Anda di halaman 1dari 5

Geologi (berasal dari Yunani: - [ge-, "bumi"] dan [logos, "kata", "alasan"]) adalah Ilmu (sains) yan mem!

!ela"ari bumi, k#m!#sisinya, struktur, si$at-si$at $isik, se"arah, dan !r#ses !embentukannya%

Ilmu geologi adalah ilmu penegtahuan alam yang mempelajari litosfer ( Lithos : batu, phere : lapisan ) dan gejala-gejalanya, semula ilmu geologi ditempatkan sebagai ilmu murni bagian dari ilmu pengetahuan alam yang bersifat deskriktif klasik yaitu pengetahuan yang mempelajari atau menyelidiki lapisan lapisan batuan yang ada dalam kerak bumi dan menuliskan sejarah perkembangannya. Menjelang akhir abad ke ! bidang geologi mengalami perkembangan yang pesat, geologi dari ilmu murni lambat laun berubah menjadi salah satu disiplin ilmu yang digunakan manusia masa kini se"ara intensif dalam upaya mengubah lingkungan alam demi untuk penghidupannya yang layak #andangan geologi yang tradisional berdasarkan pemikiran bah$a masa kini adalah kun"i masa lalu ( %he #resent Is %he &ey %o%he #ast ) dari 'utton (() * ()+*) yang dikenal dengan konsepsi ,niformtarianis memenempatkan geologi sebagai ilmu murni. -engan memandang geologi dari segi kepentingan manusia tidak hanya sebagai indi.idu tetapi sebagai masyarakat atau menggunakan paradigma / 0ku dan &ita / meminjam istilah dari 1t2ioni ((++ ) maka beberapa pengertian geologi perlu ditinjau kembali menggunakan suatu / ,ni.ersal &ey / ('adi$idjoyo, (+)*) bah$a masa kini bukan saja kun"i masa lalu tetapi juga masa yang akan datang.3ebagai ilmu yang mempunyai dimensi kesejarahan konsep $aktu dan ruang ( 3pa"e and time) memberikan "iri khas terhadap geologi, istilah e.olusi didasari dimensi ruang dan $aktu sebagai suatu perubahan yang terjadi se"ara perlahan-lahan atas dasar itu pengetahuan geologi tidak hanya memperkenalkan bahan pembentuk kerak bumi ( batuan) sejalan dengan itu diperkenalkan proses proses geologi. %iga aspek yang pada hakekatnya ,mendasari semua ilmu yaitu materi, proses, ruang dan $aktu. -alam kaitannya dengan lingkungan hidup manusia peranan gelogi dengan sudut pandang diatas akan sanagat membantu dalam rangka in.entarisasi sumberdaya alam, yang dapat berlaku sebagai unsur pendukung ( support ) dan unsur pemabatas ("onstrain) seperti ben"ana alam yang harus diperhitungkan dalam proses peren"anaan tata ruang. 3umberdaya alam dalam "akupan ini adalah sesuatu yang ditemukan manusia dalam lingkungannya yang ia manfaatkan dengan suatu "ara untuk kepentingannya. -alam pengertian ini sumberdaya alam adalah suatu

