Anda di halaman 1dari 11

Pengembangan Berhitung pada Anak Usia Dini Kelompok (A) Dengan Media kubus Berangka

By : 1. Okvi Handayani 2. Herlina Mei Siswanti 3. Sri Rahayu

Alat Peraga
Alat Peraga : Alat yang dapat dipertunjukkan dalam KBM dan berfungsi untuk membantu guru. Unsur-unsur dalam proses belajar mengajar : 1. Tujuan 2. Bahan 3. Metode dan alat 4. Evaluasi / penilaian

JENIS ALAT PERAGA


Benda Asli Benda tiruan Bidang dua dimensi ( gambar ) Bidang tiga dimensi ( ruang ) Animasi/ flash ( bergerak) Video ( Rakaman / simulasi)

Alat peraga yang terbuat dari bahan dasar kardus dan kain fanel
Tujuan : Untuk mengembangkan kemampuan logika matematika pada anak, serta mengenalkan berbagai bentuk, ukuran, dan jenis. Bahan : Kardus, Kain fanel dan biji-bijian Metode : Demonstrasi dan Pemberian tugas Evaluasi / Penilaian : Observasi, Penugasan

Langkah-langkah Pembelajaran
1. Guru menyiapkan semua alat yang di butuhkan. 2. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan. 3. Anak-anak membuat kelompok yang terdiri dari 4/5 anak. 4. Masing-masing anak memegang 1 buah biji-bijian yang dia sukai. 5. Guru melemparkan kubus yang bertuliskan angka apada masing-masing kelompok. 6. Anak menghitung biji yang dimasukan kedalam kardus dan menghitung sisa biji yang masih di pegang teman yang lain. 7. Anak menyebutkan lambang bilangan dan mengelompokkan biji-bijian sesuai jenisnya.

Kelebihan Alat Peraga


Menumbuhkan minat belajar anak didik. Memperjelas metode berhitung anak didik. Metode mengajar akan lebih bervariasi. Membuat lebih aktif melakukan kegiatan belajar. Membuat suasana kelas lebih menyenangkan. Dapat digunakan dalam beberapa tema.

Kekurangan Alat Peraga


Menuntut Guru untuk lebih cermat dan kreatif. Memerlukan banyak waktu. Banyak menyita waktu dan tenaga.

Karakteristik Alat Peraga Kubus Berangka


Tahan lama. Bentuk dan warnanya menarik. sederhana & mudah di kelola. Ukurannya sesuai dengan ukuran fisik anak. Dapat menyajikan konsep matematika. Sesuai dengan konsep pembelajaran. Dapat memperjelas konsep. bertujuan untuk menumbuhkan konsep berfikir yang abstrak. Bisa dimanipulasi ( dapat diraba, dipegang, dipindahkan, dimainkan, dll. ).

Fungsi Alat Peraga


Membangkitkan minat anak dalam mengikuti proses pembelajaran. Menyajikan materi kedalam bentuk yang lebih konkrit. Menyadarkan anak tentang proses pembelajaran dan benda-benda disekitar saling berhubungan. Penggunakan alat peraga memungkinkan konsepkonsep abstrak yang disajikan dalam bentuk konkrit. Mewujudkan situasi mengajar yang efektif

Kesimpulan
Dengan menggunakan alat peraga ini diharapkan dapat memberikan permasalahan-permasalahan menjadi lebih menarik bagi anak yang sedang melakukan kegiatan belajar.