Anda di halaman 1dari 35

rpp asam basa 2013

rpp asam basa

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) asam-basa SEKOLAH : SMA MATA PELAJARAN : KIMIA KELAS/SEMESTER : XI/II MATERI POKOK : ASAM BASA ALOKASI WAKTU : KOMPOTENSI DASAR DAN INDIKATOR : KD dari KI 1 1. Menyadari adanya keteraturan dari sifat asam basa sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif. INDIKATOR : Mengagungkan kebesaran Tuhan YME Menyadari bahwa ketentuan yang ditetapkan oleh Tuhan YME adalah yang terbaik bagi kita. KD dari KI 2 2. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari. 3. Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam. 4. Menunjukkan perilaku responsive dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan INDIKATOR : Rasa ingin tahu Jujur dalam menggunakan data percobaan untuk membuktikan suatu larutan asam basa (menggunakan data apa adanya dan hasilnya sesuai dengan data percobaan) Teliti dalam mengolah dan menganalisis data (melakukan pembuktian larutan asam basa secara runut dan konsisten terhadap langkah-langkah serta kebenaran hasil) Ulet dalam mencari sumber pengetahuan yang mendukung penyelesaian masalah (dapat menyelesaikan masalah secara runut di awal hingga akhir dengan langkah-langkah yang benar). KD dari KI 3 5. Menganalisis sifat larutan berdasarkan konsep asam basa dan/atau pH larutan.

INDIKATOR : Menganalisis sifat larutan berdasarkan konsep asam basa atau pH larutan, sehingga dapat membedakan teori asam basa

KD dari KI 4 6. Mengajukan ide/gagasan tentang penggunaan indikator yang tepat untuk menentukan keasaman asam/basa atau titrasi asam/basa. INDIKATOR : Mendiskusikan bahan alam yang dapat digunakan sebagai indikator Merancang dan mempresentasikan rancangan percobaan indikator alam dan indikator kimia, untuk menyamakan persepsi Melakukan percobaan indikator alam dan indikator kimia. Mendiskusikan perbedaan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat Merancang dan mempresentasikan rancangan percobaan membedakan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat yang konsentrasinya sama dengan indikator universal atau pH meteruntuk menyamakan persepsi Melakukan percobaan membedakan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat yang konsentrasinya sama dengan indikator universal atau pH meter TUJUAN PEMBELAJARAN : Mengembangkan perilaku rasa ingin tahu, teliti, tekun/ulet, dan saling menghargai pendapat melalui kegiatan diskusi kelompok, tanya jawab, dan penugasan individu. Menumbuhkan kesadaran diri akan keagungan Tuhan YME dan kesadaran akan ketetapan Tuhan YME merupakan ketetapan yang terbaik untuk kehidupan umat manusia melalui kegiatan demonstrasi, mengamati tayangan video atau animasi, dan kegiatan latihan kelompok/individu yang imajinatif. Menganalisis sifat larutan berdasarkan konsep asam basa dan/atau pH larutan. Dengan mengamati kegiatan demostrasi atau percobaan, secara mandiri/ kelompok siswa dapat membuktikan perbedaan asam dan basa melalui indikator-indikator berupa indikator alami dan indikator kimia. Diberikan data hasil percobaan, secara mandiri siswa dapat mebedakan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat dengan indikator universal atau pH meter. MATERI PEMBELAJARAN : Perkembangan konsep asam dan basa Indikator pH asam lemah, basa lemah, dan pH asam kuat basa kuat METODE PEMBELAJARAN : Strategi : Kolaboratif & Kooperatif Metode : demonstrasi, diskusi, penugasan, latihan, dan penugasan.

MEDIA PEMBELAJARAN LCD projector Video /animasi (kimia komputasi) Internet (webpage / webblog) Lembar Kerja Siswa (LKS) Buku-Buku Kimia SMA Kelas XI

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN : Mengamati (Observing) Mencari informasi dengan cara membaca/ melihat/ mengamati dan menyimpulkan data percobaan untuk memahami teori asam dan basa, indikator alam dan indikator kimia, pH (asam/basa lemah, asam/basa kuat) Menanya (Questioning) Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan adakah bahan-bahan disekitar kita yang dapat berfungsi sebagai indikator Apa perbedaan asam lemah dengan asam kuat dan basa lemah dengan basa kuat Mengumpulkan data (eksperimenting) Menganalisis teori asam basa berdasarkan konsep Arrhenius, Bronsted Lowry dan Lewis Mendiskusikan bahan alam yang dapat diguna-kan sebagai indikator Merancang dan mempresentasikan rancangan percobaan indikator alam dan indikator kimia, untuk menyamakan persepsi Melakukan percobaan indikator alam dan indikator kimia. Mendiskusikan perbedaan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat Merancang dan mempresentasikan rancangan percobaan membedakan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat yang konsentrasinya sama dengan indikator universal atau pH meter untuk menyamakan persepsi Melakukan percobaan membedakan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat yang konsentrasinya sama dengan indikator universal atau pH meter Mengamati dan mencatat hasil percobaan Mengasosiasi (Associating) Menyimpulkan konsep asam basa Mengolah dan menyimpulkan data bahan alam yang dapat digunakan sebagai indikator. Menganalisis indikator yang dapat digunakan untuk membedakan asam dan basa atau titrasi asam dan basa Memprediksi pH larutan dengan menggunakan beberapa indikator. Menyimpulkan perbedaan asam /basa lemah dengan asam/basa kuat Menghitung pH larutan asam/basa lemah dan asam/basa kuat

Menghubungkan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat untuk mendapatkan derajat ionisasi ( ) atau tetapan ionisasi ( Ka ) Mengkomunikasikan (Communicating) Membuat laporan percobaan dan mempresen-tasikannya dengan menggunakan tata bahasa yang benar. Mengkomunikasikan bahan alam yang dapat digunakan sebagai indikator asam basa

PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN 1) Tes hasil belajar (penguasaan konsep) kimia menggunakan peskoran (setiap soal diberi skor 1 bila jawaban benar, dan skor nol bila salah). 2) Penilaian Sikap (perilaku) menggunakan rubrik penilaian perilaku 3) Penilaian keterampilan mengolah data hasil percobaan menggunakan rubrik kinerja. Soal dan Kunci Jawaban 1.Penyataan tentang asam : 1. dapat memerahkan kertas lakmus 2. dalam air terionisasi melepaskan ion H+ 3. dapat menghantarkan listrik 4. bersifat korosif 5. merupakan elektrolit kuat empat pernyataan yang benar tentang asam, pernyataan .... 1,2,3,4 2,3,4,5 1,2,3,5 1,3,4,5 Jawaban : A
2. Larutan NaOH 0,1 M menunjukkan daya hantar listrik yang lebih kuat dari pada larutan NH4OH 0,1 M. pernyataan yang benar dari soal di atas adalah .... a. Larutan NH4OH mengandung ion yang lebih banyak dari pada NaOH b. Larutan NaOH mengandung ion yang lebih banyak dari pada NH4OH c. NaOH merupakan basa yang lebih lemah dari pada NH4OH d. larutan NaOH mengandung atom H yang lebih banyak dari pada NH4OH e. Larutan NaOH memiliki derajat ionisasi yang lebih kecil dari pada NH4OH jawaban : B 3. Larutan dibawah ini: HCl , HF, HNO3, NaOH, CH3COOH yang termasuk asam diprotik... HCl HF HNO3 NaOH CH3COOH Jawaban : E

a. b. c. d.

a. b. c. d. e.