meteri dalam $ujud 2at dan energi seperti batuan, mineral, minyakbumi, batubara, gas alam dan bahan lainya yang berguna di air dan tanah. 3umberdaya (resour"es) juga meliputi semua unsur bentang alam yang memberikan tempat untuk prasarana dan sarana yang diperlukan manusia. #roses pembentukan sumberdaya alam tersebut terlibat dalam serentetan interaksi yang berlangsung sejak bumi mulai terbentuk empat setengah milyar tahun yang lalu hingga sekarang dan mungkin sepanjang masa sampai dunia ini kiamat.Interaksi mulai dari inti atom dalam unsur kimia yang terkandung di dalamnya hingga lempeng benua dan samudera. Manifestasi dari interaksi yang terjadi yaitu gaya dan gerak, yang dalam ka"amata geologi tak lain yang disebut dengan proses alam. 0da jenis proses alam yaitu yang bersumber dari dalam bumi yang disebut proses endogen dan yang bersumber dari luar bumi yang disebut proses eksogen. 4aya asal dalam (endogen) yaitu suatu gaya tektonik yang menyebabkan deformasi pada kerak bumi. Manifestasi dari gaya endogen yaitu letusan gunungapi dan gempabumi yang dapat menimbulkan gon"angan dan pensesaran pada permukaan, pada gilirannya gempa dapat memi"u terjadinya longsor didaerah yang lerengnya "uram dengan keadaan batuan yang un"o"solidate. Letusan gunungapi akan menghasilkan bahan baru yang berasal dari dalam bumi yang disebut dengan material piroklastik, erupsi yang eksplosif akan membentuk suatu danau ka$ah yang akan menghasilkan lahar letusan. 4aya asal luar (eksogen) yang terdiri dari faktor faktor iklim 5 hujan, angina, dan perubahan temperatur batuan mengalami pelapukan($eathering), pelapukan batuan akan memberikan gambaran tenatng uraian bentuk .ariasi roman permukaan yang berlandaskan kepada karateristik batuan penyusunnya, serta proses agradasi dari degradasi yang kesmuanya dilandasi latar belakang kondisi geologi sebelumnya, yang disebut dengan proses proses geomorfologi. 6 4aya endogen dan gaya eksogen pada hakekatnya merupakan proses alam yang memanifestasikan adanya gaya dan gerak. #roses lam terjadi relati.e "epat dalam skala $aktu ukuran manusia seperti gempa bumi dan letusan gunungapi yang didalamnya terlibat unsure manusia disebut sebagai / ben"ana alam /. 7etapapun hebatnya suatu gejala alam jika terjadi di daerah tak berpenduduk orang tak menyebutnya sebagai ben"ana alam. 'ujan yang berkelebihan pada suatu tempat yang berlereng "uram, keadaan batuan yang telah mengalami pelapukan akan menyebabkan terjadinya longsor lahan. 4aya endogen dan gaya eksogen menyebabkan terjadinya perubahan permukaan bumi dan menempatkan bumi dalam suatu keadaan yang seimbang dan dinamis sebagaimana hokum thermodinamika bah$a energi tidak mungkin dapat dihan"urkan atau di"iptakan, tetapi hanya berubah $ujud dari suatu bentuk ke

bentuk yang lain. -engan melihat geologi dari segi kepentingan manusia maka proses peren"anaan (planning) yang menyangkut usaha manusia memenuhi kebutuhan sehari-hari tidaklah "ukup hanya berorientasi pada masalah masalah permukaan tanpa memperhitungkan kondisi alamiahnya. ,ntuk men"ipatakan suatu lingkungan hidup dimasa datang yang aman. 8yaman sehat dan sejahtera informasi tentang sumberdaya dan keben"anaan sebagai krioteria pembatas dan penunjang diin.entarisasikan. 3uatu studi yang mempelajari interaksi yang meninjau kondisi fisik suatu $ilayahmen"akup aspek lateral dan .erti"al ( %iga dimensi) yaitu 4eologi %ata Lingkungan (1n.iromental 4eology).

4eologi adalah ilmu tentang pengamatan dan penjelasan dari semua gejala yang terjadi di permukaan dan di kedalaman planet ini. Ilmu geologi pada dasarnya di dapat dari hasil pengamatan terhadap bumi bukan melalui per"obaan-per"obaan. 9leh karena itu, perkembangan ilmu geologi lebih berkembang jauh lebih lambat dibandingkan ilmu-ilmu lain. 8amun menjelang abad ke- ! ilmu geologi mengalami perkembangan yang pesat. 7aru pada tahun (:6!, ;harles Lyell, salah satu bapak geologi modern, menunjukan bah$a bumi berusia lebih tua daripada apa yang dikatakan oleh kitab, dan ini terbukti dengan pengukuran berdasarkan peluruhan radioaktif yang menyatakan bah$a bumi dan bulan berusia sekitar <,* milyar tahun.

Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). 0tau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. #ara praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini. %eknologi 3istem Informasi 4eografis dapat digunakan untuk in.estigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, peren"anaan pembangunan, kartografi dan peren"anaan rute. Misalnya, 3I4 bisa membantu peren"ana untuk se"ara "epat menghitung $aktu tanggap darurat saat terjadi ben"ana alam, atau 3I4 dapat digunaan untuk men"ari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan perlindungan dari polusi.

