Anda di halaman 1dari 5

KEPALA 1. Bentuk kepala ; makrosefali atau mikrosefali 2. Tulang tengkorak : a. Anencefali : tidak ada tulang tengkorak b.

Encefalokel : tidak menutupn a fontanel occipital c. !ontanel anterior menutup : 1" bulan d. !ontanel posterior : menutup 2 # $ bulan e. %aput succedeneum : berisi serosa & muncul 2' (am pertama dan )ilang dalam 2 )ari f. %epal )ematoma : berisi dara)&muncul 2' # '" (am dan )ilang 2 # * minggu *. +istribusi rambut dan ,arna -ika rambut ber,earna . kuning dan gampang tercabut merupakan indikasi adan a gangguan nutrisi '. /kuran lingkar kepala ** # *' atau 0 '1 dan diukur dari bagian frontal kebagian occipital. B. 2/KA 1. simetris kiri kanan 2. Tes ner3us 4 5 facialis 6 a. 7ensoris : 2en entu)kan air dingin atau air )angat daera) maksilla dan mandibula dan men ebutkan apa ang dirasakan. b. 2otorik : pasien diminta mengerutkan da)i&kemudian menutup mata kuat8 kuat sementara (ari8(ari pemeriksa mena)an kedua kelopak mata agar tetap terbuka. *. Tes ner3us 9 5 trigeminus 6 a. 7ensorik : men entu)kan kapas pada daera) ,a(a) dan apaka) ia merasakan sentu) tersebut b. 2otorik : mengan(urkan klien untuk mengun a) dan pemeriksa meraba otot masenter dan mandibula. %. 2ATA 1. simetris kanan kiri 2. Alis tumbu) umur 28* bulan *. Kelopak mata : a. :edema b. Ptosis : cela) kelopak matamen empit karena kelopak mata atas turun. c. Enof : kelopak mata mn empit karena kelopak mata atas dan ba,a) tertarik kebelakang. d. E;optalmus : pelebaran cela) kelopak mata& karena kelopak mata atas dan ba,a) tertarik kebelakang. '. Pemeriksaan ner3us << 5 optikus6&test konfrontasi danketa(aman pengli)atan. a. 7ebagai ob(ek mempergunakan (ari b. Pemeriksa dan pasaien duduk ber)adapan &mata ang akan diperiksa ber)adapan dengan mata pemeriksa & ang biasan a berla,anan& mata kiri dengan mata kanan&pada garis ketinggian ang sama.

c. -arak antara keduan a berkisar $= # 1== cm. 2ata ang lain ditutup&ob ek mulai digerakkkan ole) pemeriksa mulai dari samping telinga &apabila ob ek suda) tidak terli)at ole) pemeriksa maka secara normal ob ek tersebut dapat dilli)at ole) pasien. d. Anak dapat disuru) membaca atau diberikan 7nellen %)art. 9. Pemeriksaan ner3us <<< 5 :culomotoris refleks ca)a a6 a. Pen lig)t din alakan mulai dari samping6 atrau& kemudian ca)a a diara)kan pada sala) satu pupil ang akan diperiksa& maka akan ada rekasi miosis. b. Apaka) pupil isokor kiri atau kanan $. Pemeriksaan >er3us <? 5 Troclearis 6 pergerakan bola mata a. 2engan(urkan klien untuk meli)at ke atas dan ke ba,a). b. Pemeriksaan ner3us ?< 5 Abdusen 6 c. 2engan(urkan klien untuk meli)at ke kanan dan ke kiri. 4. Pemeriksaan ner3us ?5 Trigeminus6 @efleks kornea a. Tutup mata ang satu dengan penutup b. 2inta klien untuk melirik keara) laterosuperior 5 mata ang tidak diperiksa6 c. 7entu)kan pilinan kapas pada kornea& respon refleks berupa kedipan kedua mata secara cepat. d. Alaberal refleks: mengetuk da)i diantara kedua mata&)asil positif bila tiap ketukan mengakibatkan kedua mata klien berkedip. e. +oll e e refleks : ba i dipalingkan dan mata akan ikut &tapi )an a berfookus pada satu titik. +. B<+/>A 1. Posisi )idung apaka) simetris kiri kanan 2. -embatan )idung apaka) ada atau tidak ada& (ika tidak ada diduga do,n s ndrome. *. %uping )idung masi) keras pada umur 0 '= )ari '. Pasase udara : gunakan kapas dan letakkan di depan )idung& dan apabila bulu kapas bergerak& berarti ba i bernafas. 9. Aunakan speculum untuk meli)at pembulu) dara) mukosa& secret& poliup& atau de3iasi septum. $. Pemeriksaan ner3us < 5 :lfaktoris6 4. Tutup sala) satu lubang )idung klien &berikan bau bauan & lalu klien diminta untuk men ebutkan bau apa.Tiap )idung diu(i secara terpisa). E. 1. 2. *. '. ada 9. $. 2/L/T Bibir kering atau peca) # peca) Periksa labio sc)iCis Periksa gigi dan gusi apaka) ada perdara)an atau pembengkakan Tekan pangkal lida) dengan menggunakan spatel&)asil positif bila refleks munta) 5 Aags refleks6 Per)atikan o3ula apaka) simetris kiri dan kanan Pemeriksaan ner3us D 5 ?AA/7 6

