Anda di halaman 1dari 8

STRATEGI INTERNASIONAL, DESAIN, DAN PENGENDALIAN ORGANISASI

Mata Kuliah : Bisnis Internasional

oleh : Evanti Andriani ( 0910233013 ) Ivandhana ( 0910230084)

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2011

Strategi Internasional (international strategy) berkaitan dengan cara perusahaan membuat pilihan pilihan fundamental mengenai pengembangan dan penggunaan sumber daya yang langka secara internasional. Untuk menjadi efektif, strategi internasional dari suatu perusahaan perlu bersifat konsisten antara beragam fungsi, produk, dan unit regional perusahaan ( konsistensi internal ) seperti halnya dengan tuntutan dari lingkungan kompetitif internasional ( konsistensi eksternal). Sasaran dari strategi internasional adalah untuk mencapai dan mempertahankan posisi kompetitif yang unik dan bernilai baik di dalam suatu Negara maupun secara global, suatu posisi yang disebut sebagai keunggulan kompetitif ( competitive advantage) .Untuk menciptakan suatu keunggulan kompetitf yang berkesinambungan dari waktu ke waktu, perusahaan internasional sebaiknya mencoba untuk mengembangkan keterampilan, atau kompetensi, yang (1). Menciptakan nilai bagi pelanggan untuk mana pelanggan bersedia membayar, (2). Langka, karena kompetensi yang dimiliki oleh banyak pesaing tidak dapat dijadikan dasar bagi keunggulan kompetitf, (3). Sulit ditiru atau digantikan , dan (4) dikelola dengan cara yang memungkinkan perusahaan untuk sepenuhnya memanfaatkan potensi kompetitif dari kompetensi yang berharga, langka, dan sukar untuk ditiru ini. PERENCANAAN STRATEGIS GLOBAL Mengapa membuat rencana secara global? Standarisasi dan perencanaan Standarisasi atas total produk dan strategi pemasaran mungkin juga merupakan akibat dari perencanaan strategis ketika para manajer perusahaan mencari cara untuk menurunkan biaya dan menyajikan citra perusahaan yang seragam sebagai produsen global dari barang barang bermutu. Proses perencanaan strategis global Perencanaan strategis global adalah fungsi utama dari manajer, dan manajer akhir dari proses perencanaan strategis dan penyusunan strategi adalah direktur utama perusahaan. Proses perencanaan strategis menyediakan struktur formal di mana para manajer (1). Menganalisis lingkungan eksternal perusahaan, (2). Menganalisis lingkungan internal perusahaan, (3) mendefinisikan bisnis dan misi perusahaan, (4) menetapkan tujuan perusahaan, (5) mengkuantifikasi sasaran, (6). Memformulasikan strategi, dan (7) menyusun rencana taktis. Proses perencanaan global dan domestic adalah serupa

Adalah variasi dalam nilai kekuatan yang tidak dapat dikendalikan yang membuat aktivitas dalam perusahaan tingkat dunia lebih rumit dibandingkan dengan perusahaan yang murni domestik. Menganalisis lingkungan domestic, internasional, dan asing Karena suatu perusahaan memmiliki sedikit peluang untuk mengendalikan kekuatan kekuatan ini, maka manajernya harus mengetahui tidak hanya berapa nilai sekarang dari kekuatan kekuatan tersebut. Menganalisis variabel variabel perusahaan yang dapat dikendalikan Mendefinisikan bisnis, visi dan pernyataan misi perusahaan Menetapkan Tujuan Perusahaan - Tujuan mengarahkan tindakan perusahaan, menjaganya agar tetap berada dalam batasan misi yang telah dinyatakan, dan memastikan bahwa keberadaan perusahaan akan terus berlanjut. Kuantifikasi Tujuan Formulasikan Strategi Kompetitif 1. Strategi Kompetitif - Dalam proses perencanaan strategis akan memformulasikan strategi kompetitif ( competitive strategy) alternatif, dan rangkaian tindakan yang terkait, yang tampaknya masuk akal dengan mempertimbangan arah yang diambil oleh kekuatan lingkungan eksternal serta kelebihan, kekurangan, peluang, dan ancaman perusahaan. 2. Strategi Global - Cenderung digunakan ketika perusahaan menghadapi tekanan yang kuat untuk mengurangi biaya dan tekanan yang terbatas untuk menyesuaikan produk tersebut dengan pasar lokal. 3. Strategi Multidomestik - Cenderung digunakan ketika terdapat tekanan yang kuat terhadap perusahaan untuk menyesuaikan produk atau jasanya dengan pasar lokal. 4. Strategi Transnasional - Cenderung digunakan ketika suatu perusahaan secara simultan menghadapi tekanan terhadap efektivitas biaya dan adaptasi lokal, dan ketika terdapat potensi untuk memperoleh keunggulan kompetitif dari merespons terhadap dua kekuatan yang berlawanan ini secara simultan.

