Anda di halaman 1dari 5

KIMIA FISIKA 2 DIFUSI GAS 13 April 2014 Fitri Ramadhiani Dini Wulandari, Aisyah, Dita Khoerunnisa, Achmad Yandi RF

A.

Abstract Telah dilakukan percobaan mengenai difusi gas HCl dengan zat yang tidak diketahui untuk menetukan Mr dari zat yang tidak diketahui dan jenis zat itu sendiri. Dengan menggunakan pipa silinder, percobaan ini dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan untuk mendapatkan rata-rata dari laju pertambahan panjang dari gas HCl dan zat yang tidak diketahui.

B.

Introduction Partikel gas selalu bergerak segala arah, akibatnya gas akan memenuhi ruangan yang dapat dimasukinya. Karena itu menyimpan gas harus dalam bejana (ruang tertutup rapat. Suatu sistem gas akan mempunyai volume dan jumlah partikel tertentu. Partikel itu mempunyai suhu tertentu. Gerakan itu menimbulkan tekanan terhadap dinding bejana (Syukri, 1999). Difusi adalah peristiwa di mana terjadi tranfer materi melalui materi lain. Transfer materi ini berlangsung karena atom atau partikel selalu bergerak oleh agitasi thermal. Walaupun sesungguhnya gerak tersebut merupakan gerak acak tanpa arah tertentu, namun secara keseluruhan ada arah neto dimana entropi akan meningkat. Difusi merupakan proses irreversible. Pada fasa gas dan cair, peristiwa difusi mudah terjadi; pada fasa padat difusi juga terjadi walaupun memerlukan waktu lebih lama (Sudirham, ) Koefisien difusi adalah suatu kemampuan bahan terlarut yang melewati suatu luasan tertentu tiap unit waktu yang sebanding dengan gradien konsenterasi bahan terlarut pada arah tersebut (Haryanto, 2008). Larutan yang paling mudah untuk diamati proses difusinya adalah larutan transparan karena mudah ditembus oleh sinar laser.Peristiwa difusi

ditunjukkan oleh pola-pola gelap-terang pada layar pengamatan akibat adanya interferensi atau perpaduan dua gelombang yang koheren. Dengan memperhatikan pergeseran rumbai terhadap fungsi waktu, maka nilai koefisien difusi larutan transparan dapat ditentukan (Kuswanto, 11). Gambaran langsung gerakan acak diperlihatkan oleh difusi. Difusi adalah campuran antara molekul satu gas dengan molekul gas lainnya yang terjadi secara sedikit demi sedikit berdasarkan sifat kinetiknya. Difusi selalu berlangsung dari dari suatu daerah dengan konsenterasi yang lebih tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah.difusi gas terjadi selalu terjadi secara berangsur-angsur dan tidak secara seketika seperti kecepatan molekul yang diperkirakan (Chang,146).

C.

Maerials and Method - Alat dan Bahan 1. Pipa gelas 2. Stopwatch 3. Pipet tetes 4. Statif dan Klem 5. Penggaris 6. Kapas penyumbat 7. HCl pekat 8. Zat X 1 buah 1 buah 2 buah 1 buah 1 buah secukupnya secukupnya secukupnya

- Langkah Kerja 1. Siapkan pipa gelas, letakkan dalam posisi horizontal dengan statif 2. Pipetlah HCl pekat dan teteska 3 tetes ke dalam pipa gelas pada ujung yang satu, dalam waktu yang bersamaan teteskan tiga tetes zat X dalam ujung yang lain 3. Tutuplah kedua ujung pipa yang telah ditetesi dengan kedua zat tersebut dengan kapas dan biarkan beberapa saat 4. Catat waktu yang diperlukan sampai terlihat warna putih kabut ditengah pipa gelas 5. Ukurlah jarak antara ujung pipa zat HCl dengan titik putih kabut yang terjadi (L1)

6. Ukur pula jarak ujung pipa zat X dengan titik putih kabut (L2) 7. Ulangi percobaan sebanyak 3 kali

D. Result and Discussion Hasil Pengamatan

Nama Zat

Percobaan 1

Waktu (s) 1,5 1,5 2,09 1,49 2,5 2,57

Jarak yang ditempuh 14,2 13,5 14,2 13.5 12,5 13,5

HCl

2 3 1

Zat X

2 3

Analisis Data =
14,2+13,5+14,2 3 13,5+12,5+13,5 3

Zat HCl (L1)

= 13,9667

Zat X (L2)

= 13,1667

1 2 13,1667 13,9667

2 1 2 36,5 (2) 6,0415

0,9427 5,6953 2

= =

(2)

= 32,4364

Diperkirakan zat tersebut adalah NH4OH dengan massa molekul zat sebesar 35.

Pembahasan

Difusi gas merupakan campuran antara molekul gas yang satu dengan molekul yang lainnya yang terjadi secara berangsur-angsur atau secara sedikit demi sedikit. Pada percobaan ini kami menggunakan senyawa HCl dan zat X. dengan melakukan percobaan ini kami dituntut untuk mengetahui apa itu zat X dengan berdasarkan Mr yang didapat. Kami menghitung panjang dari gas yang dihasilkan dari HCl dan zat X. sebelumnya untuk menjaga agar gas tidak keluar, kami menggunakan kapas untuk menutup bagian satu dan bagian yang lainnya dari silinder tersebut. Kami melakukan percobaan tersebut ditempat yang gelap. Ini dikarenakan untuk bisa melihat laju dari gas yang dihasilkan oleh kedua zat tersebut. Dengan bantuan senter, kami mengamati perubahan laju pada gas dan kami pun mengamati panjang dari gas tersebut. Kami mendapatkan panjang dari gas zat HCl rata-rata yaitu 13,9667 cm dan zat X sepanjang 13,1667 cm. dengan hasil ini maka dapatlah Mr dari zat X tersebut dengan cara dilakukan perhitungan seperti diatas. Kami mendapatkan hasil Mr dari zat X tersebut adalah 32,4364. Ini berdekatan dengan Mr dari senyawa NH4OH yang memliki Mr 35. Kesalahan dalam percobaan ini adalah kurangnya ketelitian dalam melihat panjang gas yang akan diukur, mengingat suasan gelap dan gas yang akan dilihat akan samar dengan pipa silinder tersebut.

E. Conclusion Kesimpulan Berdasarkan hasil percobaan yang kami lakukan, dapat kami simpulkan: Zat yang tidak diketahui (X) adalah NH4OH Karena Mr nya mendekati, dan dari cirri fisiknya hamper mendekati dengan zat tersebut.

Daftar Pustaka Raymond,Chang.2005.Kimia Dasar: Konsep-Konsep Inti.Jakarta:Erlangga Syukri.1999.Kimia Dasar 2.Bandung.ITB press http://jurnalonline.um.ac.id/data/artikel/artikel24DA6862420F615CBF3C106F8C095 675.pdf diakses pada tanggal 13 April 2014 pukul 22.57 WIB http://eecafedotnet.files.wordpress.com/2011/08/difusi.pdf diakses pada tanggal 13 April 23.00 WIB