4. pH Larutan H2SO4 0,001 M adalah .... a. 2 b. 3 c. 3 - log 2 d. 2 - log 3 e. 3 - log 3 Jawaban : C 5. pH Larutan NaOH 0,01 M adalah .... a. 2 b. 2 - log 2 c. 1 - log 2 d. 12 e. 14 Jawaban : D Pengamatan Perilaku No Aspek yang dinilai

1 1 2 Rasa ingin tahu Ketelitian dalam menggunakan data hasil percobaan dan melakukanperbandingan antara larutan Ketekunan/ keuletan dalam belajar baik secara kelompok maupun individu dalam menyelesaikan masalah yang ada di LKS. Kejujuran dalam mengolah data untuk membuktikan larutan asam basa dan dalam menyelesaikan masalah yang ada di LKS

Skor 2

Keterangan 3

Medan, 2013 Guru Mata Pelajaran

Ikrimah

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Satuan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Alokasi Waktu : SMA : KIMIA : XI/2 : Larutan Asam Dan Basa : Larutan Asam Dan Basa : 2x45 menit

I.

STANDAR KOMPETENSI Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran dan terapannya KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan teori-teori menghitung pH larutan INDIKATOR

II.

asam-basa

degan

menentukan

sifat

larutan

dan

III.

1. Siswa dapat menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Arrhenius 2. Siswa dapat menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Bronsted-Lowry 3. Siswa dapat menuliskan persamaan reaksi asam dan basa menurut Bronsted dan Lowry dan menunujukan pasangan asam-basa konjugasinya 4. Siswa dapat menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Lewis 5. Siswa dapat mengidentifikasi sifat larutan asam, larutan basa dan larutan netral melalui percobaan dengan menggunakan indikator kertas lakmus 6. Siswa dapat memperkirakan pH suatu larutan asam dan basa berdasarkan hasil pengamatan perubahan warna indikator IV. 1. 2. 3. 4. 5. 6. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pelajaran ini diharapkan siswa dapat : Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Arrhenius Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Bronsted-Lowry Menuliskan persamaan reaksi asam dan basa menurut Bronsted dan Lowry dan menunujukan pasangan asam-basa konjugasinya Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Lewis Mengidentifikasi sifat larutan asam, larutan basa dan larutan netral melalui percobaan dengan menggunakan indikator kertas lakmus Memperkirakan pH suatu larutan asam dan basa berdasarkan hasil pengamatan perubahan warna indikator asam dan basa MATERI PEMBELAJARAN

V.

A. KONSEP ASAM DAN BASA 1. Menunjukan Asam dan Basa Berkaitan dengan sifat asam dan basa, larutan dikelompokan kedalam tiga golongan, yaitu larutan asam, larutan basa, atau larutan netral. Untuk menunjukan keasaman dan kebasaan, yaitu dengan menggunakan indikator asam-basa. Indikator asam-basa adalah zat-zat warna yang mampu menunjukan warna berbeda dalam larutan asam dan basa. Sifat asam-basa dari suatu larutan juga dapat ditunjukan dengan mengukur pH-nya. pH adalah suatu parameter yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman larutan. Dimana : Larutan asam mempunyai pH < 7 (pH kurang dari 7) Larutan basa mempunyai pH > 7 (pH lebih dari 7) Larutan netral mempunyai pH=7 pH larutan dapat ditentukan dengan mengunakan indikator pH (indikator universal), atau dengan pH-meter.

2. Teori Asam-Basa Arrhenius Konsep asam dan basa yang dikemukakan oleh Svante August Arrhenius (1859-1927) pada tahun 1884. a. Asam Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang dalam air akan melepaskan ion H+. dengan kata lain pembawa sifat asam adalah ion H+. Dalam air mengalami ionisasi. Contoh : Asam cuka (CH3COOH) H3COOH(aq) CH3COO-(aq) + H+(aq) Asam klorida (HCl) HCl(aq) H+(aq) + Cl-(aq) b. Basa Menurut Arrhenius, basa adalah senyawa yang dalam air dapat menghasilkan ion OH-. Jadi, pembawa sifat basa adalah ion OH-. Basa Arrhenius merupakan hidroksida logam dan dalam air mengion. Contoh : Natrium hidroksida (NaOH) NaOH Na+ + OH Kalsium hidroksida (Ca(OH)2) Ca(OH)2 Ca2+ + 2OHB. TEORI ASAM-BASA BRONSTED-LOWRY DAN LEWIS 1. Pengertian Asam dan Basa Menurut Bronsted dan Lowry Pada tahun 1923 ahli kimia Denmark bernama Johanes N. Bronsted dan Thomas M. Lowry mengemukakan definisi tentang asam dan basa. Menurut Bronsted- Lowry suatu zat pemberi proton (proton donor) disebut asam dan suatu zat penerima proton (proton aseptor) disebut basa. Contoh : HCl (aq) + H2O(l) Cl-(aq) + H3O+(aq)

H2O sebagai basa karena menerima proton dari HCl 2. Pasangan Asam dan Basa Konjugasi Suatu asam, setelah melepas satu proton, akan membentuk spesi yang disebut basa kunjugasi dari asam itu. Spesi itu adalah suatu basa karena dapat menyerap proton dan membentuk kembali asam semula.

Asam

Basa konjugasi + H+

Contoh : HCl Asam

H+ + Proton

ClBasa konjugasi proton akan membentuk suatu spesi yang

Suatu basa, setelah menyerap satu disebut asam konjugasi dari basa itu.

