/Kota - 737.285.027.369,13 Tabel 79
149 Anggaran Kesehatan Perkapita - 153.212,09 Tabel 79
Keterangan :
Agar tetap menggunakan data total karena data per jenis kelamin tidak valid
RESUME PROFIL KESEHATAN
ANGKA/NILAI NO INDIKATOR No. Lampiran
TABEL 1
LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA,
DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
LUAS JUMLAH RATA-RATA KEPADATAN
WILAYAH RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK
(km
2
) TANGGA TANGGA per km
2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 LAMPUNG BARAT 4.950 247 7 254 427.773 111.528 3,84 86,41
2 TANGGAMUS 2.732 276 26 302 548.728 134.496 4,08 200,88
3 LAMPUNG SELATAN 2.007 220 31 251 932.552 238.284 3,91 464,65
4 LAMPUNG TIMUR 4.338 250 14 264 968.004 257.008 3,77 223,15
5 LAMPUNG TENGAH 4.790 291 16 307 1.192.958 315.082 3,79 249,06
6 LAMPUNG UTARA 2.726 229 18 247 594.562 146.100 4,07 218,14
7 WAY KANAN 3.922 216 6 222 415.078 108.217 3,84 105,84
8 TULANG BAWANG 4.386 144 7 151 410.725 111.104 3,70 93,65
9 PESAWARAN 1.174 138 6 144 407.475 102.391 3,98 347,15
10 PRINGSEWU 625 101 30 131 370.157 95.245 3,89 592,25
11 MESUJI 2.184 73 2 75 191.221 51.304 3,73 87,56
12 TULANG BAWANG BARAT 1.201 76 4 80 255.833 67.726 3,78 213,02
13 BANDAR LAMPUNG 193 2 124 126 902.885 217.206 4,16 4679,13
14 METRO 62 1 21 22 149.361 37.833 3,95 2417,24
JUMLAH (KAB/KOTA) 35.288,4 2264 312 2.576 7.767.312 1.993.524 3,90 220,11
Sumber: BPS Provinsi Lampung dan Profil Kesehatan Kabupaten / Kota
JUMLAH
PENDUDUK
JUMLAH
NO KABUPATEN KOTA
DESA KELURAHAN DESA+KEL.
TABEL 2
JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR,
RASIO BEBAN TANGGUNGAN, RASIO JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
JUMLAH PENDUDUK
LAKI-LAKI PEREMPUAN
0-4 5-14 15-44 45-64 >=65 JUMLAH 0-4 5-14 15-44 45-64 >=65 JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 427.769 22.387 42.553 112.513 39.391 10.397 227.240 19.826 37.613 99.196 33.806 10.088 200.529 50,14 113,32
2 TANGGAMUS 547.808 28.244 53.687 141.952 49.698 13.117 286.698 25.816 48.975 129.163 44.019 13.136 261.109 50,15 109,80
3 LAMPUNG SELATAN 931.547 47.300 89.909 237.725 83.228 21.967 480.129 44.632 84.671 223.303 76.101 22.711 451.418 50,16 106,36
4 LAMPUNG TIMUR 971.518 49.147 93.419 247.007 86.478 22.825 498.875 46.730 88.652 233.803 79.680 23778,31851 472.643 50,17 105,55
5 LAMPUNG TENGAH 1.195.180 60.195 114.421 302.536 105.919 27.956 611.026 57.755 109.568 288.964 98.478 29.388 584.154 50,17 104,60
6 LAMPUNG UTARA 596.487 29.989 57.003 150.720 52.767 13.927 304.407 28.878 54.785 144.484 49.240 14.694 292.080 50,17 104,22
7 WAY KANAN 414.602 21.124 40.154 106.169 37.170 9.811 214.428 19.791 37.546 99.021 33.746 10.071 200.175 50,16 107,12
8 TULANG BAWANG 406.211 20.800 39.537 104.538 36.599 9.660 211.133 19.287 36.590 96.499 32.887 9.814 195.078 50,16 108,23
9 PESAWARAN 407.175 20.740 39.424 104.239 36.494 9.632 210.530 19.442 36.884 97.275 33.151 9.893 196.646 50,16 107,06
10 PRINGSEWU 373.001 18.906 35.936 95.018 33.266 8.780 191.906 17.905 33.967 89.582 30.529 9.111 181.094 50,16 105,97
11 MESUJI 191.316 9.896 18.811 49.736 17.413 4.596 100.451 8.984 17.043 44.948 15.318 4.571 90.865 50,15 110,55
12 TULANG BAWANG BARAT 255.943 12.981 24.674 65.241 22.841 6.029 131.765 12.277 23.292 61.427 20.934 6.247 124.178 50,16 106,11
13 BANDAR LAMPUNG 900.240 44.852 85.256 225.423 78.921 20.830 455.282 43.993 83.459 220.108 75.012 22.386 444.958 50,17 102,32
14 METRO 148.514 7.345 13.961 36.913 12.923 3.411 74.553 7.313 13.873 36.586 12.469 3.721 73.961 50,18 100,80
JUMLAH (KAB/KOTA) 7.767.312 393.904 748.745 1.979.729 693.108 182.937 3.998.423 372.630 706.918 1.864.360 635.371 189.610 3.768.889 50,16 106,09
Sumber: BPS Provinsi Lampung dan Profil Kesehatan kabupaten Kota
RASIO
BEBAN
TANG
GUNGAN
RASIO JENIS
KELAMIN
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH
PENDUDUK
TABEL 3
JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR
TAHUN
JUMLAH PENDUDUK
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN
1 2 3 4 5
1 0 - 4 393.904 372.630 766.534
2 5 - 9 363.722 343.142 706.864
3 10 - 14 385.023 363.776 748.799
4 15 - 19 373.252 343.518 716.770
5 20 - 24 335.413 315.165 650.578
6 25 - 29 336.234 323.224 659.458
7 30 - 34 342.872 325.267 668.139
8 35 - 39 316.305 298.348 614.653
9 40 - 44 275.653 258.838 534.491
10 45 - 49 237.770 228.276 466.046
11 50 - 54 197.970 182.279 380.249
12 55 - 59 153.332 130.235 283.567
13 60 - 64 104.036 94.581 198.617
14 65 - 69 70.477 70.521 140.998
15 70 - 74 51.999 53.925 105.924
16 75+ 60.461 65.164 125.625
Sumber: BPS Provinsi Lampung dan Profil Kesehatan kabupaten Kota
DI KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
2012
7.767.312 JUMLAH 3.998.423 3.768.889
NO KELOMPOK UMUR (TAHUN)
TAHUN 2012

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
98,32 94,95 96,75
98,11 93,19 95,78
97,37 91,97 94,75
96,91 91,71 94,38
96,53 91,44 94,03
98,15 94,47 96,34
97,72 92,72 95,31
97,39 94,68 96,10
98,59 95,54 97,12
97,55 93,88 95,76
95,08 91,66 93,46
96,12 92,96 94,59
99,32 98,00 98,66
99,13 96,74 97,94




TABEL 4
PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG



TABEL 5
PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS
MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN DAN KABUPATEN KOTA
TAHUN 2012
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
TIDAK/
BELUM
PERNAH
SEKOLAH
TIDAK/
BELUM
TAMAT
SD/MI
SD/MI
SMP/
MTs
SMA/
SMK/
MA
AK/
DIPLO
MA
UNIVERS
ITAS
JUMLAH
TIDAK/
BELUM
PERNAH
SEKOLAH
TIDAK/
BELUM
TAMAT
SD/MI
SD/MI
SMP/
MTs
SMA/
SMK/
MA
AK/
DIPLO
MA
UNIVER
SITAS
JUMLAH
TIDAK/
BELUM
PERNAH
SEKOLAH
TIDAK/
BELUM
TAMAT
SD/MI
SD/MI
SMP/
MTs
SMA/
SMK/
MA
AK/
DIPLO
MA
UNIVER
SITAS
JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 LAMPUNG BARAT - - 0 0 0 0 0 0 0 -
2 TANGGAMUS - - 0 0 0 0 0 0 0 -
3 LAMPUNG SELATAN - - 0 0 0 0 0 0 0 -
4 LAMPUNG TIMUR - - 0 0 0 0 0 0 0 -
5 LAMPUNG TENGAH - - 0 0 0 0 0 0 0 -
6 LAMPUNG UTARA - - 0 0 0 0 0 0 0 -
7 WAY KANAN - - 0 0 0 0 0 0 0 -
8 TULANG BAWANG - - 0 0 0 0 0 0 0 -
9 PESAWARAN - - 0 0 0 0 0 0 0 -
10 PRINGSEWU - - 0 0 0 0 0 0 0 -
11 MESUJI - - 0 0 0 0 0 0 0 -
12 TULANG BAWANG BARAT - - 0 0 0 0 0 0 0 -
13 BANDAR LAMPUNG - - 0 0 0 0 0 0 0 -
14 METRO - - 0 0 0 0 0 0 0 -
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 0 0 0 0 -
Sumber: Data Profil Kesehatan Kabupaten Kota
NO KABUPATEN KOTA
TABEL 6

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 3.920 23 3.943 4.083 18 4.101 8.003 41 8.044
2 TANGGAMUS 6.462 32 6.494 5.740 31 5.771 12.202 63 12.265
3 LAMPUNG SELATAN 9.038 70 9.108 10.788 37 10.825 19.826 107 19.933
4 LAMPUNG TIMUR 10.142 62 10.204 10.735 48 10.783 20.877 110 20.987
5 LAMPUNG TENGAH 11.079 93 11.172 10.421 42 10.463 21.500 135 21.635
6 LAMPUNG UTARA 5.411 38 5.449 5.073 12 5.085 10.484 50 10.534
7 WAY KANAN 3.928 30 3.958 4.016 21 4.037 7.944 51 7.995
8 TULANG BAWANG 4.109 12 4.121 3.841 3 3.844 7.950 15 7.965
9 PESAWARAN 4.300 20 4.320 4.212 16 4.228 8.512 36 8.548
10 PRINGSEWU 4.163 41 4.204 4.013 21 4.034 8.176 62 8.238
11 MESUJI 2.030 15 2.045 1.896 10 1.906 3.926 25 3.951
12 TULANG BAWANG BARAT 2.386 21 2.407 2.170 20 2.190 4.556 41 4.597
13 BANDAR LAMPUNG 8.454 29 8.483 8.976 28 9.004 17.430 57 17.487
14 METRO 1.602 1 1.603 1.649 1 1.650 3.251 2 3.253
JUMLAH (KAB/KOTA) 77.024 487 77.511 77.613 308 77.921 154.637 795 155.432
ANGKA LAHIR MATI (DILAPORKAN) 6,3 4,0 5,1
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota
Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi
TAHUN 2012
JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE PROVINSI LAMPUNG
MATI
HIDUP +
MATI
LAKI-LAKI LAKI-LAKI + PEREMPUAN
HIDUP MATI
HIDUP +
MATI
JUMLAH KELAHIRAN
NO KABUPATEN KOTA
HIDUP
PEREMPUAN
HIDUP MATI
HIDUP +
MATI
TABEL 7

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 12 0 12 9 0 9 21 0 21
2 TANGGAMUS 68 7 75 36 3 39 104 10 114
3 LAMPUNG SELATAN 54 0 54 49 2 51 103 2 105
4 LAMPUNG TIMUR 47 1 48 44 0 44 91 1 92
5 LAMPUNG TENGAH 17 6 23 14 2 16 31 8 39
6 LAMPUNG UTARA 69 5 74 40 1 41 109 6 115
7 WAY KANAN 29 2 31 18 1 19 47 3 50
8 TULANG BAWANG 66 0 66 0 0 0 66 0 66
9 PESAWARAN 37 0 37 18 1 19 55 1 56
10 PRINGSEWU 51 6 57 27 4 31 78 10 88
11 MESUJI 30 1 31 22 2 24 52 3 55
12 TULANG BAWANG BARAT 27 0 27 12 1 13 39 1 40
13 BANDAR LAMPUNG 169 17 186 35 8 43 204 25 229
14 METRO 16 0 16 11 0 11 27 0 27
JUMLAH (KAB/KOTA) 692 45 737 335 25 360 1.027 70 1.097
9,0 0,6 9,6 4,3 0,3 4,6 6,6 0,5 7,1
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota
Keterangan :
JUMLAH KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, PER KABUPATEN KOTA SE PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH KEMATIAN
PEREMPUAN
BALITA
ANAK
BALITA
BAYI
ANAK
BALITA
ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN)
BAYI BALITA
LAKI - LAKI + PEREMPUAN
BAYI
ANAK
BALITA
BALITA
LAKI - LAKI
TABEL 8
JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR PER KABUPATEN KOTA SE PROVINSI LAMPUNG
JUMLAH KEMATIAN IBU
< 20 Thn 20-34 Thn 35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn 35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn 35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn 35 Thn JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
1 LAMPUNG BARAT 8.003 0 0 0 0 1 8 4 13 0 0 0 0 1 8 4 13
2 TANGGAMUS 12.202 0 2 0 2 0 5 2 7 0 2 0 2 0 9 2 11
3 LAMPUNG SELATAN 19.813 0 3 3 6 0 5 1 6 1 4 1 6 1 12 5 18
4 LAMPUNG TIMUR 20.877 0 0 0 0 1 12 3 16 0 0 0 0 1 12 3 16
5 LAMPUNG TENGAH 21.500 3 2 0 5 0 4 6 10 0 8 4 12 3 14 10 27
6 LAMPUNG UTARA 10.484 0 1 0 1 0 10 0 10 0 1 0 1 0 12 0 12
7 WAY KANAN 7.944 0 3 0 3 0 3 2 5 0 0 0 0 0 6 2 8
8 TULANG BAWANG 7.950 0 1 1 2 0 5 5 10 0 1 0 1 0 7 6 13
9 PESAWARAN 8.512 0 0 0 0 1 10 0 11 0 0 0 0 1 10 0 11
10 PRINGSEWU 8.176 0 3 0 3 0 2 0 2 0 2 0 2 0 7 0 7
11 MESUJI 3.926 0 2 0 2 0 1 0 1 0 0 0 0 0 3 0 3
12 TULANG BAWANG BARAT 4.556 0 1 0 1 1 1 1 3 0 0 1 1 1 2 2 5
13 BANDAR LAMPUNG 17.430 0 3 2 5 0 8 2 10 0 14 1 15 0 25 5 30
14 METRO 3.251 0 0 0 0 0 0 3 3 0 0 2 2 0 0 5 5
154.624 3 21 6 30 4 74 29 107 1 32 9 42 8 127 44 179
ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) 115,8
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota

Keterangan:
TAHUN 2012
KEMATIAN IBU BERSALIN KEMATIAN IBU NIFAS JUMLAH KEMATIAN IBU
JUMLAH (KAB/KOTA)
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH
LAHIR HIDUP
KEMATIAN IBU HAMIL
TABEL 9


1 2 3 4 5






















TABEL 10
TAHUN 2012
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 LAMPUNG BARAT 227.240 200.529 427.769 150 103 253 11 4 15 161 107 268 70,9 53,4 62,65 3 3 6
2 TANGGAMUS 286.698 261.109 547.808 185 100 285 9 1 10 194 101 295 67,7 38,7 53,85 1 1 2
3 LAMPUNG SELATAN 480.129 451.418 931.547 501 334 835 19 10 29 520 344 864 108,3 76,2 92,75 0 0 19
4 LAMPUNG TIMUR 498.875 472.643 971.518 392 256 648 6 4 10 398 260 658 79,8 55,0 67,73 11 3 14
5 LAMPUNG TENGAH 611.026 584.154 1.195.180 526 351 815 2 3 5 528 354 820 86,4 60,6 68,61 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 304.407 292.080 596.487 268 151 419 2 0 2 270 151 421 89 52 70,58 0 0 0
7 WAY KANAN 214.428 200.175 414.602 281 176 457 5 4 9 286 180 466 133 90 112,40 0 0 0
8 TULANG BAWANG 211.133 195.078 406.211 215 165 356 3 6 9 218 171 365 103 88 374,00 0 0 9
9 PESAWARAN 210.530 196.646 407.175 137 76 213 3 2 5 140 78 218 66 40 53,54 0 0 4
10 PRINGSEWU 191.906 181.094 373.001 176 117 293 4 1 5 180 118 298 94 65 79,89 6 3 9
11 MESUJI 100.451 90.865 191.316 61 24 85 3 2 5 64 26 90 64 29 47,04 2 1 3
12 TULANG BAWANG BARAT 131.765 124.178 255.943 87 59 146 0 0 0 87 59 146 66 48 57,04 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 455.282 444.958 900.240 724 445 1.169 18 8 26 742 453 1.195 163 102 132,74 0
14 METRO 74.553 73.961 148.514 74 31 105 8 3 11 82 34 116 110 46 78,11 3 0 3
JUMLAH (KAB/KOTA) 3.998.423 3.768.889 7.767.312 3.777 2.388 6.079 93 48 141 3.870 2.436 6.220 97 65 80,08 26 11 69
ANGKA INSIDENS PER 100.000 PENDUDUK 94,5 63,4 78,3 0,7 0,3 0,9
Sumber: Seksi Cegmat & Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab/Kota
Keterangan :
Jumlah Kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
JUMLAH PENDUDUK
KABUPATEN KOTA
KEMATIAN PER 100.000 PENDUDUK
KASUS BARU KASUS LAMA
KASUS BARU +
KASUS LAMA
JUMLAH KASUS BARU TB PARU DAN KEMATIAN AKIBAT TB PARU MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
JUMLAH KASUS TB PARU
PREVALENSI
(PER 100.000 PENDUDUK)
JUMLAH KEMATIAN
AKIBAT TB PARU NO
TABEL 11
JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE PROVINSI LAMPUNG
L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 LAMPUNG BARAT 360 318 678 1.672 1.476 3.148 150 103 253 41,66 32,42 37,33
2 TANGGAMUS 454 414 868 1.855 1.689 3.544 185 100 285 40,73 24,17 32,84
3 LAMPUNG SELATAN 761 715 1.476 3.668 3.449 7.117 501 334 835 65,86 46,70 56,58
4 LAMPUNG TIMUR 790 749 1.539 3.677 3.483 7.160 392 256 648 49,60 34,19 42,10
5 LAMPUNG TENGAH 968 925 1.903 3.566 3.410 9.272 526 351 815 54,34 37,93 42,83
6 LAMPUNG UTARA 482 463 982 1.692 1.623 3.315 268 151 419 55,57 32,63 42,67
7 WAY KANAN 340 317 657 2.971 2.773 5.744 281 176 457 82,72 55,50 69,56
8 TULANG BAWANG 334 309 634 1.881 1.738 63 215 165 356 64,28 53,39 56,15
9 PESAWARAN 334 312 645 857 800 1.657 137 76 213 41,07 24,39 33,02
10 PRINGSEWU 304 287 591 1.148 1.083 2.231 176 117 293 57,89 40,78 49,58
11 MESUJI 159 144 303 304 275 579 61 24 85 38,33 16,67 28,04
12 TULANG BAWANG BARAT 209 197 402 629 592 1.370 87 59 174 41,68 29,99 43,28
13 BANDAR LAMPUNG 721 705 1.426 3.866 3.778 7.644 724 445 1.169 100,38 63,13 81,97
14 METRO 118 117 235 641 635 1.276 74 31 105 62,65 26,46 44,63
JUMLAH (KAB/KOTA) 6.335 5.971 12.339 28.425 26.806 54.120 3.777 2.388 6.107 59,62 39,99 49,49
Sumber: Seksi Cegmat & Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab/Kota
Keterangan:
Jumlah Kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut kasus yang ditemukan di RS
TAHUN 2012
TB PARU
ANGKA PENEMUAN KASUS
(CDR)
BTA (+)
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH PERKIRAAN
KASUS BARU
KLINIS
TABEL 12
L P L + P
JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L % P % L+P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
1 LAMPUNG BARAT 130 64 194 0,00 0,00 158 81,44 0,00 0,00 22 11,34 0,00 0,00 180 92,78
2 TANGGAMUS 267 132 399 0,00 0,00 362 90,73 0,00 0,00 36 9,02 0,00 0,00 398 99,75
3 LAMPUNG SELATAN 464 351 815 0,00 0,00 732 89,82 0,00 0,00 43 5,28 0,00 0,00 775 95,09
4 LAMPUNG TIMUR 310 260 570 0,00 0,00 520 91,23 0,00 0,00 16 2,81 0,00 0,00 536 94,04
5 LAMPUNG TENGAH 459 363 815 0,00 0,00 748 91,78 0,00 0,00 64 7,85 0,00 0,00 812 99,63
6 LAMPUNG UTARA 352 185 537 0,00 0,00 517 96,28 0,00 0,00 10 1,86 0,00 0,00 527 98,14
7 WAY KANAN 271 198 469 0,00 0,00 438 93,39 0,00 0,00 10 2,13 0,00 0,00 448 95,52
8 TULANG BAWANG 220 128 345 0,00 0,00 292 84,64 0,00 0,00 40 11,59 0,00 0,00 332 96,23
9 PESAWARAN 110 88 198 0,00 0,00 166 83,84 0,00 0,00 6 3,03 0,00 0,00 172 86,87
10 PRINGSEWU 148 84 232 0,00 0,00 198 85,34 0,00 0,00 1 0,43 0,00 0,00 199 85,78
11 MESUJI 67 38 105 0,00 0,00 60 57,14 0,00 0,00 28 26,67 0,00 0,00 88 83,81
12 TULANG BAWANG BARAT 66 54 120 0,00 0,00 102 85,00 0,00 0,00 4 3,33 0,00 0,00 106 88,33
13 BANDAR LAMPUNG 602 398 1.000 0,00 0,00 875 87,50 0,00 0,00 56 5,60 0,00 0,00 931 93,10
14 METRO 38 17 55 0,00 0,00 50 90,91 0,00 0,00 1 1,82 0,00 0,00 51 92,73
JUMLAH (KAB/KOTA) 3.504 2.360 5.854 0 0,00 0 0,00 5.218 89,14 0 0,00 0 0,00 337 5,76 0,00 0,00 5555 94,89
Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
KESEMBUHAN
L + P
PENGOBATAN LENGKAP
L P
TAHUN 2012
L
Sumber: Seksi Cegmat & Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kabupaten / Kota
JUMLAH KASUS DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, PER KABUPATEN KOTA SE PROVINSI LAMPUNG
NO KABUPATEN KOTA
TB PARU
BTA (+) DIOBATI
ANGKA KESUKSESAN (SUCCESS RATE/SR)
c L + P
TABEL 13
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 LAMPUNG BARAT 22.387 19.826 42.213 2.238,65 1.982,63 4.221,28 63 2,81 50 2,52 113 2,68
2 TANGGAMUS 28.244 25.816 54.060 2.824,40 2.581,59 6.550,00 0 0,00 0 0,00 38 0,58
3 LAMPUNG SELATAN 47.300 44.632 91.931 4.729,98 4.463,17 9.193,15 1.026 21,69 951 21,31 1.977 21,51
4 LAMPUNG TIMUR 49.147 46.730 95.877 4.914,66 4.673,02 9.587,68 354 7,20 289 6,18 643 6,71
5 LAMPUNG TENGAH 60.195 57.755 117.950 6.019,51 5.775,53 11.795,04 0,00 0,00 1.509 12,79
6 LAMPUNG UTARA 29.989 28.878 58.867 2.998,86 2.887,80 5.886,66 0,00 0,00 87 1,48
7 WAY KANAN 21.124 19.791 40.916 2.112,43 1.979,13 4.091,56 0,00 0,00 326 7,97
8 TULANG BAWANG 20.800 19.287 40.087 2.079,97 1.928,73 4.624,00 0,00 0,00 78 1,69
9 PESAWARAN 20.740 19.442 40.183 2.074,03 1.944,24 4.018,27 0 0,00 0 0,00 0 0,00
10 PRINGSEWU 18.906 17.905 36.810 1.890,56 1.790,48 3.681,04 0 0,00 0 0,00 85 2,31
11 MESUJI 9.896 8.984 18.880 989,59 898,38 1.887,97 183 18,49 211 23,49 394 20,87
12 TULANG BAWANG BARAT 12.981 12.277 25.258 1.298,08 1.227,75 2.525,83 18 1,39 20 1,63 38 1,50
13 BANDAR LAMPUNG 44.852 43.993 88.845 4.485,20 4.399,30 8.884,50 1.330 29,65 1.162 26,41 2.492 28,05
14 METRO 7.345 7.313 14.657 734,46 731,25 1.465,71 76 10,35 57 7,79 133 9,07
JUMLAH (KAB/KOTA) 393.904 372.630 766.534 39.390,40 37.263,00 78.412,70 3.050 7,74 2.740 7,35 7.913 10,09
Sumber: Seksi Cegmat & Seksi P2 Bidang Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
L P L + P
PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
JUMLAH BALITA JUMLAH PERKIRAAN
PENDERITA
NO KABUPATEN KOTA
PNEUMONIA PADA BALITA
PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI
TABEL 14

L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 14 8 22 4 4 8 130 286 416 3 2 5
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 2 3 5 0 0 0 1 3 4
5 LAMPUNG TENGAH 12 9 21 10 8 18 116 231 139 6 5 11
6 LAMPUNG UTARA 36 3 39 17 2 19 26 122 148 1 1 2
7 WAY KANAN 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 1 2 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 1 6 7 2 0 2 0 0 0 1 3 4
11 MESUJI 0 3 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 2 1 3 1 0 1 0 0 0 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 143 140 283 0 0 0 147 2.303 2.450 0 0 0
14 METRO
JUMLAH (KAB/KOTA) 210 173 383 36 17 53 419 2.942 3.153 12 14 26
Sumber: Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kabupaten / Kota
Ket: Jumlah kasus baru adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
JUMLAH KEMATIAN AKIBAT
AIDS
JUMLAH KASUS BARU HIV, AIDS, DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
KABUPATEN KOTA
INFEKSI MENULAR SEKSUAL
LAINNYA
A I D S
JUMLAH KASUS BARU
NO H I V
TAHUN 2012
TABEL 15
TAHUN 2012
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 UTD RS Liwa 984 479 1.463 984 100,00 479 100,00 1.463 100,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00
2 UTDRS Kota Agung & RS Panti Secanti 925 #DIV/0! #DIV/0! 925 100,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0,00
3 UTD PMI Lampung Selatan 1.463 198 1.661 1.463 100,00 198 100,00 1.661 100,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00
4 UTD PMI Lampung Timur 343 96 439 843 245,77 96 100,00 939 213,90 1 0,12 0 0,00 1 0,11
5 PMI Lampung Tengah 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 UDD PMI Lampung Utara 2.016 330 2.346 2.016 100,00 330 100,00 2.346 100,00 2 0,10 0 0,00 2 0,09
7 Way kanan 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 PMI Tulang Bawang 1.890 630 2.520 1.513 80,05 630 100,00 2.143 85,04 0 0,00 0 0,00 0 0,00
9 Pesawaran 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 UTD Pringsewu 3.905 684 4.589 3.905 100,00 684 100,00 4.589 100,00 2 0,05 1 0,15 3 0,07
11 Mesuji 1.614 984 2.598 1.614 100,00 984 100,00 2.598 100,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00
12 Tulang Bawang Barat 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
13 UTD Pembina Bandar Lampung 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 UTDRS PMI Kota metro 6.538 698 7.236 6.538 100,00 698 100,00 7.236 100,00 15 0,23 2 0,29 17 0,23
18.753 4.099 23.777 18.876 100,66 4.099 100,00 23.900 100,52 20 0,11 3 0 23 0,10
Sumber: PMI Provinsi Lampung

PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE PROVINSI LAMPUNG
P L + P L P L + P
JUMLAH PROVINSI
NO UNIT TRANSFUSI DARAH
DONOR DARAH
JUMLAH PENDONOR
SAMPEL DARAH DIPERIKSA POSITIF HIV
L
TABEL 16

L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 227.240 200.529 427.769 9.340 8.242 17.581 3.188 1.533 4.721 319 3,4 153 1,9 472 2,69
2 TANGGAMUS 286.698 261.109 547.808 11.783 10.732 22.515 6.156 5.638 11.794 616 5,2 564 5,3 1.179 5,24
3 LAMPUNG SELATAN 480.129 451.418 931.547 19.733 18.553 38.287 12.258 11.973 24.231 1.226 6,2 1.197 6,5 2.423 6,33
4 LAMPUNG TIMUR 498.875 472.643 971.518 20.504 19.426 39.929 9.213 7.784 40.169 921 4,5 778 4,0 1.700 4,26
5 LAMPUNG TENGAH 611.026 584.154 1.195.180 25.113 24.009 49.122 2.519 2.198 14.405 252 1,0 220 0,9 14.405 29,33
6 LAMPUNG UTARA 304.407 292.080 596.487 12.511 12.005 24.516 5.357 5.284 10.641 536 4,3 528 4,4 1.064 4,34
7 WAY KANAN 214.428 200.175 414.602 8.813 8.227 17.040 3.576 3.139 173.655 358 4,1 314 3,8 672 3,94
8 TULANG BAWANG 211.133 195.078 406.211 8.678 8.018 16.695 6.068 5.816 11.884 607 7,0 582 7,3 1.188 7,12
9 PESAWARAN 210.530 196.646 407.175 8.653 8.082 16.735 5.959 6.179 17.483 596 6,9 618 7,6 1.214 7,25
10 PRINGSEWU 191.906 181.094 373.001 7.887 7.443 15.330 4.494 4.668 9.162 449 5,7 467 6,3 916 5,98
11 MESUJI 100.451 90.865 191.316 4.129 3.735 7.863 2.539 1.725 4.264 254 6,1 173 4,6 426 5,42
12 TULANG BAWANG BARAT 131.765 124.178 255.943 5.416 5.104 10.519 2.159 2.361 4.520 216 4,0 236 4,6 452 4,30
13 BANDAR LAMPUNG 455.282 444.958 900.240 18.712 18.288 37.000 10.362 7.539 17.901 1.036 5,5 754 4,1 1.790 4,84
14 METRO 74.553 73.961 148.514 3.064 3.040 6.104 1.946 2.061 4.007 195 6,4 206 6,8 401 6,56
JUMLAH (KAB/KOTA) 3.998.423 3.768.889 7.767.312 164.335 154.901 319.237 75.794 67.898 348.837 7.579 10,0 6.790 10,0 28.303 8,87
Sumber : Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kabupaten / Kota
Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH PENDUDUK
JUMLAH KASUS
DIARE DITANGANI
JUMLAH PERKIRAAAN KASUS YANG
DATANG KE PELAYANAN
KESEHATAN
KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
DIARE
P L + P L
TABEL 17

L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
1 LAMPUNG BARAT 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 4 3 7 4 3 7 4 4 8
2 TANGGAMUS 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 8 4 12 9 4 13 10 4 14
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 3 0 3 3 0 3 0 0 0 7 4 11 7 4 11 10 4 14
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 11 5 16 11 5 16 12 5 17
5 LAMPUNG TENGAH 0 1 1 4 2 6 4 3 7 0 1 1 20 6 26 20 7 27 24 10 34
6 LAMPUNG UTARA 1 0 1 2 3 5 3 3 6 1 0 1 9 1 10 10 1 11 13 4 17
7 WAY KANAN 0 0 0 1 0 1 1 0 1 2 0 2 4 5 9 6 5 11 7 5 12
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 1 1 0 1 1 2 0 2 2 6 8 4 6 10 4 7 11
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 1 5 0 0 5 0 0 5
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 3 2 5 3 2 6 3 3 6
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 5 4 9 6 4 10 6 4 10
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 3 3 6 3 3 6 4 3 7
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 2 1 3 2 1 3 1 0 1 18 3 21 19 3 22 21 4 25
14 METRO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1
1 2
JUMLAH (KAB/KOTA) 2 4 3 15 7 22 16 9 25 9 1 10 99 47 146 103 47 156 119 57 181
ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE) PER 100.000 PENDUDUK 2,98 1,51 2,33
Sumber: Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota

TAHUN 2012
JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
15 TAHUN JUMLAH
NO KABUPATEN KOTA
Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering
0-14 TAHUN 15 TAHUN
KASUS BARU
PB + MB
Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah
JUMLAH 0-14 TAHUN
TABEL 18

L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 4 4 8 0 0,00 - 0,00 - 0,00 0 0,00 0 0,00 - 0,00
2 TANGGAMUS 10 4 14 1 10,00 1 25,00 2 14,29 0 0,00 0 0,00 - 0,00
3 LAMPUNG SELATAN 10 4 14 1 16,67 0 0,00 1 7,14 0 0,00 0 0,00 - 0,00
4 LAMPUNG TIMUR 12 5 17 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - 0,00
5 LAMPUNG TENGAH 24 10 34 0 0,00 0 0,00 0 0,00 4 16,67 1 10,00 5 14,71
6 LAMPUNG UTARA 13 4 17 2 15,38 0 0,00 2 11,76 0 0,00 0 0,00 - 0,00
7 WAY KANAN 7 5 12 2 20,00 0 0,00 2 16,67 3 42,86 1 20,00 4 33,33
8 TULANG BAWANG 4 7 11 2 40,00 0 0,00 2 18,18 1 25,00 2 28,57 3 27,27
9 PESAWARAN - - 5 0 0,00 0 0,00 0 0,00 1 #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 20,00
10 PRINGSEWU 3 3 6 1 16,67 0 0,00 1 16,67 2 66,67 0 0,00 2 33,33
11 MESUJI 6 4 10 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - 0,00
12 TULANG BAWANG BARAT 4 3 7 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - 0,00
13 BANDAR LAMPUNG 21 4 25 2 20,00 0 0,00 2 8,00 0 0,00 0 0,00 - 0,00
14 METRO 1 - 1 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! - 0,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 119 57 181 11 10,78 1 1,69 12 6,63 11 9,24 4 7,02 15 8,29
Sumber: Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
L+P
CACAT TINGKAT 2
KASUS BARU
L
NO KECAMATAN
TAHUN 2012
KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
PENDERITA KUSTA
PENDERITA KUSTA 0-14 TAHUN
L P L+P P
TABEL 19

L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 0 1 1 4 3 7 4 4 8
2 TANGGAMUS 1 0 1 9 4 13 10 4 14
3 LAMPUNG SELATAN 3 0 3 7 4 11 10 4 14
4 LAMPUNG TIMUR 1 0 1 11 5 16 12 5 17
5 LAMPUNG TENGAH 4 3 7 20 7 27 24 10 34
6 LAMPUNG UTARA 3 3 6 10 1 11 13 4 17
7 WAY KANAN 1 0 1 6 5 11 7 5 12
8 TULANG BAWANG 0 1 1 4 6 10 4 7 11
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0 0 5
10 PRINGSEWU 0 0 0 3 2 5 3 3 6
11 MESUJI 0 0 0 6 4 10 6 4 10
12 TULANG BAWANG BARAT 1 0 1 3 3 6 4 3 7
13 BANDAR LAMPUNG 2 1 3 19 3 22 21 4 25
14 METRO 0 0 0 1 0 1 1 0 1
JUMLAH (KAB/KOTA) 16 9 25 103 47 150 119 57 181
ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK 0,3 0,2 0,2
Sumber: Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Kesehatan Profil Kesehatan Kab / Kota

TAHUN 2012
JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
NO KABUPATEN KOTA
KASUS TERCATAT
PB MB JUMLAH
TABEL 20

KUSTA (PB) KUSTA (MB)
#REF! #REF!
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 LAMPUNG BARAT 0 1 1 0 #DIV/0! 0 0,00 0 0,00 4 3 7 2 50,00 1 33,33 3 42,86
2 TANGGAMUS 0 2 2 2 #DIV/0! 0 0,00 2 100,00 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
3 LAMPUNG SELATAN 1 1 2 1 100,00 1 100,00 2 100,00 20 1 21 19 95,00 1 100,00 20 95,24
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 2 #DIV/0! 0 #DIV/0! 2 #DIV/0! 23 13 36 14 60,87 10 76,92 24 66,67
5 LAMPUNG TENGAH 4 3 7 4 100,00 3 100,00 7 100,00 20 7 27 20 100,00 7 100,00 27 100,00
6 LAMPUNG UTARA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 5 4 9 5 100,00 4 100,00 9 100,00
7 WAY KANAN 1 0 1 1 100,00 0 #DIV/0! 1 100,00 8 3 11 1 12,50 1 33,33 2 18,18
8 TULANG BAWANG 0 1 1 0 #DIV/0! 0 0,00 0 0,00 7 4 11 0 0,00 0 0,00 0 0,00
9 PESAWARAN 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 10 5 15 8 80,00 4 80,00 12 80,00
11 MESUJI 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 2 0 2 2 100,00 0 #DIV/0! 2 100,00
12 TULANG BAWANG BARAT 3 1 4 3 100,00 1 100,00 4 100,00 5 4 9 2 40,00 1 25,00 3 33,33
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 METRO 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 0 1 1 100,00 1 #DIV/0! 1 100,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 9 9 18 13 144,44 5 55,56 18 100,00 105 44 149 74 70,48 30 68,18 103 69,13
Sumber : Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota

RFT PB
L + P L + P
RFT MB
L P L P
PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
PENDERITA PB PENDERITA MB
NO KABUPATEN KOTA
TABEL 21
JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
JUMLAH KASUS PD3I
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 0 6 3 9 2 0 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 2 2
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 METRO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0 0 6 3 9 2 3 1 4 3
CASE FATALITY RATE (%) #DIV/0! 22 75
Sumber: Seksi Cegmat Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
TETANUS NEONATORUM
JUMLAH KASUS MENING-
GAL
TAHUN 2012
PERTUSIS NO KABUPATEN KOTA
DIFTERI
JUMLAH KASUS MENING-
GAL
JUMLAH KASUS MENING-
GAL
TETANUS (NON NEONATORUM)
TABEL 22
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 6 4 10 0 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 18 20 38 0 0 0 0 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 76 0 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 23 21 44 0 0 0 0 0 0 0
7 WAY KANAN 4 6 10 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 5 2 7 0 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 3 2 5 0 0 0 0 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 6 1 7 0 0 0 0 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 METRO 163 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 67 57 363 0 0 0 0 0 0 0
CASE FATALITY RATE (%) 0,0
Sumber: Seksi Cegmat Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
JUMLAH KASUS PD3I
JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
CAMPAK
JUMLAH KASUS
MENINGGAL
POLIO HEPATITIS B
NO KABUPATEN KOTA
TAHUN 2012
TABEL 23

L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 32 15 47 0 0 0 0,00 0,00 0,00
2 TANGGAMUS 109 92 201 0 3 3 0,00 3,26 1,49
3 LAMPUNG SELATAN 245 230 475 2 4 6 0,82 1,74 1,26
4 LAMPUNG TIMUR 175 159 334 0 2 2 0,00 1,26 0,60
5 LAMPUNG TENGAH 123 113 236 1 2 3 0,81 1,77 1,27
6 LAMPUNG UTARA 340 310 650 4 2 6 1,18 0,65 0,92
7 WAY KANAN 36 19 55 0 0 0 0,00 0,00 0,00
8 TULANG BAWANG 166 157 323 1 1 2 0,60 0,64 0,62
9 PESAWARAN 144 135 279 3 1 4 2,08 0,74 1,43
10 PRINGSEWU 266 235 501 2 2 4 0,75 0,85 0,80
11 MESUJI 15 24 39 0 0 0 0,00 0,00 0,00
12 TULANG BAWANG BARAT 38 31 69 0 0 0 0,00 0,00 0,00
13 BANDAR LAMPUNG 802 806 1.608 6 5 11 0,75 0,62 0,68
14 METRO 193 197 390 2 3 5 1,04 1,52 1,28
JUMLAH (KAB/KOTA) 2.684 2.523 5.207 21 25 46 0,78 0,99 0,88
67,13 66,94 67,04
Sumber: Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TAHUN 2012
JUMLAH KASUS DBD MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK
NO KABUPATEN KOTA MENINGGAL CFR (%) JUMLAH KASUS
DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
TABEL 24

JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32
1 LAMPUNG BARAT 2.239 105 87 192 108 87 195 108 87 195 0 0 5,19
2 TANGGAMUS 2.907 1.837 26 22 48 26 22 48 0 0 5,22
3 LAMPUNG SELATAN 2.021 495 211 84 295 211 84 295 0 0 2,13
4 LAMPUNG TIMUR 223 9 5 14 1 2 3 1 2 3 0 0 0,23
5 LAMPUNG TENGAH 465 321 153 126 279 153 126 279 0 0 0,35
6 LAMPUNG UTARA 1.810 40 28 12 40 21 12 33 0 0 2,91
7 WAY KANAN 1.911 36 7 43 50 13 63 50 13 63 0 0 4,64
8 TULANG BAWANG 1.944 698 104 8 112 104 8 112 0 0 4,97
9 PESAWARAN 3.428 264 152 1.457 267 152 419 267 152 419 0 0 8,32
10 PRINGSEWU 2527 157 96 87 183 96 87 183 5 3 6,92
11 MESUJI 157 18 7 1 8 7 1 8 0 0 1,05
12 TULANG BAWANG BARAT 1519 866 30 4 34 30 4 34 0 0 6,07
13 BANDAR LAMPUNG 7348 166 39 24 63 39 24 63 0 0 8,08
14 METRO 0 0 0 0 - 0 0 - 0 0 0,00
JUMLAH 28.435 8.045 1.113 622 1.735 1.113 622 1.735 - - 3,66
ANGKA KESAKITAN 0,22
Sumber : Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Profil Kesehatan kab / kota
Keterangan: Data 3 DOB(daerah otonomi baru) masih bergabung dengan Kabupaten Induknya.
KLINIS/TANPA
PEMERIKSAAAN
SEDIAAN DARAH
SD DIPERIKSA/DENGAN
PEMERIKSAAN SEDIAAN DARAH
NO KABUPATEN/KOTA
P L P L+P L
CFR AMI
P L+P L P
KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA DAN MALARIA DIOBATI MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
MALARIA
POSITIF % DIOBATI
P L+P
MENINGGAL
L+P
L L+P
L L P
P L+P
L L+P
TABEL 25