4. Tekan lida) dengan menggunakan spatel& dan an(urkan klien untuk memngatakan E AB E dan per)atikan o3ula apaka) terngkat. ". Pemeriksaan ner3us ?<< 5 facialis6 sensoris a. Tetesi bagian 2.* anterior lida) dengan rasa asin& manis dan pa)it& kemudian menentukan Cat apa ang dirasakan dan 1.* bagian belakang lida) untuk pemeeriksaan >er3us <D. b. Pemeriksaan >er3us D< Bipoglosus c. 2en uru) pasien untuk men(ulurkan lida) lurus lurus kemudian menarik dengan cepat dan disuru) menggerakkan lida) ke kiri dan ke kanan dan sementara itu pemeriksa melakukan palpasi pada kedua pipi untuk merasakan kekuatn lida). d. @ooting refleks : ba i akan mencari benda ang diletakkan disekitar mulut dan kemudian akan mengisapn a. e. +engan memakai sarung tangan& masukkan (ari kelingking kedalam mulut& raba palatum keras dan lunak apabila ada lubang berarti labio palato s)iCis&kemudian taru) (ari kelingking diatas lida) & )asil positif (ika ada refleks mengisap 57ucking @efleks6 !. TEL<>AA 1. 7imetris kiri dan kanan 2. +aun telinga dilipat& dan lama baru kembali keposisi semula menun(ukkan tulang ra,an masi) lunak. *. %ana;lis auditorious ditarik keba,a) kemudian kebelakang&untuk meli)at apaka) ada serumen atau cairan. '. Pemeriksaan tes ner3us ?<<< 5Acustikus6 9. menggesekkan rambut& atau tes bisik. $. 2endengarkan garpu tala 5Tes @inne&Feber6 4. 7tarter refleks :tepuk tangan dekat telinga& mata akan berkedip. A. LEBE@. 1. Lipatan le)er 28* kali lipat lebi) pendek dari orang de,asa. 2. Periksa arteri karotis *. ?ena -ugularis '. posisi pasien semifo,ler '9 dan dimiringkan&tekan daera) nodus krokoideus maka akan tampak adan a 3ena. a. Taru) mistar pada a,al dan ak)ir pembesaran 3ena tersebut kemudian tarik garis ima(iner untuk menentukan pan(angn a. b. @aba tiroid : daera) tiroid ditekan&dan pGasien disuru) untuk menelan&apaka) ada pembesaran atau tidak. c. Tonick neck refleks : kedua tangan ditarik& kepala akan mengimbangi. d. >eck rigting refleks refleks : posisi terlentang&kemudian tangan ditarik kebelakang&pertama badan ikut berbalik diikuti dengan kepala. e. Pemeriksaan ner3us D<< 5Asesoris6 f. 2engan(urkan klien memalingkan kepala& lalu disuru) untuk meng)adap kedepan &pemeriksa memberi ta)anan ter)adap kepala.sambil meraba otot sternokleidomasatodeus.