Basa + H+

Asam konjugasi

Contoh : NH3 Basa

H+ Proton

NH4+ Asam konjugasi

Suatu asam hanya melepas proton jika ada basa yang menyerap proton itu. Pada suatu reaksi asam-basa Bronsted-Lowry, asam berubah menjadi basa konjugasinya sedangkan basa berubah menjadi asam konjugasinya. Jadi, pada reaksi asam-basa Bronsted-Lowry terdapat dua pasangan asam-basa konjugasi. Pasangan yang terdiri atas asam dengan basa konjugasinya ditandai dengan Asam-1 dan Basa-1, sedangkan pasangan yang terdiri atas basa dengan asam konjugasinya ditandai dengan Basa-2 dan Asam-2. Rumus kimia pasangan asam-basa konjugasi hanya berbeda satu proton (H+). Contoh : HCl + NH3 Cl+ NH4+ Asam-1 Basa-2 Basa-1 Asam-2

3. Teori Asam-Basa Lewis


Asam adalah senyawa penerima (akseptor) pasangan elektron. Basa adalah senyawa pemberi (donor) pasangan elektron. Contoh : NH3 + H+ NH4+ Dari contoh diatas H+ bertindak sebagai asamlewis sedangkan NH3bertindak sebagai basa lewis.

Dimana NH3 adalah suatu basa karena memberi pasangan elektron, sedangkan ion H+ adalah suatu asam karena menerima pasangan elektron. Semua asam-basa Arrhenius maupun asambasa Bronsted-Lowry memenuhi pengertian asam-basa Lewis. C. IDENTIFIKASI LARUTAN ASAM-BASA MENGGUNAKAN KERTAS LAKMUS Kertas lakmus akan mengalami perubahan warna jika dimasukkan (dicelupkan) pada larutan yang memiliki pH antara 5.0 - 9.0, yang mana pada pH di bawah 7.0 (larutan asam) kertas lakmus akan berwarnamerah sedangkan pada pH diatas 7.0 (larutan basa) kertas lakmus akan berwarna biru. Larutan asam dapat memerahkan kertas lakmus artinya jika kertas lakmus biru dicelupkan pada larutan yang bersifat asam maka warna kertas lakmus tersebut akan berubah menjadi merah, sedangkan jika kertas lakmus merah yang dicelupkan warna kertas lakmus akan tetapmerah. Perhatikan gambar dibawah ini !

Larutan basa dapat membirukan kertas lakmus, artinya jika kertas lakmus merah dicelupkan pada larutan yang bersifat basa, maka warna kertas lakmus tersebut akan berubah menjadi biru. Sedangkan jika kertas lakmus biru yang dicelupkan, warna kertas lakmus akan tetapbiru. Perhatikan gambar dibawah ini !

VI.

Langkah langkah Pembelajaran

Langkah Pembelajaran 1. Kegiatan Awal a. Pendahuluan No

Kegiatan Guru Guru mengucapkan salam pembuka Guru meminta salah satu siswa untuk memimpin doa sebelum memulai pelajaran Guru mencek kehadiran siswa Peserta Didik Siswa menjawab salam Siswa berdoa

Alokasi Waktu

b. Apersepsi dan motivasi -

Siswa mendengarkan dan menjawab

7 menit

Guru memimpin diskusi kelas untuk mengungkap pengetahuan siswa mengenai asam atau basa dengan keadaan Siswa mendengarkan yang ada disekitar dan memperhatikan Pra eksperimen, guru

Siswa menjawab dan menyebutkan contoh larutan asam dan basa

memberikan penjelasan cara menguji larutan asam dan basa Guru menginformasikan kepada siswa tujuan yang hendak dicapai pada kegiatan percobaan larutan asam dan basa 2.

Siswa mendengarkan

Kegiatan Inti a. Tahap penyajian materi Guru membagikan hand Siswa menerima hand out out Guru menyajikan Siswa memperhatikan informasi dan mendengarkan b. Tahap kegiatan tentang larutan asamkelompok basa menurut para ahli Guru membagi siswa dalam 2 kelompok. Siswa membentuk dua buah kelompok terdiri dari 2-4 orang. 15 menit

Siswa menerima Guru memberikan reading guide (LKPD) reading guide (LKPD) yang diberikan guru kepada siswa sebagai panduan pengamatan pada saat melakukan percobaan Guru memberikan arahan Siswa mempersiapkan kepada siswa untuk diri untuk melakukan percobaan menyiapakan alat dan bahan yang sudah dibawa dari rumah Guru membimbing siswa dalam melakukan Kemudian melakukan percobaan percobaan sambil mengisi LKPD (Lembar Kerja Peserta c. Tahap pelaksanaan tes Guru menanyakan kepada Didik). pemahaman siswa dari hasil Wakil kelompok siswa percobaan melakukan presentasi Guru meminta siswa Siswa melakukan untuk menginterpretsi interpretasi data dan dan menyimpulkan hasil menyimpulkan hasil percobaan percobaan Guru mengajak siswa melakukan diskusi Siswa melakukan untuk menyamakan diskusi persepsi tentang larutan

asam dan basa Guru memberikan soal penugasan kepada siswa untuk dikerjakan dan menunjuk siswa untuk Siswa mengerjakan soal mengerjakannya yang diberikan guru

Guru memberikan penghargaan kepada siswa yang mendapat nilai skor tertinggi Siswa merespon guru

3.

Kegiatan Akhir Penutup

Guru membimbing siswa menyimpulkan berdasarkan tujuan pembelajaran Guru menutup pelajaran dan mengucapkan salam

Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran Merespon dan menjawab salam

8 menit

VII.

MODEL/STRATEGI/METODE/PENDEKATAN PEMBELAJARAN Model : Konstruktivisme Strategi : Contextual Learning Pendekatan : Pendekatan konsep Metode : Ceramah, diskusi, praktikum, presentasi dan pemberian tugas

VIII. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. Sumber Pembelajaran Buku-buku IPA Kimia SMA
Purba.Michael.2006.Kimia untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga. Unggul S.2006.Kimia untuk SMA Kelas XI. Jakarta : Erlangga. Saptarini.Dyah,dkk.2006.Kimia untuk SMA Kelas XI. Jakarta :Ganeca.

2. Media Pembelajaran LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik), alat dan bahan untuk percobaan LCD dan Laptop IX.
A.

PENILAIAN
Kognitif, diharapkan siswa:

1. Dapat menjelaskan pengertian asam dan basa 2. Dapat mengidentifikasi sifat larutan asam dan basa dengan menggunakan kertas lakmus B. Afektif, diharapkan siswa: 1. Mendengarkan penjelasan guru dengan aktif. 2. Mengajukan pertanyaan apabila ada materi yang belum dipahami kepada guru. 3. Dapat menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Psikomotor, diharapkan siswa: Mengenali yang mana larutan asam dan larutan basa.

C.

Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD)


Nama Anggota Kelompok : 1. 2. Tanggal : Topik : Larutan asam dan basa : Mengetahui mana larutan asam, larutan basa dan larutan netral dengan indikator asam-basa Alat dan bahan : Gelas kimia 6 buah Kertas lakmus merah dan biru Larutan cuka Larutan sabun Aquades Larutan jeruk Larutan aki

Tujuan

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Cara kerja : 1. Menyiapkan 10 buah gelas kimia dengan ukuran sedang 2. Masukkanlah 5 jenis larutan yang telah disediakan kedalam masing-masing tabung 3. Mengambil kertas lakmus merah dan biru masing-masing satu

4. Mencelupkan kertas lakmus kedalam larutan cuka dengan perlahan secara bergantian. Perhatikan warna apa yang terjadi pada kedua kertas lakmus setelah dicelupkan kedalam larutan cuka 5. Dengan cara yang sama lakukan dengan mencelupkan kertas lakmus merah dan biru kedalam larutan sabun, aquades, larutan jeruk, dan larutan aki. 6. Catatlah hasil pengamatan pada tabel!
Tentukanlah sifat larutan, apakah asam, basa, atau netral. Tentukan pula pH-nya apakah > 7, < 7, atau = 7. Kemudian berikan kesimpulan!

No. 1 2 3 4 5

Bahan/larutan Larutan cuka Larutan sabun Aquades Larutan jeruk Larutan aki

Kertas Lakmus Merah Biru

Sifat Larutan ...

>7

pH <7

=7

Kesimpulan :...
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 1. IDENTITAS MATA PELAJARAN a. Nama Sekolah b. Kelas c. Semester d. Program e. Mata pelajaran f. Jumlah Pertemuan g. KKM : 78 : SMA Negeri 14 Bandung : XI : Dua (Genap) : Umum : Kimia : 1 ( satu)

2. 4.

STANDAR KOMPETENSI Memahami sifat sifat larutan asam basa, metode pengukuran, dan terapannya

3. KOMPETENSI DASAR 4.2 Menghitung banyaknya pereaksi dan hasil reaksi dalam larutan elektrolit dari hasil titrasi asam dan basa

4. INDIKATOR

Menentukan konsentrasi asam atau basa dengan titrasi Menentukan indikator yang tepat digunakan untuk titrasi asam dan basa

5.

TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah melakukan kegiatan pembelajaran melalui praktikum dan diskusi diharapkan peserta didik dapat: Menentukan konsentrasi asam atau basa dengan titrasi Menentukan indikator yang tepat digunakan untuk titrasi asam dan basa

6 . MATERI AJAR . 1. Menghitung konsentrasi zat lewat titrasi 2. Indikator yang digunakan untuk titrasi 3. Titik ekuivalen 4. Titik titrasi 5. Tata cara titrasi (materi lebih rincinya cari sendiri ya.. :) 7 . ALOKASI WAKTU : 2 X 45 menit (2 JP)

8 . METODE , PENDEKATAN DAN STRATEGI . 1. Metode : Praktikum dan diskusi 2. Pendekatan : Keterampilan Proses 3. Strategi : Cooperative learning 9 . KEGIATAN PEMBELAJARAN

Rincian Kegiatan a. b. c. d. -

Waktu

PBKB Religius

Kegiatan Awal Siswa menjawab salam dari guru Siswa diperiksa kehadirannya oleh guru dan guru mengkondisikan kelas 5 menit Siswa mempersiapkan buku pelajaran kimia dan alat tulis. Siswa diingatkan kembali tentang materi sebelumnya Cara menghitung pH larutan, ada yang masih ingat? Bisakah kita menentukan konsentrasi zat dalam larutan dengan diketahui konsentrasi zat lain? Dengan cara apa? - Nah, hari ini kita akan melakukan percobaan, dengan tujuan untuk menentukan konsentrasi HCl dengan cara titrasi asam basa e. Guru memberikan penekanan bahwa hari ini akan praktikum tentang titrasi asam basa dengan menuliskan judul pembelajaran Titrasi Asam Basa dan menuliskan tujuan praktikum. Kegiatan Inti. a. Siswa menerima LKS (lampiran 1) b. Siswa menyimak demontrasi tentang cara titrasi

Disiplin

c. d. e.

f. g.

Siswa memulai praktikum -praktikum selesai dilaksanakan Siswa mengisi pengamatan yang ada di LKS dan menjawab pertanyaan. Siswa dan guru diskusi hasil percobaan yang telah dilakukan -ada yang mau ke depan untuk mengisi tabel dan pertanyaan? Bagaimana cara mengitung konsentrasi HCl? Masing masing kelompok menyebutkan hasil diskusinya. Kelompok terbaik menerima reward

40 menit Mandiri

30 menit

Rasa ingin tahu Kreatif Demokratis

Penutup - siswa menyimpulkan hasil pembelajaran titrasi asam basa Guru: jadi, Apa itu titasi asam basa? Berapa konsentrasi HCl yang diperoleh?

15 menit
10 . PENILAIAN HASIL BELAJAR * Prosedur Penilaian Jenis Penilaian 1.Sikap 2.Lisan 3.Ulangan Harian Bentuk instrumen 1. Observasi 2. Uraian singkat, 3. Uraian, Pilihan ganda 11. SUMBER BELAJAR a. Sumber : Sunarya, Y.2009. Mudah dan Aktif belajar kimia kelas XI.Jakarta : Pusat Perbukuan,Departemen Pendidikan Nasional Lembar Kerja Siswa b. Alat : alat praktikum, papan tulis

Lampiran 1 Nama: Kelompok: Kelas: LEMBAR KEGIATAN SISWA Titrasi Asam Kuat dan Basa Kuat

A. Tujuan Menentukan konsentrasi larutan HCl berdasaran data hasil percobaan titrasi asam basa B. Dasar Teori Titrasi merupakan suatu metode untuk kadar suatu zat dengan menggunakan zat lain yang sudah diketahui konsentrasinya. Titrasi asam basa pada dasarnya merupakan reaksi penetralan asam oleh basa atau sebaliknya. Dalam melakukan titrasi, larutan yang dititrasi disebut titrat dimasukkan ke dalam labu erlenmeyer, sedangkan larutan penetrasi disebut titran dimasukkan ke dalam buret. Kita bisa menghitung kadar titrat denga menggunakan data volume titran yang diperlukan untuk mencapai titik ekuivalen. Titik ekuivalen merupakan pH pada saat asam dan basa tepat ekivalen. Untuk memperoleh ketepatan hasil titrasi maka titik akhir titrasi dipilih sedekat mungkin dengan titik ekuivalen. Contoh titrasi asam kuat dan basa kuat adalah titrasi HCl-NaOH. Jika indikator PP yang digunakan pada titrassi HCL-NaOH, titrasi dilakukan sampai aFenoftalein berubah menjadi tak berwarna karena itu adalah titik terdekat untuk mendapatkan titik ekuivalen.