KASUS PENYAKIT FILARIA DITANGANI MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
JML % JML % JML %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 LAMPUNG BARAT 0 2 2 0 0 0 0 0 2 0 2 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 12 13 25 16 133 15 100 31 100
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 7 4 11 7 100 4 100 11 100
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0 1 0 1 1 100 0 0 1 100
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 METRO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
- 2 2 20 17 37 24 100 21 100 45 100
Sumber: Seksi P2 Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
L
NO KABUPATEN/KOTA
PENDERITA PENY FILARIA
KASUS BARU DITEMUKAN JUMLAH KASUS SELURUHNYA DITANGANI
L
P L+P
P
JUMLAH
L+P L P L+P
TABEL 26
L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 3.920 4.083 8.003 3.892 99,29 4.059 99,41 7.951 99,35
38
0,98
52
1,28 90 1,132
2 TANGGAMUS 6.462 5.740 12.202 6.494 100,50 5.771 100,54 12.265 100,52
164
2,53
126
2,18 290 2,364
3 LAMPUNG SELATAN 9.038 10.788 19.826 6.178 68,36 7.318 67,83 13.496 68,07
159
2,57
167
2,28 326 2,416
4 LAMPUNG TIMUR 10.142 10.735 20.877 10.142 100,00 10.735 100,00 20.877 100,00
165
1,63
156
1,45 321 1,538
5 LAMPUNG TENGAH 11.079 10.421 21.500 11.079 100,00 10.421 100,00 21.500 100,00
189
1,71
144
1,38 333 1,549
6 LAMPUNG UTARA 5.411 5.073 10.484 5.411 100,00 5.073 100,00 10.484 100,00
39
0,72
21
0,41 60 0,572
7 WAY KANAN 3.928 4.016 7.944 3.928 100,00 4.016 100,00 7.944 100,00
61
1,55
49
1,22 110 1,385
8 TULANG BAWANG 4.109 3.841 7.950 3.444 83,82 3.120 81,23 6.564 82,57
70
2,03
-
0,00 70 1,066
9 PESAWARAN 4.300 4.212 8.512 4.300 100,00 4.212 100,00 8.512 100,00
32
0,74
33
0,78 65 0,764
10 PRINGSEWU 4.163 4.013 8.176 4.163 100,00 4.013 100,00 8.176 100,00
88
2,11
75
1,87 163 1,994
11 MESUJI 2.030 1.896 3.926 171 8,42 173 9,12 344 8,76
-
0,00
1
0,58 1 0,291
12 TULANG BAWANG BARAT 2.386 2.170 4.556 2.386 100,00 2.170 100,00 4.556 100,00
164
6,87
126
5,81 290 6,365
13 BANDAR LAMPUNG 8.454 8.976 17.430 8.454 100,00 8.976 100,00 17.430 100,00
122
1,44
73
0,81 195 1,119
14 METRO 1.602 1.649 3.251 1.602 100,00 1.649 100,00 3.251 100,00
120
7,49
113
6,85 233 7,167
JUMLAH (KAB/KOTA) 77.024 77.613 154.637 71.644 93,02 71.706 92,39 143.350 92,70 1.411 1,97 1.136 1,58 2.547 1,777
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota
JUMLAH LAHIR HIDUP
L
BAYI BARU LAHIR DITIMBANG
P NO KABUPATEN KOTA
BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
P L L + P L + P
BBLR
TAHUN 2012
TABEL 27
STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29
1 LAMPUNG BARAT 47 48 95 36 76,60 41 85,42 77 81,05 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 11 23,40 7 14,58 18 18,95
2 TANGGAMUS 18.520 20.192 38.712 263 1,42 268 1,33 531 1,37 16.826 90,85 18.477 91,51 35.303 91,19 1.727 9,33 1.718 8,51 3.445 8,90 4 0,02 3 0,01 7 0,02
3 LAMPUNG SELATAN 31.958 33.987 65.945 817 2,56 742 2,18 1.559 2,36 28.177 88,17 30.187 88,82 58.364 88,50 2.961 9,27 3.049 8,97 6.010 9,11 3 0,01 9 0,03 12 0,02
4 LAMPUNG TIMUR 10 14 65.652 0,00 0,00 0 0,00 0,00 0,00 0 0,00 5 50,00 7 50,00 12 0,02 5 50,00 7 50,00 12 0,02
5 LAMPUNG TENGAH 210.096 229.343 439.439 8.115 3,86 8.259 3,60 16.374 3,73 199.978 95,18 218.685 95,35 418.663 95,27 1.993 0,95 2.382 1,04 4.375 1,00 10 0,00 17 0,01 27 0,01
6 LAMPUNG UTARA 18.291 19.046 37.337 130 0,71 146 0,77 276 0,74 17.932 98,04 18.663 97,99 36.595 98,01 219 1,20 233 1,22 452 1,21 10 0,05 4 0,02 14 0,04
7 WAY KANAN 0 0 5.057 #DIV/0! #DIV/0! 125 2,47 #DIV/0! #DIV/0! 4.553 90,03 #DIV/0! #DIV/0! 354 7,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 7 0,14
8 TULANG BAWANG 1.239 1.194 2.433 39 3,15 37 3,10 76 3,12 1.097 88,54 1.068 89,45 2.165 88,98 94 7,59 78 6,53 172 7,07 9 0,73 11 0,92 20 0,82
9 PESAWARAN 13.949 12.532 26.481 281 2,01 259 2,07 540 2,04 13.411 96,14 12.040 96,07 25.451 96,11 253 1,81 232 1,85 485 1,83 4 0,03 1 0,01 5 0,02
10 PRINGSEWU 13.299 16.589 29.888 155 1,17 176 1,06 331 1,11 11.883 89,35 12.863 77,54 24.746 82,80 650 4,89 698 4,21 1.348 4,51 2 0,02 3 0,02 5 0,02
11 MESUJI 8.133 8.008 16.141 880 10,82 931 11,63 1.811 11,22 7.145 87,85 7.007 87,50 14.152 87,68 103 1,27 68 0,85 171 1,06 5 0,06 2 0,02 7 0,04
12 TULANG BAWANG BARAT 7.072 7.403 14.475 0 0,00 0 0,00 0 0,00 7.029 99,39 7.345 99,22 14.374 99,30 36 0,51 48 0,65 84 0,58 7 0,10 10 0,14 17 0,12
13 BANDAR LAMPUNG 12 12 24 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 12 100,00 12 100,00 24 100,00
14 METRO 2.331 2.446 4.777 18 0,77 18 0,74 36 0,75 2.156 92,49 2.261 92,44 4.417 92,46 133 5,71 157 6,42 290 6,07 12 0,51 16 0,65 28 0,59
JUMLAH (KAB/KOTA) 324.957 350.814 746.456 10.734 3,30 10.877 3,10 21.736 2,91 305.634 94,05 328.596 93,67 638.783 85,58 8.174 2,52 8.670 2,47 17.198 2,30 94 0,03 102 0,03 203 0,03
Sumber: Seksi Gizi Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
L L L+P L L+P
TAHUN 2012
P P
NO KABUPATEN KOTA
P
GIZI LEBIH
L+P L
GIZI BAIK BALITA DITIMBANG
BALITA
GIZI BURUK
L+P
GIZI KURANG
P
TABEL 28
TAHUN 2012
JUMLAH K1 % K4 % JUMLAH
DITOLONG
NAKES
% JUMLAH
MENDAPAT
YANKES
%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 LAMPUNG BARAT 9.086 9017 99,24 8192 90,16 8673 7853 90,55 8673 6.912 79,70
2 TANGGAMUS 14.330 13.577 94,75 12.577 87,77 13.681 11.825 86,43 13.681 11.900 86,98
3 LAMPUNG SELATAN 22.322 20991 94,04 19981 89,51 21307 19317 90,66 21307 18.899 88,70
4 LAMPUNG TIMUR 25.354 24511 96,68 22918 90,39 24202 21036 86,92 24202 21.051 86,98
5 LAMPUNG TENGAH 25.385 20501 80,76 17122 67,45 24231 21183 87,42 24231 19.953 82,34
6 LAMPUNG UTARA 11.939 11.189 93,72 10.030 84,01 11.579 10.188 87,99 11.579 8.361 72,21
7 WAY KANAN 8.716 8.324 95,50 7.756 88,99 8.319 7.812 93,91 8.319 7.796 93,71
8 TULANG BAWANG 9.533 8.967 94,06 8.030 84,23 8.897 7.762 87,24 8.897 7.057 79,32
9 PESAWARAN 9.697 9.526 98,24 8.967 92,47 9.257 8.421 90,97 9.257 8.591 92,81
10 PRINGSEWU 9.519 9.275 97,44 8.535 89,66 9.086 8.189 90,13 9.086 8.200 90,25
11 MESUJI 5.474 4.542 82,97 3.633 66,37 5.225 3.721 71,22 5.225 3.835 73,40
12 TULANG BAWANG BARAT 5.486 4.969 90,58 4.613 84,09 5.237 4.471 85,37 5.237 4.593 87,70
13 BANDAR LAMPUNG 20.664 20.600 99,69 19.474 94,24 18.900 18.105 95,79 18.900 16.553 87,58
14 METRO 3.542 3.522 99,44 3.510 99,10 3.381 3.340 98,79 3.381 3.339 98,76
JUMLAH (KAB/KOTA) 181.047 169.511 93,63 155.338 85,80 171.975 153.223 89,10 171.975 147.040 85,50
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota
IBU NIFAS
CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
IBU BERSALIN
NO KABUPATEN KOTA
IBU HAMIL
TABEL 29
PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5 TT2+
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 LAMPUNG BARAT 9.086 5.273 58,04 4.718 51,93 843 9,28 452 4,98 226 2,49 6.239 68,67
2 TANGGAMUS 14.330 5.904 41,20 6.382 44,53 2.195 15,32 1.582 11,04 886 6,19 11.045 77,08
3 LAMPUNG SELATAN 22.322 2.991 13,40 3.572 16,00 5.469 24,50 4.933 22,10 3.884 17,40 17.858 80,00
4 LAMPUNG TIMUR 25.354 10.527 41,52 9.844 38,83 4.169 16,44 3.839 15,14 3.226 12,73 21.078 83,14
5 LAMPUNG TENGAH 25.385 13.646 53,76 13.063 51,46 1.826 7,19 1.344 5,30 1.294 5,10 17.527 69,05
6 LAMPUNG UTARA 11.939 4.119 34,50 3.826 32,04 1.403 11,75 995 8,33 803 6,73 7.026 58,85
7 WAY KANAN 8.716 4.524 51,90 4.236 48,60 1.865 21,40 1.979 22,70 1.795 20,60 9.875 113,30
8 TULANG BAWANG 9.533 3.369 35,34 3.114 32,67 327 3,43 218 2,29 236 2,48 3.895 40,86
9 PESAWARAN 9.697 1.988 20,50 1.998 20,60 2.521 26,00 2.521 26,00 2.075 21,40 9.115 94,00
10 PRINGSEWU 9.519 1.295 13,60 1.399 14,70 1.628 17,10 4.141 43,50 3.493 36,70 10.661 112,00
11 MESUJI 5.474 1.491 27,24 1.669 30,48 830 15,15 849 15,50 705 12,88 4.052 74,02
12 TULANG BAWANG BARAT 5.486 1.826 33,29 1.525 27,79 745 13,58 677 12,34 546 9,96 3.493 63,67
13 BANDAR LAMPUNG 20.664 9.113 44,10 8.596 41,60 3.905 18,90 3.472 16,80 3.389 16,40 19.362 93,70
14 METRO 3.542 731 20,63 756 21,34 790 22,31 684 19,30 696 19,66 2.926 82,61
JUMLAH (KAB/KOTA) 181.047 66.797 36,89 64.697 35,73 28.516 15,75 27.684 15,29 23.256 12,85 144.154 79,62
Sumber: Seksi Cegmat Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL
JUMLAH IBU
HAMIL
NO KABUPATEN KOTA
TAHUN 2012
TABEL 31
S % L P L + P L P L + P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 LAMPUNG BARAT 9.086 1.817 1816 99,9 3.920 4.083 8.003 588 612 1.200 60 10,20 59 9,63 119 9,91
2 TANGGAMUS 14.330 2.866 2292 80,0 6.462 5.740 12.202 969 861 1.830 704 72,63 492 57,14 1.196 65,34
3 LAMPUNG SELATAN 22322 4464,4 2097 47,0 9.038 10.788 19.826 1.356 1.618 2.974 177 13,06 138 8,53 315 10,59
4 LAMPUNG TIMUR 25.354 5.071 2330 45,9 10.142 10.735 20.877 1.521 1.610 3.132 315 20,71 300 18,63 615 19,64
5 LAMPUNG TENGAH 25385 5077 1396 27,5 11079 10421 21500 1661,85 1563,15 3225 400 24,07 285 18,23 685 21,24
6 LAMPUNG UTARA 11939 2387,8 1362 57,0 5411 5073 10484 811,65 760,95 1572,6 56 6,90 27 3,55 83 5,28
7 WAY KANAN 8716 1744 1516 86,9 3928 4016 7944 589,2 602,4 1191,6 117 19,86 - 0,00 117 9,82
8 TULANG BAWANG 9533 1905 1120 58,8 4.109 3.841 7.950 616 576 1.193 36 5,84 19 3,30 55 4,61
9 PESAWARAN 9697 1946 439 22,6 4.300 4.212 8.512 645 632 1.277 75 11,63 59 9,34 134 10,49
10 PRINGSEWU 9.519 1.904 1488 78,2 4.163 4.013 8.176 624 602 1.226 291 46,60 240 39,87 531 43,30
11 MESUJI 5474 1094,8 1007 92,0 2.030 1.896 3.926 305 284 589 12 3,94 11 3,87 23 3,91
12 TULANG BAWANG BARAT 5486 1097,2 784 71,5 2.386 2.170 4.556 358 326 683 204 57,00 178 54,69 382 55,90
13 BANDAR LAMPUNG 20664 4132,8 1842 44,6 8.454 8.976 17.430 1.268 1.346 2.615 174 13,72 126 9,36 300 11,47
14 METRO 3542 708,4 681 96,1 1.602 1.649 3.251 240 247 488 210 87,39 210 84,90 420 86,13
JUMLAH (KAB/KOTA) 181.047 36.209 20170 55,7 77.024 77.613 154.637 11.554 11.642 23.196 2.831 24,50 2.144 18,42 4.975 21,45
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota
JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATUS RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI
MENURUT JENIS KELAMIN, PER KABUPATEN KOTA SE - PROVINSI LAMPUNG
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH
IBU HAMIL
JUMLAH LAHIR HIDUP
BUMIL
DENGAN
KOMPLIKASI
KEBIDANAN
PERKIRAAN NEONATUS
KOMPLIKASI
NEONATUS KOMPLIKASI DITANGANI
L + P
TAHUN 2012
L P
BUMIL
KOMPLIKASI
KEBIDANAN
DITANGANI
TABEL 32
BAYI ANAK BALITA (1-4 TAHUN) IBU NIFAS
L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
1 LAMPUNG BARAT 3.920 4.083 8.003 4.001 102,07 3.522 86,26 7.523 94,00 18.467 15.743 34.210 25.949 140,52 21.353 135,63 47.302 138,27 8.673 8.036 92,66
2 TANGGAMUS 6.462 5.740 12.202 0 0,00 0 0,00 5.154 42,24 21.782 20.076 41.858 0 0,00 0 0,00 36.857 88,05 13.681 12.242 89,48
3 LAMPUNG SELATAN 9.038 10.788 19.826 4.982 55,12 6.089 56,44 11.071 55,84 38.262 33.844 72.105 29.424 76,90 35.962 106,26 65.386 90,68 21.307 18.297 85,87
4 LAMPUNG TIMUR 10.142 10.735 20.877 0,00 0,00 21.813 104,48 39.005 35.995 75.000 0,00 0,00 60.941 81,25 24.202 19.842 81,98
5 LAMPUNG TENGAH 11.079 10.421 21.500 5.910 53,34 6.449 61,88 12.359 57,48 49.116 47.334 96.450 35.977 73,25 39.124 82,65 75.101 77,86 24.231 19.843 81,89
6 LAMPUNG UTARA 5.411 5.073 10.484 2.510 46,39 2.710 53,42 5.220 49,79 24.578 23.805 48.383 18.452 75,08 17.167 72,12 35.619 73,62 11.579 10.993 94,94
7 WAY KANAN 3.928 4.016 7.944 - 0,00 - 0,00 3.113 39,19 17.196 15.775 32.972 - 0,00 - 0,00 28.728 87,13 8.319 7.624 91,65
8 TULANG BAWANG 4.109 3.841 7.950 - 0,00 - 0,00 8.155 102,58 16.691 15.446 32.137 - 0,00 - 0,00 38.415 119,53 8.897 7.003 78,71
9 PESAWARAN 4.300 4.212 8.512 2.274 52,88 2.292 54,42 4.566 53,64 16.440 15.230 31.671 15.546 94,56 13.895 91,23 29.441 92,96 9.257 8.581 92,70
10 PRINGSEWU 4.163 4.013 8.176 2.122 50,97 2.208 55,02 4.330 52,96 14.743 13.892 28.634 14.752 100,06 15.127 108,89 29.879 104,35 9.086 8.099 89,14
11 MESUJI 2.030 1.896 3.926 2.122 104,53 2.208 116,46 4.330 110,29 7.866 7.088 14.954 14.752 187,54 15.127 213,42 29.879 199,81 5.225 4.040 77,32
12 TULANG BAWANG BARAT 2.386 2.170 4.556 1.041 43,63 1.187 54,70 2.228 48,90 10.595 10.107 20.702 6.046 57,07 7.017 69,42 13.063 63,10 5.237 3.311 63,22
13 BANDAR LAMPUNG 8.454 8.976 17.430 3.167 37,46 4.318 48,11 7.485 42,94 36.398 35.017 71.415 29.443 80,89 37.459 106,97 66.902 93,68 18.900 16.828 89,04
14 METRO 1.602 1.649 3.251 567 35,39 622 37,72 1.189 36,57 5.743 5.664 11.406 3.474 60,50 3.644 64,34 7.118 62,41 3.381 2.966 87,73
77.024 77.613 154.637 28.696 37,26 31.605 40,72 98.536 63,72 316.880 295.017 611.897 193.815 61,16 205.875 69,78 564.631 92,28 171.975 147.705 85,89
Sumber : Seksi Gizi Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
L P
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH L + P
JUMLAH
MENDAPAT VIT A 2X
TAHUN 2012
JUMLAH (KAB/KOTA)
CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
L P L + P
BAYI 6-11 BULAN MENDAPAT VIT A
VIT A
MENDAPAT
JUMLAH
TABEL 33
PESERTA KB AKTIF
MKJP
IUD % MOP % MOW % IMPLAN % JUMLAH % SUNTIK % PIL % KON DOM %
OBAT
VAGINA
%
LAIN
NYA
% JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 LAMPUNG BARAT 1.801 4,44 2 0,00 120 0,30 2.545 6,27 4.468 11,01 15.858 39,07 12.764 31,44 7.503 18,48 0 0,00 0 0,00 36.125 88,99 40.593 100
2 TANGGAMUS 2.683 4,87 380 0,69 467 0,85 6.380 11,59 9.910 18,00 31.591 57,40 12.392 22,51 1.147 2,08 0 0,00 1 0,00 45.131 82,00 55.041 100
3 LAMPUNG SELATAN 10.593 7,39 1.698 1,18 1.757 1,23 18.533 12,93 32.581 22,72 57.000 39,76 50.999 35,57 2.791 1,95 0 0,00 0 0,00 110.790 77,28 143.371 100
4 LAMPUNG TIMUR 3.674 5,21 719 1,02 867 1,23 5.329 7,56 10.589 15,01 36.190 51,31 21.460 30,43 2.294 3,25 0 0,00 0 0,00 59.944 84,99 70.533 100
5 LAMPUNG TENGAH 35.397 17,96 2.859 1,45 52 0,03 33.616 17,06 71.924 36,50 63.273 32,11 56.830 28,84 5.026 2,55 0 0,00 0 0,00 125.129 63,50 197.053 100
6 LAMPUNG UTARA 10.467 11,54 933 1,03 1.499 1,65 14.580 16,07 27.479 30,29 30.304 33,41 29.132 32,11 3.799 4,19 0 0,00 0 0,00 63.235 69,71 90.714 100
7 WAY KANAN 8.560 13,53 1.278 2,02 780 1,23 13.814 21,83 24.432 38,61 17.521 27,69 20.149 31,84 1.182 1,87 0 0,00 0 0,00 38.852 61,39 63.284 100
8 TULANG BAWANG 11.126 13,80 344 0,43 554 0,69 10.233 12,69 22.257 27,60 27.711 34,37 28.688 35,58 1.980 2,46 0 0,00 0 0,00 58.379 72,40 80.636 100
9 PESAWARAN 7.475 12,34 737 1,22 518 0,86 7.907 13,06 16.637 27,47 24.581 40,59 17.960 29,65 1.386 2,29 0 0,00 0 0,00 43.927 72,53 60.564 100
10 PRINGSEWU 2.581 6,40 299 0,74 964 2,39 2.721 6,74 6.565 16,27 20.581 51,01 12.181 30,19 1.022 2,53 0 0,00 0 0,00 33.784 83,73 40.349 100
11 MESUJI 130 0,79 64 0,39 45 0,27 1.160 7,03 1.399 8,48 10.104 61,23 4.255 25,79 743 4,50 0 0,00 0 0,00 15.102 91,52 16.501 100
12 TULANG BAWANG BARAT 165 0,95 183 1,05 27 0,16 876 5,03 1.251 7,18 8.210 47,15 7.123 40,91 829 4,76 0 0,00 0 0,00 16.162 92,82 17.413 100
13 BANDAR LAMPUNG 912 4,33 57 0,27 65 0,31 634 3,01 1.668 7,93 9.219 43,81 7.741 36,79 1.177 5,59 4 0,02 1.232 5,86 19.373 92,07 21.041 100
14 METRO 3.048 15,01 83 0,41 663 3,26 2.958 14,57 6.752 33,25 7.871 38,76 5.264 25,92 420 2,07 0 0,00 0 0,00 13.555 66,75 20.307 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 98.612 10,75 9.636 1,05 8.378 0,91 121.286 13,22 237.912 25,93 360.014 39,24 286.938 31,28 31.299 3,41 4 0,00 1.233 0,13 679.488 74,07 917.400 100
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota
Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
MKJP +
NON MKJP
%MKJP
+ NON
MKJP
NO KAB KOTA
NON MKJP
TAHUN 2012
TABEL 34
PESERTA KB BARU
MKJP
IUD % MOP % MOW % IMPLAN % JUMLAH % SUNTIK % PIL % KONDOM %
OBAT
VAGINA
%
LAIN
NYA
% JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 LAMPUNG BARAT 6.717 12,98 122 0,24 334 0,65 11.951 23,10 19.124 36,96 15.423 29,81 15.179 29,34 2.012 3,89 0 0,00 0 0,00 32.614 63,04 51.738 100
2 TANGGAMUS 679 2,81 32 0,13 55 0,23 1.554 6,44 2.320 9,61 13.234 54,84 7.482 31,01 1.066 4,42 0 0,00 29 0,12 21.811 90,39 24.131 100
3 LAMPUNG SELATAN 2.421 3,23 285 0,38 151 0,20 5.046 6,74 7.903 10,55 31.009 41,41 27.131 36,23 8.840 11,81 0 0,00 0 0,00 66.980 89,45 74.883 100
4 LAMPUNG TIMUR 892 2,35 30 0,08 166 0,44 2.801 7,37 3.889 10,23 20.265 53,29 11.675 30,70 2.202 5,79 0 0,00 0 0,00 34.142 89,77 38.031 100
5 LAMPUNG TENGAH 3.638 4,87 0 0,00 0 0,00 3.095 4,14 6.733 9,01 32.424 43,39 24.239 32,44 11.330 15,16 0 0,00 0 0,00 67.993 90,99 74.726 100
6 LAMPUNG UTARA 1.355 3,13 29 0,07 111 0,26 2.342 5,42 3.837 8,87 17.347 40,12 18.593 43,00 3.464 8,01 0 0,00 0 0,00 39.404 91,13 43.241 100
7 WAY KANAN 1.240 4,19 12 0,04 16 0,05 2.727 9,20 3.995 13,48 10.055 33,94 10.862 36,66 4.714 15,91 0 0,00 0 0,00 25.631 86,52 29.626 100
8 TULANG BAWANG 2.280 7,56 17 0,06 57 0,19 2.559 8,49 4.913 16,30 11.080 36,76 10.051 33,34 4.101 13,60 0 0,00 0 0,00 25.232 83,70 30.145 100
9 PESAWARAN 3.653 10,18 34 0,09 0 0,00 3.492 9,73 7.179 20,00 14.965 41,69 10.129 28,22 3.625 10,10 0 0,00 0 0,00 28.719 80,00 35.898 100
10 PRINGSEWU 18 2,33 0 0,00 6 0,78 22 2,85 46 5,95 482 62,35 205 26,52 40 5,17 0 0,00 0 0,00 727 94,05 773 100
11 MESUJI 43 0,88 2 0,04 1 0,02 214 4,37 260 5,31 3.114 63,58 1.142 23,32 382 7,80 0 0,00 0,00 4.638 94,69 4.898 100
12 TULANG BAWANG BARAT 63 1,15 0 0,00 7 0,13 415 7,57 485 8,85 2.786 50,85 1.851 33,78 357 6,52 0 0,00 0 0,00 4.994 91,15 5.479 100
13 BANDAR LAMPUNG 65 2,90 1 0,04 0 0,00 33 1,47 99 4,42 921 41,08 940 41,93 223 9,95 0 0,00 59 2,63 2.143 95,58 2.242 100
14 METRO 897 9,98 3 0,03 597 6,64 663 7,38 2.160 24,03 3.678 40,92 2.347 26,11 803 8,93 0 0,00 0 0,00 6.828 75,97 8.988 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 23.961 5,64 567 0,13 1.501 0,35 36.914 8,69 62.943 14,82 176.783 41,62 141.826 33,39 43.159 10,16 0 0,00 88 0,02 361.856 85,18 424.799 100,0
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota
Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI, PER KABUPATEN KOTA SE - PROVINSI LAMPUNG
NON MKJP
MKJP +
NON
MKJP
% MKJP
+ NON
MKJP
NO KABUPATEN KOTA
TAHUN 2012
TABEL 35
JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
PESERTA KB BARU
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7
1 LAMPUNG BARAT 67.548 51.738 76,59 40.593 60,10
2 TANGGAMUS 77.953 24.131 30,96 55.040 70,61
3 LAMPUNG SELATAN 200.490 74.883 37,35 143.371 71,51
4 LAMPUNG TIMUR 137.901 38.095 27,62 75.885 55,03
5 LAMPUNG TENGAH 270.581 74.729 27,62 196.840 72,75
6 LAMPUNG UTARA 127.331 43.241 33,96 90.714 71,24
7 WAY KANAN 89.314 29.626 33,17 63.284 70,86
8 TULANG BAWANG 113.235 30.145 26,62 80.636 71,21
9 PESAWARAN 85.257 35.898 42,11 60.564 71,04
10 PRINGSEWU 62.866 727 1,16 33.784 53,74
11 MESUJI 35.749 4.898 13,70 17.572 49,15
12 TULANG BAWANG BARAT 36.184 5.479 15,14 17.413 48,12
13 BANDAR LAMPUNG 66.579 2.183 3,28 19.809 29,75
14 METRO 27.800 8.898 32,01 20.307 73,05
JUMLAH (KAB/KOTA) 1.398.788 424.671 30,36 915.812 65,47
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota
PESERTA KB AKTIF
JUMLAH PUS NO KABUPATEN KOTA
TAHUN 2012
TABEL 36
L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 3.920 4.083 8.003 3.801 96,96 3.950 96,74 7.751 96,85 3.566 0,91 3.633 88,98 7.199 89,95
2 TANGGAMUS 6.462 5.740 12.202 6.438 99,63 5.717 99,60 12.155 99,61 6.345 0,98 5.656 98,54 12.001 98,35
3 LAMPUNG SELATAN 9.038 10.788 19.826 9.244 102,28 10.315 95,62 19.559 98,65 8.795 0,97 9.727 90,16 18.522 93,42
4 LAMPUNG TIMUR 10.142 10.735 20.877 10.408 102,62 10.961 102,11 21.369 102,36 9.631 0,95 10.253 95,51 19.884 95,24
5 LAMPUNG TENGAH 11.079 10.421 21.500 10.981 99,12 10.357 99,39 21.338 99,25 10.348 0,93 9.795 93,99 20.143 93,69
6 LAMPUNG UTARA 5.411 5.073 10.484 5.320 98,32 4.982 98,21 10.302 98,26 4.593 0,85 4.171 82,22 8.764 83,59
7 WAY KANAN 3.928 4.016 7.944 3.824 97,35 3.941 98,13 7.765 97,75 3.345 0,85 3.369 83,89 6.714 84,52
8 TULANG BAWANG 4.109 3.841 7.950 3.964 96,47 3.904 101,64 7.868 98,97 3.558 0,87 3.495 90,99 7.053 88,72
9 PESAWARAN 4.300 4.212 8.512 4.299 99,98 4.211 99,98 8.510 99,98 4.262 0,99 4.169 98,98 8.431 99,05
10 PRINGSEWU 4.163 4.013 8.176 4.144 99,54 4.013 100,00 8.157 99,77 4.126 0,99 3.997 99,60 8.123 99,35
11 MESUJI 2.030 1.896 3.926 166 8,18 158 8,33 324 8,25 158 0,08 150 7,91 308 7,85
12 TULANG BAWANG BARAT 2.386 2.170 4.556 4.556 190,95 0 0,00 4.556 100,00 2.382 1,00 2.168 99,91 4.550 99,87
13 BANDAR LAMPUNG 8.454 8.976 17.430 8.295 98,12 8.832 98,40 17.127 98,26 7.938 0,94 8.438 94,01 16.376 93,95
14 METRO 1.602 1.649 3.251 1.585 98,94 1.635 99,15 3.220 99,05 1.579 0,99 1.627 98,67 3.206 98,62
JUMLAH (KAB/KOTA) 77.024 77.613 154.637 77.025 100,00 72.976 94,03 150.001 97,00 70.626 0,9 70.648 91,03 141.274 91,36
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota
KABUPATEN KOTA
P L + P
CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS MENURUT JENIS KELAMIN, PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
KUNJUNGAN NEONATUS 3 KALI (KN LENGKAP)
P L + P L
KUNJUNGAN NEONATUS 1 KALI (KN1)
TAHUN 2012
L
JUMLAH BAYI LAHIR HIDUP
NO
TABEL 37
L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 3.920 4.083 8.003 4.001 102,07 3.522 86,26 7.523 94,00
2 TANGGAMUS 6.462 5.740 12.202 6.054 93,69 5.461 95,14 11.515 94,37
3 LAMPUNG SELATAN 9.038 10.788 19.826 8.886 98,32 10.113 93,74 18.999 95,83
4 LAMPUNG TIMUR 10.142 10.735 20.877 10.702 105,52 11.206 104,39 21.908 104,94
5 LAMPUNG TENGAH 11.079 10.421 21.500 8.946 80,75 8.814 84,58 17.760 82,60
6 LAMPUNG UTARA 5.411 5.073 10.484 4.776 88,26 4.717 92,98 9.493 90,55
7 WAY KANAN 3.928 4.016 7.944 3.898 99,24 3.888 96,81 7.786 98,01
8 TULANG BAWANG 4.109 3.841 7.950 3.302 80,36 2.943 76,62 6.245 78,55
9 PESAWARAN 4.300 4.212 8.512 3.063 71,23 3.219 76,42 6.282 73,80
10 PRINGSEWU 4.163 4.013 8.176 4.520 108,58 4.392 109,44 8.912 109,00
11 MESUJI 2.030 1.896 3.926 238 11,72 264 13,92 502 12,79
12 TULANG BAWANG BARAT 2.386 2.170 4.556 2.179 91,32 2.177 100,32 4.356 95,61
13 BANDAR LAMPUNG 8.454 8.976 17.430 8.134 96,21 8.766 97,66 16.900 96,96
14 METRO 1.602 1.649 3.251 1.561 97,44 1.617 98,06 3.178 97,75
JUMLAH (KAB/KOTA) 77.024 77.613 154.637 70.260 91,22 71.099 91,61 141.359 91,41
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota
CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
P L + P L
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH BAYI
KUNJUNGAN BAYI (MINIMAL 4 KALI)
TABEL 38
1 2 3 4 5
1 LAMPUNG BARAT 254 198 77,95
2 TANGGAMUS 302 271 89,74
3 LAMPUNG SELATAN 251 227 90,44
4 LAMPUNG TIMUR 264 240 90,91
5 LAMPUNG TENGAH 307 280 91,21
6 LAMPUNG UTARA 247 227 91,90
7 WAY KANAN 222 197 88,74
8 TULANG BAWANG 151 140 92,72
9 PESAWARAN 144 110 76,39
10 PRINGSEWU 131 109 83,21
11 MESUJI 75 69 92,00
12 TULANG BAWANG BARAT 80 69 86,25
13 BANDAR LAMPUNG 126 93 73,81
14 METRO 22 22 100,00
2.576 2.252 87,42
Sumber: Seksi Cegmat Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
JUMLAH (KAB/KOTA)
CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
% DESA/KEL UCI NO KABUPATEN KOTA JUMLAH DESA/KEL DESA/KEL UCI
TAHUN 2012
TABEL 39
CAKUPAN IMUNISASI DPT, HB, DAN CAMPAKPADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
BAYI DIIMUNISASI
DPT1+HB1 DPT3+HB3 CAMPAK
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 LAMPUNG BARAT 9.449 #DIV/0! #DIV/0! 9.162 96,96 #DIV/0! #DIV/0! 9.241 97,80 #DIV/0! #DIV/0! 9.119 96,51 #DIV/0! #DIV/0! 0,47
TANGGAMUS 11.519 #DIV/0! #DIV/0! 10.825 93,98 #DIV/0! #DIV/0! 10.903 94,65 #DIV/0! #DIV/0! 10.609 92,10 #DIV/0! #DIV/0! 2,00
3 LAMPUNG SELATAN 20.293 #DIV/0! #DIV/0! 20.317 100,12 #DIV/0! #DIV/0! 20.499 101,02 #DIV/0! #DIV/0! 20.200 99,54 #DIV/0! #DIV/0! 0,58
4 LAMPUNG TIMUR 20.967 #DIV/0! #DIV/0! 20.403 97,31 #DIV/0! #DIV/0! 20.474 97,65 #DIV/0! #DIV/0! 20.541 97,97 #DIV/0! #DIV/0! -0,68
5 LAMPUNG TENGAH 23.077 #DIV/0! #DIV/0! 23.123 100,20 #DIV/0! #DIV/0! 23.264 100,81 #DIV/0! #DIV/0! 22.672 98,25 #DIV/0! #DIV/0! 1,95
6 LAMPUNG UTARA 11.483 #DIV/0! #DIV/0! 11.059 96,31 #DIV/0! #DIV/0! 11.035 96,10 #DIV/0! #DIV/0! 10.940 95,27 #DIV/0! #DIV/0! 1,08
7 WAY KANAN 7.923 #DIV/0! #DIV/0! 8.531 107,67 #DIV/0! #DIV/0! 8.387 105,86 #DIV/0! #DIV/0! 8.493 107,19 #DIV/0! #DIV/0! 0,45
8 TULANG BAWANG 8.437 #DIV/0! #DIV/0! 7.784 92,26 #DIV/0! #DIV/0! 7.686 91,10 #DIV/0! #DIV/0! 7.086 83,99 #DIV/0! #DIV/0! 8,97
9 PESAWARAN 8.814 #DIV/0! #DIV/0! 8.456 95,94 #DIV/0! #DIV/0! 8.389 95,18 #DIV/0! #DIV/0! 8.023 91,03 #DIV/0! #DIV/0! 5,12
10 PRINGSEWU 8.655 #DIV/0! #DIV/0! 8.455 97,69 #DIV/0! #DIV/0! 8.451 97,64 #DIV/0! #DIV/0! 8.574 99,06 #DIV/0! #DIV/0! -1,41
11 MESUJI 4.254 #DIV/0! #DIV/0! 4.289 100,82 #DIV/0! #DIV/0! 4.234 99,53 #DIV/0! #DIV/0! 4.093 96,22 #DIV/0! #DIV/0! 4,57
12 TULANG BAWANG BARAT 4.875 #DIV/0! #DIV/0! 5.359 109,93 #DIV/0! #DIV/0! 5.268 108,06 #DIV/0! #DIV/0! 5.165 105,95 #DIV/0! #DIV/0! 3,62
13 BANDAR LAMPUNG 18.000 #DIV/0! #DIV/0! 17.912 99,51 #DIV/0! #DIV/0! 17.882 99,34 #DIV/0! #DIV/0! 17.664 98,13 #DIV/0! #DIV/0! 1,38
14 METRO 2.853 #DIV/0! #DIV/0! 2.972 104,17 #DIV/0! #DIV/0! 3.015 105,68 #DIV/0! #DIV/0! 3.033 106,31 #DIV/0! #DIV/0! -2,05
JUMLAH (KAB/KOTA) - - 160.599 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 158.647 98,78 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 158.728 98,83 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 156.212 97,27 #DIV/0! #DIV/0! 1,53
Sumber: Seksi Cegmat Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Kesehatan Profil Kesehatan Kab / Kota
L P L + P
DO RATE (%)
L P L + P
TAHUN 2012
L + P L P L + P
NO KABUPATEN KOTA
L P
JUMLAH BAYI
TABEL 40
BAYI DIIMUNISASI
BCG POLIO3
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 9.449 #DIV/0! #DIV/0! 8.927 94,48 #DIV/0! #DIV/0! 9.208 97,45
2 TANGGAMUS 11.519 #DIV/0! #DIV/0! 10.648 92,44 #DIV/0! #DIV/0! 10.534 91,45
3 LAMPUNG SELATAN 20.293 #DIV/0! #DIV/0! 19.976 98,44 #DIV/0! #DIV/0! 20.355 100,31
4 LAMPUNG TIMUR 20.967 #DIV/0! #DIV/0! 20.267 96,66 #DIV/0! #DIV/0! 20.418 97,38
5 LAMPUNG TENGAH 23.077 #DIV/0! #DIV/0! 22.433 97,21 #DIV/0! #DIV/0! 22.248 96,41
6 LAMPUNG UTARA 11.483 #DIV/0! #DIV/0! 11.182 97,38 #DIV/0! #DIV/0! 10.942 95,29
7 WAY KANAN 7.923 #DIV/0! #DIV/0! 8.281 104,52 #DIV/0! #DIV/0! 8.326 105,09
8 TULANG BAWANG 8.437 #DIV/0! #DIV/0! 7.123 84,43 #DIV/0! #DIV/0! 7.860 93,16
9 PESAWARAN 8.814 #DIV/0! #DIV/0! 8.478 96,19 #DIV/0! #DIV/0! 8.378 95,05
10 PRINGSEWU 8.655 #DIV/0! #DIV/0! 8.324 96,18 #DIV/0! #DIV/0! 8.492 98,12
11 MESUJI 4.254 #DIV/0! #DIV/0! 4.178 98,21 #DIV/0! #DIV/0! 4.309 101,29
12 TULANG BAWANG BARAT 4.875 #DIV/0! #DIV/0! 5.494 112,70 #DIV/0! #DIV/0! 5.224 107,16
13 BANDAR LAMPUNG 18.000 #DIV/0! #DIV/0! 17.801 98,89 #DIV/0! #DIV/0! 17.636 97,98
14 METRO 2.853 #DIV/0! #DIV/0! 3.083 108,06 #DIV/0! #DIV/0! 3.016 105,71
0 0 160.599 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 156.195 97,26 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 156.946 97,73
Sumber: Seksi Cegmat Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
P L + P L P L + P L
JUMLAH (KAB/KOTA)
CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH BAYI
TABEL 41
JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 3.920 4.083 8.003 2.711 69,16 2.544 62,31 5255 65,66
2 TANGGAMUS 6.462 5.740 12.202 0 0,00 0,00 3513 28,79
3 LAMPUNG SELATAN 9.038 10.788 19.826 3.816 42,22 4.498 41,69 8314 41,93
4 LAMPUNG TIMUR 10.142 10.735 20.877 0,00 0,00 8815 42,22
5 LAMPUNG TENGAH 11.079 10.421 21.500 2.709 24,45 2.865 27,49 5574 25,93
6 LAMPUNG UTARA 5.411 5.073 10.484 1.187 21,94 1.234 24,32 2421 23,09
7 WAY KANAN 3.928 4.016 7.944 - 0,00 - 0,00 1027 12,93
8 TULANG BAWANG 4.109 3.841 7.950 - 0,00 - 0,00 1622 20,40
9 PESAWARAN 4.300 4.212 8.512 857 19,93 599 14,22 1456 17,11
10 PRINGSEWU 4.163 4.013 8.176 1.006 24,17 1.052 26,21 2058 25,17
11 MESUJI 2.030 1.896 3.926 266 13,10 290 15,30 556 14,16
12 TULANG BAWANG BARAT 2.386 2.170 4.556 816 34,20 816 37,60 1632 35,82
13 BANDAR LAMPUNG 8.454 8.976 17.430 1.625 19,22 2.116 23,57 3741 21,46
14 METRO 1.602 1.649 3.251 228 14,23 251 15,22 479 14,73
JUMLAH (KAB/KOTA) 77.024 77.613 154.637 15.221 19,76 16.265 20,96 46.463 30,05
Sumber:Seksi Gizi Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
TAHUN 2012
JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH BAYI
L P L + P
TABEL 42
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 TANGGAMUS 11.877 11.877 #DIV/0! #DIV/0! 100,00
3 LAMPUNG SELATAN 2.232 2.728 4.960 2.232 2.728 4.960 100,00 100,00 100,00
4 LAMPUNG TIMUR 14.217 48.691 #DIV/0! #DIV/0! 342,48
5 LAMPUNG TENGAH 18.589 20.374 38.963 465 562 1.027 2,50 2,76 2,64
6 LAMPUNG UTARA 13.798 14.064 27.862 622 595 1.217 4,51 4,23 4,37
7 WAY KANAN 6.715 1.400 #DIV/0! #DIV/0! 20,85
8 TULANG BAWANG 0 360 385 745 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 112 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
10 PRINGSEWU 862 933 1.795 862 933 1.795 100,00 100,00 100,00
11 MESUJI 0 0 0 866 1.104 1.970 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT 247 323 570 247 323 570 100,00 100,00 100,00
13 BANDAR LAMPUNG 4.836 4.737 9.573 347 495 842 7,18 10,45 8,80
14 METRO 394 520 914 55 64 119 13,96 12,31 13,02
JUMLAH (KAB/KOTA) 40.958 43.679 117.446 6.056 7.189 75.325 14,79 16,46 64,14
Sumber:Seksi Gizi Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
NO
PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI ANAK USIA 6-23 BULAN KELUARGA MISKIN
% KABUPATEN KOTA
ANAK 6-23 BULAN
DARI KELUARGA MISKIN MENDAPAT MP-ASI
MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
TABEL 43
TAHUN 2012
ANAK BALITA (12-59 BULAN)
L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 18.467 15.743 34.210 0,00 0,00 20.277 59,27
2 TANGGAMUS 21.782 20.076 41.858 0,00 0,00 40.211 96,07
3 LAMPUNG SELATAN 38.262 33.844 72.105 0,00 0,00 54.321 75,34
4 LAMPUNG TIMUR 39.005 35.995 75.000 0,00 0,00 71.998 96,00
5 LAMPUNG TENGAH 49.116 47.334 96.450 0,00 0,00 68.749 71,28
6 LAMPUNG UTARA 24.578 23.805 48.383 0,00 0,00 29.272 60,50
7 WAY KANAN 17.196 15.775 32.972 0,00 0,00 22.680 68,79
8 TULANG BAWANG 16.691 15.446 32.137 0,00 0,00 23.214 72,23
9 PESAWARAN 16.440 15.230 31.671 0,00 0,00 31.671 100,00
10 PRINGSEWU 14.743 13.892 28.634 0,00 0,00 28.634 100,00
11 MESUJI 7.866 7.088 14.954 0,00 0,00 11.661 77,98
12 TULANG BAWANG BARAT 10.595 10.107 20.702 0,00 0,00 10.648 51,43
13 BANDAR LAMPUNG 36.398 35.017 71.415 0,00 0,00 53.400 74,77
14 METRO 5.743 5.664 11.406 0,00 0,00 11.406 100,00
316.880 295.017 611.897 0 0,00 0 0,00 478.142 78,14
Sumber : Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung & Data Profil Kesehatan Kab / Kota
JUMLAH (KAB/KOTA)
CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
P L + P
MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI)
L
NO KABUPATEN KOTA JUMLAH
TABEL 44
JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
JUMLA
H
%
JUMLA
H
%
JUMLA
H
%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
1 LAMPUNG BARAT 22.387 19.826 42.213 26.533 118,52 22.051 111,22 48.584 115,09 26.344 99,29 21.821 98,96 48.165 99,14 28 0,11 38 0,17 66 0,14
2 TANGGAMUS 28.244 25.816 54.060 18.520 65,57 20.192 78,22 38.712 71,61 16.003 86,41 17.683 87,57 33.686 87,02 295 1,59 290 1,44 585 1,51
3 LAMPUNG SELATAN 47.300 44.632 91.931 29.843 63,09 32.120 71,97 61.963 67,40 24.583 82,37 26.652 82,98 51.235 82,69 900 3,02 1.119 3,48 2.019 3,26
4 LAMPUNG TIMUR 49.147 46.730 95.877 0,00 0,00 65.652 68,48 #DIV/0! #DIV/0! 53.440 81,40 #DIV/0! #DIV/0! 1.508 2,30
5 LAMPUNG TENGAH 60.195 57.755 117.950 36.160 60,07 39.142 67,77 75.302 63,84 28.784 79,60 31.428 80,29 60.212 79,96 415 1,15 478 1,22 893 1,19
6 LAMPUNG UTARA 29.989 28.878 58.867 26.418 88,09 25.383 87,90 51.801 88,00 20.800 78,73 19.985 78,73 40.785 78,73 98 0,37 83 0,33 181 0,35
7 WAY KANAN 21.124 19.791 40.916 0,00 0,00 19.537 47,75 #DIV/0! #DIV/0! 16.177 82,80 #DIV/0! #DIV/0! 998 5,11
8 TULANG BAWANG 20.800 19.287 40.087 0,00 0,00 29.412 73,37 #DIV/0! #DIV/0! 27.000 91,80 #DIV/0! #DIV/0! 625 2,12
9 PESAWARAN 20.740 19.442 40.183 13.653 65,83 12.547 64,53 26.200 65,20 11.263 82,49 10.354 82,52 21.617 82,51 50 0,37 49 0,39 99 0,38
10 PRINGSEWU 18.906 17.905 36.810 13.299 70,34 16.589 92,65 29.888 81,19 10.284 77,33 11.140 67,15 21.424 71,68 220 1,65 239 1,44 459 1,54
11 MESUJI 9.896 8.984 18.880 8.083 81,68 8.008 89,14 16.091 85,23 6.891 85,25 6.942 86,69 13.833 85,97 368 4,55 251 3,13 619 3,85
12 TULANG BAWANG BARAT 12.981 12.277 25.258 7.072 54,48 7.403 60,30 14.475 57,31 5.775 81,66 6.046 81,67 11.821 81,66 253 3,58 219 2,96 472 3,26
13 BANDAR LAMPUNG 44.852 43.993 88.845 37.613 83,86 41.541 94,43 79.154 89,09 30.809 81,91 34.222 82,38 65.031 82,16 183 0,49 265 0,64 448 0,57
14 METRO 7.345 7.313 14.657 7.258 98,82 7.093 97,00 14.351 97,91 5.759 79,35 5.663 79,84 11.422 79,59 80 1,10 165 2,33 245 1,71
JUMLAH (KAB/KOTA) 393.904 372.630 766.534 224.452 56,98 232.069 62,28 571.122 74,51 187.295 83,45 191.936 82,71 475.848 83,32 2.890 1,29 3.196 1,38 9.217 1,61
Sumber: Seksi Gizi Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
P
NO KABUPATEN KOTA
P
BALITA YANG ADA
L L+P
TAHUN 2012
L+P
BALITA
BGM
L+P L P
DITIMBANG BB NAIK
L
TABEL 45
CAKUPAN BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA
BALITA GIZI BURUK
L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 11 7 18 11 100,0 7 100,0 18 100,0
2 TANGGAMUS 4 3 7 4 100,0 3 100,0 7 100,0
3 LAMPUNG SELATAN 3 9 12 3 100,0 9 100,0 12 100,0
4 LAMPUNG TIMUR 5 7 12 5 100,0 7 100,0 12 100,0
5 LAMPUNG TENGAH 10 17 27 10 100,0 17 100,0 27 100,0
6 LAMPUNG UTARA 10 4 14 10 100,0 4 100,0 14 100,0
7 WAY KANAN - - 7 #DIV/0! #DIV/0! 7 100,0
8 TULANG BAWANG 9 11 20 9 100,0 11 100,0 20 100,0
9 PESAWARAN 4 1 5 4 100,0 1 100,0 5 100,0
10 PRINGSEWU 2 3 5 2 100,0 3 100,0 5 100,0
11 MESUJI 5 2 7 5 100,0 2 100,0 7 100,0
12 TULANG BAWANG BARAT 7 10 17 7 100,0 10 100,0 17 100,0
13 BANDAR LAMPUNG 12 12 24 12 100,0 12 100,0 24 100,0
14 METRO 12 16 28 12 100,0 16 100,0 28 100,0
94 102 203 94 100,0 102 100,0 203 100,0
Sumber: Seksi Gizi Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
JUMLAH (KAB/KOTA)
SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
P L + P
MENDAPAT PERAWATAN
NO KABUPATEN KOTA
L
JUMLAH
TABEL 46
MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT
L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 4.683 4.965 9.648 4.602 98,27 4.872 98,13 9.474 98,20
2 TANGGAMUS 11.308 12.070 23.378 11.172 98,80 11.786 97,65 22.958 98,20
3 LAMPUNG SELATAN 23.612 35.418 59.030 20.203 85,56 30.305 85,56 50.508 85,56
4 LAMPUNG TIMUR 9.852 9.079 18.931 9.662 98,07 8.917 98,22 18.579 98,14
5 LAMPUNG TENGAH 23.898 #DIV/0! #DIV/0! 23.858 99,83
6 LAMPUNG UTARA 6.970 6.786 13.756 6.875 98,64 6.752 99,50 13.627 99,06
7 WAY KANAN 9.643 4.749 #DIV/0! 4.683 #DIV/0! 9.432 97,81
8 TULANG BAWANG 7.426 #DIV/0! #DIV/0! 204 2,75
9 PESAWARAN 4.515 3.839 8.354 4.515 100,00 3.839 100,00 8.354 100,00
10 PRINGSEWU 19.810 19.021 38.831 3.679 18,57 3.444 18,11 7.123 18,34
11 MESUJI 1.910 1.799 3.709 1.781 93,25 1.691 94,00 3.472 93,61
12 TULANG BAWANG BARAT 2.634 2.451 5.085 2.634 100,00 2.451 100,00 5.085 100,00
13 BANDAR LAMPUNG 0 #DIV/0! #DIV/0! 23.393 #DIV/0!
14 METRO 1.435 1.427 2.862 1.435 100,00 1.427 100,00 2.862 100,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 86.729 96.855 224.551 71.307 82,22 80.167 82,77 198.929 88,59
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT 82,22 82,77 88,59
Sumber: Seksi PKDR Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
NO KABUPATEN KOTA JUMLAH
MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
L P L + P
TAHUN 2012
TABEL 47
TAHUN 2012
MURID SD DAN SETINGKAT
L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 9.128 8.886 18.014 9.021 98,83 8.761 98,59 17.782 98,71
2 TANGGAMUS 117.010 0 117.010 22.958 19,62 0 #DIV/0! 22.958 19,62
3 LAMPUNG SELATAN 61.985 74.193 136.178 2.113 3,41 2.107 2,84 4.220 3,10
4 LAMPUNG TIMUR 28.385 27.192 55.577 28.312 99,74 26.780 98,48 55.092 99,13
5 LAMPUNG TENGAH 70.525 #DIV/0! #DIV/0! 70.486 99,94
6 LAMPUNG UTARA 32.554 28.341 60.895 19.256 59,15 14.453 51,00 33.709 55,36
7 WAY KANAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 TULANG BAWANG 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
9 PESAWARAN 44.784 42.063 86.847 23.301 20.595,00 43.896 104,36 67.197 77,37
10 PRINGSEWU 3.679 3.444 7.123 3.679 100,00 3.444 100,00 7.123 100,00
11 MESUJI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT 14.602 14.307 28.909 2.012 13,78 1.953 13,65 3.965 13,72
13 BANDAR LAMPUNG 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 METRO 74.164 75.552 149.716 2.872 3,87 4.381 5,80 7.253 4,84
JUMLAH (KAB/KOTA) 386.291 273.978 730.794 113.524 29,39 105.775 38,61 289.785 39,65
Sumber: Seksi PKDR Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
NO KABUPATEN KOTA
CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN SISWA SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
P L + P
JUMLAH
MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN SESUAI STANDAR
L
TABEL 48
L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 15.759 15.101 30.860 3.409 21,63 2.918 19,32 6.327 20,50
2 TANGGAMUS 38.310 6.279 #DIV/0! 8.680 #DIV/0! 14.959 39,05
3 LAMPUNG SELATAN 15.658 39.145 54.803 12.610 80,53 33.430 85,40 46.040 84,01
4 LAMPUNG TIMUR 33.809 33.959 67.768 13.586 40,18 19.996 58,88 33.582 49,55
5 LAMPUNG TENGAH 20.336 42.063 62.399 10.923 53,71 16.711 39,73 27.634 44,29
6 LAMPUNG UTARA 41.493 #DIV/0! #DIV/0! 38.161 91,97
7 WAY KANAN 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 TULANG BAWANG 27.674 #DIV/0! #DIV/0! 13.984 50,53
9 PESAWARAN 14.665 13.771 28.436 5.934 40,46 8.271 60,06 14.205 49,95
10 PRINGSEWU 24.273 #DIV/0! #DIV/0! 17.545 72,28
11 MESUJI 1.338 1.044 2.382 1.338 100,00 1.044 100,00 2.382 100,00
12 TULANG BAWANG BARAT 3.059 6.470 9.529 - - 4.048 42,48
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 119.355 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 72.883 61,06
14 METRO 74.154 75.552 149.706 2.872 3,87 4.381 5,80 7.253 4,84
JUMLAH (KAB/KOTA) 178.778 227.105 656.988 56.951 31,86 95.431 42,02 299.003 45,51
Sumber: Seksi PKDR Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
USILA (60TAHUN+)
CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
NO KABUPATEN KOTA
TAHUN 2012
TABEL 49
JUMLAH %
1 2 3 4 5
1 RUMAHSAKITUMUM
LAMPUNG BARAT 1 1 100,00
TANGGAMUS 2 2 100,00
LAMPUNG SELATAN 1 1 100,00
LAMPUNG TIMUR 2 2 100,00
LAMPUNG TENGAH 5 5 100,00
LAMPUNG UTARA 2 2 100,00
WAY KANAN 3 3 100,00
TULANG BAWANG 2 1 50,00
PESAWARAN 0 0 #DIV/0!
PRINGSEWU 4 4 100,00
MESUJI 0 0 #DIV/0!
TULANG BAWANG BARAT 0 0 #DIV/0!
BANDAR LAMPUNG 10 10 100,00
METRO 4 4 100,00
JUMLAHSUB 1 36 35 97,22
2 RUMAHSAKITJIWA #DIV/0!
RS Jiwa Provinsi Lampung 1 1 100,00
3 RUMAHSAKITKHUSUS LAINNYA
LAMPUNG BARAT 0 0 #DIV/0!
TANGGAMUS 0 0 #DIV/0!
LAMPUNG SELATAN 0 0 #DIV/0!
LAMPUNG TIMUR 0 0 #DIV/0!
LAMPUNG TENGAH 0 0 #DIV/0!
LAMPUNG UTARA 0 0 #DIV/0!
WAY KANAN 0 0 #DIV/0!
TULANG BAWANG 0 0 #DIV/0!
PESAWARAN 0 0 #DIV/0!
PRINGSEWU 1 1 100,00
MESUJI 0 0 #DIV/0!
TULANG BAWANG BARAT 0 0 #DIV/0!
BANDAR LAMPUNG 6 6 100,00
METRO 3 3 100,00
JUMLAHSUB 3 10 10 100,00
4 PUSKESMAS PERAWATAN
LAMPUNG BARAT

