Anda di halaman 1dari 19

PATOFISIOLOGI DAN PENATALAKSANAAN SYOK NEUROGENIK

Dr. Donni Indra Kusuma, Sp.An, Msi.Med

PENDAHULUAN
Syok merupakan gangguan sistem sirkulasi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara volume darah dengan lumen pembuluh darah sehingga perfusi dan oksigenasi ke jaringan tidak adekuat

TIPE SYOK
Syok

Hipovolemik

Distributif

Kardiogenik

Obstruktif

Neurogenik

Sepsis

Anafilaktik

SYOK NEUROGENIK
Syok yang melibatkan vasodilatasi yang luas karena tonus vaskuler simpatis yang hilang sehingga menyebabkan vasodilatasi secara umum
Cervical spine MRI of a patient with SCI: C4 fracture and dislocation, spinal cord compression

Trias Neurogenik Syok


HIPOTENSI

BRADIKARDI

VASODILATASI PERIFER

ETIOLOGI
Disfungsi saraf simpatis disebabkan oleh trauma tlg belakang dan spinal syok (Trauma medula spinalis)

Rangsangan pada medula spinalis (Penggunaan obat anastesi )

Rangsangan parasimpatis pada jantung yang menyebabkan bradikardia mendadak

P A T O F I S I O L O G I

Derajat Syok

Ringan Sedang
Berat

Pe perfusi hanya pada jaringan dan organ non vital Jaringan relatif dapat hidup lebih lama dengan perfusi rendah, tanpa adanya perubahan jaringan yang menetap Kesadaran tidak terganggu, produksi urin normal atau hanya sedikit menurun, asidosis metabolik tidak ada / ringan

Perfusi ke organ vital ( hepar,usus,ginjal ) selain jantung dan otak menurun Pada keadaan ini terdapat oliguria dan asidosis metabolik, tetapi kesadaran masih relatif baik.

Perfusi jaringan ke jantung dan otak tidak adekuat Terjadi oliguria sampai anuria, asidosis berat, penurunan kesadaran, dan tanda-tanda hipoksia jantung.

Tanda dan Gejala


SSP Perubahan status mental Jantung Nyeri dada Iskemia (EKG) Hemodinamik tidak stabil Ginjal Pe jumlah urin Pe kons.urea, nitrogen, dan serum kreatinin dalam darah

GI Tract. Nyeri abdominal Kembung Pe bising usus Hematochezia

Respirasi Nafas cepat dan dangkal

Perifer Akral dingin Capillary refill > 3 detik Pulsasi lemah

Penatalaksanaan

Umum

Khusus

Penatalaksanaan Secara Umum


Baringkan pasien dengan posisi kepala lebih rendah dari kaki
( posisi Trendelenburg )
Penilaian ABC sebagai tahapan dari resusitasi Jantung paru - Airways ( jaga jalan nafas tetap terbuka, pastikan tidak ada sumbatan ), - Breathing ( Penilaian status nafas ) - Circulation ( Periksa nadi, bila tidak ada lakukan kompresi jantung luar )

Penatalaksanaan Secara Khusus

Cairan
Keseimbangan hemodinamik

Vasopresor
Phenylephrine

Cairan kristaloid NaCL 0,9% atau RL

Vasopressin

Efedrin

Phenylephrine
Agonis 1 selektif yang menyebabkan vasokontriksi arterial murni. Dapat meningkatkan BP dengan cepat, berkaitan dengan refleks bradikardia.

Vasopressin
Hormon yang disintesis dalam hipothalamus dan disimpan dalam pituitari posterior. Dikenal juga sebagai antidiuretic hormone ( ADH ) Merupakan vasokontriktor langsung tanpa efek inotropik atau kronotropik

Ephedrine
Merupakan -indirek dan agonis yang menyebabkan peningkatan denyut jantung dan cardiac output dengan vasokontriksi sedang.

Kesimpulan
Syok merupakan suatu keadaan yang mengancam jiwa yang diakibatkan karena tubuh tidak mendapatkan suplai darah yang adekuat yang akan mengakibatkan kerusakan multi organ. Syok neurogenik merupakan bentuk dari syok distributif, hasil dari perubahan resistensi pembuluh darah sistemik. Penanganan syok neurogenik yaitu dengan mengevaluasi airway, breathing, circulation, resusitasi cairan, dan obat-obat vasoaktif. Terapi syok neurogenik bertujuan untuk mengembalikan sirkulasi yang adekuat dan memberikan ventilasi yang baik dan adekuat.