Anda di halaman 1dari 5

ENERAPAN GAYA GESEKAN PADA TIKUNGAN

Dalam Hal ini, akan ada dua macam keadaan yang akan dibahas, yaitu dalam tikungan datar dan tikungan miring. Untuk yang tikungan miring akan dibahas dua macam, yaitu tanpa gesekan dan dengan gesekan. Hal yang dibahas adalah berapa kecepatan yang diijinkan untuk sebuah kendara bermotor untuk menempuh tikungan itu. A. Tikungan Datar (Dengan Gesekan)

Dalam hal ini tikungan kita anggap sebagai lingkaran. Maka bila ada kendaraan yang ingin menikung, pasti ada gaya sentripetal yang arah menuju pusat lingkaran. Pada jalan datar gaya gesek statis yang bekerja pada ban ke pusat lingkaran merupakan gaya sentripetal. Sehingga untuk mencari besarnya kecepatan yang diijinkan digunakan persamaan berikut: fs = Fs kN = (mv2) : R , sehingga:
dengan: fs = Gaya Gesek Statis s = Koefisien Gesek Statis N = Gaya Normal (m.g) v = Kecepatan m = Massa R = Jari - Jari g = Percepatan Gravitasi

Jawaban soal 1 b: Dari pers di atas maka:

B. Tikungan Miring

Dalam hal tikungan miring ada dua hal yang akan di bahas, yaitu dengan atau tidak dengan gesekan. Hal ini akan dibahas satu persatu.

Tanpa Gesekan

Sama halnya dengan tikungan datar, saat kendaraan menikung, gaya gesek mengarah ke pusat. Namun dalam hal ini besarnya gaya gesek adalah N sinA, sehingga didapatkan rumus: N sinA = (mv2) : R Selain itu juga didpatkan bahwa besarnya gaya berat yang bekerja adalah gaya normal dikalikan cosinus dari sudut kemiringan, atau dapat dituliskan: N = (mg) : cosA Dengan begitu jika persamaan kedua di subsitusikan ke persamaan pertama didapatkan: (mg) X (sinA : cosA) = (mv2) : R g sinA = v2 : R, sehingga:
dengan: N = Gaya Normal (m.g) v = Kecepatan m = Massa R = Jari - Jari A = Sudut Kemiringan g = Percepatan Gravitasi

Jawaban soal 1 a: Dari pers: V2 = R g tan A tan A = A = arc tan A = sudut kemiringan jalan

Dengan Gesekan

Tikungan sirkuit balap dibuat miring dengna maksud tertentu. Sirkuit dibuat miring agar gaya normal yang bekerja pada mobil memiliki komponen horizontal ke arah pusat lingkaran untuk memnberikan gaya sentripetal. Untuk mencari besarnya kecepatan yang diijinkan untuk menempuh sebuah tikungan dengan gaya gesek dengan kemiringan sudut sebesar A adalah:

dengan: v = Kecepatan s = Koefisien Gesek Statis R = Jari - Jari A = Sudut Kemiringan g = Percepatan Gravitasi

2. Diket: m = 10 kg = 450 g = 10 m/s2 k = 0,2 Gaya-gaya pada benda diperlihatkan gambar berikut:

a. Kerja/usaha W = F.S = (F cos fges) . S = ( F - 20- F) .3 = F 60 Joule b. Gaya normal Fy = 0 N + F sin W = 0 N = W F sin = (10)(10) F= 100- F N b) Gaya gesek Jika dalam soal hanya diketahui koefisien gesek kinetis, maka dipastikan benda bisa bergerak, sehingga fges = fk : fges = k N fges = (0,2)( 100- F) = 20- F N Untuk mencari besar F

Fx = 0 F cos fges = 0
F (20- F) = 0

F + F = 20 F =20 F= N
Kalo mau bisa ja pean ganti F yg di atas tu dengan F yg sudah dapat