C. Alat dan Bahan Alat:

1. Buret
2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Labu erlenmeyer Pipet volume Gelas kimia Corong Pipet tetes Statif dan klem Botol semprot

1 buah 2 buah 1 buah 1 buah 1 buah 2 buah 1 set 1 buah

Bahan: 1. 2. 3. 4. Larutan HCL Larutan NaOH Fenoftalen Aquades 20 mL

50 mL secukupnya secukupnya

D. Langkah kerja 1. Susunlah alat titrasi sesuai dengan gambar dibawah ini

2. Isi buret dengan larutan NaOH 0,1 M sampai permukaan atasnya berada tepat di angka 0 3. Isi labu erlenmeyer dengan 10 mL larutan HCl 10 mL dan tetesi dengan 2 tetes fenoftalin 4. Tempatkan labu erlenmeyer berisi larutan HCl tersebut tepat di bawah kran buret seperti yang tampak pada gambar 5. Secara perlahan-lahan buka kran dan alirkan larutan NaOH dalam buret ke dalam labu erlenmeyer tersebut 6. Goyang-goyangkan labu erlenmeyer tersebut menggunakan tangan kanan sehingga larutan NaOH yang mengalir dari buret bercampur dengan merata 7. Ketika tetesan larutan NaOH mulai menimbulkan perubahan warna saat bercampur dengan larutan HCl, kurangi aliran larutan NaOH dengan memperkecil celah kran buret 8. Hentikan titrasi ketika warna larutan berubah menjadi warna pink seulas. 9. Catat volume larutan NaOH yang terpakai 10. Ulangi titrasi dengan 10 mL HCl yang kedua. 11. Hitung konsentrasi larutan HCl berdasarkan data volume NaOH yang terpakai.

E.

Hasil Pengamatan Isilah tabel pengamatan berdasarkan percobaan yang telah dilakukan!

Titrasi ke 1 2
F.

Volume HCl (mL)

Volume NaOH 0,1 M (mL) Awal (V1) Akhir (V2) Terpakai (V2-V1)

Pertanyaan

1. Tuliskan persamaan reaksi pada titrasi asam basa yang telah Anda lakukan! .................................................................................................................. .................................................................................................................. 2. Apa kegunaan fenoftalein pada percobaan titrasi asam basa? .................................................................................................................. .................................................................................................................. 3. Apakah warna larutan HCl pada labu erlenmeyer ketika : a. Sebelum titrasi?.................................................................................. b. setelah titrasi?..................................................................................... 4. Jelaskan Pengertian titik akhir titrasi? .................................................................................................................. .................................................................................................................. 5. Berapa konsentrasi larutan HCl berdasarkan data hasil percobaan yang telah kamu lakukan? .................................................................................................................. .................................................................................................................. 6. Tuliskan kesimpulan percobaan titrasi asam basa berdasarkan hasil percobaan yang telah anda lakukan! .................................................................................................................. ..................................................................................................................

PENILAIAN/ AUT ENTIC ASESSMENT A. Kognitif

No

Nama

No Soal 2 3 4

Skor

Ket

1. 2.

Ket : Aspek yang d inilai Jawaban siswa yang kurang tepat Jawaban siswa tidak lengkap tapi benar

0-25 2 6-80

Skor

3. B.

jawaban siswa lengkap dan benar Afektif Nama Siswa Kelas : :

81-100

No 1 2 3 4

Pernyatan/ Indikator Bertanya Membaca buku referensi Kerjasama dalam kelompok Ketepatan waktu mengumpulkan tugas
: 5 = sangat baik 4 = baik 3 = cukup 2 = kurang 1 = sangat kurang

Skor

Keterangan

Nilai =

jumlah skor x 100 20

C. Psik omot or Nama Siswa Kelompok Kelas

: : :

No 1 2 3 4 5

Pernyatan/ Indikator Menggunakan jaslab. Membawa alat dan bahan percobaan sesuai perintah guru. Merangkai alat uji daya hantar elektrolit. Keterampilan melakukan percobaan. Mencuci dan membereskan alat -alat percobaan.
: 5 = sangat baik 4 = baik 3 = cukup 2 = kurang 1 = sangat kurang Nilai =

Skor

Keterangan

jumlah skor x 100 25

Mengetahui, Guru Pamong,

Praktikan,

Heru Ekowati , S.Pd

Santi Nur Aisyah

NIP. 196512011988112001

NIM. 0905847

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Sub Materi Alokasi Waktu

: : : : : :

SMP Tunas Karya Pekanbaru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) VII/ Semester II Klasifikasi Benda Unsur, Senyawa, dan Campuran 3 x 40 menit ( 1 kali tatap muka)

A. Kompetensi Inti 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya 3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B.

Kompetensi Dasar 1.1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. Indikator (1) Mengagumi kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai unsur, senyawa dan campuran yang ada bumi. 2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi Indikator :

(1) Memiliki rasa ingin tahu terhadap objek objek yang ada di dalam (2) Menunjukkan ketekunan dan tanggungjawab dalam bekerja baik secara individu maupun kelompok

2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan Indikator (1) Menghargai kerja individu dan kelompok

2.3. Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam memilih penggunaan alat dan bahan untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan Indikator (1) Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab

2.4. Menunjukkan penghargaan kepada orang lain dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi perilaku menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Indikator (1) Menunjukkan penghargaan kepada orang lain dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan 3.2. Mengidentifikasi ciri hidup dan tak hidup dari benda-benda dan makhluk hidup yang ada di lingkungan sekitar Indikator : (1) Mengelompokkan bahan-bahan di lingkungan sekitar berdasarkan konsep asam, basa, dan garam. (2) Membedakan sifat larutan asam, basa, dan garam. (3) Menjelaskan indikator alami dan buatan yang digunakan untuk membedakan asam, basa dan garam. (4) Mengidentifikasi sifat larutan asam, basa, dan garam dengan menggunakan kertas lakmus merah dan biru. 4.2. Menyajikan hasil analisis data observasi terhadap benda (makhluk) hidup dan tak hidup. Indikator : (1) Membuat laporan hasil observasi terhadap larutan asam, basa dan garam. (2) Menyajikan hasil percobaan C. Tujuan Pembelajaran : 1. Melalui studi pustaka, siswa dapat membedakan sifat asam, basa, dan garam. 2. Melalui diskusi, siswa dapat mengelompokkan contoh benda-benda di sekitar berdasarkan konsep asam, basa, dan garam. 3. Melalui studi pustaka, siswa dapat menjelaskan indikator alami dan buatan yang digunakan untuk membedakan asam, basa dan garam. 4. Melalui hasil percobaan dengan menggunakan kertas lakmus merah dan biru, siswa dapat mengidentifikasi sifat larutan asam, basa, dan garam. D. Materi Pembelajaran 1. Campuran homogen adalah larutan. Larutan yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari, berdasarkan sifatnya dapat dikelompokkan menjadi a. asam, b. basa, dan

c. garam.

