Anda di halaman 1dari 9

Nama : syaifuddin Nim : PO.62.31.3.12.

241

dietetik kasus obes anak

Kasus Genap Afni adalah putri pertama dari Tn. Ricky dan Ny. Nidia afni berusia 8 bulan dengan PB 68 cm dan BB 11, 5 kg. Tn. Ricky dan ny. Nidia merupakan pengusaha sukses. Tn. Ricky dan Ny. nidia memiliki postur tubuh yang besar dengan BB berlebih karena kesibukan mereka mengharuskan bekerja dalam keadaan duduk lebih dari 8 jam, serta sehari-harinya mengkonsumsi fast food, dan bayinya sejak berumur 1 bulan diurus oleh babby sitter. Afni diberi susu formula dengan komposisi yang kental persajinya dengan tambahan gula. Selain itu , sejak umur 3 bulan sudah diberi makan oleh pengasuhnya setiap afni rewel pengasuhnya langsung memberikan makan. Afni tanpak sangat gemuk dibandingkan bayi lain seusianya, namun orangtuanya bangga dengan postur tubuh anaknya. Afni diberi susu formula dengan takaran susu dancow balita 10gram/ 30 ml dengan tambahan gula pasir 1 sdt, sekali ngedot 180 ml, sebanyak8x sehari, serutan pisang ambon 50gram, dan bubur sun beras merah 30gram/porsi, diberikan 3x sehari. Pertanyaan : 1. Kaji kasus dengan NCP 2. Hitung kebutuhan energi dan zat gizi sehari 3. Rencanakan intervensi gizi, termasuk susunan menu sehari dan merencanakan konsultasi gizi dan rencana monitoring.

Kasus Obes Anak dietetik

Page 1

RECALL AN. AFNI waktu 8x/hari susu menu bahan makanan dancow balita gula pasir 3x/hari bubur sun sun beras merah berat energi 10 5 30 46,4 19,3 13,8 energi total(x8) 371,2 154,4 (x3) 41,4 (x3) 3x/hari serutan pisang TOTAL pisang ambon 50 46 138 705 0,5 3,40 0,7 protein 2,2 0 (x3) 2,1 (x3) 1,5 21,20 0,3 2,80 0,6 protein total(x8) 17,6 1,9 0 (x3) 1,8 (x3) 0,9 17,90 11,7 23,50 1,6 lemak lemak total(x8) 15,2 5,2 5 karbohidrat

Identitas Klien Nama Usia BB PB : AN. AFNI : 8 BULAN : 11, 5 kg : 68 cm

Recall

Kebutuhan

Energi Protein Lemak Karbohidrat

= = = =

705 21, 20 17, 9 121, 9

Energi Protein Lemak Karbohidrat

= = = =

646, 8 16 14 114, 2

Kasus Obes Anak dietetik

Page 2

Skrinning Gizi Resiko Ringan Berat badan turun 2,5-5 kg dalam 6 bulan terakhir RBW = 80 - 120 % IMT = 20 25 kg/m2 Mual/muntah ringan, diare Nafsu makan turun Gangguan mengunyah atau menelan Hipertensi Atherosklerosis, peningkatan profil lemak darah Menjalani operasi ringan Anemia Ulkus Resiko Sedang Berat badan turun 5-7,5 kg dalam 6 bulan terakhir RBW = 70 80 % atau 120 130 % IMT = 17 18 atau 30 35 kg/m2 Mual/muntah berkepanjangan, diare Tidak ada nafsu makan Decubitus ringan dan atau terbuka lainnya Gagal ginjal Stadium awal penyakit kanker dan/ kemoterapi Menjalani operasi berat Diabetis tidak terkontrol Gangguan saluran cerna, pendarahan saluran cerna Menderita penyakit jantung kongetiv Stroke Albumin 2,8 3,1 mg/dl Total limphosit 900 1200 sel/m3 Depresi sedang Lainnya Resiko Tinggi Berat badan turun > 7,5 kg dalam 6 bulan terakhir RBW = < 70 % atau > 130 % IMT = < 17 kg/m2 atau > 35 kg/m2 Malabsorbsi Mendapat makanan perantara dan/MLP Decubitus berat atau luka terbuka yang tak kunjung sembuh Menderita penyakit pankreas berat Kanker stadium lanjut dengan kekeksia Menjalani operasi saluran cerna Malnutrisi Pasien di ICU luka bakar

Istirahat ditempat tidur Dehidrasi ringan Albumin 3,2 3,4 mg/dl Total limphosit 1200 1500 sel/m3 Depresi ringan Demam ringan

