Anda di halaman 1dari 6

Sumur Bor Dalam Artesis | Sumur Artesis | Service Pompa | Air Bau | Air ...

http://servicepompa.blogspot.com/p/tahapan-pengengeboran.html

Lainnya

Blog Berikut

Home

Company Profile

Produk & Jasa

Daftar Harga

Kendala Teknis

Tek

1 of 6

11/12/2013 1:45 PM

Sumur Bor Dalam Artesis | Sumur Artesis | Service Pompa | Air Bau | Air ...

http://servicepompa.blogspot.com/p/tahapan-pengengeboran.html

kimia). Pengeboran inti hanya memungkinkan dilakukan dengan metod pengeboran putar, dan panjang inti bor pada setiap run pengebora akan dibatasi oleh panjangnya stang bor itu sendiri. Untuk pengeboran yang dalam akan lebih efektif menggunakan siste wireline (core barrel diangkat cukup menggunakan sebuah kawat yan ditarik dari atas). Sampel yang didapatkan dalam pengeboran inti adala inti bor dan cutting. Dalam pengeboran non (membuat lubang tanp memperoleh inti bor). Pengeboran non inti bisa dilakukan denga metode pengeboran putar, tumbuk (cable tool), auger, bor bangka, dll. Dalam pengeboran non inti ini interpretasi bawah permukaan mela cutting yang terangkat ke permukaan oleh fluida bor. Akura interpretasi geologi akan menemui banyak kelemahan terutama dala ketepatan penentuan kedalamannya. Hal penting dalam pengeboran no inti adalah bidang gerus (berai) mata bor yang lebih luas. 3. Tahapan Pengeboran Air Untuk pengeboran air perlu dilakukan beberapa tahapan yan diantaranya adalah pengeboran awal (pilot-hole), pengujian geofisik (well-logging), pembesaran lubang (reaming), konstruksi sumu pembersihan lubang sumur (development), dan pengujian pomp (pumping-test). 3.1. Pengeboran awal (pilot-hole) Pengeboran awal (pilot-hole) dilakukan guna untuk mengetahui litolo secara rinci. Biasanya menggunakan mata bor jenis tricone denga diameter 6 hingga kedalaman melebihi konstruksi sumur yan direncanakan. 3.2. Pembesaran lubang bor (reaming) Tujuan dari proses ini adalah untuk mendapatkan kemudahan dala pemasangan pipa dan saringan (konstruksi), yang antara lain adalah: a. Pemasangan pipa penghantar saat pengisian gravel dan groutin cement b. Peletakan pipa piezometer (kalau ada) c. Pemasangan pipa pelindung sementara 3.3. Konstruksi sumur Proses konstruksi pemasangan pipa cassing sumur harus secepatny dilakukan sesegera mungkin setelah selesai proses pengeboran, untu menghindari terjadinya ambrukan atau keruntuhan pada dinding sum yang telah tersedia. Konstruksi sumur disesuaikan dengan ha pengukuran penampang lubang bor. a. Pengisian gravel Gravel berfungsi sebagai pengikat cassing agar terpasang lebih koko

2 of 6

11/12/2013 1:45 PM

Sumur Bor Dalam Artesis | Sumur Artesis | Service Pompa | Air Bau | Air ...