9 100,00
TANGGAMUS

2 40,00
LAMPUNG SELATAN

2 33,33
LAMPUNG TIMUR

6 54,55
LAMPUNG TENGAH

7 100,00
LAMPUNG UTARA

6 100,00
WAY KANAN

0 -
TULANG BAWANG

5 100,00
PESAWARAN

2 100,00
PRINGSEWU

2 100,00
MESUJI

4 100,00
TULANG BAWANG BARAT

4 100,00
BANDAR LAMPUNG

10 100,00
METRO

2 100,00
JUMLAHSUB 4 87 61 70,11
5 SARANA YANKES.LAINNYA
LAMPUNG BARAT 3 3 100,00
TANGGAMUS 15 15 100,00
LAMPUNG SELATAN 0 0 #DIV/0!
LAMPUNG TIMUR 0 0 #DIV/0!
LAMPUNG TENGAH 42 0 -
LAMPUNG UTARA 44 0 -
WAY KANAN 0 0 #DIV/0!
TULANG BAWANG 15 15 100,00
PESAWARAN 16 16 100,00
PRINGSEWU #DIV/0!
MESUJI 0 0 #DIV/0!
TULANG BAWANG BARAT 6 5 83,33
BANDAR LAMPUNG #DIV/0!
METRO 2 2 100,00
JUMLAHSUB 5 143 56 39,16
276 162 58,70
Sumber: Seksi Rujukan &PKD Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR
LEVEL I
JUMLAH PROVINSI
PERSENTASE SARANAKESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I
TAHUN 2011
NO SARANAKESEHATAN JUMLAH SARANA
TABEL 50
JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUTJENIS KLB
YANG TERSERANG
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
I KERACUNAN MAKANAN 0 0 0 0 0 0
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 13 13 26 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0
7 WAY KANAN 2 3 5 0 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 0 2 2 0 0 0
10 PRINGSEWU 5 11 16 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 20 22 42 0 0 0
14 METRO 0 0 0 0 0 0
JUMLAH SUB 1 40 51 91 0 0 0
II TETANUS NEONATORUM
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 1 1 100
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 2 2 100
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 1 1
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH SUB 2 4 4 100
III AFP
1 LAMPUNG BARAT 4 0
2 TANGGAMUS 5 0
3 LAMPUNG SELATAN 9 0
4 LAMPUNG TIMUR 7 0
5 LAMPUNG TENGAH 9 0
6 LAMPUNG UTARA 5 0
7 WAY KANAN 2 0
8 TULANG BAWANG 7 0
9 PESAWARAN 3 0
10 PRINGSEWU 4 0
11 MESUJI 2 0
12 TULANG BAWANG BARAT 3 0
13 BANDAR LAMPUNG 7 0
14 METRO 1 0
JUMLAH SUB 3 68 0
IV Flu H1N1
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH SUB 4 0 0
V HEPATITIS A
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 37 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 140 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 45 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH SUB 5 222 0
VI GIZI BURUK
1 LAMPUNG BARAT 1 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 1 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH SUB 6 2 0
VII DBD
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 4 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 30 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 8 0
14 METRO 0 0
JUMLAH SUB 7 42 0
VIII DIARE
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 16 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH SUB 8 16 0
IX FLU SINGAPURA
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH SUB 9 0 0
X RUBELLA
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 17 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH SUB 10 17 0
XI CAMPAK
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 7 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH SUB 11 7 0
XII KIPI
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 1 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 2 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH 12 3 0
XIII MALARIA
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH 13 0 0
XIV DIFTERI
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH I4 0 0
XV CHIKUNGUNYA
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 8 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH 15 8 0
XVI SKABIES
1 LAMPUNG BARAT 0 0
2 TANGGAMUS 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO 0 0
JUMLAH 16 0 0
Sumber: Seksi Cegmat Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
TAHUN 2012
NO JENIS KEJADIAN LUAR BIASA
JUMLAH PENDUDUK
TERANCAM JUMLAH PENDERITA ATTACK RATE (%) JUMLAH KEMATIAN CFR (%) JUMLAH
KEC
JUMLAH
DESA
TABEL 51
DESA / KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
JUMLAH
DITANGANI <24
JAM
%
1 2 3 4 5 6
1 LAMPUNG BARAT 254 0 0 #DIV/0!
2 TANGGAMUS 302 2 2 100,00
3 LAMPUNG SELATAN 251 0 0 #DIV/0!
4 LAMPUNG TIMUR 264 1 1 100,00
5 LAMPUNG TENGAH 307 4 4 100,00
6 LAMPUNG UTARA 247 1 1 100,00
7 WAY KANAN 222 12 12 100,00
8 TULANG BAWANG 151 0 0 #DIV/0!
9 PESAWARAN 144 13 13 100,00
10 PRINGSEWU 131 4 4 100,00
11 MESUJI 75 0 0 #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT 80 0 0 #DIV/0!
13 BANDAR LAMPUNG 126 8 8 100,00
14 METRO 22 1 1 100,00
2.576 46 46 100,00
Sumber : Seksi Cegmat Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
JUMLAH (KAB/KOTA)
DESA/KELURAHAN TERKENA KLB
NO
JUMLAH
DESA/KELURAHAN
KABUPATEN KOTA
TAHUN 2012
TABEL 52
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT
L P L + P L P L + P L P L + P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 1.180 1.217 2.397 333 329 662 3,54 3,70 3,62
2 TANGGAMUS 499 1.661 #DIV/0! #DIV/0! 0,30
3 LAMPUNG SELATAN 223 401 624 2.152 3.636 5.788 0,10 0,11 0,11
4 LAMPUNG TIMUR 1.148 1.344 #DIV/0! #DIV/0! 0,85
5 LAMPUNG TENGAH 771 4.077 #DIV/0! #DIV/0! 0,19
6 LAMPUNG UTARA 585 1.976 #DIV/0! #DIV/0! 0,30
7 WAY KANAN 0 0 17 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 TULANG BAWANG - 1.108 1.352 2.460 0,00 0,00 0,00
9 PESAWARAN 53 70 123 1269 1258 2527 0,04 0,06 0,05
10 PRINGSEWU 1.148 1.344 #DIV/0! #DIV/0! 0,85
11 MESUJI 14 10 24 94 117 211 0,15 0,09 0,11
12 TULANG BAWANG BARAT 99 123 222 113 154 267 0,88 0,80 0,83
13 BANDAR LAMUNG 1.311 2.100 3.411 5.239 6.883 12.122 0,25 0,31 0,28
14 METRO 85 79 164 668 823 1.491 0,13 0,10 0,11
JUMLAH (KAB/ KOTA) 2.965 4.000 11.133 10.976 14.552 35.930 0,27 0,27 0,31

PENCABUTAN GIGI TETAP
RASIO TUMPATAN/
PENCABUTAN
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
NO KABUPATEN KOTA TUMPATAN GIGI TETAP
TAHUN 2012
TABEL 53
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN PER KABUPATEN / KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
L P L + P L % P % L + P % L P L + P L % P % L + P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25
1 LAMPUNG BARAT 330 0 0,0 187 56,7 9.128 8.886 18.014 0 0,0 0 0,0 0 0,0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! - #DIV/0!
2 TANGGAMUS 481 26 5,4 481 100,0 13.358 9.736 23.094 13.358 100,0 9.736 100,0 23.094 100,0 4.134 #DIV/0! #DIV/0! 160 3,9
3 LAMPUNG SELATAN 567 484 85,4 484 85,4 66.185 74.288 140.473 6.138 9,3 6.094 8,2 12.232 8,7 3.481 2.752 6.233 2.073 59,6 596 21,7 2.669 42,8
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
5 LAMPUNG TENGAH 713 231 32,4 97 13,6 12.879 13.003 25.882 4.711 36,6 1.300 10,0 6.011 23,2 2.636 #DIV/0! #DIV/0! 2.030 77,0
6 LAMPUNG UTARA 478 280 58,6 280 58,6 4.632 4.363 8.995 4.632 100,0 4.363 100,0 8.995 100,0 2.576 2.611 5.187 1.625 63,1 1.330 50,9 2.955 57,0
7 WAY KANAN - - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
8 TULANG BAWANG 106 0,0 0,0 5.238 5.321 10.559 1.410 26,9 1.355 25,5 2.765 26,2 158 156 314 0,0 0,0 - 0,0
9 PESAWARAN 301 4 1,3 11 3,7 7120 7134 14254 188 2,6 219 3,1 407 2,9 160 165 325 151 94,4 164 99,4 315 96,9
10 PRINGSEWU 3.819 0,0 0,0 - #DIV/0! #DIV/0! 10.970 #DIV/0! 8.360 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
11 MESUJI 116 71 61,2 95 81,9 7.075 7.053 14.128 1.551 21,9 1.970 27,9 3.521 24,9 429 389 818 423 98,6 388 99,7 811 99,1
12 TULANG BAWANG BARAT - - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
13 BANDAR LAMPUNG - - #DIV/0! - #DIV/0! - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
14 METRO 65 65 100,0 65 100,0 74.164 75.552 149.716 0,0 0,0 2.837 1,9 254 #DIV/0! #DIV/0! 254 100,0
6.976 1.161 16,6 1.700 24,4 199.779 205.336 405.115 31.988 16,0 25.037 12,2 70.832 17,5 6.804 6.073 28.261 4.272 62,8 2.478 40,8 9.194 32,5
Sumber: Seksi Kesga dan PKDR Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
MURID SD/MI DIPERIKSA PERLU PERAWATAN MENDAPAT PERAWATAN
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH MURID SD/MI
UKGS (PROMOTIF DAN PREVENTIF)
JUMLAH
SD/MI
JUMLAH
SD/MI DGN
SIKAT GIGI
MASSAL
JUMLAH
SD/MI
MENDAPAT
YAN. GIGI
JUMLAH (KAB/ KOTA)
% %
TABEL 54
PENYULUHAN KESEHATAN
JUMLAH SELURUH KEGIATAN
PENYULUHAN KELOMPOK
JUMLAH KEGIATAN
PENYULUHAN MASSA
1 2 3 4
I PUSKESMAS
1 LAMPUNG BARAT
2 TANGGAMUS 5127 52
3 LAMPUNG SELATAN 85 14
4 LAMPUNG TIMUR 1509 437
5 LAMPUNG TENGAH 1822 339
6 LAMPUNG UTARA 7906 1028
7 WAY KANAN 370 65
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 18444 444
10 PRINGSEWU 530 1493
11 MESUJI 95 30
12 TULANG BAWANG BARAT 4492 0
13 BANDAR LAMPUNG 630 56
14 METRO 2284 1111
SUB JUMLAH I 43294 5069
II DINAS KESEHATAN KAB KOTA
1 LAMPUNG BARAT
2 TANGGAMUS 20 40
3 LAMPUNG SELATAN 85 14
4 LAMPUNG TIMUR 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 410 62
6 LAMPUNG UTARA 7 20
7 WAY KANAN 25 5
8 TULANG BAWANG 114 21
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 187
13 BANDAR LAMPUNG 303
14 METRO 84 11
JUMLAH DINKES 1235 173
III RUMAH SAKIT
1 RSUD LIWA
2 RSUD KOTA AGUNG 0 1
3 RSUD KALIANDA 0 0
4 RSUD SUKADANA 0 0
5 RSUD DEMANG SEPULAU RAYA 0 0
6 RSUD RYACUDU 0 0
7 RSUD ZA PAGAR ALAM 0 0
8 RSUD MENGGALA 3 2
9 RSUD PRINGSEWU 12 0
10 RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo 0 0
11 RSUD A YANI 0 0
12 RSUD ABDOEL MOELOEK
13 RS DKT
14 RS BHAYANGKARA
15 RS JIWA
JUMLAH RUMAH SAKIT 15 3
JUMLAH (PROVINSI) 44544 5069
Sumber: Data Profil Kesehatan Kab / Kota
JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN
NO KABUPATEN/KOTA
TAHUN 2012
TABEL 55
JUMLAH PESERTA JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
1 LAMPUNG BARAT 227.240 200.529 427.769 9.911 9.670 19.581 3.870 207.028 162.447 9.911 9.670 392.926 4,36 4,82 91,85
2 TANGGAMUS 286.698 261.109 547.808 18.830 17.592 36.422 1.321 257.121 0 18.830 17.592 294.864 6,57 6,74 53,83
3 LAMPUNG SELATAN 480.129 451.418 931.547 19.279 20.488 39.767 13.093 471.812 0 19.279 20.488 524.672 4,02 4,54 56,32
4 LAMPUNG TIMUR 498.875 472.643 971.518 15.410 15.544 30.954 11.589 376.961 2.667 15.410 15.544 422.171 3,09 3,29 43,45
5 LAMPUNG TENGAH 611.026 584.154 1.195.180 25.556 27.443 52.999 11.512 426.181 684 25.556 27.443 491.376 4,18 4,70 41,11
6 LAMPUNG UTARA 304.407 292.080 596.487 20.784 21.835 42.619 96 291.231 0 20.784 21.835 333.946 6,83 7,48 55,99
7 WAY KANAN 214.428 200.175 414.602 7.355 7.467 14.822 1.240 190.110 963 7.355 7.467 207.135 3,43 3,73 49,96
8 TULANG BAWANG 211.133 195.078 406.211 9.522 9.478 19.000 445 131.377 0 9.522 9.478 150.822 4,51 4,86 37,13
9 PESAWARAN 210.530 196.646 407.175 5.357 5.879 11.236 175 209.471 0 5.357 5.879 220.882 2,54 2,99 54,25
10 PRINGSEWU 191.906 181.094 373.001 870 832 1.702 698 101.995 0 870 832 104.395 0,45 0,46 27,99
11 MESUJI 100.451 90.865 191.316 577 563 1.140 0 79.315 70.050 577 563 150.505 0,57 0,62 78,67
12 TULANG BAWANG BARAT 131.765 124.178 255.943 1.365 1.295 2.660 93 110.603 0 1.365 1.295 113.356 1,04 1,04 44,29
13 BANDAR LAMPUNG 455.282 444.958 900.240 57.198 82.843 140.041 152.658 263.411 0 57.198 82.843 556.110 12,56 18,62 61,77
14 METRO 74.553 73.961 148.514 12.005 12.541 24.546 1.584 29.568 602 12.005 12.541 56.300 16,10 16,96 37,91
JUMLAH (KAB/KOTA) 3.998.423 3.768.889 7.767.312 204.019 233.470 437.489 0 0 198.374 0 0 3.146.184 0 0 237.413 204.019 233.470 4.019.460
PERSENTASE (KAB/KOTA) 5,10 6,19 5,63 0,00 0,00 2,55 0,00 0,00 40,51 0,00 0,00 3,06 5,10 6,19 51,75 5,10 6,19 51,75
Sumber: Seksi PJK Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
ASKESKIN/JAMKESMAS LAINNYA JUMLAH
TAHUN 2012
CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR MENURUT JENIS JAMINAN, JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
%
JUMLAH PENDUDUK
ASKES NO KABUPATEN KOTA JAMSOSTEK
TABEL 55 A
L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29
1 LAMPUNG BARAT
227.240 200.529 427.769 9.911 9.670
19.581 15.272 3.870 0 162.447 207.028 408.198 95,42
2 TANGGAMUS
286.698 261.109 547.808 18.830 17.592
36.422 266.733 1.321 0 0 257.121 561.597 102,52
3 LAMPUNG SELATAN
480.129 451.418 931.547 19.279 20.488
39.767 401.464 13.093 0 0 471.812 926.136 99,42
4 LAMPUNG TIMUR
498.875 472.643 971.518 15.410 15.544
30.954 548.829 11.589 0 2.667 376.961 971.000 99,95
5 LAMPUNG TENGAH
611.026 584.154 1.195.180 25.556 27.443
52.999 699.785 11.512 0 684 426.181 1.191.161 99,66
6 LAMPUNG UTARA
304.407 292.080 596.487 20.784 21.835
42.619 262.794 96 963 0 148.316 142.915 291.231 597.703 100,20
7 WAY KANAN
214.428 200.175 414.602 7.355 7.467
14.822 205.196 1.240 0 0 190.110 411.368 99,22
8 TULANG BAWANG
211.133 195.078 406.211 9.522 9.478
19.000 261.129 445 0 0 131.377 411.951 101,41
9 PESAWARAN
210.530 196.646 407.175 5.357 5.879
11.236 6.345 6.155 181.449 175 0 0 209.471 402.331 98,81
10 PRINGSEWU
191.906 181.094 373.001 870 832
1.702 252.500 698 0 0 101.995 356.895 95,68
11 MESUJI
100.451 90.865 191.316 577 563
1.140 38.774 0 70.050 0 79.315 189.279 98,94
12 TULANG BAWANG BARAT
131.765 124.178 255.943 1.365 1.295
2.660 135.875 93 0 0 110.603 249.231 97,38
13 BANDAR LAMPUNG
455.282 444.958 900.240 57.198 82.843
140.041 359.380 152.658 0 0 263.411 915.490 101,69
14 METRO
74.553 73.961 148.514 12.005 12.541
24.546 88.094 1.584 602 0 29.568 144.394 97,23
3.998.423 3.768.889 7.767.312 204.019 233.470 437.489 6.345 6.155 3.717.274 0 0 198.374 0 0 71.615 0 0 165.798 148.316 142.915 3.146.184 0 0 7.736.734 0 0 99,61
40,51
Sumber: Seksi PJK Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
ASKES JAMKESDA JAMSOSTEK ASKES KOMERSIL
JUMLAH
P L + P
PKM BERSUBSIDI JAMKESMAS
CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN PRA BAYAR
MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
NO KABUPATEN/KOTA
JUMLAH PENDUDUK JUMLAH JAMINAN PESERTA JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR
L
JUMLAH %
TABEL 56

L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
1 LAMPUNG BARAT 274.928 #DIV/0! #DIV/0! 207.028 75,30 - #DIV/0! #DIV/0! 52.308 19,03 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
2 TANGGAMUS 349.821 #DIV/0! #DIV/0! 257.121 73,50 14.343 #DIV/0! 29.379 #DIV/0! 43.722 12,50 368 #DIV/0! 466 #DIV/0! 834 0,24
3 LAMPUNG SELATAN 649.512 #DIV/0! #DIV/0! 471.812 72,64 - #DIV/0! #DIV/0! - 0,00 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
4 LAMPUNG TIMUR 566.461 #DIV/0! #DIV/0! 376.961 66,55 191.573 #DIV/0! #DIV/0! 191.573 33,82 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
5 LAMPUNG TENGAH 613.181 #DIV/0! #DIV/0! 426.181 69,50 - #DIV/0! #DIV/0! - 0,00 117 #DIV/0! #DIV/0! 117 0,02
6 LAMPUNG UTARA 446.231 #DIV/0! #DIV/0! 291.231 65,26 64.438 #DIV/0! #DIV/0! 64.438 14,44 520 #DIV/0! #DIV/0! 520 0,12
7 WAY KANAN 262.610 #DIV/0! #DIV/0! 190.110 72,39 94.995 #DIV/0! #DIV/0! 94.995 36,17 202 #DIV/0! #DIV/0! 202 0,08
8 TULANG BAWANG 172.077 #DIV/0! #DIV/0! 131.377 76,35 60.845 #DIV/0! #DIV/0! 60.845 35,36 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
9 PESAWARAN 286.571 #DIV/0! #DIV/0! 209.471 73,10 16.320 #DIV/0! #DIV/0! 16.320 5,69 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
10 PRINGSEWU 144.995 #DIV/0! #DIV/0! 101.995 70,34 119.288 #DIV/0! #DIV/0! 119.288 82,27 835 #DIV/0! #DIV/0! 835 0,58
11 MESUJI 94.615 #DIV/0! #DIV/0! 79.315 83,83 33.080 #DIV/0! #DIV/0! 33.080 34,96 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
12 TULANG BAWANG BARAT 128.703 #DIV/0! #DIV/0! 110.603 85,94 39.659 #DIV/0! 47.861 #DIV/0! 87.520 68,00 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
13 BANDAR LAMPUNG 385.011 #DIV/0! #DIV/0! 263.411 68,42 - #DIV/0! #DIV/0! - 0,00 13.459 #DIV/0! #DIV/0! 13.459 3,50
14 METRO 48.568 #DIV/0! #DIV/0! 29.568 60,88 30.287 #DIV/0! #DIV/0! 30.287 62,36 2.117 #DIV/0! #DIV/0! 2.117 4,36
JUMLAH (KAB/KOTA) - - 4.423.284 - #DIV/0! - #DIV/0! 3.146.184 71,13 664.828 #DIV/0! 77.240 #DIV/0! 794.376 17,96 17.618 #DIV/0! 466 #DIV/0! 18.084 0,41
Sumber:Seksi PJK Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
TAHUN 2012
CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
NO KABUPATEN KOTA
MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN)
MENDAPAT YANKES RAWAT JALAN
PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN
MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3)
DICAKUP ASKESKIN/JAMKESMAS
JUMLAH YANG ADA
PELAYANAN KESEHATAN DASAR
(PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)
P L + P L P L + P L P L + P L
TABEL 56 A

L P L+P JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML % JML %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
1 LAMPUNG BARAT 274.928 #DIV/0! #DIV/0! 207.028 75,30 - 0,00 0,00 52.308 25,27 #REF! #REF! 0 0,00
2 TANGGAMUS 349.821 #DIV/0! #DIV/0! 257.121 73,50 14.343 32,80 29.379 67,20 43.722 17,00 368 #REF! 466 #REF! 834 0,24
3 LAMPUNG SELATAN 649.512 #DIV/0! #DIV/0! 471.812 72,64 - #DIV/0! #DIV/0! 0 0,00 #REF! #REF! 0 0,00
4 LAMPUNG TIMUR 566.461 #DIV/0! #DIV/0! 376.961 66,55 191.573 100,00 0,00 191.573 50,82 #REF! #REF! 0 0,00
5 LAMPUNG TENGAH 613.181 #DIV/0! #DIV/0! 426.181 69,50 - #DIV/0! #DIV/0! 0 0,00 117 #REF! #REF! 117 0,02
6 LAMPUNG UTARA 446.231 #DIV/0! #DIV/0! 291.231 65,26 64.438 100,00 0,00 64.438 22,13 520 #REF! #REF! 520 0,12
7 WAY KANAN 262.610 #DIV/0! #DIV/0! 190.110 72,39 94.995 100,00 0,00 94.995 49,97 202 #REF! #REF! 202 0,08
8 TULANG BAWANG 172.077 #DIV/0! #DIV/0! 131.377 76,35 60.845 100,00 0,00 60.845 46,31 #REF! #REF! 0 0,00
9 PESAWARAN 286.571 #DIV/0! #DIV/0! 209.471 73,10 16.320 100,00 0,00 16.320 7,79 #REF! #REF! 0 0,00
10 PRINGSEWU 144.995 #DIV/0! #DIV/0! 101.995 70,34 119.288 100,00 0,00 119.288 116,95 835 #REF! #REF! 835 0,58
11 MESUJI 94.615 #DIV/0! #DIV/0! 79.315 83,83 33.080 100,00 0,00 33.080 41,71 #REF! #REF! 0 0,00
12 TULANG BAWANG BARAT 128.703 #DIV/0! #DIV/0! 110.603 85,94 39.659 45,31 47.861 54,69 87.520 79,13 #REF! #REF! 0 0,00
13 BANDAR LAMPUNG 385.011 #DIV/0! #DIV/0! 263.411 68,42 - #DIV/0! #DIV/0! 0 0,00 13.459 #REF! #REF! 13.459 3,50
14 METRO 48.568 #DIV/0! #DIV/0! 29.568 60,88 30.287 100,00 0,00 30.287 102,43 2.117 #REF! #REF! 2.117 4,36
- - 4.423.284 - #DIV/0! - #DIV/0! 3.146.184 71,13 664.828 #DIV/0! 77.240 #DIV/0! 794.376
25,25
17.618 #DIV/0! 466 #DIV/0! 18.084 0,41
Sumber: Seksi PJK Dinkes Prov Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
TAHUN 2012
P L + P
JUMLAH PROVINSI
P L + P L P L + P L
CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
NO KABUPATEN/KOTA
MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN)
JUMLAH YANG ADA
DICAKUP ASKESKIN/JAMKESMAS
MENDAPAT YANKES RAWAT JALAN
PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA
1)
PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI
SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3)
L
TABEL 57