Mengalami sepsis Trauma multiple Albumin < 2,8 mg/dl Total limphosit < 900 sel/m3 Depresi berat Lainnya

Kesimpulan : An. Afni memiliki IMT dan Z- score yang menunjukkan status gizinya Obes. Dari hasil tersebut An. Afni beresiko ringan. Ahli gizi : Syaifuddin

Kasus Obes Anak dietetik

Page 3

Antropometri

A. -

NUTRITION ASSESMENT Berat Badan 11,5 kg Panjang Badan 68 cm Berat Badan Idaman = (umur dlm Bulan : 2) + 4 = (8 : 2 ) + 4 = 8 kg

Biokimia Klinis/Fisik

Afni diasuh oleh baby sitter karena orangtuanya sibuk bekerja ,afni di afni diberi susu formula dengan takaran
susu dancow balita 10gram/ 30 ml dengan tambahan gula pasir 1 sdt, sekali ngedot 180 ml, sebanyak8x sehari, serutan pisang ambon 50gram, dan bubur sun beras merah 30gram/porsi, diberikan 3x sehari. Dietary History / RiwayatMakan Audit Gizi - E - P = =

( Baik ) ( lebih ) ( lebih ) ( Baik )

- L - KH AktivitasFisik -

= =

Nutrition Diagnosa Domain Intake NI- 2.2

Kelebihan intake makanan dan minuman oral yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan terhadap kecukupan kebutuhan makanan dan minuman oral serta kurangnya nilai dari perubahan kebiasaan, competing values dibuktikan dengan intake lemak berlebih sebesar 127 %. Dan protein berlebih sebesar 132,5 %.

Kasus Obes Anak dietetik

Page 4

NI-51.2

Kelebihan intake lemak yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan yang berhubungan dengan makanan dan nutrisi serta kepercayaan atau sikap yang salah terhadap makanan, nutrisi dan topik-topik yang terkait dengan nutrisi dibuktikan dengan intake lemak berlebih sebesar 127 %.

NI-52.2

Kelebihan intake protein yang disebabkan oleh kepercayaan/sikap yang salah terhadap makanan, nutrisi dan topik-topik yang terkait dengan nutrisi dibuktikan dengan intake protein berlebih sebesar 132,5 %. Domain Klinis NC-3.3 dan

Berat badan lebih yang disebabkan oleh kelebihan pola makan yang salah

kepercayaan/keyakinan/persepsi yang salah terhadap makanan, zat gizi dan masalah tertentu terkait dengan zat gizi dengan hasil z-score berdasarkan indeks BB/U = 3,27 (Berat badan lebih) dan BMI/U = 6, 11 (sangat gemuk (obes)).

Domain Prilaku NB-1.2

Kepercayaan yang salah/sikap tentang pangan dan gizi disebabkan oleh mendapatkan informasi yang tidak benar mengenai makanan/zat gizi serta kebiasaan makan tidak untuk memenuhi kebutuhan zat gizi (contoh PICA) mungkin pola makan asal kenyang dibuktikan dengan Afni diberi susu formula dengan komposisi kental persajinya dengan tambahan gula dan setiap Afni rewel pengasuhnya langsung memberikan makan

Kesimpulan Berdasarkan nutrition diagnosa diatas, lebih memprioritaskan pada domain perilaku, untuk konsumsi makanan Afni agar pengasuhnya bisa lebih melengkapi dengan meningkatkan konsumsi sayur serta buah, mengurangi kebiasaan konsumsi susu yang berlebihan dan tambahan gula hanya dikarenakan Afni rewel Dengan begitu diharapkan bisa membantu mengatasi masalah yang ada di domain intake maupun domain klinisnya.

Kasus Obes Anak dietetik

Page 5

Nutrition Intervention 1. Tujuan diet Jangka Pendek : Memberikan asupan gizi yang tidak berlebihan untuk bayi Jangka Panjang : Memperbaiki pola makan agar menjadi lebih baik serta mengupayakan perubahan sikap dan perilaku sehat yang dilakukan oleh orang tua maupun pengasuh anak terhadap makanan yang diberikan. 2. 3. Jenis Diet : Perhitungan zat gizi dan cairan

- Umur = 8 bulan - BBI = umur dalam bulan : 2 + 4 = - BB/U


Z-Score =

= 8 kg

= 3, 27 (Status gizinya adalah Berat badan sangat lebih)

- BB/PB
Z-Score = - BMI/U BMI = Z-Score = x 10000 = 24,87 kg/cm2

= 4, 75 (Status gizinya adalah sangat gemuk(obes))

= 6,11 (Status gizinya adalah Sangat gemuk (Obes))

Jadi kesimpulan dari 3 indeks pengukuran tersebut An. Afni dinyatakan obes.