http://servicepompa.blogspot.com/p/tahapan-pengengeboran.html

dan sekaligus juga berfungsi sebagai saringan (filter) yang dimasukka pada ruang yang tersedia antara lobang sumur dengan pipa cassin Gravel yang digunakan biasanya berukuran antara 2 - 5mm dimasukka melalui pipa penghantar berukuran 1,5 dari dasar sumur hingg kedalaman yang direncanakan. Bersamaan dengan pengerjaa pengisian gravel, dilakukan juga pemompaan lumpur (spulling) da pompa melalui ruang pipa konstruksi. Pekerjaan ini harus dilakuka agar lumpur sisa pengeboran dapat dikeluarkan melalui dinding pip konstruksi dan dinding lubang bor tempat posisi gravel berada denga menutup ruangan di dalam pipa konstruksi. Spulling tersebut bertujua untuk membuat gradasi gravel yang dimasukkan agar dapat tersusu dengan baik dan padat. b. Grouting cement Grouting cement adalah pemasangan adonan semen yang diletakkan atas permukaan gravel (ruang antara dinding pipa konstruksi denga dinding lubang bor) melalui pipa penghantar berukuran 1,5, selanjutny pipa tersebut dibuka kemudian diangkat satu persatu sehingga adona semen mencapai permukaan sumur. 3.4. Pembersihan sumur (Development) Pembersihan sumur ini dapat dilakukan melalui beberapa tahapan, yan antara lain adalah sebagai berikut: a. Pengocokan mekanis (surging) Pengocokan mekanis dilakukan dengan cara menaik-turunkan stan bor atau pipa di antara stang bor atau pipa penghantar yang tela dipasang alat plunger, biasanya diletakkan di dalam pipa jamban Pengocokan mekanis dilakukan berkali-kali sampai kondisi air terlih cukup jernih. Pengocokan mekanis ini dilakukan antara lain bertujuan untu mengeluarkan kotoran yang ada di dalam sumur (saat ditekan menghisap air dari akuifer ke dalam sumur sehingga kondisi lump yang kental menjadi encer (saat ditarik) serta kotoran-kotoran yan menempel dalam saringan terbawa ke dalam sumur, membantu prose pemadatan dan gradasi gravel (saat ditarik). b. Metode pembersihan lubang Pembersihan lubang dilakukan dengan fluida (sirkulasi langsung ata normal), fluida (udara, air, atau lumpur) dipompa dengan tekanan k bawah melalui stang bor, mata bor, dan kemudian membawa cutting k permukaan di antara dinding lubang bor dan stang bor. Pembersiha dengan fluida (sirkulasi terbalik), pada metode ini fluida dipompa k bawah melalui lubang di antara dinding lubang bor dan stang bo kemudian melewati mata bor, dan naik ke atas melalui lubang di dala

3 of 6

11/12/2013 1:45 PM

Sumur Bor Dalam Artesis | Sumur Artesis | Service Pompa | Air Bau | Air ...

http://servicepompa.blogspot.com/p/tahapan-pengengeboran.html

stang bor. 4. Kedalaman dan Ukuran Lubang Bor Kedalaman dan ukuran lubang bor sangat ditentukan oleh tip pengeboran yang dilakukan. Tipe pengeboran harus sesuai denga kedalaman dan ukuran lubang bor yang diinginkan. Sebagai conto misalnya, tipe pengeboran dengan auger tangan hanya dapat digunaka untuk pengeboran yang berkedalaman beberapa meter saja denga ukuran lubang yang kecil. Beberapa tipe pengeboran dapat diaplikasikan pada rentang ukura lubang bor tertentu, cable tool, ukuran lubang 100mm s/d 400mm (4-16 dan sampai kedalaman 1500m (5000ft). Slim rotary (diamond), ukura lubang 30mm s/d 100mm (1-4") dan sampai kedalaman 1500m (5000ft) Tipe pengeboran juga dapat diklasifikasikan berdasarkan aplikasiny seperti cable tool untuk pengeboran air, rotary untuk pengebora minyak, hammer untuk pengeboran pada kuari, dll. Dalam hal klasifikasi lebih banyak ditentukan oleh sifat formasi seperti ditunjukka dalam daftar berikut: 4.1. Pengeboran pada formasi yang terkonsolidasi a. Cable - sampel bagus b. Rotary mud - tingkat penetrasi cepat c. Rotary air - sangat cepat pada formasi yang kering dan kohesif d. Rotary mud reverse - sampel bagus, penetrasi cepat, menjag kondisi dinding e. Auger - murah dan cepat pada formasi kering f. Jetting - murah pada kondisi air yang melimpah 4.2. Pengeboran pada formasi yang stabil (high drillability) a. Rotary - semua fluida memberikan hasil yang bagus b. Cable tool - bagus tetapi lebih lambat c. Hammer - sampling chip dan air, penetrasi cepat d. Diamond coring - lebih lambat dari hammer, sampel lebih sempurna 4.3. Pengeboran pada formasi yang stabil (low drillability) a. Hammer-penetrasi cepat (top-hole bor dangkal dan down-hole untu bor dalam) b. Diamond drills - Informasi lengkap dan inti lebih bagus c. Heavy rotary drills - Murah dan cepat 4.4. Pengeboran pada formasi boulder dan breksi keras Beberapa tipe pengeboran dapat dilakukan dalam berbagai tekn pengeboran, dan aplikasi akan menentukan teknik pengeboran yan digunakan. Dalam hal aplikasi untuk mendapatkan informasi bawa permukaan maka sistem kontrol yang cermat dan interpretasi semu

