Anda di halaman 1dari 6

1.

Definisi Air Air merupakan unsur alami yang memiliki sifat-sifat kimia maupun fisika di dalam struktur atomnya, jika diamati dengan stereoskop terlihat bahwa air mempunyai ketertarikan antar unsur hidrogen dengan oksigen yang membentuk persenyawaan, sehingga dapat dituliskan dengan rumus kimia H2O. Pada kondisi standar yaitu pada tekanan 100 Kpa (1 bar) dan temperatur 273,150 K (00 C), air tidak berwarna, tidak berbau maupun tidak berasa. Air dalam kondisi normal berbentuk cair merupakan suatu pelarut yang penting, yaitu melarutkan banyak zat kimia lainnya seperti garam, gula, asam dan beberapa macam molekul organik.

Air adalah unsur yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Bahkan dapat dipastikan tanpa pengembangan sumberdaya air secara konsisten peradaban manusia tidak akan mencapai tingkat yang dinikmati sampai saat ini. Oleh karena itu pengembangan dan pengolahan sumber daya air merupakan dasar peradaban manusia (Sunaryo, dkk, 2005). Dari Pengertian dan Definisi Air maka dapat di ambil pelajaran bahwa salah satu faktor penting penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk kebutuhan air minum. Air bersih merupakan air yang harus bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit dan bahan-bahan kimia yang dapat merugikan kesehatan manusia maupun makhluk hidup lainnya. Air merupakan zat kehidupan, di mana tidak ada satupun makhluk hidup di bumi ini yang tidak membutuhkan air. Definisi air ini di terapkan pada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa 65-75% dari berat manusia terdiri dari air. Menurut ilmu kesehatan setiap orang memerlukan air minum sebanyak 2,5 . 3 liter setiap hari termasuk air yang berada dalam makanan. Manusia bisa bertahan hidup 2 sampai 3 minggu tanpa makan, tetapi hanya 2 . 3 hari tanpa minum (Suripin, 2002)

2. Sifat-sifat Air a. Air menempati ruang sesuai dengan wadahnya. Sejumlah air jika ditempatkan pada suatu tempat atau wadah, maka maka akan menempati ruang tersebut sesuai wadahnya. b. Air mengalir dari tempat yang tinggi menuju permukaan rendah. Air mengalir dari tempat yang tinggi menuju permukaan rendah merupakan salah satu sifat dari air. Sedangkan contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari terlihat pada

tandon air dibuat lebih tinggi dari pipa air, Atap dibuat miring agar air dapat mengalir dari genting ke bawah, Saluran irigasi dibuat miring agar air dapat mengalir dengan lancar. c. Air memberi tekanan Air memberi tekanan maksudnya air akan memberikan tekanan ke segala arah apabila ada suatu lubang disetiap wadah airnya. Hal ini sesuai dengan Hukum Pascal yang berbunyi tekanan di dalam zat cair akan diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah. Contohnya alat penyiram tanaman, air akan menekan ke segala arah melalui lubang air, sedangkan tekanan yang diberikan oleh air bisa beragam tergantung dari letak lubangnya. d. Air meresap melalui celah kecil Kemampuan zat cair untuk meresap melalui celah-celah kecil disebut Kapilaritas. Contohnya kain yang dicelupkan sebagian pada bak yang diisi air, kain akan menyerap air karena kain memiliki celah-celah kecil, kertas tisu yang digunakan untuk menyerap keringat dan air. Sedangkan contoh untuk bahan yang tidak dapat menyerap air adalah plastik dan alumunium foil. Kedua benda itu sangat kedap terhadap air sehingga proses kapilaritas tidak bisa berlaku. e. Bentuk permukaan air selalu tenang dan datar Bentuk permukaan air selalu tenang dan datar terlihat jika kita menuangkan air ke dalam ember, maka kedudukan air akan datar, begitu pula jika ember di miringkan maka kedudukan air tetap datar. Water pas adalah contoh dari prinsip bahwa bentuk permukaan air selalu tenang dan datar. f. Air dapat melarutkan benda tertentu Zat cair melarutkan benda tertentu contohnya garam, gula. Sedangkan contoh zat yang tidak bisa larut dalam cair adalah tanah, pasir dan minyak. Fakor yang mempengaruhi suatu pelarutan benda adalah 1) Suhu air. Suhu air yang tinggi akan lebih cepat melarutkan daripada suhu air yang rendah, 2) Kecepatan mengaduk. Mengaduk dengan cepat akan lebih cepat pula benda larut. Air disebut Pelarut universal (sedunia) karena air melarutkan lebih banyak zat daripada cairan apapun. Ini berarti bahwa di mana air mengalir, baik melalui tanah maupun melalui badan kita, air itu membawa serta zat-zat berharga seperti zat kimia, zat mineral (tambang) dan bahan gizi. g. Air dapat berubah wujud. Pada kisaran suhu 0-1000 C berwujud cair. Suhu 0 oC meupakan titik beku (freezing point) dan suhu 100 oC merupakan titik didih (boiling point). Jika seandainya air tidak mepunyai sifat cair tersebut, air yang terdapat dalam jaringan tubuh makhluk hidup maupun air yang terdapat di laut, sungai, danau dan badan air yang lain akan berada dalam bentuk gas atau padatan sehingga tidak akan terdapat kehidupan di muka bumi ini, karena sekitar 60% 90% bagian sel makhluk hidup adalah air. h. Air memiliki berat.