2. Larutan asam Larutan asam memiliki ciri-ciri, yaitu a. Berasa asam di lidah b. Mengubah kertas lakmus biru menjadi warna merah c. Menimbulkan korosif/ pengkaratan pada logam

Contoh larutan asam a. Asam banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Contoh asam antara lain: jeruk,lemon,tomat,dan sayuran. b. Bahan penambah rasa asam dalam masakan antara lain: cuka dapur dan asam asetat. c. Aki pada kendaraan bermotor mengandung asam sulfat. d. Asam dalam lambung kita berfungsi membantu proses pencernaan makanan. e. Hujan asam terjadi saat kadar gas belerang dioksida (SO2) dan nitrogen oksida ( NO) di atmosfer sangat tinggi,gas ini bereaksi dengan air di atmosfer dan membentuk asam sulfat,asam nitrat dan senyawa asam lainnya ketika hujan air yang dihasilkan bersifat lebih asam dari keadaan normal.

3. Larutan basa Larutan basa memiliki ciri-ciri, yaitu: a. Terasa licin di kulit dan berasa agak pahit di lidah b. Mengubah kertas lakmus merah menjadi biru.

Contoh larutan basa: Basa dalam kehidupan sehari-hari terdapat di sabun mandi,sabun cuci,sampo,pasta gigi,obat maag,dan pupuk.

4. Garam Garam dapur(NaCl) digunakan dalam masakan.

Salah satu reaksi yang membentuk garam adalah reaksi asam dan basa atau reaksi netralisasi. Asam + Basa Garam + Air

Garam dapat digunakan untuk: pupuk,obat-obatan,pengolah makanan,dan bahan pengawet.

5. Indikator Indikator merupakan salah satu cara untuk membedakan asam,basa.

Indikator terbagi 2, yaitu: a. Indikator alami antara lain: kunyit,bunga mawar,kubis merah,kubis ungu,bunga sepatu. b. Indikator buatan antara lain: lakmus biru untuk larutan basa dan lakmius merah untuk larutan asam.

E.

Metode Pembelajaran 1. Pendekatan : Scientific 2. Metode : Pengamatan dan diskusi 3. Model : Discovery Leaning Media Pembelajaran 1. Media Charta atau gambar larutan laboratorium lingkungan Laptop, Infokus 2. Alat / Bahan No. Jenis 1. Jeruk Nipis 2. Pestisida 3. Pupuk urea 4. sabun 5. Cuka 6. Garam 7 Kertas lakmus biru dan merah

F.

Jumlah

3. Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Politeknik Negeri Media Kreatif ________________________________________ . 2013 Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Politeknik Negeri Media Kreatif Lembar Aktivitas Peserta Didik asam, basa, dan garam Sumber lain yang relevan

G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Langkah Model No Deskripsi Kegiatan Discovery 1 Kegiatan Pendahuluan Menciptakan Situasi (Stimulasi) 1). Membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama (menghayati ajaran agama), 2). Menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.

Alokasi Waktu

10

No

Langkah Model Discovery

Deskripsi Kegiatan 3). Prasyarat pengetahuan: Unsur, senyawa, dan campuran 4). Pemusatan perhatian dan pemotivasian: Guru memperlihatkan beberapa benda contoh larutan asam,basa dan garam. 5). Apersepsi melalui tanya jawab: Diantara benda ini manakah yang termasuk asam, basa dan garam? Bagaimana caranya membedakan larutan asam, basa dan garam? 6). Guru menyampaikan tujuan dan manfaat mempelajari asam, basa, dan garam. 7). Membagi siswa dalam kelompok (5-6 siswa/ kelompok)

Alokasi Waktu

Kegiatan Inti Pembahasan Tugas 1). Guru menyampaikan informasi tentang kegiatan yang dan Identifikasi akan dilakukan yaitu mengidentifikasi larutan asam, basa, Masalah dan garam 2). Meminta masing-masing kelompok untuk mencari informasi melalui buku IPA yang ada tentang pengertian/konsep asam, basa, dan garam serta perbedaan asam, basa, dan garam Observasi 3). Siswa mengerjakan LAPD Asam, basa, dan garam dan indikator asam, basa, dan garam Pengumpulan data 4). Siswa mencatat data pengamatan pada kolom data hasil pengamatan di LAPD Pengolahan data 5). Mengolah dan menganalisis data dari pengamatan untuk dan analisis menjawab pertanyaan-pertanyaan di LAPD Verifikasi 6). Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya 7). Penarikan kesimpulan di depan kelas identifikasi Generalisasi membedakan asam, basa, dan garam Kegiatan penutup Generalisasi 1). Bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini serta mendorong peserta didik untuk selalu bersyukur atas karunia Allah SWT berupa benda-benda yang ada dilingkungan sekitar yang bermanfaat bagi kehidupan manusia 2). Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik 3). Melaksanakan test tertulis secara pribadi 4). Menugaskan peserta didik untuk mengerjakan soal evaluasi dirumah dan penugasan mencari informasi manfaat dan contoh asam, basa, dan garam dalam kehidupan sehari-hari 5). Guru mengingatkan pada pertemuan yang akan datang dilaksanakan Ulangan Harian 6). Menutup pelajaran dengan berdoa mengingatkan siswa untuk selalu meningkatkan keimanan kepada Tuhan YME. 100

10

H. Penilaian Hasil Belajar

1. Teknik dan Bentuk Instrumen Teknik Pengamatan Sikap Tes Unjuk Kerja Tes Tertulis

Bentuk Instrumen Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik Tes Uji Petik Kerja dan Rubrik Tes Uraian dan Penilaian

2. Contoh Instrumen a. Lembar Pengamatan Sikap 1). Pengamatan Perilaku Ilmiah No Aspek yang dinilai 1 Mengagumi Tuhan unsur, senyawa, campuran sebagai ciptaan