L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT - - 274.928 900 #DIV/0! 951 #DIV/0! 1.851 0,7 129 #DIV/0! 125 #DIV/0! 254 0,1
2 TANGGAMUS - - 349.821 #DIV/0! #DIV/0! 80 0,0 #DIV/0! #DIV/0! 1.284 0,4
3 LAMPUNG SELATAN - - 649.512 392 #DIV/0! 589 #DIV/0! 981 0,2 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0,0
4 LAMPUNG TIMUR - - 566.461 486 #DIV/0! 510 #DIV/0! 996 0,2 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
5 LAMPUNG TENGAH - - 613.181 #DIV/0! #DIV/0! 1.088 0,2 #DIV/0! #DIV/0! 6.838 1,1
6 LAMPUNG UTARA - - 446.231 430 #DIV/0! 414 #DIV/0! 844 0,2 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
7 WAY KANAN - - 262.610 #DIV/0! #DIV/0! 598 0,2 #DIV/0! #DIV/0! 19 0,0
8 TULANG BAWANG - - 172.077 #DIV/0! #DIV/0! 455 0,3 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
9 PESAWARAN 0 0 286.571 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0,0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0,0
10 PRINGSEWU - - 144.995 #DIV/0! #DIV/0! 318 0,2 #DIV/0! #DIV/0! - 0,0
11 MESUJI - - 94.615 #DIV/0! #DIV/0! 63 0,1 #DIV/0! #DIV/0! 8 0,0
12 TULANG BAWANG BARAT - - 128.703 - #DIV/0! - #DIV/0! 813 0,6 - #DIV/0! - #DIV/0! - 0,0
13 BANDAR LAMPUNG - - 385.011 - #DIV/0! - #DIV/0! - 0,0 - #DIV/0! - #DIV/0! - 0,0
14 METRO - - 48.568 73 #DIV/0! 64 #DIV/0! 137 0,3 3.977 #DIV/0! 6.266 #DIV/0! 10.243 21,1
JUMLAH (KAB/KOTA) - - 4.423.284 2.281 #DIV/0! 2.528 #DIV/0! 8.224 0,2 4.106 #DIV/0! 6.391 #DIV/0! 18.646 0,4
Sumber: Seksi PJK Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
P L + P
JUMLAH YANG ADA
MENDAPAT YANKES RAWAT INAP
CAKUPAN PELAYANAN RAWAT INAP MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN PER KABUPATEN KOTA
PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI
SARKES STRATA 1)
L P L + P
PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI
SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3)
NO KABUPATEN KOTA
MASYARAKAT MISKIN DAN HAMPIR MISKIN
L
TABEL 58
JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Puskesmas 0 0
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 127
2 TANGGAMUS 83.074 308 622
3 LAMPUNG SELATAN 321.483 305.290 626.773 143 189 332 211 129 340
4 LAMPUNG TIMUR 118.334 114.130 232.464 550 4.620 200
5 LAMPUNG TENGAH 317.501 358.544 676.045 2.822 2.012
6 LAMPUNG UTARA 214.009 7.745 118 81 199
7 WAYKANAN 71.405 77.256 148.661 1.157 1.202 2.359 0 0 0
8 TULANG BAWANG 210.782 0 0
9 PESAWARAN 155.110 2.509 329
10 PRINGSEWU 305.333 380 239
11 MESUJI 2.187 21.058 23.245 1.150 1.184 2.334 45 17 62
12 TULANG BAWANG BARAT 45.520 49.982 95.502 418 486 904 19 2 21
13 BANDAR LAMPUNG 368.817 506.337 875.154 37.056 44.289 81.345 1.285 943 2.228
14 METRO 80.877 103.663 184.540 228 461 689 308 179 487
0 0 0
SUB JUMLAHI (PUSKESMAS) 1.326.124 1.536.260 3.830.692 40.702 47.811 106.347 1.986 1.351 6.866
RS PEMERINTAH
1 LAMPUNG BARAT
RSUD Liwa 8.382 9.764 18.146 2.223 3.419 5.642 0 0 12
2 TANGGAMUS
RSUD Kota Agung 8.518 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0
RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM 45.162 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR
RSUD SUKADANA 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH
RSUD Demang Sepulau Raya 11.107 2.825
6 LAMPUNG UTARA
RSUD Ryacudu 8.953 10.697 19.650 2.445 2.751 5.196 0 0 0
7 WAYKANAN
RSUD ZAPagar Alam 5.637 0 0
8 TULANG BAWANG 13.483 4.210
RSUD Menggala 13.306 3.968 0 0 0
9 PESAWARAN
10 PRINGSEWU
RSUD Pringsewu 9.710 22.461 32.171 10.363 0 0 0
11 MESUJI
12 TULANG BAWANG BARAT
13 BANDAR LAMPUNG
RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo 0 0 0 0 0 58 0 0 0
14 METRO
RS AYani Metro 110.636 14.279 0 0 0
15 PROVINSI
RSU Andoel Moeloek 38.212 42.147 80.359 20.538 24.361 44.899 0 0 0
RS DKT/TK IV02.07.04 0 0 12.156 0 0 8.939 0 0 0
RS Jiwa Bandar Lampung 13.084 7.201 20.285 671 277 948 0 0 20.905
RS Bhayangkara 1.926 1.973 3.899 446 466 912 0 0 0
JUMLAHRS PEMERINTAH 80.267 94.243 394.515 26.323 31.274 102.239 0 0 20.917
RS SWASTA
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS
RS Panti Secanti 14.624 3.290 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR
5 LAMPUNG TENGAH
RS Asy Syifaa YukumJaya 17.792 16.469 0
RS YukumMedical Center 10.507 3.412 0
RS Harapan Bunda 6.149 3.671 0
RS Mitra Mulia Husada 4.864 1.914 0
6 LAMPUNG UTARA
RS Handayani 4.865 8.242 13.107 1.791 2.565 4.356 0 0 0
7 WAYKANAN
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN
10 PRINGSEWU
RSU Wisma rini 2.784 3.725 0 0
RSU Surya rini 226 1.318 1.544 455 729 1.184 0 0
RSIAMutiara Hati 333 896 1.229 121 850 971 0 0
RSU Mitra Husada 5.532 7.058 12.590 3.942 4.605 8.547 0 0
11 MESUJI
12 TULANG BAWANG BARAT
13 BANDAR LAMPUNG
RS Immanuel Bandar Lampung 4.848 5.585 10.433 4.939 5.327 10.266 0 0 0
RSU Bumi Waras 5.948 6.080 12.028 4.405 5.545 9.950 0 0 0
RSU Advent Bandar Lampung 0 0 0 0 0 0 0 0 0
RSU Urip Sumoharjo 4.731 4.723 9.454 2.906 3.345 6.251 0 0 0
RSU Graha Husada 7.340 8.111 15.451 2.871 3.354 6.225 0 0 0
RS Bintang Amin Husada 262 454 716 201 372 573 0 0 0
RSIAAnugerah Medika 412 5.453 5.865 400 1.382 1.782 0 0 0
RSIAMutiara Putri 2.560 843 0 0 0
RSIARestu Bunda 0 0 0 0 0 0 0 0 0
RSIAPutri Betik Hati 0 0 0 0 0 0 0 0 0
RS Mata Permana Sari 830 735 1.565 0 0 1.010 0 0 0
RSIASanta Anna 0 0 861 0 0 337 0 0 0
14 METRO
RS Mardi Waluyo 69.516 16.500 0 0 0
RS IslamMetro 642 441 1.083 1.826 1.746 3.572 0 0 0
RSIAAMC 175 11.981 12.156 721 2.895 3.616 0 0 0
RS Bersalin Permata Hati 0 15.215 15.215 0 3.313 3.313 0 0 0
RS Bersalin Asih 0 5.430 5.430 0 1.344 1.344 0 0 0
RS Muhamadiyah 4.069 4.133 8.202 1.605 1.289 2.894 0 0 0
JUMLAHRS SWASTA 4.886 37.200 111.602 4.152 10.587 31.239 0 0 0
SUB JUMLAHII (RS) 85.153 131.443 506.117 30.475 41.861 133.478 0 0 20.917
Sarana Yankes lainnya (sebutkan)
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 12.018 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0
Balai Pengobatan 0 0
Rumah Bersalin 0 0
Klinik Rawat Inap MYusuf 0 0 0
Klinik Rawat Inap Kasih Bunda 0 0 0
7 WAYKANAN 0 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 0 0 0
10 PRINGSEWU 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 METRO 0 0 0
SUB JUMLAHIII (SARYANKES) 0 0 12.018 0 0 0 0 0 0
JUMLAH(PROVINSI) 1.411.277 1.667.703 4.348.827 71.177 89.672 239.825 1.986 1.351 27.783
JUMLAHPENDUDUKPROVINSI 3.998.423 3.768.889 7.767.312 3.998.423 3.768.889 7.767.312
CAKUPAN KUNJUNGAN (%) 35,3 44,2 56,0 1,8 2,4 3,1
Sumber : Seksi PKDR Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
TAHUN 2012
BELUM MEMILIKI RUMAH SAKITUMUMDAERAH
JUMLAH KUNJUNGAN RAWATJALAN , RAWATINAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWADI SARANAPELAYANAN KESEHATAN
NO
BELUM MEMILIKI RUMAH SAKITUMUMDAERAH
SARANAPELAYANAN KESEHATAN RAWATJALAN RAWATINAP JUMLAH
BELUM MEMILIKI RUMAH SAKITUMUMDAERAH
TABEL 59
L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
I RUMAH SAKIT PEMERINTAH
1 LAMPUNG BARAT
RSUD Liwa RS Umum 81 1.332 44 12 #DIV/0! #DIV/0! 33,03 #DIV/0! #DIV/0! 9,01
2 TANGGAMUS
RSUD Kota Agung RS Umum 71 3.640 108 42 #DIV/0! #DIV/0! 29,67 #DIV/0! #DIV/0! 11,54
3 LAMPUNG SELATAN
RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM RS Umum 161 3.951 3.950 7.901 102 99 201 102 99 201 25,82 25,06 25,44 25,82 25,06 25,44
4 LAMPUNG TIMUR
RSUD Sukadana RS Umum 76 1.125 1.407 2.532 55 7 6 13 - - 21,72 6,22 4,26 5,13
5 LAMPUNG TENGAH
RSUD Demang Sepulau Raya RS Umum 108 5.783 159 62 #DIV/0! #DIV/0! 27,49 #DIV/0! #DIV/0! 10,72
6 LAMPUNG UTARA
RSUD Ryacudu RS Umum 146 9.098 214 103 #DIV/0! #DIV/0! 23,52 #DIV/0! #DIV/0! 11,32
7 WAY KANAN
RSUD ZA Pagar Alam RS Umum 100 - - 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 TULANG BAWANG
RSUD Menggala RS Umum 106 2.210 3.315 5.525 89 130 219 63 40,27 39,22 39,64 - - 11,40
9 PESAWARAN
10 PRINGSEWU
RSUD Pringsewu RS Umum 152 4.768 6.140 10.908 357 121 - - 32,73 - - 11,09
11 MESUJI
12 TULANG BAWANG BARAT
13 BANDAR LAMPUNG
RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo RS Umum 190 58 8 #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! 137,93
14 METRO
RS A Yani Metro RS Umum 212 14.232 650 286 #DIV/0! #DIV/0! 45,67 #DIV/0! #DIV/0! 20,10
15 PROVINSI
RSU Andoel Moeloek RS Umum 600 20.950 24.803 45.753 1.621 1.398 3.019 739 611 1.350 77,37 56,36 65,98 35,27 24,63 29,51
RS DKT/TK IV 02.07.04 RS Umum 189 8.939 - 37 #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! 4,14
RS Jiwa Bandar Lampung RS Jiwa 105 667 278 945 2 2 - - - 7,19 2,12 - - -
RS Bhayangkara RS Umum 40 446 466 912 - - 1 - - - - 1,10 - - -
JUMLAH RS PEMERINTAH 2.337 34.117 40.359 117.558 1.812 1.629 5.029 848 716 2.398 53,11 40,36 42,78 24,86 17,74 20,40
II RS SWASTA
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
RS Panti Secanti RS Umum 54 3.290 38 8 #DIV/0! #DIV/0! 11,55 #DIV/0! #DIV/0! 2,43
3 LAMPUNG SELATAN
4 LAMPUNG TIMUR
RS Aka Medika RS Umum 50 - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 LAMPUNG TENGAH
RS Asy Syifaa YukumJaya RS Umum 52 5.024 43 35 #DIV/0! #DIV/0! 8,56 #DIV/0! #DIV/0! 6,97
RS YukumMedical Center RS Umum 116 7.022 152 66 #DIV/0! #DIV/0! 21,65 #DIV/0! #DIV/0! 9,40
RS Harapan Bunda RS Umum 58 3.572 78 29 #DIV/0! #DIV/0! 21,84 #DIV/0! #DIV/0! 8,12
RS Mitra Mulia Husada RS Umum 70 2.517 28 16 #DIV/0! #DIV/0! 11,12 #DIV/0! #DIV/0! 6,36
6 LAMPUNG UTARA
RS Handayani RS Umum 106 253 279 532 42 44 86 7 9 16 166,01 157,71 161,65 27,67 32,26 30,08
7 WAY KANAN
8 TULANG BAWANG
9 PESAWARAN
10 PRINGSEWU
RSU Wisma Rini RS Umum 50 2.360 2.128 4.488 15 4 - - 3,34 - - 0,89
RSU Surya Asih RS Umum 55 452 725 1.177 46 8 - - 39,08 - - 6,80
RSIAMutiara Hati RS Umum 25 2.200 37 2 #DIV/0! #DIV/0! 16,82 #DIV/0! #DIV/0! 0,91
RSIAMitra Husada RS Umum 100 3.639 5.095 8.734 156 47 - - 17,86 - - 5,38
11 MESUJI
12 TULANG BAWANG BARAT
13 BANDAR LAMPUNG
RS Immanuel Bandar Lampung RS Umum 113 4.881 5.271 10.152 209 176 385 127 109 236 42,82 33,39 37,92 26,02 20,68 23,25
RSU Bumi Waras RS Umum 142 4.674 5.274 9.948 88 66 154 27 25 52 18,83 12,51 15,48 5,78 4,74 5,23
RSU Advent Bandar Lampung RS Umum 148 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RSU Urip Sumoharjo RS Umum 293 17.969 365 229 #DIV/0! #DIV/0! 20,31 #DIV/0! #DIV/0! 12,74
RSU Graha Husada RS Umum 136 3.092 3.693 6.785 39 42 81 14 20 34 12,61 11,37 11,94 4,53 5,42 5,01
RS Bintang Amin Husada RS Umum 91 250 425 675 3 5 8 3 2 5 12,00 11,76 11,85 12,00 4,71 7,41
RSIA Anugerah Medika RS Ibu & Anak 41 386 1.342 1.728 2 - 2 - - - 5,18 - 1,16 - - -
RSIA Mutiara Putri RS Ibu & Anak 27 857 10 3 #DIV/0! #DIV/0! 11,67 #DIV/0! #DIV/0! 3,50
RSIA Restu Bunda RS Ibu & Anak 33 - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RSIA Putri Betik Hati RS Ibu & Anak - - - - - - - - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RS Mata Permana Sari RS Mata 31 1.010 - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! -
RSIA Santa Ana RS Ibu & Anak 371 1
14 METRO #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RS Mardi Waluyo RS Umum 125 16.506 639 269 #DIV/0! #DIV/0! 38,71 #DIV/0! #DIV/0! 16,30
RS IslamMetro RS Umum 63 1.706 1.866 3.572 52 43 95 58 37 95 30,48 23,04 26,60 34,00 19,83 26,60
RSIA AMC RS Khusus 48 834 2.782 3.616 4 1 - - 1,11 - - 0,28
RS Bersalin Permata Hati RS Khusus 31 - 3.313 3.313 - - - - - - #DIV/0! - - #DIV/0! - -
RS Bersalin Asih RS Khusus 25 - 1.344 1.344 - 11 11 - - - #DIV/0! 8,18 8,18 #DIV/0! - -
RS Muhamadiyah RS Umum 50 1.403 1.462 2.865 21 20 - - 7,33 - - 6,98
JUMLAH RS SWASTA 2.133 23.930 34.999 119.267 435 387 2.455 236 202 1.175 18,18 11,06 2 9,86 5,77 9,85
4.470 58.047 75.358 236.825 2.247 2.016 7.484 1.084 918 3.573 38,71 26,75 31,60 18,67 12,18 15,09
Sumber: Seksi PKDR Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
Keterangan:
a
termasuk rumah sakit swasta
ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
NO NAMA RUMAH SAKIT
a Jenis RS
JUMLAH
TEMPAT
TIDUR
PASIEN KELUAR (HIDUP +
MATI)
PASIEN KELUAR MATI
PASIEN KELUAR MATI
48 JAMDIRAWAT
GDR NDR
BELUM MEMILIKI RUMAH SAKIT UMUMDAERAH
BELUM MEMILIKI RUMAH SAKIT UMUMDAERAH
BELUM MEMILIKI RUMAH SAKIT UMUMDAERAH
PROVINSI
TABEL 60
PASIEN
KELUAR
(HIDUP + MATI)
PASIEN
KELUAR MATI
PASIEN
KELUAR MATI
48 JAM
DIRAWAT
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
RUMAH SAKIT PEMERINTAH
LAMPUNG BARAT
RSUD Liwa RS Umum 81 1.332 44 12 18.514 62,62 13,90 8,30
TANGGAMUS
RSUD Kota Agung RS Umum 71 3.640 108 42 13.122 50,63 3,60 3,51
LAMPUNG SELATAN
RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM RS Umum 161 7.901 201 201 20.602 35,06 2,61 4,83
LAMPUNG TIMUR
RSUD Sukadana RS Umum 76 2.532 55 13 7.139 25,74 2,82 8,14
LAMPUNG TENGAH
RSUD Demang Sepulau Raya RS Umum 108 5.783 159 62 14.154 35,91 2,45 4,37
LAMPUNG UTARA
RSUD Ryacudu RS Umum 146 9.098 214 103 21.435 40,22 2,36 3,50
WAY KANAN
RSUD ZAPagar Alam RS Umum 100 - - 100 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
TULANG BAWANG
RSUD Menggala RS Umum 106 5.525 219 63 19.787 51,14 3,58 3,42
PESAWARAN BELUMMEMILIKI RUMAH SAKIT UMUMDAERAH
PRINGSEWU
RSUD Pringsewu RS Umum 152 10.908 357 121 41.303 74,45 3,79 1,30
MESUJI BELUMMEMILIKI RUMAH SAKIT UMUMDAERAH
TULANG BAWANG BARAT BELUMMEMILIKI RUMAH SAKIT UMUMDAERAH
BANDAR LAMPUNG
RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo RS Umum 190 58 - 8 8.372 12,07 144,34 1051,34
METRO
RS AYani Metro RS Umum 212 14.232 650 286 52.939 68,41 3,72 1,72
PROVINSI
RSUAndoel Moeloek RS Umum 600 45.753 3.019 1.350 190.008 86,76 4,15 0,63
RS DKT/TKIV 02.07.04 RS Umum 189 8.939 - 37 47.478 68,82 5,31 2,41
RS Jiwa Bandar Lampung RS Umum 105 945 2 - 34.679 90,49 36,70 3,86
RS Bhayangkara RS Umum 40 912 1 - 3.260 22,33 3,57 12,43
JUMLAH RS PEMERINTAH 1905 60.099 2.237 1.254 492.792 70,87 8,20 3,37
RS SWASTA
LAMPUNG BARAT
TANGGAMUS
RS Panti Secanti RS Umum 54 3.290 38 8 8.113 41,16 2,47 3,52
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TIMUR
RS.Sukadana 50 - - - 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
LAMPUNG TENGAH
RS Asy Syifaa YukumJaya RS Umum 52 5.024 43 35 15.337 80,81 3,05 0,73
RS YukumMedical Center RS Umum 116 7.022 152 66 10.644 25,14 1,52 4,51
RS Harapan Bunda RS Umum 58 3.572 78 29 9.188 43,40 2,57 3,35
RS Mitra Mulia Husada RS Umum 70 2.517 28 16 9.359 36,63 3,72 6,43
LAMPUNG UTARA
RS Handayani RS Umum 106 532 86 16 6.067 15,68 11,40 61,32
WAY KANAN
TULANG BAWANG
PESAWARAN
PRINGSEWU
RSUWisma Rini RS Umum 50 4.488 15 4 9.890 54,19 2,20 1,86
RSUSurya Asih RS Umum 55 1.177 46 8 3.977 19,81 3,38 13,68
RSIAMutiara Hati RS Khusus 25 2.200 37 2 4.050 44,38 1,84 2,31
RSUMitra Husada RS Umum 100 8.734 156 47 20.923 57,32 2,40 1,78
MESUJI 0 - - - 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
TULANG BAWANG BARAT 0 - - - 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
BANDAR LAMPUNG - -
RS Immanuel Bandar Lampung RS Umum 113 10.152 385 236 33.761 81,85 3,33 0,74
RSUBumi Waras RS Umum 142 9.948 154 52 44.635 86,12 4,49 0,72
RSUAdvent Bandar Lampung RS Umum 148 - - - 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
RSUUrip Sumoharjo RS Umum 293 17.969 365 229 64.798 60,59 3,61 2,35
RSUGraha Husada RS Umum 136 6.785 81 34 21.561 43,43 3,18 4,14
RS Bintang Amin Husada RS Umum 91 675 8 5 695 2,09 1,03 48,18
RSIAAnugerah Medika RS Khusus 41 1.728 2 - 6.640 44,37 3,84 4,82
RSIAMutiara Putri RS Khusus 27 857 10 3 2.684 27,23 3,13 8,37
RSIARestu Bunda RS Khusus 33 - - - 0 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
RSIAPutri Betik Hati RS Khusus 0 - - - 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RS Mata Permana Sari RS Khusus 31 1.010 - - 1.450 12,81 1,44 9,77
RS Khusus 0 371 1 -
METRO
RS Mardi Waluyo RS Umum 125 16.506 639 269 40.826 89,48 2,47 0,29
RS IslamMetro RS Umum 63 3.572 95 95 11.327 49,26 3,17 3,27
RSIAAMC RS Khusus 48 3.616 4 1 13.310 75,97 3,68 1,16
RS Bersalin Permata Hati RS Khusus 31 3.313 - - 6.429 56,82 1,94 1,47
RS Bersalin Asih RS Khusus 25 1.344 11 - 2.870 31,45 2,14 4,65
RS Muhamadiyah RS Umum 50 2.865 21 20 9.148 50,13 3,19 3,18
JUMLAH RS SWASTA 2.133 119.267 2.455 1.175 357.682 45,94 3,00 3,53
4.038 179.366 4.692 2.429 850.474 57,70 4,74 3,48
Sumber: Seksi PKDR Bidang Yankes Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
Keterangan:
a
termasuk rumah sakit swasta
BOR LOS TOI
PROVINSI
INDIKATOR KINERJAPELAYANAN DI RUMAHSAKIT PER KABUPATEN KOTASE-PROVINSI LAMPUNG
NO NAMARUMAHSAKIT
a
Jenis RS
JUMLAH
TEMPAT TIDUR
TAHUN 2012
JUMLAHPASIEN
JUMLAHHARI
PERAWATAN
JUMLAH
JUMLAH
DIPANTAU
% DIPANTAU BER PHBS * %
1 2 3 4 5 6 7
1 LAMPUNG BARAT 111.528 34.514 30,95 16.612 48,13
2 TANGGAMUS 134.496 36.561 27,18 22.055 60,32
3 LAMPUNG SELATAN 238.284 222.930 93,56 122.742 55,06
4 LAMPUNG TIMUR 257.008 48.951 19,05 22.811 46,60
5 LAMPUNG TENGAH 315.082 186.790 59,28 103.754 55,55
6 LAMPUNG UTARA 146.100 105.553 72,25 57.448 54,43
7 WAY KANAN 108.217 28.019 25,89 11.837 42,25
8 TULANG BAWANG 111.104 30.336 27,30 527 1,74
9 PESAWARAN 102.391 32724 31,96 16270 49,72
10 PRINGSEWU 95.245 21.381 22,45 8.249 38,58
11 MESUJI 51.304 15.274 29,77 6.309 41,31
12 TULANG BAWANG BARAT 67.726 15.539 22,94 4.083 26,28
13 BANDAR LAMPUNG 217.206 76815 35,37 43660 56,84
14 METRO 37.833 18.024 47,64 6.490 36,01
JUMLAH (KAB/KOTA) 1.993.524 873.411
43,81
442.847
50,70
Sumber : Seksi Promkes Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
RUMAH TANGGA
TABEL 61
NO KABUPATEN KOTA
PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
TABEL 62
PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
RUMAH
JUMLAH JUMLAH % JUMLAH %
SELURUHNYA DIPERIKSA DIPERIKSA SEHAT SEHAT
1 2 3 4 5 6 7
1 LAMPUNG BARAT 170.203 23.205 13,63 13.601 58,61
2 TANGGAMUS 119.521 47.756 39,96 28.320 59,30
3 LAMPUNG SELATAN 210.319 79.045 37,58 42.494 53,76
4 LAMPUNG TIMUR 261.009 87.297 33,45 20.004 22,91
5 LAMPUNG TENGAH 309.004 207.351 67,10 142.009 68,49
6 LAMPUNG UTARA 156.860 99.293 63,30 70.002 70,50
7 WAY KANAN 98.072 68.027 69,36 49.874 73,32
8 TULANG BAWANG 99.671 19.426 19,49 14.314 73,68
9 PESAWARAN 99.712 24.859 24,93 19.338 77,79
10 PRINGSEWU 79.306 28.128 35,47 20.893 74,28
11 MESUJI 51.887 14.842 28,60 7.540 50,80
12 TULANG BAWANG BARAT 58.710 13.544 23,07 8.203 60,57
13 BANDAR LAMPUNG 173.953 109.383 62,88 97.969 89,57
14 METRO 32.450 12.269 37,81 10.816 88,16
JUMLAH (KAB/KOTA) 1.920.677 834.425 43,44 545.377 65,36
Sumber: Seksi Penyehatan Lingkungan (PL) Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
DATA DARI KAB TIDAK ADA
NO KABUPATEN/KOTA
TABEL 63
RUMAH/BANGUNAN DIPERIKSA
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7
1 LAMPUNG BARAT 3 0 0,00 0 #DIV/0!
2 TANGGAMUS 170.203 47.756 28,06 45.050 94,33
3 LAMPUNG SELATAN 119.521 33.350 27,90 22.991 68,94
4 LAMPUNG TIMUR 210.319 84.217 40,04 51.492 61,14
5 LAMPUNG TENGAH 261.009 223.261 85,54 190.150 85,17
6 LAMUNG UTARA 309.004 10.934 3,54 8.201 75,00
7 WAY KANAN 156.860 40.312 25,70 29.618 73,47
8 TULANG BAWANG 98.072 0 0,00 0 #DIV/0!
9 PESAWARAN 99.671 0,00 #DIV/0!
10 PRINGSEWU 99.712 24.869 24,94 23.387 94,04
11 MESUJI 79.306 30.641 38,64 18.984 61,96
12 TULANG BAWANG BARAT 51.887 - 0,00 - #DIV/0!
13 BANDAR LAMPUNG 58.710 9.800 16,69 9.730 99,29
14 METRO 173.953 8.896 5,11 7.920 89,03
JUMLAH ( KAB/KOTA) 1.888.230 514.036 27,22 407.523 79,28
Sumber: Seksi Penyehatan Lingkungan (PL) Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH
RUMAH/BANGUNAN
YANG ADA
TAHUN 2012
TABEL 64
JUMLA
H
% JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 LAMPUNG BARAT 111.528 143.588 128,75 0 0,0 46.338 32,27 24.620 17,15 46.592 32,45 9.315 6,49 7.295 5,08 4148 2,89 138.308 96,32
2 TANGGAMUS 134.496 33.178 24,67 0 0,0 102 0,31 0 0,00 31.005 93,45 2.071 6,24 0 0,00 0 0,00 33.178 100,00
3 LAMPUNG SELATAN 238.284 62.027 26,03 0 0,0 0 0,00 0 0,00 60.090 96,88 0 0,00 428 0,69 1.509 2,43 62.027 100,00
4 LAMPUNG TIMUR 257.008 94.292 36,69 10.036 10,6 3.753 3,98 3.001 3,18 269.242 285,54 545 0,58 4.835 5,13 3.820 4,05 295.232 313,10
5 LAMPUNG TENGAH 315.082 203.207 64,49 3 0,0 14.056 6,92 4.668 2,30 163.973 80,69 - 0,00 - 0,00 312 0,15 183.012 90,06
6 LAMPUNG UTARA 146.100 99.293 67,96 - 0,0 - 0,00 - 0,00 79.329 79,89 3.706 3,73 - 0,00 - 0,00 83.035 83,63
7 WAY KANAN 108.217 89.836 83,01 3 0,0 2.703 3,01 158 0,18 63.751 70,96 6.606 7,35 1 0,00 11.424 12,72 84.646 94,22
8 TULANG BAWANG 111.104 19.426 17,48 0,0 123 0,63 0,00 18.512 95,29 0,00 155 0,80 636 3,27 19.426 100,00
9 PESAWARAN 102.391 23.283 22,74 0 0,0 1.175 5,05 837 3,59 19.900 85,47 854 3,67 0 0,00 87 0,37 22.853 98,15
10 PRINGSEWU 95.245 21.780 22,87 23 0,1 1 0,00 0,00 16.464 75,59 0 0,00 0 0,00 0 0,00 16.488 75,70
11 MESUJI 51.304 17.004 33,14 1.509 8,9 100 0,59 67 0,39 4.853 28,54 1.363 8,02 9.112 53,59 0,00 17.004 100,00
12 TULANG BAWANG BARAT 67.726 53.187 78,53 2.365 4,4 3 0,01 0,00 44.375 83,43 0,00 0,00 0,00 46.743 87,88
13 BANDAR LAMPUNG 217.206 112.962 52,01 6.634 5,9 25.185 22,30 5.736 5,08 58.691 51,96 686 0,61 5.383 4,77 314 0,28 102.629 90,85
14 METRO 37.833 12.269 32,43 148 1,2 26 0,21 74 0,60 11.182 91,14 2 0,02 - 0,00 830 6,77 12.262 99,94
1.993.524 985.332 49,43 20.721 2,1 93.565 9,50 39.161 3,97 887.959 90,12 25.148 2,55 27.209 2,76 23.080 2,34 ####### 113,35 JUMLAH (KAB/KOTA)
Sumber: Seksi Penyehatan Lingkungan (PL) Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
NO KABUPATEN KOTA
PERSENTASE KELUARGA MENURUT JENIS SARANA AIR BERSIH YANG DIGUNAKAN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
KEMASAN JUMLAH
JENIS SARANA AIR BERSIH
LEDENG
TAHUN 2012
SPT PAH LAINNYA SGL MATA AIR
JUMLAH
KELUARGA
YANG ADA
JUMLAH
KELUARGA
DIPERIKSA
SUMBER AIR
BERSIHNYA
%
KELUARGA
DIPERIKSA
TABEL 65
TAHUN 2012
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
1 LAMPUNG BARAT 111.528 137.136 0,00 27 0,02 44.555 32,49 0,00 2.115 1,54 76.527 55,80 11.322 8,26 9.175 6,69 0,00 0,00 0,00 0,00 134.546 98,11
2 TANGGAMUS 134.496 34.954 67 0,19 73 0,21 66 0,19 483 1,38 0 0,00 31.879 91,20 2.332 6,67 0,00 14 0,04 0 0,00 0 0,00 40 0,11 34.900 99,85
3 LAMPUNG SELATAN 238.284 59.119 0 0,00 84 0,14 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 428 0,72 0 0,00 0 0,00 0 0,00 1.509 2,55 0,00
4 LAMPUNG TIMUR 257.008 158.331 2.540 1,60 1.728 1,09 1.956 1,24 0,00 2.977 1,88 149.130 94,19 0,00 - 0,00 136.779 86,39 0,00 100 0,06 - 0,00 158.331 100,00
5 LAMPUNG TENGAH 315.082 203.207 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 4.746 2,34 146.797 72,24 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 352 0,17 151.543 74,58
6 LAMPUNG UTARA 146.100 99.293 - 0,00 4.378 4,41 - 0,00 - 0,00 - 0,00 78.329 78,89 3.706 3,73 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 86.413 87,03
7 WAY KANAN 108.217 89.836 - 0,00 0,00 - 0,00 0,00 0,00 - 0,00 - 0,00 0,00 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00 - 0,00
8 TULANG BAWANG 111.104 19.426 0,00 0,00 123 0,63 0,00 84 0,43 12.878 66,29 0,00 175 0,90 5.674 29,21 0,00 67 0,34 485 2,50 13.085 67,36
9 PESAWARAN 102.391 23.283 0 0,00 15 0,06 1.225 5,26 0 0,00 837 3,59 1562 6,71 0 0,00 - 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 3.639 15,63
10 PRINGSEWU 95.245 21.780 23 0,11 23 0,11 1 0,00 0 0,00 0 0,00 17.191 78,93 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 0,00 - 0,00 17.238 79,15
11 MESUJI 51.304 15.473 1.395 9,02 3.907 25,25 - 0,00 - 0,00 67 0,43 3.747 24,22 27 0,17 2.138 13,82 2.612 16,88 458 2,96 1.005 6,50 1.005 6,50 9.143 59,09
12 TULANG BAWANG BARAT 67.726 53.187 2.365 4,45 6.445 12,12 0,00 0,00 0,00 44.375 83,43 0,00 0,00 6.617 12,44 0,00 0,00 0,00 53.185 100,00
13 BANDAR LAMPUNG 217.206 112.962 6.634 5,87 - 0,00 25.185 22,30 1.131 1,00 5.736 5,08 58.691 51,96 996 0,88 - 0,00 - 0,00 0,00 0,00 0,00 98.373 87,09
14 METRO 37.833 12.269 132 1,08 528 4,30 26 0,21 - 0,00 85 0,69 10.841 88,36 - 0,00 - 0,00 163 1,33 - 0,00 - 0,00 529 4,31 11.612 94,65
JUMLAH (KAB/KOTA) 1.993.524 1.040.256 13.156 1,26 17.208 1,65 73.137 7,03 1.614 0,16 16.647 1,60 631.947 60,75 18.383 1,77 11.916 1,15 151.859 14,60 458 0,04 1.172 0,11 3.920 0,38 772.092 74,22
Sumber: Seksi Penyehatan Lingkungan (PL) Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
PERSENTASE KELUARGA MENURUT SUMBER AIR MINUMYANG DIGUNAKAN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH
KELUARGA YANG
ADA
JUMLAH
KELUARGA
DIPERIKSA
SUMBER AIR
MINUMNYA
AIR KEMASAN LAIN-LAIN AIR ISI ULANG
SUMBER AIR MINUMKELUARGA
KELUARGA DENGAN
SUMBER AIR MINUM
TERLINDUNG
MATA AIR TAK
TERLINDUNG
AIR SUNGAI AIR HUJAN LEDING METERAN LEDING ECERAN POMPA
SUMUR
TERLINDUNG
SUMUR TAK
TERLINDUNG
MATA AIR
TERLINDUNG
TABEL 66
KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
J
U
M
L
A
H

K
K

D
I
P
E
R
I
K
S
A
J
U
M
L
A
H

K
K

M
E
M
I
L
I
K
I
J
U
M
L
A
H

S
E
H
A
T
%

K
K

M
E
M
I
L
I
K
I
%

S
E
H
A
T
J
U
M
L
A
H

K
K

D
I
P
E
R
I
K
S
A
J
U
M
L
A
H

K
K

M
E
M
I
L
I
K
I
J
U
M
L
A
H

S
E
H
A
T
%

K
K

M
E
M
I
L
I
K
I
%

S
E
H
A
T
J
U
M
L
A
H

K
K

D
I
P
E
R
I
K
S
A
J
U
M
L
A
H

K
K

M
E
M
I
L
I
K
I
J
U
M
L
A
H

S
E
H
A
T
%

K
K

M
E
M
I
L
I
K
I
%

S
E
H
A
T
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 LAMPUNG BARAT 170.203 24.553 58.906 17.165 34,61 29,14 23.908 54.360 18.396 31,94 33,84 19.493 41.049 15.603 24,12 38,01
2 TANGGAMUS 136.238 33.645 61.211 23.326 44,93 38,11 18.809 35.982 11.581 26,41 32,19 35.026 60.831 25.243 44,65 41,50
3 LAMPUNG SELATAN 210.319 77.249 176.162 49.970 83,76 28,37 64.127 157.396 37.402 74,84 23,76 70.135 159.529 37.065 75,85 23,23
4 LAMPUNG TIMUR 295.232 94.292 79.159 52.687 26,81 66,56 94.292 68.234 43.653 23,11 63,98 94.292 58.855 30.815 19,94 52,36
5 LAMPUNG TENGAH 314.825 203.207 281.548 171.085 89,43 60,77 203.207 247.709 149.468 78,68 60,34 203.207 252.438 159.022 80,18 62,99
6 LAMPUNG UTARA 146.236 99.382 71.828 46.090 49,12 64,17 99.382 68.337 37.192 46,73 54,42 99.382 53.908 34.070 36,86 63,20
7 WAY KANAN 116.446 85.304 59.788 37.183 70,09 62,19 80.911 82.721 22.114 102,24 26,73 78.288 42.169 21.167 53,86 50,20
8 TULANG BAWANG 99.843 19.426 13.927 9.041 13,95 64,92 19.462 15.537 10.630 15,56 68,42 19.426 12.781 7.513 12,80 58,78
9 PESAWARAN 99.712 24.859 22.175 15.398 89,20 69,44 24.859 6.698 4.212 26,94 62,88 24.859 20.444 15.264 82,24 74,66
10 PRINGSEWU 64.439 21.702 14.675 10.456 22,77 71,25 4.617 3.762 2.853 5,84 75,84 12.015 7.599 4.960 11,79 65,27
11 MESUJI 56.512 15.206 10.585 4.454 69,61 42,08 15.206 10.459 5.721 68,78 54,70 13.470 4.629 1.965 34,37 42,45
12 TULANG BAWANG BARAT 70.553 18.457 52.930 18.457 75,02 34,87 8.691 39.665 4.474 56,22 11,28 11.239 52.393 11.239 74,26 21,45
13 BANDAR LAMPUNG 205.312 107.358 117.559 84.634 57,26 71,99 107.358 87.354 57.105 42,55 65,37 107.358 80.396 60.100 39,16 74,75
14 METRO 39.436 12.269 11.643 10.484 94,90 90,05 12.269 9.848 7.921 80,27 80,43 12.269 11.020 9.039 89,82 82,02
JUMLAH (KAB/KOTA) 2.025.306 836.909 1.032.096 550.430 50,96 53,33 777.098 888.062 412.722 43,85 46,47 800.459 858.041 433.065 42,37 50,47
Sumber: Seksi Penyehatan Lingkungan (PL) Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
DATA TIDAK ADA DARI KAB
NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH KK
JAMBAN TEMPAT SAMPAH PENGELOLAAN AIR LIMBAH
TABEL 67
J
U
M
L
A
H

Y
G

A
D
A
J
U
M
L
A
H

D
I
P
E
R
I
K
S
A
J
U
M
L
A
H

S
E
H
A
T

%

S
E
H
A
T
J
U
M
L
A
H

Y
G

A
D
A
J
U
M
L
A
H

D
I
P
E
R
I
K
S
A
J
U
M
L
A
H

S
E
H
A
T

%

S
E
H
A
T
J
U
M
L
A
H

Y
G

A
D
A
J
U
M
L
A
H

D
I
P
E
R
I
K
S
A
J
U
M
L
A
H

S
E
H
A
T

%

S
E
H
A
T
J
U
M
L
A
H

Y
G

A
D
A
J
U
M
L
A
H

D
I
P
E
R
I
K
S
A
J
U
M
L
A
H

S
E
H
A
T

%

S
E
H
A
T
J
U
M
L
A
H

Y
G

A
D
A
J
U
M
L
A
H

D
I
P
E
R
I
K
S
A
J
U
M
L
A
H

S
E
H
A
T

%

S
E
H
A
T
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
1 LAMPUNG BARAT 35 8 4 50,00 121 48 37 77,08 56 49 27 55,10 45 18 3 16,67 257 123 71 57,72
2 TANGGAMUS 13 0 0 #DIV/0! 363 17 12 70,59 22 1 0 0 144 32 0 0 542 50 12 24,00
3 LAMPUNG SELATAN 18 12 7 58,33 577 400 210 52,50 68 33 11 33,33 5.336 757 552 72,92 5.999 1.202 780 64,89
4 LAMPUNG TIMUR 6 2 2 100,00 409 262 121 46,18 60 41 29 70,73 1.207 508 304 59,84 1.682 813 456 56,09
5 LAMPUNG TENGAH 8 8 7 87,50 237 195 140 71,79 68 67 45 67,16 0 0 0 #DIV/0! 313 270 192 71,11
6 LAMPUNG UTARA 8 1 1 100,00 273 161 130 80,75 54 37 30 81,08 592 344 286 83,14 927 543 447 82,32
7 WAY KANAN 4 4 4 100,00 125 124 105 84,68 53 45 30 66,67 113 112 75 66,96 295 285 214 75,09
8 TULANG BAWANG 7 7 5 71,43 219 131 79 60,31 26 20 10 50,00 - - - #DIV/0! 252 158 94 59,49
9 PESAWARAN 0 0 0 #DIV/0! 72 53 44 83,02 23 17 10 58,82 3 0 0 #DIV/0! 98 70 54 77,14
10 PRINGSEWU 5 5 5 100,00 182 182 149 81,87 24 24 24 100,00 403 316 276 87,34 614 527 454 86,15
11 MESUJI 1 1 1 100,00 140 77 47 61,04 41 33 8 24,24 0 0 0 #DIV/0! 182 111 56 50,45
12 TULANG BAWANG BARAT - - - #DIV/0! 82 56 32 57,14 22 20 6 30,00 - - - #DIV/0! 104 76 38 50,00
13 BANDAR LAMPUNG 47 33 30 90,91 766 533 399 74,86 47 45 29 64,44 582 322 244 75,78 1.442 933 702 75,24
14 METRO 12 9 7 77,78 155 61 53 86,89 6 6 4 66,67 438 170 147 86,47 611 246 211 85,77
164 90 73 81,11 3.721 2.300 1.558 67,74 570 438 263 60,05 8.863 2.579 1.887 73,17 13.318 5.407 3.781 69,93
Sumber: Seksi Penyehatan Lingkungan (PL) Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
JUMLAH (KAB/KOTA)
PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
JUMLAH TUPM
NO
HOTEL PASAR TUPM LAINNYA RESTORAN/R-MAKAN
KABUPATEN KOTA
TAHUN 2012
JUMLAH DIBINA % JUMLAH DIBINA % JUMLAH DIBINA % JUMLAH DIBINA % JUMLAH DIBINA % JUMLAH DIBINA % JUMLAH DIBINA %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
1 LAMPUNG BARAT 192 165 85,94 0 0 #DIV/0! 488 359 73,57 950 502 52,84 310 198 63,87 0 0 #DIV/0! 1.940 1.224 63,09
2 TANGGAMUS 175 103 58,86 5 5 100,00 679 524 77,17 1.031 639 61,98 498 350 70,28 2 0 - 2.390 1.621 67,82
3 LAMPUNG SELATAN 375 191 50,93 106 76 71,70 1.112 586 52,70 1.554 564 36,29 398 231 58,04 56 36 64,29 3.601 1.684 46,76
4 LAMPUNG TIMUR 348 229 65,80 29 22 75,86 1.251 565 45,16 965 537 55,65 574 303 52,79 131 28 21,37 3.298 1.684 51,06
5 LAMPUNG TENGAH 279 186 66,67 35 29 82,86 1.052 547 52,00 1.494 1.102 73,76 398 315 79,15 - - #DIV/0! 3.258 2.179 66,88
6 LAMPUNG UTARA 162 132 81,48 6 6 100,00 838 470 56,09 1.115 584 52,38 276 181 65,58 36 24 66,67 2.433 1.397 57,42
7 WAY KANAN 226 226 100,00 11 11 100,00 641 458 71,45 1.034 766 74,08 126 105 83,33 21 16 76,19 2.059 1.582 76,83
8 TULANG BAWANG 17 17 100,00 17 14 82,35 383 202 52,74 987 577 58,46 317 191 60,25 - - #DIV/0! 1.721 1.001 58,16
9 PESAWARAN 93 59 63,44 0 0 #DIV/0! 464 182 39,22 441 191 43,31 507 308 60,75 0 0 #DIV/0! 1.505 740 49,17
10 PRINGSEWU 85 85 100,00 1 1 100,00 426 340 79,81 263 178 67,68 186 151 81,18 0 0 #DIV/0! 961 755 78,56
11 MESUJI 113 96 84,96 22 10 45,45 223 143 64,13 659 181 27,47 128 85 66,41 - - #DIV/0! 1.145 515 44,98
12 TULANG BAWANG BARAT 129 85 65,89 - - #DIV/0! 348 225 64,66 723 448 61,96 121 55 45,45 - - #DIV/0! 1.321 813 61,54
13 BANDAR LAMPUNG 293 231 78,84 23.886 12.570 52,62 637 458 71,90 865 614 70,98 281 173 61,57 237 119 50,21 26.199 14.165 54,07
14 METRO 134 119 88,81 31 31 100,00 195 173 88,72 282 226 80,14 80 62 77,50 324 217 66,98 1.046 828 79,16
2.621 1.924 73,41 24.149 12.775 52,90 8.737 5.232 59,88 12.363 7.109 57,50 4.200 2.708 64,48 807 440 54,52 52.877 30.188 57,09
TABEL 68
NO KABUPATEN KOTA
PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
JUMLAH
TAHUN 2012
SARANA LAIN PERKANTORAN SARANA PENDIDIKAN SARANA IBADAH
INSTALASI PENGOLAHAN
AIR MINUM
SARANA PELAYANAN
KESEHATAN
JUMLAH (KAB/KOTA)
Sumber: Seksi Penyehatan Lingkungan (PL) Bidang P3PL Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
TABEL 69