i. Air merupakan penyimpan panas yang baik. Air sebagai penyimpan panas yang baik sehingga perubahan suhunya berlangsung lambat. Sifat air ini memungkinkan air tidak menjadi panas atau dingin secara tiba tiba / dalam seketika. Manfaat dari sifat perubahan suhu air yang lambat ini : 1) dapat mencegah stress pada makhluk hidup karena adanya perubahan suhu mendadak 2) memelihara suhu bumi agar sesuai bagi makhluk hidup 3) sangat baik digunakan sebagai pendingin mesin. j. Air memerlukan panas yang tinggi dalam proses penguapan. Penguapan (evaporasi) adalah proses perubahan air menjadi uap. Proses penguapan air memerlukan energi panas dalam jumlah besar. Sebaliknya proses perubahan dari uap menjadi cair (kondensasi) melepaskan energi panas yang besar. Sifat air yang dapat melepaskan energi maupun menyerap energi ini bermanfaat pada: mengapa kita merasa sejuk pada saat berkeringat. Merupakan salah satu faktor utama dalam prose penyebaran / distribusi air di bumi. k. Air memiliki tegangan permukaan yang tinggi Suatu cairan dikatakan memiliki tegangan permukaan yang tinggi jika tekanan antara molekul cairan tersebut tinggi. Tegangan permukaan yang tinggi menyebabkan air memiliki sifat membasahi suatu bahan secara baik (higher wetting ability). Tegangan permukaan yang tinggi juga memungkinkan terjadinya sistem kapiler, yaitu kemampuan untuk bergerak dalam pipa kapiler (pipa dengan lubang kecil). Dengan adanya sistem kapiler dan sifat pelarut yang baik, air dapat membawa nutrien dari dalam tanah ke jaringan tumbuhan (akar, batang dan daun). Adanya tegangan permukaan memungkinkan beberapa organisme, misalnya jenis-jenis insekta dapat merayap di permukaan air. l. Air merupakan satu-satunya senyawa yang merenggang ketika membeku. Pada saat membeku, air merenggang sehingga es memiliki nilai densitas (massa/volume) yang lebih rendah daripada air. Hal ini menyebabkan es mengapung di atas permukaan air. Sifat ini mengakibatkan danau-danau di daerah yang beriklim dingin hanya membeku pada bagian permukaannya saja (pada bagian bawah permukaan masih berupa cairan) sehingga kehidupan organisme akuatik tetap berlangsung di bawah permukaan yang membeku. 3. SIKLUS HIDROLOGI Daur hidrologi sering juga dipakai istilah water cycle atau siklus air. Suatu sirkulasi air yang meliputi gerakan mulai dari laut ke atmosfer, dari atmosfer ke tanah, dan kembali ke laut lagi atau dengan arti lain siklus hidrologi merupakan rangkaian proses berpindahnya air permukaan bumi dari suatu tempat ke tempat lainnya hingga kembali ke tempat asalnya.