5. Strategi Juga Dapat Bersifat Umum 6. Skenario - Beberapa cerita yang masuk akal untuk masa depan yang mungkn terjadi. 7. Rencana Kontinjensi - Rencana untuk scenario terbaik atau terburuk atau untuk kejadian penting yang dapat memiliki dampak ang buruk terhadap perusahaan. Menyiapkan Rencana Taktis - Prasyarat untuk menentukan secara rinci bagaimana tujuan tersebut akan dicapai. Fitur fitur rencana strategis dan fasitator implementasi Prediksi dan anggaran penjualan Fasilitator implementasi rencana - Kebijakan : pedoman umum yang dikeluarkan oleh manajemen tingkat atas dengan tujuan untuk membantu manajer di tingkat yang lebih rendah dalam menangani masalah yang berulang. - Prosedur : bagaimana aktivitas aktivitas tertentu akan dilaksanakan, sehingga dengan demikian memastikan tindakan yang seragam dari pihak anggota perusahaan secara keseluruhan. Jenis jenis rencana strategis Horizon waktu Tingkatan dalam Organisasi Metode perencanaan Perencanaan dari atas ke bawah : proses perencanaan yang dimulai pada tingkatan tertinggi di organisasi dan dilanjutkan ke bawah. Perencanaan dari bawah ke atas : proses perencanaan yang dimulai pada tingkatan terendah di organisasi dan dilanjutkan ke atas. Perencanaan iterative : pengulangan dari proses perencanaan dari bawah ke atas atau dari atas ke bawah sampai seluruh perbedaan dapat direkonsiliasi. Arah baru dalam perencanaan - Siapa yang melakukannya - Bagaimana hal itu dilakukan - Isi rencana

Ringkasan dari Proses Perencanaan 1. Manajemen puncak harus memainkan peran sebagai pengambil keputusan strategis yang lebih eksplisit, dengan mendedikasikan sejumlah besar waktu untuk memutuskan

2. 3.

4. 5.

apa yang seharusnya terjadi dan bukannya mendengarkan analisis mengenai apa yang sekarang terjadi Hakikat dari perencanaan harus mengalami perubahan yang fundamental dari latihan membuat prediksi menjadi latihan kreativitas. Proses dan alat perencanaan yang mengamsusikan masa depan hampir sama dengan masa lalu harus digantikan dengan pola pikir yang terobsesi untuk menjadi yang pertama dalam perubahan dan mengubahnya menjadi keunggulan kompetitf. Peran dari perencanaan harus berubah dari penyedia inkrementalisme menjadi pelopor dalam tindakan dan engubah ego dari manajemen ini. Perencanaan strategis harus dikembalikan sebagai inti dari tanggung jawab manajemen lini.

DESAIN ORGANISASI Keprihatinan terhadap desain organisasi Dua dari keprihatinan yang dihadapi oleh manajemen dalam mendesain struktur organisasi adalah (1). Menemukan cara yang paling efektif untuk melakukan departementalisasi guna memanfaatkan efisiensi yang diperoleh dari spesialisasi tenaga kerja dan (2). Mengordinasikan aktivitas dari departemen departemen tersebut guna memapukan perusahaan mencapai tujuannya secara keseluruhan. Evolusi dari perusahaan global Bentuk perusahaan global produk Bentuk perusahaan global wilayah geografis Bentuk perusahaan global fungsi Bentuk hibrida Organisasi Matriks - Organisasi matriks - Persoalan dengan matriks - Lapisan matriks Unit bisnis strategis Perubahan dalam Bentuk Organisasi Tren Organisasi Sekarang 1. Perusahaan Virtual ( maya ) 2. Perusahaan Horizontal

