Anda di halaman 1dari 2

Ahmad Safarudin | 10612026

1. 1atm

= 760 torr = 101325Pa = 760 mmHg

2. Detector MS adalah electron multiplier1 3. Prinsip Kerja MS: 4. Dalam ruang pengionan spektrometer massa, dalam keadaan gas dibombardir dengan elektron berenergi tinggi cukup untuk mengalahkan potensial ionisasi pertama senyawa itu. Tabrakan antara sebuah molekul organik dan salah satu elektron berenergi tinggi menyebabkan lepasnya sebuah elektron dari molekul tersebut dan diubah dan terbentuknya suatu ion positif yang berenergi tinggi (ion-ion molekuler atau ion-ion induk), yang dapat pecah menjadi ion-ion yang lebih kecil (ion-ion anak). Lepasnya elektron dari molekul menghasilkan radikal kation. Ion molekuler M+ biasanya terurai menjadi sepasang fragmen, yang dapat berupa radikal dan ion, atau molekul yang kecil dan radikal kation. Dalam spektrometer massa, hanya fragmen yang bermuatan positif yang dideteksi. Ion anak yang terbentuk dalam perjalanan (tidak dalam ruang pengionan) disebut sebagai ion metastabil. Spektrum massa ialah alur kelimpahan versus nisbah massa/muatan (m/e atau m/z) dari fragmen-fragmen itu.2 Menurut Jim Clark3 atom dapat dibelokkan dalam sebuah medan magnet (dengan anggapan atom tersebut diubah menjadi ion terlebih dahulu). Karena partikel-partikel bermuatan listrik dibelokkan dalam medan magnet dan partikel-partikel yang tidak bermuatan (netral) tidak dibelokkan. Urutannya adalah sebagai berikut: Tahap pertama : Ionisasi Atom di-ionisasi dengan emengambilf satu atau lebih elektron dari atom tersebut supaya terbentuk ion positif. Ini juga berlaku untuk unsur-unsur yang biasanya membentuk ion-ion negatif (sebagai contoh, klor) atau unsur-unsur yang tidak pernah membentuk ion (sebagai contoh, argon). spektrometer massa ini selalu bekerja hanya dengan ion positif. Tahap kedua : Percepatan Ion-ion tersebut dipercepat supaya semuanya mempunyai energi kinetik yang sama. Tahap ketiga : Pembelokan Ion-ion tersebut dibelokkan dengan menggunakan medan magnet, pembelokan yang terjadi tergantung pada massa ion tersebut. Semakin ringan massanya, akan semakin dibelokan. Besarnya pembelokannya juga tergantung pada besar muatan positif ion tersebut. Dengan kata lain, semakin banyak elektron yang ediambilf pada tahap 1, semakin besar muatan ion tersebut, pembelokan yang terjadi akan semakin besar. Tahap keempat : Pendeteksian
1 2

Pecsok, et all. 1968. Modern Methods of Chemical Analysis, hlm. 325. Tatang Shabur Julianto, 2003, Penuntun Praktikum Elusidasi Struktur Senyawa Organik, hlm. 27-28. 3 Jim Clark, 2004, http://www.chem-istry.org/materi_kimia/instrumen_analisis/spektrometer_massa1/bagaimana_spektrometer_massa_bekerja/, diakses 29 September 2012

MS bisa digunakan untuk analisis unsur dan senyawaorganik dan anorganik.blogspot. Prinsip XRD merupakan metode analisa nondestruktif yang didasarkan pada pengukuran radiasi sinar-X yang terdifraksi oleh bidang kristal ketika terjadi interaksi antara suatu materi dengan radiasi elektromagnetik sinar X. Ketika ini terjadi.html . Jika energi radiasi yang cukup untuk mengeluarkan sebuah elektron dalam rapat diadakan.5 4 5 http://anekakimia. Prinsip XRF tergantung pada prinsip-prinsip dasar yang umum untuk beberapa metode instrumen lain yang melibatkan interaksi antara berkas elektron dan sinar-x dengan sampel.blogspot. difraksi sinarX ( XRD ). energi dilepaskan karena energi yang mengikat penurunan orbital elektron dalam dibandingkan dengan yang luar.4 8. Diagram lengkap dari spektrometer massa: 5. Ketika bahan-bahan yang gembira dengan energi tinggi. neon dihasilkan sinar-X dapat digunakan untuk mendeteksi kelimpahan unsur-unsur yang hadir dalam sampel. SEM . MS bisa digabung dengan ICP (ICP-MS) dan GC (GC-MS) 7.Sinar-sinar ion yang melintas dalam mesin tersebut dideteksi dengan secara elektrik. Radiasi yang dipancarkan adalah energi yang lebih rendah dari insiden utama sinar-X dan disebut radiasi neon.com/2011/06/analisa-instrumen-xrf.com/2011/06/instrumen-x-ray-difraction-xrd. mereka bisa menjadi terionisasi. Karena energi dari foton yang dipancarkan adalah karakteristik transisi antara orbital elektron yang spesifik dalam elemen tertentu.EDS ).html http://anekakimia. termasuk: X-ray spektroskopi (misalnya. Analisis unsur-unsur utama dan jejak dalam bahan geologi oleh x-ray fluorescence dimungkinkan oleh perilaku atom ketika mereka berinteraksi dengan radiasi. radiasi panjang gelombang pendek (misalnya. sinar-X). dan panjang gelombang dispersif spektroskopi (microprobe WDS ). Suatu kristal memiliki kisi kristal tertentu dengan jarak antar bidang kristal (d) spesifik juga sehingga bidang kristal tersebut akan memantulkan radiasi sinar X dengan sudut-sudut tertentu. atom menjadi tidak stabil dan sebuah elektron terluar menggantikan elektron batin yang hilang. 6.