B. +A+A 1. Bentuk dada apaka) simetris kiri dan kanan 2. Bentuk dada barrel anterior # posterior dan tran3ersal )ampir sama 1:1 dan de,asa 1: 2 *. 7uara trac)eal : pada daera) trac)ea& intensitas tinggi& <%7 2 1:1 '. suara bronc)ial : pada percabangan bronc)us& pada saat udara masuk intensitas keraspada <%7 '89 1:* 9. 7uara bronc)o 3esikuler : pada bronc)us sebelum al3eolus& intensitas sedang <%7 9. a. suara 3esikuler : pada seluru) bagian lateral paru& intensitas renda) *:1 b. F)eeCing terdengar pada saat inspirasi dan rales pada saat ekspirasi c. Perkusi pada daera) paru suara ang ditimbulkan adala) sonor $. Apeks (antung pada mid kla3ikula kiri intercostals 9 4. Batas (antung pada sternal kanan <%7 2 5 bun i katup aorta6& sternal kiri <%7 2 5 bun i katup pulmonal6& sternal kiri <%7 *8' 5 bun i katup tricuspid6& sternal kiri mid kla3ikula <%7 9 5 bun i katup mitral6. ". Perkusi mpada daera) (antung adala) pekak. <. AB+:2E> 1. Tali pusat : +ua arteri satu 3ena. 2. :bser3asi adan a pembengkakan atau perdara)an. *. :bser3asi 3ena apaka) terba ang atau tidak. '. :bser3asi distensi abdomen. 9. Terdengar suara peristaltic usus. $. Palpasi pada daera) )ati& teraba 1 # 2 cm diba,a) costa& pan(angn a pada garis media cla3ikula $ # 12 cm. 4. Palpasi pada daera) limpa pada kuadran kiri atas ". Perkusi pada daera) )ati suara ang ditimbulkan adaka) pekak Perkusi pada daera) 1. lambung suara ang ditimbulkan adala) timpani 1=. @efleks kremaster : gores pada abdomen mulai dari sisi lateral kemedial terli)at kontraksi. -. P/>AA/>A. 1. 7usuri tulang belakang & apaka) ada spina bi3ida okulta : ada lekukan pada lumbo sacral&tanpa )erniasi dan distribusi lanugo lebi) ban ak. 2. 7pina bi3ida sistika : dengan )erniasi & meningokel 5 berisi meningen dan %7!6 dan mielomeningokel 5 meningen H %7! H saraf spinal6. *. @ib )um and !lank: dalam posisi bungkuk (ika tulang belakang rata.simetris5 scoliosis postueral6 sedangkan (ika asimetris atau ba)u tinggi sebela) dan3ertebra bengkok 5 scoliosis structural6 skoliometer I'= K. TA>AA> 1. -umla) (ari # (ari polidaktil 5 .I dari 9 6 & sindaktil 5 (ari # (ari bersatu6 2. Pada anak kuku dikeba,akan& dan tidak pata) & kalau pata) diduga kelainan nutrisi. *. /(ung (aruJi )alus

'. Kuku klubbing finger 0 1"= &bila lebi) 1"= diduga kelainan s stem pernafasan 9. Arasping refleks : meletakkan (ari pada tangan ba i& maka refleks akan menggengam. $. Palmar refleks : tekan pada telapak tangan &akan menggengam L. PEL?<7 1. %+B : test gluteal & lipatan pa)a simetris kiri kanan 2. :rt)olani test : lutut ditekuk sama tinggi.tidak *. Barlo, test : kedua lutut ditekuk dan regangkan kesamping akan terdengar bun i klik '. Tredelenburg test : berdiri angkat satu kaki& li)at posisi pel3is apaka) simetris kiri dan kanan. 9. Faddling gait : (alan seperti bebek. $. T)omas test : lutut kanan ditekuk dan dirapatkan kedada&sakit dan lutut kiri akan terangkat 2. L/T/T 1. Ballotemen patella : tekan mendorong kuat akan menimbulkan bun i klik (ika ada cairan diantaran a 2. 2engurut kantong supra patella keba,a) akan timbul ton(olan pada kedua sisi tibia (ika ada cairan diduga ada atritis. *. @eflek patella& dan )amstring. >. 1. 2. *. '. 9. $. KAK< Lipatan kaki apaka) 1.*& 2.*& bagian seluru) telapak kaki. Talipes : kaki bengkok kedalam. %lubfoot : otot8otot kaki tidak sama pan(ang& kaki (atu) kedepan @efleks babinsk @efleks %)addok 7taping @efleks