Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

PENGGUNAAN KAFEIN SEBAGAI BAHAN OBAT TOPIKAL ANTI SELULIT DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM Selulit adalah suatu kondisi yang ditandai dengan adanya parutan tidak rata pada permukaan kulit yang nampak seperti kulit jeruk, yang terletak terutama pada sisi luar dan belakang paha, pantat atau bahkan di perut. Selulit merupakan masalah yang sangat mengganggu penampilan seseorang, karena dianggap mengurangi estetika dan kecantikan kulit. Kafein ternyata berkhasiat menghilangkan selulit karena aktivitasnya merangsang lipolisis, namun penggunaan obat topikal yang mengandung kafein masih belum banyak diketahui masyarakat luas. Permasalahannya adalah bagaimana efek dan mekanisme kerja kafein dalam pengobatan selulit, dan bagaimana efektivitasnya secara klinis. Penelitian membuktikan bahwa kafein berefek stimulasi dan meningkatkan kerja psikomotorik. Mekanisme utama kafein adalah menghambat reseptor adenosin dan menghambat phosphodiesterase, yang dapat merangsang lipolisis dan akibatnya mengurangi akumulasi lemak yang terjadi pada selulit. Kafein memiliki efek mengencangkan sehingga membuatnya berguna pada pengobatan selulit. Produk kosmetik anti selulit yang mengandung kafein telah banyak dipasarkan dalam bentuk sediaan krim, gel, dan emulsi. Islam membolehkan umatnya berhias dan menjaga penampilan, termasuk menghilangkan selulit pada tubuh. Salah satu konsep pengobatan Islam adalah menggunakan obat yang halal dan terbuat dari bahan yang halal pula. Penggunaan kafein sebagai bahan obat adalah mubah boleh! karena pada dasarnya segala sesuatu yang ada di bumi adalah halal dan boleh kecuali ada dalil yang mengharamkannya. Semua tindakan pengobatan terapi kesehatan dan penggunaan metode pengobatan jika bermanfaat maka hukumnya boleh, dan jika membahayakan maka hukumnya haram. Kedokteran dan Islam sepakat bahwa kafein dapat dipergunakan sebagai bahan obat anti selulit. "isarankan kepada para Ilmuwan Kedokteran dan #armasi agar penelitian ini sampai ke masyarakat luas, dengan demikian diharapkan dapat menambah pengetahuan ilmiah masyarakat tentang kafein dan pemanfaatan kafein sebagai obat anti selulit.

ii