Anda di halaman 1dari 3

PKSDA: Kelompok 1

INDUSTRI MANISAN PEPAYA Kelompok 1: 1. Bhinarta Windu S. 2. Ilham Maulana 3. Tunjung Esty Pertiwi 4. Bernardinus Andrie Luiren 5. Jessie Wilson Sinaga 6. Devi Swasti Prabasiwi (07/250790/TK/32391) (10/296355/TK/36115) (11/311593/TK/37552) (11/313083/TK/37785) (11/316675/TK/38074) (11/319052/TK/38187)

NERACA MASSA Asumsi: 1. Massa kapur yang berpindah ke papaya dianggap sangat kecil. 2. Massa garam yang berpindah ke papaya dianggap sangat kecil. 3. Massa air dalam pepaya yang dikeringkan dalam dryer sama dengan setengah massa pepaya. 4. Seluruh gula terserap dengan baik dalam papaya.

Massa masuk - massa keluar = massa akumulasi Massa masuk = massa pepaya + massa gula = 100 kg/jam + 25 kg/jam = 125 kg/jam Massa keluar = massa manisan papaya + massa air = massa manisan papaya + 50 kg/jam Massa akumulasi = 0 125kg/jam - ( massa manisan papaya + 50 kg/jam ) = 0 Massa manisan papaya = 75 kg/jam

PKSDA: Kelompok 1

Sehingga, Massa masuk = massa pepaya + massa gula = 100 kg + 25 kg = 125 kg Massa keluar = massa manisan papaya + massa air = 75 kg + 50 kg = 125 kg Maka, Massa masuk massa keluar = massa akumulasi 125 kg 125 kg = 0

NERACA ENERGI Energi yang diperlukan untuk memanaskan air pada heater

Asumsi : 1. Air dipanaskan dari suhu 30 100oC 2. Tidak ada panas yang terbuang ke lingkungan. 3. Efisiensi pemanas sempurna ( semua panas dari heater diserap oleh air ).

PKSDA: Kelompok 1

Panas sebanyak 2kW berasal dari listrik untuk heater. Asumsi lain: Untuk pompa air masing masing memasok 200 liter air digunakan spesifikasi pompa ( dari vendor ) sebesar 0,25 kW untuk masing masing pompa dengan jumlah total 3 buah. Untuk conveyor dryer digunakan pengering dengan kapasitas 1,5kW. Sehingga neraca energi total dalam sistem ini adalah

Jadi keseluruhan sistem pabrik manisan pepaya menggunakan energi sebanyak 4,25kW.