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Alopurinol tablet 100 mg 100 tablet/strip/blister , kotak 436 375 6 381 87% 535 143 689 832 155% 1.494 992 111 1.103 74%
2 Aminofilin tablet 200 mg 100 tablet / botol 572 416 259 675 118% 572 866 295 1.161 203% 1.365 910 1.610 2.520 185%
3 Aminofilin injeksi 24 mg/ml 30 ampul / kotak 137 132 203 335 245% 21 9 12 21 99% 0 #DIV/0!
4 Amitripilin tablet salut 25 mg (HCL) 100 tablet/strip/blister , kotak 190 148 122 270 142% 8 - 12 12 145% 0 #DIV/0!
5 Amoksisilin kapsul 250 mg 120 kapsul/strip/blister, kotak 2.250 1.838 1.024 2.862 127% 2.455 1.750 4.331 6.081 248% 11.520 7.581 1.227 8.808 76%
6 Amoksisilin kaplet 500 mg 100 kaplet/strip, kotak 8.202 8.599 2.057 10.656 130% 9.066 8.778 13.585 22.363 247% 7.314 4.876 9.166 14.042 192%
7 Amoksisilin sirup kering 125 mg/ 5 mg Botol 60 ml 18.052 6.322 23.130 29.452 163% 41.076 28.473 51.266 79.739 194% 82.157 54.771 42.015 96.786 118%
8 Metampiron tablet 500 mg 1000 tablet / botol 441 411 441 852 193% 583 473 686 1.160 199% 7.676 5.117 5.849 10.966 143%
9 Metampiron injeksi 250 mg 30 ampul / kotak 890 301 501 802 90% 211 387 235 622 295% 148 8 94 102 69%
10 Antasida DOEN I tablet kunyah, kombinasi :AluminiumHidroksida 200 mg +
MagnesiumHidroksida 200 mg btl 1000 tablet 493 971 225 1.196 243% 780 2.601 1.259 3.861 495% 7.530 5.020 2.449 7.469 99%
11 Anti Bakteri DOEN saleb kombinasi : Basitrasin 500 IU/g + polimiksin 10.000 IU/g 25 tube @ 5 g / kotak 391 213 305 518 132% 243 333 427 760 313% 72 48 37 85 118%
12 Antihemoroid DOEN kombinasi : Bismut Subgalat 150 mg + Heksaklorofen 250 mg 10 supp / kotak 357 81 390 471 132% 292 133 140 273 94% 935 623 67 690 74%
13 Antifungi DOEN Kombinasi : AsamBenzoat 6%+ AsamSalisilat 3% 24 pot @ 30 g / kotak 716 102 536 638 89% 135 270 318 588 436% 348 232 318 550 158%
14 Antimigren : Ergotamin tartrat 1 mg + Kofein 50 mg 100 tablet / botol 21 0 0 0% 96 - 99 99 103% 365 243 0 243 67%
15 Antiparkinson DOEN tablet kombinasi : Karbidopa 25 mg + Levodopa 250 mg ktk 10 x 10 tablet 50 0 0 0% 14 - - 0 0% 0 #DIV/0!
16 Aqua Pro Injeksi Steril, bebas pirogen 10 vial @20 ml / kotak 375 118 379 497 133% 51 104 146 250 491% 0 #DIV/0!
17 AsamAskorbat (vitamin C) tablet 50 mg 1000 tablet / botol 526 31 755 786 149% 327 938 2.725 3.663 1119% 0 #DIV/0!
18 AsamAsetisalisilat tablet 100 mg (Asetosal) ktk 10 x 10 tablet 100 0 0% 31 7 14 21 67% 0 #DIV/0!
19 AsamAsetisalisilat tablet 500 mg (Asetosal) ktk 10 x 10 tablet 529 171 200 371 70% 72 52 44 96 134% 0 #DIV/0!
20 Atropin sulfat tablet 0,5 mg 500 tablet / botol 100 22 90 112 112% 3 - - 0 0% 6 4 1 5 83%
21 Atropin tetes mata 0,5% 24 btl @ 5 ml / kotak 31 0 0% 5 - - 0 0% 0 #DIV/0!
22 Atropin injeksi l.m/lv/s.k. 0,25 mg/mL - 1 mL (sulfat) 30 ampul / kotak 162 89 118 207 128% 35 71 104 175 496% 104 69 67 136 131%
23 Betametason krim0,1 % 25 tube @ 5 g / kotak 238 75 378 453 190% 1.387 439 1.260 1.699 122% 1.620 1.080 630 1.710 106%
24 Deksametason Injeksi I.v. 5 mg/ml 100 ampul /kotak 161 14 378 392 243% 248 100 207 307 124% 189 126 146 272 144%
25 Deksametason tablet 0,5 mg 1000 tablet / botol 574 111 387 498 87% 982 480 1.318 1.798 183% 13.255 8.837 8.731 17.568 133%
26 Dekstran 70-larutan infus 6%steril Botol 500 ml 100 0 0% 32 379 395 774 2419% 0 #DIV/0!
27 Dekstrometorfan sirup 10 mg/5 ml (HBr) Botol 60 ml 7.879 5.100 9.795 14.895 189% 21.653 39.037 35.790 74.827 346% 39.489 26.326 27.429 53.755 136%
28 Dekstrometorfan tablet 15 mg (HBr) 1000 tablet / botol 370 100 194 294 79% 292 160 506 666 228% 4.629 3.086 3.030 6.116 132%
29 DiazepamInjeksi 5mg/ml 30 ampul / kotak 128 11 110 121 95% 14 13 90 103 724% 93 62 196 258 277%
30 Diazepamtablet 2 mg 1000 tablet / botol 70 76 21 97 139% 26 12 274 286 1105% 189 126 155 281 149%
31 Diazepamtablet 5 mg 250 tablet / botol 50 0 0% 64 47 3 50 78% 0 #DIV/0!
32 Difenhidramin Injeksi I.M. 10 mg/ml (HCL) 30 ampul / kotak 439 167 443 610 139% 301 334 319 653 217% 437 291 0 291 67%
33 Diagoksin tablet 0,25 mg 100 tablet / kotak 716 500 525 1.025 143% 62 52 171 223 359% 543 362 0 362 67%
34 Efedrin tablet 25 mg (HCL) 1000 tablet / botol 169 16 59 75 44% 99 19 33 52 52% 150 100 5 105 70%
35 Ekstrks belladona tablet 10 mg 1000 tablet / botol 169 0 0% 62 1 - 1 2% 0 #DIV/0!
36 Epinefrin (Adrenalin) injeksi 0,1%(sebagai HCL) 30 ampul /kotak 137 68 101 169 123% 123 80 206 286 233% 80 53 22 75 94%
37 Etakridin larutan 0,1% Botol 300 ml 1.464 449 1.943 2.392 163% 2.012 993 1.500 2.493 124% 2.868 1.912 0 1.912 67%
38 Fenitoin Natriun Injeksi 50 mg/ml ampul @ 2 ml 100 0 0% - - - 0 #DIV/0! 6 4 0 4 67%
39 Fenobarbital Injeksi I.m/I.v 50 mg/ml 30 ampul / kotak 71 96 101 197 277% 10 5 20 25 261% 0 #DIV/0!
40 Fenobarbital tablet 30 mg 1000 tablet / botol 237 63 24 87 37% 29 49 5 54 189% 132 88 2 90 68%
41 Fenoksimetil Penisilin tablet 250 mg 100 tablet / kotak 50 0 0% - - - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
42 Fenoksimetil Penisilin tablet 500 mg 100 tablet / kotak 50 0 0% - - - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
43 Fenol Gliserol tetes telinga 10% 24 btl @ 5 ml / kotak 131 199 200 399 305% 121 19 2.000 2.019 1670% 393 262 138 400 102%
44 Fitomenadion (Vit. K1) injeksi 10 mg/ml 30 ampul / kotak 366 149 358 507 139% 167 759 422 1.181 708% 408 272 806 1.078 264%
45 Fitomenadion (Vit. K1) tablet salut gula 10 mg 100 tablet / botol 458 101 325 426 93% 212 35 400 435 205% 1.329 886 513 1.399 105%
46 Furosemid tablet 40 mg ktk 20 x 10 tablet 901 143 50 193 21% 191 104 111 215 113% 0 #DIV/0!
47 Gameksan lotion 1 % Botol 30 ml 49.885 0 0% 592 - - 0 0% 0 #DIV/0!
48 Garam Oralit I serbukKombinasi : Natrium 0,70 g ,Kalium klorida 0,30 g, Tribatrium Sitrt dihidrat 0,58 g 100 kantong/kotak tahan lembab 448 100 272 372 83% 1.188 1.723 1.875 3.598 303% 1.133 755 1.230 1.985 175%
49 Gentian Violet Larutan 1 % Botol 10 ml 8.808 734 1.700 2.434 28% 6.877 3.916 5.142 9.058 132% 7.704 5.136 4.864 10.000 130%
50 Glibenklamida tablet 5 mg 100 tablet / kotak 823 384 211 595 72% 261 179 351 530 203% 1.212 808 367 1.175 97%
51 Gliseril Gualakolat tablet 100 mg 1000 tablet / botol 403 77 223 300 74% 641 1.233 813 2.046 319% 1.969 1.313 3.568 4.881 248%
52 Gliserin btl 100 ml 1.667 162 908 1.070 64% 420 - 36 36 9% 0 #DIV/0!
53 Glukosa larutan infus 5% btl 500 ml 9.696 960 7.740 8.700 90% 6.641 7.149 8.081 15.230 229% 5.880 3.920 5.814 9.734 166%
54 Glukosa larutan infus 10% btl 500 ml 8.936 500 3.420 3.920 44% 540 24 76 100 19% 1.198 799 0 799 67%
55 Glukosa larutan infus 40%steril (produk lokal) 10 amp @ 25 ml, kotak 1.000 0 0% 150 - - 0 0% 0 #DIV/0!
56 Griseofulvin tablet 125 mg, micronized ktk 10 x 10 tablet 533 163 134 297 56% 275 90 527 617 224% 997 665 763 1.428 143%
57 Haloperidol tablet 0,5 mg ktk 10 x 10 tablet 100 0 0% 8 12 8 20 248% 0 #DIV/0!
58 Haloperidol tablet 1,5 mg ktk 10 x 10 tablet 185 154 198 352 190% 21 20 21 41 198% 187 125 0 125 67%
59 Haloperidol tablet 5 mg ktk 10 x 10 tablet 100 0 0% 11 10 13 23 211% 30 20 0 20 67%
60 Hidroklorotiazida tablet 25 mg 1000 tablet / botol 107 28 82 110 103% 90 197 96 293 326% 312 208 325 533 171%
61 Hidrkortison krim2,5% 24 tube @ 5 g / kotak 295 26 341 367 124% 921 487 530 1.017 110% 1.045 698 1.688 2.386 228%
62 Ibuprofen tablet 200 mg 100 tablet / botol 100 0 0% 905 1.342 2.270 3.612 399% 0 #DIV/0!
63 Ibuprofen tablet 400 mg ktk 10 x 10 tablet 1.408 1.024 773 1.797 128% 1.617 1.218 2.404 3.623 224% 5.859 3.906 2.472 6.378 109%
64 Isosorbid Dinitrat Tablet Sublingual 5 mg ktk 10 x 10 tablet 313 157 102 259 83% 58 26 178 204 355% 199 133 5 138 69%
65 KalsiumLaktat (Kalk) tablet 500 mg 1000 tablet / botol 389 49 450 499 128% 406 229 604 833 205% 2.647 1.765 2.526 4.291 162%
66 Kaptopril tablet 12,5 mg ktk 10 x 10 tablet 100 0 0% 1.638 1.143 4.598 5.741 350% 0 #DIV/0!
67 Kaptopril tablet 25 mg ktk 10 x 10 tablet 1.389 962 868 1.830 132% 1.106 425 2.224 2.649 239% 5.550 3.700 10.558 14.258 257%
68 Karbamazepimtablet 200 mg ktk 10 x 10 tablet 160 70 73 143 89% 50 35 17 52 104% 73 49 664 713 977%
69 Ketamin Injeksi 10 mg/ml 10 vial @ 20 ml, kotak 10 0 0% 50 - - 0 0% 0 #DIV/0!
70 Klofazimin kapsul 100 mg microzine 100 kapsul / botol 20 0 0% - - - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
71 Kloramfenikol kapsul 250 mg 250 kapsul / botol 630 444 912 1.356 215% 585 518 361 879 150% 1.813 1.209 876 2.085 115%
72 Kloramfenikol tetes telinga 3 % 24 botol @ 5 ml / kotak 173 1 229 230 133% 171 265 327 592 346% 534 356 34 390 73%
73 Kloraniramina mealeat (CTM) tablet 4 mg 1000 tablet / botol 570 185 453 638 112% 1.320 2.189 2.121 4.310 327% 2.587 1.725 4.127 5.852 226%
74 Klorpromazin injeksi i.m5 mg/ml-2ml (HCL) 30 ampul / kotak 100 0 0% - - - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
75 Klorpromazin injeksi i.m25 mg/ml (HCL) 30 ampul / kotak 70 85 85 170 243% 2 - 4 4 200% 0 #DIV/0!
76 Klorpromazin tablet salut 25 mg (HCL) 1000 tablet / botol 31 12 43 55 177% 3 2 8 10 400% 24 16 10 26 108%
77 Klorpromazin HCl tablet salut 100 mg (HCL) 1000 tablet / botol 100 0 0% 4 6 1 7 158% 0 #DIV/0!
78 Anti Malaria DOEN Kombinasi Pirimetamin 25 mg + Sulfadoxin 500 mg 100 tablet / kotak 295 164 176 340 115% 134 116 21 137 102% 210 140 773 913 435%
79 Kotrimosazol Suspensi Kombinasi :Sulfametoksazol 200 mg + Trimetoprim40 mg/ 5 ml botol 60 ml 26.190 7.307 10.120 17.427 67% 28.298 20.254
16.976
37.230 132% 55.575 37.050 42.158 79.208 143%
80 Kotrimosazol DOEN I (dewasa) Kombinasi : Sulfametoksazol 400 mg, Trimetoprim80 mg ktk 10 x 10 tablet 1.535 840 1.348 2.188 143% 2.730 1.193
1.728
2.921 107% 3.855 2.570 1.455 4.025 104%
81 Kotrimosazol DOEN II (pediatrik) Kombinasi : Sulfametoksazol 100 mg, Trimetoprim20
mg ktk 10 x 10 tablet 150 0 0% 194 521 211 732 377% 13.155 8.770 2.964 11.734 89%
82 Kuinin (kina) tablet 200 mg ktk 60 tablet 659 0 0% 52 2 51 53 102% 591 394 666 1.060 179%
83 Kuinin Dihidrokklorida injeksi 25%-2 ml 30 ampul / kotak 45 0 0% 9 - 138 138 1556% 70 47 101 148 211%
84 Lidokain injeksi 2%(HCL) + Epinefrin 1 : 80.000-2 ml 30 vial / kotak 865 287 387 674 78% 541 530 352 882 163% 1.209 806 560 1.366 113%
85 MagnesiumSulfat inj (IV) 20%-25 ml 10 vial / kotak 160 49 500 549 343% 9 40 445 485 5154% 225 150 21 171 76%
86 MagnesiumSulfat inj (IV) 40%-25 ml 10 vial / kotak 195 44 500 544 279% 9 45 490 535 5695% 225 150 34 184 82%
87 MagnesiumSulfat serbuk 30 gram 10 sase @ 30 gr / kotak 100 0 0% - - - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
88 Mebendazol sirup 100 mg / 5 ml Botol 30 ml 100 0 0% - - 500 500 #DIV/0! 0 #DIV/0!
89 Mebendazol tablet 100 mg ktk 5 x 6 tablet 100 0 0% 118 - - 0 0% 0 #DIV/0!
90 Metilergometrin Maleat (Metilergometrin) tablet salut 0,125 mg ktk 10 x 10 tablet 559 319 420 739 132% 242 110 650 760 314% 1.464 976 57 1.033 71%
91 Metilergometrin Maleat injeksi 0,200 mg -1 ml 30 ampul / kotak 273 609 700 1.309 479% 125 205 148 353 281% 1.493 995 469 1.464 98%
92 Metronidazol tablet 250 mg 100 tablet / kotak 406 113 125 238 59% 454 983 565 1.548 341% 2.241 1.494 4.308 5.802 259%
93 NatriumBikarbonat tablet 500 mg 1000 tablet / botol 37 56 257 313 846% 168 104 551 655 390% 873 582 0 582 67%
94 NatriumFluoresein tetes mata 2 % 24 botol @ 5 ml / kotak 50 0 0% - - - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
95 NatriumKlorida larutan infus 0,9 % Botol / plastik 500 ml 10.274 658 7.000 7.658 75% 2.719 3.856 1.927 5.783 213% 3.750 2.500 1.541 4.041 108%
96 NatriumThiosulfat injeksi I.v. 25 % ktk 10 amp @ 10 ml 50 0 0% 2 - - 0 0% 0 #DIV/0!
97 Nistatin tablet salut 500.000 IU/g ktk 10 x 10 tablet salut 200 240 146 386 193% 19 4 10 14 72% 121 81 0 81 67%
98 Nistatin Vaginal tablet salut 100.000 IU/g ktk 10 x 10 tablet Vaginal 160 142 253 395 247% 39 6 - 6 16% 51 34 0 34 67%
99 Obat Batuk hitam( O.B.H.) Botol 100 ml 18.000 3.375 10.081 13.456 75% 17.731 31.711 8.723 40.434 228% 45.940 30.627 17.939 48.566 106%
100 Oksitetrasiklin HCL salep mata 1 % 25 tube @ 3,5 g / kotak 400 15 364 379 95% 295 512 610 1.122 381% 1.278 852 101 953 75%
101 Oksitetrasiklin injeksi I.m. 50 mg/ml-10 ml 10 vial / kotak 428 127 185 312 73% 145 44 4 48 33% 374 249 5 254 68%
102 Oksitosin injeksi 10 UI/ml-1 ml 30 ampul / kotak 1.333 205 1.088 1.293 97% 175 808 979 1.787 1021% 1.804 1.203 791 1.994 111%
103 Paracetamol sirup 120 mg / 5 ml Botol 60 ml 16.500 8.083 22.750 30.833 187% 40.845 72.215 41.610 113.825 279% 75.523 50.349 55.664 106.013 140%
104 Paracetamol tablet 100 mg 100 tablet / botol 1.000 0 0% 385 - - 0 0% 0 #DIV/0!
105 Paracetamol tablet 500 mg 1000 tablet / botol 1.000 24 692 716 72% 1.285 1.154 730 1.884 147% 31.032 20.688 13.778 34.466 111%
106 Pilokarpin tetes mata 2 %(HCL/Nitrat) botol @ 5 ml 100 0 0% - - - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
107 Pirantel tab. Score (base) 125 mg ktk 30 x 2 score 230 275 283 558 243% 805 2.035 4.706 6.741 838% 2.397 1.598 282 1.880 78%
108 Piridoksin (Vitamin B6) tablet 10 mg (HCL) 1000 tablet / botol 500 37 401 438 88% 318 659 233 892 280% 1.522 1.015 498 1.513 99%
109 Povidon Iodida larutan 10 % Botol 30 ml 3.663 1.141 2.405 3.546 97% 4.574 11.314 5.962 17.276 378% 6.978 4.652 3.034 7.686 110%
110 Povidon Iodida larutan 10 % Botol 300 ml 2.435 999 2.428 3.427 141% 1.080 619 336 955 88% 3.294 2.196 375 2.571 78%
111 Prednison tablet 5 mg 1000 tablet / botol 366 53 210 263 72% 382 401 190 591 155% 1.489 993 794 1.787 120%
112 Primakuin tablet 15 mg 1000 tablet / botol 40 10 39 49 123% 23 50 3 53 229% 0 #DIV/0!
113 Propillitiourasil tablet 100 mg 100 tablet / botol 125 3 87 90 72% 31 29 4 33 106% 358 239 250 489 137%
114 Propanol tablet 40 mg (HCL) 100 tablet / botol 132 60 80 140 106% 41 15 6 21 52% 289 193 66 259 90%
115 Reserpin tablet 0,10 mg 250 tablet / botol 152 0 0% - - - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
116 Reserpin tablet 0,25 mg 1000 tablet /botol 178 164 200 364 204% 52 56 - 56 107% 0 #DIV/0!
117 Ringer Laktat larutan infus btl 500 ml 15.787 1.938 8.480 10.418 66% 11.810 11.169 30.856 42.025 356% 9.850 6.567 2.313 8.880 90%
118 Salep 2-4, kombinasi: AsamSalisilat 2%+ Belerang endap 4% 24 pot @ 30 g / kotak 320 34 279 313 98% 303 973 382 1.355 448% 406 271 0 271 67%
119 Salisil bedak 2% 50 gram/ kotak 3.000 3.180 5.941 9.121 304% 18.106 2.909 1.075 3.984 22% 18.122 12.082 5.114 17.196 95%
120 SerumAnti Bisa Ular Polivalen injeksi 5 ml (ABU I) 10 vial / kotak 37 5 9 14 38% 44 4 - 4 8% 121 81 18 99 82%
121 SerumAnti Bisa Ular Polivalen injeksi 50 ml (ABU II) 1 vial / kotak 0 0 0 0 #DIV/0! - - - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
122 SerumAnti Difteri Injeksi 20.000 IU/vial (A.D.S.) 10 vial / kotak 0 0 0 0 #DIV/0! - - - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
123 SerumAnti Tetanus Injeksi 1.500 IU/ampul (A.T.S.) 10 ampul / kotak 76 3 18 21 28% 83 88 46 134 162% 0 #DIV/0!
124 SerumAnti Tetanus Injeksi 20.000 IU/vial (A.T.S.) 10 vial / kotak 30 0 0% 17 - 4 4 20% 0 #DIV/0!
125 Sianokobalamin (Vitamin B12) injeksi 500 mcg 100 ampul / kotak 547 56 268 324 59% 173 134 160 294 170% 865 577 7 584 68%
126 Sulfasetamida Natriumtetes mata 15 % ktk 24 btl @ 5 ml 100 156 156 312 312% 54 141 250 391 724% 664 443 88 531 80%
127 Tetrakain HCL tetes mata 0,5% ktk 24 btl @ 5 ml 100 0 0% 6 - - 0 0% 0 #DIV/0!
128 Tetrasiklin kapsul 250 mg 1000 kapsul / botol 213 138 284 422 198% 282 127 262 389 138% 361 241 0 241 67%
129 Tetrasiklin kapsul 500 mg ktk 10 x 10 kapsul 1.442 646 313 959 67% 173 126 60 186 108% 0 #DIV/0!
130 Tiamin (vitamin B1) injeksi 100 mg/ml ktk 30 amp @ 1 ml 296 137 300 437 148% 228 187 141 328 144% 106 71 295 366 345%
131 Tiamin (vitamin B1) tablet 50 mg (HCL/Nitrat) 1000 tablet / botol 381 28 227 255 67% 649 984 750 1.734 267% 1.393 929 737 1.666 120%
132 Tiopental Natriumserbuk injeksi 1000 mg/amp Ampul @ 10 ml 100 0 0% 10 - - 0 0% 0 #DIV/0!
133 Triheksifenidil tablet 2 mg ktk 10 x 10 tablet 300 190 41 231 77% 19 54 20 74 395% 171 114 0 114 67%
134 Vaksin Rabies Vero 1 kuur / set 172 73 99 172 100% 41 143 28 170 415% 140 94 2 96 69%
135 Vitamin B Kompleks tablet 1000 tablet / botol 400 95 228 323 81% 624 1.087 494 1.581 254% 1.699 1.133 1.337 2.470 145%
VAKSIN
136 BCG 3.120 1.200 100 1.300 42% 5.544 3.830 - 3.830 69% 10.156 6.771 7 6.778 67%
137 TT 3.600 0 0 0% 5.994 6.310 10 6.320 105% 7.751 5.168 23 5.191 67%
138 D T 0 0 0 #DIV/0! 1.600 1.560 - 1.560 98% 0 #DIV/0!
139 CAMPAK 10 Dosis 3.120 500 500 16% 5.310 5.010 - 5.010 94% 9.119 6.080 14 6.094 67%
140 POLIO 10 Dosis 5.400 0 0 0% 9.756 6.020 - 6.020 62% 16.499 11.000 0 11.000 67%
141 DTP-HB 7.200 1.200 150 1.350 19% 12.798 8.540 - 8.540 67% 21.690 14.460 35 14.495 67%
142 HEPATITIS B 0,5 ml ADS 9.350 10.000 10.000 107% 17.046 10.100 - 10.100 59% 0 #DIV/0!
143 POLIO 20 Dosis 0 0 0 #DIV/0! - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
144 CAMPAK 20 Dosis 1.560 0 0 0% - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
113,85%
Keterangan :
1
2
3
4
5
6
7
8
TOTAL PROV INSI









%Ketersediaan Obat dan Vaksin di IFK = jumlah obat dan vaksin yang tersedia / kebutuhan x 100%
KAB/KOTA LAMPUNG BARAT
PEMAKAIA
N 1 DES
2011 S.D 30
NOV2012
SISA STOK
PER 30
NOV2012
JUMLAH
OBAT
DAN
VAKSIN
%
KETERSEDIAA
N
Ketersediaan Pada Triwulan ... : Sisa stok + total penggunaan selama periode tertentu
Untuk triwulan I (Maret) sisa stok per 28 Februari, Pemakaian dari awal Bulan Desember sampai dengan akhir Februari
Untuk triwulan II (Juni) sisa stok per 31 Mei, Pemakaian dari awal Bulan Desember sampai dengan akhir Mei
Untuk triwulan III (September) sisa stok per 31 Agustus, Pemakaian dari awal Bulan Desember sampai dengan akhir








Untuk triwulan IV(Desember) sisa stok per 30 November, Pemakaian dari awal Bulan Desember sampai dengan akhir
Kebutuhan adalah persediaan ideal selama satu tahun dengan penghitungan pemakaian rata-rata per bulan tahun sebelumnya
x 18 bulan (12 bulan kebutuhan, 3 bulan cadangan/buffer stok, dan 3 bulan lead time pengadaan)
Sisa stok adalah jumlah fisik obat dan vaksin yang ada di IFK di akhir periode tertentu
KAB/KOTA PESAWARAN
















KAB/KOTA PRINGSEWU















KAB/KOTA TULANG BAWANG BARAT











KAB/KOTA MESUJI


KAB/KOTA BANDAR LAMPUNG











KAB/KOTA METRO












JUMLAH
OBAT
DAN
VAKSIN
%
KETERSEDIA
AN









KAB/KOTA LAMPUNG UTARA KAB/KOTA WAY KANAN


KEBUTUHA
N
TAHUN 2012
PEMAKAIA
N 1 DES
2011 S.D 30
NOV2012
SISA
STOK
PER 30
NOV
JUMLAH
OBAT
DAN
VAKSIN
%
KETERSEDI
AAN
KEBUTUH
AN
TAHUN
2012
PEMAKAIA
N 1 DES
2011 S.D 30
NOV2012
SISA
STOK
PER 30
NOV
NO NAMA OBAT KEMASAN KEBUTUH
AN
TAHUN
2012
KAB/KOTA TULANG BAWANG KAB/KOTA TANGGAMUS KAB/KOTA LAMPUNG SELATAN KAB/KOTA LAMPUNG TIMUR KAB/KOTA LAMPUNG TENGAH
TABEL 70
JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
PEMILIKAN/PENGELOLA
KEMENKES PEM.PROV PEM.KAB/KOTA TNI/POLRI BUMN SWASTA JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9
A RUMAH SAKIT UMUM
1 LAMPUNG BARAT 0 0 1 0 0 0 1
2 TANGGAMUS 0 0 1 0 0 1 2
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 1 0 0 1 2
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 1 0 0 1 2
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 1 0 0 4 5
6 LAMPUNG UTARA 0 0 1 0 0 1 2
7 WAY KANAN 0 0 1 0 0 2 3
8 TULANG BAWANG 0 0 1 0 0 1 2
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 0 0 1 0 0 3 4
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 1 1 2 0 6 10
14 METRO 0 0 1 0 0 3 4
JUMLAH RUMAH SAKIT 0 1 11 2 0 23 37
B RUMAH SAKIT JIWA
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0 0
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 1 0 0 0 0 1
14 METRO 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH RUMAH SAKIT JIWA 0 1 0 0 0 0 1
C RUMAH SAKIT BERSALIN
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0 0
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 1 1
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 4 4
14 METRO 0 0 0 0 0 3 3
JUMLAH RUMAH SAKIT BERSALIN 0 0 0 0 0 8 8
D RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA -
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0 0
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 1 1
14 METRO 0 0 0 0 0 0 0
PROVINSI
JUMLAH RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA 0 0 0 0 0 1 1
E PUSKESMAS PERAWATAN
1 LAMPUNG BARAT 0 0 9 0 0 0 9
2 TANGGAMUS 0 0 5 0 0 0 5
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 6 0 0 0 6
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 11 0 0 0 11
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 7 0 0 0 7
6 LAMPUNG UTARA 0 0 6 0 0 0 6
7 WAY KANAN 0 0 14 0 0 0 14
8 TULANG BAWANG 0 0 5 0 0 0 5
9 PESAWARAN 0 0 2 0 0 0 2
10 PRINGSEWU 0 0 2 0 0 0 2
11 MESUJI 0 0 4 0 0 0 4
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 4 0 0 0 4
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 10 0 0 0 10
14 METRO 0 0 2 0 0 0 2
JUMLAH PUSKESMAS PERAWATAN 0 0 87 0 0 0 87
F PUSKESMAS NON PERAWATAN
1 LAMPUNG BARAT 0 0 10 0 0 0 10
2 TANGGAMUS 0 0 17 0 0 0 17
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 18 0 0 0 18
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 22 0 0 0 22
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 30 0 0 0 30
6 LAMPUNG UTARA 0 0 21 0 0 0 21
7 WAY KANAN 0 0 5 0 0 0 5
8 TULANG BAWANG 0 0 13 0 0 0 13
9 PESAWARAN 0 0 10 0 0 0 10
10 PRINGSEWU 0 0 8 0 0 0 8
11 MESUJI 0 0 5 0 0 0 5
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 5 0 0 0 5
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 17 0 0 0 17
14 METRO 0 0 9 0 0 0 9
JUMLAH PUSKESMAS NON PERAWATAN 0 0 190 0 0 0 190
G PUSKESMAS KELILING
1 LAMPUNG BARAT 0 0 26 0 0 0 26
2 TANGGAMUS 0 0 22 0 0 0 22
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 24 0 0 0 24
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 31 0 0 0 31
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 37 0 0 0 37
6 LAMPUNG UTARA 0 0 25 0 0 0 28
7 WAY KANAN 0 0 19 0 0 0 19
8 TULANG BAWANG 0 0 17 0 0 0 17
9 PESAWARAN 0 0 10 0 0 0 10
10 PRINGSEWU 0 0 13 0 0 0 13
11 MESUJI 0 0 11 0 0 0 11
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 9 0 0 0 9
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 22 0 0 0 22
14 METRO 0 0 11 0 0 0 11
JUMLAH PUSKESMAS KELILING 0 0 277 0 0 0 280
H PUSKESMAS PEMBANTU
1 LAMPUNG BARAT 0 0 60 0 0 0 60
2 TANGGAMUS 0 0 55 0 0 0 55
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 75 0 0 0 75
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 90 0 0 0 90
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 114 0 0 0 114
6 LAMPUNG UTARA 0 0 78 0 0 0 78
7 WAY KANAN 0 0 67 0 0 0 67
8 TULANG BAWANG 0 0 41 0 0 0 41
9 PESAWARAN 0 0 42 0 0 0 42
10 PRINGSEWU 0 0 36 0 0 0 36
11 MESUJI 0 0 38 0 0 0 38
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 38 0 0 0 38
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 52 0 0 0 52
14 METRO 0 0 6 0 0 0 6
JUMLAH PUSKESMAS PEMBANTU 0 0 792 0 0 0 792
I RUMAH BERSALIN -
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 2 2
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 3 3
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 7 7
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 20 20
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 12 12
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 10 10
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 111 111
8 TULANG BAWANG 0 0 3 0 0 3 6
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 2 2
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 8 8
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 1 1
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 0 0
14 METRO 0 0 0 0 0 6 6
JUMLAH RUMAH BERSALIN 0 0 3 0 0 185 188
J BALAI PENGOBATAN/KLINIK -
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 1 1
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 12 12
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 41 41
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 43 43
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 27 27
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 57 57
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 3 3
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 16 16
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 43 43
11 MESUJI 0 0 0 0 0 2 2
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 13 13
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 10 10
14 METRO 0 0 0 0 0 10 10
JUMLAH BALAI PENGOBATAN/KLINIK 0 0 0 0 0 278 278
K PRAKTIK DOKTER BERSAMA -
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0 0
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 4 4
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 1 1
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 23 23
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 0 0
14 METRO 0 0 0 0 0 3 3
JUMLAH PRAKTIK DOKTER BERSAMA 0 0 0 0 0 31 31
L PRAKTIK DOKTER PERORANGAN -
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 50 50
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 29 29
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 69 69
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 86 86
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 76 76
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 67 67
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 32 32
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 39 39
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 12 12
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 55 55
11 MESUJI 0 0 0 0 0 25 25
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 9 9
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 613 613
14 METRO 0 0 0 0 0 60 60
JUMLAH PRAKTIK DOKTER PERORANGAN 0 0 0 0 0 1222 1.222
M PRAKTIK PENGOBATAN TRADISIONAL -
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 2 2
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 4 4
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 10 10
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 2 2
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 1015 1015
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 1 1
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 1 1
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 0 0
14 METRO 0 0 0 0 0 3 3
JUMLAH PRAKTIK PENGOBATAN TRADISIONAL 0 0 0 0 0 1038 1.038
N POSKESDES
1 LAMPUNG BARAT 0 0 72 0 0 0 85
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 205
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 115
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 264
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 0 301
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0 118
7 WAY KANAN 0 0 210 0 0 0 160
8 TULANG BAWANG 0 0 112 0 0 0 112
9 PESAWARAN 0 0 37 0 0 0 133
10 PRINGSEWU 0 0 101 0 0 0 101
11 MESUJI 0 0 75 0 0 0 75
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 79
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 0 98
14 METRO 0 0 22 0 0 0 22
JUMLAH POSKESDES 0 0 629 0 0 0 1.868
TAHUN 2012
NO FASILITAS KESEHATAN
PEMILIKAN/PENGELOLA
KEMENKES PEM.PROV PEM.KAB/KOTA TNI/POLRI BUMN SWASTA JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9
NO FASILITAS KESEHATAN
O POSYANDU
1 LAMPUNG BARAT 0 0 382 0 0 408 524
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 646 646
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 992
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 1251
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 1375 1375
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0 623
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 424 424
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 254 254
9 PESAWARAN 0 0 422 0 0 0 420
10 PRINGSEWU 0 0 371 0 0 0 373
11 MESUJI 0 0 0 0 0 150 150
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 187
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 0 632
14 METRO 0 0 154 0 0 0 154
JUMLAH POSYANDU 0 0 1329 0 0 3257 8.005
P APOTEK -
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 12 12
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 9 9
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 33 33
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 24 24
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 1 0 0 35 36
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 25 25
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 5 5
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 16 16
9 PESAWARAN 0 0 9 0 0 9 18
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 9 9
11 MESUJI 0 0 0 0 0 2 2
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 9 9
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 150 150
14 METRO 0 0 0 0 0 26 26
JUMLAH APOTEK 0 0 10 0 0 364 374
Q TOKO OBAT -
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 8 8
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 1 1
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 6 6
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 5 5
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 12 12
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 24 24
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 5 5
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 1 1
9 PESAWARAN 0 0 1 0 0 1 2
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 3 3
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 3 3
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 23 23
14 METRO 0 0 0 0 0 7 7
JUMLAH TOKO OBAT 0 0 1 0 0 99 100
R GFK -
1 LAMPUNG BARAT 0 0 1 0 0 0 1
2 TANGGAMUS 0 0 1 0 0 0 1
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 1 0 0 0 1
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 1 0 0 0 1
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 1 0 0 0 1
6 LAMPUNG UTARA 0 0 1 0 0 0 1
7 WAY KANAN 0 0 1 0 0 0 1
8 TULANG BAWANG 0 0 1 0 0 0 1
9 PESAWARAN 0 0 1 0 0 0 1
10 PRINGSEWU 0 0 1 0 0 0 1
11 MESUJI 0 0 1 0 0 0 1
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 1 0 0 0 1
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 1 0 0 0 1
14 METRO 0 0 1 0 0 0 1
JUMLAH GFK 0 0 14 0 0 0 14
S INDUSTRI OBAT TRADISIONAL -
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0 0
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 0 0
14 METRO 0 0 0 0 0 247 247
JUMLAH INDUSTRI OBAT TRADISIONAL 0 0 0 0 0 247 247
T INDUSTRI KECIL OBAT TRADISIONAL -
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 1 1
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0 0
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0 0 0 0 0 0
14 METRO 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH INDUSTRI KECIL OBAT TRADISIONAL 0 0 0 0 0 1 1
TOTAL 0 2 3343 2 0 6754 14762
Sumber: Seksi PPSDM Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
TABEL 71
JUMLAH % SEHARUSNYA YANG ADA %
1 2 3 4 5 6 7 8
A RUMAH SAKIT UMUM
1 LAMPUNG BARAT 1 1 100,00 1,00 1 100,00
2 TANGGAMUS 2 2 100,00 2,00 2 100,00
3 LAMPUNG SELATAN 2 1 50,00 2,00 1 50,00
4 LAMPUNG TIMUR 2 2 100,00 2,00 0 0,00
5 LAMPUNG TENGAH 5 5 100,00 5,00 1 20,00
6 LAMPUNG UTARA 2 2 100,00 1,00 1 100,00
7 WAY KANAN 1 1 100,00 1,00 1 100,00
8 TULANG BAWANG 1 1 100,00 1,00 1 100,00
9 PESAWARAN 0 0 #DIV/0! 0,00 0 #DIV/0!
10 PRINGSEWU 4 4 100,00 4,00 3 75,00
11 MESUJI 0 0 #DIV/0! 0,00 0 #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 #DIV/0! 0,00 0 #DIV/0!
13 BANDAR LAMPUNG 10 10 100,00 10,00 6 60,00
14 METRO 4 4 100,00 4,00 4 100,00
15 PROVINSI 10 10 100,00 10,00 10 100,00
JUMLAH RUMAH SAKIT 44 43 97,73 43 31 72,09
B RUMAH SAKIT JIWA
1 LAMPUNG BARAT 0 0 #DIV/0!
2 TANGGAMUS 0 0 #DIV/0!
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 #DIV/0!
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 #DIV/0!
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 #DIV/0!
6 LAMPUNG UTARA 0 0 #DIV/0!
7 WAY KANAN 0 0 #DIV/0!
8 TULANG BAWANG 0 0 #DIV/0!
9 PESAWARAN 0 0 #DIV/0!
10 PRINGSEWU 0 0 #DIV/0!
11 MESUJI 0 0 #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 #DIV/0!
13 BANDAR LAMPUNG 1 1 100,00
14 METRO 0 0 #DIV/0!
15 PROVINSI 1 1 100,00
JUMLAH RUMAH SAKIT JIWA 1 1 100,00
C RUMAH SAKIT KHUSUS
1 LAMPUNG BARAT 0 0 #DIV/0!
2 TANGGAMUS 0 0 #DIV/0!
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 #DIV/0!
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 #DIV/0!
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 #DIV/0!
6 LAMPUNG UTARA 0 0 #DIV/0!
7 WAY KANAN 0 0 #DIV/0!
8 TULANG BAWANG 0 0 #DIV/0!
9 PESAWARAN 0 0 #DIV/0!
10 PRINGSEWU 1 1 100,00
11 MESUJI 0 0 #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 #DIV/0!
13 BANDAR LAMPUNG 1 4 400,00
14 METRO 3 3 100,00
JUMLAH RUMAH SAKIT KHUSUS 5 8 160,00
D RUMAH SAKIT BERSALIN
1 LAMPUNG BARAT 0 0 #DIV/0!
2 TANGGAMUS 0 0 #DIV/0!
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 #DIV/0!
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 #DIV/0!
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 #DIV/0!
6 LAMPUNG UTARA 0 0 #DIV/0!
7 WAY KANAN 0 0 #DIV/0!
8 TULANG BAWANG 0 0 #DIV/0!
9 PESAWARAN 0 0 #DIV/0!
10 PRINGSEWU 0 0 #DIV/0!
11 MESUJI 0 0 #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 #DIV/0!
13 BANDAR LAMPUNG 5 5 100,00
14 METRO 0 0 #DIV/0!
PROVINSI 0 0 #DIV/0!
JUMLAH RUMAH SAKIT BERSALIN 5 5 100,00
E PUSKESMAS #DIV/0!
1 LAMPUNG BARAT 19 7 36,84
2 TANGGAMUS 22 22 100,00
3 LAMPUNG SELATAN 24 24 100,00
4 LAMPUNG TIMUR 33 17 51,52
5 LAMPUNG TENGAH 37 37 100,00
6 LAMPUNG UTARA 26 16 61,54
7 WAY KANAN 19 8 42,11
8 TULANG BAWANG 18 0,00
9 PESAWARAN 12 0 0,00
10 PRINGSEWU 10 10 100,00
11 MESUJI 9 9 100,00
12 TULANG BAWANG BARAT 9 7 77,78
13 BANDAR LAMPUNG 28 28 100,00
14 METRO 11 11 100,00
JUMLAH PUSKESMAS 277 196 70,76
332 253 76,20
Sumber : Seksi PPSDM Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
SARANA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
4 (EMPAT) SPESIALIS DASAR
PROVINSI
NO SARANA KESEHATAN JUMLAH
LABORATORIUM KESEHATAN
TABEL 72
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 LAMPUNG BARAT 63 12,02 226 43,13 170 32,44 65 12,40 524 100,00 235 44,85
2 TANGGAMUS 44 6,81 349 54,02 211 32,66 42 6,50 646 100,00 253 39,16
3 LAMPUNG SELATAN 100 10,08 373 37,60 497 50,10 22 2,22 992 100,00 519 52,32
4 LAMPUNG TIMUR 18 1,44 248 19,82 725 57,95 260 20,78 1251 100,00 985 78,74
5 LAMPUNG TENGAH 0 0,00 524 38,11 778 56,58 73 5,31 1375 100,00 851 61,89
6 LAMPUNG UTARA 42 6,74 361 57,95 190 30,50 30 4,82 623 100,00 220 35,31
7 WAY KANAN 27 6,37 131 30,90 193 45,52 73 17,22 424 100,00 266 62,74
8 TULANG BAWANG 45 17,72 112 44,09 84 33,07 13 5,12 254 100,00 97 38,19
9 PESAWARAN 63 15,00 241 57,38 69 16,43 47 11,19 420 100,00 116 27,62
10 PRINGSEWU 7 1,67 149 35,48 183 43,57 34 8,10 373 88,81 217 58,18
11 MESUJI 42 10,00 71 16,90 37 8,81 0 0,00 150 35,71 37 24,67
12 TULANG BAWANG BARAT 26 6,19 77 18,33 68 16,19 16 3,81 187 44,52 84 44,92
13 BANDAR LAMPUNG 39 9,29 205 48,81 351 83,57 37 8,81 632 150,48 388 61,39
14 METRO 0 0,00 2 0,48 49 11,67 103 24,52 154 36,67 152 98,70
516 6,45 3069 38,34 3605 45,03 815 10,18 8005 100,00 4420 55,22
RASIO POSYANDU PER 100 BALITA 1,04
Sumber: Seksi Promkes Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
POSYANDU AKTIF
NO KABUPATEN KOTA
TAHUN 2012
JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
JUMLAH (KAB/KOTA)
POSYANDU
PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI JUMLAH
TABEL 73

JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 LAMPUNG BARAT 254 181 71,26 64 35,36 85 524
2 TANGGAMUS 302 278 92,05 302 108,63 205 646
3 LAMPUNG SELATAN 251 251 100,00 247 98,41 115 992
4 LAMPUNG TIMUR 264 264 100,00 264 100,00 264 1.251
5 LAMPUNG TENGAH 307 304 99,02 247 81,25 301 1.375
6 LAMPUNG UTARA 247 247 100,00 124 50,20 118 623
7 WAY KANAN 222 210 94,59 210 100,00 160 424
8 TULANG BAWANG 151 111 73,51 111 100,00 112 254
9 PESAWARAN 144 133 92,36 50 37,59 133 420
10 PRINGSEWU 131 101 77,10 101 100,00 101 373
11 MESUJI 75 75 100,00 75 100,00 75 150
12 TULANG BAWANG BARAT 80 79 98,75 79 100,00 79 187
13 BANDAR LAMPUNG 126 98 77,78 98 100,00 98 632
14 METRO 22 22 100,00 22 100,00 22 154
2.576 2.354 91,38 1.994 84,71 1.868 8.005
Sumber: Seksi Promkes Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
TAHUN 2012
JUMLAH (KAB/KOTA)
DESA SIAGA DESA SIAGA AKTIF
POSYANDU
UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
NO KABUPATEN KOTA
JUMLAH
DESA/
KELURAHAN
POSKESDES/KEL