- Energi AMB SDA = 55 kkal x 8 = 10% x 440 x 440 x 440 x 440 = 440 = 44 = 52, 8 = 66 = 44 646, 8 kkal kkal kkal kkal kkal+ kkal

Pertumbuhan = 12 % Aktifitas Fisik = 25 % Feses = 10 %

Kebutuhan energi

Kasus Obes Anak dietetik

Page 6

Kebutuhan Zat Gizi : Protein Lemak = = 2 gram x 8 (BBI) = = 16 gram 14 gram

20 % x 646, 8 kkal 9 kkal

Karbohidrat

E(Px4+Lx9) 4 kkal 646, 8 kkal (16 gram x 4) + (14x9)

114, 2 gram

4 kkal

1. Prinsip Diet : - Energi cukup - Protein cukup - Lemak rendah - Karbohidrat rendah - Vitamin Mineral Cukup - Tinggi Serat 2. Syarat Diet : - Energi diberikan cukup sebesar 646, 8 kkal ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan sumber energi. - Protein diberikan cukup sebesar 16 gram untuk memenuhi kebutuhan, memberikan rasa kenyang dan menunjang pertumbuhan. - Lemak diberikan cukup sebesar 14 gram untuk menyediakan alat transpor vitamin larut lemak. - Karbohidrat diberikan cukup sebesar 114, 2 gram sebagai sumber energi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. - Vitamin dan mineral cukup untuk saluran cerna dan mencegah konstipasi.
Kasus Obes Anak dietetik Page 7

- Tinggi serat diberikan agar dapat merangsang peristaltik usus agar defekasi berjalan normal. - Mengurangi asupan makanan yang berlebihan.

3. Bentuk makanan 4. Frekuensi

: Makanan lumat : 3x ASI Pukul 06.00 WIB, 14.00 WIB, 20.00 WIB 3x makanan lumat Pukul 08.00 WIB, 12.00 WIB, 18.00 WIB 2x serutan buah Pukul 10.00 WIB, 16.00 WIB

5. Rute

: Pemberian makanan /minuman melalui oral

6. Edukasi gizi melalui konsultasi gizi : - Topik - Sasaran - Alat Peraga - Waktu - Materi - Metode 7. : Asupan Gizi Seimbang Untuk Obesitas Pada Anak : Orang Tua Afni/Pengasuh : Food Model/Leaflet : + 30 menit : Prinsip gizi seimbang pada kegemukan/obesitas pada anak. : ceramah, diskusi dan tanya jawab

Monitoring dan Evaluasi Memonitor asupan makanan klien apakah sudah sesuai dengan kebutuhan atau tidak. Memonitor jenis makanan yang diberikan apakah sesuai dengan anjuran atau tidak Jangan sampai ada pemberlakuan diet untuk anak kecil karena dalam masa pertumbuhan. Memperbanyak makan bahan makanan sumber tinggi serat seperti sayur dan buah. Jangan memberikan asupan makanan secara berlebihan.

Kasus Obes Anak dietetik

Page 8

Menu anjuran An. Afni Waktu pagi 06.00 Menu Susu bahan dancow balita berat energi 20 116 protein 3,5 lemak 3,8 karbohidrat 15,5

08.00

bubur sun

bubur sun beras merah

20

9,2

0,4

0,4

1,6

10.00 siang 12.00

buah serut

pisang

50

46

0,5

0,3

11,7

nasi tim tahu Wortel

beras wortel tahu

30 15 15

108,3 2,9 7,6

2 0,1 0,8

0,2 0 0,7

23,9 0,9 0,5

14.00

Susu

dancow balita

20

116

3,5

3,8

15,5

sore 16.00 buah serut pepaya 50 19,5 0,3 0,1 4,9

malam 18.00

nasi tim Bayam hati

beras bayam kaldu hati

20 5 10 5

72,2 1,9 0,8 7,9

1,3 0,2 0,1 0,5

0,1 0 0 0,3

18,9 0,4 0,3

20.00

susu

dancow balita

20

116 624,3

3,5 16,7

3,8 13,5

15,5 109,6

total

Kasus Obes Anak dietetik

Page 9