Keterangan

2 3 4 5

Rasa ingin tahu Kejujuran Tekun Tanggung jawab

No 1

2). Penilaian Perilaku Ilmiah Aspek yang Rubrik dinilai menunjukkan ekspresi kekaguman terhadap asam, basa, dan garam Mengagumi 3 dan/atau ungkapan verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap larutan asam, Tuhan basa, dan garam 2 belum secara eksplisit menunjukkan ekspresi kekaguman atau sebagai ciptaan ungkapan syukur, namun menaruh minat terhadap asam, basa, dan Tuhan garam 1 belum menunjukkan ekspresi kekaguman, atau menaruh minat terhadap asam, basa, dan garam atau ungkapan verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, terlibat aktif dalam Rasa ingin tahu 3 kegiatan kelompok 2 menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan kelompok ketika disuruh 1 Tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok walaupun telah didorong untuk terlibat Jujur dalam hal melakukan pengamatan, mencatat Kejujuran 3 data/mendeskripsikan hasil pengamatan, dan menyusun laporan 2 Jujur dalam hal melakukan pengamatan dan mencatat data/mendeskripsikan hasil pengamatan. 1 Jujur dalam hal melakukan pengamatan. tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik yang bisa Ketekunan 3 dilakukan berupaya tepat waktu. 2 berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas, namun belum menunjukkan upaya terbaiknya 1 tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas dan

Tanggungjawab

3 2 1

tugasnya tidak selesai. Bertanggungjawab dalam hal melakukan pengamatan, mencatat data/mendeskripsikan hasil pengamatan, dan menyusun laporan. Bertanggungjawab dalam hal melakukan pengamatan dan mencatat data/mendeskripsikan hasil pengamatan. Bertanggungjawab dalam hal melakukan pengamatan

b. Lembar Pengamatan Keterampilan Proses 1) Penilaian kinerja melakukan penyelidikan Penilaian No Aspek yang dinilai 1 1 1 Menyiapkan alat dan bahan Melakukan percobaan tentang asam, basa, dan garam Melakukan pengamatan terhadap asam, basa, dan garam Menafsirkan data Mengomunikasikan 2 3

3 4

2) Rubik Penilaian Kinerja Aspek yang dinilai 1 Menyiapkan alat dan bahan Tidak menyiapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan Melakukan percobaan tentang asam, basa, dan garam secara tidak benar. Melakukan pengamatan terhadap asam, basa, dan garam secara tidak benar. Tidak memperoleh kesesuaian antara

Penilaian 2 3

Menyiapkan sebagian Menyiapkan seluruh alat alat dan bahan yang dan bahan yang diperlukan. diperlukan.

Melakukan percobaan tentang asam, basa, dan garam

Melakukan percobaan Melakukan percobaan tentang asam, basa, tentang asam, basa, dan dan garam secara garam secara benar. kurang benar. Melakukan pengamatan terhadap asam, basa, dan garam secara kurang benar. Melakukan pengamatan terhadap asam, basa, dan garam hidup secara benar.

Melakukan pengamatan terhadap asam, basa, dan garam

Kesesuaian antara prediksi dan hasil

Memperoleh Memperoleh kesesuaian kesesuaian rendah tinggi antara prediksi antara prediksi dan

pengamatan

prediksi dan hasil pengamatan yang telah dilakukan. Aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukakan gagasan atau ide, kurang menghargai pendapat siswa lain

hasil pengamatan dan hasil pengamatan yang telah dilakukan. yang telah dilakukan.

Mengomunikasikan

Aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukakan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain

Aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukakan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain

c. Lembar Tes Pengetahuan 1) Soal Topik : Klasifikasi benda Sub Topik Ranah Kognitif Kata kerja operasional Indikator 1 Soal : Asam, basa, dan garam : Pemahaman : Menjelaskan : Mengelompokkan bahan-bahan ke dalam asam, basa, dan garam : Kelompokkanlah bahan-bahan berikut kedalam asam, basa dan garam: a. Asam cuka b. Jeruk nipis c. Soda kue d. Sabun e. Garam : Menentukan sifat larutan asam : Perhatikan pernyataan berikut : a. Bersifat kaustik b. Rasanya asam c. Bersifat korosif d. Rasanya pahit Dari pernyataan tersebut, manakah yang merupakan sifat larutan asam? : Menjelaskan indikator asam, basa, dan garam : Jelaskanlah indikator alami dan buatan yang digunakan untuk membedakan larutan asam, basa dan garam ! : Menentukan sifat larutan basa : Perhatikan pernyataan berikut : a. Mengubah kertas lakmus merah menjadi biru b. Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah c. Tidak mengubah warna kertas lakmus d. terasa licin di tangan Dari pernyataan tersebut, manakah yang merupakan sifat larutan basa?

Indikator 2 Soal

Indikator 3 Soal Indikator 4 Soal

2) Lembar Kunci Jawaban No. soal 1 Kunci Jawaban - Asam : asam cuka dan jeruk nipis. - Basa : soda kue dan sabun. - Garam : garam. Sifat larutan asam ditunjukkan oleh poin b dan c. Indikator alami : kunyit, bunga kembang sepatu dan kubis ungu. Indikator buatan : kertas lakmus merah dan kertas lakmus biru Sifat larutan basa ditunjukkan pada poin a dan d d. Penskoran tes tertulis Uraian Setiap jawaban benar bernilai 5 Setiap jawaban benar bernilai 12,5 Setiap jawaban benar bernilai 5 Setiap jawaban benar bernilai 12,5

2 3 4

No 1 2 3 4

Skor 25 25 25 25

d. Penugasan di rumah 1). Mencari informasi contoh dan manfaat asam, basa, dan garam dalam kehidupan sehari-hari 2). Mengerjakan soal evaluasi 3). Membaca seluruh materi pokok klasifikasi benda Mengetahui, Kepala Sekolah Pekanbaru, Juli 2013 Guru IPA

Zuriati, S.Pd.

Nurhidayati, S.Pd

Membedakan Larutan asam, basa, dan garam Pada pembahasan sebelumnya, sudah dijelaskan bahwa contoh campuran homogen adalah larutan. Pada dasarnya, larutan yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari dapat kita kelompokkan menjadi larutan yang bersifat asam, basa, atau garam. Larutan seperti cuka, sirop, penghilang noda, sabun cuci, sabun mandi, soda kue, dan garam dapur adalah contoh larutan asam, basa atau garam yang banyak kita jumpai setiap hari. 1. Lembar Kegiatan Siswa

LEMBAR KEGIATAN SISWA I

1. Topik 2. Sub Topik 2. Mata Pelajaran 3. Kelas/Semester

: : : :

Klasifikasi Benda Larutan Asam, Basa, dan Garam IPA VII/ 1

4. Waktu Pengerjaan : 25 menit 5. Petunjuk Belajar :

a. Baca secara cermat sebelum anda mengerjakan tugas b. Pelajari materi IPA yang berhubungan dengan sifat larutan asam, basa, dan garam. c. Kerjakan sesuai dengan langkah-langkah sesuai petunjuk Guru

d. Kerjakan dengan cara diskusi dengan teknik yang ditentukan Guru e. Konsultasikan dengan guru bila mengalami kesulitan mengerjakan tugas 6. Tujuan belajar yang akan dicapai: Pada kegiatan ini kamu dapat: 1. mengidentifikasi sifat asam, basa, dan garam dengan menggunakan lakus merah dan biru. 2. Melalui diskusi, siswa dapat membedakan sifat larutan asam, basa, dan garam . 3. Melalui diskusi, siswa dapat mengelompokkan contoh benda-benda di sekitar berdasarkan konsep asam, basa, dan garam .