TAHUN 2012
DR SPESIALIS a DOKTER UMUM
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P 1 2 3 4 5 6 7 8 12 13 14 9 10 11
I Dinas Kesehatan
1 Dinkes Provinsi Lampung 0 0 0 1 8 9 1 8 9 0 5 5
2 Dinkes Lampung Barat - - 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0
3 Dinkes Tanggamus - - 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 Dinkes Lampung Selatan - - 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0
5 Dinkes Lampung Timur - - 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0
6 Dinkes Lampung Tengah - - 0 3 0 3 3 0 3 0 2 2
7 Dinkes Lampung Utara - - 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0
8 Dinkes Way Kanan - - 0 1 1 2 1 1 2 1 0 1
9 Dinkes Tulang Bawang - - 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0
10 Dinkes Pesawaran - - 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1
11 Dinkes Pringsewu - - 0 0 2 2 0 2 2 0 0 0
12 Dinkes Mesuji - - 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0
13 Dinkes Tulang Bawang Barat - - 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0
14 Dinkes Kota Bandar Lampung - - 0 1 3 4 1 3 4 0 2 2
15 Dinkes Kota Metro 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1
- - - 10 19 29 10 19 29 1 11 12
II Puskesmas
2 Pkm Lampung Barat - - - 7 7 14 7 7 14 1 3 4
3 Pkm Tanggamus - - - 5 18 23 5 18 23 1 6 7
4 Pkm Lampung Selatan - - - 14 41 55 14 41 55 1 11 12
5 Pkm Lampung Timur - - - 15 22 37 15 22 37 1 8 9
6 Pkm Lampung Tengah - - - - - 39 - - 39 - - 12
7 Pkm Lampung Utara - - - 14 22 36 14 22 36 - 9 9
8 Pkm Way Kanan - - - 10 18 28 10 18 28 3 8 11
9 Pkm Tulang Bawang - - - 9 16 25 9 16 25 2 5 7
10 Pkm Pesawaran - - - 12 12 24 12 12 24 2 6 8
11 Pkm Pringsewu - - - 7 6 13 7 6 13 2 3 5
12 Pkm Mesuji - - - 11 6 17 11 6 17 - - -
13 Pkm Tulang Bawang Barat - - - 6 9 15 6 9 15 1 4 5
14 Pkm Kota Bandar Lampung - - 0 62 0 0 62 0 0 39
15 Pkm Kota Metro - - - 4 19 23 4 19 23 - 9 9
- - - 114 196 411 114 196 411 14 72 137
III RSUD Milik Pemerintah
1 RSUD Liwa 4 1 5 5 10 15 9 11 20 - 2 2
2 RSUD Kota Agung 4 - 4 4 6 10 8 6 14 - 1 1
3 RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM 5 1 6 6 7 13 11 8 19 1 3 4
4 RSUD Sukadana 4 1 5 3 3 6 7 4 11 1 - 1
5 RSUD Demang S.Raya - - 12 - - 18 - - 30 - - 3
6 RSUD HM.Ryacudu 12 6 18 4 9 13 16 15 31 1 1 2
7 RSUD ZA.Pagar Alam 4 - 4 5 7 12 9 7 16 3 8 11
8 RSUD Menggala 12 5 17 7 14 21 19 19 38 1 3 4
9 Pesawaran
10 RSUD Pringsewu 15 2 17 6 5 11 21 7 28 1 1 2
11 Mesuji - - - - - - - - - - - -
12 Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - -
13 Bandar Lampung 50 18 68 40 69 109 90 87 177 4 12 16
1. RSUD dr.H.Abdul Moeloek 41 16 57 17 44 61 58 60 118 1 3 4
2. RS DKT/TK. IV 02.07.04 1 - 1 11 6 17 12 6 18 2 4 6
3. RS Jiwa Bandar Lampung 2 1 3 4 5 9 6 6 12 1 1 2
4. RS Bhayangkara 1 - 1 6 6 12 7 6 13 - 3 3
5. RSUD dr. Dadi Tjokrodipo 5 1 6 2 8 10 7 9 16 - 1 1
14 RSUD A. Yani Metro 16 2 18 9 18 27 25 20 45 2 2 4
126 36 174 89 148 255 215 184 429 14 33 50
IV RS. Swasta
1 RS Swasta Lampung Barat - - - - - - - - - - - -
2 RS Swasta Tanggamus - - - - - 4 - - 4 - 1 1
1. RSPanti Secanti - - - - - 4 - - 4 - 1 1
3 RS Swasta Lampung Selatan 3 - 3 6 2 8 9 2 11 1 - 1
1. RS Natar Medika 3 - 3 6 2 8 9 2 11 1 - 1
2. RS Islam Umbul Thoif - - - - - - - - - - - -
4 RS Swasta Lampung Timur - - - 1 - 1 1 - 1 - - -
1. RS AKA Medika - - - 1 - 1 1 - 1 - - -
5 RS Swasta Lampung Tengah 9 - 9 35 - 35 44 - 44 4 - 4
1. RS Harapan Bunda 1 - 1 7 - 7 8 - 8 1 - 1
2. RS Mitra Mulia Husada 1 - 1 8 - 8 9 - 9 1 - 1
3. RS Asy-Syfaa 1 - 1 10 - 10 11 - 11 1 - 1
4. RS Yukum Medical Center 6 - 6 10 - 10 16 - 16 1 - 1
6 RS Swasta Lampung Utara 9 2 11 1 7 8 10 9 19 - 1 1
1. RS Handayani 9 2 11 1 7 8 10 9 19 1 1
7 RS Swasta Way Kanan - - - - - - - - - - - -
8 RS Swasta Tulang Bawang - - - - - - - - - - - -
9 RS Swasta Pesawaran - - - - - - - - - - - -
10 RS Swasta Pringsewu 8 - 8 10 1 11 18 1 19 9 - 9
1. RS Mitra Husada 2 - 2 2 - 2 4 - 4 - - -
2. RS Wisma Rini 2 - 2 3 1 4 5 1 6 4 - 4
3. RS Surya Asih 2 - 2 2 - 2 4 - 4 2 - 2
4. RS Mutiara Hati 2 - 2 3 - 3 5 - 5 3 - 3
11 RS Swasta Mesuji - - - - - - - - - - - -
12 RS Swasta Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - -
13 RS Swasta Kota Bandar Lampung 41 18 59 38 28 66 79 46 125 2 8 10
1. RS. Imanuel 6 3 9 8 5 13 14 8 22 - 1 1
2. RS. Bumi Waras 6 2 8 8 4 12 14 6 20 - 1 1
3. RS. Advent 1 1 2 6 5 11 7 6 13 1 - 1
4. RS. Urip Sumoharjo 13 4 17 6 3 9 19 7 26 1 3 4
5. RS. Graha Husada 6 4 10 3 3 6 9 7 16 - 1 1
6. RS. Bintang Amin Husada 2 2 4 2 3 5 4 5 9 - - -
7. RS. Anugerah Medika 2 - 2 - 1 1 2 1 3 - - -
8. RS. Mutiara Putri 2 1 3 1 3 4 3 4 7 - 2 2
9. RS. Restu Bunda 2 1 3 3 1 4 5 2 7 - - -
10. RS. Puri Betik Hati - - - - - - - - - - - -
11. RS. Mata Perimana Sari 1 - 1 1 - 1 2 - 2 - - -
12. RS. Medika Keluarga - - - - - - - - - - - -
14 RS Swasta Kota Metro 28 5 33 8 27 35 36 32 68 4 - 4
1. RS. Mardi Waluyo 4 2 6 2 3 5 6 5 11 1 - 1
2. RS. Islam Metro 9 2 11 2 4 6 11 6 17 1 - 1
3. RSB. Permata Hati 4 - 4 - 3 3 4 3 7 - - -
4. RSB. Asih 3 - 3 - 2 2 3 2 5 - - -
5. RSIA AMC Metro 2 - 2 - 10 10 2 10 12 - - -
6. RS. Muhammadiyah 6 1 7 4 5 9 10 6 16 2 - 2
98 25 123 99 65 168 197 90 291 20 10 30
V UPT Dinkes
1 UPTD Dinkes Provinsi - - - 2 1 3 2 1 3 1 1 2
1. Balai Pelatihan Kesehatan - - - 1 1 2 1 1 2 1 1 2
2. Balai Laboratorium Daerah - - - 1 - 1 1 - 1 - - -
2 Gudang Farmasi Lampung Barat - - - - - - - - - - - -
3 Gudang Farmasi Tanggamus - - - - - - - - - - - -
4 Gudang Farmasi Lampung Selatan - - - - - - - - - - - -
5 Gudng farmasi Lampung Timur - - - - - - - - - - - -
6 Gudang Farmasi Lampung Tengah - - - - - - - - - - - -
7 Gudang Farmasi Lampung Utara - - - - - - - - - - - -
8 Gudang Farmasi Way Kanan - - - - - - - - - - - -
9 Gudang Farmasi Tulang Bawang - - - - - - - - - - - -
10 Gudang Farmasi Pesawaran - - - - - - - - - - - -
11 Gudang Farmasi Primgsewu - - - - - - - - - - - -
12 Gudang Farmasi Mesuji - - - - - - - - - - - -
13 Gudang Farmasi Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - -
14 Gudang Farmasi Kota B.Lampung - - - - - - - - - - - -
15 Gudang Farmasi Kota Metro - - - - - - - - - - - -
- - - 2 1 3 2 1 3 1 1 2
VI Institusi Pendidikan Negeri/Swasta
1 Lampung Barat 4 - 4 - - - 4 - 4 - - -
2 Tanggamus - - - - - - - - - - - -
3 Lampung Selatan - - - - - - - - - - - -
1. Akbid Hampar Baiduri - - - - - - - - - - - -
4 Lampung Timur - - - - - - - - - - - -
5 Lampung Tengah - - - - - - - - - - - -
1. Akbid Patriot Bangsa Husada - - - - - - - - - - - -
2. Akbid Wahana Husada - - - - - - - - - - - -
6 Lampung Utara - - - - - - - - - - - -
1. Prodi Keperawatan Kotabumi - - - - - - - - - - - -
2. Akbid Gemilang Husada - - - - - - - - - - - -
3. Akbid An-Nur Husada - - - - - - - - - - - -
7 Way kanan - - - - - - - - - - - -
8 Tulang Bawang - - - - - - - - - - - -
9 Pesawaran - - - - - - - - - - - -
10 Pringsewu - - - - - - - - - - - -
1. S1 Keperawatan Muhammadiyah - - - - - - - - - - - -
2. Akbid Muhammadiyah Pringsewu - - - - - - - - - - - -
3. Akper Muhammadiyah Pringsewu - - - - - - - - - - - -
4. Akbid Stike Aisyah Pringsewu - - - - - - - - - - - -
5. D IV Kebidanan Stikes Aisyah - - - - - - - - - - - -
6. Akbid Alifa Pringsewu - - - - - - - - - - - -
11 Mesuji - - - - - - - - - - - -
12 Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - -
13 Bandar Lampung 16 - 16 9 3 12 25 3 28 11 - 11
1. Fak Kedokteran UNILA 6 - 6 2 2 4 8 2 10 - - -
2. Fak. Kedokteran UNIMAL 10 - 10 2 1 3 12 1 13 - - -
3. Prodi Keperawatan Tanjung Karang - - - - - - - - - - - -
4. Poltekkes Tanjung Karang - - - 3 - 3 3 - 3 1 - 1
5. Prodi Analis Kesehatan - - - - - - - - - - - -
6. Prodi Kesehatan Gigi - - - - - - - - - 5 - 5
7. Prodi Gizi - - - - - - - - - - - -
8. Prodi Kesehatan Lingkungan - - - - - - - - - - - -
9. Prodi Teknik Gigi - - - - - - - - - 5 - 5
10. Prodi Farmasi - - - 2 - 2 2 - 2 - - -
11. S1 Keperawatan Stikes Umitra - - - - - - - - - - - -
12. Pasca sarjana Kesehatan Umitra - - - - - - - - - - - -
13. Akbid Panca Bhakti - - - - - - - - - - - -
14. Akbid Malahayati - - - - - - - - - - - -
15. Akbid Nadira - - - - - - - - - - - -
16. Akbid Adila - - - - - - - - - - - -
17. Akper Panca Bhakti - - - - - - - - - - - -
18. Akper Malahayati - - - - - - - - - - - -
19. Akper Bunda Delima - - - - - - - - - - - -
20. Akper Baitul Hikmah - - - - - - - - - - - -
14 Kota Metro - - - - - - - - - - - -
1. Prodi Kebidanan Metro - - - - - - - - - - - -
2. Akbid Wira Buana - - - - - - - - - - - -
3. Akper Dharma Wacana - - - - - - - - - - - -
20 - 20 9 3 12 29 3 32 11 - 11
1 Lampung Barat 8 1 9 15 18 33 23 19 42 2 6 8
2 Tanggamus 4 - 4 9 24 37 13 24 41 1 8 9
3 Lampung Selatan 8 1 9 26 51 77 34 52 86 3 14 17
4 Lampung Timur 4 1 5 20 25 45 24 26 50 2 8 10
5 Lampung Tengah 9 - 21 38 - 95 47 - 116 4 2 21
6 Lampung Utara 21 8 29 19 39 58 40 47 87 1 11 12
7 Way Kanan 4 - 4 16 26 42 20 26 46 7 16 23
8 Tulang Bawang 12 5 17 17 30 47 29 35 64 3 8 11
9 Pesawaran - - - 12 13 25 12 13 25 2 7 9
10 Pringsewu 23 2 25 23 14 37 46 16 62 12 4 16
11 Mesuji - - - 12 6 18 12 6 18 - - -
12 Tulang Bawang Barat - - - 6 10 16 6 10 16 1 4 5
13 Kota Bandar Lampung 107 36 143 91 112 265 198 148 408 18 28 85
14 Kota Metro 44 7 51 21 65 86 65 72 137 6 12 18
244 61 317 323 432 878 567 493 1.195 61 127 242
1 Lampung Barat 1,89 0,24 2,12 3,54 4,25 7,79 5,43 4,49 9,92 0,47 1,42 1,89
2 Tanggamus 0,74 - 0,74 1,66 4,42 6,82 2,40 4,42 7,56 0,18 1,47 1,66
3 Lampung Selatan 0,87 0,11 0,98 2,82 5,53 8,35 3,69 5,64 9,32 0,33 1,52 1,84
4 Lampung Timur 0,42 0,10 0,52 2,08 2,60 4,68 2,49 2,70 5,20 0,21 0,83 1,04
5 Lampung Tengah 1,77 0,68 2,45 1,61 3,30 4,90 3,38 3,97 7,35 0,08 0,93 1,01
6 Lampung Utara 3,56 1,35 4,91 3,22 6,60 9,82 6,77 7,96 14,73 0,17 1,86 2,03
7 Way Kanan 0,97 - 0,97 3,90 6,33 10,23 4,87 6,33 11,20 1,71 3,90 5,60
8 Tulang Bawang 2,98 1,24 4,23 4,23 7,46 11,68 7,21 8,70 15,91 0,75 1,99 2,73
9 Pesawaran - - - 2,98 3,22 6,20 2,98 3,22 6,20 0,50 1,74 2,23
10 Pringsewu 6,23 0,54 6,77 6,23 3,79 10,02 12,45 4,33 16,79 3,25 1,08 4,33
11 Mesuji - - - 6,33 3,17 9,50 6,33 3,17 9,50 - - -
12 Tulang Bawang Barat - - - 2,37 3,95 6,31 2,37 3,95 6,31 0,39 1,58 1,97
13 Kota Bandar Lampung 12,00 4,04 16,04 10,21 12,56 29,73 22,21 16,60 45,77 2,02 3,14 9,54
14 Kota Metro 29,92 4,76 34,68 14,28 44,20 58,48 44,20 48,96 93,17 4,08 8,16 12,24
3,17 0,79 4,12 4,20 5,62 11,42 7,37 6,41 15,54 0,79 1,65 3,15
Sumber: Seksi PPSDM Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
TABEL 74
SE-PROVINSI LAMPUNG
JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN PER KABUPATEN KOTA
JUMLAH DOKTER GIGI b
SUB JUMLAH I (Dinas)
NO
Jumlah I-VI
RASIO TERHADAP 100.000 PDDK
Keterangan : a termasuk S3
UNIT KERJA
SUB JUMLAH II (PUSKESMAS)
SUB JUMLAH III (RSUD Pemerintah)
SUB JUMLAH IV (RUMAH SAKIT SWASTA)
SUB JUMLAH V (UPT Dinkes)
SUB JUMLAH VI (Institusi Negri/Swasta)
TABEL 75
BIDAN
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
I DINAS KESEHATAN
1 Dinkes Provinsi Lampung 3 6 5 14 - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2 Dinkes Lampung Barat - 4 - 4 3 3 6 4 2 6 - - - 4 2 6 7 5 12 - - -
3 Dinkes Tanggamus 1 3 - 4 1 1 2 - - - - - - - - - 1 1 2 - - -
4 Dinkes Lampung Selatan - - - - - - - - - - - - - 4 2 6 4 2 6 - - -
5 Dinkes Lampung Timur 3 2 - 5 5 2 7 5 - 5 1 - 1 6 - 6 11 2 13 - - -
6 Dinkes Lampung Tengah - - - - - - 6 - - 2 - - - - - - - - 6 - - -
7 Dinkes Lampung Utara 0 4 1 5 0 3 3 0 5 5 1 2 3 1 7 8 1 10 11 - - -
8 Dinkes Way Kanan 0 1 4 5 1 3 4 2 - 2 - - - 2 - 2 3 3 6 - - -
9 Dinkes Tulang Bawang 4 4 3 3 - - - - - - 3 6 9 3 9 12 - - -
10 Dinkes Pesawaran 3 3 - 6 1 3 4 6 3 9 - - - 6 3 9 7 6 13 - - -
11 Dinkes Pringsewu 3 2 5 2 5 7 7 2 9 - - - 7 2 9 9 7 16 8 2 10
12 Dinkes Mesuji 3 3 2 1 3 - 0 0 - 4 2 3 6 3 6 1 - 1
13 Dinkes Tulang Bawang Barat 1 7 - 8 4 3 7 - - - - - - 4 7 11 8 10 18 - - -
14 Dinkes Kota Bandar Lampung - - 2 2 - 2 2 - - - - - - - 1 1 - 3 3 - - -
15 Dinkes Kota Metro 1 3 4 1 1 2 1 4 5 - - - 1 4 5 2 5 7 - - -
12 43 14 69 20 30 56 25 16 43 2 2 4 42 36 75 62 66 131 9 2 11
II Puskesmas Kab/Kota
1 Pkm Lampung Barat 166 135 - 301 4 2 6 73 71 144 - - - 73 71 144 77 73 150 - - -
2 Pkm Tanggamus 91 245 1 337 4 - 4 47 60 107 - - - 47 60 107 51 60 111 - - -
3 Pkm Lampung Selatan 10 252 - 262 9 10 19 - - - 91 113 204 91 113 204 100 123 223 - - -
4 Pkm Lampung Timur 72 431 - 503 7 6 13 117 105 222 - - - 117 105 222 124 111 235 - - -
5 Pkm Lampung Tengah 177 117 6 300 - - 30 - - 185 - - 76 - - 185 - - 215 - - -
6 Pkm Lampung Utara 99 269 20 388 14 25 39 85 136 221 26 26 52 111 162 273 125 187 312 -
7 Pkm Way Kanan 63 110 - 173 6 11 17 63 45 108 - - - 63 45 108 69 56 125 7 6 13
8 Pkm Tulang Bawang 8 261 - 269 14 10 24 85 95 180 - - - 85 95 180 99 105 204 - - -
9 Pkm Pesawaran 124 180 0 304 1 8 9 40 72 112 - - - 40 72 112 41 80 121 - - -
10 Pkm Pringsewu 5 76 32 113 18 24 42 29 40 69 - - - 29 40 69 47 64 111 - - -
11 Pkm Mesuji 14 55 - 69 4 8 12 12 27 39 18 5 23 30 32 62 34 40 74 2 6 8
12 Pkm Tulang Bawang Barat 10 163 - 173 3 7 10 56 53 109 - - - 56 53 109 59 60 119 - - -
13 Pkm Kota Bandar Lampung 16 214 19 249 - - 16 - - 219 - - - - - 219 - - 235 - - 270
14 Pkm Kota Metro 7 30 - 37 1 - 1 19 46 65 - - - 19 46 65 20 46 66 - - -
862 2.538 78 3.478 85 111 242 626 750 1.780 135 144 355 761 894 2.059 846 1.005 2.301 9 12 291
III RSUD Milik Pemerintah
1 RSUD Liwa 2 13 - 15 4 9 13 24 30 54 3 5 8 27 35 62 31 44 75 1 2 3
2 RSUD Kota Agung 3 10 - 13 4 4 9 23 32 - - - 9 23 32 9 27 36 - - -
3 RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM 3 8 2 13 6 14 20 - - - 20 24 44 20 24 44 26 38 64 - - -
4 RSUD Sukadana 3 12 - 15 - - - 22 27 49 - - - 22 27 49 22 27 49 - -
5 RSUD Demang S.Raya 3 28 3 34 - - 25 - - 119 - - 15 - - 134 - - 159 - - -
6 RSUD HM.Ryacudu 10 58 2 70 10 18 28 47 143 190 - - - 47 143 190 57 161 218 - - -
7 RSUD ZA.Pagar Alam 2 14 6 22 3 6 9 9 17 26 - - - 9 17 26 12 23 35 1 3 4
8 RSUD Menggala 2 31 - 33 5 16 21 34 52 86 - - - 34 52 86 39 68 107 - - -
9 Pesawaran - - - - - -
10 RSUD Pringsewu 5 22 - 27 13 15 28 71 51 122 5 12 17 76 63 139 89 78 167 3 7 10
11 Mesuji - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Bandar Lampung 32 41 1 74 40 57 97 179 283 462 22 40 62 201 323 524 241 380 621 8 12 18
1. RSUD dr.H.Abdul Moeloek 22 38 1 61 28 50 78 129 220 349 13 30 43 142 250 392 170 300 470 5 10 15
2. RS DKT/TK. IV 02.07.04 7 - - 7 - - - 12 14 26 2 10 12 14 24 38 14 24 38 - - -
3. RS Jiwa Bandar Lampung - - - - 9 7 16 15 30 45 2 - 2 17 30 47 26 37 63 1 2 3
4. RS Bhayangkara 3 - - 3 - - - 8 9 17 5 - 5 13 9 22 13 9 22 - - -
5. RSUD dr. Dadi Tjokrodipo - 3 - 3 3 - 3 15 10 25 - - - 15 10 25 18 10 28 2 - 2
14 RSUD A. Yani Metro 2 12 - 14 6 24 30 61 97 158 - - - 61 97 158 67 121 188 - - -
67 249 14 330 87 163 275 456 723 1.298 50 81 146 506 804 1.444 593 967 1.719 13 24 35
IV RS Swasta Kab/Kota
1 RS Swasta Lampung Barat 1 5 - 6 - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2 RS Swasta Tanggamus 3 4 - 7 - - 4 - - 26 - - - - - - - - 4 - - -
1. RSPanti Secanti 3 4 - 7 - - 4 - - 26 - - - - - - - - 4 - - -
3 RS Swasta Lampung Selatan - 6 - 6 - - - 17 20 37 - 1 1 17 21 38 17 21 38 1 - 1
1. RS Natar Medika - 6 - 6 - - - 17 20 37 - 1 1 17 21 38 17 21 38 1 - 1
2. RS Islam Umbul Thoif - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 RS Swasta Lampung Timur - - - - - - - 17 19 36 - - - 17 19 36 17 19 36 - 2 2
1. RS AKA Medika - - - - - - - 17 19 36 - - - 17 19 36 17 19 36 - 2 2
5 RS Swasta Lampung Tengah 3 47 1 51 - - 23 - - 237 - - 7 - - 244 - - 267 - - -
1. RS Harapan Bunda - 15 1 16 - - 6 - - 51 - - - - - 51 - - 57 - - -
2. RS Mitra Mulia Husada 3 8 - 11 - - 3 - - 31 - - 1 - - 32 - - 35 - - -
3. RS Asy-Syfaa - 13 - 13 - - 4 - - 54 - - 4 - - 58 - - 62 - - -
4. RS Yukum Medical Center - 11 - 11 - - 10 - - 101 - - 2 - - 103 - - 113 - - -
6 RS Swasta Lampung Utara 1 14 - 15 1 4 5 20 22 42 - - - 20 22 42 21 26 47 - - -
1. RS Handayani 1 14 - 15 1 4 5 20 22 42 - - - 20 22 42 21 26 47 - - -
7 RS Swasta Way Kanan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
8 RS Swasta Tulang Bawang - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
9 RS Swasta Pesawaran - - - - - - - 1 4 5 - - - 1 4 5 1 4 5 - - -
10 RS Swasta Pringsewu - - 54 54 108 8 116 66 86 152 3 4 7 69 90 159 177 98 275 - - -
1. RS Mitra Husada - - 24 24 48 7 55 33 50 83 - - - 33 50 83 81 57 138 - - -
2. RS Wisma Rini - - 8 8 16 1 17 22 20 42 1 4 5 23 24 47 39 25 64 - - -
3. RS Surya Asih - - 12 12 24 - 24 7 5 12 1 - 1 8 5 13 32 5 37 - - -
4. RS Mutiara Hati - - 10 10 20 - 20 4 11 15 1 - 1 5 11 16 25 11 36 - - -
11 RS Swasta Mesuji - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 RS Swasta Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 RS Swasta Kota Bandar Lampung - 141 - 141 10 - 10 147 162 309 - 1 1 147 163 310 157 163 320 4 2 6
1. RS. Imanuel - 12 - 12 2 - 2 17 18 35 - - - 17 18 35 19 18 37 1 2 3
2. RS. Bumi Waras - 35 - 35 - - - 22 31 53 - 1 1 22 32 54 22 32 54 - - -
3. RS. Advent - 9 - 9 - - - 20 26 46 - - - 20 26 46 20 26 46 - - -
4. RS. Urip Sumoharjo - 40 - 40 8 - 8 61 40 101 - - - 61 40 101 69 40 109 3 - 3
5. RS. Graha Husada - 20 - 20 - - - 23 39 62 - - - 23 39 62 23 39 62 - - -
6. RS. Bintang Amin Husada - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
7. RS. Anugerah Medika - 25 - 25 - - - 4 7 11 - - - 4 7 11 4 7 11 - - -
8. RS. Mutiara Putri - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
9. RS. Restu Bunda - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
10. RS. Puri Betik Hati - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
11. RS. Mata Perimana Sari - - - - - - - - 1 1 - - - - 1 1 - 1 1 - - -
12. RS. Medika Keluarga - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 RS Swasta Kota Metro 5 72 - 77 4 4 8 83 172 255 - - - 83 172 255 87 176 263 1 2 3
1. RS. Mardi Waluyo 3 22 - 25 2 1 3 30 90 120 - - - 30 90 120 32 91 123 1 2 3
2. RS. Islam Metro - 5 - 5 1 1 2 22 23 45 - - - 22 23 45 23 24 47 - - -
3. RSB. Permata Hati 2 11 - 13 - - - - 5 5 - - - - 5 5 - 5 5 - - -
4. RSB. Asih - 11 - 11 - 1 1 1 2 3 - - - 1 2 3 1 3 4 - - -
5. RSIA AMC Metro - 5 - 5 - - - 5 27 32 - - - 5 27 32 5 27 32 - - -
6. RS. Muhammadiyah - 18 - 18 1 1 2 25 25 50 - - - 25 25 50 26 26 52 - - -
13 289 55 357 123 16 166 351 485 1.099 3 6 16 354 491 1.089 477 507 1.255 6 6 12
V UPT Dinkes
1 UPT Dinkes Provinsi - - - - 1 - 1 - - - - - - - - - 1 - 1 - - -
1. Balai Pelatihan Kesehatan - - - - 1 - 1 - - - - - - - - - 1 - 1 - - -
2. Balai Laboratorium Daerah - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2 Gudang Farmasi Lampung Barat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3 Gudang Farmasi Tanggamus - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 Gudang Farmasi Lampung Selatan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
5 Gudng farmasi Lampung Timur - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
6 Gudang Farmasi Lampung Tengah - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
7 Gudang Farmasi Lampung Utara - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
8 Gudang Farmasi Way Kanan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
9 Gudang Farmasi Tulang Bawang - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 Gudang Farmasi Pesawaran - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
11 Gudang Farmasi Primgsewu - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 Gudang Farmasi Mesuji - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Gudang Farmasi Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 Gudang Farmasi Kota B.Lampung - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
15 Gudang Farmasi Kota Metro - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - 1 - 1 - - - - - - - - - 1 - 1 - - -
VI Institusi Pendidikan Negeri/Swasta
1 Lampung Barat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2 Tanggamus - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3 Lampung Selatan - 3 2 5 - - - - - - - - - - - - - - - - - -
1. Akbid Hampar Baiduri - 3 2 5 - - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 Lampung Timur - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
5 Lampung Tengah - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
1. Akbid Patriot Bangsa Husada - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2. Akbid Wahana Husada - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
6 Lampung Utara - 9 2 11 3 6 9 1 - 1 - - - 1 - 1 4 6 10 - - -
1. Prodi Keperawatan Kotabumi - - - - 3 6 9 1 - 1 - - - 1 - 1 4 6 10 - - -
2. Akbid gemilang husada - 3 2 5 - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3. Akbid An-Nur Husada - 6 - 6 - - - - - - - - - - - - - - - - - -
7 Way kanan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
8 Tulang Bawang - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
9 Pesawaran - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 Pringsewu - - - - 4 10 14 5 7 12 10 5 15 15 12 27 19 22 41 - - -
1. S1 Keperawatan Muhammadiyah - - - - 4 10 14 5 7 12 - - - 5 7 12 9 17 26 - - -
2. Akbid Muhammadiyah Pringsewu - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3. Akper Muhammadiyah Pringsewu - - - - - - - - - - 10 5 15 10 5 15 10 5 15 - - -
4. Akbid Stike Aisyah Pringsewu - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
5. D IV Kebidanan Stikes Aisyah - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
6. Akbid Alifa Pringsewu - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
11 Mesuji - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Bandar Lampung - 15 30 45 14 15 29 2 2 4 - - - 2 2 4 16 17 33 - - -
1. Fak Kedokteran UNILA - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2. Fak. Kedokteran UNIMAL - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3. Prodi Kebidanan Tanjung Karang - 2 9 11 2 - 2 - - - - - - - - - 2 - 2 - - -
4. Prodi Keperawatan Tanjung Karang - - - - 5 8 13 1 2 3 - - - 1 2 3 6 10 16 - - -
5. Prodi Analis Kesehatan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
6. Prodi Kesehatan Gigi - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
7. Prodi Gizi - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
8. Prodi Kesehatan Lingkungan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
9. Prodi Teknik Gigi - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
10. Prodi Farmasi - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
11. S1 Keperawatan Stikes Umitra - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
12. Pasca sarjana Kesehatan Umitra - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13. Akbid Panca Bhakti - 5 9 14 1 - 1 - - - - - - - - - 1 - 1 - - -
14. Akbid Malahayati - 3 4 7 - - - - - - - - - - - - - - - - - -
15. Akbid Nadira - 2 4 6 - - - - - - - - - - - - - - - - - -
16. Akbid Adila - 3 4 7 - - - - - - - - - - - - - - - - - -
17. Akper Panca Bhakti - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
18. Akper Malahayati - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
19. Akper Bunda Delima - - - - 6 7 13 1 - 1 - - - 1 - 1 7 7 14 - - -
20. Akper Baitul Hikmah - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 Kota Metro - 8 16 24 3 7 10 2 - 2 - - - 2 - 2 5 7 12 - - -
1. Prodi Kebidanan Metro - 2 8 10 - 2 2 1 - 1 - - - 1 - 1 1 2 3 - - -
2. Akbid Wira Buana - 3 4 7 - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3. Akper Dharma Wacana - 3 4 7 3 5 8 1 - 1 - - - 1 - 1 4 5 9 - - -
- 35 50 85 24 38 62 10 9 19 10 5 15 20 14 34 44 52 96 - - -
1 Lampung Barat 169 157 - 326 11 14 25 101 103 204 3 5 8 104 108 212 115 122 237 1 2 3
2 Tanggamus 98 262 1 361 5 5 14 56 83 165 - - - 56 83 139 61 88 153 - - -
3 Lampung Selatan 13 269 4 286 15 24 39 17 20 37 111 138 249 132 160 292 147 184 331 1 - 1
4 Lampung Timur 78 445 - 523 12 8 20 161 151 312 1 - 1 162 151 313 174 159 333 - 2 2
5 Lampung Tengah 183 192 10 385 - - 84 - - 543 - - 98 - - 563 - - 647 - - -
6 Lampung Utara 110 354 25 489 28 56 84 153 306 459 27 28 55 180 334 514 208 390 598 - - -
7 Way Kanan 65 125 10 200 10 20 30 74 62 136 - - - 74 62 136 84 82 166 8 9 17
8 Tulang Bawang 10 296 - 306 19 29 48 119 147 266 - - - 122 153 275 141 182 323 - - -
9 Pesawaran 127 183 - 310 2 11 13 47 79 126 - - - 47 79 126 49 90 139 - - -
10 Pringsewu 10 101 88 199 145 62 207 178 186 364 18 21 39 196 207 403 341 269 610 11 9 20
11 Mesuji 14 58 - 72 6 9 15 12 27 39 18 5 23 34 34 65 40 43 80 3 6 9
12 Tulang Bawang Barat 11 170 - 181 7 10 17 56 53 109 - - - 60 60 120 67 70 137 - - -
13 Kota Bandar Lampung 48 415 52 515 65 74 155 328 447 994 22 41 63 350 489 1.058 415 563 1.213 12 14 294
14 Kota Metro 15 125 16 156 15 36 51 166 319 485 - - - 166 319 485 181 355 536 1 2 3
954 3.154 211 4.319 340 358 802 1.468 1.983 4.239 200 238 536 1.683 2.239 4.701 2.023 2.597 5.503 37 44 349
1 Lampung Barat 39,90 37,06 - 76,96 2,60 3,31 5,90 23,84 24,32 48,16 0,71 1,18 1,89 24,55 25,50 50,05 27,15 28,80 55,95 0,24 ### 0,71
2 Tanggamus 18,07 48,30 0,18 66,55 0,92 0,92 2,58 10,32 15,30 30,42 - - - 10,32 15,30 25,63 11,25 16,22 28,21 - - -
3 Lampung Selatan 1,41 29,16 0,43 31,01 1,63 2,60 4,23 1,84 2,17 4,01 12,03 14,96 26,99 14,31 17,35 31,66 15,94 19,95 35,88 0,11 - 0,11
4 Lampung Timur 8,11 46,26 - 54,37 1,25 0,83 2,08 16,74 15,70 32,43 0,10 - 0,10 16,84 15,70 32,54 18,09 16,53 34,62 - ### 0,21
5 Lampung Tengah 15,46 16,22 0,85 32,53 - - 7,10 - - 45,88 - - 8,28 - - 47,57 - - 54,67 - - -
6 Lampung Utara 18,62 59,94 4,23 82,79 4,74 9,48 14,22 25,90 51,81 77,71 4,57 4,74 9,31 30,48 56,55 87,03 35,22 66,03 101,25 - - -
7 Way Kanan 15,83 30,45 2,44 48,72 2,44 4,87 7,31 18,03 15,10 33,13 - - - 18,03 15,10 33,13 20,46 19,97 40,44 1,95 ### 4,14
8 Tulang Bawang 2,49 73,59 - 76,08 4,72 7,21 11,93 29,59 36,55 66,13 - - - 30,33 38,04 68,37 35,05 45,25 80,30 - - -
9 Pesawaran 31,50 45,39 - 76,89 0,50 2,73 3,22 11,66 19,59 31,25 - - - 11,66 19,59 31,25 12,15 22,32 34,48 - - -
10 Pringsewu 2,71 27,35 23,83 53,88 39,26 16,79 56,05 48,19 50,36 98,56 4,87 5,69 10,56 53,07 56,05 109,11 92,33 72,83 165,16 2,98 ### 5,42
11 Mesuji 7,39 30,62 - 38,01 3,17 4,75 7,92 6,33 14,25 20,59 9,50 2,64 12,14 17,95 17,95 34,31 21,11 22,70 42,23 1,58 ### 4,75
12 Tulang Bawang Barat 4,34 67,08 - 71,42 2,76 3,95 6,71 22,10 20,91 43,01 - - - 23,68 23,68 47,35 26,44 27,62 54,06 - - -
SUB JUMLAH IV(RUMAH SAKITSWASTA)
SUB JUMLAH V (UPT Dinkes)
SUB JUMLAH VI (Institusi Negri/Swasta)
Jumlah I-VI
D I dan D III JUMLAH PERAWAT GIGI
BIDAN DIII
BIDAN
DIV
BIDAN
SARJANA KEPERAWATAN a DIII PERAWAT D I PERAWAT
SUB JUMLAH I (Dinas)
SUB JUMLAH II (PUSKESMAS)
SUB JUMLAH III (RSUD Pemerintah)
JUMLAH& RASIO TENAGA KEPERAWATAN DAN BIDAN DI SARANA KESEHATAN PER KABUPATEN KOTA
SE-PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012
PERAWAT
NO UNIT KERJA JUMLA
H
BIDAN
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
D I dan D III JUMLAH PERAWAT GIGI
BIDAN DIII
BIDAN
DIV
BIDAN
SARJANA KEPERAWATAN a DIII PERAWAT D I PERAWAT
PERAWAT
NO UNIT KERJA JUMLA
H
13 Kota Bandar Lampung 5,38 46,56 5,83 57,78 7,29 8,30 17,39 36,80 50,15 111,51 2,47 4,60 7,07 39,27 54,86 118,69 46,56 63,16 136,08 1,35 ### 32,98
14 Kota Metro 10,20 333,26 10,88 106,09 10,20 24,48 34,68 112,89 216,93 329,82 - - - 112,89 216,93 329,82 123,09 241,41 364,50 0,68 ### 2,04
12,40 41,01 2,74 56,16 4,42 4,65 10,43 19,09 25,78 55,12 2,60 3,09 6,97 21,88 29,11 61,12 26,30 33,77 71,55 0,48 ### 4,54
Sumber : Seksi PPSDM Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
RASIO TERHADAP 100.000 PDDK
TABEL 76
DI DAN D-III GIZI
L P L + P L P L+P L P L + P L P L + P L P L+P L P L+P L P L+P 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 22 23 24
I Dinas Kesehatan
1 Dinkes Provinsi Lampung 3 6 9 - - 4 4 3 10 13 1 - 1 3 2 5 4 2 6
2 Dinkes Lampung Barat 1 6 7 - - - 1 4 5 2 10 12 - 1 - 1 - 1 1
3 Dinkes Tanggamus - 1 1 - - - - - 1 1 1 2 3 1 3 4 4 7 7
4 Dinkes Lampung Selatan 1 4 5 - - - 9 8 17 10 12 22 - 1 1 - 2 2 - 3 3
5 Dinkes Lampung Timur - 1 1 - - - - 3 3 - 4 4 - - - 5 7 12 5 7 12
6 Dinkes Lampung Tengah - - 4 4 - - - - - 8 - - - - - 2 - - 2
7 Dinkes Lampung Utara 1 2 3 3 3 - - 5 1 5 6 - - 2 - - 4 - 6 6
8 Dinkes Way Kanan - 3 3 - - - 1 2 3 1 5 6 - - - - 3 3 - 3 3
9 Dinkes Tulang Bawang - 4 4 - 1 - 1 1 4 5 - - - 1 1 2 1 2 2
10 Dinkes Pesawaran 1 3 4 1 3 4 1 - 1 3 6 9 - - - - 2 2 2 2 2
11 Dinkes Pringsewu - 3 3 - - 1 1 - 4 4 - - - 1 1 2 1 1 2
12 Dinkes Mesuji - 2 2 2 2 - 3 3 - 7 7 - - - 1 - 1 - 1 1
13 Dinkes Tulang Bawang Barat 2 1 3 2 1 3 - 3 3 4 5 9 - 1 1 2 1 3 1 4 4
14 Dinkes Kota Bandar Lampung - 3 3 - 4 4 1 3 4 1 10 11 - - - 1 3 4 3 4 4
15 Dinkes Kota Metro - 1 1 - 1 1 1 2 3 1 4 5 - - - - 2 2 2 2 2
9 40 53 3 14 21 15 33 53 27 87 122 2 4 8 16 27 49 23 45 57
II Puskesmas
1 Pkm Lampung Barat - - - - - - 3 5 8 3 5 8 - - - 3 7 10 3 7 10
2 Pkm Tanggamus 4 9 13 - - - 4 9 13 8 18 26 - - - 1 11 12 1 11 12
3 Pkm Lampung Selatan 2 9 11 1 4 5 6 13 19 9 26 35 - 2 2 1 12 13 1 14 15
4 Pkm Lampung Timur 1 2 3 - - - - - - 1 2 3 - - - 3 10 13 3 10 13
5 Pkm Lampung Tengah - 1 1 - - - - - 7 - 1 1 - - - - - 13 - - 13
6 Pkm Lampung Utara - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
7 Pkm Way Kanan 2 2 4 - - - 2 3 5 4 5 9 - - - 2 5 7 2 5 7
8 Pkm Tulang Bawang - 6 6 - - - 2 1 3 2 7 9 - - - 1 - 1 1 - 1
9 Pkm Pesawaran 1 6 7 - - - 6 5 11 7 11 18 - - - - 7 7 - 7 7
10 Pkm Pringsewu - 2 2 - - - 1 8 9 - - - - 2 - 1 5 6 1 7 8
11 Pkm Mesuji - 3 3 - 3 3 - 4 4 - 10 10 - - - 1 - 1 1 - 1
12 Pkm Tulang Bawang Barat - 3 3 - - - - 2 2 - 5 5 - - - 2 6 8 2 6 8
13 Pkm Kota Bandar Lampung 3 5 8 - 4 4 18 3 9 12 - - - - - 40 - - 40
14 Pkm Kota Metro - 1 1 - - - - 8 8 - - - - - - - 12 12 - 12 12
13 49 62 1 11 12 24 58 107 37 99 136 - 4 2 15 75 143 15 79 147
III RSUD Pemerintah Kab/Kota
1 RSUD Liwa 2 4 6 1 2 3 1 6 7 4 12 16 1 - 1 5 - 5 6 - 6
2 RSUD Kota Agung - 2 2 - - - 1 5 6 1 7 8 - - - 1 7 8 1 7 8
3 RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM - 4 4 - - - - 3 3 - 7 7 - 1 1 1 1 2 1 2 3
4 RSUD Sukadana 1 2 3 - - - - - - 1 2 3 - - - - 2 2 - 2 2
5 RSUD Demang S.Raya - - 7 - - - - - 7 - - - - - - - - 4 - - -
6 RSUD HM.Ryacudu 1 1 2 - - - 5 4 9 6 5 11 - - - 4 2 6 4 2 6
7 RSUD ZA.Pagar Alam 1 3 4 - - - - 6 6 1 9 10 - - - - 4 4 - 4 4
8 RSUD Menggala - 6 6 - - - 2 1 3 2 7 9 - - - 1 - 1 1 - 1
9 Pesawaran - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 RSUD Pringsewu 2 2 4 - - - - 2 2 2 4 6 - - - - 4 4 - 4 4
11 Mesuji - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Bandar Lampung 4 10 14 - 4 4 14 19 33 18 33 51 - 4 4 7 16 23 7 20 27
1. RSUD dr.H.Abdul Moeloek 4 6 10 - 3 3 9 12 21 13 21 34 - 4 4 5 6 11 5 10 15
2. RS DKT/TK IV 02.07.04 - - - - - - - 1 1 - 1 1 - - - - 4 4 - 4 4
3. RS Jiwa B.Lampung - 2 2 - 1 1 2 2 4 2 5 7 - - - 2 - 2 2 - 2
4. RS Bhayangkara - 1 1 - - - 1 2 3 1 3 4 - - - - 2 2 - 2 2
5. RSUD dr. Dadi Tjokrodipo - 1 1 - - - 2 2 4 2 3 5 - - - - 4 4 - 4 4
14 RSUD A. Yani Metro - 3 3 - - - 2 11 13 - - - - 1 - 1 6 7 1 7 8
11 37 55 1 6 7 25 57 89 35 86 121 1 6 6 20 42 66 21 48 69
IV RS. Swasta
1 RS Swasta Lampung Barat 1 - 1 - - - - 1 1 1 1 2 - - - - - - - - -
2 RS Swasta Tanggamus - 1 1 - - - - 2 2 - 3 3 - - - 1 1 2 1 1 2
1. RSPanti Secanti - 1 1 - - - - 2 2 - 3 3 - - - 1 1 2 1 1 2
3 RS Swasta Lampung Selatan - - - - - - - - - - - - 1 - 1 2 - 2 3 - 3
1. RS Natar Medika - - - - - - - - - - - - 1 - 1 2 - 2 3 - 3
2. RS Islam Umbul Thoif - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 RS Swasta Lampung Timur 2 - 2 - - - - - - 2 - 2 - - - - 1 1 - 1 1
1. RS AKA Medika 2 - 2 - - - - - - 2 - 2 - - - - 1 1 - 1 1
5 RS Swasta Lampung Tengah 1 - 7 - - - - - 8 - - - - - - - - 6 - - 6
1. RS Harapan Bunda - - 2 - - - - - 1 - - - - - - - - 1 - - 1
2. RS Mitra Mulia Husada - - 1 - - - - 1 - - - - - - - - 1 - - 1
3. RS Asy-Syfaa 1 - 1 - - - - - 2 - - - - - - - - 2 - - 2
4. RS Yukum Medical Center - - 3 - - - - - 4 - - - - - - - - 2 - - 2
6 RS Swasta Lampung Utara - 1 1 - - - - 1 1 - 2 2 - - - - 1 1 - 1 1
1. RS Handayani - 1 1 - - - - 1 1 - 2 2 - - - - 1 1 - 1 1
7 RS Swasta Way Kanan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
8 RS Swasta Tulang Bawang - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
9 RS Swasta Pesawaran - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 RS Swasta Pringsewu 2 6 8 - - - 3 11 14 5 17 22 - - - - 8 8 - 8 8
1. RS Mitra Husada 2 4 6 - - - 2 6 8 4 10 14 - - - - 2 2 - 2 2
2. RS Wisma Rini - 1 1 - - - - 2 2 - 3 3 - - - - 2 2 - 2 2
3. RS Surya Asih - - - - - - - 1 1 - 1 1 - - - - 2 2 - 2 2
4. RS Mutiara Hati - 1 1 - - - 1 2 3 1 3 4 - - - - 2 2 - 2 2
11 RS Swasta Mesuji - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 RS Swasta Tulang Bawang Barat 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - -
13 RS Swasta Kota Bandar Lampung 6 14 20 2 8 10 21 40 61 29 62 91 2 7 9 11 41 52 13 48 61
1. RS. Imanuel - 2 2 - 1 1 1 3 4 1 6 7 - - - 1 5 6 1 5 6
2. RS. Bumi Waras - 1 1 - 1 1 4 3 7 4 5 9 2 5 7 2 4 6 4 9 13
3. RS. Advent - 1 1 - - - 2 2 4 2 3 5 - 2 2 1 4 5 1 6 7
4. RS. Urip Sumoharjo - 1 1 - - - 2 4 6 2 5 7 - - - 5 13 18 5 13 18
5. RS. Graha Husada 3 5 8 2 4 6 4 8 12 9 17 26 - - - 2 10 12 2 10 12
6. RS. Bintang Amin Husada - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
7. RS. Anugerah Medika - - - - - - 1 - 1 1 - 1 - - - - 5 5 - 5 5
8. RS. Mutiara Putri - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
9. RS. Restu Bunda - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
10. RS. Puri Betik Hati - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
11. RS. Mata Perimana Sari - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
12. RS. Medika Keluarga 3 4 7 - 2 2 7 20 27 10 26 36 - - - - - - - - -
14 RS Swasta Kota Metro 1 6 7 - - - 2 9 11 3 10 13 - 1 1 - 7 7 - 8 8
1. RS. Mardi Waluyo - 2 2 - - - 1 2 3 1 4 5 - - - - 1 1 - 1 1
2. RS. Islam Metro - 1 1 - - - - 1 1 - - - - - - - 2 2 - 2 2
3. RSB. Permata Hati - 1 1 - - - - 2 2 - 3 3 - - - - 1 1 - 1 1
4. RSB. Asih - 1 1 - - - - 1 1 - 2 2 - - - - 2 2 - 2 2
5. RSIA AMC Metro - 1 1 - - - - 2 2 - - - - 1 1 - - - - 1 1
6. RS. Muhammadiyah 1 - 1 - - - 1 1 2 2 1 3 - - - - 1 1 - 1 1
14 28 48 2 8 10 26 64 98 41 95 136 3 8 11 14 59 79 17 67 90
V UPT Dinkes
1 UPT Dinkes Provinsi 1 5 6 1 3 4 2 6 8 4 14 18 - - - - - - - - -
1. Balai Pelatihan Kesehatan 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - -
2. Balai Laboratorium Daerah - 5 5 1 3 4 2 6 8 3 14 17 - - - - - - - - -
2 Gudang Farmasi Lampung Barat 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - -
3 Gudang Farmasi Tanggamus 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - -
4 Gudang Farmasi Lampung Selatan 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - -
5 Gudng farmasi Lampung Timur - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
6 Gudang Farmasi Lampung Tengah 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - -
7 Gudang Farmasi Lampung Utara 1 - 1 2 - 2 - - - 3 - 3 - - - - - - - - -
8 Gudang Farmasi Way Kanan 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - -
9 Gudang Farmasi Tulang Bawang 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - -
10 Gudang Farmasi Pesawaran - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
11 Gudang Farmasi Primgsewu - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 Gudang Farmasi Mesuji - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Gudang Farmasi Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 Gudang Farmasi Kota B.Lampung 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - -
15 Gudang Farmasi Kota Metro 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - -
10 5 15 3 3 6 2 6 8 15 14 29 - - - - - - - - -
VI Institusi Pendidikan Negeri/Swasta
1 Lampung Barat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2 Tanggamus - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3 Lampung Selatan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
1. Akbid Hampar Baiduri - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 Lampung Timur - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
5 Lampung Tengah - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
1. Akbid Patriot Bangsa Husada - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2. Akbid Wahana Husada - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
6 Lampung Utara - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
1. Prodi Keperawatan Kotabumi - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2. Akbid Gemilang Husada - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3. Akbid An-Nur Husada - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
7 Way kanan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
8 Tulang Bawang - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
9 Pesawaran - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 Pringsewu - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
1. S1 Keperawatan Muhammadiyah - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2. Akbid Muhammadiyah Pringsewu - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3. Akper Muhammadiyah Pringsewu - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
4. Akbid Stike Aisyah Pringsewu - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
5. D IV Kebidanan Stikes Aisyah - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
6. Akbid Alifa Pringsewu - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
11 Mesuji - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Bandar Lampung 4 - 4 - - - - - - 4 - 4 - 3 3 - - - - 3 3
1. Fak Kedokteran UNILA - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2. Fak. Kedokteran UNIMAL - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3. Prodi Kebidanan Tanjung Karang - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
4. Prodi Keperawatan Tanjung Karang - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
5. Prodi Analis Kesehatan 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - - - - - - - -
6. Prodi Kesehatan Gigi - - - - - - - - - - - - - 3 3 - - - - 3 3
7. Prodi Gizi - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
8. Prodi Kesehatan Lingkungan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
9. Prodi Teknik Gigi - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
10. Prodi Farmasi 3 - 3 - - - - - - 3 - 3 - - - - - - - - -
11. S1 Keperawatan Stikes Umitra - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
12. Pasca sarjana Kesehatan Umitra - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13. Akbid Panca Bhakti - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
14. Akbid Malahayati - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
15. Akbid Nadira - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
16. Akbid Adila - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
17. Akper Panca Bhakti - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
18. Akper Malahayati - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
19. Akper Bunda Delima - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
20. Akper Baitul Hikmah - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 Kota Metro - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
1. Prodi Kebidanan Metro - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
2. Akbid Wira Buana - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
3. Akper Dharma Wacana - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 - 4 - - - - - - 4 - 4 - 3 3 - - - - 3 3
1 Lampung Barat 5 10 15 1 2 3 5 16 21 11 28 39 1 - 1 9 7 16 9 8 17
2 Tanggamus 5 13 18 - - - 5 16 21 10 29 39 1 2 3 4 22 26 7 26 29
3 Lampung Selatan 5 15 20 1 4 5 15 21 36 21 40 61 1 3 4 3 16 19 4 19 23
4 Lampung Timur 4 5 9 - - - - 3 3 4 8 12 - - - 8 20 28 8 20 28
5 Lampung Tengah 2 1 20 - - 4 - - 22 1 1 10 - - - - - 25 - - 21
6 Lampung Utara 3 4 7 2 3 5 5 5 15 10 12 22 - - 2 4 3 11 4 9 13
7 Way Kanan 4 8 12 - - - 3 11 14 7 19 26 - - - 2 12 14 2 12 14
8 Tulang Bawang 1 16 17 - - - 5 2 7 6 18 24 - - - 3 1 4 3 2 4
9 Pesawaran 2 9 11 1 3 4 7 5 12 10 17 27 - - - - 9 9 2 9 9
10 Pringsewu 4 13 17 - - - 4 22 26 7 25 32 - 2 - 2 18 20 2 20 22
11 Mesuji - 5 5 - 5 5 - 7 7 - 17 17 - - - 2 - 2 1 1 2
12 Tulang Bawang Barat 3 4 7 2 1 3 - 5 5 5 10 15 - 1 1 4 7 11 3 10 12
13 Kota Bandar Lampung 22 43 65 3 23 26 38 72 128 63 138 201 3 14 17 22 62 124 27 77 141
14 Kota Metro 2 11 13 - 1 1 5 30 35 5 14 19 - 2 1 1 27 28 3 29 30
61 159 237 10 42 56 92 218 355 159 381 548 6 25 30 65 203 337 76 242 366
1 Lampung Barat 1,18 2,36 3,54 0,24 0,47 0,71 1,18 3,78 4,96 2,60 6,61 9,21 0,24 - 0,24 2,12 1,65 3,78 2,12 1,89 4,01
2 Tanggamus 0,92 2,40 3,32 - - - 0,92 2,95 3,87 1,84 5,35 7,19 0,18 0,37 0,55 0,74 4,06 4,79 1,29 4,79 5,35
3 Lampung Selatan 0,54 1,63 2,17 0,11 0,43 0,54 1,63 2,28 3,90 2,28 4,34 6,61 0,11 0,33 0,43 0,33 1,73 2,06 0,43 2,06 2,49
4 Lampung Timur 0,42 0,52 0,94 - - - - 0,31 0,31 0,42 0,83 1,25 - - - 0,83 2,08 2,91 0,83 2,08 2,91
5 Lampung Tengah 0,17 0,08 1,69 - - 0,34 - - 1,86 0,08 0,08 0,85 - - - - - 2,11 - - 1,77
6 Lampung Utara 0,51 0,68 1,19 0,34 0,51 0,85 0,85 0,85 2,54 1,69 2,03 3,72 - - 0,34 0,68 0,51 1,86 0,68 1,52 2,20
7 Way Kanan 0,97 1,95 2,92 - - - 0,73 2,68 3,41 1,71 4,63 6,33 - - - 0,49 2,92 3,41 0,49 2,92 3,41
8 Tulang Bawang 0,25 3,98 4,23 - - - 1,24 0,50 1,74 1,49 4,48 5,97 - - - 0,75 0,25 0,99 0,75 0,50 0,99
9 Pesawaran 0,50 2,23 2,73 0,25 0,74 0,99 1,74 1,24 2,98 2,48 4,22 6,70 - - - - 2,23 2,23 0,50 2,23 2,23
10 Pringsewu 1,08 3,52 4,60 - - - 1,08 5,96 7,04 1,90 6,77 8,66 - 0,54 - 0,54 4,87 5,42 0,54 5,42 5,96
11 Mesuji - 2,64 2,64 - 2,64 2,64 - 3,70 3,70 - 8,97 8,97 - - - 1,06 - 1,06 0,53 0,53 1,06
12 Tulang Bawang Barat 1,18 1,58 2,76 0,79 0,39 1,18 - 1,97 1,97 1,97 3,95 5,92 - 0,39 0,39 1,58 2,76 4,34 1,18 3,95 4,74
13 Kota Bandar Lampung 2,47 4,82 7,29 0,34 2,58 2,92 4,26 8,08 14,36 7,07 15,48 22,55 0,34 1,57 1,91 2,47 6,96 13,91 3,03 8,64 15,82
14 Kota Metro 1,36 7,48 8,84 - 0,68 0,68 3,40 20,40 23,80 3,40 9,52 12,92 - 1,36 0,68 0,68 18,36 19,04 2,04 19,72 20,40
0,79 2,07 3,08 0,13 0,55 0,73 1,20 2,83 4,62 2,07 4,95 7,13 0,08 0,33 0,39 0,85 2,64 4,38 0,99 3,15 4,76
Sumber : Seksi PPSDM Bi dang SDM & PM Di nkes Prov Lampung dan Data Profi l Kesehatan Kab / Kota
JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN PER KABUPATEN KOTA
NO UNIT KERJA JUMLAH JUMLAH
Jumlah I-VI
TENAGA KEFARMASIAN
SUB JUMLAH VI (Institusi Negri/Swasta)
TAHUN 2012
TENAGA GIZI
RASIO TERHADAP 100.000 PDDK
SARJANA FARMASI
SUB JUMLAH I (Dinas)
SUB JUMLAH II (PUSKESMAS)
SUB JUMLAH III (RSUD Pemerintah)
SUB JUMLAH V (UPT Dinkes)
SUB JUMLAH IV (RUMAH SAKIT SWASTA)
SE-PROVINSI LAMPUNG
APOTEKER D-IV/SARJANA GIZI a D III FARMASI DAN ASISTEN APOTEKER
TABEL 77
TAHUN 2012
TENAGA KESMAS
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
I Dinas Kesehatan
1 Dinkes Provinsi Lampung - - - - - -
2 Dinkes Lampung Barat 4 6 10 - - - 4 6 10 1 2 3
3 Dinkes Tanggamus 15 10 25 - - - 15 10 25 4 3 7
4 Dinkes Lampung Selatan 17 8 25 - - - 17 8 25 1 1 2
5 Dinkes Lampung Timur 15 5 20 - - - 15 5 20 4 2 6
6 Dinkes Lampung Tengah - - 26 - - - - - 26 - - 9
7 Dinkes Lampung Utara 11 21 32 - - - 11 21 32 - - -
8 Dinkes Way Kanan 11 12 23 - - - 11 12 23 1 1 2
9 Dinkes Tulang Bawang 12 6 18 - - - 12 6 18 3 3 6
10 Dinkes Pesawaran 6 9 15 - - - 6 9 15 - 2 2
11 Dinkes Pringsewu 8 20 28 - - - 8 20 28 - 1 1
12 Dinkes Mesuji 7 11 18 - - - 7 11 18 2 2 4
13 Dinkes Tulang Bawang Barat 3 5 8 - - - 3 5 8 6 5 11
14 Dinkes Kota Bandar Lampung 10 16 26 - - - 10 16 26 1 1 2
15 Dinkes Kota Metro 5 13 18 2 1 3 7 14 21 3 1 4
105 126 257 2 1 3 107 127 260 21 19 49
I Puskesmas Kab/Kota
1 Pkm Lampung Barat 16 10 26 - - - 16 10 26 6 2 8
2 Pkm Tanggamus 12 4 16 - - - 12 4 16 4 13 17
3 Pkm Lampung Selatan 19 14 33 - - - 19 14 33 7 15 22
4 Pkm Lampung Timur 5 5 10 - - - 5 5 10 14 7 21
5 Pkm Lampung Tengah - - 37 - - - - - 37 - - 29
6 Pkm Lampung Utara 24 21 45 - - - 24 21 45 17 13 30
7 Pkm Way Kanan 24 26 50 - - - 24 26 50 6 13 19
8 Pkm Tulang Bawang 16 10 26 - - - 16 10 26 4 8 12
9 Pkm Pesawaran 3 11 14 - - - 3 11 14 4 3 7
10 Pkm Pringsewu 2 - 2 - - - 2 - 2 4 8 12
11 Pkm Mesuji 3 - 3 - - - 3 - 3 5 6 11
12 Pkm Tulang Bawang Barat 11 9 20 - - - 11 9 20 6 8 14
13 Pkm Kota Bandar Lampung - - 21 - - - - - 21 - - 36
14 Pkm Kota Metro 2 3 5 2 3 5 4 6 10 4 14 18
137 113 308 2 3 5 139 116 313 81 110 256
III RSUD Milik Pemerintah
1 RSUD Liwa 4 5 9 - - - 4 5 9 2 4 6
2 RSUD Kota Agung 3 1 4 - - - 3 1 4 1 2 3
3 RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM 2 4 6 - - - 2 4 6 1 1 2
4 RSUD Sukadana 3 6 9 - - - 3 6 9 2 1 3
5 RSUD Demang S.Raya - - 16 - - - - - 16 - - 7
6 RSUD HM.Ryacudu - - 6 - - - - - 6 - - -
7 RSUD ZA.Pagar Alam 6 6 12 - - - 6 6 12 - - -
8 RSUD Menggala 9 7 16 - - - 9 7 16 - 2 2
9 Pesawaran - - - - - - - - - - - -
10 RSUD Pringsewu 7 8 15 - - - 7 8 15 1 3 4
11 Mesuji - - - - - - - - - - - -
12 Tulang Bawang barat - - - - - - - - - - - -
13 Bandar lampung 12 10 22 - - - 12 10 22 17 4 21
1. RSUD dr.H.Abdul Moeloek 8 8 16 - - - 8 8 16 12 - 12
2. RS DKT/TK IV 02.07.04 - - - - - - - - - - - -
3. RS Jiwa B.Lampung 2 2 4 - - - 2 2 4 3 2 5
4. RS Bhayangkara - - - - - - - - - - -
5. RSUD dr. Dadi Tjokrodipo 2 - 2 - - - 2 - 2 2 2 4
14 RSUD A. Yani Metro 2 3 5 2 5 7 4 8 12 2 5 7
48 50 120 2 5 7 50 55 127 26 22 55
IV RS. Swasta
1 RS Swasta Lampung Barat - - - - - - - - - - - -
2 RS Swasta Tanggamus - - - - - - - - - - 1 1
1. RSPanti Secanti - - - - - - - - - - - -
3 RS Swasta Lampung Selatan 1 1 2 1 - 1 2 1 3 2 1 3
1. RS Natar Medika 1 1 2 1 - 1 2 1 3 2 1 3
2. RS Islam Umbul Thoif - - - - - - - - - - - -
4 RS Swasta Lampung Timur - - - - - - - - - - - -
1. RS AKA Medika - - - - - - - - - - - -
5 RS Swasta Lampung Tengah - - 2 - - - - - - - - 5
1. RS Harapan Bunda - - - - - - - - - - - 1
2. RS Mitra Mulia Husada - - 2 - - - - - - - - 1
3. RS Asy-Syfaa - - - - - - - - - - - 2
4. RS Yukum Medical Center - - - - - - - - - - - 1
6 RS Swasta Lampung Utara - - - - 1 1 - 1 1 - - -
1. RS Handayani - - - - 1 1 - 1 1 - - -
7 RS Swasta Tulang Bawang - - - - - - - - - - - -
8 RS Swasta Way Kanan - - - - - - - - - - - -
9 RS Swasta Pesawaran - - - - - - - - - - - -
10 RS Swasta Pringsewu 4 - 4 - - - 4 - 4 2 - 2
1. RS Mitra Husada 1 - 1 - - - 1 - 1 - - -
2. RS Wisma Rini 1 - 1 - - - 1 - 1 1 - 1
3. RS Surya Asih 1 - 1 - - - 1 - 1 - - -
4. RS Mutiara Hati 1 - 1 - - - 1 - 1 1 - 1
11 RS Swasta Mesuji - - - - - - - - - - - -
12 RS Swasta Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - -
13 RS Swasta Kota Bandar Lampung - 2 2 - - - - 2 2 10 6 16
1. RS. Imanuel - - - - - 1 2 3
2. RS. Bumi Waras - 2 2 - - - - 2 2 3 - 3
3. RS. Advent - - - - - - - - - - - -
4. RS. Urip Sumoharjo - - - - - - - - - 2 1 3
5. RS. Graha Husada - - - - - - - - - 2 1 3
6. RS. Bintang Amin Husada - - - - - - - - - - - -
7. RS. Anugerah Medika - - - - - - - - - 2 2 4
8. RS. Mutiara Putri - - - - - - - - - - - -
9. RS. Restu Bunda - - - - - - - - - - - -
10. RS. Puri Betik Hati - - - - - - - - - - - -
11. RS. Mata Perimana Sari - - - - - - - - - - - -
12. RS. Medika Keluarga - - - - - - - - - - - -
14 RS Swasta Kota Metro 2 6 8 - - - 2 6 8 2 4 6
1. RS. Mardi Waluyo - - - - - - - - - - 1 1
2. RS. Islam Metro - 2 2 - - - - 2 2 1 - 1
3. RSB. Permata Hati - 2 2 - - - - 2 2 - 1 1
4. RSB. Asih 1 - 1 - - - 1 - 1 - 1 1
5. RSIA AMC Metro - 1 1 - - - - 1 1 1 - 1
6. RS. Muhammadiyah 1 1 2 - - - 1 1 2 - 1 1
7 9 18 1 1 2 8 10 18 16 12 33
V UPT Dinkes
1 Dinkes Provinsi 3 2 5 5 2 7 8 4 12 3 4 7
1. Balai Pelatihan Kesehatan - - - 5 2 7 5 2 7 3 4 7
2. Balai Laboratorium Daerah 3 2 5 - - - 3 2 5 - - -
2 Gudang Farmasi Lampung Barat - - - - - - - - - - - -
3 Gudang Farmasi Tanggamus - - - - - - - - - - - -
4 Gudang Farmasi Lampung Selatan - - - - - - - - - - - -
5 Gudng farmasi Lampung Timur 1 - 1 - - - 1 - 1 - - -
6 Gudang Farmasi Lampung Tengah - - - - - - - - - - - -
7 Gudang Farmasi Lampung Utara 1 - 1 - - - 1 - 1 - - -
8 Gudang Farmasi Way Kanan - - - - - - - - - - - -
9 Gudang Farmasi Tulang Bawang - - - - - - - - - - - -
10 Gudang Farmasi Pesawaran - - - - - - - - - - - -
11 Gudang Farmasi Primgsewu - - - - - - - - - - - -
12 Gudang Farmasi Mesuji - - - - - - - - - - - -
13 Gudang Farmasi Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - -
14 Gudang Farmasi Kota B.Lampung - - - - - - - - - - - -
15 Gudang Farmasi Kota Metro - - - - - - - - - - - -
5 2 7 5 2 7 10 4 14 3 4 7
VI Institusi Pendidikan Negeri/Swasta
1 Lampung Barat - - - - - - - - - - - -
2 Tanggamus - - - - - - - - - - - -
3 Lampung Selatan - - - - - - - - - - - -
1. Akbid Hampar Baiduri - - - - - - - - - - - -
4 Lampung Timur - - - - - - - - - - - -
5 Lampung Tengah - - - - - - - - - - - -
1. Akbid Patriot Bangsa Husada - - - - - - - - - - - -
2. Akbid Wahana Husada - - - - - - - - - - - -
6 Lampung Utara 5 2 7 - - - 5 2 7 - - -
1. Prodi Keperawatan Kotabumi 3 2 5 - - - 3 2 5 - - -
2. Akbid Gemilang Husada 1 - 1 - - - 1 - 1 - - -
3. Akbid An-Nur Husada 1 - 1 - - - 1 - 1 - - -
7 Way Kanan - - - - - - - - - - - -
8 Tulang Bawang - - - - - - - - - - - -
9 Pesawaran - - - - - - - - - - - -
10 Pringsewu 5 - 5 - - - 5 - 5 - - -
1. S1 Keperawatan Muhammadiyah 3 - 3 - - - 3 - 3 - - -
2. Akbid Muhammadiyah Pringsewu - - - - - - - - - - - -
3. Akper Muhammadiyah Pringsewu - - - - - - - - - - - -
4. Akbid Stike Aisyah Pringsewu - - - - - - - - - - - -
5. D IV Kebidanan Stikes Aisyah - - - - - - - - - - - -
6. Akbid Alifa Pringsewu 2 - 2 - - - 2 - 2 - - -
11 Mesuji - - - - - - - - - - - -
12 Tulang Bawang Barat - - - - - - - - - - - -
13 Bandar Lampung 33 19 52 1 - 1 34 19 53 3 - 3
1. Fak Kedokteran UNILA - - - - - - - - - - - -
2. Fak. Kedokteran UNIMAL - - - - - - - - - - - -
3. Prodi Kebidanan Tanjung Karang 6 2 8 - - - 6 2 8 - - -
4. Prodi Keperawatan Tanjung Karang 8 7 15 - - - 8 7 15 - - -
5. Prodi Analis Kesehatan 3 - 3 - - - 3 - 3 1 - 1
6. Prodi Kesehatan Gigi 4 - 4 - - - 4 - 4 - - -
7. Prodi Gizi 2 - 2 - - - 2 - 2 - - -
8. Prodi Kesehatan Lingkungan 7 10 17 1 - 1 8 10 18 1 - 1
9. Prodi Teknik Gigi 2 - 2 - - - 2 - 2 - - -
10. Prodi Farmasi 1 - 1 - - - 1 - 1 1 - 1
11. S1 Keperawatan Stikes Umitra - - - - - - - - - - - -
12. Pasca sarjana Kesehatan Umitra - - - - - - - - - - - -
13. Akbid Panca Bhakti - - - - - - - - - - - -
14. Akbid Malahayati - - - - - - - - - - - -
15. Akbid Nadira - - - - - - - - - - - -
16. Akbid Adila - - - - - - - - - - - -
17. Akper Panca Bhakti - - - - - - - - - - - -
18. Akper Malahayati - - - - - - - - - - - -
19. Akper Bunda Delima - - - - - - - - - - - -
20. Akper Baitul Hikmah - - - - - - - - - - - -
14 Kota Metro 10 - 10 - - - 10 - 10 - - -
1. Prodi Kebidanan Metro 5 6 11 - - - 5 6 11 - - -
2. Akbid Wira Buana 2 2 4 - - - 2 2 4 - - -
3. Akper Dharma Wacana 3 - 3 - - - 3 - 3 - - -
106 50 156 2 - 2 108 50 158 6 - 6
1 Lampung Barat 24 21 45 - - - 24 21 45 9 8 17
2 Tanggamus 30 15 45 - - - 30 15 45 9 19 28
3 Lampung Selatan 39 27 66 1 - 1 40 27 67 11 18 29
4 Lampung Timur 24 16 40 - - - 24 16 40 20 10 30
5 Lampung Tengah - - 81 - - - - - 79 - - 50
6 Lampung Utara 41 44 91 - 1 1 41 45 92 17 13 30
7 Way Kanan 41 44 85 - - - 41 44 85 7 14 21
8 Tulang Bawang 37 23 60 - - - 37 23 60 7 13 20
SUB JUMLAH I (Dinas)
SUB JUMLAH II (PUSKESMAS)
SUB JUMLAH III (RSUD Pemerintah)
SUB JUMLAH IV (RUMAH SAKIT SWASTA)
SUB JUMLAH V (UPT Dinkes)
SUB JUMLAH VI (Institusi Negri/Swasta)
JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN PER KABUPATEN KOTA
NO UNIT KERJA JUMLAH SARJANA KESMAS a D-III KESMAS b
SE-PROVINSI LAMPUNG
TENAGA SANITASI
TENAGA KESMAS
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
NO UNIT KERJA JUMLAH SARJANA KESMAS a D-III KESMAS b TENAGA SANITASI
9 Pesawaran 9 20 29 - - - 9 20 29 4 5 9
10 Pringsewu 26 28 54 - - - 26 28 54 7 12 19
11 Mesuji 13 11 24 - - - 13 11 24 7 8 15
12 Tulang Bawang Barat 14 14 28 - - - 14 14 28 12 13 25
13 Kota Bandar Lampung 48 33 102 6 2 8 54 35 110 33 14 83
14 Kota Metro 21 25 46 6 9 15 27 34 61 11 24 35
408 350 866 14 12 26 422 362 890 153 167 406
1 Lampung Barat 6 4,96 10,62 - - - 5,67 4,96 10,62 2,12 1,89 4,01
2 Tanggamus 6 2,77 8,30 - - - 5,53 2,77 8,30 1,66 3,50 5,16
3 Lampung Selatan 4 2,93 7,16 0,11 - 0,11 4,34 2,93 7,26 1,19 1,95 3,14
4 Lampung Timur 2 1,66 4,16 - - - 2,49 1,66 4,16 2,08 1,04 3,12
5 Lampung Tengah - - 6,84 - - - - - 6,68 - - 4,23
6 Lampung Utara 7 7,45 15,41 - 0,17 0,17 6,94 7,62 15,58 2,88 2,20 5,08
7 Way Kanan 10 10,72 20,70 - - - 9,99 10,72 20,70 1,71 3,41 5,12
8 Tulang Bawang 9 5,72 14,92 - - - 9,20 5,72 14,92 1,74 3,23 4,97
9 Pesawaran 2 4,96 7,19 - - - 2,23 4,96 7,19 0,99 1,24 2,23
10 Pringsewu 7 7,58 14,62 - - - 7,04 7,58 14,62 1,90 3,25 5,14
11 Mesuji 7 5,81 12,67 - - - 6,86 5,81 12,67 3,70 4,22 7,92
12 Tulang Bawang Barat 6 5,52 11,05 - - - 5,52 5,52 11,05 4,74 5,13 9,86
13 Kota Bandar Lampung 5 3,70 11,44 0,67 0,22 0,90 6,06 3,93 12,34 3,70 1,57 9,31
14 Kota Metro 14 17,00 31,28 4,08 6,12 10,20 18,36 23,12 41,48 7,48 16,32 23,80
5,30 4,55 11,26 0,18 0,16 0,34 5,49 4,71 11,57 1,99 2,17 5,28
Sumber: Seksi PPSDM Bidang SDM & PM Dinkes Prov Lampung dan Data Profil Kesehatan Kab / Kota
Keterangan: a termasuk S2 dan S3 b termasuk D-I
Jumlah I-VI
RASIO TERHADAP 100.000 PDDK
TABEL 78
ANALIS LAB. TEM & P.RONTG P.ANESTESI
L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
I DINAS KESEHATAN
1 Di nkes Provi nsi Lampung - - - 1 - 1 - - - 1 - 1 - - -
2 Di nkes Lampung Barat - 1 1 - - - - - - 1 1 - - -
3 Di nkes Tanggamus - 1 1 1 - 1 - - - 1 1 2 - - -
4 Di nkes Lampung Sel atan - - - - - - - - - - - - - - -
5 Di nkes Lampung Ti mur - 2 2 - 1 - - - - - 3 3 - - -
6 Di nkes Lampung Tengah - - 4 - - - - - - - - - - -
7 Di nkes Lampung Utara - - - - - - - - - - - - - - -
8 Di nkes Way Kanan 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - -
9 Di nkes Tul ang Bawang - - - - - - - - - - - - - - -
10 Di nkes Pesawaran - 2 2 1 - 1 - - - 1 2 3 - - -
11 Di nkes Pri ngsewu - 1 1 - - - - - - - 1 1 - - -
12 Di nkes Mesuj i 2 - 2 - - - - - 2 - 2 - - -
13 Di nkes Tul ang Bawang Barat 1 - 1 - - - - - - 1 - 1 - - -
14 Di nkes Kota Bandar Lampung - - - - - - - - - - - - - - -
15 Di nkes Kota Metro - 1 1 1 - 1 - - - 1 1 2 - - -
4 8 16 4 1 4 - - - 8 9 17 - - -
II PUSKESMAS
1 Pkm Lampung Barat 4 6 10 3 - 3 - - - 7 6 13 - - -
2 Pkm Tanggamus 6 10 16 - - - - - - 6 10 16 - - -
3 Pkm Lampung Sel atan 6 15 21 - - - - - - 6 15 21 - - -
4 Pkm Lampung Ti mur 5 5 10 - 1 1 - - - 5 6 11 - - -
5 Pkm Lampung Tengah - - 8 - - 1 - - - - - - - - -
6 Pkm Lampung Utara 6 16 22 2 1 3 - - - 8 17 25 - - -
7 Pkm Way Kanan 3 5 8 - - - - - - 3 5 8 - - -
8 Pkm Tul ang Bawang 2 8 10 - - - - - - 2 8 10 - - -
9 Pkm Pesawaran 3 14 17 - 1 1 - - - 3 15 18 - - -
10 Pkm Pri ngsewu 2 5 7 - - - - - - 2 5 7 - - -
11 Pkm Mesuj i 1 8 9 - - - - - - - - - - - -
12 Pkm Tul ang Bawang Barat 2 6 8 - - - - - - 2 6 8 - - -
13 Pkm Kota Bandar Lampung - - 31 - - - - - - - - - - - 1
14 Pkm Kota Metro 1 8 9 - - - - - - 1 8 9 - - -
41 106 186 5 3 9 - - - 45 101 146 - - 1
III RSUD Milik Pemerintah
1 RSUD Li wa 2 5 7 3 2 5 - - - 5 7 12 2 - 2
2 RSUD Kota Agung 2 5 7 - 2 2 1 1 2 3 8 11 - 1 1
3 RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM 1 5 6 10 1 11 5 - 5 16 6 22 - 3 3
4 RSUD Sukadana 1 2 3 3 2 5 - - - 4 4 8 - - -
5 RSUD Demang S.Raya - - 14 - - 9 - - 3 - - - - - 5
6 RSUD HM.Ryacudu - 3 3 - 10 - - 7 - 3 3 - - 4
7 RSUD ZA.Pagar Al am 2 5 7 4 3 7 2 - 2 8 8 16 1 6 7
8 RSUD Menggal a 2 8 10 1 6 7 - - - 3 14 17 2 1 3
9 Pesawaran - - - - - - - - - - - - - - -
10 RSUD Pri ngsewu 1 13 14 5 - 5 4 1 5 10 14 24 1 - 1
11 Mesuj i - - - - - - - - - - - - - - -
12 Tul ang Bawang Barat - - - - - - - - - - - - - - -
13 Bandar Lampung 27 17 44 28 - 28 11 - 11 66 17 83 16 4 20
1.RSUD dr.H.Abdul Moel oek 20 17 37 23 - 23 11 - 11 54 17 71 6 4 10
2. RS DKT/TK IV 02.07.04 - - - - - - - - - - - - 2 - 2
3. RS Ji wa B.Lampung 4 - 4 3 - 3 - - - 7 - 7 4 - 4
4. RS Bhayangkara - - - - - - - - - - - - - - -
5. RSUD dr. Dadi Tj okrodi po 3 - 3 2 - 2 - - - 5 - 5 4 - 4
14 RSUD A. Yani Metro 5 12 17 7 2 9 2 1 3 14 15 29 3 5 8
43 75 132 61 18 98 25 3 38 129 96 225 25 20 54
IV RS. Swasta
1 RS Swasta Lampung Barat - - - - - - - - - - - - - - -
2 RS Swasta Tanggamus - - 2 - - 2 - - - - - - - - -
1. RSPanti Secanti - - 2 - - 2 - - - - - - - - -
3 RS Swasta Lampung Sel atan - - - 1 - 1 - - - 1 - 1 - - -
1. RS Natar Medi ka - - - 1 - 1 - - - 1 - 1 - - -
2. RS Isl am Umbul Thoi f - - - - - - - - - - - - - - -
4 RS Swasta Lampung Ti mur - - - - - - - - - - - - - - -
1. RS AKA Medi ka - - - - - - - - - - - - - - -
5 RS Swasta Lampung Tengah 4 - 18 - - 15 6 - 6 - - - 5 - 5
1. RS Harapan Bunda 4 4 - - 6 - - - - - - 1 - 1
2. RS Mi tra Mul i a Husada - - 3 - - 3 - - - - - - 1 - 1
3. RS Asy-Syfaa - - 3 - - - 2 - 2 - - - - - -
4. RS Yukum Medi cal Center - - 8 - - 6 4 - 4 - - - 3 - 3
6 RS Swasta Lampung Utara 2 1 3 2 1 3 - - - - - - - - -
1. RS Handayani 2 1 3 2 1 3 - - - - - - - - -
7 RS Swasta Way Kanan - - - - - - - - - - - - - - -
8 RS Swasta Tul ang Bawang - - - - - - - - - - - - - - -
9 RS Swasta Pesawaran - - - - - - - - - - - - - - -
10 RS Swasta Pri ngsewu - - - - - - 5 1 6 5 1 6 2 - 2
1. RS Mi tra Husada - - - - - - 2 1 3 2 1 3 1 - 1
2. RS Wi sma Ri ni - - - - - - 3 - 3 3 - 3 1 - 1
3. RS Surya Asi h - - - - - - - - - - - - - - -
4. RS Muti ara Hati - - - - - - - - - - - - - - -
11 RS Swasta Mesuj i - - - - - - - - - - - - - - -
12 RS Swasta Tul ang Bawang Barat - - - 2 - 2 - - - 2 - 2 - - -
13 RS Swasta Kota Bandar Lampung - - - - - - - - - - - - 12 - 12
1. RS. Imanuel - - - - - - - - - - - - - - -
2. RS. Bumi Waras - - - - - - - - - - - - 3 - 3
3. RS. Advent - - - - - - - - - - - - 5 - 5
4. RS. Uri p Sumoharj o - - - - - - - - - - - - 2 - 2
5. RS. Graha Husada - - - - - - - - - - - - 2 - 2
6. RS. Bi ntang Ami n Husada - - - - - - - - - - - - - - -
7. RS. Anugerah Medi ka - - - - - - - - - - - - - - -
8. RS. Muti ara Putri - - - - - - - - - - - - - - -
9. RS. Restu Bunda - - - - - - - - - - - - - - -
10. RS. Puri Beti k Hati - - - - - - - - - - - - - - -
11. RS. Mata Peri mana Sari - - - - - - - - - - - - - - -
12. RS. Medi ka Kel uarga - - - - - - - - - - - - - - -
14 RS Swasta Kota Metro 2 18 20 4 3 7 15 1 16 21 22 43 - - -
1. RS. Mardi Wal uyo - 4 4 3 1 4 - 1 1 3 6 9 - - -
2. RS. Isl am Metro - 6 6 1 1 2 2 - 2 3 7 10 - - -
3. RSB. Permata Hati - - - - - - 4 - 4 4 - 4 - - -
4. RSB. Asi h - 1 1 - - - 2 - 2 2 1 3 - - -
5. RSIA AMC Metro 1 4 5 - - - 6 - 6 7 4 11 - - -
6. RS. Muhammadi yah 1 3 4 - 1 1 1 - 1 2 4 6 - - -
8 19 43 9 4 30 26 2 28 29 23 52 19 - 19
V UPT Dinkes
1 Di nkes Provi nsi - - - - - - - - - - - - - - -
Bal ai Pel ati han Kesehatan - - - - - - - - - - - - - - -
Bal ai Laboratori um Daerah - - - - - - - - - - - - - - -
2 Gudang Farmasi Lampung Barat - - - - - - - - - - - - - - -
3 Gudang Farmasi Tanggamus - - - - - - - - - - - - - - -
4 Gudang Farmasi Lampung Sel atan - - - - - - - - - - - - - - -
5 Gudng farmasi Lampung Ti mur - - - - - - - - - - - - - - -
6 Gudang Farmasi Lampung Tengah - - - - - - - - - - - - - - -
7 Gudang Farmasi Lampung Utara - - - - - - - - - - - - - - -
8 Gudang Farmasi Way Kanan - - - - - - - - - - - - - - -
9 Gudang Farmasi Tul ang Bawang - - - - - - - - - - - - - - -
10 Gudang Farmasi Pesawaran - - - - - - - - - - - - - - -
11 Gudang Farmasi Pri mgsewu - - - - - - - - - - - - - - -
12 Gudang Farmasi Mesuj i - - - - - - - - - - - - - - -
13 Gudang Farmasi Tul ang Bawang Barat - - - - - - - - - - - - - - -
14 Gudang Farmasi Kota B.Lampung - - - - - - - - - - - - - - -
15 Gudang Farmasi Kota Metro - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - -
VI Institusi Pendidikan Negeri/Swasta
1 Lampung Barat - - - - - - - - - - - - - - -
2 Tanggamus - - - - - - - - - - - - - - -
3 Lampung Sel atan - - - - - - - - - - - - - - -
1. Akbi d Hampar Bai duri - - - - - - - - - - - - - - -
4 Lampung Ti mur - - - - - - - - - - - - - - -
5 Lampung Tengah - - - - - - - - - - - - - - -
1. Akbi d Patri ot Bangsa Husada - - - - - - - - - - - - - - -
2. Akbi d Wahana Husada - - - - - - - - - - - - - - -
6 Lampung Utara - - - - - - - - - - - - - - -
1. Prodi Keperawatan Kotabumi - - - - - - - - - - - - - - -
2. Akbi d Gemi l ang Husada - - - - - - - - - - - - - - -
3. Akbi d An-Nur Husada - - - - - - - - - - - - - - -
7 Way kanan - - - - - - - - - - - - - - -
8 Tul ang Bawang - - - - - - - - - - - - - - -
9 Pesawaran - - - - - - - - - - - - - - -
10 Pri ngsewu - - - - - - - - - - - - - - -
1. S1 Keperawatan Muhammadi yah - - - - - - - - - - - - - - -
2. Akbi d Muhammadi yah Pri ngsewu - - - - - - - - - - - - - - -
3. Akper Muhammadi yah Pri ngsewu - - - - - - - - - - - - - - -
4. Akbi d Sti ke Ai syah Pri ngsewu - - - - - - - - - - - - - - -
5. D IV Kebi danan Sti kes Ai syah - - - - - - - - - - - - - - -
6. Akbi d Al i fa Pri ngsewu - - - - - - - - - - - - - - -
11 Mesuj i - - - - - - - - - - - - - - -
12 Tul ang Bawang Barat - - - - - - - - - - - - - - -
13 Bandar Lampung - - - 11 - 11 - - - 11 - 11 - - -
1. Fak Kedokteran UNILA - - - - - - - - - - - - - - -
2. Fak. Kedokteran UNIMAL - - - - - - - - - - - - - - -
3. Prodi Kebi danan Tanj ung Karang - - - - - - - - - - - - - - -
4. Prodi Keperawatan Tanj ung Karang - - - - - - - - - - - - - - -
5. Prodi Anal i s Kesehatan - - - - - - - - - - - - - - -
6. Prodi Kesehatan Gi gi - - - - - - - - - - - - - - -
7. Prodi Gi zi - - - - - - - - - - - - - - -
8. Prodi Kesehatan Li ngkungan - - - - - - - - - - - - - - -
9. Prodi Tekni k Gi gi - - - - - - - - - - - - - - -
10. Prodi Farmasi - - - - - - - - - - - - - - -
11. S1 Keperawatan Sti kes Umi tra - - - - - - - - - - - - - - -
12. Pasca sarj ana Kesehatan Umi tra - - - - - - - - - - - - - - -
13. Akbi d Panca Bhakti - - - - - - - - - - - - - - -
14. Akbi d Mal ahayati - - - - - - - - - - - - - - -
15. Akbi d Nadi ra - - - - - - - - - - - - - - -
16. Akbi d Adi l a - - - - - - - - - - - - - - -
17. Akper Panca Bhakti - - - - - - - - - - - - - - -
18. Akper Mal ahayati - - - - - - - - - - - - - - -
19. Akper Bunda Del i ma - - - - - - - - - - - - - - -
20. Akper Bai tul Hi kmah - - - - - - - - - - - - - - -
21. ATRO Patri ot Bangsa - - - 11 - 11 - - - 11 - 11 - - -
14 Kota Metro - - - - - - - - - - - - - - -
1. Prodi Kebi danan Metro - - - - - - - - - - - - - - -
2. Akbi d Wi ra Buana - - - - - - - - - - - - - - -
3. Akper Dharma Wacana - - - - - - - - - - - - - - -
- - - 11 - 11 - - - 11 - 11 - - -
1 Lampung Barat 6 12 18 6 2 8 - - - 12 14 26 2 - 2
2 Tanggamus 8 16 26 1 2 5 1 1 2 10 19 29 - 1 1
3 Lampung Sel atan 7 20 27 11 1 12 5 - 5 23 21 44 - 3 3
4 Lampung Ti mur 6 9 15 3 4 6 - - - 9 13 22 - - -
5 Lampung Tengah 4 - 44 - - 25 6 - 9 - - - 5 - 10
6 Lampung Utara 8 20 28 4 2 16 - - 7 8 20 28 - - 4
7 Way Kanan 6 10 16 4 3 7 2 - 2 12 13 25 1 6 7
8 Tul ang Bawang 4 16 20 1 6 7 - - - 5 22 27 2 1 3
9 Pesawaran 3 16 19 1 1 2 - - - 4 17 21 - - -
10 Pri ngsewu 3 19 22 5 - 5 9 2 11 17 21 38 3 - 3
SUB JUMLAH I (Di nas)
SUB JUMLAH II (PUSKESMAS)
SUB JUMLAH III (RSUD Pemeri ntah)
SUB JUMLAH IV (RUMAH SAKIT SWASTA)
SUB JUMLAH V (UPT Di nkes)
SUB JUMLAH VI (Insti tusi Negri /Swasta)
JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI SARANA KESEHATAN PER KABUPATEN KOTA
TENAGA TEKNISI MEDIS FISIOTERAPIS JUMLAH
SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2012
NO UNIT KERJA
ANALIS LAB. TEM & P.RONTG P.ANESTESI
L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
TENAGA TEKNISI MEDIS FISIOTERAPIS JUMLAH NO UNIT KERJA
11 Mesuj i 3 8 11 - - - - - - 2 - 2 - - -
12 Tul ang Bawang Barat 3 6 9 2 - 2 - - - 5 6 11 - - -
13 Kota Bandar Lampung 27 17 75 40 - 40 11 - 11 78 17 95 28 4 33
14 Kota Metro 8 39 47 12 5 17 17 2 19 37 46 83 3 5 8
96 208 377 90 26 152 51 5 66 222 229 451 44 20 74
1 Lampung Barat 1,42 2,83 4,25 1,42 0,47 1,89 - - - 2,83 3,31 6,14 0,47 - 0,47
2 Tanggamus 1,47 2,95 4,79 0,18 0,37 0,92 0,18 0,18 0,37 1,84 3,50 5,35 - 0,18 0,18
3 Lampung Sel atan 0,76 2,17 2,93 1,19 0,11 1,30 0,54 - 0,54 2,49 2,28 4,77 - 0,33 0,33
4 Lampung Ti mur 0,62 0,94 1,56 0,31 0,42 0,62 - - - 0,94 1,35 2,29 - - -
5 Lampung Tengah 0,34 - 3,72 - - 2,11 0,51 - 0,76 - - - 0,42 - 0,85
6 Lampung Utara 1,35 3,39 4,74 0,68 0,34 2,71 - - 1,19 1,35 3,39 4,74 - - 0,68
7 Way Kanan 1,46 2,44 3,90 0,97 0,73 1,71 0,49 - 0,49 2,92 3,17 6,09 0,24 1,46 1,71
8 Tul ang Bawang 0,99 3,98 4,97 0,25 1,49 1,74 - - - 1,24 5,47 6,71 0,50 0,25 0,75
9 Pesawaran 0,74 3,97 4,71 0,25 0,25 0,50 - - - 0,99 4,22 5,21 - - -
10 Pri ngsewu 0,81 5,14 5,96 1,35 - 1,35 2,44 0,54 2,98 4,60 5,69 #### 0,81 - 0,81
11 Mesuj i 1,58 4,22 5,81 - - - - - - 1,06 - 1,06 - - -
12 Tul ang Bawang Barat 1,18 2,37 3,55 0,79 - 0,79 - - - 1,97 2,37 4,34 - - -
13 Kota Bandar Lampung 3,03 1,91 8,41 4,49 - 4,49 1,23 - 1,23 8,75 1,91 #### 3,14 0,45 3,70
14 Kota Metro 5,44 #### #### 8,16 3,40 #### #### 1,36 #### #### #### #### 2,04 3,40 5,44
1,25 2,70 4,90 1,17 0,34 1,98 0,66 0,07 0,86 2,89 2,98 5,86 0,57 0,26 0,96
Sumber : Seksi PPSDM Bi dang SDM & PM Di nkes Prov Lampung dan Data Profi l Kesehatan Kab / Kota
Juml ah I-VI
RASIO TERHADAP 100.000 PDDK
TABEL 79
ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA
TAHUN 2012
Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah % Rupiah %
1 APBD KAB/KOTA 40.475.987.650 76,22 35.621.080.680,99 63,16 101.226.784.350 61,83 101.515.330.354 90,54 74.775.553.043 63,94 61.765.829.016 80,10 9.931.441.585 44,24 24.115.503.815 66,41 36.383.920.000 76,51 23.727.303.228 66,49 27.094.943.827 76,84 37.324.075.403 104,59 125.586.350.183 73,36 37.740.924.234 87,66 - 0,00 737.285.027.369,13 62,57
55.687.528.000
45.539.256.350
2 APBD PROVINSI 125.637.567.304 130.846.682.234,00


