Anda di halaman 1dari 8

DASAR DASAR PPh PEMOTONGAN DAN PEMUNGUTAN

I WAYAN SUKADA STAN BDK DENPASAR 2014

Latar Belakang Pemotongan dan Pemungutan PPh

Witholding System dalam pemungutan pajak

Sifat Utang Pajak yang dapat dipaksakan


Pajak terutang saat timbulnya objek pajak Sebagai pembayaran dimuka (prepaid tax) Dapat dikreditkan pada akhir tahun pajak

Kewajiban Pihak ketiga dalam Witholding System

Memotong atau memungut pajak dari penerima penghasilan


Menyetor ke kas negara melalui bank persepsi/kantor pos Melaporkan pemotongan dan pemungutan ke KPP

Klasifikasi PPh Pot Put


PPh Pasal 21
PPh Pasal 22 PPh Pasal 23 PPh Pasal 26 PPh Pasal 4 ayat (2) PPh Pasal 15
gaji, upah, honor, tunjangan, dan pembayaran lain denga nama dan bentuk apapun atas pekerjaan atau jabatan,jasa dan kegiatan yang dilakukan OP SPDN

Pembayaran atas pembelian barang,impor, pembelian/penjualan barang mewah

Penghasilan atas pemanfaatan modal dan pemanfaatan jasa yg diterima SPDN (hadiah, bunga, royalty, deviden)

Penerima penghasilan berasal dari SPLN

Bersifat final, khusus atas objek tertentu (berdasarkan PP)

Norma perhitungan khusus (pelayaran dan penerbangan)

Pemotongan vs Pemungutan
No 1 Perbedaan Jenis Pajak Pemotongan PPh pasal 21 PPh pasal 23 PPh Pasal 26 PPh Pasal 4 ayat (2) Penghasilan yang memang menjadi penghasilan WP (gaji,honor, imbalan jasa, dividen) Pemungutan PPh pasal 22

Objek Pajak

Belum tentu menjadi penghasilan (impor barang, pembelian barang)

Subjek Tidak spesifik (pemberi (pemotong/pe kerja, bendaharawan mungut) pemerintah, penyelenggara kegiatan)
Pengisian SSP NPWP : Pemotong Bukti Potong

Spesifik dan ditunjuk Menkeu (bendaharawan pemerintah, DJBC,badan tertentu)


NPWP : yang dipungut SSPsbg bukti Pungut

Sumber : Modul Perpajakan Bendahara Pengeluaran, Budi Rahardjo,2012

Prinsip Dasar PPh PotPut


Penerima Penghasilan Jenis Penghasilan Pengenaan Pajak

OP DN

Active Income

PPh Pasal 21

OP DN

Pasive Income

Pasal 23

Badan DN

Active & Pasive Income

PPh Pasal 23

OP dan Badan LN

Active & Pasive Income

PPh Pasal 26

SKEMA WITHOLDING TAX

OP

21 23 23
23

Aktif Non Final Jasa Pasif


Badan Badan OP

Final
PhPPh

4(2)

15

PP

19
Barang

22

KREDIT PAJAK PPh


PPh Terutang Akhir Tahun = PPh Terutang Kredit Pajak Kredit Pajak :
Pajak dibayar sendiri (PPh pasal 25) Pokok STP (kurang/tidak dibayar) PPh dipotong/dipungut (PPh pasal 21, 22, 23) PPh terutang di LN (PPh pasal 24) Dikurangi Pengembalian Pendahuluan (Pasal17C KUP)

Anda mungkin juga menyukai