Kelangsungan Hidup perusahaan memasuki abad ke 21

PENGENDALIAN Anak perusahaan dengan Kepemilikan 100 persen - Perusahaan- perusahaan yang dikendalikan oleh perusahaan lain melalui kepemilikan yang memadai atas saham dengan hak suara untuk memilih mayoritas dewan komisaris. Dimana keputusan diambil ? - Banyak variabel yang menentukan keputusan mana diambil di mana. Beberapa dari variabel variabel yang lebih signifikan adalah 1. Produk dan peralatan 2. Kompetensi dari manajemen anak perusahaan dan sejauh mana manajemen tersebut dapat diandalkan oleh kantor pusat perusahaan internasional 3. Ukuran dari perusahaan internasionak dan seberapa lama hal tersebut telah dilakukan 4. Kerugian anak perusahaan demi keuntungan perusahaan 5. Frustasi anak perusahaan Produk dan Peralatan 1. Standardisasi Kompetensi dari Manajemen anak perusahaan dan sejauh mana manajemen tersebut dapat diandalkan oleh kantor pusat 1. Memindahkan Para Eksekutif 2. Memahami Kondisi Negara Tuan Rumah 3. Seberapa Jauh Negara Tuan Rumah Itu Ukuran dan Umur Perusahaan Internasional Menguntungkan Perusahaan dengan Merugikan Anak Perusahaan 1. Memindahkan faktor faktor produksi 2. Anak perusahaan mana yang memperoleh pesanan? 3. Produksi Multinegara 4. Anak perusahaan mana yang membukukan laba ? Frustasi Anak Perusahaan Usaha patung dan anak perusahaan dengan kepemilikan kurang dari 100 persen Hilangnya Kebebasan dan Fleksibilitas

Pengendalian dapat dimiliki. Beberapa mentode untuk mempertahankan pengendalian adalah : 1. Kontrak manajemen 2. Pengendalian keuangan 3. Pengendalian teknologi 4. Menempatkan orang orang dari perusahaan internasional dalam posisi eksekutif penting. Pelaporan. Beberapa jenis jenis pelaporan yang diharuskan adalah (1). Keuangan, (2). Teknologi, (3). Peluang pasar, (4). Politik dan ekonomi Keuangan Kelebihan dana di suatu anak perusahaan mungkin dapat ditahan di sana untuk keperluan investasi atau kontijensi. Teknologi Jika kantor pusat menganggap bahwa teknologi baru tersebut secara potensial bernilai, maka perusahaan dapat memperoleh keunggulan kompetitif dengan menjadi pihak pertama yang menghubungi si pengembang guna memperoleh lisensi untuk menggunakannya. Peluang Pasar Politik dan Ekonomi Menghilangkan Pekerjaan ( De- Jobbing) Penerapan Hierarki Sifat -sifat Perusahaan yang pekerjanya Kehilangan Pekerjaan Tetap. 1. Mendorong karyawannya untuk mengambil keputusan operasi yang biasanya dilakukan oleh manajer 2. Memberikan kepada karyawannya informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan semacam itu. 3. Memberikan berbagai pelatihan untuk menciptakan pemahaman atas masalah masalah bisnis dan keuangan yang biasanya merupakan persoalan pemilik atau eksekutif perusahaan 4. Memberikan kepada karyawan bagian dari hasil pekerjaan mereka pembagian.

Mengelola dalam Dunia yang Tidak Terkendali

PENGENDALIAN : YA dan TIDAK Hal ini berkaitan dengan dimana keputusan diambil untuk beragam jenis subjek dalam situasi yang berbeda. Pelaporan yang tepat waktu dan akurat ke induk perusahaan adalah perlu bagi keberhasilan kelompok perusahaan internasional. Tren dalam bidang pengendalian ini adalah kea rah pengambilan keputusan yang diambil oleh induk perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA Bisnis Internasional.edisi9.Buku2.Donald A.Ball