4 of 6

11/12/2013 1:45 PM

Sumur Bor Dalam Artesis | Sumur Artesis | Service Pompa | Air Bau | Air ...

http://servicepompa.blogspot.com/p/tahapan-pengengeboran.html

indikator pengeboran adalah parameter yang diutamakan. Dala aplikasi untuk lingkungan maka metode pengeboran seharusnya tida memberikan dampak terhadap kualitas sampel kimia maupun biolog Kondisi seperti ini memerlukan modifikasi dalam teknik pengebora Dalam aplikasi yang membutuhkan sampel inti maka metod pengeboran dipilih terhadap proses penetrasi yang stabil sehingga aka memberikan inti yang lebih sempurna yang tertampung dalam co barrel. Transmisi ke mata bor transmisi tenaga. Ahli bor haru mengendalikan dan mengontrol kinerja mata bor dari posisi coll lubang bor. Dalam banyak hal, tenaga diperlukan untuk membuat ma bor bekerja menggali dimana tenaga berasal dari titik collar lubang bo Tenaga harus ditransmisikan ke bawah lubang bor dimana mata b bekerja. Transmisi tenaga dapat berlangsung dengan perantara: a. Cable - pergerakan memutar dari pipa dan stang bor b. Pergerakan axial dari pipa dan stang bor c. Aliran fluida kontrol mata bor d. Transmisi tenaga tidak dilakukan secara efisien, tenaga haru ditransmisikan pada prosedur yang tepat sehingga mata bor aka menggali batuan secara efisien. e. Pada cable tool, kawat (cable) dikontrol melalui dua hal, yai pergerakan yang ditentukan oleh panjang hentakan, tingkat hentaka dan kecepatan pengangkatan atau penjatuhan selama prose hentakan. Pengontrol yang kedua adalah bentuk dan berat peralatan pengebora yang akan menambah tenaga untuk memberaikan batuan. Pada siste pengeboran putar dengan pipa dan stang, mata bor lebih terkontrol ole karena: a. Gaya dorong dan tekanan yang dipertahankan pada rangkaian bor b. Tenaga putaran c. Diameter dari rangkaian bor (berhubungan dengan diameter luban bor) d. Kecepatan putaran e. Kecepatan pergerakan rangkaian bor ke dalam dan keluar luban bor f. Bentuk dan berat dari rangkaian bor

Jasa Pembuatan Sumur Bor | Sumur Artesis | Solusi Air Bersih | Air Kering | Air bau | Air Kuning
Rekom endasi kan i nidiG oogl e

Tidak ada komentar:

5 of 6

11/12/2013 1:45 PM

Sumur Bor Dalam Artesis | Sumur Artesis | Service Pompa | Air Bau | Air ...

http://servicepompa.blogspot.com/p/tahapan-pengengeboran.html

andyrojr. Gambar template oleh enot-poloskun. Diberdayakan oleh Blogger.

6 of 6

11/12/2013 1:45 PM