Anda di halaman 1dari 3

TEKNOLOGI BATUBARA BERSIH & APLIKASINYA

Dr. Datin Fatiah & Ir. Suganal (TEKMIRA) 12 - 14 November 2012


Hotel Santika Cirebon

PENDAHULUAN Penggunaan batubara sebagai bahan bakar langsung terutama pada pembangkit listrik, saat ini meningkat dengan pesat seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan listrik karena meningkatnya tingkat kehidupan. Namun, penggunaan batubara yang tidak tepat akan menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, teknologi batubara bersih perlu untuk diketahui dan disebar luaskan untuk meningkatkan penggunaan batubara yang cadangannya di Indonesia cukup melimpah. Teknologi batubara bersih dapat dilakukan sebelum, saat dan setelah proses pembakaran batubara berlangsung. Teknologi batubara bersih sebelum pembakaran meliputi pengolahan batubara untuk mendapatkan batubara bersih melalui proses penurunan kadar air, kadar abu dan belerang serta pengotor lainnya ataupun melalui proses konversi, yaitu merubah batubara kedalam bentuk gas (gasifikasi) atau cair (likuifaksi). Teknologi batubara bersih saat pembakaran berlangsung berupa pemilihan peralatan pembakaran batubara, misalnya low Nox burner, fluidized bed, dll. Penangkapan polutan merupakan teknologi batubara bersih setelah batubara tersebut dibakar. 1. Pengenalan Batubara 1.1. Genesa batubara 1.2. Parameter kualitas batubara 2. Teknologi pembakaran batubara 2.1. Tahap-tahap pembakaran batubara 2.2. Limbah pembakaran batubara (gas dan padatan) 3. Konsep teknologi batubara bersih 3.1. Unsur pengotor dalam batubara 3.2. Dampak negatif terhadap lingkungan 3.3. PP tentang Lingkungan hidup (Sox, Nox, partikulat. Limbah B3) 4. Dampak pemanfaatan batubara terhadap lingkungan (hujan asam, ISPA, pemanasan global) 5. Jenis-jenis teknologi batubara bersih 5.1. Peningkatan kualitas batubara 5.1.1. Penurunan kadar air 5.1.2. Penurunan kadar abu 5.1.3. Penurunan kadar belerang 5.1.4. Pembriketan 5.2. Teknologi pembakaran yang diterapkan

5.2.1. Low Nox burner 5.2.2. Fluidized bed 5.2.3. Super critical boiler 5.2.4. IGCC 5.3. Teknologi konversi batubara 5.3.1. Gasifikasi batubara 5.3.2. Pencairan batubara 5.4. Penangkapan polutan (De Sox/FGD, EP, CCS, De Nox) 6. Kunjungan (site visit) ke Pusat Teknologi Batubara (Coal Centre) Palimanan, Cirebon TENTANG PENGAJAR Dr. Ir. Datin Fatia Umar MT Riwayat Pendidikan: Sekolah Analis Kimia, ITB-Bandung, 1971 S-1 Teknik Pertambangan, Universitas Islam Bandung (UNISBA), 1985 S-2 Rekayasa Pertambangan Bidang Khusus Batubara, ITB-Bandung, 1998 S-3 Chemical Science and Engineering, Kobe University, Jepang, 2007 Pernah mengajar : 1. Mengajar pada Jurusan Teknik Pertambangan UNISBA, 1992-1996. 2. Mengajar pada kursus teknologi pengolahan dan pemanfaatan batubara, penyelenggara Progressio, 2003 sampai 2008. 3. Mengajar pada kursus analisis dan pengujian batubara, penyelenggara Pusdiklat teknologi Mineral dan batubara, 2004. 4. Mengajar pada kursus pencegahan dan menanggulangi kebakaran pada tumpukan batubara, progression, 2006. 5. Mengajar pada kursus pemanfaatan abu batubara, penyelenggara Dinas Pertambangan dan Energi Prop. Sumatera Barat, 2007. 6. Mengajar pada kursus teknologi pengolahan batubara, penyelenggara Pusdiklat teknologi Mineral dan batubara, 2009. Ir. Suganal Beliau adalah lulusan Fak. Teknologi Kimia ITB. Pernah menjabat sebagai Sekretaris Proyek Pengolahan Mineral, Pemimpin Proyek Pengkajian dan Pemanfaatan Batubara, Kepala Seksi Pengujian Pembakaran Batubara, sebagai Kepala Kelompok Konversi Batubara, sebagai Koordinator Kelompok Program Litbang Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara. PENDAFTARAN Jumlah peserta akan dibatasi untuk memperoleh manfaat yang maksimal. Pendaftaran sedini mungkin sangat dianjurkan. Pendaftaran akan ditutup pada

tanggal 22 Oktober 2012. Kursus akan dibatalkan apabila peserta yang terdaftar tidak memenuhi jumlah minimum. PEMBATALAN & SUBSTITUSI Jika peserta yang telah terdaftar membatalkan keikutsertaannya dalam kursus ini, maka diharuskan membayar penuh uang kursus kecuali jika pembatalan dilakukan secara tertulis minimum 7 hari sebelum kursus dimulai. Peserta dapat digantikan oleh orang lain setiap saat. SERTIFIKAT Sertifikat akan diberikan kepada para peserta yang telah mengikuti kursus ini. BIAYA PESERTA KURSUS Biaya kursus sebesar Rp. 7.750.000 per orang + 10% PPN adalah wajib dibayar setelah menerima konfirmasi pendafaran. Biaya tersebut tidak termasuk akomodasi. Pembayaran sudah diterima paling lambat tanggal 22 Oktober 2012. Semua biaya administrasi bank yang berkenaan dengan pembayaran kursus harus ditanggung oleh perusahaan dari peserta kursus. Pembayaran dengan cheque atau ditransfer ke PT. Geoservices: Bank Central Asia Chase Plaza Building Jl. Jend. Sudirman - Jakarta Nomor Account: 035.3061.451 (Rp.)