Manajemen tata guna lahan

#emanfaatan dan penggunaan lahan merupakan bagian kajian geografi yang perlu dilakukan dengan penuh pertimbangan dari berbagai segi. %ujuannya adalah untuk menentukan 2onifikasi lahan yang sesuai dengan karakteristik lahan yang ada. Misalnya, $ilayah pemanfaatan lahan di kota biasanya dibagi menjadi daerah pemukiman, industri, perdagangan, perkantoran, fasilitas umum,dan jalur hijau. 3I4 dapat membantu pembuatan peren"anaan masing-masing $ilayah tersebut dan hasilnya dapat digunakan sebagai a"uan untuk pembangunanutilitas-utilitas yang diperlukan. Lokasi dari utilitas-utilitas yang akan dibangun di daerah perkotaan (urban) perlu dipertimbangkan agar efektif dan tidak melanggar kriteria-kriteria tertentuyang bisa menyebabkan ketidakselarasan. ;ontohnya, pembangunan tempat sampah. &riteria-kriteria yang bisa dijadikan parameter antara lain: di luar area pemukiman, berada dalam radius (! meter dari genangan air, berjarak = meter dari jalan raya, dan sebagainya. -engan kemampuan 3I4 yang bisa memetakan apa yang ada di luar dan di dalam suatu area, kriteria-kriteriaini nanti digabungkan sehingga memun"ulkan irisan daerah yang tidak sesuai, agak sesuai, dan sangat sesuai dengan seluruh kriteria. -i daerah pedesaan (rural) manajemen tata guna lahan lebih banyak mengarah ke sektor pertanian. -engan terpetakannya "urah hujan, iklim, kondisitanah, ketinggian, dan keadaan alam, akan membantu penentuan lokasi tanaman, pupuk yang dipakai, dan bagaimana proses pengolahan lahannya. #embangunan saluran irigasi agar dapat merata dan minimal biayanya dapat dibantu dengan peta sa$ah ladang, peta pemukiman penduduk, ketinggian masing-masing tempat dan peta kondisi tanah. #enentuan lokasi gudang dan pemasaran hasil pertanian dapat terbantu dengan memanfaatkan peta produksi pangan, penyebarankonsumen, dan peta jaringan transportasi. 3elain untuk manajemen pemanfaatan lahan, 3I4 juga dapat membantu dalam hal penataan ruang. %ujuannya adalah agar penentuan pola pemanfaatan ruang disesuaikan dengan kondisi fisik dan sosial yang ada, sehingga lebih efektif dan efisien. Misalnya penataan ruang perkotaan, pedesaan, permukiman,ka$asan industri, dan lainnya.

Inventarisasi sumber daya alam


3e"ara sederhana manfaat 3I4 dalam data kekayaan sumber daya alamialah sebagai berikut:

,ntuk mengetahui persebaran berbagai sumber daya alam, misalnya minyak bumi, batubara, emas, besi dan barang tambang lainnya. ,ntuk mengetahui persebaran ka$asan lahan, misalnya:

(. &a$asan lahan potensial dan lahan kritis5 . &a$asan hutan yang masih baik dan hutan rusak5 6. &a$asan lahan pertanian dan perkebunan5 <. #emanfaatan perubahan penggunaan lahan5 =. >ehabilitasi dan konser.asi lahan.

Untuk pengawasan daerah bencana alam


&emampuan 3I4 untuk penga$asan daerah ben"ana alam, misalnya:

Memantau luas $ilayah ben"ana alam5 #en"egahan terjadinya ben"ana alam pada masa datang5 Menyusun ren"ana-ren"ana pembangunan kembali daerah ben"ana5 #enentuan tingkat bahaya erosi5 #rediksi ketinggian banjir5 #rediksi tingkat kekeringan.

Bagi perencanaan Wilayah dan


ota

,ntuk bidang sumber daya, seperti kesesuaian lahan pemukiman, pertanian, perkebunan, tata guna lahan, pertambangan dan energi, analisis daerah ra$an ben"ana. ,ntuk bidang peren"anaan ruang, seperti peren"anaan tata ruang $ilayah, peren"anaan ka$asan industri, pasar, ka$asan permukiman, penataan sistem dan status pertahanan. ,ntuk bidang manajemen atau sarana-prasarana suatu $ilayah, seperti manajemen sistem informasi jaringan air bersih, peren"anaan dan perluasan jaringan listrik. ,ntuk bidang pari$isata, seperti in.entarisasi pari$isata dan analisis potensi pari$isata suatu daerah. ,ntuk bidang transportasi, seperti in.entarisasi jaringan transportasi publik, kesesuaian rute alternatif, peren"anaan perluasan sistem jaringan jalan, analisis ka$asan ra$an kema"etan dan ke"elakaaan. ,ntuk bidang sosial dan budaya, seperti untuk mengetahui luas dan persebaran penduduk suatu $ilayah, mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian serta kemungkinan pola drainasenya, pendataan dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan dan pembangunan pada suatu ka$asan, pendataan dan pengembangan pemukiman penduduk, ka$asan industri, sekolah, rumah sakit, sarana hiburan dan perkantoran.

Beri Nilai