7. Informasi a. Bacalah dengan cermat uraian materi tentang larutan asam, basa, dan garam. 8. Tugas dan Langkah Kerja Lakukan langkah-langkah berikut. 1. Buatlah air perasan jeruk, larutan sabun, larutan garam dapur, dan larutan soda kue! 2. Tuang setiap larutan dalam gelas kimia/gelas plastik (kemasan air mineral) yang sudah tidak terpakai! 3. Setiap larutan dituang ke dalam gelas yang berbeda! 4. Uji semua larutan dengan kertas lakmus merah dan biru! 5. Amati dan catat apa yang terjadi pada kertas lakmus! Lakukan pengamatan terhadap kegiatan observasi berikut: 1. Apa yang terjadi ketika kertas lakmus merah dan biru dicelupkan ke dalam larutan jeruk? 2. Apa yang terjadi ketika kertas lakmus merah dan biru dicelupkan ke dalam larutan deterjen dan soda kue? 3. Apa yang terjadi ketika kertas lakmus merah dan biru dicelupkan ke dalam larutan mineral dan larutan garam? 4. Jika larutan jeruk merupakan larutan asam, kertas lakmus akan berubah dari warna .... menjadi warna .... 5. Jika larutan soda kue merupakan larutan basa, kertas lakmus akan berubah dari warna ... menjadi warna .... 6. Jika larutan mineral adalah larutan netral, kertas lakmus akan berubah dari warna ... menjadi warna ....

LEMBAR KEGIATAN SISWA II. 1. Topik 2. Sub Topik 2. Mata Pelajaran 3. Kelas/Semester 4. Waktu 5. Petunjuk Belajar: a. Baca secara cermat sebelum anda mengerjakan tugas b. Pelajari materi IPA yang berhubungan dengan Larutan Asam, Basa, dan Garam c. Kerjakan sesuai dengan langkah-langkah sesuai petunjuk Guru : Klasifikasi Benda : Larutan Asam, Basa, dan Garam : IPA : VII/ 1 : 25 menit

d. Kerjakan dengan cara diskusi dengan teknik yang ditentukan Guru e. Konsultasikan dengan guru bila mengalami kesulitan mengerjakan tugas 6. Tujuan belajar yang akan dicapai: Dalam kegiatan ini kamu dapat: 1. menjelaskan indikator buatan sebagai penunjuk sifat marutan asam, basa, dan garam. 2. menjelaskan indikator alami sebagai penunjuk sifat marutan asam, basa, dan garam. 3. mengelompokkan larutan yang bersifat asam, basa dan garam menggunakan indikator buatan. 4. mengelompokkan larutan yang bersifat asam, basa dan garam menggunakan indikator alami. 7. Informasi a. Bacalah dengan cermat uraian materi tentang larutan asam, basa, dan garam. 8. Tugas dan Langkah Kerja 1. Siapkan indikator kembang sepatu dengan cara seperti berikut: a. Potong-potong kembang sepatu. b. Masukkan potongan-potongan kembang sepatu dalam blender, kemudian tambahkan air. c. Blender air dan kembang sepatu. d. Saring dan ambil filtratnya. e. Amati warna filtrat tersebut. 2. Masukkan masing-masing 2 mL larutan uji ke dalam tabung reaksi yang berbeda. Beri kode A, B, C, D, E, F, G pada masing-masing tabung reaksi larutan uji. 3. Teteskan indikator kembang sepatu pada masing-masing tabung reaksi. Perhatikan gambar di samping. 4. Amati yang terjadi dan perhatikan warna masing-masing larutan. 5. Siapkan phenofltalein dalam wadah kaca yang berbeda. 6. Teteskan larutan uji dengan menggunakan pipet tetes ke atas phenolftalein tersebut. Perhatikan gambar di samping. Ulangi langkah-langkah ini untuk masing-masing larutan uji. 7. Amati perubahan warna pada larutan. 8. Apakah kesimpulan dari percobaan ini?

6. Rubrik Penilaian Diskusi Pertemuan 1 Aspek No. Nama Siswa Gagasan Kerja sama Inisiatif 1 2 3 4

Jumlah Nilai Keaktifan Kedisiplinan Skor Ket.

Keterangan Skor : Baik sekali Baik Cukup Kurang = = = = 4 3 2 1

Kriteria Nilai A B C D = = = = 80 100 70 79 60 69 60 : Baik Sekali : Baik : Cukup : Kurang

Skor perolehan Nilai = Skor Maksimal X 100

Rubrik Penilaian Diskusi

1. 2. 3. 4.

Topik : Klasifikasi Benda Sub topik : Asam, Basa, Indikator Kelompok : ................. Kelas /Smt. : VII/1

Berilah tanda check ( V ) pada kolom yang sesuai dengan penilaian Anda! No. Urut A. KUALITAS 1. Persiapan baik 2. Organisasi jelas 3. Memberikan informasi yang didukung oleh fakta / buku 4. Informasi disampaikan dengan jelas 5. Argumentasi 6. Pernyataan (statement) bersifat persuasif B. ETIKA 1. Menghormati argumentasi teman dan tidak emosional 2. Saling mendengarkan dan merespon 3. Tidak menghina (menyela pembicaraan) 4. Tidak mendominasi pembicaraan 5. Secara aktif ikut terlibat C. LAIN-LAIN 1. Cara mengevaluasi atau mengkritik teman 2. Membuat kesimpulan sementara berdasarkan bukti yang disampaikan kedua pihak Skor Kategori Baik sekali Baik Cukup Kurang

Jumlah Keseluruhan

Keterangan: Skor 4: Baik Sekali, Skor 3: Baik, Skor 2: Cukup, Skor 1: Kurang. KRITERIA: 45 ke atas 30-44 15-29 < 14 = A (Baik Sekali & Berkualitas) = B (Baik) = C (Cukup) = D (Kurang memenuhi syarat)