3 APBN : 306.125.791.679,58
138.220.000
6.436.261.000

6.000.000.000


2.107.200.000
18.000.000.000


4 PINJAMAN/HIBAH LUAR NEGERI (PHLN)
project
735.544.100
5 SUMBER PEMERINTAH LAIN
- Direktorat Penyehatan Lingkungan (hibah) 29.067.028.000

53.106.018.006 100,00 56.397.859.430,99 100,00 163.711.037.450 100,00 112.127.960.354 100,00 116.948.550.043 100,00 77.114.211.016 100,00 22.449.545.360 100,00 36.314.894.691 100,00 47.557.455.575 100,00 35.684.587.884 100,00 35.261.463.827 100,00 38.144.725.403 100,00 171.190.780.333 100,00 43.052.565.914 100,00 162.205.809.304 376,76 1.178.355.221.544,71 100,00
675.883.922.153 796.528.878.221,50 1.178.131.800.000 962.500.000.000 1.256.852.670.094 919.725.464.000 639.417.040.623 531.142.579.895 606.312.364.700 512.712.200.000 270.000.000.000 500.171.494.008 892.962.989.014 550.702.615.520 4.101.100.519.400 14.394.144.537.628,20
5,99 4,47 8,59 10,55 5,95 6,72 1,55 4,54 6,00 4,63 10,04 7,46 14,06 6,85 - 5,12
125.372 103.970,88 177.484,36 116.560,65 98.821,94 130.564,85 54.684,03 90.284,80 117.956,47 96.618,22 186.133,30 150.514,45 192.052,70 292.775,01 20.883,13 153.212,09

ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN
TOTAL 14 KAB KOTA & PROVINSI

TOTAL APBD KAB/KOTA
ALOKASI ANGGARAN
KESEHATAN
ALOKASI ANGGARAN
KESEHATAN
ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN
ALOKASI ANGGARAN
KESEHATAN
ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN
ALOKASI ANGGARAN
KESEHATAN
ALOKASI ANGGARAN
KESEHATAN
ALOKASI ANGGARAN
KESEHATAN
ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN
ALOKASI ANGGARAN
KESEHATAN
ALOKASI ANGGARAN
KESEHATAN
METRO PROVINSI TULANG BAWANG PESAWARAN PRINGSEWU MESUJI TULANG BAWANG BARAT BANDAR LAMPUNG LAMPUNG TIMUR LAMPUNG TENGAH LAMPUNG UTARA WAY KANAN
% APBD KESEHATAN THD APBD KAB/KOTA
NO
TANGGAMUS
ANGGARAN KESEHATAN PERKAPITA
LAMPUNG BARAT
SUMBER BIAYA
ALOKASI ANGGARAN
KESEHATAN
ALOKASI ANGGARAN
KESEHATAN
LAMPUNG SELATAN
Tambahan 1
Pengobat Tradisional
P
i j a
t U
r u
t
P
a
t a
h
T
u
l a
n
g
B
a
t t r a
S
u
n
a
t
D
u
k
u
n
B
a
y
i
P
i j a
t R
e
f l e
k
s i
A
k
u
p
r e
s u
r i s
A
k
u
p
u
n
t u
r i s
C
h
i r o
p
r a
k
t o
r
O
s t e
o
p
a
t h
B
e
k
a
m
A
p
i t e
r a
p
i
P
e
n
a
t a
K
e
c
a
n
t i k
a
n

B
a
t t r a
S
h
i a
t s u
P
i j a
t T
u
n
a
N
e
t r a
P
r a
n
a
P
a
r a
n
o
r m
a
l
R
e
i k
i
Q
i g
o
n
g
K
e
b
a
t i n
a
n
Y
o
g
i
H
i p
n
o
t e
r a
p
i s
M
e
d
i a
s i
T
o
u
c
h
F
o
r H
e
a
l t h
K
e
t e
r a
m
p
i l a
n
l a
i n
n
y
a
y
g
s e
j e
n
i s
R
a
m
u
a
n
I n
d
o
n
e
s i a
B
a
t t r a
G
u
r a
h
S
h
i n
s h
e
H
o
m
o
e
o
p
a
t h
A
r o
m
a
t h
e
r a
p
i s t
S
P
A
T
h
e
r a
p
i s t
B
a
t t r a
A
r y
u
v
e
r d
a
R
a
m
u
a
n
l a
i n
n
y
a
y
g
s e
j e
n
i s
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
1 Lampung Barat 122 100 6 373 11 2 1 0 0 0 0 28 0 0 2 5 0 0 1 0 0 0 0 0 33 0 0 0 0 0 0 0 684 651 33 146 -113
2 Tanggamus 12 10 4 59 2 2 0 0 0 1 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 3 0 0 97 92 5 9 -4
3 Lampung Selatan 614 117 22 793 39 0 0 0 0 7 0 20 0 0 2 105 0 0 71 0 0 0 1 6 107 1 2 0 0 0 1 1 1909 1797 112 100 12
4 Lampung Timur 142 7 17 85 0 0 0 0 0 4 0 1 0 0 0 18 0 0 9 0 0 0 0 2 17 0 0 0 0 0 0 0 302 285 17 1 16
5 Lampung Tengah 335 66 19 425 34 18 2 0 0 6 0 32 0 1 13 29 0 0 17 0 0 0 0 4 141 2 3 5 0 3 0 88 1243 1001 242 10 232
6 Lampung Utara 251 90 12 371 23 0 1 0 0 5 0 27 0 0 4 43 0 0 3 35 0 0 0 0 49 1 1 0 2 6 0 0 924 865 59
1
58
7 Way Kanan 131 16 5 169 6 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 6 0 0 1 0 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 340 337 3 6 -3
8 Tulang Bawang 225 22 15 363 8 2 2 1 0 6 0 0 0 0 1 24 0 0 0 0 0 0 0 0 152 5 1 0 0 0 0 0 827 669 158 0 158
9 Pesawaran 354 52 13 300 7 3 2 0 0 4 0 34 0 0 10 45 0 0 5 0 0 0 0 2 51 1 0 0 0 0 0 7 890 831 59 0 59
10 Pringsewu 78 6 0 23 7 0 1 0 0 3 0 16 0 0 6 1 0 0 3 0 0 0 0 0 26 0 0 0 0 0 0 6 176 144 32 1 31
11 Mesuji 244 28 2 182 1 0 0 0 0 3 0 40 0 0 0 21 0 0 14 0 0 0 0 0 31 1 0 0 0 0 0 0 567 535 32 1 31
12 Tulang Bawang Barat 119 14 106 181 2 67 5 0 0 6 0 27 0 0 4 14 12 0 11 0 0 0 0 0 13 0 0 0 0 0 0 16 597 568 29 0 29
13 Bandar Lampung 175 16 20 104 33 7 27 0 0 15 1 71 0 0 9 9 8 0 0 0 2 1 0 39 51 4 6 1 2 4 0 133 738 537 201 0 201
14 Metro 139 9 0 14 12 0 0 0 0 1 1 16 0 0 1 6 1 0 7 0 0 0 0 0 16 0 0 0 0 4 0 0 227 207 20 0 20
2941 553 241 3442 185 101 41 1 0 64 2 314 0 1 52 326 21 0 142 35 2 1 1 53 691 15 13 6 5 20 1 251 9521 8519 1002
DEFINISI OPERASIONAL BATTRA MENURUT JENISNYA :
1. Battra Pijat Urut : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan cara memijat dan mengurut sebagian atau seluruh tubuh, dilakukan dengan menggunakan jari tangan,
telapak tangan, siku, lutut, tumit atau dibantu alat tertentu.
2. Battra Patah Tulang : Orang yang memberikan pelayanan kesehatan tradisional patah tulang secara tradisional. Disebut dukun Potong (Madura),Sangkal putung (Jawa)
Sandro Pauru (Sulawesi Selatan)
3. Battra Sunat : Orang yang memberikan pelayanan sunat (sirkumsisi) secara tradisional yang keterampilannya umumnya diperoleh secara turun temurun. Disebut Bong Supit
(Yogya), Bengkong (Jawa Barat).
4. Battra Dukun Bayi : Orang yang memberikan pertolongan persalinan ibu sekaligus memberikan perawatan kepada bayi dan ibu sesudah melahirkan selama 40 hari. Disebut Paraji
(Jawa Barat), dukun Rembik (Madura), Balian manak (Bali), Sandro Pammana (Sulawesi Selatan), Sandro Bersalin (Sulawesi Tengah) dan Suhu Batui (Aceh)
5. Battra Pijat Refleksi : Orang yang memberikan pelayanan kesehatan tradisional dengan cara pijat menggunakan jari tangan atau alat bantu lainnya pada zona-zona refleksi terutama
pada telapak kaki dan atau tangan.
6. Akupressuris : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan pemijatan pada titik-titik akupunktur dan garis meridian dengan menggunakan ujung jari dan/atau alat bantu tumpul
7. Akupunkturis : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan perangsangan pada titik-titik akupunktur dengan cara menusukkan jarumsecara manual dan/atau
alat bantu lain seperti pada elektro akupunktur.
8. Chiropraktor : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan kiropraksi (chiropraktie) dengan cara teknik khusus untuk gangguan otot dan tulang belakang
9. Osteopath : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan teknik manual yang telah terstandar dan bersertifikat , khusus untuk mengatasi ketidakselarasan
dan gangguan tulang, sendi, ligamen, serta gangguan fungsi organ dan sistemik tubuh.
10. Battra Bekam : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan cara memberikan tekanan negatif pada permukaan tubuh tertentu.Alat yang digunakan bisa gelas,
cup, tabung bambu, dsb.
11.Battra Apiterapi : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan cara memberikan sengatan lebah pada titik akupuntur disertai pemberian produk lebah lainnya seperti
madu dan/ bee pollen/ royal jelly/ propolis.
12.Penata Kecantikan : Orang yang melakukan perawatan kulit dan atau rambut di salon kecantikan
13.Battra Shiatsu : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan teknik pijat ala Jepang yaitu modifikasi akupresur yang lebih variatif , tidak hanya penekanan
pada titik dan meridian tetapi juga pada pengurutan otot urat (tendon).
14. Battra Pijat Tuina : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan menggunakan teknik pijat berdasarkan konsep pengobatan tradisional China dan merupakan
modifikasi akupresur dengan teknik keterampilan pijat lain dalammengatasi gangguan pada otot, tendon dan persendian
15. Penghusada Tenaga : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan menggunakan kekuatan tenaga dalam(bio energi, inner power), antara lain : Satria Nusantara,
Dalam (Prana) Merpati Putih, Sinlamba, Padma Bakti, Kalimasada, Anugrah Agung, Yoga, Sinar Putih, Sinar Pedrak, Bakti Nusantara, Wahyu Agung Sejati, dsb.
16. Battra Paranormal : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan menggunakan kemampuan indera ke enam(pewaskita).
17. Penghusada Reiki : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan menyalurkan energi kepada penderita dengan konsep dari Jepang atau Tibet
18. Battra Qigong (China) : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan menyalurkan energi tenaga dalamberdasarkan konsep pengobatan tradisional China (TCM) .
19. Battra Kebatinan : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan menggunakan kebatinan untuk tujuan menyembuhkan penyakit.
21. Yogi : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional melalui pelatihan yoga, yaitu teknik pernafasan (pranayama), olah tubuh/ pose (asana) dan meditasi,
yang bertujuan untuk keseimbangan dan ketenangan pikiran, jiwa (spirit) dan tubuh. Tingkat yang pertama dan paling umumdigunakan untuk kesehatan adalah
Hatha Yoga ( prayama dan asana )
22. Hipnoterapis : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan menggunakan teknik hipnotis untuk mengatasi gangguan kesehatan, gangguan keseimbangan/
keselarasan antara fisik, pikiran, emosi dan jiwa, serta termasuk penyakit khusus akibat stres dan ketergantungan (adiksi).
23. Battra Meditasi : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan latihan memusatkan seluruh pikiran untuk mengontrol panca inderanya dan tubuh secara
keseluruhan yang tujuannya untuk menyeimbangkan tubuh, pikiran,emosi, dan spirit dengan sikap duduk, bersila, nerdiri, berbaring
24. Battra Touch For :Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional dengan teknik sentuhan untuk sehat yaitu teknik intervensi memperbaiki tubuh secara alami dan mengoreksi
Health ketidakseimbangan energi tubuh dengan menggabungkan teknik kinesiology untuk diagnostik (mengkontrol otot atau testing otot ) dan terapi manual dengan
cara akupresur, sentuhan atau pijatan pada titik meridian
25. Battra Ramuan : Orang yang memberikan pelayanan kesehatan tradisional dengan menggunakan ramuan obat dari tumbuh-tumbuhan, hewan, mineral, dll, baik yang diramu
Indonesia (Jamu) sendiri maupun dengan menggunakan obat jadi tradisional Indonesia.
26. Battra Gurah : Orang yang memberikan pelayanan kesehatan tradisional dengan cara memberikan ramuan tetesan hidung yang berasal dari larutan kulit pohon sengguguh
dengan tujuan mengobati gangguan saluran pernafasan atas, seperti pilek, sinusitis, dll.
27. Shinshe : Orang yang memberikan pelayanan kesehatan tradisional dengan ramuan berdasarkan konsep pengobatan tradisional China (TCM), dimana
dasar pemikirannya adalah adanya keseimbangan antara unsur Yin dan Yang dalamtubuh.
28. Homoeopath : Orang yang memberikan pelayanan kesehatan tradisional dengan menggunakan ramuan dengan dosis minimal (kecil) tetapi diyakini mempunyai
potensi penyembuhan yang tinggi dengan menggunakan pendekatan holistik berdasarkan keseimbangan antara fisik, mental, jiwa dan emosi penderita.
29. Aromaterapist : Orang yang memberikan perawatan dengan menggunakan rangsangan aroma yang dihasilkan dari minyak atsiri (esential oil) yang diperoleh dari sari
tumbuh-tumbuhan, baik yang ekstraksi dari bunga, buah, daun, biji, kulit, batang/ranting, akar, ataupun getah untuk menyeimbangkan fisik, pikiran dan perasaan
30. SPA Terapist : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional melalui perawatan menyeluruh dengan menggunakan metode kombinasi ketrampilan hidroterapi, aromaterapi dan
pijat yang diselenggarakan secara terpadu untuk menyeimbangkan antara tubuh, pikiran dan perasaan
31. Battra Aryuveda : Orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional berdasarkan filsafat dan ajaran Hindu dengan menggunakan ramuan dan meditasi
( Dalambahasa Sansekerta secara harfiah , " Ayurveda" berarti ilmu kehidupan ).
32. Battra lainnya yang : Pengobat tradisional yang tidak dapat dimasukkan ke dalamsalah satu jenis pengobat tradisional di atas
sejenis
Total
35
Total Battra
REKAPITULASI DATA PENGOBAT TRADISIONAL BERDASARKAN JENISNYA
DI PROVINSI LAMPUNGTAHUN 2012
NO Nama Kab/Kota
Ketrampilan Ramuan
Tambahan 2
Jenis Jenis
Battra
Battra Battra Battra Total
Ketrampilan Ramuan
Asing
dg SIPT dg STPT lainnya Battra
1 Lampung Barat 651 33 684 0 0 0 0 0
2 Tanggamus 93 4 97 0 1 1 0 2
3 Lampung Selatan 1797 112 1909 0 0 351 0 351
4 Lampung Timur 285 17 302 0 0 1 98 99
5 Lampung Tengah 1142 101 1243 0 0 7 0 7
6 Lampung Utara 865 59 924 0 1 16 0 17
7 Way Kanan 337 3 340 0 0 0 0 0
8 Tulang Bawang 821 6 827 0 0 3 824 827
9 Pesawaran 831 59 890 0 0 0 0 0
10 Pringsewu 144 32 176 0 0 0 0 0
11 Mesuji 535 32 567 0 0 0 0 0
12 Tulang Bawang Barat 568 29 597 0 0 0 0 0
13 Bandar Lampung 537 201 738 0 13 79 486 578
14 Metro 207 20 227 0 0 1 0 1
T O T A L 8813 708 9521 0 15 459 1408 1882
REKAPITULASI PEMBINAAN PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL TAHUN 2012
NO Nama Kab/Kota
Battra yang ada menurut metoda yang digunakan Pembinaan Battra
Total
Tambahan 3
Fasyankestrad
Perorangan
Fasyankestrad
Berkelompok
Toko Obat
Tradisional
SPA
Salon
Kecantikan
UKBM
melaksanakan
Yankestrad
Perguruan
Tinggi Kestrad
Lain-lain
(sebutkan)
1 Lampung Barat 2 0 9 0 28 0 0 0 39
2 Tanggamus 93 8 0 3 43 0 0 0 147
3 Lampung Selatan 1116 0 12 0 212 0 0 3 1343
4 Lampung Timur 237 0 1 2 25 0 0 0 265
5 Lampung Tengah 1243 0 13 3 41 0 0 0 1300
6 Lampung Utara 17 0 0 6 27 0 0 0 50
7 Way Kanan 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 Tulang Bawang 3 0 10 0 8 0 0 0 21
9 Pesawaran 971 0 11 0 91 0 0 0 1073
10 Pringsewu 0 0 11 2 31 0 0 0 44
11 Mesuji 224 0 0 0 9 2 0 0 235
12 Tulang Bawang Barat 570 0 0 7 27 0 0 0 604
13 Bandar Lampung 242 47 32 7 202 36 0 24 590
14 Metro 180 0 0 0 74 0 0 0 254
Jumlah 4898 55 99 30 818 38 0 27 5965
DATA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL MENURUT JENISNYA TAHUN 2012
NO Nama Kabupaten/Kota
JUMLAH FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL MENURUT JENIS
JUMLAH
Tambahan 4
Sarana Industri
Kecil Obat
Tradisional
(IKOT)
Sarana Industri
Obat
Tradisional
(IOT)
UMOT Jumlah %
Sarana Industri
Kecil Obat
Tradisional
(IKOT)
Sarana
Industri Obat
Tradisional
(IOT)
UMOT Jumlah %
1 Lampung Barat 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
2 Tanggamus 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
3 Lampung Selatan 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
4 Lampung Timur 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
5 Lampung Tengah 59 2 0 57 59 100,00 0 0 0 0 0,00
6 Lampung Utara 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
7 Way Kanan 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
8 Tulang Bawang 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
9 Pesawaran 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
10 Pringsewu 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
11 Mesuji 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
12 Tulang Bawang Barat 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
13 Bandar Lampung 2 2 0 0 2 100,00 0 0 0 0 0,00
14 Metro 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
Jumlah 61 4 0 57 61 100,00 0 0 0 0 0,00
JUMLAH SARANA PRODUKSI OT YANG MEMENUHI SYARAT DI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012
No. Kab/Kota
Jumlah
Sarana
Jumlah Sarana Yang Memenuhi Syarat Jumlah Sarana Yang Tidak Memenuhi Syarat
Tambahan 5
Toko Obat
(menjual
jamu/OT)
Depot Jamu
Warung /
Toko Jamu
Jumlah %
Toko Obat
(menjual
jamu/OT)
Depot Jamu
Warung /
Toko Jamu
Jumlah %
1 Lampung Barat 9 9 0 0 9 100,00 0 0 0 0 0,00
2 Tanggamus 4 2 0 0 2 50,00 2 0 0 2 50,00
3 Lampung Selatan 60 7 0 34 41 68,33 3 5 11 19 31,67
4 Lampung Timur 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
5 Lampung Tengah 56 13 0 0 13 23,21 0 3 40 43 76,79
6 Lampung Utara 25 23 2 25 100,00 0 0 0 0,00
7 Way Kanan 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
8 Tulang Bawang 12 0 0 0 0,00 10 2 12 100,00
9 Pesawaran 19 1 0 0 1 5,26 1 1 16 18 94,74
10 Pringsewu 10 0 0 0 0 0,00 0 0 10 10 100,00
11 Mesuji 16 0 0 0 0 0,00 11 3 2 16 100,00
12 Tulang Bawang Barat 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
13 Bandar Lampung 57
23 3
0 26 45,61
3 27
1 31 54,39
14 Metro 1 0 1 0 1 100,00 0 0 0 0 0,00
TOTAL 269 78 6 34 118 43,87 30 41 80 151 56,13
JUMLAH SARANA DISTRIBUSI OT YANG MEMENUHI SYARAT DI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012
No. Kab/Kota
Jumlah
Sarana
Jumlah Sarana Distribusi OT Yang Memenuhi Syarat Jumlah Sarana Distribusi OT Yang Tidak Memenuhi Syarat
Tambahan 6
Yankestrad
Sarana
Produksi OT
Sarana
Distribusi
OT
Jumlah % Yankestrad
Sarana
Produksi OT
Sarana
Distribusi
OT
Jumlah %
1 Lampung Barat 11 0 0 9 9 81,82 2 0 0 2 18,18
2 Tanggamus 105 2 0 2 4 3,81 99 0 2 101 96,19
3 Lampung Selatan 1176 351 0 41 392 33,33 765 0 19 784 66,67
4 Lampung Timur 237 1 0 0 1 0,42 236 0 0 236 99,58
5 Lampung Tengah 1358 7 59 13 79 5,82 1236 0 43 1279 94,18
6 Lampung Utara 42 17 0 25 42 100,00 0 0 0 0 0,00
7 Way Kanan 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0,00
8 Tulang Bawang 15 3 0 0 3 20,00 0 0 12 12 80,00
9 Pesawaran 990 0 0 1 1 0,10 971 0 18 989 99,90
10 Pringsewu 10 0 0 0 0 0,00 0 0 10 10 100,00
11 Mesuji 240 0 0 0 0 0,00 224 0 16 240 100,00
12 Tulang Bawang Barat 570 0 0 0 0 0,00 570 0 0 570 100,00
13 Bandar Lampung 348 92 2 26 120 34,48 197 0 31 228 65,52
14 Metro 181 1 0 1 2 1,10 179 0 0 179 98,90
Jumlah 5283 474 61 118 653 12,36 4479 0 151 4630 87,64
JUMLAH SARANA KESTRAD YANG MEMENUHI SYARAT DI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012
No. Kab/Kota
Jumlah
Sarana
Jumlah Sarana Kestrad Yang Memenuhi Syarat Jumlah Sarana Kestrad Yang Tidak Memenuhi Syarat
Tambahan 7
Jumlah Jumlah Jumlah
1 Lampung Barat 227 189 83,26 % 143 75,66 % 34 17,99 % 12 6,35 %
2 Tanggamus 284 73 25,70 % 32 43,84 % 18 24,66 % 23 31,51 %
3 Lampung Selatan 251 251 100,00 % 135 53,78 % 104 41,43 % 12 4,78 %
4 Lampung Timur 257 240 93,39 % 196 81,67 % 35 14,58 % 9 3,75 %
5 Lampung Tengah 311 274 88,10 % 211 77,01 % 53 19,34 % 10 3,65 %
6 Lampung Utara 251 128 51,00 % 40 31,25 % 34 26,56 % 54 42,19 %
7 Way Kanan 109 90 82,57 % 61 67,78 % 24 26,67 % 5 5,56 %
8 Tulang Bawang 151 151 100,00 % 131 86,75 % 14 9,27 % 6 3,97 %
9 Pesawaran 133 112 84,21 % 101 90,18 % 4 3,57 % 7 6,25 %
10 Pringsewu 118 118 100,00 % 95 80,51 % 16 13,56 % 7 5,93 %
11 Mesuji 59 7 11,86 % 7 100,00 % 0 0,00 % 0 0,00 %
12 Tulang Bawang Barat 79 47 59,49 % 30 63,83 % 17 36,17 % 0 0,00 %
13 Bandar Lampung 98 61 62,24 % 43 70,49 % 13 21,31 % 5 8,20 %
14 Metro 22 14 63,64 % 10 71,43 % 1 7,14 % 3 21,43 %
JUMLAH 2350 1755 74,68 % 1235 70,37 % 367 20,91 % 153 8,72 %
INDIKATOR TINGKAT PERKEMBANGAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA)
Indikator Tingkat perkembangan TOGA
Jml Desa / Kel
Yang Memiliki
TOGA
%
% Desa / Kel
Yang Memiliki
TOGA
JUMLAH TOGA (TAMAN OBAT KELUARGA) BERDASARKAN TINGKAT PERKEMBANGAN TOGA
MENURUT KABUPATEN/KOTA TAHUN 2012
NO NAMA KAB/KOTA
Jml Desa /
Kel
TINGKAT PERKEMBANGAN TOGA
Madya Purnama
%
30% - 60% >60%
Jenis tanaman per Desa/Kel. < 10%
Madya Purnama Pratama
10% - 25% > 25%
%
Pratama
Jumlah KK memanfaatkan TOGA < 10% 10% - 50% >50%
Jumlah KK ada TOGA < 30%
Distributor
Kosmetika
Toko
Kosmetika
Salon
Kecantikan
Salon dan
SPA
Klinik
Kecantikan
Jumlah %
Distributor
Kosmetika
Toko
Kosmetika
Salon
Kecantikan
Salon dan
SPA
Klinik
Kecantikan
Jumlah %
1 Lampung Barat 48 0 48 0 0 0 48 100,00 0 0 0 0 0 0 0,00
2 Tanggamus 56 0 5 1 1 0 7 12,50 0 11 38 0 0 49 87,50
3 Lampung Selatan 0 0 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
4 Lampung Timur 0 0 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
5 Lampung Tengah 25 0 13 2 0 0 15 60,00 0 2 8 0 0 10 40,00
6 Lampung Utara 22 0 4 13 2 3 22 100,00 0 0 0 0 0 0 0,00
7 Way Kanan 0 0 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
8 Tulang Bawang 43 0 0 2 0 0 2 4,65 30 5 6 0 0 41 95,35
9 Pesawaran 0 0 0 0 0 0 0 0,00 0 0 0 0 0 0 0,00
10 Pringsewu 58 0 0 0 0 0 0 0,00 0 24 31 2 1 58 100,00
11 Mesuji 44 0 0 0 0 0 0 0,00 0 18 26 0 0 44 100,00
12 Tulang Bawang Barat 28 0 0 0 0 0 0 0,00 0 0 27 0 1 28 100,00
13 Bandar Lampung 45 0
21
0 0
8
29 64,44 0
11
0 0
5
16 35,56
14 Metro 2 0 0 0 0 1 1 50,00 0 0 0 0 1 1 50,00
TOTAL 371 0 91 18 3 12 124 33,42 30 71 136 2 8 247 66,58
Tambahan 8
JUMLAH SARANA DISTRIBUSI KOSMETIKA YANG MEMENUHI SYARAT DI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012
No. Kab/Kota
Jumlah
Sarana
Jumlah Sarana Distribusi Yang Memenuhi Syarat Jumlah Sarana Distribusi Yang Tidak Memenuhi Syarat
Tambahan 9
No Kab/Kota Jumlah Sarana yg Ada
Jumlah Sarana
yg Diperiksa
Jumlah Sarana yg
Terdaftar &
Memenuhi Syarat
(MS)
1 2 3 4 5
1. Bandar Lampung 274 91 91
2. Metro 163 163 163
3. Lampung Utara 249 63 63
4. Lampung Selatan 256 132 132
5. Lampung Timur 860 590 427
6. Lampung Barat 98 98 98
7. Lampung Tengah 763 93 93
8. Pesawaran 243 24 24
9. Pringsewu 56 56 56
10. Mesuji 159 15 -
11. Way Kanan 181 12 12
12. Tanggamus 504 33 33
13. Tulang Bawang 132 14 10
14. Tulang Bawang Barat 7 7 -
3945 1391 1202
DATA IRT-P (INDUSTRI RUMAH TANGGA PANGAN )
DI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012
Jumlah
TABEL 69
KETERSEDIAAN OBAT MENURUT JENIS OBAT PER KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG









































































































































VAKSIN









113,85%

JUMLAH OBAT DAN


% KETERSEDIAA N
TOTAL PROVINSI
NO NAMA OBAT KEMASAN

KEBUTUHAN TAHUN 2012
PEMAKAIAN 1 DES 2011 S.D 30 NOV
SISA STOK PER 30 NOV