Air naik ke udara dari permukaan laut atau dari daratan melalui evaporasi. Air di atmosfer dalam bentuk uap air atau awan bergerak dalam massa yang besar di atas benua dan dipanaskan oleh radiasi tanah. Panas membuat uap air lebih naik lagi sehingga cukup tinggi/dingin untuk terjadi kondensasi. Uap air berubah jadi embun dan seterusnya jadi hujan atau salju. Curahan (precipitation) turun ke bawah, ke daratan atau langsung ke laut. Air yang tiba di daratan kemudian mengalir di atas permukaan sebagai sungai, terus kembali ke laut. Air yang tiba di daratan kemudian mengalir di atas permukaan sebagai sungai, terus kembali ke laut melengkapi siklus air. Dalam perjalanannya dari atmosfer ke luar, air mengalami banyak interupsi. Sebagian dari air hujan yang turun dari awan menguap sebelum tiba di permukaan bumi, sebagian lagi jatuh di atas daun tumbuh-tumbuhan (intercception) dan menguap dari permukaan daun-daun. Air yang tiba di tanah dapat mengalir terus ke laut, namun ada juga yang meresap dulu ke dalam tanah (infiltration) dan sampai ke lapisan batuan sebagai air tanah. Sebagian dari air tanah dihisap oleh tumbuh-tumbuhan melalui daun-daunan lalu menguapkan airnya ke udara (transpiration). Air yang mengalir di atas permukaan menuju sungai kemungkinan tertahan di kolam, selokan, dan sebagainya (surface detention), ada juga yang sementara tersimpan di danau, tetapi kemudian menguap atau sebaliknya, sebagian air mengalir di atas permukaan tanah melalui parit, sungai, hingga menuju ke laut ( surface run off ), sebagian lagi infiltrasi ke dasar danau-danau dan bergabung di dalam tanah sebagai air tanah yang pada akhirnya ke luar sebagai mata air. Siklus hidrologi dibedakan ke dalam tiga jenis yaitu: 1. Siklus Pendek : Air laut menguap kemudian melalui proses kondensasi berubah menjadi butir-butir air yang halus atau awan dan selanjutnya hujan langsung jatuh ke laut dan akan kembali berulang.

2. Siklus Sedang : Air laut menguap lalu dibawa oleh angin menuju daratan dan melalui proses kondensasi berubah menjadi awan lalu jatuh sebagai hujan di daratan dan selanjutnya meresap ke dalam tanah lalu kembali ke laut melalui sungai-sungai atau saluransaluran air.

3. Siklus Panjang : Air laut menguap, setelah menjadi awan melalui proses kondensasi, lalu terbawa oleh angin ke tempat yang lebih tinggi di daratan dan terjadilah hujan salju atau es di pegunungan-pegunungan yang tinggi. Bongkah-bongkah es mengendap di puncak gunung dan karena gaya beratnya meluncur ke tempat yang lebih rendah, mencair terbentuk gletser lalu mengalir melalui sungai-sungai kembali ke laut.

Unsur-unsur utama dalam siklus hidrologi : * Evaporasi: penguapan dari badan air secara langsung * Transpirasi: penguapan air yang terkandung dalam tumbuhan * Respirasi: penguapan air dari tubuh hewan dan manusia * Evapotranspirasi: perpaduan evaporasi dan transpirasi * Kondensasi: proses perubahan wujud uap air menjadi titik-titik air sebagai hasil pendinginan * Presipitasi: segala bentuk curahan atau hujan dari atmosfer ke bumi yang meliputi hujan air, hujan es, hujan salju * Infiltrasi: air yang jatuh ke permukaan tanah dan meresap ke dalam tanah * Perkolasi: air yang meresap terus sampai ke kedalaman tertentu hingga mencapai air tanah atau groundwater * Run off: air yang mengalir di atas permukaan tanah melalui parit, sungai, hingga menuju ke laut.

4. PLTA