Anda di halaman 1dari 3

Analisis Kualitas Pelayan Kesehatan Berdasarkan Dimensi Mutu

“Inform-Consent? Ahh... Tidak Perlu!

Disusun Oleh: 1. 2. 3. 4. 5. Wynda Widyastika Triani Ragil Saputri Rafika Farianita Fajri Istiqomah Ulfa Royanah 64114111017 64114111074 64114111107 64114111123 64114111166

PEMINATAN ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN KESEHATAN JURUSAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2014

Efisiensi Pasien menunggu dokter cukup lama untuk diperiksa Keamanan Dokter dengan jelas mengatakan kalau tidak akan Hubungan Antar Manusia Hasil pemeriksaan pasien dan Informasi Perawat kurang ramah dalam melayani pasien (kurang simpatik dalam menjawab pertanyaan pasien) Kenyamanan Pasien menunggu dokter cukup lama untuk diperiksa bertanggungjawab diagnosis dari jika terjadi apadokter tidak apa dengan pasien disampaikan dengan baik kepada pasien Perawat kurang ramah dalam melayani pasien (kurang simpatik dalam menjawab pertanyaan pasien) Tidak ada pemeriksaan penunjang yang dilakukan oleh dokter untuk menegakkan Perawat kurang ramah dalam melayani pasien (kurang simpatik dalam menjawab pertanyaan Hasil pemeriksaan pasien dan diagnosis dari dokter tidak disampaikan Dokter tidak ramah terhadap pasien (kurang simpatik) .. Tidak Perlu! Pengelompokan keluhan pasien berdasarkan dimensi mutu pelayanan kesehatan dari sudut pandang pasien Kompetensi Teknik Tidak ada pemeriksaan penunjang yang dilakukan oleh dokter untuk menegakkan diagnosis Efektivitas Rumah sakit terbesar dan terbaik di Bekasi namun kualitas SDM yang tersedia (dalam hal ini dokter dan pasien) tidak sesuai dengan status Rumah Sakit.Inform-Consent? Ahh..

diagnosis Dokter tidak ramah terhadap pasien (kurang simpatik) pasien) dengan baik Informasi mengenai keadaan pasien dan tindakan operasi yang akan dilakukan tidak disampaikan kepada pasien maupun keluarganya (Inform-Consent tidak dijalankan dengan baik) kepada pasien .